CtG -Zero kara Sodateru Dennou Shoujo Indo-:Jilid1

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Cincin kaca dengan kekuatan besar,

Itu gelap, penuhː itu harus memiliki wujudǃ

Dalam bentuk halus aku melihat kemunculannya

Sikap Pria kecil yang berperilaku baik.

Jika dunia dapat meminta lebih, apa yang kita bisa?

Sekarang karena misteri ini terlihat untuk semuanya.

Dengarkanlah apa yang suara ini mungkin katakan,

Mereka membuat suaraː mereka membentuk pidato.

-『Faust』 oleh Albert G.Latham-


Bulan dengan cepat menjadi gelap seolah-olah ia ditutupi oleh bayangan.

Dia melangkah mundur secara refleks.

Satu langkah mundur. Satu, dua---

Saat dia mengambil langkah ketiga, sesosok bayangan turun bersama dengan suara gemuruh.

Sebuah Serangan.

Meskipun dia berhasil menjaga keseimbangannya, bumi berguncang saat sosok misterius itu mendarat di tanah, memaksanya untuk mundur lebih jauh.

Dia mendecakkan lidahnya dengan kecewa dan mengalihkan pandangannya ke arah lawan di depannya.

----Dengan bantuan dari cahaya redup bulan, burung besar yang sekitar lima meter jauhnya memandang kebawah untuk mencari mangsa. Sesuatu di pusat kepalanya bersinar terang seperti ia melihat dari atas, itu adalah bola mata.

Itu terlihat aneh.

Jika kalian mengabaikan ukuran bola mata, ia hanya seperti burung normal, dan dibawah cakarnya ada sesuatu yang dilapisi dengan cangkang yang mirip armor. Dengan itu, setiap serangan yang diarahkan pada kakinya kemungkinan besar akan ditangkis.

『The Sky Debris Megalon Evis』

Itulah target malam ini.

Jika kalian berjalan dalam jumlah kecil di padang rumput timur, ia akan datang dan menyerang ― Sampai di sana, semuanya telah pergi sesuai dengan informasi yang mereka dapat.

Anak itu tersentak gugup dan menghunuskan pedangnya, 《Scramasax》[1].

Kemudian seperti yang sudah direncanakan---

“Tunggu, itu akan baik-baik saja kan!?”

Baru saja dia akan melangkah maju, sebuah suara memanggilnya. Itu milik temannya yang bersembunyi di dalam semak-semak di dekatnya.

Pencegahan memang salah satu hal yang penting. Hal itu menggembirakan karena dia khawatir, tapi ...

“Bodoh! Jangan terlalu keras!”

Tidak ada pilihan lain selain berteriak kembali. Benar saja, burung besar bereaksi terhadap suara temannya dan menendang tanah.

Meskipun ia tidak terbang, ia melompat seakan ia sudah terbang.

Cepat.

Besar, dalam setiap perhitungan, ia memang besar.

Dengan kekuatan yang sesuai dengan ukurannya yang besar, ia dapat menghancurkan puluhan meter dalam sekejap dan datang mendekati target yang baru ditemukannya.

“Uhyaaa!?”

Bersama dengan jeritan gelisah, gadis itu buru-buru melompat keluar dari semak-semak.

Seolah-olah memeluk rambut pirang berkibarnya, dia berguling dan jatuh ke tanah.

Menargetkan gadis itu, burung besar mengayunkan cakarnya.

Meskipun gadis itu berhasil berdiri, dia benar-benar telah kehilangan kesempatan untuk melarikan diri. Pada saat itu, cakar memantulkan gambaran gemerlap dari pupilnya yang gemetaran,

Gadis itu terkena pukulan dan terlempar karena benturan dan sekali lagi jatuh ke rumput.

Anak laki-laki yang bersenjatakan pedang berhasil menanganinya tepat waktunya. Namun, walaupun demikian dia terkena cakaran burung besar. Anak laki-laki yang dibebankan untuk menyelamatkan temannya seharusnya tidak punya cara untuk melarikan diri.

Dengan suara kasar dari angin yang terpotong, cakar yang seperti tiang berayun ke bawah. Gadis itu tentu saja pasti menutup matanya.

Dari kelihatannya, anak laki-laki yang mengenakan armor ringan seharusnya tidak dapat menangkis serangan burung raksasa dan akan dikeluarkan dari dunia ini.

---Tapi bahkan ketika benturan itu menyentuh tanah, fakta anak itu (Marker) tidaklah menghilang.

Ketika gadis itu dengan takut membuka matanya, anak laki-laki itu berhasil menjauh, membuat jarak sekitar 5 sampai 6 meter dalam sekejap. Itu benar-benar prestasi yang luar biasa.

Tidak mengejutkan, anak laki-laki itu membuat teriakan keras.

"Menunduk!"

Kaki burung besar meniupkan angin dengan sekejap mata.

Dari suaranya yang besar, serangga yang beristirahat di atas sayapnya terbang bersamaan.

Saat anak itu menghindari cakarnya, dia meledakkan bom yang telah disiapkan sebelumnya.

Burung yang terhuyung-huyung kemudian melebarkan sayap. Jika ia terkena serangan senjata bertipe besar ia akan melebarkan sayapnya― semuanya sesuai dengan informasi yang mereka dapat.

Dalam sekejap, hujan anak panah mulai membanjiri sayapnya. Tanpa perlu dikonfirmasi, itu dari teman-teman yang bersembunyi di dalam hutan.

Saat serangan terakumulasi, burung besar merendahkan punggungnya. Selain itu, serangan pada sayapnya untuk sementara akan menonaktifkan kemampuan terbangnya.

"Aku mengandalkanmu."
“Y-ya!”

Dipimpin oleh suara anak laki-laki, gadis yang sebelumnya menenangkan napasnya dan menutup matanya buru-buru. Kemudian diam-diam, bunyi nyanyian meresap sepanjang malam bersama dengan angin. Itu adalah lagu terkutuk untuk memusnahkan monster bertipe burung raksasa 《Voice Curse》. Megalon Evis’s Death Throes Scream adalah serangan AOE[2] yang akan menyebabkan kematian instan.

Suara nyanyian liar bergema ringan melalui padang rumput perburuan. Rambut gadis itu bersinar redup dan dia dengan takut membuka matanya untuk memeriksa apakah lagu itu mulai berefek atau tidak.

Tubuh anak itu memancarkan cahaya saat dia mendekati musuh yang sekarang tergeletak di tanah. Pedang ditarik kemudian diayunkan di bawah sinar bulan.

"---Kena kau!!"

Mata burung besar tertutup dalam satu ayunan.

CRITICAL HIT!!

Darah menyembur ke udara seperti jejak dari suara nyanyian yang nyaring. Potongan darah kemudian membentuk beberapa kata di udara dan bulan berubah warna menjadi merah tua seolah-olah ia ternoda oleh hal itu.

Prolog[edit]

『Cradle to the Glaive』, lebih dikenal sebagai 『CtG』, secara umum merupakan game RPG online yang sangat realistis. Diatur dalam dunia virtual yang dimainkan oleh sejumlah besar pemain.

Tempat di mana anak laki-laki dan teman-temannya bertarung melawan burung besar Megalon Evis disebut “Dragon's Glaive”. Itu adalah salah satu dari 10 Dunia yang terdapat dalam 『CtG』, dan sebagai RPG, 『CtG』 merupakan “Dunia Sihir dan Pedang” yang sangat standar.

Bulan di Dragon’s Glaive berubah warna setiap malam.

Bulan pada hari itu berwarna biru. Jika seseorang menatap padang rumput yang luas mereka bisa melihat pemandangan menarik dari kupu-kupu transparan yang terbang santai. Dan di tengah-tengah kedamaian...

“Apakah kau seekor kumbang kotoran?"

Itulah yang terjadi ketika anak itu duduk di sebuah batu besar dan membuka layar menu karena dia mendapat panggilan itu. Menu game yang ditampilkan pada udara hampir tidak memiliki perbedaan bila dibandingkan dengan game RPG tradisional.

Anak itu kemudian menutup menu dengan mengalihkan pandangannya. Tidak ada keharusan untuk mencari pemilik suara. Wajah seorang gadis muncul di depannya. Itu adalah gadis yang terlempar sebelumnya. Gadis itu kemudian berlutut untuk melihat wajah anak itu.

Anak itu tidak sadar (telah) terkejut dan menabrak batu di samping kepalanya. Meskipun rasa sakit berkurang ketika di dalam game, shock akibat itu telah menggoyangkan penglihatannya― dan dalam penglihatan ini, gadis itu tampak tertawa.

Mereka mendiskusikan tentang pembagian hadiah dari misi sebelumnya, dan yang membuat hal itu mengejutkan adalah bahwa sebenarnya gadis itu ternyata cukup cantik. Dia seperti semacam idol yang mengenakan kostum panggung, dan gaun yang sangat lembut yang terlihat cocok dengannya juga.

Meskipun dia jatuh di tanah dua kali, pakaiannya hampir tidak memiliki bekas tanah atau kotoran. Pada akhirnya (,) karena ini berada dalam game, apa yang ada di depan mereka itu hanya ilusi yang dirasakan melalui sinyal elektronik yang ditampilkan ke otak.

Tapi itu tidak penting sekarang.

Anak itu kemudian berdiri, berdehem, dan bertanya ke gadis itu.

“Apa aku terlihat seperti serangga untukmu?”
“Tapi bukankah papan nama inisialmu tertulis 《Clamp si Scarabaeus》?”

Anak itu kemudian beralih ke mode pengembangan untuk melihatnya. Memang, ada rangkaian yang melekat pada plakat mengambang tertulis 《Clamp si Scarabaeus》 di sekitar bahunya. Itu merupakan tag kuning yang terikat dengan pemain lain. Anak— Clamp, mendesah kecil.

“Tolong jangan memperdulikannya. Itu hanya sesuatu yang orang-orang berikan kepadaku tanpa izin ... .itu sesuatu seperti julukan.”

Dia merujuk pada orang-orang yang telah memberi mereka bantuan dengan busur dan panah sebelumnya. 【Labyrinth Troupe】 adalah guild kecil tapi telah lama terbentuk. Clamp bukanlah anggotanya tapi dia sering pergi bersama dengan mereka untuk menyelesaikan misi. Gadis di depannya sepertinya menjadi tamu juga, sama sepertinya, tapi itu pertama kalinya Clamp pernah bertemu dengannya.

“Begitukah?” Jawab gadis itu.
“Ketika aku mencari di kamus, seekor scarab ternyata berkembang menjadi semacam kumbang kotoran. Julukan yang cukup aneh, maksudku.
Aaa, kau tahu? Tidak ada kumbang kotoran di Jepang. Mengejutkan, bukan?. Ia adalah serangga terkenal. Aku mengharapkan hal itu ada di suatu tempat seperti taman terdekat.”

Dan tentu saja pembicaraan itu terus berlanjut. Tapi itu terlalu cepat dan benar-benar mendadak. Clamp merupakan seseorang yang buruk dengan percakapan dan dia menjadi kebingungan dalam situasi ini, namun itu tidak meninggalkan kesan yang buruk pada gadis itu.

“Hmm .... Aku mengerti."
“Ah, kau tidak perlu bersikap terlalu sopan. Sepertinya kita tidak berbeda jauh dari segi usia.”

Sama seperti apa yang dikatakan gadis itu, Clamp dan gadis itu tampaknya tidak memiliki perbedaan yang besar pada usia mereka.

Itu artinya sebenarnya usia kedua pemain itu hampir sama satu sama lain.

Dalam 『CtG』, pemain mengendalikan avatar mereka dalam game melalui sistem saraf otak mereka. Oleh karena itu, jenis kelamin, fisik, dan usia fisik pemain tidak berbeda jauh dari diri mereka yang sebenarnya, kalau tidak mereka tidak akan mampu mengoperasikannya.

Tentu saja, ada kasus di mana anak-anak membuat diri mereka terlihat dewasa atau orang dewasa sengaja membuat diri mereka terlihat muda ... Yah, berita seperti itu menyebar melalui internet, dan Clamp hanya bisa mengangguk dan mendesah.

Senyuman gadis itu dalam meresponnya setidaknya menarik jika dijelaskan, dan pergi tanpa mengatakan bahwa itu benar-benar kuat dan menanggung bebannya sendiri. Tidak ada orang waras yang akan melawan senyum itu.

“Namaku Mifa. Terima kasih karena telah menyelamatkanku sebelumnya. Aku lupa mengatakan terima kasih jadi aku datang ke sini. Aku baru bermain 『CtG』 selama satu bulan, jadi aku masih pemula. Aku harap kita dapat bermain bersama, Scarabaeus-kun”
CtG vol 1 00010.jpeg

Bersama dengan senyuman yang kuat, gadis itu, Mifa mengulurkan tangannya.

Clamp entah bagaimana merasa dikalahkan. Dia tidak bisa menang. Itulah sebabnya (,) daripada menggetarkan tangannya saat dia seharusnya melakukannnya, dia mengambil tangannya seakan menyerah.

“Aaa, salam Mifa. Tapi nama itu sedikit ...”

Pada saat itu, di atas tangan mereka yang terhubung, sepasang busur muncul.

Busur setengah lingkaran yang cahayanya tidak terasa realistis sama sekali. Keduanya memancarkan warna merah dan biru, menyerupai kupu-kupu yang bermain satu sama lain.

"……Apa ini?"

Bergumam Mifa melamun. Clamp sedikit lebih tenang. Atau mungkin dia hanya terlalu terkejut untuk bereaksi dengan benar.

“Ini adalah sebuah event ...”

Dia telah mendengar tentang ini sebelumnya. Ini adalah event khusus yang hanya terjadi jika kondisi tertentu telah dipenuhi antara dua pemain. Ketika busur setengah lingkaran dengan cahaya merah dan biru ditampilkan itu berarti―

“Ini adalah tanda untuk 『《Pernikahan》 Tersedia』!!”
“Haaa ...?” Teriak Mifa keras.
“Apa-apaan itu? Kita baru bertemu hari ini kan?”
“Aku tidak tahu ... tapi persyaratan untuk event ini adalah『Kepribadian, bakat, dan catatan perilaku kedua pemain harus sesuai dengan sangat sempurna satu sama lain dan tingkat kompatibilitas mereka harus maksimum』... Itulah yang ditulis pada panduan resmi. Ini hanya dapat terjadi bila data kepribadian keduanya sangat cocok, dan sejak data kompatibilitas ini benar-benar tidak diketahui, hanya ada sedikit pasangan yang telah menerima event ini. Jumlah mereka kurang dari dua digit dalam seratus lima puluh sepuluh ribu lebih pemain dalam game ini.

Ini benar-benar SANGAT LANGKA! Sebuah event misterius!”

“K-kau pasti tahu banyak ...”

Menyadari bahwa Mifa tertarik kembali setelah mendengar pembicaraan yang terlalu penuh gairah, Clamp cepat-cepat mengalihkan matanya.

“... Yah, ada alasan untuk itu sebenarnya. Karena aku sudah memutuskan untuk 『Mengalami Setiap Event』 dalam game ini sebagai tujuan.”

Mendengar itu, mata Mifa melebar.

“Untuk mengalami semuanya ... apa kau serius? Tapi aku dengar bahwa ada lebih dari 3000 event dalam 10 dunia ? Dan event itu terus meningkat.”
“Aku tidak keberatan jika itu meningkat. Namun, meskipun aku mengerti bahwa itu akan sulit, tidak peduli berapa banyak waktu yang diperlukan, tahun ini aku akan menyelesaikan setiap event yang dirilis ... Aku harus melakukannya, atau itu akan menjadi buruk.”
“Hmm ...”

Sementara sedang disinari dengan cahaya merah dan biru, Mifa mengeluarkan suaranya seakan terkesan. Dan sementara memantulkan cahaya, dia mengarahkan tatapannya pada Clamp.

“Kompatibilitas terbaik .... huh."

Setelah menggosok bibir kecilnya yang mempesona dengan jarinya, dia berkata,

“Lalu ... haruskah kita mencobanya?”

Itu sangat mendadak sehingga Clamp berkedip panik.

“《Pernikahan》, aku serius! Jika kita melepaskan ini sekarang, aku ingin tahu kapan itu akan muncul lagi?”
“Tapi ... apakah tidak masalah dengan perasaan ringan seperti...”
“Tapi, juga ...”

Mifa, yang tidak yakin apa yang harus dikatakan, tiba-tiba tertawa terbahak-bahak dengan ringan.

“Ini hanyalah di dalam game bagaimanapun juga.”

Jika kau memikirkan hal itu, itu persis seperti katanya.

Setelah itu, keduanya memeriksa petunjuk online hanya dalam kasus 《Pernikahan》 apakah memiliki semacam kekurangan, tapi dari apa yang telah mereka baca (,) tidak ada.

Keduanya menutup layar petunjuk online mereka dan saling menatap.

“B-baik... ayo... melakukannya”

Clamp mengemukakannya dengan cukup sembrono.

“Ya, karena kita sudah sejauh ini.”

Jawab Mifa jelas saat mereka meneruskannya.

Keduanya kemudian berpegangan tangan di bawah busur terbang bercahaya. Ketika mereka melakukan itu, busur berhenti bergerak dan perlahan-lahan turun sambil mendekati tangan mereka, membentuk lingkaran. Kemudian, ia mulai berputar-putar di kedua tangan mereka.

*CLING*

Hal itu membuat suara seakan memutar kunci.

Dan jadi, pernikahan mereka selesai seperti sederhananya memanaskan secangkir ramen.



―Hanya beberapa detik setelah 《Pernikahan》, anak laki-laki itu kembali dari padang rumput ilusi menuju kenyataan.

Dan segera setelah itu, “Emm ... Lalu, lepaskan?” kata mereka berdua tidak jelas saat akan berpisah dan logout dari game. Itu tidak seperti sejenis serangkaian peristiwa, dan besok mereka berdua akan pergi ke sekolah mereka sendiri dan menjalani kehidupan normal mereka.

Mereka hampir tidak sadar tentang pernikahan mereka di event dunia virtual, dan hal itu berlalu seolah-olah tidak pernah terjadi. Itu benar-benar pengalaman yang tidak memuaskan.

Segera setelah logout, dia merasakan sensasi tidak nyaman seakan-akan tubuh dan pikirannya tidak tersinkronisasi.

『CtG』 bekerja sangat mirip dengan kehidupan nyata dan mekanisme operasionalnya hampir tidak memiliki perbedaan (untuk itu). Ketika mengendalikan tubuh dengan presisi rendah, hal itu akan terasa sangat tidak nyaman dan tentu saja sulit untuk dikontrol.

Kasugai Yuu, yang masih berusaha untuk melepaskan sensasi menjadi “Clamp”, melepas visor transparan di kepalanya. Visor itu disebut Râmîêl[3] dan itu merupakan peralatan eksklusif yang dapat dipakai untuk 『CtG』 yang berguna untuk masuk ke dalam game.

Apa yang terlihat setelah melepas Râmîêl adalah ruang tamu yang gelap. Tidak ada seorang pun di sana. Itu benar-benar gelap, dan hanya jejak lampu samar yang bisa dilihat di seluruh rumah.

Di tengah-tengah ruangan ada sofa besar yang tidak terpakai. Itu adalah tempat nyamannya belakangan ini. Dia menggunakan tempat eksklusif menonton TV ini untuk terhubung ke 『CtG』, dan itu adalah tempat yang paling nyaman untuk bangun.

Dalam kegelapan samar, *tick* *tock*. Suara jam analog yang tergantung di dinding mengisi ketenangan ruangan. Yuu melihat jam, dan kedua jarum menunjuk angka 12. Jarum itu mungkin satu-satunya obyek yang hidup di dalam ruang ...

―Dan tiba-tiba dia merasakan dingin berlari menuju tulang punggungnya.

Bersama dengan sensasi itu, dia bisa merasakan gerakan pembuluh darahnya sendiri. Seolah-olah beberapa makhluk dari dunia lain telah kembali ke dunia ini.

"….Aku hidup"

Dia secara tidak sadar berbicara sendiri ketika dia mengulurkan tangannya untuk mengambil air mineral di atas meja. Lalu sebuah senyuman dari foto yang dipajang pada bingkai di atas meja tertangkap matanya. Seolah-olah diambil alih, Yuu membuka mulutnya dan berkata―

“Ibu .... Aku menikah (dengan) seseorang dalam sebuah game”

Kasugai Yuu, dia adalah anak laki-laki yang berusia enam belas tahun hari ini. Sudah setengah tahun sejak ibunya meninggal. Dan sejak hari itu, dia telah tinggal sendirian di rumah besar ini―

Paling...
tidak...
seharusnya...



“Paappppppppaaa~~~”

*BAM*

Bersamaan dengan teriakan keras, Kasugai Yuu mendapat dorongan ke “kursi khusus”-nya di atas sofa oleh seorang anak kecil yang melompat ke arahnya seperti sebuah meriam.

"Selamat datang!!"

Anak itu adalah seorang gadis. Penampilannya menunjukkan bahwa dia seorang gadis kecil dengan usia delapan tahun. Dia sangat manis dan lucu.

Senyum menawannya begitu cerah sehingga hal itu bisa menerangi seluruh ruang tamu.

“Oi ....”

Yuu tiba-tiba mengeluarkan suara yang keras terhadap gadis itu, tapi itu bukan karena Yuu terluka akibat apa yang dia lakukan.

“Hal ini tidak baik kau tahu. Lihat, Kau basah kuyup.”

Tubuh gadis itu meneteskan air panas dan dia harus mandi setelah basah kuyup akibat hujan deras di luar.

Rambut panjangnya yang biasanya lembut dan halus sekarang menempel di bahu dan punggungnya.

Yuu memegang kedua tangan gadis itu dan menariknya untuk berdiri di depan sofa.

Setelah berdehem, dia menatap langsung ke mata gadis itu.

“Ingatlah untuk mengeringkan dirimu segera setelah keluar dari kamar mandi. Meskipun ini musim panas, Kau akan sakit demam jika seperti itu.”
“Eeeee―....?”

Gadis yang keluar dari ruang ganti, hanya mengenakan sepotong celana menunjukkan tidak adanya upaya menutupi dirinya sama sekali.

“Tapi, tapi, jika aku mengeringkan diriku, Rasupu-chan akan mulai!”

Bagaimana papa akan bertanggung jawab karena membuatku melewatkannya? Kata gadis itu melalui matanya, dan dalam meresponnya, Yuu melihat jam yang tergantung di dinding. Sudah hampir jam tujuh malam. Itu adalah waktu untuk anime 『Revive! Mystical Priest Girl Rasupu-chan 5 』yang populer di kalangan gadis-gadis.

“Tapi kau dapat menontonnya kapan saja, kan?”

Acara TV hari ini bisa direkam segera setelah siaran, jadi bisa dilihat kapan saja.

Tapi gadis itu hanya menggembungkan pipinya setelah mendengar itu.

"Tidak! Ini harus ditonton pada waktu yang tepat!”
“Tapi akan ada iklan yang memotong di tengah acara.”
“Tapi aku tidak dapat terhibur jika aku tidak menontonnya di waktu yang tepat―!”
“O-Oh, jadi ... begitu.”

Entah bagaimana dalam kepalanya yang menonton pada saat siaran = siaran langsung. Merusak kesalahan anak itu bukanlah pilihan sehingga dia hanya bisa menyerah. Saat itulah sebuah suara yang datang dari kamar mandi terdengar.

“Aku akan mengeringkan tubuhnya, tolong bawa handuk ke sini.”
“Tidak, tidak boleh! Apa yang kau katakan!?"

Apa yang datang ternyata suara panik kemudian diikuti oleh suara langkah kaki yang bergegas.

“Aku akan mengeringkannya! Kasugai-kun, bisakah kau hanya duduk diam di sana.”
“Baiklah jika begitu maka aku akan meninggalkannya untuk .... MU!?"

Orang yang muncul adalah―― seorang gadis dengan tampilan yang menakjubkan memegang handuk, keluar dari kamar mandi.

Meskipun dia seorang gadis, dia pastinya bukan seorang gadis kecil, sama sekali bukan.

“Aaa ... lihat, karpetnya semuanya basah ...”

Sama seperti Yuu, dia berusia enam belas tahun. Sebuah uap dari kamar mandi bisa dilihat di atas rambut setengah panjangnya saat dia mengeringkan itu dengan handuk. Dia berpakaian sangat ringan dengan kaos sederhana dan celana selutut. Gadis itu kemudian duduk pada kedua lututnya dan dengan lembut menggosok rambut gadis kecil itu.

Itu tidak penting, sungguh. Dia tampak terburu-buru dan lupa untuk mengeringkan dirinya sendiri dengan baik, dan sebagai hasilnya bajunya menempel ke tubuhnya dan kulitnya terlihat.

Dari mana Yuu tahu, dia hanya bisa melihat punggungnya, tapi leher dan bahunya mengeluarkan aroma yang baik. Saat anak laki-laki seusianya, melihat pemandangan yang indah itu adalah pengalaman yang menyenangkan. Jika dia membungkukkan tubuhnya sedikit dia mungkin bisa melihat lebih dari itu.

“Ada disana, angkat tanganmu dan lakukan banzai[4]. Katakanlah banzai!”
“Uuu, aku tidak akan bisa menonton Rasupu-chan”

Dan ketika mereka sedang melakukan itu― pada saat mereka tahu itu, lagu pembuka anime (1 menit 30 detik) hampir selesai― dan Yuu menyadari itu setelah dia selesai menonton adegan seorang gadis mengeringkan tubuh seorang gadis kecil .

Setelah mengumpulkan keberanian, Yuu membuka mulutnya.

“Y-Yah, Kugimiya-san ...”
“Nn? Apa itu?"

Gadis itu― Kugimiya Miharu menjawab tanpa mengalihkan perhatiannya dari mengeringkan tubuh anak itu.

Meskipun dia dihantui dengan perasaan buruk, dia tidak punya pilihan selain mengatakan itu.

“Kugimiya-san juga ... Maksudku... Aku menyarankanmu untuk mengeringkan dirimu sendiri juga, aku pikir ...”
“Ee?”

*Cliiiink* .... entah bagaimana suara leher Miharu yang berbalik dapat terdengar.

Sementara diam di tempatnya, Miharu menunduk dengan penampilan canggung, lalu berbalik. Wajahnya tetap tanpa ekspresi tapi dia sangat jelas gemetar.

"Kenapa... kau masih disana?"

Bukannya kau memberitahuku untuk tetap disini? Adalah jawaban yang mengambang di atas kepalanya.

Sementara dengan putus asa menghindari matanya, dia menjawab dengan lidah cepat.

“Aku mengerti, tapi Kugimiya-san, kau harus buru-buru dan melepas pakaianmu atau kau akan terkena demam. Kau datang ke sini dengan pakaian yang terburu-buru kan? Aku tidak akan memikirkan apa pun yang akan mematahkan hati atau menghina tubuhmu, tapi aku tidak bisa menghindari situasi ini, karena aku mencoba untuk menjelaskan hal ini, kau tahu .... kecelakaan.”

Tanpa peringatan apapun, Miharu mengambil handuk di tangannya dan *Slam* membungkus kepala Yuu dengan itu untuk menutupi penglihatannya. Handuk basah tidak menyebabkan rasa sakit sekalipun.

“Jika itu kecelakaan maka jangan melihat lebih banyak. Keluar!"

Meskipun itu jelas merupakan permintaan yang tidak masuk akal, ketika dia mengintip melalui celah di handuk, dia melihat mata Miharu gemetar saat membiarkan air matanya keluar. Tidak ada alasan dia bisa memprotes itu.

Oke oke ... Dia berkata sambil meninggalkan ruang tamu setelah menyetujui permintaan itu.

"Tunggu."

Tapi dia dihentikan oleh Miharu.

Ketika dia dengan takut berbalik, suara tenang tampaknya keluar dari kepala yang bersembunyi di balik sofa.

“Yah, Kasugai-kun. Itu, maksudku .... Aku salah. Maafkan aku. Ayo lebih berhati-hati dan tidak mengulanginya lagi”

Dan kemudian saat menonton “putri” mereka yang matanya terpaku ke layar TV, lanjutnya.

“Aku ibunya dan Kasugai-kun adalah ayahnya. Tapi, kau dan aku .... tidak seperti itu, tidak sama sekali”
"……Aku tahu."

Mereka telah mengulangi percakapan ini berulang kali, dia tahu itu.

Dia mengerti, tapi ...

Situasi mereka pada saat ini sulit untuk dijelaskan, apa yang Miharu ingin katakan adalah bahwa hal itu merupakan kebohongan dalam akar permasalahan.

Sementara berpikir dalam tentang itu, Yuu akhirnya meninggalkan ruang tamu menuju lorong.

Kejadian itu hanya seminggu yang lalu bahwa tempat ini masih tidak dipenuhi dengan apapun kecuali kegelapan. Tapi sekarang,

“Eh? Mama, di mana papa? Ayo kita menonton ini bersama-sama”
“Kita akan memanggilnya setelah aku sudah tenang.”

Dari ruang tamu dia baru saja keluar, suara seorang ibu dan putrinya dapat terdengar.

Mereka mungkin pasangan ibu dan anak yang teraneh sedunia. Gadis itu pastilah putrinya. Tapi ibu itu ... cukup banyak keanehan.

Itu benar.

Semuanya dimulai dari malam musim semi itu. Dua bulan yang lalu, sejak 《Pernikahan》 sembrono yang luar biasa itu dengan Mifa di 『Cradle to the Glaive』 ...

“Hidupku... jadi terganggu.


Bab 1: Input[edit]

“Sampai besok”

Wali kelas datang untuk berpisah saat guru meninggalkan kelas dengan senyum menyegarkan, maka kelas, 1-C, mulai terdengar kebisingannya.

Kasugai Yuu memilih untuk tidak mendengarkan setiap topik yang temannya bicarakan dan berdiri sambil memegang tasnya.

Dia tidak terlalu menonjol atau semacamnya. Dia mengenakan seragamnya dengan normal, meskipun warna kaosnya sebenarnya melanggar aturan sekolah itu tidak terlalu bermasalah, pada setiap penilaian dia sangat jelas seorang anak normal yang berusia enam belas tahun.

Setelah matahari terbenam di luar bertemu matanya── yang pasti indah── dia pergi ke depan menuju pintu keluar.

“Ooi, Yuu!”

Orang yang memanggilnya adalah seorang anak yang berdiri lebih tinggi darinya. Rambutnya berwarna coklat muda dan juga cukup panjang. Ketika berhadapan dengan wajahnya Yuu menjawab,

“Apa itu suara Kouta?”

Yuu merespon temannya. Itono Kouta. Mereka sudah berteman sejak SD. Meskipun penampilan mereka hampir sama, dia lebih dari seorang pria bersemangat yang berjalan baik dengan orang-orang yang tidak bersalah dan murni.

“Sudah agak lama, apa kau ingin pergi ke arcade? Apa kau ingat orang dari sekolah menengah yang kau kalahkan dalam game fighting? Dia bilang dia ingin melawanmu lagi untuk membalas dendam”

Dari kelihatannya, ada dua orang dari kelas menunggu Kouta. Mereka sering mengobrol bersama dengan mereka berdua selama waktu istirahat, tapi ...

"…Maaf. Aku benar-benar tidak mood”

"Aku paham. Baik, tidak bisa membantu”

Kouta dengan santai mengangguk dan meninggalkan kelas bersama dua orang lainnya.

“Sampai bertemu nanti”

Senyum Kouta yang hilang saat dia pergi membuat Yuu kecewa. Sebagai teman sejak sekolah menengah, dia mengerti “keadaan” Yuu. Dijaga oleh seorang teman, sangat menyedihkan.

Meski begitu, dia hanya tidak merasa memiliki setiap keributan bodoh dengan mereka. Dan sementara mengasihani kebosanannya, kali ini dia akhirnya pergi meninggalkan kelas── tapi sekali lagi terhenti akibat seorang kenalan.

“Fuyufu ...”

“Jika kau menyendiri terlalu banyak, hubunganmu dengan orang lain akan semakin buruk”

Kudzuchi Fuyufu.

Dia adalah seorang gadis yang sangat sempurna mengenakan seragam ukuran S, seorang gadis mungil berukuran kecil. Dia bahkan lebih pendek dari Yuu yang lebih pendek dibandingkan dengan tinggi rata-rata pria. Yuu menunduk ke arah kepalanya yang terlihat seperti boneka yang dibungkus dengan rambut hitam halus.

Tetapi berbeda dengan fisik kecilnya, ekspresi wajahnya menunjukkan kedewasaan. Dan meski memiliki wajah cantik yang imut, dia memberikan suasana yang sulit untuk dapat berteman.

“Orang menyebut itu 『Penyendiri』”

Dan bagian dirinya yang suka mengatakan sesuatu terlalu banyak juga harus diperhatikan.

“Ada apa dengan ini?”

"Tidak ada"

Saat mengatakan itu, cahaya di matanya menunjukkan sikap dingin dari hukuman.

“Sudah sebulan sejak kita masuk SMA. Dan dalam waktu yang sangat penting ini, aku tidak bisa membantu melihat anak tetanggaku menggunakan waktunya untuk bermain dengan kehilangan lebih banyak teman dari yang dia punya, jadi aku datang ke sini untuk memperingatkanmu tentang hal itu. Aku sangat baik kan?”

Ada beberapa bagian yang tidak dipahaminya tetapi dia mengerti itu. Dia tidak gila dari apa yang dia katakan── karena itu adalah kebenaran── tapi kata “anak tetangga” menarik perhatiannya.

Hanya sampai kapan dia ingin menarik kembali hubungan kami dari sekolah dasar? Dia akan membantah.

“Dan bagaimana denganmu, apakah kau punya teman?”

Dalam meresponnya Fuyufu mengeluarkan uapan sederhana, mengingatkannya akan kucing.

“Pada akhir pekan kami berencana untuk window shopping, makan keringat di kafe, dan mengambil gambar genit dan gemerlapan di booth foto, kami ada tiga secara keseluruhan. Sayangnya mereka semua gadis”

... Itu mengecewakan, tapi tidak terdengar seperti kebohongan. Fuyufu terlihat tidak ramah tapi dia memiliki beberapa sisi yang baik juga, dan dia juga memiliki semacam bakat untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain.

Yuu yang gagal melakukan serangan balik hanya bisa berdiri sambil menunduk dengan diam.

“Lalu berhenti peduli tentangku, hanya pergi dan bersenang-senang”

“Eh? Mereka gadis yang sibuk dengan klub jadi aku hanya datang ke sini untuk bermain dengan seorang penyendiri yang tampaknya tidak memiliki apapun untuk dilakukan?”

Oh maaf, bisakah hal itu tidak kau perhatikan? Ketika dia menatap wajahnya dengan penuh belas kasihan. Terhadap itu, Yuu hanya bisa mengepalkan tinjunya dan menahan frustrasinya. Usahanya itu bernilai beberapa pujian pikirnya, tapi itu adalah permintaan yang tidak mungkin untuk dibuat.

Dia mendesah. Itu kesalahannya karena berpikir bahwa Fuyufu akan menghiburnya.

“Maaf tapi aku tidak punya waktu luang. Coba ajak orang lain”

Katanya sambil mulai berjalan. Ini adalah apa yang kalian sebut melarikan diri. Dia tahu bahwa tidak mungkin menang melawan Fuyufu secara lisan, jika mereka meneruskan siapa yang tahu kapan hatinya akan hancur.

"Ah…"

Suara Fuyufu dari belakang terdengar sangat lemah.

Tapi dia tidak mengejarnya.

Ketika dia dengan jelas melihat itu, dia mempercepat langkahnya dan berjalan pergi.

Bayangan Yuu perlahan-lahan menghilang dari lorong, dan dia bahkan tidak bisa mengucapkan perpisahan

“Haaa ...”

Dengan wajah tanpa ekspresi, Kodzuchi Fuyufu mendesah. Rasanya seperti air mata mengalir, tapi dia berhasil menahannya. Itu tidak seperti dia sedih atau semacamnya, dia hanya sedikit gugup.

Saat tekanan hilang, keluhan mulai mengalir keluar dari mulutnya.

“Idiot ... anak nakal pendiam itu”  

Fuyufu tahu bahwa dia masih terkejut tentang ibunya tapi sudah setahun sejak itu, dia seharusnya memperhatikan sikap teman masa kecilnya sekarang. Itu hanya…

“Bahkan meskipun aku kesulitan untuk menghiburnya”

“““Bukan, bukan, bukan... kau tidak menghibur sama sekali!”””

Sebagai balasan dari tiga orang gadis dalam seragam klub softball dan tenis meja yang sedang mengawasi Fuyufu dari jauh.


Sekitar 10 menit jauhnya dari stasiun swasta besar di dekat sekolah, di dalam distrik pasar yang terkenal ada sebuah bangunan stasiun yang tenang.

Dan dari sana dia keluar dari distrik pasar, dan setelah berjalan sekitar 20 menit, dia tiba di tempat tujuannya. Mereka mengatakan bahwa setengah abad yang lalu agen real estate membeli semua daerah ini sekaligus dan mengubahnya menjadi daerah perumahan, tetapi karena tingkat kelahiran yang rendah, di sana telah banyak rumah kosong.

Di bagian belakang daerah perumahan itu tepat di atas bukit, berdiri sebuah rumah besar.

Rumah itu dikelilingi oleh ladang rumput dan hutan, rumah yang tampak gelap dan pucat bahkan di siang hari itu dikabarkan dihuni oleh hantu anak-anak dari lingkungan sekitarnya.

Dan di depan rumah berhantu, Yuu memasukkan kartu kunci dan mengetikkan password kunci elektronik. *Pssssssh* ... suara tekanan udara yang melarikan diri melalui silinder.

Dia membuka pintu dan memasuki rumah. Sinar matahari sore datang melalui sudut pintu. Dia menutup pintu dari dalam dan suara dari luar terputus dan menghilang ke dalam kekosongan.

Ini adalah tempat untuk Kasugai Yuu pulang.

“............”

Dia tidak memikirkan apapun pada khususnya. Setelah meletakkan beberapa bahan makanan mentah yang dia beli dari pasar ke dalam kulkas, dia langsung berjalan ke ruang tamu.

Dia secara sembarangan melemparkan jaket dan tasnya ke lantai dan duduk di sofa sambil tetap mengenakan seragamnya. Terminal eksklusif 『CtG』-nya, Râmîêl, berada di atas meja dan ditinggalkan untuk pengisian daya.

Setelah meletakkan perangkat akrab ke kepalanya, dia menekan tombol start. Cahaya biru bersinar dari perangkat, menunjukkan bahwa itu bekerja. *Nnnnn* ... Suara startup pelan entah bagaimana menggelitik perutnya.

Dan kemudian, sebuah lagu bisa terdengar──

Kesadarannya mulai memudar, mencair dan berubah ....

Dalam beberapa detik, kesadarannya tidak lagi di dunia ini dan telah membuat perjalanan ke dunia lain.



Misi: Buru Dua Puluh Goblin.
Kesulitan: D.
Tipe Misi: Penaklukan Monster.
Kondisi Khusus: Harus diselesaikan oleh pemain yang menerima misi.
Detail: Untuk memburu pasukan Goblin yang tinggal di dalam rumah yang tidak berpenghuni di Kota Kerajaan White Keter. Raja yang menyukai gladiator terkenal mencari seseorang yang bersedia mengurus semua Goblin itu sendiri. Oh pahlawan pemberani, tunjukkan kepadaku kekuatanmu pada kesempatan yang sempurna ini.
Hadiah menyusul……

Pada saat itu ikon pemberitahuan pesan terlihat di sudut penglihatannya dan serangan dari kapak datang.

Mengabaikan pesan itu sementara waktu, dia kemudian dengan cepat mengayunkan pedang bermata satunya, seax, ke leher musuh.

“Keh ......!”

Yang mengeluarkan suara penderitaan kematian pelan, beserta kepalanya di lantai, adalah monster Goblin. Apa yang tersisa dari tubuhnya hanyalah tumpukan daging yang tidak menyenangkan untuk dilihat──

Dalam kebanyakan RPG mereka adalah monster kecil khusus dan diperlakukan tidak berbeda bahkan dalam 『CtG』. Ia adalah lawan yang bahkan pemain pemula bisa menang dalam pertarungan satu lawan satu. Namun sebaliknya, kalian perlu cukup banyak keterampilan untuk menang melawan sejumlah besar dari mereka.

Yuu (Clamp) menatap mayat mati dari atas── dan momen berikutnya, sejumlah besar darah mulai mengalir keluar dari luka dan beberapa mengenai dinding. Darah yang mewarnai dinding tampaknya tersemprot keluar dari mayat.

"'CUT OFF!"'

“'SINGLE BLOW KILLED !!”'

Sebagai efek khusus dari hasil serangan, beberapa kata ditampilkan dengan memancarkan darah, itu sistem yang disebut Blood Descript. Dikatakan bahwa sistem itu ditambahkan oleh desainer grafis, dan sejujurnya, Yuu berpikir itu terasa buruk. Tapi kalau ini tidak ada, beberapa pemain akan merasa ada sesuatu yang kurang.

“Mereka dengan yakin memiliki sebuah hobi yang baik (buruk)...”

Gerutunya sambil mengawasi lingkungan sekitar. Lorong rumah sepi dipenuhi dengan bau jamur dan darah yang keluar dari mayat Goblin yang tergeletak di lantai. Meskipun itu mayat, fakta bahwa hal itu membuatnya kehilangan semua HP-nya membuatnya tampak seperti bukan apa-apa selain boneka mati yang tidak memiliki kejelasan dan kehidupan.

Dan di sudut penglihatannya ada ikon berkedip. Dengan mengalihkan pandangannya dia menarik pesan itu ke depan. Jika itu adalah surat biasa dia mungkin akan membukannya setelah dia menyelesaikan misi, tapi warna ikon ini merah── menunjukkan bahwa itu “Darurat”.

Masih tersisa satu Goblin lagi yang bersembunyi di dalam gedung terlantar. Tapi seharusnya tidak akan menjadi masalah jika ia tidak menyerang dari titik buta. Sementara mengistirahatkan punggungnya di dinding, Clamp membuka surat.

Pengirim: Mifa
Isi: Entah bagaimana ia lahir. Cepat hubungi aku.

Dia menatap pesan itu untuk sementara waktu.

"Apa-apaan ini?"

Ini tidak bisa dimengerti. Itu dari Mifa yang dia 《Nikahi》 setelah mengalahkan Megalon Evis. Namanya bahkan tertulis sebagai “Pengirim”, dan terdapat ikon cincin bersinar di samping namanya.

Tapi tak peduli berapa kali dia membacanya, isi pesan itu terlalu mendadak dan mustahil untuk dipahami. Yah, bagaimanapun, katanya dia ingin menghubunginya.

“Ada saat di mana, aku harus membalas ...”

Saat dia mengatakan itu, dia merasakan kehadiran. Tapi tidak ada sosok monster di bidang penglihatannya── dan saat ini dia mendongak, Goblin yang bersembunyi di atas melompat ke arahnya!

Tertangkap karena benar-benar lengah, dia tidak mampu mengayunkan pedangnya atau bahkan menghindar. Itu sebabnya Clamp tidak melakukan apapun.

Dia dengan santainya melepaskan pedangnya dan menangkap Goblin itu dengan tangan kosong. Meskipun Goblin itu pendek, ototnya berat dan dia mendapat dorongan ke bawah dengan momentum. Saat dia telah tertangkap ke lantai, dia mengambil napas dalam-dalam dan kemudian berteriak

『Snatch! 』

Setelah menggunakan 《Snatch》, suara pemberitahuan keberhasilannya bergema melalui gedung bersama dengan ledakan darah.

Di tepi penglihatan Clamp adalah pesan yang mengatakan Skill sukses, kau mencuri “Kapak Tangan” .

Apa yang terjadi setelah itu adalah Clamp menendang tubuh Goblin sekaligus mengambil kapak dan menyerang goblin dengan itu. Hal itu aneh tidak seperti dia yang begitu sabar (atau berada di bawah tekanan, jika tidak terkait dengan kalimat di bawah ini).


──《Pernikahan》 dia hanya ingin mencapai tujuannya.

──“Itu hanya di dalam game” tapi ...


Dia tidak bisa tidak ingin tahu. Itu benar, pesan

“Ini dari Mifa!”

Ketika dia memisahkan kepala Goblin seakan membelah semangka, pesan yang dibiarkan terbuka mendapat pewarnaan merah akibat darah yang menyembur keluar.



Dalam gereja yang tersebar di seluruh Dragons' Cradle, kalian bisa menemukan cermin misterius, ketika kalian masuk ke dalamnya kalian akan tiba di “Terminus Cradle”. Dunia yang terdapat di 『CtG』 semuanya terhubung bersama di dunia pengganti ini. Ini adalah apa yang kalian sebut titik awal dari semua petualangan.

Di lantai biru velvet, sembilan cermin tersusun, tempat ini merupakan lapisan terendah yang disebut ruang Parnassus. Sebagai sebuah tempat untuk semua pemain yang datang dan pergi sepanjang waktu, tempat ini memiliki ukuran seperti sebuah aula event.

Menaiki lift yang tergantung di tengah akan membawamu ke area perdagangan.

Toko yang disusun secara rapi, terlepas dari berbagai macam barang dagangan yang tersusun rapi, dari tanaman medis sampai senapan mesin, barang dari berbagai dunia dijual di sini.

“Tempat ini berantakan seperti biasa ...”

Itu adalah pemandangan yang luar biasa, tidak peduli berapa kali kalian melihatnya. Pusat pelayanan『CG』dilakukan oleh NPC (Penampilan mereka seperti pemain lain, tapi karakter mereka dikendalikan oleh program) yang bertanggung jawab atas toko yang tersusun di sekitar sini.

Dan di sudut area perdagangan, berdiri sebuah fasilitas yang disebut Hotel Guild, fasilitas yang sering disewa oleh kelompok tertentu untuk perayaan dan tempat pertemuan.

Dan di salah satu fasilitas yang disewa, di dalam sebuah ruangan kecil yang dikelola oleh guild 【Labyrinth Troupe】 seorang gadis sedang menunggu kedatangannya──

"Apa... itu? ……Apa?"

Melihat apa yang dipegang Mifa, Clamp tidak bisa membantu tetapi bertanya dua kali. Dia bahkan lupa tentang Mifa yang sedang memegang hal tersebut. Tidak dapat menyembunyikan keterkejutannya, tangannya gemetar shock.

“Errrmm ...”

Sesuatu yang dibungkus kain berwarna putih, sesuatu yang sedang beristirahat di pangkuan Mifa adalah ...

Bayi.

Dia memiliki warna rambut yang sama dengan Mifa, dan warna mata yang sama seperti Clamp.

Sosok yang dibungkus pakaian bayi yang halus dan lembut tampaknya kurang dari satu tahun. Dia berkedip dan menatap Clamp dengan mata kuatnya yang aneh, sementara memegang jari Mifa dengan tangan bulat seperti marshmallownya yang seringan kapas.

Mifa, yang ekspresinya seperti campuran air mata dan tawa mengangkat kepalanya dan berkata,

“Entah bagaimana, seorang bayi ... telah lahir”

..................

Dia tidak pernah mendengar tentang ini. Tak pernah. Memang benar bahwa dia telah melakukan event 《Pernikahan》 dengan Mifa tetapi, meskipun demikian .... Kalian tahu, mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang bisa membuat bayi muncul, dan dari awal sistem seperti ini tidak pernah ada dalam 『CtG』.

Walaupun demikian...

Saat dia melihat sosok bayi itu, perasaan bersalah disatukan dengan khawatir kecemasan langsung membekukan tubuhnya. Entah bagaimana wajah Fuyufu muncul di kepalanya, memberikan tatapan penghinaan dan jijik yang dingin, gambaran itu terukir dalam di dalam dirinya.

“T-Tenangkan dirimu! Aku sudah panik dari beberapa saat yang lalu!”

"Aa…. Maaf. Ini situasi yang cukup tak terduga ...”

Karena Mifa membuat suara nyaring lebih dulu, tatapan bayi beralih kembali padanya. Tindakan refleksif bayi membuat semuanya terlalu cepat dan mendadak. Mifa tersentak dan membuat senyum palsu. Bayi itu tidak menunjukkan emosi tapi membuka mulutnya ingin tahu.

I-Itu benar. Pertama kita harus tenang. Clamp mengambil napas dalam-dalam.

Dengan tenang── Ayo kita tangani situasi ini dengan tenang. Pertama-tama kita mencari tahu hal-hal yang diketahui dan tidak diketahui, kita terlebih dahulu harus memahami situasi saat ini. Ada ungkapan “JANGAN PANIK!” dalam buku strategi terpopuler 『CtG』, 『Panduan Hitchhiker CtG』[5] (tidak resmi), bukan.

Pertama-tama, ayo kita ketahui apa yang terjadi.

“Kesampingkan tentang bayi ... apa hal besar itu?

“Aaaa── ....”

Mifa tidak menjawabnya untuk sementara waktu. Dia melirik “hal besar itu” sementara dengan kikuk menenangkan bayi dalam pelukannya. Clamp mengikuti tatapannya dan kemudian,

“Anak ini adalah putri kalian berdua”

Orang yang mengatakan itu ...
Mengatakan itu ...
Adalah ...
Sebuah boneka.

Di atas dua tempat tidur besar di ruangan sempit, ada sebuah boneka jamur besar. Ia memiliki tungkai meskipun ia jamur. Lebarnya sama besar dengan tingginya dan wajahnya tampak seperti ia dicoret dengan pena minyak. Benda itu adalah maskot『CtG』bernama 『Kinokino』[6] yang berdasarkan pada monster yang ada dalam game. Namun, ukurannya bervariasi dari lima puluh sentimeter hingga satu dan dapat mencapai enam meter.

Dan jamur raksasa itu tentu saja baru berbicara.

*CRASH!* Suara Clamp yang memukul dinding hotel.

“Itu berbicara!? Aku belum pernah mendengar Kinokino yang bisa berbicara!”

Clamp sekali lagi panik seperti sebelumnya, tapi untuk alasan yang berbeda. Sebagai tanggapan, Kinokino dengan sopan menundukkan kepalanya.

"Tidak. Namaku Payakino, seorang NPC Pengasuh”

"Pengasuh…?"

“Oui. Mengurus anak yang lahir dari Event 《Pernikahan》 adalah fungsi serta kewajibanku”

Mengapa ia berbicara seperti monsieur meskipun ia pengasuh? Ia memiliki suara bernada tinggi, atau lebih seperti, itu terdengar palsu. Jenis kelaminnya juga tidak jelas. Tidak lebih dari itu…

“Tunggu sebentar, aku tidak pernah tahu bahwa bayi akan lahir setelah 《Pernikahan》”

Yuu sedikit bingung, tetapi jika dia percaya pada apa yang orang ini katakan, maka NPC ini yang disiapkan oleh sistem akan menjawab itu semua.

Boneka── Payakino kemudian menjelaskan.

“Tidak mengetahui apa yang akan terjadi. Itu adalah sensasi bermain RPG”

Ia adalah jamur yang senang mengatakan apapun yang diinginkannya.

Tapi itu terdengar adil. Ini tidak seperti segala sesuatu tentang event yang tertulis dalam buku petunjuk, dan mengingat ini adalah event yang sangat langka tidak mengherankan bahwa hal tak terduga seperti ini akan terjadi.

Dia akan mengajukan pertanyaan lain, tetapi diganggu oleh Mifa.

“Aku akan menjelaskannya dulu. Kejadian ketika bayi ini muncul”

Cerita Mifa tidak berjalan baik dengan rambutnya yang terus ditarik oleh bayi, tetapi meringkas sedikit itu berjalan sebagai berikut:

Ketika dia login seperti biasa── dia tiba di dunia bergaya Jepang, gereja selatan Bushido Grave── Dan disana berdiri Payakino yang sengaja menurunkan kepalanya di depannya.

Menyaksikan jamur ini ...... sesuatu, Mifa benar-benar kaget, mungkin lebih dari dia yang biasanya. Selanjutnya jamur itu membawa bayi, dan hanya seperti itu mengaku bahwa bayi itu milik Mifa.

Pada awalnya Mifa berpikir seharusnya ada semacam kesalahan, tapi Payakino tahu secara detail tentang Mifa dan Clamp, lebih dari itu ia memiliki tanda tangan digital 『CtG』 dari Imagine Ekphrasis corporation yang terdapat di petunjuk tambahan.

Singkatnya── Pasangan pemain secara acak diberikan seorang anak untuk diasuh dan tumbuh dewasa. Tetapi jika salah satu dari pemain menolak, event akan menjadi tidak valid dan seterusnya.

Tentu saja, ini bukanlah sejenis situasi yang dapat diselesaikan dengan dirinya sendiri, pendapat Clamp juga diperlukan dan jadi Mifa memanggilnya ke hotel ini──

“──bagaimana menurutmu?”

Berhadapan dengan tatapan Mifa setelah dia selesai bercerita, Clamp mengeluh.

“Bagaimana ... bahkan jika kau mengatakan begitu”

Itu ada sedikit masalah. Clamp mencoba untuk mencari informasi tentang sistem ini yang belum pernah dia dengar sebelumnya, tapi ...

"Kau tahu…. Aku pikir tidak masalah untuk membesarkannya”

Mifa secara tiba-tiba mengeluarkan pendapatnya. Apakah *** hanya imajinasinya?

Bayi itu secara alami mengalihkan pandangannya ke Clamp.

“Putri” mereka sepertinya menyukai tekstur rambut Mifa dan terus bermain dengan itu.

Imut. Dia hanya berpikir begitu.

Meskipun dia terlihat seperti sedang bermain, dia tidak menunjukkan senyuman, bisa karena dia tidak memahami emosi, atau bahwa Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence (AI) sebenarnya jelek? Yuu yang tidak pernah mengurus bayi sebelumnya tidak dapat mencapai keputusan. Itu sebabnya dia berbicara apa yang dia pikirkan.

“...... Tapi, apakah hal ini akan merepotkan? Membesarkan anak”

"Kau pikir? Dari apa yang aku baca menurut buku petunjuk dan mendengar dari Payakino, kita bisa bertanya semua pengetahuan dan keterampilan yang kita butuhkan untuk itu, dan Payakino juga akan merawatnya ketika kita logout.

Jika kau terlalu sibuk aku akan mencoba untuk membesarkannya sendiri... dan apa tidak masalah untuk tidak memikirkan hal itu terlalu banyak?”

Dia tersenyum senang.

“Ini hanyalah game bagaimanapun juga”

Alasan dia menyetujuinya, apakah karena cara berpikir Mifa yang optimis? Atau karena perasaan bersalah karena bayi akan menghilang jika dia menolak? Atau dia hanya ingin menyelesaikan event ini sampai akhir? Bahkan dia sendiri tidak yakin.

Tapi, sebaliknya untuk membuat Clamp mengangguk, Kasugai Yuu merasa tidak nyaman dan memiliki kekhawatiran tentang hubungan aneh event ini.

Kriteria tambahan, hanya mereka yang sempurna satu sama lain harus menikah, itu benar-benar cara berpikir yang tepat. Bahkan orang itu suatu hari mungkin akan menyesal karena dia memilih pasangan yang salah. Namun bayi NPC lahir tanpa peringatan, hal itu rasanya sedikit keluar dari kejutan yang tidak bermoral khas pengembang『CtG』.

Itu datang dari filsafat game Kasugai Mana, ibu Yuu yang terus bekerja untuk Imagine Ekphrasis di kantor pengembangan ketiga 『Cradle to The Grave』 sebagai pemimpin pengembangan sampai hari kematiannya.

“Ayo kita berikan dia nama!”

Clamp, yang berpikir sambil menatap lantai, dipanggil dan dia mengembalikan tatapannya ke Mifa yang sedang terburu-buru.

"Nama?"

"Ya. Anak ini masih belum memiliki nama. Kita harus memberikannya satu”

Mifa memberikan bayi itu untuk Clamp ketika dia mengatakan itu. Pupil hitam bayi itu menatap langsung ke matanya.

Uuuu…. Dia menerima bayi itu sambil gemetaran.

Bayi yang sekarang beristirahat dalam pelukannya secara mengejutkan lembut dan sangat ringan. Ia jauh lebih ringan dari kucing yang Fuyufu yang pelihara di rumahnya.

Bagian dimana pusat gravitasi tidak berubah ketika kekuatan tetap tersisa karena kurangnya data yang dimasukkan. Dan juga bayi tetap terdiam bahkan di tangan kikuk Clamp, bukan hanya cukup lembut rasanya seperti ia kurang sesuatu.

──Anak ini ... tidak memiliki tubuh manusia penuh. Itu alami. NPC hanyalah orang dengan tubuh manusia tapi bukan otak manusia, apalagi bayi ini yang baru-baru ini dibuat.

Dia merasakan itu.

Dia merasakan itu benar-benar baik.

Bersama-sama, dia ingin meniup kehidupan ke kapal kosong ini, ke dalam keberadaan kosong. Sama seperti boneka yang kita memperlakukan seolah-olah memiliki kepribadian.

Dia ingat kembali masa-masa kecilnya saat dia memikirkan hal itu. Saat itu ketika Kasugai Yuu bermain dengan teman pertamanya. Apa yang dia mainkan saat itu adalah, bermain rumah-rumahan.

Hal itu seperti situasi saat ini. Gadis yang waktu itu menamai bonekanya. Ya, namanya──

“Bagaimana dengan ... Haruha? Nama anak ini”

Itu adalah nama yang diambil dari ingatanku. Meskipun bayi yang bersangkutan tidak memiliki reaksi apapun secara khusus,

“Hee ...?”

Entah bagaimana Mifa membuka matanya lebar-lebar, tidak berkedip sama sekali.

“......? Bagaimana dengan itu?”

“Aaa ......... unn, tidak apa-apa. Aku pikir itu nama yang bagus.

Haruha ...... Haruha-chan ya. Nn, nama itu memiliki suara yang lucu”

Setelah itu dia terus mengulangnya, Haruha, Haruha, lagi dan lagi.

Dia sepertinya menyukai nama itu, bayi── Haruha kemudian kembali ke pelukan Mifa.

Sementara memeluk tubuh yang kecil, Mifa menyipitkan matanya dengan lembut dan membuat senyuman lebar dengan mulutnya.

Clamp yang merasakan sesuatu di dadanya mengalihkan matanya.

Dan kemudian dua ... Tidak, tiga dari mereka, bersama dengan Payakino dengan wajah datarnya, terus mengawasi bayi dalam kegembiraan.

Dengan demikian dua pemain yang berkeliaran di dunia 『Cradle to The Grave』, Clamp dan Mifa, yang dihubungkan dengan kedatangan Haruha. Kelahirannya terlalu mendadak dan diperlakukan dengan sangat santai.

Waktunya bagi mereka untuk belajar tentang makna hari itu, saat itu, masih jauh di masa depan.


◇◆


Dua bulan berlalu dengan cepat setelah insiden itu.

Setiap hari mereka mengunjungi hotel guild di Terminus Cradle── Bukan hotel yang disewa oleh 【Labyrinth Troupe】, tapi yang disiapkan oleh Payakino── Pekerjaan Mifa dan Clamp yang pertama dan tersulit adalah berbicara dengan Haruha.

Menurut Payakino yang berada di sudut ruangan, hal pertama yang diperlukan Haruha untuk pertumbuhannya adalah “Kata” dan setelahnya adalah “Pengalaman”.

Keduanya hanya memiliki percakapan sederhana dengan Haruha yang terus melekat pada mereka. Mereka juga salin menukar informasi sebagai bagian dari pembicaraan kecil mereka.

Saat mereka lelah berbicara, mereka menunjukkan beberapa video ulangan. Itu adalah bagian dari bonus pembelian Râmîêl yang disebut penyimpanan data pribadi, itu secara otomatis akan merekam gambar dalam waktu sepanjang event.

Hal ini akhirnya mempengaruhi kehidupan nyata Yuu. Dia menjadi pelupa dan akan diingatkan oleh orang lain, dalam contoh ini di lorong sekolah.

“Yuu”

“Ueeeuwawaaaa !!? F-Fuyufu ...?”

"…Apa itu? Kau terlihat aneh dalam suasana hati yang baik aku pikir. Dan reaksimu sekarang seperti seorang pria yang tertangkap berselingkuh”

“Tidak mungkin, itu pasti salah, kan?”

“Kenapa kau bertanya pada diri sendiri ...? Yah ngomong-ngomong,

...... Apa yang terjadi baru-baru ini? Kau tampaknya sangat ingin buru-buru pulang”

“Tidak ada yang khusus ... Aku hanya sibuk”

“Hmmm ... Meski begitu kau terlihat lebih energik dari sebelumnya”

Yang mungkin benar, pikirnya.

Ketika Fuyufu mencari alasannya, keringat dingin mulai meninggalkan kulitnya. Mengapa hal ini terjadi? Dia mencoba untuk tidak memikirkan hal itu.


Payakino mengatakan, karena sistem『CtG』──efek pertumbuhan atau apapun itu── Pertumbuhan Haruha dipercepat. Dia menjadi lebih besar dengan kecepatan yang tak tertandingi dibandingkan dengan anak normal.

Bahkan, Haruha belajar bagaimana cara berbicara dalam waktu yang sangat singkat.

"Mama!"

Ada sosok Mifa, mengangkat tinjunya tinggi ke udara, mengambil pose nekat bersama dengan Clamp yang sedang duduk, dengan tertekan.

“Berikutnya katakan “Papa”, silakan”

Dia mengelus kepala Haruha, yang telah bertambah cukup panjang. Kepalanya terasa geli dan lembut. Haruha menderingkan tenggorokannya beberapa kali, mengeluarkan sebuah suara “Auuu” saat membenamkan wajahnya ke dada Clamp seperti tikus.

Mifa juga memiliki beberapa perubahan yang terjadi dalam kehidupan pribadinya.

Sebelumnya, dia login sekitar jam 8:00 sampai 09:00 malam dan akan logout setelah tengah malam, tapi sejak Haruha lahir dia akan muncul di Terminus Cradle pukul enam. Ada juga hari di mana dia bahkan muncul lebih awal dari Clamp.

Ketika ditanya mengapa, dia menjawab dengan,

“...... Ini karena aku ingin bertemu Haruha juga, tetapi beberapa hal yang terjadi dan aku tidak lagi melakukan kegiatan klub. Karena itu sekarang aku memiliki waktu luang”

Jawabannya sedikit mengkhawatirkan, tapi ...

Dia mengatakan klub, jadi itu artinya dia kemungkinan murid SMA atau SMP── Dia sedikit memikirkannya.


Setelah dua bulan Haruha sudah mendapat tubuh dan pikiran dari anak berusia dua tahun.

“Mungkin sudah waktunya kita menunjukkan padanya dunia yang lain”

Mengikuti saran Payakino, mereka mengajak Haruha keluar. Karena mereka membawa anak, mereka hanya berjalan di sekitar kota untuk menjamin keselamatan dirinya.

Misalnya Kota Kerajaan White Keter di Dragons' Grave. Dari sore sampai tengah malam, jutaan pemain membanjiri kota besar ini dan dalam kekacauan ini, Haruha kecil terus memegangi lengan Mifa sementara yang lain hanya terdiam.

Mereka pikir membawa Haruha yang masih bayi akan menonjol, tapi itu tampaknya tidak menjadi kasus. Berpikir ulang, bayi NPC biasanya ada di dunia ini, dan pekerjaan paruh waktu untuk menjaga anak merupakan salah satu misi awal klasik.

Namun Haruha, tidak seperti “kecerobohan yang telah ditentukan” normal yang bayi NPC punya ──tidak mengompol atau menangis di tengah malam. Dia bahkan tidak perlu tidur atau makan.


Di dunia bersejarah, ibukota Bushido Grave Oedo, mereka menonton kembang api yang berkilauan di langit saat berlayarnya rumah kapal di atas air. Tepat di sisinya ada Mifa yang mengenakan Kimono [7] biru muda santai, sambil bernyanyi dengan suara indah yang jelas.

Itu adalah lagu yang belum pernah dia dengar sebelumnya, dan itu tidak muncul sebagai salah satu lagu stereotip dari game.

"………Apakah kau senang bernyanyi?"

Ketika dia bertanya, Mifa tersipu sedikit.

“Sejujurnya, ya, tapi itu hanya hobi. Aku tidak bisa mengeluarkan suara nyaring di rumah jadi aku berlatih di sini”

Dari caranya bicara, tampaknya dia memainkan game ini sebagai pengganti kotak karaoke. Memang, kau tidak perlu uang sebanyak itu untuk menyewa Râmîêl terminal , dan itu cara yang lebih murah daripada pergi ke karaoke. Tidak mengherankan, orang dengan keadaan rumah yang seperti itu berjumlah cukup banyak.

“Ini adalah lagu daerah asing yang aku aransemen sendiri ...... Maaf jika itu buruk”

Mifa yang malu-malu mengatakan itu mengeluarkan suara nyanyian sederhana di malam yang gemerlap, keahliannya benar-benar hebat dan membuat kata-kata yang sebelumnya hanya sebagai kesopanan belaka. Mendengar itu, dia berbicara apa yang ada dalam pikiran,

“Lagumu, aku menyukainya. Aku tidak tahu banyak tentang lagu tapi itu menunjukkan seberapa jelas perasaanmu atau semacamnya”

Tak terlihat seperti suara nyanyian, seakan-akan cepat diteruskan, kehilangan nadanya dan mengguncang momen Clamp melihat mata bingung Mifa.

Setelah membalas “Terima kasih ...” dengan tatapan kosong, Mifa melanjutkan lagu tersebut. Dan di balik kata-kata miliknya, wajahnya tampak menyusut.

(Eeeh? Apakah aku terdengar seperti menyanjung ...?)

Saat dia memikirkan hal itu, sensasi hangat naik di atas lututnya. Itu Haruha. Papa, papa, dia mengatakannya dengan cadel, seperti makhluk kecil yang sedang mengaduk kegelisahan di atas lututnya.

Kecil. Bulat, di mana pun kalian mengelusnya. Itu lembut seperti seluruh tubuhnya adalah bantal. Dia mencoba untuk berdiri tapi jatuh dengan mudah, dan mengatakan “Uuu ~” sambil menatap dengan rasa ingin tahu.

──Akhirnya, dia itu lucu.

Itu pasti karena dia tidak akan menangis di waktu yang aneh, popoknya tidak akan mendadak menjadi “itu”, dan dia tidak akan muntahkan keluar makan siangnya, karena dia tidak memiliki semua itu, dia benar-benar lucu.

Seorang anak perempuan yang tidak akan menyebabkan kesulitan untuk orang tuanya, mungkin benar-benar menjadi anak yang ideal untuk dimiliki.

Tapi tidak pernah melihatnya tidur dan wajah menangis membuat Kasugai Yuu Clamp merasa ada sesuatu yang kurang. Mifa mungkin memikirkan hal yang sama saat mata mereka bertemu satu sama lain.

Namun jika dibandingkan dengan orang tua yang menderita karena mengasuh anak mereka, mereka tidak bisa benar-benar meminta hal mewah seperti itu.

Keinginan mereka mungkin tidak akan pernah terwujud, tapi.

Saat Haruha perlahan-lahan tumbuh dan belajar lebih banyak kata, dia mulai menunjukkan lebih banyak emosi.

“...... Papa, Mama, kalian terlambat!”

Hari itu── Sebulan setelah kelahiran Haruha.

Dengan sosok lima tahun, Haruha membuat Clamp dan Mifa berlutut dalam posisi Seiza[8] di depannya.

Di kamar hotel biasanya. Haruha melipat tangannya bersama-sama. Itu menakjubkan bagaimana seorang bayi yang dulu begitu bulat dan kecil menjadi ......... begitu dewasa dan mempesona. Dan di sampingnya ada Payakino yang sengaja memainkan shinai [9] , berayun kembali dan sebagainya.

“Kalian berdua bilang kalian akan datang secepat mungkin!”

Suara marah Haruha terdengar mirip dengan Mifa. Dan nada canggung suaranya mencerminkan sifat kekanak-kanakan yang tidak bersalah.

“Kecap di pasar itu dijual ... dan itu sangat ramai”

“M-maaf ... sesuatu yang kecil terjadi di rumah”

Mereka berdua sungguh-sungguh meminta maaf dengan suara halus seperti membaca naskah.

“Ah, lihat Haruha. Aku membawa pisau lempar. Lihat, ia memiliki ukiran lucu di permukaannya, ia kecil dan ringan sehingga seorang gadis dapat dengan mudah menggunakannya!”

Clamp mengeluarkan pisau lempar dari kotak itemnya dan menunjukkan itu. Di dalamnya ada satu set enam pisau kecil, dan itu juga populer sebagai aksesori dan hiasan.

"Benarkah? Sebuah senjata untuk suvenir, itulah sebabnya anak laki-laki itu buruk”

Setelah menatap Clamp dengan mata penghinaan, Mifa berpaling ke Haruha sambil tersenyum.

“Lihat Haruha, pakai『Crimson Tree』ini, Mama membelikannya untukmu. Ini adalah armor Kimono yang dijual di Bushido Grave!”

“Haruha tidak akan tertipu dengan hadiah!”

Berbagai barang diperlihatkan untuk menyenangkannya, tapi tampaknya ketidaksenangan Haruha itu yang menang. *Tch*, Clamp marah dengan penyesalannya sendiri.

Penyimpanan barang Haruha sudah diisi penuh dengan hadiah seperti gitar anak-anak, slime kaleng, tulang naga (palsu), dan boneka mekanik dari mereka berdua. Haruha kecil menggunakannya untuk menjadi bahagia tanpa syarat dari mereka dan yang membuat mereka ingin memberinya lebih.

“Kalian berdua hanya berlebihan!”

Dengan mendesah dan cemberut, Haruha duduk di lutut Mifa.

Pertumbuhan pikirannya sepertinya lebih lambat dari tubuhnya, meskipun dia sering berjalan-jalan sendirian, Haruha masih manja. Dia senang bermain dengan senjata Clamp dan barang lainnya yang dibawa untuknya tapi dia lebih suka memeluk Clamp dan Mifa.

“Haruha ...... menunggu dalam waktu yang lama kalian tahu”

Itu sebabnya matanya tampak sangat kesepian saat dia menatap mereka berdua sambil memutarkan dirinya di lengan Mifa.

Betul. Haruha selalu, menunggu.

Tidak hanya menunggu bersama Payakino di siang hari. Meskipun dia memiliki tempat untuk tidur, sebagai warga 『CtG』, kegiatan “Tidur” tidak ada dalam dirinya. Jadi pada siang dan malam, dia terus menunggu Clamp dan Mifa, benar-benar terjaga sepanjang waktu.

Mulai sekarang, mari kita menyerah pada penjualan kecap dan melindungi janjimu. Kata Payakino melalui pikirannya sementara mengalahkan Yuu (Clamp) dengan shinainya.


“Hiyaaa !?”

Mifa menjerit saat melihat kepala Kobold[10] terbang ke udara. Wajah rakasa yang muncul mendadak dipotong oleh Clamp yang saat itu datang berhadapan── Cricital Hit!!

Darah keluar secara cepat dan huruf terbentuk. Mifa menghindari mandi darah sehingga tidak memukul lentera yang dibawanya. Setelah itu dia dengan lemah mengeluarkan suara kagum,

“Ughh ...... itu sangat menakjubkan, kau baik-baik saja dengan itu. Sebuah kepala terpenggal ...... bahkan sekarang aku masih belum baik-baik saja dengan itu. Dan mereka yang berjalan terutama dengan dua kaki itu menakutkan”

Wilayah tambang di Dragons' Grave. “Sudah waktunya untuk Haruha belajar tentang bertarung, membawanya denganmu dan menunjukkan padanya latihannya” Mengikuti saran Payakino, Clamp dan Mifa melihat pratinjau misi kesulitan rendah untuk rencana di masa depan.

Misi Penaklukan 【Pembasmian Terowongan Kobold】 adalah nama yang tertulis. Sebuah misi untuk berburu sejumlah Kobold di bagian tambang dalam, itu adalah misi untuk pemula.

Sementara memegang pedangnya yang diwarnai darah, Clamp menerangi lingkungan sekitarnya dengan lentera. Saat itu Mifa bertanya,

“Apa karena kau anak laki-laki? Apa kau tipe orang yang suka film zombie?”

“Ini tidak seperti itu, tapi ...”

Mengeluarkan suara bermasalah, Clamp mencoba menjawab dengan jawaban yang tepat.

“Kau sering mengatakan itu terlalu tepat. Ini hanya game, katamu”

“Meskipun itu adalah kenyataannya?”

“Persis karena itu adalah kenyataannya. Kekuatanku yang meningkat membuatku mampu melakukan gerakan-gerakan yang luar biasa, setiap kali aku melakukan skill seperti manusia super melawan pertempuran semi-otomatis aku merasa ada perbedaan yang pasti diantara diriku yang sebenarnya.

Kekuatanku yang sekarang adalah ketidakaktualku. Itu sebabnya aku benar-benar dapat memisahkan keduanya”

“Tidak untuk dirimu yang sesungguhnya ya ...”

Clamp yang tetap waspada terhadap lingkungannya tidak melihat Mifa yang menunduk dalam kepahitan. Setengah sadar, Clamp berbicara apa yang ada dalam pikiran.

“Semakin nyata realitas virtual, semakin berkurang rasa eksternal pemain ke dunia nyata. Itu teori ibuku, itu sebabnya game ini ──”

"Ibu?"

Clamp membuat wajah pahit saat dia menyadari kesalahannya sendiri. Dan itu adalah wajah yang tidak terpikirkan yang datang dari kepercayaan diri “Clamp si Scarabaeus”. Sesuatu hal didalam Mifa mulai terdorong.

“Jadi ibumu memainkan game juga. Orang macam apa dia?”

“Ini tidak benar-benar penting kan?”

Tapi penolakannya itu karena dia tidak ingin menghadapi wajahnya, sebaliknya bukan tidak tapi ingin memikat minatnya bahkan lebih besar. Mifa merupakan orang semacam itu.

“Tidak apa-apa kan. Kita satu dalam suami dan istri”

Sambil terus memohon, Mifa menempel di tangan Clamp. Mifa kemudian mengkonfirmasi kemenangannya setelah menyadari bahwa Clamp baru saja menghentikan napasnya.

“Kenapa kau begitu bingung? Ini hanya di dalam game bukan?”

Clamp yang menyerah mulai mengerang, dan sementara marah dia berkata,

“Ayo, kita berjalan lebih jauh ke dalam”

Dan mereka mulai berjalan sementara Mifa terus menggantung ke lengannya.

Setelah beberapa saat, cahaya redup lentera mulai memudar, Mifa mengeluarkan sedikit hembusan dan mereka terus berjalan melalui terowongan gelap.

Mereka berjalan sedikit demi sedikit, panas yang berasal dari rapatnya mereka membuat mereka menjadi gelisah. Tapi panas itu bukanlah panas yang berasal dari api lentera atau sihir. Itu sebabnya panas itu tidak akan menurun tidak peduli berapa banyak waktu telah berlalu.

“Ini mungkin hanya sebuah game”

Orang yang berbicara setelah itu adalah Mifa.

“Hanya game, tapi Haruha lucu, kan”

"……Benar"

Saat Clamp membentuk senyum dengan mulutnya, Mifa menahan tawanya.

“Kau sepertiku......”

Setelah menahan tawanya dia mengeluarkan senyuman, dan panas yang tersisa menghilang.


“Apa yang terjadi dengan Yuubocchi[11]? Berpikir keras seperti itu sangat bukan seperti dirimu”

“Apa sih...... itu? Kedengarannya seperti beberapa istilah penghinaan yang datang dari dongeng”

“Kedengarannya seperti nama dari peri bukan? Seseorang yang selalu sendiri = bisa menjadi makhluk aneh yang hanya bisa dilihat olehku, yaitu 『Yuubocchi』”

“Kedengarannya cukup menakutkan ...”

Dia berada di kantin sepanjang istirahat makan siang ketika Fuyufu memanggilnya keluar.

Meskipun dia punya tabungan yang ditinggalkan ibunya, dia tidak mampu membuang-buang uang ketika ada masa depan untuk dipikirkan. Di sisi lain, karena 『CtG』 dia tidak memiliki banyak waktu untuk membuat bekal makan siang, jadi dia telah hidup dengan roti selama sehari.

Namun beberapa saat yang lalu di 『CtG』, dia berada di tengah-tengah pembicaraan dengan Haruha tapi kehilangan kesadaran dan dipaksa untuk logout── Dengan kata lain “Sleep Failing” ── disebabkan karena kurangnya waktu tidur dan kesehatan menurun. Dalam rangka untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan Haruha, dia mulai makan dengan benar dan juga makan makanan sehat setiap hari.

Itu sebabnya, untuk mendapat makanan yang murah setiap hari dia pergi ke kantin, dan secara alami makan bersama Fuyufu menjadi kegiatan sehari-hari. Dia menatap Fuyufu yang duduk di sisi lain meja dengan Kitsune Udon[12]-nya, dan mengeluarkan pertanyaan yang sangat jelas,

“Fuyufu, menurutmu apakah ada hati yang tinggal di dalam komputer?”

“Apa maksudnya dengan mengeluarkan pertanyaan aneh itu?”

Mungkin karena emosinya tumpul, tapi Fuyufu terlihat kebingungan tetapi meskipun demikian skor akademisnya cukup tinggi. Tidak seperti Yuu yang hanya bermain game, Fuyufu membaca banyak buku.

Setelah memakan udonnya sambil mengangkat rambutnya sehingga tidak masuk ke dalam sup, dia menjawab,

“Hal ini tergantung pada definisimu tentang ‘hati’, tapi tidak mungkin untuk membuat kesadaran tersendiri dengan program dan perhitungan, ini adalah teori yang pernah aku dengar sebelumnya. Sesuatu tentang teori otak kuantum atau sesuatu seperti itu”

“Tapi bukankah itu hanya berlaku untuk komputer saat ini?”

Fuyufu menanggapinya dengan wajah “Maksudmu?”. Yuu juga merasa bahwa dia menjadi terlalu keras kepala. Sambil menunjuk ke arahnya dengan sumpit yang dia digunakan untuk menusuk hamburger ikan, dia melanjutkannya.

“Ini 『CtG』. Kau tahu, komputer yang digunakan untuk itu dikenal karena memiliki kemampuan yang lebih kuat dari yang lain. Jika memiliki tenaga sebesar itu, bukankah komputer itu mungkin dapat membuat pikiran seperti manusia?”

Tapi Fuyufu tanpa basa-basi menggeleng.

“Ini bukanlah masalah kemampuan atau kekuatan pemrosesan. Ini akar dari masalah itu sendiri. Tidak peduli seberapa cepat penghitungannya, bahkan komputer yang dapat merespon beragam situasi, mungkin akan memberikan hasil yang sama seperti komputer yang lain. Bahkan jika hal itu dapat membuat pintu masuk dan pintu keluar yang sama seperti manusia, komputer itu tidak akan mampu menciptakan labirin yang sama didalamnya. “Hati” adalah labirin itu. Jika kau ingin membuat hal yang sama...... tidak ada pilihan lain selain untuk memberikan komputer itu daging dan darah yang baik”

Setelah mengatakan itu seperti tombak, dia melanjutkan.

“Atau mungkin, Yuu, kau pernah mendengar sesuatu tentang hal itu? Komputer yang digunakan untuk itu ...... apakah kau pernah mendengar itu dari ibumu?”

Fuyufu mengeluarkan wajah penyesalan saat dia mengatakan itu. Mungkin saja secarik lidah menyebutkan ibunya, tapi tidak mungkin mengatakan bahwa dia tidak peduli tentang hal itu.

“Mungkinkah, satu-satunya mesin di dunia ada di suatu tempat ...... tidak mungkin, aku tidak pernah mendengar apapun tentang hal itu. Bahkan jika aku mendengar tentang hal itu aku tidak tahu”

“Sepertinya mungkin begitu”

Karena persetujuan yang tiba-tiba, percakapan berhenti untuk sementara waktu. Lebih dari tiga perempat dari kursi di kantin sekolah dipenuhi dengan siswa yang berisik. Dalam lingkungan itu, jarak yang mereka buat memungkinkan mereka untuk membedakan suara piring, jarak itu seperti waktu yang lama telah berlalu.

Berbeda dengan Yuu yang terdiam, Fuyufu berbicara setelah dia selesai menelan udonnya.

“Yuu ...... apakah terjadi sesuatu dalam game itu?”

Hatinya terkejut. Kata-kata yang diucapkan tidak dapat ditarik kembali. Fuyufu bertahan dengan tatapannya.

“Mungkinkah...... Non Player Character, kan? Apa kau jatuh cinta dengan salah-satunya atau semacamnya? Itulah mengapa kau bertanya tentang hati dan semua itu ......”

Itu bukan tembakan langsung, tapi itu pukulan yang berhasil menggores lehernya. Meskipun begitu,

“Tentu saja bukan, hal itu bukan seperti itu”

Itu bukanlah sebuah kebohongan sehingga suaranya tetap teratur. Tapi Fuyufu terus menekannya tentang hal itu.

"…………Benarkah? Lalu mengapa kau terlihat dalam kegembiraan yang aneh baru-baru ini?”

“…......"…………Benarkah? Lalu mengapa kau terlihat dalam kegembiraan yang aneh baru-baru ini?”

“I-Itu hanya imajinasimu"

Entah bagaimana gambaran Mifa yang memiringkan kepalanya bergumam “Nn? Nn?” muncul di kepalanya. Itu bukan dia. Dia bukan NPC, apalagi pacar. Dia adalah sesuatu yang lain. Hal yang terjadi di tambang itu hanya main-main.

Fuyufu menatapnya curiga dan kemudian mengalihkan matanya dalam ketidaksenangan.

Fuyufu terdiam setelah itu. Setelah dia diam-diam selesai memakan udon, dia mengambil serbet kertas dan mulai melipatnya.

“...... Yuu. Apa kau tahu alasan aku tidak bermain game (『CtG』)?”

“Eh ...... Karena kau tidak tertarik dengannya?”

Dia selalu seperti itu. Tidak peduli berapa kali dia merekomendasikannya, Fuyufu tidak pernah meletakkan tangannya pada 『CtG』. Ketika Yuu menjadi remaja dia secara bertahap menjadi kecanduan game yang dikembangkan ibunya, dan sejak saat itu jaraknya dengan Fuyufu perlahan-lahan tumbuh menjauh dan lebih jauh. Tapi.

"Salah"

Tidak tepat. Fuyufu tiba-tiba berdiri, memegang nampan dan berpaling. Dan kemudian sambil berbalik, dia mengatakan jawaban yang benar.

“──Itu karena aku membencinya”

Setelah melihat punggung kecilnya pergi?, dia mengarahkan matanya ke salah satu kertas crane yang tertinggal di atas meja. Seolah-olah menyembunyikan perasaan tidak senang penciptanya, kertas itu diarahkan langsung ke arahnya. Dia secara alami mendesah.

Tampaknya dia tersinggung entah bagaimana, tapi dia tidak tahu kenapa. Hal itu menyedihkan. Hal tersebut selalu seperti itu. Kasugai Yuu tidak akan pernah bisa memahami perasaan orang lain kecuali mengatakannya dengan keras.

Berbicara tentang tidak tahu, pertanyaannya kepada Fuyufu masih belum memberikan jawaban yang memuaskan.

(──Tidak peduli seberapa tinggi speknya, komputer tidak dapat membawa “hati” untuk hidup. Lalu, apa Haruha yang mengekspresikan begitu banyak emosi juga ... “Palsu”?)

Tapi Haruha jelas berbeda dibandingkan dengan NPC lainnya. Meskipun NPC di 『CtG』 memiliki banyak tindakan yang mengejutkan, hal itu hanyalah tumpukan nomor pola perilaku normal. Jika kalian terus berbicara dengan mereka, kalian akan merasakan rasa yang tak terelakkan dari Déjà vu. Awalnya Yuu juga berpikir bahwa Haruha adalah salah satu dari hal-hal semacam itu.

Namun Haruha tidak terasa atau tercium seperti program.Setiap hari dia menunjukkan berbagai ekspresi berbeda dengan kemauannya dan tidak pernah berhenti berganti── dia belum pernah melihatnya menunjukkan “wajah yang sama” sama sekali. Mungkin dia berubah saat dia tumbuh, menciptakan pola perilaku baru setiap harinya.

Tapi terdapat momen yang pasti di mana trik tersebut tidak dapat dijelaskan. Itu mungkin karena dia memiliki apa yang disebut kebijaksanaan.


“Papa, apa itu?”

Kejadian itu terjadi di kamar hotel biasa di mana dia menanyakan itu.

Kali ini Clamp membawa item 『Perkamen』 ──Kertas── dia menyebarkannya di atas meja. Mifa terlambat karena ada beberapa tugas di dunia nyata, jadi dia sendirian bersama Haruha.

Dia melipat kertas perkamen dan menciptakan sebuah bentuk.

“Ini Origami[13]. Aku membuat 『Yakko-san』”

“Origami? Yakko-san?”

Haruha naik ke meja tanpa dibantu siapapun dan mengintip apa yang ada di tangannya. Clamp berusaha memberikan jawaban untuk mata cerah berkilaunya tapi── hal itu tiba-tiba sulit untuk dijelaskan.

Itu sebabnya dia hanya terus melipat dengan diam dan akhirnya menyelesaikan “Yakko-san”.

Ketika hal itu diperlihatkan ke Haruha, dia menerimanya dengan rasa penasaran. Dia duduk di atas meja dan memeriksanya dengan cermat.

Melihatnya seperti itu mengingatkannya pada sosok muda, Fuyufu, dan Origami merupakan permainan yang mereka pelajari bersama-sama. Pertama kali dia selesai membuat satu dia juga melihat karya kertas yang dibuatnya seperti dirinya.

"Apa ini?"

“Menurutmu apa ini?”

Alasan kenapa dia mengembalikan pertanyaan itu karena dia teringat kembali percakapannya dengan Fuyufu sebelumnya. Dapatkah Haruha, yang lahir dari komputer, “merasakan” bentuk?

Haruha tidak langsung menjawab. Dia hanya terus menatap serius pada “Yakko-san”, dan kemudian menjawab.

“Apakah ini ... Haruha?”

Saat ini waktunya Clamp menjadi kesulitan.

“Nnn...... setengah benar. Itu adalah model kertas dari seseorang yang bekerja sebagai pembantu[14]. Lihatlah, ia memiliki kaki dan tangan kan? Dengan kata lain ini boneka”

"Boneka…"

Haruha memandang “Yakko-san” untuk sementara dan kemudian menggaruk kepalanya dengan jarinya. Setelah semua itu tiba-tiba dia mendongak.

“Haruha ingin membuat satu juga. Yang lain, satu yang lebih besar!”

Tangan gadis itu bergerak seperti sihir.

Dia hanya melihat Clamp membuatnya sekali, tapi dia melipat kertas dengan detail menakutkan tanpa ragu-ragu. Terbuka dan pada saat dia sadar, “Yakko-san” sudah selesai.

Dia telah mendengar bahwa origami memiliki struktur matematika, dan ini adalah kebenarannya. Bahkan 『CtG』, yang memiliki banyak keterampilan mekanik, tidak memiliki sesuatu yang disebut melipat origami otomatis. Namun, keterampilan yang Haruha perlihatkan── pastinya keterampilan mekanik.

Seolah membuktikan bahwa firasatnya benar, Haruha sekali lagi melipat “Yakko-san” lain dalam sekejap, itu mirip seperti sebelumnya. Daripada pekerjaan yang sama, itu lebih ke salinan.

(Seperti yang aku pikir ...... dia berbeda dari kami)

Itu adalah hal yang jelas, kenapa dia kecewa baru menyadarinya sekarang? Itu adalah cerita yang aneh. Apa yang mengoperasikan Haruha adalah 『CtG』 dan hal yang beroperasi tidak lain dari komputer, menyelesaikan hal-hal kecil seperti ini tidak mengejutkan sama sekali.

──Namun, tangan Haruha berhenti saat dia bekerja pada origami ketiga.

Dibuka dan dilipat lagi, setelah beberapa percobaan dan kesalahan “Yakko-san” akhirnya selesai, tapi entah bagaimana itu tampak berbeda dan aneh dari yang sebelumnya, kepalanya agak terlalu besar.

“? Ini adalah……"

Dalam menanggapi Clamp yang bingung, Haruha mengeluarkan suara fufun yang hangat dan tersenyum, dan kemudian dia bertanya.

“Menurut papa apa ini?”

“Nn ...... bukankah, Payakino-san?”

Orang yang menjawab pertanyaan itu bukanlah Clamp, tapi Mifa yang muncul entah dari mana. Haruha menajamkan mulutnya dan berkata “Ini adalah kuis untuk Papa!”, Mifa menjawabnya dengan maaf dan mengangkat tubuh Haruha dan menurunkannya ke lantai.

“Duduk di meja itu buruk”

“Tapi aku tidak akan bisa membuat origami”

Daripada ibu dan anak, keduanya tampak lebih seperti saudara. Dia kemudian mengembalikan tatapannya ke arah empat origami di atas meja.

Ada dua “Yakko-san” besar, satu yang seperti jamur, dan satu “Yakko-san” kecil.

Tak perlu dikatakan── Itu adalah dirinya sendiri, Mifa, Payakino, dan Haruha bersama-sama.

““Apakah ini ... Haruha? ””

““Sebuah boneka””

Dia ingat kembali kata-kata Haruha.

Clamp── Kasugai Yuu, merasa membenci dirinya sendiri.

(Kenapa aku berpikir seperti itu?“ Ketika aku berpikir ...... dia berbeda dari kami”?)

Meskipun buruk mengatakan Fuyufu yang menyangkal kepribadian yang lahir dari game, dia baru saja memperlakukan Haruha seperti objek. Tapi dia menempatkannya di dalamnya. Dalam keluarga origami, sosok Clamp ada di sana.

Dia ...... dia hanyalah anak seperti itu. Selain itu,

Yang diajarkan hanya konsep “Origami”, Haruha menciptakan bentuk jamur sendiri. Dia bisa membuat “ide-ide bebas” dari informasi yang diberikan. Tidak peduli seberapa indah kecerdasan buatan, tidak ada kemungkinan ia bisa melakukannya.

Misterius, aneh, tapi “putri” lucu tak berdaya.

Haruha.

(Bagaimana seharusnya aku memperlakukan anak ini?)

Baru-baru ini, karena dia memprioritaskan bertemu Haruha, dia telah mengabaikan tujuannya untuk sepenuhnya menyelesaikan 『CtG』. Membesarkan anak juga bukanlah event, hal itu adalah bagian dari event.

Apa pun yang terjadi, dia harus bermain melewati segala sesuatu di 『CtG』.

Semakin besar dia menyukai Haruha, semakin banyak masalah yang dia alami.



“Ahahaha”

Tapi anehnya, dia tidak lagi khawatir tentang keprihatinannya ketika dia melihat senyum Haruha.

Dua bulan telah berlalu sejak Haruha lahir. Dia dengan cepat memperoleh apa yang manusia sebut fisik berusia tujuh tahun.

“Ini bergetar. Ini bergetar, papa!”

Hanya beberapa saat yang lalu dia berjalan seperti boneka canggung tapi sekarang berkeliaran di sekeliling kereta seperti kucing yang energik.

Dunia bergaya barat “Gunman’s Grave”. Kekuatan senjata api di sini beberapa kali lebih kuat daripada di dunia lainnya, ini adalah dunia untuk para penembak.

Mulai dari ibu kota, kalian akan menemukan kereta api besar yang terhubung ke berbagai lokasi di seluruh kota dan desa di dunia ini, hal itu penting untuk bepergian di Gunman’s Grave dan merupakan daya tarik wisata. Itu adalah lokomotif besar yang tidak akan kalian temukan dimanapun di Jepang modern, dan pemandangan di luar kereta yang terguncang juga megah.

Hari ini adalah hari libur umum di dunia nyata, jadi Clamp dan Mifa memasuki 『CtG』 selama siang hari. Karena mereka memiliki banyak waktu luang, mereka menanyakan Haruha ke mana dia ingin pergi dan dia menjawab bahwa dia ingin mencoba naik kereta api.

Dan jadinya, mereka bertiga naik kereta dan menikmati pemandangan dari jendela. Semuanya adalah padang gurun sejauh yang dapat dilihat mata. Dari jauh kalian bisa melihat Cacing Tanah liar (Seekor cacing gelang besar seperti monster) sedang diburu oleh beberapa koboi dengan senapan monster mereka.

Ketika dia terpesona dengan pemandangan virtual ini, Mifa berdiri dari tempat duduknya dan meneriaki Haruha.

“Haruha, jangan lakukan itu, kau mengganggu tamu lain jadi tolong tenang”

“Okke ~!”

Haruha melambaikan lengan Kimono merah sambil dengan berisik membalas perkataan ibunya.

Haruha melambaikan lengan Kimono merah sambil dengan berisik membalas perkataan ibunya. Ini merupakan hadiah dari Mifa yang dibuat di Bushido Grave, armor ependymal (pakaian atas).

Itu juga pertama kalinya Haruha “berdandan”.

“Dia cukup energik”

Dia mengeluarkan senyuman melihat adegan saling membalas ibu-anak ini.

Perbatasan lorong di kereta dibagi menjadi dua baris. Duduk tepat di sisi lain dari dia dan Mifa adalah pasangan yang terlihat tua.

Dari pembicaraan kecil yang mereka miliki sebelumnya, pasangan ini ingin menikmati waktu luang mereka setelah pensiun tetapi mereka khawatir tentang kesehatan mereka jika mereka benar-benar pergi ke salah satu tempat...... akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke dunia virtual sebagai gantinya. Mereka saling mencintai satu sama lain adalah cara termudah untuk dipikirkan dan mereka pasangan yang telah menikah sangat harmonis.

“Wanita muda dengan Kimono itu, apa dia adikmu?”

“Ha, haa ...”

Jawaban Clamp dan Mifa pasti ambigu. Mereka tidak bisa saling membantu tetapi berkata sopan ketika berbicara dengan orang yang lebih tua. Meski begitu, jika mereka menjawabnya dengan jujur, itu pasti terdengar lebih seperti sebuah kebohongan.

Tidak menyadari kebingungan mereka, pasangan tua berbicara dengan suara gembira seakan mengatakan “ini adalah topik utama”.

“Mungkinkah, kalian berdua adalah pasangan?”

“”Ah, bukan, jelas bukan””

Kali ini, mereka berdua menghantam meja dan berdiri, dan secara bersamaan menjawab. Keduanya tentu pasangan yang sudah menikah di 『CtG』 tapi tidak sedikit “pasangan” yang melakukannya sekali.

Wanita tua tampaknya sedikit kecewa. Dan suami disampingnya menegur dia dengan “Jangan terlalu dipikirkan” dan mengubah topik.

“Menggunakan PC Travel, bahkan orang tua seperti kita dan wanita muda itu dapat melakukan perjalanan tanpa khawatir”

Travel PC (Player Carrier) adalah salah satu sistem unik 『CtG』 yang memungkinkan anak-anak dan bahkan orang tua untuk menjelajahi dunia virtual. Mereka tidak akan menerima damage dari pertempuran atau serangan pemain. Hal itu umumnya dikenal sebagai “Perjalanan” dan bahkan pemain berusia di bawah dua belas tahun pada dasarnya bisa menyelam ke dalam game.

Dalam 『CtG』 damage tubuh dan (HP) Health Point nilai ketahanan dinilai dari konsep yang sama sekali berbeda. Damage tubuh dan luka yang diterima secara perlahan akan sembuh dan teregenerasi bahkan ketika sisa HP rendah, tetapi jika semua HP benar-benar hilang akan otomatis game over. Tapi dalam kasus Travel PC, HP mereka menjadi tak terbatas dan tidak akan pernah menerima game over dalam pertempuran

“Aku masih berniat untuk bertahan sebagai gamer aktif. Tapi bermain dengan avatar normal sebenarnya buruk untuk jantungku atau apapun itu dan istriku ini tidak akan mengijinkanku”

“Tapi sayang, ini berbeda dari video game kau tahu”

Kata-kata istrinya kemudian terputus. Sebelum mereka tahu itu, Haruha muncul di sampingnya, menarik lengan bajunya. Haruha menatap wanita tua, dan anehnya mengatakan,

“Haruha bukan Travel PC?”

Saat dia berkata, meskipun masih anak-anak, Haruha bukanlah Travel PC. Itu sebabnya Payakino berkata kepada mereka untuk mengawasinya dengan sangat hati-hati.

Namun, dari mata orang yang tidak tahu keadaan, hal itu adalah pelanggaran peraturan.

“Hn? Tapi, anak-anak di usiamu──”

“Tapi Haruha adalah ...... Mogyuh !?”

“T-Tidak! Bukan itu! Anak ini benar-benar tidak tahu bagaimana sistem bekerja begitu!”

Mifa mengeluarkan senyum palsu saat dia memaksa memegang Haruha untuk mencegah dia mengatakan sesuatu lagi. Pasangan tua itu kemudian dengan mudah percaya dan mengelus kepala Haruha, dengan imbalan Haruha menyipitkan mata bahagia.

Ini adalah situasi yang cukup intens memikirkan alasan keadaan di sekiar Haruha yang bahkan orang tuanya sendiri belum sepenuhnya paham."

Cuaca di luar bagus dan pemandangan yang terlihat juga indah, mereka dikaruniai pendamping ceria dalam perjalanan. Mifa, dan juga Haruha tampaknya berada dalam suasana hati yang baik juga.

Aku senang kita datang ke sini── ini adalah pujian yang ingin dia dapatkan untuk perjalanan liburan hari ini pada siang hari."

Tapi tiba-tiba, kereta berhenti mendadak di tengah-tengah padang gurun.

Di satu sisi, ini bisa disebut perampokan kereta yang terlaksana dengan baik.

Kereta terhalang oleh melajunya Cacing Tanah besar, ini merupakan hal yang baik karena kereta berhenti di waktu yang tepat.

Tapi kotak pengaman yang telah ditempatkan di gerbong runtuh setelah itu.


Kekuatan satpam NPC tidak ada yang kuat, dan dapat dengan mudah dikuasai oleh pemain. Itu seharusnya telah berjalan sesuai dengan rencana sejauh ini. Tapi peti besi itu kosong. Tampaknya mereka diberi informasi palsu dari kejahatan pemain lain.

Lalu.

Empat perampok marah naik ke kereta yang Clamp dan lainnya naiki.

“Oke, jangan bergerak! Terus terang kukatakan, aku benar-benar kuat!”

Orang yang berteriak di seluruh kereta adalah seorang pria berjanggut yang sepertinya menjadi pemimpin perampokan. Dia tampak tua karena jenggotnya, tapi suaranya tak disangka seperti anak muda. Dia seharusnya berusia dewasa muda.

“Ini adalah perampokan untuk mengumpulkan dana untuk menaklukkan Marionette Grave. Kami berada di tingkat yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan mereka yang hanya bermain-main! Mengerti!?"

Yang dikatakan orang itu adalah “Marionette Grave” merupakan Dunia yang baru dirilis, dunia cyberpunk. Dalam rangka untuk menaklukkannya, peralatan yang mahal itu penting. Dalam kelompok pemain inpatient, ada orang-orang yang berani menyeberangi garis berbahaya untuk mengumpulkan dana seperti ini.

Melihat dari modus Ekspansi (AR), semua informasi disembunyikan selain level mereka, dan sekitar bahu mereka ada plakat (tag) merah mengambang di atasnya. Jika seseorang mencoba untuk menyerang seseorang di fasilitas umum dia akan menerima tag merah 《Kriminal》, dan mereka akan terdaftar sebagai target dari misi penaklukan dalam beberapa waktu.

Seperti yang diharapkan dari mereka yang ingin menjadi tingkat atas, level mereka tentu lebih tinggi dari Clamp.

“Dengar, kami akan mengumpulkan 1/3 dari uangmu setelah ini. Jika kalian diam-diam memberikannya kepada kita, kita tidak akan membunuhmu. Tidak buruk kan?”

Penalti yang diberikan ketika mati adalah “Kehilangan setengah dari semua emas yang dimiliki”, itu pasti tidak buruk. Lebih dari apa pun, meskipun rasa sakit berkurang, mati di dunia 『CtG』 yang terlalu realistis ini akan memberikan ketakutan yang cukup sampai sampai digunakan untuk ini. Itu merupakan ancaman yang cukup valid dengan caranya sendiri.

Tiga orang lainnya di bawah pria berjanggut berjalan melalui lorong bagian sempit dan mulai mengumpulkan, masing-masing dari mereka mengancam buruan mereka dengan senjata mereka.

“H-Hiaaaa ... .. J-jangan tembak! Aku akan mati!"

Salah satu dari mereka menodongkan pistolnya pada gadis yang mengenakan pakaian Suster biarawati yang duduk di dekatnya. Semua perampok lain yang satu level lebih rendah dari pria berjanggut tapi masih level yang lebih tinggi dari dirinya. Mereka juga jauh lebih kuat dari Mifa.

(Mungkin ... Tidak, jangan berpikir untuk menolak ......)

Mengintip Haruha yang dipeluk erat oleh Mifa, dia mendesah. Jika dia sendirian dia akan berpikir untuk menolak dan akan mempersiapkan taruhannya dengan Game Over, tapi sekarang dia punya Mifa dan Haruha bersamanya.

Melihat para penumpang taat, pria berjanggut menjilat bibirnya gembira. Warna pupilnya terlihat telah cerah dan tampaknya dia telah mengaktifkan mode penglihatan Extended (AR).

“Pertama-tama, dalam rangka untuk tidak membiarkan siapa pun melakukan sesuatu yang aneh di tengah-tengah pengumpulan uang, kami akan mengambil beberapa sandera.

.........Yang pertama akan menjadi itu adalah Suster palsu, dan siapa yang berikutnya. Tidak peduli berapa banyak mereka menolak, kami tidak bisa benar-benar membuat Travel yang tidak dapat dibunuh sebagai sandera”

Entah bagaimana dia mendapat firasat buruk, dan itu adalah pukulan.

Seakan menjilati penumpang didalam, pria berjanggut menembak lingkungan sekelilingnya dengan tatapannya, dan matanya berhenti di Mifa.

“Oi, kau wanita di sana, kau bukan seorang Travel kan!”

Memanggil, Mifa menjerit dalam meresponnya. Pinggang Clamp mengambang di atas kursi.

(Ini buruk…!)

Ini merupakan frustrasi yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, telah kehilangan ketenangannya.

Tapi kecemasan itu bukan karena Mifa.

“Tidak, Haruha jangan!”

Pada saat mereka menyadarinya, dia sudah melarikan diri dari lengan Mifa.

Gadis dalam Kimono merah── Haruha pergi dari lorong, dan menghadapi pria berjanggut yang sekitar tujuh meter jauhnya.

Pria berjanggut, para perampok lainnya, dan para penumpang, semuanya seharusnya telah menyadarinya setelah Mifa menjerit. Pria berjanggut menatap Haruha seolah-olah dia baru saja menghirup gas beracun.

“Oi ...... apa-apaan anak nakal ini. Aku tidak memiliki bisnis dengan seorang Travel──”

Kata-kata pria berjenggot itu telah diganggu.

Tajam.

Dia kemudian melihat Pisau Lempar tertancap di bahunya.

“Oooh ....?”

Ini adalah sensasi unik 『CtG』. Karena sistem, rasa sakit itu berubah menjadi sedikit rasa tidak nyaman sehingga kalian tidak akan merasakan sakit yang sebenarnya. Tapi itulah sebabnya kenapa sensasi logam dingin yang dikirimkan melalui dagingnya bisa menjadi perasaan yang jelas── melampaui rasa nyeri, dia dihantui dengan ilusi menjadi mayat.

Dan kemudian pria berjanggut melihat. Gadis muda dalam Kimono merah, perlahan-lahan mendekati dan melemparkan pisau kedua.

Dengan santai, dengan tangkas, dan tanpa ragu-ragu.

Sekarang menuju sisinya. Seolah-olah tertancap ke dalam celah tulangnya, pisau yang tajam terus menyerang di dalamnya sampai pisau itu akirnya ditangani.

“──Hei”

Suara yang memanggil pria berjenggot itu dari bukan seorangpun, Clamp tidak bisa menyadari hal itu sejenak. Ini suara yang dingin dan menusuk tajam.

"Kenapa?"

Menyadari bahwa Pisau Lempar bersinar di tangan Haruha adalah hadiah, untuk pertama kalinya dia mengakui pemilik suara dingin yang terhembus ini.

Pria berjanggut akhirnya menyadari lawan yang menyerangnya itu, dia kemudian memelototi Haruha dengan mata terbuka lebar dan menodongkan pistol otomatis arahnya.

"Kenapa kau melakukan ini?"

Tapi Haruha itu berani. Mata besar tak tergoyahkannya, seolah tersedot dalam mendorong pria berjanggut ke batasnya. Dia menarik pelatuk pistol.

“A-Apa── Kau ... nakal yang menyebalkan!”

  • BANG*. Suara tembakan dari tangan pria berjanggut. Meskipun ini di dunia virtual, tidak ada yang akan berdiri menonton adegan dari seorang anak yang tertembak.

Namun, Haruha tidak terluka.

Lengan Kimono merahnya yang berkibar seperti kelopak bunga. Dengan satu putaran, seperti seolah-olah dia menari.

Pada saat itu, sambil melempar pisau dengan kedua tangannya dia menghindari peluru dengan kecepatan yang luar biasa. Seolah-olah mengetahui ke mana arah peluru itu sebelumnya, benar-benar sebuah keajaiban hambar.

Pisau yang kami lemparkan menusuk bahu kanan pria berjanggut ini, menerima damage di kakinya pria berjanggut jatuh berlutut dan tergeletak di lantai. Jika dia merasakan nyeri dia akan menjerit, tapi untungnya itu tidak terjadi. Tapi kemudian dia mengalihkan pandangannya ke arah Haruha── dan kemarahannya berubah menjadi ketakutan.

Di kedua tangan Haruha, set pisau berikutnya sudah muncul. Sebuah senjata berukuran kecil seperti Shuriken [15] yang bisa disembunyikan di bawah lenganmu bisa diisi ulang/diambil dengan cepat jika kau memiliki keterampilan yang disebut 《weapon sleeve》.

Bayangan dari poninya menutupi wajahnya hingga ke hidungnya. Satu-satunya hal yang terlihat di wajah itu hanya cahaya dingin dari matanya, tapi tatapan miliknya itu terlihat tidak menunjukkan apapun tapi apatis terhadap pria berjanggut.

Pisau itu, mata mereka ...

Tanpa belas kasihan atau ragu-ragu, gadis itu menunjukkan pisau di tangannya. Di satu sisi, ia benar-benar seperti anak kecil. Karena dia masih kecil, dia bisa memukul mundur lawannya tanpa menunjukkan kemarahan apapun.

Pergerakan gadis itu telah sampai di depan wajah pria berjanggut. Angin dingin dipotong dengan pisau, kali ini pisau berubah tujuan dari melempar ke memotong.

“Haruha, menantikan ini kau tahu!”

Lalu.

Haruha menatap penyusup yang mengganggu liburannya dengan sekuat tenaganya, dan secara alami mengeluarkan suara merendahkan.

“Mama dan papa mengatakan bahwa kami akan memiliki banyak kesenangan. Haruha mengharapkan itu!”

Wajah yang terlihat dari tempat yang gelap bukan lagi tikus manja lucu. Wajahnya── wajahnya telah jelas meledak dengan kemarahan.

"Banyak!
Haruha mengalami banyak hal!
dan akhirnya! Akhirnya!
Inilah akhirnya!! Inilah akhirnya hari ketika kami akan banyak bermain!
tapi kenapa!? Kenapa kau tidak mengerti? Apakah orang tua bodoh!?
Kenapa? Haruha mengatakan, kenapa? Kenapa kau merusak hal yang berarti!?”

Itu adalah tuduhan anak yang berteriak kepada anak untuk anak. Dia percaya bahwa melanggar “Liburan yang diijanjikan”-nya bukan apa-apa tapi kejahatan murni dan tidak meragukan itu sedikitpun, itu kepercayaan tanpa syaratnya untuk keluarganya dan dunia. Dan sekarang semua itu hancur, karena itu juga meningkatkan emosi kekanak-kanakan dan menyebabkan ledakan dalam dirinya.

Tentu, pria berjanggut tidak mengerti apa maksudnya. Dia hanya mendengarkannya ketika sedang tercengang. Dia menoleh ke kiri dan kanan mencari jawaban tapi semua yang dia punya adalah tatapan dari gadis dalam pakaian biarawati.

Dibanding dengan orang bingung, Haruha sangat sangat muda. Dia terlalu muda untuk memahami posisi dan keadaan orang lain. Itulah sebabnya dia begitu polos, egois, dan tanpa ampun.

“Hal seperti ini──”

Pisau di tangannya, seakan meluncur dari langit, mengiris pria itu.

“Ini buruk kau tahu!”

Pisau merobek leher pria berjanggut dan membentuk persilangan, darah tersemprot keluar dengan dahsyat membentuk kata-kata Critical Hit!! di langit-langit.

Dalam kesempatan itu.

“A-Apa-apaan anak nakal ini!?”

Para perampok lain yang tidak bisa bereaksi dengan benar karena tindakan Haruha yang terlalu mengesankan akhirnya pergi.

Yang pertama bereaksi adalah orang yang berdiri tepat di samping pria berjanggut, dia mengeluarkan pistol, tapi kemudian diganggu oleh biarawati wanita sebelumnya.

Dalam waktu yang hampir sama, perampok jangkung yang berada tepat di depan Clamp mengangkat senapannya dan membidik Haruha. Bidikannya dengan cepat ditahan oleh Mifa yang telah melompat keluar dari tempat duduknya, tapi tidak ada alasan baginya untuk kembali menyesuaikan bidikannya. Dia menarik pelatuk dan──

Saat itu, Clamp bergerak juga.

Sementara mendorong pria jangkung, dia sekaligus mengambil pistolnya. Seiring dengan Suara pemberitahuan 『Snatch! 』, pesan bertuliskan Kau mencuri item “Automatic M1905”[16] ditampilkan.

“Agh, bajingan!”

“Aku tidak akan minta maaf”

Maaf── sebelum dia selesai mengatakan itu, dia mulai menembak habis setiap peluru yang tersedia di penyimpanan, orang mungkin tidak mengerti kata yang dia katakan sebelumnya. Setelah sekitar lima tembakan, HP orang itu turun menjadi nol dan tubuhnya berubah menjadi boneka tak bernyawa.


Setelah dia menembak setiap peluru, Clamp langsung melemparkan pistol dan berdiri.

Kemudian.

Matanya bertemu dengan seorang perampok bertubuh besar menodongkan senapan kepadanya. Pistol itu mengarah tepat ke kepalanya.

""……………Haha""

Merasa ketegangan antara satu sama lain, keduanya bertukar senyuman maniak.

Perampok kemudian berubah menjadi tatapan serius setelah beberapa saat dan menarik pelatuknya.

Tidak ada cukup jarak di mana dia benar-benar bisa menghindari semua peluru; dan jika dia tertembak seperti ini dia tidak akan terselamatkan. Biasanya dia akan mendapatkan Game Over dalam situasi ini, tapi.

Peluru meleset. Bukan, Clamp buruan baru menghilang dari tempat yang perampok todongkan.

“...... Dia menghilang? Bagaimana? Apakah dia logout karena pengaruh eksternal?”

“Salah── Kena kau”

Sesaat setelah kata itu terdengar, tubuh perampok kecewa ini terbang ke udara.  

Clamp yang telah kembali ke posisi menembak langsung menembaknya dengan Sawed-off shotgun [17]. Perampok tertembak dan robek menjadi potongan-potongan, menempel ke kursi tanpa pengawasan dan memelototi Clamp.

“Apa-apaan dengan perpindahan instan itu...... apakah itu lag koneksi yang telah terjadi hari ini?”

Clamp tidak menjawab dan berjalan pergi, mengabaikan perampok. Mata perampok cerah, tanda yang menunjukkan bahwa dia berusaha untuk memeriksa status pemain Clamp.

"Clamp……? Apakah kau ...... apakah kau “Clamp si Scarabaeus” itu? ......... Tunggu, jika memang demikian levelmu terlalu kecil──”

“Kau bertemu orang yang salah”

Tanpa menunggu perampok menjadi yakin, Clamp menyerang dengan sisa peluru dalam shotgun. Boneka yang kehilangan kepalanya berguling-guling di lantai.

Melihat keadaan, perampok yang tersisa berubah menjadi boneka, dia pasti telah dikalahkan oleh penumpang lain.

Boneka yang digunakan untuk menjadi pria berjanggut, yang menderita nasib yang menyedihkan, seluruh tubuhnya yang ditusuk dengan pisau. Pisau tertancap sangat dalam dan setengah lebih rendah tenggelam dalam lautan darah yang mengalir keluar dari lehernya.

Dan pada akhir pemandangan ini, gadis-gadis itu di sana. “Keluarga” Clamp.

Mifa yang bahunya gemetar memegang Haruha erat, dan Haruha yang mempertanyakan tindakan ibunya.

Ketika matanya bertemu miliknya, dia menunjukkan senyum emas cerah.

"Papa! Aku mengalahkannya dengan pisau yang papa berikan padaku!”

Selain senyum yang dipaksakan, apa lagi yang bisa dia tunjukkan?

“Hei ...... anak itu bukan PC Travel?”

(Ini dia……)

Hal pertama yang semua orang tanyakan setelah semuanya duduk adalah itu. Tentu saja, itu adalah tentang “Putri”-nya yang berada di tengah-tengah ruangan yang dipeluk oleh Mifa

“Dia terlihat seperti seorang siswa SD tidak peduli bagaimana aku melihatnya ......”

Suara pria yang mewakili penumpang lain kuat. Sebuah non-Travel PC dibawah usia tiga belas adalah melawan hukum.

“Nah ...... Kau paham, anak ini adalah──”

Dia ingin menutupinya tapi tidak bisa memikirkan kebohongan yang baik. Kasugai Yuu tidak terlalu pintar atau memiliki mulut busuk, dia hanya seorang anak SMA yang sederhana.

Dia mungkin juga telah berbicara kebenaran.

Haruha adalah bayi yang lahir sebagai bagian dari event 《Pernikahan》. Itulah mengapa dia tidak perlu khawatir. Karena dia bukan manusia, tapi.

──Mengerikan. Itu bukan lelucon.

Dia yakin. Haruha bukan manusia, hanya eksistensi dalam permainan. Itulah kebenarannya. Tetapi kejadian ini telah terungkap, bagaimana orang lain akan memperlakukan Haruha dari sekarang?

Seorang NPC yang bisa berpikir, membuat, dan memiliki emosi manusia. Tidak perlu untuk mengingat kembali percakapannya dengan Fuyufu, Haruha telah dengan mudah melampaui batas kecerdasan buatan. Dia adalah eksistensi yang mustahil.

Clamp dan Mifa pikir dia lucu, tapi itu hanya karena mereka telah bersamanya untuk waktu yang lama. Tapi dimata orang lain, sebagai obyek nakal dia adalah subjek dari rasa ingin tahu dan ketakutan mereka.

Takut. Mereka takut untuk berhubungan dengan non-manusia seperti Haruha. Mereka takut menjadi sasarannya. Jika setiap orang belajar kebenaran tentang Haruha, bisakah Clamp dan Mifa memperlakukannya sama seperti sebelumnya? Akankah mereka bangun dari mimpi ini?

Tetap── itu terlalu cepat untuk dipikirkan. Hanya sedikit lebih lanjut, tolong biarkan dia menjadi seperti apa dia sekarang.

Pada saat yang sama Yuu mencapai kesimpulannya.

“Haruha adalah── anak ini ......”

Mifa berdiri dan mulai berbicara. Clamp refleks meletakkan tangannya di bahu Mifa. Suaranya gemetar.

Mifa menaruh tangannya di atas kepala Haruha yang tidak mengerti situasi. Mifa menyatakan dengan suara keras.

“Anak ini ... adalah bukan───ach !!”

  ..............................

Dan terdapat keheningan.

Ya, tentu saja. Ini benar-benar kata yang merepotkan ── dan jika berkata dengan suara besar yang hanya didorong dengan keberanian itu alami. Selain itu, gadis cantik, Mifa, telah berteriak dengan sangat putus asa.

“Tidak, bukan tentang itu ...”

Pemain yang telah bertanya tentang Haruha dengan bingung mengeluarkan kata penolakan.

Mereka menjadi diam lagi. Itu merupakan suasana di mana semua orang tenang.

Kecuali satu orang, Haruha, yang melihat wajah keras dari orang dewasa yang gelisah.

Itu bukan karena dia bosan atau bodoh (Anakku pintar dan cerdas kalian tahu), dan bahkan bukan karena dia masih muda. Dia hanya hanya tidak mengerti bagaimana “Spesialnya” dirinya. Ketika Yuu memikirkan hal itu entah bagaimana dia merasa sedikit sedih, dan air mata tampak mengalir keluar.

Dan dalam situasi ini ...

Keluar dari ketidakjelasan, pintu kendaraan tiba-tiba terbuka. Itu pintu masuk yang ditahan oleh perampok sebelumnya. Tentu, perhatian semua orang terkonsentrasi kesana── Mereka semua takjub.

“Yah, halo dan halo ~”

Karena, entah bagaimana jamur raksasa baru saja memasuki kereta.

──Itu seperti yang kalian harapkan. Payakino menunduk seolah-olah itu adalah topi koboi.

“AAaa-! Ini Payakino-san!”

Orang pertama yang mengeluarkan suaranya adalah Haruha, dan dia terjun ke Payakino, dengan sekuat tenaganya ke tubuh boneka. NPC Pengasuh menangkap gadis yang seperti meriam.

"Bonjour. Monsieur mon ami”

Dan kemudian entah bagaimana, ia berbicara ucapan yang terdengar seperti berasal dari versi TV “Detektif Poirot” [18] daripada bahasa Perancis yang sebenarnya. Meniru itu, Haruha mengulangi kata “Monsieur mon ami” berulang-ulang.

Semua orang dalam gerbong── Bahkan Clamp dan Mifa── terkejut, dan atas nama pasangan tua suami membuka mulutnya.

“Haa ...... Jadi, siapa kau ......?”

"Aku?"

Dan kemudian Payakino, sambil mengatakan “Yah bangun dan pergi” gadis cantik Haruha naik dan melemparkan dirinya ke dalam tas besar. Dan dari dalam, suara samar Haruha bisa didengar── “Waaai! Aku di dalam tas!”

Mata semua orang terbelalak bertanya-tanya apa yang baru saja terjadi, dan kemudian jamur tanpa malu-malu memperkenalkan diri.

“Aku penculik padang gurun, Paya The Kid!”

“Eh?”

Tidak menunggu siapa pun untuk menanggapi, Payakino berbalik ke belakang dan melompat ke belakang kuda yang menunggu di luar.

“Yeeehaa~ jalan Silver Star!”

Menunggangi kuda, dengan cepat menghilang dalam sekejap. ──

............ ..................

Sambil membawa tas yang terdapat Haruha di dalamnya.

“” Aaaaaaaaa !!! DIA TELAH DICULIK !!?””

Akhirnya memahami situasi Clamp dan Mifa berteriak serempak, dan suara mereka menggema di seluruh padang belantara ...

Sekitar satu jam setelahnya, semua orang telah berkumpul di kamar hotel biasa.

“...... Ya ngomong-ngomong kita diselamatkan”

Hanya beberapa saat yang lalu mereka frustrasi karena terganggunya perjalanan mereka, tapi sekarang Haruha menatap kartu di tangannya sambil belajar cara bermain pelayan tua dengan Mifa, Clamp menurunkan kepalanya terhadap Payakino.

“Jujur, aku kehabisan pilihan dalam situasi semacam itu”

Setelah peristiwa itu, mereka meninggalkan kereta berpura-pura mengejar Paya The Kid, dan bergabung kembali dengan Haruha dan Payakino yang telah kembali sebelumnya. Mereka berhasil meninggalkan tempat kejadian tanpa menjawab apa-apa ...... mungkin, dia tidak benar-benar yakin.

Payakino tanpa basa-basi meyakinkannya.

"Apa yang kau katakan? Ini adalah bagian dari pekerjaanku sebagai NPC Pelayan. Kau tidak perlu khawatir tentang hal itu, segala sesuatu yang terjadi hari ini akan diurus oleh orang-orang di atas sehingga tidak masalah. Mereka seharusnya sudah menghapus semua bukti, bahkan tanpa debu yang tersisa”

“Terima kasih ... tapi, kedengarannya agak menakutkan”

Pokoknya, Dia akan belajar dari hal ini dan menghindari pikiran naif seperti sebelumnya.

“Bolehkah aku bertanya ... .. bagaimana aku harus memperlakukan Haruha dari sekarang?”

“Bagaimana, apa maksudmu?”

“Ketika dia tumbuh besar, dia bisa pergi keluar tanpa diduga sebagai Travel PC lagi. Tapi, ketika waktu itu datang kami ...... apa yang harus kami lakukan?”

Memang. Haruha memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan independen, dalam dunia 『CtG』 dia menjadi “bebas”. Dia membutuhkan perlindungan untuk saat ini, tapi di masa depan dia akan harus cukup mandiri untuk bertindak sendiri.

──Apa akan terjadi ketika Haruha tidak lagi memerlukan “Orang tua”?

Itu tidak dijelaskan di petunjuk tambahan yang diberikan oleh Payakino.

"Aku paham. Kekhawatirmu bisa dimengerti, tapi tidak masalah untuk mempertimbangkannya lebih hati-hati”

“Hati-hati ...... bahkan jika kau mengatakan begitu, Haruha telah tumbuh begitu besar. Dia mungkin akan mencapai usia kami hanya dalam setengah tahun”

“Tentang itu──”

Kata-kata Payakino terpotong.

Siapa yang tahu ketika dia muncul, Haruha memegang lengan Payakino. Dari kelihatannya, Mifa sedang menaruh kartu truf kembali ke dalam kotak item, dan mengambil kotak musik terkutuk yang baru-baru ini dia tukarkan.

“Hei, Payakino-san ...”

Clamp yang matanya terpesona dengan pemandangan Mifa mengeluarkan desahan dengan mata tertunduk, menghilangkan kata-kata Haruha untuk Payakino.

Dan dengan demikian, dia mulai menyesal kehilangan itu selanjutnya──

“Berapa lama Haruha akan dapat bersama papa dan mama?”



Biiiii──────────────

──iii.  

Kebisingan elektronik ini mengingatkan dengungan serangga yang bergetar di seluruh ruangan.

Di sebuah apartemen tertentu, sudut ruangan remang-remang itu penuh dengan sampah dan mungkin telah melebihi furnitur.

Benda yang membuat kebisingan, merujuk ke perangkat yang dikenakan oleh pria, pemilik rumah.

Itu merupakan Râmîêl terminal , digunakan untuk bermain 『Cradle to The Glaive』. Pesan “Kerusakan” ditampilkan berulang kali pada permukaan semi-transparan di visor.

Suara error benar-benar tidak akan berhenti. Namun pria itu tidak bereaksi terhadap suara dering tepat di samping telinganya.

Dia hanya melonggarkan lipatan punggungnya di kursi dan membiarkan busa di tepi mulutnya menumpuk dan jatuh.

Biiiiiii──────────────

Dengungan elektronik terus bergetar di dalam ruangan kecil. Dan tubuh manusia yang tengah mirip dengan belatung di atas tumpukan daging mati.

Selamanya dan selalu……

Pria ini kemudian ditemukan pingsan di tengah-tengah bermain game online dan dibawa ke rumah sakit oleh anggota keluarga yang telah menemukannya. Dilaporkan pada berita hari esoknya. Namun, tidak ada saksi mata pada saat kematiannya.

Dalam kehidupan nyata dia memiliki wajah yang bersih tanpa jenggot sama sekali, tapi penampilannya dalam game benar-benar berbeda.

Itu sebabnya tidak seorangpun yang akan tahu bahwa dia adalah perampok di kereta di Gunman’s Grave yang tenggorokannya dipotong oleh seorang gadis tentunya.


Bab 2: Output[edit]

Seminggu setelah penculikan Haruha dalam insiden perampokan dan penculikan oleh Paya the Kid.

Kasugai Yuu kekurangan waktu tidur.

Bertahan di sekolah dengan setengah tertidur, dia akhirnya pulang. Berjalan melewati daerah perumahan di bawah sinar matahari di awal musim panas yang terbenam, dia menguap dengan menggetarkan tenggorokannya yang mengakibatkan air mata keluar dari matanya.

“Game itu lagi? Aku kagum kau dapat terus bermain tanpa lelah”

Orang yang mengatakan itu dengan suara kagum adalah Fuyufu, yang berjalan di sebelahnya. Karena rumah mereka berada di daerah perumahan yang sama dan dia tidak mengikuti klub apapun, mereka terkadang pulang ke rumah bersama seperti ini.

“Itu game yang bagus”

Yuu menjawab dengan wajah tertunduk. Meskipun Fuyufu tidak lagi melihat wajahnya, dia melakukannya untuk menyembunyikan ekspresi wajahnya.

“Yah ... tentu saja, karena itu ‘game-mu’. Tapi, berhati-hatilah. Berita tentang orang yang jatuh pingsan di rumah mereka karena alasan yang tidak diketahui mulai menyebar.”

Setelah Fuyufu mengatakan itu, dia ingat Kouta mengatakan hal yang sama juga. Dia berkata, “Hal ini terjadi di seluruh Jepang, yang mana itu buruk. Sebenarnya aku memiliki tekanan darah rendah, aku harap aku baik-baik saja.” Tapi Yuu tidak terlalu mengingatnya karena mengantuk pada saat itu.

Tapi, kata perpisahan yang disampaikan Fuyufu, di bawah matahari terbenam terdengar sangat aneh── seperti selalu── menggali rasa sakit untuk Yuu.

“Kau Yuubocchi, seorang penyendiri bagaimanapun juga, kau akan mati”

(Jangan mengatakan sesuatu seperti mati ....)

Fuyufu membuatnya tertekan dengan perkataanya merupakan kejadian biasa, tetapi tekanan hari ini lebih banyak dengan kata mati. Hal ini dikarenakan karena kata itu mengingatkannya kenapa dia kekurangan waktu tidur dan bagaimana kekhawatirannya dimulai.

Alasan dia kekurangan waktu tidur adalah Mifa.

Sejak lima hari yang lalu, Mifa tidak muncul di 『CtG』 karena beberapa alasan. Setiap hari setelah itu dihabiskan untuk menghibur Haruha yang kesepian.

(Apa yang terjadi…?)

Jika hal itu hanya sekitar satu atau dua hari, hal itu mungkin karena net-café yang sering dia kunjungi sedang dalam perbaikan, namun kejadian itu melewati jangka waktu dan membuatnya khawatir. Terakhir kali dia terlihat, dia bertindak seperti biasanya dan bermain dengan Haruha seperti hari-hari lainnya, dan tidak terlihat seperti dia bosan bermain atau semacamnya.

Satu-satunya kesimpulan logis adalah mungkin sesuatu telah terjadi dalam kehidupan pribadinya.

(Mungkinkah dia sakit ...? Mungkin terbaring di tempat tidur sekarang?)

Itu mungkin sesuatu yang lebih buruk daripada demam atau bisa juga terkait dengan insiden pingsan yang Fuyufu bicarakan ... dan dengan memikirkan itu dalam pikiran, kekhawatirannya memburuk yang bahkan menyebabkan lebih banyak pikiran negatif. Memikirkan hal itu tidak akan membantu.

Ini adalah kasus umum dalam komunitas online. Seseorang menghilang tanpa kabar apapun dan tidak ada cara untuk mempelajari tentang keadaan mereka. Masalahnya adalah bahwa Mifa, yang bermain dengannya, bukan hanya sekedar kenalan. Tapi jika dia mendeskripsikan hubungan mereka── hubungan mereka terlalu rumit untuk dikatakan.

“Kalau dipikir-pikir, aku sudah bertemu dengannya hampir setiap hari sejak aku pertama kali bertemu dengannya ...”

Ini tentang saat dia sampai di rumah. Lebih sering daripada tidak, sekali Yuu mencapai rumah, dia biasanya menyapa Haruha dan kemudian.

“Apakah Mifa muncul hari ini?”

“Aku di sini papa!”

Dia merasakan sesuatu yang aneh ketika melihat sebuah van abu-abu terang diparkir di dekatnya.

Orang yang datang ke rumah Yuu biasanya dari pelayanan pengiriman pos atau jasa kurir, atau seseorang dari keluarga ayahnya. Tapi mobil keluarga mereka berwarna merah, dan mereka biasanya akan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum datang. Tidak ada pesan baru apapun pada handphonenya ketika dia memeriksanya.

Pintu geser dari van terbuka, dan seorang gadis kecil melompat keluar── “Aku di sini papa!”

Tanpa perlu mendengar kata-katanya, dia sudah tahu nama gadis itu.

“Haru ... ha ...?

Itu Haruha. Meskipun warna rambutnya sedikit lebih terang dan pakaian yang kenakannya mirip dengan yang dipakai oleh anak sekolah dasar, tidak diragukan lagi dia adalah putri Clamp.

Senyum menawannya meluap ke seluruh tubuhnya. Gadis kecil itu mengangguk dengan sekuat tenaga.

“Ya, aku Haruha”

.... .... ...

Aaah, mimpi.

Yah siapa yang bisa menyalahkannya untuk memikirkan itu? Hal ini terjadi tepat di depan rumah Yuu, bukan di hotel di dalam 『CtG』 yang sering dikunjungi Clamp. Terlebih, Haruha yang merupakan penduduk 『CtG』, sebuah dunia virtual, ada di sini di dunia nyata.

Terdiam, Yuu hendak menempatkan tangannya di dahinya, ketika tiba-tiba Haruha bertanya.

“Papa adalah papa kan?”

“Errrr. Ya. Benar"

"Seperti yang kupikirkan. Papa terlihat sedikit berbeda, tapi Haruha langsung tahu!”

Mengangguk dengan tampilan keberhasilan di wajahnya, Haruha menempel ke celana Yuu. Sensasinya terasa sedikit lebih canggung daripada saat dia melakukannya di 『CtG』.

Tapi itu pasti dilakukan oleh pelukan manja Haruha kecil.

“... Haruha. Emm, bagaimana ... kau bisa datang ke sini?”

Dia bertanya penasaran sambil tanpa sadar mengelus kepala Haruha. Haruha yang polos menikmati sensasi itu dan menyipitkan mata sementara mengeluarkan suara “nfufufu” dengan tenggorokannya.

“Nn? Haruha tidak benar-benar tahu”

"…Jadi begitu. Itu ... cukup merepotkan”

“Mari kami jelaskan tentang hal itu.”

Suara itu berasal dari mobil dimana Haruha muncul. Melihat ke dalam mobil, ada tiga wajah yang asing. Mereka keluar dari dalam mobil secara rapi dan berbaris di depan Yuu.

Dua diantaranya mengenakan jas, seorang pria dan seorang wanita.

Pria itu berumur sekitar tiga puluhan. Dia memakai kacamata hitam bulat yang memanjang. Dikombinasikan dengan pakaian serba hitam, dia memancarkan aura yang tidak cocok dengan seseorang yang pekerjaannya terhormat.

Sementara yang wanita tampak lebih muda. Dia terlihat sekitar berumur dua puluhan, tetapi juga memiliki suasana seseorang yang mirip remaja. Dengan rambut panjang yang diikat santai dan senyuman yang mencerminkan kecerdasannya, dia dapat diklasifikasikan sebagai tipe “sekretaris wanita”.

Dan yang terakhir di antara ketiganya merupakan seorang gadis. Tidak seperti Haruha, dia bukan anak kecil. Dia terlihat memiliki usia yang sama dengan Yuu, memakai seragam sailor dengan wajah seorang gadis yang rajin. Berbeda dengan pasangan yang terdiri dari orang dewasa berpakaian jas, ketegangannya bisa terlihat jelas dari cara dia berdiri.

Melihat lebih serius, dia tidak diragukan lagi adalah orang asing. Tapi ada perasaan keakraban, yang tidak seperti dengan Haruha, muncul karena déjà vu. Perasaan dimana dia tidak bisa mengusirnya dengan mudah.

"Mungkinkah…"

Dia menatap gadis itu secara sadar. Bahkan saat pupil gadis itu gemetar seperti karung tinju, dia mengembalikan tatapannya dengan mata yang melihat ke atas. Sementara Yuu merasa bahwa hal tersebut sangat tidak sopan, dia terus menatap gadis itu.

“Orang itu ... adalah Mifa?”

Tidak seperti Haruha, wajahnya tidak sama seperti dalam game. Meskipun dia memiliki penampilan individu yang terhormat dan rajin, namun tidak seperti Mifa dalam game, dia terlihat terlalu polos dan dewasa. Tapi apa yang membuat Yuu percaya adalah usia dan tinggi badannya tampak sama dan yang lebih utama, Haruha muncul di sini. Ada dua alasan.

Gadis itu memalingkan wajahnya tanpa menjawab.

Eh, aku salah? Jika benar, mungkinkah pertanyaanku itu menjengkelkan? Berpikir seperti itu, Yuu menjadi murung, namun jawaban datang dari orang yang di bawah.

"Betul! Dia mama!”

Haruha menjawab, kemudian meminta Yuu untuk mengalihkan pandangannya kembali ke gadis itu. Dengan langkahnya yang kikuk, Haruha, yang hendak jatuh, ditangkap oleh gadis itu. Perlahan tapi pasti.

──Ini Mifa. Tidak salah lagi.

Bahkan dengan mempercayai identitas mereka, itu benar-benar membuat Yuu lebih bingung. Kedua anak perempuan, yang dia temui hampir setiap hari di 『CtG』 selama beberapa bulan terakhir, entah bagaimana hadir di depan rumahnya dalam kehidupan nyata. Selain itu, salah satunya adalah putri virtualnya, yang tentu saja tidak seharusnya ada di luar game.

CtG vol 1 00014.jpeg

Tentu saja tatapan semua orang berbalik ke arah pria berkacamata hitam yang memilih untuk menjelaskan situasinya.

Pria itu menyeringai yang pastinya meninggalkan kesan mengerikan.

"Yah berbicara sambil berdiri itu melelahkan. Bisakah kita meneruskan pembicaraan ini di dalam rumahmu? "

Yuu kemudian menntun semua orang menuju ruang tamu yang sering menjadi tempat sucinya untuk terhubung ke 『CtG』

Jangan sungkan untuk duduk di manapun kalian suka, katanya, dan ketiganya duduk di depan meja. Tidak termasuk sofa, jumlah bantal hampir tidak cukup untuk semua orang sehingga mereka harus berbaris secara tertib.

Bersama dengan Haruha yang menempel padanya, dia mengambil es teh dari kulkas. Membawa cangkir yang cukup untuk semua orang, dia kemudian kembali ke ruang tamu.

"Maaf, hanya ini yang aku miliki di sini."

Dengan nuansa dan formalitas "Anda tidak perlu repot-repot menuangnya" Yuu kemudian meletakkan nampan di atas meja. Wanita berkulit hitam lalu mengangkat pinggangnya dan menuangkan teh ke cangkir dan menyerahkannya kepada semua orang. Sementara itu, Haruha beristirahat di atas lutut Mifa.

Pertama, mari kita selesaikan masalah utama── pria dengan kacamata hitam berdiri.

"Kalau begitu, kami akan memperkenalkan diri. Nama saya Niiro Mansei. Saya adalah pihak dari Organisasi Cabang Kementerian Yashiko ... baik, sebagai garis bawah, untuk mengatur semuanya dengan benar. "

Saat dia memperkenalkan diri, dia menyerahkan kartu namanya. Di sudut kiri atas kartu, di samping nama organisasi, di sana tertulis "Lembaga Keseimbangan Manusia" bersama dengan "Peneliti senior tingkat tujuh Niiro Mansei" yang tidak diragukan lagi mencurigakan. Dan ada juga fakta bahwa dia tidak melepas kacamata hitamnya bahkan di dalam ruangan. Apakah itu tren baru?

"Selanjutnya ... wanita ini, dia kenalan ibumu."

Sambil menatapnya, wanita berkulit hitam itu tersenyum.

"Senang bertemu denganmu, Kasugai Yuu-kun. Nama saya Haijme Hidari "

"Apa maksudmu dengan ibuku ... kenalan ibu?"

“Saya terlibat dengan Imagine Ekphrasis dalam pengembangan 『Cradle to the Glaive』. Tapi saya baru saja dipindahkan sementara dari lembaga ini jadi saya bukan pegawai tetap. Dan saya telah banyak berhutang budi dengan ketua Kasugai."

Lalu apa hubungan antara lembaga manusia-apalah itu dan perusahaan game? Meski ingin mengajukan pertanyaan seperti itu tak diragukan lagi, dia tidak bisa langsung bertanya.

Untuk saat ini, dia ingin mendengar penjelasan tentang "masalah" khusus yang selalu dia pikirkan selama ini.

Tatapan Yuu beralih ke gadis ini. Dia adalah "Mifa", gadis dimana Haruha duduk di lututnya.

Sekali lagi mata mereka bertemu. Dia sepertinya sudah mengamatinya beberapa lama. Tapi begitu mata mereka bertemu, dia segera mengalihkannya juga.

Karena tidak dapat berbicara sendiri, dia menyuruh Hajime mengenalkannya.

"Namanya Kugimiya Miharu-san. Dia kelas satu SMA sepertimu. Dan, seperti yang Anda harapkan, dia gadis yang memainkan karakter bernama “Mifa di 『CtG』.”

"a ... senang bertemu denganmu, aku Kugimiya"

Ketika akhirnya dia berbicara, Miharu buru-buru menutupi wajahnya di bawah rambut Haruha. Melihatnya begitu, seseorang dapat dengan cepat mencatat bahwa dia sangat pemalu, terutama di depan orang asing. Ini mengejutkan pikirannya untuk berpikir bahwa dia adalah orang yang sama dengan Mifa, yang berbicara dengan Yuu dengan sangat blak-blakan saat mereka pertama kali bertemu.

"Namaku K-Kasugai Yuu ...!"

Tapi bukan hanya dia. Yuu juga menjadi kaku karena menegang.

Kenapa dia begitu gugup? Sederhananya dan tentu saja dengan interpretasi Fuyufu, dia seorang penyendiri. Jujur saja, dia cukup bergaul untuk seorang siswa SMA normal. Dia bisa membuat lelucon ringan dengan gadis-gadis dari kelasnya, setidaknya.

Alasan kenapa dia begitu gugup mungkin karena fakta bahwa Mifa, yang dia 《Nikahi》, di sisi lain atau mungkin karena penampilan Miharu yang mempesona, atau mungkin hanya karena memikirkan Fuyufu yang menatap sangat dalam mengambang di pikirannya.

Tapi sebelum Yuu bisa menentukan sumber kegugupannya, "masalah" lain mengangkat tangannya dengan riang.

"Haruha adalah ... Haruha?"

"Kenapa kau tidak yakin?"

Kali ini, dia bisa menjawabnya dengan normal. Dengan segera, Haruha mengeluarkan tawa "ehehe" seperti biasanya. Dia harus berbicara dengan sopan karena sepasang orang dewasa hadir dan karena dia ingin meniru cara berbicara Miharu.

Setelah merasa lega, Yuu mengarahkan pandangannya ke arah Niiro sehingga bisa mengajukan pertanyaan.

"Sesuatu tentang Kugimiya-san dan Haruha ... Anda akan menjelaskanya kan? Dan juga alasan mengapa kalian semua datang ke sini. "

Niiro tersenyum dan tertawa. Saking seriusnya, hanya mulutnya yang tersenyum.

"Itu sudah pasti. Kalau begitu, aku akan berbicara lebih dulu tentang gadis kecil Kasugai-kun yang imut, Haruha. Kami masih belum membicarakan rinciannya dengan Kugimiya-san juga. "

Miharu mengangguk serius.

“Singkatnya, Haruha-san adalah orang yang lahir di dunia『Cradle to the Glaive』dan datang ke dunia ini.

... Apa-apaan yang dikatakan orang tua itu? Pikirnya, bagaimanapun juga Yuu bukan seorang Yuubocchi jadi dia mengerti penjelasannya yang berputar-putar.

"…Tidak tidak. Tidak mungkin, itu ... "

"Hmm, aku bingung bagaimana cara menjelaskannya."

Menanggapi tatapan Niiro, Hajime mengeluarkan buku catatan dari saku dadanya. Dia kemudian merobek sebuah halaman untuk menulis sesuatu dengan cepat di atasnya.

"Dengar, Yuu-kun. Bayangkan dulu.

Mesin pembangunnya digunakan untuk membuat dunia 『CtG』 menciptakan dunia virtual yang realistis tak terbatas. Hal itu diatur sebagai game di bawah kendali sistem tapi begitu "kontrol" itu terlepas, ia akan mampu menghasilkan keaslian dunia nyata dengan sempurna."

Dunia Nyata ● ≒ ○ CtG

"Apakah kau mengerti tahap ini?"

Itu adalah fakta yang terkenal, dia mengangguk. Hajime tersenyum dan menulis "OK" di atas kertas.

“Kalau begitu, untuk masuk ke『CtG』, pemain harus membuat avatar yang rumit. Sebuah avatar yang memiliki fungsi tubuh yang sama atau lebih banyak dibandingkan dengan mereka sendiri."

Dunia Nyata  ● ≒ ○  CtG  OK

Pemain  ■ → □ Avatar

"Benar. Ada fungsi untuk mengurangi rasa sakit dan nafsu makan, tapi ada pilihan untuk mencocokkannya dengan tubuh aslimu juga ... Ibuku pernah mengatakannya"

"Ya tepat. Lalu, ini OK juga. "

Hajime mengangguk puas dan menulis baris ketiga di atas kertas.

"Seperti yang bisa kau lihat──Tentu saja situasi ini juga bisa terjadi."

Dunia Nyata ● ≒ ○  CtG  OK

Pemain ■ → □  Avatar OK!

Manusia ◆ ← ◇  Avatar OK!! ←Disinilah sekarang!

..................?

...... Nnn? Eh?

Apakah ia benar-benar bekerja ... seperti itu?

Jika manusia dan karakter pemain dianggap sama, maka NPC (Non-Player Character) akan memiliki kemungkinan untuk menjadi manusia di dunia nyata. Ya. Ini masuk akal dengan sebuah cara ...

..................

Tidak tidak tidak tidak tidak tidak.

Karena logikanya begitu sederhana, dia hampir yakin dengan semua hal itu, namun itu seperti peregangan yang lama. Dan untuk memulai dengannya,

"Lalu bagaimana dengan tubuhnya? Dalam hal apapun ketika seseorang masuk ke avatar mereka, tubuh mereka telah disiapkan di sisi lain, tapi bukan sebaliknya. Itu tidak mungkin."

"Tidak sulit menciptakan daging manusia asli kau tahu."

Dia berkata begitu mudah. Terkejut, Yuu melirik Niiro. Dia bahkan tidak tersenyum, hal itu mengerikan. Tampaknya itu merupakan akal sehat bagi mereka.

Memang benar bahwa berita tentang bagaimana menciptakan sel secara medis telah meningkat dan menyebar dalam beberapa tahun belakangan ini yang mungkin terimplikasi di masa depan yang memungkinkan orang di masa depan berkembang biak dengan mereproduksi dan membelah sel-sel somatik. Menekankan "di masa depan", Yuu tidak pernah mendengar cerita atau bahkan gosip tentang orang yang berhasil menciptakan tubuh manusia buatan sebelumnya.

"...... Ini berita baru bagiku."

"Ya, tentu saja, mengungkapkan hal ini kepada publik akan mendorong kritik dan pertanyaan keras. Yah, yang penting sekarang adalah "setidaknya kita bisa menyiapkan tubuh manusia" seperti yang bisa kau lihat. "

Tentu saja ini adalah kisah yang luar biasa, tapi kehadiran Haruha sangat menegaskan hal ini. Tidak peduli apa ... tidak peduli apa, dia tidak bisa melihat bahwa gadis kecil yang hadir itu palsu.

Sebelum dia bisa mengatur pikirannya, Hajime melanjutkan pembicaraannya.

"Tapi, meski kami bisa menciptakan tubuh,"hati" tidak dapat dibuat. Dan akhirnya, kami membentuk kerja sama dengan Imagine Ekphrasis, yang memimpin proyek saat ini. "

"Proyek?"

"Ya. Pemerintah akan menjadi penyumbang dana dan investor untuk pengembangan game Imagine Ekphrasis generasi baru, yang pada akhirnya, juga akan meminjamkan barang seperti infrastruktur komputasi juga. Sebagai gantinya, kita bisa menggunakan dunia game mereka untuk mempelajari 『cara untuk membuat manusia baru』 ── sejauh itulah rencana kami.”

Lalu── tatapan Hajime dan Niiro beralih ke Haruha. Haruha, di pangkuan Miharu, menerima tatapan mereka dan entah bagaimana masih berhasil melambaikan tangan ke mereka. Dia mungkin tidak ada maksud apapun dengan itu.

"Dan sampel sukses pertama adalah Haruha. Seorang Anak Buatan yang dibuat di 『CtG』 yang pikirannya dipindahkan ke tubuh manusia dan sekarang di sini dengan kita di dunia nyata. Itulah dia."

"Tapi aku dengar bahwa komputer tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan kesadaran manusia ..."

Yuu membantahnya saat mengingat percakapan yang dia alami dengan Fuyufu di masa lalu. Perasaan campur aduk karena tidak dapat percaya dan tidak ingin menolak keberadaan Haruha mencuri kekuatan dari tenggorokannya.

Dalam meresponnya, Hajime menjawab sambil tersenyum. Di sudut matanya, ada ekspresi menggembirakan yang dia tunjukkan untuk pertama kalinya.

“Nephilim, jenis komputer yang digunakan dalam『CtG』benar-benar berbeda dibandingkan dengan komputer apapun yang ada. Ini adalah satu-satunya mesin yang memiliki kemampuan untuk menciptakan kemungkinan tak terbatas dan menciptakan manusia darinya."

"Aku tidak begitu mengerti, tapi ... kenapa kau mempercayakan barang luar biasa itu ke perusahaan game?"

"Dalam rangka supaya sistem ini beroperasi dengan sangat rahasia, kami tidak punya pilihan selain mempercayakannya ke Imagine Ekphrasis, yang merupakan produsen game online nasional terbesar, untuk memilikinya. Dalam keadaan apa yang menyebabkan hal ini, sayangnya kami tidak bisa menjawabnya sekarang."

Komputer yang hanya bisa dioperasikan oleh perusahaan game ... apa?

Masih banyak pertanyaan yang tersisa tapi sebelum dia bisa mengatakannya, dia mengerti bahwa hal itu hanya membuang waktu saja. Tidak ada pilihan lain selain percaya pada apa yang mereka katakan untuk saat ini dan melanjutkan pembicaraan.

"Kalau begitu kenapa kalian menginginkan kami ... Clamp dan Mifa, untuk mengurus Haruha?"

Dengan semua fakta yang disampaikan, dengan cara itu dapat dikatakan bahwa ini adalah keraguan yang paling tidak masuk akal yang dimilikinya, dan Niiro langsung menjawabnya.

"Kami mencoba berbagai cara untuk menciptakan Hadzar ... manusia baru kalau kalian sebut, dan sebagai salah satu upaya kami, sebuah rencana diusulkan untuk menciptakan bayi pada keadaan segarnya, mengambil pasangan yang sangat cocok dan sesuai dengan komputer, dan mempercayakan bayi kepada mereka dan meminta mereka untuk membesarkannya. Secara teknis kami bisa menciptakannya dalam bentuk dewasa sekarang, tapi kepribadian sintesis buatan yang dia miliki ... agak buruk. "

Penjelasannya agak meyakinkan, dan pada saat bersamaan tidak. Masalahnya sendiri terlalu samar dan Yuu tidak bisa berbicara apa pun untuk menanggapinya. Akhirnya, pertanyaan terakhir ditanyakan.

"Kalau begitu ...... apa yang kau ingin kita lakukan dengan Haruha?"

"Bagaimanapun, sama seperti sebelumnya."

Niiro dengan mudah menjawabnya tapi Yuu tidak mengerti maksudnya.

"Sama seperti sebelumnya, maksudmu ... Haruha akan kembali ke dalam game?"

"Tidak. Berdasarkan berbagai database yang kami punya, ia percaya bahwa kepribadian yang dibuat dalam 『CtG』 di daerah remaja masih relatif stabil, tidak dapat sepenuhnya beradaptasi dengan dunia nyata. Karena itu mulai sekarang kita akan memiliki Haruha yang hidup di dunia nyata sebagai manusia di sini, di samping kalian berdua."

........................

Butuh beberapa saat

Baginya untuk mengerti.

Haruha akan hidup sebagai manusia normal mulai sekarang. Ini meninggalkan perasaan yang meresahkan tapi dia tidak punya alasan untuk keberatan.

Di sini──maksudnya di rumah Kasugai.

Kau── maksudnya dengan Yuu, tentu saja itu akan terjadi jika dia tinggal di rumah Kasugai.

Dan kalian berdua──itu artinya, mungkin ......

"A-A-Apa maksudmu !?"

Miharu langsung berteriak begitu mengerti skenario itu. Suaranya sangat nyaring sehingga bergema di seluruh rumah, dan pada saat yang sama terdengar suara tumpukan jerami yang halus. Beberapa saat yang lalu, dia hanya mengucapkan suara samar yang tenang seperti nyamuk. Niiro dan Hajime juga tidak terkejut.

"A-A-Aku terkejut ...... melihat Haruha di dunia nyata, dan kemudian kalian tiba-tiba muncul mengatakan bahwa kalian akan memberinya tempat tinggal, jadi karena itulah aku datang ke sini ..."

Yuu kemudian melihat bahwa mulutnya gemetar. Wajahnya merah padam.

"MUSTAHIL BAGIKU UNTUK TINGGAL DENGAN SEORANG PRIA!"

Itu agak mengejutkan, dikatakan dengan sangat berterus terang.

"Tunggu sebentar. Bahkan aku kerepotan diminta untuk melakukannya secara mendadak "

Yuu dalam usia yang mudah dipengaruhi. Sederhananya, itu hanyalah permintaan yang terlalu mustahil.

Untuk tiba-tiba hidup bersama dengan seorang gadis seusianya juga ...... dengan Haruha yang lahir dari sebuah game, bagaimana seharusnya dia menjalani hidup dengan mereka?

"Pertama-tama, bagaimana jadinya bisa seperti ini?"

Niiro menjawab pertanyaan itu dengan terus terang.

Jawabannya, bertentangan dengan keanehan topik, sangat masuk akal.

"Bukankah normal bagi anggota keluarga untuk hidup bersama? Apalagi saat si anak masih sangat muda. "

"Kugh ............"

Itu adalah pukulan terakhir untuk Yuu. Dia tidak punya hak untuk keberatan.

Yuu mengalihkan tatapannya ke arah Haruha. Anak yang lahir dari game, tampaknya benar-benar tidak mengerti apa-apa, membalas tatapannya dengan tatapan kosong. Pupilnya── seperti cermin.

"Setelah banyak kegagalan, Haruha adalah anak yang akhirnya mendapatkan tubuh manusia. Kepribadian, informasi atau datanya, tidak mungkin bisa berkembang. Kami juga ingin menyayangi dia. Dan untuk itu, kami berpikir bahwa hal terbaik adalah memberikan lingkungan yang paling dikenalnya dari game. Dan faktor yang paling penting dalam hidupnya adalah kalian berdua,『Orangtua』-nya”

Dia tidak bisa mengatakan apapun terhadap argumen itu. Bukannya berbohong, tapi Haruha merindukan Clamp dan Mifa dengan sepenuh hati. Apakah tidak masalah untuk mengkhianati perasaannya?

"Untungnya, kami tidak harus menyediakan rumah baru karena rumah Kasugai memiliki banyak ruang kosong dan letaknya cukup jauh dari lingkungan disekitarnya. Dan karena itu rumah dari pengembangan, ia memiliki semua peralatan yang diperlukan untuk menggunakan 『CtG』.

Itu sebabnya kami berharap agar kalian semua tinggal di sini bersama. Bisakah kalian mengerti itu? "

"Tapi itu……"

Miharu yang tadinya mengeluarkan suara nyaring menundukkan kepalanya. Tidak heran. Dia tampak seperti gadis yang sangat pemalu, hidup bersama dengan lawan jenis yang baru saja dia temui hari ini, adalah pertanyaannya.

Tapi.

"……Aku mengerti. Aku tidak keberatan"

Yuu mengatakan persetujuannya. Niiro mungkin mempertimbangkan hubungan apa yang Yuu miliki dengan ibunya dan menggunakannya untuk kebaikannya. Jika kalian menyebutnya hina, itu memang hina, tapi lebih dari itu, harga dirinya karena tidak ingin melarikan diri membuatnya lelah.

"Sifat itu, kau pasti mewarisi itu dari ibumu"

"Karena itu aku akhirnya bermain game yang penuh dengan bug"

Hajime hanya menyanjungnya──dia hanya berpikir──dan dia dengan dingin menjawabnya. Sebenarnya, game yang dibuat ibunya sejauh ini memiliki banyak bug sebagai ganti derajat kebebasan abnormal yang diberikannya. Ada juga beberapa legenda urban di internet yang mengatakan bahwa beberapa debugger dikirim ke rumah sakit karena hal itu, tetapi sebagai faktanya, Yuu tahu bahwa banyak staf runtuh di tengah memperbaiki bug dari versi 『CtG』 sebelumnya.

Pada akhirnya, ada juga beberapa yang ambruk dan tidak pernah terbangun ...... dengan pemikiran itu, dia berbalik dan menatap Miharu.

"...... Tapi Kugimiya-san, kau tidak perlu memaksakan diri. Keluargamu tidak akan membiarkan hal itu kan? "

Dia mencoba yang terbaik untuk bersikap setenang mungkin, tapi bahu Miharu gemetar kaget.

Dan kemudian tatapan semua orang menatap Miharu. Karena Yuu, pemilik rumah──tapi lebih tepatnya, itu dikelola oleh pamannya──telah menerimanya, semuanya bergantung sepenuhnya pada jawabannya.

Haruha, yang sama sekali tidak mengerti pembicaraan itu sama sekali, membalikkan tubuhnya dengan senang di pangkuan Miharu. Yuu tidak melihat wajahnya, tapi dia bisa dengan mudah menebak ungkapan yang dia buat. Itu saja. Mata menengadah kuat yang dia tunjukkan ketika Miharu hendak logout dari 『CtG』.

"Inginkah mama bersama kita?"

Miharu tiba-tiba memalingkan wajahnya, setelah Haruha memeluk dadanya erat-erat.

............

...... Melihat itu sekarang dia menyadari bahwa dada Miharu lebih besar dari pada "Mifa" dan sepertinya matanya tidak membodohinya atau apapun itu, tapi normalnya bukankah anak perempuan biasanya akan memperbesar bagian tubuh mereka saat membuat Avatar (figur sementara) tapi mungkin saja itu anggapan dirinya sendiri.

"Eh? Mama, dadamu lebih besar dari biasanya. "

...... Yup, itu hanya asumsi yang salah. Berkat ocehan Haruha, dia bisa melepaskan diri dari rantai delusi yang tak terbatas berdasarkan prasangka. Sekali lagi, terima kasih Haruha.

Memperoleh pengetahuan baru, mata Yuu mulai berkilau──yang mana memiliki kehangatan── dan tatapan itu dengan cepat terlihat oleh Miharu.

Sudah cukup karena memiliki wajah memerah yang hampir menangis bahkan lebih, tapi bibirnya mulai bergetar juga.

"a…………"

Jika ini adalah manga, ini akan menjadi adegan di mana keringat dingin mulai mengalir keluar, tapi untuk para pemula, dia seharusnya bisa sadar bahwa dia merasakan angin dingin di tulang punggungnya.

"Bukan, maksudku, ini hanya kesalahpahaman──”"

Hal itu menjadi buruk pada tingkat ini. Sebagai ayah tercinta Haruha, dia tidak bisa membiarkan Miharu mencemoohnya ...... ya, hal itu akan menjadi canggung. Sebagai anak SMA normal, Yuu memiliki sesuatu yang berada di tengah tubuhnya, yang dikenal sebagai binatang yang meneriakkan kata "cinta", dan ia akan melakukan berbagai hal terlepas dari kehendaknya, yang dia butuhkan untuk dimengerti oleh Miharu ...... tidak , tidak mungkin Yup, memang tidak mungkin.

Yuu merasa frustrasi, tidak dapat mengungkapkan apapun, bukanlah alasan yang menyenangkan, tapi kata-kata yang diucapkan Miharu selanjutnya, berada di luar dugaannya.

"A-Aku akan tinggal dengan Haruha juga!"

"Ee? Apa ... apa kau yakin? "

Dia tidak hanya memaksakan dirinya, dia juga mengatakan itu tepat setelah perilaku tercela Yuu, tindakannya tidak salah lagi sangat aneh.

Namun, dengan kata-kata Miharu selanjutnya, dinding kesalahpahaman seperti dilipat dalam satu gerakan.

"Karena aku tidak bisa membiarkan Haruha tinggal bersama Kasugai-kun! Teman-teman dari sekolahku mengatakan bahwa pria adalah binatang buas yang meneriaki "cinta" dari pusat tubuh mereka sepanjang tahun! Pasti hal itu akan menjadi pengaruh buruk bagi gadis ini! "

Mengatakan semua yang dia inginkan, dia memegang Haruha erat-erat, lalu melotot hebat pada Yuu. Tatapan itu diasah setajam burung hantu, mengeluarkan aura ketidakpercayaan yang agresif.

"Yah~, sepertinya kau sudah memutuskannya."

"Aku senang hal ini bisa selesai lebih cepat dari perkiraanku."

"Haruha ...... Mama akan melindungimu, oke?"

"Mama, ini sedikit menyakitkan ......"

Di ruang tamu yang ramai, para pengunjung mulai berkomentar mengenai apa yang ada di dalam pikiran mereka.

Yuu merasa ingin sedikit menangis.

Setelah itu, mereka mulai berbicara secara rinci tentang "kehidupan" yang akan mereka alami setelah ini. Apa yang telah mereka bahas adalah sebagai berikut.

Pertama, biaya hidup Haruha dan Miharu akan ditanggung oleh Niiro dan orang-orangnya, kalau perlu sampai mereka tidak memiliki ketidaknyamanan. Hal ini penting sebagai imbalan dan pembayaran karena berpartisipasi dalam program ini, jadi mereka tidak perlu menahan apapun.

Pertama, saat Yuu dan Miharu berada di sekolah, Hajime akan datang ke rumah Kasugai untuk merawat Haruha.

Selanjutnya, Yuu adalah ayah Haruha dan Miharu adalah ibu Haruha, tapi meskipun mereka begitu, keduanya hanyalah orang asing, jadi tolong pahami apa yang disebut sebagai "moderasi." (Permintaan Miharu)

Dan terakhir.

"Terakhir, untuk kepentingan Haruha yang tinggal di rumah ini, kita harus memberinya nama Jepang."

"Bagaimana dengan ini?"

Hajime mengambil lembaran memo yang sebelumnya dan menuliskan nama di sisi lainnya.

『Kasugai Haruha (春日井 春羽)』

Yuu dan Miharu, lalu Haruha mengintip kertas itu dan saling pandang.

"Aku pikir itu bagus. Nama itu cocok dengan penampilannya ...... Bagaimana menurutmu, Kugimiya-san? "

Yuu sedikit penasaran, apakah dia akan mengatakan sesuatu seperti "Aku tidak menyukainya! menggunakan nama belakang Yuu!" namun,

"Aku pikir nama itu juga bagus, kedengarannya lucu dan bagus."

Dia menyukainya. Yuu merasa lega, terutama karena ada suasana kasar beberapa waktu yang lalu.

"Ini Haruha? Apakah nama itu lucu? "

Sementara itu Haruha sendiri tidak memahaminya. Jauh lebih sedikit kata "Sayap", Haruha yang tidak memiliki satu pun pengetahuan tentang apa itu musim, tidak dapat mengerti kata "Musim Semi" sebagai sesuatu yang lain selain simbol.

Yuu bingung bagaimana cara menjelaskan hal itu padanya, tapi tanpa berpikir keras, Miharu berbicara dengan "putrinya" sambil memeluknya.

" "Musim Semi" yang kau lihat ini, adalah sesuatu yang hangat, lembut dan berwarna pink, sama seperti Haruha. Aku akan mengajarimu tentang hal itu. "

...... Saat berbicara dengan Yuu, sikapnya begitu dingin dan keras mengguncang keyakinannya, tapi ekspresi Miharu saat berbicara dengan Haruha tidak salah lagi persis seperti Mifa.

Yuu entah bagaimana menjadi sedikit bahagia.

Hal tersebut adalah keadaan terkutip yang penuh dengan kegelisahan dan rasa malu, tapi entah bagaimana dia merasa bahwa hal ini akan berjalan dengan baik──

"Nee, Mama."

Sambil memegang perutnya, Haruha menatap Miharu. Wajah Miharu menegang.

"A-ada apa? Apakah perutmu sakit atau semacamnya? "

"Tidak. Rasanya dingin. "

"Aa, itu pasti karena dia minum teh tadi."

Kalau dipikir-pikir lagi, Haruha masih belum terbiasa dengan makanan dan minuman di tubuhnya. Ada indra di 『CtG』 tapi bukan indra pencernaan──Hal itu memungkinkan untuk makan dan minum tetapi mereka akan langsung hilang setelah memasuki perut──, itulah sebabnya sensasi “memiliki sesuatu di perut” tidak ada

"Di sini, ketika makan atau minum sesuatu akan langsung terkumpul di perutmu. Itu sebabnya minum sesuatu yang dingin akan membuat perutmu dingin. "

"Hmmm ...... tapi entah bagaimana kakiku kesemutan."

"Kaki?"

Di belakang Miharu terlihat pandangan kosong, Hajime mulai berteriak dengan tergesa-gesa.

"Ini buruk! Mungkin karena, dia ingin pergi ke toilet! "

Sepertinya malaikat melewatinya.

Yuu dan Miharu membawa Haruha di kedua sisinya dan bergegas ke toilet.

Jadi, gadis bernama Kasugai Haruha tiba di dunia nyata.

Pada saat yang sama, kesendirian hidup Kasugai Yuu yang riang dan sepi berakhir.

Dan kehidupan keseharian Kugimiya Miharu yang suram mulai terungkap juga.

Kisah keluarga paling aneh di dunia ini akhirnya dimulai.



"...... Sekarang kau akhirnya bisa ke toilet sendiri"

"Ya, aku sudah menguasainya!"

"Bagus sekali. Yang terakhir cucilah tanganmu"

Sesi pelatihan diadakan di toilet rumah Kasugai yang benar-benar normal. Setelah membantu Haruha memakai roknya, Kugimiya Miharu memujinya.

"Untuk yang berikutnya dan seterusnya, pergilah sendiri oke"

Setelah dia mengatakan itu, dia sekali lagi melihat ke sekeliling toilet. Dia agak khawatir dengan tempat di mana seorang anak laki-laki tinggal sendiri, tapi yang mengherankan rumah itu terurus dengan sangat baik dan dia bisa menggunakannya tanpa ragu-ragu.

(Dalam game dia adalah orang yang logis, mungkinkah dia orang yang teliti?)

Sambil memikirkan itu, dia melepaskan tangannya dari tangan Haruha dan membuka pintu toilet. Dan── tepat di luarnya, Kasugai Yuu sedang menunggu. *Gulp* seolah-olah ada sesuatu yang terjebak di tenggorokannya.

Tanpa sadar, dia mengamatinya dari kepala sampai ujung kakinya.

Dia tidak terlihat seperti anak laki-laki dengan ciri khas tertentu. Mungkin karena dia memakai seragam sekolah, tapi pada dasarnya dia bukan tipe orang yang memakai banyak aksesoris atau apapun itu. Sosoknya (Clamp) di 『CtG』 di mana kalian dapat dengan mudah mengubah penampilan, termasuk jenis kelamin dan tingginya, dia tidak memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan diri aslinya.

"……Apa?"

Apa boleh buat, tapi suara yang dia usahakan dengan keras untuk mengajaknya bicara benar-benar kaku.

"Yah, aku penasaran apakah kau tahu bagaimana caramu melakukannya ... kau paham ..."

Sebaliknya, Yuu mengeluarkan suara bermasalah. Bagian dirinya ini berbeda dengan saat dalam game. Dia gemetar dari pinggang ke bawah, sesuatu yang sama sekali tak terpikirkan berasal dari "Clamp si Scarabaeus" yang selalu diam dan tenang.

"Bukan apa-apa. Tampaknya itu dibuat oleh pembuat yang sama yang digunakan di rumahku "

"Haruha sudah menguasainya juga! Karena hal itu akan memalukan jika Haruha masih belum bisa melakukan 『Buang Air』 dan 『Toilet』 bagaimanapun juga!”

Kepolosan Haruha saat dia dengan senang hati melapor kepada "papa"-nya membuat kepala Miharu sakit. Dia tahu bahwa hal itu tidak bisa tertolong, tapi haruskah dia mengajarinya untuk menjadi malu dulu ......?

Dan matanya bertemu dengan Yuu yang sedang memikirkan hal yang sama. Dia adalah "ayah" Haruha, dan juga pria yang pertama kali dia temui.

"............ Kuh ......"

Mengalihkan tatapannya, dia melihat ke arah ruang tamu. Lalu dia sadar.

"Eh? Dimana Niiro-san dan Hajime-san? "

"Mereka berkata bahwa mereka memiliki beberapa pekerjaan tertulis untuk dikerjakan, mereka buru-buru pergi. Hajime mengatakan bahwa dia akan kembali sekalipun malam hari"

"Mereka meninggalkan kita dengan Haruha!? Apa yang akan terjadi jika dia sakit dan──”

"Yah. Benda di leher Haruha ... .. sebuah kalung? Mereka berkata bahwa mereka memantau kondisi kesehatannya melalui benda itu. Dan mereka memiliki orang lain dari lembaga penyiagaan jika terjadi keadaan darurat juga "

"J-Jadi begitu. Ya sudah jika seperti itu……"

Percakapan berhenti di situ.

Mereka tidak tahu harus bicara apa. Meski dalam game mereka adalah teman dekat yang sering membicarakan hal seperti cara membesarkan Haruha dan sering bertengkar santai saat menentukan tujuan yang akan mereka hadapi.

Meski begitu, orang di depannya tidak diragukan lagi adalah orang asing. Dan mungkin hal yang sama berlaku untuknya.

Selanjutnya, orang asing ini adalah seorang pria.

Karena sebenarnya dia adalah orang yang pemalu, di bawah kebijakan ibunya, Miharu terdaftar di sekolah khusus perempuan dan selama beberapa bulan ini Miharu hampir tidak berinteraksi dengan pria seusianya dalam kehidupan nyata. Di sekolah menengah dia mendapat kesempatan untuk berbicara dengan pria, tapi mengingat kembali percakapan yang dia lakukan terutama untuk urusan bisnis dan formal.

Hanya, bagaimana menghadapi makhluk yang agak keras dan kaku ini? Dia setuju untuk tinggal di sini di bawah momentum yang dia miliki beberapa waktu yang lalu, tapi sepertinya dia seharusnya sedikit lebih berhati-hati dalam hal ini.

"? Ada apa, mama papa? "

"Ah, aku hanya berpikir apa yang harus kita lakukan mulai sekarang."

Adegan dimana Miharu dengan lembut mengusap Haruha yang bingung terlihat familiar. Itu merupakan adegan dimana dirinya sudah terbiasa dalam dua bulan terakhir ini. Sedikit kegugupannya semakin berkurang. Meski hanya sedikit.

"...... Aa, itu benar Haruha, kau mau nonton TV? "

"Teevee?"

Mata Haruha berbalik.

Setelah itu, mata bundar miliknya, terpikat oleh TV.

Hal pertama yang muncul adalah siaran program berita dari wawancara jalanan di sebuah kota besar. Mengejutkan atau tidak, hal itu tidak membuat Haruha banyak terkesan. Dalam 『CtG』, pemandangan semacam itu tidak nihil bagaimanapun juga.

Tapi kemudian, anime yang muncul setelah itu langsung menarik perhatiannya.

Acara yang terkenal dan sangat populer untuk anak perempuan dari TK sampai remaja, anime gadis penyihir 『Revive! Mytical Priest Girl Rasupu-chan 5 』. Yang aslinya adalah 『Mytical Priest Girl Rasupu-chan』 merupakan anime gadis klasik yang telah ditayangkan selama lebih dari 15 tahun, ketika dia masih kecil, Miharu juga sering menonton seri ini.

Pengaturan untuk setiap karakter berubah setiap tahun, namun suasana awal yang penting tidak pernah berubah. Ah itu benar, ada saat dimana Rasupu-chan merayu karakter tamu pria tampan dengan Sihir Shiberia, tapi dia diculik oleh saingan cintanya dan kemudian mereka melakukan pertarungan sihir untuk memperjuangkannya, dan setelah itu mereka berdamai di bawah matahari terbenam di tepi sungai ...... meski Rasupu-chan sudah punya pacar.

Seperti itu, sambil melihat layar di atas bahu Haruha, Miharu tenggelam dalam perasaan nostalgia.

"Ketika aku masih kecil, aku sama polosnya dengan ini, sama seperti Haruha sekarang"

"Eh ......? Ini tidak bersalah? Terakhir pacar Rasupu-chan tetap datang untuk menjemputnya di tepi sungai mengatakan 『A-Ayo kita pulang. Aku membuat borsht yang lezat. Ok? 』Itu entah bagaimana membuat hatiku membengkak, hal itu membuatku sedikit menangis......”

Yuu, yang juga menonton entah bagaimana mengeluarkan wajah yang menyakitkan. Itu seharusnya bagian terindah, tapi dia sama sekali tidak mengerti seluk beluk anak perempuan.

"Omong-omong ...... apa tidak masalah kalau kau tidak pulang, Kugimiya-san?"

"Apakah aku pengganggu?"

Tanpa sengaja dia mengeluarkan suara cemas, dan Yuu dengan cepat menyangkalnya dengan tergesa-gesa.

"T-Tidak! Aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya bertanya-tanya apakah orang tuamu akan khawatir. Meski kau bilang oke, kau masih butuh persiapan kan? Seperti pakaian ganti...... dan semacamnya "

"Maka hal itu tidak masalah"

Miharu lalu keluar ke lorong dan kembali ke kamar beserta barang bawaan yang ditinggalkannya di sudut.

"Tas gitar?"

Dia meletakkan tas gitar besar di depan Yuu yang bingung. Tas itu berwarna kuning kecoklatan yang cukup tua, bagian logamnya tetap terlihat baik, namun sudutnya sudah lusuh dan seratnya terbuka.

"Di dalamnya tidak ada gitar. Aku menaruh pakaian dan barang-barang pribadiku di sini"

Meskipun dia tidak ragukan, dia tetap membuka tutupnya untuk menunjukkan bagian dalamnya.

Di dalam terdapat terminal telepon, pengisi daya, Râmîêl (terminal 『CtG』), beberapa susu, laptop, novel detektif, dan satu set pasta gigi terbungkus dengan pakaian dan handuk sebagai pengganti bantal.

Dan di dalamnya entah bagaimana, pakaian dalamnya yang dilipatnya secara acak-acakan diletakkan di depan mata.

*MEMBANTING!*

Pentutupnya ditutup dengan kecepatan yang sangat cepat, dan langsung meniupkan angin ke wajahnya.

"Ee, errmm ...."


"Tolong ...... jangan, katakan apapun......!"

Yuu mungkin mencoba memberi semacam saran tapi dia dihentikan oleh Miharu. Tentu saja saat ini, Yuu bukanlah orang yang bersalah, tapi terhibur olehnya akan membuatnya merasa sedih.

(...... Aku berencana untuk menunjukkannya sisi baikku, tapi aku membuat kesalahan sebaliknya ...... saat aku pikir, hidup bersama dengan anak laki-laki mungkin menjadi hal yang mustahil)

Perasaan malu dan membenci diri sendiri membuatnya terdiam.

"Baiklah ...... tapi, kenapa kau memasukkan barang-barangmu ke dalam tas gitar?"

Beruntungnya dia masih memiliki energi untuk merespon Yuu yang dengan ramah mengubah topik untuknya.

"...... Karena ini terlalu mendadak, aku tidak bisa mendapatkan tas yang tepat saat meninggalkan rumah. Lalu aku menemukan ini di gudang"

"Aku paham. Jadi Kugimiya-san dibawa oleh Niiro dan juga orangnya "

"Tidak──”

Miharu ragu-ragu. Ini bukan sesuatu yang bisa dengan mudah dikatakan kepada orang asing. Hal ini mungkin akan mengubah cara dia melihat Yuu sekarang.

Namun, dia tidak mampu menyimpan rahasia dari pemilik rumah yang dia tinggali. Sebenarnya, hal ini terkait dengan situasi yang mereka hadapi saat ini.

Karena itulah Miharu dengan jujur menceritakan situasinya saat ini.

"Sebenarnya, aku kabur dari rumah belum lama ini"

Karena mereka tidak punya waktu dan tenaga untuk menyiapkan makanan, mereka akhirnya makan malam melalui layanan pengiriman restoran keluarga terdekat.

Tanpa disangka, Haruha tidak masalah makan apapun. Dia baik-baik saja dengan sayuran yang banyak. Tapi entah kenapa, dia akhirnya menyisakan asparagus, jadi bagian itu mungkin hanya pilihannya. Paling tidak mereka tidak perlu khawatir tentang makanan mulai sekarang.

Namun, cara makannya tidak berjalan dengan baik, dia tidak bisa memakai garpu dan sendok dengan baik dan sering menumpahkan makanannya. Pakaiannya akhirnya terkena noda saus.

Miharu yang mengurus Haruha dari samping nampaknya sedikit bermasalah.

Meski sangat terampil dalam game, hal yang sama tidak bisa dikatakan di sini. Dibandingkan dengan siswa sekolah dasar normal, gerakannya seperti robot. Karena itu,

"Ouh!" ──*Crash*

Entah bagaimana, bersamaan dengan teriakan, dengan garpu yang dipegangnya, dia menyenggol cangkir es teh dan menumpahkannya. Meski Haruha sendiri aman, bersama dengan Miharu keduanya basah kuyup. Yuu cepat-cepat pergi ke kamar kecil dengan tergesa-gesa. Dia mungkin mencari handuk atau semacamnya.


Haruha, dengan mata kosong, melihat Miharu yang berdiri di sampingnya dan menyebarkan bau manis ringan dari teh polos.

"Eh? Mama berada dalam 《Status Basah》. Apa mama baik-baik saja?"

"Aku baik-baik saja tapi ...... pakaianku basah semua"

Dia basah dari baju sampai roknya, rasa lengket di bagian bawah dadanya terasa menjijikkan. Beruntung atau tidak, dia tidak melepas seragam sailor anti airnya.

"Pakaian ini akan menjadi cantik dalam tiga menit"

Haruha berusaha menghiburnya dengan menceritakannya tentang aturan 《Status Basah》 di 『CTG』, dalam meresponnya Miharu tertawa terbahak-bahak dan berdiri.

"Ahaha ...... Di sini (kenyataan), kita harus mencuci ini sebelum menjadi noda"

Dia melipat lipatan roknya, mengeluarkan serbet kertas dan membiarkannya menyerap tehnya. Aku bertanya-tanya apakah ini bisa hilang dalam tempat cuci biasa ...... sambil memikirkan itu dan mengangkat kepalanya, matanya bertemu dengan Yuu yang baru saja kembali dari kamar kecil.

Sambil memegang handuk baru, dia menunjukkan ekspresi terkejut seolah melihat sesuatu yang luar biasa. Bingung apa yang dilihatnya, Miharu melihat penampilannya sendiri── tangannya yang memegang ujung roknya dengan cepat berhenti. Dia berhenti. Dan membeku seperti batu.

CtG vol 1 00015.jpeg

Menyadari bahwa bagian kemeja Y-nya yang basah karena teh menjadi transparan, dia dengan kaku berhenti bergerak, tubuhnya tersentak kaget, dan wajahnya menjadi merah seolah diwarnai oleh darah.

Sementara keduanya Miharu dan Yuu tidak yakin akan gerakan yang akan dilakukan berikutnya, penyebab Haruha berdiri. Dia mendongak ke tubuh Miharu dari bawah, dan kemudian mengulurkan tangan kecilnya, dan *puff, puff * memukul dada Miharu dengan itu dan dengan penuh semangat melapor.

"Mama, seperti yang diharapkan, dada mama lebih besar di sini dibanding di sana (game)!"


Yuu diam saja melihat Miharu mengambil baju ganti dan pergi ke kamar kecil. Kemudian dia mendengar teriakan berkubang dari sisi lain pintu, tapi Yuu mengerti perasaannya dan membiarkannya begitu saja.

Tak lama kemudian, sosok Miharu mengenakan seragam olahraga ── karena itu terlihat seperti "pakaian yang sangat kotor " ── kembali ke meja. Dia tidak mencoba untuk melihat wajah Yuu secara langsung, tapi dengan suara yang sangat tenang dia berkata "Terima kasih banyak untuk handuknya".

Haruha makan tepat di samping Yuu sementara Miharu tidak hadir, tapi saat dia kembali, Haruha langsung pindah ke sisinya. Rasanya agak sepi, namun di game Mifa lebih aktif merawat Haruha jadi apa boleh buat.

Dan Miharu sendiri, meski merasa malu seperti itu, dia secara tidak sadar membersihkan mulut lengket Haruha yang sedang sibuk mengunyah makanannya.

──Kugimiya Miharu. Tanpa motif tersembunyi, dia anak yang baik, mungkin.

Dia agak kasar terhadap Yuu, tapi bukan karena Yuu sendiri, ini lebih seperti kewaspadaannya terhadap laki-laki pada umumnya. Dia mulai menganggapnya sebagai gadis yang baik dan rajin. Jarak antara kepribadiannya dan Mifa (Avatarnya) sangat membingungkan, tapi itu hanya kasus lain dari orang yang pendiam tiba-tiba menjadi berani di internet, seperti cerita yang unik.

Dengan mengapa seperti anak kecil, kabur jauh dari rumah? Meskipun dia mengatakan bahwa dia kabur dari rumah, dia masih belum memberitahu Yuu secara rinci.

──Seorang "anak perempuan" yang berasal dari dalam sebuah game dan "ibunya" adalah seorang gadis yang terlihat rajin yang kabur dari rumah.

(Dua wanita dengan keadaan yang beragam, keduanya berlabuh di rumahku. Cukup panas ...... Yang ingin aku katakan tapi rasanya ada sesuatu yang hilang)

Meninggalkan khayalan yang tak berharga itu di dalam kepalanya, Yuu menyandarkan dagunya dengan tangannya. Lalu, dia menjatuhkan hamburger telur goreng ke mulutnya. Makanan itu setengah matang.

"Boleh aku menggunakan bak mandi? Dan jika memungkinkan, mesin cuci juga "

"Eh ...... ya, tentu saja"

Secara bergantian, Miharu dan Haruha memasuki kamar mandi yang disiapkan oleh Yuu.

Haruha yang tidak mengerti konsep mandi── Bagaimanapun juga, di dalam game, tidak peduli seberapa kotornya kalian, kalian dapat menjadi bersih hanya dalam tiga menit── menimbulkan pertanyaan "Dengan mandi maksudmu itu? Masalahnya dengan Goemon-san?" dengan penuh semangat di matanya, dalam kasus seperti ini, lebih baik membiarkannya mengalaminya terlebih dahulu sehingga Miharu ikut dengannya.

Tepat sebelum mereka menutup pintu geser di ruang ganti, Miharu berkata dengan mata tajam yang pernah dia tunjukkan.

"...... Jika kau berani mengintip, aku akan menyeret Haruha pergi dan segera meninggalkan rumah ini"

"Sungguh aku tidak akan melakukannya"

Saat Yuu kembali ke ruang tamu setelah dia dengan susah payah menjawabnya── Hatinya menjadi sulit dikendalikan.

Baru sekarang dia menyadari bahwa dia terlambat untuk memperhatikan situasi aneh ini, di mana seorang gadis yang baru bertemu sekali sedang mandi di rumahnya. Yang tidak lain adalah Miharu sendiri, kesadaran mereka satu sama lain cepat bermunculan.

Sementara Yuu duduk di sofa di ruang tamu dan menonton TV secara acak, dia mendengar suara "air mengalir" dari kamar mandi. Dan bercampur dengan itu ada suara gembira Haruha yang bersenang-senang, dan terkadang suara Miharu yang meninggikan suaranya.

Itu pasti tikus pemeluk Haruha bagaimanapun juga; Dia mungkin mencoba memeluk Miharu di kamar mandi dan mengganggunya.

.................. Ya. ……………………Ini canggung.

Hal ini bukan seperti dia punya keinginan untuk melakukan sesuatu yang tercela yang akan membuat Miharu khawatir, tapi meski begitu untuk bisa tenang dalam situasi ini, adalah kasus yang sama sekali berbeda. Bahkan Yuu, yang selalu bermain 『CtG』 di luar sekolah, masih memiliki minat pada lawan jenis seperti orang normal.

Dia pikir sebaiknya dia menunggu di kamarnya di lantai dua sampai mereka selesai mandi, tapi akan merepotkan jika terjadi sesuatu di kamar mandi dan dia tidak dapat mengatasinya secepat mungkin.

Sambil khawatir tanpa henti di sofa, Hajime Hidari kembali.

"Hee, Haruha-chan sudah pergi ke kamar mandi ya. Seharusnya aku membawakannya baju ganti "

Hajime, yang baru saja tiba di ruang tamu, yang dipakainya bukan jas seperti siang hari, tapi sweter musim panas dan rok di bawahnya adalah mantel lab; setidaknya hal itu perlu dipertanyakan. Apalagi dia memakai kacamata yang tidak dipakainya saat siang hari. Tidak hanya itu, suasana di sekelilingnya benar-benar berubah dari tatapan dan cara berbicaranya.

Karena cemas dengan perubahan mendadak wanita yang lebih tua, Yuu memutuskan untuk bertanya.

"Maaf……. Apa, tidak baik jika memasukkannya ke dalam air? "

Hajime tertawa ringan dan menjabat tangannya.

"Tentu saja tidak. Aku bilang itu kan? Haruha-chan adalah manusia. Dia terbuat dari gen yang sangat mirip dengan kita dan terdiri dari komposisi yang sama, karena itulah warna, suara, rasa, dan baunya sangat familiar kan? "

Pastinya, entah itu makan atau nonton TV, Haruha dapat benar-benar bereaksi terhadapnya. Dia memang mengatakan bahwa mulutnya terasa kesemutan saat mengonsumsi lada, itu berarti indranya cukup banyak seperti manusia.

"Dengan kata lain, sama seperti manusia, jika tubuhnya kotor dan tidak mandi maka akan buruk bagi kesehatannya. Ah, tapi untuk saat ini jangan tinggalkan dia sendirian untuk waktu yang lama, terutama saat berjalan di tangga atau mandi. "

"Apa maksudmu?"

"Pikiran Haruha masih belum terbiasa dengan tubuh itu. Tidak peduli seberapa hebat seorang gamer, wajar jika kita kebingungan saat bermain game baru untuk pertama kalinya. Untuk anak itu, tubuhnya di sini (kenyataan) adalah avatarnya (inkarnasi). Kesadarannya akan otot dan sarafnya sendiri masih belum terjalin dengan baik. "

Memang. Jadi itulah alasan mengapa gerakan Haruha di sini terasa begitu canggung dibandingkan saat dia dalam game. Mungkin hampir mirip dengan perasaan harus berjalan setelah menghabiskan waktu lama terbaring di tempat tidur di rumah sakit.

"Yah, dia seharusnya bisa menyesuaikan diri setelah beberapa bulan. Dia manusia bagaimanapun juga"

Senyum yang Hajime buat untuk memberikan keyakinan── sangat menarik.

Dia mengalihkan pandangannya untuk beberapa alasan seolah menyembunyikan rasa malunya dan untuk menghilangkan rasa ketidaknyamanan yang dia tanyakan.

"...... Entah bagaimana sifat Hajime-san berubah dari sebelumnya"

"Tentu saja, aku harus mengenakan topeng di depan bos-ku. Dengan kata lain, itu adalah palsu"

Hajime tersenyum nakal dan tiba-tiba mendekatkan wajahnya.

"Jika kau memiliki permintaan, aku akan memasang wajah apapun yang kau suka"

"Eee .... Eh ...! Tidak, err── "

Tanpa sadar dia kehilangan keseimbangan dan napasnya menjadi berat. Hal itu mencekiknya.

Tapi kemudian, Hajime dengan mudah menariknya kembali, dan mengangkat satu jari dengan wajah jujur.

"Yah reaksi dari seorang siswa SMA mungkin seperti itu, tapi Yuu-kun adalah seorang papa, jadi aku berharap kau lebih kuat"

"Aku, aku akan mengingatnya ......"

Kelelahan, dia duduk di sofa, dan bergumam lemah.

Itu benar ...... Bagaimanapun, dia adalah pelindung Haruha, dia seharusnya bersikap benar, baik secara fisik maupun mental. Sambil menanamkan tekad itu, dia mengarahkan tatapannya ke kamar mandi.

Dan, ada ...

Miharu yang muncul untuk melihat percakapan itu di tengah jalan, dan sebaliknya kulitnya yang lembut dan hangat baru keluar dari bak mandi, matanya sangat dingin.

Dan kemudian, di sebelahnya ada Haruha yang mengenakan sepotong kemeja Miharu, memberikan tatapan polos dan sama sekali tidak tahu situasinya.

Pada saat itu, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Kasugai Yuu merasakan dorongan mendadak untuk bunuh diri.


Apa yang Hajime bawa untuk Haruha bukan hanya pakaian ganti.

Itu adalah Râmîêl (Terminal『CTG』) pribadi Haruha.

Itu sangat berbeda dari kepunyaan Yuu. Punya Miharu juga berbeda tapi hanya tampilannya.

Ketika berbicara tentang Râmîêl normal, terlepas dari versinya, spesifikasinya selalu seperti itu, dari visor yang menutupi bagian atas wajah pengguna. Tapi benda ini merupakan sebuah kapsul seukuran ranjang kecil. Tidak seperti Râmîêl normal kalian tidak dapat memakainya untuk menggunakannya, tapi masuk ke dalam perangkat, berbaring, dan menutup penutup atas, hal itu mengingatkannya pada beberapa jenis peralatan medis.

Tulisan "Yotsura Artifactual Laboratory" dan "Sistem Perpindahan Kode Antropik" tercetak di atas penutup depan yang mirip lensa bola mata merah. "Untuk HAL / Ha" di akhirnya mungkin mengacu pada nama Haruha.

Berbeda dengan penampilannya yang sepertinya tesusun dengan banyak bagian logam, benda itu cukup ringan, tapi meski begitu, dibutuhkan kekuatan gabungan dari Hajime, dua peneliti (mungkin) untuk dia bawa, dan Yuu untuk mengangkatnya sampai ke sudut ruang tamu. Ketika akhirnya selesai, bahu Yuu dan Hajime basah kuyup dengan keringat mereka.

"Sebenarnya aku harus mengajarimu bagaimana cara menggunakannya ini hari ini tapi ...... aku lelah jadi kita lakukan besok"

Apakah tidak masalah untuk menundanya, pikirnya tapi,

"Dan, yang terpenting nampaknya Haruha-chan mengantuk"

Kalau dipikir-pikir lagi, Haruha yang bosan menunggunya kini sedang menundukkan kepala kecilnya di atas pangkuan Miharu.

Yuu dan Miharu saling pandang.

Sepertinya Haruha, yang keluar dari dunia virtual, bisa tertidur juga.

...... Yah, seperti itulah Haruha dengan senang hati memulai tidurnya yang pertama kali, tapi ...

Ini bermasalah.

".........................................."

"...... Zzzz~...... Nnyaa~......"

"...................................."

Di dalam ruangan gelap yang diterangi sinar putih lampu malam. [19]

Di atas tempat tidur Yuu yang tidak begitu jelek atau bagus yang dia gunakan sejak sekolah dasar.

Bersama dengan Haruha yang mengeluarkan suara mirip kucing saat tidur di tengah, Yuu dan Miharu diam-diam sadar akan kehadiran meraka masing-masing.

Dengan kata lain, mereka tidak dapat berkonsentrasi tidur karena pernapasan orang lain, gerak, jarak yang dekat di antara mereka, dan suara gemerisik pakaian mereka saat mereka bergerak.

Seperti itulah awal musim panas, mereka menggunakan selimut handuk bukannya Futon[20], jadi meskipun mereka “tidur di kasur yang sama” hal itu akhirnya bukanlah “berbagi tempat tidur”. Tapi, selain Haruha yang masih kecil, hal ini pasti bukan situasi normal bagi dua siswa SMA yang berbeda jenis kelamin dalam satu tempat tidur.

Meskipun mereka berhati-hati memastikan agar tidak saling melihat, keinginan untuk melihat wajah tertidur Haruha menang, sehingga mengulangi lingkaran yang secara tidak sengaja saling melihat, mengalihkan pandangan mereka dengan terburu-buru, dan mengulanginya. Dan membuat hal itu lebih buruk, keinginan untuk melakukannya lagi semakin kuat setiap saat.

Bahkan pikiran mereka untuk mengintip dengan mata setengah terbuka mereka adalah sama.

((Kenapa hal ini terjadi ...... !?))

Setelah Hajime dan yang lainnya pergi, Yuu berencana untuk tidur di ruang tamu setelah mandi. Sebagai satu-satunya tempat tidur yang bisa digunakan di rumah Kasugai saat itu hanya ada di kamar Yuu. Ada juga satu di kamar ibunya, tapi dalam keadaan yang sama sebelum kematiannya── terkubur dengan banyaknya buku dan dokumen── sehingga tidak bisa digunakan kecuali mereka menghabiskan sepanjang hari untuk membersihkannya.

...... Meski, dia berencana untuk tetap menjaga kamar ibunya seperti itu, jadi besok mungkin mereka hanya memesan kasur atau futon, dan membersihkan kamar cadangan yang saat ini digunakan sebagai gudang dan menggunakannya.

Bagaimanapun, tidak mungkin dia membuat Haruha dan tentu saja Miharu harus tidur di sofa. Untuk hari ini kedua gadis itu pasti tidur di kamar Yuu, dan sebaliknya dia akan melakukan yang terbaik secara hati-hati menyiapkan tempat tidur untuk mereka.

Di sisi lain, Miharu sangat menyesal.

"Maafkan aku. Karena membuat Kasugai-kun tidur di sofa dan semua ......"

"Tidak apa-apa. Bukan seperti kita bisa menyuruh Haruha tidur sendiri"

"Tapi kemudian Kasugai-kun akan ......"

Tapi dia memotong kata-katanya sendiri, karena mengatakan itu berarti menunjukkan ketidakpercayaannya pada Yuu sendiri. Dan dalam suasana yang begitu halus.

"Neee, nee ......"

Yang mengeluarkan suaranya sambil memeluk kaki Yuu dengan erat tak lain adalah putri tercinta Haruha. Dia mengenakan piyama musim panas yang dia terima dari Hajime, dan sekarang dia mengusap wajahnya yang mengantuk. Penampilannya sangat mirip kucing.

Haruha yang bingung dengan sensasi mengantuk untuk pertama kalinya dengan taat mendengarkan penjelasan Miharu "Tidak apa-apa. Tidur adalah hal yang sangat baik" dan mengendurkan mulutnya. Tiba-tiba ada keinginan, Yuu mengelus kepala Haruha.

"Maaf membuatmu menunggunya Haruha. Tempat tidur sudah siap, kau bisa tidur sekarang "

"Mari kita tidur bersama papa"

Miharu telah mencoba mengatakan kepadanya untuk menjauh darinya, tapi tiba-tiba Haruha menggelengkan kepalanya.

"Haruha juga ingin tidur dengan papa!"

Tempatnya.

Membeku.

"T-tidak, tidak, itu sedikit ..."

"I, itu benar Haruha. Kita, tidak seperti itu, jadi hal seperti itu - "

Dengan Terburu-buru mereka berdua mencoba untuk menjawabnya. Mereka berusaha menjelaskan bahwa mereka bukanlah pasangan, tetapi entah bagaimana mereka sudah melahirkannya[21], tapi kata-kata mereka tiba-tiba rusak.

Di wajah Haruha, emosi tertentu ditunjukkan dalam rasa kantuknya. Tepat di bawah bayangan matanya ada warna keputusasaan, sejenis perasaan yang seharusnya tidak diketahui anak normal.

“Tapi ......『Tidur』adalah hal di mana Haruha tidak bisa melihat, merasakan, atau mengerti apa-apa kan?

Papa dan mama mungkin ...... lenyap saat tidur "

── Itu benar Yuu dan Miharu saling berhadapan. Bagi Haruha, mengalami tidur itu sesuatu yang menyenangkan tapi juga sesuatu yang mencemaskan. Berbeda dengan Yuu dan Miharu yang menerimanya sebagai keadaan normal. Semuanya adalah pertama kalinya baginya, satu-satunya hal yang bisa dipercaya tanpa syarat hanyalah papa dan mamanya.

Begitu mereka mengerti itu, tidak ada pilihan untuk menolak.

Dengan demikian, di tempat tidur yang benar-benar tidak lebar mereka membentuk kata sungai[22]

..................

Satu jam berlalu sejak mereka mematikan lampu. Ada Yuu yang baring tepat di samping Haruha yang mengeluarkan suara tidur nyenyak, tapi dia sama sekali tidak bisa tidur. Meski sudah sangat lelah, dia masih belum sampai di pintu masuk tidurnya.

Alasannya sederhana saja. Karena dia tahu bahwa Miharu masih bangun. Setiap satu menit dia akan sedikit bergerak, dan setiap tiga puluh detik dia akan mendesah. Tapi meski begitu, dia tidak bisa melakukan apapun karena jantungnya berdetak kencang saat dia merasakan panas tubuh mereka dikirimkan melalui tikar.

Pertama-tama, Miharu yang nampaknya tidak percaya pria itu sering berpakaian tipis. Karena ini awal musim panas, apa boleh buat karena dia kepanasan, tapi kenapa tank top dan celana pendek. Hanya dengan bergerak sedikit, kemontokan itu yang memperlihatkan kakinya akan memasuki penglihatannya.

Mungkin karena dia tengah melarikan diri, jadi dia tidak memiliki piyama panjang tapi ...... melihat betapa pendeknya pakaianmu hal itu yang pastinya mengkhawatirkan.

(Ini buruk ...... semakin banyak aku berpikir tentang tidur, mengantuk yang aku dapatkan)

Seperti ini, Haruha yang tertidur sangat lelap pastinya iri. Begitu dia meliriknya, Haruha berguling dan memeluknya.

"...... Nyuu ......"

Tidak yakin apakah dia terbangun atau tidak, mungkin dia sedang bermimpi, sambil berulang kali menggerakkan mulutnya dia membenamkan wajahnya erat ke dada Yuu.

Malaikat mungil sombong yang memukul perutnya seperti boneka, tapi, kehangatan tertentu yang dimilikinya cukup panas. Dia adalah manusia biasa, mengingat kembali kata-kata Hajime.

Ini adalah cerita yang aneh. Meskipun mereka semua manusia, ada seorang pria seperti Yuu, wanita seperti Miharu, dan anak kecil seperti Haruha. Dan lagi, bahkan Yuu sendiri yang telah menjadi seperti ini, pernah seperti Haruha yang kecil, seperti boneka, dan sangat tergantung dari orang tua tercintanya.

...... Mungkin tidak banyak perbedaan sekarang. Yuu tersenyum pahit dan membelai rambut Haruha. Haruha menarik bibirnya seolah tergelitik.

"……papa……"

Tanpa sadar, dia memeluknya kembali dengan segenap kekuatannya.

Tapi, dia pasti akan terbangun karenanya jadi dia menahannya. Meskipun dia tidak bisa menyangkal bahwa dia hampir kehilangan ketenangannya melihat rok basah karena Haruha yang lucu.

"...... Benar, Haruha benar-benar seekor tikus pemeluk"

Dia menggelitik telinganya dengan bisikan. Sambil memutar matanya, Miharu tersenyum hangat pada mereka,

Tentu saja, dia dapat kembali dengan senyuman dan suara rendahnya.

"Pasangan "tidur bersama" pertamanya adalah aku"

Dalam kegelapan, perasaan Miharu disalurkan dengan jelas.

“......... Tapi, dia menyebut『mama』lebih dahulu jadi itu aku”

"Benar. Dalam beberapa hari terakhir mungkin hal seperti itu terjadi"

Yuu yang menunjukkan ketenangannya untuk meraih hegemoni (?) malam ini dalam tangannya, dan tidak menyetujui Miharu. Dalam adegan seperti itu, Yuu merasa sedikit lebih yakin.

"Awalnya aku pikir kepribadianmu benar-benar berbeda, tapi semakin lama kau seperti Mifa"

"Aa……"

Tiba-tiba Miharu tidak bisa berbicara. Rasanya seperti dia menyesali sesuatu.

Ini gelap sehingga sulit untuk melihat ekspresinya. Tapi, dia bisa melihatnya dengan ragu menggosok kedua kakinya di sudut matanya.

"....... Benar-benar aneh bukan. Menjadi Net Benkei[23]

"Tidak. 『CtG』 adalah RPG bagaimanapun juga, normal untuk berakting”

"Ini sedikit berbeda dengan akting. Aku biasanya seperti ini ...... jadi aku mengagumi mereka yang memiliki kepribadian cemerlang seperti Mifa. Aku tidak dapat berubah bahkan jika aku ingin di depan orang secara nyata, tapi aku bisa ketika menjadi Mifa di 『CtG』. Tidak seperti aku yang hanya bicara semaunya, yang buruk dalam berbicara dan malu, yang buruk dalam menghadapi anak laki-laki. Dan tidak seperti aku ...... yang hanya bisa mendengarkan orangtuanya"

Suaranya sangat kecil dan samar, mungkin karena tidak ingin membangunkan Haruha. Meski begitu, berkat ketenangan ruangan, dan jarak yang dekat di antara mereka, dia bisa dengan jelas mendengar suaranya.

Dia bisa mendengar kegagalannya yang lalu.

"Dan meski begitu, kau kabur dari rumah?"

"......... Aku memang bilang kabur tapi, yang aku lakukan hanyalah berjalan-jalan di rumah teman. Bertahan di rumah yang mungkin mereka sudah menghubungi ibuku. Pemberontakanku hanya sejauh itu"

"Apa rumahmu peraturannya ketat ......?"

"Ada beberapa keadaan khusus sehingga ibuku mulai mengatur hidupku. Aku memasuki sebuah sekolah khusus perempuan karena ibuku berkata begitu, dan beberapa waktu yang lalu, dia menyuruhku keluar dari klub paduan suara di SMA karena aku pulang terlambat."

...... Jadi itulah sebabnya waktu Miharu memainkan 『CtG』 bertambah. Dia sedih untuk merasa bahagia tanpa mengetahui hal itu. Tapi mengesampingkan itu, alasan mengapa pakaiannya sangat pendek mungkin karena dia terbiasa dengan gaya hidup seorang gadis, pikirnya.

“Dan kemudian, kali ini dia mengatakan kepadaku untuk berhenti bermain『CtG』...... Yah, itu kesalahanku karena melakukannya sepanjang malam dan sampai ketiduran. Tapi, setidaknya karena hal ini, aku tidak ingin berhenti melakukannya hanya karena dia bilang begitu"

"...... Karena Haruha ada di sana kan"

Miharu, bahkan di dalam kegelapan ini, jelas dan kuat mengangguk.

"Karena itulah aku kabur dengan membawa Râmîêl...... tapi aku tidak yakin ada kabel yang sesuai di rumah temanku, dan kalaupun seseorang punya, ada yang tidak enak aku pinjami. Pada akhirnya, aku tidak bisa login dalam beberapa hari ini "

Ini hanya imajinasi Yuu tapi tidak mungkin alasan "Aku memiliki anak dalam game sehingga aku tidak mungkin bisa berhenti!" akan melewati ibu yang sangat ketat. Dan bahkan jika dia mengatakan itu, tidak mungkin ibunya mengerti. Bahkan Yuu sendiri tidak akan mengerti apapun sampai dia benar-benar berinteraksi dengan Haruha.

Dan karena itu, Miharu sedih atas tindakannya.

Secara obyektif, ini tentang seorang anak yang memberontak terhadap orang tuanya yang telah merawatnya sepanjang hidupnya dan dengan egois kabur dari rumah hanya karena game online yang tidak ada gunanya. Berbicara tentang tidak tahu berterima kasih.

Meski begitu. Tidak, tepat begitu.

Bahkan jika hanya Yuu sendirian, dia ingin menjadi sekutunya. Dia pikir.

Dia masih belum mendengar apapun tentang apakah ibunya tahu bahwa dia ada di sini atau tidak saat ini, dan kemudian Haruha menggelengkan tubuhnya.

"...... nn ...... uuh ......"

Dia merasa lega karena dia tidak terbangun, tapi sepertinya mereka sudah bicara terlalu banyak.

Sementara dia melihat rambut Haruha, dia berbisik kepada Miharu.

"Ayo kita tidur saja"

Setelah menjawab dengan "Ya" Miharu perlahan-lahan menutup mata sambil membelai kepala Haruha.

Yuu menutup matanya tak lama kemudian dan anehnya, kesadarannya tenggelam dengan nyenyak. Apakah dia akhirnya terbiasa dengan situasi ini? Apakah tubuhnya menggunakan oksigen dari percakapan itu dan otaknya meminta istirahat? Atau……

Saat memikirkan hal itu, kesadarannya perlahan tersedot ke dalam malam dan tertidur karena gravitasi.

Tapi hal itu terganggu karena dia menyadari bahwa dia belum masuk 『CtG』 sama sekali hari ini.

──Kugimiya Miharu lemas di pagi hari.

Mungkin karena dia memiliki tekanan darah rendah atau semacamnya. Beberapa saat setelah terbangun, ingatannya sebelum tidur bercampur aduk dan dia lupa apa yang dia lakukan. Hari ini persis seperti itu.

"Nnnn ......... nnuu ......"

Bangun dalam keadaan rapuh, dia meregangkan badan sambil menderingkan tenggorokannya.

Dalam beberapa hari terakhir ini, dia telah tinggal di rumah sahabat dekatnya, jadi dia tidak terkejut saat terbangun di ruang yang tidak biasa. Tapi,

(...... Rumah siapa yang aku tinggali kemarin? Ton-chan? Koro-chan?)

Dia tidak ingat. Apa yang memasuki penglihatannya yang buram adalah "Aku tidak yakin warna mana yang harus aku pilih, karena sekarang aku hanya akan membeli barang berwarna hitam atau abu-abu seperti perabotan, itu merupakan ruangan gelap yang membosankan.

(Ini seperti kamar anak laki-laki ......)

Ruangan itu rapi. Bukan karena di ruangan ini hanya ada beberapa barang, tapi sebagian besar diletakkan dengan rapi di rak atau di atas meja. Dan di rak ada model plastik tersusun rapi.

"Seperti yang aku pikir, benar-benar seperti anak laki-laki──"

Saat dia dengan ceroboh memikirkan ruangan itu melalui matanya── dia terganggu dengan sebuah gumaman.

Di samping tempat tidur yang Miharu duduki, seorang gadis sedang tidur. Dia memiliki rambut lembut dan lucu yang pasti akan meyakinkanmu bahwa dia adalah gadis paling lucu dan terindah di dunia.

Dan, tepat di samping gadis permata itu ada anak laki-laki yang sangat biasa-biasa saja yang sedang tidur. Dan anak laki-laki itu mengenakan T-shirt dan celana setengah lutut yang dikenal sebagai tampilan paling kasar untuk ditunjukkan kepada seorang wanita.

Kepalanya mendidih── dan dia ingat segalanya pada saat itu.

Itu benar ...... kemarin, "putrinya" Haruha keluar dari game dan mereka mulai tinggal bersama di "rumah ayah putrinya". Dan kemudian, karena permintaan Haruha ketiganya tertidur bersama ...... Dia ingat bahwa dia punya pembicaraan yang memalukan sebelum tidur tapi tidak bisa mengingat dengan pasti apa itu.

Setelah ini, wajah macam apa yang harus aku pakai saat menghadapi Kasugai-kun.....? Rasanya seperti mereka memiliki jarak yang cukup kacau satu sama lain sejak awal.

Dan berbicara tentang Kasugai Yuu, dia memeluk Haruha dengan wajah yang sangat santai; Sepertinya dia tidak akan segera terbangun.

Melihat sekeliling, ada jam digital yang menampilkan "Sabtu 09:08" di sisi tempat tidur. Sekolah Yuu seharusnya libur pada hari Sabtu── Di hari Sabtu Clamp muncul di 『CtG』 tepat di pagi hari── jadi mungkin sudah waktunya bagi mereka untuk bangun. Karena keadaan seperti itu akan buruk bagi pembelajaran Haruha.

Meski begitu, untuk secara brutal membangunkan Malaikat dari tidur nyenyaknya yang pertama dalam hidupnya, hal itu masih terlalu berat bagi Miharu. Pertama dia harus membangunkan Yuu.

Jika dia mengeluarkan suaranya, dia akan membangunkan Haruha juga── dia ragu-ragu. Mungkin sudah lebih dari enam tahun sejak terakhir kali dia menyentuh pria yang tidur. Tapi, hal itu akan menjadi masalah bagi kehidupan mereka di masa depan jika dia merasa malu atas hal-hal seperti ini.

(Itu benar. Dibandingkan dengan Russhy (Super menakutkan meskipun itu adalah Pomeranian) dari tetangganya, satu atau dua anak laki-laki tidak masalah......!)

Sambil memberanikan diri, dengan hati-hati dia meletakkan tangannya di bahu Yuu. Tidak ada reaksi.

Karena tidak terbangun, dia mencoba menggunakan kekuatan lebih tapi hal itu sepertinya tidak bekerja. ...... dan meski begitu,

"Entah kenapa ini menakutkan ......"

Ketika menyentuh Clamp di 『CtG』 tangannya selalu melalui lapisan pakaian yang tebal. Tapi untuk langsung menyentuhnya seperti ini pasti memberikan rasa ketidaknyamanan.

Kalau dipikir-pikir lagi, fisiknya tidak seperti blok tapi lengan dan kakinya jauh lebih maskulin darinya, warnanya agak gelap. Jari kakinya terlihat seperti kerikil. Dia mengingat pelajaran menggambar yang dia dapatkan di kelas seni saat SMP dimana dia diberitahu untuk membayangkan anak perempuan sebagai tanaman dan anak laki-laki sebagai mineral.

(Apakah semua laki-laki seperti ini ......?)

Dia mencoba mengingat kembali saat dia memukul punggung ayahnya saat dia masih muda, tapi sudah lama sekali sehingga ingatannya berkabut.

Seakan mencoba melihat di balik bayangan wajahnya, dia langsung menatap wajah anak itu. Ini berbeda dengan wajah Clamp yang tenang dan tegas atau wajahnya yang tidak dapat diandalkan bagaikan bermasalah. Wajah Kasugai Yuu yang tertidur terlihat sama seperti Haruha, sangat tak berdaya.

Karena tidak dapat melepaskan diri dari kantuknya, dia tanpa sadar menggerakkan jarinya dan menyentuh rambut di pipi Yuu.

"Nnn ......"

Matanya menatap mata Yuu yang terbangun sambil mengeluarkan suara lelah.

"...... eeh? Ku ... .. Kugimiya-san ......? "

Sepertinya Yuu adalah orang yang cukup tanggap dan langsung menyadari keberadaan Miharu. Tapi, biarpun begitu, bagaimanapun kalian melihatnya, situasi ini seperti── bukan apa-apa kecuali── Miharu yang membelai kepalanya sambil melihat wajahnya yang tertidur, dan untuk memahami situasi ini merupakan kasus yang sama sekali berbeda.

Miharu panik dalam berbagai cara. Wajahnya memerah, dan perkataan berikutnya untuk menjelaskan situasi pasti akan gagal. Tapi untuk tetap diam dalam situasi ini justru akan membuat dirinya dicap sebagai orang yang aneh. Karena itulah, dia mengumpulkan semua keberaniannya ke tenggorokannya, dan mengeluarkan sepatah kata seolah menuangkan semuanya,

"A, aku minta maaf!"  

Dia menggigit lidahnya.

"......? Eh? "

Karena semua keributan yang mereka buat, Haruha akhirnya terbangun dan membuka matanya.

Dan kemudian, pemandangan di depannya selama momen berkesan pertamanya.

Sosok ayahnya dengan tanda tanya melayang di atas kepalanya, dan sosok ibunya yang sepertinya akan menangis

"...... nnniya?"

Setelah itu mereka mulai berdiskusi mengenai zona yang mengkhawatirkan, karena saat ini kesalahpahaman antara Miharu dan Yuu telah selesai. (Untuk meringkasnya "Ternyata menjadi begitu ketika aku mencoba dengan lembut membangunkanmu" telah diterima karena terdengar aneh seperti kebohongan)

Sementara Yuu sedang menyiapkan sarapan pagi yang sederhana, Miharu mendandani Haruha di tempat tidur.

Ditemani matahari pagi yang samar memasuki ruangan, dia menyisir rambut Haruha. Tidak peduli seberapa berantakan rambutmu, hal itu dapat langsung rapi dalam sekejap di 『CtG』, jadi ini adalah sensasi yang benar-benar baru untuk Haruha.


Sambil merapikan rambutnya, Haruha dengan senang hati menyanyikan lagu tema Rasupu-chan, Miharu dengan sopan berbicara.

"Y-Yah Haruha ...... Ini tentang tidur bersama Kasugai-kun kau paham"

Seperti yang diharapkan, suaranya kaku. Dia bisa tidur kemarin, tapi tepat setelah kejadian pagi ini, dia tidak bisa melakukannya lagi.

(Sebagai anak laki-laki Kasugai-kun tidak begitu menakutkan ...... tapi, tidur dengan anak laki-laki terlalu besar bagiku)

Maaf Haruha, tapi mulai hari ini dan seterusnya, Miharu akan meyakinkannya untuk hanya tidur berdua.

Tapi tepat sebelum dia memulai bujukannya, Haruha berhenti bernyanyi dan berkata.

"Dengar ~, Haruha yang kau lihat ~. Hari ini ~, saat bangun tidur ~, di pagi hari ~ ── "

Suara cadelnya yang gembira mencair seperti mentega.

"Haruha dipeluk, oleh papa!"

Tepatnya, Haruha yang pertama kali memeluk Yuu, tapi dari sudut pandangnya Yuu lah yang tidak bisa membiarkannya pergi.

"Haruha yakin ~, papa adalah ~. Saat bangun tidur, jika Haruha tidak ada di sana, akan sedih, dan ketakutan ...... sehingga *memaksa*, dia menyambar Haruha"

Haruha meletakkan tinjunya yang kecil di mulutnya, dan "Kufufufu ......" tertawa dengan senang. Setelah itu, dia mengendurkan wajahnya.

"Benar, papa pasti kekanak-kanakan"

………………Ini buruk. Untuk menunjukkan senyuman yang begitu bagus, sepertinya dia bisa mengatakan bahwa inilah saat terakhir tidur dengan papa.

Sinar matahari pagi yang menerobos jendela menciptakan tempat kecil cerah di tempat tidur, di dalam ruangan ada Haruha yang dalam suasana hati yang gambira untuk terbangun di pagi yang terbaik, dan Miharu yang kehilangan kekuatannya dan merendahkan bahunya.

Itu pastinya pagi seorang ibu dan anak perempuan.



Setelah Yuu dan yang lainnya selesai sarapan, Hajime Hidari muncul di depan pintu masuk rumah Kasugai.

"Yaayaa! Selamat pagi! Apa kabar kalian semua?"

Bisa jadi karena tidak ada Niiro hari ini, dia dalam mode 'kacamata onee-san' tepat di pagi hari. Sambil merasakan sesuatu seperti mulas, Yuu berjalan melewati ruang tamu.

"Agak baik. Setidaknya Haruha energik seperti biasanya "

"Tepat. Haruha tidur dan bangun dengan benar"

"Gufugh !? ...... y, yang jelas terlihat seperti itu" kata Yuu sambil dengan kaget menangkap Haruha, yang mengenakan pakaian anak-anak yang lucu. Hajime menatap Yuu dan Miharu secara berurutan.

"Kalau begitu ...... aku harus membuat beberapa penyesuaian untuk mempersiapkan Haruha. Kupikir hal itu akan memakan waktu sekitar setengah hari. Kalian mungkin bisa jalan-jalan untuk menuggunya"

"Pergi ...... maksudmu dengan Haruha?"

"Ya! Seperti kencan. "

"TIDAK MUNGKIN!" Jawab Yuu dan Miharu bersamaan── membuat mereka saling pandang.

"Apakah kau sangat membencinya?" pikir mereka berdua.

Sambil tersenyum, Hajime menawarkan sebuah proposal saat dia melihat keduanya.

"Pergi lakukan beberapa tugas. Kalian perlu membeli berbagai kebutuhan tidak peduli apakah itu untuk Haruha atau tidak. Yuu-kun bersekolah saat weekdays, dan Haruha sibuk dengan perpindahan sekolah di antara hal-hal lainnya. Akan bermasalah jika kalian tidak melakukannya saat kalian bisa"

Dia memang benar. Tapi,

"Apa boleh membawa Haruha ke sana? Karena ...... dia hanya keluar sebentar sejak dia datang"

"Karena itulah kami ingin kalian menggunakan mobil untuk berpergian. Pengemudi berasal dari lembaga, jadi dia bisa melakukan berbagai tugas sampai batas tertentu, dan selain itu──”

Hajime terdiam dan dengan nakal menutup salah satu matanya.

“Kalian berdua adalah pasangan terbaik yang dipilih oleh Komputer Nephilim yang membuat 『CtG 』. Kalian berdua adalah orang tuanya, dan dia mengandalkan kalian jadi banggalah dengan dirimu kalian sendiri "

Beberapa menit dan meter dari jalan raya nasional kemudian, Yuu dan kelompok itu berjalan ke deretan toko di supermarket.

Akan lebih mudah jika mereka pergi ke supermarket umum di dekat stasiun, tapi akan sangat bermasalah dan canggung jika mereka bertemu dengan seorang kenalan dari lingkungan sekitar. Itulah sebabnya mereka pergi jauh ke tempat di mana siswa tidak banyak mengunjunginya. Itu memang toko yang asing tapi ...... hanya memikirkan betapa buruknya jika mereka bertemu Fuyufu, ini sama sekali bukan masalah.

Orang dari lembaga yang mengantarkan mereka ke sini ──siapa, omong-omong dia orang yang terlihat baik── berkata bahwa dia akan menunggu di tempat parkir. Bersama dengan Haruha yang memegang tangan Miharu, mereka bertiga melewati pintu masuk.

Toko ini mengeluarkan suasana pinggiran kota yang khas. Ini adalah bangunan berlantai dua tapi itu sangat lebar. Ada bioskop asing di belakang mungkin karena pemiliknya berasal Tebiro.

Miharu, yang penasaran memandang tokonya, bertanya santai.

"Apa kau sering kesini?"

"Tidak. Sudah dua tahun sejak terakhir kali aku datang ke sini"

Yuu ingin mengatakan bahwa dia biasanya datang ke sini bersama ibunya dengan mobil mereka. Tapi ternyata tidak bisa.

"Sepertinya tidak banyak yang berubah. Mereka seharusnya punya banyak peralatan rumah tangga yang tersedia di sini"

Hal pertama yang harus mereka dapatkan adalah pakaian dan tempat tidur membiarkan bahan makanan untuk yang terakhir. Makanan, pakaian dan tempat berlindung yang mereka katakan bagaimanapun juga. Adapun dananya, mereka memiliki kartu yang diberikan Hajime kepada mereka sehingga mereka seharusnya memiliki sedikit kelebihan uang.

"Kalau begitu ...... pertama-tama ayo kita cari tempat tidur dan buat pesanan. Kita mungkin akan melupakannya nanti" Yuu mengusulkan.

Wajah Miharu memerah.

"Eh? Maksudmu kita harus ganti menjadi tempat tidur ganda? "

"Tidak. Ini bukan seperti kita bisa tidur di kamar yang sama selamanya, jadi aku pikir kita harus membeli tempat tidur untuk Kugimiya-san juga"

"………………tentu saja"

Sejak pagi ini, Miharu menjadi kebingungan karena berbagai hal. Dia berjongkok, merintih, saat dipeluk oleh Haruha yang bertindak sebagai obat penenang.

"Ohh~, tempat apa ini?" kata Haruha saat dia berjalan gelisah melewati toko itu dengan matanya yang berkilauan.

『Jam sembilan kemarin malam, seorang wanita yang kehilangan kesadaran di sebuah kamar di daerah perumahan Tokyo ditemukan oleh anggota keluarganya. Wanita itu langsung dibawa ke rumah sakit, dan sepertinya hidupnya tidak dalam bahaya, namun penyebab pingsannya belum diketahui. Menurut dokter tidak ada masalah dengan kondisi kesehatan wanita itu ...... 』

TV besar yang dipajang menunjukkan berita hari ini. Yuu tidak berhenti berjalan, tapi entah kenapa hal itu menarik perhatiannya. Itulah kejadian yang Fuyufu sebutkan sebelumnya.

『Insiden pingsan semacam ini juga pernah terjadi di berbagai tempat lain dalam beberapa minggu terakhir, penyebab ketidakjelasaan pingsan ini belum diketahui dan jumlah korban di dalam kota ini telah mencapai lebih dari tiga belas orang. Meskipun masih belum mencapai tingkat yang serius namun, mereka yang hidup sendiri disarankan untuk sering menghubungi orang lain sebagai upaya meminimalkan dampak yang mungkin terjadi dari insiden ini 』

"...... Mungkin sudah waktunya menghubungi paman setelah sekian lama." Pikir Yuu.

"Sungguh cerita yang menyeramkan," kata Miharu cemas. Dan kemudian Yuu tiba-tiba teringat "Itu benar ....... Aku tidak lagi sendirian sekarang. "

"Papa! Haruha menemukan sesuatu yang keren!" Haruha melapor kepada Yuu yang beristirahat di bangku terdekat. Miharu mencari baju untuk dibeli sementara Yuu, sebagai pria, pasti bosan.

Dia duduk di samping Haruha, tapi saat dia mengalihkan pandangan darinya, Haruha kabur dan pergi ke suatu tempat. Dia kembali dengan memegang kotak berwarna-warni seukuran balok beton.

"Fufufu", dia tertawa saat melihat benda di dalam kotak. Melalui bagian transparan itu Yuu melihat boneka di dalamnya, dan di dalam kotak tertulis『Figurine Mystical Priest Girl Rasupu-chan 5』. Sepertinya ia menjadi salah satu karakter protagonis dari anime yang ditonton Haruha tadi malam.

"Bukankah ini dijual!? Jangan mengambilnya tanpa izin! "

"Aww ~ ......" kata Haruha sambil bermuka masam.

Sangat tidak mungkin dia marah kepada Haruha yang menunjukkan wajah tidak puas seperti anak manja. Dia memegang tangannya dan membimbingnya kembali ke tempat dia menemukan kotak itu. Untungnya, itu dari toko mainan terdekat dan mereka segera mengembalikannya ke rak. Karena ada tumpukan kotak serupa yang tersusun rapi, nampaknya itu menjadi produk yang populer.

"Haruha. Di toko seperti ini, kau harus membayar dengan uang"

"Barang yang tersedia dibeli dari daftar produk, kan? Dan barang yang terjatuh gratis untuk diambil, kan? "

"...... Itu hanya di dalam game. Di sini kau harus memasukkan barang yang kau suka ke dalam keranjang, lalu membelinya dari pegawai di sana. Jika tidak melakukannya dan membawanya keluar, kau akan menjadi pencuri. Pencuri adalah orang jahat"

"Aku harus menggunakan nada kasar saat mengatakan ini" pikir Yuu. Haruha cemberut saat melihat figure Rasupu-chan dengan menyesal.

"Tapi, papa sering mencuri barang, bukan?"

"Jangan berkata hal seperti itu ... .. dan itu hanya di dalam game, seperti mengambil senjata dari monster, atau berurusan dengan kejadian perampokan saat itu"

“Kalau dipikir-pikir Kasugai-kun, ketika melawan Humanoid (Manusia Buatan) kau sering mengalahkan mereka dengan 《Snatch (mencuri)》 senjata mereka, kan?” kata Miharu saat dia muncul dari belakang. Dia memegang tas kertas yang berisi baju di kedua tangannya. Sepertinya dia sudah selesai membeli pakaian.

"Kenapa kau terus melakukan hal-hal yang menyebalkan semacam itu?"

Ini pertama kalinya Yuu menyadari bahwa mulut Miharu akan bekerja dengan lancar saat berbicara mengenai game. Hal yang sama berlaku untuk Yuu juga.

"Yah, meski tampaknya seperti hal yang menyebalkan, itu tetap teknik. Mencuri senjata musuh dengan tangan kosong, lalu, dalam waktu yang tepat, aktifkan serangan semi otomatis; Ini adalah gaya yang sangat bergantung pada tindakan awal. Ini syarat istimewa dari 『CtG』 kuberitahu”

Yuu menggunakan kata "syarat", tapi tidak disebutkan dalam pengumuman resmi manapun sehingga hal itu jatuh di bawah garis samar entah itu bug atau tidak. Dengan kata lain: trik tersembunyi. Syaratnya adalah lawan harus memegang senjata dan kalian harus bertarung dengan tangan kosong. Jika kalian gagal mencuri senjata mereka, kalian akan berada dalam keadaan terjepit, dan salah satu teknik yang paling tidak diketahui.

"Huh? Tapi Kasugai-kun, meski lawan menggunakan senjata jarak jauh, kau masih berusaha keras untuk mencurinya, bukankah itu hanya hobimu?"

"Papa hanya mencoba untuk pamer"

Yuu mengalihkan pandangannya karena dia tidak dapat mengatakan apapun terhadap serangan Miharu dan Haruha yang terus-menerus.

"Untuk bisa mengalahkan lawan dengan cepat itu keren" pikir Yuu. Itu sebabnya dia sangat bergantung padanya. Para pemain yang akan menaikkan level skill 《Snatch》mereka karena alasan tersebut akan lebih disukai seperti Yuu.

"B-bagaimanapun ...... tidak seperti dalam game, kau tidak boleh mengambil barang dari rak dan pot. Paham?"

"Ehh? Dari pot juga buruk? "

Entah bagaimana, itulah wajah kaget Haruha.

"Ya, kau juga tidak boleh merusaknya"

"Kenapa……"

Sejak game RPG, terutama fantasi zaman pertenghan, mencapai era 3D, pot di pinggir jalan dan di dalam rumah merupakan benda yang bebas untuk diperiksa dan dipecahkan. Orang mungkin secara egois memeriksanya tanpa izin dan dengan bebas mengambil bermacam-macam item darinya meskipun ini bukan satu-satunya cara kalian mendapatkan item. Ini adalah rutinitas sehari-hari dan merupakan faktor penting yang mencegah pemain kehilangan persediaan mereka dalam menyelidiki kota dan desa.

Di dunia ini dimana penggeledahan dan pemecahan pot dilarang, bagi Haruha yang secara harfiah merupakan pemikiran game, ini adalah krisis pola pikir.

"La ... lalu, apa yang bisa Haruha pecahkan?"

"Aku akan membelikannya peniup gelembung nanti" pikir Yuu pada saat itu.

Tepat setelah itu, Miharu kembali ke topik utama.

"...... Ngomong-ngomong, apa yang kalian lihat?"

"Ini Rasupu-chan"

Haruha, yang secara mengejutkan dapat mengatasi kesedihannya dengan cepat, menunjuk 『Figurine Mystical Priest Girl Rasupu-chan (5)』.

"Itu menakjubkan, mama tahu? Dia melakukan pose kematiannya"

Karena betapa memaksanya Haruha, Yuu sekali lagi mengambil barang itu dan melihat deskripsinya.

Seperti yang Haruha katakan, meski seukuran telapak tangan, posisi tubuhnya benar-benar meniru pose racun mematikan super Shiberia. Benar-benar permata dari sebuah item. Tapi, setelah menyadari sesuatu dia mengembalikannya ke rak.

“Haruha ...... Aku minta maaf tapi itu tertulis 『Untuk lima belas tahun ke atas』. Di dunia ini, Haruha berusia sekitar delapan tahun, jadi kau harus lebih tua untuk membelinya "

Menanggapi penjelasan Yuu, Haruha, seolah sekarat, mengajukan pertanyaan dengan matanya yang polos.

"Kenapa Haruha tidak bisa membeli mainan anime untuk gadis kecil?"

"Yeah ... Benar, aku heran kenapa ......"

Mengapa figurine dari anime yang tayang saat ini yang ditargetkan untuk gadis kecil menjadi barang dagangan untuk anak berusia lima belas tahun? Yuu, merasa tidak berdaya, tak mampu menjawab pertanyaannya.

Bagaimana mereka bisa menghibur Haruha? Dia sudah merendahkan bahunya, merasa murung dari insiden pot dan sebagainya? Pada saat seperti ini, cara yang terbaik adalah menyerahkannya kepada Miharu yang juga seorang gadis muda dalam hatinya.

"D-di sini Haruha. Yang ini boleh untuk anak usia tiga tahun ke atas"

Yang dia temukan dari rak adalah boneka vinil Rasupu-chan yang lembut. Satu set dengan karakter saingannya yang bernama Fu-Nyanchu yang murah, tapi sangat tidak nyata, dan satu-satunya hal yang dapat digerakkan adalah bahunya yang hanya bisa diputar dalam gerakan melingkar. Apalagi wajahnya tidak terlihat seperti aslinya. Ini mengingatkannya pada boneka voodoo yang digunakan oleh orang-orang kuno sebagai objek penyembahan, ia memiliki tampilan yang berbeda dari orang lemas atau orang yang melamun.

Yuu tersenyum pahit.

"Yah, Kugimiya-san. Aku tidak berpikir bahwa ...... "

"Uwaa────! Satu set pertempuran──── !! "

"Ee-eh dia sangat senang !?"

Setelah mengatakan "Aku akan membelikan ini untukmu" dan menyerahkan boneka itu untuk Haruha yang mengeluarkan sorakan dengan matanya yang berkilauan, Miharu berbisik kepada Yuu dengan suara yang menyenangkan.

"Tetap, kuantitas melebihi kualitas"

"... ... apa aku ini terlalu sederhana saat aku masih muda ......?"

Seperti yang dia pikir, kepribadian Haruha jauh lebih muda dibanding fisiknya. Dari apa yang dia ingat, Fuyufu dan sepupunya lebih tidak sopan ketika mereka seusia Haruha saat ini.

Apalagi Yuu sendiri merupakan anak yang akan mengatakan kata-kata kasar dan tidak berperasaan kepada orang lain──

『Apa tidak masalah karena kau tidak pernah mengunjungiku satu hari pun saat kau berjanji sebulan yang lalu. ...... tapi ibu, apa kau mengerti arti kata "janji" dan "bohong"? Mungkinkah kau salah mengingatnya dan mencampuradukkan maknanya? ...... belajarlah bahasa Jepang yang benar 』

............ Hanya dengan mengingat hal itu membuatnya membenci dirinya sendiri.

Dibandingkan Haruha yang dengan ceria melihat mainan di toko dengan Miharu, Yuu sangat berlawanan. Mungkin alasan mengapa Yuu dapat menerima Haruha dengan mudah karena dia mengharapkannya bisa menjadi anak yang akan mencintai ibunya dalam menggantikan dirinya.

Dan dengan memikirkan itu── dia menggelengkan kepalanya.

"Bukan ...... bukankah itu boneka mainan?" Pikir Yuu

Dia mendesah kecil, dan membawa belanjaan mereka. Itu tidak terlalu berat.

"Baiklah……. Mungkin sudah waktunya kita pulang. Rasanya agak buruk untuk membuat orang tetap menunggu"

Butuh waktu sekitar dua jam bagi mereka untuk menyelesaikan pembelian peralatan rumah tangga dan bahan makanan yang dibutuhkan, termasuk makan siang di restoran acak di area makanan.

"Aww ~ ...... kita pulang sekarang?"

Haruha yang dengan senang hati membantu Yuu dengan mendorong keranjang belanja nampaknya tidak bahagia. Dia mengungkapkan ketidakpuasannya dengan memukul bantal berpola kaki kucing yang dia pilih sebelumnya. Tapi, Miharu kemudian berkata "Baiklah, hmm ......" dengan suara letih karena kelelahan dan mengangguk.

Tanpa disangka, Haruha (tidak termasuk kasus di toko mainan) tidak lagi kabur begitu kalian melepaskan pandanganmu darinya.

Namun, setiap kali sesuatu menarik perhatiannya, dia akan meraih lengan Yuu atau Miharu dan menyeretnya ke sana dan ke sini. Sebagai penjaganya, hal itu sangat melelahkan. Meski begitu, mereka harus mengawasinya tanpa peduli seberapa sering mereka tersandung dan jatuh.

Meski baru berbelanja, Yuu masih belum terbiasa menangani anak dan dengan cepat kelelahan baik secara fisik dan mental. Pada akhirnya dia pergi keluar melewati tempat parkir dan berjalan melalui lorong yang ramai.

Gadis yang berjalan tepat di depannya mengenali wajahnya yang sangat familiar.


Alasan pertemuan mereka dengan Kodzuchi Fuyufu pada hari itu sangat sederhana.

Dia diundang oleh temannya dari klub Tenis Meja untuk menonton film rating B yang tidak ditayangkan di bioskop-bioskop besar. Mereka mengajak kakak perempuan temannya, yang pada saat itu mencari pekerjaan, untuk mengantarkan mereka ke sana dengan mobil. Berkat itu, Fuyufu, temannya, dan kakak temannya akhirnya tertawa terbahak-bahak setelah menonton film action splatter 『The Goblin’s Pipeline Grand Strategy』.

Setelah itu, mereka berpisah dengan kakak temannya yang ingin tidur siang di dalam mobil. Keduanya lalu berjalan ke toko baju di super market untuk menghabiskan waktu. Itulah saat pertemuannya berlangsung.

Kenapa Yuu, yang selalu mengurung dirinya di dalam rumah dengan bermain『CtG』 ketika tidak datang ke sekolah dan berbelanja, ada di sini dalam sejenis supermarket pinggiran? Jika memang begitu, Fuyufu akan berpikir bahwa Yuu sedang berbelanja dengan pamannya yang dia kenal. Tapi...

Yuu berjalan bersama seorang gadis.

Gadis itu, yang tampaknya pemalu, berusia hampir sama dengan Fuyufu dan Yuu.

Yuu mendorong troli dan tepat di sampingnya ada gadis itu, yang berbicara tentang merek sampo atau semacamnya. Mereka pasti saling kenal satu sama lain, dan mereka berbelanja bersama. …………Sampo? Apa? Eh ???

"Tidak…… mungkin……"

*Crack* ... Saat tubuhnya akan jatuh, beserta tanda yang mengambang di dalam hatinya mulai berputar, temannya dengan cepat memegangnya. Seperti yang diharapkan amggota klub tenis meja, kakinya sangat tangkas dan bisa diandalkan.

"Fuyu-cchi! Tenangkan dirimu! "

“Untuk mempercayai bahwa Yuu-bocchi[24] berjalan bersama orang lain selain diriku ......”

"Apa itu sesuatu yang sangat mengejutkanmu!?"

"Kugh ...... mungkinkah, wanita itu juga memiliki mata setan yang bisa melihat hantu?"

"Apa-apaan dengan keadaan itu?"

Mendengar suara keras temannya, Yuu memutar tubuhnya ke arah mereka.

"F-Fuyu!? Eh? Aa ...... kenapa, kenapa kau disini ......!? "

Dia mengeluarkan suara panik yang tidak biasa yang sangat tidak menyenangkan. Dia seperti seorang pezina yang tertangkap curang.

Dan gadis yang dimaksud bersembunyi di belakang Yuu seolah ketakutan.

Melihat sosoknya yang bersembunyi di balik bayangan Yuu membuat sesuatu yang jauh di dalam tubuh Fuyufu pergi "ciiiiing" seolah-olah itu mengeluarkan suara logam──

"Yah, yah! Bukankah itu Yuu-kun dari rumah Kasugai yang aku lihat di sini? "

Dengan gaya berbicara yang jelas keluar dari karakter itu dan senyum yang sepertinya kejam, dia membuat jeda yang besar. "Uuugh ..." Yuu berteriak melalui tenggorokannya, tapi kemudian dia membuat senyuman palsu yang dengan jelas mengetahui bahwa melarikan diri bukanlah pilihan.

"Y-yo, yoo. Apakah suatu kebetulan" kata Yuu.

(......... Apa-apaan itu?) Pikirnya.

Dia bertingkah berbeda dari biasanya. Biasanya dia akan keras kepala seperti anak kecil dan dengan kasar berusaha melarikan diri dari Fuyufu. Tapi, anehnya hari ini dia sedikit berbeda ...... seolah-olah dia tidak ingin menunjukkan sisi buruknya kepada orang yang bersamanya.

"Aku paham. Seperti yang telah aku duga, wanita itu semacam kepunyaan Yuu" pikirnya sambil menahan senyum menyeramkan itu di wajahnya, saat dia mulai membuat suara gelisah.

Fuyufu telah berhenti memarahi Yuu tentang terlalu banyak bermain CtG sejak ibunya meninggal. Siapa sangka dia berani mendapatkan wanita tanpa dia tahu ...

"Ya ... apakah suatu kebetulan .. Siapa sangka kalau penyendiri berperingkat prefektur Yuu akan berjalan dikelilingi gadis yang begitu cantik di tempat yang jauh ini seperti sedang berusaha kabur dari mata kenalannya seolah-olah tengah menarik selingkuhan?"

"...... Jangan mengharapkanku untuk memikirkan sesuatu tentang si penyendiri tidak peduli apa pun yang kau katakan"

Perkataan itu adalah sifat khas Yuu, meskipun dia mengatakan bahwa dia tidak akan mencampuri apapun. Sulit untuk dipikirkan karena orang ini yang kehidupan sebelumnya kemungkinan besar merupakan karung pasir yang ingin populer.

── Aku paham. Jadi inilah yang orang katakan sebagai hal semacam itu.

“『Hukum Aturan Tempat Berkencan』 sebagai nama sampulnya akan terlalu mewah”

"Apa yang baru saja kau katakan!?"

"Kalau begitu katakan padaku, dari mana kau berkenalan dengan wanita itu? Bukankah kau selalu mengurung diri di rumahmu──”

"Yah ... dari game!"

"Game……? Mungkinkah kau mengajak gadis di 『CtG』 dan berhubungan dalam pertemuan offline atau semacamnya?”

"Pertemuan off ..? T-t-tidak! Mama dan papa ... kau lihat ... telah 《menikah》 di dalam game!”

"Menikah ... Menikah katamu ──"

Setelah mengulangi kata itu dengan hati-hati── dia menyadari bahwa orang yang dia ajak bicara beralih dari Yuu ke orang yang memiliki suara lebih muda.

Dan saat dia melihat ke bawah, dia melihat roknya digenggam oleh tangan kecil.

Ini seorang gadis. Seorang gadis berusia sekitar delapan tahun dengan rambut halus dan mata murni yang sangat polos ......

"J-jangan, Haruha!"

Untuk pertama kalinya, wanita itu mengeluarkan suaranya. Dia dengan cepat meraih dan memeluk gadis yang disebut "Haruha" dan menahannya untuk tidak mengatakan apapun lagi.

"E-Erm ...... maafkan aku. Dia mengatakan hal-hal aneh; Dia anak kecil kau tahu ...... "

Anak itu memprotes, "Hal ini tidak aneh!" sambil menjatuhkan kakinya, tapi dia terdiam dengan dada wanita itu yang membusungkan.

Tapi itu tidak masalah. Jika anak itu tidak mau berbicara, dia bisa mendapatkan jawabannya langsung dari wanita yang menutup mulut gadis itu.

"Jadi, siapa kau?"

"Aa ...... u, aku, aku"

Wanita itu tiba-tiba terdiam. Meskipun dia bergerak dengan sangat kuat saat dia menghentikan anak itu, saat ini dia merasa dirinya benar-benar lemah.

"B-Baiklah, kau tahu, aku akan menjelaskannya nanti, jadi──”

"Diam, Penyendiri. Bintang sandawara tidak memiliki hubungan dengan serangan sihir petir yang kau tahu "

"Setidaknya buatlah hal itu bisa dimengerti!"

Yuu mengomel dari perutnya, tapi dia mengabaikannya. Fuyufu merasakan sesuatu. "Wanita ini harus mengungkapkan identitas dirinya sendiri. Sesuatu. Benar! Sebuah firasat!" pikirnya.

Karena itulah, dia mengenalkan dirinya.

"Aku Kudzuchi Fuyufu. Aku ... tetangganya Kasugai Yuu "

Dan dengan pengenalannya── ini memaksa wanita di depannya bereaksi dengan cara di luar imajinasinya.

"Ee ............ Fuyu, fu ...... -san?"

Wanita itu menunjukkan ekspresi tertegun, lalu pupilnya perlahan melebar, dan kemudian tumpul berongga. Dengan cara yang sama, wajah Yuu menjadi pucat.

Dan kemudian, wanita itu tersenyum saat dia berdiri. Senyuman itulah yang membuat geli di pipinya. Entah bagaimana mengingatkannya pada senyuman nitroglycerin yang dihadapi Yuu pada awalnya. Dia kembali ke Fuyufu dan dengan sopan menurunkan kepalanya.

"Senang berkenalan denganmu. Izinkan aku memperkenalkan diri, namaku Kugimiya Miharu. "

Dan kemudian, hembusan terakhir.


Gadis kecil itu ── Kugimiya Miharu, sambil tersenyum canggung:

"Karena situasi yang rumit, aku saat ini tinggal di rumah Kasugai-kun. Senang bertemu denganmu, Fuyufu-san"

CtG vol 1 00017.jpeg

 ・ ・ ・

Butuh sekitar tiga menit bagi Fuyufu untuk kembali sadar.

"Haa!?"

"Fuyu-cchi! Sepertinya kau sudah sadar! "

Sepertinya dia kehilangan kesadarannya saat berdiri. Temannya menyeka keringatnya saat dia mendesah lega.

"Mana Yuu dan yang lainnya?"

"Seseorang menunggu mereka karena itulah mereka pergi lebih cepat. Dia berkata, "Aku akan jelaskan ini nanti! Meskipun ...... penasaran ada apa ya kira-kira?"

Dia entah bagaimana ingat Yuu mengatakannya dengan nada yang sangat serius. Melihat betapa putus asanya dia, mereka mungkin berada dalam situasi dimana dia belum bisa mengatakan apapun.

Tapi tetap saja ... situasi seperti apa yang mengurungnya ke dalam, membuatnya membawa gadis asing ke rumahnya. Bahkan……

Dalam rangka untuk menenangkan kebingungannya, keduanya duduk di bangku dekat toilet terdekat sambil minum kopi kalengan. Temannya, yang duduk di sebelahnya cemberut.

"Tapi tetap saja, Kasugai-san pasti kejam. Meskipun dia sudah memiliki Fuyu-cchi ..."

"...... Yuu bukan tipe orang seperti itu"

"Itu lagi. Bukan tentang itu, bukankah mereka berkata bahwa mereka tiba-tiba mulai hidup bersama? Atau lebih seperti itu, aku pikir Kasugai-san adalah orang yang memiliki perasaan untuk Fuyu-cchi──"

"Sungguh, bukan seperti itu"

Setelah dia sedikit mendengus, mereka terdiam beberapa saat.

Ini benar-benar bukan itu. Dia adalah teman Yuu sejak kecil, dan juga teman pertamnya sejauh yang dia ingat. Setiap kali mereka saling bertemu, ibu Yuu akan berkata "Tolong berteman dengan Yuu". Hubungan mereka hanya itu. Ikatan tak terpisahkan mereka melahirkan bunga kecil. Hanya itu saja.

Tapi, entah itu kesalahpahaman atau tidak, fakta bahwa temannya dibuat untuknya adalah kebenaran, itu memalukan tapi pada saat bersamaan, itu membuatnya senang.

"Haa!!" seru Fuyufu

"Eh?" jawab temannya terkejut.

"Aku ingin makan satu porsi parfait besar di area makanan tapi aku tidak bisa memakan semuanya. Aku akan mentraktirmu jadi bantu aku"

"Jika kau memberiku semua puding yang aku punya"

Seringainya berubah menjadi senyuman dan mereka berdiri. Dan di depan Fuyufu, seorang bocah kecil muncul, tampak bergegas ke toilet. Melihat itu,

Dia ingat. Anak itu, yang bersama Yuu dan Kugimiya Miharu, jika dia tidak salah, dia dipanggil ...

Haruha.

Nama itu berarti "bunga kecil" dan itu dari kenangannya dengan Yuu.

Sebelum mereka masuk sekolah dasar, keduanya sering bermain rumah-rumahan. Itu adalah nama boneka Fuyufu yang selalu dibawanya. Itu benar. Fuyufu mengatakan namanya dengan bangga.

"Haruha."

Boneka itu sekarang disimpan di lemarinya, dan kenangan akan "Haruha" dibawa ke sudut ingatannya. Dan sekarang, dia muncul di sini dan bisa meraih roknya.

──Selain itu, Haruha, apa yang dia katakan saat dia memanggil Yuu dan Kugimiya Miharu?  

Ada sesuatu yang salah.

"...... Apa yang terjadi di sekeliling idiot itu?"

Di sudut pandangan Fuyufu, di toko elektronik, kata-kata "Iklan promosi! diskon pembelian terminal『CtG』dimulai minggu ini!” ditampilkan.



"Yah, aku minta maaf karena membuat kalian pulang dengan terburu-buru. Mobil itu akan digunakan oleh lembaga seperti yang kau lihat"

Yang menunggu mereka saat tiba di rumah Kasugai adalah, Hajime Hidari yang mengenakan pakaian ringan santai sambil duduk bersila, terlihat mengetik sesuatu di Râmîêl tipe besar dengan laptopnya.

"Tapi tetap saja, ini mungkin waktu yang terbaik. Persiapan akan segera selesai"

"Kami akhirnya bisa masuk ke dalam game?"

Sementara orang tuanya sibuk memilah barang bawaan mereka, Haruha yang tidak memegang apapun masuk untuk memeluk punggung Hajime.

"Guuuuh~...... itu benar. Karena Haruha-chan memiliki tubuh khusus, ada perangkat khusus yang diperlukan. Kita akan melakukan tes dari sekarang, kalian berdua cepatlah dan persiapkan── "

Hajime berbalik, dan di sisi lain penglihatannya ada── sebuah atmosfir berat, yang membuatmu membayangkan *gemuruh gemuruh gemuruh* onomatopoeia di udara, telah membesar.

Yuu dan Miharu memilah masing-masing barang yang mereka beli. Yuu memilah bahan makanan dan barang elektronik, sementara Miharu memilah pakaian, keduanya diam, bukan hanya dalam kata-kata, mereka bahkan tidak saling melirik.

"...... Eh? Apa? Apa terjadi sesuatu? "

Meskipun mereka memiliki suasana yang cukup menyenangkan sebelum mereka pergi ...... dia bertanya pada Haruha, gadis yang merupakan putri mereka, dan dia mendongakkan muka.

"Entah bagaimana, dalam perjalanan pulang papa bertemu dengan tetangga atau semacamnya, dan kemudian mama marah"

Agak sulit untuk diceritakan, tapi untuk saat ini dia mengenali hal itu sebagai pertengkaran.

"Yah, ini pasti awal yang mulai berliku"

Untuk anak ini dan untuk proyek ini (manusia). Hajime tersenyum pahit dan membelai kepala Haruha.

"Baiklah….."

Sambil memasukkan beberapa makanan ke kulkas, Yuu membuka mulutnya.

"Jika kau memiliki sesuatu untuk dikatakan, tolong katakanlah"

Meskipun kata-katanya adalah permintaan, di suatu tempat di dalamnya nuansa mengalah mulai memudar.

Namun, setelah melepas tag di baju yang akan dipakai Miharu,

"Tidak. Tidak ada"

Dia berkata datar.

Beberapa menit setelah pertemuan mereka dengan Fuyufu, sejak saat dia menyatakan bahwa dia tinggal di rumah Kasugai, Miharu terdiam sepanjang waktu. Meskipun dia akan tersenyum dan berbicara dengan normal dengan Haruha, setiap kali matanya bertemu dengan Yuu, dia akan mengalihkan pandangannya. Itu seperti saat pertama kali mereka bertemu.

Yuu bermaksud memahami alasan kenapa dia sangat marah. Mungkin juga tentang nama Haruha. Tapi, terlepas dari apakah akan meminta maaf atau tetap diam, dia terlalu cemas untuk berbicara dan tidak dapat mewujudkannya.

Kata itu, bahkan jika dia keluar dari pemikirannya untuk bertanya, rasanya dia tetap tidak akan menjawab, pada akhirnya dia tetap diam.

"Papa……"

Sambil memikirkan itu, Haruha yang memegang bantal berpola kaki kucing yang baru dibeli menunjuk entah ada apa di samping kanannya.

"Nn? Ada apa Haruha"

"Kata Hidari-chan, persiapannya telah selesai jadi pergilah duluan dan masuk ke dalam game"

"Roger. Aku akan segera pergi setelah aku selesai memilah ini"

Meski dia sudah bilang ya, Haruha tetap berdiri disana. Dia dengan erat memeluk bantal kaki kucing sambil berdiri. Sambil memikirkan sesuatu, Haruha menatapnya dengan mata yang menengadah.

"Nee ...... apakah papa bertengkar dengan mama?"

Jarang baginya untuk berbisik. Ketika mereka berada di dalam mobil, Yuu terlalu sibuk melihat pemandangan di luar untuk memperdulikannya, tapi jelas dia akan curiga bahwa segala sesuatu akan menjadi aneh.

Yuu dengan lembut membelai kepala Haruha, dan membuat senyuman dengan cepat.

"Ini bukanlah pertengkaran"



──Itu benar, hal ini bahkan tidak pantas disebut pertengkaran.

"Kupikir"

Beberapa puluh menit kemudian, di dalam kamar hotel di Terminus Cradle.

Ada sosok Clamp yang duduk di lantai, dan sosok Mifa menatapnya ke arahnya.

"Untuk berpikir bahwa kau menamai anak perempuanmu sendiri mirip nama dari gadis yang kau sukai ...... itu menyakitkan bukan?"

Mata Mifa seberat bola besi. Dan mulutnya itu, berbicara dengan sangat baik, seolah melepaskan semua kemarahan yang telah dibangun Miharu sampai sekarang. Sama seperti cerita sebelum tidur ── meskipun hal itu sedikit menyesatkan ── Miharu berkata pada dirinya sendiri, Mifa (dia) adalah sosok yang bisa dengan lugas mengucapkan kata-kata yang tidak bisa diucapkan Miharu sendiri.

Sebaliknya, hari ini Clamp persis seperti kodok yang ditatap oleh seekor ular. Tapi "Katakan saja semua yang ingin kau katakan" adalah keinginan Kasugai Yuu sejak awal jadi apa boleh buat.

"Ee, errr ...... sepertinya kau salah paham, Fuyufu tidak seperti itu──”

"Tapi bagaimanapun juga, kau masih membawa nama dari gadis lain kan?"

"Uuuh ... .."

"Itu tidak baik kau tahu"

"Ya ……"

"Kau adalah pria yang putus asa kau tahu"

"Tentu……"

"Katakan "Aku minta maaf", cepat"

"A, Aku ...... minta maaf ......"

Itu saat Clamp yang menurunkan kepalanya setiap kali Mifa berbicara.

"Papa dan mama sedang melakukan sesuatu kan?"

Ada Haruha yang diam-diam mendengarkan percakapan orangtuanya dari luar ruangan. Dia bisa mengintip Clamp yang perlahan-lahan duduk lebih rendah dan lebih rendah lagi, tapi jarak antara mereka mencegahnya untuk mendengar lebih banyak.

『Ini adalah sesuatu yang sering terjadi di setiap keluarga di dunia ini』

Tentu saja Haruha dengan gelisah melihat sekelilingnya saat dia tiba-tiba mendengar suara berdengung di dalam kepalanya.

"? Aku bisa mendengar suara Hidari-chan? "

『Ehehe, ini adalah fungsi dari Râmîêl khusus ini. Sementara aku di luar, aku bisa melihat semua yang Haruha lihat 』

"Jika kau berbuat sejauh itu, Hadari-chan hanya harus masuk ke dalam game juga"

『Aku ingin, tapi aku juga harus menjaga tubuh Haruha-chan. Bagaimana dengan itu? Untuk "kembali ke kampung halamanmu"? 』

Haruha memiringkan lehernya.

"Nnn ...... entah bagaimana, semuanya terasa sangat bebas. Dan bergerak menjadi sangat mudah"

『Tentu saja. Tubuhmu Hadzar dioptimalkan di dunia itu, perbedaan dunia luar terlalu besar untuk tertutupi. 』

"Maksudmu?"

『Semua informasi dalam “CtG” murni terbuat dari Kode Antropik (Notasi Ruang Manusia)...... Nah, kau bisa menganggap bahwa udara di dunia itu bersih. Dan karena itu, jika Haruha-chan tidak menghirup udara yang bersih setiap beberapa hari, rasanya seperti pernapasanmu macet karena sesuatu. Pastikan untuk mengingatnya. 』

"Seperti marah karena Haruha tidak bisa memecahkan pot?"

『...... Ini tidak ada hubungannya dengan pot, tetapi nuansanya mungkin dekat』

Dia tidak mengerti, tapi dia memutuskan untuk melakukan apa yang diperintahkan kepadanya. Lagipula, Hidari adalah orang baik (dermawan) yang mengizinkannya bertemu dengan papa dan mamanya.

Saat memikirkan hal itu, Clamp, yang akhirnya menyelesaikan pembicaraannya dengan Mifa, kembali dengan wajah lelah. Mengintip ke dalam, Mifa masih berada di dalam ruangan sambil menggembungkan pipinya. Sepertinya dia mengeluh sambil bersandar pada Payakino.

Haruha lalu bergegas ke Clamp. Tapi, dia berhenti sebelum memeluknya seperti biasanya.

"Haruha. Apa kata Hajime-san? "

Sepertinya Yuu sudah diberitahu tentang fungsi komunikasi.

"Dia bilang, jika Haruha tidak masuk ke dalam game, maka akan susah bernafas"

"? Maksudmu akan buruk jika kau tidak teratur masuk ke dalam 『CtG』?”

"Sepertinya begitu"

Sepertinya aku harus mendengarnya secara rinci nanti ...... sambil memikirkan itu Clamp mengulurkan tangannya, berniat untuk mengelus kepala Haruha, tapi tangan itu ditangkap oleh tangan Haruha.

"Papa"

"Nn?"

"Jika papa dan mama bertengkar, Haruha akan ......"

Dia ingin menanyakan sesuatu dan dia membuka mulutnya, tapi tiba-tiba dia menjadi takut. Tenggorokannya menegang dan dia terdiam.

"Haruha?"

"Uunn, tidak apa-apa. Errm, apa papa mau pergi ke suatu tempat? "

"Aa. Ini adalah misi yang sedang berjalan, dan akan segera berakhir, jadi aku harus pergi"

"Haruha akan pergi juga!"

"Maafkan aku Haruha. Aku ingin sendirian sebentar. Bermainlah dengan Mifa hari ini"

Sambil terlihat bermasalah, Clamp mengintip Mifa yang masih berada di dalam ruangan. Haruha kemudian mengepalkan tinjunya yang kecil erat-erat.

"Apakah ini benar-benar, sebuah pertengkaran ......?"

Suaranya gemetar. Dua orang terpentingnya berada dalam konflik satu sama lain. Dia tidak tahu harus berbuat apa.

Kecemasan itu terasa seperti memiliki aliran air dingin di tulang punggungnya. Entah berapa banyak yang datang melewati wajahnya, Clamp berlutut dengan cepat dan memegang bahu Haruha.

"Seperti yang aku bilang, bukan. Sungguh, aku hanya terburu-buru. ...... Sebenarnya aku, harus bermain menyelesaikan seluruh game ini, tidak peduli apapun"

"Bermain menyelesaikan ... seluruh game?"

Clamp mengangguk dalam-dalam, dan sepertinya dia keluar karena sesuatu.

"Itu benar. Aku akan mengatakan ini pada Haruha, alasan mengapa aku begitu terpikat dengan game ini. Masalahnya, aku tidak pernah memberi tahu Mifa atau siapa pun."

"Mama tidak tahu?"

"Aa. Karena itu bukan sesuatu yang ingin aku bicarakan. Tapi, Haruha itu spesial. Itulah sebabnya; Rahasiakan ini dari ibumu"



Beberapa saat setelahnya.

Sosok Clamp si Scarabaeus berada di gereja perbatasan kota Gunmans’ Glaive.

Di ujung padang gurun dari sebuah kota sepi, merupakan tempat yang tidak memiliki karakteristik selain menjadi titik penagkapan benteng pasukan bandit terdekat.

Masih di cermin reinkarnasi yang menuju ke Terminus Cradle yang berada di dalam gereja, dan Clamp beristirahat di tempat yang sederhana itu. Cermin itu berada di tempat di mana salib atau objek penyembahan biasanya berada di gereja yang asli, dan dia meletakkan punggungnya di atas salah satu bangku yang menghadap ke sana.

Baru sekarang dia akhirnya menyelesaikan misinya dan baru saja akan kembali, tapi sekarang dia ingin sendirian.

Ada banyak hal yang perlu dipikirkan. Pertama, refleksi.

(...... Aku bahkan tidak tahu apa itu 『Orangtua』 yang tepat dan mengapa aku berakhir menjadi salah satunya?)

Hanya mengingat apa yang dilakukannya terhadap Haruha akan membuat perutnya sakit. Itu benar── ketika seorang anak melihat orang dewasa bertengkar karena dia tidak bisa ikut campur, dia tidak akan marah atau sedih, tapi khawatir. Menyadari betapa tipisnya keberadaan mereka.

Dan di sana Yuu, yang seharusnya lebih tahu dari siapa pun, menunjukkan perilaku ceroboh terhadap Haruha dan membuatnya marah. Dari sudut pandangnya, mereka berdua kurang sadar akan fakta bahwa mereka juga orang dewasa.

Definisi orang dewasa dan anak berhubungan, misalnya bila ada orang berusia 10 tahun bersama dengan anak berusia lima tahun di dalam lift, orang itu akan menjadi "orang dewasa". Rumah Kasugai saat ini persis seperti "orang dan anak dalam lift ".

Tapi dia bertindak tegas di dalam rumah "Rumah" ...... pikirnya setidaknya.

(Tapi tetap saja ...... bagaimana aku menjelaskannya kepada Fuyufu saat kembali ke dunia nyata? Niiro-san mengatakan bahwa dia akan membuat skenario palsu tentang keadaan Haruha dan Kugimiya tapi aku belum mendengar apapun tentang hal itu)

"...... Dan aku tidak berpikir Kugimiya-san akan sangat marah"

Dia mendesah kesal. Dia tidak bisa mengatakan apapun terhadap pernyataan Fuyufu atau tentang penamaan Haruha, tapi Yuu sendiri masih memiliki sesuatu untuk dikatakan.

“Bukankah dia (Mifa) yang mengatakan『Ini adalah game bagaimanapun juga』pada awalnya?”

Apalagi tidak mengira bahwa anak dapat mengembangkan kepribadian dan tiba di dunia nyata. Kalau saja mereka tahu sebelumnya, mereka akan memikirkannya dengan lebih serius.

Namun, tidak ada artinya membicarakan hai itu sekarang.

Bagi Yuu dan Miharu, gadis kecil itu adalah Haruha dan hanya Haruha[25], tidak mungkin mereka bisa keluar dengan nama lain sekarang. Bahkan Miharu yang sangat mengkritiknya pun tidak dapat mengatakan apapun tentang mengganti namanya.

Nama itu, simbol itu, kata itu memiliki arti khusus di dalam hati mereka.

Ini adalah cerita aneh. Seorang anak yang lahir dari dalam game tiba-tiba muncul di dunia nyata dan satu hari telah berlalu sejak saat itu. Biasanya itu tidak mungkin, sebuah peristiwa yang terlihat seperti fantasi oleh akal sehat. Tapi meski begitu, entah bagaimana mereka berhasil memulai hidup mereka, dengan Haruha yang tidak tahu apa-apa tentang kehidupan nyata, dan dengan Miharu yang kepribadiannya sangat berbeda dalam game.

Berbicara tentang masalah, dia harus memikirkan alasan untuk teman masa kecil yang pemarah, dan cara memendekan jaraknya dengan "ibu puterinya" yang pemarah. Tentu saja setelah itu dia harus memikirkan tentang membawa Haruha ke sekolah dan tentang keadaan rumah Miharu, tidak diragukan lagi ada banyak masalah yang harus diurus.

Tapi bahkan setelah mempertimbangkan asal dan keadaan Haruha, ini masih terlalu indah.

Saat memikirkannya, pintu kecil gereja kecil itu terbuka.

Melihat ke arah pintu, bayangan hitam perlahan terbentuk dan sosok yang familiar terlihat. Sosok yang familiar itu kemudian mendekatinya dengan suara yang familiar.

"Yaa, apakah sebuah kebetulan"

Kebetulan memang kebetulan, tapi juga agak diperhitungkan. Seorang suster (biarawati) muncul. Tapi dia hanya memakai perlengkapan yang mirip suster, dia bukan seperti suster sejati. Dia seharusnya tidak begitu jauh dari Clamp, dia adalah pemain biasa.

Clamp menjawabnya saat dia menggali kenangannya.

"Kau dari insiden perampokan──”

"Yah. Aku senang kau mengingatku"

Tentu dia ingat. Adegan di hari dimana Haruha perbuat saat perampokan itu bukanlah sesuatu yang bisa dilupakannya. Dan untuk menambahkannya, pakaian yang diedit warnanya sama dengan RGB zero── dia mengenakan pakaian serba hitam.

Dan── entah bagaimana, dia memiliki mata yang tak terlupakan. Emas hitam seperti bulu harimau yang meleleh, pupil yang membuat orang yang melihatnya menjadi gelisah.

"Aku sangat bersyukur saat kau menyelamatkanku saat itu, terima kasih banyak"

Suara manis yang terdengar sedikit cadel meskipun suaranya sopan.

"Tapi aku tidak ......"

Saat dia kesulitan menjawab ── karena ada kemungkinan besar topik itu akan mengarah ke Haruha ── gadis itu sampai di depan Yuu.

Dia adalah gadis yang istimewa dengan rambut panjang perak yang keluar dari balik cadar dan wajahnya yang tajam berlawanan dengan ekspresi santainya.

"Apakah ada sesuatu yang salah?"

Gadis yang memiringkan kepalanya terlihat sangat mirip dengan Haruha. Tidak, bukan seperti fitur wajahnya sama ... .. tapi, kelembutan, atmosfir duniawinya dan jaraknya terhadap kenyataan sama seperti dirinya. Jika Haruha sedikit lebih tua, dia mungkin terlihat seperti ini. Sifatnya itu membuatmu mempercayai hal itu...

"Baiklah ...... sedikit, kau mengingatkanku pada seseorang yang aku kenal"

Gadis itu samar-samar tersenyum dan duduk di kursi tepat di sebelah Clamp. Dan kemudian, dia sekali lagi mengenalkan dirinya.

“Namaku Memento Copellia[26]. Silahkan panggil aku Meme jika memungkinkan"

Clamp mengenalkan dirinya kembali. Mement mengatakan "Clamp si Scarabaeus ya" dengan rasa ingin tahu. Dia pasti telah mengubah penglihatannya menjadi mode AR (Tambahan) dan membaca tag Clamp. Ini mengingatkannya pada saat dia pertama kali bertemu dengan Mifa.

Ini benar-benar terasa seperti dulu ... karena pikirannya kembali ke tujuan aslinya, Memento mengeluarkan suara yang terdengar seperti suara yang manis.

"Hei, Onii-san. Jika kau memiliki waktu, maukah bicara sebentar denganku? "

"Berbicara?"

"Hanya pembicaraan kecil"

Clamp mengangguk tanpa ragu. Kedengarannya agak terlalu mendadak, tapi hal itu mungkin bagus untuk perubahan langkah.

Memento lalu menyentuh bibirnya dengan jarinya dan memulai ceritanya.

“Apakah Onii-san tahu tentang『Kotak Pandora』?”

Dia tidak tahu banyak tapi dia pernah mendengar itu sebelumnya. Itu salah satu dari mitologi Yunani.

Dewa yang marah karena manusia menemukan teknologi untuk mengendalikan api memberi sebuah kotak kepada seorang gadis bernama Pandora untuk menyiksa umat manusia, dewa berkata kepadanya "Kamu tidak boleh membuka kotak ini tidak peduli apa pun yang terjadi" tapi kemudian gadis itu membuka kotak itu karena penasaran. Lalu semua jenis bencana dari dalam kotak muncul dan manusia yang hidup dengan damai datang ke era penderitaan. Tapi di dalam kotak ada satu "Harapan" yang tersisa──

Kurang lebih seperti itu. Ada juga beberapa cerita yang lain tapi Yuu tidak tahu lebih dari itu.

Setelah Clamp menjawab apa yang dia tahu, gadis itu mengangguk dan melanjutkan.

"Kau tahu, Meme selalu memikirkan ini. Ada 『Harapan』 yang tersisa dalam kotak kan? Mungkinkah dari awal hanya ada『Harapan』 dalam kotak?”

"Eh? Tapi, karena malapetaka terjadi saat kotak itu dibuka, bukankah masuk akal jika mengira ada bencana di dalamnya juga?"

"Itulah jebakan dewa. Dalam rangka untuk menyiksa manusia yang memperoleh pengetahuan untuk menggunakan api, dewa memberkati pengetahuan lain untuk mereka"

"Pengetahuan ...... maksudmu?"

"Itu harapan. Tentunya umat manusia pada saat itu tidak mengenal harapan dan menghabiskan setiap hari tanpa tujuan. Lalu Pandora yang bodoh membuka kotak itu dan orang-orang mulai memahami konsep harapan"

"Kedengarannya cukup bagus kupikir"

"Betul; harapan itu sendiri adalah hal yang hebat. Namun, saat konsep harapan lahir, pada saat yang sama, sebuah kembaran 『bukan harapan』 lahir. Jika orang tidak tahu harapan, mereka tidak akan tahu jahatnya bencana. Orang yang tahu harapan bisa melihatnya. Merasakan hal itu. Aaah, ini adalah 『bukan harapan』. Misalnya ketika ada korban bencana alam, mereka yang tahu apa itu harapan hanya akan menganggapnya sebagai 『Aaaa, itu hanya kejadian alam normal』. Tapi, mereka yang tahu harapan akan berpikir 『Kenapa aku mengalami kemalangan seperti itu? 』Jadi bencana yang datang dari kotak sebenarnya hanya kesadaran dari kemalangan orang-orang yang tenggelam dalam kemewahan. Sejak awal dunia tidak memiliki kesalahan, semua bahaya dan kerusakan hanya ada di dalam kepala manusia. Ketidaktahuan adalah kebahagiaan. Jika orang tetap tidak sensitif mereka tidak akan tahu konsep kesulitan dan kesakitan, tapi dengan kekuatannya dewa mengambil hal itu dari mereka. Itu benar, dunia ini tercemar dengan 『Harapan』”

"Huuuh ...... itu merupakan interpretasi yang cukup menarik"

Itu adalah kesan sejujurnya. Jika kalian memahami sebuah pelajaran dari mitos ini, hal itu akan menjadi, "Tak peduli betapa sulitnya hidup di dunia ini, harapan selalu ada (itulah kenapa jangan pernah menyerah)" atau mungkin "Karena ada harapan orang melakukan hal yang sia-sia" pikirnya. Tapi, berdasarkan penafsirannya, memiliki pengetahuan punya kelebihan dan kekurangan.

"Tapi dari cara berpikir seperti itu, bencana semacam itu yang membuat dunia menjadi tempat kebencian manusia"

Clamp benar-benar terkesan oleh wawasan unik yang dimiliki gadis itu. Memento lalu tersenyum dan mengangguk, lalu menggelengkan kepalanya.

"Betul. Tapi Onii-san, Meme pikir. Syukurlah karena Pandora membuka kotaknya, dunia polos kini terkena kebencian manusia. Dunia yang bukan apa-apa, menjadi 『Musuh』 yang harus diatasi manusia dalam rangka mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Jika dunia memiliki perasaan, bukankah akan menyenangkan?"

"Apakah akan menyenangkan ...... diarahkan dengan kebencian?"

Untuk pertanyaan Clamp yang meragukan, Memento sedikit menundukkan kepalanya. Cadarnya bergoyang-goyang di udara kota liar yang kotor.

"Onii-san berpikir seperti itu karena kau mengenal dirimu sendiri. Meme merasa sangat senang saat tahu apa itu Meme"

Gadis itu tertawa saat mengatakan itu. Yuu tanpa sadar tersenyum melihatnya, senyumnya penuh dengan kebahagiaan.

Tapi, seperti yang diharapkan dia tidak mengerti apa maksudnya. Clamp mengangkat bahu.

"Untuk mengenal diri sendiri, bahkan aku tidak tahu hal-hal filosofis semacam itu. Lalu apa pengertian dirimu, Memento? "

"Meme?"

Gadis itu menunjuk dirinya dengan mata kosong. Kesederhanaannya itu benar-benar mengingatkannya pada Haruha.

"Meme adalah..."

Kemudian, dengan wajah polos yang murni seperti Haruha, pembicaraan akan segera berakhir.

"Hal semacam ini"

*Woosh*

Suara angin terdengar dari belakang telinga kanannya.

Dengan lembut, tanpa ada pemberitahuaan, itu adalah suara pisau Memento yang sangat halus yang tertusuk di sofa.

Tapi Clamp tidak tahu apa yang baru saja terjadi. Lebih dari itu, dia bahkan tidak bisa mengerang. Tepatnya, dia tidak bisa bergerak sama sekali.

Itu karena tenggorokannya tertusuk dengan pisau kecil dan ditancapkan ke kursi.

"Kg ...... agh ...... eh ......!"

Clamp bingung.

Dia tidak bisa mengerti. Hal yang luar biasa baru saja terjadi. Tentu saja, dia baru saja menerima serangan mendadak, tapi lebih dari itu, lebih dari apapun.

Ini sakit── ini sakit!?

Meskipun mereka berada di dalam 『CtC』 dimana kesemua enam indera direproduksi sangat dekat seolah-olah itu nyata, karena ini masih berupa game, semua sensasi rasa sakit sepenuhnya dihilangkan. Karena tidak mungkin pemain bisa menahan rasa sakit karena dipotong oleh pedang atau dibakar oleh sihir.

Karena itulah segera setelah serangan terjadi, rasa sakit akan berubah menjadi sedikit ketidaknyamanan dan membuat anggota badan mereka sedikit lebih sulit bergerak sebagai cacat ...... atau memang seharusnya.

Sensasi rasa sakit itu mengalir deras melalui seluruh denyut nadinya dan lehernya terasa seperti meleleh. Bahkan jika dia mencoba bergerak, rasa sakit akan membunuh perintah otak untuk bergerak. Seiring dengan cairan basah yang tumpah keluar dari lukanya dan ujung mulutnya, tubuhnya perlahan kehilangan kekuatannya──

Dia menatap Memento Copellia dengan matanya. Pandangannya adalah bertanya tentang rasa sakit yang tidak alami yang dirasakannya, tapi tampaknya gadis itu telah salah memahaminya. Dan kemudian, jawaban yang diberikannya kemudian membingungkan Clamp.

"Kenapa Meme melakukan ini? Ini adalah Palimpsest ...... bukan, untuk berpikir bahwa kau tidak diberitahu tentang apa pun meskipun kau adalah penjaga Haruha"

Memento kenal Haruha. Dan menilai dari kata-katanya dia tahu lebih banyak dari Yuu.

"Meme adalah Hadzar yang tidak bisa menjadi apapun. Dan berkat Haruha, Meme bisa terlahir kembali. Tapi Meme masih khawatir "

Hadzar── itu nama dari manusia baru yang lahir dari dunia 『CtG』 Niiro berbicara tentang hal itu sebelumnya. Dalam kesadarannya yang didominasi oleh rasa sakit dan kebingungan, senyum Niiro yang hampa dan suara Memento yang polos saling tumpang tindih.

"Kenapa Meme menjadi Meme? Untuk memastikannya, Meme harus, itu sebabnya──”

Kata-kata Memento masih berlanjut, tapi saat itu Clamp ── Kesadaran Kasugai Yuu sudah tenggelam ke dalam air keruh. Panas dari luka-lukanya berubah menjadi udara dingin, dan bagian belakang matanya diwarnai gelombang kegelapan saat penglihatannya menjadi gelap.

Di dalam air hitam pekat. Sebuah percikan bisu tersebar.

"Artgh──Gahkgh!"

Kasugai Yuu terbangun.

Dia memuntahkan sesuatu yang menempel di tenggorokannya── itu adalah sesuatu yang sangat dingin── dan dia batuk dengan keras. Matanya yang terbuka lebar dipenuhi cahaya yang mengilap dan kesadarannya terulur dengan susah payah di dalam otaknya.

Tidak tahu Aku tidak tahu apa-apa. Aku tidak bisa memikirkan apapun. Hatiku. Hatiku, hatiku baru saja.

Seluruh tubuhnya berdetak kencang. Ini berputar-putar. Di dalam kepalanya didominasi oleh denyutan dan dia tidak bisa memikirkan apapun.

Siapa itu? Apa? Apa, apa, apa yang terjadi? Apa yang terjadi denganku? Apa yang harus kukatakan pada Fuyufu? Tidak, aku ditikam. Rasanya sakit, seharusnya tidak seperti itu! Itu benar kan bu! Bukannya aku tidak berniat untuk──

"KASUGAI-KUN!!"

Pikiran dan tubuhnya yang bingung diselamatkan oleh suara itu. Itu perlahan kembali. Fokus.

Informasi yang tercermin melalui retina sesuai dengan inderanya; dia terbaring di tengah ruang tamu, dia mengenali Miharu, Hajime, dan Haruha yang menatapnya.

Wajah Hajime perlahan berubah dari pucat ke dirinya yang riang, meski AC-nya menyala, dia bermandikan keringat. Di karpet tempat tangannya berada, ada beberapa jarum suntik yang tergeletak ── nampaknya mereka memakai semuanya ──

Ekspresi wajah Haruha tersembunyi oleh rambutnya. Tapi, tangan kecil di kaki Yuu tampak gemetar.

Dan kemudian, Miharu yang menarik kembali kesadaran Yuu── meneteskan air mata.

Eeh ......? Yuu terkejut dengan kenyataan yang luar biasa di depannya, Miharu masih menangis. Tetesan air matanya jatuh, dan pikiran Yuu akhirnya sampai ke mulutnya.

"Kugimiya, -san ......?

Di depan suara kering Yuu, Miharu menyeka air matanya dengan tangannya dan terisak. Dan kemudian dia menunjukkan senyuman.

Sudah jelas bahwa dia memaksanya, dan senyumannya itu sepertinya akan segera runtuh, tapi terlihat sangat menarik di depan mata Yuu.

"Aku senang ...... ah"

Tapi kata-kata berikutnya yang berasal dari senyuman indah gadis itu tidak menyenangkan.

"Kasugai-kun, kau baru saja meninggal"


Bab 3: Interaksi[edit]

Perpisahan mendadak yang dialami Kugimiya Miharu dengan ayahnya terjadi menjelang ulang tahunnya yang ke 10.

Itu bukanlah perpisahan dengan kematian seperti Kasugai Yuu dan ibunya. Itu hanyalah kasus perceraian biasa. Ibunya tidak memberitahukan alasannya dan itu bukanlah kejadian langka di keluarga Miharu saat itu. Jika itu adalah sesuatu yang tidak ingin diberitahukan orang tuanya maka begitulah.

Akibatnya, Miharu kehilangan ayahnya tanpa mengetahui apapun, dan saat itu Miharu seperti seorang “anak baik”, dia bahkan tidak memiliki keberanian untuk menanyakannya.

Setelah itu dia sama sekali tidak pernah bertemu ayahnya. Meskipun dia mengira akan segera menemuinya setelah bercerai. Miharu sangat menyukai ayahnya yang lembut, lebih dari ibunya yang terlalu ketat, perasaan untuknya pastilah kuat.

Namun, setelah mendengar kebenaran dari sepupunya dalam pertemuan keluarga, perasaan miliknya itu memudar. Sepupunya berbisik “Karena Haru-chan pasti akan sedih mendengarnya” dengan simpati.

──Kenyataannya alasan perceraian itu karena ayahnya jatuh cinta dengan wanita lain dan tidak dapat memutuskan hubungan dengannya.

Karena itulah, Miharu tidak bisa mempercayai pria manapun lagi.

Lebih tepatnya, dia takut dengan orang lain secara umum, tapi rasa takutnya terhadap pria saat ini lebih besar dari hal itu. Itu karena pria yang biasanya merawat Miharu dengan sangat baik akhirnya mencintai wanita lain daripada istri atau anaknya sendiri.

Dari apa yang didengarnya, ayah dan ibunya bertemu saat SMA dan menikah setelah berpacaran selama 10 tahun. Dia tidak tahu apakah itu benar atau tidak, tapi dari yang dikatakan ayahnya diam-diam, itu hanya saat ibunya memberitahunya bahwa dia ingin menikahi cinta pertamanya. Sangat indah── pikir Miharu, yang tidak tahu apa-apa tentang hubungan romantis pada saat itu, itu merupakan keberuntungan dan kebahagiannya untuk dilahirkan dalam cinta kedua orang tuanya.

Namun ... pria yang luar biasa sepertinya akhirnya menghancurkan keluarganya sendiri.

Itu salah.

Miharu pikir. Dia adalah orang yang ingin selalu bersama dengan orang yang dia cintai. Jatuh cinta dengan orang yang akan selalu berada di sisinya, adalah sesuatu yang diinginkan semua orang, sepertinya.

Itu mungkin akan menyakitkan jika tidak dilakukan.

Sejak itu, Miharu berkomitmen pada ibunya. Sepupunya salah. Itu saat ibunya sedih dan karena itulah dia selalu mendengarkan apa pun yang dikatakan ibunya. Dengan demikian, Miharu dengan patuh pergi ke sekolah khusus perempuan. Itu bukanlah seperti ibunya berpikir bahwa dengan itu akan menjauhkannya dari pria, tapi setidaknya itu adalah tempat yang sama sekali tidak berhubungan dengan kesalahan ayahnya.

Tepat setelah dia lulus ujian masuk, Miharu terkejut saat mendengar ibunya berkata bahwa dia akan menikahi pria yang ditemuinya di tempat kerja. Miharu merasa cemas, sangat cemas sehingga dia merasa aneh. Dia tidak bisa memahami ibunya. Dia tahu bahwa ibunya bercerai dengan ayahnya. Ayahnya adalah orang jahat. Tapi, kenapa ibunya mencoba terikat dengan orang lain setelah bercerai dengan ayahnya? Dia menyimpan pertanyaan itu sendiri tapi pada akhirnya, Miharu bahkan tidak bisa memahami ibunya sendiri.

Pada akhirnya, Miharu sendirian. Dia bisa mencari teman di sekolah, tapi di rumah dia sendirian, sementara ibunya bersama orang lain. Itu tidak adil dan dia takut. Miharu tidak punya keberanian untuk pergi keluar, dan sebagai gantinya dia mulai bermain 『CtG』, tempat di mana dia bisa berinteraksi dengan berbagai macam orang sementara dia tetap di dalam rumah.

Miharu, yang menjadi “Mifa” di dunia virtual mencoba menjadi seseorang yang berbeda dari dirinya yang asli. Seseorang yang bisa mengekspresikan emosi yang tidak bisa dilakukannya di dunia nyata. “Itu hanyalah permainan bagaimanapun juga” katanya pada dirinya sendiri, dan di bawah mantra itu, “dia” menjadi lebih berani dari sebelumnya. Gadis yang malu-malu di dunia nyata mendapati dirinya membuat banyak kenalan dengan cepat. Dia merasa nyaman bisa dikelilingi oleh banyak orang di dunia ini.

Ketika dia membantu guild 【Labyrinth Troupe】, di mana gadis yang dia kenal menjadi anggotanya, dia pertama kali bertemu Clamp. Kesan pertamanya terhadap dirinya sebenarnya kurang baik. Meski usianya sebaya dengannya, dia diam dan nyaris tidak mengucapkan sepatah kata pun. Hal itu seperti dia sedang mengejeknya. Namun, lebih dari sekedar itu, secara diam-diam dia menolak orang dan membuat jarak yang terasa seperti Miharu sendiri.

Tapi, jika dia berteman dengan orang seperti itu, Miharu merasa dirinya tidak akan sendirian lagi. Momen ketika dia berbicara dengan Clamp dengan perasaan itu di dadanya── akhirnya, Mifa, Miharu, sudah tidak sendirian lagi.

Dia memiliki harta karun yang dia bagikan dengannya── Haruha── dan mengetahui bahwa orang itu menyukai hal yang sama dengannya, dia bisa percaya pada orang itu seandainya dia laki-laki. Mereka semakin dekat sedikit demi sedikit. Tenang juga tak sabar. Dia sangat terampil saat bermain game, tapi di sisi lain, sangat ceroboh saat berhadapan dengan Haruha atau dia.

Clamp.

Dia telah bertemu dengan Clamp dalam kehidupan nyata dan semua perilakunya sama seperti gambarannya, dia benar-benar terlihat bodoh. Tapi, dia sangat baik, dan lebih dari itu dia tulus saat menghadapi Haruha dan Miharu. “firasat” yang dia punya sejak hari di mana dia memberi nama Haruha untuk gadis itu di 『CtG』 cukup banyak menghantam sasaran.

Kasugai Yuu.

Aku tidak seperti ibuku. Aku tidak akan sedih. Dia pikir.

Tapi, dia, sudah──



Satu jam telah berlalu sejak Clamp pergi dan Mifa, yang mengeluh tentang Yuu ke Payakino, menerima permintaan untuk logout dari Hajime melalui Haruha.

Miharu dan Haruha, yang tidak tahu mengapa mereka dipanggil untuk kembali ke dunia nyata tidak dapat mempercayai pemandangan yang langsung mereka lihat setelah melepaskan Râmîêl mereka.

Itu merupakan adegan Hajime menusuk Yuu, yang tergeletak di lantai, dengan jarum suntik berbentuk pistol besar di dadanya.

“Eh ...... apa yang kau lakukan Haru──”

“Diam. Aku tidak bisa berkonsentrasi “

Ekspresi Hajime yang tak terduga terlihat serius. Keringat berminyak di dahinya bersinar seperti sinar merah di bawah matahari terbenam.

Setelah dengan hati-hati menyelesaikan suntikannya, dia mengeluarkan jarum suntik dengan ketelitian yang mengerikan dan dengan tepat membuangnya. Kemudian, dia mengeluarkan elektroda berbentuk pad dari tasnya dan menekannya ke dada Yuu.

“Errm ...... apa ......? “

“Itu berhenti”

Hajime menjawabnya dengan spontan saat dia mulai mengoperasikan apa yang terlihat sebagai pengendali elektroda.

*Zap!* Itu membuat suara kejang dan tubuh Yuu sedikit melompat. Hal itu terlihat seperti boneka filature. Tapi bahkan setelah dikejutkan oleh listrik, mata lemah Yuu tetap tertutup dan sama sekali tidak bereaksi.

Sebelum dia menyadarinya, kaki Miharu mulai bergetar.

“Eh? Kasugai-kun? Eh? Kenapa?”

Beberapa saat yang lalu dia dimarahi tentang kasus ini oleh Kodzuchi── sesuatu tersembunyi di dalam game. Kemarahan Miharu itu asli tapi sejujurnya, Kemarahannya hanya sesederhana itu. Meski begitu── kenapa menjadi jadi seperti ini?

Dalam dua bulan terakhir, wajah yang tampak seperti Clamp yang dia temui di 『CtG』 setiap hari .... wajah tertidur itu yang mengalahkan hatinya hanya pagi ini ... berbeda. *Wajah ini benar-benar berbeda. Ini ...... ini seperti──

“Dia terbunuh dalam 『CtG』”

Berbeda dengan Miharu yang berada dalam puncak keadaan terhipnotis, suara Hajime sangat lugas. Miharu tidak mengerti arti jawaban itu, tapi suara itu meyakinkannya bahwa itu adalah “kebenaran”.

“Maafkan aku……. Aku tidak menduga hal itu, bukan hanya Haruha tapi Yuu-kun juga menjadi target”

Miharu hampir berteriak.

(APA YANG KAU KATAKAN!?)

──itulah yang ingin dia katakan, tapi dia sangat menahannya. Bukan. Ada sesuatu yang lebih penting untuk dikatakan.

“Cepatlah dan selamatkan dia!”

“Itulah yang aku lakukan.”

Suara Hajime tetap tenang. Dia terdengar dapat dipercaya tapi pada saat sama, membuat Miharu ingin membiarkan emosinya meledak dan menamparnya. Dia berada di ambang kepanikan.

Itu semua terlalu mendadak. Râmîêl seharusnya sudah memenuhi standar keamanan dan tidak akan memancarkan sinyal kuat apapun, sebagai fakta, lebih dari setahun telah berlalu sejak 『CtG』 mulai beroperasi dan tidak ada masalah kesehatan yang dilaporkan selain sedikit pusing. Setidaknya begitulah ketika Miharu memeriksanya di internet sebelum mulai bermain.

Namun, Yuu sekarat di depan matanya. Keseluruhan kehidupan kesehariannya yang mendadak yang baru saja dimulai sedang mengarah menuju akhir.

Lagi ...... lagi, dia akan berpisah dengan seseorang tanpa mengetahui apapun. Dan kali ini, di tempat di mana dia tidak bisa pergi bahkan jika dia menginginkannya. Apa yang masuk ke dalam pikirannya merupakan penolakan sederhana.

Tidak.

Tidak tidak Tidak!

Baru beberapa saat sejak kami pertama kali bertemu tapi.

Pada awalnya kami bertemu sebagai Mifa dan Clamp, langsung menikah, mulai membesarkan anak seolah bermain rumah-rumahan, kami mendorong cinta kami ke Haruha seolah dia adalah anak kami, dia juga mengatakan bahwa dia menyukai laguku .. ketika aku pertama kali bertemu dengannya di sini, dia tidak bisa diandalkan tapi juga sangat baik ...... dan melihatnya meninggal sementara kami masih bertengkar hanyalah tak tertahankan.

Di atas itu, Miharu masih memiliki banyak hal untuk dikatakan kepada Yuu. Bukankah Yuu yang mengatakan “Katakan saja semua yang ingin kau katakan”. Bukankah akan merepotkan jika dia meninggal sekarang.

“Kasugai-kun, kau tidak tahu kan ...... kau tidak tahu kenapa aku marah kan!?”

Kata-kata yang tidak bisa dia katakan saat menjadi Mifa, mereka jatuh seperti serpihan salju. Mereka terjatuh bersama dengan air matanya.

“Ketika kami memberikan nama untuk Haruha, aku benar-benar terkejut ketika Clamp berkata 『Haruha』. Aku kaget berpikir bahwa kau mungkin tahu namaku── Miharu. Tapi aku segera menyadari bahwa itu hanya kebetulan ...... tapi, kemudian, aku mulai berpikir bahwa kebetulan itu mungkin 『Takdir』.

Kami bertemu di 『CtG』 dan mengadakan pernikahan yang aneh, kemudian melahirkan anak kami sendiri ...... semua hal-hal spesial telah ditakdirkan, maka orang yang mengendalikan Clamp mungkin takdirku ... bahwa”

Tapi setelah mengatakan semua itu, dia langsung marah.

“Kalau begitu ...... kenapa? Pada akhirnya, KAU HANYA MEMBERIKANNYA NAMA YANG KAU DAPAT DARI GADIS YANG KAU SUKAI! DI MANA TAKDIRKU !? BANGUN DAN KATAKAN SESUATU! “

Hajime mengaktifkan perangkat ini sekali lagi. Tubuh Yuu mulai batuk seperti ikan yang tertangkap.

Seakan mencurahkan semua perasaannya, Miharu memanggil Yuu.

“KASUGAI-KUN !!”



Hasilnya Kasugai Yuu hidup kembali.

Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dengan mobil yang dipanggil Hajime, dan di sana dia menerima pemeriksaan medis untuk pertama kalinya. Tidak ada kelainan── sebenarnya jauh dari itu, dia benar-benar “cukup sehat”. Pada saat mereka menerima hasil pemeriksaan, itu benar-benar sudah larut malam.

“Jelaskan ...... kau akan menjelaskannya kan.”

Hanya untuk memastikan, Yuu diperintahkan untuk tinggal di kamar rumah sakit selama satu malam. Di dalam ruang pribadi kecil, Yuu dan Haruha, bersama dengan Niiro, ketiganya berbicara. Yuu terbaring di tempat tidur, sementara Miharu duduk di kursi, tepat di samping tempat tidur, memegang tangan Yuu. Sementara itu, Niiro menyandarkan punggungnya ke pintu.

Haruha dan Hajime seharusnya beristirahat di bangku di lorong. Hajime sudah merasa lega dari ketegangan saat mereka sampai di rumah sakit, sementara Haruha ...... masih tertegun dan diam. Saat pertama kali tiba, dia masih ditarik oleh Miharu.

Itu seharusnya menjadi kewajiban orang dewasa untuk menjelaskan penyebab kejadian ini.

Niiro, yang masih belum mau melepas kacamata hitamnya seperti biasa, mengeluarkan suara yang kering.

“Saat ini, ada seorang Player Killer mengerikan yang berkeliaran di 『CtG』”

Kalau dipikir-pikir memang ada sesuatu seperti itu pada garis pemberitahuan 『CtG』.

Tapi.

Player Killer...... mereka adalah orang yang menyerang pemain lain di dalam game, kan? Aku mengerti bahwa Clamp diserang oleh salah satu dari mereka,

Tapi kenapa Kasugai-kun berakhir seperti itu? “

Miharu bertanya dengan kasar, dan suaranya gemetar. Mungkin karena takut, atau barangkali, marah.

“Itu karena orang yang membunuh Kasugai-kun bukanlah manusia.”

“……Jadi apa itu?”

Memento Copellia. Dia jelas tidak punya emosi. Namun, emosi yang dia simpan dan tindakan yang dia tunjukkan kelihatannya tidak terlalu sesuai. Gadis seperti itu mirip dengan Haruha.

Dia telah menusuk leher Clamp saat dia masih tersenyum.

Hanya dengan mengingatnya, itu membawa kembali rasa sakit yang dirasakannya saat itu ke lehernya yang tidak terluka. Dari apa yang Hajime katakan, rasa sakit masih terasa di dalam kesadarannya.

Niiro mengeluarkan handphone dan memproyeksikan sosok seorang gadis di udara. Dia sekarang mengenakan pakaian berbeda yang memberinya kesan berbeda, tapi, dia pasti masih Memento.

“Dia── Memento adalah Hadzar generasi pertama. Manusia yang lahir di dalam 『CtG』”

“Bukankah itu seperti Haruha ......?”

“Tepat. Dia lahir dari nukleus yang sama persis, atau lebih tepatnya inti. Namun, metode yang kami gunakan untuk mengembangkan kepribadiannya sangat berbeda. Memento menggunakan pendekatan dari luar, sementara Haruha menggunakan pendekatan dari dalam. Sederhananya, sejak awal Memento lahir dalam bentuk itu. Dengan menganalisis tubuh dan ingatan yang sudah ada sebelumnya secara fisik kami mencoba menciptakan manusia yang lengkap sejak awal. “

“Hal seperti itu apakah mungkin ......?”

“Kami berhasil sampai batas tertentu. Hal itu merupakan terobosan besar pada saat itu dan Memento mampu berpikir secara normal dalam 『CtG』.

Dia juga bisa bergerak sebebas yang dia mau. Namun, tidak peduli berapa kali kami melakukan tes respon emosional, hasilnya selalu buruk, Dia sama sekali tidak dapat mengembangkan emosi yang tepat. Hal ini seharusnya tidak masalah, jika tujuan kami adalah untuk menciptakan robot, tapi kami, Lembaga Penyeimbangan Manusia bertujuan menemukan cara untuk menciptakan manusia baru. Dia akan terus tidak lengkap jika kami meninggalkannya seperti itu.

Hipotesis yang dihasilkan adalah bahwa ada cacat dalam kapasitas pembangunan Dunia Virtual sehingga tidak dapat mereproduksi 『sesuatu』 yang membuat manusia. Hal itu kemungkinan besar sebuah faktor yang tidak mampu pahami mesin sederhana.

Itulah masalahnya── dan oleh karena itu seseorang mengusulkan sebuah percobaan untuk memberi tubuh nyata untuk Memento dan pada akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan percobaan ini.”

Sejauh ini, selain edukasi mereka, dia persis seperti Haruha. Akhirnya Haruha dengan aman memperoleh tubuh dalam kehidupan nyata dan menjadi Kasugai Haruha. Tapi Memento, dia ...

“Percobaan itu gagal. Tidak, kalian dapat berkata bahwa percobaan itu sebagian berhasil.

Selama proses pemindahan Memento ke tubuh, karena beberapa alasan yang tidak diketahui, pikirannya menyebabkan penolakan dan sebagai hasilnya kami harus 『membuang』 tubuhnya. Kami berhasil menyelamatkan pikiran Memento tapi ...... seperti yang Kasugai-kun lihat, dia menjadi orang gila”

“Dan kenapa Memento menjadi seorang player killer?”

Dia bertanya, tapi kurang lebih dia sudah bisa menebak jawabannya. Kisah Kotak Pandora yang dibicarakan Memento. Kiasan yang dia buat── bahwa segala sesuatu di dunia ini, saat hal itu menentang harapan, hal itu tidak akan lagi menjadi harapan.

Maka Niiro menjawab dengan nama “harapan”.

“Ini Haruha-san. Haruha yang dibesarkan oleh pasangan paling ideal yang dipilih oleh Komputer Nephilim, yang pikirannya dikembangkan dengan hati-hati dari tahap janin, dan mampu mengembangkan emosi yang tidak dapat dilakukan Memento. “

Genggaman Miharu mengeras saat mereka memegang lengan Yuu.

“Rencana kami adalah meminta Haruha-san setidaknya mengembangkan karakteristik manusia sampai tingkat tertentu.

Haruha-san berhasil, yang berarti tidak ada alasan lagi untuk terus mengerjakan Memento. Itu sebabnya, kami mengisolasinya dari 『CtG』, dan membawanya sebagai sampel. Pada saat itu, keadaan mentalnya menjadi sangat tidak stabil. “

“Jadi pada akhirnya, dia memberontak ya?”

Dia berkata dingin. Dia tidak punya alasan untuk marah pada Memento. Tapi, bukankah ini seperti diberi tahu, “Kau tidak lagi dibutuhkan, jadi tidurlah selamanya,” oleh orang tuanya sendiri?

Karena “kesuksesan” Haruha, Memento dicap sebagai “kegagalan” dan kehilangan harga diri. Memento sendiri tidak bersalah, namun karena perubahan situasi yang mendadak, dia berubah dari “terobosan besar” menjadi “data belaka”.

Cerita yang tidak masuk akal. Tapi perasaan tidak masuk akal itu sekarang mendarat di kamar rumah sakit ini. Itu karena, mulut Niiro, ketika dia berbicara tentang Memento, adalah .... tersenyum, bahagia

“Ya. Meskipun dipikirkan berkali-kali, dia masih memiliki kepribadian. Itulah mengapa dia menunjukkan perlawanan terhadap tindakan yang kami lakukan untuk menyegel keinginannya ── hal itu seharusnya akan menarik jika bukan itu masalahnya.

Dengan menetapkan dirinya sebagai error, tampaknya Memento sampai pada kesimpulan, 『Aku adalah error jadi aku harus membuat kesalahan』. Dan kemudian Memento yang error memilih untuk membawa kekacauan ke dunia 『CtG』”

“Kalau begitu kenapa dia menjadi Player Killer?”

“Alasannya sederhana. Itu hanya metodenya yang paling efisien untuk menggulingkan 『CtG』.

Seperti yang dialami Kasugai-kun, serangan Memento juga mempengaruhi diri para pemain di dunia nyata. Itu adalah kemampuan yang didapat dari evolusi benih yang dikenal sebagai Memento. Dengan memberi sugesti melalui pemandangan dan feromon, dia bisa memberi rangsangan kuat pada lawan-lawannya ── kemampuan untuk menghasilkan sinyal palsu ke otak lawan. Dalam kasus Kasugai-kun, rangsangan kecil dari tenggorokan avatarnya yang ditusuk diproses sebagai rasa sakit ketika sinyal masuk ke otak. Dan yang menghentikan fungsi jantungnya merupakan hasil dari gambaran kuat 『kematian』 sepanjang game over. Karena itu adalah sinyal yang awalnya tidak ada dalam game, sistem Blok Râmîêl tidak bereaksi terhadapnya.

Kami menyebut kemampuan itu sebagai Sim - Stimulator Efek Kesadaran Palsu , atau 『Mata Svengali[27].』”

“...... Jadi tubuhku mengira kejutan kecil akibat terluka dalam game sebagai sesuatu yang 『akan membunuhku』.”

“Itu membuatmu berpikir bahwa “Aku akan mati”. Kau bisa mengatakan itu sebagai efek plasebo yang nyata.

Lalu── apa yang akan terjadi jika dia terus melakukan perburuan pemain dengan kekuatan itu?”

Tentu, itu sangat mudah ditebak.

“Orang sepertiku akan terus dibawa ke rumah sakit. Dan kemudian 『CtG』 akan ditutup cepat atau lambat.”

“Tepat sekali. Sebulan yang lalu, tepat ketika kami memastikan bahwa Haruha-san akhirnya mendapatkan emosi, Memento menghilang dari pandangan kami dengan semacam metode. Setelah kejadian yang sulit dipahami itu, mungkin, dia berkeliaran membunuh para pemain secara acak. Untungnya tidak ada kasus serius seperti Kasugai-kun sejauh ini, tapi sejujurnya, Imagine Ekphrasis berada di bawah penjagaan polisi.”

“...... Jadi insiden pingsan belakangan ini akibat perbuatan Memento?”

“Selain satu kasus karena keracunan gas, kebanyakan dari mereka ya. Saat ini kami berhasil meyakinkan para petinggi untuk mencegah nama 『CtG』 diungkapkan kepada publik. Namun, hal itu tidak akan berlangsung lama. Tentu saja, kami berupaya menangkap dan mengisolasi Memento. Namun Memento, yang sama sekali tidak kenal lelah, terus bergerak dan karena dia tidak perlu login atau semacamnya, kami tidak dapat melakukan pencarian langsung padanya.

“......... Akankah 『CtG』 akan ditutup?”

Jika mereka membiarkan Memento berkeliaran tak terkendali, kejadian ini akan terungkap cepat atau lambat, dan penutupan game tak bisa terhindarkan. Tidak peduli seberapa besar konten yang dimilikinya, mengutamakan keamanan di atas keseruan game itu jauh lebih penting yang bahkan pecandu berat atau anak pengembang Yuu tahu betul.

Niiro mengangguk tapi kemudian mengangkat satu jari.

“Hanya ada satu cara untuk mencegahnya. Dalam rangka menghentikan Memento, kami hanya perlu membunuhnya di 『CtG』. Ketika itu terjadi, Memento yang tidak bisa keluar tidak punya tempat untuk pergi dan akan terikat, sehingga memudahkan kami mengisolasinya. Itu sebabnya ...

Kami harus mengalahkan Memento. Dengan bantuan Haruha”

Diam.

Lusinan detik keheningan. Apakah sesuatu itu disebabkan karena kemarahan yang menghambat pemikiran rasional. Dan kemudian, hal yang memecah kesunyian itu juga kemarahan.

“Jangan katakan omong kosong seperti itu!”

Kata-kata kuat Miharu begitu keras sehingga jelas dia lupa bahwa mereka berada di rumah sakit.

“Kasugai-kun hampir mati kau tahu! Dan kau menyuruh kami mengirim Haruha ...... anak kecil itu untuk melawan musuh seperti itu!?”

Niiro tidak terpengaruh. Tindakan putus asa Miharu dengan mudah dibalas dengan jawabannya,

“Aku yakin Kasugai-kun sudah menyadarinya tapi Memento itu kuat. Hal ini karena pikirannya dioptimalkan secara penuh di dunia 『CtG』. Untuk Pemain Manusia , mengoperasikan avatar seperti berbicara dalam bahasa asing sementara Memento adalah penutur asli yang fasih. Ada banyak perbedaan.”

Pada kenyataannya, bahkan Yuu, yang merupakan seorang veteran dalam mengontrol 『CtG』, terbunuh dengan mudah oleh Memento tanpa mampu bereaksi sama sekali. Kecepatan dan akurasi Memento jauh lebih tinggi dari kemampuan manusia.

“Namun, jika itu Haruha-san── jika itu Haruha-san, yang pikirannya beroperasi dengan cara yang sama sepertinya, dia seharusnya mampu melawannya. Dan di antara mereka dialah yang bisa kami pantau saat ini, Haruha adalah satu-satunya Hadzar yang dapat melawan Memento.”

“Mungkinkah bagi Haruha melawan orang seperti Memento──”

Aku tidak berpikir begitu. Meskipun menanyakan hal itu pada dirinya sendiri, keraguan itu tidak berlangsung lama karena adegan Haruha yang dengan brutal membunuh para perampok kereta terlintas di dalam pikiran Yuu.

“Tetap ...... tetap saja aku tidak bisa menyetujuinya. Tidak peduli seberapa kuat Haruha, bahkan jika 『CtG』 ditutup karena dia tidak melawan ...... hal itu tidak masuk akal karena memasukkan anak ke dalam bahaya untuk sekedar game belaka!”

“I, itu benar! Apa yang terjadi jika dia mati! “

Yuu dengan tegas keberatan dan Miharu mendukungnya. Itu adalah tindakan alami bagi orang tua yang merawat anak mereka. Namun…

“Ya. Dia tetap akan mati, Haruha-san Maksudku, jika 『CtG』 ditutup”

Situasi yang mereka hadapi tidak berada di bawah standar “alami” yang berlaku untuk semua orang.

“............ Eh? Ke, kenapa, bisa begitu? “

“Haruha-san memperoleh tubuh manusia dan menjadi anak normal. Namun, seperti apa yang telah kami sebutkan sebelumnya, pikiran Haruha-san disinkronisasi ke dunia 『CtG』 dengan kejernihan sintaks yang lebih tinggi daripada dunia nyata. Jika dia terus memproses informasi asing dari dunia nyata, error akan terus menumpuk, kemudian dia akan mati dalam waktu, yang sudah kami perkirakan, sekitar satu minggu.”

Mereka tidak bisa bereaksi sama sekali terhadap fakta mengerikan yang Niiro bicarakan dengan nada acuh tak acuh.

“Untuk mencegah hal itu, Haruha-san secara berkala harus masuk ke dalam 『CtG』. Dengan membiarkannya menghabiskan waktu di dunia yang sesuai, itu akan membuatnya lebih mudah dalam memproses data, dan dia akan dapat menyesuaikan tubuhnya agar sesuai dengan semua error yang dia kumpulkan di dunia nyata. Lebih tepatnya dialisis pikiran.”

Kali ini Yuu lah yang marah.

“Persetan dengan itu! Kau orang yang seharusnya bertanggung jawab dan menjaganya dengan komputer 『CtG』 kan!? Tidak peduli seberapa besar biayanya!”

“Kami ingin melakukan itu jika memungkinkan, tapi ternyata tidak. Skala dunia virtual yang harus kami pertahankan untuk melakukan perawatan pada Haruha-san membutuhkan lebih dari sepuluh juta pengguna yang terhubung. Meskipun kami memiliki dukungan dari negara ini, ada sesuatu yang tidak mungkin kami lakukan. Dengan demikian, modus operandi kami harus secara tersembunyi.”

“? Apa yang kau katakan? Bukankah lebih mudah melakukannya dengan sedikit orang yang terhubung ... “

Lalu dia ingat sesuatu saat dia mengatakan itu── apa yang Fuyufu katakan?

『Ini bukan masalah kemampuan kekuatan pemrosesan. Ini akar dari masalah itu sendiri 』

『Bahkan jika itu bisa membuat pintu masuk dan keluar yang sama sebagai manusia, ia tidak akan mampu menciptakan labirin yang sama. “Hati” adalah labirin itu. Jika kau ingin membuat hal yang sama ...... tidak ada pilihan lain selain memberikan komputer itu daging dan darah yang baik 』

Dan dengan demikian kinerja komputer yang mengoperasikan 『CtG』 meningkat saat jumlah Pemain Manusia yang terhubung bertambah.

──Mungkinkah itu terjadi...

“Apakah itu ...... komputer manusia?”

Dia tiba-tiba berseru. Miharu berkedip dengan ekspresi kosong di wajahnya, dan Niiro── tersenyum, mengeluarkan senyum yang agak menyegarkan.

“Tepat. Identitas komputer Nephilinm tipe besar yang menciptakan dunia 『CtG』 merupakan sebuah kinerja sistem operasi yang menggunakan hubungan antara daging manusia dan jaringan untuk bekerja.

“Kesadaran dan tubuh manusia, turun ke sel dan gen terakhir, dibuat menjadi alat penghitung database. Dengan alat itu, kami menyusun respon yang kami dapatkan darinya dan berhasil mengamati dunia yang sama yang diamati oleh manusia dari saat kelahiran mereka.── itu benar, bahkan pikiran manusia juga. Dengan kata lain kami berhasil mengamati memori umat manusia.

“Mimpi seseorang mungkin penuh dengan kemustahilan, tapi jika kami mencampur dan mencocokkan mimpi beberapa puluh ribu orang maka kemustahilan akan tersaring, yang berarti semakin banyak pengguna semakin mendekati hal yang pasti, kenyataan yang kami dapat.

Delapan ribu orang dibutuhkan hanya untuk start-up sederhana dan kami memiliki jumlah yang siap itu pada akhirnya. Dengan kata lain, itulah banyaknya yang bisa kami kelola.”

Jadi itulah sebabnya mereka mengatakan itu hanya bisa dioperasikan oleh pembuat game. Ini menjelaskan mengapa mereka merahasiakan spesifikasi komputer. Ini seharusnya sulit dipikirkan bahwa akan ada sejuta orang yang ingin meletakkan tubuh mereka sendiri di dalam mesin.

──Sebuah komputer manusia yang mengelola game online untuk mencapai tujuannya── untuk mempertahankan tingkat kinerjanya.

Dan jika tidak bisa mempertahankan kinerjanya, Haruha akan mati.

“Bagaimana ini bisa terjadi……”

Bukan sekedar putrinya seorang pecandu game online, tapi dia juga berbagi nasib yang sama game itu.

Satu jam berikutnya merupakan waktu tanya jawab yang tidak perlu dijelaskan secara rinci. Yuu dan Miharu, yang mengerti alasannya, masih enggan mengekspos Haruha pada bahaya dan membesarkan masalah, dan Niiro, terus meyakinkan mereka bahwa tidak ada cara lain untuk mengatasi masalah ini selain membuat Haruha bertarung melawan Memento. Hal itu tanpa henti diulang.

Tapi kemudian, orang yang menyelesaikan perselisihan tandus itu tidak lain adalah orang yang bersangkutan sendiri—Kasugai Haruha.

Haruha, yang masuk ke dalam ruangan bersama Hajime berbicara dengan ekspresi keras untuk pertama kalinya.

“Haruha akan melakukannya. Haruha akan mengalahkan Memento itu,”

Dia pasti sudah mendengar situasi dari Hajime. Tentu saja, Yuu dan Haruha dengan mati-matian berusaha menghentikannya. Dia mungkin keberadaan terkuat di 『CtG』, tetapi Haruha yang mereka berdua tahu adalah seorang gadis kecil yang bersih, manja, kesepian yang dikenali mereka sejak dia lahir.

“Haruha sudah memutuskannya.”

Tapi, saat ini Haruha sudah sangat kukuh. Meskipun kadang-kadang dia cemberut, dia selalu mendengarkan Yuu dan Miharu, tapi untuk pertama kalinya Haruha melawan mereka.

Pertimbangan gadis yang berbeda itu berasal dari kumpulan pengamatan komputer manusia. Mata bulatnya dipenuhi dengan tekad kuat, dan Kasugai Haruha memutuskannya dalam suara dingin.

“Papa, mama. Jangan ikuti Haruha. Hal itu hanya akan menjadi beban. Jika itu terjadi, Haruha akan pulang”

‘ Pulanglah ’ adalah kalimat yang sering dikatakan ibu Rasupu-chan ketika memarahi ayahnya yang bijak── bahkan tidak lucu. Sebaliknya, Yuu dan Miharu dihantui dengan warna keputus asaan di mata mereka.

Rumah yang mana ...... maksudnya?

Semuanya berjalan cepat pada saat mereka membuat keputusan.

Semuanya dengan cepat kembali ke rumah Kasugai ── meski agak dipaksakan, Yuu diizinkan pulang ── dan Haruha meletakkan tubuh kecilnya di kapsul yang berbentuk Râmîêl.

Awalnya Yuu menganggap itu seperti semacam peralatan medis, tapi setelah mendengar gema dengungan mesin yang lembut di sepanjang ruangan di malam hari, itu tampak seperti peti mati hitam. Entah bagaimana kedua boneka vinil lembut yang dibawa Haruha di dekatnya itu tampak menyeramkan seperti barang di kuburan.

“Sekitar sepuluh menit yang lalu Memento terlihat oleh Non-Player-Character NPC pengintai di sebuah kedai di kota perbatasan Gunmans' Glaive. Dia mungkin mencari mangsa malam ini. “

“Keadaan di dalam game bisa dilihat pada layar ini”

Di depan monitor yang tersedia ada wajah Hajime yang masih tertekan dengan wajah murung Yuu dan Miharu yang duduk. Di tempat yang berbeda ada Niiro yang selalu tenang menekan saklar Râmîêl dan seolah bernyanyi sepanjang suara start-up, pria berkacamata itu berbicara.

“Kalau begitu, haruskah kami mengawasinya. Di dunia ini dimana anak perempuanmu akan dilatih untuk menjadi pria bersenjata terkuat.”



──Bau tajam dari debu yang terbakar.

Melihat pemandangan yang luas, langit yang ramah dan padang gurun yang keras akan menyambutmu.

Yang dapat terdengar pada angin adalah siulan para petualang yang berangkat ke tempat yang belum dijelajahi.

Di tanah ini semuanya diputuskan dengan senapan dan keberanian.

Satu orang akan menggengam kejayaan di tangan mereka sementara yang lain akan tertidur dengan senapan di kuburan mereka.

Di sini, asap senapan yang melayang cukup untuk mencekik lidahmu sendiri. Jumlah peluru yang menggelinding di tanah sama dengan jumlah kemenangan dan mayat.

Ini adalah cakrawala impian para penembak.

Namanya adalah: Gunman's Glaive──


Cheech[28] memenuhi impiannya.

Sepuluh tahun lebih telah berlalu sejak dia dengan rajin bekerja sebagai karyawan di perusahaan kelas menengah setelah menyelesaikan kuliahnya. Sejak saat itu, hal tersebut telah menjadi impiannya untuk berhenti dari pekerjaannya dan bekerja di sebuah bar modern di jalanan.

Namun karena kemauannya lemah, tabungannya tidak pernah meningkat, dan pada saat dia akan menyerah untuk mengundurkan diri dari menjadi budak perusahaan, dia bertemu 『CtG』. Dan pada akhir permainannya yang menyedihkan selama beberapa bulan, dia akhirnya meletakkan kakinya pada sebuah kedai di salah satu kota dalam Gunman’s Glaive.

Berada di dekat lokasi terbaik dari gereja titik transisi. Toko itu dibeli bersama NPC Pelayan yang termasuk dalam set. Dan sekarang, dia akhirnya bisa mewujudkan impiannya bertahun-tahun untuk menjadi pemilik dan bartender moody dari sebuah bar.

Tapi harapannya cepat menghilang pada hari pertama pembukaan kembali.

Tokonya saat ini diselimuti dalam suasana penuh bahaya.

Tidak termasuk satu dari tujuh pelanggan, semuanya adalah laki-laki; mereka memiliki wajah yang menakutkan dan bahkan tidak berusaha menyembunyikan sabuk senapannya. Itu bukanlah pemandangan langka di Gunman's Glaive jika hanya begitu, itu semua karena orang-orang ini menggunakan wajah cemas meskipun berada di tempat pertemuan.

“Pak Bartender, apa kau tahu tentang kasus pembunuhan pemain baru-baru ini?”

Dalam pemandangan tersebut, satu-satunya tamu wanita tersenyum dan berbicara dengannya. Ia seorang gadis yang berumur sekitar pertengahan remaja. Dia memiliki wajah cantik tapi untuk beberapa alasan, dia mengenakan gaun hitam yang meninggalkan kesan kuat pada orang lain.

“Ya, hal itu tertulis di garis pemberitahuan kan? Lebih dari tiga belas orang dibunuh olehnya atau semacamnya.”

Jawab Cheech sambil tersenyum. Dia bukan seorang lolicon[29], tapi dia lebih menyukai ini daripada berurusan dengan pelanggan laki-laki yang kaku dan kasar.

“Dari apa yang orang katakan, itu terjadi di dalam kedai minuman seperti ini. Ada enam pelanggan. Dan semua orang terbunuh dalam sekejap.”

Gadis itu mengambil secangkir susu panas yang dipesannya, dan melanjutkannya setelah menjilati sisa susu putih di bibirnya dengan ujung lidahnya.

“Pelakunya memasuki toko dan berkeliling, dan akhirnya dia berkata,

『Apakah itu manusia? 』

NPC pelayan tanpa ragu menjawab 『aku』. Tapi, itu bukanlah jawaban yang akan diberikan seseorang saat ditanya secara mendadak. Semua Pemain Manusia memiringkan leher mereka dan mengatakan 『Eh? Apa maksudnya? 』.

Kemudian, pada saat berikutnya, leher semua orang terkoyak. Keenamnya, hampir secara bersamaan.

──Pelakunya adalah pria bersenjata yang menggunakan Revolver revolver besar dengan kecepatan yang sangat menakutkan, dan pelakunya tampaknya berkeliaran sambil membunuh hanya karakter pemain”

Cheech menelan nafasnya tanpa sadar. Dia pikir ceritanya sendiri hanya dilebih-lebihkan tapi nada suara gadis yang membicarakan drama pembantaian ini terlalu acuh tak acuh ... seolah-olah dia menceritakan kisah ini benar-benar sampai ke intinya.

“...... Dan apa yang terjadi dengan karyawannya── bartender?”

“Aah, NPC bartender itu aman. Mengatakan sesuatu tentang menerima chip atau sejenisnya.”

“Jadi, begitukah…… jadi bartender itu tidak mati,”

“Kenapa──”

Seakan mengambil tempat Cheech, yang kembali membersihkan gelas, salah satu pelanggan kasar membuka mulutnya. Gadis itu mengatakan “Ya?” dan membalikkan tubuhnya untuk menghadapinya. Pria itu tak terasa berdiri tepat di belakang gadis itu.

“Bagaimana kau tahu tentang keadaan di mana semua orang terbunuh? NPC seharusnya tidak punya kemampuan untuk berbicara sebanyak itu.”

Dalam seketika itu juga, Cheech mengeluarkan “Ah!”, dan ingat bahwa ini adalah dunia game. Dimana orang mati bisa berbicara.

“Oi oi, kau. Bukankah sudah jelas bahwa rumor tersebut berasal dari para pemain terbunuh yang dihidupkan kembali.”

“Tidak, itu tidak mungkin. Tiga hari yang lalu enam orang dari mereka terbunuh di kedai minuman. Keenam orang itu adalah anggota guild kami dan sejak saat itu mereka sakit dan pergi ke rumah sakit, mereka belum pernah login sejak saat itu.

Seharusnya tidak ada seorang pun yang pernah mendengar tentang kejadian tersebut dari para korban.”

Pria itu mengeluarkan suara yang berisi kemarahan terhadap gadis yang masih memiliki senyum mengambang di wajahnya.

“Setelah itu, kami mendapat kesaksian yang mengatakan ada seorang gadis berjubah hitam yang keluar dari kedai minuman pada perkiraan waktu ketika insiden terjadi── itu sangat persis dengan ciri-cirimu”

“Tu, tunggu sebentar! Bukankah terlalu tidak masuk akal untuk melabelinya seperti itu!? Tidak mungkin anak ini adalah player killer──”“

Cheech bersandar di meja konter dengan tergesa-gesa. Keenam pria itu sudah mengeluarkan pistol dan senapan mereka dan diarahkan pada gadis itu. Gadis itu menaikkan bahu dan mengangkat kedua tangannya.

“Itu benar, akulah pelakunya”

Pengakuan itu tentunya tidak terdengar seperti lelucon.

Cheech terdiam lalu meninggalkannya, dan gadis itu perlahan bangkit dari kursinya sambil tetap mengangkat kedua tangannya.

“Jadi, bagaimana dengan itu?”

Suaranya jauh melampaui rasa bersalah. Gadis berbaju hitam itu tersenyum bersama dengan kata-kata provokasi dan ejekan. Mata emasnya tampak tertawa.

Orang pertama yang memanggilnya menekan moncong pistolnya di dahi gadis itu dan kemudian melemparkan apa yang paling mungkin menjadi pertanyaan terakhirnya, seolah-olah memarahinya dengan hatinya.

“Kenapa kau membunuh pemain lain? Apa itu untuk memamerkan kekuatanmu, atau mungkin kau melakukannya sebagai lelucon?”

“Bukan, ini bukan karena alasan bodoh itu.”

“Lalu apa?”

Dia memberikan lebih banyak tenaga ke jarinya yang menarik pelatuk pistolnya. Begitu gadis itu mengatakan jawabannya, sebuah lubang akan muncul di dadanya── tapi meskipun hanya game, gambaran yang muncul di dalam pikirannya membuat tubuh Cheech gemetar.

Tapi, jika ini terjadi di dunia nyata, dia pasti akan menunjukkan reaksi yang lebih tidak ramah.

“Itu karena──”

Saat itu── dua Dillinger pistol kecil [30] keluar dari lengan gadis itu. Dia menggunakan skill 《Sleeve Weapon》, skill yang memungkinkan penggunanya mengeluarkan senjata tipe kecil ke tangan mereka tanpa memperdulikan hukum fisika.

Setiap pria yang membidik gadis itu bukanlah tidak berhati-hati, bagaimanapun juga. Sebenarnya, semuanya langsung melepaskan tembakan.

Tapi, tembakan cepat gadis itu hebat melampaui apa yang dia perlihatkan. Peluru kecil Dillinger yang ditembak mengenai tiga orang yang mana mengganggu seluruh tembakan mereka saat mereka mencoba menghindari peluru selanjutnya dengan bergelinding di lantai.

Ada juga pria yang menjadi kaku saat tertembak di bahunya. Saat pria itu hendak berdiri, dia mengirimkan satu tembakan terakhir ke wajahnya. Dia kemudian menahan tembakan selanjutnya sambil menggunakan pria itu, yang diselimuti jeritan karena sakit hebat, sebagai perisai.

Gadis itu kemudian membuang Dillinger-nya yang kehabisan peluru dan mengeluarkan senjata utamanya.

Itu adalah sebuah revolver berwarna hitam pekat yang dilengkapi dengan laras persegi datar, sesuatu yang tidak pernah dilihatnya di dunia nyata. Di sisi laras besar yang tidak proporsional ini yang dipegang oleh seorang gadis terdapat ukiran seekor ular mengelilingi kura-kura. Lapisan perak di pistol mengeluarkan cahaya yang mengintimidasi.

『I.E. Genbu』. Ini berhubungan dengan nama pembuatnya Imagine EkphrasisI.E., Sebuah revolver dengan kekuatan khusus di dalam 『CtG』.

Yang terjadi setelah itu sederhana. Sangat sederhana sebenarnya.

Penembakan terus berlanjut, diarahkan ke leher keenam orang tersebut dalam satu garis. Kilatan senjata yang berlebihan seperti auman dan pelat besi tebal meningkatkan suhu panas di dalam kedai.

Tembakan dan tembakan. Pada saat itu semua serpihan lepas dan lenyap ...

Enam mayat boneka tanpa kepala tergeletak di depan kedai minuman.

Dalam beberapa saat saja, aroma minuman keras yang pahit berubah menjadi aroma mesiu yang menyengat; Kedai Cheech telah berubah menjadi taman darah. Semua lutut NPC pelayan di sana terendam dalam darah saat kaki mereka bergetar.

“Errrm ...... kenapa aku membunuh pemain lain kan?

Dan gadis yang memulai tragedi itu dengan patuh menjawab pertanyaan itu.

“Mereka yang mengekspos tenggorokan dan kulit mereka── itu hanyalah takdir sederhana untuk memburu binatang tersebut sampai mati. Apakah kau mengerti? Kepala daging yang terhormat. “

Senyumannya itu benar-benar anggun, dan itulah kenapa senyuman itu sangat mengerikan.

Lima menit setelah gadis itu membantai semua pemburunya ketika dia menghabiskan sisa susu panasnya yang sebelumnya. Sementara itu, Cheech menghentikan napasnya saat bersembunyi di belakang meja kasir.

“Baiklah ...... aku akan pergi”

Langkah gadis itu terdengar menjauh. Baru setelah mendengar suara derit di pintu ayun, Cheech akhirnya berdiri. Desahan lega merenggangkan mulutnya.

“I, itu benar ...... bartender itu belum mati──”

Adalah apa yang ingin dia katakan, tapi tidak bisa. Itu karena kepalanya yang sekarang berada di atas meja konter saat ini ditekan oleh moncong senjata api. Bahkan tanpa perlu dilihat, dia mendengar suara yang riang.

“Terakhir kali, bartender itu adalah NPC bagaimanapun juga”

Kau seorang Pemain Manusia jadi aku akan membunuhmu. Itulah yang dia maksud.

Suara ketukan palu menodai kepalanya. Ini adalah game bagaimanapun juga jadi ini tidak menakutkan, dia memberitahu dirinya sendiri ... tapi ini adalah pertama kalinya aku mengalami bagaimana rasanya otakku meledak ....... Tidak benar, aku bisa tetap tenang!

Saat Cheech hendak berteriak, situasinya berubah menjadi besar.

Pintu ayun dibuka dengan liar dan ada sosok kecil yang muncul.

Sosok kecil itu menurunkan tas gitar pada tangan kirinya dan mengeluarkan sebuah shotgun berlaras dua dengan kehendaknya.

Bersama dengan suara tembakan, tubuh yang menahan Cheech gemetar dan jatuh. Punggungnya terluka akibat tembakan mendadak.

Tamu yang baru tiba itu menjatuhkan tas gitarnya ke tanah, dan menembak kepala gadis itu dengan pistol yang ditariknya dengan tangannya yang sekarang kosong.

Dua peluru ditembak santai seolah hanya menaburkan insektisida. *SPLASH* Tulisan darah Head Shot Killed!! berhamburan seolah menyapu lantai.

Dia terkejut dengan fakta bahwa gadis iblis itu sangat mudah dikalahkan, namun mengetahui bahwa gadis yang melakukan hal itu terlihat kurang dari sepuluh tahun mengejutkannya lebih besar. Mengapa dia bukan seorang Travel Player CarrierPC── rencana untuk menanyakan pertanyaan sederhana itu dihanyutkan oleh situasi yang sangat aneh. Sederhananya, dia menatap anak itu dengan takjub.

Jubah merah bersinar seolah-olah membauat api ke toko yang remang. Wajahnya yang imut dan cantik cocok dengan usianya yang masih muda, tapi ekspresinya terlalu dingin.

“E, erm, nona muda ......?

Dia memanggilnya dengan takut. Gadis itu menunduk ke arah manekin mayat yang membuat dia apatis dan berbicara. Dia berbicara dengan suara cadel.

“Di mana Memento?”

“Memento ......?”

“Gadis yang memakai pakaian hitam. Dia pasti ada di sini.”

“Bukannya kau baru saja menembaknya?”

“Ini bukan dia”

Saat dia melihatnya ── tentu saja tidak. Dia tidak bisa melihatnya saat kepalanya ditempel dengan pistol, tapi apa yang dikenakan manekin bukan jubah hitam; itu adalah seragam pelayan yang akrab dengan Cheech.

“Tidak mungkin ...... bukankah dia Marian?”

Dia adalah NPC pelayan yang dipilihnya saat membeli toko itu. Kenapa Marian menodongkan senjata ke pemiliknya ... .. tidak, lebih dari itu, suara barusan pasti gadis berbaju hitam... itu Memento.

Lalu.

“Senang bertemu denganmu, Putri cantik putri Sempurna . Kupikir sudah waktunya kau muncul.”

Suara yang didengarnya selanjutnya berasal dari Memento gadis itu . Tapi, itu sangat aneh.

“Namun, bukankah agak kasar karena menembakku tiba-tiba seperti itu, meski akhirnya kita bisa bertemu.”

Satu-satunya yang berbicara adalah NPC pelayan, John. Pemuda yang memiliki kepribadian ceria. Dan dari mulutnya, dia mengeluarkan suara yang sama persis seperti Memento.

“John, kenapa!?”

Sambil menunjuk ke arah senapan ‘hanya untuk perlindungan’ milik toko yang dia miliki ke arah gadis bertas gitar, dia berbicara, baik dengan Cheech atau si gadis.

“『Svengali』 milik Meme dapat memberikan sensasi palsu terhadap manusia. Namun jika melawan NPC yang tidak memiliki kesadaran diri sejati, aku dapat memanipulasi setiap anggota tubuh mereka seolah-olah mereka adalah milikku sendiri”

Cheech tidak bisa mengerti apa maksudnya tapi tampaknya gadis kecil itu mengerti. Dan tidak mengejutkan, dia menatap John dengan tatapan dingin di matanya.

“Memento ...... di mana kau sekarang?”

“Menunggu di luar, Haruha”

“Apakah begitu”

Gadis bernama Haruha kemudian menyerang John. Jantung, leher, dan kepala── tiga titik kunci dalam 『CtG』 ditembak dalam sekejap, dan terakhir dia meledakannya dengan shotgun. Wajah manekin itu meletus seperti pohon cemara yang memantul ke dinding dan jatuh ke lantai seolah sedang menari.

Setelah menembak semua peluru yang dimilikinya, gadis itu tak tanggung-tanggung membuang pistol kosongnya dan berjalan keluar dengan membawa tas gitarnya. Dia kemudian jongkok dan membuka tas gitarnya yang mana memperlihatkan semua senjata dan amunisi yang ada di dalamnya.

Cheech tercengang melihat gadis itu memasukkan peluru pertama ke dalam pistol yang diambil, tapi saat Haruha hendak keluar, dia buru-buru mencoba menghentikannya.

“T-tunggu nona muda! Berapa banyak NPC yang menurutmu ada di kota ini? Tidak peduli seberapa kuat dirimu, jika kau melakukannya sendiri mungkin kau akan ...... “

Dia pikir dia akan mengabaikannya, tapi gadis itu melirik ke arah Cheech dan menunjukkan senyuman yang tidak bersalah.

“Terima kasih. Tapi Haruha akan baik-baik saja, Tuan.

Haruha pasti akan membunuh semua orang yang berani mengganggu papa atau mama”

Sementara itu Memento menunggu sendirian di depan kedai untuk menunggunya datang.

Berbeda dengan dunia nyata, waktu di Gunman's Glaive saat ini adalah siang hari. Matahari di atas kepala mereka bersinar terang pada tengah hari.

Tempat di mana kedai itu berdiri dikenal orang-orang sebagai “Jalan Gereja” yang merupakan pusat kota ini; biasanya tempat itu dibanjiri orang yang lewat dan kuda. Namun, saat ini, hanya ada Memento yang terlihat di jalanan. Sepertinya ada banyak orang yang menonton dari dalam bangunan, tapi tidak ada yang berani keluar. Mereka takut menjadi salah satu manekin mayat yang tergeletak di jalan.

Angin kencang bertiup melalui ketakutan yang membeku.

Pintu ayun kedai terbuka dengan tenang dan lawannya Memento menunggunya datang.

Rambut lembut, suasana dari dunia sementara terbungkus dalam sifat kekanak-kanakannya, dan tatapan yang tenggelam dalam kesuraman. Dia menjatuhkan tas gitar yang tergantung di bahunya dan suara ketidaksenangan bergema saat menyentuh tanah.

Gadis itu lalu mengeluarkan dua pistol aneh pada kedua tangannya.

Pistol itu memiliki simbol burung phoenix yang tak terbayangkan realistisnya yang terukir pada sisi metalik merahnya yang dipenuhi emas yang bersinar berapi-api. Itu adalah pistol otomatis original game yang mirip dengan Genbu Memento, 『I.E.Suzaku』. Itu adalah senjata pemusnah berwarna merah dengan kemampuan menembak yang luar biasa.

Pegangannya berubah tergantung pada ukuran tangan pemain, yang tampaknya benar-benar tidak seimbang bagi seorang gadis yang belum berusia sepuluh tahun, dan bayangan kedua tangannya terlihat ...

“Seperti monyet yang mengenakan mantel.”

“Haruha bukan monyet.”

Dia menjawab dengan patuh dan menghentikan langkahnya. Jarak mereka sekitar sepuluh meter. Dari penglihatan kedua gadis itu, mereka masing-masing bisa melihat mata lawannya.

Seakan merespons Haruha yang menghentikan kakinya, puluhan orang muncul dari dalam toko melihat ke arah jalan dan gang. Masing-masing dari mereka memegang pistol atau kapak. Hal ini tidak sepenunhnya tidak tepat tapi kehadiran wanita tua di pinggir kota yang memegang senapan memberikan intimidasi yang unik.

Itu semua adalah NPC di bawah kendali Memento. Mereka mengelilingi gadis muda itu dalam jumlah besar.

Namun, tidak menunjukkan minat pada lingkungan sekitarnya, para gadis memulai percakapan mereka.

Mereka membicarakan hal-hal yang tidak bisa disampaikan melalui mata mereka. Setidaknya sampai ke titik itu keduanya, percakapan kedua gadis──

“Aku tahu itu, Haruha”

“Kenapa kau menyakiti papa?”

“Haruha yang dibesarkan oleh manusia dan menjadi manusia”

“Meski papa tidak melakukan kesalahan apapun.”

“Haruha adalah manusia asli, tidak seperti Meme”

“Mama takut.”

“Tapi, Meme tidak mengerti perbedaannya.”

“...... kau membuat mereka menangis ......”

“Apa perbedaan antara Meme dan Haruha?”

“............ Haruha akan lakukan............!”

“Jika, tidak ada perbedaan.”

“Apa yang kau lakukan, sepuluh kali lebih banyak.”

“Haruha juga tidak boleh berada di sini.”

“Haruha akan membuatmu, membayar.”

““Itulah . kenapa”“


CtG vol 1 00018.jpeg


“ “ Mati ” ”


Angin bertiup dan jubah merah berkibar liar.

Secara bersamaan, semua NPC yang dikendalikan oleh Memento menarik pelatuk mereka, dan bersamaan dengan suara ledakan yang tidak masuk akal, jubah Haruha robek seperti petasan.

Tapi pada saat itu, sosok Haruha sudah terpisah dari jubah dan mulai berlari di atas tanah. Dan sambil berlari melewati kaki-kaki NPC yang berbaris, dia menembak kepala mereka dari bawah. Darah menyembur dari peluru yang menembus rahang sampai ke otak mereka, dan seolah terpukul, kepala mereka terlempar ke udara. Namun, tidak seperti petinju, mereka hanya berlutut seakan berdoa dan tidak pernah bergerak lagi.

Sesekali percikan darah menyembur ke langit dan turun, bunga merah bermekaran di tanah seperti kembang api yang berputar di langit dan bumi.

Head Shot Killed !!     Head Shot Killed !!

Head Shot Killed !!

Head Shot Killed !!     Head Shot Killed !!

(Memento! Orang yang menyakiti papa! ──Bunuh!)

Kebenciannya yang dalam memunculkan bentuk; nalurinya menggambar garis kelanjutan pembantaian dengan perhitungan di penglihatannya. Itulah jalan yang diberikan dunia untuk Haruha. Itu adalah sesuatu yang hanya mereka yang lahir secara alami dengan pemahaman kekuatan dan hukum dunia virtual yang dapat gunakan, manuver kejutan.

Tubuh kecil itu tersapu bersamaan dengan angin yang membunuh seluruh kelompok.

Itu meledak seperti badai yang dahsyat.

Hal itu mengambil sifat manusia palsu dari NPC boneka , dan membangun deretan manekin kosong dalam sekejap.

Sementara menyelinap melewati kaki musuh, dia meledakkan kaki mereka dalam jarak yang dekat, dia mengambil senapan musuh di depannya dengan sikunya dan menembaknya ke musuh di samping, dia kemudian menendang dinding dan meraih leher musuh dengan lututnya dan mematahkan badan bagian atasnya dengan roda gerobak.

Setelah selesai menyingkirkan tubuh NPC yang melindungi Memento dari jalur tembakannya, dia menarik pelatuk Suzaku dengan sangat akurat. Namun, serangan tersebut dihentikan oleh seorang pria bertubuh besar dengan kapak dimana peluru mengenai lututnya.

──Tapi dia tidak akan berhenti. Haruha membuang pistol tanpa ragu dan mengeluarkan pisau dari kedua lengan bajunya.

Menggunakan lutut NPC sebagai batu loncatan, dia memotong lehernya sangat dalam. Tanpa henti dia memanjat tubuhnya dan melompat dalam sekejap, dan setelah membunuh musuh di hadapannya tanpa sisa, dia sampai di tempat di mana dia meninggalkan tas gitarnya.

Saat itu, matanya bertemu dengan Memento di sisi lain kumpulan NPC. Di sisi lain di mana bau terbakar dari panas yang mendistorsi udara, dia tersenyum gembira. Haruha membalas tatapan itu dan membuka tasnya.

Dan, dari dalamnya dia mengeluarkan yang ketiga, dan Suzaku yang keempat diluncurkan dan digabungkan, dengan ketangkasan yang hebat saat dia memasukkan peluru pertama ...

Pembunuhan dilanjutkan kembali.



“Ini… luar biasa”

Desahan berat Niiro memecahkan keheningan panjang.

Di ruang tamu rumah Kasugai, keempatnya menonton pertarungan Haruha dengan sungguh-sungguh melalui layar bahkan tanpa menyeka keringat mereka. Namun dari apa yang Yuu amati, tampaknya masing-masing dari mereka terdiam karena alasan yang berbeda.

Seperti yang dia katakan sebelumnya, Niiro hanya menonton untuk mengukur potensi tubuh eksperimen yang diciptakan orang-orangnya.

Duduk di samping Yuu, Miharu merasa khawatir tentang Haruha lebih dari apapun karena dia terkejut melihat pertarungannya. Dia menahan suaranya agar tidak keluar dengan menutupi mulutnya dengan kedua tangannya.

Sementara itu, reaksi Hajime sulit dibedakan; meski bibirnya terbuka seperti senyuman, wajahnya tampak pucat. Mungkinkah posisinya sebagai peneliti dan perasaan pribadinya bertentangan satu sama lain?

Dan terakhir, Yuu menggertakan giginya karena perasaan sayangnya.

Dia tidak bisa berdiri di tahap di mana kehidupan Haruha dipertaruhkan. Hal itu juga tidak mengubah fakta bahwa ini adalah pertarungan yang menentukan nasib game ini, nasib dari peninggalan ibunya. Sementara dadanya dipenuhi dengan pikiran segan, rasa sakit yang diukir Memento ke dalam tubuhnya dan kata-kata yang ditinggalkan Haruha menjadi rantai yang mengambil kekuatan darinya.

(Meskipun aku seharusnya menjadi orang yang melindungi Haruha ......)

『Jika itu terjadi, Haruha akan pulang』

Pada akhirnya, dia mengatakan itu. Dia mengecewakan orang yang seharusnya dia lindungi. Tapi, dia juga mengatakan hal yang sama kepada ibunya yang sering meninggalkannya untuk bekerja. Dan akhirnya dia berhenti memberi tahunya tentang hari observasi kelas dan festival olah raga karena dia tidak akan datang. Dia bahkan juga tidak akan mencoba untuk berkonsultasi dengan ibunya saat dia sedang bermasalah tentang sesuatu.

Dia tidak tahu bahwa menyerah karena seseorang adalah hal yang menyakitkan.

Ini mungkin merupakan konsekuensi hukuman bagi ketidakberdayaannya. Karena dia sudah menyerah, dia kehilangan ibunya, dan sekarang dia mungkin juga akan kehilangan Haruha. Saat rasa mual mencapai lehernya, Hajime berbicara.

“Ini seolah-olah ...... dia bukan Haruha-chan”

Dia kemudian berdeham, mungkin karena suaranya lebih serak daripada yang dia duga. Suara itu terdengar menyakitkan untuk Yuu karena dia merasa terputus antara “Haruha” yang bertarung dengan ganas di layar dan “Haruha” yang dia tahu. Seorang anak yang tidak membutuhkan mereka, anak dari “pihak lain” ......

Tapi, orang yang menyangkal kata-kata itu── orang yang sangat membantah kata-kata itu adalah, Miharu.

“Tidak. Dia tak salah lagi, Haruha kami. Lihat saja layarnya dengan saksama”

““ ............? ““

Tidak yakin apa yang dia maksud, Yuu dan Hajime melihat layar yang ditunjukkan Miharu── di sana menunjukkan sosok Haruha yang lebih jelas yang menembakkan pistol. Mereka berdua menyipitkan mata mereka untuk melihat lebih jelas. Haruha ada di sana. Bagian atas wajahnya tertutup bayangan. Satu-satunya hal yang bisa mereka lihat adalah kilatan ujung senjata yang liar, tapi ......

“Ah!!”

Dia kemudian melihatnya, matanya terbuka lebar, lalu berteriak bersamaan dengan Hajime.

““Aa, aaaaaaaaaaaaaaaaa────!”“

Semuanya menjadi jelas ketika dia memperhatikan itu──

““Kilatan ujung senjata menjadi kaki kucing───────!?”“

“S-Sejak kapan dia mengubah itu ......”

Saat Hajime mengusap keringat di bawah dagunya, Miharu mengangguk dalam dan tersenyum.

“Dia mungkin masih muda tapi bagaimanapun juga, dia perempuan. Menjadi modis itu biasa”

Apakah ……? Dia pikir.

“Haha……”

Dia tidak bisa menahan tawanya melihat bantal yang Haruha letakkan di atas sofa juga memiliki corak binatang. Semuanya terhubung── dia adalah Haruha. Tidak peduli seberapa kuat atau ganasnya dia, dia tidak salah lagi sama dengan Haruha yang membasahi baju Yuu dengan air liur pagi ini.

Lalu.

Haruha itu, sedang menembak dan tertiup angin di sisi lain layar.



Tersisa NPC tiga. Dan akhirnya Memento mengambil tindakan.

*Shooosh* dengan gerakan halus yang mirip dengan hantu, dia datang mendekat ke belakang Haruha dalam sekejap. Melawan NPC raksasa di depannya, Haruha menusuk perut dan paru-parunya dengan pisau, dan menyelesaikannya dengan shoutei. Dengan cepat, dia mengeluarkan Suzaku dan mengarahkannya kembali ke tempat Memento berada.

Memento sudah memegang pistol hitam besarnya. Kedua arah senjata mereka tidak saling menyilang. Senjata Memento membidik dahi Haruha, dan senjata Haruha membidik ke jantung Memento── dalam jarak yang dekat, keduanya siap untuk membunuh target mereka.

Itulah yang disebut sebagai “Kebuntuan Meksiko” ... tapi,

Para gadis menarik pelatuknya tanpa ragu. Suara gemuruh yang keras memecahkan tempat yang hening dan bayangan dari dua gadis itu terdistorsi dengan suara dan panas. Keduanya bergerak bersamaan dengan rangsangan tembakan, dan peluru yang ditembak mengenai pipi Haruha dan paha Memento, mereka berhasil menggores sedikit kulit lawan mereka dan menumpahkan darah mereka. Namun, keduanya tidak berhenti.

Saling menembak.

Kenekatan membunuh menjauhkan ancaman Prometheus mesiu .

Keduanya menyerang tangan lawannya satu sama lain untuk mencegah lawannya mendapatkan kesempatan untuk membidik. Pertempuran para gadis yang lahir dari dunia virtual begitu rumit dan bahkan tanpa ragu sedikit pun. Semua tindakan yang mereka lakukan hanya dilakukan untuk mengalahkan lawan mereka.

Sempurna dan tanpa kesalahan ── keduanya pasti sama-sama kuat. Hal ini dipercaya akan tetap seperti itu── tapi.

Situasi akhirnya lebih cenderung ke sisi Haruha.

(Tidak boleh kalah ...... tidak boleh kalah ......! Jika Haruha kalah──!)

Keinginan dan tujuan Haruha semakin mempercepat kecepatannya. Sedikit demi sedikit dia membongkar garis tembaknya, karena setiap kali dia berhasil, dia mengoptimalkan algoritma kemenangan.

Dan akhirnya dia meraihnya. Dia akhirnya memiliki titik kunci kecil lawannya di bawah garis tembakannya. Pada lintasan mematikan yang menembus jantung Memento, moncong senjatanya berhenti!

Pada saat itu, tubuh Haruha tertiup angin.

“Ah……?”

Bahunya tertembak peluru yang datang dari samping. Tubuh mungil itu sangat ringan dibandingkan dengan yang dewasa, melayang seperti daun, dan terjatuh di tanah seperti lumpur.

Yang bisa dilihatnya saat berguling tak berdaya di tanah adalah belasan NPC muncul selain dua NPC yang tersisa. Sepertinya saat Haruha memusatkan perhatian pada pertarungannya dengan Memento, gelombang kedua telah muncul.

Haruha yang jatuh secara dramatis dengan cepat dikepung, dan dia melihat ke bawah ada Memento dengan senyum tipis.

“Tinggal setengah langkah lagi. Sangat disayangkan bukan, Haruha?”

Sambil mengangkat bahunya, dia melotot. Dengan kekuatan penahan rasa sakit Hadzar, dia bisa menahan rasa sakitnya, tapi dia tidak bisa mengangkat lengannya dalam kondisi ini.

“...... Pasti, Haruha akan mengalahkanmu. Haruha tidak akan membiarkanmu mengakhiri 『 Tempat iniCtG』”

“Baiklah, jika Haruha tidak bisa mengalahkan Meme, Haruha tidak akan bisa mempertahankan hidupnya bagaimanapun juga”

Melawan maksud Memento, Haruha menjawab,

“...... Tidak masalah apapun yang akan terjadi pada Haruha”

Dia mengabaikannya.

Anak itu selalu penuh dengan rasa penasaran dan tertarik pada segala hal. Namun, terhadap nama kata yang membesarkan tubuh kecil miliknya itu, dia dengan mudah mengeluarkan suara melengking yang menghina.

Memento menyipitkan matanya. Itu adalah kata bahwa dia, seseorang yang dengan sungguh-sungguh mencari definisi dirinya sendiri sampai sekarang, tidak dapat percaya. Apakah itu? Apakah perbedaan antara dirinya kegagalan dan Haruha kesuksesan ? Jika demikian, maka pertanyaan berikutnya yang akan disampaikan Memento akan membawanya ke jawaban yang dia cari.

“Jika itu benar── lalu apa alasannya, mengapa Haruha memperjuangkannya?”



『Karena ini adalah tempat di mana mama bisa menyanyikan lagu yang dia sukai』

Dalam menanggapi kata-kata Haruha.

Miharu tertegun; tangan yang menahan teriakannya sampai sekarang terjatuh dari mulutnya.

“Haruha ...... hanya untuk alasan itu──”

『Juga, ini adalah tempat di mana papa akan mengucapkan selamat tinggal kepada ibunya!』

Menanggapi kata-kata Haruha selanjutnya.

Yuu mengingat kembali cerita lama yang dia ceritakan kepada Haruha sebagai Clamp siang (hari ini sebenarnya) ini.

『Alasan aku bermain game ini adalah, untuk berbicara dengan ibuku』

『Mamanya papa?』

『Benar, dia nenekmu. Dia sudah berangkat ke surga』

『Dia meninggal ......? 」

『Ya, itu sebabnya tidak mungkin dapat bertemu dengannya lagi. Aku tidak bisa berbicara dengannya lagi ...... walaupun, aku hampir tidak pernah berbicara dengannya saat masih hidup.

Bahkan sebelum aku memperoleh keleluasaanku, dia selalu sibuk dengan pekerjaannya, dan sepanjang hari aku akan tinggal di rumah...... gadis yang kita temui siang ini, Fuyufu. Kurasa aku diabaikan. Dan juga, hadiah yang dia berikan pada hari ulang tahunku atau pada hari Natal selalu berupa game yang dibuatnya di tempat kerja. Dia berkata bahwa itu merupakan salah satu game sebelum mereka dijual untuk umum, dengan kata lain versi beta. Mereka penuh dengan cacat dan terkadang aku sakit karenanya.』

『Apakah dia memberikan pelukan......?』

『Aaaah ...... sangat jarang, aku rasa』

『Itu pasti menyedihkan』

『Itu benar ...... dan karena itu, aku tidak benar-benar menyukai ibuku. Bahkan ketika dia mendapat hari libur yang sangat jarang dia tidak akan memberitahuku ...... dan sementara keadaan tetap seperti itu, dia meninggal』

『Meninggal, apakah itu...... hal yang menakutkan』

『Ya, itu menakutkan. Dan yang mengejutkan pada hari pemakamannya, seseorang yang mengaku sebagai teman ibuku memberitahuku. “Ibumu membuatkan game untukmu”.

Karena aku tidak punya ayah, dan karena ibu harus pergi kerja dia jarang bisa mengajakku bermain. Tapi itu keinginannya untuk menunjukkan dunia kepadaku, jadi itu sebabnya dia membuat game itu sekuat tenaga, sebuah dunia yang luas yang mana bahkan seorang aku anak dapat dengan aman memiliki petualangan yang menyenangkan di berbagai tempat. ...... Aku yakin, di matanya, anak laki-lakinya yang tidak ramah itu hanyalah anak lemah dan kecil seperti Haruha.

Dan game terakhir yang dia buat adalah “Cradle to the Glaive” ini』

『Jadi ini adalah ...... Tempat ini, adalah dunia buatan nenek......』

『Bodoh bukan itu ...... Aku dan ibuku.

Dia bekerja keras untukku dan menciptakan dunia yang menakjubkan ini tapi yang aku inginkan sebenarnya hanyalah dunia sederhana dimana aku bisa bersama ibuku. Pada akhirnya dia tidak mendapatkan apapun. Tapi, juga, aku tidak mengatakan hal itu kepadanya. Karena itu dia tetap tidak mengetahui perasaanku dan aku juga tetap tidak tahu bahwa semua kerja kerasnya adalah untukku. Kami berdua buruk dalam berbicara, kami yakin itu adalah kombinasi yang buruk. Tapi, mengapa, satu-satunya yang bisa aku lakukan adalah sepenuhnya menerima semua kerja kerasnya. Dunia yang ditinggalkan ibuku, dunia yang dia persiapkan untukku ── Aku harus menerima setiap bagian kecil dari itu. Karena itu adalah satu-satunya pemakaman bisa aku berikan padanya』

『Pemakaman......? Apa itu?』

『Itu berarti ...... Memberikan perpisahan yang sepenuh hati untuk orang yang sangat penting』

Wajar jika kau mengatakan, Memento tidak bisa sepenuhnya memahami alasan yang diberikan Haruha.

『...... Aku tidak benar-benar mengerti, tapi dengan kata yang lain Haruha berjuang demi Clamp dan Mifa, orang yang membesarkan Haruha?』

『Itu benar. Satu-satunya hal yang Haruha memiliki hanyalah papa dan mama』

『Mereka hanya keberadaan untuk menyesuaikan Haruha hingga nyata. Mereka hanya manusia di antara sekumpulan besar. Jadi, hal itu yang membuat Haruha, yang merupakan keberadaan yang sangat langka, mempertaruhkan hidupnya untuk melindungi kebebasan mereka? Bahkan sampai mempertaruhkan nyawamu sendiri?...... Apa-apaan itu? Berhenti bicara omong kosong』

Memento jelas bingung. Meski begitu, dia terus tersenyum.

Haruha berbeda. Wajahnya yang tanpa ekspresi cepat menghilang saat dia berteriak dengan penuh semangat.

『Ini bukan omong kosong! Papa dan mama akan memberi Haruha pelukan saat Haruha minta, dan mereka juga tidur dengan Haruha saat Haruha memintanya, dan jika Haruha melakukan sesuatu yang buruk, mereka akan marah pada Haruha! Meskipun Haruha bukanlah anak kandung mereka, mereka akan memberi banyak ── banyak cinta dan pelukan!』

Mengabaikan Memento yang bingung bagaimana menanggapinya, Haruha menundukkan kepala karena kelelahan.

『Dan sepertinya papa dan mama bertengkar...... Meskipun mereka selalu tersenyum dalam game. Itu seharusnya karena Haruha pergi dunia nyata ke sana dan mengacaukan mereka......』

Apa yang ditunjukkan di mata Haruha bukanlah kesedihan tapi tekad yang bulat.

『Itu karena ....... Itu karena Haruha adalah anak nakal, anak perempuan palsu seperti Haruha sama sekali tidak penting. Yang penting adalah melindungi tempat penting papa dan mama, tidak lebih』

Niiro kemudian berbicara dengan Yuu dan Miharu yang mengeluarkan Râmîêl mereka.

“Apakah kalian berdua yakin? Meskipun dia bilang dia akan pulang”

Miharu mengabaikannya. Dan Yuu menjawab dengan suara runcing yang tajam.

“Aku tidak peduli”

Padahal, Kasugai Yuu sangat marah.

Terhadap Memento, Niiro, Haruha── dan lebih dari itu, dirinya sendiri.



“──Itu kerugian Haruha, bagaimanapun juga. Kemudian, alat yang tidak bisa memperbaiki error adalah error itu sendiri...... kacau sekali”

Memento dengan bebas mengangkat senjatanya dan membidik diantara alis Haruha.

Haruha langsung menatap moncong senjata tanpa ragu. Lengannya masih tak bisa bergerak. Jika dia mencoba untuk berdiri semua NPC yang mengelilinginya akan melepaskan tembakan. Jika dia terbunuh karena Sim - Stimulator Efek Kesadaran Palsu , tubuh Haruha di dunia nyata mungkin menderita beberapa kelainan saraf yang serius. Dia mungkin akan mati.

Tapi tidak masalah. Syarat kemenangan Haruha hanya untuk memusnahkan Memento. Selain itu, tidak ada hal lain yang penting.

Dengan jarak yang sedekat ini, jika dia bisa melemparkan pisau sesaat sebelum tembakan, dan mengarahkan kembali dampak ke tengkoraknya dengan serangan pisaunya, itu akan menembus tenggorokan Memento dan menghancurkan tulang belakang lehernya.

(Aku akan mati, dan membunuhnya)

Dan semuanya akan berakhir. Dia akan menyelamatkan dunia 『CtG』 yang dibutuhkan Yuu dan Miharu, dan mereka tidak susah karena Haruha. Sebuah hasil yang rasional. Dia akan membunuh semua manusia palsu yang melecehkan orang tuanya. Bunuh semua orang, bersama dengan dirinya sendiri.

Itu adalah, satu-satunya metode persamaan dingin yang diperlihatkan Haruha untuk dunia yang indah ini”

Memento menarik pelatuknya dan Haruha mengeluarkan pisau terakhirnya dari lengan bajunya.

Lalu.

Bel berbunyi.

Bel yang mirip pensil dari menara lonceng gereja kecil berbunyi keras di belakang Memento

““Eh ............”“

Anehnya, Memento dan Haruha menghentikan gerakan mereka. Pada saat yang hampir sama, tatapan mereka tertuju ke pintu gereja. Cermin rumah terhubung dengan dunia lain.

Dan yang muncul dari pintu itu adalah, dua orang yang telah dibayangkan gadis buatan.

Clamp yang memakai baju besi berat yang tidak sesuai, dan Mifa yang menyeret sebuah tas gitar persegi panjang yang besar dengan bantuan Clamp.

Keluarga Haruha muncul, mereka berjalan tegas pada garis yang dikenal sebagai tekad.

Sambil tetap membidik senjatanya ke Haruha, Memento dengan sombong mengangkat bahunya.

“Terima kasih telah menemaniku saat itu, Onii-san. Aku tidak menyangka akan melihatmu lagi”

“Yah, Aku setuju”

Clamp dan Mifa berhenti puluhan langkah jauhnya dari sekumpulan besar NPC, Memento dan Haruha. Tas gitar yang dilempar membuat suara saat menyentuh tanah.

“Apa urusan yang kalian punya?”

Saat dia bertanya, Memento memerintahkan para NPC dan mengarahkan senjata mereka ke Clamp dan Mifa. Clamp menjawab tanpa peduli.

“Kami datang untuk menjemput Haruha kami”

Saat matanya bertemu dengan Clamp, pupil Haruha bergetar seolah ketakutan.

“Dan sementara kami berada di sini, Memento, aku akan membunuhmu”

“Bisakah kau melakukannya? Ini pertarungan 3 melawan 22”

“Kau salah menghitung.”

Kata Mifa dengan terus terang, dan Memento berkata “Apa?” menyuarakan kebingungannya. Menentang hal itu, Mifa berteriak dengan suara keras yang belum pernah didengar Haruha sebelumnya. Dia marah, melihat Haruha terluka.

“Perhitunganmu salah karena mengira kami hanya bertiga.

──Menunduk, Haruha!”

Begitu dia berteriak, Mifa dan Clamp menjatuhkan diri ke tanah.

Kemudian, penutup tas gitar yang ditinggalkan di tanah mulai terbang. Terbang tinggi ke langit.

Karena benda itu diam di langit dengan sangat nyaman── dengan kesalahan Memento yang mendongak. Dan semua NPC yang terhubung dengan pikirannya mengikutinya. Sebaliknya, Haruha dengan patuh mengikuti instruksi Mifa. Dalam satu-satunya momen yang kurang dari satu detik, mereka telah mencapai tujuan mereka.

Dari dalam tas gitar, barang seperti boneka muncul dengan gagah. Boneka itu memiliki payung, lengan, wajah yang sepertinya keras, dan memegang senapan mesin multi-barrel

──Seperti yang kalian duga. Itu adalah sosok gagah berani dari Payakino yang memegang Senapan gatling seperti yang ada dalam adegan pembunuhan masal di barat.

“──AYO MULAI”

Jamur itu mendeklarasikannya tanpa perasaan dan mulai membunuh.

Biasanya itu digunakan di menara, tapi Payakino dengan mudah mengayunkan senjata besar itu, dan nyawa NPC dipotong seperti memotong tanaman dengan menembakkan peluru melalui laras yang berputar. Darah menyembur dengan liar itu menjadi kabut yang mewarnai udara dengan warna merahnya.

“Oi, apa-apaan Kinokino ini...... ada suatu wujud yang besar?”

“I-ini kekacauan total ......”

Tiba-tiba para penonton yang menonton dari jauh mulai berbisik satu sama lain.

“Ufufufu ....... itu adalah penculik gurun, Paya The Kid”

“Kalian pasti terlambat dengan berita itu!?”

Yang menjelaskan hal itu dengan wajah mengetahui semuanya adalah pasangan tua yang akrab.

Tapi cukup tentang itu.

Yang tersisa setelah kehabisan peluru adalah gema renyah di udara dan kumpulan mayat boneka yang hancur.

Dan berdiri tepat di tengah-tengah neraka yang mengerikan itu adalah sosok Memento yang berdiri sempurna tanpa luka. Namun, dia telah dipisahkan dari Haruha.

Itulah sebabnya, yang Haruha lihat setelah penembakan itu adalah sosok Clamp yang berjongkok tepat di sisinya. Dia tidak melihat wajah Mifa. Karena, saat Mifa mengangkatnya, dia dipeluk olehnya.

“Papa, mama ...... kenapa ......?”

“Maaf kalau kami terlambat”

Mencari luka di tubuh Haruha, Clamp membelai pipi Haruha. Itu terasa geli. Haruha berputar dan mengalihkan pandangannya.

“Haruha bilang jangan datang kemari! ...... bagaimana jika, kau mati lagi?”

“Karena aku terlalu lemah, aku membuatmu memaksakan diri. Tapi, tidak apa-apa sekarang”

“Meski, Haruha bilang Haruha akan pulang ...”

“Pasti. Rumahmu adalah... rumah kami kan”

“...... hic ......”

Kata-kata ayahnya dan kehangatan ibunya melemaskan tubuhnya yang menegang.

“Itulah sebabnya”

Kemudian Clamp membuat wajah yang tegas dan menatap mata Haruha. Setelah itu, dia memukul kepala Haruha dengan kepalan tangannya yang kuat. Karena mereka berada di dalam game Haruha tidak merasa sakit. Tapi, tekanan “keseriusannya” menyebar melewati kepalanya.

“Jangan pernah berkata『bukan anak kandung mereka』lagi. Jika kau mengatakan itu, pada saat itu”

Mulut marah itu kemudian hancur menjadi tangisan.

“Aku akan memotong ikatan orangtua-anak kita.”

Tekad Haruha yang tidak runtuh bahkan di depan kematiannya ... sangat hancur berantakan.



“Dia menangis……”

Hajime bergumam kaget saat dia mengintip ke dalam Râmîêl bertipe tabung milik Haruha.

Dan segera, dia menemukan alasannya.

Hadzars yang lahir di dunia virtual akan tumbuh tanpa melakukan aktifitas bayi manusia yang normal── makan, tidur, dan juga menangis. Itu karena mengkonsumsi nutrisi dan tidur tidak diperlukan di dunia virtual ini untuk menopang kehidupan. Dan mereka mendapat pengetahuan tanpa harus bergantung pada orang lain.

Dan Haruha yang terlihat seperti anak manja tidak terkecuali. Itulah sebabnya ketika “musuh” seperti Memento muncul dia tidak bergantung pada Yuu atau Miharu tapi sebaliknya, mencoba untuk melindungi mereka.

Dan air mata yang ditumpahkan Haruha yang tidak tahu apa itu adalah tangisan air mata bahagia.

Dan terhadap momen yang aneh, ajaib, dan terberkati itu, Hajime gemetaran.



“Baiklah kalau begitu”

Clamp perlahan bangkit dan menatap Memento.

“Seharusnya sudah malam di Sisi yang lain Dunia Nyata . Ayo kita akhiri ini dengan cepat”

Memento dengan sombong membentangkan lengannya.

“Apa menurutmu kau benar-benar bisa bersama keluargamu── termasuk jamur itu?”

“Hanya omong kosong yang kudengar. Menyelesaikan masalah gadis Virtual itu, aku sendiri, cukup untuk berurusan denganmu”

Saat itu, wajah Memento yang sebelumnya menunjukkan senyuman percaya diri berubah tanpa ekspresi. Apakah itu ekspresi marah, kaget, atau mungkin hal lain, tidak ada yang tahu.

Gadis itu membuka revolver silinder dan memasukkan peluru melalui layar submenu yang ditampilkan.

“Duel ya. Menarik bukan, koboi “

Koboi Mereka adalah orang yang dilengkapi dengan senapan. Alasan kenapa Memento memanggilnya begitu mungkin karena keempat senapan sekali pakainya secara ironis menempel di kedua sisi Clamp dan holster. Senjata yang tersimpan dalam sarung atau tempatnya memiliki kelebihan untuk diambil tanpa mengeluarkannya dari kotak item. Tapi, mengganti peluru saat kehabisan peluru jelas jauh lebih ekonomis, termasuk shotgun di pinggangnya, tidak ada pemain yang akan membawa lima senapan sekaligus.

“Mifa, tingkatkan statusku dengan skill lagumu. Payakino, lindungi mereka berdua”

“Papa, Haruha yang akan mengurusnya──”

Haruha mencoba berdiri dengan tergesa-gesa tapi Mifa tidak akan melepaskannya. Clamp membelai kepala Haruha dan berjalan mengelilingi Memento.

Mifa kemudian dengan lembut menasihati Haruha yang menggeliat gelisah.

“Haruha. Untuk sekarang mari kita percayai Clamp ...... Kasugai Yuu-kun kita”

Dia memeluk kepala Haruha, dan menatapnya bersamaan. Punggung Clamp yang berjalan dalam lingkaran dengan Memento sebagai pusatnya.

“Orang itu terlihat sedikit lebih dingin dalam game kan?”

Yang menghentikan Haruha bukanlah kata-kata atau kekuatan Mifa, tapi mungkin kehangatan samar yang tercampur dalam suara itu.

Suara nyanyian Mifa yang jernih mengendarai angin melewati daratan kota gurun pasir, dan terbang ke langit yang jauh.

──Namanya adalah 『The Perfect Gamer』. Cukup gagah, lirik yang dikhususkan dengan kepercayaan dan doa kepada orang yang mereka cintai.

Ketika kemampuan fisiknya meningkat karena suara nyanyian, Clamp mengeluarkan shotgun laras ganda dari pinggangnya, dan bertanya pada Memento.

“Memento. Kau tahu mengapa aku disebut Scarabaeus?”

“? Tidak. Kenapa?”

“Aku paham── maka inilah kemenanganku”

Pada saat Clamp melayangkan senyuman menjengkelkan di wajahnya, Memento membidikan senjatanya keluar dari perilaku konteks dan melepaskan tembakan. Suara tembakan yang mirip seperti auman binatang dewa dengan hebat mengguncang kota atrophia dengan tragis dan menghilang ke sisi lain.

Memento melihatnya. Dunia 『CtG』 adalah dunia determinisme untuk Hadzar. Dia mampu memprediksi secara akurat masa depan yang pasti untuk beberapa detik berikutnya. Itulah kenapa dia bisa melihat masa depan dimana peluru akan mengenai leher Clamp dan menambahkan manekin baru ke dalam tumpukan.

Tapi.

Peluru itu tidak mengenai Clamp. Lebih dari itu, Memento kehilangan sosok Clamp. Dia kehilangan kemampuannya seiring dengan masa depan yang dia lihat.

Oleh karena itu, fakta bahwa dia mampu menghindari tembakan langsung dari samping adalah karena refleks murninya dan tidak lebih. Namun, dia tidak bisa benar-benar menghindari shotgun dari titik buta, dan dia menerima goresan di bahunya. Tetesan darah jatuh. ──Graze Hit!

“Aku bilang jangan terbawa suasana!”

Suara Clamp terdengar dari tempat yang sedikit berbeda dari arah shotgun. Dia perlahan berjalan mengelilingi Memento.

Memento bingung── dia tidak bisa mengerti. Yang terjadi sekarang adalah, sesuatu yang melampaui Hukum Fisika dunia ini, sesuatu yang tidak mungkin terjadi.

Clamp telah berpindah 6 meter dalam sekejap. Memento sendiri memiliki kecepatan yang mustahil, tapi kecepatan ini jauh melampaui miliknya. Skill atau item yang mengijinkan teleportasi dalam jarak tersebut tidak ada di 『CtG』. Di Gunman’s Glaive pada khususnya, item yang memiliki kegunaan yang hampir sama hanya 『Rut of Journey』 yang hanya mengijinkannya berpindah ke gereja.

“O, oi ...... bukankah dia itu Clamp si Scarabaeus? Kau tahu, salah satu pemain yang ada di daftar peringkat”

“Orang yang memiliki skor abnormal dalam penyelesaian game dengan waktu bermain yang singkat, seseorang yang dicurigai menggunakan cheat? Tapi jika memang dia bukankah levelnya terlalu kecil, dan aku tidak pernah mendengar bahwa cheat yang bisa digunakan di 『CtG』”

Para penonton mulai berbisik satu sama lain, tapi mereka menolak pendapat itu. Saat ini tidak ada fenomena memodifikasi data atau semacamnya. Itulah kesimpulannya. Dan itulah kenapa Memento tidak bisa mengerti.

“Apa…… yang kau lakukan?”

Kebenaran itu pasti telah mempermalukannya, namun Memento tersenyum. Dalam kabut kebingungan dia tersenyum. Sementara Clamp acuh tak acuh menjawab.

“Scarabaeus. Karena itu terlalu tidak masuk akal, aku tidak menggunakannya di PVP. Tapi, ini cerita yang berbeda melawan musuh yang berani menyakiti Haruha. Tanpa ragu atau belas kasihan, aku akan menghancurkanmu dengan semua yang aku miliki”

“…………Hmmm”

Kali ini Memento menyerang menggunakan kakinya bukan senapannya. Dia menghunuskan pisau yang ada di pinggulnya, dan langsung muncul tepat di depan dada Clamp. Begitu pedangnya meluncur ke jantungnya, layar menu di depan Clamp menghilang──

Dan sosok Clamp pun juga lenyap.

(Lagi!──!?)

Kali ini dia dengan cepat berguling di tanah dan terhindar dari tembakan yang datang. Seperti yang diharapkan, ledakan shotgun kemudian melewati tempat Memento sebelumnya.

Pada saat dia berdiri dan mengarahkan senapannya, Clamp yang sekitar lima, enam meter jauhnya dari tempatnya membuang shotgunnya dan mengeluarkan pistol dari holster di sisinya. Ini adalah pistol otomatis biasa yang bertipe ortodoks di Gunman's Glaive.

Memento menembak tanpa peduli. Peluru dari pistol Clamp tidak memiliki kekuatan yang besar. Bahkan jika mereka saling tertembak kemungkinan Memento menerima luka fatal adalah nol.

Tembakan Memento itu lagi-lagi dihindari olehnya. Tapi tidak seperti sebelumnya, kali ini Clamp hanya berpindah beberapa sentimeter jauhnya. Clamp sedikit kebingungan, menerima kejutan dari peluru kaliber Genbu besar.

Namun, yang mengejutkan Memento merupakan kemustahilan yang lebih besar.

Peluru yang ditembak dari pistol Clamp juga kehilangan sasarannya. Kecepatan dan refleks Memento untuk menghindari peluru yang begitu dekat memang bisa mengalahkan kemampuan Clamp.

Tapi, peluru yang seharusnya berasal dari pistol standar mengenai bahu kiri Memento── dan dengan keras meledakkan dinding bar di belakangnya. Mengesampingkan teriakan bartender dari dalam bar, kekuatan peluru itu tidak biasa. Bahu Memento yang tertembak telah rusak dan sekarang menggantung dengan longgar.

Kekuatan ini seperti, tembakan amunisi peledak armor dengan senapan kaliber besar untuk melawan monster besar. Jelas, ini bukan kekuatan yang berasal dari pistol biasa belaka.

Dengan demikian, pistol biasa itu kemungkinan bukan pistol biasa. Pistol itu terbang menjauh dari tangan Clamp dan mulai melayang di udara.

Ketika pistol otomatis selesai menembak, ia akan melepaskan kartrijnya, namun mekanisme itu terhenti di tengah jalan. Secara spesifiknya, kartridnya yang terlalu besar tertahan karena penutup luncur dan tidak dapat menyelesaikan fungsinya sampai akhir, suara aneh tanpa henti berbunyi dan ia tetap melayang di udara.

Meninggalkan pistolnya yang sekarang tidak bisa digunakan di udara, Clamp mengeluarkan pistol sejenis dari holsternya. Tidak ada yang spesial, beberapa perlengkapan konyolnya hanyalah untuk penggunaan pistol sekali kali.

“Ini ...... Itu benar! Ini adalah──”

Dan setelah semua itu, akhirnya Memento mengerti. Alasan mengapa Memento tidak bisa memahami perilaku Clamp yang tidak masuk akal, pistol yang tetap di udara mengabaikan Hukum Fisika, dan kemudian arti julukan Scarabaeus──

“Ini ... adalah bug!”



Bug. Ini merupakan kata yang digunakan untuk merujuk pada serangga yang menggeliat dalam ketidakjelasan dan menyebabkan masalah atau cacat dalam sebuah program.

“...... jadi itulah sebabnya”

Hajime Hidari mengambil bagian kontrol game 『CtG』 dari kode sumber dengan terminal di tangannya, dan dia akhirnya menemukan penyebab fenomena aneh yang dibuat Clamp.

Niiro lalu memberikan tatapan bingung dan dia langsung menjelaskan mekanismenya.

“Pertama-tama, tentang gerakan Clamp yang mirip teleportasi......

Item teleportasi, 『Rut of Journey』 memiliki fungsi pembalik untuk mengembalikan pemain ke koordinat asli mereka jika terjadi error untuk menghindari masalah yang terjadi di tengah-tengah teleportasi, dan untuk melakukannya, item itu mencatat variabel area dimana pemain berada sebelum melakukan teleportasi. Variabel ini diperoleh selama konfirmasi akhir dari penggunaan item, dan akan dihapus saat dibatalkan, namun jika kau membuka menu yang memiliki prioritas respons yang lebih tinggi daripada item dan menutupnya dalam urutan dan waktu tertentu, sistem penghapus variabel cadangan tidak akan tertimpa dan informasi variabel akan tetap ada.

Kemudian, setelah sedikit berjalan dia menggunakan 『Rut of Journey』, berlanjut ke menu, untuk memakai layar konfirmasi akhir, dan mengeluarkan layar logout sambil menekan batal. Akibatnya, seiring dengan error dari akses teleportasi, kode error akan dilaporkan ke sistem── dan dia akan dipindahkan kembali ke posisi semula”

“Terlalu panjang ...... singkatnya, apa yang terjadi?

“Hanya bug koordinat sederhana! Dengan memperoleh informasi koordinat di tempat di mana dia pernah berdiri, dia akan langsung dipindahkan ke sana kapanpun...... Dengan kata lain, trik!”

“Sebuah trik! Aku tidak percaya bahwa hal seperti itu juga ada di zaman modern ini. Lalu, peluru senapan dari pistol itu juga sama?”

“Bug juga. Ada dua cara untuk memasukkan peluru ke dalam tempat peluru, secara manual atau melalui layar menu dalam satu tumpukan. Untuk yang kedua, pemeriksaan kompatibilitas antara pistol dan peluru tidak dilakukan melalui perhitungan fisik dunia virtual. Melainkan ditangani oleh sistem game 『CtG』. Penetapan properti set adalah kombinasi dari dua digit alfabet dan enam digit angka── seperti 『GB000001』 atau 『RB030103』. Hal ini diselesaikan dengan mengacu pada ID tersebut.

Namun, ID data peluru yang mengenai armor itu rusak dan diimplementasikan ulang di tengah produksi. Tampaknya selama pemasukan itu, apa yang pada awalnya menjadi 『RB020013』 berakhir sebagai 『B020013』, dalam format yang salah.

Dan program yang menentukan bisa atau tidak peluru dapat digunakan, dianggap kosong seperti wildcard dan memprosesnya agar dapat digunakan, dan dengan begini, peluru pistol yang kuat dengan ID 『GB020013』 dapat dimasukkan ke pistol manapun yang memungkinkan.

Meskipun, seperti yang kau lihat, sebagai akibat dari menentang hukum fisika, pistolnya berakhir seperti itu setelah satu tembakan”

“...... Jadi Scarabaeus, ya”

Niiro tertawa pelan.

“Orangtua dan anak yang menjanjikan”

Scarab Kumbang kotoran [31] adalah simbol suci dewa matahari di Mesir kuno, dan sosok itu telah terukir pada jimat dan pernak-pernik juga.

Scarab, jimat serangga. Seorang anak yang dilindungi dengan bug serangga .

Clamp si Scarabaeus.

Itu adalah julukan yang diberikan oleh pemain veteran karena mengetahui gaya bermain karakter Clamp yang memakai bug, dan anehnya Yuu sendiri menyukainya dan tidak menghapusnya. Nadanya yang agak konyol rasanya terasa pas baginya.

Memainkan game yang dibuat ibunya saat masih muda telah menjadi bagian dari hidupnya, dan bagi Yuu yang telah memainkan berbagai versi prototipe game sebelum diluncurkan, bug sama alaminya dengan udara baginya.

Pada awalnya dia merasa takjub dan kesal karenanya, tapi saat dia menemukannya lebih banyak, dia mengetahui solusinya, mengapa hal seperti itu terjadi, dan akhirnya entah bagaimana dia bisa memprediksi berbagai kesalahan internal. Mereka adalah, kesalahan sederhana ibunya, pikirnya. Di sana, ibunya yang sering tidak pulang, hadir.

Setelah itu dia akan memasuki kamar ibunya yang absen, menemukan memo dengan rencana alur pengolahan program yang tertulis di dalamnya, dan membuka panduan pemrograman yang penuh dengan catatan── Dia dapat secara obyektif melihat ide game ibunya dan kebiasaan buruknya, dan mulai menemukan kekosongan di dalamnya dan membacanya seperti semacam perilaku paranoid.

Mungkin saja itu hanya kasih sayang yang menyimpang, bahwa dengan menemukan cacat pada pekerjaan ibunya, dia mencoba membalas dendam padanya.

Dengan melakukannya, seperti tenggiling yang menyerang sarang semut, dia bisa menemukan banyak bug di dalam game ibunya. Dia akan melaporkan bug yang mempengaruhi proses game seperti mata uang dalam game atau bug besar yang mengubah parameter dengan nomor aneh dan hal itu akan diperbaiki oleh tim manajemen. Namun, dia tidak akan melaporkan bug yang lebih rumit atau sangat sulit untuk dibuat ulang, dan membuatnya menjadi miliknya sendiri.

Harta karun yang tidak akan dia beritahu kepada siapapun. Perhiasan dari Scarab. Peninggalan ibunya.

Yang tertinggal dalam game ibunya, yang tersisa dalam hubungan Yuu dengan ibunya.

bug Luka yang tersisa kini memberikan Yuu kekuatan untuk melindungi keluarga barunya.



“Itu pasti sangat kuat”

Setelah memahami identitas Clamp, Memento akhirnya berhasil lepas dari kebingungan.

“Tapi itu berarti tidak masalah jika tidak tertembak, dan Meme tidak akan membiarkan hal itu terjadi”

Meski itu adalah pistol bug yang tidak beraturan, selama dia tahu jenis pelurunya, hindarilah maka tidak akan terjadi masalah. Sedangkan untuk teleportasi instannya, dia tetap tidak mendapatkan prinsipnya tapi dia mengerti aturannya. Clamp kemungkinan besar berencana untuk mengakhiri pertarungan dengan mengacaukan Memento dengan teleportasi instannya lalu menembaknya dengan pistol bug-nya. Tapi, tidak ada yang lebih tragis daripada gagal dalam situasi seperti ini.

Saat dia gagal dengan tembakan pertamanya dengan pistol bug-nya, kekalahan Clamp sudah ditentukan.

“Ini adalah akhirnya──”

Dia mengarahkan pistolnya ke Clamp dan menarik pelatuknya tanpa ragu sedikit pun. Dan sama seperti sebelumnya, sosok Clamp lenyap. Tapi, setelah dia berpindah, Clamp hampir tidak bisa bergerak. Mengingat semua polanya sampai sekarang, bug teleportasi itu hanya memindahkan dia ke suatu tempat di dekat area ini sebelum dia berpindah.

Jika itu hanya dalam jangkuan yang dekat, dia bisa membunuhnya saat dia muncul kembali── itulah yang dipikirkan oleh Memento. Tapi.

0,3 detik berlalu setelah Clamp menghilang.

Wajahnya ... muncul tepat di depan Memento.

“... !?”

Sekali lagi dia kebingungan. Memento telah secara akurat mengingat semua itu. Tidak mungkin Clamp bisa berada tepat di depannya. Bagaimana dia bisa berpindah kesini? Apakah prediksinya tentang aturan teleportasi salah?

Pada kenyataannya itu adalah bug lain yang “Membuat pemain tak terlihat sebagai contoh ketika dia membuka menu 『Hapus semua peralatan』 dan menutupnya pada saat yang sama ketika memilih opsi”. Tidak ada gunanya menyimpan bug itu sendiri, dan itu hanyalah masalah sepele yang kemungkinan besar akan diabaikan bahkan jika itu dilaporkan.

Namun, ini adalah tugas yang menakutkan untuk diidentifikasi bagi Memento yang telah melihat koordinat bug teleportasi berulang kali. Dan justru karena Memento bisa memperkirakan situasi dalam hitungan detik membuatnya kebingungan.

Combo bug psikologis. Memento dengan licik telah terjebak di dalamnya.

Tapi.

Meski begitu kemenangan Memento tidak akan goyah. Bahkan jika Clamp menembakkan pistol bug dalam jarak yang dekat, dia akan menembak lebih cepat darinya. Kecepatan mereka sangat jauh berbeda satu sama lain.

Tapi, bagaimanapun juga.

Saat berikutnya, Genbu telah menghilang dari tangan Memento.

『Snatch! 』

Saat suara keberhasilan buatan dari 《Snatch》 berbunyi, Clamp mengeluarkan suara perlawanannya di ruangan yang tertutup, dan pistol hitam berpindah ke tangannya.

Saat Clamp menghilang dia membuang senjatanya dan tangannya menjadi kosong── dengan begitu dia memenuhi syarat untuk menggunakan skill 《Snatch》.

Itu karena dia tidak meremehkan kemampuan Memento, dia tahu bahwa bahkan jika dia berhasil membuka kesempatan dalam jarak dekat, itu hanya akan berakhir sebagai serangan bunuh diri. Bagaimana dia tahu itu? Itu karena Haruha telah membuat Memento menunjukkan kemampuannya sampai batasnya di tengah pertarungan mereka.

Itulah kenapa, semua tindakannya sampai sekarang, hanya tertuju untuk satu-satunya momen ini untuk mengambil senjatanya dari jarak dekat.

(Aku akan menang! Menang dan berbicara dengan Haruha! Bukan meminta maaf atau marah, tetapi── 『Terima kasih karena memikirkan kami』!)

Meski begitu.

Meski begitu, Memento tidak meragukan kemenangannya sendiri.

Saat berikutnya setelah dia menerima bahwa pistolnya telah dicuri, dia akan mengambil Derringer pistol kecil dari lengan bajunya dan menembak Clamp di wajahnya, sebelum dia mampu melakukan sesuatu dengan senjata curiannya── Memento bisa melakukan itu.

Tapi, bagaimanapun juga.

Meski begitu.

Para gadis, gadis-gadis keluarga Clamp, sudah yakin. Siapa yang menang dalam duel ini.

『Mencuri senjata musuh dengan tangan kosong, lalu, di waktu yang tepat, mengaktifkan serangan semi otomatis; ini merupakan gaya yang sangat bergantung pada tindakan awal. Ini adalah syarat istimewa dari 『CtG』 sebenarnya 』

Keduanya sama sekali tidak melupakan kata-kata Kasugai Yuu.

Memento tidak bisa memperkirakan bahwa itu bukan langkah yang sah, tapi sebuah bug.

Clamp sudah mengarahkan pistolnya ke arah Memento pada jarak kurang dari satu meter. Pada saat yang hampir bersamaan, derringer Memento sudah memiliki Clamp di garis tembaknya. Mifa dan Haruha, berteriak sekuat tenaga.

““Kalahkan dia-------------!!”“

Suara keras dari tiga tembakan membanjiri semua suara dan angin di kota

Itu berasal dari skill menembak kontinu berkecepatan tinggi khusus revolver, 《Fanning》. Skill itu berfungsi untuk menembakkan peluru berulang kali sambil menekan pelatuk yang katanya mirip dengan hembusan kipas.

──『I.E.Genbu』 pistol terkuat di Gunman’s Glaive. Tiga tembakan sisanya membombardir perut Memento dalam sekejap. Banjiran suara tembakan dan nyala api lebih besar dibandingkan dengan ledakan yang berasal dari tembakan.

Kemudian, saat suara itu tertelan ke tanah kering yang luas dan memudar, yang tersisa hanyalah keheningan. Kesimpulan duel ini menghasilkan suasana yang serius.

Suara yang terdengar selanjutnya adalah bunyi pendek dari pistol Clamp yang membentur tanah. Baru setelah dia mendengar suara itu dia akhirnya menyadari kemenangannya. Detak jantungnya yang kencang akhirnya mulai tenang, dan angin yang tidak ada selama tembakan itu akhirnya kembali saat sang pemenang diputuskan.

Mengikuti arus angin, Clamp memandang ke bawah ke arah gadis itu.

“...... Pistol yang hebat ...... alat bagi manusia untuk membunuh manusia lain. Tidak seperti Meme yang bahkan tidak bisa menemukan tujuan hidupnya sendiri ...... “

bunga Gadis hitam yang mekar dari sisi lain Harapan Haruha.

Perut Memento tertembak dan tubuh bagian atas serta bawahnya patah.

Tubuh bagian bawahnya berlutut jatuh dan sudah berubah menjadi manekin, dan bagian atas tubuhnya yang telah kehilangan bagian lainnya, kedua tangannya terbuka, menyerupai angka sepuluh [32].

Sosok itu dia seperti Origami “Yakko-san” tanpa Hakama [33] -nya. Boneka buatan tangan.

“...... Dalam hal ini, Meme adalah error bagaimanapun juga...... karena Meme adalah error, Meme bahkan tidak dapat menyelesaikan hal-hal buruk......

Darah yang mengalir keluar dari luka besar di perutnya membentuk kata-kata “Near Contact Shot!” di tanah. Clamp merasa sangat tak enak dan hendak menginjak huruf darah untuk menghancurkannya, tapi karena dia pikir itu berarti untuk menodai Haruha dan Memento yang merupakan perwujudan 『CtG』, dia berhenti.

“Kau menang, Haruha. Keyakinanmu tetap benar sampai akhir. Meme akan tidur dengan patuh”

“Memento, kau ...... apakah itu rencanamu dari awal, kalah melawan Haruha, yang merupakan 『Sukses』, dan menjadi 『Kegagalan』?”

Dia terlahir untuk menjadi manusia tapi tidak bisa menjadi salah satunya pada akhirnya── untuk Memento yang telah kehilangan tujuan keberadaannya sendiri; keinginannya yang tersisa hanya untuk mendapatkan definisi yang jelas tentang keberadaannya. Sekalipun jawaban itu adalah sampah.

Clamp mendekati Memento, berlutut dan menggelengkan kepalanya.

“Tapi itu salah. Orang yang mengalahkanmu adalah aku. Menggunakan semua cheat dengan keinginanku”

Tenggorokan Memento bergetar. Dia mencoba mengangkat kepalanya dan tertawa, tapi tidak bisa.

“Kalau begitu, maka orang yang akan berdiri di garis tembak adalah Onii-san, bukan Haruha. Tapi tidak. Haruha membuat Onii-san melindunginya...... itu adalah kekuatan manusia. Haruha, yang menjadi manusia, berbeda dengan Meme, yang tidak bisa menjadi manusia......”

“..................”

“Tapi sekarang, Meme bahagia ...... terima kasih, terima kasih ...... Onii-san”

“Aku tidak melakukan sesuatu yang patut dipuji yang kupikir”

“Tapi Meme, berkat Onii-san, Meme kalah, dan Meme telah ditetapkan sebagai 『Sampah yang tidak bisa menang melawan manusia lama』 kau tahu? Ini jauh lebih buruk daripada kalah dari Haruha. Lebih rendah. Kecil ......... aah, seperti diludahi oleh pemabuk di tempat pembuangan sampah di dekat toilet, rasanya sangat menyenangkan seperti kepalaku terinjak-injak secara sepenuhnya di tanah......

Aaaah, baik...... tongkatnya...... definisi tongkat...... tidak ada lagi, tidak perlu lagi melihat ke bawah, tidak ada yang perlu Meme...... seorang...... Meme...... Apakah lega......”

Kata-kata Memento terasa sangat hampa, dan meleleh dalam kegembiraan seperti kabut fajar. Clamp tidak memaksa diri untuk memahaminya, dan menjawab dengan terus terang.

“...... Aku tidak mengerti apa yang kau katakan”

“Tentu saja, itu wajar ......... Meme adalah sebuah error bagaimanapun juga”

Tak lama setelahnya, tubuhnya berubah menjadi manekin mayat , dan entah bagaimana dia terlihat benar-benar senang.



“Kerja bagus. Kita telah berhasil menangkap Memento dan menonaktifkannya. Ayo kita kembali sebelum keributan mulai menyebar”

Hajime melaporkan melalui bagian berbentuk lensa merah di Râmîêl dimana Haruha terbaring dan mendesah. Di monitor yang menampilkan Gunman's Glaive, terdapat penghuni Rumah Kasugai yang melarikan diri dari sorakan penonton.

Haruha tersenyum dan kabur dengan senang hati. Itu adalah wajah yang tidak dia tunjukkan saat bertarung melawan Memento. Merasa lega, pipinya mengendur.

“Dan siapa sangka kalau Kasugai-kun mengalahkan Memento dan bukan Haruha. Juga, betapa serunya pemburuan boneka itu bukan”

Meskipun mereka berdua tersenyum, senyum Niiro Mansei agak mengerikan.

“Tapi tetap saja, ini merupakan masalah. Sulit untuk memutuskan apakah ini adalah hasil yang berasal dari potensi Haruha atau hasil aneh yang berasal dari kualitas pemain unik Kasugai-kun. Bagaimana seharusnya kita mengambil hasil ini dan membuatnya menjadi data ...... tidak”

Masalah masalah, dia berulang kali bergumam, suaranya memantul dengan ramah. Dia harus memikirkan kehidupan kesehariannya yang kacau yang akan dimulai dari sekarang.

Hajime dengan muram mendesah. Matanya secara alami berayun ke Râmîêl peti mati hitam dimana Haruha sedang tidur di dalamnya.

Kejadian dengan Memento ini baru permulaan. Dunia tak terbatas yang terhubung dengan peti mati itu pada akhirnya akan berubah menjadi medan perang.

Awal dari tahap seleksi Hadzar yang memenuhi kriteria yang dikenal sebagai Haruha.

Sekarang sudah melewati tahap prototip, mulai sekarang, tirai menuju fase supremasi yang memilih pengganti manusia terbaik akan terbuka. Tidak hanya Yuu dan yang lainnya, bahkan pemain umum yang tidak terkait pun akan dilibatkan.

Hadzar. Wanita Pengantin masa depan.

Bahkan Hajime pun tidak bisa memprediksi bagaimana masing-masing gadis ini, yang akan segera terbangun dengan kekuatan aneh, berjuang dalam pertempuran bertahan hidup ini. Masa depan tidak ada yang tahu.

Tapi, tidak apa-apa, pikirnya.

Untuk dengan mahir dan tanpa henti merangsang hati petualangan pemain, game akan memberi mereka dengan kegelapan, lebih banyak kegelapan di depan mereka, semakin banyak orang yang akan tergoda untuk melangkah maju.

Tidak peduli seberapa gelap dan dalam kegelapan itu.

Manusia tidak lagi punya waktu untuk tetap berdiri.


Epilog: Aku Akan Memainkannya Sampai Akhir Demi Dirimu[edit]

Malam itu, Kodzuchi Fuyufu merasa murung di tempat tidurnya.

Alasan kemurunganya terletak pada kotak di depannya. Paket Râmîêl untuk bermain 『CtG』 benar-benar tidak menarik. Baru-baru ini, versi baru dengan peningkatan kualitas dan desain baru telah dirilis sehingga harga barang-barang yang lama turun dan terjual hampir setengah harga. Tapi meski begitu.

Uang saku yang direncanakannya untuk tidak digunakan sampai tahun depan telah hilang untuk membelinya. Kecuali dia mengambil pekerjaan paruh waktu, dia tidak akan punya uang untuk pergi keluar.

“...... Simpananku hancur karena si idiot itu.”

Fuyufu bukan seorang penyendiri sehingga dia biasanya tidak sering bicara sendiri. Bahkan gumamannya itu sebenarnya ditujukan untuk kucing putihnya, Quan. Kucing itu berbaring, meringkuk menjadi bola di atas lutut Fuyufu. Dia mengenakan piyamanya.

Sambil membelai punggung Quan, Fuyufu mengambil paket Râmîêl.

──Dia sangat membenci perangkat itu.

Seperti yang satu ini, ada banyak perangkat game yang dibuatkan game oleh ibu Yuu sebagai judul peluncurannya. Lalu, setiap kali game rilisan terbaru keluar, Yuu akan menghilang dari pandangan Fuyufu. Selalu seperti itu sejak mereka muda.

Yuu sering mengeluh tentang ibunya yang selalu bekerja, tapi dia selalu menantikan hasil karyanya. Itu adalah sifat Kasugai Yuu dulu.

Ketika dia masih TK, tubuh Fuyufu sangat lemah dan dia sering tinggal di dalam kamarnya. Dalam banyak kesempatan, Yuu akan mengunjunginya dan tanpa lelah mengeluh tentang ibunya. Dengan mendengar keluhannya, Fuyufu akan cepat lelah dan cepat beristirahat di tempat tidurnya dan tertidur. Meski begitu, saat ibunya memperkenalkannya game baru, Yuu akan tergila-gila padanya dan akhirnya tidak mengunjunginya.

Aku akan bertanya pada ibuku agar Fufuyu juga bisa memainkan game ini, jadi maukah kau bermain denganku── seperti itu, dia pernah menawarkannya sekali, tapi dia menolak dengan tegas. Dia tidak benar-benar tahu alasan mengapa dia menentang rencana itu, tapi entah bagaimana dia hanya merasa dendam pada rencana itu.

Di kamar Fuyufu, terdapat kenangan dari ibu Yuu, pintu masuk terminal 『Cradle to The Glaive』 .

Setelah bertahun-tahun melihat masalah rumit ibunya, Fuyufu benar-benar mengerti tentang perasaan Yuu untuk 『CtG』. Karena itulah dia berencana membiarkannya memainkan game itu sampai dia puas. Alangkah baiknya membiarkannya sedikit demi sedikit meredakan kesedihannya, dan mungkin lebih baik membiarkannya sendiri untuk sementara waktu. Dia pikir.

Namun, sebagai akibatnya, Fuyufu bertemu dengan seorang gadis meragukan yang bernama Kugimiya Miharu dan seorang anak aneh yang menyebut dirinya Haruha.

Dan gadis-gadis misterius yang entah dari mana tampaknya tinggal di rumah Kasugai.

Itu dia! Menunggu tidak akan ada gunanya. Bahkan jika aku terus menunggu, Yuu tidak akan datang ke ruangan ini lagi.

Dan Haruha anak itu juga berkata── 『Mama dan papa... kau tahu... telah 《menikah》 di dalam game!”』. Dan saat ini, satu-satunya game yang dimainkan Yuu hanyalah 『CtG』. Apapun yang terjadi seharusnya berkaitan dengan game itu.

Jadi Fuyufu membuka kotak Râmîêl yang mirip dengan mitos kotak Pandora. Bencana dan kekacauan mungkin menimpa dunia Fuyufu saat dia membuka kotak itu untuk mencari kebenaran situasi Yuu saat ini. Tapi.

“Dialah yang mengundangku untuk memainkan game ini pada awalnya── Aku pasti akan membuatnya bertanggung jawab untuk ini!”

Dan seolah menyuarakan persetujuannya, kucing itu berteriak “Nya ~” setelahnya.



Malam itu.

Kugimiya Miharu menatap wajahnya sendiri di depan cermin wastafel.

Rumah Kasugai tenggelam dalam keheningan. Untuk Miharu, diam di rumah yang asing membawa rasa ketidaknyamanan yang aneh di seluruh kulitnya.

Ada sosok Miharu yang baru saja mandi dengan rambut kering yang segar. Wajahnya di dalam cermin. Sambil mengelus lembut pipinya dengan telapak tangannya, dia menutup matanya. Seolah-olah untuk dengan tegas menanamkan keputusannya yang dia buat di bak mandi ke tubuhnya.

Tentang ibunya, ayahnya, Haruha, dan Yuu.

Dengan Yuu dan Haruha yang mempertaruhkan nyawa mereka, Miharu juga mengambil keputusan. Tidak peduli seberapa berharganya mereka, hal itu tidak seperti mereka akan selalu bersama selamanya. Secara alami, dia tahu itu tapi dia tidak bisa menerimanya.

Itulah mengapa── seperti itu. Dia membuka matanya, dan sekali lagi melihat dirinya di cermin.

“Agar tidak menyesali ini”

Miharu berjalan menuju kamar Yuu.



Malam itu, Kasugai Yuu sangat lelah.

──Panjang Hari ini pasti hari yang panjang.

Bangun, sarapan yang sederhana, pergi berbelanja, bertemu Fuyufu dan membuat keributan, bermain game dan mati sekali, mendengar cerita konyol tentang komputer manusia, melihat pertarungan sengit Haruha, lalu melawan Memento yang telah menyulitkan Haruha, entah bagaimana bisa melakukan teleport untuk menjauh dari para penonton, dan ketika dia kembali ke dunia nyata dia memakan semangkok ramen untuk makan malam, dan mandi.

Akhirnya, hari panjang ketidakberdayaan Kasugai Yuu telah usai. Hari yang telah membuat jantung dan otaknya menjadi liar, cukup baginya untuk merasa tidak nyaman di kamar tempat dimana dia tinggal selama hampir sepuluh tahun.

“Itu pasti panjang ......”

Di atas tempat tidurnya yang akrab, Yuu mendesah. Dengan rangkaian ketegangan yang akhirnya terputus, tubuhnya yang kelelahan mencoba menyantaikan diri.

Dia sudah tenang sekarang, tapi sebelumnya, tepat setelah dia logout, dia telah memuntahkan segala sesuatu di dalam dirinya karena ketegangan berlebih yang dialaminya, selain itu dia memaksakan kegelisahannya untuk menghiraukan peringatan Haruha. Bahkan menikmati makan malam pun mengambil semua energi yang tersisa; hal itu tentunya tidak terasa seperti dia yang menang.

Dan Haruha, yang akhirnya bisa dilindungi Yuu, sekarang tidur di sebelahnya. Dia meringkuk seperti kucing dan dengan jari-jarinya yang seperti ranting seperti dia meraih baju Yuu. Ketika dia mencoba memperbaiki selimut handuk yang berantakan, dia mengeluarkan suara “Nyuu” yang manis.

──Tidak peduli seberapa panjang hari ini, jika itu berarti dia bisa melihat wajah tertidur yang seperti itu maka hal itu merupakan harga yang murah.

(Aku selalu bertanya-tanya apa gadis ini sebenarnya tapi ......)

Seorang anak aneh lahir dari dalam game ibunya. Orang-orang yang terlibat dengan negara mengatakan bahwa itu adalah produk dari rencana rahasia “untuk menciptakan umat manusia baru”. Dalam hal pembunuhan, mereka adalah makhluk terkuat di dunia virtual.

Mereka menunjukkan fakta bahwa hanya dalam dua hari── Haruha adalah “sesuatu” yang sangat berbeda darinya. Seorang anak, yang tujuan keberadaannya tidak diketahui olehnya.

Tapi, meski dengan mengakui itu, hatinya sudah membuat keputusan. Di sana, ada Haruha, Miharu dan dirinya dan dia merasa itu tidaklah buruk.

Perasaan ini mungkin seperti salah satu hal yang dia lakukan terhadap ibunya sendiri. Meski dia tidak tahu apa-apa tentangnya, bahkan jika dia sering merasa terganggu olehnya, pada akhirnya dia tidak merasa buruk tentang hal itu.

Artinya, dia mencintai Haruha. Dia mencintai ibunya.

Dia akhirnya bisa mengakui hal yang begitu sederhana.

Itulah sebabnya, setelah semua itu terjadi, dia harus menghadapi semuanya secara lugas.

(Aku, yang melarikan diri dari Haruha, tidak mungkin mengucapkan selamat tinggal kepada ibu)

Sambil berbicara sendiri di dalam kepalanya, dia berbicara dengan jari kecil yang memegang kemejanya.

“Maafkan aku Haruha ...... aku benar-benar tidak baik. Meskipun aku mengenalmu sejak kau lahir, aku bahkan tidak bisa memahami perasaanmu.”

“Aku juga.”

Suara itu terdengar dari pintu yang terbuka. Itu Miharu, yang telah meninggalkan Haruha bersama Yuu dan pergi ke kamar mandi untuk bersiap tidur. Memakai piyama yang baru dia beli hari ini, dia tampak lebih gelisah dari sebelumnya.

Terlepas dari itu, piyama yang dia pakai adalah untuk penggunaan musim panas dengan kain tipis. Dengannya yang telanjang dari lutut ke bawah, kakinya terlihat sangat halus dan cerah, dia cantik cukup untuk membuat Yuu malu hanya dengan menatapnya.

“Haruha pasti akan tetap merasa tidak enak setelah kembali dari game, kita tidak boleh membuat suasana lebih buruk dari ini”

Miharu mendekati tempat tidur. Dia tampak ragu-ragu saat meringkuk. Miharu menguatkan keinginannya dan naik ke tempat tidur.

Kebutuhan untuk menegakkan janji “ketiganya tidur bersama hari ini” yang dia buat dengan Haruha menahan perlawanannya sendiri terhadap ide tersebut. Yuu langsung menghormati dirinya dan perasaannya pada Haruha. Tapi meski begitu, sepertinya dia tidak akan terbiasa dengan perasaan memiliki orang lain di tempat tidur untuk sementara waktu.

Setelah mengintip wajah tertidur Haruha, Miharu menutupi dirinya dengan selimut handuk dan berbohong.

“Kalau begitu, aku akan mematikan lampu.”

Setelah menerima suara persetujuan yang samar, Yuu mematikan lampu dengan remote control. Sama seperti kemarin malam, sebuah sungai yang indah[34] tergambar di bawah cahaya bulan yang pucat.

Untuk beberapa saat, hanya terdengar suara nafas Haruha yang tertidur dan suara gemerisik pakaian Miharu yang gelisah. Dari apa yang terlihat, Miharu dan Yuu secara alami tidak dapat tidur untuk sementara waktu.

Sekitar lima menit kemudian, setelah mereka saling merasakan nafas, Miharu bergumam.

“Pagi ini ...... Haruha berkata kepadaku. Papa begitu manja sehingga dia selalu memeluknya saat tidur “

Dia tidak mengharapkan jawaban apapun saat dia berkata dengan bisikan kecil. Yuu menatap wajah tertidur Haruha dan membalasnya sambil tersenyum.

“Terlepas dari apa yang terjadi pagi ini, saat ini, aku hanya merasa sedikit khawatir. Akankah Haruha tiba-tiba lenyap?...... Apa yang akan terjadi mulai sekarang? Mungkinkah terjadi hal-hal yang merepotkan sambil menjaga 『CtG』”

Kali ini mereka memiliki ruang untuk menangani hal-hal yang tidak terduga, tapi ketika hal itu sampai pada masalah yang rumit, bahkan Kasugai Yuu, Clamp si Scarabaeus, sama sekali tidak berdaya saat dia berada di luar kesimpulan. Itulah yang membuatnya takut lebih dari apapun.

“...... Tapi, mungkin, itu wajar saja. Tidak peduli seberapa dekat orang itu, suatu hari mereka akan lenyap ...... itulah sebabnya, kita harus menikmatinya”

Miharu menyebutnya hal wajar── tapi kata-kata itu menembus hati Yuu. Seperti yang telah dia berikan saat mencoba berkomunikasi dan memendam perasaan yang dimilikinya... dan suatu hari ibunya meninggal begitu saja.

Aku tidak menginginkan apapun lebih dari itu. Sambil dengan hati-hati memastikan untuk tidak membangunkannya, Yuu memeluk kepala Haruha.

Meskipun mereka baru menjadi keluarga hanya waktu dua bulan, tikus pemeluk ini membuat hidupnya sesuai keinginan Yuu dan Miharu jadi aku harus melindunginya tidak peduli apapun. Dia hanya berpikir begitu.

Saat dia mencium aroma aneh dan membuka matanya, kepala Miharu ada tepat di depannya. Dia juga ingin memeluk Haruha dan mau tak mau akhirnya mendekati Yuu. Meskipun dia menggunakan sampo yang sama sepertinya, dia bertanya-tanya mengapa baunya enak sekali.

Yuu tidak bisa bereaksi dengan baik, dan Miharu kemudian berbicara.

“……Tidak masalah.”

“Eh? A-apa ......? “

Mengingat situasi yang dialaminya, suaranya terdengar melengking. Miharu telah mengubur wajahnya di bawah rambut Haruha sehingga dia tidak bisa melihat ekspresinya.

“Kalau dipikir-pikir, awalnya aku hanya setengah serius membesarkan anak, jadi aku tidak akan menyalahkanmu lagi mengenai nama Haruha. Aku akan mendukungmu. Hubunganmu dengan Kudzuchi-san”

Dia akan segera menyangkalnya, tapi mengingat kembali perkataan Miharu sebelumnya, dia tidak bisa. Tidak peduli seberapa dekat orang itu, suatu hari nanti mereka akan lenyap......

Wajah teman masa kecilnya yang tanpa ekspresi tapi juga baik dalam mengurus orang lain dengan jelas melayang dalam pikirannya.

Mengesampingkan apakah dia ingin berkencan dengannya atau tidak, Fuyufu benar-benar orang yang berharga untuknya. Ibu mereka adalah teman lama, jadi keduanya selalu bersama sebelum mereka berusia 10 tahun. Dia seperti campuran kakak perempuan, adik perempuan, dan sahabat baik.

Dan sekarang, karena sikap keras kepalanya, hubungan mereka menjauh.

Dia pasti memiliki keinginan untuk lebih dekat dengannya seperti sebelumnya atau mungkin lebih dari itu. Selanjutnya, itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah dia dapatkan jika dia membiarkan kesempatan berlalu.

“Itu sebabnya, jangan khawatir.”

Terkejut dengan bisik-bisik dari Fuyufu dalam imajinasinya, dia kembali menatap Miharu. Miharu mengangkat wajahnya dari rambut Haruha dan menatapnya. Lalu dia berbicara.

“Aku akan merahasiakan ini dari Kodzuchi bahwa kita tidur bersama.”

CtG vol 1 00021.jpeg

Aku bertanya-tanya mengapa.

Saat dia mendengar kata-kata itu. Saat dia merasakan getaran di mata Miharu. Pembagian sederhana tempat tidur untuk beristirahat, entah bagaimana terasa salah. Dadanya sesak dan detak jantungnya berdetak cepat lebih cepat setiap detiknya. Itu menyakitkan.

Sekitar sepuluh tahun yang lalu, dia tidur siang bersama Fuyufu berdampingan. Ada juga saat dimana dia menginap di rumahnya dan tidur di futon yang sama. Berkat kejadian ini, Fuyufu tertarik dengan Yuu bahkan sampai sekarang. Gadis yang paling dekat dengannya, atau lebih tepatnya yang dulu dekat dengannya, dan ingin mendekatinya. Kodzuchi Fuyufu

Sekarang di tempat di mana Fuyufu dulu berada, ada seorang gadis yang berbeda. Seseorang yang memiliki pernikahan sementara dengannya. “Ibu putrinya”. Pemalu, takut dengan orang asing, sangat waspada terhadap pria, tapi anehnya enak saat diajak bicara. Kugimiya Miharu.

Dan orang yang tidur diantara Miharu dan dirinya adalah “anak perempuan”-nya yang lahir di dunia game, Haruha. Sementara namanya berasal dari Fuyufu, dia adalah penjepit kuat yang menghubungkan Yuu dan Miharu. Manja, tapi terimut sedunia, anggota keluarga baru.

Fuyufu, yang diam-diam suka, Miharu, istri, Haruha, anak perempuan Miharu dan dia.

............

……Apa-apaan ini?

Situasi yang terlalu kompleks. Mulai sekarang, sepertinya Hajime akan berkeliaran di sekeliling rumah, di lingkungan sekitar──, di lingkungan di mana Fuyufu tinggal, tidak aneh bahwa ada rumor aneh yang menyebar ke mana-mana.

Itu benar. Sekali lagi, mereka harus benar menjelaskan hal ini kepada Fuyufu untuk menjelaskan kesalahpahaman. Dia harus memberitahunya── “Entah bagaimana akhirnya aku tinggal bersama putriku yang lahir di dalam game” ── kebenaran gila ini. Dia tidak bisa membayangkan reaksi macam apa yang akan diberikannya (terlalu takut untuk dipikirkan).

Jaraknya dengan Miharu juga merupakan masalah. Masalah besar. Ada juga saat dimana dia tidak bisa menebak apa yang ada dalam pikirannya, dan dia juga tak berdaya. Meskipun dia berkata bahwa dia akan mendukung hubungannya dengan dia, itu tidak seperti kecocokannya dengan Fuyufu buruk. Dan kasus yang berhubungan dengan perpindahan sekolah Miharu juga menarik perhatiannya.

Dan yang terakhir Haruha. Dari apa yang dikatakan Hajime, ada juga rencana agar dia bersekolah di sekolah dasar. Bahkan sampai hari ini, di mana mereka bisa bersama sepanjang hari, dipenuhi masalah. Dia bahkan tidak bisa membayangkan hal seperti apa yang akan terjadi saat dia dan yang lainnya dan Haruha mulai sekolah.

Tentu saja, dengan kasus 『Cradle to The Glaive』 dan Hadzar.

...... Sangat membingungkan.

Sebuah, kematian, kehidupan keseharian yang membingungkan akan dimulai.

Dalam situasi seperti ini, sementara dihibur dengan kehangatan Haruha, Kasugai Yuu mengingat kembali beberapa kata yang diucapkannya.

Itu merupakan salah satu dari sedikit waktu yang dia ingat apa yang ibunya katakan.

『Dengar Yuu. Bahkan jika sesuatu tidak berjalan dengan baik di sekolah, kau jangan menyalahkan Tuhan. Di sisi lain, Tuhan-lah yang memprogram dunia. Tentu saja, jika ada sesuatu yang salah, orang akan menyalahkan-Nya tapi── Tapi tetap saja. Tidak ada program tanpa bug bagaimana pun juga』

── Seperti kaulah satu-satunya yang bicara. Dia berkata dengan tawa seperti anak kecil.

  1. Berdasarkan nama pedang Jerman kuno (http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Scramasax)
  2. Area of Effect. Serangan atau mantra yang mampu memberikan damage pada keseluruhan kelompok monster/karakter.
  3. Berdasarkan nama Malaikat/Penjaga dari Kitab Henokh (https://en.wikipedia.org/wiki/Book_of_Enoch)
  4. (https://en.wikipedia.org/wiki/Banzai)
  5. Mengacu kepada Hitchhiker's Guide to the Galaxy.
  6. Kinoko (茸) adalah Bahasa Jepang untuk Jamur.
  7. Kimono (着物) adalah Pakaian tradisional Jepang.
  8. Seiza (正座, secara harfiah"duduk dengan baik") adalah istilah Jepang untuk salah satu cara duduk traditional Jepang yang formal.
  9. Sejenis bambu/pedang kayu, di Jepang, sering digunakan untuk latihan pedang.
  10. Berdasarkan mitologi Jerman (http://en.wikipedia.org/wiki/Kobold).
  11. Kombinasi dari nama protagonis, Yuu dan kata “bocchi” (ぼっち) yang artinya “penyendiri”.
  12. Atau dikenal juga sebagai Fox Udon, merupakan udon panas dengan toping tahu goreng manis yang juga dikenal sebagai makanan favorit bagi roh rubah di Jepang.
  13. Seni melipat kertas di Jepang, arti katanya adalah “melipat kertas”.
  14. Sebenarnya ditulis 奴(やっこ) atau Yakko, adalah nama/gelar bagi pelayan keluarga Samurai dari periode Edo.
  15. Senjata tersembunyi tradisional Jepang yang biasanya digunakan dengan cara melempar.
  16. http://en.wikipedia.org/wiki/Colt_M1900
  17. Sejenis shotgun dengan laras yang lebih pendek (http://en.wikipedia.org/wiki/Sawed-off_shotgun).
  18. Mengacu pada karakter fiktif Hercule Poirot.
  19. Jika membingungkan, ini dapat juga diartikan sebagai cahaya redup dari lampu tidur.
  20. Futon adalah tempat tidur tradisional Jepang.
  21. Teks aslinya adalah "あわてて履行不能の因果を含めようとする二人だったが," yang mungkin artinya adalah keduanya berusaha menjelaskan bahwa mereka bukan pasangan. Dalam kasus ini, untuk Haruha, hal itu tidak mungkin karena dalam pemahamannya mereka berdua sudah menikah dan melahirkannya. 履行不能の因果 pada dasarnya dapat diartikan sebagai "sebuah fakta yang tidak mungkin terjadi" yang mengacu pada keadaan mereka (Yuu dan Miharu bukanlah pasangan, tapi melahirkan Haruha). - Karena penerjemah bahasa Inggrisnya bingung bagaimana cara menerjemahkannya, dia menghilangkan sebagian kalimatnya. Jadi kalimat ini langsung di artikan dari bahasa Jepang
  22. Posisi dari keluarga yang tidur bersama diyakini mirip dengan Kanji untuk kata sungai (川) dimana anak berada di tengah.
  23. Netto Benkei (ネット弁慶) adalah kata Jepang yang tidak baku yang mengacu pada seseorang yang memiliki kepribadian kuat di internet. Versi lainnya dari Uchibenkei (内弁慶).
  24. Nama julukan untuk Yuu yang diberikan oleh Fuyufu.
  25. Daniman1: Kedua nama "Haruha" ini ditulis berbeda, pertama dalam Katakana yang mengacu pada Haruha di dunia game dan yang kedua dalam Kanji yang mengacu pada Haruha di dunia nyata.
  26. Sepertinya namanya berhubungan dengan hal ini -> http://en.wikipedia.org/wiki/Copp%C3%A9lia
  27. Seseorang yang memanipulasi atau mengendalikan orang lain melalui pengaruh hipnotis atau sejenisnya.
  28. Nama lain untuk tembakau, atau ganja. Berasal dari Cheech Marin (dari cheech dan chong).
  29. Orang yang menyukai anak kecil (Pedofil).
  30. https://en.wikipedia.org/wiki/Derringer
  31. Kata “Scarab” dan “Scarabaeus” ejaannya sama dalam bahasa Jepang, walaupun pada dasarnya arti keduanya sama.
  32. Sepuluh dalam bahasa Jepang adalah Juu (十) atau seperti tanda tambah (+).
  33. Sejenis celana tradisional Jepang. Seperti rok panjang yang sering dipakai Shrine Maiden (Miko).
  34. Kata ini -> 川 lagi. Sama seperti dalam bab 2.