Destruction Flag Otome Indo:Jilid 1 Bab 14

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Bab 14 – Terlahir sebagai pangeran ke-empat[edit]

Aku terlahir sebagai pangeran ke-empat di negara ini, dan Alan Stuart adalah namaku. Aku memilki kakak kembar, yaitu pangeran ke-tiga Jared Stuart.

Tepat setelah aku lahir, bertahun-tahun aku menghabiskan sebagian besar waktuku di tempat tidur karena aku memiliki tubuh yang sangat lemah. Aku tumbuh dengan dicintai dan dibesarkan oleh ibu, nenekku dan semua orang dengan lembut.

Ketika kesehatanku membaik, aku dengan sungguh-sungguh memulai keahlian pedangku dan pelajaran akademikku, dan aku bekerja sangat keras agar bisa menyusul kakakku akibat keterlambatanku. Lalu, semua guruku memujiku sebagai orang yang hebat, sejujurnya, aku jadi sedikit lupa diri.

Akan tetapi, aku menyadari sesuatu saat aku memiliki pengajaran akademik bersama dengan Jaed untuk pertama kalinya.

Soal yang menghabiskan usaha yang sangat banyak untuk aku bisa selesaikan, Jared selalu menyelesaikannya dengan cepat.

Hal yang sama juga terjadi saat latihan keahlian pedang. Disaat aku hanya sedikit bertahan dengan kesulitan, Jared akan selalu mengalahkanku seakan-akan lawannya hanyalah seorang bayi.

Aku lebih buruk dari Jared. Dengan celah yang begitu besar........Akhirnya aku menyadari itu.

Guru akademik dan keahlian pedangku mencoba menghiburku dengan berkata bahwa Jared itu spesial, dan kalah darinya tidak bisa dihindari, mulai saat itu, aku menolak untuk belajar bersama Jared lagi. Lalu, aku menjadi jauh dari Jared.......

Lalu suatu hari, aku mendengar ini.

“Apa yang sekarang Pangeran Alan lakukan, sendirian.”

“Bukankah ini tidak bisa dihindari karena dia mudah sakit dan dirawat untuk waktu yang lama, mau gimana lagi.”

“Ngomong-ngomong, walaupun mereka kembar, sangat menyedihkan bahwa ada perbedaan yang sangat besar di antara mereka.”

“Memang, sepertinya dari lahir Pangeran Jared mengambil semua bagian yang bagus.”

“Haha, mengambil semua bagian bagusnya, dan hanya meninggalkan sisanya, eh.”

“Oi oi, itu kelewatan.”

Para pelayan istana bercanda tentangku sambil tertawa dengan kelakuan seperti itu. Aku merasa bahwa di depan mataku semuanya menjadi gelap. Aku bahkan lupa untuk menyahlakan mereka untuk ketidaksopanan mereka tepat di depanku.......

Kata-kata “Pangeran Jared sejak lair mengambil semua bagian yang bagus” seperti duri yang tidak bisa dihilangkan terjebak di hatiku.

Setelah sekali mendengarnya, aku menyadari...... Sepertinya itu dibisikkan dimana-mana.

Guru keahlian pedangku, guru akademikku, semua pelayan sepertinya mengatakannya......

Tidak peduli sekeras apa aku berusaha...... Jared menjauh dan lebih jauh lagi di atasku dengan muka yang tenang.

Tanpa kusadari, aku jadi dipenuhi dengan masalah kelebih-rendahan kepada Jared.

Akan tetapi, tidak peduli sebagaimana aku berhati-hati akan Jared, Jared sama sekali tidak tertarik padaku, dia sama sekali tidak melihatku...... Itu bahkan membuatku lebih frustasi, aku merasa pahit...... Lalu aku lebih menjauh lagi dari Jared......... Walaupun begitu, frustasiku dan kepahitanku hanya semakin bertambah.

Aku mendengar bahwa Jared bertunangan di musim semi saat kita menjadi berumur delapan tahun. Bahwa dia sendiri yang mengusulkan pertunangannya dengan anak perempuan dari seorang adipati yang kuat adalah topik di istana.

Dan mulai saat itu, giliranku untuk bertunangan. Tentu saja, aku tidak bisa memutuskannya untuk diriku sendiri seperti yang dilakukan Jared. Para bangsawan berusaha mendapatkan perhatianku karena aku masih seorang pangeran lajang tanpa tunangan.

Lalu, tunanganku yang diputuskan oleh politik adalah Mary Hunt. Untungnya, dia adalah perempuan yang sangat indah. Dia memiliki bulu mata yang panjang berwarna pirang, dan mata yang besar, hampir seperti boneka. Caranya berusaha untuk menyapaku dengan suara yang sangat kecil juga cukup indah. Karena aku yang termuda, jika aku bisa mendapatkan adik sepertinya, aku akan sangat senang.

Lalu, dia menunjukkanku taman yang dia rawat. Itu adalah taman yang sangat cantik. Ketika aku memuji taman yang hebat itu, Mary tersenyum.

Ketika aku melihat Mary seperti itu, aku ingat sebuah buku berjudul ‘Perempuan dengan Jempol Hijau,’ yang aku baca kemarin. Itu adalah cerita tentang perempuan yang bisa menumbuhkan tanaman dengan sangat baik, seorang perempuan dengan jempol hijau. Ah, Mary juga memiliki jempol hijau. Aku mencoba menghubungkan Mary dengan cerita ini.

“Kemarin, aku diberitahu bahwa aku memiliki jempol hijau, dan itu adalah keberadaan spesial yang hebat.”

“.....”

Itu seakan-akan Mary bisa membaca pikiranku, dia mengatakan kalimat yang aku ingin katakan sebelum aku mendapatkan kesempatan untuk mengatakannya, aku bahkan tidak tahu harus berbicara apa selanjutnya.

“Baru-baru ini, aku berteman dengan nona Katarina, yang memberitahukan hal itu kemarin.”

Wajahnya memerah, dan Mary terlihat memandang ke kejauhan sambil mengingat momen itu, ekspresinya seperti seorang wanita yang sedang jatuh cinta.

Merasa benar-benar ketinggalan, aku hanya menjawab “ah” sebagai balasan. Akan tetapi, dibandingkan aku yang hanya menjawab balasan yang pantas untuk situasinya, Mary hanya membicarakan tentang nona Katarinya-nya dengan semangat.

Dan mulai saat itu, setiap kali aku bertemu Mary, dia hanya akan berbicara tentang nona Katarina-nya. Dan lagi, setiap kali aku mengundang Mary untuk minum teh, dia selalu berkata “Aku telah berjanji untuk mengunjungi nona Katarina hari ini,” dan menolakku.

Sebenarnya, siapakah orang yang dipanggil Katarina ini? Ketika ketidakpuasanku meningkat, aku menemukan identitasnya tidak lama kemudian.

Katarina Claes. Anak perempuan satu-satunya dari keluarga Claes, dan dia juga sepertinya adalah tunangan Jared.

Jared mengambil semuanya dariku dengan wajah yang tenang.

Kali ini bahkan Katarina tunangan Jared, mencoba untuk mencuri Mary dariku........

Didepan mataku semuanya menjadi gelap lagi. Dan, tanpa aku sadari, aku sedang menaiki kereta yang ditarik kuda ke arah kediaman Claes.

Perempuan yang datang terlambat ke ruang tamu memperkenalkan dirinya sebagai Katarina Claes. Dia memiliki mata berwarna biru terang dan rambut berwarna kecoklatan. Aku telah mendengar bahwa dia seumuran denganku.

Walaupun dia tidak jelek, mata berwarna biru terangnya yang keras dan mengadah memberikan kesan yang cukup kuat untuk seorang perempuan. Karena dia adalah tunangan Jared, dan Mary selalu memujinya, aku tadinya berpikir bahwa mungkin dia adalah seseorang yang cukup cantik...... Aku benar-benar berpikiran seperti itu.

Kepada Katarina Claes, aku langsung menyebutkan soal Mary.

“Mary Hunt telah menjadi tunanganku. Apakah kamu tahu itu?”

“Iya. Aku telah diberitahu.”

Cara Katarina berkata seakan-akan itu bukan sebuah masalah untuknya membuatku kesal.

“Jika kamu mengetahuinya, berhentilah menggodanya!”

“...... Apa maksudmu menggoda!?”

Mata berwarna biru terang Katarina terbuka lebar. Sikapnya seperti seseorang yang bahkan tidak mengingat apa yang telah dilakukan oleh dirinya sendiri. Aku dengan wajar menjadi lebih kesal dan mulai berteriak.

“Apa kamu hanya berpura-pura tidak tahu!? Setiap kali aku mengundangnya, dia selalu berkata ‘aku telah berjanji untuk menemui nona Katarina hari ini’ dan menolakku, dan bahkan ketika kita bersama dia hanya bercerita tentangmu! Semua tentang Mary sangatlah murni, jadi tidak mungkin ada hal lain selain kamu menggodanya!”

“Hey, apa ini! Ini penuduhan!”

Mata katarina yang mengadah semakin berbelok ke atas lebih jauh lagi.

“Apa maksudmu, penuduhan? Ini kenyataan! Dengan wajah yang seperti itu, kamu menipu Mary yang sangat murni!”

“Tidak mungkin itu benar! Itu salahmu karena mengundang Mary ketika dia sudah berjanji untuk datang ke tempatku! Lagi pula, apabila kamu memang benar-benar mempesona seharusnya dia akan datang untuk menemuimu setiap kali kamu mengundangnya! Kamu hanya kurang daya tarik! Dan, dia hanya bercerita tentangku karena dia mendapati bahwa kamu itu membosankan!”

“...... Kurang daya tarik...... Membosankan......”

Tanpa diduga aku kehilangan kata-kata.

Memang benar, sampai saat ini, aku memiliki waktu yang sulit karena semua orang berkata di belakangku bahwa Jared mengambil semua bagian yang bagusnya....... Ini adalah pertama kalinya ada orang yang cukup bodoh untuk menjelekkanku di depan mukaku.

“.......Hahahaha. ini pertama kalinya aku dipermalukan.”

“.....Uhh~. Itu adalah.... uh....”

“Aku harap kamu sudah bersiap-siap, Katarina Claes. Kata-kata kasar itu, aku menganggapnya sebagai tantangan melawan aku.”

Lalu aku menyatakannya dengan keras.

“Bertarunglah denganku.”

Sebenarnya, bagaimana ini bisa jadi seperti ini. Sambil berdiri di depan pohon, aku berpikir seperti itu. Memang, aku baru saja menantang Katarina Claes ke sebuah pertandingan.

Jika lawannya juga seorang laki-laki, ini akan menjadi pertandingan menggunakan pedang, tapi aku menantang seorang perempuan. Karena itu, aku membiarkan Katarina memilih bentuk pertandingannya.

Jadi, aku pikir pertandinganya akan permainan papan seperti catur, tapi......

“Kalau begitu, ayo kita memanjat pohon!”

Katarina, mengatakan sesuatu yang jarang didengar olehku. Memanjat pohon? Apa itu? Aku tahu kata-katanya tapi, aku belum pernah lihat prakteknya.....

Sampai saat ini, selama delapan tahun umur hidupku, aku tidak pernah melakukan hal seperti itu. Dari awal, bahkan rakyat biasa tidak melakukan ini, dan aku belum pernah melihat anak bengsawan memanjat sebuah pohon.

Akan tetapi, ketika aku ditanya ““Barangkali kamu tidak mengetahui bagaimana cara untuk memanjat pohon?” harga diri kejantananku membuatku tanpa niat berkata “Tidak seperti itu! Aku terima tantanganmu!”

Dan sekarang, aku berdiri di depan pohon tertinggi di dalam taman bersama dengan Katarina.

Ngomong-ngomong, peraturannya simpel, siapapun yang pertama kali sampai di puncak adalah pemenangnya. Sudah pastinya, akan mudah menentukan siapa yang lebih baik.

Akan tetapi, karena dalam hidupku aku belum pernah memanjat pohon sebelumnya, aku bahkan tidak tahu cara untuk memulainya. Tapi, karena aku telah menerima pertandingannya, aku tidak bisa mundur. Aku mempersiapkan diri, dan menggulung lengan bajuku.

“Kalau begitu, pangeran Alan. Apa kamu siap?”

“Aku siap kepanpun.”

“Kalau begitu kita akan mulai saat sinyal dari para pelayan.”

“O, Ok.”

Lalu, dengan semua orang menontonnya, pertandingan dimulai.

Lalu, pertandingannya langsung selesai.

Hasilnya adalah kekalahan yang menyedihkan. Karena dari awal aku memang tidak tahu bagaimana memulai memanjat pohon, dan apa yang harus dilakukan setelahnya, aku terhenti di dahan pertama karena bingung.

Lalu, aku melihat dengan ketidakpercayaan ketika Katarina memanjat pohonnya dengan mulus seperti seekor kera, dan segera mencapai puncak. Mengapa Katarina, anak perempuan seorang adipati, mahir dalam memanjat pohon....?

“Pangeran Alan. Dengan ini, pertandingannya berakhir. Sudah kan?”

Akan tetapi, karena Katarina memiliki ekspresi puas akan dirinya sendiri di wajahnya – aku mengatakan sesuatu tanpa kuingini.

“.....Ini belum berakhir.......”

“Eh?”

“Ayo kita adakan pertandingan ulang! Aku hanya belum terbiasa untuk pertama kali.”

“Apakah ini benar-benar baik-baik saja? Kamu tidak akan bisa mengalahkanku dengan mudah.”

“Itulah yang aku inginkan!”

Tapi, tidak peduli berapa kali aku menantangnya, aku tidak bisa mengalahkan Katarina yang memanjat pohon dengan kecepatan luar biasa seperti seekor kera.

Karena itu, aku memutuskan untuk menantangnya lagi dikemudian hari.

Beberapa minggu setelah aku mulai menantang Katarina. Aku beberapa kali menyadari sesuatu ketika aku menantang Katarina.

Yaitu bahwa Katarina selalu serius. Dia tidak pernah mengalah padaku hanya karena aku seorang pangeran. Dan, dia selalu melihat tepat padaku.

Aku tidak pernah menantang siapapun dengan serius sebelumnya.

Dan selalu, tidak peduli sekeras apa aku berusaha, aku tidak bisa mengalihkan pandanganku dari saudaraku Jared.....

Mata Katarina yang tidak tergoyahkan dan sikap seriusnya sedikit menyembuhkan rasa sakit di dadaku. Tanpa kusadari, aku mulai menganggap mengunjungi Katarina itu menyenangkan.

Akan tetapi, hari itu akhirnya tiba.

“Jared? Kenapa kamu disini!?”

Ketika saudaraku muncul di kediaman Claes, aku langsung meninggikan suaraku.

”Kamu mengatakan hal yang benar-benar aneh. Karena ini adalah keluarga tunanganku, datang kemari itu wajar.”


Jared menjawab dengan senyuman tenang seperti biasa. Tentu saja, ini seperti yang dikatakannya, jadi aku tidak punya balasan untuknya.

Dan, tanpa menyadarinya, aku sangat kaget mendapati bahwa entah bagaimana aku lupa dengan fakta bahwa Katarina adalah tunangan Jared.

“...... Pokoknya, karena aku datang kemari untuk bertanding dengannya hari ini, jangan mengganggu!”

“Tentang pertandingan ini, aku dengar selama ini kamu belum pernah menang sekalipun? Bukankah lebih baik apabila kamu menyerah saja?”

Mata jared sangat dingin ketika ia berkata demikian.

Kalimat “Pangeran Jared mengambil semua bagian yang baik” mulai bergema di kepalaku lagi.

“.....Ti, tidak!! Pertandingannya belum berakhir! Bahkan akupun bisa melakukannya! Bahkan akupun bisa.... Bahkan akupun bisa....”

Jangan menyepelekan aku! Jangan mengejek aku! Aku merasa bahwa di depanku semuanya menjadi gelap lagi....

Walaupun dadaku mulai merasa lebih ringan akhir-akhir ini, perasaan berat yang biasanya mengenaiku lagi..... Ini buruk..... Aku merasa buruk.....

“......Uh, uhh pangeran Alan. Kalau boleh, bagaimana kalau kita ganti bentuk pertandingannya? Kalau kita terlalu banyak memanjat pohon ini, akhirnya Ibu pasti akan mengetahuinya dan marah kepadaku.”

Tiba-tiba, aku mendengar suara Katarina dan melihat wajah idiotnya. Hanya dengan melihat wajah itu, perasaan berat di dadaku sedikit memudar.

Katarina mengajukan perubahan pertandingannya dari memanjat pohon menjadi pertandingan pertunjukan piano.

Aku berpindah ke ruangan piano, dan pertandingannya dimulai.

Katarina tampil pertama dan menampilkan sebuah lagu anak-anak. Katarina bermain pianonya sambil membuat banyak kesalahan kecil.

Lalu, bagianku untuk bermain piano. Ketika pertunjukanku selesai, semua orang di dalam ruangan bertepuk tangan. Katarina meninggikan suaranya dengan semangat.

“Itu menakjubkan. Pangeran Alan. Kamu sangat hebat.”

Katarina memujiku sama seperti para guru di istana. Pastinya, ini hanya sekedar sanjungan.

“Itu bukanlah hal yang besar.”

“Tidak seperti itu. Bukankah ini talenta yang bagus?”

“....... Hal setingkat itu bukanlah apa yang aku sebut talenta.”

Memang, aku mendapati musik lebih menyenangkan dibandingkan dengan keahlian pedang ataupun akademik, dan itu bukanlah hal yang aku ahli dalamnya, tapi..... Talenta yang hebat...... Aku tidak memiliki hal seperti itu. Aku memiliki sisa sementara Jared mengambil semua bagian yang bagus. Tidak peduli apa yang aku lakukan, aku bukanlah tandingan Jared......

“Seperti yang kau katakan Katarina, itu cukup menakjubkan.”

Jared mengatakannya dengan senyuman palsu biasanya.

Saudaraku yang bisa melakukan apa saja sudah pasti sedang mencoba untuk mengejekku. Dunia di sekitarku lagi-lagi menjadi gelap. Rasa sakit di dadaku yang telah pudar kembali lagi seperti semula.

“....Walaupun kamu sama sekali tidak berpikir seperti itu. Berhenti memberikanku pujian yang tidak tulus! Aku yakin kamu disini hanya untuk memakiku yang tidak bisa melakukan apa-apa!”

Ini tidak bisa ditorelansi lagi untuk aku berada di tempat yang sama dengan Jared lebih lama lagi. Semua orang hanya akan mengejekku.

Tanpa aku sadari, aku berlari ke luar ruangan.

Aku hanya berlari kesana-kemari tanpa tujuan, dan tanpa aku sadari aku sudah berada di bawah pohon dimana aku selalu menantang Katarina.

Beberapa lama kemudian, aku merasakan kehadiran seseorang berdiri di sampingku. Aku benar-benar berpikir bahwa itu adalah seorang pelayan datang untuk memeriksa bagaimana keadaanku, tapi entah mengapa ternyata itu malahan Katarina. Tanpa kuingini, aku berkata sesuatu.

“......Apa kamu juga datan untuk mentertawaiku?”

“Huh?”

“.....Sudah pasti kamu datang kesini untuk mentertawaiku karena aku bisa memainkan piano sedikit.”

“.....Berkata bahwa kamu hanya bisa memainkan piano sedikit... Aku tidak berpikir bahwa itu berada di level hanya sedikit. Itu adalah talenta yang hebat.”

“Dasar sanjungan. Lagipula aku tidak bisa apa-apa. Selalu kedua dari Jared.”

Perempuan ini yang bernama Katarina sepertinya terlihat berbeda dari orang-orang yang ada di istana, tapi mungkin dia masih sama. Sanjungan yang membosankan. Lalu, pastinya tertawa di belakangku. Aku sudah tahu pasti bahwa aku tidak baik. Maksudku, karena semua orang terus mengatakannya......

“.....Tapi itu bukan sekedar sanjungan... Pangeran Alan, mengapa kamu tidak lebih mempercayai dirimu sendiri?”

“Hmm.. Sejak aku lahir, aku selalu dibanding-bandingkan dengan Jared, dan aku tidak bisa mengalahkannya dalam apapun, tidak peduli apa itu. Jared mengambil semua bagian yang baik dimulai sejak kelahiran kita, dan aku hanya ditinggalkan dengan sisanya, bagaimana bisa aku memiliki kepercayaan diri?”

Ketika aku mengejek diriku sendiri, sepertinya Katarina menjadi diam untuk sejenak, tapi.....

“.....Aku tidak berpikir itu adalah sebuah pertanyaan untuk menjadi cocok atau tidak.”

Perempuan ini tdak bisa diam dengan mudah.

“.....Apa maksudmu?”

Aku bertanya padanya sambil menatapnya dengan tajam.

“Ya, uh..... Pangeran Jared mempunyai hal yang menjadi kelebihan dan kelamahannya, jadi pangeran Alan juga pasti memiliki kelebihan, sudah biasa bahwa orang-orang akan lebih cocok dalam suatu hal dibandingkan orang lain.”

“Menjadi cocok atau tidak cocok.... Lalu, apakah ada yang menjadi kelemahan Jared? Aku tidak pernah mendengar apapun.”


Jared bisa melakukan segalanya dengan wajah yang tenang. Walaupun tinggal di istana yang sama dengannya, dari semejak dia lahir, aku bahkan belum pernah mendengar hal seperti makanan yang tidak disukainya. Dia sempurna tanpa cela, itulah Jared. Dia berbeda dari aku dengan sisa miliknya.

Akan tetapi-

“Hahahaha. Aku tau kelemahan Jared!”

“!?”

Katarina tertawa dengan agak jaya.

“Kelamahan pangeran Jared, adalah, ya....”

“......Adalah?”

Tanpa aku ingini, aku menahan nafasku.

Jared datang mencari kami karena kita belum kembali untuk waktu yang cukup lama. Lalu, mengarah ke depan Jared, katerina melempar sesuatu.

“AHH!?”

Tiba-tiba, Jared teriak kearah apapun itu yang dilempar kedepannya. Ini pertama kalinya di dalam hidupku dimana aku melihat dirinya panik seperti ini.

“Oi, aku berkata padamu jika kamu menunggu disini sebentar kamu akan bisa melihat apa kelemahan Jared. Dan sekarang, apa yang sebenarnya akan kamu lakukan?”

Aku jadi mendekat dengan Katarina dengan refleks ketika melihat betapa terganggunya Jared. Sekali lagi, Katarina memasang wajah jayanya.

“Itu seekor ular.”

“Ular!?”

Aku kaget pada jawaban tidak terkira itu.

“Walaupun aku mengatakan itu, ini palsu. Aku tidak bisa menaruh yang asli dikantungku karena dia akan terlalu banyak bergerak.

“.....Tidak, aku tidak berpikir bahwa menaruh seekor ular di kantungmu adalah sebuah pertanyaan...... Jadi uh, mengapa kamu baru saja melemparnya?”

“Dengan begitu, aku bisa menunjukannmu apa kelemahan pangeran Jared.”

“Kelemahannya adalah sesuatu seperti..... Ular!?”

“Itu benar. Aku sudah mencurigainya sebelumnya, tapi reaksinya tadi sekarang memastikannya untukku. Kelemahan pageran Jared pasti adalah ular.”

Katarina memberitahuku dengan suara yang keras. Aku tidak tahu kenapa, tapi dia terlihat sangat bangga.

Tapi....... Kelemahan Jared adalah sesuatu seperti ular.... Ini hal yang tidak disangka. Maksudku, itu bukanlah bentuk kelemahan yang aku ingin ketahui, aku ingin tahu kelemahannya di hal seperti keahlian pedang atau akademik..... Tapi, sesuatu seperti ular....... Tapi........ Itu pertama kalinya aku melihat Jared panik seperti itu.....

Sebenarnya, saat itu, dia memang terlihat cukup ketakutan.

Dan, Katarina melempar sebuah ular mainan kepada seorang pangeran kerajaan dengan bangga.

Aku menarik kembali pernyataanku sebelumnya. Seperti yang aku duga, perempuan ini yang bernama Katarina ini benar-benar berbeda dari orang-orang di istana. Dia juga berbeda dari anak bangsawan lainnya. Betapa lucunya perempuan ini.

Lalu, ketika aku memikirkan tentang semua ini, Jared telah menangkap Katarina tanpa aku sadari.

Jared yang marah perlahan menghampiri Katarina. Ya, itu tidak terasa seperti dia benar-benar marah, malahan dia terlihat pura-pura marah untuk mempermainkan Katarina.

Jared yang aku ketahui yaitu selalu bosan, dan selalu memasang senyuman palsu. Dia terlihat seperti tidak tertarik pada apapun. Seperti itulah yang kurasakan.

Dan entah bagaimana, Jared telah menjadi serius karena Katarina melempar sebuah ular mainan ke arahnya, dan bahkan pura-pura sangat marah. Apakah ini benar-benar Jared? Ketika aku melihat sambil terkaget, sepertinya Jared akan mengadukan kepada ibunya Katarina tentang perbuatan salah Katarina.

Pandangan jaya milik Katarina yang tadi, dengan cepat menghilang dan tergantikan sambil memucat.

Dari awal, aku benar-benar tidak tahu mengapa dia terlihat sangat bangga tadi. Sekarang dengan keputus asaan dia meminta maaf kepada Jared.

Walau aku sedikit merasa kasihan kepadanya, tapi...... Lebih dari itu, ini terlalu lucu.

Aku tidak bisa menahannya lagi dan tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutku. Aku tertawa dengan keras sampai-sampai mengeluarkan air mata.

Ini pertama kalinya aku tertawa sebanyak ini.

Setelah tertawa sampai mau menangis, aku merasa sesuatu yang tersimpan di dalamku sampai saat ini, keluar dari dalamku bersama dengan air mataku – aku bisa melihat segalanya dengan jelas lagi, dan dadaku terasa ringan.

Tidak lama kemudian, karena Katarina telah dibawa pergi oleh ibu adipati Claes, kita kembali ke istana.

Ketika kita sampai di istana aku tiba-tiba memanggil Jared.

“Bahkan kamu memiliki sebuah kelemahan, eh.”

Aku merasa ahak aneh untuk berbicara dengannya, sejujurnya, sudah lama sekali sejak terakhir kali aku berbicara dengan Jared.

Dan, Jared yang biasanya memasang senyuman tenang setiap waktu, sedikit mengangkat kepalanya sebagai respon dari pernyataanku. Ini pertama kalinya melihat ekspresi seperti itu darinya.

“Itu bukanlah sebuah kelemahan, hanya saja aku tidak begitu menyukai mereka.”

Sambil berkata demikian, senyumannya tidak setenang biasanya.

Bukankan kamu tidak begitu menyukai mereka karena kamu lemah akan mereka? Aku mendapati ini agak lucu untuk melihat sisi berbeda dari saudaraku yang aku kira tidak bercela.

“Aku pikir kamu tidak memiliki kelemahan, dan kamu bisa melakukan apapun.”

Tapi, itu bukanlah kepercayaanku sendiri. Karena semua pembicaraan di belakangku, entah bagaimana tanpa aku sadari aku telah membuat keluarga terdekatku menjadi seorang musuh yang membahayakan. Dan, aku bahkan tidak bisa melihat Jared yang sesungguhnya. Bahkan Jared memiliki kelemahan. Sama seperti aku.

Hari ini, aku bisa sepenuhnya menyadari ini karena perempuan aneh itu.

“Ngomong-ngomong, untuk kelemahanku, ada sesuatu yang bahkan aku tidak bisa lakukan.”

“Contohnya?”

Sepertinya entah mengapa Jared tidak sedang dalam kondisi biasanya saat ini, dia menjawabku dengan senyuman asam.

“Contohnya, memprediksi bagaimana Katarina Claes akan bertindak.”

“.....Itu, memang.......”

Aku secara naluri memberikan senyuman asam juga.

Seorang perempuan yang bisa memanjat pohon seperti seekor kera, dan juga melempar sebuah ular mainan ke arahmu, perempuan seperti itu sepertinya mustahil untuk diprediksi bahkan untuk Jared.

Lagi-lagi, aku mengingat pandangan Jaya yang Katarina pasang ketika dia melempar ular mainan itu di depan Jared.

Aku dengan alamiah menjadi santai. Untuk sementara waktu, hanya mengingat pandangan itu diwajahnya saja sudah menyenangkan.

“Dipikir-pikir, karena pertandinganmu dengan Katarina terganggu hari ini, apakah kamu akan menantangnya lagi?”

“Hmm~. Benar juga. Entah mengapa, aku pikir itu tidak perlu.”

Dipikir lagi, entah mengapa aku merasa sangat baik, dan aku bahkan tidak peduli lagi tentang pertandingannya.

Sampai saat ini, aku telah keras kepala tentang kemenangan, mengingat betapa terobsesinya aku, tidak dapat dipercaya betapa tenangnya aku saat ini.

“Lalu, sepertinya kamu tidak akan pergi ke kediaman Claes lagi?”

“Eh, kenapa gitu?”

Dengan refleks, aku memberikan Jared pandangan kosong. Aku tidak begitu mengerti apa yang Jared coba katakan.

“Lagian, kalau kamu tidak menantangnya berarti seharusnya tidak ada alasan untuk pergi berkunjung lagi.”


“......Tidak, mungkin seperti itu, tapi......”

Memang, kalau aku tidak akan menantang Katarina lagi, aku tidak akan mempunyai alasan untuk mengunjungi kediaman Claes lagi, tapi.... Aku berpikir tentang mata berwarna biru terang yang selalu melihat tepat kearahku. Dia adalah tunangan saudaraku, jadi mereka terhubung karena itu, tapi apabila aku tidak bisa pergi mengunjungi perempuan itu lagi... aku merasa bahwa aku benar-benar tidak ingin itu terjadi.

Ketika aku memikirkan ini, Jared datang ke arahku dengan wajah yang agak serius. Ini juga pertama kalinya aku melihat wajah seperti ini.

“Ya, perempuan itu adalah tunanganku.”

“??”

Aku sudah tahu itu. Sekali lagi, Jared mengangkat kepalanya sedikit, dan lagi-lagi memberikan senyuman asam.

“Tidakkah kamu memiliki kesadaran diri? Tapi, bukankah kamu pasri akan melewatiku?”

Senyuman Jared berubah menjadi berani, lalu dia meninggalkanku dan kembali ke ruangannya dengan cepat. Ketika aku tidak begitu mengerti apa yang dia maksud, aku melihat punggungnya saat dia pergi.

Sampai saat ini, hanya melihatnya saja membuat dadaku terasa sakit, tapi sekarang, semuanya baik-baik saja.

Walaupun aku belum sampai ke titik dimana aku menyukai Jared, sepertinya tidak ada lagi perasaan gelap yang bergelora di dalamku.

Setelah Jared kembali ke ruangannya, aku juga kembali ke ruanganku. Di perjalanan, aku melihat dua pohon saling berdampingan di taman, dan lagi-lagi berpikir tentang perempuan aneh itu yang mahir memanjat pohon.

Hari ini, Katarina mungkin sedang depresi sekarang karena begitu marah Ibunya kepada dirinya. Karena akulah yang menantangnya, aku juga merasa sebagian bertanggung jawab.

Selanjutnya, ayo kita pergi untuk meminta maaf.

Dan, pada saat itu ayo bawa manisan kesukaannya sebagai hadiah.

Aku yakin seperti biasanya, dia akan memenuhi pipinya seperti seekot tupai, dan dengan refleks aku tersenyum lagi sambil membayangkan penampilannya dengan mulutnya penuh dengan makanan.