Destruction Flag Otome Indo:Jilid 1 Bab 16

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Bab 16 – Aku mengundang temanku[edit]

Akhirnya sekarang adalah hari yang telah dijanjikan, dimana Sophia akan berkunjung ke tempatku. Aku menunggu dengan gelisah untuk kedatangannya sejak pagi.

“Nona muda, Nona Sophia yang anda bicarakan telah datang......”

Anne memberitahuku tentang kedatangannya, tapi entah mengapa dia terlihat sedikit aneh. Akan tetapi, aku hanya berterima kasih padanya dan dengan cepat pergi ke ruang tamu karena aku ingin bertemu Sophia lagi secepat mungkin.

Lalu, ketika aku pergi ke ruang tamu –

Memang, Sophia yang cantik sedang menunggu di sana dengan tidak sabar, tapi...... Entah mengapa, disana juga ada laki-laki yang sangat tampan di sampingnya.

Memiliki rambut hitam dan mata yang hitam, warna rambut dan matanya berbeda dari Sophia, tapi bisa terlihat bahwa bentuk fisiknya mirip dan mereka berdua berhubungan. Dan, dengan dua orang cantik seperti itu di depanku, ini terasa seperti menaruh sepasang boneka.

Ahh, pasti ekspressi Anne sangat aneh karena kedua orang yang mirip boneka ini.

Ketika aku melamun sambil menatap kepada kedua orang cantik ini, suara yang mengembailkanku kepada kenyataan, adalah milik laki-laki tampan itu.

“Terima kasih banyak karena telah mengundang saudariku. Karena saudariku hampir tidak pernah pergi ke luar sendirian, aku mendampinginya hari ini. Aku adalah kakaknya, Nicole.” [1]

Aku pikir mereka terlihat mirip, dan memang, sepertinya laki-laki tampan ini adalah kakaknya Sophia. Walaupun begitu, untuk mendampinginya setiap kali dia pergi ke luar, Sophia memiliki hidup yang begitu terlindungi.

Tapi, aku juga hidup di bawah pengawasan yang ketat dengan caraku sendiri. Lagipula, setiap kali aku pergi ke luar, Ibu selalu berkata “Bawa Keith bersamamu. Dengarkan Keith, dan pastikan jangan melakukan hal yang aneh.” Jadi, Keith harus selalu mendampingiku juga.

Mmm. Karena kita berdua terlalu sangat dilindungi, seharusnya kita bisa menjadi akrab.

Ketika aku berpikir tentang ini, untuk saat ini aku mengangkan ujung gaunku dan berbalik ke arah kakaknya Sophia.

“Terima kasih banyak karena telah menerima undanganku. Namaku adalah Katarina Claes.”

“Aku adalah kakaknya Sophia, Nicole Ascarot. Aku sangat senang berkenalan denganmu.”

Laki-laki tampan itu memperkenalkan dirinya lagi.

Dan, aku membeku ketika mendengarnya.

Nicole Ascarot........ Nama itu terdengar tidak asing.

“Um, ini mungkin tidak sopan tapi, Tuan Nicole, apakah anda anak laki-laki perdana mentri?”

“Iya. Itu benar.”

Dia orangnya!? Orang ini, aku tadi berpikir bahwa dia adalah seorang laki-laki sempurna yang begitu tampan, itu karena dia adalah seorang target tangkapan!

Sejujurnya, aku ingin segera kembali ke ruanganku dan membaca catatan “ingatan game di kehidupan sebelumya” miliku......... tapi untuk sementara waktu, aku mencoba dengan keras mengingat apa yang aku bisa.

Nicole Ascarot, anak laki-laki perdana mentri, teman masa kecil Jared dan Alan. Dia setahun lebih tua dari si ‘pemeran utama’, dan dia adalah karakter tipe kakak kelas yang pendiam.

Ugh, aku tidak bisa mengingat lebih dari ini. Dari awal, aku bahkan belum pernah menangkap Nicole. Aku meninggal setelah menyelesaikan rute Jared. Pada akhirnya, aku bahkan belum pernah memulai rute milik Nicole. Semua yang aku tahu tentangnya, hanyalah apa yang ada di bagian pengenalan karakter gamenya, dan sedikit bocoran yang aku dengar dari teman otaku-ku yaitu A-chan yang menyelesaikan permainanya duluan.

Kalau aku mengungatnya dengan benar, A-chan berkata....... saingan untuk Nicole adalah..... saudarinya!! Itu benar, Nicole dirancang sebagai orang yang sedikit siscon, dan saingannya adalah adiknya. Dan, untuk menangkap Nicole, aku pikir A-chan memberitahuku bahwa kamu harus menangkap cintanya duluan sebelum adiknya melakukannya.

Ahh, terima kasih A-chan. Aku minta maaf karena marah padamu waktu itu untuk bocorannya. Aku tidak percaya bahwa bocoran A-chan saat itu bisa berguna disini.

Apabila saingan untuk Nicole adalah saudarinya, itu artinya saingannya bukan Katarina! Itu artinya, walaupun aku jadi terlibat dengan Nicole, aku mungkin tidak akan mendapatkan satupun bendera kehancuran.

Ngomong-ngomong, jika saingan untuk cintanya adalah adiknya, itu artinya aku gak akan dengan tidak sengaja mencuri kalimat siapapun seperti waktu dengan Alan dan Mary dan menghalangi cinta mereka.

Bagus, jika ini seperti itu, tidak akan ada masalah kalaupun aku berteman dengan Sophia. Dia adalah kawan yang telah lama aku tunggu untuk membahas soal novel romantis. Aku tidak akan membiarkannya kabur dengan mudah!

“.......Uh, Nona Katarina?”

Sepertinya aku benar-benar tersesat dalam duniaku sendiri. Sophia melihatku dengan wajah yang cemas.

“Ahh, Nona Sophia. Aku minta maaf. Sekali lagi, terima kasih banyak telah datang. Kalau boleh, mari kita lanjutkan dari pembicaraan terakhir kali.”

Setelah mengatakan itu, aku mengundang Sophia ke meja yang telah disediakan dengan manisan dan teh.

Lalu, kita menghabiskan waktu dengan sangat berarti. Walaupun Sophia tadinya gugup karena mengunjungi rumahku untuk pertama kalinya, ketika kita mulai membicarakan tentang buku, dia menjadi lumayan suka berbicara. Sepertinya dia sangat menyukai buku. Tentu saja, dia tahu tentang semua novel romantis yang sedang terkenal sekarang, tapi dia juga membaca banyak buku tentang legenda tua dan buku sejarah juga buku fiksi, dan semua cerita itu juga sangat menarik. Dia menyarankan beberapa buku padaku.

Menurutku, Nicole saudaranya telah terlupakan dari segalanya....... Ya, aku tidak memiliki waktu untuk mengkhawatirkan masalah itu, mau gimana lagi. Ya ampun, dia benar-benar laki-laki yang begitu tidak berekspresi dan pendiam seperti di pengaturannya. Itu sangat disayangkan untuk seorang laki-laki tampan.

Waktu berjalan dengan cepat saat kamu sedang bersenang-senang, tanpa kusadari mataharinya akan terbenam, pelayan keluarga Sophia mengangkat suaranya dan berkata bahwa “Ini sudah waktunya untuk kita pergi sekarang.”

Dan ketika pelayan keluarga itu mendesak Sophia untuk pulang, sinar matahari mengenai rambutnya ketika dia berdiri dan rambutnya berkilauan di bawah sinar matahari. Itu sangat cantik. Aku yakin bahwa itu akan terasa seperti memegang sebuah sutra. Ahh~, aku ingin menyentuhnya walaupun hanya sedikit.

“Kamu benar-benar memiliki rambut yang sangat cantik. Bolehkan aku menyentuhnya sedikit?”

Aku mengatakan isi pikiranku dan mencoba meminta Sophia.

Entah mengapa, karena aku menggunakan kalimat yang mirip dengan yang ada di “Putri Emerald dan Sophia,” suasanaku terasa benar- benar seperti si Putri Emerald. Akan tetapi, apabila sama dengan cerita itu, seharusnya wajah Sophia memerah saat ini, tapi......

“......Eh!?”

Sayangnya, dia memiliki tatapan meragukan di wajahnya! Aku telah melakukannya sekarang! Aku menyadari kesalahan fatalku saat melihat wajahnya. Karena Mary dengan senang mengizinkanku menyentuh rambut lembutnya sebanyak yang aku mau, aku mungkin telah lupa bahwa itu bisa saja dianggap tidak sopan di dalam dunia ini untuk meminta untuk menyentuh rambut seorang wanita seperti ini.

Dari awal, aku hampir memaksanya pada pertemuan kita yang pertama sambil bernafas dengan kasar....... Mereka mungkin berpikir bahwa aku adalah orang cabul....... Ini buruk! Aku tidak bisa melakukan apapun tentah wajah jahatku, tapi aku tidak mau dipanggil sebagai orang cabul!

“..Uh, uh, ini...”

Tidak ada yang terlintas dalam pikiranku ketika aku mencoba untuk memikirkan suatu alasan sambil panik.

“Menjijikan......?”

“.......Eh?”

Sophia mengatakan sesuatu dengan suara yang pelan. Aku memintanya untuk mengulanginya –

“........Ini tidak menjijikan?”

Kali ini Sophia mengatakannya dengan suara yang lebih keras dibandingkan yang sebelumnya. Menjijikan..... Aku!? Karena aku orang cabul, aku menjijikan!? Oh tidak, aku sudah pasti bukan orang yang cabul! Walaupun tahun lalu seorang pangeran yang egois tiba-tiba menuduhku telah menggoda Mary........ Aku tidak tertarik dengan itu! Aku cukup lurus!

“Uh, itu..... Aku..”

Aku membuka mulutku dan mencoba untuk mempertahankan diriku bagaimanapun caranya –

“Nona Katarina tidak merasa jijik dengan penampilanku?”

Aku kehilangan kata-kata ketika mendengar apa yang dikatakannya. Eh? Apa ini maksudnya, aku bukanlah orang yang menjijikan? Sophia lah? Aku memiliki tatapan kosong karena refleks disaat Sophia terlihat seperti hampir mau nangis.

“......Rambut seperti milik orang tua dan mata semerah darah........ Semua orang berkata bahwa aku menjijikan dan seorang anak yang terkutuk......”

“!?”

Apa ini!? Sesuatu secantik ini dikatakan menjijikan!?

Orang-orang di dunia ini memiliki rambut dan mata berwarna emas, perak, coklat, merah, dan hitam, warna yang bermacam-macam. Jadi, aku berpikir bahwa rambut putih dan mata merah milik Sophia juga mungkin sesuatu yang biasa. Tapi......... sepertinya itu adalah hal yeng berbeda dari orang lain...... Ngomong-ngomong –

“Berkata bahwa kamu terkutuk..... Apa maksudnya?”

Ketika aku mencoba bertanya kepada Sophia, seakan-akan untuk menghalangiku, Nicole berbicara dengan suara yang dingin.

“Itu hanyalah sebuah fitnah....... Itu hanyalah rumor kasar yang disebarkan oleh mereka yang iri pada prestasi ayah.”

Memang, keluarga Ascarot benar-benar bertalenta. Talenta seperti itu kemungkinan berujung pada banyak rasa iri hati, dan banyak hal buruk pasti dikatakan tentang mereka.

Untuk keluarga Claes kami, walaupun Keith sangat bertalenta, untuk anak yang sesungguhnya dari keluarga Claes entah mengapa aku dipanggil oleh beberapa orang sebagai “Perempuan aneh di sana” tanpa dasar ataupun semacamnya.

“....... Walaupun begitu, itu tidak merubah fakta bahwa bagaimana penampilanku sekarang terlihat menjijikan.”

Sophia mengatakannya tanpa ada sedikitpun kekuatan dalam perkataannya...... Itu mungkin karena dia telah diberitahukan tentang hal seberti itu berulang kali.

Ya, memang benar, aku belum pernah melihat orang sepertinya sebelumnya, tapi –

“Tapi, aku pikir kamu cantik kok.....”

Otome Flag Vol 1 b.jpg

“......Eh.”

Sophia membuka matanya dengan lebar pada apa yang aku katakan. Sophia terus menatapku ketika aku melanjutkannya.

“Aku pikir, menurut pendapatku, rambut sutra dan mata yang berkilauan seperti permata ruby milik Nona Sophia sangatlah cantik.”

Jika aku tidak berkata sejauh ini, aku mungkin tidak akan bisa menghilangkan kesan tentang aku adalah orang cabul. Aku harus menghindari pemikiran bahwa aku orang cabul! Aku tersenyum pada Sophia, mencoba untuk menunjukkan bahwa aku berterus-terang dan bahwa dia tidak memiliki apapun untuk dicemaskan.

“Karena itu, aku akan sangat senang apabila kamu bisa terus datang ke sini untuk bermain denganku. Dan kalau boleh, maukah kamu berteman denganku?”

Sambil berkata seperti itu, aku meregangkan tanganku dan menggenggam tangan Sophia dengan erat. Tangan yang indah itu juga menggenggam tanganku dengan erat juga. Dengan senang, kali ini dia tidak memiliki ekspressi meragukan lagi.

Dengan begitu, teman yang selalu aku inginkan untuk membahas tentang novel romantis bersama, telah didapatkan!

Setelah itu aku mengantar Sophia dan Nicole ke dalam kerta yang ditarik kuda milik mereka. Ketika aku kembali ke ruanganku, dan mengeluarkan catatan “ingatan game di kehidupan sebelumya” milikku –

Aku tidak memiliki apapun tertulis di sana kecuali yang aku ingat hari ini.

Ya, aku sedikit terkejut bahwa Sophia ternyata adalah adik dari seorang target tangkapan, seorang karakter saingan seperti Katarina, tapi –

Kali ini aku memiliki ketenangan karena aku mungkin tidak akan menghalangi hubungan mereka.

Dan, ini adalah berita bagus bahwa Sophia seumuran denganku, dan dia juga memiliki kekuatan sihir. Itu artinya dia akan menjadi teman kelasku di sekolah sihir.

Aku akan selalu bisa membahas tentang buku dengannya mulai saat ini! Aku melompat-lompat dengan bahagia di atas kasurku, dan akhirnya diperingati oleh Anne untuk berhati-hati.

Setelah itu, Sophia mulai langganan datang ke rumahku. Ngomong-ngomong, Nicole selalu mendampinginya.

Bagian terbaiknya yaitu Mary akhirnya terpengaruhi oleh pembahasan menyenangkan kita dan bertanya apakah dia bisa meminjam beberapa buku, jadi Mary mulai membaca bersama kita dan pembahasan tentang buku kita menjadi lebih ramai.

Juga, untuk Sophia yang hampir tidak pernah bermain di luar rumah sebelumnya, dia mulai membantu di ladangku.

Awalnya, Sophia dan Nicole lumayan shok, tapi sekarang sudah tidak apa-apa untuk muncul di depan mereka berdua dengan pakaian kerjaku.

Dengan ini, aku menambah jumlah pendatang langganan ke tempatku.
  1. ニコル dibaca Nikoru – TL JP-EN yang pertama, menggunakan nama “Nico”, tapi TL yang kedua menggunakan “Nikol” karena lebih mendekati. ニコル > Nicolle, Nicole, Nikol, Niko, Nico. Ahirnya, TLor memutuskan menggunakan “Nicole.”