Destruction Flag Otome Indo:Jilid 1 Bab 21.5

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Bab 21.5 – Light Novel Volume 1 Extra[edit]

Setelah pesta ulang tahunku selesai, akhirnya sekelilingku menjadi agak sunyi. Lagipula, sebelumnya ada keributan tentang membuatku memakai gaun mewah, dan aku sangat cemas karena kemungkinan aku akan mengacaukan dansaku walaupun aku telah berlatih, aku akhirnya bisa menghela nafas legaku sekarang. Karena aku memiliki waktu sekarang, aku berpikir untuk menghabiskannya di ladangku. Aku memakai baju kerjaku untuk pertama kalinya setelah sekian lama, dan memakai perlengkaan lainnya dan siap untuk pergi ke ladang.

Hari ini aku akan menggunakan pupuk yang aku dapatkan dari Jared sebagai hadiah ulang tahun untuk mempersiapkan panen musim panas. Ketika Jared datang, aku baru saja selesai mempersiapkan pupuknya untuk digunakan dengan bantuan Keith.

“Oh, Katarina, kamu kelihatannya sedang bekerja keras seperti biasanya, huh.”

“Ahh, Pangeran Jared. Terima kasih banyak telah datang kepesta ulang tahunku dan untuk hadiahmu. Aku baru saja mau langsung menggunakan hadiahmu tadi.”

“Begitu ya, aku senang karena kamu langsung menggunakannya. Karena kamu meminta hadiah ini dariku, aku tidak terkejut. ...... Yaa, tadinya aku berniat untuk memberikanmu aksessoris yang cocok dengan gaunmu, tapi.... Kamu tidak mau menerimanya.”

Jared mengatakannya sambil tersenyum masam. Yaa, itu benar. Tadinya dia ingin memberikanku aksessoris gan gaun untukku..... Sebenarnya, aku sedikit terganggu dengan seberapa banyaknya itu sekarang.

Untuk Katarina dalam game, sepertinya dia bisa mengganti gaun dan aksessorisnya setiap hari dalam setahun tanpa ada masalah, tapi.... Sayangnya, aku tidak seperti itu. Dari awal, aku tidak menyukai gaun yang mencolok. Itu karena aku susah bergerak kalau memakainya.

Aku tidak bisa berpikir bahwa gaun-gaun berkilauan itu yang tidak memiliki kegunaan sebagai hal yang akan aku pakai, kecuali aku kalah dalam permainan hukuman. Juga, karena aku selalu dalam posisi membungkuk ketika bekerja di ladang, aku tidak membutuhkan gaun sebanyak itu. Untuk alasan yang sama, aku juga tidak membutuhkan banyak aksessoris. Lagipula itu akan menjadi mubazir apabila aku kehilangannya di ladangku.

Aku telah memberitahu alasan-alsan ini kepada Jared dan temanku yang lain, melarang mereka untuk memberikanku hal-hal seperti gaun dan aksessoris sebagai hadiah ulang tahun, tapi...

“Tapi, karena Katarina telah berumur lima belas tahun, dan tidak lama lagi akan menjadi milikku, kamu benar-benar harus lebih memperhatikan penampilanmu di depan orang-orang, mungkin memang akan lebih baik memberikanmu gaun dan aksessoris,” kata Jared dengan ekspressi berpikir di wajahnya.

Menjadi milknya, dan lebih memperhatikan penampilanku? Ehh~ kalau itu masalahnya...

“Tapi aku pikir semua orang seharusnya sudah tahu bahwa aku adalah tunangannya Pangeran Jared....” Itu adalah topik yang sangat terkenal sampai seharusnya tidak ada orang yang tidak mengetahuinya. Yaa, kalau tidak begitu, itu tidak akan memenuhi tujuannya sebagai benteng pertahanan yang mencegah perempuan lain mengganggunya.

“Yaa, memang benar, tapi..... Walaupun mereka mengetahuinya, masih ada banyak orang yang tidak menyetujuinya.”

Memang, aku bukanlah orang yang cantik seperti Mary, malahan memiliki wajah jahat, karena penilaian tentangku tidak tinggi, dikatakan bahwa “dia tidak cocok dengan Pangeran Jared dalam segala hal selain statusnya” dan itu adalah sebuah fakta bahwa ada banyak perempuan yang tidak menyetujui kita untuk bersama.....

Aku juga tidak memiliki satupun niat untuk menyetujui perjodohan kita...... Malahan, apabila aku bisa menyingkirkan pertunangan ini yang hanya digunakan untuk kemudahan Jared untuk digunakan sebagai pelindung melawan perempuan lainnya, aku sangat menginginkannya, tapi....

Akan tetapi, Jared pernah menyinggung ini sebelumnya “perjodohan ini, sangat merepotkan. Jadi ayo kita ganti status kita,” sambil memasang senyuman ambigu.

Lalu Jared langsung menghampirik dengan senyuman ambigunya itu.

“Apa yang kau pikir kau lakukan?”

Keith tiba-tiba menyela, menaruh dirinya diantara Jared dan aku dengan ekspressi yang agak gelap di wajahnya. Hm? Aku akan kesepian apabila aku merasa terlalu diabaikan, kau tahu?

“Ahh, Keith Claes. Tidakkah kamu tahu bahwa betapa tidak sopannya mengganggu kencan antara dua orang yang sudah bertunangan? Dan ada apa dengan ekspressi suram di wajahmu, itu hanya buang-buang paras baikmu saja.”

“Sayangnya, satu-satunya yang merasa bahwa ini adalah sebuah kencan, adalah kamu, Pangeran Jared. Dan untuk alasan mengapa aku memiliki ekspresi suram, itu karena tidak peduli sebanyak apa aku memperingati kakakku, aku selalu masih harus waspada terhadap serangga jahat yang berkeliaran disekitarnya.”

“Serangga jahat, aku penasaran siapakah yang kamu maksudkan?”

“......Mereka yang berpikir untuk melakukan hal yang tidak layak pada saat di pesta dansa waktu itu, Pangeran Jared.”

“Mmm~. Aku pikir kamu tidak perlu khawatir tentang orang seperti itu.”

“Apa, bagaimana bisa kamu mengatakan hal seperti itu!”

“Maksudku, karena dia adalah tunanganku sendiri, membuatnya jadi milikku dan menyatakan bahwa dia miliku sendiri pastinya bukanlah hal yang tidak layak.”

“Siapa yang milikmu! Saat ini, dia masih hanya tunanganmu saja!”

Entah mengapa, Keith dan Jared menjadi bersemangat tentang suatu subjek yang sama sekali tidak aku mengerti...... Aku sangat diabaikan dari percakapan ini.... Aku merasa agak kesepian. Mungkin aku sebaiknya mulai bekerja di ladang saja. Kalau untuk alasan mengapa aku benar-benar diabaikan, bisa aku pikirkan sendiri nanti.

“Nona Katarina~”

Ketika mendengar suara yang jelas di belakangku, aku berbalik dan melihat Mary berjalan ke arah sini dengan senyuman yang lebar di wajahnya. Dibelakangnya ada Sophia dan Alan juga.

“Eh? Semuanya, kalian datang ke sini bersama?”

Walaupun mereka semua adalah temanku yang yang sering berkunjung untuk bermain denganku, ini langka untuk mereka semua datang bersamaan.

“Yep. Aku mengundang mereka untuk datang bersamaku.”

“Mary melakukannya?”

“Yep. Karena aku mendengar dari Tuan Keith bahwa ada orang yang merencanakan hal yang tidak baik di pesta dansa kemarin, aku berpikir bahwa aku harus meningkatkan pertahananku, aku merasa akan lebih baik apabila bersama dengan lebih banyak orang jadi aku mengundang Sophia untuk datang juga. Oh, dan Alan juga!”

Apakah sebuah kejadian atau semacamnya terjadi saat pestanya? Aku bahkan tidak mengetahuinya. Dan ditambah lagi, Keith bahkan tidak memberitahu kakakknya ini, dan Mary tidak memberitahuku...... Aku benar-benar diabaikan dari segalanya..... Aku sangat kesepian.

Jadi, Mary dan tunangannya telah datang.... Sepertinya sesuatu yang rumit sedang terjadi.... Yaa, ada bagusnya Alan tidak tampak seperti dia sangat khawatir tentang apa yang sedang terjadi, tapi.... Beberapa hal sepertinya sangat berbeda dari gamenya.

“Ngomong-ngomong, Nona Katarina. Apakah buku yang aku berikan kepadamu sebagai hadiah ulang tahun cocok dengan seleramu?”

“Ahh, iya itu cocok. Mary, Sophia, Alan, terimakasih banyak untuk hadiah yang indah ini. Ya ampun, bukunya sangat menarik sampai-sampai aku sudah menyelesaikan semua bukunya.”

Untuk ulang tahunku tahun ini, Mary, Sophia, dan Alan telah memilih buku-buku yang indah untukku. Yaa, kemungkinan besar Mary dan Sophialah yang memilihnya. Lagipula, karena Alan tidak pernah tahu apa yang harus diberikan padaku sebagai hadiah setiap tahun, Mary akan selalu membantunya memilih sesuatu.

Tahun ini, Mary memutuskan untuk memberikanku buku juga, jadi dia mendiskusikannya bersama Sophia yang memberikanku buku setiap tahun dan mereka bertiga bersama-sama memilih beberapa buku untukku.

Karena aku menerima buku yang direkomendasikan sebanyak ini, aku benar-benar senang.

“Aku senang mendengar bahwa kamu sangat menikmatinya. Seperti yang sudah diduga, lebih baik memberikan hadiah yang seperti ini daripada melihatmu menggali tanah dan bahkan mungkin melukai dirimu sendiri.”

“Apakah itu ditujukan padaku? Nona Mary Hunt.”

Jared yang tadinya sangat bersemangat dengan Keith barusan, telah menyadari kedatangan Mary dan menyapanya.

“Oh ya ampun, ternyata Pangeran Jared. Jadi kamu disini. Bagaimana kabarmu?”

Mary melakukan hormat yang indah seperti seorang wanita yang benar. Seperti yang sudah diduga dari seorang wanita diantara para wanita. Aku harus membuat catatan dari dirinya.

Ketika menerima sapaan yang indah seperti itu, Jared memberikan senyuman yang indah kepadanya.

“Heh heh heh. Aku penasaran apakah yang mau maksudkan, Nona Mary. Aku telah mendengar tentang itu, kau tahu. Bahwa seseorang sepertinya mencoba untuk mengganggu hubunganku.”

“Yaa, tidak sopan mengatakan bahwa itu mengganggu hubunganmu. Aku hanya sekedar mencoba untuk lebih akrab dengan Nona Katarina.”

“Nona Mary. Karena kamu adalah tunangan Alan, bukankan menjadi lebih akrab dengan Alan adalah hal yang lebih baik untuk dilakukan?”

“Memang, itulah sebabnya aku telah mempertimbangkan segalanya dengan benar dan mengundang Pangeran Alan untuk datang bersamaku juga.”

“Nona Mary. Walaupun kamu dulunya sangat indah.... Tahun demi tahun, sikapmu bahkan menjadi lebih indah lagi.”

“Oh? Ini adalah sebuah kehormatan untuk dipuji olehmu. Tapi walaupun begitu, aku bahkan mendekati level Pangeran Jared.”

“Tidak, tidak. Tidak perlu merendahkan diri seperti itu.”

Sekarang giliran Jared dan Mary yang bersemangat tentang sesuatu..... Dan ditambah lagi, mengapa Keith mendukung Mary dengan mengatakan “Nona Mary, tolong pertahankan kerja bagusmu”? Dan ketika nama Alan disebut, dia berkata “eh,huh?” seakan-akan ada tanda tanya mengambang di atas kepalanya.

Lagi-lagi, aku diabaikan..... Huh? Bukankah semuanya disini? Ditambah lagi, mereka berbicara tentang sesuatu yang tidak aku mengerti lagi.... Entah mengapa aku menjadi sangat kesepian.... Aku merasa aku sedang sedikit dijahili.

“Ngomong-ngomong, Nona Katarina. Apa hadiahmu dari onii-sama?”

Sophia bertanya padaku dengan sebuah senyuman di wajahnya. Senyumannya yang lucu meniup semua kekhawatiranku.

“Ahh. Aku sangat menyukainya. Aku sangat bersyukur untuk kalung yang Nicole buat untukku.”

Itu adalah jawabanku untuk Sophia.

“KALUNG!!!!!!?????”

Otome Flag Vol 1 f.jpg

Entah mengapa, semua orang yang tadinya mengabaikanku, meninggikan suara mereka secara bersamaan. Lalu –

“Katarina, apa ini tentang sebuah kalung?”

“Kakak, bukannya kamu berkata bahwa kamu tidak memerlukan aksessoris apapun dan bahwa kamu pasti tidak akan menerimanya?”

“Itu benar. Karena kamu berkata barang untuk digunakan itu tidak berguna karena barangnya akan hilang dan kotor, kamu benar-benar tidak mengingininya?”

“Aku juga mendengar hal yang sama dari Mary.....”

Semuanya terlihat kaget sambil meninggikan suara mereka. Mmm. Memang, seperti itu. Aku tidak tertarik dengan gaun ataupun aksesoris jadi aku menolak semuanya. Akan tetapi....

“......Aku sebenarnya sangat senang tentang kalungnya, karena itu adalah sebuah kalung yang muncul di cerita yang aku sangat cintai. Kalungnya tidak memiliki satupun berlian di dalamnya, dan itu bukanlah barang yang mahal, jadi itulah sebabnya aku menerimanya.”

Itulah keadaannya. Apa yang Nicole telah berikan padaku adalah kalung yang sama seperti yang dimiliki pemeran utama novel romantis yang aku sukai.

Walau aku sama sekali tidak memiliki ketertarikan pada aksesoris, sebagai seorang otaku aku masih lemah terhadap mengumpulkan barang-barang yang dimiliki karakter dalam cerita. Aku sangat bersemangat karena bisa mendapatkan “barang yang sama dengan yang dimiliki karakter utama.”

“Kalau kalian semua tertarik padanya, aku sebenarnya diam-diam telah memakainya dibawah bajuku hari ini.”

Ketika aku mengeluarkannya dari bawah baju kerjaku untuk menunjukannya pada semuanya, entah mengapa wajah mereka menjadi gelap. Seperti yang kuduga, tidak baik menggunakan aksesoris di bawah baju kerjaku, huh......

“Hehe. Aku memberikan saran untuk onii-sama tentang ini. Lagipula, dia satu-satunya yang lebih tua dari kita semua, dan dia memiliki waktu yang jauh lebih sedikit untuk dihabiskan bersama kita, jadi itu tidak adil.”

Sophia mengatakannya dengan senyuman yang indah di wajahnya. Ketika melihat senyumanya, entah mengapa semua orang membeku dalam kesunyian.