Destruction Flag Otome Indo:Jilid 1 Bab 7

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Bab 7 – Sihir adik tiriku cukup kuat[edit]

Beberapa minggu telah berlalu setelah kejadian aku jatuh menimpa Keith dan masa gawat perceraian.


Setelah kejadian-kejadian itu, kehidupan sehari-hari menjadi tenang. Pengajar sihir telah didapatkan, dan setelah latihan sihir dimulai dalam beberapa hari. Adik tiriku Keith mulai dekat dengan keluargaku, dia terlihat menjadi terbuka.


Jika ada masalah, itu pangeran jahat Jared yang kerap berkunjung, mengunakan alasan pertunangan, dia mulai datang dari waktu kewaktu. Entah kenapa dia mendengar kejadian jatuh dari pohon, dan datang untuk menjengukku.


Tetapi, aku bilang padanya aku tidak terluka sampai dia perlu menjenguk. Karena adikku dibawahku, Aku sebenarnya tidak kenapa-napa. Dan tetap saja ini memalukan karena aku tidak bisa memanjat pohon padahal darah monyet mengalir ditubuhku …… Aku hanya jatuh karena aku ceroboh dan terbawa suasana, tapi sebenarnya aku pandai memanjat pohon!!! Tetapi saat aku sedang berbicara mengebu-gebu karena Pangeran Jared terus menundukan kepalanya dan pundaknya gemetar, Aku tidak yakin kalau dia mendengarkan aku.


Omong-omong, setelah masalah perceraian teratasi, Sekarang aku malu sebagai putri mereka karena mereka jadi selalu mesra. Bener deh, serasa dunia ini dibuat untuk mereka. Kalau seperti ini terus aku rasa aku mungkin sebentar lagi dapat adik. Maaf saja sejujurnya, aku berharap mereka segera normal kembali.


Setelah itu, walau ibu dingin pada Keith didalam game…… Sekarang dia sudah yakin dengan cinta suaminya dan menjadi mesra, melihat Keith yang terlihat seperti suaminya, dia bilang “Keith pasti akan tumbuh besar luar biasa seperti suamiku” dan mulai memanjakan dia. Tapi, putri kandungnya merasa dikucilkan…… Sekarang, bagi ayahku yang biasanya memanjakanku, setelah menemukan cinta barunya, sekarang malah bilang “Katarina mirip Miri Diana, termanis didunia” ……


Sekarang ini, Keluarga Claes yang seharusnya canggung di game, entah kenapa menjadi keluarga penuh cinta.


Setelah aku selesai berlatih pedang dengan Keith, kami pergi keladang bersama. Adik manisku sepertinya tidak hanya manis dan baik, tapi dia juga berbakat dalam berpedang, dan dia dipuji oleh guru hari ini. Sebagai kakak perempuannya, Aku sangat bangga padanya. Sedangkan aku, seperti biasa aku dipuji karena ayunan pedangku. Setelah itu hanya berolahraga.


Ladang semakin lama makin besar.


“Kalau dipikir-pikir, kenapa kakak bikin ladang awalnya?”


Keith bertanya padaku sambil melihat tunas timun yang mulai besar.


“Benar juga, Aku belum pernah kasih tahu Keith alasannya yah.”


Aku menjelaskan pada Keith bagaimana meningkatkan kekuatan sihirku, berinteraksi dengan sumber kekuatan sihir adalah penting, dan aku membuat ladang sebagai caraku berinteraksi dengan bumi. Tapi sekarang ini, Aku mulai melupakan tentang menguatkan sihirku, dan malah berubah jadi hobi.


“Membuat ladang bisa menguatkan sihir…… Aku merasa mungkin ada yang salah ……”


Keith membuka mulutnya lebar-lebar saat mendengar ceritanya, dan mengerutu sesuatu sendirian. Hmm, sepertinya aku pernah merasa seperti ini sebelumnya.


“Kalau tidak salah, Keith memiliki sihir yang kuat bukan? Apa yang bisa kau lakukan?”


Sejak awal, karena Keith diakui memiliki sihir yang kuat, dia diadopsi oleh keluarga Claes. Tentu saja kekuatannya tidak terbanding daripada “Onggokan tanah”ku. Ketika aku melihat Keith karena penasaran, entah kenapa muka dia terlihat kaku.


“Keith, ada apa?”


“Tidak kenapa-napa.”


Melihat Keith, sepertinya lehernya kecil gemetar.


“Oh yah, kalau aku, Cuma ini yang bisa kulakukan.”


Dan aku menunjukan jurus mematikanku, Onggokan tanah. Keith tersenyum.


“Kecil juga yah.”


“benar juga, sedikit kecil memang. Walaupun aku ingin membuat tembok tanah dengan sekejap, atau menggerakan golem tanah atau yang lain ……”


Saat aku bilang seperti itu, Aku jadi murung.


“Golem tanah?” Keith mengulangnya.


“Iyah, benar! Aku ingin mengendalikan golem tanah!”


Aku meningat adegan di game dimana Keith, dengan sihir tanahnya, dapat mengendalikan golem tanah dan datang menyelamatkan peran utama. Jika aku dapat mengendalikan golem tanah, itu berarti aku bisa mendapat tenaga kerja gratis. Itu pasti sangat menguntungkan. Jika aku diasingkan, Aku akan membuat golem tanahku berkerja untukku.


“Walau aku benar-benar mau itu, Aku tidak tahu caranya. Benar juga! Kalau Keith pastinya kamu bisa!”


Karena, Keith mengunakan sihir ini di game.


“……Uh… Tapi……”


“Kumohon! Keith. Kecilpun tak apa! Aku mau lihat!”


Walaupun Keith terlihat sangat ragu entah kenapa, Aku benar-benar ingin walaupun kecil, memaksa dia untuk menunjukannya padaku.


“……Baiklah, tapi hanya yang kecil……”


Dia menyutujuinya dengan ragu-ragu.


“Hore~~ Terimakasih, Keith!”


Hore~~! Sekarang, Aku bisa bekerja dengan sihir!! Aku bisa menghindari kehancuran ~~! Atau, bahkan aku mungkin bisa membuat perusahaan Katarina! Aku sangat senang sampai-sampai aku mulai menari.


Keith sepertinya pernah bermain dengan boneka tanah liat dirumah sebelumnya. Dan karena sihirnya aktif, sepertinya sihirnya masuk keboneka tanah liat dan memberikannya kemampuan bergerak.


Keith membuat golem tanah sekitar sepuluh sentimeter dengan tanah kebun. Adik tiriku sepertinya memiliki tangan yang terampil. Dan kemudia dia menaruh kedua tangannya pada boneka tanah lalu perlahan menutup matanya. Setelah beberapa saat, Keith membuka matanya dan golem tanah mulai bergerak dengan patah-patah.


“W-, Wow!! Keith. Begerak! Golem tanahnya bergerak!!”


“Jika aku memberi kekuatan sihir pada golem tanah seperti ini aku bisa mengerakkannya kemana aku mau.”


Keith menjelaskan padaku saat aku heboh sendiri.


“Apa semuanya berukuran seperti ini?”


Di game, seharusnya itu cukup besar untuk memeluk peran utama.


“Jika aku memberi kekuatan sihir lagi, seharusnya bisa jadi lebih besar lagi … mau lihat?”


Saat mataku penuh harapan, Keith memiliki wajah kesusahannya. Aku mengangguk dengan cepat. Soalnya, seharusnya tidak hanya berukuran sepuluh sentimeter. Untuk meningkatkan. Untuk meningkatkan skala pekerjaanku, tentu saja aku butuh golem yang besar penuh kekuatan. Keith melihatku lagi dengan wajah kesusahannya. Tetapi saat dia melihat betapa aku sangat menantikannya, sekali lagi dia meletakan kedua tangannya di golem.


Lalu, golem berukuran sepuluh sentimeter mendadak tumbuh besar sekitar tiga meter. Aku teriak bahagia tanpa sadar.


“Benar-benar hebat! Keith. Kamu itu jenius! ehh, bisa tidak digerakin kayak yang kecil tadi?”


Aku bertanya sambil sangat gembira.


“Yap, begerak sama aja,” dia bilang.


“Tolonglah, perlihatkan gerakkannya!”


“….Kalau gitu, Cuma bentar yah.”


Golem berukuran tiga meter bergerak dengan gedebuk gedebuk. Aku sekali lagi, sangat sangat takjub karena negri yang aku tinggali ini dengan sihir. Sebenarnya, Aku tidak pernah melihat sihir selain onggokan tanah. Tapi onggokan tanah sebenarnya terlalu menyedihkan dan tidak pantas disebut sihir.


Jadi inikah sihir …… Sihir tidak ada didunia sebelumnya. Tapi aku selalu menginginkannya. Aku selalu memikirkannya selalu, Jika saja aku bisa sihir. Dan sekarang sihir tepat didepan mataku.


Aku ingin menyentuhnya …… Aku benar-benar ingin menyentuh golem tanah yang bergerak dengan sihir. Berpikir seperti itu, Aku tanpa sadar berlari kearah golem. Dibelakangku, Keith sepertinya bilang sesuatu saat dia mengendalikan golemnya, tapi aku terlalu bahagia untuk mendengar apa yang dia katakan.


Aku mendekati golem, lalu mengulurkan tangganku ……


Tiba-tiba, tangan golem tiga meter itu bergerak dengan cepat.


Kayaknya, tangan golem memukulku disekitar dada, dan dorongannya lebih kuat dari yang kuduga ……


Tubuhku terbang tinggi diudara, dan aku jatuh dengan kepala terlebih dahulu …… Ahh, akhir-akhir ini terlalu banyak kejadian …… Aku sangat tidak beruntung …… Sambil kesadaranku memudar, Aku mendengar Keith memanggilku lagi dan lagi…… Ahh, Aku membuat adikku yang baik hati ini mengkhawatirkan aku lagi …… Maaf, Keith……


Lalu kesadaranku hilang sepenuhnya.


★★★★★★★


Saat aku terbangun, Aku diatas kasur dikamarku. Didepanku ada pria paruh baya dengan penuh air mata dan ingus yang basah bukannya wajah yang mengagumkan – ayahku.


“Katarina~~!! Akhirnya kamu bangun juga!!”


Ayah bilang seperti itu sambil memelukku. Sambil menahan pelukannya yang kuat, entah kenapa kepala dan badanku sepertinya kesakitan. Dan juga air mata ayah dan ingusnya …… sangat dekat denganku. Tolong, jangan sampai kena wajahku … Ayah mencoba menyembunyikan air matanya dengan menutup wajahnya dan menghilangkan ingusnya.


“Katarina, Aku tahu kamu baru bangun, tapi gimana keadaanmu?” Sekarang ini ibulah yang berbicara.


“……Keadaan?”


“Apa kamu lupa? Kamu diterbangkan oleh golem tanah Keith, terbentur dikepala, kemudian pingsan!”


“……Oh, itu benar!!!”


Karena aku terbangun melihat ayahku ingusan itu pemandangan sangat buruk, Aku jadi lupa kenapa dia ada disini. Walaupun ibu selalu memanjakan Keith daripada aku akhir-akhir ini, tentu saja dia juga khawatir padaku.


“Jadi, gimana keadaanmu? Dokter bilang tidak ada masalah selain benjol dikepala, dan bengkak dipunggung.”


“Kalau dipikir-pikir, kepalaku sedikit sakit …… Oh wow, beneran, ada benjolnya!”


Saat aku memegang kepalaku tiba-tiba aku kesakitan memberitahuku kalau memang ada benjol dikepalaku. Punggungku juga sedikit sakit.


“Jadi, dokter bilang kamu akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu. Sampai kamu istirahat dengan tenang. Kamu dilarang untuk masuk kebun sampai kamu sembuh.”


“Ehh, jangan, aku harus mengurus ladang ~~!”


Karena refleks, Aku teriak protes sambil melotot ke ibu.


“Kalau kamu egois, nantinya kamu bakal dilarang masuk kebun selamanya.”


“……Jangan…”


“Sampai kamu sembuh, kamu tidak boleh masuk kebun. Patuhi, ngerti!?”


“……Iya.”


Aku mengecil seperti kodok yang dilihat oleh ular.


“Oh ya, Anne.” Aku bicara pelan pada pelayanku Anne yang duduk disebelahku.


“Iya, Nona muda?”


“Kalau aku ingat-ingat ibu seharusnya seseorang yang lemah lembut kan……”


“Memang benar, siapapun kamu bertanya, Nyonya adalah orang yang lemah lembut.”


“Benarkan, Tapi kenapa sekarang dia tiba-tiba bertindak keras seperti ini …… Aku bingung apa dia mendapat kepercayaan diri karena selalu mesra dengan ayah?”


“Nona muda, jika anaknya bermasalah, ibu yang lemah lembut pastinya akan menghilang. Nyonya tentu saja harus berubah demi anaknya.”


“Kalau anaknya bermasalah kamu bilang, kamu ini ngomong apa. Keith itu anak yang sangat baik.”


“…………Aku benar-benar kasihan dengan Nyonya.”


Lalu sambil berbisik-bisik dengan Anne, Aku teringat.


“Benar juga! Gimana Keith?”


Tiba-tiba aku menaikan suaraku. Ayaku orang yang dari tadi bilang “Aku bahagia Katarina tidak apa-apa” sambil mengelap hidungnya dia menjawabku.


“Keith kembali kekamarnya setelah dokter bilang kalau Katarina akan baik-baik saja.”


“Oh gitu. Soalnya dia terus memanggilku saat aku terluka, dia pasti sangat khawatir.”


“Katarina, tentang Keith……”


Ayah tidak memasang wajah yang biasanya, tapi wajah yang serius.


“Kenapa?”


“Jadi, tentang Keith. Walaupun dia memiliki sihir yang kuat, dia tidak bisa mengendalikannya dengan baik. Karena itu mulai dari sekarang dia akan belajar cara mengunakan dari guru sihir, dan dia berjanji tidak akan mengunakannya asal-asalan sebelum dia menguasainya. Aku juga sudah menjelaskan itu saat kalian berdua pertama bertemukan bukan?”


“……Tapi, sebenarnya……”


Aku tidak mengingat cerita seperti itu …… Benar juga? Ketika ayah memperkenalkan Keith padaku, Pikiranku sedang kemana-mana sehingga aku tidak mendengarkannya.


“Ayah, Maafkan aku. Aku tidak dengar apapun ayah katakan saat itu.”


“Hmm, Sebenarnya aku sudah tahu itu.”


Ayah tersenyum kecut, sedangkan ibu yang mendengar dibelakangnya terkejut.


“Aku belum pernah kasih tahu kamu ini …… sebelumnya, tempat dimana Keith tinggi sebelumnya, sihirnya kehilangan kendali dan mencederai saudara tirinya. Keith sudah tahu mengerikannya kekuatan sihir. Jadi aku juga terkejut mendengar Keith memakai sihir.”


Aku ingat sekarang saat Keith memakai sihir. Walaupun aku terlalu gembira tidak melihatnya dengan jelas, tapi setelah dipikir-pikir dia berwajah kaku. Dia sangat ragu-ragu saat memakai sihir.


“Jadi, Keith bilang, ‘Aku telah melanggar janji untuk tidak memakai sihir, dan bahkan melukai kakak. Semua ini salahku. Kumohon hukumlah aku.’”


“Apa-apaan!? Keith tidak melakukan kesalahan! Itu aku yang keterlaluan menyuruhnya memakai seihir! ……Ditambah lagi……”


Apa yang Keith ucapkan padaaku saat aku sedang berlari menuju golem tiga meter …… Aku tidak memerhatikannya karena aku terlalu bahagia ……


Memang, sepertinya aku mendengar dia bilang “Bahaya! Kakak jangan dekat-dekat!”


“Ditambah lagi, walaupun Keith memperingatkanku untuk menjauh dari golem karena bahaya…… Aku terlalu bahagia tentang sihir dan tidak mendengar dia dengan baik. Keith sama sekali tidak salah. Ini semua salahku yang terbawa suasana. Aku minta maaf.”


Sambil berkata seperti itu, Aku menundukan kepalaku pada Ibu, Ayah, dan Anne yang khawatir padaku.


“Karena itu, Jika ada hukuman, biarkan aku yang mendapatkannya.”


Aku bilang sambil melihat ayahku.


“Terimakasih sudah memberitahu kejadian sebenarnya. Katarinaku yang manis.Pada kalian berdua, tentu saja aku tidak punya niat untuk menghukum kalian. Tetapi kamu harus istirahat dengan baik karena kau sedikit tomboy akhir-akhir ini. Mengerti?”


Ayahku mengusap kepalaku dengan lembut sambil berkata seperti itu. Aku pikir aku mendengar ibu menggerutu dibelakangnya “apakah sedikit tomboy itu manis?”


“Aku harus minta maaf pada Keith.”


“Benar, Katarina. Tapi karena sekarang terlalu larut, jadi besok saja.”


Kalau aku lihat keluar jendela disebelah ayah, memang sudah sangat gelap dan matahari telah terbenam, sepertinya aku tertidur hampir setengah hari.


“Kalau gitu, besok aku akan minta maaf.”


“Iya besok saja. Kalau gitu, sekarang istirahat saja.”


Sambil mengusap kepalaku lagi, ayah ditarik ibu keluar dari kamarku.


Aku meminta Anne menolongku untuk beristirahat lagi, dan kembali tidur.


Saat aku menutup mataku, Aku melihat wajah kakunya muncul dibenakku.


Walaupun tanpa mendengar cerita ayah, Aku tahu dari game kalau Keith tidak sengaja mencederai saudara tirinya sebelum datang kekediaman ini. Sebelum aku kehilangan kesadaranku, Suara sedih Keith memanggilku lagi dan lagi seperti teriakan kesakitan ……


Keimutannya berubah menjadi sesuatu yang sangat sedih. Besok, mari minta maaf dia pagi-pagi sekali. Aku berjanji pada diri sendiri sambil kembali tidur.


Tapi aku tidak bisa menetapi janji itu. Karena Keith sudah tidak mau keluar dari kamarnya.