Destruction Flag Otome Indo:Jilid 2

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Bab 1 – Bersama Lagi[edit]

Namaku adalah Sasaki Atsuko. Aku berumur tiga belas tahun. Aku baru saja menghadiri SMP lokal kemarin.

Dengan begitu, aku menghabiskan hari-hariku dengan membaca buku di bangku paling belakang dalam suasana kelas yang ramai. Para perempuan disekelilingku yang berasal dari berbagai macam SD terlihat sedang membentuk grup baru dengan sangat cepat.

Mungkin, seharusnya aku juga bergabung dengan sebuah grup, dan sedang berbincang-bincang saat ini, tapi...... Aku tidak terlalu pandai dalam hal seperti ini..... Apa yang baik untuk dikatakan, apakah tidak apa-apa aku bergabung dengan mereka, aku sama sekali tidak mengetahui hal seperti itu.

Saat SD, ketika aku menghabiskan hari-hariku kebingungan seperti ini, tanpa kusadari aku menjadi selalu sendirian.

Jadi, ketika semuanya sedang bersama aku selalu terabaikan, atau benar-benar diabaikan karena aku tidak cocok dengan mereka, atau diejek, atau kadang-kadang mereka bahkan menyembunyikan barang-barangku.

Aku menghabiskan hari-hariku seperti ini, tanpa kusadari aku menjadi takut terhadap orang lain, dan aku tidak banyak bicara pada siapapun.

Karena itu, walaupun sekarang aku telah datang ke SMP dan ini adalah lingkungan yang sangat baru.... Aku masih tidak bisa menghampiri orang dan mengobrol degan siapapun.

Itulah sebabnya, aku hanya bisa menonton orang-orang disekelilingku yang terlihat sangat senang, dan membaca buku yang aku bawa sendiri dari rumah.

Dari manga sampai novel, aku menyukai semua jenis buku.

Ketika membaca sebuah buku, seketika aku memasuki ceritanya, aku bisa melupakan perasaan kesepian karena sendirian.

Sambil membaca, aku akan membayangkan bahwa aku adalah pemera utama dari ceritanya. Bahkan aku yang selalu sendirian dengan kepalaku terkubur oleh buku, bisa menjadi perempuan yang terkenal dan hebat dalam sebuah cerita.

Jadi, aku membuka sebuah buku seperti biasanya hari ini. Untuk melarikan diri dari kenyataan yang sepi.....

Dan semetara hari-hari berlalu seperti ini, beberapa minggu telah terlewati semejak aku menghadiri SMP.

Setelah pelajaran wali kelas berakhir, aku akan selalu pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku. Akhir-akhir ini, itu sudah menjadi rutinitas harianku. Setelah mengganti sepatuku di loker sepatu, aku akan menyebrangi lapangan sekolah dimana semua eskul olahraga berkumpul dan langsung pergi menuju gerbang sekolah. Aku tidak mengikuti eskul manapun. Aku agak ingin masuk salah satunya dan bahkan mungkin bisa membuat beberapa teman, tapi.... Aku tidak memiliki keberanian untuk pergi kemanapun sendirian.

Betapa enaknya, itu terlihat sangat menyenangkan. Aku berpikir seperti itu ketika aku melihat para perempuan lainnya sedang mengobrol di lapangan sekolah. Pada saat itulah –

“AhhhC.I.U (talk) 16:13, 13 July 2017 (CEST)”

Aku mendengar tangisan aneh dari atasku, dan sebelum aku bisa memastikan siapa itu, sesuatu membenturku dengan suara keras dan benturan yang sangat keras. Itu adalah benturan yang sangat hebat sampai-sampai aku langsung pingsan.


“Ohh, aku benar-benar minta maaf.”

Aku terbangun karena tangisan seseorang, dan ketika aku perlahan-lahan membuka mataku, di depanku ada seorang perempuan yang wajahnya terbanjiri air mata dan hidung yang ingusan. Sepertinya perempuan inilah yang terus menangis.

“Ahh, dia bangun! Dia membuka matanya, ibu guru!”

Ketika perempuan itu menyadari bahwa aku membuka mataku, dia pergi kearah sisi lain tirai putih didekatku.

Aku sama sekali tidak mengerti keadaannya. Aku penasaran apakah aku masih tertidur saat ini. Perlahan aku melihat sekelilingku. Disana ada langit-langit berwarna putih, dengan tirai putih yang terhembus angin disampingku, dan aku berada di kasur berwarna putih.

Aku tidak tahu dimana ini, tapi sepertinya ini berada di suatu tempat di dalam sekolah, karena langit-langitnya sama.

Huh, aku yakin bahwa aku seharusnya sedang menyebrangi lapangan sekolah.....

Kali ini, seorang wanita yang memakai pakaian putih muncul di di depanku yang sedang kebingungan.

“Bagaimana perasaanmu? Apa kepalamu pusing? Apakah ada bagian badanmu yang sakit?”

Wanita yang memakai jaket putih menanyakan beberapa pertanyaan, dan aku memeriksa tubuhku. Tidak ada yang sakit, dan sepertinya kepalaku baik-baik saja.

“.....Aku, aku tidak apa-apa.”

Wanita yang memakai jaket utih itu tersenyum dengan lembut ketika aku menjawabnya.

“Begitu ya, aku benar-benar senang. Tapi untuk berjaga-jaga, untuk memastikan apakah benar-benar tidak ada yang terjadi padamu, kamu sebaiknya pergi ke rumah sakit untuk diperiksa. Orangtuamu juga sudah dihubungi barusan.”

“......Eh? rumah sakit? Diperiksa?”

Aku benar-benar tidak tahu apa yang sedang terjadi dan aku hanya melihat wanita yang memakai jaket putih itu dengan wajah kebingungan.

“Benar. Itu pasti terjadi sangat tiba-tiba hingga kamu bahkan tidak tahu apa yang terjadi. Ini adalah ruang UKS sekolah, dan kamu dibawa ke sini karena kamu pingsan.”

“...........Pingsan.....”

Oh, jadi ini adalah UKS, ini pertama kalinya aku ke sini, jadi aku tidak tahu dimana aku sedang berada..... Itu artinya wanita yang menggunakan jaket putih ini kemungkinan adalah suster UKS. Tapi ngomong-ngomong, aku tidak memiliki penyakit apapun, dan aku tidak merasa tidak enak badan atau semacamnya hari ini. Tapi, mengapa aku bisa pingsan....... Kebingunganku bertambah, dan itu cukup terlihat di wajahku. Jadi, suster itu memberikan senyuman masam ketika melihat kebingunganku.

“Yaa, kamu bisa pingsan itu kemungkinan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kondisimu. Tidak salah lagi, itu disebabkan oleh anak ini.”

Sambil mengatakannya, suster itu mengarahkan pandangannya kearah perempuan yang berdiri di sampingnya. Itu adalah perempuan yang barusan, dan wajahnya masih berantakan oleh air mata dan hidungnya masih ingusan.

“Aku minta maaf!”

Sambil mengatakannya, dia menundukkan kepalanya ke arahku.

“Aku akhirnya tidak bisa menolak pesona pohonnya seakan-akan memberi suatu isyarat padaku..... Awalnya baik-baik saja, tapi aku jadi sedikit kelewatan.... Jadi kakiku terpeleset dan aku terjatuh.... Dan aku mendarat di atasmu..... Aku benar-benar minta maaf!”

Pada saat itu, kalau dipikir-pikir, sepertinya aku mendengar tangisan aneh dari atasku tepat sebelum sesuatu membenturku dengan sangat keras. Jadi itu karena perempuan ini terjatuh di atasku.

Tapi dia kan bukan anak SD lagi, dia sudah berada di SMP, ditambah lagi, untuk seorang perempuan memanjat pohon itu...... Dan apa maksudnya “Aku akhirnya tidak bisa menolak pesona pohonnya seakan-akan memberi suatu isyarat padaku”......

Aku melihat lagi perempuan dengan wajah penuh air mata yang bersungguh-sungguh itu.

Lalu, aku menyadarinya. Rok seragam perempuan ini.... Roknya agak kotor oleh tanah, dan roknya lumayan kusut. Itu mungkin jadi kotor ketika dia jatuh dari pohon ke atasku.... Tapi masalahnya..... Itu artinya, perempuan ini memanjat sebuah pohon tanpa peduli dengan kenyataan bahwa dia memakai rok. Sepertinya dia adalah anak yang begitu aneh....

“Um, aku tidak apa-apa sekarang.”

Aku tidak bisa membiarkannya terus membungkukkan kepalanya kearahku seperti ini, jadi aku memberitahu perempuan itu bahwa aku baik-baik saja.

“........Tapi....”

Perempuan itu masih memiliki wajah cemas dan terus membungkuk.

“Aku benar-benar tidak apa-apa sekarang, jadi tolong jangan dipermasalahkan lagi.”

Aku tiba-tiba terkubur di bawahnya ketika dia terjatuh ke atasku. Mungkin seharusnya aku lebih marah, tapi..... Ketika perempuan ini terlihat penuh dengan penyesalan....

Dan.... Aku tidak bisa membuat diriku membenci perempuan ini yang memiliki wajah cemas dan membungkukkan kepalanya, ada aura yang tidak dapat dijelaskan di sekelilingnya.

“Karena itu bukan disengaja atau semacamnya, tolong jangan dipikirkan. Lebih penting, apakah kamu terluka? Apa kamu baik-baik saja?”

Aku mengatakannya pada perempuan itu sambil tersenyum.

“Aku baik-baik saja. Terima kasih, Sasaki-san sangat baik hati.”

Perempuan yang tadi menangis, sekarang akhirnya tersenyum juga.

Ngomong-ngomong......

“.....Menapa kamu tahu namaku......?”

Mengapa perempuan ini mengetahui namaku? Aku penasaran apakah dia memeriksa barang-barangku atau semacamnya.

“Apa yang kamu bicarakan? Tentu saja aku mengetahuinya. Lagipula, kita sekelas!”

“.....!?”

Aku memiliki tatapan kosong ketika mendengar perkataan itu dan menatap dengan tajam pada perempuan di depanku. Kalau dipikir-pikir, aku merasa sepertinya aku pernah melihatnya sebelumnya.

.....Jadi itulah sebabnya, dia teman sekelas..... Di minggu-minggu sejak aku menghadiri SMP, aku biasanya membaca buku sendirian, dan belum mengingat nama atau wajah kebanyakan orang.

“....Maaf, aku belum begitu mengingat nama dan wajah semua orang di kelas.”

Walaupun kamu mengingatku, aku benar-benar minta maaf karena aku tidak mengingatmu. Bagaimana kalau dia tidak senang akan hal itu? Seakan-akan untuk menghilangkan kecemasanku, dia tersenyum dengan lebar.

“Jadi begitu. Kalau gitu, sekali lagi, aku kelas 1-3, namaku –“

Perempuan itu merentangkan tangannya kepadaku sambil memperkenalkan dirinya. Ketika aku secara tidak sadar menjabat tangannya, senyumannya melebar keseluruh wajahnya.

“Mulai saat ini, aku akan dalam asuhanmu.”

Tangan perempuan yang aku genggam ini, sangatlah hangat.


Jadi, mulai hari itu, hari-hari kesendirianku mulai mengalami perubahan yang sangan hebat. Sama seperti perkataannya “Mulai saat ini, aku akan dalam asuhanmu,” entah mengapa perempuan pemanjat pohon itu mulai berinteraksi denganku keesokan harinya, dan tanpa kusadari dia telah menjadi teman pertamaku.

Lalu –

“A-chan~~, tolong aku~~”

Temanku memelukku dari belakang sambil memohon bantuan kepadaku dengan suara yang menyedihkan.

“.....Kali ini apa?”

Aku mendengarkannya setenang mungkin.

“Terjemahan bahasa Inggrisnya hari ini, tapi aku pikir itu buat nanti, dan akhirnya kelupaan.... Dan sebelum yang ini, karena aku juga kelupaan tentang dua tugas yang sebelumnya, guru itu memberitahuku “kalau kamu lupa lagi, kamu akan dihukum dengan menyapu....”

Aku takjub pada wajah menyedihkan temanku itu dan menghela nafas.

“.....Menurutku kamu melupakan terlalu banyak hal....”

Sambil terkejut, aku meminjamkan catatan bahasa inggrisku kepada temanku, dan sebuah senyuman tiba-tiba muncul.

“Pastikan kamu mengembalikannya setelah pelajaran bahasa Inggris.”

“Nona A-chan, terima kasih banyak!”

Setelah berkata seperti itu, teman yang baru saja membungkukkan kepalanya kepadaku berlari dengan cepat ke bangkunya, dan mulai menyalin catatanku.

“Sasaki-san, kamu sepertinya sudah benar-benar terbiasa mengasuh monyet itu.”

Salah satu anak perempuan yang duduk didekatku dan temanku di kelas mengatakannya dengan senyuman masam.

“.....Monyet?”

“Iya, monyet. Itu sudah menjadi nama panggilannya sejak SD. Aku pergi ke sekolah yang sama dengannya.”

Sambil menjawab pertanyaanku, lagi-lagi dia memberikan senyuman masam lainnya.

“Dia akan berpindah dari pohon ke pohon pada saat jam istirahat, dan dia akan selalu bermain di gunung terdekat, dan bahkan ada sebuah rumor di lingkungan perumahan bahwa ‘ada seekor monyet besar di gunung itu’ karena dia.”

“......Itu cukup menakjubkan..”

Memang, apabila dia seperti itu pada saat SD, maka memanjat pohon di sekolah menggunakan rok bukanlah sebuah masalah untuknya walaupun dia sekarang anak SMP.

“Ditambah lagi, sama seperti hari ini dia selalu melupakan Prnya, dan guru-guru selalu memarahinya, tapi dia hanya akan melupakan semuanya lagi dikeesokan harinya.... Dia akan selalu lupa untuk membawanya.”

“......Itu cukup menakjubkan..”

Memang, temanku selalu terlihat langsung depresi setelah dimarahi, tapi keesokan harinya, dia akan benar-benar kembali menjadi dirinya lagi.

Sepertinya, tidak peduli semarah apa kamu kepada temanku, dia memiliki kemampuan untuk melupakan segalanya keesokan harinya. Akan tetapi, apakan ini baik untuk orang yang dipertanyakan......? Sepertinya ini sulit untuk orang-orang disekelilingnya.

Ketika aku berkata “ini pasti sulit untuk semuanya” kepadanya, ekspressinya menjadi sedikit fokus.

“Tapi, seperti.... Entah mengapa ada sesuatu yang menyenangkan tentang bersama dengannya.”

Ketika perempuan itu tersenyum dan tertawa sambil mengatakannya, aku juga secara refleks tersenyum.

Dan setelah itu, dia memberitahuku berbagai legenda tentang hari-hari temanku pada saat SD.

Jadi, tanpa kusadari aku telah berteman dengan teman monyet itu dan juga yang lainnya.


Lalu, beberapa waktu kemudian, monyet itu yang selalu bermain di tebing dan ladang, jadi tertarik dengan anime dan manga karena pengaruhku. Karena itu, monyet itu tidak lagi berkeliaran di tebing seperti sebelumnya, dan orangtuanya bahkan berterimakasih padaku karena ‘mambuat monyet itu menjadi seorang manusia.’

Karena akhirnya aku memiliki seorang teman yang tertarik dengan hobi yang sama denganku, aku benjadi lebih kecanduan dengan anime dan manga.

Dan lalu kami berdua menjadi otaku yang hebat, dan kita menjadi sahabat.


Lalu, sambil mengembangkan pertemanan otaku kita, dan menghabiskan tiga tahun di SMP bersama, kita seharusnya pergi ke SMA terdekat bersama, tapi......

“A-chan.... Aku tidak bisa melanjutkannya lagi.... Aku akan menyerahkan sisanya padamu....”

Sambil temanku mengatakannya dan menutup buku tulisnya, aku memukulnya di kepala dengan “thump!” yang keras.

“Apa yang kamu katakan... Bukankah ini pertama kalinya kamu dapat nilai 10? Tapi kalau sepert itu, kamu tidak akan bisa masuk SMA, kau tahu....”

“Urgh..... Tapi, seperti, setiap kali aku melihat semua kata-kata dalam buku referensi yang tebal ini, aku jadi mengantuk... Tidak salah lagi, buku referensi ini pasti terkutuk!”

Lalu, aku menghela nafas dengan dalam kepada sahabatku yang hanya mendapatkan nilai 10 pada sebuah tes dan sama sekali tidak bisa belajar.

Sahabatku mahir dalam olah raga, tapi benar-benar tidak berguna dalam akademik. Daripada mengatakan bahwa dia tidak begitu pintar, aku pikir dia hanya tidak tertarik.

Sebenarnya, aku bisa mengajarinya beberapa hal untuk ulangan sekolah kami, tapi..... Seperti yang sudah diduga dari ujian masuk SMA, aku tidak bisa membantunya.

Apa yang harus aku lakukan.... Kalau begini, kita tidak akan bisa pergi bersama ke SMA, dan dia mungkin benar-benar akan gagal untuk masuk SMA. Sepertinya, cara untuk memotivasinya adalah...

“Okay! Setelah tes selanjutnya berakhir, ayo kita memainkan timbunan rahasia otome game miliku sepuas mungkin!”

“....O, otome game? ......Uh....”

Baru-baru ini aku membeli sebuah “otome game” menggunakan uang tahun baruku, dan itu adalah genre baru yang baru saja membuatku kecanduan. Awalnya, aku ingin memainkannya bersama dengan sahabatku, dan membicarakan tentang itu bersamanya, tapi...

Sahabatku memiliki sifat yang agak simple dimana dia berpikir “mubazir kalau kamu punya uang banyak tapi tidak dihabiskan,” dan karena inilah orangtuanya memutuskan untuk tidak memberinya uang tahun baru, dan malah dengan paksa menyetor uangnya untuk tabungannya. Karena itu, sahabatku tidak bisa membeli apapun yang mahal sendirian. Jadi, tidak hanya dia tidak memiliki game, tapi dia juga bahkan tidak memiliki game console[1].

Tapi, aku juga tidak memiliki uang lebih untuk membeli dan meminjamkan game console tambahan kepadanya.... Karena sahabatku selau menatap dengan iri pada punyaku, aku merasa kasihan padanya.

“.....Tapi, A-chan. Aku tidak mempunyai sebuah game console......”

Sambil sahabatku mengatakannya, dia terlihat sedikit sedih. Aku memberikan senyuman sebaik yang aku bisa kepadanya.

“Kita akan menyewanya! Apabila kamu lulus tes dengan benar, kita akan menyewa sebuah game console untuk beberapa waktu!”

“.....N, Nona A-chan.....”

Sahabatku melihat ke arahku dengan matanya yang berkilauan.

“Terima kasih A-chan! Demi otome game, aku akan pastikan untuk lulus ujian masuk SMA!”

Dia mengatakannya dengan suara yang keras.

Jadi, walaupun sebenarnya ada masalah dengan alasan mengapa dia termotivasi untuk masuk ke SMA, sahabatku berusaha, dan bisa lulus ujiannya dengan hebat dan menghadiri SMA yang sama denganku.

Bahkan lebih berutung lagi, untuk merayakan kelulusan ujiannya dan bisa masuk SMA, orangtua sahabatku membelikannya sebuah game console, lalu dia langsung meminjam otome game milikku dan jadi kecanduan.


Di SMA, kami mendapatkan lebih banyak teman otaku. Untuk membeli lebih banyak manga dan game, aku memiliki pekerjaan paruh waktu bersama dengan sahabatku, dan seperi biasa aku akan mendukungnya ketika dia melupakan Prnya, dan menghabiskan hari-hari kami dengan penuh semangat dan energi.

Selalu sendirian membaca buku ketika aku SD, menghabiskan hari-hariku tanpa berbicara dengan siapapun terlihat hampir seperti sebuah kebohongan sekarang.


Setiap hari sangat ramai dan menyenangkan, walaupun sahabatku adalah anak bermasalah, aku masih menyayanginya. Aku berpikir bahwa hari-hariku akan baerlanjut seperti ini mulai sekarang. Itulah apa yang kupercayai.

Lalu suatu hari, dihari dimana aku kebetulan melupakan Hpku di rumah, ketika kita berdua kelas 2 SMA, sahabatku tidak pergi ke sekolah.

“Kalau dipikir-pikir, perempuan itu, dia tidak datang untuk bermain hari ini,” adalah apa yang aku pikirkan setiap saat.


Lalu, setelah sekolah berakhir, aku mendapati bahwa tidak akan mungkin untuk menemui sahabatku lagi.

Setiap hari yang aku nikmati....... Berakhir secara tiba-tiba.


Di ruang jenazah, atau di kuburan.... Aku bahkan tidak bisa menangis. Dari awal, aku tidak bisa percaya kalau aku tidak akan bisa menemui sahabatku lagi seperti ini.

Maksudku, karena ini perempuan itu, dia mungkin bahkan entah bagaimana akan kembali secara tiba-tiba......

Setelah penguburannya berakhir, hari-hariku masih berjalan seperti biasa. Tapi, tidak peduli sebanyak apa aku berharap atau menunggu, sahabatku tetap tidak kembali.


Lalu setelah beberapa hari berlalu, aku akhirnya menyadari bahwa aku memiliki satu pesan yang belum dibaca darinya di Hpku.

Karena aku sibuk berdukacita atas kematiannya di ruang jenazah dan menghubungi semua teman kami.... Tapi aku tidak menyadarinya sampai saat ini. Aku penasaran kapan dia mengirimnya?

Dan ketika aku membukanya, aku melihat nama sahabatku yang tidak asing lagi.

Itu dikirim pada tengah malam dipagi dia meninggal.

“A-chan. Aku kesulitan menangkap si pangeran sadis yang jahat~”

Pesannya didampingi dengan sebuah emotikon wajah yang kesulitan, sahabatku mungkin jadi agak putus asa tentang otome game itu....

Pesan terakhirnya adalah sesuatu seperti ini..... Bahkan pada akhirnya, ini memang seperti dia.

Aku mulai tertawa ketika berpikir betapa lucunya itu.

Aku tertawa dan terus tertawa hingga air mata mulai mengalir.

Lalu, air matanya terus membanjiri, tanpa henti..... Mereka terus mengalir dan mengalir sampai aku berpikir mataku akan meleleh....

Walaupun perepuan itu tidak disini lagi, aku tidak sendiri lagi. Lagipula, perempuan itu memberiku dunia yang baru.....

Aku menggenggam Hpku yang berisi pesan terakhir perempuan itu dengan erat.

Perempuan itu tidak akan kembali lagi.... Aku menjalani hidupku tanpa perempuan itu mulai saat ini.

Aku bisa hidup dengan benar dalam dunia baru ini yang dia telah berikan padaku.

Jadi... Apabila ini bisa seperti dalam cerita, ketika hidupku berakhir, aku bisa bereinkarnasi kedalam hidup yang baru...

Pada saat itu –

Aku ingin bersama perempuan itu dan berteman lagi....

Sekali lagi, aku ingin menghabiskan setiap hari dengan semangat dan bermain dengannya.





“......Nona Sophia, Nona Sophia.”

Ketika aku mendengar sebuah suara memanggilku dan membuka mataku, seorang pelayan melihatku dengan sangat cemas di samping tempat tidurku. Sepertinya dia adalah orang yang memanggilku.

“.......Ada apa?”

Aku merespon sambil belum sepenuhnya terbangun.

“....Um, sepertinya kamu memiliki mimpi buruk yang cukup menyeramkan, apakah kamu baik-baik saja?”

“....Aku memiliki mimpi buruk?”

Ketika aku lebih terbangun lagi dan melihat diriku sendiri, aku menyadari bahwa pipiku basah. Ahh, jadi aku menangis.... Dan pasti ada alasan untuk itu.

“Aku hanya memiliki mimpi yang sangat menyedihkan, pasti itulah sebabnya, tapi itu bukanlah sebuah mimpi buruk.”

“Sebuah mimpi?”

“Iya, mimpi yag sangat, sangat, sangat menyedihkan...... Tapi setelah terbangun, aku tidak begitu ingat lagi tentang apa mimpinya.”

Iya, aku mengingat bahwa itu adalah mimpi yang sangat menyedihkan..... walaupun aku tidak mengingat isinya lagi.

“Aku pikir itu mungkin tentang sesuatu yang terjadi waktu dulu, sih.”

“.....Sesuatu waktu dulu.....”

Pada komentarku, pelayan itu membeku dengan ekspressi yang tidak bisa dijelaskan.

Lagipula, aku telah hidup dengan sangat dilindungi untuk beberapa tahun, karena semua rumor jelek yang aku dapatkan karena penampilanku yang berbeda. Dia mungkin kebingungan akan apa yang aku maksud dengan ‘dulu.’

“....Yaa, uh. Aku bukan membicarakan tentang ketika aku mulai hidup dengan sangat terlindungi. Aku membicarakan tentang sesuatu yang lebih jauh lagi, lebih dulu lagi dari itu...”

Mendengar itu, pelayan itu memiliki ekspressi kebingungan di wajahnya.

Yaa, itu sih emang sewajarnya. Seharusnya tidak mungkin aku mengingat sesuatu sejauh itu ketika aku belum dewasa....

Sejujurnya, bahkan aku sendiri, tidak begitu mengerti.... Aku tidak bisa mengingat isi dari min=mpi yang sangat, sangat, sangat sedih itu.....

Tapi yang pasti, aku yakin bahwa itu tentang sesuatu waktu dulu....

Jadi, walaupun aku tidak mengingat mimpi itu dengan detail, perasaan sedih yang menyakitkan tertinggal di dadaku, dan aku sangat sedih.

Jadi, ketika aku merasa sedih, pelayan itu mengatakan sesuatu untuk menghiburku.

“Nona Sophia, hari ini adalah hari dimana kamu seharusnya pergi mengunjungi keluarga Claes.”

Mendengar itu, perasaan sedih yang menyakitkan dalam dadaku sedikit menghilang.

Itu benar. Hari ini, aku seharusnya mengunjungi keluarga Nona Katarina untuk bermain.

Kemarin aku telah memilih sebuah buku untuk direkomendasikan padanya, aku penasaran apa dia akan senang pada itu. Ketika aku memikirkan tentang Nona Katarina, suasana hatiku meningkat.

Setelah memakai baju dengan benar dan sarapan, dan menyelesaika semua persiapan aku pergi menuju rumah Claes bersama kakakku seperti biasa.


Ketika aku sampai di rumah Claes, Katarima sedang berada di taman seperti biasa. Dan seperti biasa, saudara tirinya yaitu Tuan Keith sedang bersama dengannya.

“Keith, jamur ini pasti boleh dimakan, aku yakin.”

“Tidak, kakak, sebuah jamur tidak diketahui yang tumbuh di pinggir sebuah pohon, sudah pasti kamu tidak boleh memakannya.”

“Tidak, tidak, ini pasti boleh dimakan. Lagipula, mereka memiliki bau yang sama seperti shiitake[2]. Ini pasti adalah sesuatu mirip dengan shiitake.”

“Apa itu shiitake.....? Yang lebih penting, kamu benar-benar tidak diperbolehkan untuk memakan jamur yang tidak diketahui. Kamu akan sakit perut nanti.”

“Tidak, apabila kamu tidak mencobanya kamu tidak akan pernah tau apakah itu boleh dimakan atau tidak..... Oh, Sophia!”

Entah bagaimana, Nona Katarina yang berdebat dengan Tuan Keith akhirnya menyadari keberadaanku.

Lalu dia menyambutku dengan wajah yang tersenyum lebar.

Ketika melihat senyuman itu, sebagian perasaan sedih yang menyakitkan dalam dadaku menghilang.


Aku benar-benar senang karena aku menghadiri pesta minum teh di hari itu beberapa tahun lalu. Aku benar-benar senang bisa bertemu Nona Katarina Claes di hari itu.

“Nona Katarina, aku membawakanmu sebuah buku baru sebagai rekomendasi hari ini.”

“Benarkah!? Terima kasih, Sophia!”

Ketika aku mengatakannya dan mengeluarkan bukunya, Nona Katarina melompat-lompat bahagia.

Setiap hari yang aku habiskan dengan Nona Katarina itu sangat ramai dan menyenangkan.

Aku benar-benar senang bisa berteman dengan Nona Katarina.

Tanpa kusadari, semua perasaan sedih yang tersisa dalam dadaku telah sepenuhnya menghilang.

Bab 1,5 – Cerita Selingan 2 Bekerja sebagai kepala pelayan keluarga Claes[edit]

Aku terlahir sebagai anak ke tiga dari tiga bersaudara di sebuah keluarga pedagang, dan aku mulai bekerja untuk keluarga Claes sebagai seorang pembantu ketika aku berumur 16 tahun.

Kedua kakak perempuanku memiliki sikap yang baik, juga imut dan cantik, dan mendapatkan banyak tawaran pernikahan. Jadi, kakak tertuaku akhirnya menikah, dan kakak ke duaku juga menikah setelahnya. Akan tetapi, dibandingkan dengan saudari-saudariku, aku tidak semenarik mereka, dan aku juga tidak pandai untuk akrab dengan orang-orang.

Aku memiliki bentuk fisik yang agak tajam, dan berbicara pun sulit untukku, aku bahkan tidak bisa membuat satupun teman, apalagi pacar.

Jadi, aku lulus dari sekolah tanpa membuat satupun teman, dan aku tinggal di dalam rumah, tanpa mendapatkan satupun tawaran pernikahan seperti saudari-saudariku. Jika aku tetapi diam di rumah seperti ini, tidak lama lagi, aku pasti akan menyusahkan keluargaku, jadi aku pergi bekerja untuk keluarga Claes yang sudah memiliki hubungan yang lama dengan bisnis keluarga kami.

Dari dulu aku sudah menyadari bahwa aku tidak akan bisa menikah dengan bahagia seperti wanita lainnya, jadi untuk sementara waktu aku hanya bekerja sekeras yang aku bisa.

Jadi, aku bekerja lebih keras dan lebih serius dari yang lainnya, sepuluh tahun kemudian, tanpa kusadari aku telah menjadi seorang kepala pelayan. Sebenarnya, kepala pelayan yang sebelumnya kebetulan pensiun, jadi secara tidak diduga aku mendaapatkan posisinya. Setelah aku menjadi seorang kepala pelayan, agar tidak diremehkan karena mendapatkan posisinya walaupun masih muda, aku lebih tekun lagi pada pekerjaanku dan menjadi lebih tegas.

Jadi, walaupun aku telah bekerja keras, karena bentuk fisikku yang tajam, karena aku tidak pandai berkomunikasi dengan orang lain, dan karena aku bahkan menjadi lebih tegas agar tidak diremehkan orang lain karena umurku, tanpa kusadari aku telah menjadi orang yang dihindari pelayan lainnya.

Walaupun begitu, agar “bisa hidup sendiri,” aku membaktikan diriku untuk bekerja lebih mati-matian lagi.


Hobiku yaitu menyukai hal-hal yang imut, dan membuat permen manis. Gaun imut yang berkibar, boneka binatang yang lucu, dongeng tetang putri, dan permen-permen manis adalah hal-hal yang aku sukai.

Tapi karena hobiku tidak cocok dengan penampilan dan sikapku, aku selalu diéjek tentang itu sejak kecil, jadi aku mulai menyembunyikan hobiku agar orang-orang disekitarku tidak mengetahuinya.

Karena memakan permen manis tidak cocok dengan kesan tentangku, ketika yang lainnya sedang memakannya aku akan selalu berkata “aku tidak memakan yang manis-manis.” Karena itu, walaupun salah satu hobiku adalah membuat permen manis, aku hanya bisa diam-diam memakannya sendirian ketika aku tidak sibuk....


Beberapa tahun yang lalu, ketika aku masih pembantu biasa, aku duduk di pojok taman sendirian dan diam-diam memakan manisan diantara waktu kerja.

Beberapa hari yang lalu, salah satu kawan pembantuku menikah, dan meninggalkan rumah Claes. Setelah mengirim teman kerjaku ini yang telah bekerja bersamaku untuk waktu yang lama, aku tidak bisa memikirkan hal lain untuk dilakukan selain menatapi semak-semak didepanku dengan tatapan kosong. Aku tidak menarik, aku tidak memiliki orang yang aku sukai dan aku tahu kalau itu mustahil untuk aku menikah, tapi.... Walaupun begitu.... Aku iri terhadap betapa terlihat senangnya teman kerjaku...

Di cerita dongeng yang pernah aku baca ketika aku kecil, saat ini, seorang penyihir seharusnya muncul dari semak-semak didepanku, dan merubahku menjadi seorang putri yang indah, dan akan bagus apabila aku bisa digendong oleh seorang pangeran – ketika aku membiarkan imajinasiku menjadi liar seperti seorang anak-anak, itulah ketika itu terjadi.

Dari dalam semak-semak, aku mendengar suara gesekkan, dan seorang perempuan yang diselimuti oleh daun muncul. Jadi, perempuan yang muncul dari semak-semak itu adalah.... anak perempuan Adipati Claes. Dia menatap manisan yang sedang aku makan dan perutnya mengaum dengan keras.

“.......Kamu mau?”

Karena dia sedang menatap dengan sangat serius, secara refleks aku menawarkannya padanya.

“Apa boleh?”

Nona muda itu sangat senang sampai dia langsung melompat ke arah sini.

Lalu, setelah Nona muda memakan manisan yang aku buat.... Entah mengapa, dia agak terpikat dengan manisanku, walaupun itu hanyalah hasil kerja orang amaturan, dan mulai saat itu dia akan selalu datang kepadaku untuk memohon sebuah manisan.

Semua teman kerjaku takut padaku dan menindariku, tapi hanya Nona muda yang berbeda, dan dia sudah terbiasa denganku. Setiap kali aku bersama dengan Nona muda, aku juga merasa sangat tenang.

Akan tetapi, tidak lama lagi Nona muda akan berumur 15 tahun, dan dia akan masuk ke sekolah sihir. Pelayan pribadinya yaitu Anne sepertinya akan ikut dengannya.

Sejujurnya, aku ingin Nona muda membawaku juga, tapi aku tidak bisa mempertimbangkannya karena aku kepala pelayan disini, jadi aku akan menahan perasaan sangat kesepian ini, dan mengirim Nona muda.


Lalu, beberapa hari setelah Nona muda pergi ke sekolah sihir.

“Um, permisi.”

Ketika aku baru saja akan memakan beberapa permen sendirian dipojok taman sendirian seperti biasa, aku tiba-tiba mendengar sebuah suara. Sampai saat ini, Nona muda adalah satu-satunya orang yang akan datang ke sini. Tapi, Nona muda telah bergi ke sekolah sihir...... Jadi siapakah dia sebenarnya?

Ketika aku menengok ke belakang karena kaget, disana berdiri seorang pria muda yang telah bekerja disini sebagai tukang kebun selama beberapa tahun. Dia sangat tinggi, dia serius dan jujur dan para pelayan sering bergosip tentangnya.... Dan untukku, aku tidak ikut bergosipnya.

“......Iya?”

Aku bertanya padanya sambil lumayan terkaget.

“....Uh, sebenarnya, aku sangat menyukai permen manis, dan Nona Muda kebetulan beberapa kali membagi permen manismumu...... jadi, aku fans berat permen manismu.... Kalau tidak terlalu menyusahkan, bisakah kamu membagi beberapa permennya padaku mulai saat ini?”

“......B, baiklah..”

Melihat betapa merah wajahnya, wajahku menjadi merah terang juga, dan aku mengangguk. Lalu, secara refleks, aku memberi beberapa permen kepada pria muda itu juga, dan dia tertawa dengan sangat senang.


Beberapa waktu kemudian, walaupun aku pernah menyerah untuk menikah, aku bisa membuat keluargaku sendiri, tapi itu adalah sebuah cerita untuk lain waktu.

Jadi, aku akan selalu percaya ini. Hari itu, orang yang muncul dari semak-semak itu – sebenarnya adalah – seorang penyihir yang memberiku kebahagiaan.

Bab 2 – Aku menghadiri sekolah sihir[edit]

Musim semi telah disini sekarang, dan aku akhirnya telah menghadiri sekolah sihir. Sekolah sihir, sama seperti namanya, ini adalah sekolah dimana aku akan mempelajari dan berlatih sihir.

Orang-orang dengan kekuatan sihir ketika berumur 15 tahun, akan dikumpulkan disini oleh negara, dan akan harus menjalani dua tahun pengajaran yang ketat disini.

Sekolah ini dijalankan oleh negara, dan ini adalah sekolah sihir terbesar.

Didalam kampus yang super besar itu, selain sekolahnya, disana terdapat asrama guru dan asrama murid, dan juga berbagai fasilitas penelitian sihir dan bangunan lainnya.

Ngomong-ngomong, ada alasan mengapa negara menjadi sponsor untuk fasilitas yang sangat hebat itu.

Itu karena orang-orang dengan kekuatan sihir, dan sihir yang mereka miliki dianggap sebagai harta nasional yang sangat penting.

Di negara lain, hanya ada sangat sedikit orang yang terlahir dengan kekuatan sihir. Memang tidak nol, tapi sepertinya itu sangat langka.

Dibandingkan dengan negara lainnya, negara kami memiliki lebih banyak orang yang terlahir dengan kekuatan sihir, dan kami merawatnya sebaik mungkin. Itulah sebabnya negara kami telah memberikan usaha yang banyak untuk mengembangkan kekuatan sihir semua orang.

Jadi, kita dianggap sebagai harta nasional, yang penting bagi negara.

Untuk menolong kita, para harta nasional, bisa menggunakan sihir dengan lebih baik, dan untuk menemukan orang-orang dengan talenta yang sangat tinggi dalam sihir, itulah sebabnya negara kami menjadi sponsor sekolah sihir ini.

Di sekolah ini, apabila seseorang dikenal karena memiliki sihir yang kuat, mereka akan diberikan pengaruh tepat di bawah raja, dan akan mendapatkan posisi di organisasi yang kuat seperti departemen sihir.

Jadi, setiap tahun, semua orang dengan kekuatan sihir yang berumur 15 tahun dikumpulkan disini, tapi.... Mereka hampir semuanya bangsawan.

Itu benar, walaupun negara kami memiliki lebih banyak pengguna sihir daripada negara lainnya, mereka hampir sepenuhnya dibentuk dari kawanan bangsawan dan orang-orang lainnya yang memiliki status sosial yang tinggi.

Karena itu, apakah kamu memiliki sihir, dan seberapa bagus sihirmu, bisa dianggap sebagai tanda dari status kebangsawanan, memiliki kekuatan sihir yang kuat juga bisa membuatmu diadopsi oleh para bangsawan, jadi ketika orang-orang berumur 15 tahun, kebanyakan dari mereka akan menghadiri sekolah sebagai seorang bangsawan.


Tapi tentu saja, tidak hanya bangsawan yang memiliki kekuatan sihir. Ini sangat langka, tapi terkadang ada rakyat biasa yang juga terlahir dengan kekuatan sihir. Jadi, rakyat biasa juga diharuskan menghadiri sekolah sihir.

Akan tetapi, rakyat biasa yang terlahir dengan kekuatan sihir itu sangat langka, sampai sepertinya tidak ada siswa rakyat biasa di sekolah sihir selama sepulh tahun.

Dan sekarang, setelah sepuluh tahun, seorang rakyat biasa dengan kekuata sihir akhirnya menghadiri seklah sihir.

Maria Campbell. Dia adalah salah satu rakyat biasa yang langka karena memiliki kekuatan sihir, ditambah lagi sihir itu adalah sihir cahaya.

Diantara lima jenis sihir yang berbeda, hanya ada sangat sedikit orang yang memiliki jeis terkuat, yaitu sihir cahaya. Dikatakan bahwa kamu bisa menghitung jumlah orang dengan jenis itu di negara kami dengan satu tangan.

Tentu saja, semua perhatian akan terfokus pada Maria Campbell yang rakyat biasa dengan sihir cahaya. Mulai dari upacara pembukaan, semua mata akan tertuju padanya.

Jadi, aku mengikuti arah garis tatapan semua orang, dan menemukan dia.

Dia memiliki rambut pirang yang cantik dan mata biru yang bersih, dia adalah perempuan yang sangat cantik. Secara refleks, aku mulai mengagumi kecantikannya.

Maria Campbell adalah seorang ‘rakyat biasa’ dengan ‘sihir cahaya,’ aku yakin dia adalah perempuan paling spesial diseluruh sekolah ini, atau bahkan diseluruh negara, mungkin.

Yaa, pemeran utama dari otome game ‘Fortune Lover’ sudah pasti ada disini.

Akhirnya waktu untuk kemunculan si ‘pemeran utama’ dan untuk gamenya dimulai. Mulai saat ini hingga akhir dari gamenya yaitu tahun depan, ini adalah waktunya untuk Katarina Claes melakukan perkelahian dengan bendera kehancuran.

“Aku pasti tidak akan kalah melawan beberapa bendera kehancuran!” Aku menggenggam dengan erat telapak tangannku dan bersumpah pada diriku sendiri.

Aku mencoba untuk melakukan sebaik yang aku bisa setelah upacara pembukaan, tapi....

Hanya beberapa hari setelah aku menghadiri sekolah sihir, aku sudah dibanjiri oleh daya tarik si ‘pemeran utama’ Maria.

Dan untuk alasannya, itu karena hanya beberapa hari setelah sekolah dimulai, dengan daya tariknya yang tidak bisa di dikendalikan, dia telah menarik rasa ingin tahu Jared, dan menangkap hati Keith juga.


“Kalau dipikir-pikir, barusan, aku bertemu seorang perempuan yang memiliki kekuatan sihir cahaya.”

Jared mengatakan hal seperti itu ketika dia minum teh dengan Keith dan aku di ruang makan asrama. Jared mengundangku dengan berkata dia memiliki beberepa permen langka untukku hari ini, dan aku mendengar ini ketika aku meminum teh dengan manisan yang baru saja aku dapatkan, dan aku hampir meludahkan teh yang sedang aku minum.

Entah bagaimana, aku berhasil menelannya tanpa meludahkannya, aku benar-benar hampir menodai taplak meja didepanku dengan teh ketika bersama dengan seorang pangeran tepat di depanku. Hampir saja... Dan baru saja ketika aku mulai lega karena bisa menghindari sebuah masalah, Keith menunjukkan ketertarikan dengan topik percakapan Jared.

“Ahh, perempuan rakyat biasa itu sedang menjadi topik perbincangan yang sangat panas sekarang.”

“Itu benar. Ketika aku berjalan di sekitar kawasan sekolah barusan, aku tidak sengaja bertemu dengannya.”

Dia bertemu dengannya ketika dia berjalan di sekitar kawasan sekolah..... Itu adalah event[3] pertemuan pertama antara Jared dengan si ‘pemeran utama’!

Si ‘pemeran utama’ yang penuh rasa ingin tahu secara alami, menjelajahi kawasan sekolah, tapi karena kampusnya terlalu luas, dia tersesat. Jadi, ketika si ‘pemeran utama’ sama sekali tidak tahu lagi dimana dia berada, dia memutuskan untuk memanjat sebuah pohon untuk melihat sekitar, walaupun saat itu dia sedang menggunakan sebuah rok. Pada saat itulah, Jared, pangeran yang berambut pirang, dan bermata biru, kebetulan lewat,

Wajah si ‘pemeran utama’ memerah karena ditemukan dengan keadaan seperti ini oleh Jared. Lalu, Jared tertarik dengan si ‘pemeran utama’ yang tomboy dan memanjat pohon ketika menggunakan rok, dan membantunya menemukan jalan untuk kembali ke asrama.

......Cerita Jared sama seperti naskah gamenya, aku mulai depresi ketika mendengarnya.

Ahh, jadi ini akan sama seperti gamenya.... Jared sudah mulai tertarik dengan si ‘pemeran utama’ setelah pertemuan ini....... Lalu, tidak lama lagi dia pasti akan jatuh cinta.....

“Mmm. Jadi ada perempuan lain diluar sana yang memanjat pohon ketika menggunakan rok seperti kakak.”

“Ini pertama kalinya aku melihat orang selain Katarina memanjat pohon ketika menggunakan rok. Yaa, karena aku sudah terbiasa dengan Katarina, aku tidak berpikir apapun tentang itu, tapi dia terlihat sangat malu.”

“....Mmm, itu benar. Biasanya, kamu akan lumayan malu apabila seseorang melihatmu memanjat pohon ketika menggunakan rok..... Kebanyakan orang tidak akan berkata dengan bangga ‘karena aku ahli memanjat pohon, jadi tidak apa-apa....’”

“Yaa, Katarina berbeda dari yang lainnya. Tapi, itulah apa yang membuatnya sangat spesial. Hey, Katarinya, apa kamu mendengarkan?”

Ahh, jadi Jared jatuh cinta pada si ‘pemeran utama,’ dari awal dia hanya bertunangan denganku sebagai pertahanan melawan perempuan bangsawan lainnya, dan aku akan menjadi halangan sekarang..... aku akan..... menjadi halangan......

“Oi, Katarina, apa kamu mendengarkan? .......Tidak bagus. Dia sama sekali tidak mendengarkan.”

“.......Sepertinya begitu.”

Ahhh, ini buruk.... Baru saja hanya beberapa hari sejak sekolah dimulai, dan kehancuranku sudah mungkampiriku.....

Jadi, aku sangat tergoncang, dan benar-benar hilang dalam duniaku sendiri, sampai aku lupa untuk memeriksa orang yang dipertanyakan, Jared, tentang seberapa jauh mereka telah berkembang dalam percintaan mereka....

“Hey, ini sudah waktunya untuk kita kembali ke ruangan kita.” Aku hanya tetap cemas tanpa akhir hingga aku akhirnya didesak olah Jared dan Keith bahwa ini sudah waktunya untuk pergi.

Lalu..... Entah bagaimana, mereka berdua sepertinya menyadari bahwa ada yang salah denganku –

“Kakak. Lagipula, karena ini bukan rumah kita lagi, tidak baik kalau kemu memungut dan memakan sesuatu yang aneh, kau tahu.”

“Itu benar, Katarina. Kamu sudah berumur 15 tahun sekarang, kamu benar-benar harus berhenti memungut dan memakan semua yang kamu lihat.”

Sepertinya mereka salah paham dan mengira bahwa aku telah “kelewatan dan memakan sesuatu yang tidak diketahui.” Yaa, karena itu pernah beberapa kali terjadi sebelumnya.....

Tapi aku keberatan.... Aku bukan hanya “memungut” segalanya untuk dimakan! Aku “memanen” dari tumbuh-tumbuhan dan pepohonan! Bahkan aku juga tidak memakan sesuatu dari lantai, jadi aku bukan “memungut” segalanya untuk dimakan! Lagipula, aku telah melakukan ini lebih dari sepuluh kali, dan aku hanya sakit perut dua kali.....


“Oh, barusan aku juga bertemu dengan perempuan dengan sihir cahaya itu yang Pangeran Jared bicarakan.”

Hanya beberapa hari setelah Jared memberikan aku shok seperti itu, kali ini saudara tiriku yaitu Keith yang membuat pembicaraan seperti itu.

Kali ini terjadi setelah aku bersiap-siap di pagi hari, dengan Keith datang menjemputku karena dia ingin pergi ke sekolah bersama, jadi tidak ada bahaya akan aku meludahkan sedikitpun teh kali ini. Tapi......

“......Apa!!”

Sebuah ucapan misteruspun terdengar.

“.....Hey, kakak, ada apa?”

Saudara tiriku menyéntak pada tangisan misteriusku yang muncul secara tiba-tiba, dan menekanku untuk megatakan alasannya.

“A, apakah mungkin, kamu menembaknya!?

Di event pertemuan pertama dalam game antara Keith dengan si ‘pemeran utama,’ dia menembaknya.

Lahipula, di dalam gamenya, Keith adalah playboy sungguhan, dan akan menembak setiap perempuan yang dia lihat, pokoknya, dia adalah kawan yang benar-benar berbahaya. Karena itu, ketika dia kebetulan melihat si perempuan dengan sihir cahaya dalam rumor, dia jadi tertarik dengan si ‘pemeran utama’ karena keunikannya, dan mulai menggoda dan menembaknya.

“....A, apa artinya ‘menembak’...?”

“Uhh~, menembaknya artinya, bagaimana menjelaskannya ya.... Mmm. Itu artinya mengundang perempuan dengan pikiran asusila dalam otak.”

“Mengundang perempuan dengan pikiran asusila dalam otak..... Tidak mungkin aku melakuka hal seperti itu!”

Keith berteriak dengan wajah yang merah terang. Yaa, tentu saja aku tidak bisa membayangkan Keith melakukan hal seperti menembaknya. Di dalam game, Keith adalah sampah playboy, tapi berkat aku berkenan untuk memberikannya pendidikan tentang masalah itu, dia telah menjadi gentleman yang indah. Yaa, walaupun dia telah menjadi laki-laki para wanita tanpa dia sadari....

Keith berusaha menyangkalnya sambil wajahnya memerah, jadi aku menekannya dengan “lalu, apa yang kamu lakukan dengannya?”

“Dia hanya kebetulan berjalan di depanku, dan aku mengambil saputangan yang dia jatuhkan...”

“Saputangan.....”

Itu benar! Dalam game, Keith jadi tertarik dengan si ‘pemeran utama’ pada saat pertemuan pertama, dan dengan cepat ditolak ketika dia menembaknya. Dan karena si ‘pemeran utama’ menolaknya, dia menjadi lebih tertarik dengannya. Lalu, setelah si ‘pemeran utama’ menolak Keith lalu pergi, dia akan menjatuhkan saputangannya.

Setelah menemukannya, keesokan harinya Keith akan muncul lagi di depan si ‘pemeran utama’ dan memaksanya dengan “apakah ini punyamu? Kalau kamu kebetulan menginginkannya kembali, kamu harus berkencan denganku dulu.”

“.....Dan, apa yang terjadi dengan saputangan itu?”

Aku takut, aku takut, apakah jawabannya.......

“Apa maksudmu apa yang terjadi dengan saputangannya, aku memungutnya dan dan mengembalikannya padanya.”

“Oh, oh, jadi itu yang terjadi.”

Ahh, jadi keith tidak menyimpan saputangannya.....

Kalau begitu, sepertinya dia tidak akan memaksa si ‘pemeran utama’ untuk berkencan dengannya menggunakan saputangan sebagai alasannya.... Akan tetapi...... Aku tidak bisa mengulangi kesalahan yang sama seperti yang aku buat dengan Jared, aku harus benar-benar memastikan untuk memeriksa semua detailnya kali ini.

“...Dan, setelah kamu bertemu dengan perempuan dengan kekuatan sihir cahaya itu, apa.... apa yang kamu pikirkan tentangnya?”

“.....Apa yang aku pikirkan tentangnya? Sepertinya dia adalah perempuan yang normal, dan baik. Dia berterima kasih padaku dengan sangat sopan....”

Keith menjawabku seakan-akan dia tidak begitu mengerti apa tujuanku....

Ahh, bukan itu! Keith. Itu bukanlah apa yang aku ingin degar! Aku akan super blak-blakan padanya!

“Yang aku katakan adalah! Apa yang kamu pikirkan tentang Maria-san! Apakah kamu jatuh cinta dengan kecantikannya!?”

Aku meninggikan suaraku dengan keras dan menggenggam bahu Keith, dan Keith menjadi benar-benar bermata lebar.

“!? .......Jatuh cinta padanya.... Kakak, apa yang sebenarnya kamu maksudkan....”

Ahh, ekspresi kaget yang dia miliki sekarang sama seperti ketika dia pertama kali bergabung dengan keluarga Claes kami.... Aku pasti tepat sasaran! Tidak salah lagi! Keith telah jatuh cinta pada Maria!

“......Seperti yang sudah kuduga, kamu telah jatuh cinta pada Maria-san, huh......”

“.....Uh, kakak. Sungguh, apa yang kamu bicarakan.....?”

Aku menggenggam bahu Keith lebih erat lagi.

“Dengarkan, tidak apa-apa. Jangan sembunyikan hal-hal dariku, lagipula kita kan saudara! Hanya saja, aku ingin memberitahumu satu hal...... Aku pasti tidak akan mengganggu antara keith dengan siapapun yang Keith sukai! Aku pasti akan mendukungmu dan Maria-san! Aku pasti tidak akan melakukan sesuatu seperti menghalangi kalian!”

Aku tidak akan pernah menghalangi cintamu! Aku akan menjadi sekutumu! Jadi, kalaupun aku melakukan suatu hal yang salah, tolong jangan singkirkan kakakmu!

Untuk menerima perkataanku yang dalam, Keith melihat ke arah langit.... Entah mengapa, Keith memiliki ekspresi di wajahnya seakan-akan dia telah kehilangan sesuatu yang sangat penting..... Aku juga cemas karena dia sepertinya terlihat lebih buruk dari sebelumnya....

“....Keith?”

Ketika aku melihat pada Keith dengan tatapan kosong, aku mendengar Anne berbicara dari belakangku.

“Nona muda, kalau kamu pergi lebih jauh dari ini...... Aku takut Keith telah mencapai batasnya.”

Batas..... Itu dia! Setelah mendengar perkataan Anne, aku akhirnya sadar bahwa aku telah menggoncang-goncang Keith dengan agak kencang secara tidak sadar.

Karena aku menggoncangnya dengan sangat keras tepat setelah dia sarapan, mungkin itu membuatnya merasa sedikit tidak enak badan. Aku melakukan sesuatu yang sangat buruk padanya tanpa kusadari.

“Aku benar-benar minta maaf, Keith. Aku menggoncangmu dengan sangat kencang tepat setelah kamu sarapan, kalau kamu merasa agak sakit saat ini, bagaimana kalau kamu izin dari kelas dan pergi istirahat di UKS?”

Aku meminta maaf, dan berpikir untuk membuatnya istirahat, tapi.... Tanpa terlihat membaik, Keith hanya menjawab “Aku tidak apa-apa.”

“.....Tapi, kalau kamu merasa tidak enak badan....”

“.....Tidak, aku bukan merasa sakit..... Tubuhku baik-baik saja, tapi.... Masalahnya ada pada jiwaku......”

Entah mengapa, Keith terus bergumam tentang hal-hal yang tidak begitu aku mengerti dan berkata bahwa tubuhnya baik-baik saja, dan menolak untuk pergi ke UKS. Lalu, kita bergabung dengan Mary dan Sophia, dan bahkan diperjalanan menuju kelaspun rupanya sama sekali tidak membaik. Aku benar-benar lupa diri untuk sejenak saat itu, dan menggoncangnya terlalu kencang. Keith, aku benar-benar minta maaf atas apa yang telah kuperbuat padamu.


Jadi, aku terus khawatir tentang Keith sepangjang pelajaran sekolah, tapi saat istirahat antar mata pelajaran, dia sepertinya telah kembali ke dirinya yang biasa –

“Sepertinya aku tadi terlalu meremehkah betapa bukan main bodohnya musuh ini..... Mulai sekarang, aku akan menyerang lebih langsung lagi.”

Sambil memegang tanganku, entah mengapa dia menyatakan sesuatu yang benar-benar tidak berhubungan dengan situasi.

Tapi, sungguh, karena ini aku, aku tidak apa-apa, tapi..... Ya ampun, dia benar-benar populer..... Dia memegang tangan seorang perempuan seperti ini dan melihat lurus ke wajahku tanpa ada alasan sama sekali, dia anak yang berbahaya. Kalau begini, semua perempuan yang murni akan tergila-gila olehnya....

Karena dia akhirnya kembali ke dirinya yang semula, aku akan membiarkannya kali ini, tapi aku akan harus memperingatinya lain kali sebagai kakaknya bahwa dia melakukan hal seperti ini padaku.


Tapi ngomong-ngomong, daya tarik Maria benar-benar sesuatu yang lumayan hebat...... Hanya dalam beberapa hari, dia telah menarik perhatian Jared, dan Keith benar-benar jatuh cinta padanya. Ini benar-benar seperti yang telah diduga.

Sekali lagi, sepertinya aku harus memikirkan strategi yang bagus.

Jadi, malam itu, aku mengadakan rapat strategi sendirian di kamar asramaku.


Kalau begitu, sesi kali ini tentang strategi menghindari bendera kehancuran Katarina Claes bisa dimulai. Aku pikir aku bahkan akan menjudulinya “daa tarik si ‘pemeran utama’ benar-benar sangat hebat~.”

Ketua Katarina Claes.

Wakil Katarina Claes.

Sekertaris Katarina Claes.

“Baiklah semuanya, ayo kita pikirkan beberapa ide yang bagus!”

“Baik~”

“Okay. Kalau begitu, silahkan, Katarina Claes-san.”

“Ini sudah ada di judulnya, tapi.... Daya tarik si ‘pemeran utama’ Maria-san itulebih dari yang diduga! Dia telah mendapatkan perhatian Jared, dan Keith jatuh cinta padanya!”

“Sepertinya begitu. Seperti yang diduga dari si ‘pemeran utama.’”

“Tapi, sepertinya Jared belum jatuh cinta padanya?”

“Uhh, kamu pikir apa yang kamu bicarakan? Jared sudah tertarik padanya. Sekarang Jatuh cinta hanya tinggal masalah waktu saja.”

“Benarkah? Yaa, yang pasti, Jared sama seperti dalam game, saat ini Jared sebenarnya terlihat baik-baik saja bagiku, dia tertarik dengan berbagai hal, dia selalu memberiku nasihat untuk ladangku, dan dia akan selalu membawa berbagai macam manisan!”

“....Yaa, memag seperti itu. Tapi, ini pertama kalinya dia tertarik pada orang yang spesial! Maksudku, Jared selalu berbicara tentang Katarina, dia tidak pernah berbicara tentang apapun selain nama perempuan yang dia sedang menarik perhatiannya!”

“Itu benar, kalau kita pikirkan seperti itu, karena untuk pertama kalinya sekarang dia telah tertarik pada si ‘pemeran utama,’ hanya masalah waktu saja sebelum dia jatuh cinta.”

“Jujur, si ‘pemeran utama’ benar-benar hebat.”

“Kalau begini, tidak lama lagi pasti Alan dan Nicole akan jatuh cinta pada Maria-san juga.”

“.....Sepertinya begitu....”

“.....Apakah benar begitu?”

“Eh? Apa maksudmu?”

“Memang, si ‘pemeran utama’ Maria-san memang sama seperti di game, dia hebat dalam akademik dan dia kuat dalam sihir, dan sebagai bonus dia juga orang yang sangat cantik..... Tapi kalau soal itu, Mary dan Sophia tidak akan kalah padanya juga!”

“!?”

“Mereka berdua, sebagai karakter saingan Alan dan Nicole, juga sangat pintar, dan mereka juga memiliki sihir yang kuat, dan tidak akan kalah dengan kecantikan Maria-san juga! Tidak mungkin Maria-san bisa mengalahkan mereka denga begitu mudah!”

“Itu benar! Mereka berdua juga sangat mempesona, jadi mereka psti tidak akan kalah dengan mudah!”

“Aku setuju, tidak mungkin mereka akan kalah dengan mudah! Satu-satunya yang akan kalah, adalah Katarina yang buruk baik dalam akademik maupun sihir!”

“Aku setuju, hanya Katarina yang akan kalah. Kalau begitu, aku benar-benar lega.”

“Aku setuju, aku benar-benar senang.”

“................................Oi, tunggu sebentar, kita seharusnya tidak boleh senang!! Jika Katarina kalah, bukanya semuanya akan sia-sia!!! Kita akan menuju langsung kepada akhir kehancuran kita!!”

“Oh, itu benar! Jika Katarina kalah, semuanya akan berakhir!”

“....Memang, semuanya akan sia-sia apabila kita kalah, tapi..... Semuanya, berpikirlah. Ayo kita pertimbangkan ini dengan tenang. Melawan perempuan yang pintar dan kuat dalam sihir, apa kamu pikir seorang perempuan dengan wajah jahat yang buruk dalam akademik dan sihir bisa menang?”

“..........”

“...........”

“........A, ayo kita buat ladang! Kita baru membaca ‘Lebih dalam Pertanian’ dan ‘Petingnya Pengalaman dalam Pertanian’ baru-baru ini. Walaupun kita di sekolah, kita tidak boleh bermalas-malasan untuk bekerja di ladang!”

“Itu benar! Kita juga butuh lebih berlatih lagi melempar ular mainannya, agar kita bisa melemparnya senatural mungkin ketika waktunya tiba!”

“Setelah itu, kita hanya membutuhkan ‘ok’ dari para guru, dan terus berlatih keahlian pedang juga!”

“Itu benar!”

“Kalau begitu, besok ayo kita minta sekolah untuk mengizinka kita membuat sebuah ladang, lebih banyak berlatih melempar ular mainannya, dan terus berlatih keahlian pedang, apakah ini terdengar bagus untuk semuanya?”

“IyaC.I.U (talk).”

Jadi, rapat strategi menghindari bendera kehancuran Katarina Claes sudah ditutup. Aku tidak kepikiran hal yang baru........

“Di pagi hari, aku akan meminta para huru untuk mengizinkanku untuk membuat sebuah ladang disini.”

Lalu, aku tidur di tempat tidurku yang sedikit lebih kecil dari yang aku punya di rumah.


Beberapa hari kemudian, setelah pelajaran berakhir, aku menggali di sudut kawasan sekolah dimana hamppir tidak ada orang akan datang.

“Nona muda, apakah ini sebuah taman bunga?”

Anne bertanya padaku dengan ekspresi meragukan di wajahnya.

“Iya, ini adalah sebuah taman bunga. Karena kamu dan Keith terus memberitahuku bahwa aku benar-benar dilarang untuk membuat ladang, aku pikir aku mungkin menanam taman bunga saja sebagai gantinya.”

Itulah keadaannya. Walaupun aku sangat bersemangat untuk membuat ladang di sekolah, Keith dan Anne terus bersikeras bahwa “walaupun kamu melakukannya di rumahmu sendiri, kamu tidak boleh melakukannya di sekolah” dan menentangku dengan keras, jadi aku berkompromi dengan mereka dengan mengatakan aku akan membuat sebuah taman bunga saja, dan aku juga telah berbicara dengan sekolah tentang itu juga.

Berkebun sepertinya biasa menjadi hobby diantara para bangsawan, jadi lumayan mudah mendapatkan izin.

Itulah sebabnya, aku membuat sebuah taman bunga saat ini.

Akan tetapi, Anne terus melihatku dengan terus dan terus meragukan.

“Tapi Nona muda, bibit yang kamu punya disana tidak terlihat seperti bibit bunga begiku.....”

“Anne, sungguh, apa yang kamu bicarakan sekarang. Ini juga adalah bibit bunga yang benar. Ini adalah bunga mentimun, dan bnga terong ini juga akan mekar.”

“.....Nona muda..... Jadi yang kamu katakan adalah aku tidak melihat itu dengan salah, dan itu adalah bibit sayuran......”

“Yaa iya, pada akhirnya mereka adalah bibit sayuran, tapi.... Sebelum menjadi sayuran, mereka juga adalah bunga yang akan mekar juga!”

Ketika aku mengadahkan dadaku karena bangga, Anne hanya menghela nafas dengan dalam sambil melihatku.

“Aku pikir aku sudah meyakinkanmu....”

“Jadi, aku juga telah memesan bibit yang lainnya, jadi tidak apa-apa, kan?”

Ketika aku mengatakannya, Anne hanya terus menatapiku, dan sekali lagi menghela nafas dengan dalam.

“.....Aku mengerti. Akan tetapi, tolong dicoba untuk tidak membiarkan siswa lainnya di sekolah mengetahui tentang hal ini.”

“Terima kasih!”

Yay~! Anne terbujuk! Jika nanti aku bisa membujuk Keith juga, tidak akan ada orang lain yang mengeluh padaku tentang ini.

“....Tapi ngomong-ngomong, Nona muda, entah mengapa aku merasa bahwa cangkul yang kamu gunakan dan baju kerja yang kamu pakai saat ini terlihat sangat tidak asing......”

“Ahh, ini? Tentu saja mereka terlihat tidak asing lagi. Lagipula, mereka adalah barang yang sama dengan yang selalu aku pakai di rumah.”

Setelah aku berkata seperti itu, wajah Anne menjadi sangat seram.

“......Seperti yang aku duga.... Tapi, Nona muda, kalau ingatanku benar, kita pasti meninggalkan baju kerja dan cangkul itu di rumah Claes......”

“Begitu ya! Walaupun aku bersusah payah mengemas mereka dengan rapi di barang-barang bawaan, kamu mengambil semuanya keluar lagi! Karena aku tidak punya jalan lain, aku meminta Tom-san untuk mengirim mereka sendiri jauh dari rumah sampai ke sini!”

“......Tom-san, penghianat itu, tidak mungkin....”

Setelah bergumam seperti itu pada dirinya sendiri, Anne menjadi sunyi dan hanya terus melihatku bekerja, dan aku membuat kemajuan bagus bekerja menggunakan cangkulnya. Ini jauh lebih kecil dari yang ada di rumah, dan karena saat ini aku masih ada jam pelajaran, aku tidak memiliki banyak waktu lagi untuk bekerja di ladang, jadi aku harus bekerja sekeras mungkin.

Setelah itu, walaupun aku mendapatkan sedikit omelan, entah bagaimana aku berhasil membujuk Keith juga.

Otome Flag Vol 2 e.jpg

Ngomong-ngomong, semua temanku langsung mengetahui tentang ladangnya.

Sambil melihatku membajak ladangnya, Alan memegang perutnya lagi dan meledak tertawa mengatakan “tidak bisa dipercaya, datang ke sekolah untuk melakukan hal seperti ini,” dan Jared terlihat menundukan kepalanya dan bahunya gemetar lagi sambil berdiri di samping Alan.

Awalnya Mary, Nicole, dan Sophia semuanya terkejut, tapi mereka berkata bahwa mereka akan membantu apabila aku membutuhkannya.

Masih ada dua tahun lagi sebelum otome gamenya berakhir, dan untuk menaklukan semua bendera kehancurannya, aku akan mempertaruhkan nyawaku pada membajak ladangku.

Bab 3 – Aku memohon manisan[edit]

Beberapa minggu telah belalu semejak aku menghadiri sekolah sihir. Kemarin, sama seperti dalam naskah game, ada sebuah tes untuk mengukur kecerdasan semua siswa dalam akademik dan sihir.

Lalu – Keith, Jared, Alan, Mary, dan Sophia – pada akhirnya teman-temanku dan saudara tiriku hampir sepenuhnya memonopoli posisi teratas. Seperti yang sudah diduga dari teman-temanku dan saudara tiriku.

Juga, berada di atas sana di antara teman-temanku yang berkualitas tinggi, si ‘pemeran utama’ game yaitu Maria juga tentu saja berada di sana. Sebagai perempuan rakyat biasa daripada seorang bangsawan, dia seharusnya tidak mendapatkan pengajaran spesial seperti yang kita miliki, dan mungkin hanya mendapatkan pendidikan biasa dari sekolah lokal di perumahan. Walaupun begitu, bisa mendapatkan posisi yang jauh di atas dari para bangsawan lainnya, seperti yang telah diduga dari si ‘pemeran utama’.

Ngomong-ngomong, kalau untuk peringkatku..... Bersorak karena aku berada di posisi rata-rata! Aku bekerja keras dan aku ingin dipuji!


Kalau dipikir-pikir, urutan peringkatnya sama seperti dalam naskah gamenya, dengan Jared pertama, Maria kedua, dan Alan ketiga, tapi..... Kalau ini sama seperti dalam game, Alan seharusnya tidak bisa menerima kenyataan bahwa Maria berada di peringkat di atasnya, tapi.....

“Oh, aku tidak begitu peduli tentang menang atau kalah. Lagipula semua orang memiliki hal yang cocok dan tidak cocok, tidak ada alasan untuk cemas tentang setiap hal kecil, itu tidak bisa dihindari.” Alan berkata seperti itu dengan sebuah ekspresi seakan-akan dia sama sekali tidak peduli, dan tidak ada tanda-tanda kalau dia akan berlari untuk menghubungi Maria juga.

Seperti ini, walaupun beberapa hal sama seperti gamenya, ada beberapa yang berbeda dari gamenya juga.

Contohnya, pemilihan anggota OSIS.

OSIS seharusnya adalah sebuah organisasi untuk alasan “membantu para siswa meningkatkan kehidupan sekolah dan menjadi lebih berarti melalui pengendalian diri,” dibuat pada waktu yang bersamaan dengan sekolah. Yaa, aktivitas mereka yang sebenarnya adalah seperti, membantu guru dalam pengajaran, atau mengurus permasalahan antar siswa..... Itu hanya seperti pekerjaan yang aneh-aneh, tapi...

OSIS disini sama seperti yang ada di sekolahku pada kehidupanku sebelumnya, calon anggotanya tidak dipilih melalui voting, tetapi dipilih langsung.

Siswa pada peringkat teratas di tes ini dipilih secara paksa sebagai anggota OSIS.

Aku berkata ‘dipaksa’, tapi aku sama sekali tidak berpikir bahwa itu adalah hal yang menyedihkan.....

.....Karena terpilih sebagai anggota OSIS adalah bukti dari kehebatan siswa itu, dan itu adalah kebanggaan yang bergengsi, jadi hampir semua orang akan setuju ntuk melayani sebagai anggota OSIS. Juga, orang-orang yang terpilih akan dikagumi oleh semua siswa.

Jadi, karena teman-temanku dan saudara tiriku memonopoli semua peringkat teratas, mereka semua menjadi anggota OSIS bersama dengan si ‘pemeran utama’ Maria.

Sungguh, ini sama seperti gamenya.

Yaa, apabila kamu ingin menemukan dan mengetahui hal yang berbeda dari gamenya, itu adalah teman-temanku dan saudara tiriku terus mengatakan “akan bagus kalau kita bisa bersama dengan (nona) Katarina”, rupanya itu sedikit mengganggu para guru.

Karena semuanya bergabung dengan OSIS, dan aku akan ditinggal sendirian, karena mereka semua adalah orang-orang yang begitu baik mereka mungkin mempertimbangkan perasaanku. Ngomong-ngomong, pelayanku Anne kebanyakan hanya mendukung kehidupanku di dalam asrama, dan tidak bersamaku ketika aku berada di sekolah. Yaa, setelah pelajaran, dia akan selalu mengikutiku dengan dekat dan mengatakan “aku tidak tahu apa yang Nona muda akan lakukan apabila dia sendirian” setiap kali aku pergi untuk bekerja di ladang.

Bahwa semua teman-temanku sangat mencemaskanku, aku benar-benar senang tentang itu, dan tentu saja aku senang bisa bersama dengan semuanya, tapi aku tidak membenci sendirian ataupun sekali-kali bersantai dan beristirahat, jadi sebenarnya tidak ada yang perlu dipermasalahkan.

Itulah bagaimana aku melihat situasinya, tapi....

Tanpa kusadari, aku telah mendapatkan izin untuk mengunjungi ruangan OSIS yang pada dasarnya seharusnya hanya boleh dimasuki anggota OSIS, dan bahkan bisa dikatakan bahwa aku setengah dipaksa diundang kesana. Yaa, sepertinya teman-temanku dan saudara tiriku menarik beberapa benang[4], tapi....

....Walaupun aku bertanya, aku tidak bisa mendapatkan detail tertentu dari siapapun, jadi kebenarannya masih tersembunyi dalam misteri.......

Jadi, tanpa mengetahui bagaimana ini bisa terjadi, aku mulai mengganggu mereka di ruangan OSIS dari waktu ke waktu......


“Silahkan diminum, Katarina-san.”

“T, terima kasih banyak.”

Orang yang mengatakannya sambil memberikan teh untukku, adalah siswa dengan peringkat tertinggi di kelas dua, yang menjadi ketua OSIS. Dia juga adalah laki-laki tampan yang tidak akan dikalahkan oleh aggota yang lainnya, dan dai memiliki rambut berwarna merah cemerlang dengan mata berwarna abu-abu, dan dia selucu anak anjing.

Ngomong-ngomog, wakil ketuanya adalah si ‘bangsawan iblis,’ Nicole.

Anggota OSIS seharusnya dipilih berdasarkan kemampuan akademik dan sihir mereka, tapi.... Melihat orang-orang yang ada disini, membuatku penasaran kalau mereka sebenarnya tidak dipilih berdasarkan penampilan mereka....

Tapi, dibandingkan dengan tujuh siswa kelas satu yang dipilih sebagai OSIS, hanya ada dua siswa kelas dua, ketua OSIS, dan wakil ketua OSIS Nicole.

Berdasarkan cerita ketua, tahun lalu juga ada tujuh dari mereka yang dipilih, rupanya karena Nicole, ini dan itu terjadi, dan yang lainnya berhenti datang ke OSIS lagi. Karena ketua juga adalah laki-laki yang tampan, dia mungkin bisa dibilang kebal-Nicole......

Daya tarik si ‘bangsawan iblis,’ benar-benar menakutkan.....

Yaa, setidaknya kali ini, sekumpulan siswa kelas satu yang kebal-Nicole telah bergabung dengan OSIS yang rusak...... Ketua seertinya sangat senang akan hal itu.

Mungkin karena itu, walaupun aku tidak berhubungan dengan OSIS dan selalu diseret kesini oleh teman-temanku, dia tidak pernah memperlihatkan wajah tidak suka pada seberapa sering aku berkunjung, dan akan selalu menyambutku dengan sopan dan mengeluarkan teh untukku.

Jadi, karena penyambutan hebat yang selalu aku dapatkan, aku telah sepenuhnya terbiasa berada di antara OSIS. Yaa, ini berkat teman-temanku yang baik mencemaskanku, tapi....


Jadi, karena aku jadi terlibat, akan lebih baik apabila aku bisa akrab dengan anggota OSIS yang lainnya selain teman-temanku.....

“Nona Claes, kalau mau, silahkan coba ini juga.”

Ketika aku meminum teh dari ketua, tanpa kehendaku aku melompat ketika si cantik di depanku merekomendasikan beberapa manisan untukku.

“T, terima kasih, Campbell-san.”

Aku berterima kasih padanya dengan sopan, dan si cantik, Maria Campbell, mengeluarkan senyuman lebar.

........Itulah keadaannya. Karena aku terlibat dengan OSIS, sekarang aku juga memiliki titik hubungan dengan si ‘pemeran utama’ Maria-chan, dan setiap kali aku akan datang ke ruang OSIS, dia akan selalu merekomendasikan dengan lembut beberapa manisan untukku dengan senyuman di wajahnya.

Jadi, aku hanya mengetahui Maria-chan yang dari game hingga saat ini, tapi...

Maria Campbell......... Wujud aslinya adalah – perempuan yang lembut, dan baik. Dia juga bagus dalam segalanya, dia adalah Nona muda indah yang akan melakukan segalanya tanpa keluhan. Dan, walaupun dia bisa segalanya, dia memiliki sikap yang sangat jujur tanpa sama sekali bangga akan itu.

Ya ampun, dia benar-benar wanita yang begitu indah dan menarik.

Aku bahkan jadi bingung mengapa Katarina dalam game akan melihatnya sebagai musuh bubuyutan dan ngebully perempuan yang begitu baik ini.....


Tentu saja, teman-teman ‘target tangkapan’ku juga mulai tertarik pada daya tarik Maria-chan.

Ketika aku samar-samar berpikir tentang hal-hal itu, aku melempar manisan yang aku terima kedalam mulutku. Nn!? Manisan ini lumayan enak.

“Manisan ini, sangat enak.”

Aku memberitahu Maria-chan jawaban ini tentang manisan yang dia berikan padaku.

“Iya, mereka lumayan enak, kan. Itu adalah sesuatu yang para siswa sumbangkan ke OSIS.”

Ahh, jadi ini sumbangan.

Memang, karena para siswa disini mengaggumi OSIS, sepertinya ada beberapa sumbangan juga. Ditambah lagi, karena ada banyak bangsawan dengan tingkat yang tinggi diantara para siswa, manisan yang disumbangkan benar-benar berkelas tinggi.

Ah, kalau dipikir-pikir, ngomongin soal manisan –

“Campbell-san, kamu bisa membuat manisan?”

Di dalam game, hobi Maria adalah membuat manisan. Jadi, dia juga lumayan sering menyumbangkan manisan buatannya ke OSIS. Manisan buatannya memiliki rasa yang sederhana tapi enak, berbeda dengan manisan mewah yang para target tangkapan biasa makan, dan dia juga seharusnya bisa menangkap hati mereka melalui perut mereka seperti itu.

Ilustrasi manisan buatannya terlihat sangat enak, di kehidupanku yang sebelumnya aku sangat ingin memakannya sampai-sampai aku secara insting berlari ke toserba untuk membeli beberapa manisan yang terlihat mirip.

Dan sekarang, aku benar-benar ingin melihat manisan buatan Maria yang sebenarnya daripada melihatnya di layar..... Aku ingin bisa mencicipi yang asli saat ini juga! Jadi, pertanyaanku benar-benar memiliki tujuan tersembunyi didalamnya, tapi......

“.......Iya.”

Maria-chan benar-benar membeku. Memang, Maria chan tidak pernah berkata secara umum bahwa “aku membuat manisan.” Bahkan di dalam game, dia seharusnya memulainya dengan diam-diam meminjam sudut dapur dan hanya membuat sedikit untuk dicicipi oleh dirinya sendiri. Sepertinya kalau kamu cukup meningkatkan nilai cinta seorang target tangkapan, lalu subjek ini akan munculu, dan si target tangkapan akan berkata “kalau begitu, buatkan beberapa untukku juga, ok?”........Tapi, menilai dari reaksi Maria-chan barusan, dia mungkin belum memberitahu siapapun.

Mmm~. Tidak mungkin aku bisa berkata “Aku melihatmu membuatya di dalam game,” jadi....

“Uhh~, it, itu, aku mendengar sesuatu dari wanita yang ada di kantin.....”

“......Jadi begitu.”

Walaupun aku jadi agak bingung karena mencoba untuk memikirkan suatu alasan, sepertinya Maria-chan menerima alasan itu. Aku agak lega.

“......Seperti yang Nona Claes sudah dengar, betul, aku telah meminjam dapur kantin untuk membuat beberapa manisan dari waktu kewaktu, tapi.... Itu, masih sangat jauh dari tingkat dimana aku bisa menunjukannya pada semuanya.....”

Sambil menatapi manisan mewah di meja, sepertinya Maria-chan memiliki wajah yang kesusahan. Pastinya, hanya ada manisan mewah dibeli dari toko berkelas tinggi yang bisa dilihat disini, dan tidak ada manisan amatur atau buatan sendiri. Dan untuk alasannya, itu karena di dunia ini, kebanyakan bangsawan, bahkan para wanitanya, sama sekali tidak memasak. Intinya, memasak dipertimbangkan sebagai pekerjaan para pelayan.

Dan untukku juga, aku sama sekali tidak bisa membuat apapun, termasuk manisan. Dari awal, di dalam keluarga Claes, aku sepenuhnya dilarang untuk masuk ke dapur.

Sesaat setelah aku mendapatkan ingatanku, aku beberapa kali mencubit berbagai bahan, menjilat beberapa bumbu misterius, dan aku berpikir aku ingin mencoba memasak beberapa jamur yang tumbuh di taman, tapi.... Setelah itu, aku dilarang masuk ke dapur, dan diberitahu “dapur adalah tempat berbahaya dengan pisau dan api, dan akan menjadi peristiwa besar apabila Nona muda terluka disini.” Sangat sulit menjadi nona muda yang begitu dilindungi.

Yaa, intinya, kebanyakan perempuan bangsawan tidak memasak sendiri, dan semua manisan yang disumbangkan ke OSIS dibuat oleh koki professional.

Itulah sebabnya Maria-chan merasa sulit untuk mengeluarkan manisan buatannya yang akan dianggap sebagai hasil seorang amatur....

“Untukku, walaupun aku menyukai manisan mewah yang dibuat oleh para koki, aku juga menyukai manisan buatan sendiri.”

“Eh, Nona Claes juga kebetulan memakan manisan buatan sendiri?”

Maria-chan memiliki ekspressi sangat terkejut di wajahnya.

“Iya. Kepala pelayan di rumah kami, juga memiliki hobi yang sama, dan aku selalu meminta manisan darinya.”

Manisan yang dijual di toko dibuat oleh koki professional terlihat sangat teliti dan lumayan enak, tapi manisan kepala pelayan juga memiliki rasa yang sederhana tapi enak juga. Karena aku tidak bisa memakannya lagi semejak aku datang ke sekolah, aku jadi sangat sedih.

“Setelah datang ke sekolah, aku kangen rasa dari permen buatan sendiri itu. Kalau tidak terlalu menyulitkan Campbell-san, aku akan sangat senang apabila kamu bisa membagi sedikit yang kamu buat padaku, dan aku bahkan akan mempersiapkanmu dengan dana untuk kebutuhannya, dan akan membayar dengan benar untuk apa yang kamu buat.”

Bagaimanapun, aku ingin bisa mencicipi manisan itu yang terlihat sangat enak – aku dengan sungguh mencoba untuk membuat senyuman terbaik dengan wajah jahatku ini. Apakah melihat betapa sungguhnya aku benar-benar bekerja –

“Aku tidak mungkin menerima sedikitpun uang! Lagipula, aku hanya menggunakan sisa dari dapur sekolah! .......Karena ini hanya hobi amaturku, aku tidak yakin apa mereka akan terasa enak untuk Nona Claes, tapi..... Aku akan segera membuat beberapa dan membawanya untuk dibagi.”

Adalah apa yang Maria-chan katakan.

“Terima kasih!”

Jadi, seperti yang aku inginkan, aku berhasil mengamankan sebuah janji dari Maria-chan untuk membawa beberapa manisan buatannya untuk aku coba.


Setelah pelajaran berakhir dikeesokan hari setelah aku mengamankan janji Maria-chan untuk membawakanku manisan buatannya, aku pergi menuju asrama untuk mengganti pakaianku menjadi pakaian kerja untuk di ladang, dan berjalan di jalan menuju asrama sendirian. Ngomong-ngomong, saat ini saudara tiriku dan teman-temanku berkumpul di ruang OSIS untuk bekerja, tapi....

Hari ini, aku ingin segera menggunakan pupuk yang baru saja aku dapatkan dari Tom-san, sebelum teman-temanku melihatku melakukan hal seperti ini dan mencoba membatalkannya dengan menyeretku pergi.

Lalu, ketika aku berjalan di jalan menuju asrama....... “growl~~” perutku mulai bersuara dengan keras. Karena aku melupakan PR untuk pelajaran di siang hari, aku diomeli oleh Keith dan harus menulis sebuah permintaan maaf, dan tidak bisa memakan cukup makan siang karena itu. Biasanya sebelum aku pergi untuk bekerja di ladang, Anne akan menyiapkan sesuatu untuk aku makan. Ketika aku berpikir seperti itu – indra penciumanku yang dengan bangga dapat aku katakan mirip seperti anjing, menangkap bau yang sangat enak di udara.

Jadi aku menjadi lemah dan terpikat oleh baunya, dan mengikutinya ke arah hutan yang agak jauh dari jalan –

Di sana ada Maria-chan dan beberapa perempuan yang mungkin siswi di sekolah ini.

Mereka diposisi seakan-akan bertujuan untuk mengepung Maria-chan, dan dari gaun mereka yang berkilauan, sepertinya perempuan-perempuan itu berasal dari bangsawan tinggi.

Jadi, bau enak itu sepertinya berasal dari kerajang yang Maria-chan bawa dan tertutupi dengan sebuah saputangan..... Bau enak itu meresap kedalam udara di tempat itu.

Apa yang sedang terjadi disini! Mungkinkah itu, manisan buatannya yang aku minta!? Walaupun dia baru saja berjanji padaku kemarin, dia telah membuatnya!? Dia perempuan yang begitu baik!

Aku sangat bahagia hingga aku langsung berlari kepada Maria-chan dan orang-orang yang sama sekali tidak menyadariku...... Itulah ketika itu terjadi.

“Thump!!” Sebuah suara yang keras menggema di dalam hutan. Salah satu perempuan yang mengepung Maria-chan mengayunkan tangannya dengan liar, dan memukul keranjang yang Maria-chan pegang ke tanah.

Lalu, yang keluar dari keranjang itu kemungkinan adalah manisan yang Maria-chan buat sendiri, memerapa manisan yang terlihat seperti muffin menggelinding keluar.

“Hanya karena kamu memiliki kekuatan sihir cahaya, kamu dipuji oleh semua orang, bukankah itu terasa hebat! Seorang rakyat jelata membawa sesuatu seburuk ini untuk dimakan para anggota OSIS, punyalah rasa malu dan tahu diri dong!”

Perempuan itu mengatakannya ketika keranjang itu terjatuh di atas tanah, dan sekarang dia terlihat seperti akan menginjak-injak manisan itu!? Tunggu sebentar, jangan lakukan hal seperti itu pada manisanku~~!!

“Hentikan!”

Aku berada di antara si perempuan dan Maria chan dan berteriak.

“.....N, Nona Katarina Claes....”

Saat ini, semua perempuan yang mengerumuni Maria-chan sedang bermata lebar pada kemunculanku yang tiba-tiba, dan tentu saja ini termasuk perempuan yang baru saja akan menginjak manisannya.

Otome Flag Vol 2 f.jpg

“Apa yang sebenarnya kalian pikir sedang kalian lakukan!?”

Apa yang kalian pikir kalian lakukan pada manisan yang Maria-chan susah payah buatkan untuku! Aku menatap dengan amarah pada para perempuan itu.

“....Eek!”

Para perempuan itu langsung memucat. Lagipula, ini adalah muka jahat! Ini akan melipat-gandakan kekuatan melototku!

Aku rasa mereka semua terpengaruh dengan amarahku dan para perempuan itu –

“Kita benar-benar minta maaf!!”

Dan dengan wajah pucat dan kepala menunduk, mereka berlomba lari melawan satu dengan yang lainnya dalam sikap yang tidak pantas sebagai wanita –

.......Mmm. Hari ini wajah jahatku sedang dalam konsisi yang sempurna.

Tapi ngomong-ngomong..... Aku berbalik ke arah manisan buatan Maria-chan yang berserakan di tanah. Karena tanah disini kebanyakan ditumbuhi rumput, sepertinya hanya ada sangat sedikit tanah di manisannya.

Pertama aku mengambil keranjangnya dulu, lalu mulai menaruh manisan yang terjatuh kembali ke dalam keranjangnya.

Lalu, seperti biasa, baunya mulai memicu kelaparan perutku lagi..... Aku tidak bisa menahannya dan akhirnya mengambil manisan untuk diriku sendiri.

Kemudian, aku melempar manisannya kedalam mulutku.

“.......Enak.”

Ini, adalah rasa terbaik diantara semua manisan yang pernah aku makan! Ini terlalu enak! Apa rasa yang lembut ini, dan ini bahkan tidak terlalu manis, tidak dapat dipercaya betapa teratur kemanisannya. Jadi, pada betapa enak manisannya, aku jadi tersesat dalam mimpi – dan tanpa kusadari, aku telah selesai memakan semua manisan yang ada di keranjang yang aku pungut.

Dan lalu “ahh, aku kenyang, aku kenyang,” dan melihat ke atas – dan aku melihat Maria-chan melihatku dengan kaget.

......Oh tidak, aku telah melakukannya sekarang! Aku akhirnya kelewatan dan memakan semua manisannya Maria-chan~! Karena tadinya ada sangat anyak, mereka mungkin dibuat untuk dibagi ke semua orang di OSIS......

.......Atau bisa dibilang, aku pikir semuanya untukku, jadi aku memakan semuanya.... Dari awal, itu bahkan bukan untukku..... Ini buruk!

“Uh, uhh, aku jadi kelewatan dan memakan semuanya.... Aku benar-benar minta maaf!”

“Ah, tidak apa-apa. Aku tidak apa-apa soal itu, tapi.... Uh, itu adalah sesuatu yang terjatuh ke tanah.....”

Ahh, begitu, jadi ini semua soal itu. Dia tidak berkata, “tapi itu bahkan bukan sesuatu yang aku buat untukmu,” aku sangat senang~

“Karena mereka terjatuh di rumput, sama sekali tidak ada masalah karena mereka hampir tidak mengenai tanah.”

Kalau kamu langsung mengambilnya, seharusnya itu aman berdasarkan hukum ‘belum tiga detik.’ Sambil mengatakannya, aku mengadahkan dadaku dengan bangga.

“......Be, begitu ya.”

Maria-chan tertawa seakan-akan dia entah mengapa kesulitan.

Tapi ngomong-gomong –

“Campbell-san benar-benar mahir membuat manisan. Itu sangat enak.”

Yup, keenakan manisan buatan Maria jauh melebihi harapanku. Rasa lembut itu di mulutku, rasa manis yang indah itu, hasil kerjanya tidak lebih rendah dari koki professional dalam segi apapun. Kaetika aku memberitahu Maria chan perasaanku yang bergelora–

“.......Terima kasih banyak.”

Dia tertawa dengan malu dan pipinya sedikit memerah.

Ketika hatiku berdetak tanpa kehendakku karena semangat melihat keimutannya – Pangeran Jared datang dari arah bangunan sekolah.

Sepertinya, hari ini adalah rapat OSIS, tapi karena Maria-chan yang belum pernah melewati rapat tidak muncul, mereka cemas dan mencarinya.

Aku sedang duduk di tanah sambil memegang sebuah keranjang, dan Maria-chan sedang berdiri dengan pipi yang memerah, Jared sepertinya melihat kearah kami dengan agak meragukan..... Maria-chan memberikan kebohongan putih untukku dengan berkata “kebetulan, aku bertemu Nona Katarina disini, dan kita sedikit mengobrol.” Terima kasih karena tidak memberitahunya “Nona Katarina memakan semua manisan yang ditujukan untuk semua orang.” Kalau itu terbongkar, aku akan harus menghadapi kemarahan Jared dan Keith, dengan mengatakan “bagaimana bisa kamu memakan manisan milik orang lain!”

Jadi, karena Jared menemukan Maria-chan dengan aman tanpa masalah apapun, mereka berdua kembali ke ruang OSIS. Entah mengapa, aku hampir diseret juga oleh mereka berdua, tapi karena aku benar-benar ingin menyebarkan pupuk di ladangku hari ini, aku menolak dengan sopan.

Jadi, dengan perutku yang terisi penuh, aku menggati pakaianku dengan pakaian kerja, dan pergi menuju ladang.


Tapi ngomong-ngomong, teryata Maria-chan dibully seperti itu..... Ketika aku bekerja di ladang, aku berpikir tentang apa yang terjadi barusan.

Walaupun dia seorang rakyat biasa, dia memiliki sihir cahaya yang spesial, dan peringkatnya sangat hebat. Ngomong-ngomong, wajahnya dan sikapnya juga bagus. Ditambah lagi, dia terpilih sebagai anggota OSIS yang semua siswa kagumi.

Maria-chan adalah pusat keirian seluruh sekolah...... Para bangsawan yang dibanggakan pasti sangat iri padanya. Itulah sebabnya, orang-orang yang senang mencari masalah akan muncul.

Dari awal, di dalam game kebanyakan Katarinalah yang melakukan itu pada si ‘pemeran utama,’ tapi..... Itu berbeda sekarang. Tapi walaupun begitu, sekolah ini dipenuhi dengan bangsawan tinggi, jadi contohnya, walaupun Katarina tidak menjadi pemimpin untuk membully si ‘pemeran utama,’ Katarina yang kedua, atau bahkan yang ketiga, akan muncul untuk mengambil peran itu.

Tapi ngomong-ngomong, memperlakukan manisan yang Maria-chan susah payah buat untukku seperti itu, mereka adalah anak-anak yang begitu buruk. Hanya sedikit lagi dan aku tidak akan bisa memakan apapun.

Ya ampun, aku tidak seperti Katarina dalam game lagi! Harga diri yang tinggi dan tujuan yang jahat –

.......Katarina dalam game.....

Kalau dipikir-pikir, aku merasa di dalam game, ada adegan dimana Katarina mengganggu si ‘pemeran utama’ seperti yang terjadi pada Maria-chan hari ini......

Ketika Maria-chan membawa beberapa manisan yang dia buat untuk semua orang di OSIS, pada perjalanannya menuju ruang OSIS, dia ditahan dan manisannya terlempar ke tanah, lalu diinjak-injak.

Pada waktu ini, si target tangkapan Jared muncul pada saat yang tepat dengan sikap yang gagah, dan dengan hebat melawan si jahat Katarina dan kawan-kawannya.

Lalu, dia mengambil beberapa manisan yang jatuh ke tanah dan memakannya, lalu memberikan senyuman pada Maria-chan dan berkata “ini enak.”

Ya ampun, itu sangat berbeda dengan Jared yang biasanya, senyuman lembutnya pada saat itu hampir seakan-akan bisa menyalurkan perasaannya keluar melewati layar.


Jadi begitu, yang terjadi hari ini, adalah event itu.... Karena aku bukan si jahat Katarina, aku tidak menyadarinya.

Kalau aku memikirkannya seperti ini, itu menjelaskan mengapa Jared muncul juga. Lagipula, itu seharusnya adalah eventnya Jared. Jadi begitu, itu adalah eventnya Jared –

........Apa itu artinya, aku baru saja mencuri eventnya Jared!?

Maksudku, awalnya, Jared seharusnya menghentikan Katarina disitu, dan sebelum Jared bisa menhentikan para-perempuan itu hari ini aku menakuti mereka dengan wajah jahatku.... Ditambah lagi, sebelum Jared bisa menunjukkan senyuman yang bagus itu, aku telah memakan semua manisannya.....

Ahh~ aku benar-benar minta maaf, Jared. Aku telah mencuri event cinta dari temanku yang berharga itu.... Kalau seperti ini, Maria-chan dan Jared tidak akan bisa jatuh cinta. Aku benar-benar, benar-benar minta maaf........

.......Huh? Bukannya lebih baik kalau mereka tidak jatuh cinta?

Maksudku, apabila Jared dan Maria-chan jatuh cinta, Katarina tidak akan dibutuhkan lagi dan akan langsung terjatuh kepada akhir kehancuran......

Itu artinya, aku telah melakukan hal yang sangat bagus! Selamat diriku! Tanpa kusadari, ak telah lebih menjauh dari jalan menuju kehancuran, bagusnya!

Baiklah~! Kalau begitu, aku akan bekerja keras dan terus melakukan ini!

Jadi dengan ketetapan hatiku yang baru, aku mulai menyebarkan pupuk yang Tom-san kirimkan padaku.


Akan tetapi, aku terlalu kelewatan...

Setelah itu, aku harus mendengarkan omelan Anne, dan baju kerjaku disita untuk sehari.

Bab 4 – Aku mencuri sebuah event lagi[edit]

Sudah beberapa minggu sejak aku mencuri event milik Jared.

Entah bagaimana, aku merasa bahwa aku menjadi lebih akrab dengan Maria-chan setelah peristiwa itu.

Setelah itu, Maria-chan sering mambuatkan manisan untukku.

“Silahkan dimakan, Nona Claes.”

Dia akan selalu menawarkan manisan yang terbaik dan terenak sengan senyuman di wajahnya, jadi aku selalu mendapati kakiku membawaku ke ruang OSIS setiap waktu.

Lalu, aku akan mendapatkan manisan buatan Maria-chan dan teh ketua yang dia buat sendiri, dan aku menghabiskan setiap hari di kemewahan yang akan membuatku dikutuk oleh siswa lainnya karena iri apabila mereka mengetahuinya.

Tidak hanya manisan buatan Maria-chan yang sangat enak, tidak dapat dipercaya ketua juga mahir membuat teh untuk seorang bangsawan. Teh ketua memiliki rasa yang sangat lembut di dalamnya.

Ngomong-ngomong, ketua sepertinya adalah saudara jauhnya Nicole, da mereka telah mengenal satu sama lain sejak kecil. Itu menjelaskan alasan mengapa dia kebal-Nicole.

Jadi, aku sekarang sangat akrab dengan anggota OSIS lainnya yang awalnya bukan temanku, tapi selain di ruang OSIS, aku masih belum berhubungan dengan siapapun.

Itu tidak bisa dihindari untuk ketua OSIS karena dia berada di tingkat yang berbeda, tapi Maria berada di tingkat yang sama denganku, dan aku akan sangat senang bisa akrab dengannya di luar ruang OSIS..... Entah mengapa, masih ada bebeapa jarak di antara kita diluar ruang OSIS.

Yaa, pada dasarnya, kita semua dianggap sebagai anggota dari tingkatan yang lebih tingi di negara ini, tapi.... Tidak hanya Maria-chan, kebanyakan siswa lainnya juga tidak memiliki status sosial yang begitu tinggi, jadi mereka tidak menghampiri kami......

Di dalam game juga, pada awalnya Maria juga tidak terlalu dekat dengan target tangkapan diluar OSIS. Bersamaan dengan kemajuan cerita dalam gamenya, dan nilai cinta target tangkapannya meningkat, target tangkapan akhirnya akan bisa lebih dekat dengan Maria, dan dia akhirnya akan menhabiskan waktu dengan mereka di luar OSIS.


Akan tetapi, saat ini sepertinya tidak ada satupun target tangkapan mencoba mendekat dengan Maria. Semuanya memiliki hubungan yang normal dan bersahabat dengannya, tapi aku merasa bahwa tidak ada yang gila-gilaan jatuh cinta padanya. Malahan, pada saat ini, karena aku telah sepenuhnya terpikat dengan manisan Maria-chan, aku mungkin adalah orang yang memiliki nilai cinta tertinggi terhadap Maria sekarang.

Jadi itulah keadaannya, tidak ada yang mesra-mesraan dengan Maria-chan...

Dan saat ini, diluar ruang OSIS, Maria-chan kebayakan masih sendirian..... Sepertinya, bangsawan lainnya mengambil wakt ini untuk membullynya seperti yang Katarina akan lakukan.....

Aku akan harus melakukan sesuatu soal ini.

Walaupun itulah yang aku pikirkan, aku sebenarnya tidak memiliki satupun ide bagus untuk cara melakukannya, jadi aku berkonsultasi pada saudara tiriku yang bijaksana –

Dia berkata bahwa seuanya akan lebih baik apabila dia lebih sering menempel dengan kita.

Lagipula, pada dasarnya kita dianggap sebagai tingkatan tinggi di negara ini. Apabila dia bersama kami, tidak peduli seberapa tinggi tingkatan bangsawan yang lainnya, mereka tidak akan bisa bergerak melawan kita dengan mudah, adalah apa yang saudara tiriku katakan.

Ketika aku panik di ruang OSIS karena aku lagi-lagi lupa Prku, Maria-chanlah yang meminjamkan catatan yang mudah dimengerti miliknya padaku, dan menjelaskan padaku dengan sopan bagian yang tidak aku mengerti. Walaupun aku selalu berkata “buat dan bawakan lebih banyak manisan kemari!” Maria-chan akan selalu memberikan senyuman dan membawa lebih banyak manisan enak kemari.

Tanpa kusadari, aku menjadi lumayan suka pada perempuan yang seharunya musuh bubuyutan Katarina, si ‘pemeran utama’ Maria Campbell.

Itulah sebabnya, aku tidak bisa menghiraukan situasinya sekarang.

Baiklah! Aku tidak akan menunggu target tangkapan lagi karena mereka lambat! Aku akan cepat-cepat dan mendekat pada Maria-chan, agar bisa bersama dengannya bahkan di luar OSIS.


Beberapa hari setelah aku memperkuat ketetapan hatiku.

Aku memutuskan untuk istirahat makan siang hari ini “ayo kita undang Mara-chan untuk makan siang deganku!” dan mencari Maria-chan.

Ngomong-ngomong, aku dan teman-temanku selalu makan di kantin sekolah bersama, tapi aku belum pernah melihat Maria-chan disitu.

Apabila aku mengingatnya dengan benar dari game, dipengaturannya dia akan gugup karena banyak bangsawan tingkat tinggi menggunakan kantinnya, jadi sebagai gantinya dia akan selalu membuat kotak makan siangnya sendiri di asramanya dan makan sendirian.

Berdasarkan pada informasi itu, aku mulai mencari tempat-tempat yang menjadi kemungkinan temat dimana dia akan makan – di pinggir taman sekolah, aku menemukan Maria-chan di kursi kecil.

Akan tetapi, Maria-chan tidak sendirian. Sama seperti yang terjadi beberapa minggu yang lalu, beberapa perempuan mengepungnya. Masih ada jarak yang lumayan jauh diantara kita, tapi angin membawa suara mereka padaku.


“Walaupun kamu hanya rakyat jelata yang tidak baik, hanya karena kamu memiliki sedikit sihir cahaya, dan kamu terpilih sebagai OSIS, bukannya kamu jadi sedikit kelewatan!?”

“Hanya karena kamu memiliki sihir cahaya kamu mendapatkan semua perlakuan khusus ini, dan betapa sedihnya bahwa OSIS tidak memiliki jalan lain selain menerima kamu dengan sabar!”

“Itu benar! Itu mungkin karena kamu mendapatkan perlakuan khsus waktu tes hanya karena sihirmu spesial!”

Perempuan-perempuan yang megelilingi Maria-chan menghujainya dengan perkataan kasar yang tidak habis-habis.

Lalu, ketika semua orang sibuk meneriaki Maria-chan, satu perempuan diantara mereka perlahan mengangkat tangannya. Ada api merah membara di tangannya.

Itu sihir api!

Perempuan disana itu mencoba menyakiti Maria-chan menggunakan sihir api!

Jadi, aku berlari secepat mungkin untuk mengurangi jarak diantara aku dan perempuan dengan api di tangannya. Kalau begini, Maria-chan akan dalam bahaya! Tapi, aku terlalu jauh untuk menghentikannya.....

Kalau seperti ini....

“Keluarlah! Onggokan Tanah!”

Dengan teriakanku, gumpalan tanah dengan lebar sekitar sepuluh sentimeter muncul di depan perempuan yang sedang mendekati Maria-chan. Lalu, perempuan itu menginjak gumpalan tanah itu dan terpeleset dengan hebat, terjatuh ke pantatnya.

Bagus!! Aku membuat pose kemenangan di pikiranku. Apakah sekarang kamu melihat hasil dari bertahun-tahun latihanku, kekuatan dari Onggokan Tanahku?!

Kemudian, ketika perempuan lainnya teralihkan oleh perempuan yang jatuh ke pantatnya, aku berlari ke samping Maria-chan, dan berdiri di antara dia dan perempuan lainnya. Lalu, aku menatap dengan amarah pada perempuan-perempuan itu dengan wajah jahatku.

“Sebenarnya apa yang kalian semua lakukan!! Dari awal, mengatakan bahwa ada tindakan pilih-pilih pada tes hanya karena dia memiliki sihir cahaya, jangan menuduh orang tanpa bukti! Sekolah ini bersifat meritokrasi [5] yang tidak pilih-pilih!”

Kalau memang ada pilih-pilih, sebagai anak perempuan dari keluarga Claes, aku seharusnya mendapatkan perinkat lebih tinggi dari rata-rata.

“Dan ditambah lagi, aku tahu betapa kerasnya Maria-chan bekerja! Nilai tesnya adalah hasil dari kerja kerasnya!”

Itulah keadaannya. Walaupun di dalam game si ‘pemeran utama’ terlihat seperti genius yang tak terkalahkan, Maria-chan yang sebenarnya adalah pekerja keras.

Dia selalu menunjukkanku catatannya ketika aku melupakan PRku, dia juga akan membawakan setumpuk buku catatan untuk mengajariku, aku bisa melihat betapa pekerja kerasnya Maria-chan setiap hari.

Maria-chan bukannlah seorang jenius, dia hanya pekerja keras yang hebat.

“Ditambah lagi, semua orang di OSIS, dan aku juga, kita tidak bersama Maria-chan hanya karena dia memiliki sihir cahaya! Karena dia adalah pekerja keras, karena dia mencoba sebaik yang dia bisa pada segala hal, karena kita menyukainya, itulah sebabnya kita bersama!”

Aku menatap kepada para perempuan itu dengan wajah jahatku, dan tersenyum dengan jahat seperti seorang penjahat lakukan.

“Jika kalian terus melakukan hal seperti ini – kalian akan sampai pada akhir kehancuran!”

Seperti si penjahat Katarina Claes dalam game~

Jadi, aku pikir itu karena rasa takut yang disebabkan oleh wajah jahatku yang hebat, semua orang berpisah lagi dengan sikap yang tidak pantas untuk wanita, berlari dengan gila untuk kabur.

Haah, mereka semua pengecut. Makhluk rendahan, mereka tidak sebanding dengan penjahat seperti ini, Nona Katarina Claes!

Jadi, wajah jahatku memainkan peran yang hebat lagi, dan menakuti para perempuan itu, dan ketika aku berbalik ntuk melihat Maria-chan –

Entah mengapa....... Bukankah dia menangis seperti sungai air mata!?

“M, Maria-chan!?”

Aku dengan cepat mendekat pada Maria-chan dan menaruh tanganku di punggungnya yang gemetar.

Dikepung dan diteriaki seperti itu, hampir dikenai sihir berbahaya..... Dia pasti sangat ketakutan. Aku mengelus punggungnya dengan lembut. Setelah mengelus punggungya untuk beberapa waktu.... Maria-chan tida-tiba mengatakan sesuatu.

“.....Uh, Nona Claes....... namaku....”

Huh, nama? Ini tentang apa ya? Aku berpikir soal itu untuk beberapa waktu, lalu menyadarinya.

......Ah, kalau dipikir-pikir, aku tidak sengaja memanggilnya “Maria-chan” barusan, nama panggilan yang diam-diam aku miliki untuknya di dalam hatiku. Tapi aku selalu memanggilnya “Campbell-san” hingga saat ini –

“Uh, uhh, maaf. Aku tiba-tiba memanggilmu menggunakan sesuatu yang tidak biasanya....”

Maria-chan menggelengkan kepalanya padaku yang panik.

“Tidak, itu tidak masalah. Malahan, kamu tidak harus menambahkan ‘-chan’ juga. Tolong panggil aku Maria saja.”

Bagaimana Maria-chan terlihat itu sangatlah imut ketika dia mengatakannya, jadi secara refleks, aku tersenyum puas, dan langsung mencoba memanggilnya itu.

“Terima kasih, Maria.”

Entah mengapa, jarak di antara kita akhirnya terasa lebih mengecil lagi.

Kemudian, Maria tersenyum dengan senang dan pipinya memerah –

“Uh, yaa...... Ka, kalau boleh....”

Entah mengapa, dia terlihat bertingkah agak mencurigakan. Aku penasaran mengapa dan hanya terus menatap padanya.

“Uh, apakah boleh jika aku memanggilmu ‘Nona Katarina’ seperti yang lainnya di OSIS?”

Dia mengatakannya hampir seakan-akan dia membuat pengakuan penting. Tatapan kosongku langsung menjadi –

“Tentu saja, tidak apa-apa memanggiku apapun yang kamu mau. Lagipula, kita sudah berteman, ya kan?”

Senyuman sambil aku mengatakannya. Entah mengapa, air mata Maria yang barusan berhenti mulai berjatuhan lagi, dan aku berusaha untuk menghentikan aliran itu.

Beberapa waktu kemudian, Maria akhirnya tenang, dan Keith datang mencariku karena aku masih belum muncul di kantin, dan kami bertiga kambali ke kantin bersama, dan cepat-cepat makan siang dengan teman kami yang lainnya. Maria juga membagi sedikit isi kotak makan siangnya denganku, dan itu seenak manisan yang dia buat.

Jadi, karena aku menyelesaikan kejadian ini dengan paksa, aku akhirnya bisa menghabiskan waktu dengan Maria diluar sekolah.


Tapi ngomong-ngomong, siapa yang akan berpikir kalau aku akan menggunakan sihir seperti itu untuk menghadapi para bully itu..... Ketika hari menjadi sore dan berakhir, aku berbaring di kasurku dan gemetar. Jika pada saat itu aku tidak bisa menghentikan perempuan itu, jika dia menggunakan sihirnya pada Maria.... Jika Maria terluka....

Menyerang orang menggunakan sihir adalah sebuah kejahatan. Apabila hal seperti itu benar-benar terjadi, itu akan sama seperti yang terjadi pada Katarina dalam game, dan dia akan diasingkan dari negara sebagai hukuman kejahatannya.

.....Kalau dipikir-pikir, bukanya, Katarina juga melakukan sesuatu yang mirip.

Entah mengapa, aku jadi sangat cemas tentang itu, jadi aku turun dari tempat tidurku dan mengeluarkan catatan “’ingatan game di kehidupan sebelumnya” milikku.


Suatu hari pada istirahat makan siang, Katarina dan para pesuruhnya memojoki Maria seperti biasanya. Lalu, ketika semua orang mengelilingi Maria dan meneriakinya, salah satu pesuruh itu memutuskan untuk melukai Maria dengan sihir api.

Pada momen yang kritis ini, Maria tiba-tiba menjadi naik ke udara. Maria diambil dan dilindungi oleh sebuah golem tanah yang jauh lebih besar dari siapapun.

Itu adalah sihir dari Keith Claes, yang kebetulan sedang dekat disitu.

Lalu, Keith menggunakan golem tanah itu untuk membawa Maria ke tempat yang aman.

Ngomong-ngomong, Keith tidak muncul di depan semua orang, dan hanya menggunakan golem tanahnya, karena pemimpin dari para bully itu adalah saudari tirinya sendiri yaitu Katarina, dia merasa akan terlalu menyusahkan kalau dia muncul di depan semua orang.

Lalu, setelah ditolong, Maria masih gemetar ketakutan di depan Keith karena diserang oleh sihir api, jadi Keith menenangkan Maria dengan memeluknya dengan lembut.

Pada waktu ini, walaupun Keith seharusnya adalah seorang playboy, dia terlihat sedikit tidak nyaman melakukannya, itu adalah adegan yang sangat moe.


..........Itu artinya......

Aku mencuri sebuah event lagi!?

Ditambah lagi, kali ini dari Keith!?

Hal seperti itu..... Walaupun aku telah berjanji sepenuh hatiku untuk tidak mengganggu cinta Keith, aku mencuri event penting miliknya...... Saudara tiriku..... Aku benar-benar minta maaf.

....Kalau begini, cinta Maria-chan dan Keith kemungkinan tidak akan ada kemajuan. Apa yan telah kulakukan.... Aku sangat menyesal...... Tunggu, huh? Mungkin lebih baik kalau mereka tidak jatuh cinta?

Maksudku, apabila Keith dan Maria-chan jatuh cinta, Katarina kemungkinan akan disingkirkan dan ertemu akhir kehancuran......

Itu artinya, aku telah melakukan hal yang sangat bagus! Aku sangat hebat!

Setelah mencuri sebuah event dari Jared, tanpa kusadari, aku telah lebih menjauh lagi dari jalan menuju akhir kehancuran, baguslah! Betapa hebatnya diriku ini!

Jadi aku terus mengucapkan selamat pada diriku lagi dan lagi, dan pergi tidur dalam suasana hati yang indah.


Kali ini, ada keuntungan besar mendekat dengan si ‘pemeran utama’ game. Keuntungannya adalah jadi lebih mudah untuk melihat sejau apa kemajuan cinta diantara semua orang.

Lagipula, kita selalu bersama setelah menjadi teman baik. Karena kita berdua perempuan, mengobrol bersama tentang hal seperti “Hey~. Siapa yang kamu sukai?” telah menjadi hal yang begitu mudah.

Akan tetapi..... Ini tidak berjalan sebaik yang aku harapkan.

Itu karena ketika aku bertanya pada Maria “hey~. Siapa yang kamu sukai” dia akan menjawab dengan....

“Aku menghormati dan mengagumi Nona Katarina” dan pipinya memerah ketika dia mengatakannya.

Aku sangat senang tentang itu, tapi..... Itu bukanlah maksudku dengan siapa yang kamu sukai.... Ngomong-ngomong, ketika aku menanyakan sahabatku Mary dan Sophia pertanyaan yang sama dengan Maria –

“Aku juga! Aku juga menghormati dan mengaggumi Nona Katarina! Lebih dari siapapun!”

“Nona Maria, Nona Mary, tidak adil! Aku, aku juga! Nona Katarina!”

Adalah apa yang mereka katakan. Mereka adalah teman yang sangat baik dan indah, tapi... Teman-teman.... Aku ingin mendengar tentang kisah cinta kalian....

Jadi, itu selalu menyimpang dari kisah cinta, dan entah mengapa selalu menjadi perlombaan untuk memujiku. Aku sangat terhormati dan senang akan itu, tapi......

Pada akhirnya, waktu terbuang tanpa bisa memastikan kemajuan cinta dengan para target tangkapan.....

Akan tetapi, setelah menjadi lebih dekat dengan Maria, aku bisa merasakan betapa lebih kuatnya daya tarik miliknya.

Contohnya, manisan sempurnanya hampir seakan-akan dibuat sama seperti seleraku. Kebaikannya dalam membuat catatan yang mudah dimengerti hanya untukku. Dan dari waktu ke waktu, ketika mata kami bertemu, senyuman yang sangat imut akan muncul hampir seakan-akan dia malu.

Ya ampun, kalau saja aku seorang laki-laki, aku akan seperuhnya tertangkap olehnya sekarang.

Contohnya, setelah mencuri satu atau dua event secara tidak sengaja, aku terus berhubungan dengan daya tarik Maria yang tidak ada satupun orang dapat tolak. Apabila ini adalah salah satu dari target tangkapan, mereka mungkin akan sudah jatuh cinta mati-matian.

Jadi, setelah berteman dengan Maria-chan, dan merasakan bahaya dari daya tariknya, ak memutuskan untuk –


“Jadi yang aku katakan adalah, bagaimana ini terasanya sekarang? Apakah ini terlihat natural?”

Pada pertanyaanku, Anne mengerutkan alisnya.

“.....Uh, Nona muda, apa ini? Sebenarnya ini seharusnya apa?”

“Apa kamu katakan, tentu saja aku berlatih melempar ular mainanku senatural mungkin!”

Ya ampun, sungguh Anne, walaupun aku telah menjelaskannya dengan sangat jelas padanya, aku mengulang apa yang aku katakan sebelumnya.

“.......Itu benar. Aku memang mendengar tentang ini darimu sebelumnya, dan aku melihat apa yang kamu coba lakukan, tapi.... Dari awal, aku tidak mengerti alasannya.”

“Yang aku katakan adalah, untuk berjaga-jaga pada keadaan darurat, ini adalah latihan untuk mengagetkan lawanku dan membuat celah!”

“......Nona muda....... bagian “berjaga-jaga pada keadaan darurat” ini tidak aku mengerti sedikitpun.”

“Hanya berjaga-jaga pada keadaan darurat artinya ya hanya berjaga-jaga pada keadaan darurat! Baiklah kalau begitu, sekali lagi, tonton untuk melihat apakah lemparanku terlihat natural atau tidak, ok?”

Sambil mengatakannya, aku mulai berlatih melempar ular mainanku dari sakuku lagi.

“Dari awal...... Aku tidak berpikir bahwa melempar ular mainan dari sakumu terlihat natural....”

Anne menghela nafas sambil menagatak sesuatu di bawah nafasnya, tapi itu tidak mencapaiku karena aku berlatih gerakan melemparku dengan sungguh-sungguh.

Jadi, agar aku tidak dipaksa kedalam akhir kehancuran oleh seorang target tangkapan yang jatuh cinta pada daya tarik Maria yang banyak, aku dengan sungguh-sungguh akan berlatih melempar ular mainanku sepenuh jiwaku!

Aku juga akan sedikit meluaskan ladangnya, dan menambahkan lebih banyak tanaman!

Bab 5 – Mereka memanggilku perempuan spesial[edit]

Maria Campbell adalah namaku. Tapi, hanya sedikit orang yang sungguh-sungguh memanggilku itu. Semua orang memanggilku “perempuan spesial dengan sihir cahaya.”

Aku dibesarkan di kota perbatasan kecil yang jauh dari ibu kota, dan sihir cahayaku aktif pertama kali ketika aku berumur lima tahun.

Seorang teman yang bermain bersamaku tersandung dan jatuh, dan melukai kakinya. Lukanya berdarah, dan terlihat sangat sakit. Ketika aku berpikir untuk mencoba dan melakukan sesuatu untuk membantunya, aku menyentuh lukanya. Tiba-tiba, cahaya yang menyilaukan keluar dari tanganku, dan ketika cahayanya bersentuhan dengan lukanya, lukanya langsung menghilang.

Sihir cahayaku telah menyembuhkannya, mengobati semua luka dan rasa sakitnya.

Akan tetapi, pada saat itu, aku tidak tahu apa yang baru saja aku lakukan. Apabila aku terlahir di keluarga bangsawan, aku akan memiliki pengetahuan tentang sihir sampai batas tertentu, tapi.... Aku terlahir dalam keluarga rakyat biasa. Saat itu, aku belum pernah masuk sekolah, dan aku bahkan tidak tahu apa itu sihir.....

Juga, teman yang telah aku sembuhkan dengan sihir tidak tahu apa-apa, sama sepertiku. Sebuah cahaya tiba-tiba keluar dari tanganku. Dfitambah lagi, semua lukanya menghilang setelah diselimuti di dalam cahaya itu.

Temanku heran pada apa yang terjadi, dan ketakutan. Dia teriak, mendorongku, dan kabur.

Ketika aku membeku disana kebingungan, ibuku yang cemas tentangku, datang menjemputku, dan menemukanku membeku ditempat.

Setelah itu, aku akhirnya bisa memberitahu ibuku tentang apa yang terjadi, dan dia langsung membawaku ke balai kota.

Lalu, setelah aku diperiksa oleh pemerintah, aku dikenal sebagai seorang “penyihir cahaya.”


Hingga aku mengaktifkan kekuatan sihir tersembunyiku, aku hanya anak biasa seperti yang lainnya. Walaupun keluargaku tidak sangat kaya, aku sangat beruntung bisa hidup dengan ayahku yang bersemangat dan dapat diandalkan, dan ibuku yang baik hati yang suka membuat manisan. Apabila kamu benar-benar berusaha untuk mengatakan ada sesuatu yang spesial, itu adalah ibuku yang dipanggil sebagai wanita tercantik di kota, dan karena aku terlihat sangat mirip denganya, tentu saja ayahku dan semua orang di kota mencintaiku.

Tapi..... Setelah aku menjadi pengguna “sihir cahaya,” semuanya berubah.

Di negara ini, mereka yang memiliki kekuatan sihir kebanyakan adalah bangsawan, dan hampir tidak ada rakyat biasa yang memiliki kekuatan sihir. Meskipun begitu, aku terlahir sebagai orang dengan sihir yang sangat langka. Akan tetapi, hampir semua orang terlahir dengan sihir seperti itu memiliki bangsawan sebagai orangtua mereka.

Karena itu, ketika aku ditemukan memiliki sihir..... Orang-orang mulai menuduh ibuku selingkuh. Itu juga kemungkinan sebagian karena aku sangat mirip dengan ibuku, tapi tidak terlalu mirip dengan ayah.

Apalagi karena ibuku adalah wanita tercantik di kota.... Orang-orang mengatakan bahwa dia pasti telah berhubungan dengan seorang bangsawan disuatu waktu.

Tentu saja, hal seperti tidak terjadi, tapi.....

Rumor menyebar dengan sangat cepat di dalam kota yang kecil, dan hubungan keluargaku menjadi berbatu......

Tidak lama kemudian, ayahku yang selalu langsung pulang setelah kerja dan mendengarkan ibuku dan aku dengan senang, sekarang sangat jarang pulang kerumah. Lalu, ibu yang biasanya selalu tersenyum, sekarang selalu memiliki tatapan kosong dan menundukkan kepalanya. Walaupun dia biasanya sangat menyukai membuat manisan, sekarang dia sama sekali tidak mau membuat satupun.

...........Semua karena aku memiliki sihir.........

Juga, tidak hanya keluargaku yang berubah. Walaupun semua orang di kota ini biasanya memperlakukanku dengan sangat ramah, tanpa kusadari mereka telah menjadi sangat jauh dariku, dan teman-temanku yang akrab denganku sebelumnya, sekarang tidak lagi bermain denganku.

Dikatakan bahwa aku pasti anak haram dari seorang bangsawan, karena hampir tidak ada anak rakyat biasa pernah memiliki sihir.

Mungkin, aku bukanlah keberadaan yang mudah diterima oleh masyarakat kota ini yang terbiasa hidup damai......


Lalu, karena aku memiliki sihir cahaya, aku ditolak oleh semua orang, mereka takut padaku, dan aku menjadi keberadaan yang dihindari.

Tapi walaupun begitu, aku...... tidak bisa berhanti berharap. Aku ingin ayah pulang ke rumah, aku ingin ibu tersenyum lagi, dan sekali lagi, aku ingin bisa bermain dengan teman-temanku.

Itulah sebabnya aku bekerja keras. Aku ikut aktif dalam pekerjaan di rumah, tidak pernah mengeluh ataupun mengatakan hal yang egois, dan belajar dengan sungguh-sungguh.

Selama aku bertahan, bekerja keras, dan menjadi anak baik, aku sungguh-sungguh percaya bahwa aku bisa kembali ke kehidupan semulaku yang dipenuhi kebahagiaan.......


Dan, tanpa kusadari, aku telah menjadi “Maria Campbell, si perempuan spesial.”

Akhirnya, aku terpilih sebagai wakil dari sekolah di daerah sekitar, dan guru-uru memujiku karena menjadi siswi yang hebat.


Tapi walaupun begitu...... Seperti biasa, ayang tidak pulang ke rumah...... Dan ibu bahkan tidak mau melihatku di mata lagi.

Dan, untuk anak-anak lainnya, tidak ada yang mau bermain denganku lagi. Mereka semua megabaikanku, dan walaupun aku tidak dibully, tidak ada yang ingin bermain denganku.

Dan tidak peduli sekeras apa aku bekerja, aku masih dipanggil seorang “perempuan spesial,” dan tidak ada yang berubah.

Malahan, berlawanan dengan keinginanku, orang-orang akan berkata di belakangku “karena dia anak haram seorang bangsawan, seseorang pasti telah menarik beberapa benang untuknya” atau “ dia past telah curang dengan menggunakan sihir.”

Apa yang bisa aku lakukan agar bisa akrab dengan semua orang seperti sebelumnya....... adalah apa yang selalu aku pikirkan. Lalu, suatu hari, teman sekelasku membawa beberapa manisan buatannya ke sekolah untuk dibagikan pada semua orang, dan aku melihat betapa senangnya mereka ketika memakannya.

Jika aku bierhasil membuat manisan buatan sendiri seperti yang dilakukannya, aku penasaran apakah aku akan bisa lebih akrab dengan semua orang..... Sebelum sihirku teraktifkan, aku biasanya sering membuat manisan dengan ibuku. Manisan yang aku buat bersama ibuku sangat enak.

Hari itu, setelah pulang ke rumah, aku pertama kalinya mulai membuat manisan sendirian sambil mengingat apa yang ibuku ajarkan padaku. Manisan yang aku buat tidak sebaik yang aku buat bersama ibuku, tapi mereka memiliki rasa yang sangat nostalgia, dan memberiku perasaan hangat dan lembut di dadaku.

Jadi, aku berusaha sebaik mungkin untuk membuat manisannya, dan ketika mereka akhirnya cukup baik, aku membawanya ke sekolah bersamaku.

Lalu, sama seperti yang teman sekelasku lakukan sebelumnya, pada saat istirahat makan siang, aku menaruh beberapa manisan di meja semua orang.

Akan tetapi....... Sama sekali tidak ada yang menyentuhnya. Ketika istirahat makan siang selesai, dan semua orang kembali ke bangkunya masing-masing, aku mengumpulkan semua manisannya dan menaruhnya kembali di dalam tasku.

Setelah pelajaran berakhir, ketika semua orang pergi dan aku sendirian di dalam kelas, aku mengambil semua manisannya keluar dari tasku lagi. Walaupun mereka seharusnya adalah manisan yang dinikmati semua orang dengan bersemangat....... Aku tidak bisa menghentikan air mataku.

Jadi, aku memakan semua manisannya sendirian, lalu pulang ke rumah dan langsung tiduran di atas kasurku.

Aku memberitahu ibu dari sebrang pintu kamar bahwa “Aku tidak akan membutuhkan makan malam hari ini” dengan suara berbisnis yang mengatakan bahwa “aku kenyang hari ini” dan yang dia katakan hanyalah “oh ok” sebelum dia meninggalkanku sendirian.


Guru-guruku, semua orang di sekolahku, semua warga kota, dan keluargaku, semuanya memanggilku “perempuan spesial.”

“Spesial” itu juga artinya “berbeda.”


Tidak peduli sekeras apa aku berusaha, tidak peduli sekeras apa aku berusaha, aku masih dijauhi oleh semua orang, sebuah keberadaan yang ditakuti......

Aku tidak mau dipanggil seorang “perempuan spesial dengan sihir cahaya!”

Aku bukanlah anak haram seorang bangsawan...... Aku tidak curang menggunakan sihirku...... Aku hanya beekerja sangat keras....... Aku hanya ingin diakui oleh semua orang bahwa aku adalah pekerja keras......

Bahkan tidak ada seorangpun yang melihatku. Bahkan ibuku tidak mau melihatku di mata.

Siapapun boleh....... Siapapun boleh, jadi, seseorang...... Lihat aku..... Hanya lihat Maria Campbell.....


Ketika seseorang berumur lima belas tahun, sudah diwajibkan oleh hukum bahwa orang-orang dengan kekuatan sihir harus menghadiri sekolah sihir.

Sekolah sihir...... Jika aku pergi kesana, semua orang akan memiliki sihir – disana, mungkin aku bisa menjadi perempuan biasa lagi..........

Jika aku pergi kesana........ hanya mungkin, seseorang akan muncul yang mau menjadi temanku.....


Melekuk sendirian di atas kasur dalam kamarku yang gelap, itu adalah harapan yang timbul dari hatiku.......

Aku yakin kalau aku pergi ke sekolah sihir –


Jadi, ketika aku masuk ke sekolah sihir, harapan bertahun-tahunku tentang sekolah sihir itu langsung terpecahkan.

Semua murid di sekolah sihir adalah bangsawan, dan aku adalah satu-satunya rakyat biasa, tidak ada perbedaan yang jauh lebih hebat lagi di antara kita.

Dan, karena rakyat biasa tidak begitu memiliki kesadaran tentang sihir karena mereka tidak memiliki kekuatan sihir, kita hanya berpikir bahwa “sihir cahaya” itu langka, tapi ternyata itu adalah hal yang paling langka bahkan diantara pengguna sihir.

Sebagai hasilnya, aku bahkan menjadi lebih “berbeda” dari yang lainnya, dan sama sekali tidak memiliki cara untuk membuat satupun teman. Ditambah lagi, aku juga dibully karena keberanianku memiliki kekuatan sihir padahal aku hanya seorang rakyat biasa.

Jadi, keadaannya sama sekali tidak berubah dari yang waktu di kota, malahan hari-hariku menjadi lebih sulit.

Walau begitu....... Jika aku terus bekerja keras...... Jika aku anak yang baik....... Aku akan terus bekerja sekeras yang aku bisa.

Lalu, beberapa minggu setelah aku menghadiri sekolah sihir, ada sebuah tes untuk memutuskan kemampuan para siswa dalam akademik dan sihir. Karena aku belajar sekeras yang aku bisa, aku berhasil mendapatkan peringkat baik dalam kedua tes tersebut.

Jadi, sebagai hasilnya, aku menjadi anggota OSIS.

Anggota lainnya yang terpilih bersamaku semuanya orang-orang yang memiliki status sosial yang begitu tinggi, yang ada dasarnya, aku tidak akan memiliki kesempatan untuk berbicara dengan mereka apabila aku masih tinggal di kota dengan kehidupanku yang normal. Para kakak kelas 2 di OSIS ini juga sama.

Diantara mereka, perkenalan diriku cukup lemah karena aku mengecil dalam kehadiran mereka, tapi para anggota OSIS itu tidak peduli dengan status sosial, dan mereka adalah orang-orang yang bersahabat juga indah.

Sebagai tambahan, karena anggota OSIS lainnya menginginkannya, seseorang yang bukan anggota OSIS diperbolehkan untuk datang dan pergi sesuka hatinya disini, anak perempuan seorang adipati, Nona Katarina Claes – dia bahkan memperlakukanku benar-benar sama seperti dia memperlakukan bangsawan lainnya, dengan sikap yang hangat dan bersahabat.

Di sekolah, hanya ruang OSIS inilah yang menjadi tempat dimana aku bisa beristirahat dan bersantai.

“Campbell-san, kamu bisa membuat manisan?”

Nona Katarina tiba-tiba menanyakan pertanyaan seperti itu, setelah pembelajaran di ruang OSIS. Pada pertanyaan yang tidak terduga itu, secara refleks, aku membeku.

“......Uh, bagaimana kamu bisa tahu aku bisa membuat manisan?”

Yaa, pastinya, aku selalu terus membuat manisan sejak saat itu. Memakan manisan yang dibuat menggunakan resep ibuku akan mengingatkanku pada waktu-waktu menyenangkan bersama ibuku, dan akan membuatku merasa sedikit lebih baik.

Sejak datang ke sekolah ini, ada bullying dan waktu-waktu sulit, jadi terkadan aku meminjam sudut dapur untuk membuat manisan untuk diriku sendiri. Akan tetapi, itu seharusnya adalah sebuah rahasia. Tentu saja, aku belum pernah mengatakan apapun mengenai topik ini di ruang OSIS. Walau begitu, mengapa Nona Katarina mengetahuinya? Kebingungan, aku menatapi Nona Katarina.

“Uhh~, it, itu, aku mendengar sesuatu dari wanita yang ada di kantin.....”

Itulah jawaban yang aku dapatkan.

Memang, karena aku belum meminta para koki untuk merahasiakannya untukku atau semacamnya, mungkin topik seperti itu telah menjadi sebuah rumor.

“......Seperti yang Nona Claes sudah dengar, betul, aku telah meminjam dapur kantin untuk membuat beberapa manisan dari waktu kewaktu, tapi.... Itu, masih sangat jauh dari tingkat dimana aku bisa menunjukannya pada semuanya.....”

Aku menatap ke arah manisan mewah yang ditaruh di atas meja.

Mereka adalah manisan kelas tinggi yang belum pernah aku lihat sebelumnya....... Untuk orang-orang yang memakan hal yang begitu indah seperti ini, aku tidak mungkin mengeluarkan manisan murahan buatanku...... Lalu, padaku yang sedih, dia berkata –

“Untukku, walaupun aku menyukai manisan mewah yang dibuat oleh para koki, aku juga menyukai manisan buatan sendiri.”

Adalah apa yang Nona Katarina katakan.

“Eh, Nona Claes juga kebetulan memakan manisan buatan sendiri?”

Aku sangat terkejut. Aku dengar kebanyakan bangsawan tidak memasak sendiri. Karena itu, mereka hanya akan memakan manisan yang dibuat oleh koki profesional, dan bukan sesuatu yang dibuat oleh seorang amatur, adalah apa yang aku pikirkan.

“Iya. Kepala pelayan di rumah kami, juga memiliki hobi yang sama, dan aku selalu meminta manisan darinya. Setelah datang ke sekolah, aku kangen rasa dari permen buatan sendiri itu. Kalau tidak terlalu menyulitkan Campbell-san, aku akan sangat senang apabila kamu bisa membagi sedikit yang kamu buat padaku, dan aku bahkan akan mempersiapkanmu dengan dana untuk kebutuhannya, dan akan membayar dengan benar untuk apa yang kamu buat.”

Sambil mengatakannya, Nona Katarina memberikan senyuman indah padaku.

“Aku tidak mungkin menerima sedikitpun uang! Lagipula, aku hanya menggunakan sisa dari dapur sekolah! .......Karena ini hanya hobi amaturku, aku tidak yakin apa mereka akan terasa enak untuk Nona Claes, tapi..... Aku akan segera membuat beberapa dan membawanya untuk dibagi.”

Ditekan oleh senyuman indah itu, walaupun aku tahu aku tidak layak, aku menyetujuinya dan membuat sebuah janji. Lalu, padaku –

“Terima kasih!”

Sekali lagi, Nona Katarina tersenyum lembut padaku.


Mungkin, Nona Katarina hanya kebetulan mengasihaniku. Dia mendengar rumor bahwa si anak jelata sendirian membuat manisan di dapur, dan memakannya sendiri..... Dia kemungkinan hanya mengatakan itu untuk bersimpati padaku. Lagipula, Nona Katarina adalah orang yang sangat ramah dan indah......

Dia mungkin hanya menasihaniku, itu mungkin hanya sebatas pura-pura saja......

Tapi..... Ini pertama kalinya..... Seseorang berkata bahwa dia ingin memakan manisanku.....

Aku berada di langit ke tujuh, dan setelah kembali ke asrama, pada malam harinya aku langsung pergi ke dapur untuk membuat beberapa manisan. Hari dimana aku akhirnya membuat manisan untuk orang lain telah tiba, aku tidak harus menangis sambil memakan manisan sendirian lagi.

Keesokan harinya setelah pembelajaran berakhir, aku sedang dalam perjalanan ke ruang OSIS, setelah mengambil dan menghangatkan manisan yang aku tinggalkan di dapur. Aku ingin Nona Katarina menikmatinya walaupun hanya sedikit. Jadi, aku menaruh manisan yang telah dihangatkan itu kedalam sebuah keranjang, dan pergi menuju ruang OSIS.

Diperjalanan – itulah ketika itu terjadi.

Di jalan dari asrama ke sekolah, beberapa siswi memanggilku. Dari penampilan mahal mereka, dan gaun berkilauannya, aku tahu bahwa mereka adalah bangsawan yang lumayan bertingkat tinggi.

“Ada yang kami ingin katakan padamu.”

Adalah apa yang mereka katakan, dan aku dibawa secara paksa kedalam hutan. Ketika kita sampai di hutan, para perempuan itu mulai menghujaniku dengan makian, memanggilku “petani rakyat jelata” dan semacamnya.

Ini telah beberapa kali terjadi padaku semejak aku menghadiri sekolah ini, aku hanya diam dan menunggu amukan para wanita itu sedikit mereda. Lalu.......

“Apa ini?”

Salah satu perempuan itu tertarik pada keranjang yang aku bawa.

“...I, ini...... Manisan yang aku buat untuk semua orang di OSIS.....”

Pada pertanyaan tidak terduga tersebut, aku secara refleks menjawabnya dengan jujur..... Kemudian, aku langsung menyesali kecerobohanku itu.

Terhadap jawabanku, ekspresi para perempuan itu terlihat jelas berubah. Aku merasakan amarah yang tidak bisa dibandingkan dengan sebelumnya dari para perempuan yang wajahnya memerah karena marah itu. Aku telah melakukannya sekarang.... Jawaban cerobohku telah membuat mereka sangat marah.

Lalu –

Salah satu perempuan itu memukul keranjangnya dari tanganku, dan keranjangnya terjatuh ke tanah dengan suara “thump!” yang keras. Dari dalam keranjang, manisan mulai menggelinding keluar.

“Hanya karena kamu memiliki kekuatan sihir cahaya, kamu dipuji oleh semua orang, bukankah itu terasa hebat! Seorang rakyat jelata membawa sesuatu seburuk ini untuk dimakan para anggota OSIS, punyalah rasa malu dan tahu diri dong!”

Perempuan yang sedang berteriak sekarang meninggikan kakinya dan akan menginjak-injak manisannya.

Aku belum pernah membuat orang semarah ini sebelumnya, dan di depan amarah sengit mereka, aku hanya bisa menatap dengan kosong dan menonton apa yang sedang terjadi di depanku.... Pada saat itulah –

“Hentikan!”

Tiba-tiba, bergema sebuah suara yang bermatartabat. Dengan rambut kecoklatan yang cantik, mata biru terang, suara dan pose bermartabat itu –

Kenapa dia bisa berada di tempat seperti ini, setelah pembelajaran berakhir, dia selalu berada di ruang OSIS.....

Lalu, seakan-akan untuk melindungiku, orang itu berdiri di depanku.

“.....N, Nona Katarina Claes....”

Perempuan yang baru saja akan menginjak-injak manisan itu menggumam degan tatapan kosong di wajahnya.

Aku sangat terkejut, tapi para perempuan yang mengelilingiku sepertinya lebih terkejut dariku. Mereka semua menatapnya sambil membeku.

“Apa yang sebenarnya kalian pikir sedang kalian lakukan!?”

Lalu, ketika Nona Katarina meninggikan suaranya, mereka langsung memucat.

Yaa, itu sih wajar. Nona Katarina, anak perempuan Adipati Claes, tidak hanya tunangan pangeran ke tiga negara ini yaitu Pangeran Jared, tapi dia juga orang yang sangat, sangat, sangat disayangi oleh anggota-anggota OSIS, dan dia juga memiliki banyak penggemar rahasia karena sifat cerianya.

Karena itu, apabila kamu menyinggung Nona Katarina, tidak hanya sekolah, bisa dibilang bahkan tidak akan ada lagi tempat bagimu di seluruh negara ini.

Lalu, seakan-akan itu adalah sebuah kebohongan, para perempuan yang sebelumnya memiliki suasana mengancam menjadi penurut dan –

“Kita benar-benar minta maaf!!”

Mereka semua menundukkan kepalanya pada Nona Katarina dan..... Seakan-akan itu adalah pertandingan untuk meraih juara pertama, mereka berlari dengan kecepatan yang luar biasa.

Karena untukku peristiwa-peristiwa tersebut terjadi secara terlalu tiba-tiba, untuk beberapa waktu aku berdiri disana dengan tatapan kosong sambil terkejut, tapi...... Kalau dipikir-pikir, aku baru saja teringat bahwa aku sedang dalam perjalanan menuju ruang OSIS.

Aku telah berjanji untuk membawa manisanku ke ruang OSIS.... Lalu, aku baru saja menyadari bahwa aku tidak lagi memiliki manisan untuk dibawa.

Semua manisan yang telah kubuat tergeletak di atas tanah. Ahh, tidak mungkin aku bisa membawa ini ke ruang OSIS sekarang...

Aku mengingat hari itu lagi. Tidak ada orang yang memakan manisan yang aku buat, semua manisan buatanku ditinggalkan di meja mereka dengan gaya yang sangat kesepian...... Tidak peduli seberapa keras aku berusaha atau sebaik apa aku membuatnya, semuanya percuma..... Tidak akan ada yang akan memakannya.....

Ketika aku berdiri diam, Nona Katarina memunguti manisan yang terjatuh dan menaruhnya kedalam keranjang untukku.

Kemudian, aku panik ketika aku menyadari apa yang terjadi. Nona Katarina bukannya memungut manisan itu untuk ditaruh kedalam keranjang untukku...... Lalu, ketika aku mencoba untuk berbicara......

Nona Katarina melempar manisan yang dia pungut dari tanah kedalam mulutnya. Lalu –

“.......Enak.”

Sambil mengatakannya, dia tersenyum.

Manisan yang telah terjatuh ke tanah....

Aku berpikir, sama seperti hari itu, aku harus mengurus manisannya sendirian, tapi –

Nona Katarina tersenyum sambil berkata bahwa itu terasa enak.

......Itu terlalu mengejutkan untukku, jadi aku membuka lebar mataku dan hanya menatapi Nona Katarina.

Lalu, setelah memakan semua manisannya, Nona Katarina mengangkat kepalanya. Mata biru terangnya bertemu dengan mataku. Lalu –

“Uh, uhh, aku jadi kelewatan dan memakan semuanya.... Aku benar-benar minta maaf!”

Tiba-tiba dia menundukkan kepalanya padaku. Entah mengapa, dia minta maaf karena “memakan” semua manisannya.

“Ah, tidak apa-apa. Aku tidak apa-apa soal itu, tapi.... Uh, itu adalah sesuatu yang terjatuh ke tanah.....”

Padaku yang kebingungan, Nona Katarina menjawabku dengan wajah yang anehnya terlihat bangga.

“Karena mereka terjatuh di rumput, sama sekali tidak ada masalah karena mereka hampir tidak mengenai tanah.”

Dia mengatakannya dengan begitu banyak keyakinan, hingga aku tidak bisa menemukan apapun untuk menjawabnya dan hanya memberikan senyuman kesulitan padanya.

“......Be, begitu ya.”


Jadi, walaupun aku belum pernah bermimpi ini bisa terjadi, Nona Katarina memuji manisanku. Ini pertama kalinya aku dipuji seperti ini, aku sangat senang dan malu, dan wajahku memanas.

Lalu, dari arah gedung sekolah, Pangeran Jared, salah satu anggota OSIS, datang. Karena aku masih belum datang ke rapat OSIS, dia datang mencariku.

Nona Katarina sedang memegang keranjangku sambil duduk di tanah, dan aku berdiri dengan pipi yang merah, dan pada Pangeran Jared yang melihat kami dengan tatapan meragukan, aku mengatakan “kebetulan, aku bertemu Nona Katarina disini, dan kita sedikit mengobrol” sebagai penjelasan.

Aku tidak mau kecemasan yang tidak diperlukan apabila dia mendapati bahwa aku dibully. Dan, memperhatikan perasaanku, Nona Katarina juga setuju pada ceritaku.

Bahkan ketika kembali bersama Pangeran Jared ke ruang OSIS, panas di wajahku masih belum memudar –

“Itu, kamu sebaiknya berhati-hati karena ada harem mematikan.”

Pangeran Jared tersenyum lebar sambil mengatakannya...Aku tidak begitu mengerti apa yang dia katakan.


Mulai saat itu, aku membawa manisan buatanku ke ruang OSIS hampir setiap hari, dan Nona Katarina selalu kesenangan.


Sejak Nona Katarina melindungiku, bullyingnya sedikit mereda, lalu itu terjadi ketika aku benar-benar lalai.

Itu terjadi pada suatu hari saat jam istirahat makan siang.

Karena banyak bengsawan menggunakannya setiap hari, kantin sekolah adalah bangunan yang sangat luas dan megah. Jadi, banyak murid sekolah, semuanya bangsawan, memakan makan siangnya disini.

Asrama sekolah dibagi berdasarkan status sosial, jadi pembagian tersebut terbawa ke kantin sekolah. Walaupun aku adalah seorang rakyat biasa, aku masih diperbolehkan menggunakan kantin dengan normal, tapi..... Karena hanya ada satu kantin sekolah, banyak bangsawan tingkat tinggi dengan kekuatan besar menggunakannya juga.

Karena itu, sebagai rakyat biasa, aku malu menggunakannya, jadi aku sama sekali tidak bisa menggunakannya, dan akan selalu membuat kotak makan siangku sendiri, dan memakannya sendirian di suatu tempat di taman.

Lalu, suatu hari, seperti biasanya, di kursi kecil di pinggiran taman sekolah, aku baru saja akan membuka kotak makan siangku.

Pada saat itu, tanpa kusadari, aku dikerumuni oleh beberapa perempuan yang belum pernah kulihat sebelumnya.

“Walaupun kamu hanya rakyat jelata yang tidak baik, hanya karena kamu memiliki sedikit sihir cahaya, dan kamu terpilih sebagai OSIS, bukannya kamu jadi sedikit kelewatan!?”

“Hanya karena kamu memiliki sihir cahaya kamu mendapatkan semua perlakuan khusus ini, dan betapa sedihnya bahwa OSIS tidak memiliki jalan lain selain menerima kamu dengan sabar!”

“Itu benar! Itu mungkin karena kamu mendapatkan perlakuan khsus waktu tes hanya karena sihirmu spesial!”

Sambil mengelilingiku, mereka menghujankan makian yang tidak habis-habis padaku. Aku tetap diam seperti biasanya, dan hanya menunggu amarah mereka mereda.

Perkataan mereka..... Semejak datang kesini..... Tidak, itu adalah apa yang telah kudengar seumur hidupku.....

“Karena kamu memiliki sihir cahaya.”

Sejak hari dimana aku mengaktifkan kekuatan sihirku, perkataan itu selalu, selalu bersamaku.

Tidak peduli sekeras apa aku bekerja..... Orang-orang akan selalu berkata bahwa semuanya karena “aku memiliki sihir cahaya........”

Kalau aku bisa berharap, kalau mungkin aku bisa memiliki perasaan romantis dengan seseorang, bahkan akupun juga ingin digenggam dengan bahagia oleh seseorang.....

Walaupun aku tidak membutuhkan hal seperti itu...... Aku hanya.....


Ketika aku diteriaki oleh semua orang dan memikirkan hal seperti itu, itulah ketika itu terjadi.

Perlahan, salah satu perempuan itu mengangkat tangannya. Ada api merah menyala di tangannya.

Hingga saat ini, aku telah berkali-kali ditampar di wajah, dan bahkan dibully dengan cara diinjak-injak...... Ini pertama kalinya seseorang menggunakan sihir seperti ini padaku.

Seakan-akan api merah itu tidak nyata, aku hanya menatap dengan kosong seperti aku sedang berada di dunia lain.

Kemudian, ketika perempuan dengan api merah itu mulai mendekatiku, itulah ketika itu terjadi.

Aku merasa mendengar suara bermartabat itu lagi, dan perempuan yang mendekatiku dengan api merah tersandung dan terjatuh tepat di depanku.

Jadi, tanpa kusadari, sekali lagi punggung bermartabat itu berdiri di depanku.

“Sebenarnya apa yang kalian semua lakukan!! Dari awal, mengatakan bahwa ada tindakan pilih-pilih pada tes hanya karena dia memiliki sihir cahaya, jangan menuduh orang tanpa bukti! Sekolah ini bersifat meritokrasi [6] yang tidak pilih-pilih! Dan ditambah lagi, aku tahu betapa kerasnya Maria-chan bekerja! Nilai tesnya adalah hasil dari kerja kerasnya!”

Nona Katarina mengatakannya sambil berdiri di depanku seakan-akan untuk melindungiku seperti sebelumnya.

Itu benar, seperti yang Nona Katarina katakan barusan, aku selalu, selalu bekerja keras. Aku tidak pernah melakukan hal seperti mecontek saat ulangan...... Aku hanya sungguh-sungguh bekerja keras sekuat yang aku bisa......

Tapi, tidak ada yang pernah menyadari ini sebelumnya....... Aku pikir tidak akan ada orang yang menyadarinya...... Walau begitu...... Orang ini, Nona Katarina menyadarinya.....

Aku menatapi punggung bermartabat Nona Katarina denan mataku yang terbuka lebar. Lalu, ketika aku masih melamun, Nona Katarina melanjutkannya.

“Ditambah lagi, semua orang di OSIS, dan aku juga, kita tidak bersama Maria-chan hanya karena dia memiliki sihir cahaya! Karena dia adalah pekerja keras, karena dia mencoba sebaik yang dia bisa pada segala hal, karena kita menyukainya, itulah sebabnya kita bersama!”

Pada perkataan itu, sudut mataku menjadi panas, dan air mata mulai mengalir ke pipiku......

Sejak hari itu dimana aku menggunakan sihir cahaya, semua orang mulai memanggilku spesial, dan aku diperlakukan berbeda dari yang lainnya.

Tidak peduli sekeras apa aku bekerja, hasilnya selalu sama, itu adalah hasil yang sudah jelas karena kekuatan spesialmu, atau kamu pasti licik, adalah apa yang selalu dikatakan orang-orang.....

Semua orang melihatku sebagai “si perempuan spesial dengan sihir cahaya......” Tidak ada yang melihatku sebagai orang bernama Maria cCampbell.....

Tapi...... Nona Katarina – dia menyadari sekeras apa aku bekerja..... Bukan karena aku seorang perempuan dengan sihir cahaya, dia berkata bahwa dia menyukai Maria Campbell...... Dia mengatakan bahwa dia ingin bersamaku....

Ini seakan-akan sebuah bendungan telah rusak di dalamku, dan semua air mata yang ditampung sekarang mengalir keluar.

Nona Katarina menghampiriku ketika aku terus menangis tanpa henti, dan mengusap punggungku dengan lembut. Kehangatan dari tangan lembutnya sepenuhnya menyapu bersih sisa rasa curigaku sebelumnya.

“.....Uh, Nona Claes....... namaku....”

Nona Katarina selalu memanggilku “Campbell-san.” Tapi, barusan, dia terus memanggilku dengan nama pertamaku, “Maria-chan.”

“Uh, uhh, maaf. Aku tiba-tiba memanggilmu menggunakan sesuatu yang tidak biasanya....”

Ketika Nona Katarina terlihat paik, aku menggelengkan kepalaku dengan cepat.

“Tidak, itu tidak masalah. Malahan, kamu tidak harus menambahkan ‘-chan’ juga. Tolong panggil aku Maria saja.”

Seperti permintaanku, Nona Katarina yang lembut memanggilku seperti itu dengan senyuman.

“Terima kasih, Maria.”

Setelah mendengar namaku dipanggil dengan suara yang begitu bermartabat, aku memanggil keberanianku.

“Uh, yaa...... Ka, kalau boleh.... Uh, apakah boleh jika aku memanggilmu ‘Nona Katarina’ seperti yang lainnya di OSIS?”

Ketika aku mengerahkan semua yang aku punya dan mengatakan permintaanku padanya, Nona Katarina memiliki pandangan kosong untu sesaat, lalu –

“Tentu saja, tidak apa-apa memanggiku apapun yang kamu mau. Lagipula, kita sudah berteman, ya kan?”

Dia mengatakannya sambil tersenyum dengan lembut.

Dia mengatakan bahwa dia akan berteman denganku, seorang rakyat biasa, walaupun status sosial kita terpisah sangat jauh..... Air mataku yang tadinya berhenti mulai mengalir lagi.

Siapapun boleh....... Siapapu boleh, jadi, seseorang...... Lihat aku.... Hanya lihat pada Maria Campbell..... Itu selalu menjadi permohonanku.....

Aku bekerja bahkan lebih giat lagi........ Aku meghadiri sekolah sihir....... Mimpiku yang telah kupegan sejak lama telah pecah...... Aku pikir permohonanku kemungkinan tidak akan menjadi nyata.......

Ketika tangan hangat Nona Katarina mengelus punggungku, air mataku terus mengalir. Aku sangat senang karena mimpi sejak duluku telah menjadi kenyataan –

Setelah beberapa saat, ketika air mataku berhenti lagi, Tuan Keith datang untuk menjemput Nona Katarina, dan kami bertiga pergi menuju kantin bersama-sama.

Aku mengulurkan tanganku pada Nona Katarina, dan melihat bagaimana wajahku memerah, Tuan Keith berkata “tidak bisa dipercaya, ini terjadi lagi, sebenarnya berapa banyak orang yang akan masuk ke harem ini......” dan berbicara sendiri dengan pelan secara ketakuta. Aku penasaran apa yang sebenarnya dia bicarakan.


Mulai saat itu, bahkan diluar ruang OSIS, aku menjadi lebih dekat dengan Nona Katarina dan teman-temannya. Hari ini juga, kita menerima PR kami, dan pergi menuju ruang OSIS bersama-sama.

Lalu, Nona Katarina sangat senang karena manisan yang aku buat untuk OSIS. Aku sangat senang hingga tanpa kuingini, aku sedikit mengalihkan pandanganku karena malu.

Akan tetapi, ketika aku melihat sekelilingku, semua anggota OSIS lainnya juga melihat Nona Katarina dengan mata yang penuh cinta, dan juga tertawa dengan bahagia.

Tentu saja, ini termasuh Pangeran Jared, dan Bahkan Nicole yang biasanya sama sekali tidak merubah ekspressinya.

Jadi, aku memeriksa semua anggora OSIS....... Huh? .......

Entah mengapa, aku memiliki perasaan buruk, dan melihat orang itu lagi.

Lalu, orang itu tersenyum seperti biasanya.

.......Apakah itu hanya imajinasiku saja......

Untuk sesaat, aku merasa orang itu memiliki padangan yang sangat dingin ketika aku melihat dia.....

Tapi, ketika aku melihat orang itu lagi, dia memiliki ekspressi lembut seperti biasanya lagi.

Jadi, aku memutuskan bahwa aku pasti membuat kesalahan.


Maksudku, orang itu selalu sangat ramah, kalau orang itu memiliki ekspressi yang begitu dingin..... Menatap dengan marah pada Nona Katarina..... Itu tidak mungkin.....

“Maria, manisan-manisan ini sangat enak!”

Ketika aku bertanya-tanya mengapa aku memikirkan hal yang begitu aneh, Nona Katarina mulai berbicara padaku dengan senyuman lebar diwajahnya.

Sekali lagi, aku menjadi sangat senang hingga pemikiran-pemikiran itu menghilang dari pikiranku.

Untuk melihat senyuman ini lagi besok, aku akan meningkatkan kemampuanku dan membuat manisan yang jauh lebih baik!


Sepuluh tahun setelah aku mendapatkan kekuatan sihir cahaya, setelah bekerja keras – aku akhirnya bisa menggapai mimpiku untuk menghabiskan hari-hariku dengan bahagia.

Bab 5,5 – Pesta teh para istri bangsawan[edit]

Untukku, Miri Diana Claes, hal dalam hidupku yang paling membuat kepalaku pusing, yaitu anak perempuanku Katarina, pergi ke sekolah sihir musim semi ini dan rumahku akhirnya menjadi sangat damai. Garis mendatar yang terukir di dahi diantara kedua alisku juga mulai menghilang.

Ketika aku mengirim anak bermasalah itu ke sekolah, aku tidak memberikannya peringatan apapun, yaa, bahkan anakku itu mungkin akan sedikit dewasa di sekolah, adalah apa yang aku pikirkan.

Lalu, ketika anakku itu pulang saat libur musim panas, seperti biasa, dia memakai baju kerja, mulai bekerja di ladang, sungguh-sungguh berlatih melempar mainan misterius, dan terus melakukan hal-hal yang tidak aku mengerti..... Yaa, karena sepertinya dia tidak terkena masalah apapun di sekolah, aku hanya akan pura-pura tidak tahu tentang perilaku anehnya di rumah.

Itulah yang aku pikirkan, tapi.... Aku benar-benar terlalu naif.... Dari dalam hatiku, aku diingatkan......


Para istri bangsawan akan berkumpul pada tanggal yang telah ditentukan sebulan sekali. Hari ini adalah pesta teh bulanan yang telah direncanakan. Karena banyak wanita bangsawan bertingkat tinggi berkumpul disini, ada banyak dari mereka yang memiliki anak di sekolah sihir, dan anak-anak itu telah pulang untuk libur musim panas. Karena itu, wajar saja bahwa topik pembicaraannya akan tentang anak-anak dan sekolah sihir.

Aku mendengarkan para wanita lainnya bercerita tentang sekolah yang telah mereka dengar dari anak-anak mereka, dan aku juga berbagi cerita tentang yang aku tahu juga. Lalu, diantara cerita-cerita itu..... Aku mendengar rumor ini.

“Aku mendengar ini dari anak perempuanku, entah mengapa, sepertinya ada rumor bahwa seseorang membuat sebuah ladang di sekolah!”

“Er, sebuah ladang..... Maksudmu, seperti ladang milik petani?”

“Sepertinya begitu. Ditambah lagi, dikatakan bahwa yang membuatnya adalah salah satu siswa sekolah itu.”

“Wow...”

Disamping wanita lainnya yang semuanya memiliki wajah terkejut – aku berusaha untuk menyembunyikan betapa tergoncangnya aku di dalam, dan pura-pura terkejut seperti mereka.

“Tapi, para siswa disana hampir semuanya bangsawan tingkat tinggi, aku rasa tidak akan ada orang seperti itu disana....”

“Memang seperti yang kamu katakan. Aku yakin seseorang menyebarkan cerita seperti itu sebagai candaan atau semacamnya.”

“Pasti begitu.”

“Tapi ngomong-ngomong, itu adalah cerita yang begitu lucu.”

Menyesuaikan dengan para wanita lainnya yang tertawa, aku juga tersenyum dan berkata “Itu benar.” Tapi kenyataannya, keringat dingin menyusuri punggungku......

Hanya ada anak bangsawan yang menghadiri sekolah di sana, seharusnya tidak ada orang yang akan membuat sebuah ladang.... Orang yang berada di bawah candaan semua orang pasti........

Akan tetapi..... Saat ini, ada sebuah ladang yang menjajah taman keluarga Claes sedikit demi sedikit...... Dan anak perempuanku yang bekerja di ladang itu menggunakan cangkul dengan sangat bahagia.....

Berpikir sesuatu seperti dia akan sedikit dewasa apabila dia pergi ke sekolah..... Aku terlalu naif, dan membuat kesalahan besar.....

Kamu sebaiknya mempersiapkan diri ketika aku pulang ke rumah.....

Aku mengepalkan tanganku sekuat yang aku bisa di bawah meja.

Bab 6 – Ibu dan anak[edit]

Sekarang adalah musim panas pertama sejak aku menghadiri sekolah sihir. Ini tidak selama libur musim panas sekolahku di kehidupanku sebelumnya, tapi sekolah sihir ini juga memiliki libur musim panas. Jadi, saat libur musim panas, kebanyakan murid akan pulang ke rumah daripada tinggal di asrama.

Dan untukku, Katarina Claes juga tidak terkecuali, aku juga pulang ke rumah keluarga kami.

Lalu, di rumah, aku terus melatih tindakan balasan anti-kehancuranku. Aku meminta Tom-san untuk membantuku meningkatkankualitas ular mainannya agar bisa lebih mudah dilempar, aku membaca labih banyak buku mengenai pertanian, dan aku telah menjadi seorang ahli pada pekerjaanku di ladang. Aka tetapi.....

“Lagipula, aku ingin melihat yang asli~”

Ketika aku mengatakan itu, Keith yang duduk disampingku melihatku dengan aneh.

“......Kali ini apa?”

“Sebuah ladang! Aku ingin melihat ladang yang asli!”

“.......Ladang? Yang asli, bukannya sudah ada disini?”

Keith menunjuk ke arah ladang yang perlahan mulai menjajah taman keluarga Claes, dan melihatku dengan lebih mencurigakan lagi. Aku protes “bukan, bukan itu!”

“Aku bukan membicarakan tentang sebuah ladang yang aku buat di taman ini sebagai hobby, aku ingin melihat ladang asli, dan besar yang dibuat oleh seorang petani!”

“.......Apa?”

“Tentu saja! Untuk berjaga-jaga, apabila aku harus menjadi seorang petani hebat!”

Ketika aku mengadahkan dadaku dengan bangga, Keith menggelengkan kepalanya sambil memegangnya.

“......Ya ampun, aku bahkan tidak tahu bagaimana cara untuk mengomentari ini.......”

Aku terus bersikeras pada Keith yang entah mengapa terlihat tidak berdaya bahwa aku ingin melihat “sebuah ladang petani yang asli,” dan bisa mendapatkan izinnya.


Lalu, beberapa hari setelah aku mendapatkan izinnya, dengan Keith mendampingiku, kita pergi untuk mengamati beberapa ladang petani sambil tetap menyamar. Itu karena, apabila kita tidak menyamar dan seorang anak adipati tiba-tiba ingin mengunjungi beberapa ladang petani, para petaninya akan sangat shok dan ibu akan marah – itulah apa yang kami pertimbangkan.


Jadi, agar orang-orang tidak mendapati bahwa aku adalah anak seorang adipati, aku berpakaian seperti anak perempuan seorang pedagang, dan pergi untuk melihat ladang-ladang petani yang dari dulu sangat ingin aku lihat.

“Seperti yang sudah diduga, ladang petani yang asli adalah yang terbaik~~ ukuran dan besarnya berada pada level yang benar-benar berbeda~~”

Setelah menyelesaikan kunjunganku, aku sedang berada dalam mood yang sangat baik, dan aku menikmati pemandangan di luar kereta ditarik kuda yang kita pinjam dari seorang pedagang. Awalnya, yang terlihat hanyalah ladang yang besar, tapi perlahan, aku bisa melihat beberapa bangunan dari kejauhan.

“A, apa itu?”

“Ahh, itu adalah kota.”

Keith yang juga melihat keluar jendela memberitahukanku jawabannya.

“Jadi ada sebuah kota di tempat seperti ini, huh.”

Karena aku terlalu bersemangat tentang mendapatkan kesempatan untuk melihat sebuah ladang dengan mataku sendiri, aku tidak terlalu memperhatikannya sebelumnya.

“Itu benar. Kalau tidak salah, itu adalah kota dimana Maria Campbell-san dibesarkan.”

“!?”

Tidak mungkin, ini kebetulan kota dimana Maria dibesarkan..... Memang, walaupun aku telah mendengar bahwa itu adalah kota kecil perbatasan, aku tidak pernah menduga bahwa itu adalah yang ada disini.

Begitu ya~ Jadi ini adalah kota dimana Maria dibesarkan~ Hmm, kalau dipikir-pikir......

“Mungkinkah, Maria juga ada disini sekarang? Aku pikir dia mengatakan bahwa dia juga akan pulang ke rumah untuk libur musim panas ini?”

“Kalau dipikir-pikir, sepertinya dia memang mengatakannya....... Tidak mungkin, kamu!?”

“Aku akan pergi mencarinya!”

“.........Sudah kuduga......”

Lalu, entah bagaimana aku berhasil membujuk Keith dengan paksa untuk pergi ke kota dengan mengatakan “hanya untuk sebentar” walaupun dia terus bersikeras “akan buruk apabila kamu melakukan ini karena akan mengganggu.”

Sama seperti yang aku dengar dari Maria, kota perbatasan ini cukup jauh dari ibukotadan sama sekali bukanlah kota yang besar.

Karena itu....... Memang baik bahwa aku bersemangat...... Tapi aku harus berpikir bagaimana caranya untuk menemukan rumah Maria..... Ketika kita bertanya orang-orang di kota, kita langsung bisa mengetahui tempatnya.

Jadi, Keith dan aku sampai di rumah Maria tanpa pemberitahuan.

“Iya? Siapa kalian?”

Orang yang muncul di pintu depan adalah seorang wanita yang cantik. Dia terlihat lumayan mirip dengan Maria, dan mungkin berhubungan dengannya.

“Um, namaku adalah katarina Claes, dan aku adalah temannya Maria-san. Apakah Maria-sannya ada?”

Aku menyapanya seceria yang aku bisa, dan entah mengapa dia terlihat sangat shok.

“......Dia kebetulan lagi keluar saat ini..... Aku pikir dia seharunya kembali sebetar lagi, tapi.... Kalau tidak apa-apa, maukah kamu menunggu sebentar disini?”

Jadi, wanita itu mengundang Keith dan aku kedalam rumah.

Keluarga Campbell tinggal di rumah yang sangat biasa, tapi, rumahnya sangat bersih dan terjaga.

Wanita itu memperkenalkan dirinya sebagai “Ibunya Maria.” Seperti yang aku duga, dia berhubungan dengan Maria. Tapi sungguh, dia wanita cantik yang rapuh higga tidak bisa dibandingkan dengan ibuku sendiri. Aku yakin, tidak peduli pada apapun, Ibunya Maria pasti tidak akan memiliki anak perempuan yang jelek.

Lalu, ibunya Maria membawa beberapa manisan dan teh ke atas sesuatu yang kemungkinan adalah meja makan keluarga mereka.

“Apakah ini manisan yang dibuat Maria-san?”

Ketika aku melihat manisannya dan menanyakan pertanyaan itu, Ibunya memiliki ekspressi yang sangat kaget di wajahnya lagi.

“.....Bukan, ini manisan yang aku beli di kota...... Uh, anak itu masih membuat manisan?”

“Yup. Maria-san sangat mahir membuat manisan, aku selalu memintanya membuatkannya untukku!”

“......Kamu pernah memakan manisan yang dibuat perempuan itu?”

“Yup. Itu sangat enak!”

Ketika aku mengatakannya, Ibunya Maria menundukkan kepalanya, dan mengatakan “begitu ya” dengan suara yang sangat lemah.


Lalu, beberapa saat kemudian, pintunya terbuka, dan Maria pulang membawa belanjaan.

Ketika dia melihat kita duduk di ruang makan, awalnya, dia sangat terkejut, tapi......

“Aku pikir aku tidak akan bisa melihat Nona Katarina pada saat libur musim panas ini, tapi aku sangat bahagia bisa melihatmu sekarang!”

Dia sangat berbahagia.

Lalu, kita mengobrol hingga lupa waktu, dan tanpa kita sadari mataharinya telah terbenam, dan kita terburu-buru meninggalkan rumah Maria.

Karena hari ini kita pergi dengan menyamar, kita tidak menggunakan kereta yang ditarik kuda milik keluarga Claes, tapi menggunakan milik pedagang, seperti yang telah diduga mereka enggan menunggu kita di depan rumah seorang rakyat biasa, jadi sebagai gantinya mereka menunggu kita di area terbuka agak jauh dari rumahnya.

“Aku akan mengantar kalian kesana” adalah apa yang dikatakan Maria, dan aku menjawab “sampai sini saja sudah cukup, kok.” Ini sudah waktunya persiapan makan malam, kita tidak ada masalah tapi Maria benar-benar harus mulai persiapan makan malamnya.

“Nona Katarina, Tuan Keith, terima kasih banyak, telah menyusahkan diri kalian untuk datang jauh-jauh kesini hari ini.”

“Mmm. Kita juga, maaf, tiba-tiba berkunjung tanpa pemberitahuan dahulu.”

“Aku benar-benar minta maaf tentang kakakku yang tidak pernah memkirkan apapun. Lain kali saat kita berkunjung, sebelumnya kita pasti akan menghubungimu dengan benar.”

Setelah percakapan itu, Keith menekanku dengan berkata “ayo, kita pulang,” lalu Ibunya Maria yang terus terdiam sebelumnya tiba-tiba berlari kearah kita. Lalu –

“....Uh, tolong, jaga anakku mulai sekarang juga.”

Ibunya Maria mengatakannya sambil merendahkan kepalanya dengan sangat rendah. Ibu yang cantik yang terlihat sangat mirip dengan Maria merendahkan kepalanya dengan ekspressi yang sangat serius.

“Tentu saja, aku juga akan dalam jagaannya mulai sekarang.” [7]

Aku juga merendahkan kepalaku sambil mengatakannya.

Lalu, kali ini, kita akhirnya naik ke kereta yang ditarik kuda dan pergi dengan tergesa-gesa.





Di sebuah kota perbatasan yang kecil, jauh dari ibukota, aku tumbuh sebagai wanita tercantik di kota, dicintai oleh semua orang.

Setelah bertahun-tahun berlalu, aku akhirnya menikahi pria seumuran dengaku yang penuh semangat dan dapat diandalkan, laki-laki dengan nama Campbell yang sangat terkenal di kalangan wanita.semua orang disekitar kami memberkati pernikahan kami, dan beberapa tahun kemudian aku melahirkan anak perempuan yang sangat mirip denganku. Aku menamai anak perempuan yang indah itu Maria.

Aku memiliki suami dan anak yang indah, aku menghabiskan keseharianku dipenuhi dengan kebahagiaan.


Akan tetapi, hari-hari bahagiaku, tiba-tiba berakhir.....

Anakku Maria mengaktifkan kekuatan sihirnya....

“Sihir” sebenarnya bukanlah hal yang langka di negara ini. Akan tetapi, mereka yang memiliki kekuata sihir hampir semuanya bangsawan. Karena hampir tidak ada rakyat biasa yang memiliki kekuatan sihir, setiap kali anak rakyat biasa terlahir dengan kekuatan sihir, akan dibisikkan bahwa itu pasti adalah hasil dari perselingkuhan dengan seorang bangsawan.

Tentu saja, hal seperti itu tidak pernah terjadi. Aku tidak pernah menghianati suamiku, tidak salah lagi Maria adalah anak suamiku....

Walau begitu, rumor bahwa aku adalah seorang penzinah mulai menyebar di kota kecil kami. Awalnya, suamiku mengatakan “tidak apa-apa. Aku mempercayaimu,” tapi, ketika rumornya semakin membesar dan menyebar lebih jauh lagi..... Tanpa kusadari, dia jadi jarang pulang.

Semua orang di kota yang sebelumnya selalu ramah padaku, sekarang menjaga jaraknya dariku.

Pada suatu waktu, aku mulai menjadi takut melihat lurus pada orang-orang, dan akan selalu berjalan dengan menundukkan kepalaku.

Walaupun aku sebelumnya selalu beruntung..... Kenapa, baaimana bisa jadi begini...

Kalau saja anak itu.... Kalau saja dia tidak memiliki sihir.... Kalau saja aku tidak pernah memilkinya...

Tanpa kusadari, aku terkejut pada diriku sendiri karena mulai benci pada anakku sendiri. Anakku tidak melakukan kesalahan.... Walaupun aku mengetahuinya..... Walaupun begitu, aku harus mengendalikan diriku...... Aku dengan putus asa menghindari kontak mata dengan anakku sebanyak yang aku bisa.


Jadi, walaupun anakku tidak melakukan kesalahan atau semacamnya, dia mendapati dirinya dalam keadaan ini, dan masih menyelesaikan pekerjaan rumah dengan sempurna, dan mendapatkan peringkat hebat di sekolah.

Semua orang memujinya sebagai spesial, tapi dibelakangnya mereka memanggilnya anak haram seorang bangsawan, atau mengatakan bahwa entah bagaimana dia pasti telah curang menggunakan sihirnya.

Beberapa kali juga, orang-orang berkata bahwa mereka ingin mengadopsi anakku. Kalau saja aku mngangguk untuk persetujuan...... Aku berpikir bahwa apabila semuanya akan lebih baik..... Tapi pada akhirnya, aku tidak bisa menyetujuinya.

Ibu tidak baik yang selalu mengalihkan matanya dari anaknya yang sungguh-sungguh mencoba untuk tersenyum sekuat tenaga..... Walaupun aku tahu bahwa aku adalah seorang ibu yang bodoh..... Walau begitu, aku tidak bisa melepaskan anakku.

Aku sebenarnya telah menyadarinya. Seberapa keras anakku yang dipanggil sebagai jenius itu bekerja...... Seberapa sungguh dia selalu mencoba.....

Melihat keadaannya..... Kebencianku memudar..... Tapi....... Aku terus menghindari pandanannya, aku takut melihat langsung tatapan anakku.

Jika, anakku tidak memaafkan ibunya ini...... Aku mungkin hanya akan melihat kebencian dan penghinaan di matanya.....

Jadi, pada akhirnya, tanpa bisa melihat anakku di matanya......... Anakku berumur lima belas tahun, dan pergi ke sekolah sihir.

Tanpa adanya anakku disana, rumah ini telah menjadi sangat sepi dan sunyi.


Anakku akhirnya pulang ke rumah lagi saat libur musim panas. Dia memiliki ekspressi yang lebih ceria dibandingkan saat dia pergi ke sekolah.

Apa yang sebenarnya terjadi pada anakku dalam beberapa bulan ini......

Beberapa hari kemudian, aku menemukan penyebabnya.


“Iya? Siapa kalian?”

Suatu waktu di sore hari, seorang laki-laki dan perempuan kira-kira seumuran dengan anakku berdiri disana mengetuk pintuku. Walaupun pakaian mereka adalah pakaian yang sering dipakai anak-anak pedagang, mereka terlihat sangat bermartabat.

“Um, namaku adalah katarina Claes, dan aku adalah temannya Maria-san. Apakah Maria-sannya ada?”

Perempuan dengan rambut coklat adalah orang yang berbicara, dan laki-laki di sampingnya menundukkan kepalanya sebagai sapaan.

......Temannya Maria..... Aku sangat terkejut mendengar kata-kata itu. Itu karena, sejak dia memiliki kekuatan sihir, Maria akan diasingkan oleh semua anak lainnya.... Dia tidak memiliki satupun teman.

“......Dia kebetulan lagi keluar saat ini..... Aku pikir dia seharunya kembali sebetar lagi, tapi.... Kalau tidak apa-apa, maukah kamu menunggu sebentar disini?”

Sejujurnya, mereka kemungkinan memiliki status sosial yang lumaya tinggi, dan aku bertanya-tanya apakah tidak apa-apa untuk mereka berada di rumah seperti ini, tapi..... Walau begitu, aku pasti ingin membuat orang-orang yang memanggi diri mereka sebagai temannya Maria ini senyaman mungkin.

Tidak ada jalan lain karena rumah kecil kami tidak memilki ruang tamu, jadi aku mengundang mereka ke meja makan, dan mereka duduk tanpa sama sekali memberikan tanda apapun yang menunjukkan ketidaknyamanan mereka. Lalu, aku membawa teh terbaik yang ada di rumah, dan manisan terbaik yang aku beli di kota. Lalu –

“Apakah ini manisan yang dibuat Maria-san?”

Perempuan itu tiba-tiba menanyakan pertanyaan ini padaku.

“.....Bukan, ini manisan yang aku beli di kota...... Uh, anak itu masih membuat manisan?”

“Yup. Maria-san sangat mahir membuat manisan, aku selalu memintanya membuatkannya untukku!”

“......Kamu pernah memakan manisan yang dibuat perempuan itu?”

“Yup. Itu sangat enak!”

Perempuan mengatakannya sambil tersenyum.

Beberapa tahun lalu, anakku telah sunggunh-sungguh berlatih membuat manisan untuk dibawa ke sekolah, pada hari dimana dia melakukannya, dia pulang dengan matanya benar-benar merah, dan setelah itu, dia bahkan tidak pernah membuat manisan lagi....

Anakku itu yang selalu memaksakan dirinya untuk tersenyum di depanku, menahan tangisannya di dalam...... Ibu tidak baik ini tidak memiliki apapun untuk diberikan padamu....

Akhirnya, kamu telah membuat beberapa teman yang akan memakan manisan yang kamu buat dengan susah payah......

Beberapa saat kemudian, ketika Maria pulang dan melihat para pengunjung itu, dia tersenyum denga sangat senang. Itu adalah senyuman bahagia hampir seakan-akan dia belum melihat mereka selama bertahun-tahun.

Hanya dalam beberapa bulan yang pendek ini, anakku telah mendapatkan teman dan sekarang bisa tertawa dengan sangat senang.... Anakku telah berubah –

Aku juga tidak memiliki alasan apapun untuk selalu seperti ini.....

Kalau begini, dekan kepalaku selalu merunduk, tanpa bisa bertatap mata dengan anakku..... Tidak lama lagi, anakku mungkin akan pindah dan meninggalkanku.....

Aku juga harus berubah –


Petang menjemput, dan para pengunjung itu akan pergi, ketika aku tiba-tiba melangkah dan mengejar mereka. Lalu –

“....Uh, tolong, jaga anakku mulai sekarang juga.”

Aku merendahkan kepalaku dengan sangat rendah. Lalu, perempuan itu tersenyum dan berkata –

“Tentu saja, aku juga akan dalam jagaannya mulai sekarang.”

Dia juga merendahkan kepalanya sebagai balasan.

Lalu, setelah melihat mereka menghilang dari pandangan kita, aku melihat anakku dengan mataku yang terbuka lebar. Sudah berapa tahunkah sejak aku melihatnya dengan benar –

Mata anakku terlihat basah.... Dan, mataku juga sedikit buram juga.....

Aku tidak melihat kebencian atau penghinaan di mata anakku.... Yang ada adalah terkejut..... dan kebahagiaan yang tercermin disana.....

Mungkin mustahil untuk kembali ke keadaan kita sebelumnya secara sekaligus.... Tapi walau begitu, sedikit demi sedikit sambil waktu berjalan..... Jika aku bisa kembali ke keseharianku sebelumnya....

Aku berjalan menghampiri anakku yang terdiam dengan mata yang basah, dan memeluk tubuhnya yang gemetar. Tubuh kecil anakku.... Tanpa kusadari, telah menjadi seukuran dengan tubuhku.





Tanpa terduga, aku bisa bertemu Maria, ditambah lagi aku juga bisa bertemu Ibunya Maria yang cantik yang terlihat sangat mirip dengannya, aku sangat senang.

Lalu, kereta yang ditarik kuda ini samaai di rumah Claes, dan aku berada dalam mood yang begitu senang hingga aku langsung berlari ke pintu masuk. Dibelakangku, Keith mengatakan “Kakak, kalau kamu berlari kedalam rumah menggunakan pakaian seperti itu.....” yang sama sekali tidak bisa aku dengar, karena aku berlari dengan mood yang bagus jadi perkataan itu tidak sampai di telingaku.

Lalu, ketika aku melewati pintu depan..... Yang berdiri disana seperti penjaga raja iblis, adalah ibuku dengan wajah jahat yang mirip denganku, dengan mata kencang, dan mengadah ke atas.

“....Uh, uhh, ibu....”

“Selamat datang kembali. Katarina.”

Ibu mengatakannya sambil tersenyum, tapi sama sekali tidak ada senyuman di matanya. Sudah jelas ada suasana yang tidak nyaman disekelilingnya.

“Kamu menggunakan pakaian yang sangat menarik sekarang.”

“Uh, uhh, ini adalah....”

Aku mulai panik karena aku telah berlari kedalam rumah sambil masih memakai pakaian pedagang, tapi...

“Yaa, aku akan mendengarkan dengan sangat hati-hati tentang pakaian menarikmu dengan detail nanti... Katarina. Hari ini, ketika aku pergi ke pesta teh para istri bangsawan, aku mendengar rumor yang sangat lucu, mungkin kamu telah mendengarnya?”

“.....Rumor lucu?”

“Itu benar. Sebuah rumor yang sangat lucu. Itu adalah cerita tentang seseorang membuat sebuah ladang di kawasan sekolah sihir yang mulia.”

“.........”

“Ditambah lagi, sepertinya orang yang membuat ladangnya adalah seorang murid, tapi apakan seseorang akan benar-benar membuat sebuah ladang di sekolah dimana muridnya semuanya adalah bangsawan?”

“.........”

“Hey, bukankah itu cerita yang sangat lucu? Dan, ketika aku mendengar cerita ini, entah mengapa, walauun aku tidak bisa mempercayainya, hanya ada satu rang yang terpikirkan olehku – Katarina, bagaimana kalau kita mengobrol sedikit tentang ini di ruanganku.”


Kemudian, aku diseret kedalam ruangan ibuku, dan tidak bisa melarikan diri dari ceramahan ketatnya selama tiga jam penuh, aku dilarang memakan manisan, dan juga dilarang bekerja di ladang sebagai hukuman yang sangat berat.

Yaa, setelah ini aku hanya akan membuat Keith membantuku, entah bagaimana aku akan berhasil menyelesaikan taman bunga yang aku buat di sekolah.....

Jadi, liburan musim panasku berakhir.

Bab 6,5 – Menghadiri sekolah sihir[edit]

Terlahir sebagai anak perempuan dari seorang baron pedesaan di pinggir kota, musim semi ini, aku menghadiri sekolah sihir.

Sekolah sihir adalah tempat dimana orang-orang dengan kekuatan sihir dikumpulkan ketika mereka berumur lima belas tahun. Tidak terkecuali aku, karena aku mengaktifkan kekuatan sihirku ketika aku berumur enam tahun, jadi aku juga menghadiri sekolah sihir.

Akan tetapi, sekolah ini memiliki banyak bangsawan bertingkat tinggi, sebagai anak dari baron pedesaan, lingkungannya sedikit terlalu tinggi untukku.

Kalau saja, sihirku sedikit lebih kuat, atau kalau saja aku sedikit hebat dalam belajar, atau kalau saja aku orang yang cantik...... Kalau saja aku sedikit saja seperti orang dengan sihir cahaya itu, Maria Campbell-san...... Aku akan mempunyai sedikit kepercayaan diri.....

Aku hanya memiliki sedikit sihir, belajar saja sudah sekuat tenaga, dan orang-orang berkata bahwa wajahku menarik, tapi tidak cantik........ Intinya, aku tidak cocok untuk sekolah ini.

Orang tuaku sangat senang mengirimku ke sekolah karena ini adalah pertama kalinya seseorang terlahir dengan kekuatan sihir di keluarga baron pedesaan kami, tapi..... Setelah masuk disini, sebagai anak dari baron pedesaan yang miskin, aku diremehkan oleh para bangsawan tingkat tinggi lainnya, dan kadang-kadag mereka menyuruhku seakan-akan aku adalah seorang pelayan.

Beberapa bulan setelah menghadiri sekolah ini, aku sudah ingin secepatnya pulang ke rumah.


Akan tetapi, bahkan untukku, sebuah titik perubahan telah tiba.

Itu terjadi ketika aku diam-diam membaca novel romantis yang aku bawa dari rumah di sudut kelas. Bangsawan tingkat tinggi akan berkata bahwa novel romantis seperti ini ditujukan untuk rakyat jelata, tapi, aku sangat menyukainya, dan selalu membawanya ke sekolah.

“Hey, itu, mungkinkan itu sebuah cerita romantis?”

Ketika aku mengangkat kepalaku setelah mendengar suara itu, orang dengan status sosial yang sangat tinggi yang anak perempuan dari seorang baron pedesaan sepertiku ini seharusnya tidak bisa berbicara dengannya sedang berdiri di sana.

Nona Katarina Claes, anak seorang adipati dan tunangan dari pangeran ke-tiga, teman sekelasku dengan status sosial tertinggi di kelas ini. Karena itu, walaupun kita teman sekelas, aku tidak bisa dengan mudahna menghampiri dia, dan kita bahkan tidak pernah sekalipun mengobrol sejak sekolah dimulai. Untuk orang seperti itu tiba-tiba menghampiriku, aku sangat gugup dan bingung hingga aku sepenuhnya membeku, dan Nona Katarina hanya tersenyum dengan ramah.

“Sebenarnya, aku juga membaca novel romantis. Kalau boleh, maukah kamu mengobrol denganku tentang itu?”

Aku diundang seperti itu, dan tanpa kusadari, aku sedang minum teh dengan Nona Katarina, dan mengobrol dengannya tentang cerita itu.

Nona Katarina sangat mudah akrab, dia tidak meremehkanku seperti bangsawan tingkat tinggi lainnya ataupun memperlakukanku seperti pelayan.

Nona Katarina adalah orang yang benar-benar sangat hebat dan indah. Sebagai anak perempuan seorang adipati, dia juga sangat bermartabat. Tapi, dia tidak bangga akan status sosialnya seperti mereka yang bahkan tidak akan melihat orang-orang yang lebih rendah darinya. Orang dengan status sosial yang rendah sepertiku, dia ramah terhadapku walaupun aku sama sekali tidak memiliki hal yang baik.

Tanpa kusadari, hatiku telah sepenuhnya dicuri oleh Nona Katarina.

Kadang-kadang dia akan bermain dengan seekor anak anjing di lapangan sekolah, kadang-kadang dia akan mampir dan mengaggumi taman bunga. Kehadiran Nona Katarina sama seperti orang suci dari novel romantis.

Lalu, barusan..... Ketika aku sibuk mengaggumi kehadiran Nona Katarina, aku tersandung dan jatuh, dan karena gaunku menjadi sangat kotor, Nona Katarina memberikanku sebuah saputangan untuk membersihkannya.

Aku menolak dan berkata “tapi nanti saputangannya kotor,” tapi dia hanya menjawab “tidak apa-apa, kalau mau, tolong pakai saja” dan tersenyum. Aku menggenggam saputangannya di dadaku dan berpikir “ini akan menjadi harta karunku.”

Walaupun sebelumnya aku benar-benar ingin pulang kerumah secepat mungkin...... Sekarang aku ingin tinggal di sekolah walaupun hanya sedikit lebih lama.

Aku ingin menghabiskan waktuku dengan Nona Katarina sedikit lebih lama lagi –





“Eh, kakak? Dimana kain itu yang kamu selalu pakai di kepalamu ketika bekerja?”

“Ah, kain itu? Barusan, aku memberikannya pada seorang teman dari kelas.”

“EH!!? Tidak mungkin, kakak memberikan sesuatu seperti itu!?”

“Itu tidak seperti yang kamu pikirkan, itu karena dia tersandung dan jatuh dan gaunnya jadi kotor, jadi aku memberikannya padanya untuk membersihkan gaunnya.”

“.......Jadi begitu....... Syukurlah.... Tunggu sebentar, jadi kamu tidak memiliki saputangan?”

“Karena aku membersihkan tanganku dengan saputangannya setelah menyelesaikan pekerjaan di ladangku, sapitangannya masih kotor.”

“........Jadi begitu.... Hmm? Pinggiran jaket kakak, bukankan itu sedikit rusak?”

“Ahh, ini dari waktu itu, ketika aku diserang oleh musuh bubuyutanku, seekor anjing, di hutan sekolah. Yaa, karena kali ini musuhnya kecil, aku bisa mengalahkannya tanpa masalah!”

“.....Jadi begitu...... Kalau gitu, aku lega. Tapi, kakak...... Memang bagus untuk bersemangat, tapi, kamu harus sedikit lebih tenang di sekolah. Baru-baru ini, kamu memungut hal-hal untuk dimakan dari taman dan pohon-pohon. Ini bukan rumah kita lagi, jadi kamu benar-benar harus berhenti jadi sangat tidak bertanggung jawab dan memungut semua yang kamu ligat untuk dimakan.”

“.......Itu bukan memungut untuk dimakan...... Aku memanen.....”


“......Tidak, itu sama saja..... Sudah hentikan, sudah sangat sulit menyembunyikan segalanya dari Ibu tentangmu..... Aku mohon, sedikit lebih tenang.”

“.............Aku mengerti.”

Jadi, aku mengangguk dengan ragu sedangkan saudara tiriku hanya melihat padaku dan menghela nafas dengan dalam.

Bab 6,6 - Pesta teh para istri bangsawan, lagi[edit]

“Sungguh, anak perempuan Nona Claes sangat indah. Para siswa lainnya memanggilnya Tuan Saint[8], dan sepertinya dia memiliki banyak penggemar.”

Sebulan sekali, kita akan memiliki pesta teh para istri bangsawan. Ketika aku mendengar orang tua lain memberitahukan aku ini, awalnya aku berpikir bahwa aku salah dengar.

Tapi ketika aku bertanya untuk memastikannya, aku mendapatkan jawaban yang sama lagi.... Aku menyimpulkan bahwa mereka pasti salah orang.

Alasannya, aku hanya memiliki satu anak perempuan. Dan, anak perempuanku itu adalah anak bermasalah yang selalu membuatku bingung bagaimana aku membesarkannya hingga sampai seperti ini.

Walaupun dia dari keluarga bangsawan, malahan anak seorang adipati, dia memanjat pohon ketika masih memakai gaun, memakai baju kerja dan mencangkul sebuah ladang, dan memungut makanan dari taman untuk dimakan, dia benar-benar anak tidak berguna yang tidak bisa diharapkan.

Apabila dikatakan bahwa ada sebuah masalah seperti seorang monyet di sekolah, pasti, anak perempuanku akan menjadi hal pertama yang muncul di pikiran....... Tidak mungkin bahwa seorang perempuan yang dipanggil saint adalah anak perempuanku. Akan tetapi.....

“Uhh, mungkinkah kamu salah orang?”

“Tidak, sama sekali tidak. Tidak salah lagi itu adalah Nona Katarina Claes. Sejujurnya, anak perempuanku juga adalah anggota dari fan club Nona Katarina.”

“........Er, ada sesuatu seperti fan club?”

“Iya, itu bukan club resmi atau semacamnya, tapi itu masih lumayan terkenal, sepertinya ada lumayan banyak orang yang bergabung.”

Aku sangat terkejut hingga tanpa kuingini, mulutku terbuka lebar dan aku memiliki tatapan kosong ketika aku berdiri beku di situ.

Tidak bisa dipercaya, tidak mungkin! Mengapa ada sebuah fan club untuk anak tidak baik itu! Apa yang indah tentang anak monyetku itu!? Mungkin, yang mereka maksud adalah Keith.....

Walaupun sangat disayangkan tentang anak perempuanku yang sebernarnya, aku sangat menyukai anak tiriku Keith, dia tumbuh menjadi anakku yang sangat indah dan berbakat. Jadi aku pikir yang mereka maksudkan adalah Keith, dan meminta konfirmasi lagi dan lagi, tapi...... Sepertinya tidak salah lagi, itu tentang anak perempuanku, Katarina.

Ngomong-ngomong, cerita yang aku dengar dari wanita lainnya tentang anak perempuanku Katarina, adalah cerita tentang Katarinya yang berbeda dari yang aku kenal.

Dia suka mengagumi tumbuhan? Tidak, dia memang mahir memanjat pohon, tapi itu hanya untuk mengambil buah dari dahan dan memakannya...... Dia disukai oleh binatang? Tidak, dia selalu digong-gongi oleh anjing, dan bahkan sepertinya kadang-kadang dia bahkan dikejar oleh mereka....... Aku tidak berpikir bahwa dia sangat disukai oleh mereka.......

Aku sama sekali tidak bisa percaya bahwa cerita ini adalah tentang anak perempuanku.....

......Mungkin, anak tidak berguna yang tidak bisa diharapkan yang aku kenal hanyalah satu sisi dari sifatnya, dan dia benar-benar saint hebat seperti yang aku dengar dari cerita?

Untungnya, anak perempuanku baru saja akan pulang dari sekolah untuk liburan pendek. Ketika dia pulang, aku memutuskan untuk menemukan kebenarannya.





“Baiklah~, satu, dua!”

Ketika aku pulang dari pesta teh para istri bangsawan, anak perempuanku telah pulang, dan sedang memakai baju kerjanya dengan wajahnya dipenuhi oleh lumpur, dan sedang mengucapkan mantra misterius sambil bekerja di ladangnya.

Melihat bagaimana penampilannya.......... Memang, sepertinya apa yang aku dengar di pesta teh pasti adalah sebuah kesalahan.

“Dia mungkin sebenarnya memiliki bagian yang hebat dan indah di dalam dirinya apabila aku keluar dan sedikit mengobrol dengannya,” pemikiran seperti itu langsung hilang dari pikiranku.

“Baiklah~, satu, dua!”

Seakan-akan untuk menambah stressku, ucapan mantra misterius anak perempuanku itu bergema keseluruh taman keluarga Claes yang mulia.

Mendengar ucapan mantranya itu, aku merasa seperti semuanya sia-sia dan sangat melelahkan, jadi aku kembali ke rumah secepat yang aku bisa.

Kau tidak perlu menjadi seseorang seindah dan sehebat orang suci yang aku dengar hari ini, tapi..... Setidaknya, aku berharap kamu menjadi sedikit terhormat. Aku kembali ke ruanganku dan melepaskah helaan nafas yang sangat, sangat dalam.

Setelah itu, ketika anak perempuanku pulang ke rumah, aku memastikan untuk mengingatkannya agar menghentikan ucapan mantra anehnya itu....... Keesokan harinya, ucapan mantra “Ayo~!” bergema keseluruh taman keluarga Claes yang mulia.





“Hari ini, anak perempuanku itu –“

Telah menjadi kebiasaanku untuk mengeluh tentang anak perempuan kita pada suamiku di kamar tidur.

“Yaa, selama dia sehat dan bersemangat, tidak apa-apa kan?”

Sama seperti biasanya, dia menjawabku sambil tersenyum. Suamiku Luigi Claes lumayan tampan, memiliki sifat yang baik, dan dia sangat bisa diandalkan, dia benar-benar orang yang sangat hebat, dengan satu kekurangan. Yaitu, dia terlalu memanjakan anak perempuan kami. Ngomong-gomong, dia sangat mencintainya, sampai tidak peduli masalah apa yang Katarina sebabkan, dia hanya akan memaafkannya dan memasang senyuman masam. Akan tetapi, dia sebaiknya melihat baik-baik bagaimana keadaan anak perempuan kita sekarang, dan sadar akan situasinya, atau aku akan cemas.

“Sehat dan bersemangat, yaa bukankah dia hanya putri kecilmu..... Dari awal, perempuan itu sudah menetap di jalannya, sekarang dia sudah terlalu jauh dari apa yang aku bisa tangani...... Kamu sebaiknya melihat baik-baik sekelilingmu..... Sungguh, sikapnya sekarang ini, aku bahkan penasaran sifat itu sebenarnya diturunkan dari siapa.”

Ketika aku mengatakannya, aku menghela nafas yang dalam, dan suamiku melihatku seakan-akan dia ingin mengatakan sesuatu.

“Ada apa?”

“......Tidak, bukan apa-apa.”

Setelah itu, untuk beberapa waktu aku terus mengeluh tentang putriku itu pada suamiku. Sungguh, aku penasaran sebenarnya dia mirip siapa..... Ketika aku memikirkan hal seperti itu, disamping diriku yang telah tertidur, suamiku mengatakan sesuatu secara perlahan yang untungnya tidak sampai di telingaku.

“Menurutku Katarina tidak hanya mendapatkan penampilannya darimu, ada beberapa bagian lainnya juga yang mirip denganmu.....”

Bab 7 – Aku terjepit masalah[edit]

“Bagaimana kemajuan ‘Fortune Lover’mu? Apakah kamu mengalahkannya?”

Saat istirahat, teman otakuku A-chan menanyakanku itu dengan senyuman di wajahnya.

“Aku bisa menangkap si pangeran egois, tapi aku masih belum bisa menangkap si pangeran sadis yang jahat...... Karakter jahat saingannya itu cukup hebat menghalangi jalannya....”

Aku menghela nafas dan mengatakannya, A-chan tersenyum lebih lebar lagi.

“Hehe, aku telah menyelesaikan semuanya.”

“Ehh, kamu telah menyelesaikan semuanya?”

“Mmm, tidak hanya keempat target tangkapan, aku juga telah menyelesaikan semua yang tersembunyi.”

Sambil mengatakannya, aku melihat ke arah teman otakuku yang tersenyum secara berani dengan mata yang mengagumkan.

“Seperti yang diduga dari A-chan!, sangat cepat~. Jadi ada target tangkapan yang tersembunyi huh.”

“Yup, setelah kamu menyelesaikan keempat target tangkapan kamu akan bisa masuk ke rutenya. Ngomong-ngomong, kamu mau tau karakter yang mana orangnya?”

“Tunggu sebentar, hentikan~~ dilarang spoiler~~”

Aku mengatakannya dan menutup telingaku, tapi A-chan tersenyum sambil terlihat mengejamkan.

“Karakter yang tersembunyi itu adalah~”

“Tidak~ Aku tidak mau mendengarnya~~”


“Nona Katarina, sudah pagi. Tolong bangun.”

“Mm~, tidaaaak, aku tidak mau mendengarnya~”

“Nona Katarina, berhenti menigau, dan kalau kamu tidak cepat bangun, kamu akan telat ke sekolah.”

“.....Mmm.”

Ketika aku akhirnya membuka mataku, aku melihat pelayanku Anne berdiri disampingku.

“......Anne, pagi.”

“Iya, selamat pagi. Karena kamu sudah bangun sekarang, tolong cepat bersiap-siap.”

Anne sudah mondar-mandir, sedangkan kepalaku masih belum bekerja dan aku hanya melihat dengan tatapan kosong..... Aku mencoba untuk mengingat mimpi yang baru saja aku dapatkan....

“Entah bagaimana..... Aku merasa bahwa itu adalah mimpi yang agak penting.....”

“......Mimpi?”

Anne menjawab perkataanku.

“Iya, mimpi yang barusan aku dapatkan.... Entah mengapa, aku merasa bahwa itu adalah mimpi yang sangat penting, tapi... Setelah terbangun, aku melupakan semuanya~”

“.......Begitu ya...... Kamu memang sepertinya mengatakan sesuatu sambil tertidur..... Tapi itu tidak terdengar seperti sesuatu yang penting.......”

“Eh? Benar begitu kah?”

Apakah begitu, apakah itu hanya imajinasiku saja? Mimpi seperti apa itu, aku sama sekali tidak bisa mengingatnya..... Karena Anne berkata seperti itu, itu pasti hanya imajinasiku saja.

Berpikir bahwa itu adalah mimpi yang penting kemungkinan hanya imajinasiku saja. Jadi aku telah mencapai keputusannya, dan mulai bersiap-siap untuk pergi ke sekolah.


Ini sudah lebih dari setengah tahun semejak aku menghadiri sekolah sihir, dan baru akan berubah musimnya dari musim gugur ke musim dingin.

Aku sudah sangat akrab dengan si ‘pemeran utama’ game yaitu Maria. Dan, aku juga bisa berteman dengan murid-murid diluar OSIS. Ladangnya berjalan mulus, dan aku jadi lumayan mahir melempar ular mainannya.

Aku benarbenar sudah bersiap untuk semua bendera kehancuran yang akan datang.

Akan tetapi, bagian yang aku kesulitan adalah, bahwa aku benar-benar tidak tahu tenang bagaimana kemajuan cinta antara Maria dengan target tangkapan lainnya.

Tidak peduli sebanyak apa aku bertanya pada Maria apabila dia memiliki seseorang yang sangat dia sukai, dia akan selalu menjawab dengan “aku menghormati dan menggemari Nona Katarina” dan menghindari permasalahannya. Ditambah lagi, Maria sepertinya sama sekali tidak memiliki kesadaran tentang seberapa terkenal dirinya.

“Aku yakin bahwa semua laki-laki di OSIS jatuh cinta mati-matian padamu setelah ditarik olehmu, Maria” adalah apa yang aku ceramahkan padanya.

“Itu pasti mustahil. Semua orang sudah jatuh cinta mati-matian pada orang lain.”

Sambil mengatakannya, Maria memiliki ekspressi yang sangat terkejut di wajahnya.

Dan untuk para target tangkapannya, selain si ‘pemeran utama’ Maria yang secara singkat sangat menarik, mereka seharusnya tidak jatuh cinta mati-matian pada seseorang.....

Aku pikir Maria benar-benar harus membenarkan dirinya, sepertinya ciri-cirinya sebagai ‘pemeran utama’ otome game yaitu “ketidak-pekaan” dan “salah pengertian” sedang aktif......

Baru-baru ini, Maria dan Keith juga membahas topik ini bersama, dan Keith berkata “orang yang selalu aku pikirkan itu sangat tidak peka[9]” dan dia menghela nafas ketika aku secara tidak sengaja mendengar pebicaraan mereka, aku rasa ketidak-pekaan Maria pasti hal yang sangat hebat.

Para target tangkapan itu mungkin memiliki pekerjaan yang cukup keras di depan mereka, huh....


Jadi, walaupun aku tidak mengetahui kemajuan cinta mereka, yang lainnya berjalan sangat mulus, dan aku menjalani kehidupan sekolah yang tenang. Yang tiba-tiba berakhir.

Permainannya akhirnya memulai pergerakanny, huh......


Saat istirahat makan siang di hari yang lumayan dingin, aku pergi menuju kantin dengan beberapa teman sekelasku.

Biasanya, aku akan bersama dengan teman-temanku dan saudara tiriku dari OSIS, tapi pada hari itu, yang lainnya berkata bahwa mereka memiliki hal lain yang harus dilakukan dan akan ada di kantin nanti.

Kalau dipikir ulang, sesuatu disekitarku terlihat berbeda pada hari itu. Ketika para anggota OSIS cukup sibuk, dan kadang-kadang akan memiliki pekerjaan pada jam istirahat makan siang, tapi...... Walau begitu, untuk semuanya menghilang, itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Akan tetapi, pada saat itu aku sama sekali tidak mencurigai apapun, dan kepalaku dipenuhi dengan pikiran tentang menu mahan siang untuk hari itu.

Kemudian, tanpa menyadari hal yang janggal, aku sampai di kantin dengan tidak peduli apapun – itulah ketuka itu terjadi.

“Katarina Claes. Aku memiliki hal penting untuk dikatakan padamu.”

Yang berdiri di depanku ketika aku memasuki kantin adalah seorang perempuan bangsawan dengan peringkat yang cukup tinggi.

Sebelum aku bertunangan dengan Pangeran Jared, dia telah menjadi calon yang paling kuat.... Dia adalah orang yang selalu menatap dengan marah padaku atau menyerangku secara verbal...... Sejujurnya, dia sama sekali tidak pernah mengatakan hal yang baik.

Akan tetapi, dia juga memiliki mata yang mengadah dan bibir yang tipis, dan memiliki wajah jahat yang mirip denganku, aku selalu merasa bahwa dia adalah kawan sepenampilan, tapi....

Mata mengadah perempuan itu semakin berbelok ke atas sambil menatap dengan marah padaku, dan dia menghalangi jalanku. Mataku membulat karena aku tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Akan tetapi, di belakang perempuan ini, ada sekitar sepuluh murid lainnya, dan mereka semua menatapku dengan marah seperti dirinya. Seperti yang sudah diduga, sepertinya sama seperti dia, mereka samua adalah orang-orang yang membenciku secara sepihak dan ingin menyerangku secara verbal.

Tapi.... Aku merasa bahwa aku telah melihat adegan ini di suatu tempat sebelumnya.

“Katarina Claes, hari ini, kita akan mengumungkan beberapa kesalahanmu disini!”

Suara perempuan itu bergema dengan keras diseluruh kantin ketika dia menghadapiku.

Seharusnya ada lebih dari setengah warga sekolah berkumpul disini pada waktu istirahat makan siang..... Apabila kamu menggunakan suara yang begitu keras.... Kantin yang biasanya berisik tiba-tiba menjadi hening, dan semua orang sepertinya melihat ke arah sini.

Mungkin dia menyadarinya juga, perempuan itu mengangkat bibir tipisnya.

Waktu semua ini terjadi, untukku..... Sebenarnya, aku sama sekali tidak tahu apa yang sedang terjadi, dan hanya berdiri disana dan membeku dalam kebingungan.

Sesuatu seperti...... kesalahanku..... Bahwa aku berlatih melempar ular mainanku? Tidak, aku bahkan belum pernah melemparnya pada seseorang...... Aku bahkan tidak merasa bahwa itu akan semenyebalkan itu..... Atau mungkin fakta bahwa aku membuat sebuah ladang di sekolah telah terbongkar? Itu seperti... Telah membuat ladang di sekolah yang begitu mulia?

Kemudian, tanpa memperdulikan bagaimana kepalaku berputar-putar karena mencoba memikirkan penyebabnya, perempuan itu melanjutkannya.

“Kamu adalah anak seorang adipati, dan tunangan Pangeran Jared, kamu menyalahgunakan kedudukanmu, dan menekan mereka yang memiliki status dibawahmu! Dan, kamu cemburu bahwa Pangeran Jared dan anggota OSIS lainnya akrab dengan si pemegang sihir cahaya, Maria Campbell, dan kamu bersalah karena kejahatan berulang kali menyiksa orang!!”

“........!?”

Pada perkataan perempuan itu, aku mengingatnya.... Aku seharusnya telah melihat ini disuatu tempat sebelumnya.

Ini adalah event dalam game yang beberapa kali telah aku lihat dimana Katarina Claes dihukum untuk kejahatannya..... DI depan semua murid ini, semua kejahatannya dipublikasikan, dan Katarina langsung terjatuh pada kehancurannya.......

Aku selalu waspada, tidak dapat dipercaya aku tiba-tiba masuk kedalam keadaan sulit sperti ini......

Aku hanya melamun sambil melihat ke arah para perempuan di depanku. Semuanya menatapku dengan wajah yang begitu kelam.

Akan tetapi.... Aku benar-benar sama sekali tidak mengerti..... Memang, tidak peduli bagaimana aku melihatnya, ini adalah event dimana Katarina dihukum untuk kejahatannya, tapi.....

Seharusnya, ketika menghukum Katarina, para target tangkapan di OSIS seharusnya ada disini juga.

Apabila ini adalah rute Jared, Jared seharusnya ada disini berdiri di samping Maria dan melindunginya..... Apabila ini adalah rute Keith, Keith seharusnya ada disini berdiri di samping Maria dan melindunginya.....

Saat ini, tidak ada satupun dari mereka disini.......

Aku benar-benar bingung, mengapa perempuan ini mengambil posisi dari anggota OSIS dalam game dan menuduhku dengan keras.

“Tidak ada gunanya pura-pura bodoh! Aku telah membawa bukti dengan benar, dan disini juga ada saksi!”

Lalu, dia membuka segunduk kertas, dan memberikan sebuah tanda pada para perempuan yang menatap dengan marah padaku sambil menunggu di dekatnya.

Di kertas itu, terdaftar berulang kali bagaimana aku telah membully Maria, yang sama sekali aku tidak ketahui.... Setelah menunjukkan bukti tertulis tentang kesalahanku, perempuan lainnya memastikan bagaimana dia melihatku beberapa kali membully Maria.

Jadi, bermacam hal seperti ini terus berlanjut satu dengan yang lain, tentu saja aku benar-benar tersesat, dan teman-teman sekelasku juga sama, dan ada suasana hening yang tidak bisa dijelaskan dalam kantin.

Semua orang di kantin menonton apa yang sedang terjadi sambil menahan nafas mereka dengan ketertarikkan.

Pada saat itulah...... Maria dan teman-teman masa kecilku di OSIS muncul dalam kantin. Mereka datang dari pintu masuk yang berlawanan dari yang aku lalui, dan ketika mereka melihat kita, sudah pasti mereka melihat bagaimana keadaan para wanita yang berdiri berlawanan denganku.

“Apa yang sebenarnya terjadi disini?”

Memotong suasana heningnya, melihat ke arah para wanita yang mengelilingku secara meragukan, itu adalah Jared yang berbicara.

Dan sebagai balasan, seakan-akan dia hanya menunggu untuk saat ini, perempuan yang menentangku itu yang pada awalnya adalah calon tunangan Jared mengulang apa yang dikatakannya tentang semua kesalahanku.

Berdiri di depanku, wajah Maria dan teman-teman masa kecilku di OSIS menjadi kelam dan gelap.

Ahh, ini tepat seperti bagaimana keadaan event penghukuman Katarina dalam game yang sebenarnya......

Yang akan membongkar semua kesalahan Katarina adalah salah satu dari Jared atau Keith, tapi.... Penampilan Maria di belakang mereka seakan-akan dia dilindungi oleh mereka berdua dalam waktu yang bersamaan, aku belum pernah melihat itu dalam game sebelumnya.

Dalam naskah gamenya, setelah seorang target tangkapan membongkar kesalahan Katarina, Maria yang bersembunyi dibelakang dia akan maju ke depan dengan keberanian kuat yeng berkobar di matanya. Kemudian –

“Inilah kebenarannya! Aku selalu disiksa oleh Nona Katarina Claes seperti ini!”

Dia akan memiliki sikap bermartabat ketika dia mengumumkan ini. Orang-orang yang berkumpul disini dalam kantin akan mengagumi kekuatannya dan martabat yang datang dari dalam dirinya.

Tepat setelah para perempuan ini membongkar kesalahan Katarina – sama seperti dalam game, Maria datang ke depan.

Sejak aku mendapatkan ingatan kehidupanku sebelumnya, aku tidak lagi seperti Katarina dalam game, dan aku tidak pernah melakukan hal yang buruk..... Tapi..... Ini masih berjalam seperti dalam game.....

......Kalau begini, tidak salah lagi aku pasti sepenuhnya akan berada di jalan menuju kehancuran....

....Aku akan diasingkan keluar negeri sendirian..... Atau dibunuh oleh salah satu target tangkapan.....

Akankah aku bisa menggunakan ular mainan yang ada di dalam kantungku.... Atau apabila aku diasingkan, akankah aku bisa membawa cangkul kesukaanku bersamaku.....

Maria yang melangkah maju memiliki keberanian kuat yang berkobar dimatanya sama seperti dalam game. Kemudian, dia membuka mulutnya dan berkata –

“Cerita ini benar-benar omong kosong! Aku bahkan belum pernah sekalipun belum pernah disiksa seperti ini oleh Nona Katarina Claes!”

Suara bermartabatnya bergema keseluruh kantin. Lalu, Maria mengganti arah pandangannya, dan berdiri di depanku seakan-akan dia melindungiku dari para perempuan itu.

“Tolong jangan mengejek orang terpenting bagiku dengan omong kosong seperti itu!”

Dia meninggikan suaranya dengan sikap yang kasar yang belum pernah aku dengar sebelumnya.

Pada reaksi Maria, awalnya para perempuan itu kaget dan membeku, tepi mereka langsung mendapatkan kembali ketenangan mereka.

“Apa yang kamu katakan! Maria Campbell! Kita membongkar kesalahan Katarina Claes semua untukmu!”

“Itulah yang aku katakan! Itu semua hanya omong kosong! Termasuk yang kamu sebut sebagai bukti dan saksi! Dan untuk kalian semua, kalian semua hanya ditipu oleh penjahat ini!”

Mendengar yang dia katakan, ada keributan yang cukup hebat diantara para wanita itu, tapi....

“Dengan bukti yang sedikit terperinci ini, bukti yang benar akan mentertawaimu saat ini.”

Otome Flag Vol 2 d.jpg

Jared memiliki segunduk kertas di tanganya sambil mengatakannya. Dan walaupun dia mengatakan tentang betapa lucunya ini, dia sama sekali tidak tertawa.... Dia tidak berekspressi. Apa ini, tidak berekspressi adalah pengaturan untuk Nicole, tapi Jared seharusnya selalu tersenyum... Melihat wajah tak berekspressinya, ada suasana menakutkan meluap dari dirinya hingga para perempuan yang sebelumnya membuat ocehan sekarang semuanya terlihat ketakutan dan jadi terdiam.

“Dari awal, dengan tingkat kedetailan penyiksaan yang tertulis disini, tidak mungkin kakakku yang bodoh bisa melakukannya. Dan kebanyakan, aku selalu bersama kakakku, tapi aku belum pernah bertemu dengan perempuan-perempuan ini yang memanggil dirinya saksi sebelumnya....... Apakah kalian benar-benar melihat sesuatu seperti kakakku membully orang?”

Sambil melihat kertas-kertas itu, Keith memiliki senyuman dingin yang belum pernah aku lihat sebelumnya, dan para perempuan yang merupakan saksi berkata “eeek!” dan menjauh sejauh yang mereka bisa.

“Sungguh! Nona Katarina tidak akan melakukan hal seperti itu! Seperti yang Tuan Keith katakan sebelumnya, Nona Katarina adalah orang yang sangat simpel! Dia tidak akan pernah bisa memiliki rencana yang dipikirkan dengan begitu hati-hati seperti ini!”

Setelah Mary mengatakannya dengan ekspressi yang kelam, Alan lah yang berbicara selanjutnya.

“Sejujurnya, dia memang seperti itu! Idiot ini terlalu bodoh untuk merencanakan bullying seperti ini! Karena dia adalah orang yang idiot, semua yang dia tahu hanyalah menantang orang secara langsung!”

Sophia dan Nicole juga terlihat setuju dengan ini.

“Itu benar! Nona Katarina tidak memiliki sisi tersembunyi, tidak mungkin dia bisa menjadi sangat ber-akal! Itu karena Nona Katarina sama sekali tidak memiliki akal!”

“.....Itu benar.”

......Entah bagaimana, sepertinya semua orang melindungiku, tapi.....

.....Apa ini..... Aku juga merasa bahwa mereka berkata hal buruk tentangku......

Lalu, setelah teman-temanku selesai meninggikan suara mereka – teman-teman sekelasku yang datang ke kantin bersamaku juga mengatakan “Itu benar! Nona Katarina tidak akan melakukan hal seperti itu!” “Tidak mungkin Nona Katarina menyiksa siapapun!” dan suara-suara seperti ini mengikuti satu sama lain. Suara-suaranya mulai mengeras dan mengeras, dan mulai menutupi seluruh kantin. Kemudian –

“Seperti yang semuanya telah katakan, tidak mungkin Nona Katarina menyiksa orang seperti itu! Memang, aku telah disiksa sebelumnya, sama seperti yang tertulis di kertas ini. Tapi, itu sudah pasti bukan Nona Katarina yang melakukan hal seperti itu padaku! Ditambah lagi, Nona Katarina lah yang beberapa kali melindungiku! Dan, aku ingat betul siapa yang sebenarnya menyiksaku! Kalau mau, aku bahkan bisa mengatakan siapa dia saat ini juga!”

Hampir seakan-akan dia adalah orang yang benar-benar berbeda dari dirinya yang tenang dan lembut, Maria sangat bermartabat dan berani ketika dia memberikan pidatonya......

Banyak ekspressi berubah diantara orang-orang yang berkumpul di kantin. Termasuk beberapa perempuan yang menentangku, mereka memiliki ekspressi yang sangat memburuk.

Mereka sudah jelas berada dalam posisi yang tidak menguntungkan...... Para perempuan itu tidak lagi mengatakan apapun, pertikaian yang mereka mulai tidak dapat dipercaya hampir hilang sekarang, dan mereka bergegas meninggalkan kantin.

Lalu, aku terlalu bingung untuk mengatakan apapun tentang semua yang telah terjadi dan hanya merapat pada Maria yang berada disampingku.

“Nona Katarina, apa kamu baik-baik saja?”

Dia melihatku dengan wajah yang sangat cemas, dan aku mengangguk dengan semangat.

“Mmm, aku tidak apa-apa. .....Uh, terima kasih, semuanya.”

Aku berterimakasih pada teman-temanku, dan juga semua orang yang mengangkat suaranya untuk melindungiku juga.

“Itu bukan masalah. Malahan, aku minta maaf karena kita tidak bisa menolongmu lebih cepat.”

“Maaf karena telat, kakak.”

Jared dan Keith keduanya menaruh tangan mereka dibahuku dengan lembut.

Tanpa kusadari, mereka akhirnya mengembalikan tangan mereka lagi. Kemudian, sebuah “growl~” yang hebat muncul dari perutku. Karena makan siangnya tertunda, sepertinya perutku telah mencapai batasnya.

“Ngomong-ngomong, tidak bisa dipercaya bahwa para perempuan itu mencoba hal seperti itu pada Katarina.”

“Itu benar. Memang, mereka melihat kakak sebagai musuh mereka, tapi.... Aku benar-benar tidak berpikir bahwa mereka memiliki kemampuan untuk beraksi melawan dia.......”

“Yeah. Walaupun dia seperti ini, dia masih anak seorang adipati. Apabila mereka mengejeknya seperti ini.... Posisi mereka mungkin akan berhadapan dengan berbagai macam bahaya. Aku tidak melihat ada orang yang merupakan tipe orang ynag akan melakukan aksi seperti ini.”

“Disamping itu, bukti ini juga..... Aku benar-benar tidak berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang mereka siapkan. Ini dibuat sedikit terlalu bagus.”

“Memang, seperti yang Nona Mary katakan, aku tidak berpikir bahwa para perempuan itu bisa mempersiapkan semua dokumen dan bukti yang baik.”

“......Ini juga aneh bagaimana kita semua dipanggil dengan beberapa alasan atau semacamnya......”

Walaupun akhirnya kita bisa makan siang, teman-temanku sedang mengobrol tentang sesuatu dengan tatapan keras di wajah mereka.....

Aku selamat dari event penghukuman, aku sangat bahagia bisa menghindari akhir kehancuran.

Sejujurnya, otome game ini belum berakhir hingga kelulusan tahun depan, jadi aku masih belum bisa santai dan lengah, tapi..... Aku bisa melewati kesulitan terbesar yang pernah aku alami karena bantuan smua orang. Aku benar-benar lega.

Jadi, ketika aku sibuk berada di langit ke tujuh, aku tidak menyadari bahwa Maria sedang terus merenungkan sesuatu sendirian.

Kemudian, ketika makan siang berakhir dan sudah waktunya untuk kembali ke kelas, Maria akhirnya berbicara.

“Aku harus pergi ke suatu tempat dulu, semuanya, silahkan kembali duluan.”

“Apa kamu mau pergi bersama?”

Walaupun bullynya sepertinya telah lumayan mereda, aku masih cemas tentangnya dan bertanya padanya, tapi –

“Tidak, ini bukan hal penting, aku akan baik-baik saja sendirian. Semuanya, silahkan pergi duluan tanpa aku.”

Dia langsung menolaknya. Aku penasaran apakah perutnya terasa sakit dan dia harus pergi ke kamar kecil? Kalau begitu, aku sebaiknya tidak terlalu bersikeras tentang ini.

“Mmm. Baiklah. Tidak ada banyak waktu sebelum kelas dimulai, jadi cepatlah kembali juga.”

“Yup.”

Maria menjawab dengan sebuah senyuman, dan pergi ke arah berlawanan dari ruang kelas.

Beberapa waktu kemudian, aku sungguh menyesal tidak menemani Maria pada saat itu.

Walau setelah memberitahu Maria untuk segera kembali, hingga akhirnya dia tidak muncul di kelas. Aku pikir dia mungkin merasa lebih sakit dan pergi ke UKS untuk diperiksa, tapi dia juga tidak ada di sana.

Lalu, setelah itu, kita tidak bisa menemukan Maria dimanapun.

Setelah berpisah dengannya pada waktu istirahat makan siang, Maria Campbell sepenuhnya menghilang.........
  1. alat buat main game kayak PSP, PS, dll
  2. jamur khas Jepang
  3. peristiwa/ kejadian penting. Kalau si otome game, “event” ini terjadi kalau memenuhi syarat tertentu. Kalau diubah ke bhs.Indo agak aneh, jadinya bakal dibiarkan pakai bhs.Inggris
  4. diam-diam melakukan sesuatu dibelakang layar
  5. sistem yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi. (sumber: Wikipesdia)
  6. sistem yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi. (sumber: Wikipesdia)
  7. ”i’ll be in her care as well from now on” – kurang lebih artinya begitu...
  8. orang suci
  9. dense = bodoh. Tapi dalam masalah ini, bisa dibilang ‘tidak peka’