Dragon Egg Indo:Bab 45

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Chapter 45 - Dua Anjing Pelacak[edit]

“Kishii …… Kishii ……”


Suara dengkuran yang pelan dan tenang menggena di gendang telingaku.
Aku terbangun dalam keadaan bingung karena suara itu.


“Kishii……”


Black Lizard tidur tepat didepan wajahku.
Ekor Black Lizard dengan lembut membelai tubuhku.


Ada apa dengan dia ini, apa dia cuman ngelakuin Nezo'm[1].
Kalau kau ngelindur dan menggigitku, aku bisa mati. Kau harusnya tidur agak jauhan dikit.
Mungkin area sisi gua yang paling jauh sudah cukup bagus.


Yah itu lebih mengancam nyawa tinggal di alam liar.
Setiap saat itu seperti berjalan masuk secara langsung ke sarang monster lain saat mereka sedang tidur.
Lain kali kalau kau nggak waspada saat tidur, kau mungkin akan menggali kuburanmu sendiri.


Akan tetapi, aku nggak mau dikalahkan oleh dia saat dia setengah tidur.
Aku yakin bahwa phi perries yang kukeringkan, dihaluskan, dan dicampurkan kedalam racun sudah habis.


Karena garam juga nggak tahan lama, aku nggak perlu berlebihan mengumpulkannya, tapi aku agak kerepotan dengan membersihkan usus dan menyimpan ikannya.


Nantinya aku mungkin perlu membuat sebuah ranjang untuk Black Lizard.
Untuk seseorang seperti dia, kurasa ranjangnya perlu diberi pagar.


Sambil melihat wajah tidurnya, aku melihat dia tidur dengan damai di karpet yang hangat.


Karena sebelumnya aku tidur di tanah yang keras, "nyaman, huh?"


Mungkin lebih nyaman lagi bagi dia karena sisik miliknya lebih tipis daripada sisikku.


Setelah Black Lizard bangun, kami turun ke danau untuk minum air.


Aku memeriksa status milik Black Lizard dan milikku sendiri sambil minum air, untuk memeriksa keadaan kami.


Ras Calamity Plague Child Dragon
Status Normal
Level 33/40
HP 149/149
MP 143/143



Ras Benemu Princess Lecherta
Status Normal
Level 20/35
HP 110/110
MP 131/131


Nggak ada status abnormal, dan MP serta HP sudah penuh.
Levelku dan level Black Lizard naik berkat pertarungan kemarin melawan kelompok serigala abu-abu.


Gelar [Final Evolution] ada pada statistik Little Rock Dragon, jadi aku penasaran apakah evolusi selanjutnya dari Black Lizard juga sama, atau apakah masih ada jenis lebih banyak lagi.


Ketika aku berevolusi, aku bisa menaikkan levelku dengan cepat, tapi aku nggak sepenuhnya memahami perubahan yang rumit yang terjadi ketika aku berevolusi menjadi Calamity Plague Child Dragon.
Kalau aku bisa bekerja sama dengan Black Lizard dengan cara yang sama seperti yang kulakukan ketika kami melawan para serigala abu-abu kemarin, itu akan lebih mudah untuk naik level.


Sayangnya dia nggak memiliki sihir penyembuhan yang mana itu sangat penting.


Bahkan jika dia bisa mempelajari sihir tanpa skill [Rest], itu akan sangat menguntungkan.


Kami menjelajahi hutan, dan setiap kali aku menemukan tanaman baru, aku menggunakan [Inspect Status].
Karena rerumputan pendek penuh warna sangat rimbun, tanganku secara tak sengaja berusaha mengambilnya.


[[Rainbow Clover: Nilai F-]]

[Semanggi tujuh warna, masing-masing kelopak memiliki warna yang berbeda]
[Masing-masing kelopak saling mengirim kekuatan magis pada kelopak yang lain, hal itu dikarenakan kebiasaan mereka untuk membantu yang lemah]


Hmm.
Ini adalah tanaman yang bagus dan penuh warna, dan akan tampak bagus diluar rumahku setekah bunganya mekar.
Bunga ini mungkin mengeluarkan aroma harum dan pemandangan yang menyenangkan dipagi hari.
Dan juga aku penasaran apakah aku bisa membudidayakannya diwaktu senggangku.


[Tanaman ini biasanya dimakan oleh para cacing hitam dan tidak berada disatu tempat dalam waktu yang lama]


............
Apa aku harus membuat pestisida sekarang?


Haruskah aku memulai dengan mencoba mengembangkan racun yang bisa membunuh serangga saja denhan bekerjasama dengan Black Lizard.


Aku menatap si Black Lizard, dia mulai berkedip-kedip penasaran dan kemudian memahaminya.
Nampaknya pemikiranku tersampaikan karena dia menanggapi dengan "Kishi!" seolah untuk mengatakan padaku untuk mengandalkan dia dan mengeraskan suaranya.


Oh, sebuah semanggi empat kelopak!
Ambil nggak ya, tapi apa salahnya mengambilnya seperti biasanya.
Aku senang menemukannya, tapi apa itu punya suatu simbol didunia ini.


Biru, merah, kuning, dan putih, bunga itu punya warna yang menarik.
Itu seperti menggambar sebuah gambar bunga pelangi yang indah ditanah, tapi mungkin susah untuk mengurusnya karena kawanan cacing hitam akan mencoba memakannya dengan sangat cepat.


Ketika aku memperhatikan Rainbow Clover itu, aku juga menemukan semanggi lima kelopak.
Aku penasaran apakah ada yang sampai tujuh kelopak.
Karena kegembiraan ketika aku menemukan semanggi itu mulai memudar, aku berdiri seolah nggak ada yang kutemukan.


“Karubokishimechiru?”


"Apa kau yakin nggak apa-apa?", si Black Lizard menatapku dan memanggilku.
Aku mengangguk ringan lalu berjalan lagi.


Aku memperhatikan jalan, mencoba menemukan darimana aroma manis itu berasal bersama Black Lizard dan kami menemukan sebuah bunga berwarna merah yang indah yang mana ternyata beracun [Bunga itu hanya mekar di tanah tempat mayat dikubur. Bunga ini mekar dengan baik di medan perang dan kuburan], kami nggak menemukan deskripsi semacam itu.


“Kishi’! Kishi’!”


Black Lizard menghentikan apa yang dia lakukan dan dia mulai berteriak kearahku.
Nada suaranya, itu terdengar seperti ada peringatan yang bercampur dengan kemarahan.


Apa, apa yang terjadi?
Aku bertanya-tanya apakah aku menginjak ekornya?


“Kishii’! Kishii’!”


Aku panik karena aku nggak tau alasannya, Black Lizard berteriak dengan nada yang bahkan lebih tinggi.
Mungkin dia ingin melakukan sesuatu dengan tanaman beracun yang aku buang secara hati-hati agar nggak salah menyentuhnya beberapa saat yang lalu?
Tapi, Kurasa dia akan memakannya dan kemungkinan berpikir "Wow lezatnya".
Mungkin menyarankan "aku akan memakannya".


“Kishii’!”


Cahaya muncul disekitar Black Lizard, dan berubah menjadi gumpalan tanah dan batu yang tak terhitung jumlahnya.
Ini pasti skill [Clay Gun] milik Black Lizard.


Saat itulah aku menyadari bahwa disana nggak ada apa-apa.
Namun, kemudian ke sebelah kananku, kadal itu melompat ke sebelahku, sembari dengan cepat berguling serta menembakkan batu-batu dari orbit [Clay Gun].


Di semak-semak dimana [Clay Gun] diarahkan, seekor mahluk aneh melompat keluar.
Nampaknua ada seekor iblis yang menyembunyikan hawa keberadaannya.


“Guwao’! Guwaon’!”
“Kuun Kuun..........”


Mahluk itu tampak seperti seekor bulldog berkepala dua.
Kepala kiri tampak sangat mengintimidasi dan kepala kanan tampak penakut sehingga hal itu membentuk suatu kebalikan diantara kedua kepala itu.


Catatan Penerjemah[edit]

  1. Pada dasarnya artinya banyak kekerasan atau sex dan semacamnya, gampangnya sih BDSM


Sebelumnya Halaman Utama Selanjutnya