High School DxD (Indonesia):Jilid DX2

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Ilustrasi Novel[edit]

Life.1 Oppai adalah Mentari[edit]

Bagian 1[edit]

"Hei Ise...kamu tahu Iblis tipe putri duyung?"

Insiden itu dimulai dengan kata-kata ini dari Buchou.


Suatu hari, sehabis sekolah usai pulang dari Kyoto.

Kita, murid kelas dua memberitahu murid kelas satu, Koneko dan Gasper, tentang apa yang terjadi di Kyoto.

"Seperti yang kupikirkan, itu pasti seseorang yang sudah punah..."

"Sungguh menakjubkan bagaimana Kaichou menemukannya."

Sementara itu, Buchou dan Akeno-san, menghadiri rapat klub yang diselenggarakan oleh OSIS, kembali sambil mereka mengobrol.

Meletakkan dokumen yang digunakan pada rapat di atas meja, Buchou mengalihkan perhatiannya ke arah kami.

"Semuanya, aku sangat menyesal untuk meminta kalian karena festival budaya sudah sangat dekat tapi, aku ingin kalian membantu laporan kegiatan klub."

Laporan kegiatan klub? Itu, kan….

"...Kamu membicarakan tentang laporan yang harus kamu kirim kembali ke Dunia Bawah sebagai syarat untuk Buchou tinggal di dunia manusia?"

Koneko mengangkat tangan dan bertanya.

Ya, Buchou seharusnya menghadiri sekolah bergengsi di Dunia Bawah tapi sebaliknya, dia menghadiri Akademi Kuoh sebagai murid khusus. Makanya, ia harus mendapatkan nilai akademik yang akan dicapainya melalui bersekolah di Dunia Bawah dengan berpartisipasi dalam kegiatan di Dunia Manusia. Beberapa kegiatan itu termasuk melakukan pekerjaan Iblis atau dengan menulis laporan makhluk yang hidup di dunia manusia. Koneko juga tahu ini.

Mendengar pertanyaan Koneko, Buchou tersenyum dan mengangguk.

"Ya, aku punya informasi menarik dari Sona. Sambil mencapai nilai akademik, kupikir kita bisa mendapatkan beberapa informasi yang berguna untuk Dunia Bawah juga. Bukan itu saja, kita juga bisa menggunakannya untuk mempublikasikan di sudut [Laporan UMA] di bagian Ilmu Gaib koran sekolah."

Oh ho, informasi itu tampaknya sangat menarik. Selain itu, informasi itu bagus untuk klub dan Dunia Bawah? Buchou membuat ekspresi bahagia saat sepertinya dia mendengar sesuatu yang menarik dari Kaichou.

"Tentang apa ini?"

Saat aku bertanya, sebuah ungkapan menarik yang telah diungkit-ungkit di awal cerita ini menarik perhatianku...

"Hei Ise...Kamu tahu Iblis tipe putri duyung?"

…..seperti itu. Tapi gambaran yang muncul di kepalaku usai mendengar tentang putri duyung adalah bagian dari penampilan fisik putri duyung yang dibesarkan oleh Beast Tamer, Abe-senpai.... Ikan dengan kaki! Aku terharu hanya memikirkan penampilan yang menghancurkan fantasiku! Saat kamu menyebut putri duyung, bagian atas biasanya wanita cantik! Bagian bawah adalah sirip yang ditutupi oleh sisik yang indah! Aku memikirkan ini! Tapi aku tak tahu berapa banyak persepsi di dunia putri duyung berubah. Saat kamu berhubungan dengan putri duyung di dunia ini sebagai makhluk buruk rupa tuna raksasa dengan kaki, itu membuatku ingin menangis.

Saat aku menyaksikan apa yang kulihat, aku jatuh dalam keputusasaan! Hidup adalah tempat yang kejam!

"Ah….putri duyung, katamu...."

Aku menjawab dengan suara lemah. Melihatku yang kecewa, Buchou tersenyum pahit.

"Ise pasti kecewa usai bertemu putri duyung itu. Yah, itu bisa dimengerti karena semua putri duyung dalam cerita memiliki penampilan yang indah."

Kata Buchou sambil membelai pipiku.

"Sekarang, maukah kita semua pergi dan bertemu UMA?"

Buchou mengatakan itu tapi...Hmm, tak ada kegembiraan.

"UMA, itu hanyalah monster normal. Yah, monster eksorsisme yang tidak terdengar terlalu membosankan."

"Aku ingin bertemu putri duyung!"

"Apa kita perlu alat pancing?"

Xenovia, Asia, Irina. Trio Gereja mendengar kata, "Putri duyung" dan tak bisa menahan kegembiraan mereka! Tunggu, jangan memancingnya, Irina!

...Setiap kejadian yang dimulai seperti ini tak pernah berakhir dengan baik! Sudah jelas bahwa kita akan bertemu UMA aneh...putri duyung.

Meskipun aku sangat tak antusias akan hal itu, sudah diputuskan bahwa anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib akan mengunjungi laut pada liburan berikutnya.

Bagian 2[edit]

Dan begitulah, pada liburan kami berikutnya. Usai melewati lingkaran sihir teleportasi, kami telah tiba di pantai di mana itu adalah musim panas sepanjang tahun.

Sinar mentari di langit! Pantai putih bersih tak berujung! Bahkan laut yang sangat jernih sampai kamu pun dapat melihat bagian bawahnya! Juga tak ada orang lain di sini selain kita!

...Sekarang musim gugur di Jepang tapi tempat-tempat seperti ini di mana saat musim panas memang ada di planet ini. Toh, dunia memang besar.

"Laut~!"

Berteriak dengan suara bersemangat, berlari di pantai serta melompat ke laut adalah Irina dengan pakaian renang. Mengikutinya, Asia dan Xenovia juga membenamkan kaki mereka ke dalam air.

"Laut ini lumayan juga, Asia."

"Ya, Xenovia-san! Cuacanya bagus dan air lautnya juga dingin karena rasanya sangat bagus. Sebenarnya ini juga pertama kali aku pergi ke laut; ini sangat berbeda dari kolam renang."

Benar juga, Asia, yang dibesarkan di gereja, belum pernah ke pantai sebelumnya. Sekarang, mari kita memeriksa pakaian renang dari Trio Gereja! Irina dan Xenovia memakai bikini! Aku tak tahu tentang Xenovia tapi untuk Irina yang Malaikat juga memakai bikini....! Keduanya telah memiliki sepasang payudara yang bagus sehingga payudara mereka bergoncang setiap kali mereka melompat di laut....Ini sangat mengagumkan! Kulit putih mereka sangat cerah!

Asia mengenakan pakaian renang bergaya one-piece biru laut. Meskipun tidak terlalu menunjukkan banyak kulit, ini juga sangat bagus!

Omong-omong, aku juga memakai celana renang tapi itu salah satu jenis boxer.

"....Laut."

Oh ho, Koneko juga berlari melewatiku dan pergi ke laut. Karena Koneko tak bisa berenang, dia membawa pelampung. Dia mengenakan pakaian renang sekolah! Ini di luar pas untuknya, kata-kata [ini dia!] hanya keluar secara alami!

Mmmm, karena semua gadis memakai pakaian renang, mataku mendapatkan layanan yang cukup dan karena kita hanyalah orang-orang di sini, kita tak perlu khawatir akan orang lain!

Sebenarnya, berpikir kembali, kita tak pernah pergi ke pantai musim panas ini. Kita menghabiskan semua musim panas kita di Dunia Bawah. Aku menghabiskan masa mudaku yang berharga meringkuk dalam pelatihan gunung dengan seekor naga....

Sebenarnya, ini adalah kesempatan besar untuk mengambil kembali musim panasku yang hilang sebagai murid kelas dua SMA! Ini musim panas! Aku bisa merasakan musim panas yang hilang datang kembali!

"Sekarang, aku juga harus menikmati diriku sendiri. Ise-kun, apa kamu ingin bermain voli pantai nanti?"

Kiba muncul dengan boxer renang. Meskipun dia lumayan tinggi, dia tidak punya kelebihan tebal dan otot-ototnya cukup seimbang. Dia tampak kurus namun juga tangguh pada saat yang sama.

...Aku salah satu dari tipe itu karena aku mendapatkan ototku saat latihan dan tubuhku menjadi lebih kencang....Meskipun Buchou mengimbangi tubuhku mengatakan itu lebih meyakinkan, aku masih iri dengan tipe tubuh Kiba!

"...K-Kenapa kamu terus melihat tubuhku...?"

Katanya dengan nada canggung! C-Cowok ini! Dia pasti memikirkan sesuatu yang aneh!

"Hei, idiot! Aku cuma mengagumi kenyataan bahwa kamu tidak mendapatkan semua kelebihan otot! Aku akan berpartisipasi dalam voli pantai, jadi sudah masuk sana ke dalam air!"

"Fufufu, mengerti."

Kiba tersenyum pahit dan menuju ke pantai...cih, semuanya termasuk Gasper di klub salah paham akan tatapanku sebagai sesuatu yang aneh!

"Sekarang, apa semuanya sudah memakai minyak khusus untuk Iblis? Karena mataharinya kuat, kalian mungkin lesu kalau tidak mengolesinya."

"Ara ara, semuanya sangat muda. Karena kita mengemas makan siang, kalau kalian lapar kembalilah."

Buchou dan Akeno-san, dua Onee-sama tengah beristirahat di bawah payung. Keduanya tenang, dan nada mereka hampir seperti berkata [Tak ada alasan untuk bergembira, ini hanyalah sebuah pantai.]! Mereka lebih seperti wali kami daripada apapun!

Dan pakaian renang yang mereka kenakan adalah....! Buchou mengenakan bikini merah yang sangat memperlihatkan! P-Payudaranya, hampir tidak tertutup, sangat menggairahkan! Bagian bawah juga tidak menutupi banyak dan luar biasa! Ah, kaki halusmu yang seperti sutra itu terlalu luar biasa!

Dan Akeno-san mengenakan pakaian renang berwarna putih! Yang ini juga tak banyak menutupi karena sepertinya payudaranya hampir keluar mendadak! Apa kalian berdua mencoba untuk bersaing yang dapat menunjukkan payudara sebanyak mungkin?! Ini mengagumkan! Terima kasih untuk pandangannya!

"Hei, Ise. Maukah kamu mengolesi sedikit minyak padaku?"

Buchou memanggilku dan kemudian, melepaskan bagian atasnya dan berbaring di tikar piknik! M-M-M-Mengoles minyak padanyaaaaaa!

Mimpi seorang pria! Suatu keharusan ketika datang ke pantai! Ini tidak akan berlebihan untuk mengatakan bahwa ini adalah acara terbaik di pantai. Mengolesi minyak pada tubuh seorang gadis?!

"TENTU SAJA!"

Aku segera kembali ke payung dan duduk di sebelah Buchou! Ini kali pertama usai kolam renang!

"Kalau gitu, aku juga mau."

Akeno-san juga memintaku untuk mengolesi minyak pada dirinya! Usai melepaskan bagian atasnya, dia berbaring di sebelah Buchou!

Begitu ia berbaring, payudaranya tetap keluar dari samping! Payudaranya, itu adalah yang terbaik! Tentu saja kalian berdua!

Ya! Ini dia! Aku ingin mengubah pekerjaanku menjadi mengolesi minyak full time! Tikar piknik dengan empat payudara mencuat dari sisi adalah tempat kerja yang terbaik!

Dulu aku menyentuh tubuh Buchou dan Akeno-san sepanjang waktu meskipun aku mengolesi sedikit minyak pada mereka itu bukanlah masalah....Jelas bukan apa yang kupikirkan sekarang! Itu ya itu, dan ini ya ini! Sensasi tubuh wanita adalah apa yang dapat kamu rasakan lebih dari minyak yang sangat hebat sampai-sampai itu di luar pemahaman imajinasi setiap lelaki!

Usai mengambil botol dan menyemprotkan minyak ke tanganku, aku menggosok-gosok tanganku. Lalu aku mengarahkan tanganku ke arah punggung Buchou. Tanganku menggosok punggungnya, aku mengolesi minyak lembut ke punggung lembutnya.

Pst! Aku mimisan sedikit. Woah, tubuh Buchou masih yang terbaik! Ini halus dan sangat lembut untuk disentuh! Sekarang aku selesai mengolesi minyak di punggungnya, selanjutnya adalah...pahanya!

Tanganku mampu merasakan sensasi luar biasa dari paha yang lembut! Ini sangat lembut, otakku mungkin naik ke langit tapi aku harus menekan diriku sendiri. Ini belum berakhir! Berikutnya adalah Akeno-san!

"Silakan, aku akan berada di perawatanmu."

Aku mengolesi minyak di punggung dan paha Akeno-san saat dia mengatakan itu. Kuu.....! Sensasi dari kulit lembutnya ini sungguh membunuh! Perasaan tanganku tertimbun pada kulit luar biasa ini sangat menakjubkan! Ini dapat dibandingkan dengan puding yang tidak roboh! Selembut mochi!

"Ise, tetap olesi minyak padaku juga."

Buchou terus mendesak untuk mengolesi minyak pada dirinya juga....

"Buchou, itu nggak adil. Apa kamu coba untuk menjaga tangan Ise-kun untuk dirimu sendiri?"

Usai Akeno-san mengeluh, secara berkala aku beralih dan mengolesi minyak pada keduanya tapi....

Meskipun perasaan di tanganku menakjubkan, itu menjadi cukup sulit saat aku terus terburu-buru! Meski begitu, tetap saja tugas bahagia! Ini disebut kesulitan bahagia!

Ada juga seseorang di sudut tikar yang mengerang....dia Rossweisse-san.

"Karena aku sudah bereinkarnasi menjadi Iblis, sinar mentari pasti tak bagus untukku. Kalau aku berjalan di sekitar pantai ini, matahari bersinar sangat terang sampai kulitku akan keriput....ah, menakutkan."

Rossweisse-san bergumam kepada dirinya sendiri sambil mengolesi minyak pada kulitnya sendiri. Meskipun tidak seberani Buchou atau Akeno-san, pakaian renangnya masih bikini sangat berani. Payudaranya dan pahanya juga hebat!

....Dan meskipun perbedaan usia kita tidak terlalu banyak, dia bicara seperti berusia pertengahan 20-an sampai awal 30-an. Kupikir dia tak usah khawatir... Aku sungguh tak bisa memahami apa yang wanita pikirkan.

Guru penyiksaan kami, Azazel-sensei tak datang dengan kami hari ini. Ia suka hal semacam ini tapi dia melakukan urusan karena beberapa keadaan. Gubernur Malaikat Jatuh itu sibuk ya, tapi setiap kali dia bebas, insiden tak dapat dipercaya bisa terjadi.

…Tunggu…? Tampaknya ada seseorang yang hilang dari anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib...

Aku mencari sepanjang pantai tapi....tak bisa menemukannya.... Ah, ada kotak yang dekat tempat kami meletakkan barang-barang kami.

Usai mengolesi minyak ke dua orang ini, aku mendekati kotaknya dengan ragu-ragu. Dan saat aku membuka tutupnya....

"....GASP...ku...kupikir aku....aku akan mati…"

Dengan wajahnya biru dan berkeringat liar, Gasper ada di dalam kotak.

Gasper! Apa yang kamu lakukan di sini?! Selain itu, kamu tampak mengerikan! Benar juga! Sebagai Iblis, Vampir dan terkurung, bagi Gasper keluar sinar mentari seperti ini adalah masalah hidup dan mati!

Tapi fakta bahwa dia memakai pakaian renang wanita terlihat sangat janggal!

"A-Apa kamu baik-baik saja...?"

Saat aku menyemprotkan air dari botol air di dekatnya...

"Ah, Ise-san. botol itu..."

Usai keluar dari laut, Asia mengatakan itu saat melihat botol air yang kupegang.

"Itu...air suci yang kusiapkan untuk berjaga-jaga"

"Apa?"

Aku menjawab dengan cara bodoh. Tapi sudah terlambat; air yang di dalam botol itu...

Pssssssst! Dari dalam kotak, aku mendengar sesuatu yang terbakar, dan pada saat yang sama asap keluar dari kotak! Air suci adalah berita buruk bagi Iblis dan juga Vampir! Baginya, yang sudah melemah, hal itu pasti telah menyebabkan luka kritis!

"Kuuuuuuuu....! Aku….tak bisa tahan lagi...."

Gasper berteriak sambil kepala runtuh ke sisi. Ekspresinya damai, seperti dia dibebaskan dari rasa sakit!

"Gaaaaasper! Maafkan aku! Kembalilah!"

Seolah-olah mencoba untuk membawa kembali jiwa Gasper, aku menggoyang-goyangkan bahunya dengan keras.

Meskipun tragedi tersebut terjadi, kita masih berhasil untuk menikmati waktu untuk menebus hilangnya musim panas lalu.

Tunggu. Kita datang ke sini untuk bertemu putri duyung!

...Sejujurnya, aku tak tertarik pada ini tapi aku cukup senang bahwa aku harus mengolesi minyak pada Buchou dan Akeno-san jadi aku tak boleh mengeluh.

Dan seperti itu, usai menikmati diri kita sendiri di pantai, kita memutuskan untuk pergi dan bertemu putri duyung kita.

Bagian 3[edit]

"Sudah sampai."

Mengikuti Buchou yang memimpin, kami dari pantai menuju ke suatu tempat sedikit lebih jauh, tertutup lumut.

Gelombang memercik terhadap batu dan di sudut sana...

Saat kami mencapai tujuan kami, ada seorang wanita cantik yang duduk di atas batu! T-Tunggu, tidak! Hanya setengah bagian atas dirinya itu wanita cantik! Separuh bagian bawah dirinya adalah... ikan! I-ini...!

Tak bisa membedakan apakah aku bermimpi atau tidak, aku berdiri di sana, bingung dengan mulut terbuka lebar. M-Maksudku... kupikir "putri duyung" yang akan kita temui hari ini akan sama dengan yang Abe-senpai rawat...! Dan gambaran itu tak pernah meninggalkan ingatanku sejak saat itu...

Buchou, meninggalkanku, yang bingung di belakang, pergi dan bicara dengan wanita itu.

"Halo. Kamu pasti orang yang meminta perlindungan, kan?"

Saat bicara, si wanita cantik mengangguk malu-malu, sambil memutar-mutar rambut hijaunya yang indah.

"...P-Putri duyung memang ada!"

Akhirnya, usai menyadari apa yang terjadi saat ini, aku menjadi emosional dan tubuhku gemetar! Mereka ada! Mereka ada! Putri duyung-san! Dia bukan tuna dengan kaki!

Kalau ada Dewa Laut yang aku pun tak tahu ada, terima kasih banyak sudah membiarkan putri duyung asli ada! Sambil menangis tanpa diriku mengetahui, aku bersyukur pada Dewa Laut.

Bukan cuma gadis ini super cantik, rambut hijau langka itu sangat menghasut! Karena putri duyung sendiri mirip mimpi, itu adalah kombinasi sempurna!

Buchou memperkenalkan kita kepada sang putri duyung.

"Dia Lilitifa Vepar. Seperti yang kalian lihat, dia putri duyung tapi dia juga Iblis."

"H-Halo..."

Wow, suaranya juga indah! Mereka bilang bahwa putri duyung memiliki suara yang indah dan mereka benar! Aku sangat senang bahwa itu tak sama dengan suara [Gyo gyo gyo] yang dibuat oleh tuna itu!

"Putri duyung!"

"Hmm, mistis."

"Ini pasti kehendak lain Surga!"

Asia, Xeoniva dan Irina, mata trio ini bersinar saat melihat putri duyung.

Tunggu? Ada sesuatu yang aneh dari apa yang Buchou katakan sebelumnya. Salah satunya adalah fakta bahwa dia adalah Iblis, tapi masalah yang lebih besar adalah dengan namanya.

"Vepar? Hmm. Kalau tidak salah, bukannya itu nama keluarga yang sudah punah?"

Benar. Vepar adalah salah satu keluarga Iblis Kelas Atas. Tapi saat aku menghafal nama-nama 72 Pilar, aku belajar bahwa Keluarga Vaper telah punah.

Usai mendengar apa yang kukatakan, Buchou mengangguk dan berbicara.

"Benar. Awalnya salah satu keluarga Kelas Atas di 72 Pilar, tapi karena perang di masa lalu, Keluarga mereka telah punah. Dia, Lilitifa, adalah keturunan yang telah mewarisi darah Vepar. Semua perempuan di Keluarga Vepar memang cantik."

B-Benarkah?! Mereka masih hidup?! Kuh, ini mengagumkan! Bukan itu saja, dia Iblis dan putri duyung!

Hm, maka keturunan keluarga yang diduga telah punah hidup tenang di dunia ini. Kemudian lagi, Vali juga mewarisi darah Old Maou.

"Meskipun mereka memiliki anak, ada Iblis Kelas Atas yang jatuh hingga kebangkrutan ekonomi akibat perang antara tiga golongan di masa lalu. Sementara Keluarga mereka dalam kesulitan karena terlibat dalam kekacauan jatuhnya Pemerintah Lama dan pembentukan Pemerintah Baru, Keluarga mereka tak bisa bertahan hidup dan punah. Karena mereka tak bisa menjaga Keluarga mereka dari kepunahan, mereka harus melarikan diri dan hidup tenang di Dunia Manusia. Bukan hanya itu, selama konflik antara Pemerintah Lama dan Pemerintah Baru, pemerintah tak bisa mendukung orang-orang dalam kesulitan. Pemerintah saat ini menyesali apa yang terjadi di masa lalu, dan oleh karena itu saat ini tengah mencari keturunan keluarga-keluarga yang punah."

Jelas Buchou kepada kami.

Ini situasi yang cukup rumit; ini berarti bahwa harus ada orang-orang dari keluarga yang punah menjalani hidup mereka seperti ini.

Buchou terbatuk untuk mendapatkan perhatian kita dan terus bicara.

"Aku akan memberitahu kalian apa yang terjadi. Aku mendengar dari Sona tentang putri duyung, keturunan Vepar hidup di laut di daerah ini. Saat mereka menemukan keturunan dari Keluarga yang diduga telah punah, itu adalah tugas Iblis Kelas Atas bagi mereka untuk baik melindungi atau mendapatkan kontak dengan mereka dan memahami situasinya. Tapi ini kasus yang sangat langka."

Ahha, jadi itu. Jadi itu ya tugas Iblis Kelas Atas untuk menanggapi kasus yang jarang terjadi.

Buchou melanjutkan.

"Awalnya, pekerjaan semacam ini untuk tim Maou Leviathan-sama yang kenal tentang laut, tapi tampaknya baik Serafall-sama dan Sona terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka untuk menetapkan tanggal pertemuan..."

Lalu Akeno-san melanjutkan.

"Itu sebabnya Kaichou meminta kita untuk berhubungan dengannya. Nah, memikirkan nilai akademik Buchou dan tentang aktivitas klub kami, itu seperti memukul dua burung dengan satu batu. Fufufu, mungkin Kaichou sudah memikirkan itu dan meminta Buchou karena alasan itu."

Saat Akeno-san tersenyum lembut, Buchou tersipu dan menggerutu dengan imut, mengatakan [Itu membuatnya terdengar seperti aku hanya seorang siswi yang selalu mendapat bantuan dari temannya]

Jadi Sona-kaichou bukan hanya melihat teman-temannya dengan baik, tapi dia juga tahu bagaimana menggunakan orang yang tepat pada waktu yang tepat.

Buchou hanya menghela napas dan kembali bicara dengan putri duyung.

"Yah, aku akan mengajukan beberapa pertanyaan Lilitifa. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang bisa kamu jawab."

Setelah itu, dengan satu tangan pada kasus yang jarang terjadi manual, Buchou bertanya beberapa pertanyaan pada sang putri duyung.

Buchou bertanya pertanyaan seperti bagaimana dia hidup di sini usai tidak mampu untuk meneruskan namanya, apa yang dia pikirkan pada Pemerintah Baru, apa dia merasa tidak nyaman atau tidak puas tinggal di sini, dll. Dan Akeno-san mencatat jawaban yang diberikan oleh sang putri duyung, sepertinya dia ingin perlindungan dari pemerintah saat ini. Irina juga mengambil catatan. Apa dia akan memberikannya kepada Surga? Saat kami sampai ke pertanyaan [Apapun yang dia khawatirkan], sang putri duyung, wajah cantik Lilitifa-san tiba-tiba gelap.

Melihat perubahan itu, Buchou bertanya dengan lembut.

"Tidak apa-apa; kamu bisa bicara denganku tentang itu."

Saat Buchou bicara dengan suara baik, Lilitifa-san membuka mulutnya.

"...Umm....Sebenarnya...Aku mendapatkan ancaman dari seseorang yang menakutkan..."

Dia bicara dengan ragu-ragu. Apa?! Ada orang jahat yang berani mengancam seseorang secantik ini?!

"Orang menakutkan? Itu..."

Buchou hendak bertanya lebih banyak, tapi tiba-tiba, bayangan gelap muncul dan...membentuk kabut.

…Apa itu? Aku bisa merasakan beberapa aura.

Melihat kabut, tubuh Lilitifa-san bergetar, mengatakan [...Jangan] dengan suaranya.

"...Bau amis."

Koneko mengerutkan kening dan mencubit hidungnya. Mencurigakan? Saat aku mendengar dia mengatakan itu dan memikirkan itu sejenak, aku mendengar beberapa suara aneh.

Kyoooooooo...suara berkotek bergema di sekitar area sini.

[Putri duyung Vepar, akhirnya ketemu kau.]

Dengan suara menakutkan, apa yang muncul dari kabut itu... sebuah kapal raksasa!

W-W-Woah...itu sebuah kapal perang raksasa! Kapal bajak laut? Bukan, kapal hantu?! Sebuah kapal perang tampak mewah berlabuh di dekat batu.

"Aku Kapten Gregg!"

Berteriak dari ujung kapal, orang dengan kostum bajak laut adalah...raksasa jelek! Wajahnya seperti sejenis ikan jelek! Dilihat oleh sirip yang keluar dari wajahnya dan di bawah topinya, dia seperti seekor monkfish? Dia memiliki penutup mata di mata kirinya, dan ia memiliki pedang pendek di salah satu tangannya.

Untuk Jolly Roger-nya, bukannya tengkorak malah....lingkaran sihir! Melihat lingkaran itu, Kiba bergumam.

"...Forneus."

Mendengar dia, Buchou mengangguk.

"Ya, melihat lingkaran sihirnya, sepertinya mereka. Salah satu Iblis Kelas Atas, Keluarga Forneus."

"Iblis Kelas Atas yang lain?!"

Aku terkejut! Forneus...! Kalau tidak salah, Forneus adalah salah satu dari 72 Pilar, seperti Buchou! Kita bertemu dengan banyak anggota Keluarga 72 Pilar!

Woah, Iblis tipe Monster ini adalah baru bagiku! Aku tahu bahwa Iblis tipe Monster memang ada, tapi semua orang di sekitarku semua terlihat seperti manusia!

Bajak laut monster...Forneus berdiri dengan orang-orang berseragam kru yang tampak seperti bawahannya dan berteriak dengan suara memerintah.

"Apa kalian orang yang sengaja mengacau sekitar daerah ini yang bahkan mengetahui daerah ini yang merupakan daerah yang dimiliki oleh Keluarga Forneus?! Merasakan aura kalian, tampaknya kalian itu Iblis seperti kita."

Meski mengetahui kita Iblis juga, dia tak mengubah sikapnya. Tapi usai mendengar bawahannya, ekspresinya berubah.

"Kapten! Dari aura mereka, mereka pasti Iblis Kelas Atas!"

Melihat rambut crimson Buchou, Forneus menyipitkan mata merah bercahaya.

"Hmmmm. Rambut crimson.....Seseorang dari Gremory...Aku mohon maaf, perwakilan dari Keluarga Gremory. Aku dari Keluarga Forneus, Gregg Forneus."

Sepertinya nama Gremory berguna di saat seperti ini. Sikap kapten berwujud monster itu menjadi lebih lembut. Buchou, memperhatikan pergeseran dalam suasana hati, juga membalas salam.

"Senang bertemu denganmu, Gregg Forneus. Seperti yang kamu bilang, aku Rias Gremory dari Keluarga Gremory."

Mendengar itu, Forneus mendengus.

"Aku minta maaf untuk memberitahumu tapi putri duyung itu adalah orang yang kami cari. Maaf sudah mengganggumu di tengah-tengah percakapanmu, tapi maukah kau memberi dia kepada kami? Akhirnya aku akan membuat dia menjadi bagian budak-budakku, Kukuku."

Sementara Buchou tengah mengalami percakapan penting, dia menyembur-nyemburkan omong kosong seperti itu. Bukan itu saja, dia juga tertawa yang terdengar tidak kurang daripada jahat. Seperti tertawa jahat! Dia pasti punya rencana lain untuknya! Dia tak bisa menipu seorang mesum seperti diriku!

".................Aku ketakutan."

Lilitifa-san bersembunyi di belakang Buchou. Melihat reaksinya, kita bisa melihat siapa yang ia bicarakan ketika membahas yang mengancam dirinya, itu pasti si monster ini.

Melindungi Lilitifa-san, kening Buchou berkerut.

"Apa yang kamu bilang... Kudengar bahwa Keluarga Forneus berpengalaman dalam kehidupan laut, dan memberikan nama-nama besar untuk makhluk laut tapi, kukira ada pengecualian. Kurasa aku mengerti alasan mengapa Sona memintaku bukannya Keluarga Forneus, yang memiliki daerah sana."

Buchou mendesah, melihat situasi menyedihkan ini.

Aku pun punya perasaan. Alih-alih meminta orang-orang dari Keluarga Forneus, yang memiliki daerah sekitar sini, meminta Buchou akan lebih aman untuk putri duyung ini. Sekarang pun putri duyung-san takut monster jelek ini.

Omong-omong, kalau kamu punya wilayah di sekitar laut, aku bertanya-tanya apa jenis pekerjaan yang kamu dapatkan. Sepertinya ada banyak pulau-pulau di sini, mereka membuat kontrak dengan orang-orang dari pulau? Atau mungkin seperti bajak laut mereka melakukan beberapa hal-hal buruk di sekitar sini.

Mendengar ucapan Buchou, Forneus yang marah menunjukkan taringnya.

"Sudah sampai."

Mengikuti Buchou yang memimpin, kami dari pantai menuju ke suatu tempat sedikit lebih jauh, tertutup lumut.

Gelombang memercik terhadap batu dan di sudut sana...

Saat kami mencapai tujuan kami, ada seorang wanita cantik yang duduk di atas batu! T-Tunggu, tidak! Hanya setengah bagian atas dirinya itu wanita cantik! Separuh bagian bawah dirinya adalah... ikan! I-ini...!

Tak bisa membedakan apakah aku bermimpi atau tidak, aku berdiri di sana, bingung dengan mulut terbuka lebar. M-Maksudku... kupikir "putri duyung" yang akan kita temui hari ini akan sama dengan yang Abe-senpai rawat...! Dan gambaran itu tak pernah meninggalkan ingatanku sejak saat itu...

Buchou, meninggalkanku, yang bingung di belakang, pergi dan bicara dengan wanita itu.

"Halo. Kamu pasti orang yang meminta perlindungan, kan?"

Saat bicara, si wanita cantik mengangguk malu-malu, sambil memutar-mutar rambut hijaunya yang indah.

"...P-Putri duyung memang ada!"

Akhirnya, usai menyadari apa yang terjadi saat ini, aku menjadi emosional dan tubuhku gemetar! Mereka ada! Mereka ada! Putri duyung-san! Dia bukan tuna dengan kaki!

Kalau ada Dewa Laut yang aku pun tak tahu ada, terima kasih banyak sudah membiarkan putri duyung asli ada! Sambil menangis tanpa diriku mengetahui, aku bersyukur pada Dewa Laut.

Bukan cuma gadis ini super cantik, rambut hijau langka itu sangat menghasut! Karena putri duyung sendiri mirip mimpi, itu adalah kombinasi sempurna!

Buchou memperkenalkan kita kepada sang putri duyung.

"Dia Lilitifa Vepar. Seperti yang kalian lihat, dia putri duyung tapi dia juga Iblis."

"H-Halo..."

Wow, suaranya juga indah! Mereka bilang bahwa putri duyung memiliki suara yang indah dan mereka benar! Aku sangat senang bahwa itu tak sama dengan suara [Gyo gyo gyo] yang dibuat oleh tuna itu!

"Putri duyung!"

"Hmm, mistis."

"Ini pasti kehendak lain Surga!"

Asia, Xeoniva dan Irina, mata trio ini bersinar saat melihat putri duyung.

Tunggu? Ada sesuatu yang aneh dari apa yang Buchou katakan sebelumnya. Salah satunya adalah fakta bahwa dia adalah Iblis, tapi masalah yang lebih besar adalah dengan namanya.

"Vepar? Hmm. Kalau tidak salah, bukannya itu nama keluarga yang sudah punah?"

Benar. Vepar adalah salah satu keluarga Iblis Kelas Atas. Tapi saat aku menghafal nama-nama 72 Pilar, aku belajar bahwa Keluarga Vaper telah punah.

Usai mendengar apa yang kukatakan, Buchou mengangguk dan berbicara.

"Benar. Awalnya salah satu keluarga Kelas Atas di 72 Pilar, tapi karena perang di masa lalu, Keluarga mereka telah punah. Dia, Lilitifa, adalah keturunan yang telah mewarisi darah Vepar. Semua perempuan di Keluarga Vepar memang cantik."

B-Benarkah?! Mereka masih hidup?! Kuh, ini mengagumkan! Bukan itu saja, dia Iblis dan putri duyung!

Hm, maka keturunan keluarga yang diduga telah punah hidup tenang di dunia ini. Kemudian lagi, Vali juga mewarisi darah Old Maou.

"Meskipun mereka memiliki anak, ada Iblis Kelas Atas yang jatuh hingga kebangkrutan ekonomi akibat perang antara tiga golongan di masa lalu. Sementara Keluarga mereka dalam kesulitan karena terlibat dalam kekacauan jatuhnya Pemerintah Lama dan pembentukan Pemerintah Baru, Keluarga mereka tak bisa bertahan hidup dan punah. Karena mereka tak bisa menjaga Keluarga mereka dari kepunahan, mereka harus melarikan diri dan hidup tenang di Dunia Manusia. Bukan hanya itu, selama konflik antara Pemerintah Lama dan Pemerintah Baru, pemerintah tak bisa mendukung orang-orang dalam kesulitan. Pemerintah saat ini menyesali apa yang terjadi di masa lalu, dan oleh karena itu saat ini tengah mencari keturunan keluarga-keluarga yang punah."

Jelas Buchou kepada kami.

Ini situasi yang cukup rumit; ini berarti bahwa harus ada orang-orang dari keluarga yang punah menjalani hidup mereka seperti ini.

Buchou terbatuk untuk mendapatkan perhatian kita dan terus bicara.

"Aku akan memberitahu kalian apa yang terjadi. Aku mendengar dari Sona tentang putri duyung, keturunan Vepar hidup di laut di daerah ini. Saat mereka menemukan keturunan dari Keluarga yang diduga telah punah, itu adalah tugas Iblis Kelas Atas bagi mereka untuk baik melindungi atau mendapatkan kontak dengan mereka dan memahami situasinya. Tapi ini kasus yang sangat langka."

Ahha, jadi itu. Jadi itu ya tugas Iblis Kelas Atas untuk menanggapi kasus yang jarang terjadi.

Buchou melanjutkan.

"Awalnya, pekerjaan semacam ini untuk tim Maou Leviathan-sama yang kenal tentang laut, tapi tampaknya baik Serafall-sama dan Sona terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka untuk menetapkan tanggal pertemuan..."

Lalu Akeno-san melanjutkan.

"Itu sebabnya Kaichou meminta kita untuk berhubungan dengannya. Nah, memikirkan nilai akademik Buchou dan tentang aktivitas klub kami, itu seperti memukul dua burung dengan satu batu. Fufufu, mungkin Kaichou sudah memikirkan itu dan meminta Buchou karena alasan itu."

Saat Akeno-san tersenyum lembut, Buchou tersipu dan menggerutu dengan imut, mengatakan [Itu membuatnya terdengar seperti aku hanya seorang siswi yang selalu mendapat bantuan dari temannya]

Jadi Sona-kaichou bukan hanya melihat teman-temannya dengan baik, tapi dia juga tahu bagaimana menggunakan orang yang tepat pada waktu yang tepat.

Buchou hanya menghela napas dan kembali bicara dengan putri duyung.

"Yah, aku akan mengajukan beberapa pertanyaan Lilitifa. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang bisa kamu jawab."

Setelah itu, dengan satu tangan pada kasus yang jarang terjadi manual, Buchou bertanya beberapa pertanyaan pada sang putri duyung.

Buchou bertanya pertanyaan seperti bagaimana dia hidup di sini usai tidak mampu untuk meneruskan namanya, apa yang dia pikirkan pada Pemerintah Baru, apa dia merasa tidak nyaman atau tidak puas tinggal di sini, dll. Dan Akeno-san mencatat jawaban yang diberikan oleh sang putri duyung, sepertinya dia ingin perlindungan dari pemerintah saat ini. Irina juga mengambil catatan. Apa dia akan memberikannya kepada Surga? Saat kami sampai ke pertanyaan [Apapun yang dia khawatirkan], sang putri duyung, wajah cantik Lilitifa-san tiba-tiba gelap.

Melihat perubahan itu, Buchou bertanya dengan lembut.

"Tidak apa-apa; kamu bisa bicara denganku tentang itu."

Saat Buchou bicara dengan suara baik, Lilitifa-san membuka mulutnya.

"...Umm....Sebenarnya...Aku mendapatkan ancaman dari seseorang yang menakutkan..."

Dia bicara dengan ragu-ragu. Apa?! Ada orang jahat yang berani mengancam seseorang secantik ini?!

"Orang menakutkan? Itu..."

Buchou hendak bertanya lebih banyak, tapi tiba-tiba, bayangan gelap muncul dan...membentuk kabut.

…Apa itu? Aku bisa merasakan beberapa aura.

Melihat kabut, tubuh Lilitifa-san bergetar, mengatakan [...Jangan] dengan suaranya.

"...Bau amis."

Koneko mengerutkan kening dan mencubit hidungnya. Mencurigakan? Saat aku mendengar dia mengatakan itu dan memikirkan itu sejenak, aku mendengar beberapa suara aneh.

Kyoooooooo...suara berkotek bergema di sekitar area sini.

[Putri duyung Vepar, akhirnya ketemu kau.]

Dengan suara menakutkan, apa yang muncul dari kabut itu... sebuah kapal raksasa!

W-W-Woah...itu sebuah kapal perang raksasa! Kapal bajak laut? Bukan, kapal hantu?! Sebuah kapal perang tampak mewah berlabuh di dekat batu.

"Aku Kapten Gregg!"

Berteriak dari ujung kapal, orang dengan kostum bajak laut adalah...raksasa jelek! Wajahnya seperti sejenis ikan jelek! Dilihat oleh sirip yang keluar dari wajahnya dan di bawah topinya, dia seperti seekor monkfish? Dia memiliki penutup mata di mata kirinya, dan ia memiliki pedang pendek di salah satu tangannya.

Untuk Jolly Roger-nya, bukannya tengkorak malah....lingkaran sihir! Melihat lingkaran itu, Kiba bergumam.

"...Forneus."

Mendengar dia, Buchou mengangguk.

"Ya, melihat lingkaran sihirnya, sepertinya mereka. Salah satu Iblis Kelas Atas, Keluarga Forneus."

"Iblis Kelas Atas yang lain?!"

Aku terkejut! Forneus...! Kalau tidak salah, Forneus adalah salah satu dari 72 Pilar, seperti Buchou! Kita bertemu dengan banyak anggota Keluarga 72 Pilar!

Woah, Iblis tipe Monster ini adalah baru bagiku! Aku tahu bahwa Iblis tipe Monster memang ada, tapi semua orang di sekitarku semua terlihat seperti manusia!

Bajak laut monster...Forneus berdiri dengan orang-orang berseragam kru yang tampak seperti bawahannya dan berteriak dengan suara memerintah.

"Apa kalian orang yang sengaja mengacau sekitar daerah ini yang bahkan mengetahui daerah ini yang merupakan daerah yang dimiliki oleh Keluarga Forneus?! Merasakan aura kalian, tampaknya kalian itu Iblis seperti kita."

Meski mengetahui kita Iblis juga, dia tak mengubah sikapnya. Tapi usai mendengar bawahannya, ekspresinya berubah.

"Kapten! Dari aura mereka, mereka pasti Iblis Kelas Atas!"

Melihat rambut crimson Buchou, Forneus menyipitkan mata merah bercahaya.

"Hmmmm. Rambut crimson.....Seseorang dari Gremory...Aku mohon maaf, perwakilan dari Keluarga Gremory. Aku dari Keluarga Forneus, Gregg Forneus."

Sepertinya nama Gremory berguna di saat seperti ini. Sikap kapten berwujud monster itu menjadi lebih lembut. Buchou, memperhatikan pergeseran dalam suasana hati, juga membalas salam.

"Senang bertemu denganmu, Gregg Forneus. Seperti yang kamu bilang, aku Rias Gremory dari Keluarga Gremory."

Mendengar itu, Forneus mendengus.

"Aku minta maaf untuk memberitahumu tapi putri duyung itu adalah orang yang kami cari. Maaf sudah mengganggumu di tengah-tengah percakapanmu, tapi maukah kau memberi dia kepada kami? Akhirnya aku akan membuat dia menjadi bagian budak-budakku, Kukuku."

Sementara Buchou tengah mengalami percakapan penting, dia menyembur-nyemburkan omong kosong seperti itu. Bukan itu saja, dia juga tertawa yang terdengar tidak kurang daripada jahat. Seperti tertawa jahat! Dia pasti punya rencana lain untuknya! Dia tak bisa menipu seorang mesum seperti diriku!

".................Aku ketakutan."

Lilitifa-san bersembunyi di belakang Buchou. Melihat reaksinya, kita bisa melihat siapa yang ia bicarakan ketika membahas yang mengancam dirinya, itu pasti si monster ini.

Melindungi Lilitifa-san, kening Buchou berkerut.

"Apa yang kamu bilang... Kudengar bahwa Keluarga Forneus berpengalaman dalam kehidupan laut, dan memberikan nama-nama besar untuk makhluk laut tapi, kukira ada pengecualian. Kurasa aku mengerti alasan mengapa Sona memintaku bukannya Keluarga Forneus, yang memiliki daerah sana."

Buchou mendesah, melihat situasi menyedihkan ini.

Aku pun punya perasaan. Alih-alih meminta orang-orang dari Keluarga Forneus, yang memiliki daerah sekitar sini, meminta Buchou akan lebih aman untuk putri duyung ini. Sekarang pun putri duyung-san takut monster jelek ini.

Omong-omong, kalau kamu punya wilayah di sekitar laut, aku bertanya-tanya apa jenis pekerjaan yang kamu dapatkan. Sepertinya ada banyak pulau-pulau di sini, mereka membuat kontrak dengan orang-orang dari pulau? Atau mungkin seperti bajak laut mereka melakukan beberapa hal-hal buruk di sekitar sini.

DxD Dx2 03.jpg

Mendengar ucapan Buchou, Forneus yang marah menunjukkan taringnya.

"Oi, jalang, cuma karena aku menganggap enteng padanya...! Apa kau punya hak untuk menyerang wilayah lain dan memiliki sikap seperti itu...! Kupikir bahwa payudaramu saja yang besar, tapi egomu juga sama-sama besar!"

"........."

Mendengar ucapan Forneus, Buchou masih tersenyum tapi... aura yang membungkus tubuh Buchou jadi semakin terlihat! Ara?! Aku bisa merasakan kemarahannya yang membangun dari auranya?!

Usai diberi julukan 'Switch Princess', dia sensitif saat memasuki diskusi tentang payudaranya! Forneus baru saja menyentuh switch yang tak boleh didekati!

"Kapten, Kapten!"

Salah satu bawahan mendekatinya.

"Bawahanku, ada apa?"

"O-Orang itu adalah Rias Gremory yang terkenal dari Keluarga Gremory! Adik M-Maou Sirzechs-sama!"

Usai terkejut dari mendengar itu, Forneus menunjuk jarinya pada kami.

"Apa?! Adik Maou-sama?! Orang itu yang dikatakan mengandung kekuatan tak dikenal di payudaranya....!"

"Kapten! M-Mereka terkenal bukan hanya telah mengalahkan golongan Old-Maou, tapi juga Dewa dari Eropa Utara, itu "Sekiyuutei & Switch Princess, dan 7 teman-teman bersemangat mereka +α"!"

K-Kita dikenal semacam itu.....

".......A-Apa-apaan "Sekiyuutei & Switch Princess, dan 7 teman-teman bersemangat mereka +α".........?!"

B-Buchou mengatakan itu sambil menggertakkan gigi dan tubuhnya gemetar! D-dia marah! Buchou yang marah sungguh menakutkan!

"Apa +α itu aku?"

"Pasti kamu, kamu bergaul dengan kita Irina."

Menunjuk dirinya sendiri, Irina memiringkan kepalanya dan bertanya pada Xenovia. Yah, kamu pasti orangnya.

Forneus tiba-tiba mengubah sikapnya dan berkata

"...Itu semacam selebriti yang tengah mencoba untuk merebut doaku huh."

"…merebut? Kamu pasti bercanda. Sederhananya kita hanya berusaha untuk melindungi orang dari Keluarga Vaper ini karena tampaknya ada beberapa orang yang mencurigakan menargetkannya. Selain itu! Aku sudah tenang untuk beberapa menit terakhir dan kalian terus berkata 'switch' beberapa kali! Apa kalian bilang bahwa payudaraku semacam switch pertumbuhan Sekiyuutei atau sesuatu?!"

Kata Buchou dalam nada sangat tak senang.

B-Buchou meledak! Buchou, bahkan mereka tak mengatakan hal seperti itu!

"Kami sudah menargetkan putri duyung Vaper!"

Forneus berteriak dengan bagian atas paru-parunya.

"Tidak, kita akan melindunginya!"

Buchou masih belum mundur! Keduanya saling melotot, ada ketegangan antara dua keluarga lalu kedua belah pihak berubah ke sikap bertarung......

.....itu akan terjadi tapi kemudian.

Pilar air besar berasal dari laut! A-apa yang terjadi?! Tunggu! Sesuatu keluar dari laut!

Usai salto beberapa kali di udara, orang itu mendarat di bebatuan... mengenakan mahkota di kepalanya dan memegang trisula di tangannya. Ada seorang pria tua dengan janggut mengenakan fundoshi.

"JANGAN BERTARUNG DI LAUUUUUUUUUUT!"

Pria tua itu berteriak dengan suara yang cukup keras untuk didengar beberapa mil jauhnya! Sangat keras! Telingaku jadi tuli! Yang lainnya juga menutup telinga mereka!

"Kau siapa?!"

Saat Forneus menunjuk jarinya ke arahnya, pria tua dengan fundoshi memutarkan trisula dan mulai tertawa!

"Fuhahahahahahaha! Zeus di langit, Hades di neraka, dan aku di laut! Raja laut! Aku penjaga laut Poseidoooooooooooon!"

"""Poseidon?!"""

Mendengar pria tua itu, semuanya tak mempercayai telinga mereka.

"P-Poseidon-sama?! A-Apa yang Anda lakukan di tempat ini?!"

"Fuhahaha! Laut adalah wilayahku! Karena ada terorisme massal di seluruh mitologi yang berbeda, bukannya jelas untuk setidaknya patroli area!"

"Patroli oleh Dewa sendiri?!"

Baik Buchou dan aku terkejut!

Pria tua berjanggut ini Dewa?! Ah, aku ingat! Ada dewa seperti ini di mitologi Yunani kuno. Dan kalau aku ingat benar, Ddraig juga menyebutkan hal ini di Kyoto! Asal-usul Special Move-ku, Triaina...Trident, senjata Dewa Laut!

J-Jadi pria ini adalah Poseidon?! Dia seperti pria tua berotot biasa dengan fudoshi!

A-Apakah berkatku karena bertemu putri duyung asli itu memanggilnya ke sini?! A-Aku tak mau memikirkan hal itu!

"Dewa pun berpatroli untuk keselamatan! Kebetulan aku lewat saat aku melihat pertarungan antara Iblis! Jangan bertarung antara rekan! Kubilang jangan!"

Poseidon mengayunkan trisula dan marah pada kami. Baik kami dan budak-budak Forneus tercengang pada kemunculan Dewa itu.

Bukan hanya itu, Poseidon tiba-tiba mengangguk, dan kemudian melanjutkan pembicaraannya tanpa memperhatikan yang lain.

"Aku tak tahu detailnya tapi kalian bertarung tentang putri duyung di sana, kan? Baiklah kalau gitu! Lalu kenapa kalian tak memutuskan pemenang menggunakan Game seperti iblis sungguhan!"

""Game?!""

Baik itu Buchou dan Forneus tersentak pada kata-kata itu.

I-Itu...Apa yang dia membicarakan Rating Game? Jadi pemenang dari game ini dapat mengklaim Lilitifa-san?

"Kita belum berpartisipasi secara resmi dalam game jadi..."

Fundoshi itu membelai kepala Buchou dengan menggairahkan saat dia mengatakan itu.

"Fuhahahaha! Meskipun kamu adalah seorang gadis Iblis, kamu memberikan perhatian pada rincian kecil semacam itu! Kamu tak usah memilih detail-detail kecil begitu! Yang penting adalah pertempuran itu sendiri! Aku, Poseidon akan menjadi juri game ini! Klaim putri duyung ini dengan game jujur dan adil! Fuhahahahaha!"

Ketegangan sangat tinggi! Dan Anda tidak memutuskan sendiri tanpa kekhawatiran yang lain?!

"K-Kapten! Situasi yang tak terduga telah terjadi! Apa yang harus kita lakukan?!"

Pihak Forneus juga tampak bingung.

"Uuuuuu....! Kita tak boleh mundur usai Poseidon-sama di sini, dan kita tak mau mundur sedari awal sih tapi.....! Baiklah!"

Sepertinya Forneus memutuskan saat ia memprovokasi Buchou.

"Oi, jalang dari Keluarga Gremory! Mari kita memutuskan siapa yang mendapatkan putri duyung dari Keluarga Vepar dengan game!"

Buchou, usai diprovokasi, mendesah besar dan berteriak ke arahnya dengan ekspresi tekad di wajahnya.

"Meskipun situasi ini telah berantakan, dengan senang hati aku akan menerima undangan pertarungan! Kita pasti akan melindunginya! Sekarang, mari kita mulai game-nya!"

Ini diputuskan begitu saja!

".....Apa yang akan terjadi padaku?"

Sepertinya Lilitifa-san semakin cemas.

"....Yah, pada akhirnya semua ini akan baik-baik saja."

Koneko bicara, dan kemudian dia memutuskan untuk memegang pisang yang dia bawa sebagai camilannya.

Dengan demikian, diputuskan akan ada pertandingan antara Gremory dan Forneus, dan Poseidon-sama sebagai seorang juri!

Bagian 4[edit]

Di atas laut.

Kami tengah menunggu di atas kapal pesiar yang dapat membawa beberapa orang. Di depan kami adalah kapal perang raksasa!

Usai memulai dua field, Poseidon-sama, bersama dengan Lilitifa-san, berdiri di atas kura-kura raksasa. Di sebelah mereka adalah Irina, yang mengambang di sebelah mereka dengan sayap malaikat membentang. Karena dia bukan bagian dari budak-budak Gremory, jadi dia memutuskan untuk menonton ini dari sisi.

"Semoga berhasil, semuanya!"

Irina bersorak pada kita. Yeah yeah, kita akan melakukan yang terbaik...

"Ketika aku memberikan sinyal, mulai pertandingannya! Aturannya sederhana! Pertama yang tenggelam kalah! Hati-hati untuk tidak saling membunuh!"

Jelas Poseidon-sama dengan suara antusias.

....Liburan pantai yang dimaksudkan untuk menutup waktu kita yang hilang selama musim panas tiba-tiba berubah menjadi pertempuran lain. Fufufu, tampaknya Iblis memang menderita sepanjang waktu.

"Uuuuu.....Aku benci laut..."

Gasper, yang tubuhnya masih belum baikan, di dalam sebuah kotak kardus di sudut kapal pesiar. Sejujurnya, aku tak berpikir dia akan berguna setiap hari. Koneko tengah menatapnya dengan terus mengipasi dia dan mengatakan [....Gasper-kun, kamu baik-baik saja?] padanya.

"Karena stresku menghilang selama waktu di pantai, mari kita habisi."

"Ara ara, sepertinya kita berakhir bertarung di mana pun kita pergi."

Xenovia penuh semangat juang dan Kiba tersenyum pahit. Dua [Knight] memegang pedang mereka dan berada dalam mode tempur dengan pakaian renang mereka.

"Ah…. Sepertinya tak ada untungnya bagiku dari pertempuran ini.... Aku khawatir tentang kondisi kulitku karena mataharinya sangat cerah di sini."

Rossweisse-san memegang payungnya dan mengeluh. Aku tak bisa merasakan semangat juang di dalam dirinya sama sekali!

"Fufufu, aku bertanya-tanya bagaimana aku harus menghancurkan perahu itu."

Akeno-san memiliki ekspresi sadis dan tersenyum berbahaya di wajahnya! Sudah lama sejak kita melihat sisi sadisnya!

"Ise-san. Apa yang harus kulakukan?"

Asia bertanya sambil memiringkan kepalanya. Sementara mengelus kepalanya, aku berkata [Yah, sesuatu akan terjadi kalau kita menyerahkan kepada tim ofensif kita]. Selama tim lain tidak kuat sekali, tampak semuanya akan baik-baik saja kalau kita menyerahkannya kepada tim ofensif.

Melihat tak ada ketegangan di tim Gremory, Forneus mengatakan,

"Si payudara besar dari Keluarga Gremory! Budak-budakku adalah spesialis di pertempuran laut! Kau bisa mundur kalau kau takut! Bahkan dengan payudara besarmu, kau cuma seorang gadis kecil! Hahahahaha!"

Forneus berteriak berani kata-kata tersebut dan tertawa. Buchou.....gemetar tidak takut tapi marah! Mengerikan! Tubuhnya memancarkan aura yang kental dengan kemarahannya!

"....Aku akan melenyapkan ikan itu."

Hiiiiiiiik! Buchou membuat ekspresi yang hanya dapat digambarkan sebagai kemarahan murni! Rambut crimsonnya melambai dengan aura juga keluar dari tubuhnya!

"Ise!"

"Y-Ya!"

"Jangan berpikir lagi! Masuk ke Balance Breaker dan tembak mereka dengan Dragon Shot raksasamu!"

"Yes Ma'am!"

Aku tak punya pilihan lain selain menjawab seperti itu! Terserahlah, aku tak peduli lagi! Seperti Rossweisse-san, aku benar-benar tidak tertarik pada pertarungan ini, tapi, untuk putri duyung-san yang manis itu akan ternoda oleh monster itu, aku tak boleh membiarkan itu sebagai murid mesum!

"Mari kita hancurkan mereka berkeping-keping!"

Segera setelah aku bersemangat, Poseidon-sama berteriak dengan suara keras.

"Mulai~!"

Begitu Poseidon-sama memberi sinyalnya, bola meriam meledak dari meriam di kapal perang dengan keras! Mendarat di air dekat kapal pesiar kami, bola meriam itu membuat pilar air besar.

"Menembakkan bola meriam pada kita...?! Yuuto, Xenovia! Serang!"

Sambil Buchou memberikan perintah seperti itu, mereka berdua menjawab [Ya] dan membuka sayap Iblis mereka dan terbang langsung menuju kapal perang itu! Dengan menciptakan gelombang kejut dengan pedang, mereka mulai menghancurkan kapal lawan! Buchou juga menyebarkan bola sihir penghancur terhadap kapal itu.

Dengan suara keras yang terdengar, kapal itu perlahan-lahan semakin hancur! Tiang kapalnya rusak dengan mudah dan Jolly Roger-nya semakin menurun!

"Tidakkkkkkkkk! Flying Dutchman-ku yang berharga!"

Forneus tampaknya sangat terkejut dengan penghancuran kapal sampai matanya tampak hampir keluar.

"Sialan! Singkirkan mereka!"

Forneus menunjuk Kiba dan Xenovia dengan pedang pendek dengan Iblis budak-budaknya kemudian mengarah ke depan tangan mereka.

"Air! Jadilah ular dan gigit mereka menjadi serpihan!"

Budak A, yang terlihat seperti pendekar pedang, menembak air dari pedangnya yang kemudian menjadi ular dan menuju Xenovia!

"Datanglah! Hewan angin!"

Budak B, yang terlihat seperti seorang penyihir, memanggil hewan dari bayangan dan memerintahkan untuk menembak tornado menuju Kiba! Kedua serangan air dan angin setara dengan bajak laut.

"Ini terlalu mudah...!"

"Perlu berusaha lebih keras!"

Keduanya menghindari serangan dengan mudah, dan usai mendarat di kapal musuh, mereka menebas musuh mereka. Budak-budak Froneus bahkan tak bisa memberikan pertarungan yang tepat dan jatuh ke bawah satu per satu. Ini jelas mereka tidak mencoba untuk membunuhnya dan sebaliknya, mereka menyerangnya dengan punggung pedang mereka. Kalau akhirnya kita membunuh mereka, mungkin ada beberapa masalah antara Keluarga terhormat.

"Kalian berdua pergi dari kapal!"

Saat Akeno-san berteriak, Kiba dan Xenovia membuka sayap mereka dan terbang menjauh dari kapal.

Pada saat itu.....BOOM. Petir langsung turun dari langit, menyerang kapal perang! Setelah terkena petir, asap keluar dari beberapa tempat di kapal! Sepertinya serangan itu baru saja telah memberikan banyak kerusakan kapal! Sepertinya api menyebar di dek, dan budak-budak Forneus terbakar sampai kering usai terkena serangan itu!

Beberapa budak yang menghindari petir dengan melompat ke laut juga tertabrak sihir Rossweisse-san dan melayang di atas air dengan bagian belakang mereka.

Hmm, seperti yang diharapkan, kita lumayan kuat.

"Selesai bahkan sebelum aku masuk ke Balance Breaker...?"

Saat aku berpikir begitu...Forneus tidak berdiri di deknya?! Dia tidak terlihat! Kalau dia terkena serangan Akeno-san, dia pasti berbaring di atas dek sekarang!

Saat Buchou dan aku mencari untuk melihat di mana lawan berada...

"Kyaaaaa~!"

Kami mendengar jeritan seorang wanita. Ketika kita memutar kepala, kita melihat Lilitifa-san yang ditangkap tentakel cumi-cumi atau gurita atau apalah!

"Kukukukukuku!"

Tawa menjengkelkan itu...! Membuat suara keras dan menciptakan pilar air raksasa, seekor monster cumi-cumi besar dan Forneus muncul, berdiri di atas monster tersebut!

"Makhluk ini adalah monsterku yang setia, Kraken si monster laut! Mufufufu, aku akan membawa putri duyung ini!"

"Forneus! Menculik Lilitifa di depan Poseidon-sama, sepertinya kau menginginkan kematian!"

Buchou benar! Tunggu, Poseidon-sama cuma duduk di sana membiarkan dia menculik Lilitifa-san?!

Saat aku hendak mengeluh kepada Dewa itu....

"Zzzzzzzzzzzzzzzzzz"

Dia mendengkur sambil berdiri?! Dewa laut ini, dia berdiri dengan kedua kakinya di atas kura-kura dan tertidur!

"Tampaknya dia lelah. Sudah kuduga, sepertinya ada banyak yang harus dilakukan melaksanakan tugas Dewa."

Buchou, tidak apa-apa untuk hanya menerimanya seperti itu?!

"Karena Dewa tidak melihat, kau dapat melakukan apapun yang kau mau! Seperti ini!"

Ketika Forneus memerintahkan Kraken itu, cumi-cumi raksasa itu menangkap perempuan dari Keluarga Gremory! Dan sementara itu, juga menangkap Irina yang mengambang di udara.

"Tidak….."

"Ku, lengketnya!"

Asia sepertinya dia muak dengan tentakel kraken dan dia membuat ekspresi tak menyenangkan dengan wajah Xenovia menjadi beku saja.

"Ara ara, pakaian renang ini..."

Seperti yang Akeno-san bilang, pakaian renang wanita akan terlepas karena lendir tentakel kraken ini! Payudara! Pantat mereka! Sepertinya pakaian renang mereka terlepas dari tubuh mereka, ada pemandangan yang menakjubkan.

Pst! Mimisan! Kraken, Good job!

"Aku tidak akan lihat, aku tidak akan lihat"

Si cowok tampan, Kiba, menjauh. Mencoba untuk menjadi anak yang baik sambil dia begitu mudah dimengerti!

"Ise, setelah hitungan mundurmu selesai, habisi Forneus sama Kraken ini!"

Buchou memberiku perintah sambil payudaranya memamerkan! Mataku terus mentap ke arah payudaranya tapi...

"Paham! Wooooah! Balance Break!"

Aku segera memanggil armor dan mengonsentrasikan aura di tanganku! Lalu….!

[BoostBoostBoostBoost!]

"Dragon Shot Ocean version!"

Meneriakkan nama skill yang tidak berbeda dibandingkan dengan yang normal, aku menembak Dragon Shot besar terhadap Kraken!

"K-Kenapa tembakan sihir ini sangat besar?!"

Tembakanku mengenai Kraken, dan terkejutnya Forneus yang menaikinya!

"Kyaaaaaa!"

Thus! Dengan suara keras yang didengar dan laut terbelah, Kraken berubah menjadi makanan ikan dan tenggelam. Kemudian aku menangkap putri duyung-san yang terlontar dari Kraken, menjaga kekerenanku.

"Nona, Anda baik-baik saja?"

Saat aku mengatakan itu sementara juga menjaga kekerenanku, Lilitifa-san tersipu dan menjawab dengan 'Ya....'! Sangat imut! Putri duyung memang sangat hebat!

Fufufu, Forneus terkena serangan itu dan mengambang di sekitar laut di dekatnya. Ah, penutup mata itu palsu! Tidak ada bekas luka di mata yang dia tutupi! Dia menikmati dirinya berpura-pura menjadi seorang bajak laut! Mengerikannya, kerja bagus dia pergi sekarang! Aku juga menyelamatkan sang putri duyung!

"Soal masalah lain. Keren, Lilitifa-san. Mari kembali ke pantai, dan bermain voli atau sesuatu."

Ketika aku menyarankan itu....

".....Ise?"

Aku mendengar suara Buchou di belakang punggungku. Saat aku berbalik, aku dipukuli oleh para wanita Keluarga Gremory! Karena semua pakaian renang mereka lenyap, mereka hanya menyembunyikan bagian-bagian penting tubuh mereka dengan tangan mereka.

"Terima kasih sudah mengakhirinya tapi..."

"Meninggalkan kami di belakang dan mencoba untuk ramah dengan seorang putri duyung..."

Baik Buchou dan Akeno-san tersenyum, namun juga mengeluarkan aura berbahaya!

"...pakaian renangku hancur."

"Ah, aku juga terjebak dalam pertarungan."

"Uu, ini berlebihan Ise-san."

"Lebih baik kamu mengganti pakaian renangnya....."

Xenovia, Irina, Asia dan Rossweisse-san semuanya mengeluh padaku! Ara? Ara ara? Sepertinya semua orang mengeluarkan getaran negatif terhadapku...?

Saat aku hendak pergi dengan putri duyung-san, Koneko meraih lenganku!

"...Karena sudah begini, rasain nih pukulan."

"Tidak mungkin~!"

Pada akhirnya, aku mendapat perlakuan pemukulan dari para kekasih.

Lagi pula, sambil kita memenangkan pertempuran melawan Keluarga Forneus, kita berhasil melindungi keturunan Keluarga Vaper.


Segera setelah menerima perlindungan resmi yang diinginkan dari pemerintah, Lilitifa-san memutuskan untuk hidup tenang di danau yang ada di dalam wilayah yang dimiliki oleh Keluarga Gremory karena tidak ada laut di Dunia Bawah.

Dan karena laporan putri duyung sudah selesai, artikel diterbitkan sebagai bagian dari penelitian Klub Penelitian Ilmu Gaib serta bagian dari nilai akademik di sekolah Dunia Bawah.

Usai aku memikirkan itu, Poseidon-sama menghilang begitu saja.... Apa yang pria tua fundoshi lakukan di sana sih?!

"....Sepertinya Senpai dicintai oleh orang aneh. Ah, itu akan jadi benar untuk menyebutnya Dewa aneh dalam hal ini?"

Koneko! Itu tidak terdengar lucu! Apakah kamu bilang bahwa karena aku yang memanggil Poseidon-sama?! Haaaa...... aku semacam magnet Dewa aneh?

Life.2 Keputusan OSIS[edit]

Bagian 1[edit]

Saat sore suatu hari belum lama usai perjalanan sekolah. Aku—Hyoudou Issei dan beberapa siswi yang berasal dari OSIS tiba di depan pintu Klub Catur.

"Inspeksi resmi! Kami dari OSIS!"

Aku meneriaki itu saat aku mendorong pintu dari ruang klub. Di dalam ruangan para siswa tengah bermain catur sambil setengah telanjang.

"Rumor itu benar! Bermain shogi telanjang tidak diizinkan olehku dan OSIS!"

"T-Tunggu dulu! Ada alasan untuk ini!"

Meski anak lelaki dengan kacamata panik, tampaknya memiliki sesuatu untuk dikatakan dalam menanggapi kemunculan tiba-tiba kami, anggota perempuan lain dan aku tanpa ampun membawa anak lelaki setengah telanjang dari klub Catur pergi.

"Tak ada alasan, datanglah dengan kami ke OSIS!"

Begitulah, aku tengah melakukan pekerjaan OSIS. Kenapa? Ah, ada banyak alasan untuk itu....


Kembali pada beberapa jam lalu—di ruang klub dari Klub Penelitian Ilmu Gaib sehabis sekolah.

"Bisa kamu meminjam Hyoudou-kun padaku sebentar?"

Dari pengunjung yang tiba-tiba itu—itu adalah hal pertama yang Sona-kaichou katakan.

"Apa? Tiba-tiba?"

Buchou bertanya heran.

Kaichou duduk di sofa, dan kemudian mulai menjelaskan secara rinci setelah meneguk teh merah dari Akeno-san.

"Saji sakit flu. Sepertinya itu adalah pilek yang hanya bisa didapatkan Iblis, dan juga pilek yang hanya bisa terjadi pada Naga secara bersamaan."

"...Ini seperti sebelumnya, yang didapatkan Ise-senpai."

Tambah Koneko-chan sambil duduk di pangkuanku. Ah, itu ya. Itu lumayan parah. Itu akan membuat orang tak nyaman sampai-sampai mereka takkan mampu berbuat apa-apa. Dunia ini sungguh penuh keajaiban; benar-benar ada jenis flu yang hanya akan mempengaruhi Iblis dan Naga.

"Ara ara, apa penyakitnya menyebar dari pengusaha Iblis yang sering Kaichou dan Buchou kunjungi lagi?"

Akeno-san bertanya dengan ekspresi khawatir sambil ia menahan wajahnya dengan tangannya. Karena Kaichou dan Buchou membeli banyak hal dari pengusaha Iblis yang sama, apa Saji terinfeksi seperti yang kudapatkan waktu itu?

"Alasannya masih diselidiki. Pada dasarnya, situasi ini yaitu Saji sakit dan tidak bisa bergerak."

Orang yang selalu penuh semangat dan sibuk berlarian di sekolah juga tak bisa mengalahkan flu huh. Flu memang sangat mematikan. Kaichou mengalihkan pandangannya ke arahku dan melanjutkan topik itu.

"Jadi aku berpikir bahwa aku bisa meminjam kekuatan Hyoudou Issei-kun, itulah sebabnya aku datang."

...Aku akan menggantikan Saji? Aku mengangkat pertanyaan ini, dan Kaichou menjelaskan.

"Sederhananya, kita kekurangan tenaga kerja dari laki-laki yang bertanggung jawab untuk memiliki kekuatan. Meskipun kita Iblis, kita memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan gadis-gadis manusia biasa. Tapi, biasanya kita menyembunyikan hal ini; kalau kita tiba-tiba jadi sangat bagus pada pekerjaan yang memerlukan kekuatan saat Saji absen, lalu akan muncul perspektif sangat tak wajar dari orang lain."

Tentu, biasanya Iblis menyembunyikan kekuatan mereka yang sebenarnya karena mereka berkembang melalui kegiatan sehari-hari mereka. Kalau para gadis tiba-tiba mendapatkan kekuatan sangat kuat saat Saji absen, itu akan terlalu mencurigakan.

"Jadi kupikir bahwa aku bisa meminjam siswa Hyoudou-kun sebentar saja untuk menggantikan Saji, itulah sebabnya aku datang untuk bertanya. Selain itu, ia juga lumayan tahu tentang internal OSIS—kita semua Iblis, jadi itu juga akan mudah untuk bekerja sama."

Karena mereka harus meminjam kekuatan dari murid lelaki, akan lebih baik untuk melakukannya dari Klub Penelitian Ilmu Gaib yang juga Iblis. Usai Buchou mendengarkan itu, dia menatapku, Kiba, —dan Gasper lagi.

"Kalau untuk Gasper...Kelihatannya dia tidak punya banyak kekuatan."

"Aku sangat menyesal karena lemah dan tak berdaya!!!"

Komentar tanpa ampun Buchou menyebabkan Gasper untuk meminta maaf. Aku akan melatihmu baik-baik nanti! Gasper!

"Tapi, kenapa bukan Yuuto?"

"Beberapa gadis di budak-budakku mungkin tak bisa bekerja sama dengan Kiba-kun secara alami. Berbicara tentang kasus luar biasa, bahkan ada kemungkinan mengganggu disiplin kita. Aku tidak meragukan Kiba-kun. Tapi mungkin ada masalah saat mengenai gadis-gadis di bawah komandoku. Meskipun aku telah berulang kali mengajari mereka tentang hal ini, toh mereka gadis-gadis SMA, jadi mereka mungkin melakukan sesuatu yang tak terduga karena dorongan."

Omong-omong, ada beberapa fans Kiba di budak-budak Sitri. Kaichou berpikir bahwa jika Kiba berada di depan mereka, gadis-gadis itu takkan mampu untuk tetap tenang dan melakukan pekerjaan mereka. Usai Kiba mendengar ini, dia tersenyum masam dan berkata 'itu agak masalah'. Sial! Ini adalah masalah yang hanya membuat orang iri! Kaichou mengalihkan pandangannya ke arahku lagi.

"Itu sebabnya Hyoudou-kun sempurna. Dia lebih kuat dari Gasper, dan dia tidak akan mengganggu disiplin seperti Kiba."

"...Tapi, Ise-senpai sangat mesum."

Sambil duduk di pangkuanku, Koneko-chan mengatakan hal seperti itu dengan dinginnya! Ya! Seperti yang Koneko-chan bilang, aku sangat mesum! Kaichou mengangguk.

"Aku juga tahu soal itu, tapi aku tidak berpikir itu adalah masalah."

I-Itu adalah respon yang benar-benar di luar harapanku. Kaichou sungguh mendukungku?

"Ara, kamu sangat percaya Ise."

Buchou juga lumayan terkejut.

"Eh, dia adalah seseorang yang kamu pilih, jadi tentu saja aku akan percaya padanya."

"A... A-A-Ap-Ap... Apa katamu tiba-tiba!"

Usai mendengar ucapan Sona-kaichou, wajah Buchou tiba-tiba memerah. ..Apa yang terjadi? Kenapa dia memerah seperti itu?

"Tapi, aku percaya bahwa Ise-kun pasti akan sangat membantu untuk OSIS. Kalau kamu tidak melihat dia seperti itu, dia benar-benar serius terhadap orang-orang."

Kiba tersenyum sambil mengatakan itu. 'Itu' tidak perlu! Orang itu! Buchou tenang sambil menghela napas.

"...A-Aku tahu. Ise, aku ingin kamu meminjamkan Sona bantuan."

"Ya! Kemudian, mohon bantuannya, Kaichou!"

Sebuah senyum kecil muncul di wajah Kaichou.

"Baiklah. Kami akan membantumu, Hyoudou Issei-kun. Makasih, Rias. Kalau gitu, aku akan meminjam dia."

Meskipun aku sedikit gelisah tentang apakah orang sepertiku bisa melakukan pekerjaan OSIS, aku sering dibantu oleh yang lainnya, dan Kaichou juga teman Buchou. Kita harus saling membantu saat ada masalah, sehingga aku pergi untuk membantu! —Jadi, aku langsung tiba di kantor OSIS, dan berpartisipasi dalam rapat OSIS di kursi Saji.

"Yah, kupikir rapat sementara kita bisa dimulai."

Kaichou melirikku, dan kemudian menambahkan

"Seperti yang kusebutkan, untuk menggantikan Saji, yang sakit, aku meminjam Hyoudou Issei-kun dari Klub Penelitian Ilmu Gaib sementara bertindak sebagai tenaga kerja laki-laki kita. Meskipun mungkin ada banyak hal yang belum kalian biasakan, festival sekolah sudah dekat sehingga semuanya perlu bekerja keras bersama dengan Hyoudou-kun."

""""""Ya.""""""

Setelah respon tenang, suasana ruang rapat segera menjadi sangat tenang lagi; bisa dikatakan kebalikan dari Klub Penelitian Ilmu Gaib. Di sana, setiap orang akan tertawa dan menjadi hidup.

"M-Mohon bantu aku!"

Aku bangkit untuk mengatakan itu dan membungkuk, dan kemudian dengan cepat kembali ke tempat duduk. Itu terlalu menakutkan! Sungguh suasana yang serius! Melihat-lihat ruangan, tak ada satupun benda yang tidak berguna. Hanya ada meja dan kursi dari masing-masing anggota, rak buku penuh dengan informasi, dan papan tulis. Meja setiap orang ini sangat rapi, dan tidak ada jejak dari disorganisasi dalam tampilan mereka. Ada juga TV layar datar dan beberapa komputer yang tampaknya jarang digunakan. Ada satu set teh, tapi aku tidak bisa melihat setiap makanan ringan. Fukukaichou dengan kacamata dan rambut hitam panjang—Shinra Tsubaki-senpai berdiri dari tempat duduknya, bersama dengan salah satu [Bishop] Kaichou—kelas dua Kusaka-san yang rambutnya di kepang dua; mereka berdiri di depan papan tulis sama-sama. Shinra-senpai mulai membaca file

"Yah, pertama aku ingin memastikan kegiatan kelompok yang telah dijadwalkan untuk festival di halaman."

Mendengar ini, Kusaka-san mulai menulis berbagai hal ke papan tulis. Semuanya mulai menulis catatan di dokumen mereka! Aku juga buru-buru membuka file yang di tanganku.

"Mulai dari kelompok klub olahraga, pertama adalah tim bisbol—"

Seperti itu, pertemuan yang super serius juga paling kompatibel denganku dimulai!

Tiga puluh menit kemudian—.

.......

S-Selesai. Setelah menyelesaikan rapat itu, aku menghadapkan wajahku di atas meja, dan mengembuskan napas dalam-dalam.

"Uh... Aku belum pernah mengalami rapat yang serius begitu."

Klub Penelitian Ilmu Gaib juga mengadakan rapat, dan itu bisa memiliki suasana yang agak serius tergantung pada situasi. Tapi belum pernah membuatku sangat gugup seperti saat itu. Yang mungkin bisa bertahan seperti suasana 'Menulis satu hal yang salah adalah kesalahan besar'! ...Apakah Saji selalu menghadiri rapat itu? Pria itu sungguh menakjubkan. Termasuk Kaichou, para anggota OSIS semuanya pergi untuk melakukan pekerjaan mereka sendiri, yang tertinggal hanyalah aku dan beberapa anggota lain di belakang di ruang rapat OSIS. Saat [Bishop] kelas dua dengan rambut panjang bergelombang, Hanakai-san, dan [Pawn] kelas satu dengan rambut panjang diikat dua ponytail, Nimura-san pergi—

"Karena kamu di sini untuk menggantikan Gen-chan, kamu harus bekerja keras dan serius."

"Karena kamu di sini untuk menggantikan Genshirou, kamu tidak perlu meminta bantuan orang."

Aku sudah banyak diberitahu itu. Ah, orang itu benar-benar memiliki kepercayaan dari gadis-gadis disini. Siswi yang tinggi—kelas dua Yura-san datang untuk menepuk bahuku, dan kemudian bicara dengan [Knight] Meguri-san di belakangku yang juga seorang murid kelas dua.

"Baiklah, kita harus pergi, Hyoudou."

"Pergi? Kemana?"

Mau tak mau aku bertanya. Kita harus pergi keluar? Meguri-san mengangkat tas yang berisi pedang bambu, dan menjawab kepadaku setelah memastikan bahwa tak ada masalah

"Patroli dan tugas-tugas lain. Ini adalah bagian dari pekerjaan yang ditanggungjawabkan oleh Gen-chan. Ini juga pekerjaan yang cocok untukmu."

...Sepertinya beberapa jenis pekerjaan fisik yang tidak memerlukan orang dengan banyak berpikir. Jadi, aku mulai berpatroli di Akademi sehabis sekolah dengan Yura-san dan Meguri-san... karena mereka berdua tampil sangat cantik saat mereka berjalan, mau tak mau aku meluruskan punggungku untuk mencocokkan mereka. ...I-ini bisa lebih melelahkan daripada yang kubayangkan.

"Hyoudou tidak pintar dalam melakukan pekerjaan yang memerlukan berpikir, kan? Aku tidak pintar juga."

Yura-san mengatakan itu dengan biasa saja. Gadis ini bukan hanya tampak seperti bishounen, tapi nadanya pun seperti anak laki-laki. Dia mirip dengan Xenovia. Atau Xenovia sedikit lebih seperti anak laki-laki? Tapi, Yura-san juga lumayan cantik.

"Yah, aku berpikir bahwa aku sama dengan Yura-san dan aku lebih cocok untuk pekerjaan fisik."

Aku benar-benar setuju untuk ucapan Yura-san. Bagiku, menggerakkan tubuhku lebih santai daripada bekerja pada dokumen.

"Itu jawaban bagus, itulah sebabnya kita akan melakukan beberapa pekerjaan bergerak. Dan juga, boleh saja untuk hanya memanggilku Yura."

Jadi begitulah, hal-hal bergerak. Itu sederhana dan mudah dimengerti. Omong-omong, OSIS pun melakukan banyak hal ya. Berikutnya, aku dan Yura-san... Yura serta Meguri-san tiba di ruang staf sama-sama untuk menerima instruksi guru, yang memindahkan beberapa barang ke lokasi tertentu.

"Oke, sudah selesai."

Usai memindahkan barang-barang, Yura mengembuskan napas, dan aku juga istirahat. Meskipun hal-hal bergerak itu tidak terlalu melelahkan, membantu OSIS dengan hal itu cukup melelahkan. Aku terus berpikir 'Meskipun ini hanya sementara, aku tidak bisa melakukan sesuatu yang aneh sebagai anggota OSIS', dan agak gugup. Kedua gadis itu menekuk bahu dan pergelangan tangan mereka. Kemudian Yura menyatakan

"Baiklah, kita harus turun ke urusan selanjutnya."

"Urusan?"

Usai mendengar pertanyaanku yang terkejut, senyum mencurigakan muncul di wajah Yura.

"Hyoudou, untuk orang-orang seperti kita yang melakukan pekerjaan fisik, tugas berikutnya adalah hal kritis. Baiklah, ayo kita ke ruang klub."

Meguri-san melanjutkan topik

"Pergi untuk memastikan apakah rumor yang mencurigakan tentang berbagai kelompok itu juga pekerjaan OSIS. Terutama karena ini adalah waktu sebelum Festival Sekolah, waktu terbaik untuk berurusan dengan kelompok yang berencana untuk melakukan kegiatan yang tidak-tidak selama Festival Sekolah sebelumnya."

"Sebuah serangan mendadak seperti ini adalah yang paling efektif. Hohoho, kita akan mulai dengan kelompok budaya."

Rasanya Yura agak senang. Meguri-san menghela napas.

"Dia paling suka melakukan hal-hal ini."

A-Apa yang terjadi? Aku juga Klub Penelitian Ilmu Gaib bisa dianggap sebagai klub budaya, itu tidak masalah, kan? Seperti itu, aku mengikuti di belakang Yura dan Meguri-san, dan membuat serangan kejutan di klub budaya saat mereka tengah membuat persiapan mereka.

"Inspeksi resmi! Kami dari OSIS!"

Kemudian, kami mulai dengan kalimat masing-masing—.

Cerita kembali lagi ke awal.

Yura, Meguri-san dan aku melakukan kunjungan kejutan ke masing-masing klub budaya. Rumor buruk masing-masing klub ketahuan oleh kami satu per satu—yah, menyelidiki hal ini lebih lanjut, itu bukan cuma klub catur saja, kelompok yang diam-diam melanggar aturan sekolah benar-benar ada di mana-mana.... A-Aku tidak dalam posisi untuk membicarakan tentang orang lain, tapi semuanya yang lain sangat lancang. Adapun Klub Olahraga, usai inspeksi kejutan, kita mengikat mereka (siapapun yang mencoba melarikan diri itu tertangkap dengan cepat dan dibawa kembali oleh kita), dan kemudian menggunakan pedang bambu, Meguri-san harus mendisiplinkan mereka segera. ...Toh, mustahil bagi orang biasa mengalahkan kita para Iblis. Sebagian besar murid memahami bahwa menolak OSIS itu sia-sia, jadi ada banyak orang yang langsung tenggelam dalam keputusasaan dan menyerah segera usai mereka melihat Yura dan Meguri-san. Yah, kadang-kadang ada beberapa orang yang mencoba melawan atau melarikan diri. Tentu saja, ada banyak orang yang hanya bisa berseru "Ini bukan Saji!" saat mereka melihatku. Aku menggantikan Saji hari ini, jadi aku minta maaf semuanya. ...Jangan menyimpan dendam apapun terhadapku setelah ini!

Inspeksi semacam ini bukannya bisa dilakukan pada tanggal yang ditetapkan, hanya saja yang paling efektif ketika itu mendadak. Kalau inspeksi dijadwalkan hanya terjadi pada hari pertama minggu itu atau hari pertama bulan itu, orang-orang hanya akan bertindak polos pada hari inspeksi, dan akan bertindak seperti yang mereka sukai pada hari-hari lain. Memberikan orang-orang ini kesan bahwa mereka tunduk pada inspeksi mendadak OSIS itu sangat penting. Setelah itu, Yura dan Meguri-san menjelaskan hal ini padaku. Tapi, aku bisa memahami kurang-lebih mengapa Yura menikmati ini. Ah, meskipun aku tak bisa mengatakan bahwa perasaanku ini persis sama dengan Yura, pekerjaan semacam ini di mana kita terkena pelanggaran dari kelompok lain atas nama OSIS benar-benar memberi kita rasa senang. Sangat bagus untuk meminjam kekuatan dan wewenang tersebut. Meskipun mungkin bukan perasaan yang sangat bagus, aku sedikit menikmati menggunakan otoritas OSIS seperti ini.

—Lalu, kami tiba di Klub Penelitian Manga. Rumor bahwa para murid tengah membaca H-manga. Sepertinya mereka juga diam-diam mengadakan pameran di Festival Sekolah tahun lalu, karena aku mendengar bahwa H-manga mereka terjual habis dalam sekejap mata. Jenis H-manga apa yang akan mereka jual di Festival Sekolah... aku juga ingin melihat dan membelinya! Jadi, secara alami ini ditargetkan oleh OSIS karena mereka berpikir 'Apakah mereka juga terlibat di tahun ini?'.

"Klub Penelitian Manga tampaknya sering diam-diam menarik beberapa manga yang dipertanyakan murid biasa untuk membacanya."

Kata Yura padaku. R-Rumor begitu. Aku pun, yang serba tahu tentang informasi H dari Akademi Kuoh belum pernah mendengar tentang itu!? Matsuda, Motohama, sebagai anggota jaringan peredaran H, kalian juga tak tahu? ...OSIS terlalu menakutkan! Ini adalah suatu jaringan intelijen yang kuat! Tiba di depan Klub Penelitian Manga di lantai tiga gedung sekolah baru, Yura, Meguri-san dan aku mengangguk sambil kita saling pandang, dan kemudian mengetuk pintu dengan ringan. Segera setelah itu, sebuah suara menjawab 'masuk', dan pintu dibuka.

"Uh! OSIS."

Siswa berkacamata terkejut melihat Yura, dan orang lain dalam ruangan mulai panik!

"Gawat! Cepat sembunyikan!"

Lalu, para anggota klub manga tampak sibuk menyembunyikan sesuatu—. Yura menyingkirkan anak berkacamata itu dan berteriak

"Kami dari OSIS! Aku sering mendengar bahwa kalian telah membuat manga yang mencurigakan dan menyebarkannya kepada para murid, dan dengan begitu, kemari!"

Yura melangkah ke dalam ruangan, sementara Meguri-san dan aku mengikuti di belakang, setelah itu ia menunjuk seorang gadis yang sepertinya seorang ketua dan mengatakan

"Kita perlu memeriksa manga kalian. Baiklah, serahkan semua manga di ruangan ini."

"…Baik."

Ketua klub manga menjawab dengan tenang, dan kemudian memberi instruksi kepada semua anggota. Para anggota lalu menyerahkan masing-masing originalnya dengan gemetar. Kita bertiga lalu memeriksa setiap original tersebut. Di antaranya adalah mereka yang berkisar dari shounen manga berdarah panas sampai four-koma manga. Ada juga shoujo manga. Tapi—.

"...Ini manga biasa."

Pikiran Yura, dan juga pikiranku. Mmm, ini manga yang sangat biasa. Meskipun kualitas seninya tak seperti produk dari seorang murid SMA, ada juga beberapa bagian ecchi, tapi tak ada karya H eksplisit sama sekali? Aku agak berharap untuk itu, karena kupikir bahwa aku akan bisa melihat banyak H.... Semua rumor buruk tentang klub manga cuma bohong? Pada saat itu, aku mendengar percakapan antara Meguri-san dan anggota perempuan dari klub

"K-Kenapa si binatang buas Hyoudou-kun di sini...?"

"Anggota kami Saji Genshirou sedang flu. Jadi, dia bertindak sebagai pengganti dan telah datang dari Klub Penelitian Ilmu Gaib untuk bekerja dengan kami."

"Bukannya Kiba-kun yang datang!?"

"Tentu, seharusnya begitu."

"Kalau untuk inspeksi mendadak, akan lebih baik kalau itu Kiba-kun."

Para anggota perempuan berteriak! Aku sungguh minta maaf, ini aku! Meski begitu, aku calon yang Kaichou angkat sendiri! Usai memeriksa semua manga para anggota, tak satu pun dari kita menemukan sesuatu yang pada akhirnya. Ketua Klub Manga menunjukkan ekspresi lega.

"Lihat, nggak ada, kan? Oke, silakan keluar."

Ketua klub manga mulai melambaikan tangannya untuk mengeluarkan kami. Hanya pada saat di mana tampaknya seakan OSIS harus percaya hasil bahwa rumor itu keliru—perhatian Meguri-san tiba-tiba terusik oleh suatu computer tower yang disimpan di lantai saat matanya melihat tempat sembunyi di sana. Dia berjalan ke sana, dan mulai memeriksa dengan hati-hati.

"Hmm, Tsubasa. Ini mencurigakan, cuma komputer ini memiliki jejak debu dari yang dipindahkan."

Lalu dia mengajak Yura untuk melihatnya. Ah, jadi nama Yura adalah Tsubasa. Yura dan aku juga berjalan dan mulai memeriksa komputer itu, dan menegaskan bahwa hanya debu pada komputer itu saja tidak cocok...

"Di-didalam itu..."

Salah satu anggota tak sengaja keceplosan.

"Bodoh!"

Ketua klub manga segera menyelanya; ada masalah di sini!

"Respon ini... Hyoudou-kun! Tahan mereka!"

"P-Paham!"

Mendengar instruksi Yura, aku menempatkan diriku antara dua orang dan anggota klub manga, bertindak sebagai dinding antara kedua pihak. Usai kasing computer tower dibuka, beberapa buku tipis ditemukan di dalam. Ooh, jadi itu di mana mereka sembunyikan...! Meguri-san memiliki mata yang sangat penuh perhatian! Itulah kekuatan OSIS!

"Jangan, stooopp!"

Ketua Klub Manga berteriak! Yura membuka buku tipis itu dan memeriksa dengan hati-hati.

"...Ini adalah benda yang kalian sembunyikan. Begitu ya... i-ini!"

Usai memeriksa itu, Yura membuka buku dan memegangnya di depan semua anggota klub manga.

"Ketemu! Klub Penelitian Manga! Ini adalah bukti rumor itu!"

Ditampilkan pada manga-nya—karakter yang tampak seperti diriku dan karakter yang tampak seperti Kiba, dilibatkan dengan saling melakukan hal H! APA INI! Aku cepat-cepat berlari dan meraih buku itu dari tangan Yura dan melihat dengan hati-hati! ...S-Semua itu aku dan Kiba melakukan hal gay dan yaoi! Judul di sampul itu [Binatang Buas Hyoudou x Pangeran Kiba-kun 15]! Lima belas!? Mungkinkah ini serial kelima belas!? Ini jilid kelima belas!? Buku semacam ini sudah sampai jilid kelima belas!? Mengesampingkan diriku yang terguncang, Yura membuat kesimpulannya untuk klub manga.

"Ini jelas sebuah manga homoerotis yang melanggar peraturan sekolah."

Mendengar ini, ketua klub manga mulai membuat alasan.

"A-Apa kalian mencoba untuk mengambil kebebasan kita berekspresi!? I-ini adalah pelanggaran Kebebasan Informasi!"

"Aku tak ada pendapat apapun pada karyamu, tapi, kuharap bahwa kamu tidak menyerahkan ini kepada murid biasa."

"T-Tapi, ada banyak gadis di Akademi Kuoh menunggu ini... kisah cinta binatang buas dan pangeran!"

Aku tak mau mendengar informasi itu! Ini tak bisa dijamin! Jenis manga tentang diriku dan Kiba telah diam-diam beredar di Akademi Kuoh!? Selain itu, itu sudah jilid kelima belas! Itu pasti memerlukan banyak popularitas! Permintaan untuk itu terlalu tinggi! Meskipun aku menyadari bahwa beberapa gadis biasanya melihat hubunganku dengan Kiba sebagai merusak pandangan para gadis, aku tak berpikir bahwa itu telah menjadi manga, apalagi manga yang menjadi begitu populer...begitu ya, aku tahu mengapa ada H-manga diam-diam beredar di sekitar sekolah tanpa aku mengetahui tentang itu. BL adalah di luar jaringan informasiku, jadi tentu saja sesuatu yang tidak berhubungan itu takkan mencapai telingaku! Hanya para gadis yang pastinya sudah tahu tentang itu! Bagaimana bisa! Aku mengetahui tentang kebenaran dari situasi yang tak ingin kuketahui!

"Apapun itu, ini harus disita, dan setelah itu kamu harus melapor ke Sensei yang bertanggungjawab."

Yura mengatakan itu saat ia menyita buklet tipis. Ya ya, bawa semuanya! Lebih baik kalau semuanya dibakar segera.

"Uhh...! Mau gimana lagi! Serial ini jadi populer sejak musim semi ini, dan akhirnya menyerah kepada pihak berwenang!"

Ketua klub manga berlutut di lantai sambil menangis, dan anggota lain juga berpenampilan menyesal dan mata basah. Lalu, ketua itu berbalik ke arahku.

"Kumohon! Hanya ada satu hal yang pasti bisa kamu ceritakan! Dalam hal ini, aku tidak akan menyesal! Hyoudou-kun! Kumohon, tolong jawab pertanyaanku!"

"Jadi, apa itu?"

"Pada kenyataannya, kamu dan Kiba-kun, siapa yang penyerang dan siapa yang penerima!? Aku ingin tahu yang sebenarnya!"

"MANA KUTAHU ITU!"

Bantu aku menghancurkan klub BL ini! Aku sangat berharap itu dari lubuk hatiku. Aku sungguh memohon padamu untuk memberiku istirahat...

Bagian 2[edit]

"Haah.... Secara keseluruhan, aku merasa bahagia, tapi juga lelah..."

Aku mendesah di depan wastafel kamar mandi pria terdekat ke Kantor OSIS. ...Pekerjaan OSIS memiliki sisi yang sangat menarik, tapi juga merupakan pukulan berat karena aku tahu tentang kebenaran dari sesuatu yang tak ingin kuketahui. Bahkan hari pertama usai kegiatan sekolah dilakukan.... Tak apa-apa, aku hanya di sini sebagai pengganti Saji sekarang, jadi aku hanya akan terus bekerja keras. —Lalu, saat aku keluar dari kamar mandi pria. Aku menabrak Fukukaichou berkacamata, Shinra Tsubaki-senpai dengan wajah serius yang biasa.

"Oh, Hyoudou Issei-kun."

"Ah, halo Fukukaichou."

Senpai adalah gadis cantik nan kalem bahkan di atas Kaichou. Meskipun dia lumayan cantik, kesannya keseluruhannya sedikit menakutkan. Jujur saja, dia adalah tipe yang tidak pandai kuurus.

"Kamu tampaknya akan mengambil pekerjaan OSIS cukup serius. Meskipun aku sedikit khawatir tentang apakah kamu akan dapat menjadi pengganti yang baik untuk Saji..."

"Be-Begitu ya..."

Sampai sekarang, aku masih belum mendapatkan kepercayaan orang ini? Tiba-tiba aku melihat kilatan cahaya bersinar di kacamata Shinra-senpai.

"Hyoudou-kun."

"Ah ya."

DxD Dx2 04.jpg

"Kurasa kamu sangat hebat sebagai Iblis. Toh, kamu sudah mengalami pertempuran dengan Loki dan di Kyoto dan juga sudah menang."

Ah, aku sudah dipuji. Itu agak tak terduga. Seperti yang kuduga, Fukukaichou mengerutkan kening saat ia melanjutkan

"Tapi, memiliki hasrat seksual yang kuat bukanlah hal yang baik. Apa kamu tidak berpikir bahwa sebagai murid SMA, kamu harus memiliki pikiran dan tubuh yang bagus? Hanya mencari untuk meningkatkan kemesumanmu dengan mengembangkan teknik terkait, itu hanyalah bodoh. Kamu sudah menjadi anggota gelar kebangsawanan Iblis Kelas Atas, jadi bukankah kamu tidak merasa bahwa kamu memiliki kewajiban untuk membuat majikan tampil lebih jujur dan bijaksana di depan orang lain?"

"Y-Ya..."

Dia tampaknya telah mengumpulkan banyak ketidakpuasan terhadapku... Shinra-senpai benar-benar adalah murid kehormatan khas, tipe perwakilan kelas. Ekspresinya adalah orang yang terlihat seakan dia benar-benar ketinggalan titik topik menyenangkan, dan pasti dia tidak akan punya pacar.

"Awalnya, sebagai majikan dari budak-budak Gremory, Rias-san terlalu tegas dan terlalu ceria, dia terlalu memanjakan budak-budaknya berjiwa bebas, dan bukan cuma orang-orang di budak-budaknya, tapi juga untuk orang lain—"

"Oh? Ise-kun—dan Shinra-senpai."

Mata Shinra-senpai gemetar tanpa bisa dihentikan seperti senapan mesin, sambil si cowok tampan muncul di belakangku.

"Ah, Kiba."

Ya, itu Kiba. Cukup kebetulan untuk menghadapi dia di sini. Nada suara Shinra-senpai tiba-tiba meningkat.

"K-K-K-K-Kiba-kun.... Ahem, bukannya ini Kiba Yuuto-kun. Ada keperluan apa kamu datang ke sini?"

Senpai sengaja berdeham sehingga dia bisa mengubah nada suaranya, sepertinya dia cukup terguncang. ...I-ini benar-benar reaksi yang lumayan segar. Kiba tersenyum masam lalu menjawab

"Tidak, aku hanya sedikit khawatir tentang Ise-kun. Jadi aku datang ke gedung sekolah baru untuk melihat, tapi tak ada apa-apa lagi yang harus dilakukan di sini, sih."

Dia masih orang yang sama dengan rasa kewajiban. Atau mungkin aku hanya membuat orang khawatir? Shinra-senpai dengan enggan memasang senyum.

"T-Tidak perlu khawatir tentang itu, kan? Hyoudou-kun melakukan pekerjaan dengan sangat bagus. Dia sudah sangat membantu OSIS! Anak-anak dari Klub Penelitian Ilmu Gaib memang sangat kuat dan layak diandalkan!"

...Shinra-senpai, bukannya itu kebalikan dari apa yang kamu bilang? Omong-omong, dia sudah bertingkah agak aneh sejak Kiba muncul. Wajahnya yang gemetar telah menjadi sangat merah, mungkinkah reaksi ini terjadi...? Saat berbicara dengan Kiba, Shinra-senpai tampak seperti rusa muda berjingkrak, dan sikapnya adalah kebalikan saat dia bicara padaku. Shinra-senpai benar-benar seperti seorang gadis jatuh cinta, saat dua jari telunjuknya menunjuk terhadap satu sama lain di depan dadanya dan bertanya

"...A-Aku boleh bertanya?"

"Baiklah, apa itu?"

"...K-Kiba-kun, sekarang, kamu p-p-p-pu-punya seorang gadis yang berada di sebuah h-hubungan...?"

Ooh! Dia bertanya tentang hal itu secara langsung! Bahkan aku bisa melihat perasaan Shinra-senpai sekilas pada saat itu! Itu terlalu jelas! Shinra-senpai yang tampak begitu serius dan intelektual juga memiliki sisi seorang gadis jatuh cinta seperti ini! Memang benar bahwa seseorang tak bisa menilai sebuah buku hanya dari sampulnya! Kiba mempertahankan senyum di wajahnya, tapi ia mengangkat alisnya dengan ekspresi sedikit bermasalah.

"Itu... Aku tidak punya hal seperti itu."

Balas Kiba menyebabkan wajah Shinra-senpai terang. Ah, Senpai sangat manis seperti ini.

"Y-Ya, begitu ya! A-Aku mengerti! Ahem, sangat beruntung bahwa aku bisa bicara dengan Kiba-kun dan Hyoudou-kun hari ini. Aku masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, jadi aku akan pergi dulu, selamat siang."

Usai Shinra-senpai mengatakan itu, ia berjalan dengan langkah gembira menuju ujung koridor dan menghilang. Tengah jalan, dia bahkan berbalik dan melambaikan tangan pada kami, jadi sepertinya dia benar-benar dalam suasana hati yang cukup baik. ...Meskipun nada dan sikap saat dia melihatku sebelumnya lumayan serius....

"Hahaha, sejak pertandingan dengan budak-budak Sitri, Shinra-senpai selalu bicara padaku lumayan hati-hati, bisa itu karena aku mengatakan terlalu banyak hal tentang aura pedang suci kepadanya selama pertempuran itu..."

Kiba menggaruk wajahnya dan mengucapkan kata-kata yang tak dipikirkan tersebut.

"Aku berpikir bahwa kecantikan intelektual juga lumayan bagus."

Aku menjawab seperti itu kepadanya sambil aku menepuk bahunya.

Bagian 3[edit]

"Ah, saat ini pikiran Tsubaki-senpai hanya dipenuhi dengan Kiba."

Yura meneguk dari botol airnya dan kemudian mengatakan itu padaku.

Setelah itu, kita kembali ke Kantor OSIS; termasuk Kaichou, mayoritas para anggota telah kembali, dan akhirnya pekerjaan berakhir sehingga semuanya pergi untuk beristirahat. Yura dan aku, serta si [Bishop] Kusaka-san pergi ke sudut kantin sama-sama dan duduk di meja. Pada saat ini, tak ada banyak orang di kantin dan ada banyak kursi yang tersedia. Meguri-san kembali ke Kantor OSIS untuk melaporkan berbagai kelompok yang menjalani inspeksi mendadak, dan saat ini tidak di sini.

"Tsubaki-senpai, bukannya dikalahkan oleh Kiba dalam Rating Game? Dia sudah seperti itu sejak saat itu."

Ujar Kusaka-san padaku. Ah, sepertinya apa yang Kiba katakan benar. Usai pertempuran dengan budak-budak Sitri, sikap Shinra-senpai sangat berubah setiap kali ia melihat Kiba. Usai Yura meneguk dari botolnya, dia melanjutkan.

"Awalnya, Tsubaki-senpai menyukai orang-orang yang lebih muda darinya, dan orang-orang yang akan membuat dia serius, sehingga dalam artian itu, Kiba adalah cocok."

"Tapi, dia tidak suka Kiba sebelum Rating Game."

"Ini tak biasa bahwa orang-orang memperlakukan orang yang pertama kali mengalahkan mereka sebagai naksiran mereka."

Tegas Yura. ...Hmm, ada hal seperti itu? Aku benar-benar tak memahami hati seorang perempuan.

"Tapi, kalau aku harus bicara tentang orang-orang di antara kita yang naksir, itu akan menjadi Hanakai Momo-chan dan Nimura Ruruko-chan."

Kusaka-san tersenyum imut saat ia mengatakan itu kepadaku. Hanakai-san dan Nimura-san?

"Keduanya diam-diam mencoba untuk mendekati Genshirou dan sudah memulai pertempuran antara perempuan."

"Katakanlah Yura, Genshirou maksudnya Saji, kan? Maksudmu seseorang... ingin menjadi dekat dengan Saji dan memulai kontes antara perempuan?"

Dengan ekspresi senang, Kusaka-san menjawab padaku

"Itu benar, Hyoudou-kun. Kisah cinta di sekitar Gen-chan sudah dimulai didalam budak-budak itu."

"Kisah cinta, maksudmu Hanakai-san dan Nimura-san, dengan Saji...?"

Menanggapi pertanyaanku, Yura dan Kusaka-san mengangguk setuju. Apa! Sesuatu seperti ini terjadi didalam OSIS! Meski aku tahu bahwa OSIS dan kita dari budak-budak Gremory sama-sama memiliki hubungan yang erat antara anggota, aku tak berpikir bahwa ada hubungan romantis.... Bicara tentang Hanakai-san, dia adalah [Bishop] yang memegang kantong darah dan terus menguras darahku selama pertandingan. Bagiku, dia adalah seorang gadis yang sedikit sulit untuk ditangani.... Nimura-san tampaknya telah muncul pada awal game dengan Saji, dan merupakan [Pawn] yang berdiri di depanku dan Koneko-chan, namun dikalahkan oleh Koneko-chan. Begitu ya, mereka berdua memiliki perasaan pada Saji. Juga keduanya yang memberitahuku itu. Secara khusus mereka menekankan bahwa aku adalah seorang pengganti Saji. Ah, jadi sebenarnya ada lapisan lain? Kusaka-san melanjutkan dengan wajah serius

"Tapi, ironisnya bahwa Gen-chan cuma ada Kaichou di matanya, dan bagi Kaichou, keberadaan Gen-chan itu seperti adik. Meskipun, sampai batas tertentu, ini adalah hal baik bagi Momo-chan dan Ruruko-chan..."

Benar juga, tujuan Saji adalah Kaichou. Semua yang pria itu pikirkan hanyalah Kaichou. Dia mendengar bahwa aku bisa berhubungan dengan baik dengan keluarga Buchou, dan ingatan wajah terkejutnya masih segar di pikiranku. Hanya saja Kaichou hanya melihat dia sebagai seseorang seperti adik. Saji, kamu masih punya jalan panjang. Tapi, meski begitu, kita masih harus terus maju, kan? Meskipun aku belum mendorongmu dalam hal itu!

"...Hanakai-san dan Nimura-san, mereka berdua tertarik pada Saji. Tapi, kalau aku ingat, bukannya Hanakai-san salah satu fans Kiba?"

Aku bertanya itu. Selama pertandingan melawan Sitri, aku pernah menggunakan [Pailingual] untuk mendengarkan suara hati Hanakai-san, dan pada saat itu, dia jelas punya keinginan pada Kiba. Nimura-san... Aku menegaskan bahwa dia sudah tertarik pada Saji pada saat itu, dan tampaknya itu saat dia tahu bahwa orang itu bisa diandalkan. Kusaka-san mengangguk sambil menjawab padaku.

"Ya, Ruruko adalah siswi kelas satu, dan diberi banyak bantuan oleh Gen-chan saat ia mulai melakukan pekerjaan OSIS, dan dari sana mulai sangat tradisional."

Yura menjelaskan lagi

"Momo-chan—Hanakai Momo sama seperti yang kamu bilang Hyoudou, dia cuma bisa memikirkan tentang Kiba Yuuto. Tapi, setelah dia melihat gairah Genshirou Saji saat Saji melawan Hyoudou dan pelatihan tak berujung, tanpa sadar dia mulai beralih ke sisi sana. Dibandingkan dengan pria tampan yang jauh, dia memilih pemuda berdarah panas yang berada di depannya. Meskipun gadis itu memiliki sisi yang suka mengejar idola seperti seorang gadis muda, dia juga cukup realistis."

Haah—, jadi itulah keadaannya. Meskipun target awalnya Kiba, secara bertahap dia mulai dicuri hatinya oleh Saji yang di sisinya, tanpa disadari. Mmm, hati perempuan memang sangat sulit untuk dipahami. Mata Kusaka-san bersinar lagi sambil dia berkata

"Tapi aku selalu setia pada Kiba. Meski aku tidak bergairah seperti Fukukaichou, Kiba benar-benar seperti itu sampai kamu tak bisa mencukupinya. Dia pun menjadi sedikit ramah sekarang daripada sebelumnya, sehingga dia juga lebih mudah untuk diajak bicara."

Sejak insiden dengan Kokabiel, itu benar bahwa Kiba telah melunak dan lebih ramah kepada orang-orang daripada sebelumnya.

"Kiba itu, dia benar-benar populer di sini juga. Y-Yah, bagaimana dengan popularitasku?"

Akhirnya aku bertanya itu. Aku berpikir bahwa Yura dan Kusaka-san akan meremehkan tentang itu, dan tidak mengharapkan bahwa mereka akan membebani pikiran mereka dengan serius untuk memikirkan hal itu, yang cukup tak terduga.

"Kalau seseorang yang move on pada Hyoudou-kun, kurasa mereka akan dibunuh oleh Rias-senpai atau Akeno-senpai.... Meskipun, aku berpikir bahwa wajahmu terlihat cukup tampan, dan masa depanmu terlihat cukup menjanjikan. Tapi, gadis-gadis di sekitar Hyoudou-kun terlalu kuat. ...Sebaliknya, gadis-gadis di Klub Penelitian Ilmu Gaib terlalu abnormal."

Be-begitu ya. Jadi itulah bagaimana orang lain melihat kami. ...Buchou dan Akeno-san, aku tidak berpikir bahwa mereka akan muncul begitu menakutkan di mata orang-orang di sisiku.... Aku berpikir bahwa semua anggota OSIS tak menyukaiku, tapi ini evaluasi umum yang cukup dan adil! Ini adalah pertama kalinya bahwa gadis-gadis di luar Klub Penelitian Ilmu Gaib telah mengatakan itu! Gawat! Rasanya aku akan meneteskan air mata! Apalagi, gadis-gadis di klub kita benar-benar memberi orang lain kesan seperti abnormal! Tapi, orang-orang seperti Xenovia dan Irina-san pasti akan membuat orang lain berpikir seperti itu! Sementara mau tak mau aku merasa tergerak oleh itu, tiba-tiba Yura berkata

"Mungkin aku lebih suka kamu daripada Kiba dan Genshirou."

—! Aku merasa sulit untuk menahan diri dengan pernyataan tiba-tiba itu! Aku segera berdiri dan bahkan suaraku terdengar cukup bingung.

"B-benarkah!? Yura!"

Yura mengangguk.

"Ah, aku mungkin suka tipe anak laki-laki yang kotor setelah bertarung.... Dibandingkan dengan Kiba dan Genshirou, kekuatan luar biasa Hyoudou adalah lebih maskulin."

"Apa itu maksudnya menjadi pujian untukku...?"

Meski tak tahu bagaimana untuk menanggapi, Kusaka-san tertawa riang dan berkata padaku

"Tsubasa-chan selalu memuji Hyoudou-kun. Kaichou dan Fukukaichou juga memujimu cukup sering. Perlawanan terhadap Gen-chan menjadi semakin bergairah."

J-Jadi begitu ya. Kaichou, dan bahkan Fukukaichou memujiku! Ini benar-benar... membuatku merasa malu.

"E-Eh...mendengar pikiran-pikiran tentangku ini dari gadis-gadis ini adalah sesuatu yang baru. Aku pun tak tahu apakah aku harus senang atau malu. ...Ah tidak, tentu saja aku akan senang."

Aku pun tak bisa bicara dengan baik! Be-begitu ya, evaluasi OSIS-ku lumayan baik! Atau harus dikatakan bahwa mereka memiliki kesan yang baik dariku? Ah, mengetahui itu dengan cara ini, pergi melalui semua pertempuran sulit mungkin bukan jadi hal yang sangat buruk. Sementara aku merasa malu, Yura melanjutkan

"Tapi, untuk Hyoudou, membandingkan kami dan gadis-gadis dari budak-budak Gremory, siapa yang lebih baik?"

"Itu, tentu saja! Aku akan mengatakannya dengan jelas sekarang!"

Memang benar bahwa gadis-gadis di budak-budak Gremory yang sangat berharga bagiku. Dibandingkan dengan OSIS, aku sudah berinteraksi dengan mereka lebih lama, dan kita sering melakukan hal-hal bersama-sama. Tapi, jika mereka hal yang terpisah, aku akan lebih bahagia!

"Benar juga, mau tak mau kamu memperhatikan Rias-senpai dan Asia-san. Mesum!"

Kusaka-san tidak mengatakan itu sebagai penghinaan, tapi mengatakan itu padaku dengan nada main-main. Yura menggerakkan wajahnya lebih dekat denganku, dan memintaku dengan berbisik

"...Pokoknya, dari gadis-gadis di budak-budak Gremory, bukankah Hyoudou suka seorang tertentu?"

"Eh? A-Ah, terlepas dari apakah itu Buchou, Asia, Akeno-san, Koneko-chan, atau Xenovia, aku suka mereka semua? Rossweisse-san juga bishoujo yang aku suka. Ada apa…?"

Tiba-tiba dia bertanya pertanyaan semacam ini.... Yura dan Kusaka-san menghela napas bersamaan.

"Itu benar-benar... mereka benar-benar memiliki nasib buruk."

"Benar juga...bahkan mungkin ini lebih berlebihan dari Gen-chan kami."

A-Apa, respon itu! Mereka berdua menatapku dengan heran!

"Ya, ada juga sesuatu yang kuperhatikan sampai aku ingin memahami..."

"Ah, aku juga ingin bertanya pada Hyoudou-kun tentang itu. Katakanlah, Hyoudou-kun—"

Mereka berdua bergerak lebih dekat! A-Apa yang ingin mereka tanyakan kali ini? Jangan bertanya lagi tentang perasaan pribadiku! Sambil aku merasa lebih bingung, mereka berdua mengatakan

"Pada akhirnya"

"Hyoudou dan Kiba"

""Siapa si penyerang dan siapa si penerima?""

.......

Untuk sesaat, aku tak mengerti apa yang mereka katakan. Usai aku mengerti, aku langsung gemetar dan kemudian berteriak

"Kiba dan aku tidak melakukan hal semacam itu!"

Gadis-gadis ini, mereka sudah rusak...! Aku benar-benar tak bisa tahan lagi!

Bagian 4[edit]

Beberapa hari setelah itu, selama cuti sakit Saji, aku tengah sibuk melakukan berbagai hal sehabis sekolah setiap hari dengan budak-budak Sitri sebagai anggota OSIS. Biasanya, aku tak bisa bicara dengan baik dengan anggota OSIS saat mereka bekerja, namun tampilan mereka ketika melakukan itu cukup segar, dan kita semua mengobrol dan tertawa cukup santai sambil bekerja. Usai bicaara dengan Shinra-senpai yang keras, Hanakai-san, dan Nimura-san, aku menyadari bahwa mereka bukanlah orang yang sangat menakutkan, mereka hanya dilahirkan sebagai gadis agak teliti. Jujur saja, ada begitu banyak gadis yang bersedia untuk bicara serius denganku akan sesuatu, dan hal baiknya. Besok, Saji akan aktif kembali, menyusul kesembuhannya. Bantuanku akan berakhir hari ini. Beberapa hari ini, meskipun aku melalui banyak hal karena aku melakukan banyak pekerjaan untuk pertama kalinya sampai aku terbiasa, aku merasa cukup senang tentang itu! Usai menyelesaikan pekerjaan untuk hari ini dengan sedikit rasa kesepian, aku kembali ke Kantor OSIS dan melihat—kue besar!

"K-kue ini...?"

Mau tak mau aku menanyakan itu. Ah, mencermati, di atas kue, itu 'Terima kasih untuk kerja kerasmu, Hyoudou Issei-kun' tertulis di sana! Sona-kaichou berjalan dari balik kue.

"Kue ini khusus disiapkan untuk Hyoudou-kun."

Apa! Kue ini disiapkan untukku!

"Guna mengungkapkan rasa terima kasih kami untuk pekerjaanmu menggantikan Saji, aku membuat kue ini."

Apa! Benar-benar ada kejutan khusus di akhir! Sona-kaichou yang keras benar-benar membuat kue sendiri! Kue itu juga dibuat hanya untukku! Ah, bahkan air mataku keluar! Sebagai siswi yang serius dari OSIS, dia benar-benar menyiapkan seperti ini untukku, itu benar-benar cukup mengharukan! Sementara aku merasa gembira, wajah gadis-gadis dari OSIS di sebelahku menjadi pucat. Kusaka-san bertanya pada Kaichou

"I-ini dibuat oleh Kaichou pribadi?"

"Ehh, benar."

Balasan Kaichou menyebabkan Yura, yang berada di sebelahku untuk menutupi wajahnya, dan dengan ekspresi yang sulit, dia berkata

"Bagaimana bisa...."

A-Apa yang terjadi...?

Shinra-senpai juga mencoba menjelaskan ke tatapan arah yang tampaknya menyalahkan dia.

"Aku, aku mencoba untuk menghentikannya..."

...Mendengar kata-kata ini, aku merasa agak gelisah; Kaichou memotong kue dengan tenang, dan kemudian menempatkan sepotong ke piring kecil dan menyerahkannya padaku.

"Ayo, Hyoudou-kun, silakan gunakan."

Bahkan dia memberiku sebuah garpu. Ini akan jadi buruk kalau aku tka memakannya. Tapi, tampaknya itu kue cokelat kelas atas... aku tidak mengerti, tapi berkata

"Itadakimasu."

Dan kemudian ditempatkan kue ke dalam mulutku. Lalu—.

.......

Apa yang menyebar di dalam mulutku—sakit!? Ouch! Panas! Pahit! Berbagai rasa yang berbeda menyatu bersamaan di mulutku! Apa ini!? Kue!? Kue ini tidak punya rasa kue yang seharusnya! Karena itu, aku pun tak bisa merasakan sedikit pun rasa manis! Apa sensasi kasar yang tersisa di lidahku ini!? Melihat erat-erat, ternyata terbuat dari krim kocok! Itu tak terasa seperti cokelat sama sekali! Jadi apa hal-hal hitam yang berada di kue!? Apa ini benar-benar tak bisa dimakan!? Ada suara 'Krek krek' dan 'Kara kara' yang dibuat gigiku, itu suara yang pasti tidak dibuat saat makan kue! Ini nggak enak! Bagaimanapun juga, kue ini tak bisa dimakan! Bagaimana bisa sangat sulit untuk makan kue ini!? Sebagai teman Kaichou, kue Rias-buchou bahkan jauh lebih lezat! Kemana orang yang bahkan belajar pengetahuan dan keterampilan bisa membuat kue seperti ini!? Wajahku menjadi pucat saat aku mencoba untuk menahan dorongan untuk muntah, mataku menjadi berair, dan butir-butir keringat dingin berkeringat diseluruh tubuhku. Kusaka-san berbisik di telingaku

"Hyoudou-kun! Kamu harus bertahan dan menyelesaikan makannya! Kue buatan Kaichou memiliki kekuatan untuk membunuh orang! Dia seorang jenius yang menggunakan berbagai bahan konyol untuk memanggang kue yang hanya terpikir sangat lezat! Kaichou memanggang kue setiap kali dia dalam suasana hati yang baik, dan dia akan menderita pukulan besar saat dia tahu bahwa itu bukan untuk selera kita!"

Yura juga berbisik ke telingaku

"Kaichou tiba-tiba sangat polos! Dia berpikir bahwa dia sangat pandai membuat manisan! Setiap kali, Genshirou selalu bertahan sampai selesai! Juga, karena Onee-sama Kaichou benar-benar menyukai rasa kuenya, kalau kamu menghancurkan hatinya, Maou itu akan datang untuk menghukummu!"

Beneran!? Ini sungguh sulit! Ini sungguh terlalu sulit, Sitri bersaudari! Leviathan-sama sungguh menyukai rasa ini! Apa yang salah dengan cita rasa kakak-beradik ini!? Lagipula, kamu terlalu hormat Saji! Kamu benar-benar bisa makan kue ini dengan senyum yang dipaksakan!? Ini memiliki kekuatan untuk membunuh Dragon King—tidak, ini kue yang memiliki kekuatan untuk membunuh Heavenly Dragon!

"......"

Kaichou diam-diam menatapku! Gawat! Sampai sini, menghabiskan kue ini akan jadi sejuta kali lebih baik daripada diserang oleh Maou! Dan ini juga khusus dibuat untukku oleh Kaichou! T-Tak ada pilihan lain selain terus makan!

"Terima kasih banyak! Aku akan bekerja keras! Fuahhh!"

Aku menarik napas dalam-dalam, dan aku mulai menyerang kue besar itu! Melihatku seperti ini, gadis-gadis di OSIS gemetar sambil mereka meneteskan air mata.

"Kamu terlalu ganas, Hyoudou!"

"Ahh, Hyoudou-kun sangat keren seperti ini!"

Meskipun pujian begitu terus-menerus datang dari mereka terhadapku, aku tak lagi dalam suasana hati untuk menanggapi....

Bagian 5[edit]

Malam itu, karena ketidaknyamanan perutku yang luar biasa, Buchou melihatku. ...Kue itu benar-benar terlalu keras pada sistem pencernaan. Buchou tersenyum masam saat ia berkata

"Kamu beneran makan semua kue yang Sona buat.... Gadis itu, dia pada tingkat merusak saat membuat kue."

Ya, itu benar-benar digolongkan merusak. Setelah itu, saat Saji tahu tentang apa yang terjadi, dia mengirimkan pesan singkat.

"Terima kasih untuk menggantikan tempatku dalam melakukan pekerjaan OSIS. Aku juga memberikan rasa hormatku yang tulus padamu untuk makan kue itu."

Ah, aku beneran makan semuanya, Saji.... aku juga mengagumimu, karena kamu masih harus terus makan kue semacam itu. Buchou membelai kepalaku dengan lembut, sementara aku berbaring untuk beristirahat di atas tempat tidur.

"Pokoknya, kamu sudah bekerja keras, Ise."

Ah, hanya menerima perawatan dan penghiburan orang ini membuatku merasa seolah-olah itu sungguh hal baik bahwa aku bisa pergi untuk membantu OSIS. Aku juga memiliki pemahaman yang lebih dalam pada anggota OSIS, jadi itu keuntungan yang cukup besar. Tapi, aku benar-benar tidak mau makan kue semacam itu untuk kedua kalinya!

Life.3 Ayo Berlatih![edit]

Bagian 1[edit]

Aku sudah memiliki pemikiran semacam ini cukup sedikit akhir-akhir ini.

Kalau seseorang yang bukan anggota dari Klub Penelitian Ilmu Gaib datang untuk mengunjungi ruang klub, biasanya adalah awal dari aktifitas mengganggu sampai enggan berpartisipasi didalamnya.

Suatu hari, orang yang datang dan mengunjungi ruang klub itu dari divisi SD Akademi Kuoh... Seorang anak SD...

Dia adalah seorang anak lelaki yang bersemangat, yang mengenakan seragam pendek Akademi Kuoh. Dia memiliki rambut runcing dan ada rasa kesombongan di matanya. Dilihat dari ketinggian, ia tampaknya sekitar kelas 5 atau kelas 6.

Meskipun tampaknya ia sedikit gugup, ia memberi salam antusias.

"S-Senang bertemu kalian! Aku Hoderi Yuukihiko! Aku kelas 6 SD Akademi Kuoh! Aku datang ke sini dengan pengantar Sitri Sona-san. Salam kenal!"

Saat anak itu menundukkan kepalanya dengan cepat, Buchou mengangguk dan berbicara,

"Ya, aku mendengar ceritanya dari Sona."

Lalu aku bertanya pada Buchou.

"....Karena dia tahu nama asli Kaichou, ia pasti manusia yang tahu identitas sejati kita."

Fakta bahwa anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib yang mana Iblis atau Malaikat adalah rahasia untuk murid normal di sini. Bukan nama sebenarnya, Kaichou juga berjalan dengan nama [Shitori Souna] di Dunia Manusia. Faktanya bahwa bukan hanya dia mengucapkan Kaichou dengan nama sebenarnya [Sitri Sona] tapi ia juga datang ke sini dengan pengantarnya. Baik-baik saja untuk mengatakan bahwa dia tahu identitas kita yang sebenarnya.

Sudah kuduga, Buchou mengangguk dan membenarkan hal itu.

"Dia dari keluarga bergengsi yang menangani dan mengumpulkan pedang Suci dan pedang Roh."

Jadi dia dari keluarga itu. Ada beberapa orang dari OSIS yang memiliki latar belakang yang sama. Saat itu, beberapa pertanyaan kemudian muncul di dalam pikiranku.

"Jadi mereka memiliki manusia dari daerah-daerah di divisi Sekolah Dasar juga!"

Kataku. Kita juga memiliki kapten klub tenis, Abe-senpai, yang juga seorang Beast Tamer, di divisi Sekolah Menengah Atas. Dia juga tahu bahwa kita adalah Iblis.

"Ada banyak orang dari latar belakang itu di masing-masing fakultas Akademi Kuoh yang bersekolah di sini sambil menyembunyikan identitas mereka."

Akeno-san menjawab pertanyaanku.

Oh ho, jadi sekolah kita memiliki orang dari latar belakang khusus. Yah, sekolah ini dibawah kendali Gremory sehingga hal semacam itu pasti mungkin, terutama karena Gremory bisa mendapatkan manfaat dengan berinteraksi dengan manusia khusus.

...Aku bisa mengerti itu, tapi kenapa dia datang dan kunjungi kami?

Buchou memulai percakapan.

"Hodori Yuukihiko-kun. Dari apa yang kudengar dari Sona, kamu datang dan mengunjungi kita untuk [debut]-mu?"

Saat Buchou bertanya, anak itu... Hoderi Yuukihiko mengangguk antusias.


"Di dalam kediaman kami, sebagai bagian dari ritual, setiap orang berpartisipasi dalam pertempuran nyata ketika mereka menginjak dua belas tahun dengan lawannya makhluk mistis... baik Youkai maupun Iblis. Kakak-kakakku sudah melakukan upacara saat di usiaku tapi... mereka bilang hanya aku yang takkan bisa...!"

Meskipun dia memiliki nada sopan untuk suaranya pada anak seusianya, aku bisa merasakan beberapa kemarahan dalam suaranya. Tampaknya dia memiliki kemarahan terpendam...atau lebih seperti ketidakpuasan.

"Jadi kakak-kakakmu sudah terlibat dalam kegiatan keluarga?"

Saat Buchou bertanya, Hodori Yuukihiko mengangguk,

"Ya. Kakak-kakakku semuanya melakukan tugas mereka dengan setia. Tapi…"

Dia menunjukkan beberapa ketidakpuasan di wajahnya dan cemberut.

"Mungkin karena aku yang paling muda, orang di rumah terus mengatakan hal-hal seperti [Selama kamu tidak menyebabkan masalah bagi orang lain, kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan.]... Dan karena biaya ritualnya, mereka bilang bahwa mereka tidak akan melakukannya... Bilang saja bahwa mereka membiarkan kakak-kakakku untuk melakukannya tapi aku tidak; kamu tak berpikir itu tak adil? Meski kakak-kakakku jauh lebih baik dariku, itu sangat tidak adil!"

Ah, sekarang dia bertindak lebih seperti usianya.

Singkatnya, anak ini ingin ritual, tetapi orangtuanya puas dengan kakak-kakaknya karena mereka baik-baik saja dengan tradisi rumah tangga. Oleh karena itu, mereka bilang [melakukan seperti yang kamu inginkan] sampai yang termuda.

Kiba melihat barang-barang yang Hoderi Yuukihiko pegang, kantong pedang.

"Pedangmu itu...."

Saat ia mendengar ucapan Kiba, ia meraih kantongnya.

"Ah, maksudmu ini?" Dia kemudian membuka tas....

Sebilah katana di sarungnya keluar; Aku bisa menggigil hanya dengan melihat itu....

Ini, apa ini? Aku mendapatkan perasaan yang sama seperti ketika aku melihat Pedang Suci dan Tombak Suci. Itu memberi getaran yang kita pun tidak boleh menyentuhnya.

"Ini adalah Pedang Roh-Suci, [Totsuka-no-Tsurugi]."

Oh, jadi ini adalah Pedang Suci ala Jepang! Tapi bukannya seperti katana, ini lebih seperti sebuah pedang kuno. Xenovia bereaksi saat dia melihat pedang itu.

"Pengguna Pedang Suci, jadi kamu adalah Bocah Samurai Pedang Suci."

"Xenovia, itu ungkapan Jepang yang salah."

"Ini pertama kali aku bertemu seorang samurai!"

Irina memarahi Xenovia dan Asia yang bersemangat. Sepertinya para anggota asing dari klub kami memiliki persepsi yang salah dari seorang samurai! "Bocah Samurai Pedang Suci" itu agak...

"Kalau kamu membicarakan tentang Pedang Suci Jepang, [Ame-no-Murakumo-no-Tsurugi] itu cukup terkenal." kata Akeno-san.

Ah, itu pedang yang Buchou bicarakan di dalam insiden Pedang Suci. Hoderi Yuukihiko bicara usai mendengar Akeno-san,

"Maksudmu Murakumo? Menurut rumor, itu bisa dipecah menjadi setengah selama insiden tertentu. Mereka bilang menyebalkan sekali untuk memperbaikinya."

Itu pecah! Seperti Excalibur, setiap Pedang Suci legendaris pecah semudah itu!

Pengguna Durandal juga idiot kekuatan dengan nama Xenovia...sepertinya nasib Pedang Suci legendaris adalah untuk digunakan dengan cara kasar...

"Totsuka-no-Tsurugi juga cukup terkenal, kan?"

Saat Buchou bertanya, anak itu mengangguk.

"Ada beberapa Totsuka-no-Tsurugi dari zaman kuno dan ini adalah salah satunya."

"Apa baik-baik saja untuk membiarkan putra bungsu tetap memegang itu?"

"Yeah, orangtuaku bilang [Selama kamu tidak menggunakannya untuk perbuatan jahat atau dicuri, itu baik-baik saja]. Kalau hal-hal itu terjadi, aku harus bertanggung jawab jadi kupikir mereka menyiratkan untuk menjaganya dengan nyawaku sendiri."

Sungguh kediaman berjiwa bebas! Kalau kamu adalah orang dari kediaman yang menangani Pedang Suci, seharusnya kamu menjaganya lebih baik?!

Aku memikirkan hal tersebut di dalam pikiranku tapi Rossweisse-san kemudian meminta Buchou untuk lebih menegaskan situasi.

"Jadi mengenai ritualnya, sesuai permintaan Hoderi Yuukihiko-kun, bagaimana [debut] pertempuran dengan makhluk mistis akan terjadi?"

Benar. Ini adalah masalah baik menerima atau menolak permintaan tersebut. Karena kita para Iblis, kalau kita memutuskan untuk menerima permintaan tersebut, kita perlu diberikan kompensasi yang sesuai.

...Tapi kliennya seorang bocah SD. Bukankah hal itu terlalu berlebihan untuk meminta kompensasi moneter?

"Kalau itu tenang saja, aku akan memberikan salah satu Pedang Suci dari rumahku sebagai kompensasi tapi aku tak bisa memberikan Totsuka-no-Tsurugi."

Dia mengatakan itu dengan santai! Sungguh?! Apakah boleh untuk menyerahkan sesuatu seperti Pedang Suci semudah itu?

Buchou menaruh tangannya di dagu dan memiringkan kepalanya sedikit

"Hmm, kita akan dibayar untuk ini, tapi kita perlu memikirkan tentang bagaimana bagian ritual ini akan terjadi sebentar."

Oh ho. Makhluk mistis...tapi bagaimana kita bisa membantu ritual yang melibatkan pertempuran dengan makhluk mistis? Tampaknya Buchou memikirkan masalah itu. Yah, membiarkan kita melawan anak ini adalah jawaban sederhana tapi...

"...Kalau ada yang melawan kita, mereka harus sangat kuat...kamu tidak punya pengalaman bertempur makhluk mistis sebelumnya, kan?"

Saat Kiba bertanya, Hoderi Yuukihiko mengangguk. Kiba membuat ekspresi canggung dan menggaruk pipinya.

Seperti yang Kiba katakan, Buchou juga, [King] kami, kita semua telah menjadi semakin kuat melalui pertempuran sengit. Aku adalah Sekiryuutei, Buchou memiliki Power of Destruction, Akeno-san adalah Pendeta Petir dan Cahaya, Kiba adalah Pengguna Pedang Suci-Iblis, Xenovia adalah Pengguna Durandal, Rossweisse-san adalah berbakat dalam sihir serangan balasan sementara juga mantan Valkyrie dan Gasper memiliki Sacred Gear yang menghentikan waktu. Koneko, yang duduk di pangkuanku, juga mampu menggunakan senjutsu dan cukup kuat untuk menghadapi cukup banyak lawan dan membuat mereka tidak berguna. Irina juga Malaikat Reinkarnasi di bawah Michael-sama.

Melawan orang-orang seperti kita...kalau aku di tempat anak itu, aku pasti akan menolak! Semuanya monster!

"....Kemudian, Asia-senpai?"

Koneko memiringkan kepalanya dan mengatakan itu!

"Kuu! A-Apa kamu memberitahuku untuk melawan Pengguna Pedang Suci itu?!"

Asia terkejut! Xenovia melingkarkan lengannya di bahu Asia dan mengangguk.

"Asia, ini semua untuk pendekar muda ini. Kalau dia melawan kita, dia akan kehilangan rasa percaya dirinya. Tunjukkan padanya kekuatanmu. Yah, setidaknya hanya berpura-pura."

"[Bishop] Asia-chan mungkin lawan yang sangat bagus! Ah, Tuhan juga pasti melihat mentalitas korbanmu juga! Jangan khawatir! Kalau mungkin kelihatan susah, Xenovia dan aku akan membantumu."

"Tentu saja! Kalau Asia berada dalam kesulitan yang mendalam, aku akan membantumu dengan Durandal-ku!"

Xenovia dan Irina mengatakan hal-hal konyol seperti itu! Terlibat, Asia membuat ekspresi khawatir dan gelisah!

Oi, kalian berdua! Apa yang kalian lakukan membuat Asia, yang bahkan bukan petarung depan kami, melakukan pekerjaan seperti itu! Asia, yang sangat sungguh-sungguh, akan melakukan pekerjaan ini sangat serius sampai dia akan siap untuk mati! Bukan itu saja, bukankah ide dua mantan petarung gereja bergabung melawan anak SD sangat kurang dewasa?!

"Pada akhirnya, kukira kita perlu meminta seseorang sekaliber sama atau memanggil seseorang yang mirip?"

Kata Rossweisse-san dengan tenang. Aku berpikir bahwa ini adalah satu-satunya cara saat akan melalui lawan yang cocok di kepalaku.

Tiba-tiba, pintu ke ruang klub terbuka!

"Aku mendengar ceritanya! Serahkan padaku!"

Orang yang memasuki ruangan dengan percaya diri adalah Azazel-sensei! Wajahnya bersinar! Orang ini pasti telah bersembunyi di suatu tempat dan mendengarkan kami secara rahasia!

Melangkah, Sensei berbicara dengan Buchou dengan suara energik.

"Aku punya ide bagus!"

""PASS""

Buchou dan Akeno-san menolak pada saat yang sama. Keduanya memberinya pandangan yang mencurigakan tanpa ragu-ragu! Sensei jelas akan memikirkan sesuatu yang bodoh, tak ada yang akan membiarkan dia untuk melakukan hal itu! Aku juga akan menolak permintaan tersebut!

"Anda mungkin membuat sesuatu yang aneh lagi?"

Kataku kepada Sensei sambil aku mendesah. Tapi Sensei, mengabaikan ekspresi khawatir kami, hanya meretakkan buku-buku jarinya.

"Fufu. Segera, kalian akan menyesali apa yang kalian katakan. Kebetulan, pihak Iblis dan aku melakukan proyek bersama mengembangkan sesuatu yang menyenangkan."

Mengatakan hal seperti itu, Sensei mengambil file dari sakunya.

"Lihatlah! Ini adalah briefing proyek untuk [Azazel Quest]! Menggunakan teknologi Iblis, Game Field, kita menciptakan suatu area RPG! Para teknisi dari pihak Iblis semuanya bergabung proyek: kiri, kanan dan tengah! Melalui pengenalan dari Sirzechs, kita juga mendapatkan bantuan dari para teknisi Ajuka Beelzebub, yang menyediakan kita teknologinya! Beelzebub saat ini sangat berbakat dalam menciptakan game begini!"

Aku membaca proposal yang kudapatkan dari sensei.

...Singkatnya, [Azazel Quest] ini menggunakan seluruh Game Field dan memberikan pengalaman tipe petualangan. Ini pengalaman RPG di mana dalam field besar, ada hal-hal seperti desa, gua, menara, dan kamu menjadi player, usaha melalui area itu. Tentu saja, ia bilang bahwa monster muncul selama petualangan. Sederhananya, itu adalah open-field RPG.

Oi! Sensei, apa Anda membuat ini dengan para Iblis?! Ini, apakah ini bahkan membantu Dunia Bawah sama sekali?! Sepertinya orang-orang dari kedua golongan hanya membuat ini untuk bersenang-senang?!

Sensei mengambil proposal lain, dan memberikannya kepada Hoderi Yuukihiko. Saat melihatnya, wajahnya cerah dan menunjukkan minat!

"Wow! Lumayan! Sepertinya menyenangkan! Disini juga bisa melawan monster, kan?"

Saat ia bertanya, sensei membuat ekspresi sombong dan mengangguk.

"Tentu saja! Ini adalah game RPG yang bisa dialami orang pertama, kamu bisa bertualang dengan rekanmu dan mengalahkan evil Dragon King!"

"Aku ingin menggunakan game ini sebagai Upacara Kelulusanku! Semuanya! Tolong berpartisipasilah dalam game ini denganku!"

Oh, wajahnya bersinar cerah... dia membaca proposal dengan hati-hati dengan tampilan yang murni di matanya... Karena kita selalu mendapat masalah dengan sensei, proposal ini seperti kontrak yang diberikan kepada kita oleh Grim Reaper. Yah, dia adalah Gubernur Jenderal Malaikat Jatuh yang tinggal di Dunia Bawah!

Sensei meminta Hoderi Yuukihiko saat menempatkan tangannya di bahunya.

"Jadi, nak! Aku akan menerimanya bahwa kamu akan bermain game ini?"

"Ya! Terima kasih banyak!"

"Yosh! Pilih tiga peran untuk rekan-rekanmu dari daftar ini! Kemudian kita akan mengurus peserta di akhir!"

"Ya! Wow~ rekan-rekan! Knight, Magician, dan Priestess...."

Haaaa..... anak ini, dia melihat proposal lagi, ini parah... Menempatkan tangannya di dahinya, Buchou mendesah dan memintaku.

"...Aku akan menyerahkan sisanya padamu, Ise."

Saat aku mendengar Buchou, mataku hampir keluar! Aku tersedot pada sesuatu yang bodoh lagi! Setiap kali aku terjebak dalam bencana ini, akhirnya aku selalu hampir mati!

"....Semoga berhasil."

Koneko bersorak padaku sambil duduk di pangkuanku tapi...

Ini adalah bagaimana aku dipaksa berpartisipasi dalam game yang Azazel-sensei buat....

Bagian 2[edit]

Liburan selanjutnya.

Aku menuju ke field dimana [Azazel Quest] berlangsung, teleportasi langsung dari Kediaman Hyoudou. Di depan mataku, gurun besar muncul dan melihat dari atas bukit, aku bisa melihat beberapa desa jauh. Ada juga hutan dan pegunungan keluar dari tanah....

Ini adalah tempat yang cukup besar, seperti game dunia terbuka. Berapa besar yang telah mereka buat dalam pengalaman RPG ini?

Aku satu-satunya berdiri di padang rumput. Tak satu pun dari orang lain dari teman-temanku datang denganku karena Sensei meminta aku saja untuk datang ke sini. Sepertinya yang lain adalah bagian dari game ini dengan cara lain atau bukan bagian dari game ini sama sekali. Berpartisipasi dalam game yang sensei buat dalam hari bebasku... aku yakin ini tidak akan berakhir dengan baik!

Saat aku merajuk, seseorang mendekatiku.

"Ah, kamu budak Gremory-senpai..."

Ketika aku berbalik, aku melihat Hoderi Yuukihiko menghunus pedang serta mengenakan light-armor... Oh, dia tampak seperti Hero dari game RPG dan terlihat cukup nyata karena dia juga mengenakan jubah.

Seperti biasa, aku mengenakan seragam Akademi Kuoh tapi ini dapat dianggap lebih seperti seragam Gremory pada saat ini.

"Kamu Hoderi Yuukihiko-kun."

"Mohon, panggil aku Yuukihiko."

"Aku menyadari bahwa kita belum perkenalkan diri secara resmi. Aku Hyoudou Issei, panggil aku Ise."

"Ya, Ise-senpai. Mohon bantuannya hari ini."

Kami memegang tangan. Yah, tampaknya dia bukan bocah nakal. Karena dia sepolos ini, dia telah ditipu untuk berpartisipasi dalam game ini dengan Sensei. Jujur, kami belum 'ditipu', tapi itu tak terelakkan kita akan 'ditipu' oleh Sensei, sumber dari segala kejahatan! Apa anak ini bahkan tahu bahwa senseiSadalah Gubernur Jenderal Malaikat Jatuh? Kemungkinan besar dia belum diberitahu itu...Hmm, tak heran jika menceritakan kebenaran itu adalah ide yang bagus... Sambil aku memikirkan itu, aku mendengar suara yang datang dari atas.

[Selamat Datang di Azazel Quest! Saya narator Anda, Azazel! Saat bermain game, silakan mencerahkan ruangan Anda dan bermainlah jauh-jauh dari televisi Anda sebisa mungkin!]

...Jadi, Anda naratornya. Dari nada suara Anda, sepertinya Anda sedang bersenang-senang. Dia juga yang mengatakan banyak hal acak!

"Oi~ Sensei, apa peranku? Seorang anggota party?"

Aku menunjuk diriku sendiri dan bertanya ke arah langit.

[Ah~ Anda bukan seorang Anggota Party, tapi hanya pendamping. Dengan demikian, Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Jika sesuatu terjadi, hanya mengatasinya dengan yang terbaik dari kemampuan Anda. Hmm, seperti debugger? Tidak, lebih seperti penyedia solusi?]

Debugger?! Penyedia solusi?! Jadi kalau sesuatu yang tidak terduga terjadi, dia memintaku untuk menyelesaikannya?! Game ini sedang dalam pengembangan kan?! Oioioi~! Jadi peranku bukan sebagai test player?! Mengabaikan pemikiranku mengenai masa depan suram di depan kami, Sensei melanjutkan.

[Seperti yang diminta sebelumnya oleh anak itu... Tidak, Hero, kami telah mengumpulkan anggota party! Sekarang, mari kita memperkenalkan mereka! Pertama, Priestess!]

Dengan suara mengumumkan dari atas, lingkaran sihir muncul di depan kami dan itu adalah lingkaran teleportasi. Sepertinya anggota party menggunakan itu untuk melompat ke lokasi kami.

Setelah cahaya itu menghilang, Priestess yang muncul di depan kami adalah Asia!

Mengenakan pakaian biarawati seperti biasa, Asia melangkah keluar dari lingkaran sihir!

[Priestess Asia!] Suara dari atas diumumkan. Jadi dia Priestess!

"Mohon bantuannya hari ini! Aku akan melakukan yang terbaik untuk mencapai peran yang telah Sensei percayai padaku!"

Asia penuh semangat. Apapun yang terjadi, aku akan melindungimu! Aku harus melakukan yang terbaik sehingga Asia-ku yang berharga tidak terluka oleh game yang dibuat oleh Sensei jahat ini! Tunggu, ia menempatkan seorang biarawati asli sebagai Priestess dalam game! Memang benar bahwa Asia adalah penyembuh kami!

[Selanjutnya adalah Wizard!]

Suara dari atas mengumumkan dan lingkaran teleportasi lain keluar. Dan orang yang keluar adalah...!

"Halo~! Aku Wizard, Levi-tan~☆"

Orang yang keluar adalah Serafall Leviathan-sama!!!

Mustahil?! Sungguh?! Kenapa Leviathan-sama berpartisipasi dalam game sampah ini?! Sementara aku bingung, anggota party lain muncul di depan kami! Lingkaran teleportasi lain muncul!

[Orang terakhir... adalah pria ini!]

Pst! Dengan cahaya terang memancar dari lingkaran, orang yang keluar adalah... seorang pria dengan kostum pahlawan spesial!

"Hahahahahaha! Aku Satan Red dari Satan Ranger, yang bergelar Clown"

.................

Mulutku terbuka lebar segera setelah aku melihat orang yang muncul di depan kami...

Dan tepat setelah itu, aku terkejut! Tidak mungkin! Ini Sirzechs-samaaaaaa! Aku bertemu Satan Red sebelumnya! Aku bertarung dengannya! Sirzech-sama mengamuk sambil mengenakan kostum itu! Dia cocok dengan gelar [Clown] juga, pilihan logis Sensei!

"Sungguh baik-baik saja untuk memiliki Clown dalam party?"

Ketika aku bertanya pada Hoderi Yuukihiko...

"Ah, kupikir bermain juga penting dalam sebuah petualangan."...

Dia menjawab seperti itu! Aku ingin menolak 'bermain' semacam ini! Dia akan mengalami apa artinya 'bermain' dua hari ini sampai dia sakit! Kakak Buchou dan kakak Kaichou ini keterlaluan!

Ketika aku menarik rambutku, dua Maou itu saling menyapa.

"Ara, itu Satan Red ☆"

"Fufufu, jadi kau adalah Magical☆Girl Levi-tan. Mari kita lakukan yang terbaik hari ini. Omong-omong, hari ini aku adalah Clown!"

"Aku juga Wizard hari ini ☆ Ufufufu, baik kamu dan aku diundang bermain di game yang cukup menarik ini ☆. Aku selalu ingin berpartisipasi dalam game yang Ajuka buat! Rupanya game ini memiliki catatan sistem yang sangat sedikit, jadi aku menantikan ini!"

"Sama. Meskipun ia mendapat beberapa catatan dari Ajuka yang sedang bereksperimen... Untuk dapat menciptakan karya original seperti ini... Azazel juga seorang jenius menciptakan jenis-jenis game."

Sepertinya dua Maou itu menikmati diri mereka sendiri.

Hei, Clown! Wizard! Oioioi! Sensei, kenapa Anda mengundang orang-orang ini sebagai anggota party Hoderi Yuukihiko!

[Hmm, sekarang semuanya di sini, saya akan menjelaskan rinciannya.]

Jangan cuma melewati situasi seperti ini! Jadi ini saja?! Apakah Anda menggoda dua Maou itu dengan posisi Anda? Lalu mereka datang, kan? Keduanya, yang mencintai macam-macam hal, dengan senang hati akan setuju dengan saran Sensei!

[Itu mudah. Hanya usaha di sekitar field hari ini. Level up dengan mengalahkan musuh dan menyelesaikan game dengan mengalahkan final Dragon King!]

Sensei menjelaskan rinciannya tapi....

[Omong-omong, dari sistem game ini, bila level anak itu adalah 5, Asia sekitar 20.]

Oh, tampaknya itu cukup adil. Kemampuan penyembuhan Asia adalah kedudukan tertinggi, pasti di sekitar itu.

[Dan level Wizard dan Clown adalah 5000. Yah, tampaknya baik-baik saja.]

"Apa yang baru saja Anda bilang?! Hanya dua ini yang berbeda dari kita, lebih seperti mereka keluar dari dunia ini! Bukan bos akhir saja tapi mereka tampaknya mampu menghabisi bos tersembunyi dalam satu tembakan yang dapat Anda temui usai menyelesaikan game! Kenapa?!"

Yah, meski level mereka cukup adil, untuk seorang pemula level itu sangat tinggi! Ini pada tingkat di mana pada dasarnya dapat melakukan apapun! Mereka pun dapat mencapai perdamaian tanpa berkeringat!

[Sekarang, Hero dan sekutunya! Pergi kalahkan Dragon King dan membawa perdamaian ke dunia ini!]

Setelah suara dari atas itu, petualangan dimulai! Kami juga dapat mendengar tema lagu pembukaan yang tidak terdengar agak buruk!

"Hero, mari kita pergi petualangan sama-sama hari ini!"

"Mari kita pergi dan habisi Dragon King itu ☆"

"A-aku melakukan yang terbaik juga!"

Clown Satan Red, Wizard Levi-tan, dan Priestess Asia berkata pada Hoderi Yuukihiko. Sepertinya dia juga bersemangat. Dia menarik keluar Totsuka-no-Tsurugi-nya dan menunjuk ke langit.

"Ya! Aku juga akan melakukan yang terbaik sebagai Hero hari ini!"

Ah, dia penuh semangat... dan aku harus mengikuti orang-orang ini sebagai penanggung jawab memilah masalah itu saat itu terjadi.... Aku ingin tahu apa peran yang lain punya ...?

Dan dengan demikian, aku menemani party level kerusakan dunia yang terdiri dari Hero pemula, Priestess, Wizard (Maou) dan Clown (Maou).

Bagian 3[edit]

Beberapa menit kemudian setelah berjalan di field.

[Slime telah muncul]

Dengan pengumuman, lingkaran sihir muncul di depan kami, dan sekelompok monster yang terbuat dari lendir keluar!

Ah, jadi ini adalah bagaimana monster muncul dan kita memulai petualangan dengan monster slime untuk pemula.

Hero, Hoderi Yuukihiko, mengeluarkan pedangnya dan menyerang sekelompok monster itu.

"Hyaaaaa!"

Slash! Dan seperti itu, ia mengalahkan sekelompok monster dengan mudah dengan Pedang Roh Sucinya.

[20 poin damage diberikan kepada monster Slime. Anda telah mengalahkan monster Slime.]

Jadi dia memberitahu kami damage juga. Ini menyenangkan dan mengganggu pada saat yang sama...

Pokoknya, Hero kita cukup terampil dengan pedang. Dia bukan pada level Kiba atau Xenovia tapi melawan monster normal, sepertinya dia bisa menghadapinya tanpa masalah. Melihat dia mengalahkan monster Slime, Wizard Levi-tan melangkah ke depan dan memegang tongkatnya.

"Hero-kun, lumayan! Aku tidak boleh kalah di sini! Majulah, Fire Shot!"

Pssst! Cahaya terang keluar dari ujung tongkat dan...

BOOOOOOOM! Membuat kejutan keras yang dapat dirasakan dari seluruh field, Hellfire turun dari seluruh tempat. Dengan lingkungan berubah menjadi lautan api, area itu berubah menjadi neraka.

....Ketika api mati, field terbakar ke tanah! Apakah Anda menghancurkan seluruh padang rumput hanya untuk membunuh satu monster Slime?! Maou-sama, kalau Anda tidak mengontrol kekuatan Anda, game field ini akan hancur!

[63 juta poin damage diberikan kepada monster Slime. Anda telah mengalahkan monster slime.]

Kami mendengar pengumuman! Aku tidak berpikir aku pernah mendengar nomor itu sebelumnya di RPG, kan?! Apa yang monster slime itu lakukan setara dengan damage besar yang diberikan oleh serangan itu?!

"Hm, lumayan juga, Wizard. Kau menghancurkan monster slime itu dengan mudah dengan mantra pemula."

Dan kemudian Clown kami, Sirzechs-sama berdiri di depan monster slime itu!

"Aku tidak boleh kalah di sini! Aku akan menunjukkan sirkus Clown!"

Beberapa bola pemusnah berbentuk melingkar terbentuk di tangannya. Bola itu melayang di seluruh tanah! Ini adalah salah satu sihir ultimate Sirzech-sama! Ini adalah sesuatu yang bahkan sihirku tidak bekerja!

"Aku memutar bola misterius itu seperti aku menyulapnya dan aku mengarahkannya pada musuh. Kemudian…"

Ping! Bola pemusnah melenyapkan monster slime itu dengan mudah!

"Oh, luar biasa! Musuh hilang tanpa jejak seakan-akan aku melakukan trik sulap!"

[Hilang tanpa jejak] apanya! Itu bukan trik sulap karena ia menghabisi musuh menggunakan Power of Destruction! Dia ini seperti badut! Dia bisa memenangkan seluruh game hanya dengan main-main! Seberapa kuatkah monster slime itu untuk Maou perlu menggunakan sihir utama pada mereka!

Kalau kita didampingi dua Maou, bagaimana kejahatan yang mereka atur oleh Dragon King jadinya?! Kumohon Dragon King jangan menjadi serakah dan hanya menjalani hidupnya di Deep Mountain diam-diam! Dua makhluk dengan kekuatan yang luar biasa bergerak untuk menghabisimu! Aku, bagaimanapun, tahu itu bodoh untuk mengatakan hal-hal itu di dalam game!

Babababa!

Tiba-tiba, melodi terompet keluar dari langit! A-Apa yang terjadi?! Aku bingung dan menatap langit dan ketika aku...

[Level Wizard dan Clown telah naik! Level Wizard dan Clown sekarang 5001!]

Level up?! Cuma dengan membunuh monster slime?! Tunggu dulu! Apa gunanya exp dari monster slime yang dihabisi oleh keduanya bisa level up untuk Maou level 5000?!

[Itu saja.]

Apa! Jadi Maou level up dari level 5000 tetapi hero yang level 5 dan Priestess yang level 20 belum level up?! Game ini, apa yang terjadi di sini?! Game ini bau kayak sampah!

"Aku tidak berpikir aku dibutuhkan dalam party ini!"

Seru Asia! Ya, itu benar! Mari kita hanya melihat dan mengamati game ini dari sisi denganku! Situasi ini semakin begitu tak terkendali sampai-sampai aku sakit kepala.

"Wizard dan Clown lebih kuat daripada yang kuharapkan! Sekarang aku tahu betapa lemahnya aku."

Hero berkecil hati sedikit! Tidak, untuk pertarungan pertamamu, kamu melakukannya dengan sangat baik! Kamu tidak perlu membandingkan kemampuanmu dengan keduanya! Wizard dan Clown di sana adalah yang terkuat sedunia!

Dengan itu, pertempuran pertama berakhir dengan pertandingan sangat seimbang. Setelah itu, berbagai monster muncul saat kita berkelana di field tapi mereka semua dikalahkan dengan serangan cepat Hero kami dan serangan pada level kehancuran dunia dari Wizard dan Clown.

Selama petualangan kami, kami memutuskan untuk mengunjungi sebuah desa. Rumah-rumah kayu yang dibangun sejajar dan desa dalam pakaian sederhana berjalan.... Hei! Aku terkejut saat aku melihat orang-orang desa!

"Ini adalah Kara Village."

Orang yang mengatakan itu adalah Xenovia!

"Xenovia! K-kamu mendapat peran sebagai seorang penduduk desa?"

Aku bertanya seperti itu tapi...

"Ini adalah Kara Village. Aku selalu mengatakan ini dengan perintah dari Sensei jadi aku cukup mengulangi [Ini adalah Kara Village] saja. Ini adalah Kara Village."

Xenovia mengulang kalimat sama seperti NPC dari RPG asli.

Untuk seseorang dari Gremory mengambil peran seorang penduduk desa... Tunggu, dia memegang Durandal! Kenapa pendekar pedang, yang memegang pedang suci ultimate, hanya memperkenalkan sebuah desa?! Kalau dia salah seorang warga desa, monster yang normal bahkan tidak akan berani menyerang desa ini! Tidak, ikut saja dengan kami!

"Desa ini tampaknya lumayan penuh. Aku ingin membeli senjata!"

Hero kecil kami berkeliaran di sekitar desa dan masuk ke dalam toko yang memiliki tanda pedang di tandanya. Kami punya cukup uang untuk membeli beberapa senjata. Ketika kami mengalahkan monster, mereka berubah menjadi koin segera. Yah, tampaknya itu adalah bagian dari sistem game. Kami mengikuti Hero kami ke dalam...

"Selamat datang, apa senjata yang Anda cari?"

Orang yang menyambut kami adalah... si pemilik toko tampan, Kiba!

"Saya akan mempersiapkan setiap Holy Sword atau Demonic Sword yang Anda minta."

Setelah mengatakan ini, ia menghasilkan beberapa pedang! Tempat ini konyol! Kiba, yang dapat menghasilkan pedang Suci atau Iblis semaunya, menjalankan sebuah toko senjata di desa pertama! Apa dia akan membuat kami beberapa pedang Suci-Iblis kalau kita minta?!

"Aku ingin Ice Demonic Sword ☆. Kupikir seorang Wizard dengan senjata tampaknya lumayan juga."

"Lalu aku ingin Fire Demonic Sword. Aku belum dalam pertempuran akhir-akhir ini jadi aku merasa bahwa aku kurang dalam offensive ability-ku."

Wizard Levi-tan dan Clown Satan Red mengatakan sesuatu yang begitu konyol dan meminta Demonic Sword! Kalian, kalian tidak perlu hal-hal seperti itu! Kalian sudah punya kekuatan yang cukup untuk menghancurkan dunia! Ini akan memiliki efek sebaliknya dan mengurangi poin damage menyerang kalian!

Sama seperti itu, party Hero kami telah membeli senjata dari desa pertama. Ketika kami kembali ke field, kami menuju sebuah gua saat diperjalanan menebas monster dan kami memutuskan untuk menjelajah ke dalam gua. Kami maju melalui gua dengan mudah, mengalahkan monster di dalamnya... Karena kita punya dua Maou, kami hanya dapat bersantai dan menggigil!

Masalah yang perlu kukhawatirkan terus-menerus adalah kemungkinan kami runtuh karena serangan dari Wizard dan Clown. Hal ini dapat menyebabkan sebuah gua dalam kecelakaan jadi aku hanya ingin menghindari itu.

"Sudah lama sejak aku membuat bola pemusnah kecil ini."

Satan Red, yang membuat bola kecil dari ujung jemarinya, mengarahkan itu pada musuh dan...

"Cukup sulit mengendalikan kekuatanku ☆"

Levi-tan yang membekukan musuh sambil memiringkan kepalanya! Bahkan monster di dalam gua dihabisi oleh dua Maou!

Selama petualangan, kami juga menemukan peti harta karun dan mendapat beberapa jenis herb tapi karena kita punya Asia, kita tidak akan membutuhkannya. Juga, karena Wizard dan Clown begitu kuat, tak ada seorang pun di party menerima damage! Sensei, keseimbangan dalam game ini benar-benar runtuh!

Ketika kami berjalan lebih dalam ke dalam gua, kami tiba di daerah yang cukup luas. Rasanya seperti bos hampir keluar dan segera setelah aku memikirkan itu, kami mendengar suara.

[Lizardman telah muncul.]

Ada pengumuman yang memberitahu kita bahwa seekor monster sudah muncul! Lizardman? Hibrida manusia kadal? Atau monster kadal?

Saat aku membayangkan kadal humanoid, makhluk yang menunjukkan diri dari kedalaman gua itu...

Duk Duk!

Makhluk yang menunjukkan dirinya dengan jejak yang bergemuruh seluruh gua adalah monster dengan tubuh besar! Memiliki lengan besar dan kaki, sosok besar dari seekor Naga! Ini bukan Lizardman! Sebelum aku mengeluh, aku cukup familiar dengan Naga yang punya peran Lizardman!

".....A-Aku L-Lizardman..."

Naga yang mengatakan malu-malu itu adalah... Tannin-ossan!

"O-Ossan! T-Tidak mungkin, kenapa ossan melakukan hal seperti Lizardman..."

"Oh, lama tak jumpa, Hyoudou Issei. Yah, aku sudah diminta oleh Jenderal Azazel untuk membantu anak laki-laki berubah menjadi seorang pria. Tapi begitu aku sampai sini... katanya peranku adalah ini."

Ini terlalu berlebihan! Lizardman itu adalah mantan Dragon King! Itu bukan kadal humanoid sama sekali! Itu adalah Naga! Dragon King juga!

[Ini adalah peristiwa penting yang hanya melawan Hero saja! Yang lainnya tidak memasuki pertarungan! Sekarang, Hero! Kalahkan Lizardman!]

Kami mendengar dari langit! Astaga! Menyerahkan yang lemah pada dua Maou tetapi menyerahkan Tannin-ossan, untuk Hero sendiri?!

".....A-aku takut. Tapi Lizardman ini pasti berbeda sama sekali dari lawan yang kita lawan sampai sekarang! Aku akan melakukan yang terbaik sebagai seoranag pahlawan!"

Hero Hoderi Yuukihiko, menarik Totsuka-no-Tsurugi-nya dan menyerang! Tidak tidak tidak! Bocah ini, karena semua orang dalam party sangat kuat, ia berpikir bahwa ia menjadi lebih kuat juga! Itu delusi! Lawannya adalah Naga kelas Ultimate!

Tapi, Kid Hero ini, tiba-tiba, tengah berjuang melawan Tannin-ossan dengan gerakan cepat dikombinasikan dengan keterampilan pedang mengesankan. Bahkan ossan berseru [Oh ho] diam-diam ketika melihat keterampilan pedang Hoderi Yuukihiko.

"Seperti yang diharapkan dari manusia dari keluarga yang menangani pedang Roh-Suci, sepertinya kamu telah terlatih dalam ilmu pedang. Tapi…"

Ketika ossan mengayunkan lengannya, Hoderi Yuukihiko terhempas kebelakang oleh angin yang dihasilkan.

"Kamu masih kurang pengalaman nyata. Baiklah, aku akan melatihmu hari ini! KembaliLah setelah ukiran takut Naga ke dalam hatimu hari ini!" Ah... Ossan itu menjadi bersemangat. Aku tahu semua tentang hal ini karena aku sudah dilatih olehnya sepanjang musim panas. Begitu dia seperti itu, dia tidak berhenti sampai lawan akan mati atau sampai dia puas.

"Uuuuuu dia baru bilang dia adalah Naga! Bukankah dia seekor Lizardman?!"

Hero kami mengayunkan pedangnya sambil menangis! Yah, itu cukup baik bahwa dia tidak melarikan diri, dia punya kemauan yang kuat. Aku bisa mengerti mengapa ossan itu ingin melatih dia.

"Hmm, lakukan yang terbaik, nak."

"Bertarung melawan Tannin akan menjadi pengalaman besar ☆. Pengalaman pertempuran nyata adalah tentang kualitas dan bukan kuantitas pertempuran ♪"

Baik Clown dan Wizard mengangguk dan menonton pertumbuhan anak itu... Kalau kamu memikirkan hal itu, saat ini kamu punya dua Maou sebagai rekanmu, lawanmu adalah mantan Dragon King dan Gubernur Jenderal Malaikat Jatuh di atasnya. Bukankah itu pengalaman yang mulia...? Yah, anak itu ingin pertempuran melawan makhluk mistis sehingga pada akhirnya, meski kupikir game ini sampah, anak ini akan memperoleh pengalaman berharga.

"Asia, saat Yuukihiko hampir mati, tolong sembuhkan dia."

"Ya."

Dukungan ini juga sempurna. Bahkan bagiku yang baru saja mengamati situasi, situasi ini bagus untuk melatih anak itu dan jadi, aku memutuskan untuk hanya melihat dari sisi.

Bagian 4[edit]

"...................."

Hero anak SD benar-benar tersingkir seakan rohnya hilang dari tubuhnya. Ia berhasil melawan Tannin-ossan selama satu jam. Ossan itu pergi dan Asia juga menyembuhkannya kapanpun diperlukan tapi melihat dia melawan mantan Dragon King selama satu jam, kebugaran fisiknya seharusnya dalam kondisi sangat baik dan masa depannya tampak sangat cerah.

Usai menempatkan dia di punggungku, kita keluar gua. Kita melanjutkan game, dan melakukan perjalanan ke [Dragon King Tower] di mana bos terakhir kami, Dragon King, tinggal.

Yah, karena kita punya dua Maou, pertempuran tidak akan terlalu sulit dan mereka memang melawan musuh dengan senang hati. Kedua Maou itu sepertinya menikmati game ini.

Saat kita naik gunung, kita mencapai menara batu dan sementara mengalahkan yang lemah...

"Selamat datang!"

Empat musuh memblokir jalan kita.

"Kami adalah Four Heavenly Guardian yang melayani Dragon King!"

Orang-orang yang muncul sambil mengatakan itu... Irina, Rossweisse-san, Koneko dan sebuah kotak kardus! Garis depan terdiri dari Irina, yang mengeluarkan halo dan sayap Malaikat, Rossweisse-san, dalam seragam Valkyrie yang biasa, Koneko, yang mengenakan seragam Akademi Kuoh, dan sebuah kotak kardus. Kotak yang didalamnya Gasper. Irina bicara dengan suara yang tampaknya dia menikmati dirinya sendiri.

"Fufufu! Kalian telah berhasil datang jauh-jauh ke sini! Aku salah satu dari Four Heavenly Guardian, Angel of Love and Hope, Irina!"

"Aku salah satu dari Four Heavenly Guardian Battle Valkyrie, Rossweisse. Aku disewa seharga 5000 yen. "

"....Sama seperti mereka, aku salah satu dari Four Heavenly Guardian, Queen of the White Tiger, Heaven Cat. Omong-omong, nama karakter kita semua telah diputuskan oleh Sensei."

"Woof...... A-aku juga salah satu dari Four Heavenly Guardian, Vampire Box of Darkness."

Four Heavenly Guardian... semua orang dari Klub Penelitian Ilmu Gaib! Bukan itu saja, nama mereka juga mengerikan! Irina memiliki julukan yang bahkan tidak cocok untuk prajurit jahat, dan Gasper hanyalah sebuah kotak kardus! Vampire Box of Darkness?! Nama itu terdengar seperti berasal dari urban legend menyebalkan!

Gasper sepertinya dia selalu muncul di semacam keadaan dalam kotak kardus!

"Sekarang, Hero! Bila kau ingin melawan Dragon King, kau harus mengalahkan... T-Tunggu, Kid Hero, dia pingsan?"

Irina yang antusias menjadi bingung usai menyadari situasi kita. Kid Hero masih belum sadar dan masih di punggungku.

"Dan meski itu kita, melawan dua Maou agak... Aku tidak berpikir 5.000 yen bisa dipotong."

Mengamati party kami, Rossweisse-san mengerutkan kening. Berapa banyak yang kamu bersedia terima untuk melawan Maou?!

[Ah, kemudian biarkan Hero bertarung sendiri lagi.]

Suara dari atas bicara seperti tidak peduli! Sensei, Anda bosan?! Astaga, dasar developer tidak sopan Anda ini!

Tapi karena kita sudah sampai di sini, aku harus membangunkannya. Aku meletakkan Hero kami turun dan menampar pipinya.

"Oi, Hero, kita sampai ke dungeon akhir~ Four Heavenly Guardian telah muncul~"

"...Ugh ..Woah ...A-Apa?"

Yah, dia bangun. Karena Asia menyembuhkan luka-lukanya, sisanya tergantung pada kehendaknya dan kekuatannya. Meskipun kekuatannya pasti mencapai terendah usai melawan Tannin-ossan, mari kita mengayunkan pedang terhadap Four Heavenly Guardian setidaknya sekali saja usai kita mencapai sini.

Usai menyadari apa yang terjadi, ia meraih pedangnya dan menyerang mereka dengan ekspresi penuh air mata di wajahnya! Seperti yang diharapkan, dia berjuang melawan Four Heavenly Guardian. Anggota klub kami yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan Iblis biasa...

"Uuuuuuu! Aku tak tahu seberapa kuat makhluk mistis iniiiiiiii!"

Hoderi Yuukihiko berusaha menahan air mata dan berteriak. Hei, ada tingkat keterampilan dalam diri makhluk mistis. Semua pertempuran bos, kamu sudah melawan Iblis Kelas Atas.

Tapi karena biasanya, orang-orang tidak mendapatkan kesempatan, kami semua berpikir ini akan menjadi pengalaman yang baik bagi Hoderi Yuukihiko, jadi kami memutuskan untuk hanya menonton pertarungan.


".........................."

Kali ini, roh Hero itu tampaknya keluar dari tubuhnya. Ia meneteskan air liur di semua tempat dan bola matanya juga membalik. Dia sangat hancur sampai ia pun tidak memberi kita reaksi ketika aku menampar pipinya. Yah, dia melawan keempatnya selama setengah jam jadi kupikir kamu telah berjuang dengan baik meski mereka main-main. Bahkan, untuk anak SD melawan ini dengan baik, itu sangat mengesankan. Seperti yang diharapkan dari seorang anak yang berasal dari keluarga yang menangani Pedang Roh.

Satu-satunya musuh yang tersisa adalah Dragon King, bos terakhir kami tapi.... Tidak aman untuk mengatakan itu The Rite of Passage, diminta oleh anak itu untuk melawan makhluk mistis, sudah mencapai sukses?

Bahkan, karena kita sudah sampai sini, kita harus melihat wajah bos akhir sekali saja.

Usai mendaki sampai ke puncak, kami tiba di depan takhta yang dihias.

Orang yang duduk di atas takhta itu memakai armor tampak menakutkan.... Saji?! Saji, tidak, Dragon King, melihat kami dan berdiri sambil mulai tertawa.

"Hahahahaha! Aku adalah Dragon King of Darkness, Vritra! Hahahahaha!"

Oh ho, dia cukup bersemangat kulihat. Tapi Saji sebagai bos akhir huh. Dragon King of Darkness, Vritra...

"Heroes! Kalian telah berhasil tiba di sini! Tapi bagi kalian mengalahkanku adalah...."

Ketika ia berteriak, ia melihat lebih dekat pada tim kami... khususnya, Wizard kami, dia sangat terkejut sampai sepertinya matanya bermunculan.

"....T-T-Tunggu dulu! Apa yang Serafall-sama lakukan di sini?!"

"Hei~☆ Saji-kun, lama tak jumpa~♪ aku datang ke sini sebagai Wizard hari ini~☆"

"Dan Clown/pengganti pahlawan adalah Sirzechs-sama."

Kira-kira aku memberitahunya. Clown Satan Red juga menunjuk jarinya ke arah Dragon King Saji dan berkata dengan suara penuh sukacita.

"Dasar Evil Dragon King! Kita datang ke sini untuk menghabisimu!"

Ketika ia mendengar itu, Saji sangat ketakutan.

"AAAAPPPPPAAAAA?! T-Tunggu! Ini berbeda dari apa yang kudengar dari Azazel-sensei?! Ini sangat berbeda?! Ini sungguh game yang mustahil untuk diselesaikan! Ini sangat mustahil bagiku untuk menyelesaikan game ini!"

Ya, ini adalah sebuah game yang mustahil! Kalau aku menghadapi dua Maou, aku akan mengatakan itu juga. Tapi Satan Red dan Levi-tan penuh kegembiraan.

"Karena Hero kami telah jatuh, itu diserahkan padaku, Wizard dan Priestess, kita bertiga mengalahkan Dragon King! Benar, tidak? Levi-tan!"

"Tentu saja, Satan Red! Mari kita membalas dendam untuk Hero kami! Persiapkan dirimu, Dragon King!"

Mereka berdua pergi ke sebuah sikap tempur melawan Dragon King dengan tatapan serius! Melihat itu, Saji, hendak menangis, mengambil keputusan dan mengeluarkan api hitam dikombinasikan dengan ular raksasa seakan tak ada salahnya.

"TAAAAIIIII! Aku tahu bahwa menghentikan Serafall-sama pada saat ini adalah mustahil! Karena sudah begini, mari kita melakukan yang terbaik sampai aku mati!"

Menggunakan Vritra Promotion, Saji berubah menjadi naga raksasa! Dua Maou menyerang Saji yang berubah menjadi naga!

Begitu pertempuran antara Dragon King dan dua Maou dimulai, menara ini dihancurkan seperti bukan apa-apa. Membawa Hero kami, Asia dan aku melarikan diri dari menara! Ini bukan main-main! Aku akan melarikan diri!

5 menit kemudian... di dalam blok menara bolong, Saji terbaring tak bergerak.

"Kita menang! Kita sudah menang!"

"Kita sudah mengalahkan Dragon King!"

Kedua Maou meraih tangan masing-masing dan berani untuk merayakan kemenangan mereka. Tentu saja kalian akan menang. Beristirahat dalam damai, Saji...

""Apa yang terjadi disini?""

Entah dari mana, kita mendengar suara-suara lainnya. Saat kita berpaling ke arah sumber suara-suara tersebut, Sona-kaichou dan Grayfia-san berdiri di sana! Keduanya tampak marah! Melihat mereka, dua Maou juga bergidik!

"I-ini. Azazel meminta apakah aku ingin mencoba game ini..."

"I-Itu benar, Sona! Ini adalah pekerjaan penting membuat anak laki-laki itu menjadi Hero!"

Keduanya mulai mengeluarkan alasan tapi, Kaichou dan [Ultimate Queen] tidak akan mendengarkan... Pada akhirnya, dua Maou itu diseret dengan menjewer telinga mereka.

"Aku akan mendengar detailnya sepulangnya di Istana. Mengabaikan pekerjaanmu dan bermain-main dalam game, aku tidak bisa memaafkanmu saat ini."

"Onee-sama. Mari kita bicara serius tentang masa depanmu hari ini, oke."

Lingkaran teleportasi telah muncul dan dua Maou telah dibawa kembali oleh keluarga mereka. Jadi titik lemah dari yang disebut makhluk ultimate di alam semesta adalah keluarga mereka! Hmm, baik Sona-kaichou dan Grayfia-san sungguh menakutkan saat mereka marah...

Dan, telah ada kemajuan di ruang kontrol di mana suara dari atas datang. Kami mendengar suara marah lain selain Sensei.

[Azazel, apa yang kamu lakukan di tempat seperti ini?]

[Glek! Shemhazai! Apa yang Wakil Gubernur Jenderal lakukan di sini?!]

[Itu kalimatku! Aku belum mendengar sepatah kata pun bahwa kamu sedang membuat game seperti itu! Apa kamu menggunakan dana Grigori lagi?! Robot yang mencurigakan, UFO tidak berguna dan sekarang, game aneh ini... Kenapa kamu selalu membuat sesuatu yang bodoh seperti ini!]

Sepertinya Sensei juga dikawal oleh bawahannya. Juga, Anda membuat ini secara rahasia?! Yah, aku tahu itu!

Setelah itu, sejak game selesai, kami keluar field.


Kami belajar usai insiden itu, [Azazel Quest] masih tengah dikembangkan tetapi Sensei telah diusir dari proyek ini dan orang lain dari Grigori mengisi posisinya. Game ini dikembangkan untuk manusia dengan kemampuan khusus yang ingin melawan makhluk mistis.

Omong-omong, orang yang memberitahu Kaichou, Grayfia-san dan Shamaizai-san semua ini adalah Buchou. Dia mengamati ini secara rahasia dan saat kejadian itu berkembang dan dia belajar lebih banyak dari ini, dia menghubungi orang-orang yang tepat.

Klien kami, Hoderi Yuukihiko, telah mengalami rasa takut dari ini, tetapi sepertinya dia bersenang-senang dengan mengatakan hal-hal seperti [Terima kasih banyak! Aku akan pergi ke bidang pekerjaan ini sebagai tujuanku!]

Meskipun ia pingsan, sepertinya ia mengembangkan minat yang mendalam dalam dunia makhluk supranatural..... Karena dia bisa berpikir dengan cara ini usai melawan musuh yang kuat begitu, masa depannya tampak sangat cerah.

Juga, pada dasarnya aku karakter sampingan sepanjang waktu ini! Aku tak tahu apakah aku sudah tersesat atau tak memperoleh apa-apa! Ah, aku sangat lelah. Ketika aku terlibat dengan Sensei atau Sirzechs-sama, sesuatu yang begitu bodoh selalu terjadi padaku!

"Oi, Ise! Sekarang aku membuat game di mana kamu berburu monster dengan senjata. Lawannya adalah Dragon King dan mantan Dragon King serta Heavenly Dragon! Tolong jadilah musuh kali ini!"

Sensei sepertinya dia membuat sesuatu yang bodoh lagi! Duh, berapa banyak kesulitan yang Anda dapatkan untuk Legendary Dragon?! Hentikan itu!

Life.4 Worship☆Dragon God Girl[edit]

Bagian 1[edit]

Suatu sore selama akhir pekan, semua orang (semua gadis yang tinggal di rumahku) di kamarku bermain Game of Life versi Dunia Bawah.

Irina tiba-tiba membuka mulutnya dan berkata.

"Omong-omong, bukankah seharusnya kita memiliki semacam Puri atau Kuil untuk Ophis-san? Dia kan Dragon God."

…seperti itu.

Puri, kuil...?

Benar. Ophis dikenal sebagai Ouroboros Dragon. Yah, [Mantan] sih.

Koneko berkata sambil memutar roulette.

"......Naga selalu disembah sebagai dewa dan merupakan simbol kekuasaan. Bahkan rata-rata naga lebih kuat dibandingkan dengan sebagian besar monster, jadi biasanya mereka disembah sebagai [Dragon God]."

Aku juga mendengar itu dari Rias dan Sensei.

Baik di dunia Timur dan Barat, Naga selalu jenis simbolisasi kekuasaan dan dari perspektif manusia atau makhluk lain, mereka dianggap mengancam makhluk. Jadi dalam kesempatan, Naga dianggap makhluk luar biasa yang dapat dibandingkan dengan Dewa.

Aku menemui Naga kelas atas sampai Naga legendaris dan mereka semua menakutkan.

Manusia normal atau Iblis Kelas Rendah mengalami kesulitan melawan Naga. Yah, karena rata-rata naga itu kuat, jadi tidak aneh bahwa mereka tengah dipuja sebagai Dewa di berbagai belahan dunia.

Setelah Koneko, Akeno-san melanjutkan penjelasannya.

"Bahkan untuk Naga, yang terkuat dan paling mulia adalah [King of Dragons], Dragon King. Makhluk yang bahkan lebih agung dari [King] adalah [God of Dragons]"

[King] pastinya Five Great Dragon King. [God] pastinya Infinite Dragon God Ophis disana dan True Red Dragon God Emperor pastinya Great Red. Kalau aku memikirkan hal itu, keduanya memiliki [God] di nama mereka. Yah, Great Red juga dapat disebut [Dragon of Dragons], [True Dragon] atau [Apocalypse Dragon].

Tapi makhluk... mulia huh. Aku melirik Ophis.

"Hm?"

Loli Dragon God-sama menyadari tatapanku dan memiringkan kepalanya dengan tanda tanya di atas kepalanya...

Aku tahu bahwa Ophis adalah spesial dan Naga yang sangat kuat tapi...

Terlepas dari partnerku yang terpercaya, Ddraig, dan rival Ddraig, Albion, satu-satunya Naga yang kukagumi adalah Mantan Dragon King, Tannin-ossan...

Dragon King lain yang kukenal adalah Sloth Dragon King, Dragon King yang mengeluarkan kutukan mematikan dan liar dan Dragon King hebat... tapi tak ada Noble Dragon King! Hanya fakta bahwa Tannin-ossan, yang menyerah menjadi Dragon King tapi masih bertindak seperti Dragon King, membuatku curiga pada kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi seekor Dragon King!

"Sebagai referensi, karena mereka lebih kuat daripada Dragon King tapi tidak sekuat Dragon God, Sekiryuutei dan Hakuryuuku menjadi [Two Heavenly Dragon]"

Ravel memberi informasi tambahan.

Oh, jadi ada semacam cerita di balik Two Heavenly Dragon.

Rias, yang duduk di sampingku, meneguk air di cangkir dan bertanya pada Ophis.

"Meskipun membangun Puri sedikit terlalu berlebihan mengingat posisi kita, kalau itu hanya sebuah kuil kecil... Hei Ophis, kamu suka kuil?"

Ketika Rias bertanya, loli Dragon God-sama kita memiringkan kepalanya. Dia membuat gerakan lucu ketika dia tenggelam dalam pikirannya. Seperti biasa ekspresinya kosong tapi tetap saja sangat lucu!

Melihat reaksinya, Rias tersenyum dan mengangguk.

"Melihat Ophis yang biasanya akan jujur mengatakan tidak ketika dia tidak suka hal-hal menjadi jauh di dalam pikiran, sepertinya dia juga tertarik. Waktunya juga bagus karena saat ini kita sedang berkonsultasi pada masalah tertentu. Mari kita bertanya pada mereka tentang ini juga."

Aku tidak mengerti apa yang Rias katakan pada saat itu tapi...

Setelah memutuskan bahwa kita harus mengakhiri percakapan ini di sini, kami kembali ke Game of Life versi Dunia Bawah

Lalu…


Liburan kami berikutnya.

Untuk menyambut tamu yang datang hari ini, kami telah berkumpul di ruang teleportasi lantai bawah rumah (Kiba dan Gasper juga datang).

Aku menduga itu adalah orang yang terlibat dalam [Masalah tertentu] yang telah Rias sebutkan sebelumnya...

Saat aku mendengar nama orang itu dari Rias untuk pertama kalinya, aku sangat terkejut. Orangnya itu jadi gadis itu...

Saat aku memikirkan itu, lingkaran sihir bersinar dan ada Torii merah!

Oh! Torii! Yang baru saja keluar dari lingkaran sihir! Tunggu, Torii ini familiar untukku! Ya, ini dari Kyoto...

Dengan cahaya yang keluar dari lingkaran sihir, ruang di tengah Torii telah ber-warp. Pada saat yang sama, beberapa kepulan asap muncul. Ah, itu sama seperti sebelumnya.

Sambil aku memikirkan itu, seseorang muncul dari Torii adalah...

"Lama tak jumpa! Putri Yasaka, Kunou telah tiba!"

Orang yang keluar dari Torii dengan penuh semangat yang mengenakan pakaian miko dan memiliki rambut pirang. Itu Kunou!

Melihat dia dengan telinga hewan yang lancip berdiri dan ekor lembut gemetar, itu sangat lucu.

Kunou adalah putri Youkai yang kita berhutang budi ketika murid kelas dua Akademi Kuoh termasuk aku pergi ke Kyoto untuk perjalanan sekolah. Ibunya adalah pemimpin Youkai Kyoto dan rubah ekor sembilan... Yasaka-san! Karena dia wanita cantik asli dan juga memiliki payudara yang besar, aku ingat dengan jelas!

Kunou juga membawa gadis kuil bertelinga rubah yang datang padanya. Kemungkinan besar mereka youkai rubah Onee-sama yang pernah kita temui sebelumnya. Ah, rubah Onee-sama juga hebat!

Aku berkata kepada putri kecil kami.

"Selamat datang, Kunou. Tidak sopan dari kita untuk membiarkan kamu berdiri di sini dan bicara sehingga mari kita ke atas?"

"Hmm! Lalu, maaf mengganggu!"

Jawabannya sangat energik.

Setelah itu, kita memimpin Kunou dan pengikutnya ke ruang VIP kediaman Hyoudou. Ketika kami tiba di sana, BANG! Youkai rubah Onee-sama membungkuk pada Kunou dan kami dan menghilang dari ruangan, meninggalkan jejak asap.

Orang yang punya urusan di sini hari ini adalah Kunou.

Rias, dengan senyum di wajahnya, menyambut Kunou.

"Senang bertemu denganmu. Aku Rias Gremory. Aku mendengar bahwa budak-budakku telah berhutang budi padamu saat di Kyoto."

Ah, kalau aku ingat benar, ini adalah pertama kalinya bahwa Rias dan Kunou bertemu sama-sama. Sebenarnya, bukan Rias saja tapi itu juga pertama kalinya bagi Akeno-san, kelas satu Koneko, Gasper dan Ravel bertemu dengannya

Ketika Rias memberi salam padanya, Kunou menunduk sopan dan menjawab.

"Tidak, akulah yang senang bertemu dengan kalian. Panggil aku Kunou, tolong jaga aku mulai sekarang."

Setelah salam, dia menatap wajah Rias dan tubuhnya.

Menyadari tatapannya, Rias memeriksa sekelilingnya untuk melihat apakah ada sesuatu yang salah dengan penampilannya tapi...

Kunou tiba-tiba berkata dengan suara bersemangat.

"Oh ho, sesuai dengan rumor, kamu orang yang cantik! Seperti yang diharapkan dari Istri Sah!"

Yah, Rias memang cantik, dia majikan kebanggaanku!

Rias, mendengar apa yang dikatakan Kunou, sepertinya dia agak bingung.

"Aku menghargai pikiranmu, tapi, I-Istri Sah...?"

Sepertinya dia bingung dengan apa yang telah Kunou panggil padanya.

Kunou mengangguk dan melanjutkan.

"Ya! Kudengar bahwa kamu adalah majikan Ise dan kekasihnya! Jadi bagiku, kamu adalah Istri Sah! Ibuku juga bilang bahwa aku perlu untuk melayani istri sah untuk memiliki bayi Heavenly Dragon...."

Begitu Kunou telah mengatakan itu keras-keras, youkai rubah Onee-sama muncul kembali dan menutup mulut putri kecil kami.

"Kunou-sama, masih terlalu dini untuk mengatakan hal-hal seperti itu!"

"Sangat bagus untuk meninggalkan kesan pertama yang baik dulu! Kalau hubungan antara istri sah serta wanita simpanannya tidak baik, [Kyoto—Rencana Keturunan Heavenly Dragon] akan hancur berantakan!"

Kunou terus mengangguk-angguk sambil mulutnya masih tertutup.

....Saat kita menatap mereka dengan tatapan curiga, mereka hanya tertawa seperti [hohohoho] dan sengaja kabur tentang itu. Mereka menghilang lagi setelahnya.

A-Apanya yang [Kyoto—Rencana Keturunan Heavenly Dragon]...... Apa Youkai Kyoto menginginkan sesuatu dariku...? Bukan itu saja tapi Istri Sah dan wanita simpananku....

Xenovia menunjuk dirinya sendiri dan bertanya pada Irina.

"...Aku tidak tahu tentang Asia tapi aku juga bagian dari wanita simpanannya, kan?"

"Untuk saat ini, kita hanya perlu baik pada Rias-san"

Sepertinya dua orang itu memiliki suatu pemikiran setelah mendengar kata-kata Kunou

Baik Ravel dan Koneko berbisik.

"...Koneko, gimana peringkat saat ini?"

"...Bahkan ketika kita tidak membicarakan tempat teratas, ada orang yang bahkan tidak kita tahu apakah mereka akan mengambil bagian atau tidak, jadi itu adalah situasi yang rumit. Bukan cuma itu, tampaknya anak kecil itu juga...."

….apa ini. Gadis-gadis itu mengabaikan aku dan hanya bicara untuk diri mereka sendiri...

B-Baik, mari kita tinggalkan topik itu untuk saat ini. Bagaimanapun juga, sepertinya setelah berpisah dengan kami di Kyoto, Kunou terus mengganggu orang lain karena dia ingin datang dan mengunjungi kami. Tapi karena Kunou adalah putri dari Youkai Kyoto, dia tidak bisa datang ke sini dengan semaunya.

Yasaka-san dan Youkai sekelilingnya bingung tentang apa yang harus dilakukan dengannya dan jadi, sepertinya mereka menghubungi Rias...

Toh, sepertinya Kunou tidak hanya datang ke sini untuk bermain, melainkan, ia memiliki tujuan.

Uasi mempersiapkan diri secara mental, Kunou membusungkan dadanya dan dengan bangga menyatakan.

"Kalian sedang membangun sebuah kuil untuk Naga? Tapi aku mendengar bahwa karena kalian Iblis, kalian tidak tahu bagaimana melakukannya! Tapi jangan khawatir! Rubah ekor sembilan... putri Yasaka ada di sini! Aku akan mengajari kalian dari dasar-dasarnya!"

Membangun kuil...... itulah [Tujuan] Kunou datang ke sini, dan juga keputusan bagus yang telah Rias dan Yasaka-san putuskan. Ini adalah ide bagus yang memecahkan masalah [Kuil Ophis] yang muncul sebagai topik sebelumnya dan masalah [Kunou menjadi kekanak-kanakan] untuk Yasaka-san.

Kunou melihat di sekitar kita dan melihat Ophis.

"Hmm. Kesampingkan Ise, satu-satunya orang lain yang bisa kurasakan aura Naga itu adalah dari gadis itu... Kamu juga Naga, kan?"

Ophis memiringkan kepalanya dan masuk ke mode [?]. Pada saat yang sama, itu akan jadi masalah kalau dia mengatakan [Aku Ophis] padanya.

Untuk orang luar, Infinite Dragon-sama tidak seharusnya berada di sini. Karena situasi seperti ini, dia perlu berhati-hati dari lingkungannya.

Sebelum Ophis mengatakan sesuatu yang bodoh, aku segera memberikan penjelasan pada Kunou.

"Y-Ya! Dia adalah O....... tidak, Naga itu bernama Phis. Untuk suatu alasan, dia melakukan home stay di rumahku! Karena dia Naga terkenal, kita membicarakan tentang apakah kita harus membangun kuil untuknya... sesuatu seperti itu."

Aku hanya berseru apapun yang masuk ke kepalaku!

"Oh ho. Kamu mengatakan itu dengan membangun sebuah kuil, kamu ingin menyembah naga ini, yang namanya Phis, sebagai [Dragon God]!"

Ah, Kunou hanya percaya apapun yang baru saja kukatakan tanpa kecurigaan sama sekali. Itu melegakan.

"Kupikir kami sedang membangun sebuah kuil untuk Ise tapi... yah, tak apa-apa! Tapi di mana kalian akan membangun itu?"

Usai Kunou mengarahkan pertanyaan itu pada kami, kami menuju atap.

Atap dibuat menjadi taman komunal. Ada pot bunga dan ada juga sebuah peternakan sayuran kecil juga. Kami juga memiliki meja dan kursi untuk minum teh sehingga selama liburan, setidaknya satu orang menghabiskan waktu mereka di sini.

Karena tidak ada apa-apa di sudut atap, kami telah memutuskan untuk membangun kuil di sana.

Kunou terus mengangguk-angguk saat meninjau tempat kami.

"Apa yang kamu pikirkan?"

Aku bertanya. Lalu Kunou memberi kami senyum besar dan memberi kami jempol.

"Hm! Kita bisa membangun sebuah kuil kecil dengan jumlah tanah ini! Yah! Karena kita sekarang tahu untuk siapa kuil ini dan memutuskan rencananya, ayo kita cepat-cepat mendapatkan alat dan bahannya!"

Kunou bertepuk tangan dua kali dan kemudian dengan ledakan keras, asap muncul dan rubah Onee-sama muncul kembali dan menyerahkan Kunou sebuah kotak kayu.

Kotak kayu mengkilap memiliki desain yang elegan dan merasakan itu. Ketika dia membuka kotak itu, ada alat seperti pahat, pengetam, palu kayu, gergaji dan sebagainya.

"Ini alat bersejarah yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kita menggunakan ini untuk memperbaiki bahan yang akan digunakan untuk membangun kuil!"

Ah ha, jadi ini adalah alat yang digunakan untuk membangun kuil.

....Tidak, tapi aku tak tahu... termasuk aku..... Ketika Iblis-Iblis lainnya melihat alat itu, tubuh kita menggigil. Satu-satunya orang yang tampaknya baik-baik saja adalah orang-orang yang menangani Pedang Suci seperti Kiba, Xenovia dan Irina.

Rossweisse-san bicaa.

"Mungkin karena alat-alat yang digunakan untuk tujuan suci, itu mengeluarkan aura suci. Kalau Iblis seperti kita menyentuhnya, mungkin membakar kita. Mungkin baik-baik saja kalau kita menggunakan sihir relaksasi tapi... akan bagus untuk berpikir sejenak tentang apakah kita akan menggunakan alat ini atau tidak."

Benar juga, seperti yang Rossweisse-san bilang; alat ini mengeluarkan aura suci. Jadi itu sebabnya membuat kami menggigil, itu tidak seburuk Pedang Suci atau Salib tapi tampaknya tubuh kita akan terluka kalau kita menyentuhnya. Cukup merepotkan menjadi Iblis di saat-saat tersebut.

Kalau dipikir-pikir, membangun sebuah kuil untuk Dragon God adalah ritual suci.

Mendengar itu, Kunou membuat ekspresi malu.

"Ah, aku belum memikirkan sejauh itu...... Hmm, meskipun aku bisa menahannya tanpa masalah...... Berpikir kembali, hanya ada beberapa dari jenisku yang bisa menggunakan alat ini juga."

Kunou menahannya tanpa masalah tapi itu berlebihan bagi kami untuk melakukannya. Kalau Azazel-sensei ada di sini, ia akan memberi kita beberapa saran. Tampaknya dia menikmati terlibat dalam barang tersebut. Tapi untuk suatu alasan, kita tak bisa melihat Sensei si pembuat masalah kami.

"Sensei cukup handal dalam situasi semacam ini..."

Ujar Xenovia. Lalu Akeno-san bicara dengan sedikit ketidaksenangan.

"Azazel-sensei bilang bahwa dia berpartisipasi dalam [Kompetisi Mahjong Pemimpin ke-316 Malaikat Jatuh] ...Sungguh, bahkan menyeret ayahku dan memegang kompetisi mahjong, tidak ada yang bisa menghentikannya...!"

Akeno-san mengatakan itu sambil sedikit tercengang. Tunggu, kompetisi Mahjong?! Dengan Pemimpin Malaikat Jatuh?!

....Untuk mengatakan bahwa itu agak terlalu damai mengingat ada lebih dari 300 kompetisi, itu telah menahan mereka jauh sebelum pembicaraan damai... Karena ada banyak kutu buku di dalam eksekutif Malaikat Jatuh, Mahjong mungkin cukup populer di antara mereka.

Ah, semua Maou-sama juga kutu buku! Kedua cabang tinggi Iblis dan Malaikat Jatuh adalah sekelompok orang aneh!

"Aku akan bertanya tentang alat ini ke teman lamaku. Ada departemen di belakang rumahku yang cukup berpengalaman dalam alat ini."

Rossweisse-san menciptakan lingkaran komunikasi kecil.

Itu Valkyrie kami yang dulunya melayani Dewa Norse! Memikirkan hal itu, orang yang telah melihat hal semacam ini paling dekat pasti Rossweisse-san.

Setelah sempat berbicara tentang lingkaran komunikasi, Rossweisse-san bicara.

"Aku belajar sihir dari seorang teman lama. Kalau kita menggunakan sihir ini pada sepasang sarung tangan, mereka bilang kita akan dapat menggunakan alat ini tanpa masalah sepanjang hari."

Mereka adalah penyihir yang begitu hebat dan karena mereka begitu baik, alat-alat yang Kunou bawa tidak akan sia-sia!

Kunou mengangguk dan menempatkan tangannya penuh semangat.

"Hm, selanjutnya adalah bahan! Ayo kita pergi dapatkan kayu!"

Kita telah memutuskan untuk berpisah dan mencari bahan untuk kuil.

......Aku ingin tahu jenis kuil apa yang akan dibuat.

Bagian 2[edit]

Tempat yang aku, Rias, Xenovia dan Kunou kunjungi adalah hutan. Kita datang ke sini melalui lingkaran teleportasi tapi...

Setiap pohon yang ada di hutan ini mengesankan seakan terlihat mereka telah hidup selama berabad-abad... mereka berdiri di depan kami dengan sangat tinggi sehingga mudah menguasai kita.

...Bukan cuma pohon-pohon, tetapi keheningan seluruh hutan mengeluarkan suasana spiritual. Mungkin karena kita Iblis tapi indra kita beresonansi dengan itu. Bisa jadi bahwa tidak ada manusia di sekitar sini juga.

"Ini tujuannya, kan?"

Rias bertanya pada Kunou.

Kunou mengangguk setuju dan mengambil langkah maju.

"Ya, seperti yang diharapkan, Istri-Sah-sama menakjubkan, kita tiba di tempat yang tepat. Kita sudah bicara kepada dewa gunung ini dan kita diperbolehkan untuk mengambil sepohon cedar tua."

Oh ho, jadi mereka sudah bicara dengan dewa gunung di sini... jadi kita diizinkan untuk mengambil salah satu dari pohon-pohon yang mengesankan. Kami berterima kasih atas kemurahan hatinya tapi pada saat yang sama rasanya seperti itu sedikit sia-sia untuk hanya menggunakan pohon untuk sesuatu yang begitu tiba-tiba.

"Sungguh baik-baik saja untuk menggunakan pohon mengesankan ini sebagai bahan bangunan?"

Aku bertanya tanpa berpikir. Karena itu adalah pohon yang sangat tua, tidak akan aneh untuk berpikir bahwa pohon-pohon ini telah mengembangkan kesadaran. Aku memiliki pola pikir Jepang yang memberitahuku objek dapat memiliki jiwa mereka sendiri, jadi aku merasa sedikit wajib untuk bertanya.

Kunou kemudian berkata kepadaku

"Ise, jangan khawatir. Mereka bilang padaku bahwa ada pohon yang rusak menjadi dua selama bencana terakhir jadi kita punya izin khusus untuk mengambilnya."

Saat kita tiba di mana pohon itu... ada pohon besar yang telah terbelah dua dekat pusat.

"Kudengar pohon ini telah hidup selama sekitar 400 tahun. Mereka meminta kami untuk hanya mengambil bagian yang rusak dan meninggalkan sisanya."

400 tahun! I-I-Itu mengesankan! Pohon ini lumayan bagus!

Xenovia meletakkan tangannya di pohon yang rusak.

"Jadi akankah kita memindahkan yang ini? Kupikir aku akan memotong pohon itu dengan Durandal-ku."

"Proses berpikirmu masih berlebihan!"

Tiba-tiba aku mengkritik Xenovia.

Bagi Iblis menebang pohon berumur ratusan tahun yang hidup di gunung suci dengan Pedang Suci legendaris... Itu sangat aneh sampai kupikir mungkin kita harus melakukannya sekali hanya untuk melihat apa yang terjadi!

"Kalau begitu ayo kita mulai bekerja."

Kita mulai bekerja di bawah petunjuk Rias.

Pertama, Kunou memberikan ritual mengucapkan terima kasih kepada dewa gunung dan pohon dan kemudian, aku cepat-cepat mengenakan armor Balance Breaker dan memegang batang pohon. Xenovia, saat mengambil catatan dari diagram yang dibawa oleh Kunou, memotong batang pohon menggunakan pedang yang telah diperlakukan dengan sihir (bersiap dalam lanjutan untuk tujuan ini.)

Akhirnya, Rias mengangkut kayu menggunakan lingkaran teleportasi.

Tujuan hutan ini adalah ruang bawah tanah kediaman Hyoudou di mana tim tukang kayu berada. Kayu sedang diproses di sana.

Di atap, tim pondasi bangunan beton menjadi dasar bangunan untuk kuil.

...Sementara aku menempatkan kayu ke dalam lingkaran teleportasi, tiba-tiba aku merasa tak enak tentang nanti.

Apakah kita dapat membuat kuil saat kita belum pernah melakukan pertukangan sebelumnya? Ini berbeda dari membangun sebuah pondok sederhana.

Bukan hanya kita harus mengolah pohon hutan menjadi bangunan tetapi semua hutan sudah siap, kita tak punya keterampilan untuk membuatnya menjadi sebuah tempat suci. Karena kita Iblis, mungkin kita dapat menyederhanakan proses menggunakan sihir kami, tapi kami mungkin akan membutuhkan bantuan dari para profesional untuk bagian teknis...

Rias bertanya pada Kunou.

"Petugas-petugas itu profesional di semacam hal ini, kan?"

"Ya. Mereka telah melalui pelatihan. Kami juga telah menyiapkan cetak biru bangunan. Saat ini pohon hutan tengah diolah menjadi bahan bangunan."

Ah, begitukah. Mereka rubah Onee-sama profesional di hal semacam ini dan begitu, aku bisa merasa nyaman. Mereka pasti mengganti operasi dan kemudian memberikan perintah kepada anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib.

Xenovia dan aku bisa santai dan mengirim kayu ke sana.

Ketika Xenovia dan aku bekerja dalam diam, kami mendengar percakapan antara Rias dan Kunou.

"Kunou penasaran bagaimana Istri-Sah-sama mampu menjaga sosok bagus di tubuhnya."

"Aku tidak melakukan sesuatu yang istimewa. Selain itu, Kunou-chan, yah.... Ketika kamu memanggilku [Istri-Sah-sama] ...itu sedikit tidak nyaman."

"Begitu?! A-Aku minta maaf! ...Kalau begitu, haruskah aku memanggilmu sebagai Nyonya?"

Ketika Kunou terkejut, Rias tertawa.

"Bukan itu maksudku. Panggil saja aku Rias. Ise juga memanggilku itu, kan? Apakah aku bisa memanggilmu [Kunou] seperti Ise?"

Mendengar kata-katanya, wajah Kunou cerah.

Kunou, yang tegang saat bicara dengan Rias, melepaskan ketegangan untuk pertama kalinya.

"Aku mengerti, Rias-sama! Panggil saja aku [Kunou] dari sekarang!"

"Tentu saja, Kunou."

Oh, sepertinya Kunou dan Rias menjadi dekat tiba-tiba! Seperti yang diharapkan dari seseorang yang kucintai, dia menyanjung putri ekor sembilan dengan senyum!

Saat keduanya semakin nyaman, Xenovia mengatakan sesuatu.

"...Seperti yang diharapkan dari Istri Sah, urutan kekuasaan akan datang secara alami. Lebih bagus kalau aku bergabung dari awal."

Sementara memberikan Rias silau hormat, tiba-tiba Xenovia berkata...

"Ise! Akhir-akhir ini aku sudah memikirkan bahwa aku harus meningkatkan kekuatan femininku! Dan kemudian aku akan memenangkan perang tak terelakkan antara gadis-gadis dari Klub Penelitian Ilmu Gaib!"

Xenovia mengatakan itu dan memotong pohon dengan penuh semangat tapi... Bukankah kamu salah paham akan kekuatan feminin dengan sesuatu yang lain?! Kekuatan feminin tidak menunjukkan kekuatan fisikmu! Ini membicarakan tentang pesonamu sebagai seorang wanita!

Nah, jawaban yang kamu berikan adalah sepertimu, aku takkan mengatakan itu lagi.

Aku tak membenci fakta bahwa kamu adalah seorang idiot kekuatan! Tapi setidaknya kendalikan diri sedikit! Kiba, yang terus menunjukkan pentingnya teknik lebih dari kekuatan, hanya akan menangis pada saat ini!

Pokoknya, guna membangun kuil untuk Ophis, kami melanjutkan pekerjaan kami.


Di ruang kerja di bawah kediaman Hyoudou, pohon telah diolah menjadi bahan bangunan dan menumpuk rapi di bagian yang berbeda di lantai.

Kembali dari pegunungan, kami (aku, Rias, Xenovia dan Kunou) memutuskan untuk membantu mereka dengan pekerjaan ini. Dua petugas/profesional yang dibawa oleh Kunou menjelaskan proses dengan hati-hati dan secara rinci sehingga pembuatan garis besar kuil itu tidak terlalu sulit.

Kita juga menunggu dasar beton di mana kuil akan disimpan sampai kering.

Satu-satunya hal yang tersisa adalah Torii dan tali jerami yang digunakan untuk digantung di kuil tapi karena perintah itu telah dibuat sebelumnya, semua yang perlu kita lakukan sekarang adalah menunggu pengiriman. Karena tidak mungkin untuk membangun sebuah kuil dalam satu hari, kami memutuskan untuk menyebutnya sehari dan sisanya untuk saat ini.

Tubuhku kesakitan karena ototku tidak digunakan dalam waktu yang lama.

Kita makan malam dengan kelompok Kunou di lantai dasar ruang makan.

"Aku Kunou. Ibuku dan aku membalas utang di Kyoto, jadi..."

Orangtuaku terkejut pada kesopanan Kunou selain penampilannya. Gadis ini memang memiliki sisi energik dan egois, tapi karena dia seorang putri Youkai, sepertinya dia sudah diberi pelajaran etiket yang tepat.

Bukan hanya itu, tapi mereka sudah membawa beberapa hadiah dan sejumlah Inarisushi ala Kyoto.

Kelompok Kunou memang lupa untuk menyembunyikan telinga rubah dan ekor tetapi ketika orangtuaku melihat itu...

"Ara, itu telinga imut! Aksesoris ekormu juga sangat imut!"

"Hmm, kostum gadis sucimu lumayan."

Yah, tampaknya mereka percaya mereka ber-cosplay sebagai gadis kuil dan juga memakai semacam aksesoris. Karena mereka terus bertemu orang-orang dengan logika aneh, kemampuan mental mereka menjadi lebih kuat dan lebih kuat.

Sama seperti itu, Kunou selesai makan dengan orangtuaku dan kembali ke kamarnya.

"Ta da! Aku mengenakan seragam sekolah!"

Kunou, yang sudah hilang, kembali mengenakan seragam siswi sekolah Akademi Kuoh!

Meskipun seragam itu tampak tidak cocok dengan baik dan terlihat longgar, itu pasti seragam sekolah Akademi Kuoh!

"Dari mana kamu mendapatkan itu?"

Saat aku bertanya, putri rubah memadamkan dadanya dan menjawab.

"Aku meminta dengan khusus dan mendapatkannya melalui telemarketing. Aku mendengar bahwa seragam ini cukup populer di kalangan perempuan muda di Dunia Bawah."

Aku ingat itu. Aku mendengar cerita ini sebelumnya.

Selama Rating Game antara Rias dan Sona-kaichou, baik Gremory dan Sitri mengenakan seragam sekolah ini dan orang-orang muda di Dunia Bawah dipengaruhi ketika mereka menyaksikan pertempuran di televisi.

Ini tidak akan aneh jika Keluarga Gremory menjual seragam ini di Dunia Bawah. Mereka cukup bagus dalam bisnis.

Tapi seragam yang Kunou kenakan harusnya ukuran terkecil. Bahkan, lengan bajunya masih terlalu besar untuknya. Yah, itu imut dengan caranya sendiri!

"Itu cocok dan aku berani bertaruh itu akan terlihat baik padamu ketika kamu sedikit dewasa."

Ketika aku mengatakan itu kepadanya, Kunou tersipu dan memutar tubuhnya.

"H-Hmm! Aku akan menjadi seorang wanita yang akan terlihat cocok dalam seragam ini jadi nantikan ini!"

"Aku akan menunggu."

"Dan saat aku menjadi [Siswi SMA], aku akan mendaftar ke divisi SMA Akademi Kuoh! Aku sudah membuat janji dengan ibuku juga!"

"Akademi Kuoh?"

Aku ingin tahu berapa lama itu. Aku membayangkan Kunou versi SMA... Ya, dia akan menjadi wanita cantik! Dilihat oleh tampilan ibu Kunou, p-p-payudaranya juga akan menjadi besar! Ah, aku menunggu masa depan!

"...Kamu memikirkan sesuatu yang tidak senonoh, bukan?"

Kuu! kata-kata tajam Koneko menusuk tubuhku.

Ravel tertawa pelan.

"Ah, Ise-sama. Jangan menyentuh gadis kecil yang lebih kecil dari Koneko-chan."

"...Aku bukan anak kecil. Dalam waktu dekat, payudaraku juga akan jadi besar seperti Onee-sama-ku."

"Ara, kita... tak bisa memastikan bahwa adik akan glamor hanya karena kakaknya cantik seperti itu."

"Uuuuuuu, payudaraku pasti akan jadi lebih besar! Ini akan lebih besar dari Ravel!"

Arrra, Koneko dan Ravel memulai argumen mereka lagi. Yah, ini umum terjadi, tapi mereka akan berbaikan lagi segera.

"Aku juga akan memakainya."

....Dragon God-sama kami juga mengenakan seragam Akademi Kuoh!

Sepertinya ukuran terkecil hanya cocok untuknya.

"Aku, terlihat bagus?"

"Ya, itu terlihat bagus. Sangat imut."

Saat aku mengelus kepalanya, dia memberikan reaksi bahwa dia bahagia.

"Aku juga ingin memakai pakaian Phis-sama."

"Aku juga ingin memakai pakaian gadis kuil."

Sepertinya keduanya bergaul dengan baik dan suasananya heboh sekarang.

Saat putri ekor sembilan dan Dragon God-sama selesai mengenakan pakaian masing-masing, Irina kembali dengan sebuah kotak di tangannya.

"Karena kita sudah selesai makan malam dan memiliki fashion show seragam, ayo kita bermain permainan! Mari kita semua bermain bersama untuk merayakan Kunou-chan datang ke sini! Kita punya Game of Life versi Dunia Bawah dan aku juga sudah menyiapkan Game of Life versi Surga!"

DxD Dx2 05.jpg

"Kita juga punya kartu dan UNO."

"Dan Karuta juga!"

Xenovia dan Asia juga membawa permainan mereka!

Yah, Kunou datang ke sini untuk bergaul dengan kami hari ini jadi karena ada waktu bagus bersama-sama selama waktu yang tersisa!

"Kalau begitu mari kita bermain Hyoudou Residence Games Night!"

Saat aku mengangkat tanganku dan mengumumkan ini, semua orang berteriak [Ohhhh!] dan memberi balasan antusias! Dan seperti itu, kami mulai permainan malam dengan Kunou dan petugasnya.

...Hanya itu, Akeno-san mengambil teleponnya dan menghela napas.

"......Sepertinya Kompetisi Mahjong Malaikat Jatuh telah dalam mode begadang."

Sepertinya mereka juga memiliki semacam situasi...

Yah, hari damai memang berharga bagi kita!

Bagian 3[edit]

Lusa.

Setelah bekerja lewat akhir pekan, pembangunan kuil telah sampai ke tahap akhir.

Sementara menyusun bahan kayu kecil sama-sama, kami juga menempatkan kuil sampai di lokasi yang tepat. Keahlian pada bahan begitu besar sampai kita berhasil membangun sebuah kuil kecil hanya dengan mengikuti cetak biru itu. Kemudian kami menempatkan kuil yang selesai di atas pondasi beton kering dan tetap pada tempatnya.

"Nah, sudah selesai."

Kiba mendesah. Tempat dimana ia memandang adalah.. sebuah kuil kayu yang indah di sana!

""Woah~""

Semua orang memberikan tepuk tangan.

"Torii-nya juga sudah tiba."

Xenovia membawa Torii merah yang tiba melalui lingkaran teleportasi, itu Torii yang cukup besar untuk satu orang lewati. Kami menempatkan Torii dan menggantung tali jerami yang juga tiba dengan Torii di sekitar kuil.

"Kita membuat ini dengan kayu sisa."

Salah satu petugas menempatkan kotak kayu di depan kuil.

...Ini adalah kotak persembahan! Sekarang kuil terlihat lebih sama!

Sekarang kuil tampak semakin nyata, dekorasi terakhir adalah sebuah patung kecil.

Alih-alih Komainu, patung-patung naga kembar ditempatkan di kedua sisi kuil. Satu berwarna merah dan yang lainnya berwarna putih.

"Ini patung Two Heavenly Dragon?"

Ketika aku bertanya pada Rias, dia menjawab.

"Yup, saat aku bertanya O.... Tidak, saat aku bertanya pada Phis mana patung yang dia inginkan, dia bilang dia ingin naga merah dan naga putih."

Hmm, sama seperti aku dan Vali?

Saat aku memikirkan itu, Ophis menampar naga patung merah. Melihat bagaimana ia memiringkan kepalanya, dia mencurigai sesuatu!

"Great Red? Aku akan mengalahkanmu."

Jangan hanya menampar itu! Itu aku dan Ddraig! Jangan mengalahkankuuu! Apakah itu selalu Great Red kalau itu merah?! Ampuni aku, Dragon God-sama...

Yah itulah yang terjadi, tapi usai Kunou memberi doa ke kuil, akhirnya kuil selesai! Usai berdiri di atas kuil, Ophis-sama tampak sangat senang.

Saat itu, Kunou bicara.

"Upacara ini singkat tapi ini seharusnya cukup. Kalau kita melakukan upacara penuh, kekuatan suci akan terlalu kuat bagi Iblis tangani dan sebagainya, ini seharusnya cukup."

Sama seperti yang Kunou bilang, aku tak merasa ada kekuatan yang membuat menggigil tubuhku dalam ketakutan. Kalau sudah seperti ini, kita tidak akan memiliki masalah kuil itu ada di atas atap kami.

Saat itu Akeno-san memikirkan sesuatu dan dia membuka mulutnya.

"Ufufu, untuk perayaan konstruksi kuil, haruskah kita membuat keinginan untuk Phis?"

Oh, kedengarannya menyenangkan!

Sama seperti itu, kami memberikan doa pada Dragon God kami, Ophis-sama!


Keinginan Asia

"Jadilah perdamaian di dunia ini."

"Perdamaian... perdamaian dunia, dari mana perdamaian itu berasal......?"

Itu adalah jawaban yang mendalam.


Keinginan Koneko

"...Aku ingin Ise-senpai kurangi mesum."

"Harapkan itu di akhirat."

Apakah mustahil di dalam hidup ini?!


Keinginan Xenovia

"Aku ingin meningkatkan kekuatan femininku."

"Buatlah Ex-Durandal milikmu."

Itu bukanlah kekuatan feminin!


Keinginan Akeno-san

"Aku ingin keahlian memasakku menjadi lebih baik."

"Aku juga akan seperti itu."

Jadi boleh!


Keinginan Ravel

"Aku ingin tinggiku tumbuh."

"Minum susu setiap hari."

Bukankah itu hanya saran sederhana?!


Keinginan Irina

"Aku ingin tahu apakah itu baik-baik saja bagi orang Kristen berharap pada Dragon God..."

"Aku lebih kuat dari Michael".

Ada apa dengan penalaran logis itu?! Juga kenapa kamu puas dengan hal itu?!


Keinginan Kiba

"Hmm, aku berharap bahwa kita mendapatkan lebih banyak pekerjaan Iblis."

"...zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz..."

Dia tidur! Setidaknya buatlah keinginan Kiba menjadi kenyataan!


Keinginan Rossweisse-san

"Aku berharap punya pacar dan uang"

"Kasihan"

Kasihan!


Keinginan Gasper

"Alih-alih kekuatan feminin, aku ingin kekuatan lebih maskulin."

"Mii-tan"

Apa?! Bagaimana Ophis kenal dia?!


Keinginan Kunou

"Meskipun aku punya banyak keinginan, asalkan Kyoto damai, aku senang!"

"Terima kasih untuk kuilnya"

Kalian berdua melakukannya dengan baik!


Keinginan Rias

"Tidak besar seperti Asia, tapi aku ingin semua orang di kota ini untuk hidup bahagia."

"Aku akan melindungi perdamaian di kota ini"

Kalau Ophis benar-benar menetapkan pikirannya, tidak ada yang akan bisa menyerang kota ini!


...Yah, semua orang telah membuat keinginan mereka aku saja yang belum.

"...Sudah jelas bahwa kamu akan menginginkan sesuatu yang mesum."

Koneko tepat seperti biasa! Aku hampir ingin melakukan beberapa hal mesum dengan gadis-gadis! Lagi pula, sekarang aku akan berdoa untuk keinginanku.

"Meskipun kita terlibat dalam segala macam insiden tapi aku ingin hidup damai dengan semua orang!"

Kita selalu terlibat dalam berbagai insiden, sehingga kehidupan kita sehari-hari dapat terganggu dengan mudah. Itu sebabnya aku menginginkan kita untuk hidup damai dan kalau kehidupan sehari-hari termasuk hal-hal mesum, itu akan menjadi hebat!

"...Jangan khawatir Ise, aku akan selalu membantu Ise. Aku akan membantumu setiap kali. Ise adalah temanku."

...Hehe, ini meyakinkan. Tapi untuk memastikan Ophis tidak terlibat di garis depan, itu akan menjadi tugasku sebagai [teman].

Saat aku memikirkan itu, seseorang datang ke atap.

"Haaaam~ sinar matahari setelah terjaga sepanjang malam itu terlalu kuat..."

Itu Azazel-sensei! Sepertinya kompetisi Mahjong yang berlangsung sepanjang malam berakhir.

"Bagaimana akhirnya?"

Saat aku bertanya, ia berteriak [Baraqiel menang!] dan meledak. Akeno-san, yang berada di dekatnya, menggeleng tak percaya.

"Oh ho~ jadi ini adalah kuil Dragon God, itu dibuat dengan baik. Seperti yang diharapkan, Kunou adalah Putri Ekor Sembilan."

Ketika Sensei memberi pujiannya, Kunou berkata [Jelas] dan mengembungkan dadanya ke depan.

"Semuanya sudah membuat keinginan mereka."

Ketika aku menjelaskan, Sensei maju pada Ophis dan menempatkan tangannya.

"Kemudian aku juga akan membuat keinginan! Hmm, tolong berikan cara berpikir yang lebih lunak untuk si bajingan, Shemhazai. Tolong membuat Baraqiel lebih fleksibel dan tolong membuat Malaikat lebih lucu jatuh karena kita tidak punya eksekutif sama sekali dan akan lebih baik kalau Anda membuat Seraph Gabriel jatuh. Si bajingan Michael memberikan kita semua yang bisa dilakukan di sisi mereka sehingga akan lebih baik kalau semua Surga jatuh. Dan King of Heaven juga seperti orang yang menjengkelkan jadi aku berharap dia jalan-jalan dan mematahkan hidungnya!"

Mungkin karena ia tetap terjaga untuk sepanjang malam tapi Sensei mengeluarkan semuanya seperti meriam!

Untuk Gabriel-san jatuh, itu benar-benar akan jadi cukup hebat! Kalau si Cantik, Gabriel-sama, pemilik tubuh yang sempurna sementara juga sedikit lucu, menjadi Malaikat Jatuh menggoda, itu hanya akan menjadi luar biasa!

Usai mendengar keinginan Sensei, imajinasiku menjadi liar.

Saat itu, langit menjadi gelap dengan awan dan mulai menyerang keringanan. Dan tepat setelah itu....

Bang! Sebuah petir melanda dari langit!

Petir itu menyambar Sensei yang menginginkan sesuatu yang jahaaaaaaat! Ack, petir juga melandakuu!

Petir itu melalui tubuh kita!

"Uuuuuuuuugh!"

"Kyaaaaaaaaa!"

Tersambar petir, baik Sensei dan aku terpanggang.

"?"

Tapi, Ophis hanya memandang kami tidak menyadari apa yang telah terjadi.

...Surga mengeluh pada Sensei dan aku dihukum untuk berpikir hal-hal mesum ...

Pada akhirnya, baik Sensei dan aku terpanggang tapi kuil Ophis selesai tanpa masalah.


Sekarang saatnya untuk perpisahan.

Usai menggunakan alasan membangun kuil dan setelah bermalam, sekarang Kunou akan kembali ke rumahnya. Semua orang berkumpul di sekitar lingkaran teleportasi di bawah rumah.

Sekarang kita telah menyerahkan Kunou bagasi besar penuh hadiah, persiapan selesai.

"Terima kasih, Kunou."

"Silakan, datang kunjungi kami lagi."

Rias dan aku mengucapkan selamat tinggal pada Kunou dan dia, meskipun kecewa bahwa dia akan pulang, berkata [Hm, itu menyenangkan! Terima kasih atas keramahan kalian!] dengan suara energik.

Lalu, Ophis melangkah maju dan bicara kepada Kunou.

"Aku akan suka kalau kamu bisa datang dan bermain denganku."

Mendengar itu, Kunou tersenyum cerah.

"Hm, Phis-sama dan aku adalah teman! Jadi mari kita bermain lagi!"

Putri Ekor Sembilan, Kunou. Rasanya dia akan sering mengunjungi kami mulai sekarang.

Aku ingin tahu apa [alasan] agar dia datang kemari nanti.

Life.5 Nekomata☆Ninja Scroll[edit]

Bagian 1[edit]

Ini adalah selama waktu sebelum Rias pergi ke Rumania, usai kami melakukan ini dan itu mengenai perjanjian dengan seorang penyihir.

Aku tidak tahu bagaimana mengekspresikan diri di depan pemandangan mataku.

—Kuroka yang bermain video game dengan santainya di kamarku.

Onee-san erotis yang memakai kimono hitam longgar. Orang yang memiliki telinga kucing tumbuh dari kepalanya dan ekor dari bawahnya—seorang nekomata yang mana kakak sebenarnya Koneko.

Gadis cantik pirang dalam mode seorang gadis penyihir yang duduk di sampingnya meminta maaf. Le Fay, memperhatikan diriku dan meminta maaf padaku dengan mengatakan, "A-Aku sangat menyesal!"......

Mereka berdua awalnya mengikuti rivalku, Vali, tapi mereka jadi tinggal di kediaman Hyoudou usai Koneko-chan memanggil mereka.

Ini adalah hasil dari Koneko-chan yang mengandalkan Kuroka meski memiliki perbedaan untuk melatih keterampilan senjutsu-nya yang perlu dipoles.

......Kuroka yang kebetulan berakhir di tempatku, bagaimana harus kukatakan, setiap tindakannya itu tidak sopan......

Dia makan sesuatu di dalam lemari es tanpa izin sama sekali, dia membuat Koneko atau Le Fay mencuci pakaiannya, dia tidak membantu kita dalam memasak dan membersihkan, dan akhirnya, akhirnya dia bermain game di kamarku tanpa bertanya.

......Kucing nakal ini memiliki gaya hidup berantakan kecuali selama waktu pelatihan Koneko-chan!

Di sisi lain Le Fay memperhatikan perasaan kita serta membantu kami dalam memasak dan membersihkan.

Kuroka sialan ini, dia pun tidak membuat respon sama sekali usai aku datang dan terus bermain game......! Dia menggunakan kontrol sambil berguling-guling di lantai!

......Meski bukan berarti dia akan mengubah kebiasaan ini kalau aku berteriak padanya...... Aku mendesah, dan kemudian duduk di tempat tidur.

Oh ya, ini adalah saat yang tepat. Aku akan meminta dua hal yang telah menggangguku akhir-akhir ini.

"Hei, Kuroka."

"Apa ~nya? Aku sibuk sekarang karena aku harus mengumpulkan bahan-bahan."

......Saat aku melihat layar, aku bisa bilang bahwa karakter yang dia kendalikan memiliki peralatan yang lumayan! G-Gadis ini! Apakah dia memiliki waktu yang lebih lama dihabiskan untuk game dariku yang memiliki game ini!? Tak salah lagi dia memainkan itu selama waktu kita pergi ke sekolah!

Omong-omong, orang yang memainkan video game di rumahku sebagian besarnya aku dan Koneko, tapi hal mengejutkan adalah Rias dan Rossweisse-san juga bermain game. Keduanya bilang bahwa baik untuk mengubah suasana hati mereka. Ada juga saat kita bermain game bersama dengan semua orang dan bersenang-senang.

"Sepertinya kamu dan Le Fay menyelinap keluar rumah pada malam hari...... tapi bukan berarti kalian berdua melakukan hal nakal di kota ini, kan? Le Fay tampaknya bukan tipe orang yang melakukan hal seperti itu, tapi mungkin kalau kita bicara tentangmu."

Ya, sepertinya Kuroka dan Le Fay berkeliaran di sekitar kota ini selama larut malam, sehingga ada saat-saat mereka tidak di rumah usai kami kembali dari pekerjaan Iblis kami. Saat aku bertanya, dia berakhir dengan membalas dengan mengatakan, "Kita pergi jalan-jalan ~nya". Tapi aku khawatir tentang itu karena dia kucing nakal yang awalnya teroris.

Yah, dia membawa Le Fay dengannya sehingga bukan berarti dia melakukan sesuatu yang sangat nakal, tapi masih saja kelihatan dia melakukan sedikit perbuatan jahat.

Mendengar kata-kataku, Kuroka meletakkan kontroler dan membuat wajah tidak menyenangkan.

"Kasarnya ~nya. Mustahil aku akan melakukan perbuatan jahat, kan?"

Tidak, aku bertanya-tanya tentang itu...... Bukankah kamu akan melakukan banyak hal? Sebaliknya, sepertinya dia akan membuat kabut beracun muncul sebagai lelucon.

"......Tepat apa yang dikatakan Ise-senpai. Nee-sama bau amis. Sebaliknya, aku tak bisa mempercayaimu sebanyak waktu Ise-senpai memikirkan hal-hal nakal."

—Koneko yang datang ke kamarku tanpa aku menyadarinya memberikan pendapat yang keras untuk Kuroka. ......Ya, saat aku di sebuah keadaan di mana aku berpikir hal mesum pasti seseorang Koneko-chan tak bisa percaya!

"......Nee-sama, jawab kami dengan jujur. Perbuatan jahat yang kamu lakukan di kota ini akan menyebabkan kesulitan untuk Buchou dan mereka yang tinggal di rumah ini. Aku...... aku harus menghentikanmu Nee-sama, kalau ada sesuatu yang terjadi."

Koneko yang menyatakan hal seperti itu sambil memiliki tekad yang kuat di matanya. Karena dia merasa di mana dia ingin percaya pada kakaknya dan masa lalu dikhianati oleh dia, dia pasti bertanya sambil memiliki perasaan campur aduk. Karena mereka adalah saudari, aku yakin dia telah bertekad untuk menghentikan kakaknya jika sesuatu terjadi.

Ini adalah perilaku Koneko yang memiliki rasa keadilan yang kuat dan berpikir banyak tentang rekan-rekannya.

Mungkin karena adiknya mengatakan itu padanya, Kuroka dan Le Fay mulai saling lihat dan tukar-menukar kata-kata.

"Yah, akhir-akhir ini Le Fay dan aku belajar ninjutsu ~nya."

"......N-Ninjutsu?"

Karena jawaban yang tak terduga itu, aku meminta mereka lagi. Ninjutsu......? Aku pun berpikir aku salah dengar, tapi Le Fay menegaskan hal itu dan tersenyum.

"......Umm, ta. Ini persis apa yang Kuroka-san bilang."

Ninpou! Eh? Apa yang terjadi? Koneko dan aku masih tak bisa memahaminya. Lalu lemari terbuka dan Maskot-sama kami muncul!

"Aku juga belajar itu."

Orang yang muncul dari lemari adalah Dragon God-sama yang mengenakan kostum ninja!

Apa yang kamu kenakan! Lebih penting lagi, sejak kapan kamu disana!? T-Tidak, ada masalah di luar itu!

"Ophis juga!? Oi oi oi, kalian berdua, jangan membawa gadis ini keluar dari rumah ini. Kalian tahu itu akan menjadi masalah besar?"

Seperti yang kukatakan, keberadaan Ophis adalah rahasia. Ini akan menjadi masalah besar jika seseorang yang tak tahu tentang keadaan kami tahu bahwa mantan bos teroris hadir di kota ini.

Kuroka tersenyum.

"Aku tahu ~nya. Bukan masalah. Kita hanya bepergian di dalam kota ini, dan aku bepergian sambil menyembunyikan diri."

Meskipun kamu membual bahwa kamu pandai membawanya sambil bersembunyi...... kita akan tetap bermasalah!

"Ninjutsu~ninjutsu~."

Dragon God-sama tampaknya akan bersenang-senang dengan membuat simbol dengan tangannya. Dragon God yang menggunakan ninjutsu......

"Apa artinya ini?"

Aku bertanya sekali lagi pada Kuroka sambil aku menaruh tanganku di dahi. Apa maksudnya dengan ninjutsu?

"Ada seorang ninja di kota ini ~nya."

"…………Hah?"

Aku bertanya sekali lagi pada jawaban yang tak terduga itu. ......N-Ninja? Yah, tentu kalau kita mengatakan ninjutsu maka itu ninja, dan mereka pasti orang-orang yang harus didatangi kalau kamu ingin mempelajarinya...... tidak, kenapa membawa-bawa ninja pada diskusi ini......

"A~ku~ t~e~t~a~p memberitahumu bahwa ada seorang ninja. Aku serius, sungguh serius."

Kuroka mengatakan itu dengan wajah serius. Seperti ekspresinya berkata, "Aku tak percaya kamu tak bisa percaya padaku". Meskipun aku melihat Le Fay,

"Mengenai ini, ini kebenarannya."

Dia menjawabku seperti itu. Mungkin begitu kalau Le Fay mengatakan hal itu.

......Hmm, jadi mereka belajar ninjutsu dari ninja? Kuroka, Le Fay, dan Ophis?

Koneko dan aku memiringkan kepala kita. Sebuah suara datang dari belakang kami saat kita berpikir keras tentang hal itu.

"Apakah kalian bilang NINJA? Coba jelaskan tentang hal itu?"

Itu Rias. Dia tampaknya sangat tertarik dalam hal ini. Rias tampak sangat tertarik pada samurai, ninja, dan tentang Jepang dari masa lalu.

Kemungkinan besar Okita Souji-san yang mana budak Sirzechs-sama dan orang yang mengajarinya tentang Jepang adalah penyebab ini. Omong-omong, alasan mengapa dia datang ke Jepang adalah karena alasan itu.

—Lalu, kali ini, Trio Gereja muncul. Sepertinya mereka juga mendengarkan cerita kita.

"NINJA!? NINJA yang itu, kan? Gelar yang terkuat di Jepang, kan!?"

Xenovia tampaknya bersemangat. H-Huh? Sepertinya dia agak salah paham.

Irina mendesah.

"Kamu salah, Xenovia. NINJA adalah orang-orang yang memerintah Jepang dari balik bayang-bayang."

Itu juga salah! Oi oi oi, kamu orang Jepang juga, Irina! Aku harus bilang bahwa setidaknya dia seharusnya tahu tentang Ninja, tapi sepertinya dia agak salah paham mengenai pengetahuan tentang Jepang karena pergi ke luar negeri saat ia masih kecil.

"Kudengar bahwa NINJA-san masih ada di masyarakat hitam untuk setiap negara. ......Apakah mereka mutan?"

Bahkan Asia juga sangat salah paham!? Itu tipe yang muncul dalam film-film dan komik Amerika!

Mungkin dia mendengar diskusi kita, sehingga Rossweisse-san mengatakan itu dengan wajah serius.

"Aku mendengar ini saat aku masih di Eropa Utara. Bahwa ninjutsu digunakan oleh NINJA adalah sesuatu yang melampaui sihir."

Tidak, itu juga salah!

Apa yang terjadi dengan pengetahuan yang salah tentang ninja yang biasanya orang asing miliki!? Ninja adalah gelar yang diberikan kepada mereka yang melakukan kegiatan mata-mata dan pembunuhan......Dan mereka jelas bukan sekelompok orang dengan kekuatan yang luar biasa yang muncul dalam film-film dan manga, oke?

Ini sesuatu yang aku pun tahu, sehingga gambaran ninja yang terlihat olehku dan seluruh gadis-gadis yang lahir di tempat lain sangat berbeda.

"......Sepertinya semua orang sangat salah paham."

Ketika aku berkata tanpa berpikir begitu dengan mata setengah tertutup, bahkan Akeno-san pun muncul dan mulai tertawa.

"Ufufu, aku yakin ninja adalah keberadaan yang cukup spesial untuk orang asing."

I-Itu mungkin benar. Kudengar bahwa ada kesalahpahaman besar tentang ninja di luar Jepang dan mereka cukup populer.

"Di Dunia Bawah, gambaran NINJA adalah seseorang dengan cukup kekuatan yang luar biasa. Mereka juga populer di sana."

Bahkan Ravel juga melanjutkan setelah Akeno-san dengan mengatakan itu. Serius? Jadi Iblis juga memiliki kesan yang sama seperti manusia yang hidup di luar negeri huh.

Rias mengatakan itu pada Kuroka sambil matanya berkilau.

"Kuroka, bawa aku ke tempat di mana NINJA itu berada. Aku pasti ingin bertemu dengannya. Sebagai Iblis yang tinggal di kota ini, aku pasti harus bertemu NINJA itu."

......Aku cukup yakin hobinya ada hubungannya dengan ini!

Seperti ini, kita menuju ke arah ninja yang tinggal di kota ini dengan Kuroka dan Le Fay sebagai pemandu kita—.

Bagian 2[edit]

Tempat kami melangkah kaki ke dalam adalah—salah satu bangunan yang ditinggalkan terletak di pinggiran kota ini.

Sebuah bangunan yang ditinggalkan dengan atmosfer dingin di mana takkan aneh untuk Iblis Liar bersembunyi.

Kiba yang bergabung dengan kami mengatakan itu.

"Aku pun percaya mereka adalah makhluk mitos sampai guru bercerita tentang hal itu."

Sepertinya Kiba tidak memiliki kesalahpahaman karena dia diberitahu tentang ninja dari Okita-san.

Koneko-chan mengatakan itu setelah dia.

"......Sebenarnya mereka cukup biasa."

Benar, kan? Aku senang bahwa ada orang-orang dalam kelompok kami yang memiliki kesan yang normal tentang mereka juga.

"Aku juga salah-paham sampai aku datang ke sini, tapi selama aku mencari tentang mereka, aku menyadari bahwa mereka salah satu grup pembunuhan yang juga ada dalam sejarah masing-masing negara."

Sepertinya Ravel juga memiliki pendapat yang normal mengenai ninja.

Kita berjalan di atas bangunan yang ditinggalkan, dan setelah kita menaiki tangga, pintu sisi ganda muncul di depan kami.

Kuroka mendekati pintu itu dan membawa tubuhnya lebih dekat. Lalu suara datang dari sisi lain pintu.

[Password, gunung.]

Kuroka menjawab itu.

"Kentang."

......P-Password "gunung" dan "kentang"!? rasanya aku mengatakan itu kembali pada mereka.

[Baiklah, masuk.]

Pintu terbuka sambil membuat suara berat. Apakah aku tetap bisa memiliki itu sebagai password!?

Saat kita berjalan masuk—taman Jepang tradisional dan indah muncul di dalam pandangan kami. Sepertinya area yang kita masuki adalah lantai tanah, dan ada juga ruangan yang luas sedikit lebih tinggi dari tanah. Ada banyak hal diposisikan di tengah ruangan di mana ada ruangan tokonoma dengan gulungan menggantung di dinding.

Lampu dari lentera ditutupi dengan kertas adalah memberikan suasana yang membuatmu berpikir itu tidak akan aneh bagi seorang ninja untuk tinggal di sini.

Ada pedang Jepang, sabit dan rantai, kunai, dan shuriken, diposisikan di dinding.

Apakah kamu serius memberitahuku ninja tinggal di kota ini!? Tidak, aku juga tak bisa menyangkal kemungkinan seorang maniak ninja hanya tinggal di sini!

"Jadi NINJA ada di sini!"

Rias dan Trio Gereja berada dalam keadaan di mana mereka benar-benar antusias akan hal ini! Mereka melihat sekeliling ruangan dengan mata tajam. —Lalu aku menyadari kehadiran di belakangku.

Saat aku berbalik—seorang ninja yang memakai pakaian ninja putih berdiri di sana!

Itu sungguhan! Dia seorang ninja! Dia tampaknya seorang pria meski menutupi wajahnya dengan tudung.

"Kuroka-dono, apa artinya ini? Aku yakin aku memberitahumu bahwa kamu tidak boleh membawa orang luar ke sini -de gozaru."

Dia bicara dengan berkata gozaru! Dia sedikit, tidak, ini sangat bau amis sekarang!

Setelah ninja putih mengatakan itu, Kuroka menggaruk pipinya.

"Yah, mereka bilang bahwa mereka ingin bertemu seorang ninja bagaimanapun caranya~."

Ninja itu tampaknya tak suka pada sikap Kuroka, tapi ia membuka matanya lebar-lebar karena terkejut saat ia melihat Irina.

"Mgh, kamu Ace Irina-dono?"

"Eh, ah, ya. ......Siapa kamu?"

Irina yang identitasnya diketahui oleh ninja. Dia mungkin seseorang yang berdiri dalam posisi istimewa karena dia sudah kenal Kuroka dan Irina, tapi aku sedikit terkejut bahwa ia tahu identitas Irina juga.

Meski tampaknya Irina tak kenal dia...... di depan kita yang merasa ragu, sayap putih muncul dari punggung si ninja!

Ninja itu mengatakan ini saat menyebarkan dua belas sayapnya.

"Ini aku. Metatron -de gozaru."

Mendengar namanya, bukan Irina saja tapi anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib yang lain selain aku membuat ekspresi kaku.

"............"

Setelah jeda—,

""""""""Metatron!?""""""""

Anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib membuat suara terkejut sekaligus.

"......M, M, MMMMMMMMM, Metatron-samaaaaaa!? Beneran!? Kenapa Anda melakukan hal semacam ini di tempat begini!?"

Cara bagaimana Irina panik tidaklah nyata.

"Apa kamu serius, Irina!? Jadi orang di sini ini adalah Metatron-sama!?"

Sepertinya Xenovia pun sangat terkejut pada identitas si ninja.

"S-Siapa dia?"

Aku bertanya pada Irina yang juga terkejut.

"Metatron-sama adalah Malaikat yang dihitung sebagai salah satu Seraph menurut ajaran kami!"

Seraph!? Jadi itu berarti dia dalam posisi yang sama seperti Michael-san dan Gabriel-san!

Kalau aku ingat, aku mendengar bahwa ada Seraph lain selain Empat Seraph Besar...... tapi kamu bilang bahwa Malaikat Ninja ini adalah salah satunya!?

Si ninja putih mengangguk karena kita terkejut, dan ia mulai memperkenalkan diri.

"Ya, namaku Metatron yang termasuk Seraph. Salam kenal."

......Jadi dia seorang Seraph dan ninja...... Karena kita tak tahu bagaimana menanggapinya, kita meminta Metatron situasi kita berada—.


Kita berdiri di ruangan yang luas dan duduk di sekitar perapian. Metatron-san mengatakan itu sambil cahaya dari lentera ditutupi dengan kertas membuat wajahnya terlihat.

"Satu-satunya hal yang kupunya sepanjang hidupku adalah NINJA -de gozaru. Aku terpesona oleh mereka dengan keanggunan dan keberanian yang ditunjukkan dalam film, televisi, dan manga -de gozaru."

......Apa, aku tak bisa memahami situasi dari pergi...... Kenapa Seraph-san mengatakan ini!?

"Setelah perdamaian antara Tiga Kekuatan Besar, aku mendapat pelatihan NINJA dari master terkenal yang tinggal di negeri ini -de gozaru."

Apa, seperti ninja terkenal hidup di negeri ini!? Aku menghabiskan tujuh belas tahun tidak tahu itu!

"......Apakah Michael-san memberikan persetujuannya?"

Aku bertanya kepadanya. Tidak peduli berapa banyak ia mengagumi ninja, ia memiliki peran penting yang menjadi Seraph. Apakah dia bisa mendapatkan persetujuan dari Michael-san yang baik tetapi juga keras?

Aku sedikit khawatir.

"Ya."

Metatron-san mengangguk. Michael-san, Anda memberinya persetujuan Anda ya......

Rupanya, ini adalah apa yang dikatakan Michael-san usai mendengar situasi.

[NINJA...... aku tak pernah berpikir kamu, Metatron, akan menjadi seorang murid dari kelompok pejuang terkenal. Sikapmu untuk memoles diri lebih jauh adalah sesuatu yang layak dihormati. Baiklah. Untuk Surga, dan keyakinan kami, silakan melatih diri sebanyak yang kamu inginkan.]

"""""Oo......"""""

Mendengar itu, Rias, Trio Gereja, dan Rossweisse-san mengeluarkan suara kekaguman mereka.

Apa yang terjadi?! Michael-sama, apakah Anda yakin Anda harus membiarkan ini?!

"....Aneh! Kalian semua aneh! Kenapa kalian baik-baik saja dengan NINJA?!"

Saat itu, Xenovia berdiri sambil mendengus.

"Bahkan Michael-sama menganggap NINJA sangat tinggi... sekarang aku ingin belajar Ninjutsu! Bagaimana denganmu, Irina?!"

Irina juga berdiri dengan penuh semangat dan mengangguk.

"Ya! Kalau Metatron-sama menjadi NINJA, aku juga harus menjadi NINJA sebagai Ace Michael-sama! Tuhan! Aku juga akan belajar Ninjutsu!"

Aku tidak berpikir belajar Ninjutsu adalah bagian dari kebutuhan yang diperlukan untuk menjadi seorang Malaikat?!

Usai reaksi yang dilihat dari orang-orang dari Gereja, Rias juga berdiri dari tempat duduknya dengan matanya yang penuh dengan tekad.

"Untuk Surga belajar Ninjutsu?!... Aku tak boleh tinggal di sini dan menyaksikan mereka melakukan itu. Kita perlu untuk menyebarkan Ninjutsu di Dunia Bawah juga, aku yakin akan ada waktu ketika alat NINJA akan berguna."

...Baik Malaikat dan Iblis, bukankah mereka lebih melebih-lebihkan NINJA?!

Sementara aku merenungkan apakah aku juga harus belajar Ninjutsu dengan serius, pintu terbuka sekali lagi.

Orang yang datang adalah... seorang pria tua yang mengenakan kostum tradisional Jepang. Dia memegang kantong plastik dari toko.

"Metatron-sama... Bukankah disini cukup berisik?"

Metatron-san berdiri tegak dan menyambut pria itu dengan sopan.

"Master, Kuroka-dono membawa lebih banyak calon murid –de gozaru."

Orang yang dipanggil master memandang kami.

"Oh ho, murid potensial."

Orang itu meletakkan tangannya di dagunya dan tampak sedikit bingung.

Pria itu duduk di depan kami dan memperkenalkan diri.

"Semuanya, senang bertemu kalian semua, aku orang yang mengajar di Iga-ryu, Momochi Tamon. Aku dari keluarga dekat dari klan Iga. Tadi aku harus pergi ke toko."

NINJA sungguhan! Bukan itu saja, dari Iga-ryu! Ada hal-hal seperti Malaikat, Iblis, Youkai, monster dan sekarang, NINJA juga! Dan dia pun menggunakan toko! Aku sangat terkejut! Tempat dimana aku lahir dan dibesarkan penuh dengan makhluk mistis!

Kiba memberi kami informasi lebih lanjut.

"Aku mendengar bahwa Ninja dari Iga-ryu menjunjung tinggi pentingnya kontrak moneter, sedangkan Ninja dari Koga-ryu memberikan kesetiaan mereka kepada satu raja."

Lalu Rias memiringkan tubuhnya ke depan dan berkata.

"IGA-RYU! Aku telah mendengar mereka! Sama seperti apa yang dikatakan Yuuto, sepertinya mereka telah menjalani kehidupan yang mirip dengan kita para Iblis!"

Dia sangat senang! Aku belum melihat Rias begini sebelumnya! I-Itu benar, Rias mencintai adat tradisional dan budaya Jepang. Akeno-san bilang bahwa Rias sangat senang saat mereka pergi ke Kyoto untuk perjalanan sekolah tahun lalu.

Akan lebih baik kalau aku bisa pergi kencan dengan Rias di Kampung Rakyat Jepang segera... Ah, mungkin aku hanya KO oleh Rias yang senang kalau itu terjadi ...

Xenovia memiringkan tubuhnya ke arah pria itu... Momochi-san dan berkata

"NINJA Master! Tolong jadikan kita murid Anda!"

"A-Aku juga! Saat aku menjadi NINJA, aku akan bisa lebih dekat dengan ajaran yang benar dari Tuhan!"

"Aku juga ingin melakukannya. Kalau aku menggabungkan kemampuan penyembuhanku dengan Ninjutsu, mungkin manfaat buat orang lain."

Baik Irina dan Asia memintanya!

Pada akhirnya, Momochi-san yang bingung menyerah dan mengatakan [Ya, aku mengerti].

Begitulah, Ninja yang hidup di kota kami mulai mengajari tidak hanya Malaikat, tetapi juga Iblis.


Semua orang memutuskan untuk belajar Ninjutsu tapi...

Kita memutuskan untuk mencobanya langsung dan jadi kita berkumpul di aula besar di lantai dasar bangunan ini.

Untuk suatu alasan, kita semua mengenakan pakaian Ninja. Mereka mengenakan pakaian mirip Metatron-san sedangkan para gadis...

"Ini adalah pakaian kunoichi."

Rias mengenakan pakaian Ninja perempuan! Biasanya ini disebut pakaian [Kunoichi]... itu sebuah pakaian yang mengekspos banyak kulit! Kulit putihnya terlihat di mana-mana. Ini adalah pakaian yang tampaknya seperti bagian penting dari tubuhnya akan terlihat kalau bergerak terlalu keras!

"Ufufufu, mungkin pakaian ini sangat bagus saat aku bermain-main dengan Ise-kun."

Akeno-san mengatakan hal seperti itu saat mengenakan pakaian yang memiliki penekanan besar pada payudaranya! Mataku melihat pemandangan bagus sekarang!

"Hmm, ini mudah untuk bergerak."

"Y-Ya, ini pasti adalah pakaian NINJA."

Prajurit Xenovia dan Irina sepertinya mereka merasa pakaian [Kunoichi] itu praktis. Untuk suatu alasan, pakaian Ninja ini sesuai dengan mereka. Ini mungkin karena mereka dilahirkan untuk menjadi prajurit? Yah, pakaian prajurit yang mereka kenakan sebelumnya yang juga lumayan erotis!

"A-aku malu!"

"B-Benar, ini sedikit..."

Asia dan Ravel memutar tubuh mereka malu-malu dengan pakaian seksi tersebut.

"Aku tidak akan memakai pakaian mesum begitu. Pakaian normal saja."

"Aku setuju."

Rossweisse-san dan Koneko mengenakan pakaian [Kunoichi] yang tidak memperlihatkan banyak kulit mereka! Ophis juga mengenakan pakaian [Kunoichi] normal. Yah, dia sudah seperti ini sejak kita meninggalkan rumah.

Orang yang menaruh tubuhnya di punggungku... Kuroka dan dia mengenakan pakaian [Kunoichi]!

"Ufufu ♪ karena kita sudah menjadi Kunoichi, kita juga harus memakainya dengan pantas ~nyaa"

Pakaian Ninja ero Nekomata Onee-san juga sangat menggairahkan... T-Terima kasih banyak!

"...Jangan berlebihan."

DxD Dx2 06.jpg

Koneko sedang mencoba untuk memisahkan aku dan Kuroka! Begitu keras!

"S-Senpai!"

Aku mendengar suara Gasper dan ketika aku berbalik, aku melihat sebuah kotak kardus.

"L-Lihatlah ini! Ninjutsu, Cardboard Meisaihakure no Jutsu!"

B-Bukankah itu cuma bersembunyi di dalam sebuah kotak kardus? Itu tidak berbeda dari normal!

Pokoknya, sementara semua orang tengah menyelesaikan persiapan mereka, Metatron-san mengeluarkan Shuriken. Sepertinya pelatihan ini hampir dimulai.

"Nah, kalian lempar Shuriken seperti ini."

Momochi-san melemparkan beberapa Shuriken yang ia pegang ke target dengan kecepatan seperti itu! Shuriken yang ia lemparkan semua memukul titik penting pada boneka berbentuk manusia.

Oh ho, gerakan tangannya sangat hebat, legit! Rias dan yang lain memberi tepuk tangan setelah melihat tutorial Shuriken.

...Tapi bisakah pelatihan Ninja akan membantuku? Yah, bagaimanapun juga, itu penting untuk mengalami hal-hal yang berbeda! Kamu tak pernah tahu kapan kamu mungkin perlu Ninjutsu untuk menjadi Iblis Kelas Atas!

Mari kita semua belajar Ninjutsu bersama-sama hari ini!

Saat aku tengah berpikir positif, Momochi-san bicara.

"Jadi lihat apa lagi..."

Saat ia hendak melanjutkan... tiba-tiba kami mendengar ledakan keras di luar bangunan.

...Ku! A-Apa yang terjadi?! Apa ada ledakan?!

Kita saling memandang saat terkejut! Namun, Momochi-san dan Malaikat Ninja Metatron-san membuat ekspresi yang mengatakan mereka tahu apa yang terjadi dan mendesah.

Saat kita pergi ke luar bangunan...

"""Gu!"""

Pejuang mengenakan body suit berwarna hitam muncul, membuat suara-suara aneh! Teriakan itu! Pakaian itu! Mereka sangat familiar! Orang-orang ini...

"Guhahahahahaha! NINJA,akan kupastikan kalian datang ke Grigori dengan kami hari ini!"

Sebuah tawa famliar berdering di seluruh area. Orang yang muncul di depan kami adalah seorang aneh yang mengenakan armor, helm dan jubah!

Penutup mata dan janggut itu! Kapak dan perisai di tangannya! Dia adalah orang aneh yang terlihat seperti bos mini dari pertunjukan tokusatsu sekolah lama! Aku tahu orang itu! Aku tahu dia dari saat aku pergi ke Grigori! P-P-Pria tua ini... Aku bertemu salah satu pemimpin Grigori, Armaros-san saat itu!

Apa yang tengah sini Armaros-san?! Apalagi dengan pejuang seperti dirinya! Armaros-san menunjuk kapaknya pada Malaikat Ninja Metatron-san.

"Guhahahaha! Aku akan mengambil hidupmu segera, Malaikat Ninja Metatrooooooon!"

"Armaros! Kau lagi!"

Metatron-san juga mengambil pedangnya saat ia melihat Armaros-san!

Armaros-san juga terus mengayunkan kapaknya sambil berteriak

"Tentu saja! Kau adalah orang dengan hubungan buruk dengan Grigooooori yang perkasa! Akhirnya aku akan mengakhirimu dari sini!"

Hubungan buruk? Aku bertanya pada Rias.

"...Malaikat Ninja-san, apakah ia memiliki hubungan buruk dengan organisasi Sensei?"

"…Ya. Menurut apa yang tertulis di dalam Injil tentang bahtera Nuh, rupanya mereka berhubungan buruk sejak Banjir Besar."

Tertulis di dalam Injil. Dalam hubungan buruk karena insiden Bahtera Nuh...?!

Lalu Armaros-san dan mataku bertemu.

"Ah! Oppai Dragon?! Ohho~! Kalian juga ingin menjadi NINJA?!"

Tidak sepenuhnya benar, tapi pada saat yang sama, tidak salah juga! Untuk memenuhi salah satu pemimpin yang tidak pernah ingin kulihat lagi saat aku baru saja bertemu dengan Ninja, sangat berlebihan!

Armaros-san berteriak dengan tekad

"Yah, baiklah! Metatrooooooon! Aku akan menghancurkanmu dengan kekuatan Grigori! Dan kau, NINJA!"

Armaros-san menunjuk Momochi-san.

"Terima undangan kami di Grigori! Agar organisasi kami berkembang, kita perlu Ninjutsuuuuu-mu!"

Grigori tengah mencoba untuk mendapatkan Ninja juga?! Sementara itu Momochi-san hanya mendesah.

"........Sigh, baik Malaikat dan Malaikat Jatuh datang kepadaku setiap malam. Sudah jadi begini sejak beberapa saat. Aku tidak tahu dari mana mereka mendengarnya tapi baik Malaikat dan Malaikat Jatuh terus datang dan... Hari ini, bahkan Iblis seperti kalian datang."

Sepertinya dia dalam situasi canggung. Yah, itulah yang diharapkan, ia mendapatkan tawaran dari Malaikat dan Malaikat Jatuh mulai sekarang, dia mengajari Ninjutsu pada Iblis...

Seberapa tinggi Tiga Kekuatan Besar melihat Ninja?!

Armaros-san tertawa keras seperti dia tidak peduli tentang kekhawatiran Momochi-san.

"Guhahahahahaha! Aku telah membawa manusia hewan yang Grigori banggakan!"

Armoros-san menjentikkan jarinya.

Hei, berhenti dengan manusia hewan itu! Aku jadi menggigil hanya mendengar kata-kata tentang manusia hewan milik Grigori! Grigori menjadi organisasi aneh yang terdiri dari orang-orang seperti pria tua ini dan Sensei! Setiap manusia hewan dari tempat semacam itu pasti tidak normal!

"Yang pertama adalah Yeti!"

Sementara aku mengeluh, hewan itu keluar dari kegelapan setelah pengenalan Armoros-san.

....Yeti? Sebuah gambar mengkhawatirkan muncul di dalam pikiranku! Itu adalah gambar menakutkan dari Yuki-onna Goristie! Jangan lagi! Gorila salju membuat sebuah penampilan lagi! Bukankah ini yang ketiga kalinya?! Seberapa tinggi kemungkinan perjumpaan dengan hewan buasa bagiku?! Kota ini penuh dengan gorila! Aku muak dan bosan melihat gorila memukul dadanya! Tapi melihat pandangan itu sampai aku terharu...

"Fu, aku tak pernah membayangkan bahwa aku akan berhadapan dengan NINJA... itu tidak sangat elegan."

Itu adalah bishounen pirang mengenakan tuksedo (Tuxedo-nya telah terukir huruf G.) Dan ia memiliki senyum sinis di wajahnya!

Itu adalah manusia hewan? Yeti? Bukankah dia hanyalah bishounen normal berpakaian tuksedo? Sudah jelas bahwa aku akan memiliki keraguan tapi selain itu, aku memiliki perasaan campur di dalam hatiku!

".........Kuuuu!"

Aku... sangat marah sampai aku terdiam dan wajahku berubah marah. Melihat bagaimana marahnya aku, Koneko dan Asia bicara padaku saat sedang bingung.

"......Senpai?"

"Ise-san, ada apa?"

Snap! Aku berteriak sambil meratap!

"Ini, ini keterlaluaaaaaan! Kenapa?! Kenapa! Kenapa Yuki-onna seekor gorila dan kenapa Yeti seorang Bishounen tampan?! Ini aneh! Sangat aneh! Apa yang salah dengan sistem di dunia ini?!"

Ini sangat aneh! Kenapa Yuki-onna adalah gorila namun, Yeti adalah pria normal?! Seharusnya itu sebaliknya! Tidak, tolong buatlah begitu!

"Ise, tenang. Tidak ada yang salah di sini."

Rias menempatkan tangannya di bahuku dan berkata ini untuk membuatku tenang!

"Ini salah! Rias, Yeti seharusnya gorila salju berbulu! Sama seperti Goristie! Lalu kamu dapat menyebut itu Yeti!"

Aku benci ini! Dunia ini, ada sesuatu yang salah! Seseorang, tolong bawa aku ke dunia di mana Yuki-onna cantik dan Yeti gorila berbulu ada! Kumohon!

Mengabaikan aku yang menjadi kaget dan berteriak, Armoros-san memperkenalkan orang berikutnya.

"Dan selanjutnya adalah orang ini! Ia lahir dengan buah operasi renovasi Grigori... Kappa!"

Untuk menanggapi suara pemimpin, orang yang keluar adalah... Kappa dengan kulit hijau dan piring di kepalanya serta paruh burung dan cangkang penyu.

Kacamata dengan sisi runcing yang mengesankan. Melihat lebih dekat, ia memiliki huruf [G] tertulis di perutnya. Grigori mengukir simbol itu pada segala sesuatu yang mereka campuri! Saji juga memiliki itu di punggungnya!

"Fu, aku tak pernah membayangkan bahwa aku akan kembali ke kota ini."

Manusia Kappa itu tertawa dengan nada membenci diri sendiri. Orang yang paling terkejut melihat Kappa itu adalah Koneko!

"...Ku! Salamander Tomita-san!!! Kamu masih hidup?!"

Koneko, yang biasanya tenang, tak bisa menyembunyikan keterkejutannya usai melihat Kappa itu.

"...K-Koneko? Kamu mengeluarkan getaran yang belum pernah kurasakan sebelumnya..."

Ketika aku bergumam itu, Rias mempersempit matanya dan berkata.

"Bagi dia kembali... ini akan menjadi masalah."

"Bagi Salamander Tomita-san kembali... itu tak terduga."

Akeno-san juga mengatakan hal seperti itu.

"Koneko dan Salamander Tomita-san adalah teman."

Apakah Gasper juga tahu situasi ini?!

"S-Siapa orang ini?! Sepertinya semua orang dari anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib awal kenal dia..."

Sepertinya kecuali aku, anggota asli, Rias, Akeno-san, Koneko, Kiba dan Gasper kenal Kappa itu.

Kiba, mengerutkan kening, berkata padaku.

"Kamu ingat pertandingan tenis aktivitas Klub Penelitian Ilmu Gaib sebelumnya, kan?"

"Ya, yang melawan Abe-senpai?"

"Waktu itu, Buchou menulis laporan. Apakah kamu ingat dia menyebutkan tentang Kappa bijak yang hidup di pinggiran kota?"

Ah, aku ingat sekarang! Itu kembali pada semester pertama. Jadi nostalgia, hal itu terjadi tepat setelah Xenovia bergabung dengan kami.

"Kalau aku ingat benar, ia ingin menjadi seorang rapper tapi dia kembali ke pedesaan untuk mewarisi peternakan mentimun keluarganya....!"

Kataku sambil mengingat apa yang kudengar dari belakang.

Kisah seorang Kappa yang ingin menjadi rapper tapi kembali ke kota asalnya untuk mewarisi peternakan mentimun terjebak dalam ingatanku. Yah, aku tidak mengerti mengapa Kappa ingin menjadi seorang rapper.

"Lalu ada apa dengan nama, Salamander Tomita?! Bukankah Kappa seorang youkai air dan youkai Api Salamander?!"

Kiba, setelah mendengarkan aku, mengatakan,

"Itu namanya. Kita bilang bahwa Koneko adalah penggemarnya saat itu, kan?"

"Ah, kalau dipikir-pikir Koneko bersenandung rap. Aku ingat berpikir bahwa itu adalah peristiwa langka tapi itu cukup mengejutkan bahwa Koneko bersenandung musik rap."

Kappa bicara dengan Koneko, membuat senyum dingin.

"Oi, Koneko. Lama tak jumpa."

Mungkin karena seperti pertemuan istimewa, lalu Koneko mulai basah dengan air mata.

".........Salamander Tomita-san. Hiks, cahaya kota yang mengeringi piring kepalaku."

Koneko mulai bernyanyi rap. Mendengar itu, Kappa tersenyum dan membalas bernyanyi padanya.

"Kemarahan dalam diriku yang tak kubisa jelaskan secara penuh..."

"...Jadi kubilang biarkan hanya mencuri jiwa(shirikodama) dari dalam tubuhmu."

Sementara ditangkap nostalgia, mereka menyanyikan rap misterius! Saat itu, Kiba berteriak!

"Ini... salah satu lagunya [Shirikodama Rhapsody]! Dia menyanyikan itu selama The Ultimate Battle di Sungai Terrace!"

Apa itu The Ultimate Pertempuran di Sungai Terrace?! Apa yang terjadi saat itu?!

"....Jadi nostalgia, aku ingat saat itu. Hei, Akeno, saat itu Koneko sedang..."

Rias memiliki mata penuh nostalgia karena tampaknya dia teringat sesuatu.

"Ya, itu adalah hari musim panas. Untuk Koneko yang harus menjadi sesuatu yang tidak akan pernah dia lupakan..."

Akeno-san bicara dengan nada seperti dia mengingat kembali ke peristiwa saat itu.

"Aku tak tahu apa yang kalian bicarakan! Apa insiden yang terjadi saat itu?!"

Aku merasa seperti aku sedang ditinggalkan dengan sengaja! Sial! Aku sangat iri anggota asli yang berbagi momen ini! Seseorang tolong ceritakan apa yang terjadi di The Ultimate Battle di Sungai Terrace ini!

Koneko menyeka air matanya dan bicara.

"Salamander Tomita-san, aku sangat, sangat ingin bertemu denganmu."

"Fufu, aku minta maaf Koneko. Ayahku kembali ke rumah tiba-tiba runtuh jadi aku harus kembali mewarisi pertanian mentimun. Bagi Kappa, panen mentimun adalah masalah hidup dan mati."

Lalu Kappa meminta Koneko.

"...Jadi, sudahkah kamu menemukan seseorang yang kamu cintai?"

"...Ya, berkatmu."

Ujar Koneko sambil mencuri melirik diriku. Aku bisa merasakan wajahku semakin merah.

Kappa, melihat reaksi itu, mengangkat kepalanya.

"Che... Sepertinya keringat masuk ke mataku. Jadi wanita kecil ini kini telah jatuh cinta..."

...Kappa hampir menangis. Apa ekspresi yang harus kubuat di sini...

Tapi setelah menetapkan pikirannya, ia menghadapi Koneko.

"Koneko, aku minta maaf tapi... aku pikir aku musuhmu. Sekarang, aku telah telah terlahir kembali sebagai manusia hewan Grigori untuk mengalahkan Malaikat NINJA itu."

Sungguh?! Bagaimana kamu menjadi agen untuk Grigori?! Apa yang terjadi dengan peternakan mentimun?!

"...Ya, aku akan mematahkan piringmu."

Koneko juga masuk ke sikap pertempurannya!

"Baik, aku akan menunjukkan gaya bertarung rapper Kappa."

Oioi, pertempuran youkai Nekomata VS Kappa akan dimulai?! Berhenti melakukan hal-hal tak berarti dan kembali ke peternakan menitimunmu! Ini adalah tempat yang relatif damai! Dan apa-apaan gaya bertarung rapper?!

"Hehe♪ tunggu sebentar ~nya."

Tiba-tiba, Kuroka berdiri di antara mereka berdua.

"Shirone, kamu tidak perlu melawan Kappa ini ~nya... Serahkan pada Onee-chan."

Saat Kuroka mengatakan hal itu, jujur saja Koneko ​​terkejut.

"...Ku! Onee-sama! Ini adalah antara aku dan Salamander Tomita-san!"

"Duh, bisakah kamu melawan dia? kamu memandang tinggi Kappa ini, kan? ...Serahkan pada Onee-chan ini kadang-kadang."

"......Onee-sama."

Ara.....? Apa ini? Berkat itu Kappa, mereka berdua saling berusaha...!

Melihat Kuroka, Kappa tertawa.

"Fu, jadi kamu kakak Koneko yang terkenal? Akhirnya kita bertemu."

"Sepertinya kamu sudah tahu situasi kita tapi jangan bicara tentang itu sekarang. Aku akan menunjukkan Ninjutsu yang baru kukuasai!"

Kuroka membuat gerakan tangan! Tiba-tiba, Kappa juga mulai bergerak!

"Ini menarik!"

Di depan mata kita... Nekomata Onee-sama dan Kappa memulai pertempuran mengesankan! Ketika Kappa menembak jet air yang kuat dari mulutnya, Kuroka mengelak itu dengan jutsu klon!

Kappa itu, dia mampu bertarung setara melawan Iblis Kelas Atas, Kuroka!

"Benarkah kamu hanya menjadi lebih kuat dengan panen mentimun dan rap?!"

Sekarang aku tidak peduli apapun yang terjadi! Sementara itu si tampan Yeti, yang diabaikan oleh penampilan Kappa, bicara sambil membuat sikap.

"Fu, lalu siapa lawanku?"

Hmm, yah haruskah kuakhiri ini dalam satu pukulan? Karena aku tidak ingin terlibat dengan suasana aneh, aku menetapkan pikiranku dan hendak melangkah tapi...

"Aku juga akan bertarung. Ninjutsu, Bunuh Great Red."

Tiba-tiba Ophis melompat dan menyerang Yeti itu.

SLAAAP!

Dia memukulnya dengan Ninjutsu... t-tunggu tamparan?!

...Itu bukan Ninjutsu! Itu tamparan kelas dunia!

"KYAAAAAAAAAAA!"

Yeti, setelah terkena tamparan kelas dunia, meluncur ke sisi lain dari langit malam sambil berteriak! Ah, ada kilat saat itu!

"Nin nin, itu adalah hukuman dari Surga. Itulah apa yang kukatakan."

Lalu Ophis membuat gerakan tangan. Dragon God tidak boleh mengatakan hal-hal seperti itu!

Dan kamu tidak seharusnya melawan siapapun! Siapapun yang melawan Ophis akan berada dalam keadaan seperti itu yang lebih buruk dari mati! Setelah benar-benar mengalahkan Yeti dan dengan pertarungan antara Kuroka dan Kappa masih berlangsung, pertarungan antara Metatron-san dan Armoros-san hampir dimulai.

"Gahahahahaha! Aku akan menghabisimu hari ini, Metatrooon!"

Armoros-san mengayunkan kapaknya dengan kesenangan! Kekuatan kapaknya menghancurkan lantai! Otak orang ini terbuat dari otot! Kekuatannya luar biasa!

"Hm! Rasakan ini, Ninjutsu Seraph Shuriken!"

Metatron-san juga mengirimkan shuriken yang terbuat dari cahaya menuju Armoros-san!

Tapi tak apa-apa bagi Seraph dan pemimpin Grigori, yang terikat oleh perjanjian damai, untuk saling bertarung? Ketika pertanyaan itu muncul di dalam pikiranku...

"Mungkin mereka membutuhkan beberapa jenis perubahan suasana. Aku yakin Surga dan Azazel-sensei juga tahu ini."

Ujar Akeno-san sambil tersenyum pahit.

Yah, kalau ada masalah, mereka akan dihukum. Sepertinya baik Metatron-san dan Armoros-san tengah bersenang-senang.

Sambil kita menonton pertarungan antara Malaikat Ninja dan Malaikat Jatuh Nekad... entah dari mana, lingkaran sihir muncul di depan kami.

Pola itu... Lucifer?! Dengan cahaya terang, orang yang muncul adalah Sirzechs-sama dalam kostum Satan Red! Seraph, pemimpin Grigori dan sekarang Maou-sama juga membuat sebuah pintu masuk?!

"Aku datang ke sini setelah mendapatkan informasi rahasia bahwa NINJA tinggal di sini! Aku minta maaf tapi aku akan menerobos masuk sini! Aku Maou Sentai Satan Ranger's Satan..."

Dan orang berikutnya yang keluar dari lingkaran itu Grayfia-san! Begitulah, Grayfia-san mengejutkan Satan Red!

"Sekarang, mari kita kembali... dan kalau kamu tidak bertindak cukup aku benar-benar akan marah, Sirzechs!"

"Tunggu, Grayfia! Kita perlu NINJA di Dunia Bawah juga! Jadi tolong..."

Bahkan sebelum ia memiliki kesempatan untuk menyelesaikan kalimatnya, cahaya dari lingkaran sihir yang diciptakan oleh Grayfia-san yang marah memaksa teleport dirinya.

Itu terjadi begitu mendadak sekaligus.

...Berapa jajaran atas dari Tiga Golongan cinta Ninja...?!

Ninja Iga-ryu, Momochi-san, menghela napas.

"Hmm... Entah itu Surga, Malaikat Jatuh atau Youkai, mereka lebih aneh dari Ninja."

Itu benar, aku sangat menyesal mengganggu Anda...... semua orang bertujuan untuk Momochi-san yang entah keluarga atau kenalan kita. Aku sangat malu akan hal ini.

"Akankah kalian melanjutkan pelatihan?"

Usai saling melihat selama beberapa saat, kita semua mengangguk.

"""Ya."""

Dengan begini, kami meninggalkan pertempuran Metatron-san VS Armoros-san dan Kappa VS Kuroka dan kami melanjutkan pelatihan kami.


Usai insiden Ninja mereda, kami anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib yang belajar ninjutsu, menikmati melemparkan senjata rahasia di sekitar rumah.

"Sekarang, aku akan bermain di tempat Ninja lagi ~nyaa."

Sepertinya Kuroka dan Le Fay terus mengunjungi Momochi-san dan Metatron-san.

Kalau dipikir-pikir, karena dia meninggalkan mantan teroris, Kuroka, sendirian, Metatron-san tampaknya orang yang sangat baik. Atau mungkin, karena dia terlalu sibuk belajar ninjutsu, dia hanya tidak perhatian padanya...

"......Aku juga datang, aku tidak bisa membiarkan Onee-sama berkeliaran sendirian."

Setiap saat ketika Kuroka hendak meninggalkan rumah, sekarang Koneko selalu ikut.

Tampaknya Kuroka sedikit kesal tapi...

"Yah, apa boleh buat ~nya."

Dia tampaknya sedikit senang pada saat yang sama.

Aku berpikir bahwa itu akan menjadi hebat jika mereka benar-benar saling melengkapi dan untuk hal itu terjadi, aku juga akan melakukan yang terbaik. Ketika keduanya berdiri bersebelahan, mereka terlihat seperti tidak lain saudara kandung yang normal...

Juga sebagai catatan, setelah kejadian itu, Momochi-san telah diundang sebagai VIP untuk baik Surga dan Dunia Bawah. Dia telah menjadi bakat yang sangat populer di Dunia Bawah. Aku juga mendengar bahwa Ninja Dojo-nya di Dunia Bawah sangat populer juga.

Kenapa orang asing dan Makhluk Mistik sangat cinta Ninja!

Life.6 Suaka Maniak[edit]

Bagian 1[edit]

Itu adalah hari yang dekat dengan awal liburan musim dingin kami.

"Hmm, ini datang dengan baik ♪"

Seperti yang kukatakan ini, aku menggerakkan tanganku dan juga bersiul. Saat ini aku di ruang yang tidak terpakai yang terletak di lantai atas kediaman Hyoudou dan aku dalam proses.... membangun model plastik. Fase saat ini adalah melukis dan aku tengah mencuci bagian-bagian setelah menggunakan amplas.

Akhir-akhir ini kita Gremory telah sibuk seperti orang gila. Kita tidak hanya harus fokus pada sekolah serta tugas kita sebagai Iblis, kita juga diperlukan untuk melawan teroris. Selain ini, kita tak bisa melewatkan pelatihan di keadaan darurat dan agar kita bisa merespon ketika diperlukan dalam waktu singkat. Sebenarnya hal-hal seperti ini bukanlah sesuatu yang anak SMA harus lakukan.

Tapi itu tidak dapat membantu. Aku orang yang dengan kekuatan... Sekiryuutei saat ini. Aku ingin melakukan sebanyak yang kubisa dengan kekuatanku karena aku tak ingin teman-temanku terluka.

Tapi aku ingin memiliki waktu pribadiku sendiri di mana aku dapat bersantai dan fokus pada sesuatu yang lain. Mungkin karena aku telah didampingi oleh banyak orang akhir-akhir ini, aku ingin menghabiskan waktuku sendiri. Jadi hal yang kulakukan ketika aku mendapatkan waktu untuk diriku sendiri adalah... membangun model plastik.

Kamar kosong ini adalah ruang pribadiku sendiri. Aku menyimpan alatku di meja dan aku juga memiliki kompresor tua serta air brush yang kudapatkan dari Azazel-sensei. Aku bisa membangun model plastikku tanpa terganggu hal-hal yang tidak diinginkan.

Aku tengah membangun sebuah robot model plastik. Ketika aku masih kecil, aku suka [Mobile Suit Gundam] dan sering membangun salah satunya. Saat aku semakin tua, perlahan aku berhenti tapi setelah menjadi anak SMA, sudah ada waktu ketika aku ingin membangun satu. Y-Yah, bisa dikatakan bahwa aku hanya menggunakan sebuah kotak kosong untuk menyembunyikan DVD pornoku...

Gagasan yang diberikan seperti kompresor mahal oleh Sensei dan tidak menggunakannya sedikit menggangguku. Untuk mendapatkan sesuatu yang kuinginkan ketika aku masih kecil tetapi tidak mampu secara gratis... Aku senang kami memiliki perjanjian damai antara tiga golongan!

Setelah sekitar satu jam dari mulai melukis dengan air brush, aku mendengar ketukan datang dari pintu dan Asia masuk.

"Ise-san, maaf mengganggu. Umm, ada tamu yang datang untuk bertemu Rias-oneesama jadi dia ingin semua orang untuk datang dan menyambutnya."

Tamu Rias? Hmm, dari nada suaranya, tamu itu tampaknya tamu VIP... kalau begitu, aku harus segera pergi. Setelah menjadi Sekiryuutei, aku terus mendengar [Kamu harus berkenalan dengan orang-orang untuk saat ini.] Atau [Tak ada salahnya bertemu mereka] dari orang lain.

"Baik."

Meninggalkan model plastikku untuk sekarang, aku menuju ke ruang tamu VIP dengan Asia.


Orang yang tiba-tiba mengunjungi kediaman Hyoudou adalah... Iblis wanita yang tampaknya seusia kami.

Dia mengenakan kacamata yang menutupi matanya yang indah, memberikan rasa dingin daripada ketenangan dan memiliki rambut pirang dengan tanda-tanda sedikit hijau muda. Dia memiliki aura ketat meskipun dibandingkan dengan Sona-kaichou ketika aku pertama kali bertemu dengannya.

Dia mengenakan pakaian yang cocok untuk bangsawan. Desain mencolok dan aksesoris dengan lambang Agares mereka memberikan getaran mewah. Meskipun dia seorang wanita, dia tidak mengenakan gaun tapi sebaliknya, ia mengenakan rok mini dan sepatu bot tinggi. Dia mengenakan sangat baik bagi seseorang yang tampaknya seusia kami tapi disesuaikan dengan pakaian mewah.

"Senang bertemu kalian semua. Maaf, aku datang ke sini begitu tiba-tiba."

Orang yang menyambut kami dengan senyum dengan suara dingin adalah pewaris berikutnya Archduke... Seekvaira Agares-san! Di belakangnya adalah seorang pria berambut hitam dengan seragam butler... orang itu [Queen] laki-laki budak Agares.

Tapi untuk Seekvaira-san mengunjungi kediaman Hyoudou itu tak terduga! Yah, dia adalah anggota dari organisasi anti-teroris [DxD] dan seperti Rias, Sona-kaichou dan Sairaorg-san, dia adalah salah satu [Rookies Four] jadi dia adalah salah satu kenalan kami. Tapi ini adalah pertama kalinya ia berkunjung untuk urusan pribadi.

Rias, yang tampaknya telah diberitahu tentang kunjungan hari ini, mengatakan kepada semua orang.

"Seekvaira datang ke sini karena dia punya sesuatu yang perlu dia diskusikan dengan Azazel, khususnya, dengan Grigori."

Dia punya sesuatu untuk didiskusikan dengan Azazel-sensei? Yah orang itu biasanya sekitar sini jadi kalau ingin bertemu dia, cara tercepat adalah dengan datang ke sini.

Seekvaira-san menghirup teh yang Akeno-san buat dan bicara.

"Aku mampir ke sini karena aku satu jam lebih awal dari waktu aku harus bertemu dengan mantan gubernur."

Jadi dia hanya mampir. Hmm, gerakannya sambil minum teh itu elegan dan anggun! Ini seperti yang kulihat apa yang wanita bangsawan harus bertindak! Dia memiliki aura menakutkan tapi dia juga benar-benar cantik! Sosoknya... juga tampak luar biasa!

"(......Ise-sama, tak sopan menatapnya saja.)"

Ravel memberiku peringatan suara kecil! Yah, itu benar... tapi karena aku melihat bishoujo, mataku bersyukur!

Rias bicara dengan ekspresi lembut di wajahnya.

"Sudah beberapa saat sejak kita minum teh bersama. Kita sering bertemu saat kita kecil."

"Karena kamu dan aku adalah pewaris dari keluarga kita, itu tidak mengherankan bahwa jadwalmu tidak lagi bebas. Bukan itu saja, saat ini kita bagian dari organisasi anti-teroris."

Melihat senyum langka tersebut, kesan pertamaku tentang dia sedikit memudar... yah, jujur saja, ketika pertama kali kami bertemu musim panas terakhir di Dunia Bawah... dia bertengkar dengan si Iblis Yankee Zephyrdor Glasya-Labolas.

Dia bilang hal-hal menakutkan seperti [Meski aku membunuhmu, aku tidak akan dipersalahkan oleh orang-orang di atas.]! Itu normal untuk takut padanya. Asia, yang dengan kami saat itu, memiliki ekspresi tegang di wajahnya... dia pasti seseorang yang tidak ingin kamu buat marah... yah, karena dia seorang putri dari keluarga Archduke Agares yang memegang posisi penting di Dunia Bawah, tidak heran dia begitu keras.

Sementara kita semua tegang, obrolan elegan antara [King] berlanjut.

Seekvaira-san bicara kepada Rias dengan cara bercanda.

"Rias-chan. Bukannya dulu kamu memanggilku [Seek-chan]? Kamu masih bisa memanggilku itu."

Saat itu, wajah Rias menjadi begitu merah.

"I-Itu saat aku masih kecil, saat aku pun tak tahu sopan santun. Berhenti mengatakan itu padaku..."

Wow, itu adalah reaksi yang lucu. Itu selalu segar dan enak untuk mendengar cerita tentang Rias yang tidak kutahu. Aku ingin mendengar lebih banyak!

Saat itu, Seekvaira-san menatapku yang sedang berusaha untuk menguping pembicaraan mereka.

"...Sekiryuutei, Hyoudou Issei-san."

"Y-Ya!"

Saat Seekvaira-san bicara padaku entah dari mana, aku menjawab dengan suara bingung.

Dia melanjutkan.

"Kamu tidak perlu gugup begitu. Kita semua Iblis dan kita akan saling kenal cukup lama. Lagi pula, kamu adalah orang yang penting dalam [DxD] sehingga dengan posisiku, aku akan mendukungmu dengan segala kemampuanku. Kalau kamu punya sesuatu yang kamu butuhkan dariku, jangan sungkan untuk meminta."

"Ya, terima kasih banyak."

Mendengar jawabanku, Seekvaira-san tersenyum dan bicara pada semua orang di sini.

"Semuanya di sini juga bisa menggunakanku, pewaris dari Archduke, yang kalian inginkan. Karena kita adalah rekan, mari kita saling membantu. Untuk saling menggunakan... Fufufu. Kedengarannya lebih seperti Iblis yang memegang pentingnya pertukaran setara sehingga kedengaran cukup mudah."

"""YA"""

Semua orang berkata serempak. Untuk menggunakan Archduke... aku tak bisa memikirkan apapun sekarang tapi di masa depan, kita pasti akan saling mengandalkan. Kalau kita memikirkan tentang generasi yang berbeda, Archduke yang akan kita andalkan sebagian besar menjadi Archduke ini.

...Saat itu, Seekvaira-san menatap tanganku dan bergumam.

"Sesuatu di tanganmu..."

Tangan? Saat aku melihat tanganku... pewarna model plastik yang berwarna-warni ada di tanganku! Woah~ karena aku terburu-buru, semua pewarna belum dibersihkan! Akhirnya aku menunjukkan sisi menyedihkan dariku!

"Ah! A-Aku sangat menyesal... Aku tidak tahu kamu akan datang... aku sudah sibuk dengan hobiku..."

Aku mencoba untuk membersihkannya dengan handuk basah yang diberikan oleh Ravel tapi karena aku menggunakan cat pernis, sepertinya aku hanya bisa menyingkirkan itu saat aku benar-benar mencuci tangan dengan benar!

Dalam situasi ini di mana orang lain mungkin telah memandang rendah padaku atau setidaknya menertawakanku, Seekvaira-san... sebaliknya... menunjukkan minat dan bertanya padaku.

"Hobimu... apakah itu model plastik?"

"Ah ya. Aku sedang membangun mecha model plastik... Aku sedang melukis beberapa saat yang lalu."

Begitu Seekvaira-san mendengar itu, matanya bersinar. Ketenangan dirinya lolos dari matanya dan digantikan dengan kegembiraan.

"Mecha... jadi Dundam? Atau Macross?"

...Bagiku membayangkan Putri dari Keluarga Archduke mengucapkan kata-kata begitu... aku tidak akan pernah percaya itu. [Dundam] adalah model plastik yang saat ini kubangun yang berdasarkan [Mobile Suit Gundam] dan [Macross] seharusnya anime tentang robot berubah menjadi pesawat jet [Macross]

Atmosfer di sekitar Seekvaira-san berubah begitu mendadak sampai semua orang sangat terkejut.

"Gundam, aku membuat satu saat aku masih kecil..."

Ketika aku menjawab, dia bertepuk tangan dan tersenyum padaku!

"Ara, sungguh kebetulan. Sebenarnya aku sangat suka Gundam!"

Dan Seekvaira-san menempatkan wajahnya tepat padaku dan terus bertanya!

"Jadi mana favoritmu? First? Z? Another? Atau OVA? Atau mungkin original manga."

"U-Umm..."

Ketika Seekvaira-san melemparkanku pertanyaan seperti anak polos, aku bingung dan tak bisa menjawabnya! Oioioioi, Hime-sama! Kamu seperti seorang maniak Gundam! Sepertinya kamu tahu semuanya adalah untuk Gundam!

Sepertinya Rias pun terkejut di sisi yang sama sekali berbeda dari Seekvaira-san karena mulutnya menggantung terbuka lebar dan dia tak bisa mengatakan apa-apa! Ini adalah sisi lain Rias yang tak pernah kutahu dan harapannya telah terlampaui!

Kita tak tahu apa reaksi itu tepat tapi kemudian, butler Seekvaira-san, [Queen] Agares, memberitahu [King]-nya.

"Seekvaira-sama. Sekiryuutei-sama berada dalam situasi yang canggung. Tolong, karena dia tunangan Rias-sama jadi santai saja padanya."

Setelah mendengar itu, sepertinya dia kembali biasa. Dia menyembunyikan mulutnya dengan tangannya dan tertawa.

"Ah, maafkan aku. Ufufu. Kalau aku mulai membicarakan Gundam, aku tak bisa berhenti."

...Aku tak bisa mengikuti perubahan langkah ekstrimnya. Sementara aku masih bingung, butler Seekvaira-san datang padaku dan membisikkan sesuatu. Sebuah suara bishounen rendah datang ke telingaku.

"(Saya minta maaf. Seekvaira-sama adalah maniak mecha anime. Terutama dia terobsesi dengan Gundam.)"

...B-Begitukah?! Pewaris dari Archduke adalah... penggemar mecha anime?! U-Umm. Aku tidak mengharapkan ini sama sekali. Ini sangat mengejutkan bahwa gambaranku sebelumnya telah dia hapus. Saat itu, butler mengatakan [Ah, mohon maaf] dan memberi pengenalan formal padaku.

"Senang bertemu dengan Anda, Sekiryuutei-sama. Saya [Queen] Seekvaira Agares-sama dan butler-nya, Alivian."

[Queen] budak Agares, Alivian-san. Hmm, aku ingat namanya seperti sebelumnya. Aku ingat dia dari video Rating Game Sitri VS Agares dengan semua orang. Dia selalu di samping Seekvaira-san dan memberi perintah pada budak-budak Seekvaira-san.

Itu adalah Alivian-san yang memberi tim Sitri kesusahan sampai akhir. Dia hebat pada serangan dan pertahanan dan dia adalah tipe serba bisa yang baik di pertarungan tinju dan sihir. Dia adalah alasan mengapa Saji terjebak dan harus berubah menjadi Vritra. Alivian-san harus menghadapi Saji yang ofensif dan pada saat itu Sona-kaichou berhasil di mengakhiri Seekvaira-san sendiri.

Menurut pendapat Rias, meski Saji tidak berubah menjadi Vritra, pada akhirnya Sona-kaichou akan menemukan solusi untuk memenangkan pertarungan panjang.

Aku membalas salam pada Alivian-san.

"Aku telah mendengar rumornya."

"Terima kasih banyak."

Saat itu, Ddraig bicara.

[Partner, pria itu... Naga. Dari auranya, Naga Eropa Timur... Zmei huh, Rare Dragon.]

Benar. seperti yang Ddraig bilang, menurut informasi kami, ia adalah Naga yang penampilannya adalah manusia normal.

"Alivian-san adalah Naga, kan?"

"Ya, saya dari klan Naga bernama Zmei. Majikan saya telah melarang saya untuk berubah menjadi penampilan normal saya sehingga biasanya saya terlihat seperti ini."

Kata Alivian-san dengan nada cerah. Sepertinya dia bukan orang jahat.

Lalu Alivian-san bicara kepada majikannya lagi.

"Seekvaira-sama. Waktu untuk bertemu dengan Mantan Gubernur telah tiba."

"Begitu. Lalu Rias-chan, semuanya. Terima kasih untuk…"

Seekvaira-san menghentikan kalimatnya di pertengahan jalan dan menatapku.

"Sebenarnya ini mungkin kesempatan yang bagus. Maukah kalian semua ikut denganku? Aku akan menunjukkan sesuatu yang menyenangkan."

Aku dan Rias saling memandang.

Kami ingin tahu apa jenis kesepakatan Seekvaira-san dan Sensei buat jadi kami memutuskan untuk ikut.

Bagian 2[edit]

Kami memutuskan untuk menggunakan lingkaran teleportasi raksasa di bawah kediaman Hyoudou untuk melompat langsung ke fasilitas Grigori di kota ini.

Tempat kami teleport adalah... sebuah laboratorium pengujian terletak di bawah kota ini... mantan Gubernur Malaikat Jatuh itu membangun tempat ini di seluruh kota dan itu hanya untuk hiburan!

...Apa dia membuat beberapa alat aneh di fasilitas ini juga? Aku mulai berpikir begitu...

[Queen] Alivian-san bicara sambil berjalan menyusuri koridor

"Sebenarnya kami, Keluarga Agares, sedang mempersiapkan untuk bisnis karakter juga. Seperti apa yang Keluarga Gremory lakukan dengan [Oppai Dragon], kami akan ke bisnis media."

Seekvaira-san mengangguk dan melanjutkan.

"Kita tak bisa memikirkan pemasaran karakter sebagai hal yang kasar. Petinggi memikirkan [Oppai Dragon] sebagai sesuatu yang bodoh tapi [Oppai Dragon] sangat populer sehingga semua orang di Dunia Bawah tahu apa itu. Dan berkat itu, Keluarga Gremory meraup banyak uang, kan?"

[Ya, berkat itu] Rias menjawab singkat. Seperti yang Seekvaira-san bilang, Keluarga Gremory tengah membuat keuntungan besar dari [Oppai Dragon], begitu besar sehingga ada uang dengan jumlah yang luar biasa yang disetorkan ke rekening bankku setiap bulan. Yah Grayfia-san tengah mengelola uang itu jadi aku tak bisa hanya menghabiskan uang itu sesukaku.

Dari apa yang kudengar, orang seperti Kiba (Darkness Knight Fang), Koneko (Hellcat) dan lain-lain, yang mana didasarkan dari karakter [Oppai Dragon], juga menerima uang dengan jumlah yang luar biasa ke rekening mereka dan begitu, kita tahu bagaimana besarnya [Oppai Dragon]. Singkatnya, Keluarga Gremory bisa kaya hanya pada [Oppai Dragon].

...Yah, rentang hidup Iblis sudah hampir tak terbatas. Jadi [Uang untuk bertahan selama hidup] bagi manusia bahkan tidak akan 1/100 untuk Iblis jadi aku akan perlu untuk mendapatkan lebih. Membangun hidupmu sampai 10000 tahun eh, itu akan memakan waktu yang lama...

Saat aku memikirkan itu, Alivian-san membuka mulutnya.

"Itu sebabnya kami memutuskan untuk memulai bisnis karakter kita sendiri tapi kalau kita membuat sesuatu yang mirip dengan [Oppai Dragon] kita tidak akan bisa mendapatkan dukungan dari orang-orang. Meski Keluarga Agares membuat karakter pahlawan, semua itu akan menjadi tiruan dari [Oppai Dragon] atau serial lainnya... apalagi, itu akan menjadi plagiarisme."

Kedengarannya benar. Sulit untuk berhasil dengan menyalin orang lain. Sepertinya ada orang lain yang menyalin apa yang telah Gremory lakukan dan menciptakan acara pahlawan tokusatsu tetapi itu tidak sepopuler [Oppai Dragon].

Ketika kami sampai di ujung koridor, kami tiba di tempat yang tampak seperti hanggar. Tempat ini memiliki segala macam senjata... dari tank sampai jet. Senjata-senjata itu termasuk yang kita lihat di Dunia Bawah yang bekerja pada kekuatan Iblis.

Hal-hal begitu ada di bawah kota kami?! Apakah ini semua dimiliki oleh Gremory... mungkin terbaik tapi ini harus diperlukan untuk melindungi kota ini dari serangan teroris...

Berdiri di depan kendaraan, Seekvaira-san berbalik dan berkata.

"Plagiarisme bukanlah solusi elegan tapi aku juga ingin terjun ke bisnis karakter. Jadi aku memutuskan untuk memulai sesuatu yang bahkan tidak Gremory lakukan!"

Kata Seekvaira-san dengan suara percaya diri. Sesuatu yang tidak Gremory lakukan? Apa itu?

Sementara kami memiringkan kepala dan berpikir, seseorang yang akrab datang ke arah kami.

"Ah, kalian di sini."

Orang yang datang ke kami dengan tangannya menyalami kami adalah Azazel-sensei. Sensei mengenakan jas lab putih seperti ilmuwan.

Sensei berjabat tangan dengan Seekvaira-san dan bicara sambil tersenyum.

"Ah, sebenarnya kita baru saja selesai membangun pagi ini sehingga akan membutuhkan waktu untuk memasok ulang, tapi takkan ada masalah kalau itu hanya untuk pemeriksaan."

Seekvaira-san mengatakan [Terima kasih] usai mendengar kata-kata tersebut.

Kemudian Sensei berkata kepada kami.

"Hahaha, kalian datang ke sini pada waktu yang tepat. Nah, lihat saja untuk saat ini."

Sambil aku merasa agak curiga pada apa yang dia ingin kita lihat, aku mendengar suara dari mesin bekerja dari dalam. Hal yang menunjukkan itu sendiri adalah... robot humanoid 20 kaki tingginya! Wow~ itu adalah robot yang sama seperti yang keluar dalam mecha anime!

"Kekeke, semuanya terima kasih sudah datang hari ini."

Orang yang berdiri di samping robot adalah salah satu pemimpin dari Grigori Sahariel-san, seorang ilmuwan gila dengan kacamata tebal! Terakhir kali aku pergi ke lembaga Grigori dengan Akeno-san dan Gasper, aku telah terganggu... tidak, aku dalam kekacauan karena orang itu...

Azazel-sensei berdiri di samping Sahariel-san dan membusungkan dadanya dan berkata.

"Hari ini kami akan menunjukkan Pasukan Robot yang Grigori kembangkan!"

......Pasukan R-Robot?! Kita mendengar lebih banyak suara yang keluar dari dalam dan segala macam robot muncul! Ada satu di mana bagian bawah tubuhnya adalah tank dan lain-lain dengan berbagai desain!

Semua orang dari Klub Penelitian Ilmu Gaib termasuk aku terpesona oleh pemandangan itu! kita melihat monster aneh dan manusia hewan sebelumnya tapi robot... Ah, ada waktu ketika Sensei membuat sesuatu yang disebut [Maouryuga] atau apalah sehingga hal itu dikeluarkan dari ini...!

"......Wow, keren!"

Usai melihat robot, Seekvaira-san... kagum sehingga dia membawa tangannya di mulutnya. Aura dingin yang pernah mengelilingi dia benar-benar pergi dan ia melihat robot-robot dengan mata polos seperti anak kecil.

Alivian-san bicara sambil melihat dia seperti itu.

"Bisnis Keluarga Agares akan menjadi mecha kehidupan nyata tapi karena kami belum terbiasa dengan itu, kami tidak mampu membuat model fungsi, jadi...."

Jadi Keluarga Agares meminta Grigory, yang selalu meneliti dan menciptakan berbagai hal, untuk membuat robot tokusatsu khusus. Sepertinya mereka memutuskan untuk meminta bantuan usai mendengar rumor Sirzechs-sama menerima robot pribadinya [Maouryuga] dari Azazel-sensei.

"Jelas kita tidak memiliki alasan untuk menolak. Selama kalian membayar kita, kita akan membuat apapun!"

"Kita akan membuat apapun!"

Ujar Sensei dan Sahariel-san sementara memberikan kita jempol! Keduanya tersenyum dengan sukacita!

Nah~, jika mereka berdua, mereka akan benar-benar melakukan apapun! Sensei dan Grigory cinta membuat sesuatu! Karena mereka akan membuat manusia hewan dengan senang hati, mereka akan sangat senang membuat robot ini!

Bagaimanapun, jadi bisnis Agares akan menjadi Mecha.

.........Bukankah sudah cukup untuk menggunakan CGI? Mengatakan hal seperti itu mungkin terlalu kasar. Orang yang memerintahkan robot ini, Seekvaira-san, melihat robot ini dengan kagum!

Tapi, aku juga... kupikir bisa menghormati itu! Sebenarnya, bukannya robot hebat? Aku cukup suka robot mecha pahlawan tokusatsu dan lebih canggih dan kehidupan seperti robot mecha! Haa, saat aku bersemangat akan hal ini, aku senang bahwa aku lahir sebagai laki-laki! Mungkin karena aku sudah membangun model plastik itu, aku menjadi lebih bersemangat!

"Oi, Kiba! Gasper! Robot memang hebat, kan?"

Aku bertanya dengan mata bersinar! Perasaan ini, aku ingin berbagi dengan orang lain!

Kiba membuat wajah canggung dan menggaruk pipinya.

"Yah, aku tidak berpikir itu harus humanoid."

Orang ini tidak mengerti sama sekali! Apakah kamu tidak mengerti bahwa orang-orang merasakan hal seperti ini karena ini adalah robot humanoid!

Tapi Gasper tampaknya tertarik, dia menyentuh robotnya.

"Ini semacam peti mati~"

Peti mati?! Apa kamu berpikir untuk tidur di dalam robot?! Hmm, mungkin cara berpikir vampir berbeda...... kalau beberapa vampir hikikomori bangkit dari kokpit robot, itu ada di genre fantasi atau genre SF? Aku tidak bisa menetapkan pikiranku.

"Senpai, aku suka hal-hal ini."

Koneko memberiku jempol! Oo, Koneko mengerti aku!

"Sepertinya Onii-sama-ku mungkin suka ini juga."

Ravel juga mengatakan hal itu. Benar; kalau itu Raiser, ia mungkin suka hal-hal ini.

"Aku tidak berpikir aku mengerti robot dengan baik...."

"Aku juga. Kupikir uang yang dihabiskan membuat ini dapat digunakan untuk membuat sesuatu yang lebih baik."

Sepertinya Akeno-san dan Rossweisse-san tidak memahami daya tarik robot.

Irina dan Xenovia berkeliling dan menyentuh setiap robot dengan senang.

"...Aku ingin menyebarkan ini di Surga juga."

"Kudengar bahwa Jepang sangat tertarik dengan hal-hal ini... jadi kebetulan ini saat Azazel-sensei terlibat. Dengan ini, meski kehilangan tubuh, kita akan mampu mengubah seseorang menjadi cyborg."

"Ara, kalau kehilangan tubuh, kamu tak bisa memiliki bayi. Aku tidak suka itu."

"Itu juga benar. Kita tak bisa memiliki tubuh kita, tidak mampu melahirkan bayi Ise. Tapi Irina, bagimu untuk berpikir hal-hal begitu saat kita bicara tentang cyborg...... hasrat seksualmu sangat besar bahkan ketika kamu adalah seorang Malaikat."

"X-Xenovia! Jangan membuatnya terdengar seperti aku semacam mesum sepanjang waktu! Kamu membuatnya terdengar seperti aku semacam Malaikat nympho yang hanya memikirkan pengalaman mesum!"

"......Bukankah begitu?!"

"Kenapa kamu sangat terkejut?! Apa?! Apakah orang-orang menganggapku seperti itu?!"

...Apa yang mereka berdua katakan di depan robot...

......Saat itu, aku mendengar suara terkejut Asia.

"Fafnir-san?!"

Asia sedang melihat ke arah sudut ruangan sambil mengatakan ini dengan suara terkejut. Ketika kita melihat ke arah mana dia sedang melihat... naga emas familiar tengah duduk di atas tank!

Fafnir mengendarai tank! Apa yang dia lakukan di sana?!

Saat kami kaget, Sahariel-san berkata sambil memperbaiki kacamatanya.

"Ah, ini adalah ciptaan kita setelah menggabungkan pantsu dragon dan tank... Dragon King Tank. Ini adalah robot hybrid. Ini adalah robot rendah emisi yang tidak berjalan selain pantsu."

Pantsu Panzer.

......Itu seharunya menjadi hal terburuk yang dengar baru-baru ini! Apa-apaan itu?! Ini lebih berlebihan dan bermain-main dengan kata-kata... itu adalah yang terburuk!

"......Fafnir-san, aku bertanya-tanya mengapa aku belum melihatmu akhir-akhir ini......"

Melihat transformasi partnernya, Asia membuat ekspresi sedih. Atau mungkin dia hanya bingung dan tak tahu reaksi apa yang harus ia miliki.

Fafnir bergerak dengan menggerakkan trak roda tank. Aku tak tahu persis bagaimana mereka bergerak tapi... itu harus ditenagai oleh pantsu.

Fafnir membuat ekspresi puas dan berkata pada Asia.

[Asia-tan, tubuh ini. Jadi Panzer.]

"...Aduh, apa kamu jadi begitu cuma buat mengatakan itu?"

Aku hanya memberinya omelan tapi... yah terserah, mari kita lupakan. Mari kita tinggalkan dia. Sebenarnya, tidak, haruskah aku minta Sensei untuk memperbaiki kepalanya pada saat itu?

"...Aku ingin hadiah buat Millicas."

Rias mengatakan hal itu. Millicas eh. Ya, ia akan senang melihat hal-hal ini.

Sementara semua orang bereaksi terhadap robot-robot ini dengan cara mereka sendiri, Seekvaira-san sedang bicara serius dengan Sensei.

"Mantan Gubernur, pesawat ini... bisa berubah, kan?"

"...Hm? berubah? Ah, ini hanyalah sebuah pesawat dukungan sederhana. Seperti mecha dukungan."

"Apa? Ini dalam bentuk pesawat terbang, bukan? Tapi itu tidak berubah menjadi mecha, itu bohong, kan? Setiap jet tempur di Jepang berubah jadi mecha."

...Benar-benar tidak?!

Aku memarahi dia di dalam pikiranku! Aku menemukan Iblis lain yang punya kesan yang salah dari Jepang! Semua orang melihat Jepang dengan mata aneh! Kita tidak memiliki samurai, ninja tidak memiliki kemampuan konyol dan jet tempur tidak berubah menjadi robot mecha!

Karena gambaran Iblis Murni dari Jepang, aku kehabisan kata-kata. Saat itu, seakan membaca pikiranku, Alivian-san bicara.

"Tadi Anda berpikir [mengapa orang ini sangat cinta robot], kan?"

"Ah, ya...... sepertinya dia agak terlalu terobsesi dengan mereka sebagai putri dari Keluarga Archduke."

Nah, di kepalaku, karakternya telah benar-benar hancur. Dia berbalik dari gadis cantik yang dingin ketika marah sampai gadis otaku mecha sederhana.

Alivian-san bicara.

"......Seekvaira-sama selalu pintar sejak ia masih kecil. Cara dia berpikir tentang semuanya secara akurat dan dengan tenang telah membuat orang meyakinkan bahwa tidak akan ada masalah bagi generasi berikutnya dari Keluarga Agares."

Dengan kata lain, dia seorang wanita luar biasa. Itu terlihat dari penampilannya, seperti Rias dan Sona-kaichou, aku menganggapnya sebagai contoh wanita bangsawan.

"Namun, karena ia adalah putri dari Archduke dan lahir dengan gelar menjadi pewaris Archduke, dia harus menghadiri acara yang berhubungan dengan politik antara Maou-sama dan Great King, Keluarga Bael, di masa depan. Golongan-golongan Maou yang liberal dan Great King yang memegang pentingnya nilai-nilai tradisional, kedua golongan memiliki pandangan yang berbeda... jadi berdiri di antara mereka tidak mungkin dengan kekuatan mental normal saja. Archduke saat ini, ayah Seekvaira-sama, khawatir tentang sifat naif putrinya. Seseorang dengan sifat naif akan memiliki pikiran dan tubuh yang dihancurkan oleh tekanan mereka ketika disuruh membuat keputusan penting."

Aku juga cukup sering mendengar stresnya Archduke.

Alivian-san mengacungkan jarinya dan melanjutkan.

"Jadi Archduke saat ini mengajarinya cara untuk membersihkan pikiran... mengubah suasana hati dan metode relaksasi untuk Seekvaira-sama. Metode relaksasi itu... menonton anime mecha Jepang."

..................

……Apa? Apa anime mecha Jepang harus melakukan ini sama sekali?!

Aku bingung dan memiliki banyak pertanyaan tapi Alivian-san hanya mengangkat bahu dan melanjutkan.

"Itu adalah metode yang ayahnya, yang dia hormati, katakan. Itulah sebabnya Seekvaira-san tidak menolak. Itulah juga mengapa dia menonton begitu banyak anime mecha Jepang. Hasilnya adalah..."

Tatapan Alivian-san menuju...

"...Ini tidak akan berhasil. Tolong buatlah suku cadang untuk kedua tangan menjadi bor. Bahkan, mecha yang terlihat dari tahun 1970-an, tidak memiliki bor sama sekali hanyalah keterlaluan. Apakah kalian tidak melihat [Getter Robo] atau [Steel Jeeg]?"

"Hmmm…"

"...Aku suka mecha anime 90-an..."

Tatapannya menuju pewaris Archduke, yang memberikan pendapatnya pada Azazel-sensei dan Sahariel-san, kedua pemimpin Malaikat Jatuh.

DxD Dx2 08.jpg

Alivian-san berkata dengan suara percaya diri.

"Dengan demikian, Putri Seekvaira Agares-sama, yang biasanya tenang dan memiliki keputusan besar, tetapi yang juga suka menonton anime mecha selama waktu pribadinya, telah lahir!"

"Anda pasti telah gagal?! Archduke telah gagal pada pendidikannya, kan?!"

Ini salah! Dia adalah pewaris Archduke yang berharga, Keluarga Agares! Kenapa Anda telah membuat putri Anda menjadi maniak mecha anime?!

Sementara aku memberinya sepotong pikiran di dalam kepalaku, lingkaran komunikasi kecil muncul di sisi telinga Alivian-san.

"...Ah, tolong tunggu sebentar. Ini adalah…"

Alivian-san membuat ekspresi serius saat mendengarkan informasi yang ia diberikan.

"Tidak mungkin! Seekvaira-sama!"

Alivian-san berlari menuju majikannya dan memberinya sebuah laporan dari apa yang ia dengar.

Seekvaira-san, yang hanya membuat obrolan bergairah tentang robot, membuat ekspresi serius.

"Apa? Iblis Liar?"

...Ku! Segera setelah kami mendengar itu, semua orang di sini tegang.

Iblis Liar. Hal semacam ini kebetulan terjadi pada saat ini. Bukan itu saja, tapi untuk hal ini terjadi sementara orang-orang dari Archduke yang memberikan perintah-perintah di sini, ini adalah baru.

Seekvaira-san bicara kepada Rias.

"Ini adalah kasus yang ekstrim. Rias-chan, aku minta maaf untuk menanyakan ini tapi maukah kamu bekerja sama dengan kami dalam melenyapkan..."

Sepertinya Seekvaira-san menyadari sesuatu di tengah kalimat.

"Ah, tunggu sebentar... Ya."

Seekvaira-san meminta Azazel-sensei.

"Mantan Gubernur-sama. Bisakah robot-robot ini menyebar sekarang?"

Ujar Seekvaira-san sambil melihat barisan robot!

Oioioioioioioi! Apakah kamu akan membiarkan robot ini melenyapkan Iblis Liar?! Dan bukan itu saja, tapi membiarkan Archduke sendiri?

Ketika Sensei mendengar saran Seekvaira-san dia membuat senyum menyenangkan! T-Tidak mungkin! Sensei melakukan hal-hal keterlaluan ketika dia membuat senyum seperti itu!

"Hoho, kupikir aku tahu apa yang kamu pikirkan. Sahariel, bisakah kita menyebarkan ini sekarang?"

Saat Sensei bertanya, Sahariel-san tersenyum penuh percaya diri.

"Fufufu, karena kita tak tahu apakah situasi ini akan terjadi, aku membuatnya begitu sampai itu siap dimulai setiap kali. Bukan cuma terlihat diluar yang lengkap, tapi ini dapat menjawab panggilan untuk penyebaran darurat!"

Sahariel-san mengeluarkan tombol dari sakunya dan segera setelah dia menekan tombol itu, lampu merah di sekitar ruangan bersinar beberapa kali dan kemudian, kami mendengar beberapa kebisingan dari mesin bergerak besar. Jalur pelontar kemudian muncul!

[Bahaya, bahaya.]

Dengan suara peringatan memberitahu kita, suara darurat berdering di sekitar fasilitas!

Pintu keluar yang mengarah ke tanah di atas muncul dan robot bergerak otomatis menuju jalur pelontar! Di antara mereka adalah Pantsu Dragon... tidak, Fafnir ada di antara mereka! Dia meluncur! Si Pantsu Dragon King meluncur!

Sensei tersenyum sinis di wajahnya dan bertanya pada Seekvaira-san.

"...Jadi haruskah kita meluncurkannya sekarang? Kita saja belum melakukan tes sama sekali. Ini tidak akan aneh kalau mereka tiba-tiba berhenti bekerja... bahkan, bisakah kamu mengalahkan musuh menggunakan mereka?"

"Ya. Kita punya robot di sini, dan musuh telah datang kepada kami dan aku di sini sekarang... dengan kata lain, itu adalah situasi terbaik. Ayo pergi!"

Seekvaira-san mengatakan sesuatu yang terdengar berasal dari mecha anime dan pergi ke tempat Iblis Liar bersama kami.

Bagian 3[edit]

Tempat kami telah tiba... itu sebuah pabrik kosong di tepi desa tetangga.

Sekitarnya sudah gelap; itu adalah waktu di mana Iblis Liar biasanya memulai kegiatan mereka. Tempat ini juga terlihat cocok untuk basis mereka.

Seekvaira-san memimpin jalan dan berkata dengan percaya diri.

"Mereka yang meninggalkan majikan mereka dan hidup hanya untuk memuaskan keinginan sendiri, adalah dosa senilai ribuan kematian. Atas nama Archduke Agares, aku akan menghukum mereka! Tunjukan dirimu!"

Pewaris dari Archduke berteriak ke arah pabrik kosong. Tak lama setelah itu, aura mengganggu mengisi sekitarnya. Orang-orang yang muncul itu cyclops, seorang manusia hewan dengan kepala babi hutan dan monster lendir dalam bentuk manusia. Mereka bertiga Iblis Liar reinkarnasi yang meninggalkan majikan mereka. Aku bisa merasakan kejahatan dari aura di sekitar tubuh mereka.

"...Cih, Archduke bergerak."

"Sial!"

"Kalau sudah begini, kita hanya bisa bertarung sampai mati!"

Menyadari siapa kami, para Iblis Liar mulai memberikan aura berbahaya dari tubuh mereka! Sementara aura membunuh mengisi area sekitarnya, ada kilat di langit malam. Berikutnya dengan suara keras, pasukan robot mendarat di pabrik ditinggalkan satu per satu!

Setelah melihat robot tiba satu per satu, sepertinya Iblis Liar terkejut.

"A-Apa... Robot?!"

" Archduke... Membawa robot?! Apa yang terjadi di sini?!"

Para Iblis Liar terkejut pada adegan konyol yang mereka lihat sekarang. Mengarahkan kata-katanya pada Iblis Liar yang bingung, Seekvaira-san menyatakan dengan percaya diri,

"Iblis meningkat seperti tiada hari esok... sekarang, lihatlah, lihat robot mecha yang Dunia Bawah banggakan dengan matamu sendiri!"

Dengan kata-katanya sebagai sinyal, pasukan robot menyerang para Iblis Liar! Mesin Jet di punggung mereka membakar dan senapan di tangan mereka menembakkan tembakan laser!

"Apa-apaan iniiiiiii!"

"Aku berpikir pembasmi mungkin muncul malam ini tapi......!"

"Aku tak pernah berpikir itu robooooot!"

Para Iblis Liar berteriak saat mereka dihabisi satu per satu.

......Kita Iblis, kan? Dan mereka Iblis juga, kan? Semua yang bisa kulihat di depanku hanyalah tindakan khas melibatkan Gundam...

BOOM! Kita mendengar sesuatu meledak dari langit! Saat kita melihat di atas, kita melihat sesuatu dengan asap datang seperti telah ditembak jatuh.

"Sepertinya hanya satu robot yang meledak di langit?!"

Aku menunjuk objeknya dan berteriak! Lalu lingkaran komunikasi muncul di depan kami dan Sahariel-san datang ke pandangan kami. Pemimpin berbintik berkata kepada kami.

[Itu Pantsu Panzer. Mungkin memiliki beberapa masalah dengan perakitan.]

......Meski dia cuma duduk di atas tank!? Tidak, fakta itu saja meluncurkan sebuah tank dengan Naga duduk di atas itu aneh! Sebenarnya, aku akan mengerti kalau Naga itu sendiri bermasalah!

"Fafnir-saaaaan!"

Asia meneriakkan nama Fanir yang tertembak dari langit. Xenovia lalu memeluk Asia yang meneriakkan namanya.

"Tidak Asia, itu untuk yang terbaik. Jangan biarkan pengorbanan Fafnir menjadi sia-sia."

Irina juga menaruh tangannya di bahu Asia sambil terisak.

"Benar! Fafnir-kun pasti Dragon King yang pertama yang menjadi tank!"

Lalu Sahariel-san menambahkan.

[Kata-kata terakhirnya adalah [Aku akan membiarkan Asia-tan menaikiku setelah pertempuran ini. Dan aku akan memintanya untuk mengatakan Panzer Cannon]. Pikirkan tentang itu, pastilah itu Death Flag.]

......Orang itu, dia idiot......! Dia sangat bodoh sampai aku kehabisan kata-kata!

"Mari kita membalas dendam untuk Fafnir!"

Xenovia memegang Durandal-nya di satu sisi dan menyerang para Iblis! Irina segera mengikutinya.

"Ya, ayo! Ayo menaruh beberapa celana dalam di peti matinya saat kita kembali!"

Nah, kemungkinan besar ia selamat! Tidak mungkin yang pantsu Dragon King akan mati dari ini!

Melihat apa yang terjadi sekarang, Rias hanya menghela napas berat ke tanah. Akeno-san, yang di sampingnya, juga hanya mengatakan [Ara ara] dan tersenyum pahit.

"...Mari kita bekerja."

Ketika Rias berkata dengan suara yang kurang antusias, kami mengikuti perintahnya.


Usai menekan para Iblis Liar dan bukan membunuh mereka, kami mengirim mereka ke Dunia Bawah. Selama langit malam perlahan akan lebih cerah, Seekvaira-san berkata dengan tekad kepada [Queen]-nya saat matahari pagi dan robot dibelakang punggungnya.

"Aku sudah memutuskan, Alivian... ayo kita sebarkan robot ini di sekitar tanah yang dimiliki oleh Keluarga kami"

Alivian-san hanya mengangkat bahu.

"Saya ingin tahu membutuhkan berapa tahun itu akan terjadi."

Sepertinya Alivian-san sudah terbiasa dengan majikannya bertindak seperti ini.

Lalu Seekvaira-san tiba-tiba menoleh ke arahku.

"Omong-omong, Hyoudou Issei-san. Berpikir kembali, aku masih belum mendengar serial Gundam yang kamu suka. Mungkin... kamu suka yang keluar sebagai video game? Tentu saja Red Fortune sebuah mahakarya. Selain itu, katakan padaku Doll Armor yang paling kamu suka, favoritku adalah Gemu II High Mobility Type."

Tidaaaaaaaaak! Otaku! Benar-benar Otaku! Dia jauh di atas ligaku! Tapi, Seekvaira-san membuat wajah seperti dia akhirnya bertemu seseorang yang mengerti hobinya.....!

Saat aku tidak bisa membalasnya... Aku mengirim tatapan ke arah Rias untuk membantuku. Rias tertawa ringan.

"Sepertinya orang yang akan memahami Seekvaira baik dari generasi kita akan menjadi...... Ise."

Sungguh?! Meski dia bishoujo, aku tak bisa menangani mecha otaku...! Tapi aku tidak bisa menghindari pertanyaan dari pewaris Archduke pula.....!

"U-Um! K-Karena sudah pagi, aku akan pulang!"

"Ya, itu bagus. Mari kita pulang ke rumah dan bicara sambil bersantai. Aku juga ingin mendengar pendapatmu tentang mecha anime lainnya."

Ketika Seekvaira-san mengatakan ini, Alivian-san meraihku!

Setelah itu, aku membicarakan robot dengan Seekvaira-san sampai malam...... baik Rias dan Akeno juga datang sebagai [King] dan [Queen] tapi... terlihat bahwa mereka bosan secara mental; mereka tak bisa tetap tegak lurus!

Aku tak bisa bersama dengan Archduke sama sekali! Aku lebih memilih Great King, Sairaorg-san!

Life.EX Hyakki Yako dan Pandemonium[edit]

Bagian 1[edit]

Itu terjadi waktu singkat setelah awal semester musim semi.

Suatu malam, aku pergi dari tempat tidur karena kebutuhanku untuk pergi ke kamar mandi. Saat aku membuka pintu kamar mandi, bukannya toilet... kamar ero merah muda menunjukkan dirinya...

Itu [Kamar Ero] buatan Surga! Dan orang yang meraih tanganku saat aku tengah bingung adalah...

"Sekarang, Ise... akhirnya ayo berlatih membuat bayi malam ini!"

Xenovia mengenakan lingerie tembus pandang dan longgar! Di tempat tidur, Asia dan Irina sedang menunggu. Sama seperti Xenovia, mereka mengenakan lingerie tembus pandang dan mereka bahkan tidak mengenakan bra sama sekali! Puting mereka, yang terlihat di lingerie tembus pandang itu, tertangkap mataku! Asia, kamu menyelinap keluar dari tempat tidur sebelum aku!

Biasanya aku akan senang tapi sekarang aku keluar dari tempat tidur untuk pergi ke kamar mandi. Aku melihat payudara mereka tapi... jujur saja, aku tidak bisa berbuat apa-apa sekarang! Sepertinya kandung kemihku akan meledak sebelum ledakan pikiran mesumku!

Aku memberitahu Xenovia.

"Oi kamu. Apa kamu sudah gila?! Kenapa kamu mencantelkan itu pada pintu kamar mandi?!"

Xenovia hanya mengabaikan keluhanku dan membuka lingerie-nya! Payudaranya menunjukkan diri di depan mataku! Lalu Xenovia menggosok tubuhnya dengan erotis!

Dari mana kamu belajar itu?!

Rias?! Akeno-san?! Tidak, pasti Kiryuu!

"Fufufu, kalau aku ingin mencuri Ise dari Rias-zenbuchou dan Akeno-zenfukubuchou maka aku harus menggunakan beberapa ide-ide baru dan asli!"

"Oi kamu! Dan di sini kupikir kamu akan melakukan tindakanmu bersama-sama karena kamu akan menjadi Ketua OSIS... tapi prinsipmu tetap tidak berubah!"

"Ini persis karena itu. Aku ingin berada dalam posisi di mana aku mengambil tanggung jawab, tapi juga pada saat yang sama, aku ingin bermain seperti gadis seusiaku. Sekarang biarkan aku merasakan gairah muda, Ise!"

Xenovia mengatakan hal seperti itu dan mendorongku ke arah tempat tidur! Irina, yang berada di tempat tidur, memelukku dan berkata.

"Aku ingin membawa darling tapi akhir-akhir ini, Ravel-chan pun telah memperketat keamanan sehingga tidak ada waktu untuk menyiapkan perangkap."

Perangkap?! Apa aku, mangsa yang sedang diburu?! Yah untuk gadis-gadis ini, mungkin aku juga menjadi orangnya......! Meski aku akan bingung pada peristiwa tak terduga tersebut!

Bahkan kemudian, perasaan dari payudara Irina adalah menakjubkan! Tapi bukannya bersemangat, keinginanku untuk ke kamar mandi tumbuh lebih kuat!

"Ise-san......"

Dari sudut tempat tidur Asia menatapku penuh kerinduan!

"Asia! Tolong tenangkan mereka berdua! Aku cuma mau pergi ke kamar mandi! Ayo kita lakukan hal semacam ini waktu berikutnya! Sekarang alam memanggilku!"

Kalau itu Asia! Kalau itu, dia akan mengerti perasaanku!

Saat itu Xenovia menuju ke atasku!

"Tapi melakukan hal-hal erotis juga panggilan alam! Bukankah itu menyenangkan untuk melihat sisi yang akan menang?"

Jangan cuma mengatakan itu sambil mendapatkan mood! S-Sebenarnya kamar ero ini juga memiliki kamar mandi! Biarkan aku pergi ke sana dulu! Setelah itu, dengan senang hati aku akan menerima tantangan kalian!

"A-Aku juga!"

Dan kemudian Asia menuju ke atasku! Baik Xenovia dan Asia berada di atasku! Bukan itu saja, Irina juga meremas kepalaku dengan pahanya! Sensasi pahanya yang luar biasa tapi...! bukan masalah kalau satu gadis ada di atas tapi dua sedikit terlalu banyak!

Asia, yang ada di depan Xenovia menatapku dengan mata basah dan berkata.

"...Aku juga ingin bayi... boleh?"

...............

......Itu curang Asia! Mendengar kata-kata itu dari Asia, aku akan mimisan! Xenovia, yang di belakang Asia berkata,

"Bahkan Asia seperti ini! Menyerah saja Ise! Kalau kamu tidak memiliki energi untuk menangani tiga gadis pada saat yang sama, kamu tidak akan bisa menjadi Harem King!"

Irina juga mulai berdoa sambil terus pemampatan kepalaku dengan pahanya!

"Untuk Surga! Untuk Michael-sama!... D-Dan untuk diriku sendiri bergumam....."

Tidak, aku akan kacau oleh ketiga gadis-gadis ini saat mencoba untuk bertahan?! Kalau bisa aku akan senang menantang diriku sendiri dengan kalian bertiga dalam kondisi terbaik...!

Asia menjadi berani dan menuju ke arahku secara perlahan dengan bibirnya ke depan...

Ketika Aku menelan ludah dan hanya akan menyerah.

"Hoho, sepertinya kalian sedang bersenang-senang."

...Ku! Tiba-tiba kami mendengar suara lain di dalam kamar.

Seorang pria tua dengan Kimono duduk di kursi di sudut kamar! S-Siapa kakek tua ini?! Dia tebal dan senyum di wajahnya penuh dengan keriput. Tapi aku belum pernah melihat kakek tua ini sebelumnya! Di atas semua, fakta bahwa ia berhasil membobol sebuah tempat di mana makhluk mistis seperti Iblis tinggal menunjukkan bahwa dia bukan orang normal!

"K-kakek?! B-Bagaimana kau masuk..."

Saat aku bertanya, kakek tua itu tersenyum dan berkata

"Ah, aku ingin tahu apakah aku bisa minum teh di sini."

"T-Teh? T-Tidak, sebelum itu bagaimana kau..."

Aku bertanya pada kakek mencurigakan itu tapi... Asia yang di atasku tersenyum dan berkata.

"Teh? Aku akan mempersiapkan segera."

Asia turun dan berjalan menuju ketel di sudut kamar.

Setelah Asia, Irina juga turun dan memberi kakek tua makanan ringan.

"Dari mana Anda berasal, kakek? Ah, kita hanya punya yokan, tidak apa-apa?"

Ketika Irina bertanya, kakek itu berkata sambil masih tersenyum.

"Tentu saja, wanita muda."

Dan akhirnya, Xenovia berdiri di belakangnya dan mulai memijat bahunya.

"Sepertinya bahu Anda kaku. Aku akan memijatnya."

"Hahaha, aku bersyukur."

Kakek tua itu menerima teh dari Asia dan bertanya padaku

"Maukah kamu bergabung denganku?"

Ketika aku melihat dia dari dekat, kepala kakek ini luar biasa panjangnya! Mustahil dia manusia!

"P-Permisi. Siapa..."

Aku berdiri dan menunjuk jariku ke arahnya. Aku hendak meminta kakek mencurigakan ini pertanyaan...

...............

Ketika aku berdiri aku mulai tersandung... U-Umm, kesadaranku perlahan-lahan pergi... ketika aku melihat kembali pada kakek tua itu... R-Rasanya kakek ini... rasanya dia bukan orang asing... Ya, kakek ini adalah seseorang yang kukenal, tidak, asing... yah apakah itu bahkan penting? Tiba-tiba aku merasa bersikap baik pada kakek ini.

Sama seperti dia menyarankan, aku memutuskan untuk minum teh dengan dia. Aku mendapatkan teh dari Asia serta makanan ringan dari Irina.

"...Ya, mari kita minum bersama-sama!"

Itu benar! Sejak bertemu kakek ini, keinginanku untuk melakukan hal ero dengan gadis-gadis menghilang dan yang paling penting, aku ingin memperlakukan kakek ini dengan baik!

Aku dan Trio Gereja mulai bicara dengan kakek tua yang tampan ini dan memiliki ledakan waktu!

Tapi karena aku tidak bisa menahan lebih lama lagi, aku menuju ke kamar mandi yang berada di kamar. Ketika aku kembali... kakek tua itu tiba-tiba hilang.

Pada saat yang sama, perasaan kebingungan meninggalkan kepalaku. Sepertinya orang lain mengalami hal yang sama saat bingung mereka mengatakan [Ara? Kenapa kita melakukan hal-hal begitu...?], [Mana kakek tua itu pergi?].

... Kakek tua itu. Siapa dia?

Malam misterius berakhir lambat...


"...Kejadian itu... mimpi? Saat aku kembali sadar, aku tengah tidur di kamarku..."

Karena esok hari adalah hari libur, aku mengatakan kepada semua orang (terutama anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib) petualangan semalam di ruang tamu.

Ketika aku selesai, Asia mengangkat tangannya dan setuju denganku.

"Aku juga mimpi itu. Itu adalah mimpi tentang membuat teh untuk kakek tua yang mengenakan kimono."

Oh, jadi Asia memiliki mimpi yang sama sepertiku!

Irina juga meletakkan tangannya ke atas.

"Ah~ Aku juga mimpi yang sama!"

"Hmm, sama juga. Itu aneh. Aku sedang mempersiapkan untuk umpan Ise ke kamar itu dan akan berhubungan seks dengan dia..."

...Xenovia mengatakan begitu sambil memiringkan kepalanya. Tapi ketika Rias, Akeno-san dan Ravel mendengar Xenovia...

"Cerita itu."

"Secara lebih mendalam"

"Ingin mendengar lagi."

Usai mengatakan itu dengan nada serius dan dengan aura aneh memancar dari tubuh mereka, tampaknya Xenovia hanya mengatakan sesuatu yang keterlaluan tanpa berkedip!

Rias meletakkan tangannya di dagu dan mendesah.

"Mungkin itu ilusi? Atau mungkin seseorang di rumah mengeluarkan kekuatan dan sihir mereka secara tidak sadar?"

Diskusi sekarang menuju ke arah kemungkinan peristiwa yang terjadi karena beberapa kekuatan yang tidak diketahui bukannya mimpi.

Ravel juga berkata sambil menganggukkan kepalanya.

"Mungkinkah teknik baru Ise-sama yang di luar kendali dan melampaui imajinasi? Tapi, aku belum mendengar bahwa itu adalah teknik semacam itu darimu."

Mustahil. Ketika aku membuat teknik baru, aku tidak akan membuat yang mana kakek tua itu akan muncul.

Kiba, yang duduk di sebelahku, berbisik.

"(Tapi Ise-kun. Kamu bilang sebelumnya bahwa kamu ingin bereksperimen dengan teknikmu saat ini untuk menemukan cara baru menggunakan mereka, benar?)"

Aku mengangkat bahu dan menjawab dengan suara yang tenang.

"(Yah, saat aku mendapatkan kesempatan, aku akan mengujinya.)"

Nah bukannya teknik baru, aku mencoba untuk mengembangkan teknikku saat ini... Tapi itu tidak berhubungan dengan kakek itu.

Sekarang masalahnya adalah bahwa aku tak ingat wajahnya... aku pasti telah melihat wajahnya tapi aku tidak ingat apa-apa. Itu benar-benar seperti mimpi.

Rossweisse-san mengangguk dan berkata.

"Aku akan pergi ke kamar Seraph spesial nanti... aku tidak berpikir untuk melakukan sesuatu yang mesum! Kalau ada jejak aura atau sisa sihir, aku berpikir untuk menguraikan itu dan semuanya! Aku tidak tertarik sedikit pun dengan kamar ero!"

Melihat bagaimana dia tersipu dan mengangkat suaranya... Rossweisse-san, kamu tertarik?

Sementara Rossweisse-san memerah, ekspresi Rias dan Akeno-san menegang.

"...Aku telah mendengar tentang ini sebelumnya. Tapi kalau itu yang terjadi... ini mungkin di luar kendali kami."

"Ya, aku juga bisa memikirkan sesuatu. Ini akan menjadi jelas apakah Kuroka atau Sensei di sini..."

Sepertinya mereka berdua tahu apa yang mungkin terjadi di sini. Kalau Kuroka dan Sensei ada di sini, mungkinkah misteri ini akan terpecahkan langsung? Tapi…

Aku berkata sambil garuk-garuk pipiku.

"Koneko dan Kuroka berada di pegunungan dan kita pun tak bisa menghubungi Sensei sama sekali."

Betul. Saat ini Koneko dan Kuroka tinggal di pegunungan untuk pelatihan mereka. Sementara itu, Azazel-sensei tidak dapat dihubungi sama sekali.

Rias menjawab setelah mendengarku.

"Kita menghubungi Koneko jadi seharusnya dia segera pulang. Saat ini Azazel bekerja dengan Onii-sama. Mereka tengah dalam pembicaraan rahasia dengan orang-orang yang tinggal di Jepang... Lima Keluarga yang memiliki kekuatan khusus dan merupakan pemimpin Golongan Youkai. Dan mereka adalah bagian dari sesuatu yang disebut [mega proyek]."

Sensei tengah dalam proses negosiasi. Orang itu pasti tengah sibuk tapi segera setelah dia punya waktu luang, ia menjadi pembuat masalah... tapi belakangan ini aku telah bertemu berbagai orang-orang yang bahkan lebih aneh dengan lebih banyak dampak. Dunia pasti adalah tempat yang besar.

Tapi pembicaraan dengan golongan Youkai? Mungkin ibu Kunou... Yasaka-san juga dalam pertemuan itu?

Lalu Kiba melanjutkan.

"Aku juga mendengar bahwa Dulio-san dan SlashDog Ikuse-san ada disana sebagai pengawal."

Mungkin berlebihan untuk dua pengguna Longinus berada di sana tapi karena VIP bertemu di satu tempat, bahkan lebih cocok.

Karena ada satu hal lagi yang menggangguku, aku bertanya pada Rias.

"...[mega proyek] apa sih?"

"Kedengarannya mereka memegang Rating Game besar. Mereka telah membicakan hal itu sejak musim panas lalu tapi karena musim dingin lalu, mereka telah mulai secara aktif dan sekarang pada produksi skala penuh. Nah, ada juga kemungkinan besar bahwa itu mungkin gagal."

Rating Game besar? Event? Mungkin seperti turnamen? Kedengarannya [mega proyek] adalah sesuatu yang semua orang dan tidak hanya Iblis akan berpartisipasi... Apakah ini pertandingan antara golongan-golongan yang berbeda sampai mereka hanya membicarakan itu sebelumnya? Dari apa yang dikatakan Rias, kedengarannya seperti belum sepenuhnya dikonfirmasi.

Saat itu Irina bicara.

"Ah itu! Ada rumor di antara para Malaikat Reinkarnasi! …Apakah itu sungguhan?"

Ketika Irina bertanya, Rias hanya mengangkat bahunya.

"Yah, tidak yakin untuk sekarang tapi sepertinya lebih petinggi serius tentang ini. Tapi itu tidak penting sekarang. Kalau kita tidak tahu apa yang terjadi di rumah, kita tak bisa bersantai dan tidur di malam hari... ah mungkin ini saat yang tepat."

Lalu Rias berdiri.

"Apa maksudmu?"

Ketika aku bertanya, Rias hanya tersenyum.

"...Mereka bilang selalu menyerahkan ke profesional? Mari kita meminta orang itu datang segera."

Baru kemudian aku mengerti apa maksudnya.

Bagian 2[edit]

Sore itu, Torii muncul di ruang teleportasi di bawah rumah. Orang yang muncul melalui Torii adalah... pemilik sepasang telinga rubah dan ekor berbulu, gadis pirang Kunou!

"Lama tak jumpa semuanya! Ini adalah pertama kalinya setelah melihat kalian di tahun baru? Aku sangat senang melihat kalian lagi!"

[Orang yang datang segera] yang Rias bicarakan sebelumnya adalah Kunou.

Ophis, yang sangat dekat dengan Kunou, melangkah maju dan menyapanya dengan sayang.

"Kunou, Kunou."

"Phis-sama! Kita belum bertemu sejak musim gugur terakhir! Aku ingin menemuimu!"

Keduanya meraih tangan masing-masing dan melompat seperti sepasang kelinci. Sangat jarang untuk melihat Ophis seperti ini, biasanya dia tanpa ekspresi tapi dia tampaknya senang hari ini.

Kunou memberitahu semuanya.

"Ibu bilang dia memiliki beberapa urusan di sini jadi aku mengikutinya! Aku akan dalam perawatan kalian selama beberapa hari!"

Sama seperti yang Kunou katakan, ibu Kunou dan pemimpin golongan Youkai Kyoto [Rubah Ekor Sembilan] Yasaka-san saat ini menghadiri pembicaraan yang Azazel-sensei dan Sirzechs-sama hadiri. Menurut Rias, sepertinya Yasaka-san menghadiri pembicaraan, itu diatur bahwa Kunou akan bersama kita.

Sebenarnya, aku diberitahu bahwa Kunou awalnya tidak datang ke sini tapi ketika dia diberitahu bahwa Yasaka-san datang ke sini, dia terus mengganggu semua orang mengatakan [Aku juga ikut!] dan sebagai hasilnya, diputuskan bahwa dia akan datang ke sini sebelum pembicaraan dimulai.

Sesampainya di ruang tamu kami, Kunou memberi makanan ringan yang dibawa dari Kyoto untuk semua orang. Dari wagashi di toko tradisional sampai Warabimochi di Kyoto, gadis-gadis itu senang menerima keranjang makanan ringan penuh dengan makanan ringan yang berbeda.

"Lezat lezat."

Ophis yang menyukai manis mendorong wagashi ke dalam mulutnya dan tampaknya sangat bahagia.

Kami berbicara sedikit dan kemudian kami memberitahu Kunou tentang peristiwa misterius yang kami alami semalam. Mendengar cerita dari kakek tua yang misterius, Kunou memiliki ekspresi serius di wajahnya dan tenggelam dalam pikiran.

"...Hmm, dari orang yang kukenal, hanya ada satu orang yang melakukan itu tapi... karena semua orang di sini agak spesial, sulit untuk mengatakan. Tapi satu-satunya orang yang akan dapat melakukan hal seperti itu adalah..."

Sepertinya Kunou punya ide.

Baik Rias dan Akeno-san saling memandang dan mengangguk.

"Kupikir pikiran kita dan Kunou adalah sama."

"Ya. Jika putri dari golongan Youkai Kyoto, Kunou, memiliki kecurigaan yang sama, mudah saja untuk mengatakan kita tidak salah."

...Kata mereka.

Lalu Kunou membuat ekspresi yang lebih serius.

"...Tapi Rias-sama. Kalau begitu, maka kita berada dalam kesulitan..."

Ketika Kunou mengatakan itu.

"Oh~ aku suka bahwa ada banyak wanita cantik di rumah ini."

Tiba-tiba, suara orang ketiga yang dipancarkan dari suatu tempat! Semua perhatian kita jatuh ke arah sumber suara!

Pada salah satu sofa, ada seorang pria tua yang duduk di sana! Jelas, ia adalah orang asing bagi kita! Tapi aku telah melihat wajah keriput ini dan kepala tebal sebelumnya! Pria kepala panjang ini pasti kakek tua sebelumnya!

"Kakek tua yang kulihat kemarin adalah orang ini!"

Aku berteriak sambil menunjuk jariku ke arahnya.

Sial! Kenapa aku tidak ingat wajah dan penampilan pria tua ini sampai sekarang?! Bagiku untuk mengingat setelah melihat dia lagi, mungkin aku berada di bawah ilusi?!

Semuanya tegang! Yang diharapkan! Tidak mungkin peristiwa misterius semacam ini bisa terjadi! Semua orang di sini adalah orang-orang tangguh yang telah melalui banyak pertempuran yang mengancam jiwa! Aku tidak membual atau apa tapi kalau seseorang datang ke sini, kita pasti telah memperhatikan! Tapi kalau tak ada yang melihat dia datang maka itu berarti kakek tua ini bukan orang biasa! Meski kita semua waspada dan siap untuk bertarung, kakek itu tidak peduli dan terus menyeruput teh sambil menyeringai.

Ketika Kunou melihat wajah kakek ini, ia tidak bisa lebih terkejut. Dia berkata dengan suara bingung.

"...T-Tidak mungkin, A-Anda... bukankah Anda seharusnya...! Tapi, tidak mungkin!"

Aku bertanya pada Kunou yang bingung.

"K-Kunou, ada apa? Siapa kakek tua ini?"

Tapi sebelum mendapatkan balasan, kakek tua itu mulai berbicara dengan Kunou.

"Ini menarik. Wanita muda di sana adalah anak peremuan putri rubah dari Barat, kan? Kamu menyerupai banyak putri muda dari masa lalu."

Kakek tua ini, dia kenal Yasaka-san?

Kunou membungkuk dalam-dalam ke kakek tua itu dan memperkenalkan dirinya.

"...Ini adalah pertama kalinya bertemu Anda, Nurarihyon-sama."

"""…Apa?!"""

Begitu Kunou mengatakan itu, kita semua terkejut!

Meskipun mereka mengharapkan ini, baik Rias dan Akeno-san tak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka.

Bahkan aku tahu nama itu! Aku mendengar nama itu dari anime atau ensiklopedia youkai! Dia youkai yang datang ke rumah tanpa memberitahu dan menjadi bagian dari kehidupan mereka dan setelah itu, mencuri makanan ringan dan teh dari mereka! Itulah yang aku dan Trio Gereja alami kemarin!

Aku bertanya pada Rias.

"Nurarihyon, maksudmu Nurarihyon itu? Youkai yang yang bercampur ke dalam rumah, lalu tiba-tiba menghilang... T-Tapi mengapa semua orang begitu terkejut?"

Kiba menelan dan berbicara.

"Ise-kun. Nurarihyon seperti rubah ekor sembilan. Dia salah satu pemimpin Youkai."

…Apa?! .......Beneran?! Kakek kepala panjang ini adalah pemimpin Youkai?! Sebenarnya, saat guru Kiba, Souji Okita-san, mengatakan sesuatu tentang [Hitori Hyakki Yakkou], aku penasaran dan meneliti hal itu, dan nama Nurarihyon muncul juga! Jadi kakek ini terkenal dengan Hyakki Yakkou!

......Alasan mengapa ia bisa menyelinap masuk adalah karena dia menggunakan kemampuan sebagai Nurarihyon! Kalau tidak, satupun dari kita menyadari bahwa dia ada di sini, maka ia pasti sangat terampil!

......Saat aku tengah kaget, aku mendengar suara kecil Koneko...

"......Bahkan ada pepatah: Ekor sembilan dari Barat dan Nurarihyon dari Timur."

Ketika aku mendongak, aku melihat bahwa Koneko dan Kuroka, yang datang setelah mendapatkan panggilan dari Rias, telah tiba.

Saat Kuroka melihat Nurarihyon, dia membuat ekspresi yang aneh dan menyembunyikan wajahnya dengan tangannya.

"Ah~ sepertinya kita kembali pada waktu yang salah......"

Kakek tua itu... ketika Nurarihyon melihat nekomata bersaudari, ia tersenyum, tapi pada saat yang sama, memancarkan aura kuat yang bahkan tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata.

"Lama tak jumpa, Kuroka. Sepertinya kamu kembali berhubungan dengan adikmu."

Ketika Nurarihyon bilang begitu... Kuroka tetap postur tubuhnya, berlutut dan membungkuk dalam-dalam!

"Lama tak jumpa, bos. Berkat Anda, akhirnya aku bisa berhubungan dengan adikku. Shirone, beri salam padanya."

Kuroka sangat serius tidak seperti biasa.

Melihat kakaknya seperti itu, Koneko berlutut dan menunduk dalam-dalam.

"Apa kabar? Aku Toujou Koneko... sebelumnya aku telah menggunakan nama, Shirone."

Ketika Koneko memberi salam padanya, Nurarihyon tersenyum.

"Hmm, sang adik seperti ibu kucing. Selain itu, kalian berdua tak perlu begitu formal. Ini bukan rumahku. Sekarang, kalian berdua berdiri."

Aku meraih Kuroka ketika dia berdiri ke sudut ruangan dan berkata.

"(Kenapa kamu bertingkah aneh?! Biasanya dengan tamu VIP, kamu akan bertindak egois, kalau tidak, benar-benar kasar!)"

Benar. Kucing ini, yang akan selalu kasar terhadap Azazel-sensei atau para petinggi, menunjukkan sisi dirinya yang tak pernah terlihat di depan Nurarihyon dan memberi hormat padanya.

Kuroka mengangkat bahu.

"(...Yah, aku pun punya satu orang yang tidak bisa bertindak ceroboh. Pokoknya, sebagai seseorang yang sebelumnya merupakan bagian dari golongan youkai Timur, bos adalah seseorang yang lebih menakutkan dari Maou atau dewa bagiku.)"

Aku memandang Nurarihyon usai mendengar Kuroka... dia hanya minum tehnya... sebenarnya aku bisa merasakan aura luar biasa yang berbeda dari Sirzechs-sama atau Azazel-sensei. Kurasa hanyalah youkai yang akan memahami dunia youkai dan aturan mereka sendiri dan usai mempertimbangkan itu, Nurarihyon adalah makhluk yang Nekomata, Kuroka, hormati.

Sementara aku berpikir apa yang harus kita lakukan, Rias mengangkat tangannya dan isyarat mereda. Ketika pemimpin kami, Rias, memberi kami isyarat, kita semua tenang.

Melihat itu, Nurarihyon hanya tertawa kecil.

"Sepertinya putri berambut crimson mengerti, seperti yang diharapkan dari adik Maou."

Rias melangkah maju dan menyambut Nurarihyon.

"Kukira itu yang terbaik untuk menyambut Anda dengan benar. Senang bertemu Anda, namaku Rias Gremory, pewaris Keluarga Gremory."

Nurarihyon meletakkan cangkir teh dan menjawab salam.

"Ah, aku minta maaf karena tidak memperkenalkan diri sebelumnya. Aku pemimpin youkai Timur berbasis di sekitar wilayah Kanto. Aku juga seorang kenalan ibu Shirone dan Kuroka."

Setelah saling menyapa, Rias bertanya pada Nurarihyon tentang mengapa ia tiba-tiba mengunjungi kediaman Hyoudou.

"Kenapa pemimpin golongan youkai Timur mengunjungi rumah ini? Tempat ini adalah... tidak... area ini adalah tempat yang bersekutu dengan tiga golongan yang berpatroli..."

Ketika Rias berhenti dan memikirkan sesuatu, sepertinya dia menyadari sesuatu.

"Apakah itu ada hubungannya dengan Onii-sama-ku... seharusnya ada pembicaraan antara Maou-sama?"

Ketika Rias bertanya, Nurarihyon menyerigai sugestif.

Tampaknya ini adalah jawaban atas pertanyaan Rias. Jadi, tindakan Nurarihyon terkait dengan pembicaraan antara Sensei dan Yakasa-san.

Rias melanjutkan.

"Aku tahu bahwa Anda adalah salah satu pemimpin yang belum berdamai dengan aliansi."

Nurarihyon meletakkan tangannya di bawah dagu.

"Para youkai di negeri ini.... Dari para pemimpin yang diperintah youkai seperti Kyuubi, Yamamoto dan Jinno, semuanya berdamai dengan makhluk mistis dari Kitab Suci lain seperti kalian. Oleh karena itu, mereka menawarkan sebuah perjanjian pada kita juga dan kita di tengah-tengah pembicaraan yang tengah berlangsung. Yah, sejak kemarin, aku sudah absen sih."

Kiba bergumam setelah mendengar itu.

"......Jadi Azazel-sensei membuat perjanjian dengan Yamamoto Gorozaemon dan Jinno Warugoro. Keduanya adalah pemimpin youkai."

Mereka adalah nama-nama yang tak kukenal tapi kedengarannya Azazel-sensei tengah dalam pembicaraan dengan orang lain selain Yasaka-san dan Nurarihyon.

Nurarihyon melanjutkan.

"Untuk berdamai dengan Malaikat dan Iblis... baik mengingat usia di mana kita hidup, jika kita terus berpikiran pendek, kita takkan bisa bereaksi dengan cepat ketika sesuatu terjadi. Para teroris yang kalian lawan juga memberikan kerusakan yang signifikan bagi kita; kita tak bisa berbuat banyak karena kita tak dapat dihubungi dengan cepat. Sejak itu terjadi, kita berpikir bahwa akan bermanfaat untuk menjadi bagian dari perjanjian damai bahkan sebagai rasa hormat."

...Ah, biasanya mereka akan menangani situasi sendiri tanpa bantuan dari luar tapi Nurarihyon tampaknya memahami bahaya dari teroris... [Khaos Brigade] dan begitu, meski itu hanya untuk mengalahkan musuh, mereka berpikir untuk bergabung dengan perjanjian.

......Jadi kenapa mereka tidak bergabung saja? Kenapa dia menyelinap keluar dari pertemuan itu dan datang ke sini?

Sementara aku curiga, Nurarihyon menunjuk Akeno-san dengan jarinya.

"Kamu di sana dengan rambut hitam. Kamu adalah putri Malaikat Jatuh... tapi juga [Himejima], kan? Aku bisa merasakan kekuatan keluarga itu darimu."

".....Ah ya. Ibuku dari cabang utama klan Himejima."

Usai ia mendengar jawabannya, dia menyipitkan matanya.

"Sejak dulu, sudah ada beberapa perjanjian antara manusia dengan kekuatan termasuk Himejima dan kami para youkai. Ada saat-saat di mana ada perselisihan tapi biasanya, kita hanya menjaga area yang kami hormati dan saling menjaga jarak."

"......Aku sudah mendengar ini sebelumnya."

Jawab Akeno-san sambil mengangguk.

Kemudian Nurarihyon mengangkat jari telunjuknya.

"......Tapi kesepakatan itu telah rusak belum lama ini dan karena itu, kami telah mendapatkan kerusakan yang signifikan. Karena insiden itu, anak-anak di bawahku sekarang benci orang dari [Lima Keluarga Besar] dan orang-orang yang memiliki kekuatan Sacred Gear dengan itu menjadi rintangan terakhir dari pembicaraan kami. Dengan kata lain, masalahnya terletak pada kenyataan bahwa ada orang-orang dari [Lima Keluarga Besar] dan pemilik Sacred Gear dalam Tiga Golongan."

...[Lima Keluarga Besar]

Mereka adalah klan yang telah melindungi negara ini dari roh-roh jahat sejak zaman kuno. Jadi yang disebut [Lima Keluarga Besar] termasuk kepala keluarga [Nakiri], [Kushihashi], [Doumon], [Shinra] dan [Himejima]. Baik Akeno-san dan mantan wakil ketua OSIS Tsubaki-san berasal dari keluarga-keluarga tersebut. Ya ampun, dunia benar-benar kecil.

Jadi pada dasarnya, orang-orang dari pihak Nurarihyon bertarung dengan orang-orang dari keluarga ini dan karena itu; mereka tidak puas dengan perjanjian damai. Ah, aku mendengar bahwa mantan kepala masing-masing klan memiliki sikap tegas pada golongan lain sehingga mungkin ada perselisihan karena itu. aku juga mendengar cerita tentang mantan kepala klan Himejima menjadi jahat pada Akeno-san muda.

...Bukan itu saja, tetapi mereka tidak bahagia dengan pengguna Sacred Gear dan yah, apa boleh buat. Setiap golongan dan bahkan musuh akan memiliki pengguna Sacred Gear. Ini bagian yang cukup untuk mengatakan mereka tidak ingin membentuk aliansi hanya karena itu. Tapi youkai memiliki cita-cita mereka sendiri jadi aku tidak perlu menghakimi mereka.

Nurarihyon berkata sambil melihat kita semua.

"Semua orang di sini adalah bagian dari [DxD], simbol perjanjian antara Tiga Golongan? Aku mendengar bahwa kalian telah disetujui oleh para pemimpin dari setiap golongan? Jadi kupikir akan baik untuk mengamati kalian sebelum kita membuat aliansi."

"J-Jadi alasan mengapa Anda datang ke sini adalah karena...?"

Ketika aku menanyakan hal ini, ia tersenyum.

"Aku sudah mengamati kalian sementara ini. Sehenarnya meski kalian belum menyadari tapi aku sudah mengamati kehidupan dan kegiatan kalian dari sudut ruangan. Yah, sepertinya kalian tidak dianggap orang jahat."

......Jadi dia telah menggunakan kemampuannya sebagai Nurarihyon untuk mengamati kita...... dan memata-matai kami tanpa ada orang yang memperhatikan dia. Sial, dia benar-benar bagus dalam menyamarkan kehadirannya!

Usai mengetahui apa yang terjadi, Trio Gereja mulai panik.

"Uuu! Untuk menampilkan adegan seperti yang lain, aku malu!"

"Ku! Untuk pemimpin golongan Youkai melihat kami berlatih membuat bayi......!"

"Kalau saat itu kita lebih jauh, kita bisa memberinya kesan yang salah dari kami dan perjanjian ini bisa hancur! Tidak, sebelum itu, aku mungkin sudah mati karena malu!"

Wajah Asia, Xenovia dan Irina berubah merah cerah. Berpikir kembali, ada orang lain yang menyaksikan apa yang terjadi di kamar ero! Uuuuu, jika perjanjian perdamaian hancur karena itu, kita tidak akan mampu menghadapi Sirzechs-sama dan Azazel-sensei sama sekali!

Nurarihyon tertawa sepenuh hati setelah melihat reaksi kami dan membuka mulutnya.

"Tapi aku ingin mengamati sedikit lebih lama lagi."

Tiba-tiba Nurarihyon berdiri dan ia memegang tongkat yang ia bawa dari suatu tempat di tangannya.

"Hmm, mungkin kita harus pindah lokasi."

Nurarihyon mengetuk lantai dengan ringan dengan tongkatnya, dan kemudian... Kunou diselimuti asap dan tiba-tiba menghilang! Ketika kita melihat sekeliling, dia sebelah Nurarihyon!

"N-Nurarihyon-sama?! A-Apa ini..."

Kunou yang terkejut mencoba untuk menjauh tapi...

"Aku akan menghargai kerja samamu, putri."

Nurarihyon menyentuh dahi Kunou dengan ringan dengan jarinya.

"......Hmm......Nyaa......"

Sepertinya dia kehilangan kesadaran; ia tersandung! Usai kehilangan kesadaran, dia hampir jatuh tapi Nurarihyon menangkapnya sebelum dia jatuh dan mengangkatnya.

"Hime-sama, silakan tidur dengan baik untuk saat ini."

Apa yang akan dia lakukan dengan Kunou?! Karena situasi ini cukup ekstrim, aku tidak bisa hanya berdiri di sana dan tak melakukan apa-apa jadi aku memakai armorku dan bersiap-siap untuk bertarung!

DxD Dx2 07.jpg

"Kunou! Sial!"

Saat aku akan menyerang!

"Ara ara."

"Itu tidak akan berhasil."

Tiba-tiba aku mendengar suara asing! Kemudian asap muncul dari kedua sisi Nurarihyon.

Dari asap yang keluar adalah seorang youkai musang dalam bentuk manusia dan youkai anjing mengenakan sesuatu yang menyerupai awan. Dua monster... para youkai berdiri di depan Nurarihyon seperti mereka melindunginya.

"Aku dari youkai Timur, Retsuza dari Kamaitachi."

Youkai musang lalu mengeluarkan pedang di kedua tangannya.

"Demikian juga, aku bagian dari youkai Timur, Lightning Beast Kumowatari"

Youkai dengan awan di seluruh tubuhnya berkilau listrik.

Konsentrasi aura mereka pada tubuh mereka begitu padat. Aku menyadari bahwa mereka takkan menjadi musuh yang mudah untuk dikalahkan. Tidak seperti Nurarihyon, aku bisa merasakan niat membunuh dari mereka.

Usai melihat mereka berdua, Kuroka berteriak padaku.

"Sekiryuutei, hati-hati dengan mereka! Keduanya adalah salah satu youkai terkuat di Timur! Mereka melayani langsung di bawah Nurarihyon!"

Begitu Kuroka berteriak, tidak hanya aku, tapi semua orang di sini bersiap-siap untuk bertarung.

Ketika Kamaitachi melihat Kuroka, dia mencibir.

"Oi, Kuroka. Kudengar bahwa setelah bereinkarnasi menjadi Iblis, kau sudah menerjang naga putih, dan sekarang kau mengikuti naga merah? Nekomata sungguh tidak setia... Tetua Nekomata cukup marah lho."

Kuroka mengerutkan kening.

"Itu bukan urusanmu! Aku baru saja menemukan di mana kita bersaudari bisa tinggal. Apa kau pikir aku akan membiarkan kalian ikut campur?"

Kuroka membuat lingkaran sihir di tangannya, dan melepaskan getaran bahwa dia siap menerkam kapan saja!

Kiba juga membuat pedang Suci-Iblis dan menunjuk pada Nurarihyon.

"Kita tidak bisa menyerahkan sang putri!"

Saat kami tengah mencari celah untuk menyelamatkan Kunou, Nurarihyon mengetuk lantai dengan tongkatnya.

"Mari kita mundur untuk saat ini... aku akan mengirimkan undangan segera. Ini semua menyenangkan dan tidak berbahaya jadi jangan terlalu khawatir akan hal itu."

Gumpalan asap lain muncul dan ketika asap menghilang, kita menyadari bahwa Nurarihyon pergi dengan Kunou!

Menyenangkan dan tidak berbahaya? Sial! Meski ia ingin menguji kita, untuk membawa Kunou yang datang ke sini hanya untuk berkeliaran...!

Aku memukul tangan kananku ke telapak tangan kiriku dan menggertakkan gigi......

Bagian 3[edit]

Malam itu.

Aku, Rias, Akeno-san, Koneko dan Kuroka menuju pinggiran Tokyo di mana ada sedikit orang.

Tak lama setelah kejadian itu, kita menerima panah dengan undangan yang terikat di panah. Dalam undangan tersebut, nama-nama dari kita berlimat serta peta itu di sana. Para anggota yang namanya tidak di surat mengambil posisi sedikit lebih jauh seperti yang kami putuskan bahwa jika sesuatu terjadi, mereka akan bergegas ke posisi kami.

Setelah Kunou diculik, Ophis telah diam tapi karena kita perlu menjaga identitas rahasianya untuk saat ini, kita memutuskan untuk meninggalkan dia di rumah. Sejujurnya, aku khawatir Ophis tapi untuk sekarang, kita harus menuju ke mana yang lain memberitahu kita untuk datang.

Itu adalah jalan beraspal dengan kabut tebal... Usai meninggalkan pusat kota Tokyo, medan besar tanpa ada kehadiran manusia atau bangunan muncul. Pasti ada suatu hal kenapa mereka memilih ini......

Sementara kabut semakin berat, Rias bicara dengan suara rendah sambil berjalan.

"Pasti Nurarihyon menguji kita serta meredakan ketegangan."

Rias melanjutkan.

"Aku merasakan semacam kebencian dari si Kamaitachi dan Lightning Beast... Aku yakin itu sudah diputuskan pada pembuatan perjanjian damai tapi tak ada yang menentang perjanjian itu dapat melampiaskan amarah mereka sehingga mereka memilih kami sebagai target."

......Jadi ada semacam makna di balik permusuhan mereka dan mereka menentang perjanjian... kemudian mengucapkan selamat... mereka pasti membenci kita sebagai orang-orang yang terkait dengan [Lima Keluarga Besar] dan pengguna Sacred Gear.

"Apa kamu mendengar itu dari Sirzechs-sama?"

Saat aku bertanya, Rias mendesah.

"Ya. Onii-sama bilang [Ini tidak akan lepas terkendali, sehingga maukah kamu bermain bersama?]."

Jadi itu perintah untuk memilah situasi dengan Nurarihyon.

Rias tersenyum pahit.

"Jadi kita mengurus permintaan semacam ini dengan bergabung [DxD]."

....Hahaha, mau tak mau aku tersenyum pahit. Aku tak tahu apa yang [Lima Keluarga Besar] atau pengguna Sacred Gear telah lakukan sebelumnya, tapi itu terserah kita untuk membersihkan kekacauan. Kita harus memilah segala macam hal... penunjukan ini juga merefleksikan niat Nurarihyon.

Sejak mantan wakil ketua OSIS Tsubaki-senpai adalah dari [Shinra] di [Lima Keluarga Besar], dia juga ingin bergabung dengan kami tapi dia memutuskan membiarkan kami menangani situasi saat ini.

"......Aku harus bicara dengan mantan Gubernur itu. Kenapa aku melakukan pekerjaan begitu di sini... yah, kalau lawannya Nurarihyon-sama maka apa boleh buat... tapi..."

Kuroka menyalahkan seseorang dengan suara rendah.

Sementara itu, Akeno-san bicara padaku dan Rias dengan meminta maaf.

"......Pada akhirnya, itu adalah keluarga ibuku yang menyebabkan masalah. Aku sangat menyesal."

Sepertinya Akeno-san merasa terganggu oleh hal seperti itu. Rias dan aku tersenyum lebar di wajah kami dan berkata.

"Jangan pedulikan hal-hal begitu selama Akeno-san tak melakukan kesalahan apapun."

"Ya, kamu adalah Himejima Akeno kami, benar? Kamu tak melakukan kesalahan apapun."

Ketika kita mengatakan hal seperti itu, Akeno-san tersenyum hangat.

...Sementara kami sedang diskusi, kami melihat pintu depan besar di kabut. Tempat yang ditunjuk... sepertinya kita telah tiba di rumah Nurarihyon.

Saat kita berdiri di depan pintu, pintunya membuka sendiri.


Kami masuk ke dalam. Meski ini adalah sebuah rumah Youkai, itu adalah rumah tradisional Jepang jadi kita memutuskan apakah kita harus melepas sepatu kami atau memakainya saja... Pada akhirnya, kita memutuskan untuk memakainya. Mungkin aku merasa sedikit bersalah karena aku orang Jepang.

Di dalam itu besar, koridor yang panjang dan ada yang tak terhitung jumlah pintu di kedua sisi....di dalam tampaknya lebih luas dibandingkan dengan di luar? Mungkin ini adalah sebuah labirin?

Usai berjalan selama beberapa saat kita melihat ujung koridor dan di luar koridor ruang besar di mana ada jalan menuju bagian dalam.

...Tapi, ada seseorang yang mengharapkan kita.

"Aku minta maaf sebelumnya."

"Kita akan berurusan dengan kalian di sini."

Mereka adalah orang-orang yang muncul sebelumnya, Retsuza dari Kamaitachi dan Lightning Beast Kumowatari. Jadi kita tidak bisa lewat kecuali kami mengalahkan mereka? Untuk lawan pertama kami adalah pemimpin lawan.

Aku mengenakan armorku dan bersiap-siap untuk bertarung, tapi kemudian Akeno-san mengambil langkah maju..

"... Aku akan menangani ini."

Ketika Akeno-san melangkah maju, Kamaitachi membuka mulutnya.

"......Kau dari klan Himejima, kan?"

"Ya itu benar. Meskipun aku tak diakui oleh klan."

Akeno-san membuat petir muncul di tangannya dan suara listrik berdering di seluruh area.

Ketika aku hendak bergabung dengan Akeno-san... Aku merasakan aura aneh dan kuat dari belakangku! Ketika aku melihat ke belakang... anjing hitam raksasa ada di sana. Itu Jin milik Tobio Ikuse-san. Ketika Lightning Beast dan Kamaitachi melihat Jin, mereka tak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka.

Kamaitachi memegang pedang di kedua tangannya dan berteriak.

"Aku mendengar rumor! Kudengar bahwa rekanku punya sedikit masalah denganmu? Mana tuanmu?"

Tapi Jin tidak menjawab. Sepertinya Ikuse-san tidak datang ke sini. Ini menggangguku untuk berpikir bagaimana datang ke sini dengan sendirinya tapi... itu adalah Sacred Gear independen dengan insting sendiri dengan Longinus juga menjadi kasusnya. Mungkin ini seharusnya tidak mengejutkan.

"Hmm, kau datang sendirian."

Lightning Beast mengagumi Jin yang datang sendirian.

Jin berdiri di samping Akeno-san. Melihat itu, Rias berkata.

"Aku bisa melihat takdir di sini."

Rias melanjutkan.

"Tuan Anjing itu, tuan si Jin, Tobio Ikuse-san, juga mewarisi darah Himejima. Mantan pemimpin Himejima memiliki dua kakak perempuan. Salah satunya adalah nenek Akeno dan yang lainnya adalah Ikuse-san..."

...Ku! ....Sehingga ada cerita semacam itu?! Akeno-san dan... Ikuse-san berhubungan?! Nenek mereka adalah saudari... yang membuat mereka sepupu!

Akeno-san tersenyum ke arah Jin dan berkata.

"… Maukah kamu menolongku?"

Jin mengibaskan ekornya sekali, dia memberikan jawaban yang positif. Apakah Ikuse-san mengirim Jin sendiri untuk membantunya?

"Terima kasih, Jin."

Setelah berterima kasih pada Jin, Akeno-san berbalik ke arah kami.

"Serahkan ini pada kami dan majulah!"

Kalau Jin dengan dia, kita tidak perlu khawatir tentang Akeno-san. Aku dan Rias mengangguk dan meninggalkan Akeno-san untuk menangani hal ini. Setelah itu, kita mendengar suara keras ledakan.


Usai mengikuti koridor lagi, ruang besar lain muncul. Sepertinya kita menuju ke area... ekspresi Kuroka dan Koneko membeku. Untuk suatu alasan yang tidak diketahui, wajah Kuroka ditutupi keringat dingin.

Kuroka berkata dengan suara berjuang.

"............Ku! Tidak mungkin……! Ini…………..?!"

Koneko juga bicara sambil menggigil tak terkendali.

"O-Onee-sama......! A-Apa ini ...... ?!"

Dua nekomata sepertinya mereka sudah merasakan sesuatu. Tapi aku dan Rias hanya bisa merasakan aura aneh dan tubuh kita tidak menggigil seperti Kuroka dan Koneko.

Saat kami tiba di bidang, ada...... kucing tutul berdiri di sana tapi itu bukan kucing normal. Itu... ekor sembilan!

"Oh ho, sepertinya kucing putih telah menjadi nekomata terhormat."

Suara perempuan muda berdering sekitar bidang. Saat kita melihat lebih dekat, suara itu... keluar dari kucing ekor sembilan....... Apakah dia nekomata yang tidak berubah menjadi manusia?

Kucing tutul bicara sambil melihat Koneko dan Kuroka.

"Lama tak jumpa, Kuroka."

Kuroka, yang memiliki keringat dingin mengalir di pipinya, bicara dengan ekspresi gugup.

"......Aku tidak pernah berharap Anda, nenek Tortoiseshell, ada di sini!"

Saat Kuroka mengatakan itu, Koneko juga terkejut.

"J-Jadi ini Tetua Tortoiseshell."

"Ya. Dia youkai kami... Pemimpin Nekomata di Magari, dijuluki sebagai nenek Tortoiseshell."

Pemimpin Nekomata! Dia merupakan masalah besar! Aku tak pernah berpikir aku akan bertemu orang seperti itu di sini! Ah~ berpikir kembali, youkai yang datang ke rumah kami mengatakan sesuatu tentang dirinya.

Youkai Pemimpin Nekomata menyipitkan mata.

"Setiap kucing yang memanggilku nama begitu adalah penjahat."

Karena dia dalam mode kucingnya bukan mode menakutkannya, itu manis tapi...

"Apa dia terkenal?"

Aku bertanya Rias.

"......Dia seorang youkai yang kuat, yang usianya sudah lebih dari 800 tahun. Aku telah meneliti banyak tentang nekomata tapi... ini adalah kali pertama bertemu dengannya seperti ini... sepertinya satu-satunya yang dikenal di dunia youkai sebagai yang terkuat telah berkumpul di sini."

Rias juga terkejut.

...Tunggu, youkai yang telah tinggal selama lebih dari 800 tahun?! Mungkin dia lebih tua dari Sirzechs-sama atau Maou saat ini...? Tapi suaranya terdengar sangat muda.

Kucing tutul itu menatapku dan Rias.

"Aku hanya punya urusan dengan kucing bersaudari. Sekiryuutei-boy dan putri Iblis selalu bisa lewat."

Dia mengatakan hal seperti itu... memang benar bahwa aku tidak merasakan permusuhan darinya tapi bukannya permusuhan, dia menunjukkan garis keingintahuan terhadap Koneko dan Kuroka.

Kuroka menunjuk ke arah bagian dalam rumah dan berkata.

"Duluan. Serahkan dia padaku dan Shirone. Sepertinya mereka memanggil kita berdua untuk alasan ini; bahkan Nurarihyon tak bisa mengabaikan kata-kata tetua ini."

Koneko juga bicara setelah Kuroka.

"Jangan khawatir, Buchou dan Ise-senpai. Tolong cepat pergilah ke Kunou-chan."

Dan kucing tetua pun bicara.

"Aku tidak akan makan mereka. Nenek ini hanya ingin menceramahi mereka. Ini hanyalah [Pertemuan antara kucing] sederhana. Yah, bosku benar-benar ingin bertemu bocah di sana."

... Karena ketiga nekomata mengatakan itu, kita tak bisa mengatakan tidak. Rias dan aku saling memandang dan mengangguk.

"Lalu aku akan menyerahkan hal itu pada kalian berdua, Koneko, Kuroka!"

"Kalau terjadi sesuatu, lari saja!"

Setelah mengatakan itu, Rias dan aku berlari menuju bagian dalam rumah......


Pada ujung koridor panjang, ada pintu tampak mewah yang seperti mengatakan tujuan akhir. Aku membuka pintu dan menerjang masuk!

"Kunou! Apakah kamu baik-baik saja?!"

Ruangan yang berada di depanku saat aku berteriak adalah... kamar yang tampak mewah! Kamar itu dihiasi dengan gulungan dinding dengan gambar naga dan di kursi kepala, Kunou duduk di sana! Dan dengan meja kopi antara mereka berdua, Nurarihyon duduk berlawan dengan Kunou.

"Ise! Kamu datang!"

Kunou tampaknya senang melihat kami tapi dia tidak terikat dengan tali. Melihat teh dan makanan ringan di depannya, sepertinya dia diperlakukan dengan baik.

Nurarihyon bicara setelah menyeruput tehnya.

"Jadi kamu datang. Apa yang kamu pikirkan; anak-anak kita berguna, bukan?"

Kata Nurarihyon dengan nada tanpa minta maaf kepada Rias.

"Pemimpin youkai Timur, ini sudah cukup, kan? Kita akan membawa Kunou kembali."

Nurarihyon menjawab dengan cara yang tenang.

"Kamu tidak perlu terburu-buru; ini hanya menyenangkan pria tua ini. Kenapa kalian tidak minum teh."

...Kesabaranku sudah habis. Youkai-youkai itu, aku tak tahu apa yang youkai-youkai Nurarihyon pikirkan atau apa mereka belum puas. Tapi……

Aku mengepalkan tangan dengan lenganku dengan gauntlet dan menempatkan tinjuku terhadap Nurarihyon.

"Ini mungkin hasil dari beberapa jenis perjanjian politik antara kau dan bos kami tapi Kunou adalah tamu kita! Kita tidak bisa membiarkan dia menjadi bagian dari ini lagi! Kembalikan dirinya! Atau aku akan menunjukkan keluhanku sendiri."

Sambil aku mengatakan itu tanpa ragu-ragu, Nurarihyon tampaknya akan menarik kembali sejenak tapi tenang kembali dan mencibir seperti sedang melihat sesuatu yang menyenangkan.

"Seperti apa yang pemimpin Malaikat Jatuh bilang, aku suka sikapmu. Sepertinya kamu bukan orang mesum normal... tapi."

Nurarihyon melihat ke belakangku ketika aku berbalik... Koneko dan Kuroka berdiri di sana! Apakah pembicaraan mereka sudah selesai? Kelihatannya mereka tidak bertarung karena pakaian mereka juga terlihat bersih.

"Koneko, Kuroka... kalian selamat."

Ketika aku menarik napas lega dan mengatakan itu, Koneko tiba-tiba memelukku. Ketika aku melihat wajahnya untuk melihat apa yang terjadi... wajahnya memerah. Dia menatapku penuh kerinduan dengan mata yang basah dan berkata dengan suara kerinduan.

"......Senpai, peluk aku."

Dengan tak ada waktu untuk bereaksi terhadap itu, kali ini Kuroka memelukku dari belakang! Karena itu, aku jatuh ke lantai. Kuroka dengan kegairahan besar menekan tubuhnya ke tubuhku dan bicara dengan suara menggoda.

"Fufuf, Sekiryuutei~ kamu ingin melakukan hal-hal erotis di sini sekarang~?"

A-A-A-A-Apa yang kucing nakal ini katakan?! Ini adalah rumah Nurarihyon! Bukan cuma Nurarihyon sendiri di sini! B-Bagaimana bisa melakukan hal-hal mesum dalam situasi ini! Koneko pun menggosok tubuhnya padaku! Sensasi lembut dari tubuh wanita memang menakjubkan! Rasanya luar biasa tapi ada waktu dan tempat!

Lalu mataku bertemu dengan kucing tutul yang datang entah dari mana.

"Sepertinya mereka tidak akan mendengarkanku jadi aku mengendalikan mereka."

Mustahil! Ini karena kucing tetua sampai Koneko dan Kuroka melakukan hal-hal begitu!

Sementara terjebak di sini, aku meminta bantuan Rias.

"H-Hei! I-ini adalah...! R-Rias!"

Tapi Rias...

"...... Ise, jangan berteriak. Ini adalah rumah pria tua itu......"

Dia memijat bahu Nurarihyon dengan senyum santai di wajahnya!

"Oh~ kamu pandai dalam hal ini."

Nurarihyon juga menjadi kakek tua baik dan ramah seperti ketika ia masuk ke rumah kami! Uuuu, dia menggunakan teknik itu lagi! Jadi dia bisa menggunakannya di rumahnya sendiri juga!

Kunou berdiri dan bingung.

"Uuu, ini luar biasa. Aku mendengar cerita bahwa mantra Nurarihyon-sama dan Magari-sama sangat kuat tapi untuk itu menjadi seefektif ini...!"

Nurarihyon bicara saat menerima pijat dari Rias.

"Kudengar bahwa si Sekiryuutei-boy lemah terhadap taktik semacam ini yang berarti melawanku akan menjadi skenario terburuk bagimu."

Yah, aku minta maaf! Memang benar bahwa sulit melawan seseorang yang tidak bertarung secara langsung!

Nurarihyon menatapku.

...Ku! Tiba-tiba pandanganku memudar... K-Kesadaranku...... segera setelah aku bertemu matanya... kemampuan untuk berpikir secara jelas berkurang dan... rasanya seperti kabut mendung di kepalaku...

......saat kesadaranku memudar perlahan-lahan... Nurarihyon bicara padaku.

"Hei, Sekiryuutei-boy. Kenapa kamu tidak memberiku rumahmu dengan semua orang yang tinggal di dalamnya? Rumah itu terlihat nyaman dan para wanita disana cukup dapat membuat kekuatan api. Jadi apa yang kamu pikirkan? Maukah kamu memberikannya padaku?"

......Aku bertanya-tanya sebabnya, suaranya terdengar manis dan mutlak pada saat yang sama. Rasanya aku bisa mempercayai kata-katanya dengan semua yang kupunya... Tidak, rasanya aku hanya bisa mengikuti kata-katanya... Ah, jadi seperti ini ya... memikirkan kembali pada saat itu kamar Ero... ini adalah mantra Nurarihyon...

Lalu aku mendengar suara Kunou......

"Jangan lakukan itu, Ise! Jangan membalas! Kalau kamu kalah melawan mantranya, masa depan aliansi dan masa depan [DxD] akan berada dalam situasi yang mengerikan!"

...I-Itu benar... aku tak boleh kalah dengan mantra begitu......! D-Dan juga... meminta semua orang yang tinggal di rumah itu... Kuu, kesadaranku......menginginkanku untuk mengikuti kata-katanya... juga kesalahan ini...!

Bukan itu saja... Koneko dan Kuroka menggosok tubuh mereka padaku jadi... rasanya aku akan menyerah pada godaan! Payudara besar dan elastis Kuroka sungguh menakjubkan...

"Ufufufu, Sekarang, mari kita lakukan hal mesum ~nya. Kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan dengan tubuhku ~nya."

...Setelah membuka bagian depan kimononya, Kuroka mencoba untuk membuka pakaianku! Berbaring di sebelah Kuroka, Koneko berubah menjadi Shirone mode dan menggodaku dengan tubuhnya yang berkembang!

"......Senpai, dengan tubuh ini mungkin aku bisa terlibat dalam tindakan yang lebih keras? Maukah kamu melakukannya denganku...?"

Bahkan Koneko mulai melepaskan setengah dari kimononya... dan payudaranya gemetar sambil pada saat yang sama, memindahkan wajahku ke dadanya! Ah, wajahku ditelan di bawah payudara Koneko. Ini seperti mimpi... Koneko yang tumbuh... payudaranya yang berkembang mirip dalam ukuran dan elastisitas dibandingkan dengan Kuroka...!

Lalu Nurarihyon bicara dengan riang.

"Oke, kalau kamu setuju, aku akan meminta orang lain untuk berbuat lebih banyak hal-hal seperti ini denganmu."

... Benarkah......?! ....I-Itu mengagumkan...! T-Tunggu sebentar, sungguh baik-baik saja bagiku, yang bertujuan untuk menjadi Harem King, untuk melakukan itu...?...Bisakah aku puas dengan payudara yang lain...?...Sialan, aku tak ingin kalah! Ah, Kuroka sialan, dia menggigit daun telingaku...! Koneko menjilati tubuhku dengan lidahnya!......Uuu, jangan kalah, Ise! Rias, Asia, Akeno-san, Koneko, Xenovia, Irina, Rossweisse-san, Ravel, Le Fay, Kuroka, Ophis... ibu, ayah...! Wajah semuanya, semua saat-saat bahagia yang kita bagikan melintas di benakku......

Nurarihyon bertanya lagi.

"Jadi apa yang kamu pikirkan, kamu akan memberikan rumah itu?"

"I-Itu..."

...Jawabanku adalah...

"Tidak, aku tidak akan memberikannya padamu... rumah itu adalah tempat dimana aku harus kembali... dan semua teman-temanku yang berharga... dan keluargaku... aku tak boleh memberikannya padamu, kakek tua...!"

...Aku menolak dengan sekuat tenaga dan nyaris mengatakan itu... meski tubuhku sedang dikendalikan... aku tidak bisa memberikan rumahku padanya! Aku... menolak suara manis Nurarihyon yang menarik bagiku dengan sekuat tenaga!

Melihatku dalam keadaan seperti itu, Nurarihyon tak bisa menyembunyikan keterkejutannya dan tertawa dengan sepenuh hati.

"...Untuk memberikan jawaban seperti itu, sungguh mengejutkan."

Aku... menolak pikiranku yang ingin menerima semuanya, dan berteriak.

"Aku tidak ingin mendapatkan bantuan dari orang lain untuk melakukan hal-hal mesum dengan perempuan!"

Benar! Aku tidak ingin orang lain mengendalikan pikiran mesumku! Pikiran eroku adalah milikku seorang! Aku tak boleh membiarkan pikiran eroku dikendalikan oleh Nurarihyon juga!

"Sial!!"

Dengan kekuatan gauntlet terus meningkat, armorku merespon dengan tampil dalam hitungan detik.

[Seperti yang diharapkan dari partnerku. Aku khawatir sejenak tapi... yah kalau itu harus dilakukan dengan pikiran mesummu, kupikir kau akan mengatasinya entah bagaimana.]

Bahkan Ddraig mengatakan hal itu! Partnerku mengerti diriku!

Aku berkata kepada Koneko dan Kuroka.

"Koneko, Kuroka! Keluar dari sana! Kalau kalian ingin melakukan hal-hal mesum denganku, maka jangan menyerah pada pengendalian pikiran dan goda aku dengan jujur ​​dan adil! Aku akan menghadapi kalian kapan saja!"

Tapi waspada terhadap waktu dan tempat! Aku ingin melakukannya di bawah situasi yang lebih baik!

Pada teriakanku, Kunou menanggapi.

"Aku tidak akan hanya berdiri di sini dan tak melakukan apa-apa! Aku pemimpin Youkai Kyoto, putri Yasaka, Kunou!"

Kunou memanggil kekuatannya dan... rambut pirangnya memutih! Tubuhnya kini memancarkan aura luar biasa yang tidak cocok dengan gadis kecil ini.

"Aku juga berlatih setiap hari! Kalau aku ingin berjalan di jalan kalian, aku harus kuat!"

Putri ekor sembilan kami berteriak penuh percaya diri!

Saat rambut Kunou berubah warna, Nurarihyon pun berdiri dari kursinya dan berseru.

"...Rambutnya telah memutih...dia akan berubah menjadi Hakumen-no-Mono-Kyuubi-no-Kitsune..."

Saat tetua kucing mendengarnya, dia menggeleng.

"Tidak, bos. Ini bukanlah Hakumen-no-Mono-Kyuubi-no-Kitsune. Ini lebih seperti dewa hewan dari [Hakkenden], mirip dengan Masaki Kitsune. Ini menjadi [Koryuu] saat menjadi lebih kuat... mungkin itu karena hubungannya dengan Sekiryuutei-boy itu sampai mempengaruhi pertumbuhannya...?"

Lalu kucing tetua menatapku....Hmm, aku tidak melakukan apa-apa yang spesial terhadap Kunou. Yah, berkat dia, aku mendapatkan pujian!

Ini adalah kesempatan bagus; aku bisa menguji fitur baru dari teknikku! Aku menyentuh bagian punggung Rias, Koneko dan Kuroka dengan cepat.

"Aku juga akan mencoba teknik baruku di sini!"

Setelah meneriaki itu, aku menarik semua imajinasi dari dalam pikiranku! Apa yang kuinginkan adalah kekuatan untuk menghancurkan hal-hal di sekitar gadis-gadis ini! Bukan pakaian mereka! Kupikir ini ketika Asia ditangkap oleh si brengsek Diodora dan dirantai ke alat itu! Waktu itu, aku menyentuh tubuhnya yang dirantai ke dalam mesin itu dan menggunakan [Dress Break] untuk menghancurkan segelnya.

Untuk menghancurkan segel... dengan kata lain, menghancurkan teknik mereka! Sederhananya, aku menghancurkan mantra itu pada para gadis! Hal yang kuhancurkan bukanlah pakaian mereka, atau armor mereka tapi mantra pada mereka!

Aura mesum mengisi sekitarku... aku mengumpulkan imajinasi di dalam pikiranku! Aku membuka mata dan berteriak!

"Dress Break!"

Ketika aku menjentikkan jari, imajinasiku keluar dari armorku yang memenuhi seluruh lingkungan! Rias, Koneko dan Kuroka yang sudah kusentuh sebelumnya diselimuti cahaya. Setelah itu, intensitas cahaya itu terus semakin kuat sampai meledak. Kedengarannya seperti sesuatu baru saja meledak dan saat mereka melihat seperti mereka telah kembali sadar, cahaya di mata mereka kembali.

"...Kenapa aku memijat bahu Nurarihyon..."

Rias memiringkan kepalanya. Dia kembali normal!

Sementara itu Koneko, yang telah kembali ke ukuran aslinya, menyadari bahwa tubuhnya menekan tubuhku.

"...A-aku melakukan hal-hal memalukan...!"

Koneko mendorongku pergi karena malu! Tapi kakaknya Kuroka adalah...

"Ufufufu, yah ini baik-baik saja."

Meski dia sudah kembali normal, dia tidak bergerak menjauh! Yah, dia selalu menjadi ero-neko!

Tapi itu berhasil! Penggunaan baru [Dress Break]-ku! Alih-alih menghancurkan pakaian mereka, aku sudah menghancurkan mantra di sekitar mereka! Dengan ini, aku dapat mematahkan mantra aneh pada gadis-gadis ini!

Teknik yang menghancurkan apa saja yang gadis-gadis miliki pada tubuh mereka bernama [Dress Break] Ver.B (Body)! Dan teknik yang menghancurkan mantra pada mereka akan disebut [Dress Break] Ver.A (Astral)!

Dalam waktu dekat, aku akan menyeberangi Ver.A dan Ver.B bersama-sama untuk membentuk suatu teknik yang akan menghancurkan mantra dan pakaian mereka!

Sekarang, saat aku sedang membuat tekad baru, kita merasakan aura familiar dari belakang. Saat kita melihat sumber aura, tidak mungkin! Ophis!

"Kunou, Ise."

Ophis muncul entah dari mana! Dia harus kembali ke rumah... dia datang jauh-jauh ke sini hanya karena dia khawatir tentang Kunou!

"Oh, ini Phis-sama! Kamu datang!"

Ketika Kunou melihat Ophis, dia sangat senang sampai ia melompat. Namun, ketika Nurarihyon melihat Ophis, ia mengangkat alisnya.

"...Aku tidak berpikir aku telah mengundangmu ke sini."

Nurarihyon dan kucing tetua seharusnya tidak mengetahui identitas sebenarnya dari Ophis tapi si kucing tetua tampaknya melihat kekuatan yang tidak wajar Ophis sejak dia mengambil langkah mundur.

"...Bos, mundur. Gadis itu... tidak, dia bukan seseorang yang harus Anda pusingkan. Kehadiran Naga yang kita rasakan di tubuh putri rubah adalah miliknya..."

Si tetua itu pada mode siaga penuh, seperti yang diharapkan dari seorang youkai berusia 800 tahun.

Tapi Ophis berjalan menuju Nurarihyon tanpa mengganggu. Dan setelah menatap wajahnya, dia berkata.

"Jangan menggertak Kunou."

Dan menampar pantatnya dengan tangannya!

"...Ku! AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARG!"

Meski itu tamparan sederhana di pantat, kalau Infinite Dragon God-sama kami yang memulai itu, kekuatan tamparannya akan tak terbayangkan... Nurarihyon sangat terkejut sampai ia melompat di tempatnya.


Segera setelah itu, di salah satu ruang rumah Nurarihyon, hal yang seharusnya tidak diberitahu kepada siapapun telah terjadi.

Nurarihyon meletakkan wajah lebih dulu dan meraih pantat bengkaknya sementara Lightning Beast dan Kamaitachi, yang sudah selesai dengan pertarungan mereka, bergabung dengan kami dan menempatkan kantong es di pantatnya.

Akeno-san dan Jin juga bergabung dengan kami dan dengan begitu semua orang yang Nurarihyon panggil tiba. Karena pemilik rumah ini, Nurarihyon dalam keadaan seperti itu, ada suasana hati yang aneh sejak kami datang ke sini mengharapkan untuk melawan dia.

Awalnya aku berpikir untuk memberinya sepotong pikiranku, tapi karena Ophis melakukan itu untukku, aku memutuskan untuk tidak melakukannya. Omong-omong, Ophis adalah makan makanan ringan dengan Kunou di sudut ruangan.... Pokoknya aku ingin kembali secepat mungkin.

...Sudah kuduga, orang-orang baru tiba.

"Pemimpin Timur, aku pikir gurauanmu sudah terlalu berlebihan."

Orang yang datang sambil mengatakan hal itu adalah ibu Kunou... Yasaka-san!

"...Yasaka, aku menunjukkan beberapa adegan memalukan di sini."

Ujar Nurarihyon dengan nada sedikit malu.

"Ibu!"

Kunou melompat ke dalam tubuh ibunya. Yasaka-san mengelus kepala putrinya.

"Hohoho Kunou, kamu mengembangkan sekilas kekuatan sebagai Beast God dengan benar."

Sementara ibu dan anak rubah tengah reuni, Azazel-sensei muncul kali ini.

"Yasaka, aku bilang padamu, bukan? Anak-anak tumbuh dengan cepat bahkan sebelum orang tua mereka melihat mereka."

"Azazel-sensei!"

Sensei tersenyum pahit di wajahnya dan mengasarinya rambutku.

"Maaf, aku tak bisa menelepon kalian. Pembicaraan antara youkai Jepang lumayan lama ... yah, alasan di balik itu diberikan oleh pemimpin yang di sana, sih."

Sensei menatap Nurarihyon dengan silau tercengang.

Kemudian Nurarihyon mengeluh.

"Jangan terlalu keras. Kita juga memiliki alasan yang rumit. "

Sensei mengatakan tanpa masalah apapun.

"Aku, Michael dan Sirzechs mengatakan pada pihak Nurarihyon, yang belum benar-benar dengan aliansi [Kenapa kamu tidak melihat simbol aliansi, pemuda dari [DxD], terutama orang-orang di kediaman Hyoudou?] seperti itu."

Seperti yang Rias bilang. Uuu, kita selalu terlibat dalam hal-hal merepotkan... Aku punya perasaan bahwa kami harus melakukan pekerjaan semacam ini.

"...Jadi apa yang kamu pikirkan tentang kita semua?"

Sensei bertanya pada Nurarihyon.

Nurarihyon melirik Ophis tapi kemudian tertawa dengan sepenuh hati.

"Aku sudah cukup melihat. Tidak sering bahwa aku terpukul di pantatku seperti pengacau pada usia ini. Namun berkat itu, aku harus memahami tim [DxD]. Jujur saja, aku senang."

Nurarihyon berdiri, masih mengepalkan pantatnya dan menunduk ke arah kami.

"Aku minta maaf, Sekiryuutei-boy, putri Iblis, putri dari klan Himejima. Aku hanya ingin menggoda kalian para pemuda-pemudi. Terima kasih sudah bermain bersama dengan kepala kerasku. Tapi aku akan memastikan bahwa orang-orang muda dari pihakku tidak akan mengeluh lagi."

Nurarihyon bicara kepada Kamaitachi dan Lightning Beast.

"Kalian baik-baik saja sekarang, kan?"

Keduanya berdiri sambil memperhatikan dan menjawab.

"Ya. Kami telah menyadari bahwa mereka tidak memiliki niat jahat."

"Kami tidak akan keberatan pada aliansi."

Sepertinya mereka sudah menyadari saat bertarung dengan Akeno-san dan Jin bahwa kita tidak punya kebencian atau niat jahat terhadap mereka dan Akeno-san juga berjuang dengan serius. Ada banyak jenis orang di klan [Himejima] dan bagaimanapun sikap mantan pemimpin klan itu, Akeno-san adalah Akeno-san.

Keduanya juga membungkuk ke arah kami.

"Kami mohon maaf karena bertindak kasar."

"Kami akan menerima hukuman apapun yang Anda berikan kepada kami."

Itu seperti mereka siap untuk menyerahkan hidup mereka jadi kami hanya menjawab [Mari kita bergaul mulai sekarang]. Perdamaian adalah yang terbaik dan juga, aku sudah mencapai fitur baru [Dress Break] jadi aku telah mendapatkan keuntungan dari ini.

Nurarihyon berkata pada Sensei.

"Pemimpin oposisi kini telah diterima sehingga yang lain akan mengikuti mereka. Kepala Malaikat Jatuh, Azazel, aku tahu ini adalah permintaan tak tahu malu tapi maukah kamu membuat perjanjian dengan kami?"

Sensei tersenyum dan siap untuk menjabat tangannya.

"Yah, aku tahu dari awal bahwa membuat sebuah perjanjian antara mitologi yang jauh dari satu sama lain akan sulit. Yah, karena kita berhasil menyelesaikan ini, kukira kita harus bersyukur. Mari kita perbaiki tanggal baru dan bicara lagi sehingga sampai saat itu, rawatlah pantatmu, Bos."

"Haa~ kamu ingin mengatakan itu, kan?"

Kedua pemimpin golongan berjabat tangan. Akhirnya ini berakhir.

Sementara itu, Kuroka mencoba untuk melarikan diri menggunakan saat ini.

"Sekarang, permisi..."

"Kuroka, tunggu di sana."

Kucing tetua menghentikannya! Kuroka menunggu.

"Nyaa?! A-Apa yang kau inginkan... kau masih punya urusan denganku...?"

Kucing tetua menyipitkan mata.

"Aku akan melatihmu dan Shirone waktu berikutnya. Datanglah ke sini kapanpun kalian inginkan."

"Y-Yah kupikir aku akan..."

Kuroka mencoba untuk menolak tapi ...

"Ya! Jagalah kami! Onee-sama, ayo kita datang ke sini lagi."

Koneko memberikan OK segera. Melihat adiknya seperti itu, Kuroka mengangguk enggan.

Saat situasi menjadi di bawah kontrol, Yasaka-san mengatakan pada Kunou.

"Sekarang, ayo kita pulang Kunou. Maou-sama bilang, mereka akan mentraktir kita untuk makan malam di hotel di Tokyo. Ini akan menjadi hebat karena Kunou suka disana."

"Ya, aku tidak sabar! Tapi ibu! Dengarkan aku! Aku telah memutuskan bahwa aku akan makan semuanya dan tidak pilih-pilih!"

"Oh ho~ dan alasan untuk itu?"

Kunou menggambar sebuah lingkaran di sekitar dada dan menyatakan.

"Ya! Aku telah memahami bahwa Ise tidak dapat membantu dirinya dengan wanita berpayudara besar! Aku tidak akan pilih-pilih dan aku akan memiliki payudara sebesar milik ibu!"

"Aku juga ingin payudara yang lebih besar."

Ophis menirukan Kunou dan menggambar sebuah lingkaran di sekitar dadanya!

Anak-anak tidak boleh mengatakan hal-hal seperti itu! Melihat keduanya, Rias dan Akeno-san memiliki ekspresi lembut.


Setelah itu, pembicaraan antara tiga golongan dan pihak Nurarihyon berjalan dengan baik dan pada akhirnya, mereka sudah menyelesaikan rincian perjanjian. Mereka mengatakan itu bukan masalah waktu sampai perjanjian diimplementasikan. Ibu ekor sembilan dan putrinya juga sudah menyelesaikan urusan mereka di sini dan kembali ke Kyoto.

Segera setelah itu, sebagai permintaan maaf untuk menciptakan masalah, Nurarihyon mengirim segala macam harta, jimat yang diyakini membawa keberuntungan, lukisan-lukisan tua dan lain-lain. Menurut Rias, itu semua benda langka dan tak ternilai harganya. Dari Sirzechs-sama dan Sensei, setiap orang menerima katalog hadiah mewah yang setara dengan 5 angka mengatakan bahwa ini adalah hadiah kami. Mendapatkan hal-hal itu membuatku merasa bersalah.

Bagaimanapun, perdamaian adalah yang terbaik dan setelah kembali ke kehidupan normal kami, aku harus pergi ke kamar mandi sekali lagi suatu malam. Usai berpikir beberapa saat di depan pintu kamar mandi, aku sengaja pergi ke kamar mandi di bawah tanah.

Saat aku pikir mereka tidak akan datang ke sini dan aku membuka pintu...

"Selamat datang Ise!"

"Mengagumkan! Seperti yang Xenovia bilang!"

"Ise-san, selamat datang."

Itu kamar Ero dan Xenovia, Irina dan Asia... Trio Gereja tengah menunggu di sana! Ah, apa yang terjadi? Apa kamar mandiku telah benar-benar dihalangi oleh tiga orang ini?!

"Tolong berhentilah!"

Mau tak mau aku berteriak jauh ke dalam malam.

Penutup[edit]

Lama tak jumpa. Ichiei Ishibumi disini.

Aku membawa koleksi cerita pendek jilid High School DxD [DX] kedua untuk kalian.

Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, masih ada banyak cerita pendek yang tersisa dan persediaan telah terus meningkat juga sambil menerbitkan jilid ini.

Cerita pendek seharusnya bernilai sekitar tiga atau empat jilid jika kita mengkompilasikannnya ke dalam panjang jilid normal dan ini termasuk yang diterbitkan secara serial, di majalah dan diberikan dalam beberapa peristiwa.

Yah, serialisasi akan berlanjut sepanjang jalan jadi mungkin serial ini akan melebihi 10 jilid... karena itu, aku menghargai semua orang atas dukungan mereka.

Sekarang aku akan memberikan konteks masing-masing episode yang tercantum dalam buku ini.


[Oppai adalah Mentari!] – Langsung Setelah Jilid 9.

Bagaimana keturunan dari keluarga punah di 72 pilar tinggal? Aku telah memikirkan pertanyaan ini dan aku juga belum menulis cerita dengan laut sebagai latar belakang dan begitu, ini adalah bagaimana cerita tiba.

Kupikir itu akan menyenangkan untuk memiliki putri duyung yang sebenarnya juga karena semua putri duyung yang muncul di DxD adalah tuna dengan kaki......

Karena sebagian besar Iblis utama terlihat seperti manusia, kupikir Iblis dalam bentuk monster mungkin baik dan ini adalah mengapa aku memperkenalkan Forneus. Dia mengingatkan aku pada pria dari Romancing SaGa 3...

Aku juga memperkenalkan Poseidon tapi... seperti banyak Dewa di dunia ini yang berjiwa bebas.

Sekarang, putri duyung Lilitifa-san juga muncul dalam cerita pendek lainnya. Cerita itu mungkin akan dirilis pada jilid DX berikutnya. Kupikir itu juga dapat dimasukkan ke dalam serial utama tapi... yah, itu belum selesai jadi harap sabar menunggu untuk saat ini.


[Keputusan OSIS] – Setelah Oppai adalah Mentari.

Aku punya ide tentang apa yang budak-budak Sitri dari OSIS lakukan biasanya. Dengan Ise mengalami tugas dari OSIS, dia bisa bersikap ramah dengan mereka dan untuk mengenal lebih banyak tentang apa yang mereka lakukan.

Akhirnya telah terungkap bahwa Sona adalah bencana dalam membuat kue. Telah diketahui beberapa saat, tapi aku tak bisa benar-benar mencocokkan ini ke dalam cerita dalam jilid utama.

Fakta bahwa Rias tidak suka unta (awalnya Iblis Gremory muncul naik unta) juga muncul sebelumnya dalam beberapa cerita jadi aku ingin itu dirilis pada jilid cerita pendek juga.

Judul cerita pendek ini mirip dengan serial OSIS di Fujimi Fantasia Bunko tapi... jangan pikiran itu. Penulis serial Aoi Sekina-san dan aku telah membuat debut kami pada hari yang sama di tahun yang sama dan jadi kami cukup dekat.


[Ayo Berlatih!] – Setelah Jilid 10.

Ini adalah kisah di mana rincian Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi rusak pertama kali muncul.

Sekarang, aku menikmati game tipe Open World tapi ketika cerita pendek ini pertama kali diterbitkan, aku tidak terlalu tertarik pada game tersebut. Ketika cerita ini disusun ke dalam jilid DX2 dan aku membaca kembali, aku telah memperhatikan bahwa cerita ini tentang game Open World. Aku telah mengedit ceritanya untuk membuatnya kurang begitu kali ini.

Ini disebutkan selama cerita tapi mengenai game Azuka... Aku ingin memiliki sebuah cerita tentang itu secara terpisah di kemudian hari tapi sekarang... Editor H-san, aku sangat menyesal tapi aku menulis cerita dengan perlahan......? Aku akan mempublikasikannya suatu saat nanti jadi, silakan... silakan menunggu dengan sabar!


[Worship☆Dragon God Girl] – Setelah Jilid 13.

Aku menulis cerita ini setelah meningkatkan perasaanku pada "Aku ingin memunculkan Kunou di dalam cerita pendek!" dan aku juga ingin melibatkan Ophis. Mendadak tapi agak diharapkan pada saat yang sama, Ophis dan Kunou menjadi sangat dekat. Aku menikmati menulis itu dan aku juga berpikir ilustrasinya dilengkapi dengan baik.

Awalnya aku akan memunculkan Kunou di dalam jilid 9 saja tapi visualnya bagus dan karena dia adalah rubah wanita lucu, ini meningkatkan popularitasnya. Aku selalu berpikir bahwa dia akan muncul sekali lagi setiap kali dia muncul mesk itu sedikit demi sedikit dan pada akhirnya, ia berhasil muncul dalam jilid utama lagi. Jilid 19 Kunou menjadi teman baik dengan Ophis tapi dalam kenyataannya, mereka sudah berteman di akhir cerita ini. Aku benar-benar ingin menulis cerita tentang mereka berdua saling berteman.


[Nekometa☆Ninja Scroll] – Didalam Jilid 14.

Aku menulis cerita ini dengan pemikiran bahwa orang asing memiliki kesalahpahaman yang sangat besar dengan ninja. Aku berpikir bahwa jika orang asing memiliki kesalahpahaman ninja, aku yakin Iblis dan Malaikat juga akan memiliki kesalahpahaman tentang mereka juga.

Ketika aku membacanya lagi, aku telah memperkenalkan terlalu banyak karakter dengan kesan yang kuat sehingga aku merasa cerita ini tidak terkendali. Aku menyesal Satan Red harus muncul. Ini Maou-sama, apa yang dia lakukan...

Aku juga memperkenalkan Kappa Salamander Tomita. Kami membicarakan dia di dalam jilid cerita pendek terakhir dalam serial utama tapi sekarang akhirnya kita bertemu.

Jika aku mendapatkan kesempatan, aku juga ingin menulis tentang The Ultimate Battle di Sungai Terrace dimana anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib bertemu kappa.


[Suaka Maniak] – Setelah Jilid 17.

Akhirnya cerita tentang Seekvaira Agares, tentang Seek-chan. tiba-tiba, ia benar-benar menjadi mecha, aku ingat cerita ini memiliki respon yang begitu besar sebelumnya.

Seekvaira-san, yang tidak sangat terkenal dari Rookies Four, akhirnya menjadi sorotan tapi baginya menjadi Mecha otaku...

Sejak pengaruhnya didasarkan padaku yang mecha besar dan maniak model plastik... dia telah menjadi wanita yang menakutkan.

Tapi sejak cerita pendek ini diterbitkan, popularitasnya telah meningkat dan kepribadiannya telah dilunasi dan jadi mungkin aku bisa menyebut itu sukses?

Dan dia juga memiliki peran besar dalam cerita pendek yang lain jadi silakan berharaplah pada waktu berikutnya... aku ingin membayangkan seperti apa taktik yang dia gunakan untuk melawan Sona tapi pada saat yang sama aku pun tak ingin memikirkan hal itu.


[Hyakki Yako dan Pandemonium] – Setelah Jilid 18.

Ini adalah novel baru untuk DX2. Karena kurangnya cerita ero di jilid utama, aku ingin mengisi itu di jilid cerita pendek. Dalam cerita ini, diri mesum Ise telah sepenuhnya ditampilkan.

Jilid 19 bergerak lurus dengan jilid 20 dan karena aku ingin mendasarkan cerita pendek sekitar waktu tersebut, kadang-kadang sekitar jilid 18 tampaknya tepat. Jadi kalian bisa berpikir ini sebagai kejadian terbaru.

Aku tidak pernah berpikir aku akan menunjukkan teknik baru Ise di cerita pendek... yah, karena kemampuan menghancurkan mantra Dress Break hanya versi perubahan kecil, aku tak benar-benar bisa menemukan sebuah skenario untuk menggunakannya di jilid utama.

Sebagai informasi, teknik ini dibagi menjadi A dan B. Aku yakin ada orang yang menyadari hal ini tapi itu penghormatan ke versi A dan B dari Avan Strash. Orang-orang di generasiku akan memikirkan itu ketika kita mendengar tentang perbedaan teknik.

A dan B, ketika kalian menggabungkan mereka bersama-sama...? kalau kalian ingin tahu maka silakan berharap pada cerita nanti.

[Hyakki Yako] dari judul cerita ini, mungkin mengingatkan kalian tentang Okita Souji yang di dunia [DxD] dapat melakukan Hitori Hyakki Yako. Aku akan menambahkan dia di cerita ini tapi jika kulakukan, mungkin mempersulit cerita jadi aku memutuskan untuk melewatkan itu.

Sebaliknya, aku bisa menulis cerita tentang klan Himejima, Nekomata bersaudari, Kunou, Ophis dan teknik baru Ise. Aku berpikir bahwa fokus utama dari cerita ini adalah pada Nekomata bersaudari, Kunou dan Ophis.

Karena cerita ini melibatkan banyak youkai, aku juga akan menambahkan Salamander Tomita-san tapi ceritanya menjadi lebih ringan dan masa lalunya dengan Koneko akan membuatnya lebih rumit jadi aku menyerah pada ide tersebut.

Tomita-san adalah karakter yang berguna yang dapat kugunakan dalam cerita pendek yang berbeda lainnya, dia salah satu youkai terkuat di wilayah Kanto.

Sekarang, ini menjadi sebuah cerita tentang manusia dengan kemampuan di Jepang dan makhluk mistis. DxD mencakup segala macam mitos yang juga diatur di Jepang tapi di masa lalu, tidak banyak makhluk mistis dari Jepang muncul. Satu-satunya yang ditampilkan ada di jilid 9 selama Perjalanan Sekolah dengan youkai Kyoto.

Jadi berdasarkan tinjauan jilid 9, aku menulis cerita tentang youkai dan [Lima Keluarga Besar] termasuk Himejima. Aku sudah memutuskan untuk hanya sedikit menyentuh pada subjek [Lima Keluarga Besar]. Jika kalian ingin informasi lebih banyak tentang mereka, kusarankan membaca karya-karya lain yang berhubungan dengan mereka.

Tetapi dalam serial utama, ada beberapa informasi tentang petinggi keluarga ini begitu mencarinya jika kalian mau.


Sekarang aku ingin memberikan terima kasih.

Miyama Zero-san, Editor H-san, terima kasih atas semua yang Anda lakukan. Dalam rapat sebelum jilid baru keluar, kita semua memutuskan bahwa [Alih-alih memperkenalkan karakter baru, mari kita hanya menggunakan karakter yang ada!] tapi akhirnya aku memperkenalkan [Nurariyon] dan nenek Tortoiseshell di novel...

Tidak bisakah aku memperkenalkan bentuk manusia nenek Tortoiseshell...? Jika dia dalam bentuk seorang wanita muda, ilustrasinya akan menjadi hebat... J-Jangan dipikirkan, aku minta maaf bahwa aku selalu menyertakan karakter baru!

Aku berpikir bahwa aku ingin menangani youkai Kanto di cerita pendek serial DxD dan di web novel [SLASHDOG].


Ah, sebelum aku lupa, terima kasih kepada semua pembaca. Aku, Ichiei Ishibumi telah merayakan 10 tahun sejak debut sebagai penulis. Entah bagaimana aku sudah berhasil membuatnya sampai sekarang.

Ini semua berkat semua fans di luar sana, Miyama-san dan editor H-san dan orang-orang di editorial. Sekarang aku akan melakukan semua yang kubisa untuk istirahat saat aku bisa dan sampai ke tahun 20.

Ah, dan juga kerja debutku [DENPACHI] telah tersedia dalam e-book. Ini adalah cerita tentang menggunakan ponsel untuk bermain game di dunia nyata dengan kehidupan kalian dan itu mengingatkan diriku pada peristiwa-peristiwa tertentu di DxD... kalau kalian tertarik silakan pergi dan membacanya. Meski begitu, itu memiliki banyak titik lemah karena ini pekerjaan pertamaku.


Serial utama berikutnya adalah jilid 21, itu akan akan dirilis musim semi berikutnya. Jika berjalan sesuai rencana, itu akan menyelesaikan cerita utama dari arc 4 dan jilid 22, akan ada epilog dari arc 4 dan event yang sangat menarik yang akan terjadi untuk semua pembaca. Ini akan mengejutkan.

...Hmm, jika pertarungan akhirnya tidak terlalu lama, kupikir itu akan terjadi! Aku akan senang untuk menyelesaikannya dalam satu buku...... jilid 21 mungkin terlalu besar tapi, aku akan melakukan yang terbaik.

Aku ingin tahu apa yang akan terjadi? Silakan tunggu serial DX jilid berikutnya!