Sword Art Online Progressive (Indonesia):Jilid 1 Catatan Pengarang Draft

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search
Preview symbol.gif Warning: This translation is considered a PREVIEW Script.

Be warned that the degree of translation error may be higher than usual due to the translation method employed.



Please read Template:PREVIEW for further information.


Catatan Pengarang[edit]

Ini Kawahara Reki. Akhirnya saya sudah menerbitkan «Sword Art Online Progressive 1».

Ketika berbicara Progressive, mungkin akan terdengar seperti format video, tapi kata tersebut sebenarnya memiliki arti «berjalan langkah demi langkah». Ini adalah seri tentang penyelesaian kastil melayang Aincrad dimulai dari lantai pertama, judulnya bermakna seperti itu. Mohon untuk menyebutnya sebagai SAOP!

Baik, selanjutnya, izinkan saya untuk menjelaskan mengapa saya mulai menulis seri ini.

Ini mungkin adalah pengulangan dari catatan pengarang di SAO jilid 1, aslinya cerita dari SAO ditulis untuk Dengeki Novel Grand Prix, jadi permainannya tiba-tiba terselesaikan di jilid pertama. Setelah itu, saya menulis beberapa cerita pendek tentang waktu sebelum permainan diselesaikan (cerita-cerita tersebut dikumpulkan di jilid 2 dan 8), tidak ada dari cerita-cerita tersebut yang mengambil penyelesaian permainan sebagai topik utama.

Sebenarnya, saya selalu membara dengan sebuah keinginan untuk menulis tentang bagaimana Kirito dan teman-temannya berpetualang melewati tiap lantai, bagaimana mereka mengalahkan para bos. Namun, tidak pernah tersampai karena ada beberapa masalah jika saya tulis penyelesaiannya dari lantai pertama.

Satu hal yang sudah pasti adalah perlakuan Asuna sebagai heroine. Di buku-buku yang sudah diterbitkan Kirito digambarkan dekat dengan Asuna hanya di lantai-lantai atas. Dengan kata lain, Asuna sebagai partner Kirito di cerita lantai pertama dan kedua akan berkontradiksi dengan buku-buku tersebut.

Untuk menhindari kontradiksi itu, haruskah heroine di arc Progressive seorang karakter baru daripada Asuna? Ataukah harus saya akui kontradiksi ini dan biarkan Asuna tetap di panggung? Saya bingung dengan hal ini untuk beberapa waktu. ......Namun, jujur perasaan saya adalah ingin yang berdiri di samping Kirito adalah Asuna, mungkin banyak pembaca juga menginginkan hal yang sama? Akhirnya, pemikiran tersebut berubah menjadi adegan awal dengan pertemuan antara Kirito dan Asuna.

Tentu saja, saya juga sudah berpikir tentang para pembaca yang tak bisa setuju dengan ketidaktetapan di buku-buku yang sudah diterbitkan. Karena saya juga tak menyukainya, saya akan berusaha maksimum untuk membandingkan dan mengarahkan latar dari cerita dari saat ini, jadi pertama-tama, saya akan senang apabila kamu bisa melihat kelanjutan dari seri ini.

——Sekarang, adalah bagian "saya minta maaf", pertama-tama, biarkan saya jelaskan dengan jelas tiap cerita.

Cerita penyelesaian lantai pertama, «Aria di Malam Tak Berbintang» adalah kelanjutan dari cerita yang ditulis di jilid 8, «Hari Pertama». Kibaou, yang nanti menjadi pemimpin dari «Army»; Argo si Tikus, si penjual informasi, yang hanya muncul sebagai nama sampai saat ini; Agil, sebelum jiwa pedagangnya terbangun; dan akhirnya Asuna, yang masih seorang pemula net game saat itu, muncul satu demi satu, saya juga merasakan nostalgia juga rasa 'segar' saat menulis ceritanya. Ya, Kirito adalah Kirito dari awal.

Di arc Progressive ini, tema dapat tergambar secara rinci menggunakan system permainan SAO, untuk «Aria», adalah istilah untuk «Penyerbuan Boss», saya juga ingin para pembaca merasakan atmosfer di pertarungan grup dengan 6 melawan 8. Bagi kalian yang "Aku tidak mengerti!", silahkan lihat di episode kedua dari animenya. (Tertawa)

Untuk penyelesaian lantai kedua, «Rondo dari Pedang Transien», banyak karakter baru yang muncul. Salah satunya, Nezha si Pandai Besi membuatku menjadi agak bingung ketika sedang memutuskan membuat dia laki-laki atau perempuan, jika dia perempuan, akan menyebabkan masalah-masalah yang tak perlu jadi saya ikuti intuisi saya dan membuatnya seorang laki-laki. (Tertawa)

Secara sistematis, ini adalah tentang «Penguatan Senjata», daripada menulis cerita tentang mencari petunjuk misteri «Penipuan penguatan», yang saya tidak berani untuk tulis...... "Aku lebih baik menulis tentang pertarungan boss lebih rinci" di bagian pertama yang hanya ada beberapa pertarungan, akan terasa bahwa seorang bos keji sudah muncul walau baru lantai dua. Jika saya bermain MMO sungguhan dan terjadi seperti itu, saya yakin hati saya akan benar-benar hancur!


Walaupun SAOP jilid 1 sudah mengandung kedua cerita diatas, saya juga sudah menentukan judul dari penyelesaian lantai ketiga yaitu «Concerto dari Hitam dan Putih». Temanya, secara sistematis, direncanakan sebagai «Quest kampanye».

......Baiklah, saya sudah menulis catatan terlebih dahulu, tapi saya rasa satu jilid per tahun untuk arc Progressive sudah batas akan mungkin menjadi batas saya...... Walau begitu, melewati dua lantai dalam satu tahun, berapa tahun lagi yang dibutuhkan untuk sampai dilantai ke-75?......Tolong jangan pikirkan hal menakutkan seperti itu! Tolong dukung jilid kedua juga!

Selanjutnya adalah, tentu saja, fakta bahwa saya tetap melanjutkan arc utama dari SAO. Bagian ke-3 dari arc Alicization, yaitu jilid 11, direncanakan untuk diterbitkan pada Desember. Kirito dan Eugeou akan lebih dekat ke rahasia-rahasia Underworld......mungkin, tolong dukungannya untuk yang ini juga.

Dan juga, akibat penerbitan terus-menerus dari SAO, Accel World ditunda saat ini, maaf! Hanya saja, Accel World jilid 9 dan 10 sudah sukses dirilis, jadi dari saat ini, kembali lagi ke bulan penerbitan sebelumnya. Saya tidak teralu yakin berapa lama saya bisa mempertahankan laju dua bulan sekaligus (atau mungkin saya harus bilang saya mulaimerasa sangat ragu tentang itu), ......Saya akan melakukan yang terbaik!


abec-san sang illustrator yang selalu siap bahkan dengan jadwal yang padat akibat penerbitan kedua jilid; Miki-san, yang memimpin, yang (mungkin) juga selalu siap walau jilid kali ini melebihi lima ratus halaman; Tsuchiya-san, sang asisten, yang terkena sakit perut setiap hari akibat balasan-balasan email dari saya yang terlambat; kali ini saya juga sangat berterimakasih kepada mereka! Dan kamu, yang sudah membaca buku sampai paling akhir, saya memberimu sebuah bonus LA sebagai rasa terima kasih!

Suatu hari di Agustus 2012,
Kawahara Reki