Toaru Majutsu no Index ~ Bahasa Indonesia:Jilid NT 03

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Contents

Illustrations[edit]

Prolog: Pada Negara Kelima Puluh — Crisis_of_Blue_Ocean.[edit]

Part 1[edit]


(10 November – Oahu – Ruang Konferensi Pers – Dari rekaman yang diambil oleh kamera relay Berita EAC)


“Waktu sangatlah berharga, sehingga mari dengar salam yang singkat. Aku yakin nyonya-nyonya, tuan-tuan, dan juru kamera yang berbaris di sini tidak ingin terkubur dalam pidato yang berbunga-bunga dan aku tahu para penonton di rumah selalu menginginkan sesuatu yang sedikit lebih membangkitkan semangat.”


Dia adalah seorang pria yang berumur empat puluhan. Pahatan Latin halus di wajahnya memiliki kedahsyatan dan keliaran yang tidak di temukan pada pemuda nakal biasa. Ototnya menggungguli otot rata-rata para atlet yang tersembunyi di bawah kulit kecoklatannya. Kurangnya aura kecerdasannya pada sikapnya sangat disayangkan, tapi ini semua merupakan hasil dari kesalahan yang terletak pada warga yang memilihnya menjadi seorang presiden.


Dia adalah Roberto Katze.


Dia adalah Presiden Amerika Serikat dan orang Hispanic ke-tiga yang memegang posisi tersebut. Jika kau menyebutkan faktanya, dia dengan siap akan menjawab bahwa tidak ada gunanya bangga dalam apapun selama kamu bukanlah yang pertama dan dia lebih suka di sebut sebagai presiden pertama yang putus sekolah. Tipe orang seperti itulah dia. [Hispanic adalah orang yang berasal dari Amerika Latin yang terlahir dengan bahasa native Spanyol.]


Pakaian, dasi, sepatu kulit, dan segala sesuatu yang dia kenakan semua berasal dari kelompok yang mendukungnya, tetapi itu semua lebih tampak sesuatu yang sangat di paksakan terhadapnya daripada hal-hal yang dia pilih sendiri. Dia memiliki bakat yang langka dalam kemampuannya untuk mengisi kesalahannya dengan rasa kekeluargaan yang menjauhkannya dari kecerobohan.


“Jadi mari kita mulai dengan pertanyaan-pertanyaan. Aku berikan garis besar umum dari perencanaan pada dua jam sebelumnya, jadi cobalah untuk tidak bertanya-tanya apapun yang sudah aku jawab. Membuang-buang waktu yang berharga hanya akan membuatmu di tertawakan oleh penonton.”


“Tuan Presiden,” kata salah seorang wartawan setelah mengangkat tangannya. “Anda bilang cincin emas raksasa dan tulang-tulang yang muncul pada akhir Perang Dunia III di buang di laut dekat Hawaii, tetapi mengapa kita menerima potongan-potongan sampah yang tidak berguna?”


“Sebuah pertanyaan yang membosankan. Aku kira burung Condor lebih menarik pembaca daripada pertanyaan seperti itu.” [Burung Condor adalah sejenis burung terbang yang berhabitat di Mexico, dan kabarnya ini adalah burung terbang terbesar.]


“Mengapa itu di lakukan di perairan kita….dan tidak di perairan internasional? Apakah ada alasan politik di baliknya?”


“Ini lebih sederhana daripada dugaanmu itu.” Presiden dengan ringan menggoyangkan jari telunjuknya. “Masing-masing benda itu panjangnya puluhan meter. Jika dibuang di seluruh perairan, itu akan menyebabkan perubahan dalam arus laut. Perubahan yang dapat membahayakan ekosistem laut dan pasokan kehidupan seperti plankton dan oksigen, dan itu akan menjadi sebuah masalah. ‘Kami’ mencarinya di seluruh lautan di seluruh dunia dan zona paling cocok yang kami temukan untuk membuangnya kebetulan berada di dekat Hawaii. Apakah kamu mengerti?”


“Tetapi tampaknya nelayan lokal dan peselancar serempak menyuarakan keprihatinan...”


“Hasil perhitungan oleh Glamorous Devil diberikan kepada mereka. Itu adalah julukan super komputer yang berada di Florida, jika kau tidak tahu. Lagi pula, dari apa yang aku dengar, mereka yang protes…. tertidur 20 menit selama penjelasan tentang mangapa benda-benda itu dibuang ke perairan Hawai. Maka jelaslah bagiku, mengapa mereka hanya bisa protes dan tidak mengerti duduk persoalannya.”


“Beberapa dari benda-benda itu terseret ke perairan kita sehingga dapat dipulihkan dan dipelajari secara rahasia.”


“Kau harus berhati-hati mengenai apa yang kau katakan, Tuan Reporter. Ini bukanlah sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya, sehingga tidak lebih dari sebuah spekulasi. Dan untuk membuatnya lebih akurat, itu hanyalah spekulasi dari beberapa propaganda Anti-Amerika yang di kirimkan dari Agen Intelijen Jerman. ... Ups, aku tidak seharusnya menyebutkan negaranya. Aku harus menjaga rahasia tentang bentrokan dengan Uni Eropa.”


Ketika Presiden menjulurkan lidahnya ke depan kamera, reporter muda menundukkan kepalanya dan bahunya berguncang menahan kemarahannya. Membuat seseorang untuk tetap menjaga rahasia tentang sesuatu yang tidak seharusnya dibicarakan adalah bagian dari pekerjaannya. Presiden bahkan tidak memungkinkan untuk memulai suatu permainan. Dalam kolom yang di cetak oleh suatu rubik di London Ingod, dia disebut sebagai politisi aneh yang menaikkan ratingnya dengan gaya berbicara yang dengan sengaja menyelipkan suatu rahasia seperti itu.


Seorang reporter wanita mengangkat tangannya.


“Tampaknya Uni Eropa berencana untuk membuang cincin dan tulang keemasan milik mereka melalui Samudra Atlantik, tetapi mereka tidak memiliki cukup sumber dana untuk menutupinya. Apakah anda memiliki komentar mengenai itu?”


“Oh, ayolah. Aku adalah Presiden AS, jadi tanyalah mengenai AS. Itu seperti membawa gadis lain ke tengah-tengah makan malam.”


“Dan jika aku merekam kata-katamu itu sebagai bukti pelecehan seksual?”


“Ketika aku benar-benar mengejar seorang wanita, aku akan memberinya pengalaman yang mengesankan yang bisa melenyapkan keluhan-keluhan sebelumnya.”


Seorang wartawan paruh baya kemudian menyela ke dalam percakapan.


“Tuan Skandal, itu terdengar seperti anda hendak melayangkan surat cerai saja, sehingga apakah anda sekarang akan menjadi Presiden single pertama?”


“Nick, aku tidak bisa merubah siapa diriku. Atau mungkin aku harus menjadi Presiden AS pertama yang bangkrut dari pemulihan akibat perceraian. Tetapi aku harus memiliki setidaknya banyak mantan seperti layaknya banyaknya negara-negara bagian yang aku kelola sekarang.”



Part 2[edit]


(10 November – Oahu – Dekat Ruang Konferensi Pers – Dari rekaman yang di ambil oleh kamera video seorang turis)


“Mama, di mana Presiden?”


“Kita mungkin dampat mengangkap sekilas fotonya.”


Seorang gadis pirang yang berusia sekitar 5 tahun berada di tengah portal dan suara keibuan bisa terdengar dari luar portal tersebut. Gadis pirang itu melambaikan bendera kecil Amerika.


“Jika kira menunggu di sini, akankah aku mampu untuk menjabat tangannya?”


“Itu mungkin sulit, nak. Mereka semakin ketat akhir-akhir ini karena serangan teroris. Kita bahkan tidak mungkin bisa mendekati konvoi mobil hitam.”


Tanggapan ibu itu mungkin terdengar kasar, tetapi memang begitulah keadaannya. Jika dia tidak memberitahu putrinya itu, maka gadis itu bisa saja menjauh dari ibunya dan mendekati garis mobil dengan nekad.


Akibat perang terakhir, status beberapa negara asing benar-benar tidak bisa dikatakan aman. Ketika kita berbicara dalam perihal melindungi presiden, mereka tanpa ampun akan ‘menetralisir’ bahkan seorang gadis berusia lima tahun yang mendekatinya.


Tapi itu juga sebabnya mengapa video yang menangkap hanya sekilas wajah presiden sudah cukup berharga untuk dijadikan bahan pamer dengan teman sekelas.


“Huh?”


“Ada apa, Jenny?”


“Itu presiden, presiden akan datang lewat sini. Heyyy!”


Rekaman kamera video berguncang kebingungan.


Bahkan jika gadis itu hanya berumuran lima tahun, dia pastinya sudah melihat wajah presiden di berita setiap pagi. Fakta itu membuat sang ibu ragu jikalau anaknya telah salah orang, tetapi...


Tiba-tiba, rekaman itu berguncang dengan liar.


Hampir mustahil untuk melihat apa yang sedang terjadi.


Kamera itu di renggut.


Sang ibu menunjukkan lensa ke arah yang telah diarahkan putrinya, tapi seseorang telah merebut kamera dari tangannya.


Di saat bingkai kameranya menunjukkan perut ibu muda pada suatu sudut, suara orang dewasa bisa di dengar dari luar bingkai.


“Kyahh!? Kenapa kau...BFH!? t-t-tuan presiden!?”


“Maaf, nona! Aku akan meminjam ini sebentar,” kata Roberto Katze dalam nada yang sangat berbeda dari ketika dia berbicara di TV. “Sayangnya, aku tidak serendah itu untuk merayu seorang ibu-ibu yang sudah punya seorang putri yang manis, jadi aku berharap dapat melakukan ini dengan cepat!!!”


“T-tunggu, kenapa kau di sini!?”


“Tuan presiden, bisakah aku menjabat tanganmu?”


Dalam rekaman yang bergetar, pria Hispanik bertubuh besar dapat dilihat dengan sopan menjabat tangan gadis kecil itu dan kemudian menggosok tangannya yang besar. Bingkai kameranya kemudian berisi penuh dengan wajahnya.


Tatapan matanya melesat ke sekitar saat dia berbicara dengan cepat.


“Anda mungkin tidak dapat percaya, tetapi sesuatu yang aneh sedang terjadi di pusat pemerintahan. Rinciannya tidak jelas pada saat ini, tapi itu di sebabkan oleh faktor eksternal. Orang-orang yang benar-benar normal sehari sebelumnya….kini tiba-tiba menjadi musuh Amerika seolah-olah mereka sedang di kendalikan oleh orang lain. Seberapa baik seseorang sebelumnya…kini tak berbeda dengan orang jahat. Saya tidak dapat menyangkal kemungkinan bahwa hal yang sama pada akhirnya akan terjadi padaku jika saya tetap tinggal di Gedung Putih. Karena itu, saya akan memastikan tidak ada yang tahu keberadaan saya untuk sementara waktu.” Sambil berbicara, nafas cepat presiden mengenai mikrofon karena ada suara listrik statis yang bercampur pada interval yang tidak teratur. “Saya ulangi, saya menghilang dengan keinginan saya sendiri. Saya belum diculik oleh beberapa pihak ketiga. Saya berharap bahwa siapapun yang melihat ini mampu bertindak secara rasional. Mulai sekarang, saya akan bertindak sebagai anggota dari pemerintah AS untuk menghadapi bahaya yang tumbuh di negeri ini.”


Setelah mengatakan itu, rekaman berguncang hebat. Tampaknya dia telah menyerahkan kamera kembali ke ibu. Kamera masih berguncang, tetapi sekarang menunjukkan seluruh tubuh presiden.


Dia memegang kotak atase kecil di satu tangannya dan dengan lembut mengusir pemegang kamera dengan tangan lainnya.


“Kau tak perlu menghubungi polisi. Aku ragu itu akan membantu jika kau melakukannya. Ada alasan bahwa aku meninggalkan pesan ini sehingga dapat didengar oleh orang lain. Kalian berdua hanya harus menikmati waktu kalian di Hawaii.”


Presiden kemudian meninggalkan ibu yang masih bingung dan memaksanya berjalan di jalan yang penuh dengan mobil. Tak lama kemudian, pintu belakang ruang konferensi pers terbuka dan sejumlah pria dengan pakaian hitam melintas melewati kamera.


“Yah, itu pasti lebih dari sebuah pandangan sepintas,” ujar sang ibu yang terlihat begitu bersemangat karena kameranya baru saja merekan suatu kejadian yang terjadi sekali seumur hidup.


“Mungkin aku bisa menikahi presiden.”


Kata-kata putrinya yang berbahaya mengurungkan kembali rasa bangganya terhadap si presiden.



Chapter 1: Sisi Mana Yang Akan Melakukan Serangan Terlebih Dahulu? — First_Contact.[edit]

Part 1[edit]


(10 November – Oahu – Gerbang Bea Dan Cukai Bandara Internasional New Honolulu – diambil dari kamera rekaman kamera pengawas)


Meskipun itu tidak di tengah wisata musim panas maupun di tengah wisata musim dingin, daerah di sekitar gerbang penuh sesak dengan manusia. Karena salah satu industri utama Hawaii adalah pariwisata, menampung manusia sebanyak itu dalam jangka waktu yang lama dapat merusak sistem dengan mudah.


Kerumunan itu sebagian besar terdiri dari wisatawan, pengusaha, pekerja transportasi, dan orang-orang dengan kartu yang tergantung di leher mereka, yaitu orang-orang yang sepertinya akan meneliti gunung berapi atau ikan tropis. Namun beberapa orang di kerumunan tersebut jelas tidak cocok dengan salah satu dari kategori tersebut.


Misalnya, ada seorang bocah Asia berambut runcing.


Dan ada cewek SMP Level 5 Nomor Tiga di sampingnya.


Keduanya mungkin bisa di klasifikasikan sebagai turis, anak laki-laki dan gadis Asia yang mengelilingi suatu bandara internasional tanpa pemandu wisata ataupun orang tua adalah suatu hal yang aneh.


“...aku kira Birdway dan yang lainnya belum datang. Meskipun di sinilah tempat kita harus bertemu dengan mereka,” gumam si bocah, Kamijou Touma.


Dengan sedikitnya bahasa Inggris yang dia ketahui, tampaknya aneh jika melihat fakta bahwa dia sudah terbiasa bepergian ke luar negeri seperti Perancis, Inggris, bahkan Rusia. Namun, hanya beberapa saat sebelum di pesawat, dia gemetar di kursinya. Dari apa yang dia gumamkan mengenai hal-hal seperti parasut dan pesawat berkecepatan 7.000 km per jam, dia pasti memiliki beberapa kenangan mengerikan yang berkaitan dengan pesawat terbang.


Sedangkan bagi gadis itu, Misaka Mikoto...


“(... wah wah wah!! A-aku secara spontan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan sendirian saat ini*, tapi aku tidak berharap untuk berakhir di luar negeri dengan tiba-tiba seperti ini! Pengawas asrama dan Kuroko tidak melihat kami. Apa yang aku lakukan!? Aku ragu ini hanyalah sebuah perjalanan, kami mungkin akan menghabiskan waktu semalaman. Apa yang harus aku lakukan, apa yang harus aku lakukan!?)” [* baca volume sebelumnya]


“Onee-sama” yang tak tertandingi—ketika di lihat dari mata seorang gadis sekolah menengah—wajahnya memerah dan panik, tapi Kamijou tidak menunjukkan tanda-tanda peduli dengannya saat dia duduk di kopernya dan mengipasi dirinya dengan tangannya.


Gadis itu sangat gembira sehingga dia hampir tidak bisa bertahan sekarang, jadi dia hanya dapat mengajukan pertanyaan pada dirinya sendiri, tentang apa yang mereka lakukan di sana, dan mengapa mereka bertemu dengan orang lain yang juga telah terbang dalam kelompok-kelompok kecil pada penerbangan yang terpisah.


Nada elektronik terdengat dari speaker pengumaman yang berdiri di berbagai tempat di sekitar bandara.


Kamijou Touma mendongak, tapi dia mengerutkan kening saat dia mendengar suara seorang wanita berbicara bahasa Inggris dengan fasih.


“...apa yang dia katakan?”


“Aku tak percaya kau akan melintasi lautan tanpa banyak ngerti tentang Bahasa Inggris. Bagaimana kau bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para petugas bea cukai?” Mikoto bergumam tidak percaya, tapi dia berkata lebih pelan pada dirinya sendiri, “(...apakah itu berarti dia tidak punya pilihan selain mengandalkan pengetahuanku tentang bahasa Inggris? Fwoh!? Waktunya telah datang bagiku untuk mengambil inisiatif tindakan!?)”


Saat dia bergumam pada dirinya sendiri, dia mulai gemetar untuk beberapa alasan.



Part 2[edit]


(10 November – Oahu – Terminal Tiga Bandara Internasional New Honolulu – Cafe Kelapa Sederhana – Dari kamera robot hewan peliharaan di Cafe)


Pada sejenis cafe bandara di mana empat perlima bagian dari harga makanannya merupakan biaya dari sewa lokasi tempat tersebut, Leivinia Birdway meneguk secangkir kopi dan tersenyum kecil.


“...aku memang berharap minuman ini akan manis, tetapi tidak semanis ini. Ini memiliki cukup kalori untuk menyaingi minuman berenergik bagi para pelari maraton.”


“Kau seharusnya sudah bisa memprediksinya dari tampilan minumannya, bocah. Itu tampak putih bersih. Dan bagaimana dengan membaca nama tempat ini dengan keras pula,” sembur Accelerator, Level 5 Nomor Satu Academy City.


Birdway mulai menyendok beberapa tapioca yang datang bersama minumannya dan berkata, “Betapa lembut nada suaramu.” [Tapioka di sini bukanlah tepung tapioca, melainkan sejenis jelly yang dibuat dari ubi.]


“Ahn?”


“kau tampaknya terbiasa berurusan dengan anak-anak, tapi kau tidak perlu bertingkah seperti itu kepadaku.”


“...”


“Jika kau bertindak sebagai pendampingku, akan lebih membantu jika kau memperlakukanku seperti seorang wanita. Terutama kebanggaan diriku.”


“Cih,” Accelerator mendecakkan lidahnya dan meneguk kopi yang encer.


Sepertinya dia tidak melihat bagaimana dia bertindak sampai dia menunjukkannya.


Dia memutuskan akan lebih baik untuk tidak menggunakan ponselnya. Accelerator tidak ingin ada yang tahu, bahwa dia sedang memikirkan, apakah dia bisa menghubungi ‘bocah itu’ atau tidak.


Sang musuh sudah berada di pulau.


Mungkin percakapan mereka sedang di pantau sekarang dan apapun info yang musuhnya ketahui tentang dirinya, mungkin bisa digunakan untuk melawan dia.


“Jadi kapan yang lainnya akan bertemu dengan kita?”


“Aku tidak mungkin tahu kapan penerbangan mereka tiba atau betapa sibuk gerbang keberangkatan mereka,” kata Birdway dengan sederhana sambil meminum isi cangkirnya yang dia anggap sebagai pencuci mulut. “Bahkan jika pengaruh Aleister telah melemah, sulit untuk mendapatkan penerbangan yang sama, kita mungkin telah di lacak. Aku membagi kita ke beberapa grup kecil untuk menghilangkan resiko sebanyak mungkin. Aku membeli keselamatan kita dengan uang dan waktu, jadi berhenti mengeluh.”


Itu pasti merupakan sebab mengapa laki-laki yang mengenakan pakaian hitam yang biasanya ada di sekelilingnya, tidak terlihat.


Tampaknya ketidakhadiran mereka tidak merepotkan Birdway terlalu banyak.


“Sekarang Gremlin telah mengkonfirmasi hidupnya Sang Imagine Breaker menggunakan Radiosonde Castle, mereka akan mempersiapkan diri untuk campur tangan dan datang dengan penanggulangan terhadap musuh alami sihir tersebut. Mereka yakin untuk melakukan sesuatu yang besar di sini - di Hawaii. Kita mengikuti mereka untuk menghentikan mereka, tapi kita bukanlah polisi dunia. Kita tidak bisa meloloskan segalanya dengan menggunakan aturan khusus, sehingga kita perlu membuat persiapan yang tepat sebelum memulai pertarungan.”


“Tak bisakah kau menariknya entah bagaimana dengan sihirmu itu?”


“Aku mungkin bisa saja melakukannya, tapi itu berakibat pada dilema pencuri hantu. Setiap metode yang aku gunakan, walupun hanya satu kali, akan segera di analisa. Jika aku memiliki cara yang berbeda untuk mengurusnya, aku tidak ingin menggunakan salah satu teknik pamungkasku saat ini.”


“Jadi itu semua hanya demi kepentingan pribadimu,” gumam Accelerator kesal. “Kau bilang Gremlin bersembunyi di sini - di Hawaii, Kan?”


“Ya, kemungkinan besar.”


“Tapi bagaimana kita bisa menemukan mereka? Ada delapan pulau utama, dan jika kau mengitung yang kecil, ada total sekitar 130 pulau. Ada lebih dari 1,4 juta penduduk dan jika ditambahkan dengan pengunjung sementara, maka jumlah totalnya lebih dari 3 juta orang. Aku ragu kita akan menemukan orang-orang ini hanya dengan berjalan berpencar.”


“Aku punya ide mengenai bagaimana menanganinya.”


Pada waktu yang sama, Accelerator mendengar nada elektronik.


Birdway menengadah ke langit-langit.


“sepertinya itu di mulai.”



Part 3[edit]


(10 November – Oahu – Bandara Internasioal New Honolulu Terminal Dua – Dari kamera panduan otomatis kios.)


Hamazura Shiage berdiri di sebuah papan besar dalam bandara.


Lebih tepatnya, itu adalah papan panduan elektronik. Daripada hanya menunjukkan pada peta, bena itu memiliki keyboard yang memungkinkan memasukkan lokasi tujuan seseorang sehingga bisa menampilkan jalan ke sana. Itu juga memiliki fungsi pengenalan suara sehingga pengguna dapat terhubung ke operator, tapi itu tidak membantu bagi Hamazura karena dia tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali.


Belum lagi sesuatu hal lain terjadi dan menghambat pengetahuannya yang memang sudah rendah.


Itu adalah seorang gadis berumur sekitar dua belas tahun dan orang yang berdiri di sebelahnya.


Dia adalah Kuroyoru Umidori.


Dia adalah seorang gadis cyborg yang pernah berada di pusat Freshmen, sebuah organisasi sisi gelap dari Academy City, dan tubuhnya sendiri adalah rahasia tehnik massa.


“...mengapa aku harus berakhir dengan dikelompokkoan denganmu daripada orang lain!? Bukankah ada beberapa kombinasi yang lebih baik yang lebih memiliki sedikit darah kotor dari masa lalu, atau setidaknya seseorang yang bisa aku kalahkan jika alu terpaksa harus melakukannya!?”


“Aku juga salah satu orang yang diculik, Haaamaaa-chaaaaan!”


“Tidaaaakkkk!! Pola bicaramu telah berubah sama sekali!!”


“Ayolah. Pertama, kau mengatakan bahwa kau tidak bisa menggalkanku di Academy City karena aku sepertinya akan menyerang Fremea lagi, tetapi kau juga tidak bisa membunuhku. Kau terlalu sedikit berpikir optimis bahwa kau bisa memecahkan teka-teki hanya dengan membawaku denganmu. Kau tidak berpikir mengenai fakta bahwa kau kemudian akan khawatir mengenai kemungkinan aku merobek tenggorokan sialanmu setiap saat, kan!?”


“Normalnya, kekhawatiran terbesarku mengenai perjalanan ke Hawaii adalah mengenai suvenir apa yang harus aku beli untuk orang tersayangku Takitsubo-chan!! Aku bertanya-tanya apakah dia berpikir sesuatu seperti kacang macadamia adalah terlalu klise, atau jika dia akan senang saat aku menempel ke bagian dasarnya! Jadi kenapa hidupku terancam bahkan sebelum aku meninggalkan bandara!?”


Dan dengan begitu, Hamazura Shiage didorong masuk ke dalam bahaya yang besar.


Dia berpikir bahwa Kuroyoru tidak menyerangnya sampai saat itu karena dia pikir akan lebih mudah untuk melarikan diri jika dia berada di luar Jepang.


Namun, cyborg mematikan itu tidak melakukan serangan teroris dengan Bomber Lance-nya.


Sebelum dia bisa melakukannya, sosok lain mendekat dari belakang.


Itu adalah Misaka WORST.


Gadis yang mengenakan Aodai dengan kilauan jahat di matanya dan tangan dominannya terbungkus dalam gips digantungkan pada leher cyborg.


“Kuro-nyaaan.”


“!?”


“Kau dapat melakukan apapun yang kau inginkan, tetapi apakah kau benar-benar berpikir kita sudah menyusun rencana walau kita tidak punya cara untuk menang?”


“Gyah gyah gyah gyah gyah!?”


Kuroyoru tiba-tiba mulai melolong karena Misaka WORST menggunakan kemampuannya untuk memanipulasi listrik pada mekanisme kendali cyborg miliknya.


Gadis yang biasanya dingin tiba-tiba berteriak “beru☆bah!!” dan membuat pose aneh, tapi ada alasan yang benar untuk melakukannya. Itu bukanlah lelucon yang akan membuat seorang penasihat sekolah untuk mendapatkan pekerjaannya.


“Nyah nyah...gyah...”


“Ha ha ha. Kau patutnya menganggap dirimu sendiri sebagai seorang yang beruntung karena Misaka tidak bermain-main dengan satu-satunya organ tubuhmy. Robot sepertimu hanya tidak cocok untuk menghadapi esper jenis listrik seperti Misaka. Apakah kau tidak melakukan penelitian terlebih dahulu, nyan?”


“Si-sialan para bajingan di Dewan Direksi...”


“Oh? Apa kau berpikir pelarangan pengembangan cyborg dicabut untuk mengembalikan proyek Musim Ketiga? Itu mungkin, tapi tidak ada bukti, jadi itu bukanlah apa-apa kecuali kebencian yang tidak tepat. Dan benar, seperti lubang keamanan ini mungkin bisa di tutup dalam dua Minggu atau lebih jika mereka benar-benar terganggu. Bagaimanapun juga, Misaka memiliki pilihan yang di masukkan ke dalam dirinya.”


Namun, tidak peduli seberapa mudah lubang itu diisi, itu masih memiliki kelemahan terbesar yang masih terpendam.


Dan Hawaii tidak memiliki sesuatu seperti fasilitas penelitian Academy City.


“A-aku terselamatkan...” kata Hamazura sambil mengusap keringat dari keningnya


“Hmm? Misaka tidak pernah mengatakan apa-apa mengenai sisimu, nyahh.”


“Aku benar! Seseorang membuat kesalah serius ketika mereka membuat kelompok-kelompok ini!!” teriak Hamazura, tapi kedua gadis yang direndam kegelapan tersebut tampaknya tidak bereaksi.


Seperti seorang penjahat, Misaka WORST dengan jelas mengakrabkan diri terhadap Kuroyoru sembari lengannya bergerak dengan sedikit mengejang. Misaka WORST kemudian berbicara dengan cyborg itu dengan menahan rasa superioritasnya yang terkendali.


“Kau tahu, bagaimana kita bisa mencari seseorang yang mencurigakan dengan banyaknya wisatawan di sekitar sini? Dengan banyaknya orang luar yang tidak dikenal di seluruh tempat yang ada, bahkan meminta pertolongan adalah suatu hal yang tidak banyak membantu.”


“...apa yang akan kau lakukan jika aku tidak peduli akan semua itu?”


“Kau tidak memiliki sisi yang tepat ketika kau melakukannya. Apakah kau yakin pada pola pemikiran yang telah di tanamkan?” Misaka WORST berkata sambil tertawa. “Pokoknya, sepertinya GREMLIN adalah sebuah kelompok kriminal yang ideologis.”


“Jadi mereka terlalu sensitif?”


“Ya, dan itulah apa yang coba Misaka lakukan untuk mengambil keuntungan jika Misaka melakukannya.”


Sambil dua gadis melanjutkan pembicaraan mereka, mereka mendengar sebuah nada elektronik.


Setelah itu, terdengar suara wanita yang memberikan pengumuman dalam bahasa Inggris yang fasih.


Hamazura mendongak.


“Apakah ada anak hilang atau sejenisnya?”


“Itu adalah sesuatu yang lebih parah daripada itu, idiot” sembur Kuroyoru. “Ini dimulai.”



Part 4[edit]


(10 November – Oahu – Terminal Tiga Bandara Internasional New Honolulu – Cafe Kelapa Sederhana – Dari kamera robot hewan peliharaan di cafe)


Yang pertama kali melihat kanehan itu adalah Accelerator, yang menaruh cangkir kopinya di atas meja.


“Jadi kau sudah menemukan jawabannya?” tanya Birdway, sementara tidak menghabiskan minuman manisnya. “Pada awalnya, itu hanya terdengar seperti pengumuman yang memberitahumu untuk tidak mengotori sepatumu di atas lantai berlapis lilin yang baru. Tetapi tidak ada alasan untuk memberikan pengumuman seperti itu bahkan di tempat seperti ini, karena daerah yang mereka sebutkan berada 3 blok jauhnya dari sini. Itu adalah sebuah peringatan anti-terorisme. Mereka ingin orang-orang menjauhi daerah itu, dan juga untuk sementara mengurangi kerusakan lainnya akibat kepanikan.”


“Mereka tidak akan bisa keluar jika ada beberapa orang bodoh menembakkan pistolnya di sana, sehingga mereka harusnya menemukan sebuah ‘koper yang mencolok’ atau sejenisnya.”


“Ya, sesuatu seperti itu.” Birdway meneguk minimum yang sangat manis. “Tapi belum tentu GREMLIN meninggalkan kopernya di sana.”


Untuk sesaat, Accelerator mengira dia menyarankan bahwa mungkin ada beberapa kelompok peneror lainnya, namun dia segera mengoreksinya.


Ada kemungkinan lain mengenai apa yang dia maksud.


“...kau...”


“Aku tanyakan lagi: jadi kau telah menemukan jawabannya?”


“Karena menemukan GREMLIN di tengah orang sebanyak ini akan sulit, kau ‘mengatur sesuatu di tujuan kita’!?”


“Ini hanya masalah efisiensi.” Birdway benar-benar masih terlihat santai. “Jika kita tidak melakukan apapun, GREMLIN akan melakukan sesuatu. Itu akan menyebabkan sejumlah besar orang menderita, dengan demikian, kita perlu untuk menarik mereka keluar terlebih dahulu. Apakah mereka menggunakan metode dimana akal sehatmu akan paham ataukah tidak, GREMLIN adalah kelompok teror ideologis. Itu berarti...”


“Mereka bisa menjadi terlalu sensitif ketika kita menyinggung ideologi mereka,” Accelerator menyimpulkannya dan dia mempersiapkan elektrode di lehernya.


Para pria berpakaian hitam pasti adalah orang-orang yang benar-benar memasang kopernya.


“Jika seperti itulah mereka, kita benar-benar bisa menangkap mereka. Jika mereka tahu ada orang lain yang akan menggunakan nama mereka dalam meniru penyerangan, mereka akan mencoba menghentikannya bahkan jika itu menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan...”


“GREMLIN akan melakukan sesuatu di sini, di Hawaii,” Kata Birdway sambil tersenyum kecil. “Tapi itu tidak berarti kita harus menunggu mereka untuk menyerang lebih dulu, bukan?”


Keributan saat ini memiliki probabilitas yang tinggi untuk menarik keluar seseorang dari GREMLIN.


Jika mereka bisa menangkap orang itu, mereka memiliki kesempatan untuk menemukan tempat persembunyian mereka ada mempelajari rencana mereka.


Memang benar bahwa, hanya ‘masalah efisiensi’ yang seperti Bordway katakan, itu adalah metode yang terbaik.


Namun...


“Aku punya satu pertanyaan.”


“Dan apakah itu?”


“Apa yang ada di dalam koper yang kau gunakan sebagai umpannya?”


Birdway mengangkat bahu dan berkata, “Kenyataan selalu yang terbaik. Jika tidak dalam posisi panik, GREMLIN mungkin akan curiga sebelum mereka dianggap menganggu.”


Accelerator merasa benar-benar sudah berubah karena dia tidak mematahkan meja menjadi setengah pada situasi seperti ini.



Part 5[edit]


(10 November – Oahu – Lobi Tengah Bandara Internasional New Honolulu – Dari rekaman kamera keamanan.)


Kamijou dan Mikoto melihat-lihat suvenir di toko-toko bebas pajak, sebelum melangkah ke luar bandara, tapi Kamijou tiba-tiba membuat suara aneh dan lari setelah membaca email di ponsel. Dia tidak tahu pasti bahayanya sebuah negara yang bisa menahan senjata hebat.


“Gyaaaaaaahhhh!? I-ini melampaui ketidakberuntungan!!”


“Tunggu, tunggu! Apa kau benar-benar akan melewati ini!? Pengumuman yang berada di tempat yang dilapisi lilin itu adalah peringatan anti-terorisme yang tersembunyi!!”


“Aku baru saja mendapat email yang mengatakan Birdway memasang bom!!”


Tentu saja, tidak ada seorangpun akan keluar dari tempatnya untuk mengambil alat detector bom yang mirip dengan pemotong rumput dan mulai menyapu-nyapukannya ke daerah sekitar. Jika seseorang memikirkannya dengan tenang, itu aneh bagaimana petugas bandara menyaksikan sinyal dari sisi luar daerah yang terkena lilin, tetapi orang-orang yang percaya tampaknya tidak merasakan bahaya.


Tanda-tanda peringatan dan bau busuk yang cukup untuk sebagian besar orang menjauhkan diri dari daerah tersebut secara alami.


Sementara itu, Kamijou tanpa ragu langsung menuju ke area yang tertutup setengah lilin kering.


Mikoto menyeringai pada bau dan menatap pakaian yang dia pakai, tapi kemudian seakan menyerah pada sesuatu.


Para pegawai di sisi luar area itu panik dan mencoba untuk menghentikan mereka, tetapi keduanya mengabaikan teriakan mereka.


Saat dia berlari ke depan, anak itu berkata, “sejujurnya aku tidak bisa mengatakan siapa teroris yang sebenarnya di sini. ...apakah aku harus menghetikan GREMLIN atau melakukan sesuatu mengenai koper ini?”


“Apakah ini koper yang kau maksud?”


Ada beberapa pria di sekitar koper yang besar. Mereka tampaknya petugas keamanan bandara, sehingga polisi tidak harus tiba sebelumnya.


Alih-alih langsung menuju koper, Kamijou bersembunyi di balik pilar di dekatnya.


Mikoto mengikutinya.


“Apakah GREMLIN kelompok di balik semua ini? Apa kau berpikir mereka berbaur dengan orang-orang?”


“...aku tidak begitu yakin untuk mengetahui apakah seseorang itu adalah seorang penyihir ataukah bukan hanya dengan melihat penampilannya.”


Kamijou melihat sekitarnya dan melihat Hamazura dan Misaka WORST mengintip di belakangnya dengan jarak sekitar 70 meter jauhnya.


Dia menganggap Accelerator mungkin saja juga berada di dekatnya.


Kamijou mengeluarkan ponselnya dan menngerakkan ibu jarinya ke kuncinya.


“Siapa yang kau telepon?”


“Birdway.”


Setelah telepon berdering beberapa kali, dia menjawab.


“Aku menemukan koper yang kau pasang. Ada beberapa orang yang terlihat seperti petugas keamanan bandara mengelilinginya. Apa kau benar-benar berpikir GREMLIN akan menunjukkan diri?”


“Mereka telah melakukannya.”


“?”


Kamijou mengerutkan keningnya dan Birdway melanjutkan.


“Dan juga, mereka mengalami kesulitan tak terduga pada akhirnya. Mereka mencoba untuk melewati para penjaga dengan menggunakan mantra darurat, tetapi menganalisis dan menghilang itu cukuplah mudah.”


“...apakah mereka mengubah penampilan mereka? Apakah seseorang dari GREMLIN berbaur dengan para petugas...?”


“Tidak ada.”


Dia mendengar suara melalui telepon, seolah-olah dia menepukkan tangannya bersamaan.


Segera setelah itu, Kamijou merasa merinding karena di sekitarnya muncul 20 sosok dari udara yang tipis.


Mereka semua adalah orang barat, yang mengenakan baju formal seperti yang dipakai pengawal Birdway.


“Kita bukanlah sasaran utama” kata pria yang berada di tengah, Mark Space, sebelum dia menunjuk ke daerah yang kosong.


“Dialah yang perlu kalian perhatikan.”


“!?.”


Tidak ada yang berada disana beberapa saat yang lalu, dan tidak ada juga tempat yang bisa digunakan untuk bersembunyi, namun seorang gadis sekarang berdiri disana.


Gadis tersebut memiliki rambut pirang dan berkulit putih, dengan garis tubuh yang langsing dan indah. Serta berparas cantik, dia tidak terlihat bagaikan orang biasa, melainkan seperti seorang gadis ideal yang berasal dari sebuah buku gambar.jika digambarkan ia tampak bagaikan seorang putri, meskipun pakaiannyalah yang memancarkan kesan begitu.


Gadis tersebut mengenakan gaun aneh yang tampaknya terbuat dari membran tipis tak terhitung jumlahnya yang disulam diatas satu sama lain, sehingga garis tubuhnya sangat jelas terlihat.


Salah satu aspek yang tidak tampak berasal dari dogeng adalah baju dalam ketatnya yang mengikat seluruh tubuh gadis tersebut, layaknya sebuah baju selam yang terletak sebagai inti gaunnya yang elegan, itu merupakan pakaian dalam sejenis korset modern yang sering terlihat pada tayangan infomersial.


Gadis tersebut adalah penyihir dari GREMLIN.


Ini bukanlah lagi sebuah dugaan ataupun cerita yang didengarnya dari orang lain. Untuk pertama kalinya Kamijou melihat musuh sebenarnya didepan mata sendiri.


Yang ia rasakan bukanlah perasaan intimidasi yang kentara.


Jika dia menyebutnya, itu adalah perasaan sesuatu yang asing.


Kamijou merasakan perasaan tidak menyenangkan bahwa sesuatu yang berada disana itu seharusnya tidak ada, dia merasa agak cemas. Seolah-olah bila ia mengabaikannya sekarang itu akan membawa bencana besar nantinya. Ketakutan dan kekhawatiran merupakan reaksi makhluk hidup terhadap bahaya, tapi apa yang dialaminya saat ini terasa lebih murni dari hal itu, bukannya rasa takut kuat yang menyebabkannya kebingungan, rasa bahaya yang murni dengan paksa menajamkan pikirannya. Pengetahuan bahwa dia adalah anggota dari organisasi yang tanpa ragu-ragu mencoba untuk menjatuhkan kastil Radiosonde di Academy City, memunculkan rasa kebencian rasional dalam dirinya.


(...Mungkinkah Birdway secara paksa menghilangkan semua sihir Invisibility yang ada di area tersebut?.)


Daerah jangkauan sihirnya mungkin seluruh pusat lobi.


Itulah mengapa para lelaki berpakaian hitam, yang telah mempersiapkan kopernya, muncul bersama dengan peyihir dari Gremlin.


Penyihir tersebut menatap tangan dan kakinya seolah-olah mmeriksa apakah dia bisa terlihat oleh orang lain.


Tetapi, dia tidak kelihatan panik.


“Wanita tua kereta labu,” gadis itu berbicara dalam bahasa Perancis, layaknya bernyanyi, suara murninya terdengar bagaikan seorang putri dari negeri dongeng.


“Berikanlah aku ujian sandal kaca, berikanlah aku ujian sandal kaca yang keras dan kejam yang menjatuhkan ibu dan saudara-saudara ku yang egois dan tidak jujur kedalam lubang keputusasaan.” Segera setelah itu, sebuah fenomena supranatural terjadi.



Part 6[edit]


(10 November – Oahu – Bandara Internasional New Honolulu – dari kamera keamanan di mesin penjual otomatis.)


Mata Hamazura terbuka lebar saat mengintip dari suatu sudut.


Hal pertama yang dia perhatikan adalah kebisingan yang tidak menyenangkan, bagaikan suara kaca yang retak.


“Ada apa dengan mereka...?” Kuroyoru bertanya dengan nada ingin tahu, sementara ditahan dibagaian tegkuk leher oleh esper tipe listrik yang sedang mencari celah.


Hal itu terjadi setelah dua puluh atau lebih lelaki berpakaian hitam menyerang gadis bergaun itu dengan mengabaikan para pekerja bandara, yang masih terkejut atas kemunculan mereka yang tiba-tiba.


Semua lelaki tersebut tersandung dan jatuh kelantai yang telah dibasahi dengan lilin, seolah-olah mereka tersandung oleh kawat yang tidak terlihat atau beberapa perangkap jenis lain.


Begitulah yang terlihat, tapi itu bukanlah apa yang sebenarnya terjadi.


Hamazura mendengar beberapa erangan, dan kemudian orang-orang mengeluarkan sebuah teriakan pertanda rasa sakit yang lebih besar.


Mereka semua memegang sepatu kulit mereka. Untuk lebih spesifik, mereka memegang ujung sepatu mereka dengan kedua tangan.


Seolah-olah setiap orang secara mendadak merasakan semua jari kaki mereka patah.


Seolah-olah kaki semua orang tersebut telah rusak dalam jangkauan dari beberapa ledakan tak terlihat yang dipancarkan oleh gadis bergaun itu.


Hamazura mengeluarkan suara kebingungan.


"Apa yang terjadi?"


"Shh. Dia menggumamkan sesuatu dalam bahasa Perancis. "


Gadis bergaun yang berdiri sendirian di tengah semua orang yang runtuh memang menggumamkan sesuatu.


"... Wanita tua kereta labu. tolong pinjamkan kekuatan Anda untuk Cendrillon yang menyedihkan ini, berikan Aku ujian sandal kaca sekali lagi. pinjamkanlah sampai semua penantang angkuh penuh kebohongan ini menggantung kepala mereka karena malu. "


"Cinderella, hm? Apakah dia seorang Self Suggestion Gemstone? "


Misaka WORST merasionalisasi apa yang dilihatnya, tapi Hamazura merasakan sesuatu yang tidak beres.


Dia tidak mendeteksi aroma khas dari espers Academy City, namun apa yang dilihatnya nampaknya mengikuti aturan yang ditetapkan.


Gadis itu adalah seorang penyihir.


Dia berasal dari GREMLIN.


Gadis yang memanggil dirinya Cendrillon menggunakan hukum dunia yang berbeda.


Dia adalah salah seorang yang telah menyerang Radiosonde Castle untuk tujuan mereka sendiri..


Nafas Hamazura tertahan di tenggorokannya.


“Apa yang harus kita lakukan?”, Misaka WORST bertanya secara blak-blakan.


“Aku tidak tahu apa yang dia gunakan, jadi Aku tidak bisa menebak dimana zona amannya, tanpa mengetahui itu, tidak diyarankan untuk mendekatinya.... akan lebih baik untuk menemukan cara untuk menyerang tanpa mendekatinya. “Misaka bisa memikirkan seseorang yang tidak aman untuk diserang bahkan dari kejauhan.”



Part 7[edit]


10 November – Oahu - Bandara Internasional New Honolulu – Dari Kamera pena lelucon yang dijatuhkan oleh pemiliknya saat proses evakuasi.


Accelerator sedang berpegangan pada kerangka logam yang dekat dengan langit-langit lobi pusat. Dia sedang memeriksa situasi.


“(... Dapatkah dia menarget semua orang yang berdiri di lantai yang sama dengannya? Tidak, Level 0,dan Si Nomor Tiga yang bersembunyi dibelakang tiang disana, tidak terpengaruh. Ini hanyalah jarak darinya.)”


Apabila kau menampilkan lokasi mereka pada peta dua dimensi lantai tersebut. Accelerator berada lebih dekat pada Cendrillon daripada Kamijou dan Mikoto, tapi lobi pusat itu tingginya mencapai hingga sekitar tiga lantai, jadi dia berada lebih jauh darinya dalam ruang tiga dimensi.


Hanya dengan sebuah sihir, Cendrillon telah melemparkan serangan ke segala arah yang dengan segera mengubah situasi untuk berpihak padanya,


Semua lelaki bersetelan hitam memegang kaki dan terus merintih.


Accelerator tidak dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi pada mereka, tapi Cendrillon sendirilah yang membuka mulutnya dan menjelaskan.


“Peringatan....”


Dia berbicara kearah Kamijou, tapi anak tersebut tampaknya tidak mengerti karena gadis tersebut berbahasa Perancis.


“Sihir ini hanya memungkinkan ukuran kaki Aku yang berukuran 22.5 cm, jika kakimu lebih kecil, area diantara tulang-belulangnya akan diperlebar secara paksa dan jika kakimu lebih besar, jari-jari kakimu akan terputus.”


“...”


Sebuah gambaran lebih jelas atas apa yang telah terjadi pada orang-orang tersebut memasuki pikiran Accelerator.


“Namun, itu hanyalah sebuah peringatan, sihir ini cuma mematahkan jari-jari kaki, hal yang sebenarnya adalah serangan berikutnya. Jadi apa yang akan kau lakukan? Akankah kamu mengabaikan GREMLIN, atau haruskah aku mengambil jaminan yang lebih pasti?.”


Wajah Kamijou akhirnya memucat ketika sang Nomor Tiga menerjemahkan untuknya.


“Jaminan” yang gadis itu sebut mungkin adalah jari kaki setiap orang yang melawan GREMLIN.


“(.. yang menjadi pertanyaan adalah dengan syarat apa sihir sepatu kaca itu aktif.)”


Accelerator mencoba untuk mencari beberapa cara untuk melawan.


”(Jika ada sesuatu yang bergerak disepanjang lantai dan secara eksplosif menyebar. Aku hanya perlu untuk menghancurkannya. Tapi disini aku berhadapan dengan seorang penyihir, apabila itu sesuatu yang seperti boneka jerami yang terkutuk dan hal itu menyerang dimana saja ada kaki dengan mengabaikan konsep jarak dan vektor, aku bisa berada dalam kesuitan.”


Sebelumnya, dia akan mengejek pemikiran seperti itu, tapi sekarang itu bukanlah hal tertawaan.


Tidak ada jaminan bahwa serangan manipulasi vektornya yang mengubah nilai-nilai pasti akan bekerja pada serangan misterius itu,



Part 8[edit]


10 November – Oahu – Landasan pacu ketiga Bandara Internasional New Honolulu – dari kamera pengintai burung liar yang digunakan untuk pencegahan serangan burung.


Landasan pacu abu-abu terbentang bagaikan plester pengepakan yang ditempatkan diatas padang rumput. Seorang gadis berumur sekitar dua belas tahun berjalan menyusuri salah satu jalur aspal tak terhitung jumlahnya yang memotong melintang. Tempat Itu sudah jelas merupakan sebuah area dimana orang biasa dilarang masuk.


Dia sedang berbicara dengan seseorang melalui telepon genggam.


“Ok, ok, itu tidak akan bekerja, kamu pura-pura saja bahwa kamu tidak mengerti bahasa Perancis yang dia ucapkan dan coba untuk mengulur-ngulur waktu. Itulah kenapa orang-orang idiot tersebut berada disana, Aku tidak pernah berharap mereka untuk menang, beraktinglah sehingga tampak bahwa kamu dan gadis SMP yang menerjemahkan terlalu kesulitan untuk mengerti apa tujuannya...... tapi Aku sedikit kecewa kalau mereka dikalahkan hanya dengan satu pukulan.”


Sambil berbicara, gadis itu bergerak menuju salah satu ujung landasan.


Dia bukanlah berjalan menuju pesawat penumpang yang besar.


“Sudah Aku katakan, itu tidak akan berguna....apa? Hamazura dan yang lainnya mulai menembaki gadis itu dengan pistol gas terkompresi yang mereka buat dari alat pemadam kebakaran? Itu juga tidak berhasil. Dia mungkin hanya akan menghindari tembakan dengan kecepatan monster, gadis itu mengubah cerita cinderella menjadi sebuah sihir penyerang dengan menimpa motif religius kedalamnya. Dalam dongeng. Seorang gadis amatir diberikan kemampuan menari yang diperlukan untuk memenangkan perhatian sang pangeran yang sudah terbiasa dengan pesta. Dia mungkin menghindari bom klaster secara kasual jika kamu menjatuhkan itu kedekatnya.


Di dalam terminal, landasan itu tampak seperti jarak yang mudah untuk dijalani, tapi Birdway menyadari bahwa skala landasan tersebut jauh lebih besar ketika kamu benar-benar berjalan melewatinya,


Dia mulai muak dengan hal itu.


"Itu mungkin awalnya diciptakan sebagai penanggulangan untuk Imagine Breaker milikmu. Penghancuran kaki dan pertarungan berkecepatan tinggi ... hampir terlalu jelas. Mereka memastikan kelangsungan hidupmu pada hari itu dengan menggunakan Radiosonde Castle, jadi Gremlin sekarang melihat Kau sebagai musuh sejati mereka. Tangan kananmu adalah kartu truf yang kuat, tapi itu akan sia-sia jika Kau tidak bisa memukul mereka. Memiliki kecepatan yang cukup untuk menghindari peluru adalah penanggulangan yang lumayan. "


Birdway akhirnya berhenti berjalan.


"Itu benar, jadi ulurlah waktu. Jangan berpikir kamu bisa mengalahkan dia. Jika kamu menyerang, dia akan melawan mu. Dia mungkin akan mengambil jari-jari kaki mu atau menghancurkan tulang pipimu dengan pukulan langsung menggunakan tangan kanannya yang dipenuhi dengan seluruh berat badannya. Aku ragu Kau ingin mengalami salah satu hal tersebut. "


Birdway menatap apa yang berhenti di salah satu ujung bandara.


Apa yang dilihatnya adalah ...


"Aku memulai permainan ini, dan Aku punya ide bagaimana aku akan mengakhirinya."



Part 9[edit]


10 November – Oahu – lobi pusat Bandara Internasional New Honolulu – dari rekaman kamera keamanan.


Bunyi rendah seperti pukulan drum sesekali sampai ke telinga Kamijou.


Tembakan dilancarkan dengan interfal sekitar lima sampai sepuluh detik.


Kericuhan ini berasal dari Hamatora dan yang lainnya, yang berada di sekitar sudut lorong.mereka menembakkan senapan gas rakitan ke Cendrillion.


Untuk membuat senapan gas itu, mereka sudah mengikat empat alat pemadam kebakaran besar menjadi satu gulungan dan memasang pipa baja ke ujung keempat selang.


Dalam pipa, mereka menempatkan gabus yang ditempeli dengan paku.


Proyektil tersebut ditembakkan memotong melalui udara pada kecepatan 230 KPH, sehingga jika terkena secara langsung bisa menyebabkan paku menancap ke tangan atau tulang kaki dan menghancurkannya seperti kaca.


Mereka menggunakan senjata tersebut layaknya bazoka sekali pakai.


Walau begitu...


"Aku berterima kasih padamu, wanita tua."


Suara nyanyian murni Cendrillon terus berlanjut.


Tidak ada satu tembakan pun yang mengenainya.


"Aku berterima kasih atas tarian yang indah dengan sang pangeran ini. Aku berterima kasih atas gaun berkilauan dan skaul kaca. Pakaian yang bagus ini telah mengubah gadis pemalu ini, menjadi putri yang elegan dan sempurna untuk satu malam. "


Bunyi sepatu hak tingginya yang ada diatas lantai itu seperti mesin jahit.


Tatapannya bertemu dengan Kamijou..


Namun, itu bukanlah semua yang dia lakukan. Cendrillon mendekati Kamijou dengan gerakan tarian yang bagus sambil menghindari proyektil.


Situasi telah berubah.


Selama diskusi tersebut, situasi telah berubah menjadi situasi dimana ia tidak dapat lagi mengulur-ulur waktu.


“Kh!!”


Dia segera mengangkat tangan kanannya, tapi dia sama sekali tidak memiliki waktu yang cukup.


Lengan ramping gadis tersebut melilit lengan kanan Kamijou dan dia meletakkan satu sepatu hak tinggi diantara kakinya. Kamijou secara refleks bergerak untuk menghindari rasa sakit yang hebat. Tubuhnya berputar seolah-olah dia merupakan pedansa dalam ruang pesta.


Dengan demikian, ia menggerakkan dirinya di antara Cendrillon dan Hamazura.


"Wanita tua kereta labu."


Cendrillon menyisipkan satu tangan di bawah lengan Kamijou dan menunjukkan telapak tangannya ke arah Hamazura yang telah membeku karena shock.


"Silakan datangkan kereta dengan segera. datangkan itu sebelum aku bangun ... sebelum Aku bangun dari mimpi satu malam ini. Silakan datangkan kereta labu. "


Sebuah gelombang kejut bergemuruh di ruangan tersebut.


Seolah-olah kendaraan yang tak terlihat telah menerobos masuk.


Merasakan bahaya dari jalur kehancuran yang terbentang di sepanjang lantai, Hamazura dan yang lainnya panik dan mundur ke sudut ruangan sekali lagi, segera setelah mereka melakukan hal itu, dinding didekat sudut tersebut hancur berkeping-keping.


"Kenapa kau ... !!"


Dari posisinya di dekat Cendrillon, percikan terbang dari poni Mikoto.


Namun, Cendrillon memperketat cengkeramannya di lengan Kamijou, mengayunkannya sekitar, dan menggunakan dia sebagai perisai sekali lagi. Kemampuan alami Mikoto itu disegel oleh perisai tersebut.


"Wanita tua kereta labu."


Dia menjegal kaki Kamijou dari bawahnya dan Kamijou pun jatuh ke tanah, membawa Mikoto bersama dengnnya.


Suara nyanyian Cendrillon yang indah adalah satu-satunya hal yang tersisa yang menggema di lobi pusat sambil dia membungkuk.


Dia sedang mempersiapkan serangan penghancuran kaki miliknya.


Dia akan menciptakan ledakan baru dengan menggunakan sihir.


"Tolong pinjamkanlah Aku sandal kaca. Jaraknya 500. Jumlah orang yang tak terhitung. berilah Aku tes sandal kaca yang keras dan kejam yang menjatuhkan semua pembohong tidak jujur untuk menggantung kepala mereka. "


"Itu mantra yang sama ... !?"


Saat Kamijou berbaring telentang, ia melihat Accelerator yang sedang memegang kerangka logam didekat angit-langit.


"(... Gadis itu mengetahui dia bersembunyi di sana !! Itu sebabnya dia mengatur area jangkauannya ...!)"


Tidak ada jaminan bahwa refleksi Accelerator akan bekerja terhadapnya.


Itu merupakan nomor yang tidak diketahui.


Dan situasi Kamijou sendiripun tidak memiliki harapan karena dia tidak memiliki pertahanan lain selain tangan kanannya.


Kamijou dan grupnya bukanlah satu-satunya yang mencoba untuk menarik keluar musuh.


Cendrillion telah menyadari jebakan tersebut dan tetap menyerang secara langsung dengan tujuan untuk menghancurkan elemen-elemen yang berbahaya dengan sekaligus.


Sepertinya itu adalah bagaimna semua ini akan berakhir, tapi....


“Kamu masih berada di lobi pusat kan?” suara Birdway bertanya.


Kamijou mencari sumber suara tersebut dan menemukan ponselnya tergeletak dilantai didekatnya.


"Menjauh! Kau perlu untuk mundur dan menunggu kesempatan lain untuk- !! "


"Itu saja yang Aku perlu tahu," katanya, memotong perkataannya.


Segera setelah itu, jendela yang menutupi salah satu dinding hancur.


Jendela tersebut memiliki tinggi lebih dari tiga lantai dan lebih dari 300 meter, tetapi seluruh area kaca yang diperkuat itu hancur dengan sekaligus.


Penyebabnya jelas. Sebuah truk tangki raksasa yang diisi dengan lima puluh ton bahan bakar pesawat telah mendobrak jendela dan masuk ke lobi pusat dengan kecepatan penuh.


Birdway berada di truk itu.


Namun, dia tidak di kursi pengemudi. Dia berdiri di atapnya dengan pose menakutkan.


Birdway sepertinya sudah menggunakan beberapa jenis mantra karena tidak satupun pecahan kaca yang telah ia hancurkan, menyentuhnya.


"Hah ...?"


Dengan masih duduk di atas Kamijou dan Mikoto, Cendrillon memiringkan kepalanya ke samping dan menegang.


Birdway mengabaikannya dan berbicara ke telepon selulernya.


"Tahan kakinya."


Kamijou mengulurkan lengannya seperti orang tenggelam yang meraih sesuatu untuk berpegangan.


Dalam melakukannya, ia berhasil memperlambat gerakan Cendrillon untuk beberapa detik.


Itu sudah lebih dari cukup untuk memutuskan sesuatu.


Itu adalah pukulan langsung.


Deruan besar melonjak melewati wajah Kamijou saat ia berbaring telentang. Bagian bawah kendaraan besar Amerika yang seperti ini cukup tinggi, sehingga Kamijou dan Mikoto berhasil berada tetap di bawah kendaraan saat Cendrillon yang duduk di atas mereka ditabrak oleh depan truk.


"Gh-gh-gah ... !?"


Cendrillon mencoba berteriak sesuatu, tapi truk tanker yang bergerak dengan hampir 200 KPH tidak memberikannya kesempatan.


Truk itu terus bergerak dan menabrak dinding lobi pusat.


Rekor untuk suara paling keras dalam pertempuran terlampaui lagi . Bunyi baru ini membuat telinga Kamijou kehilangan pendengaran sesaat. Sebuah celah besar terbentuk disepanjang dinding, pecahan -pecahan terbang diudara, dan sesuatu seperti debu mengepul keudara. Kompartemen pengemudi dari truk tangki pun hancur layaknya kaleng kosong.


Mengingat keadaan truk, Birdway tidak mungkin bisa lepas dengan mudah dari posisinya yang berada di atapnya, tapi untuk beberapa alasan, dia baik-baik saja. Dia mendarat dengan mudah di lantai lobi pusat.


"Rasakan itu," kata gadis muda saat ia bermain dengan rambutnya. "Jujur, aku tidak percaya kalian semua membiarkan diri untuk kalah dengan begitu mudah. Agak sulit untuk membuat roda-roda tersebut melalui celah-celah diantara kalian."


"Ka-kamu monster ..." kata Kamijou dengan suara bergetar sambil duduk.


Mantra Cendrillon seharusnya telah diberhentikan secara paksa karena orang-orang tersebut berhenti mengerang dan berteriak.


"Aku pikir kita membutuhkan gadis Cendrillon itu untuk menemukan tempat persembunyian GREMLIN dan menyelidiki rencana mereka!? Bukankah ini sedikit keterlaluan!? Ini adalah bencana yang korbannya tidak lagi bisa diselamatkan oleh ambulans! “


"Belum tentu," kata Birdway sambil melambaikan tangan kanannya dengan ringan. Beberapa saat yg lalu sebuah tongkat sihir telah muncul di sana. "Lihat? Sepertinya kita tidak bisa berurusan dengan GREMLIN menggunakan cara biasa. "


"?"


Kamijou hendak mengeluarkan suara bingung, tapi kemudian ia mendengar suara berderit.


Kedengarannya seperti lembaran logam yang membengkok. Suara itu diikuti dengan suara serupa lainnya dan mereka tumbuh perlahan tapi pasti menjadi lebih keras dan lebih sering.


Diantara kompartemen pengemudi tanker truk dan dinding yang hancur, sesuatu bergerak dan menghancurkan panel logam dengan sedemikian rupa yang membuat hal itu tampak lebih lemah dari kertas.


Itu adalah sebuah jari.


Sebuah,jari yang ramping dan feminin itu mencuat keluar.


Pemandangan itu mirip dengan seseorang yang menempelkan tangan mereka di pintu kereta api atau Lift dan memaksanya kembali terbuka.


"Cen ... drillon ...!?"


"Tentu saja. Cinderella adalah seorang putri yang sempurna di depan sang pangeran. Sebuah kesalahan tidak akan terbayangkan. Semua faktor eksternal diseesuaikan kembali sehingga tidak berubah. Aku kira aura pemenangnya yg praktis itu adalah pesta dansa tersebut . Tampaknya sesuatu yang hanya terdiri dari dari sebuah massa besar tidak akan cukup untuk mengakhiri aspirasinya. "


Sebuah celah yang jelas muncul diantara truk tangki dan dinding.


Mata yang berlumuran darah mengintip dari dalam.


"Namun," kata Birdway sambil memutar tongkat sihir di depannya. "Gaun Cinderella memiliki batas untuk fungsinya. Secara khusus, batas waktu tengah malam. Perubahan tanggal tersebut memiliki arti, tetapi jika Kamu merujuk pada akhir dari mimpi satu malam, ada simbol lebih sederhana yang dapat digunakan. Yaitu ... "


Seperti yang Birdway katakan, ia berhenti memutar tongkatnya di sekitar.


Itu menunjuk ke arah truk tangki.


Pada saat tertentu, sebuah jam saku emas dengan rantai sempit telah tergulung di sekitar tongkat sihirnya.


Kearah mana tangannya menunjuk tidak perlu dikatakan.


Namun, itu lebih memperkuat simbol dan peran dia gunakan.


"Fajar."


Segera setelah itu, lima puluh ton bahan bakar pesawat dinyalakan dan panas dan cahaya yang hebat mengisi lobi pusat.


Meskipun itu lebih baik daripada menyemprotkannya ke udara dan menguap, bahan bakar pesawat masih memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan bensin.


Kamijou segera meraih Mikoto dan bersembunyi di balik pilar terdekat.


Mikoto tersipu malu karena badannya diraih begitu saja oleh si rambut jabrik, tapi ia masih berhasil menahan tangan kanannya dan menggunakan magnet untuk membuat dinding baja yang melindungi pekerja bandara yang tercengang. Orang-orang berjas hitam megetahui ini jauh lebih baik daripada Kamijou dan yang lain, orang macam apakah Birdway itu, sehingga mereka telah melarikan diri dari daerah tersebut dengan kecepatan penuh.


Kamijou tidak punya waktu untuk memeriksa apakah Accelerator dan Hamazura Shiage berhasil melarikan diri.


Bahan bakar itupun meledak dan semua indranya terhenti sesaat.


Bahkan setelah kilasan cahaya memenuhi seluruh pusat lobi, Kamijou tidak tahu jika ia telah melakukan semua yang dia bisa lakukan untuk melindungi dirinya sendiri.


Pandangannya tidak mulai kembali normal sampai sekitar tiga puluh detik kemudian.


Perlu sepuluh detik lagi sebelum ia menyadari bukti bahwa ia masih hidup.


Dia melihat kobaran api.


Dia juga melihat seorang gadis yang memutar tongkat di satu tangan sambil berdiri di tengah lautan api tidak wajar yang lebih berwarna putih daripada merah.


Gadis tersebut menancapkan tangannya yang lain ke dalam sisa-sisa truk tangki dan mengeluarkan sesuatu.


Itu adalah tubuh Cendrillon yang babak belur. Birdway memegangnya dibagian rambut pirangnya.


Bagian dari gaunnya telah mencair dan dia mengalami luka bakar di kulitnya, tapi masih aneh baginya untuk tidak terluka setelah yang berada didekat ledakan seperti itu.


Leivinia Birdway berdiri sendirian di tengah kobaran api, memegang sasarannya dibagian rambut.


“itu mengakhiri pertempuran pembukaan,” katanya, dengan suara yang terdengar bosan.


NT Index v03 053.png



Part 10[edit]


10 November – Oahu – dari sebuah kamera keamanan mesin ATM.


Saat asap mengepul dari bandara, Hamazura Shiage menahan napas sambil bersandar di depan tiang rambu lalu lintas.


Dia telah melarikan diri dari bandara. Untungnya, ledakan telah menyebabkan sekitar 20.000 penumpang dan pekerja dievakuasi keluar bandara, jadi tidak ada satu orangpun yang mencurigainya. Dia mungkin telah diselamatkan oleh gambaran umum orang jepang yang begitu damai yang dimiliki oleh orang-orang, sehingga mereka tidak tahu cara menghadapi bahaya ketika hal tersebut menimpa mereka.


Para pria dalam setelan hitam yang ia lihat di sini dan disana pasti adalah bawahan dari gadis yang telah menyebabkan ledakan tersebut.


Mereka juga berpisah dan melarikan diri, tapi tidak seperti Hamazura, mereka luar biasa terampil dalam berbaur dengan orang banyak bahkan dalam situasi seperti itu.


"Sialan, sialan !! Aku pikir kami memerangi teroris di sini, bukannya menjadi mereka! beberapa orang mungkin terjebak dalam hal itu !! Dan koper itu juga hancur di dalam bandara, kan !? "


"Kau sangat cepat untuk memberikan laporan resmi tentang apa yang terjadi. Lagi pula, Aku merasakan kegelapan di gadis itu, yaitu kegelapan yang berbeda dari kegelapan Aku sendiri, "kata Kuroyoru Umidori sambil ia berbalik untuk menuju bandara. "Seberapa jauh Kau berniat untuk melarikan diri?"


"Hanya sejauh yang tidak dicurigai polisi," kata Hamazura sambil menarik napas berat.


"Kami baru saja berhasil melewati penghalang pertama. GREMLIN bahkan belum melakukan gerakan mereka yang sebenarnya, dan kita tentu tidak ingin berurusan dengan polisi sebelum kita menghentikan mereka. Bahkan, merekalah orang-orang yang harusnya dikejar polisi. "


"Aku mengerti apa maksudmu ,membuat dalih yang berlebihan sama seperti yang kau lakukan ketika kau berhasil."


Hamazura mengabaikan cemoohan Kuroyoru dan menyeka keringat dari wajahnya.


"Pokoknya, Birdway akan memanggil kita ketika dia mendapat beberapa informasi dari gadis Cendrillon.


Akan lebih baik jika kita bersembunyi di suatu tempat sampai saat itu. "


"Oh, begitu? Ngomong-ngomong ... "


"Apa?"


"... Aku belum melihat Misaka WORST untuk sementara sekarang, jika dia terpisah dari kita dalam kebingungan ini, maka ini baru saja menjadi lebih menarik, bukankah begitu? Terutama dalam hal kembalinya Aku yang agung.”


“Kyaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh!!.”


Sesaat setelah Hamazura mengeluarkan suara feminim dengan pose mengunyah, seseorang yang berbahasa jepang menyela dari suatu sisi.


“.... Kenapa kalian berdua berada di sini?.”


Itu adalah seseorang yang berambut jabrik Kamijou Touma.



Part 11[edit]


10 Desember – Oahu – Dari kamera ponsel sorang turis.


"Mengapa ini berakhir seperti ini ...?" Gumam Misaka Mikoto sambil menyisir poninya.


Yang berdiri di sampingnya adalah Misaka WORST, seorang gadis mengenakan aodai yang memiliki wajah dan fisik yang hampir sama persis dengan Mikoto kecuali untuk tatapan nakal di matanya (dan ukuran payudara tentunya).


Mereka berdua telah terpisah dari kelompok mereka dalam kebingungan ini dan bertemu satu sama lain ketika mencoba untuk menemukan yang lain.


"Misaka merupakan cloning segarmu dari Proyek Generasi Ketiga, jadi dia tidak tahu banyak orang. Ketika Misaka tidak bersama dengan dia, sekitar sembilan puluh persen dari keinginannya untuk bertarung akan menghilang. "


"Generasi...Ketiga... ...?"


"Jangan melihat Misaka seperti itu. Lagipula proyeknya kan dihentikan. Semua itu dirahasiakan kepadamu, onee-tama. "


"?"


"Pada dasarnya bermuara pada fakta bahwa ada jumlah pahlawan yang mengejutkan tersebar di seluruh dunia ini, " gumam Misaka WORST. "Pokoknya, Nomor Tiga, Apa kau yakin harus melakukan hal itu saat waktu yang mendesak seperti ini? "


"Apa yang sebenarnya kau ingin katakan?"


Mikoto telah membuka peta dari telepon seluler untuk memikirkan cara untuk berkumpul kembali dengan anggota lainnya, tapi...

NT Index v03 059.png

“Banyak sekali lokasi yang tidak berhubungan, yang kau tandai di peta ponselmu itu. Apa ini? Kau menandai papan toko Cupid Arrow?”


“Fwoh!?”


Mikoto mematikan ponselnya secepat-cepatnya, tapi Misaka WORST tidak berhenti menyeringai.


“Bukankah toko itu terkenal dengan cincin pernikahannya? Meskipun Misaka pernah dengar kalau mereka baru-baru ini mulai memperluas bisnis mereka karena bisnis mereka sedang memburuk...”


“...Untuk orang yang baru saja lahir, kau cukup tahu banyak soal ini.”


“Kau bisa menemukan dengan cepat hampir semua informasi di internet. Tapi Misaka pikir mereka punya agensi detektif eksternal yang menjalankan cek latar belakang pada pembeli sebelum mereka membuat cincin pertunangan atau pernikahan. Misaka pikir mereka tidak akan menerima pesanan dari anak Sekolah Menengah Pertama.”


“Ugh...”


“Yang berarti... Heh heh... pasti pelayanan baru mereka... ha ha... cincin bernama bagi pasangan dalam hubungan yang kurang serius... hee hee...”


“Daaaahhhhh!! Baiklah, kau benar! Ketika aku mendengar kita pergi ke Hawaii, aku hanya berpikir aku bisa mampir sebentar dan membeli cincin bernama di Cupid Arrow kalau aku ada waktu!! Apakah itu salah?!”


“...Cincin itu terbuat dari Titanium. Itu memang murah, tapi bukankah menurutmu itu kurang rapi?”


“Titanium bisa diwarnai dengan menggunakan elektrolisis ketika bentuknya larutan. Kalau dua cincin diproduksi dengan alat yang sama, pola dari pewarnaan itu bisa membuat kedua cincin terhubung. ...Secara bukan sains, sering dilihat sebagai jimat agar pasangan tidak selingkuh.”


“Jadi kau akan mewarnainya dengan menggunakan gabungan dari alat di toko itu dan biri-biri milikmu? ...maaf, tapi itu sama saja seperti menaruh sehelai rambutmu didalam coklat Valentine. Hanya perempuan yang mengatakan itu romantis.”


“Eh!?”


“Belum lagi, kalian berdua belumlah berpacaran sama sekali. Apa kau tahu bagaimana perasaan pria kalau sang wanita memberinya cincin? Dia pasti ingin tahu bagaimana kau tahu ukurannya.”


Mikoto membatu dan Misaka WORST menghela nafasnya.


Perempuan yang usianya kurang dari setahun merasa iba pada Mikoto dan memutuskan untuk berhenti mengolok-oloknya.


“Kupikir sudah cukup tentang cincin bernama dari Cupid Arrow. Yang lebih penting, Misaka tahu kalau kau tidak terlihat berbeda dibanding kloning dari proyek lama, tapi...”


“A-apa?”


“Apa gunanya yang asli, kalau ia kalah dari cloning-nya dalam banyak hal?”


“...Apa kau berbicara soal ukuran dada...?”


Percikan listrik muncul di poni gadis berusia empatbelas tahun itu sambil ia sedikit memiringkan kepalanya.


Tanpa menghiraukan percikan listrik itu, Misaka WORST berkata, “Oh, Misaka tidak pernah mengatakan itu. Mungkin saja ia mengatakan soal jumlah penampilan.”


“Sekarang kau terang-terangan mengatakan itu!”



Part 12[edit]


(10 November – Oahu – Bandara Internasional New Honolulu Area Penyimpanan Terminal Tiga – Dari rekaman kamera CCTV)


“Jadi hanya kau yang tidak kabur,” Ujar Birdway tanpa basa-basi.


Accelerator mendecakkan lidahnya.


Ia memberi sedikit tendangan dengan kakinya pada apa yang tergeletak di lantai di depannya.


Itu adalah Cendrillon.


Pakaian semi-transparan yang bisa dilihat sebagai simbolnya telah diambil darinya. Sekarang ia hanya mengenakan pakaian dalamnya saja. Meskipun itu terdengar erotis, tapi dalam kasus Cendrillon, itu adalah pakaian dalam yang membetulkan figur yang terlihat seperti pakaian selam. Fiber sintetis menyelimuti tubuhnya dari leher hingga lutut, jadi ia bisa saja berjalan melewati polisi tanpa kecurigaan kalau ia membawa papan selancar.


“Apakah itu untuk balas dendam?” Tanya Accelerator.


“Menelanjangi seseorang berjenis kelamin sama tidaklah seru,” balas Birdway. “Ia membuat sebuah sihir dengan mengkombinasikan tubuhnya dan pakaian itu. Bukannya menggunakan tongkat atau sesuatu, ia malah menggunakan tubuhnya sendiri sebagai bagian dari benda spiritual. Dengan kata lain, ia tidak bisa menggunakan mantranya saat pakaiannya dilepaskan. Apa yang aku tidak tahu adalah apakah dia hanya ingin berendam di sihir atau ia ingin fitur keamanan yang jelas karena takut akan potensi besar dari mantranya sendiri. Sekarang...”


Di tubuh Cendrillon sudah ada beberapa luka. Itu bukanlah karena siksaan. Itu adalah luka bakar yang ia dapat dari ledakan bahan bakar pesawat.


Accelerator menyipitkan matanya sedikit.


“Apa kau pikir ia akan berbicara?”


“Untuk apa aku bersusah payah melewati semua masalah untuk membuatnya berbicara?” balas Birdway sambil menempatkan beberapa jimat yang terbuat dari perkamen di wajah Cendrillon Entah karena luka bakar atau karena telah dikembalikan menjadi ‘gadis biasa’ oleh lepasnya baju miliknya, Cendrillon terlihat jelas tidak bisa melawan. Ia hanya menggeliat-geliat lemah di tanah.


“Sanggah,” ucap Birdway sambil menyeringai. “Tidak peduli apa yang coba kau sanggah, aku bisa membacanya dari sini. Jadi kau hanya tinggal menentang pertanyaanku dengan seluruh kemampuanmu.”


Kalau gadis itu merespon dengan jujur, itulah yang sebenarnya dan kalau ia dengan putus asa mencoba menentang, itu akan menjadi sebuah pertanda.


Satu-satunya kemungkinan kabur benar-benar telah lenyap, tapi sangatlah sulit untuk tidak memberi reaksi sama sekali ketika diberi pertanyaan saat keadaan pikiranmu juga dipersoalkan. Dan ketika kekerasan terlibat, semuanya menjadi lebih sulit. Bereaksi bertahan untuk menghindari rasa sakit adalah hal yang wajar dan manusia lebih banyak menerima informasi dari kata-kata daripada yang mereka sadari.


Cendrillon perlahan menggelengkan kepalanya.


Birdway tidak menghiraukannya dan bertanya. “Dimana kawan-kawanmu?”


Cendrillon terlihat mencoba menjaga otot di wajahnya agar tidak bergerak, tapi pipinya mulai bergerak sedikit.


“Apa tujuan kalian?”


Salah satu jimat mulai bercahaya.


Birdway telah dengan sengaja menggiring Cendrillon untuk melawan dan lokasi dari penghalang di hatinya, agar bisa ia gunakan untuk mengekspos lokasi dari apa yang ia coba untuk lindungi.


Ia tidak punya cara untuk melawan itu.


Ini bukanlah puzzle atau video game yang dibuat agar bisa dimenangkan. Kemampuan pemain tidak penting saat ia terjebak didalam jaring milik seorang profesional yang tidak memiliki jalan keluar.


“Perhitungannya sedang berjalan dengan baik. dalam 30 detik, aku akan memiliki berita baik untukmu,” ujar Birdway dengan mudah.


“Oh, oh. Cendrillon-chan, kau benar-benar dengan jelas sudah dikalahkan.”


Sebuah suara baru muncul dari mulut Cendrillon sendiri.


“...”


Segera setelah itu, Birdway tanpa ampun menusukkan ujung tongkatnya kedalam mulut Cendrillon. Suara tidak nyaman dari patahnya gigi depan Cendrillon dapat terdengar dan darah berwarna merah gelap keluar dari bibirnya yang terbuka. Meskipun begitu, Cendrillon tersenyum... atau lebih tepat, dibuat tersenyum.


“Tidak ada gunanya mencoba menjinakkannya. Soalnya, aku tidak keberatan kalau kau mematahkan seluruh ototnya. Aku bisa mengendalikannya seperti boneka, jadi aku bisa memaksanya melewati –ha ha- batasan manusianya.”


Suara sesuatu yang retak dapat terdengar.


Itu adalah suara Cendrillon yang menggigit benda spiritual milik Birdway. Tetapi, gigi depannya sudah patah. Melakukannya dengan hanya menggunakan kekuatan murni dari rahang seseorang adalah suatu hal yang sadis, tapi ia melakukannya dengan hanya sebagian pecahan dari gigi patahnya yang tersisa. Rasa sakitnya pasti tidak bisa dibayangkan.


Accelerator menjentikkan tombol di kalungnya dan menendang kerikil padanya dengan kecepatan yang membutakan. Ia dengan mudah menghindari proyektil dan melompat lima meter ke belakang. Saat itulah ia berbicara pada orang yang mengendalikan dirinya.


“...Aku menunggumu.”


“Ya, ya. Dari kondisimu yang tidak lagi berpakaian, aku bisa bilang mantra dongengmu telah dihancurkan. Aku akan mengaktifkan mantraku lewat dirimu, jadi akan sangat membantu kalau kau mau menggunakan kunci pelepas sihir untuk sementara memberiku kendali penuh atas dirimu.”


“Tch!!” Birdway mendecakkan lidahnya dan memutarkan sisa-sisa dari tongkatnya. Pada satu poin, itu berubah menjadi cangkir kecil.


Tapi, Cendrillon meneriakkan sejenis mantra sebelum Birdway bisa mengaktifkan mantra serangannya.


“...Kendali penuh atas Red 25...”


“Silahkan, hasilnya adalah Black 11. Otorisasi selesai.”


Suara kering keluar dari tubuh Cendrillon. Warna dari matanya dengan jelas berubah. Jejak dari seseorang selain dirinya dapat terlihat disana.


Dan...


“Oke, Cendrillon-chan. Saatnya untuk benar-benar melindungi informasi GREMLIN.”


Cendrillon menyeringai.


Ia lalu mengeluarkan potongan tajam dari tongkat Birdway dari mulutnya dan dengan paksa menusukannya pada dahinya sendiri.


“Eh...?” ucap sebuah suara.


Suara itu keluar dari mulut Cendrillon sendiri.


Dengan ekspresi terkejut di wajahnya, ia terjatuh ke samping. Reaksinya hampir tidak ada. Ia tidak menyiapkan dirinya sama sekali saat ia mendarat. Lengannya, kakinya, dan rambutnya terpencar dan darahnya yang merah tersebar membentuk kolam.


Hanya itu.


Tidak ada kata yang keluar dari mulutnya. Tidak dari Cendrillon dan tidak dari orang yang mengendalikannya.


“Sial, aku ragu itu menembus tengkoraknya, tapi pecahan tulang pasti telah menusuk otaknya. Itu pasti yang menyebabkan pendarahan subarachnoid. Begitu ya. Dengan begini mendapatkan informasi akan lebih sulit.” [subarachnoid adalah suatu bagian di otak yang mengatur kinerja syaraf]


“...”


“Jangan memandangiku seperti itu. Aku sudah baik-baik memanggilkan ambulan untuknya.”


“Apa yang kita lakukan sekarang? Aku pikir ia adalah harapan terakhir kita.”


“Oh, kita masih akan menangkap ikan,” ucap Birdway, terdengar bosan dan melihat sekeliling. “GREMLIN mengontak kita untuk menutup mulutnya. Sekarang kita hanya perlu menarik mereka.”



Chapter 2: Trigger — Natural_Bomb.[edit]


(10 November – Oahu – Hotel Firefly lantai 49 – Dari kamera yang merekam kejadiannya)


Mereka sedang didalam kamar hotel yang jauh dari kondisi bagus di Oahu. Mereka tahu ada hotel yang lebih berkelas yang cocok untuk para VIP dan fasilitas yang orang biasa mengetahui, tapi tempat tersebut bisa saja sudah ditandai dengan elemen berbahaya.


“Kenapa kau masih menjalankan itu?”


Suara tidak senang itu adalah milik wanita bernama Rosaline Krackhart. Ia adalah pembantu presiden. Ia masih berusia di awal tiga puluhan dan memiliki atmosfir yang membuatnya terlihat sangat cocok untuk menjadi guru pribadi (dalam berbagai hal). Tapi, ia pernah sekali melukai hidung reporter di televisi nasional ketika reporter itu bertanya tentang kejelasan dari rumor yang mengatakan ia “Tahu setiap jengkal dari tubuh Tuan Skandal”. Untungnya, hal ini telah memberinya kesannya sebagai penjaga yang akan melindungi semua potensial korban pelecehan seksual, jadi popularitas presiden meningkat karena insiden ini.


Kebiasaanya pun terlihat dari bagusnya setelan miliknya yang dibuat khusus oleh perusahaan pembuat baju sponsor yang sangat cocok dikenakan olehnya.


“Sudah menjadi tugasku untuk merekam semua percakapan saat kita sedang bekerja,” balas seorang sekretaris yang memegang kamera video.


“Begitu ya. Terimakasih.”


Roseline berbaring di sofa untuk tiga orang dan mengambil majalah bisnis. Artikel yang termasuk didalamnya adalah tentang 100 orang penting yang membuat Amerika tetap berjalan. Ia melirik singkat artikel tentang Flack Kateman si raja mobil, Olay Blueshake si ratu media, Douglas Hardbell si bintang rock, dan yang lainnya sebelum ia menyipitkan matanya.


“...Nama Presiden tidak ada dalam daftar orang yang membuat Amerika tetap berjalan, benar-benarlah sebuah masalah.”


“Nyonya, bagaimana kalau kita langsung ke masalah utama?”


“Aku selalu mengesampingkan sesuatu yang aku tahu akan membuatku depresi.”


Roseline melempar majalah bisnis itu sambil terbaring di sofa.


Ia lalu menengok ke satu dinding.


“Jenderal, apa kau telah menemukan presiden?”


“Be-belum, tapi kami sedang mencarinya dengan segala yang kami miliki.”


“Apakah itu sulit, bahkan untuk para Marinir?”


“Ia membuang GPS-nya di tong sampah dekat gedung konferensi pers. Untuk suatu alasan, itu terdapat didalam sebuah kontraseptif dengan ujung tertutup. Tim pemecah kode kami mengatakan bahwa itu mungkin adalah sebuah pesan.”


“Itu hanya selera humornya.”


Roseline menaruh tangan di dahinya.


Ia merasa kesal, namun bukan kemarahan karena dipermainkan.


“Si idiot itu. Sebuah kondom? Kalau grup Kristiani mengetahui kalau presiden membawa itu kemana-mana, kita tidak akan selesai mendengar makian mereka.”


“Ba-bagaimana dengan agen rahasia? Kami tentu saja melakukan segala yang kami mampu, namun kerjasama para pakar seperti mereka adalah penting.”


“Jenderal, kau adalah pemimpin dari pasukan marinir. Kau bisa komplain mengenai kekurangan tenaga kapanpun kau mau, tapi kami tidak bisa membuatmu merasa ketakutan akan kemungkinan kalau semua tanggung jawab ada di pangkuanmu dalam situasi yang tidak diduga seperti ini. Aku percaya kami telah menjelaskan padamu mengapa kami melewati batas dan meminta bantuanmu.”


Roseline menggapai sebotol wine di meja, namun juga menggenggam beberapa permen karet mint saat ia tengah sadar bahwa kameranya masih berjalan.


“Mereka mencurigakan.”


“...”


Suaranya pelan, namun kata-katanya menyimpan makna yang besar. Jenderal pun secara alami terdiam.


“Kami tahu sesuatu yang sedang terjadi, tapi hanya itu yang kami tahu,” lanjut Roseline. “Kami tidak bisa memecahkan sesuatu pun. Ini bukanlah suap atau paksaan sederhana. Hanya menggunakan daftar hitam untuk mengkarantina itu tidaklah cukup. Mereka tiba-tiba menjadi musuh dari Amerika seperti mereka dirasuki oleh iblis.”


Kalau elemen musuh menyebar dari satu orang di belakang layar, mereka bisa saja menghentikan penyebaran itu dengan mengkarantina seluruh elemen musuh. Tapi, ketika orang yang dibelakangnya seperti iblis tak terlihat yang memilih orang lain untuk dikendalikan, maka metoda karantina tidak berarti lagi. Kalau mereka tidak bisa menghentikan orang dibelakang itu, mereka tidak bisa menjamin keamanan fundamental mereka.


Masih tidak jelas dengan apa yang mereka dikendalikan.


Roseline dan yang lainnya telah menyimpulkan bahwa ada sejenis orang yang lebih mudah dikendalikan dan mereka menjaga keamanan mereka dengan menjauhkan diri dari siapapun yang menunjukkan tanda-tanda sedang dikendalikan. Tapi, mereka tidak yakin berapa lama itu akan bertahan.


“Untuk Senat dan Perwakilan... ya, sekitar setengah dari mereka terlihat mencurigakan.” Itu terlihat seperti menyebar di bawah permukaan. Dan militer bukanlah pengecualian, jenderal.”


“A-aku telah diberi tahu, hanya saja itu tidak terlihat nyata...”


“Aku tahu apa maksudmu. Aku telah melihatnya dengan mataku sendiri, dan aku masih tidak bisa percaya. Tapi, faktanya bahwa itu sedang terjadi. Untung saja, korban yang dikonfirmasi sejauh ini adalah pejabat Amerika. Itulah mengapa kau dan beberapa pasukan yang menemanimu di operasi gabungan pembersihan sesudah perang dengan militer Australia tidak menemukan kesulitan.”


Roseline Krackhart tahu sedikit soal mistis secara relatif. Ia hanya menyadari bahwa itu terlihat, entah bagaimana, berbeda dari pengembangan esper di Academy City.


Presiden yang sedang kabur pun sepertinya memiliki tingkat pengetahuan yang sama tentang masalah itu.


Beberapa tim bekerja menganalisis fenomena misterius yang telah terjadi pada Perang Dunia III, tapi mereka masih belum membuahkan hasil yang pasti.


Itulah mengapa ia hanya bisa memberi deskripsi yang kurang jelas meskipiun telah menyaksikan kejadian abnormal yang terjadi dari Gedung Putih dengan jelas.


“Ma-maka...”


“Ya, kita hanya disini karena keberuntungan kita. Tetapi, kita harus menyelidiki mengapa kita punya keberuntungan itu. Bagaimanapun juga, kita sedang dalam situasi dimana ada kemungkinan kita bisa dirasuki saat kita melangkah keluar. Sejujurnya, polisi dunia sedang termakan. Aku tidak bisa menjamin seorang anak kecil atau pak tua di jalan tidak akan dengan tiba-tiba mulai menembak ke kerumunan dengan menggunakan pistol, apakah pemerintah bisa berfungsi atau tidak. Semua orang di negara ini beresiko menjadi korban atau tersangka. Kalau kita tidak menemukan kondisi mistis dibalik semua ini dan menghentikan siapapun di belakang invasi ini, bahkan kode peluncur nuklir bisa jatuh ke tangan musuh.”


“Apakah karena itu, presiden pergi sendirian...?”


“Mungkin. Saat idiot itu mengetahui situasinya, ia mulai berpikir tentang apa yang ia bisa lakukan secara personal untuk mengatasi bahaya tingkat nasional. Ia menyadari ia pasti akan langsung dikerumuni kalau ia mencoba sesuatu di tanah utama, jadi ia ikut berpura-pura hingga ia mencapai area dimana mereka memiliki pengaruh yang kurang. Ia pasti berpikir pengaruh mereka belum sampai sebuah pulau yang jauh dari tanah utama. ...Dan tidak ada yang tahu peraturan sebenarnya dibalik semua ini.”


“Ka-kalau begitu...” Jenderal mengelap keringat dari alisnya. “Apa kita semakin membahayakan presiden dengan mengejarnya? Kalau ia memiliki cara untuk menang...”


“Apa kau serius berpikir kalau idiot seperti ia punya jalan keluar semacam itu?”


Roseline menatapnya dengan pandangan menusuk tapi lalu melembutkan tatapannya setelah ia sadar bagaimana orang itu merasa tersiksa.


“Tidak peduli apa alasan dan seberapa berbahaya situasinya, kita harus memiliki akses berkelanjutan pada presiden yang merupakan actor utama di tengah panggung. Kalau keluar berita jikalau ia telah menghilang, ia akan dibilang tidak lagi bisa melaksanakan tugasnya dan semua otoritas akan jatuh kepada wakil presiden. ...karena ia punya, kau tahu lah, itu masih tidak mungkin terjadi dengan langsung, tapi kita masih tidak bisa bersantai,” ujarnya. “Dan wakil presiden telah menjadi sesosok yang mencurigakan. Ia tidak melakukan apa-apa dan ia bilang ia mencoba bekerja sama dengan kami, tapi bisa saja ia adalah tipe orang yang mudah terpengaruh oleh siapapun dalangnya. Karena itu, menyerahkan tanggung jawab Gedung Putih kepadanya adalah terlalu beresiko.”


Tidak ada yang berani mengungkapkan sisanya dengan kata-kata.


Mereka semua merasa kalau negara adikuasa dikalahkan oleh orang yang tak dikenal bukanlah sesuatu yang lucu bahkan sebagai lelucon.


“(...Ya, utungnya, presiden membawa itu dengannya,)” bisik Roseline sebelum berbicara. “Lakukan apapun untuk menemukan presiden. Temukan ia sebelum kehilangannya diketahui oleh wakil presiden dan politisi lain yang dikendalikan oleh siapapun dibalik semua ini.”


Rosaline tidak memperhatikan saat Jenderal memberi penghormatan. Ia berbisik pada dirinya sendiri dengan ekspresi tidak senang di wajahnya.


“(...Yang lebih penting lagi, menghilang bukanlah satu-satunya jalan baginya, untuk dibuat tidak bisa menjalankan tugasnya. Peluru menembus kepala juga bisa membuat dia pensiun selamanya.)”



Part 2[edit]


(10 November – Oahu – Mobil Kesayanganku, Cabang Oahu – Dari Kamera Dalam Mobil)

Roberto Katze, presiden Amerika, masuk ke sebuah toko rental mobil dengan sebuah koper berwarna silver di tangan.


Ia berbicara pada wanita muda di meja resepsi.


“Aku tidak peduli apapun itu, beri saja aku sesuatu yang murah. Hmm, aku pikir mobil listrik harusnya punya image yang bagus. Roseline tidak pernah diam soal itu. Ya, bensin atau deuterium atau apapun itu tidaklah apa-apa. Hanya saja, jangan beri aku mobil yang biasa digunakan untuk pesta seks. Meskipun kau membersihkannya dengan etanol, baunya tetap menempel.”


“Kau jelas sangat songong, kau pikir kau ini siapa?”


“Sang presiden! Sebagai salah satu rakyat yang mendukung negara ini, apa kau tidak bisa sedikit saja menonton berita pagi?”


“Oh, jadi kau adalah seorang peniru. Bisakah kau melakukan ‘Kita akan selamatkan dunia!’ ?”


“...Terserah. Berikan saja aku kuncinya.”


Roberto melemparkan beberapa bon yang teremas di konter dan wanita itu melemparkan kuncinya kembali padanya. Ia berjalan di barisan mobil untuk dua orang dan melihat-lihat, terutama mobil penyok.


Ia hendak menendang bannya, tapi berhenti ketika ia sadar kalau itu dibuat oleh perusahaan yang mendukungnya. Ia membuka pintunya.


Saat ia memasukan kuncinya, wanita muda itu berlari mengejarnya.


“Maaf, maaf. Aku melewatkan prosedurnya! Tuan peniru, aku harus memasukan informasi dari SIM-mu sebelum aku bisa mengizinkanmu meminjam mobil itu.”


“Tidak bisakah aku memberimu nomor keamanan sosialku?”


“Harus SIM-mu.”


“...Menyebalkan. mungkin aku harus mengirim sebuah bon untuk merubah prosedur ini begitu kesempatan datang,” bisik Roberto saat ia mengeluarkan sebuah kartu dari dompetnya.


Wanita itu memegang sebuah mesin pembaca serperti fungsi dompet dari sebuah ponsel.


Roberto Katze memegang SIM miliknya pada meisn pembaca itu. Wanita muda itu mengangguk puas saat mengkonfirmasi bahwa alat itu telah membaca informasi dari IC didalamnya.


“Oke. Jadi namamu adalah Roberto... Roberto Katze. Kau tinggal di... Gedung Putih? H-hei, tunggu!!”


“Apa aku boleh pergi sekarang?” ucapnya sambil menyeringai.


“Apakah kau begitu terobsesinya dengan pak presiden, sampai-sampai kau meniru namanya juga pada kartu SIM-mu!? Aku tidak percaya kau menemukan kompleks apartemen bernama ‘Gedung Putih’! dan itu bahkan terletak di Washington DC! Kau jelas adalah peniru yang sangat berdedikasi.”


“Ya, kenapa kau tidak mempercayainya hingga hari dimana kau mati!? Waaaaaa!!!!!”


Sang presiden menjalankan mobilnya dengan air mata di matanya. Ia dibuat bodoh ketika wanita itu menyalaminya dengan meniru ‘Kita akan menyelamatkan dunia!!’ miliknya.


Setelah meninggalkn rental mobil itu, Roberto mengemudi dengan satu tangan dan menggunakan tangan satunya untuk membuka koper yang terbaring di kursi penumpang. Koper itu secara rahasia adalah komputer. Ia menyambungkan kabel didalamnya ke alat mirip GPS.


Itu dikenal sebagai Imperial Package.


Itu memberinya akses setingkat presiden ke seluruh sistem pemerintah. Dengan satu alat itu, ia bisa memberi perintah kepada seluruh kantor pemerintahan atau menyiapkan misil balistik untuk diluncurkan. Tentu saja, itu menggunakan berbagai macam metode untuk meyakinkan bahwa hanya presiden sekarang yang bisa menggunakannya.


“...Dengan begini, aku bisa mengecek apa yang ‘orang yang mencurigakan’ itu sedang akses.”


Area dimana flu menyebar biasanya memiliki orang yang mencari informasi tentang flu di mesin pencari. Fakta ini bisa digunakan untuk menetapkan sejauh mana flu itu menyebar dengan mengecek rekaman pencarian dari sebuah mesin pencari.


Roberto pada intinya melakukan hal yang sama.


Tapi, ia mengecek pada apa yang ia pikir orang mencurigakan daripada flu.


Dari apa yang ia bisa lihat dari orang yang melakukan tindakan mencurigakan, Roberto tidak bisa mengatakan kalau total angka musuh bertambah atau kalau musuhnya hanya bertukar pada mengendalikan orang dekat dan semakin dekat pada tujuan mereka.


Tapi, ia harus berasumsi kalau semua orang yang telah menunjukkan tindakan mencurigakan apapun sekali akan sekali lagi menjadi mencurigakan seperti mereka bertukar antara baik dan jahat.


Ia mungkin tidak bisa melihatnya dengan jelas, tapi itu adalah serangan yang jelas.


Orang yang digunakan sebagai pion, semuanya memiliki kehidupan masing-masing.


Dengan setiap orang yang diambil alih, siapapun yang mengendalikan mereka mendapatkan akses kepada informasi yang orang itu sendiri akses. Kalau Roberto bisa memecahkan apa yang dicari oleh dalangnya, ia bisa lebih mengerti tujuan musuh sebenarnya.


Saat ia menggunakan Imperial Package untuk melihat file rahasia, Roberto mencari area dari akses terkonsentrasi yang tidak berhubungan dengan tugas normal seseorang.


Roberto Katze mendecakkan lidahnya.


“...Jadi aku benar. Itu adalah Trigger yang ditaruh di Oahu.”


Itu adalah benda sangat rahasia yang telah dikembangkan di fasilitas riset militer Amerika.


Tergantung bagaimana itu digunakan, alat khusus itu bisa digunakan untuk mengambil nyawa ratusan ribu orang sekaligus.


Genggaman sang presiden terhadap setir mobilnya menguat, saat ia berpikir bagaimana alat itu bisa digunakan di Hawaii.



Part 3[edit]


(10 November – Oahu – Green Cafe Iwamaki – dari kamera di tablet terminal yang terpasang di meja)

Sebuah siaran tentang rugby kelihatannya akan terus diputar didalam kafe dekat bandara. Kafe itu merupakan kafe spesialis teh Jepang, jadi olahraganya tidak cocok dengan atmosfirnya. Perusahaan penyiaran besar telah membeli hak untuk menyiarkan pertandingan seluruh tim, jadi itu ditayangkan dengan gratis. Pelanggan terlihat heboh ketika menonton pertandingan itu. Sebuah balon berisikan kata-kata dari kardus yang tergantung di ujung layar datar, mengatakan “Sebuah tepuk tangan untuk Olay Blueshake si ratu media!” dalam bahasa inggris.


Kamijou Touma berhati-hati mendengarkan telepon dari Birdway jadi ia bisa mendengar suaranya daripada kebisingan di sekelilingnya. Ponselnya sedang dalam mode loud speaker, jadi Hamazura dan Kuroyoru bisa mendengarnya juga.


Kamijou hendak bertanya apa yang akan menjadi cinderamata bagus untuk Index (tentu saja itu harus makanan), tapi apa yang dikatakan Birdway membuatnya jelas kalau ini bukanlah waktunya untuk berpikir hal-hal seperti itu.


Kebetulan, Kuroyoru sedang gemetar ketakutan karena Kamijou yang tiba-tiba muncul tadi dan Hamazura gemetar saat melihat Kuroyoru.


“Karena Cendrillon sudah dihabisi, aku telah berhasil menarik penyihir GREMLIN yang lain dari kerumunan. Yang baru ini adalah tipe yang mengendalikan orang lain. tipe seperti itu hampir tidak pernah keluar ke depan panggung pertempuran. Mengeluarkan mereka ke bawah lampu sorot panggung pertarungan adalah maslaah yang sebenarnya.”


“Apa yang harus kita lakukan sekarang?”


“Kita akan pergi memancing,” ujar Birdway terdengar senang. “Adalah hal yang bodoh untuk berpikir penyihir seperti ini hanya bisa mengendalikan satu orang. Semakin banyak orang yang dikendalikannya, semakin kekuatannya bertumbuh, jadi lebih baik berasumsi ia menargetkan orang biasa di area ini juga. Alasan mengapa ia meninggalkan semua di sekelilingnya pada yang lain dan tidak berdiri di jalur bahaya karena dirinya sendiri yang kurang kuat. Ia mencoba mengatasinya dengan jumlah. Karena itu, aku pertama harus mengumpulkan beberapa sampel. Dua atau tiga dari korban yang dikendalikan GREMLIN sudahlah cukup. Dengan itu, aku bisa menganalisa mantranya. Aku harus tahu kondisi seperti apa yang dibutuhkan untuk penggunaannya dan garis seperti apa yang menghubungkan pengguna dan korbannya. Mengetahui itu akan membuatku bisa untuk menemukannya... dan melakukan serangan balasan secara langsung.”


“Dan penyelidikan itu akan sebaiknya dilakukan tanpa membuat penyihir ini tahu kau melakukannya kan?”


“Tentu saja.”


“Bagaimana kalau ia tidak di Hawaii?”


“Aku akan menyembunyikan fakta bahwa aku bisa mendeteksinya. Kalau ia diluar Hawaii, itu akan memakan waktu, namun kita akan tetap bisa menangkap idiot itu dengan kejutan. Malah, kita bisa dengan sengaja membuat serangan jika kita gagal. Setiap kali idiot itu kabur, ia hanya akan menuntun kita pada markas baru. Dalam proses itu, GREMLIN akan kehilangan tenaga dan aset. GREMLIN akan mungkin mulai mencurigai idiot itu, tapi kalau kita memberi petunjuk palsu yang benar kita bisa membuat mereka berpikir ia adalah seorang mata-mata dan pengkhianat dan mereka ujungnya akan saling mengalahkan. Proses itu mungkin akan menyibak identitas anggota GREMLIN yang lain, jadi kita hanya harus mengganti siapa target pencarian kita pada titik ini.”


“...Kau jelas-jelas sedang bermain kotor.”


Kamijou akan bertarung dengan tangan kosong dan memecahkan masalah dihari yang sama itu dimulai, jadi ini adalah cara bertarung yang beda dari yang ia biasa lakukan.


Sejujurnya, ia rasa ia tidak terlalu setuju dengan cara ini.


Tapi, ia tidak memiliki ide alternatif.


“Apa yang harus kulakukan?”


“Diamlah ditempat,” balas Birdway lewat telepon. “Aku punya pahlawan lain. dan tidak sepertimu, yang ini cukup ahli dalam bekerja di belakang layar.”



Part 4[edit]


(10 November – Oahu – didepan Hotel Firefly – dari video kamera turis)

Hanya hotel murahan yang tidak memiliki penjaga pintu dan pengantar barang yang berdiri didepan pintu masuk meskipun di area sepanas Honolulu. Satu set bertiga tercipta ketika pelayan laki-laki yang memarkirkan mobil tamu di tempat parkir dimasukkan.


Tetapi, pelayanan seperti itu membutuhkan tip dan tempat parkir hotel biasanya mahal. Karenanya, tempat parkir murah yang luas didirikan di sekitar hotel dan tidak aneh bagi orang untuk parkir secara ilegal.


Di area penuh turis datang dan pergi, meninggalkan mobil di luar termasuk tindakan berbahaya, tetapi kebanyakan turis bukanlah dari pulau ini jadi biasanya menyewa mobil. Dengan membeli asuransi murah sebelumnya, kaca pecah bukanlah masalah. Dan tidak ada yang cukup bodoh untuk meninggalkan barang-barang berharga dalam mobil ketika mereka menginap di hotel, jadi tidak ada bahaya tentang kehilangan barang.


Edward Torke keluar dari tempat parkir ilegal.


Orang putih itu mengenakan setelan, -walaupun bukan yang paling bagus-, setidaknya bukanlah yang diproduksi masal. Tetapi, panasnya Hawaii telah merusak gaya biasanya. Dasinya ia longgarkan dan jasnya tidak ia kenakan dan terlipat di tangannya. Dari penampilannya, lengan panjangnya mungkin akan digulung keatas sekitar sejam yang lalu.


Tetapi, meskipun cahaya mencolok dari matahari memantul di kaca hotel, Edward Torke tidak mengangkat tangannya ke depan wajahnya atau menyipitkan matanya. Pupil matanya tidak berubah. Frekuensi berkedipnya sangat akurat seperti diwaktui oleh stopwatch.


Dia bukanlah seorang turis.Dia datang ke pulau itu untuk mengadakan perundingan bisnis.


Dia berencana akan berbincang-bincang dengan organisasi ikatan nelayan lokal mengenai pengumpulan air dari laut dalam secara aman sebagai langkah pertama untuk mendirikan bisnis minuman kesehatan dengan bahan dasar air dari laut dalam.


Mereka “telah setuju” untuk membicarakan harganya di hotel itu.


Dia “dengan jelas mengingat” bahwa perundingannya akan diadakan di ruang 4911.


Pada kenyataannya, hotel tempat perundingan itu akan diadakan memiliki nama yang berbeda dan orang lain telah menempati ruang 4911. Edward Torke telah memasukan kontrak besar dan cek ke dalam sebuah tas kantor. Bila dia bertemu dengan orang yang tidak dia kenal (yang bernama asli Rosaline) di dalam ruang itu, dia akan berkesimpulan bahwa orang itu adalah seorang perampok yang mengincar uangnya.


Dan di negara yang membebaskan senjata api seperti Amerika, lari bukanlah tindakan yang biasa orang lakukan untuk melindungi dirinya. Edward memiliki sepucuk revolver dengan laras sepanjang empat inci di kantung celananya.


Sebuah perubahan informasi dapat menyebabkan suatu reaksi berantai yang hebat.


Edward Torke bersenandung selagi memikirkan mengenai kesepakatan bisnis yang akan dia buat tanpa menyadari bahwa tindakannya dimanfaatkan untuk kepentingan pihak lain.


Kemudian sebuah papan iklan elektronik yang menempel di tembok hotel jatuh tepat diatasnya.


Hantaman yang keras itu menyebabkan orang-orang tercengang dan tidak lama kemudian terjadi kegemparan.Para pekerja hotel ragu untuk meninggalkan tempat mereka, tetapi saat bos mereka meninggalkan gedung, mereka segera bergegas ke tempat terjadinya kecelakaan itu.


Tetapi, mereka tidak dapat langsung memindahkan papan iklan itu.


Walaupan sudah terputus dari sumber listrik, tetpai sirkuit internal dan bagian kelistrikan lainnya masih menyimpan daya listrik di dalamnya. Semburan bunga api membuat para pekerja hotel menjaga jarak mereka dengan papan itu.


Tidak jelas siapa yang memanggilnya, tetapi terdengar sirene ambulan perlahan mendekat.


Tidak sampai 20 menit kemudian tim penyelamat berhasil memindahkan papan listrik itu.


Kemudian…


“Apa?” ujar salah seorang anggota tim penyelamat terkejut.


Papan listrik itu sudah disingkirkan dan aspal yang retak menunjukan seberapa hebat hantaman yang dialaminya.


Tapi hanya itu saja.


Edward Torke, yang seharusnya tertindih, telah menghilang.



Part 5[edit]


(10 November – Oahu – pipa drainase air hujan di gorong-gorong-dari kamera untuk memantau tinggi air saat terjadi bencana.)


“ini sudah yang ketiga,” gumam Accelerator selagi menyeret “korban” yang malang itu menuruni lubang menuju ke gorong – gorong.


Birdway menggangguk menyetujui.


“Itu sudah semuanya. Kerja yang bagus.”


“Apa kau yakin orang yang mengendalikan mereka tidak menyadari hal ini?”


“Sangat yakin.”


Pipa drainase air hujan itu dipenuhi dengan lumpur busuk dan benda sejenisnya yang menyebarkan aroma tidak sepat, tetapi Birdway sepertinya tidak mempermasalhkannya. Dia sepertinya sudah terbiasa dengan medan yang keras, tidak sesuai dengan penampilannya.


“Penyihir yang mengendalikan mereka kemungkinan mengumpulkan informasi melalui panca indera para korban itu.dia pasti sudah mengetahui kalau kita menyerang korban itu secara langsung, tapi dia tidak akan merasakan bahaya apapun bila mereka seakan lumpuh dengan sendirinya. “


“Mengapa kau bisa begitu yakin? Bagaimana kau tahu kalau penyihir ini tidak dapat menggerakan mata sasarannya walaupun mereka telah kehilangan kesdaran?”


“Aku tidak bisa memastikan, tetapi kita sudah menghadapi kasus yang mirip.”


“Mirip?”


“Cendrillon.Bila dia memang mampu mengumpulkan informasi walaupun Cendrillon sudah tidak sadar, dia pasti sudah menyiapkan rencana untuk melawan kita.”


Tetapi, hal tersebut tidak terjadi.


“Setelah aku menganalisa mantranya, aku dapat memetakan darimana orang ini mengendalikan para korban sekaligus mendeteksi apabila ada serangan sekagi kita bersembunyi di tengah keramaian. Hal itu akan memberikan perlindungan yang sempurna terhadap mantra ini. Dapat dikatakan kita sudah men-skak mat dia.


Ancaman diserang oleh orang biasa akan hilang bila musuh sudah dapat dideteksi dan ditanggulangi. Birdway dan Accelerator bukan orang-orang yang takut menggunakan senjata.


“…Jadi kau masih belum mampu mendeteksi mereka hingga saat ini? Jadi ada kemungkinan aku menyerang orang yang tidak memiliki sangkut paut dengan ini semua?”


“Jangan marah dulu.Ada kemungkinan ini semua sudah tepat.Hal ini hanya meningkatkan persentasenya menjadi seratus persen.”


Pipa drainase air hujan itu memiliki tiga jalan kecil untuk pekerja di kedua sisinua dan ketiga “korban” terbaring di tiap jalan kecil itu.


“Sekarang…karena aku sudah memiliki semua bahan yang diperlukan, sudah waktunya untuk mulai menganalisa. Bila kau ingin belajar sedikit mengenai sihir, kau dapat memperhatikan ku.”



Part 6[edit]


(10 November – Oahu – daerah merokok di dalam Pusat Perbelanjaan Coral Street – dari kamera di telefon selular si penyihir.)


Salah satu hal yang paling aneh mengenai telepon selular modern adalah bertambahnya jumlah lensa kamera.


Terdapat lensa di bagian belakang telepon untuk memotret seperti biasa, sebuah kamera di bagian depan untuk menunujukan si pengguna dalam sebuah konferensi video, dan jumlahnya semakin bertambah dengan adanya fotografi 3D dan fitur – fitur lainnya. Lama kelamaan, tidak akan lama lagi seluruh telepon akan dipenuhi lensa kamera seakan telepon itu dipenuhi manik-manik.


Seorang gadis yang berumur sekitar 15 tahun membuka dan menutupkan telepon selulernya.Dia memiliki rambut pirang yang pendek dan kulit yang putih.


Dia mengenakan sweater turtleneck hijau dan miniskirt dan sepasang sepatu bot tebal yang tingginya mencapai dengkulnya.Di kepalanya, dia mengenakan sesuatu yang tampak seperti bando yang terbuat dari batang pohon.Penampilannya membuatnya tampil mencolok diantara bangunan dari beton dan kaca.


Dengan ekspresi yang menunjukan bahwa telepon selular terlalu rumit baginya, dia berbicara dengan alat perisis yang dia belum nyaman untuk gunakan.


“Ya, ya.Tampaknya dia sudah gagal.Si penyerang, Edward, telah hilang kesadaraan dan ruangan di lantai ke 49 dari hotel Firefly masih belum tersentuh. Nampaknya mereka berencana untuk bergerak ke tempat lain dikarenakan kegaduhan yang terjadi Karena papan listrik yang jatuh itu. sepertinya menyerang kelompok pembantu itu tidaklah mungkin.”


Dari cara dia berbicara jelas terlihat bahwa dia tidak terbiasa berbicara dengan sopan.


Dari nada bicaranya jelas bahwa dia tidak memikirkan perasaan lawan bicaranya atau apa yang terjadi bila lawan bicaranya marah. Hal itu dikarenakan dia cukup terampil untuk menghindari segala bahaya yang ada.


Dia sangat terampil dalam menghindari bahaya dengan menggunakan orang lain sebagai pelindungnya.


“iya, iya. Aku mengerti itu.kejadian di bandara memang sangat buruk, tetapi esensi dari rencana ini akan rusak bila imunitas tidak diaktifkan. Yah, kita sekarang mengerti berapa jumlah mereka dan seberapa serius mereka.Juga, mereka sepertinya dapat dimanfaatkan dari saat ini dan seterusnya.Pada akhirnya, ini bukanlah masalah.”


Si Penyihir hanya mengatakan apa yang dapat dia katakan untuk menenangkan lawan bicaranya daripada menganalisa situasi dengan logis.


“Lagipula, kita hanya tinggal mengikuti rencananya saja. Setelah menyelesaikan tuga- tugas sampingan, kita tinggal mengerjakan Trigger tugas utamanya.”


Alis sang penyihir berkedut sedikit.


“Oh, begitu? Sudah kuduga.Sudah kuduga semua terlalu lancar.Jadi mereka ikut campur.”


Nada bicara si penyihir tidak menunjukan rasa peduli.


“Yah, terima kasih banyak. Saat hanya ada aku, aku menolaknya, katanya aku hanya terlalu memikirkan segalanya.Memiliki bukti sangatlah penting.Bukti lebih penting dibanding praduga.Iya, iya. Aku akan mengurus itu juga. Dah.”


Dia menutup telponnya, memutarnya, dan memasukannya ke dalam kantungnya.


Pada saat itu, kampanye pelarangan rokok sedang popular di seluruh dunia, jadi tidak ada perokok di dalam ruangan merokok itu.foto aneh yang menggambarkan perbesaran sperma dengan tulisan merokok mengurangi jumlah sperma sepertinya tidak terlalu membantu.


Sang penyihir mengangkat bahunya dan berputar.


Seorang pria berdiri di sana. Seorang pria hitam besar yang terbungkus dengan otot – otot yang kuat dan tampaknya memiliki latar belakang militer.


Pria itu adalah salah satu orang yang dikendalikan si penyihir.Cara pengendalian yang dia gunakan di pria itu sedikit lebih rumit dibanding yang lainnya.


“Sekarang giliranmu, Mr. Secret Trick.”



Part 7[edit]


(10 November – Oahu- Pusat Perbelanjaan Coral Street – dari kamera keamanan dekat pintu masuk timur.)


“Oh, aku sudah memiliki semua data yang diperlukan untuk menganalisa sihirnya,” ujar Leivina Birdway dengan penuh percaya diri.


Dia melambaikan secarik kertas.Kertas itu sukuran sertifikat, tetapi lebih tebal dan memiliki permukaan yang kasat.


“Ini adalah sebuah papyrus,” ucap Birdway.


Sepertinya, sepertinya dia membelil barang yang seharusnya menjadi pelengkap penguburan keluarga kerajaan itu dari seorang ahli tanaman.


“Sekarang kita tinggal menunggu sampai dia menunjukan kelemahannya. Pekerjaan yang otomatis ini seharusnya dapat diselesaikan dalam waktu satu jam.Bahkan sekarang, aku sudah mendapatkan informasi sedikit demi sedikit.Contohnya aku tahu garis macam apa yang menghubungkan dia dengan korbanny dan dari mana dia mengendalikan para korban.”


Accelerator mendengarkannya sembari berjalan menyusuri pusat perbelanjaan itu dengan alat bantu jalannya.


“Pada dasaranya, dia dulu merupakan anggota dari Gereja Orthodox Rusia.”


“Orang Rusia?”


“Dia menggunakan sihir dengan peri sebagai dasarnya.Dalam hal ini, peri yang dia gunakan adalah Leshy.Leshy adalah penguasa hutan dan raja dari semua hewan yang tinggal di dalamnya.Apa kau ingat ketika dia dan Cendrillon mengatakan sesuatu yang berhubungan dengan hitam dan merah ketika Cendrillon mulai terlepas dari kendalinya?”


“Ada apa dengan itu?”


“itu adalah Rulet. Mereka sedang berjudi.Leshy senang berjudi dengan hewan di hutan.Tentu saja si pemenang mendapat kendali atas pihak yang kalah.”


“…”


“Dalam hal ini, sang Leshy kemungkinan memandang sekitarnya sebagai hutan dan manusia di sekitarnya sebagai hewan. Aku belum mengerti sepenuhnya mengenai persyaratannya, tetapi analisa sihir akan segara menjelaskan persyaratannya. Ketika sudah dijelaskan, ini semua akan berakhir.”


“Walaupun belum diselesaikan, kau Nampak begitu yakin.”


“Aku punya cukup data untuk mencari tahu siapa saja yang dia kendalikan.Walaupun dia mencoba menyerang dengan mendadak, dia tidak akan berhasil.”


Walaupun telah mengatakan hal demikian, beberapa suara tembakan terdengar.


Suara itu datang dari belakang Birdway.


Hanya lima meter dari belakangnya.



Part 8[edit]


(10 November – Oahu – pinggir pantai – dari kamera di pinggir jalan untuk memantau batas kecepatan kendaraan.)


Sebuah mobil station wagon menghantam mobil convertible milk Roberto Katze dengan kecepatan yang tinggi pada saat yang hampir bersamaan pada saat Birdway diserang.


Kedua kendaraan itu keluar jalur dan menabrak salah satu pohon kelapa yang berada di pinggir jalan. Sebuah kelapa jatuh tepat mengenai kepala sang presiden.


“Gwehh…M-Mantap. Ini baru terasa sangat Hawaii. Bila aku menulisnya di dalam jurnalku, pasti tidak akan ada yang percaya.”


Bagian pinggir dari mobil itu sudah remuk, tetapi mobil station wagon itu menghantam bagian untuk penumpang.Bagian untuk pengemudi tetap utuh. Dia sempat mengkhawatrikan mengenai Imperial Package untuk beberapa saat, tetapi benda itu hanya untuk digunakan pada saat darurat, jadi benda itu pasti sangatlah tahan banting. Benda itu bahkan tidak tergores.


Sang presiden menutup tas kantornya, tidak memedulikan pintu mobilnya yang tidak mau terbuka dan melompat keluar dari mobilnya.


Roberto Katze melambaikan tangannya untuk mengusir para turis yang panik dan mulai mendekati mobil station wagon itu.


“Aku tidak terbiasa ditabrak dari samping dengan kecepatan tinggi.”


“Walaupun menabrak dengan cukup hebat, kaca depan dari mobil station wagon itu tidak pecah. Dan kacanya juga berwarna. Roberto yakin betul mobil station wagon bukanlah mobil sembarangan, tetapi dia tetap mendekati kursi pengemudinya dan mencoba mengintip dari jendela mobil itu.


“Tuan, sepertinya aneh bila orang yang menabrak malah pingsan.”


Seakan menjawabnya, kaca jendela mobil itu perlahan mulai terbuka.


Dan sebuah tangan yang memegang sepucuk pistol otomatis muncul dari jendela mobil.


“…Aku masih bisa menghabisimu. Siapapun dengan sepucuk senjata api dan jari untuk menarik pelatuknya dapat menjadi seorang pembunuh.”


“Ayolah, hentikan itu.Pistol standar perang dan keamanan sudah banyak digunakan di negara ini.Akan sangat menyedihkan bila aku tertembak oleh salah satu produk dari perusahaan yang mendukungku. Bisa – bisa mereka akan minta ganti rugi saat pemakamanku karena aku merusak citra perusahaan mereka.”


Selagi Roberto Katze mengeluh, dia memperhatikan ada sesuatu di mata orang yang masih menyandar di airbag.


“…tuan, anda sedang tidak dikendalikan, kan?”



Part 9[edit]


(10 November – Oahu – Daerah Merokok di dalam Pusat Perbelanjaan Coral Street – Dari kamera di telepon selular si penyihir.)


Ketika si penyihir menarik telepon selulernya untuk melihat jam, tembakan senjata api terdengar di kejauhan diikuti dengan teriakan dari orang – orang.


“Hal yang mengerikan dari seorang amatiran adalah mereka akan melakukan sesuatu sampai tuntas ketika mereka sudah bertekad untuk melakukannya.”


Dia berbicara dengan dirinya sendiri, tetapi dia tidak mendapatkan jawaban.


Berdiri disampingnya adalah seorang gadis hitam berumur sekitar sepuluh tahun.


Gadis itu berdiri dengan deiam sementara tangan kanannya memegang sebuah obeng minus yang diarahkan ke pelipis nya sendiri.


“Benar-benar mengerikan,” bisik si penyihir.“Aku hanya cukup menyuruh mu untuk memecahkan kepala mu sendiri seperti jeruk yang dibekukan dan dia akan siap melakukannya.”


Birdway telah selesai menganalisa sihir si penyihir itu.


BIrdway sudah mengetahui bahwa si penyihir itu menggunakan legenda Leshy untuk mengendalikan orang-orang dengan menyebar luaskan perannya sebagai penguasa hewan-hewan di hutan.


Kalau si penyihir mengirim seseorang yang telah dia kendalikan dengan sihir Leshy untuk mengejar Birdway, sisa-sisa dari kekuatan sihirnya dapat terlacak dan di hapuskan sebeklum mereka dapat mendekat.


Orang-orang yang dikendalikan oleh si penyihir tidak akan dapat mendekati Birdway.


Itu adalah kesimpulan yang dapat ditarik.


Tetapi, tidak hanya ada satu cara untuk mengendalikan orang lain.


Contohnya, dia bisa saja mengendalikan seorang anak perempuan dan menyuruh ayahnya untuk melakukan sesuatu tanpa perlu mengendalikan si ayahnya.


“Dia cukup terampil, tapi hal itu menciptakan suatu celah. Karena dia hanya menganggap bahaya datang dari keberadaan sihirku, aku memiliki cara untuk menembus pertahannya.”


Si penyihir menyeringai.


Selain si gadis hitam, si penyihir telah mengumpulkan beberapa anak-anak lain di daerah merokok itu.


Mereka semua akan dijadikan sandera untuk melakukan suatu trik rahasia bila memang diperlukan.


Si penyihir telah mempersiapkan pion-pion sejumlah dengan sandera yang dia miliki.Salah satunya sedang mengejar Presiden Roberto Katze.


“Saat dia sudah menembus pertahannya, selesai sudah.Walaupun dia seorang penyihir, dia masihlah manusia yang dapat dibunuh dengan sebutir peluru.”


Ayah dari gadis itu benar-benar ingin memastikan bahwa Birdway sudah mati atau seorang polisi muncul dan telah menembak mati ayah gadis itu karena terdengar beberapa suara tembakan lagi setelahnya. Tetapi, itu bukanlah masalah.Ketika Birdway sedang dalam posisi yang tidak siap, satu tembakan saja sudahlah cukup.



Part 10[edit]


(10 November – Oahu – Pusat Perbelanjaan Coral Street – dari kamera keamanan di dekat pintu masuk timur)


Setelah punggungnya diterjang timah panas berkali-kali, Levinia Birdway ambruk ke lantai pusat Perbelanjaan yang mengilap.Biarpun dia telah jatuh, pistol dari pria hitam besar it uterus menerus memuntahkan peluru.


Para turis yang panik berlarian ke segala arah menjauhi insiden tersebut.


Teriakan dan raungan menggema.


Mata Accelerator melebar melihat kejadian yang terjadi di depan matanya.


Pria hitam besar itu bergetar dan air mata berlinang di matanya, tapi dia tidak terlihat ragu.Dia membuang sebuah pengisi peluru kosong dan memasukan pengisi peluru lainnya yang terisi ke dalam pistolnya.


Pada saat itu, sang Nomor Satu tersadar.


Accelerator menjentikan tombol di elektroda di lehernya dan kekuatan level 5 yang menjadi namanya mulai aktif. Dia berencana mematahkan pergelangan pria itu sebelum meremukkan lehernya ketika… “Si-sialan. Hampir saja aku mati dengan dramatis.” Ujar Birdway seraya mengangkat kepalanya.


Pria hitam itu mundur kebelakang sambil meneriakkan sesuatu.Sembari Accelerator menendang dada pria itu, dia berteriak kepada Birdway.


“Apa-apaan yang kau lakukan barusan!?”


“Mempersiapkan tubuh cadangan adalah salah satu tindakan pencegahan yang paling dasar. Kenyataannya, sihir barat modern mengatakan dengan memalukan bahwa kita perlu membunuh diri kita yang lama agar kita terlahir kembali sebagai diri kita yang baru.”


Birdway menarik selembar kartu dari kantungnya.Kartu itu adalah kartu major arcana dari kartu tarot, The Hanged Man. Kartu itu menggambarkan seorang pria yang tergantung terbalik di dahan pohon, tetapi terdapat sebuah lubang di kartu itu.


Sementara itu, Birdway tidak meneteskan setetespun darah.


“Kalau kau menggunakan tarotnya Crowley, kartu itu menggambarkan kematian sang Anak Tuhan, yang mana dia sendiri menggambarkan umur manusia. Pada awalnya, kartu ini bukanlah sebagai symbol eksekusi, tetapi bila dengan sengaja disalah artikan, eksekusi sangatlah cocok dengan penggambaran kartu ini, terutama bila ada benda yang menusuk ke dalam tubuh. …Aku hanya ingin memastikan aku memiliki pertahanan terhadap peluru ketika aku menjejakkan kaki ke negara yang memperbolehkan senjata api, tapi aku tidak ingin mengenakan rompi anti peluru yang tebal dan gerah.” Birdway menjelaskan.“Sekarang, aku tahu kau ingin menggunakan seluruh kekuatan mu dikarenakan kesedihan dan amarah karena kau mengira aku sudah mati, tapi biarkanlah pria itu.”


“…Kekuatan Psikis tidaklah semudah itu.”


“Walaupun kita menekannya, kita tidak akan mendapatkan petunjuk apapun mengenai siapa di balik semua ini. Aku sudah memiliki semu informasi yang aku butuhkan mengenai sihir si penyihir itu dan pria itu sedang tidak dikendalikan dari awal.”


“Apa?”


“Ini adalah cara yang tidak langsung. Sejujurnya, aku cukup terkejut.Aku tidak biasa memuji orang, jadi ingatlah ini baik-baik.”


Birdway tidak mengindahkan pandangan bingung dari Accelerator dan mendekati si pria hitam yang besar itu dengan langkah yang besar. Pria itu dengan segera mengangkat pistolnya dengan kedua tangannya. Tidak jelas dia melakukan itu karena dia masih mengingat apa yang diperintahkan kepadanya atau karena rasa takut dikarenakan sesosok monster mendekatinya.


“Bila keahlian si penyihir itu hanyalah mengendalikan orang, maka menebak hal selanjutnya tidaklah sulit. Kemungkinan dia mengancam mu dengan seseorang yang dekat denganmu dengan mengendalikannya.”


“!?”


“Aku bukan orang bodoh yang mudah marah, jadi aku tidak akan menceramahimu. Aku juga tidak akan membahas ini secara baik-baik denganmu. Aku hanya mengungkapkan kenyataannya segamblang yang aku bisa.”


Walaupun pria itu bisa menembaknya kapan saja, Birdway melontarkan kata-kata yang menusuk sembari memasang sikap badan yang menakutkan.


“Kamu beruntung kali ini.”Dia menunjuk ke arah dadanya yang kecil dengan ibu jarinya. “Tapi lain kali, akan berbeda. Tidak peduli apa alasanmu atau perasaan apapunu yang mendorongmu, bila kau mnarik pelatuk itu, aku akan mati. Getaran dari tubuhmu akan berubah menjadi kenyataan yang tidak dapat diubah. Kau tidak akan mendapatkan kesempatan ke tiga. Tidak semua orang cukup beruntung untuk mendapat kesempatan kedua seperti ini.”


Dengan mata yang menyala, si korban berbicara kepada penyerangnya.


Nada bicaranya menunjukan bahwa dia tahu betul rasanya bila sudah melewati batasan itu.


“…Apa kau masih berniat untuk menembakku? Apa kau masih berani untuk merasakan apa yang kau rasakan dari awal tadi?”


Pria hitam besar itu semakin bergetar dengan hebat.


Sepertinya dia sudah mempersiapkan dirinya pada saat dia sedang berjalan ke sini.Dia sepertinya terus mengulang ulang alasan mengapa dia melakukan ini dan menciptakan suatu tumpukan alasan.


Ketika perbuatannya telah gagal, tumpukan alasan itu runtuh.


Bila dia sudah mempersiapkan alasan-alasannya dari awal secara rasional – bila dia telah mempersiapkan mentalnya dengnan mengingat situasi yang dialami orang yang dia cintai – dia mungkin masih bisa menembak Birdway sekali lagi.Tetapi dia tidak bisa mempertahankan alasannya dengan kondisinya saat itu.sekarang dia telah merasakan kejutan yang hebat ketika dia menembakkan tembakan pertamanya, dia tidak akan pernah mengancam nyawa orang yang tidak kenal lagi.


Sebuah tangisan keputus asaan meledak.


Suara tangisan itu terdengar seperti amarah yang memuncak sekaligus terdengar seperti sebuah pertobatan atas apa yang telah dia lakukan kepada Birdway.


Mata pria itu terbuka lebar ketika dia berteriak dan memasukan moncong pistolnya ke dalam mulutnya.


Accelerator dan Birdway menendang pria itu secara bersamaan yang membuat pistolnya terlempar dan menghilangkan kesadaran pria itu.


“Aku sudah kelewatan,” ucap Birdway selagi mengatur suaranya agar kembali normal. “Ini akan semakin sulit. Aku sudah kehilangan the Hanged Man.”


“Salahmu sendiri karena terlalu ceroboh.”


“Tidak juga. Si penyihir itu hanya akan melakukan renacan seperti tadi bila dia tahu bila aku telah menganalisa sihirnya. Jadi dari mana GREMLIN tahu mengenai hal itu?metode ku sudah sempurna dan tidak ada cacat pada cara mu mengumpukan informasinya. Tetapi…”


“…”


“Mungkin ini bukanlah suatu situasi yang dapat dinikmati, tapi mungkin kita dapat menikmati sesuatu bila kita terus ikuti situasi ini.”



Part 11[edit]


(10 November – Oahu – Pinggi pantai - dari kamera di pinggir jalan untuk memantau batas kecepatan kendaraan.)


Ketika Roberto Katze mengatakannya,si pengemudi bergerak sedikit sembari masih menodongkan pistolnya. Gerakannya terlihat seperti sebuah anggukan.


Si penyerang itu akhirnya membuka mulutnya dan berkata “…dan bagaimana bila tidak?”


“Berarti kemungkinan mereka memiliki sandera. Mungkin seseorang yang kau sayangi atau anakmu?”


“Dan bila memang mereka punya sandera!?” sembur si penyerang seraya mengarahkan pistolnya. “Biar bagaimanapun keadaan ku, keadaan di sini tetap sama! Ikut denganku.Bila aku menangkapmu, aku dapat melindungi keluargaku walaupun aku harus menghancurkan negara ini!!”


“…ayolah, tuan. Apa kau yakin mereka akan melakukan sesuai dengan apa yang mereka janjikan? Mereka adalah orang – orang yang akan mengancammu daripada menunjukan niatan baik, iya kan?”


“Persetan dengan itu!!bila ada kemungkinan 1%, itu sudah cukup! Bila aku tidak melakukan apa-apa, dia pasti akan dibunuh!!”


“Benar juga.” Sang presiden menyeringai. “Tapi kata-kata itu bukanlah kata-kata yang pantas kau gunakan pada saat kau putus asa. Bila kau masih percaya pada kemungkinan 1%, bagaiman bila kau percayakan saja pada pilihan yang lebih baik?”


“Diam. Sekarang juga diam!!Apa kau tidak lihat pistol ini!? Yang perlu kau lakukan hanyalah meringkuk ketakutan dan melakukan apa yang aku suruh!! Orang-orang gila itu menculik anak adik laki-laki ku. Ceritanya panjang, tapi mendiang istriku akan melakukan apapun untuk melindungi anak adikku itu. aku tidak bisa kehilangan dia. Pada kenyataannya, bila para polisi dan kalian-kalian yang berada dalam pemerintahan melakukan pekerjaan kalian dengan benar, semua ini tidak akan terjadi!!”


Kata-kata pria itu dipenuhi dengan kebencian terhadap kejahatan secara umum dan kekecewaan terhadap aparat yang seharusnya menjaga keamanan.Walaupun dia telah ikut campur dalam insiden ini, sepertinya dia masih belum menyadari siapa musuh sebenarnya.


Tetapi, kata-katanya mengutarakan krisis yang sedang melanda Amerika.


Walaupun dia adalah seorang penyerang, tetapi kata-katanya adalah kata-kata dari seorang korban.


Sebelum berbicara, sang presiden memikirkan hal-hal yang tak terpikirkan dari kata-kata itu.


“Tuan.” Sang presiden perlahan mendekati pria itu, tidak mengindahkan sepeucuk pistol yang mengarah kepadanya. “aku turut menyesali apa yang terjadi padamu dan anak dari adikmu yang dijadikan sandera. Di negara ini kami diajarkan untuk tidak pernah meminta maaf walaupun telah melakukan pembunuhan, tetapi aku menundukan kepalaku padamu.Tetapi, aku masih memiliki beberapa hal untuk disampaikan.Apa yang telah kau lihat adalah musuh sebenarnya yang harus aku lawan. Aku tidak akan berhenti sebelum aku mengalahkannya. Biar bagaimanapun juga, aku adalah presiden dari negara ini.Sudah tugasku untuk melindungi jiwa dan kebebasan rakyat negara ini.”


“Hahaha… kalian tidak pernah sekalipun memikirkan mengenai nyawa kami!! Pemilu masih jauh, tidak perlu kau mencari simpatiku seperti ini. Aku tidak percaya kalian akan menunjukan kebaikan dasar politikus egois!!”


Pistol di hadapannya bergetar, tetapi Roberto Katze tidak mengubah ekspresinya.


Dia menaruh sikunya di atas jendela mobil station wagon itu dan mengintip ke dalam.Si pengemudi menarik pistolnya dan menjaga jarak mereka.


Roberto melanjutkan ucapannya.


“Mari kita bicarakan mengenai masa lalu. Sebelum meninggal, ayahku selalu memeberitahuku agar aku menjadi orang yang kuat.Ayahku adalah seorang pemabuk yang menganggur, tetapi matanya selalu berapi-api tiap kali dia mengucapkannya pada ku.”


“Apa maksud dari-?”


“Kata-katanya mendorongku untuk menjadi sekuat mungkin.Dan begitulah bagaimana aku bisa menjadi seperti sekarang, sebagai presiden dari Amerika Serikat.”


Roberto Katze tersenyum kecil dan menatap mata penyerangnya.


“Sekarang aku punya sebuah pertanyaan untuk mu, tuan. Apa kau pikir orang kuat yang aku impikan adalah seseorang yang akan mengikuti perintah yang tidak manusiawi hanya untuk menyelamatkan dirinya sendiri? Apa kau pikir dia adalah orang yang hanya memperkuat dirinya dengan pangkat dan pengaruh politik tetapi ketakutan saat ditodongkan sepucuk pistol? Apakah kau pikir mimpiku adalah menjadi seorang pengecut yang akan ketakutan dengan sebutir peluru hingga dia akan meninggalkan seorang anak kecil yang disandera?”


Pada saat itu juga, si penyerang kehilangan kesadaran akan situasinya.


Dia telah lupa bahwa dia memiliki sepucuk pistol dan mengendalikan situasi.


“Coba jawab aku, tuan.”


Dia hanya bisa mendengar kata-kata dari presiden Roberto Katze.


“Kira-kira apa yang akan dilakukan orang kuat yang aku impikan akan lakukan bila dia ada dalam suatu situasi yang membuatnya marah hingga ke lubuk hatinya yang terdalam?”



Part 12[edit]


(10 November – Oahu – Kendaran pemerintahan – dari kamera di dalam kendaraan)


Di dalam kendaraan yang mewah itu, terdepat lemari pendingin yang berisikan ‘sampanye’ dingin, tetapi Roseline Krackhart tidak mengonsumsinya sama sekali. Beberapa kali dia mencoba meraih pintu lemari pendingin itu tetapi pandangan mata para sekretarisnya mengingatkan dia bahwa dia sedang dalam urusan resmi. Dalam kendaraan mewah itu juga terdapat sofa yang terbuat dari kulit yang mengelilingi bagian dalam mobil itu dan juga terdapat sebuah meja yang Nampak mahal di tengahnya. Roseline meraih sebuah majalah di meja itu tetapi dia segera melemparnya setelah dia melihat foto besar sang presiden di sampul depan majalah itu.


Salah seorang sekretaris menangkap majalah itu dan tanpa sengaja melihat halaman yang terbuka.


“Apa ini benar? Katanya, ayahnya meninggal karena kanker, jadi dia berencana akan merobak seluruh sistem medis jadi tidak ada lagi yang akan direpotkan dengan sistem yang lama.”


“Tentu saja tidak. Dia hanya membual seperti biasa.Kenyataannya, jika kau hitung segala ucapannya, ayahnya pernah meninggal lebih dari 80 kali.Aku berencana akan merayakannya bila ayahnya meninggal untuk yang ke 100 kali.”



Part 13[edit]


(10 November – Oahu – Pinggi pantai - dari kamera di pinggir jalan untuk memantau batas kecepatan kendaraan.)


Si penyerang menurunkan senjatanya dengan tangan yang bergetar.


Sang presiden tidak mengeluarkan senjata yang lebih kuat ataupun melakukan sesuatu kepadanya.


Dia hanya berbicara kepadanya.


Kata-katanya memiliki kekuatan yang sukup kuat untuk membelalakan mata si penyerang dan menghilangkan niatannya untuk membunuh.


“Apa..?”


“Akan kukatakan sekali lagi, jika kau berani bertaruh kepada kemungkinan 1% itu, mengapa tidak kita coba selamatkan gadis itu daripada mengikuti apa yang mereka katakana?”


“Kau berbohong. Kau hanya mengatakan apa yang perlu kau katakan untuk menyelamatkan hidupmu.”


“Kita masih punya kesempatan.” Kata-kata sang presiden menghilangkan segala keraguan si penyerang. “Aku sudah pernah bertemu dengan mereka di pusat. Ada yang berbeda denganmu dan mereka yang pernah kutemui.”


Penyerang yang sebenarnya sudah menyusup kedalam gedung putih, senat, dewan, militer, dan instansi lainnya.


“Pandangan matamu,” ucap sang presiden. “Orang-orang yang mencurigakan yang pernah kutemui… aku tidak terlalu paham bagaimana menjelaskannya, tetapi ada yang aneh dengan pandangan mata mereka. Pada saat itulah aku menyadarinya.Aku menyadarinya ketika aku sedang menyusun aturan dasar dari undang-undang perlindungan finansial darurat.”


“Pandangan mereka?”


“Agen rahasia, sekretaris keduaku, wartawan di konferensi pers…bahkan si wanita tukang bersih-bersih.Bukan hanya satu atau dua orang saja.Ini juga bukan masalah pekerjaan, ras, umur, ideology, maupun agama. Hal yang sama dari mereka adalah pandangan mata mereka. Tidak ada seorangpun yang pernah menatapku dalam waktu yang lama, tapi rasanya seperti ada yang sedang mengawasi secara terus menerus.Dan jumlah mereka terus bertambah hingga tak terhitung.Gedung putih sudah dipenuhi dengan orang-orang aneh itu.”


Sang presiden tidak begitu mengerti mengenai sihir, jadi dia tidak tahu bahwa sejumlah besat musuh telah dipersiapkan atau orang yang dikendalikan telah digantikan tergantung dengan situasinya.Yang dia sadari adalah jumlah orang yang berbahaya semakin bertambah.


Besar kemungkinannya bagi seseorang yang pernah ditemui walau hanya sesaat akan menjadi lebih berbahaya. Bahkan bagi orang-orang yang kemungkinan tidak akan pernah melakukan hal buruk.


“…apakah pandangan mereka terlihat hampa dengan raut wajah yang tidak dapat dibaca?”


“Tuan, apakah keponakanmu terlihat seperti itu?”


“Dia memang terlihat seperti itu dalam keadaan yang linglung.”


“Roberto Katze menghela nafas dalam ketika mendengar itu.


“Berbagai kenyataan memang begitu menyakitkan tuan, jadi aku menghubungi beberapa orang di luar Gedung Putih untuk menginvestigasi situasinya dan berurusan dengannya jika diperlukan. Namun, itulah bagaimana aku menemukan orang-orang yang mencurigakan, yang nyatanya, tidak hanya berada di dalam Gedung Putih. Mereka juga bersembunyi di dalam NSA dan CIA serta jumlah orang-orang yang mengerjakan pekerjaan ‘berbahaya ‘ ini tumbuh terus setiap tahunnya. Dan mereka telah mengakses informasi rahasia pada emicu dengan menggunakan jaringan pemerintah,” terang si presiden. “Aku tidak tahu jenis teknologi apa yang digunakan di balik semua ini oleh orang-orang itu, tetapi dia bias mengendalikan seseorang. Dan sepertinya, orang yang mengendalikan ini mampu mengumpulkan informasi melalui mata si korbannya.”


Investiganya dengan menggunakan Imperial Package telah mengungkapkan bahkan sebuah laboratorium penelitian rudal dan anggota kru penyelam nuklir telah mencoba untuk mengakses informasi pada Triggernya. Orang-orang di lingkungan yang khusus seperti itu tidak akan mampu menggunakan beberapa benda seperti telepon sesuler, tetapi mereka harusnya memiliki beberapa cara untuk mengumpulkan informasi melalui orang yang dikendalikannya. Semua fakta ini menuntun si presiden untuk mempercayai bahwa orang ini secara langsung terhubung ke indera seseorang, dan bukan menggunakan semacam alat komunikasi canggih tertentu.


“Inilah dimana ketika peluang kita membodohi kita sendiri, tuan.” Kata Roberto. “Jika kau sedang sepenuhnya dikendalikan, kau tidak bias menyembunyikan sesuatu pun terhadap orang yang mengendalikanmu. Namun, kau berbeda. Karena kau adalah manusia normal yang ‘dikendalikan’ karena ada orang kesayanganmu yang disandera. Dengan begini, seseorang yang mengendalikanmu tidak mungkin mengorek segala macam informasi darimu. Kita bias menggunakan kesempatan ini untuk melampaui pertahanan orang tersebut dan mungkin saja kita bias memberikannya suatu serangan kejutan.”



Part 14[edit]


(10 November – Oahu – Green café Iwamaki – Dari kemera dari tablet terminal yang dipasang di meja)


“Dan itulah semua yang akan kita dulang jika semuanya berjalan dengan baik.”


Kamijou mendengarkan ceramah Birdway melalui ponsel.


Mereka juga merencanakan untuk menyerang balik dengan menggunakan orang biasa yang dipaksa untuk bertarung, tapi…….


“Karena pria itu bias menyerangku dengan mudah, si penyihir yang memerintahkan dia pastinya telah berencana untuk mendeteksi tempat kita. Ini mungkin juga berarti dia tahu ketika penyerang miliknya itu gagal dan, oleh sebabitu, di saat sanderanya tidak lagi dibutuhkan…… Berkat kemungkinan ini, monster berambut putih yang sejak tadi bersamaku ini merubah mood-nya menjadi buruk. Dia sungguh pahlawan.”


“Apa……..Apapun itu, oran gini menggunakan sihir untuk mengendalikan orang lain di sekitarnya kan? Jadi, apakah dia mengirimkan beberapa pengintai?”


“Aku harusnya sudah menyadari keberadaan orang-orang seperti itu. Karena aku bias mendeteksi hawa-hawa sihir,” sela Birdway. “Dan dalam jangkauan sejauh apa kau piker dia akan mengirimkan pengintainya? Dan bagaimana dia tahu aku sudah tiba di shopping mal? Atau kau sedang mencoba untuk mengatkan bahwa pengintai-pengintai ini disebarkan di seluruh kawasan Kepulauan Hawaii?”


“……….Dapatkah dia menggunakan jaringan informasi, selain menggunakan sihir murni?”


“Aku akan bilang bahwa paling tidak dia bermaksud untuk meliputi seluruh kawasan Oahu atau memindai seluruh kepulauan Hawaii. Itu juga merupakan sesuatu yang tidak dapat dideteksi oleh keterampilan sihirku…..”


“Jaringan pengawasan menggunkan sesuatu yang bukan sihir…..? Jadi itu berarti sesuatu dari sisi ilmu pengetahuan, kan?”


Kamijou melihat pada pojok langit-langit bangunan tempatnya berada.”


“………Seperti kamera, misalnya…………”


“Kalau begini terus, kita perlu melancarkan tindakan balasan.”


Birdway memberikan beberapa instruksi.


Kamijou mengangguk.


“Akulah orang yang menginginkan pendapatmu. Bagaimanapun juga, ini lebih dari hanya sekedar peristiwa yang melibatkan sisi ilmu pengetahuan,” balas Birdway.


Tak peduli apa situasinya, mereka tak punya pilihan selain maju terus.


“……..Dan apakah kita benar-benar bias mendapatkan orang-orang yang terlibat dalam semua urusan ini?” Tanya Kamijou dengan hati-hati. “Bahkan jika mereka mengacungkan pistolnya ke kepala kita, mereka hanyalah manusia biasa yang sanderanya telah diambil. Dapatkah mereka benar-benar unggul dalam suatu pertarungan sihir yang sesungguhnya?”


"Jika kita akan membawa Gremlin keluar dari persembunyiannya, kita harus mengalahkan penyihir yang dapat mengontrol orang ini terlebih dahulu. Dan mengingat betapa mudah aku diserang, cukup masuk akal untuk mengasumsikan bahwa mereka sudah tahu apa yang kita lihat seperti sampai batas tertentu. Itu berarti kesempatan terbaik kita adalah mendapatkan bantuan orang-orang yang berada di tempat yang menjadi titik buta bagi mereka, " kata Birdway. "Selain itu, para sandera akan dibunuh jika kita tidak melakukan apapun. Untuk menjaga rahasia, penyihir yang menggunakan identitas sandera sebagai ancaman kemungkinan akan melenyapkan sanderanya pada akhirnya. Bahkan, dia bisa membunuh dua burung dengan satu batu dengan memberikan senjata kepada sandera mereka dan mengatakan kepada mereka untuk membunuh rekan mereka yang lain. "



"Sialan," kutuk Kamijou.


Ketika mereka mendengarkan melalui speakerphone, ekspresi Hamazura menjadi suram dan Kuroyoru Umidori hanya tampak bosan.


"... Apa yang harus kita lakukan?"


“Sebelum pertempuran ini berlangsung, aku ingin kau untuk menemukan orang normal yang bertarung hanya karena rekan mereka menjadi sandera, sebisa yang kalian mampu. Masih banyak orang yang berada pada sisi kita, semakin baik. Dan juga, jika kita mengetahui seberapa banyak orang yang seperti itu, maka kita juga akan mengetahui seberapa banyak sandera yang harus kita selamatkan.”


“Tetapi bagaimana caranya?” Kamijou mengerutkan dahinya. “Tidak sepertimu, aku tidak bisa merasakan suatu hawa sihir sekalipun.”


“Tak perlu kahawatir tentang hal itu,” Birdway langsung membalasnya. “Aku baru saja diserang. Kita bisa mengasumsi bahwa mereka tahu siapa saja yang berada di ‘pihak Kamijou’. Dan juga, mereka tahu kau masih hidup karena pengintaian yang dilakukan oleh Radiosonde Castle sebelumnya, dan kita sudah melihat suatu serangan balasan dari mereka dengan bersama-sama, khususnya bagimu….. Paling tidak, kita tahu bahwa musuh akan selalu berada di dekatmu.”


Di saat bulu kuduk Kamijou Touma terangkat, dia mendengar suatu jeritan.


Pintu depan didobrak dan sejumlah besar pria dengan menggenggap pistol memasuki ruangan sembari menatapnya.


Kamijou melompat ke lantai dengan membawa tubuh kecil Kuroyoru bersamanya. LEbih lambar bereaksi, Hamazura langsung saja naik ke tempat partisi yang berada lebih tinggi 30 cm darinya. Seketika setelah itu, dentuman senjata api saling berderu.



Part 15[edit]


(10 November – Oahu – Area Merokok di dalam Pusat Perbelanjaan Coral Strret – Dari kamera di ponsel penyihir)


Sepuluh menit telah berlalu semenjak si penyihir mendengarkan suara tembakan api.


Namun, dia belum menerima suatu panggilan pun dan si pemarah ini khawatir tentang anak-anaknya yan gtak kunjung kembali.


“(…..Apakah mereka ditembak oleh polisi?)” piker si penyihir.


Dia menarik ponselnya dari kantongnya dan berbicara sembari mengoperasikan posnelnya itu dengan ibu jarinya.


Dia berbicara pada sandera yang tak bergerak.


Keempat bocah itu sedang dikandalikan oleh penyihir dan setiap dari mereka belum genap berusia 10 tahun.


“Oke, semuanya, dengarkan apa yang harus aku katakana,” ujarnya dengan nada suar yang seperti guru pemandu suatu study tour. Kemudian dia membuka tasnya dan mengeluarkan pistol 9mm. “Para orang dewasa yang sedang berjalan si luar adalah sangat berbahaya, tetapi kalian semua akan aman selama kalian memiliki ‘bel peringatan’ ini. Para orang dewasa yang mengerikan itu akan lari tunggang langgang jika mereka mendengarkan kebisingan dari bel-bel ini. Jika mereka menemukanmu, cukup acungkan belmu ke arah mereka dan nyalakan. Apakah kalian mengerti?”


Kemudia dia meraih sebuah tas belanja yang dipenuhi dengan peledak yang mirip dengan tanah lempung. Dia menempelkan electrode medis yang diperpanjang dari tasnya ke pinggang para bocah itu sembari lanjut bicara dengan senyum besar di wajahnya.


“Dan ini adalah peralatan GPS kalian. Dengan ini, aka bisa mengawasi diamana letak kalian bahkan jika para orang dewasa itu menangkap kalian, aku akan dating untuk menyelamatkan kalian jika kalian menekan tombol rahasia alat ini dan itu akan memberiku informasi dimana posisi kalian. Jadi sungguh pastikan mereka tidak mematikan peralatan GPS milik kalian ini.”


Dia menggunakan metode yang sama ketika menyerang Edward Torke di hotel Oahu.


Dia mengendalikan mereka dengan membuat semacam penyimpangan pada pemikiran mereka.


Dari sudut pandang pihak ketiga, dia sedang mengatakan pada mereka untuk melakukan sesuatu yang jauh berada di luar nalar, tetapi tak satupun dari anak-anak ini menyadarinya. Para bocah ini hanya melihat pistol dan peledak itu dengan tatapan yang sama ketika mereka mendapatkan mainan baru dan tidak tahu bagaiamana cara memainkannya.


Si penyihir tersenyum tipis.


Paling tidak, Leivinia Birdway berada pada pusat perbelanjaan.


Bahkan jika dia hanya perlu meloloskan diri dan menjauh darinya dengan aman, si penyihir menginginkan untuk menciptakan suatu keributan besar sebelum dia pergi.


Masalahnya sekarang adlaah posisinya.


Pusat perbelanjaan itu memiliki 7 pintu keluar dan si penyihir memiliki peluang untuk dicegat bahkan jika keadaannya berada dalam suatu kekacauan, jika dia tak sengaja mengarah ke Birdway.


Untuk menjegahnya, dia harus menghubungi rekannya dan mengetahui dimana letak sebenarnya dari si musuh.


Namun………………


“…….?”


Si penyihir mengerutkan dahinya saat menempelkan ponsel ke telinganya.


Dia melihat layar kecil ponselnya dan terlihat kebingungan.


“Tak ada sinyal?”


Segera setelah itu, seorang pria yang memegang pistol menembakkan pelurunya melalui jendela tempat merokok itu.


Itu adalah pria malang yang dia telah kendalikan dengan menggunakan para sandera.



Part 16[edit]


(10 November – Oahu – Pusat Perbelanjaan coral Street – Dekat dengan pintu masuk sebelah timur – Dari CCD kamera pada laptop milik seorang turis)


Misaka Mikoto dan Misaka WORST sedang bergegas melalui pusat perbelanjaan itu.


Percikan bunga api berwarna putih saling bersautan dari poni kedua gadis ini. Karena mereka telah menduga bahwa musuh memantau pergerakan mereka melalui kamera, mereka mengacaukan sinyal wireless-nya.


“Dahhhh!! Aku tak tahan lagi…… Kita akhirnya mendapatkan kontak dari mereka dan itu hanyalah suatu perintah untuk mengacaukan sinyal. Dan untuk menyelamatkan keluarga pria yang menyerang mereka dengan pistol tapi peluru-pelurunya ditangkis oleh kekuatan seorang gadis cyborg?......... Si tolol itu benar-benar membuatku harus bersabar. Kita dating dengan susah payah ke Hawaii, jadi tidak bisakah kita melakukan sesuatu hal yang lebih menarik daripada hanya sekedar berkelahi?” protes Mikoto.


“Hmmmm? Karena kau hanya menatap toko pakaian renang dengan pandangan hampa, bagaimana jika kau nasehati dirimu sendiri saja? Mungkin kau ambil oengumban itu. Atau bagaimana dengan bikini mini? Atau pakaian renang Gaya Brazil? Misaka dengar ada beberapa kostum renang yang berbentuk I pada bagian depan dan berbentuk O pada bagian belakangnya.”


“Gwaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh!!! Apakah di Negara ini ada aturan bahwa semakin sedikit bahan pakaian yang kau pakai, maka semakin baik penampilanmu!!??”


“Tetapi jika Misaka memakai slingshot, itu akan curang karena payudaranya akan membuat celah seperti jembatan diantara pakaian dan tubuhnya. Tapi untukmu, onee-tama, itu akan tidak berbeda dengan membalutkan perban ke seluruh tubumu…..”


“Jika kau mengatakan satu kata lagi, aku akan melepaskan Rail-Shotgun yang tak pernah kau lihat sebelumnya padamu!!”


“……..Misaka tidak merasa terlalu terancam ketika kau mengatakan hal itu sembari memegang tas belanja dari Cupid Arrow.”


“Bhph!!”


“Dan Miska tidak akan merespon pada reaksi yang berlebihan pula. Misaka sedikit khawatir kepada seorang pria dengan electrode tertentu. Tetapi di sisi lain, sebuah malfungsi akan menjadi sesuatu yang menarik tentunya, jadi Misaka akan habis-habisan dengan mengacaukan sinyal-sinyal ini!!”



Part 17[edit]


(10 November – Oahu – Tempat merokok di dalam Pusat Perbelanjaan Coral Street – Dari kamera pengawas)

Bibir si penyihir terkaku sedikit.


Dia telah memandang rendah umpan-umpannya sebagai tak lebih dari manusia biasa dan telah berencana untuk membuang mereka bersama-sama dengan sanderanya, jadi ketika orang-orang itu dia lihat tak lebih dari seekor lalat yang menodongkan pistol ke arahnya, dia hanya menyeringai.


“Kau bodoh. Ini hanya mempercepat rencanaku!!”


Si penyihir menjentikkan jarinya. Para sandera – para bocah yang berbaris bagaikan barang simpanan di gudang – mulai bergerak. Dengan tas yang menggantung dari pundaknya, mereka mengalihkan pistol di tangannya ke arah keluarganya.


Terdengar suara tembakan.


Namun, tak terjadi tragedi sama sekali di sana.


Tepat sesaat sebelum tembakan terjadi, langit-langit mal itu runtuh. Seseorang yang meruntuhkannya adlaah Accelerator. Dan dia tidak berhenti di sana. Dia mengendalikan vector pada momentum badannya sendiri untuk memberikannya kecepatan bergerak layaknya manusia super dan menendang tas yang menggantung dari pundak si penyihir, dan mengirimnya jauh.


Beberapa bocah membuat gerakan seolah-olah mereka mencoba menggosok sisi mereka dengan lengan bagian atas, tetapi mereka tidak tepat waktu.


Ledakannya sudah terpantik, memancarkan raungan ledakan api yang besar, tetapi mereka berada di jarak yang cukup jauh dan ledakannya hanya mengguncang seisi bangunan.


“…..Jadi kau telah mengatur mereka untuk menyebarkan kerusakan sebisa mungkin dengan menggunakan pistol dan kemudian meledakkan mereka bersmaan ketika mereka sudah mati. Kami meneliti bagaimana kau melakukan pekerjaanmu, bajingan.”


Si penyihir telah menuju ke pintu keluar.


Namun, Kamijou dan Hamazura dating dengan berlari melalui dua gerbang penumpang yang menghubungkan semua lantai.


‘(Ini buruk.)”


Si penyihir memiliki perasaan buruk.


Namun, itu bukan karena mereka berada di sana.


“(Aku masih tak tahu letak Birdway. Bahkan jika aku berhasil kabur diantara kekacauan ini, ini bisa menjadi sangat buruk ketika dia menungguku di suatu tempat dan mencegatku di sana….!)”


Di saat dia kembali di pojok area merokok, si penyihir merasakan adanya keringat yang mengalir melalui hidungnya.


Tentu saja, dia tidak akan membiarkan dirinya sendiri dihabisi di sana.


Si penyihir melihat orang normal tanpa ragu membidiknya dengan sepucuk pistol dan bersiap untuk menarik pelatuknya, tetapi itu ketika situasinya berubah kembali.


Penyebab berubahnya situasi tersebut adalah ledakan tunggal yang dtaang dari bingkai kamera.



Part 18[edit]


(10 November – Kesalahan kritis)


Suatu penyebab yang tak diketahui asalnya membuat beban berlebih pada FCE.


Pemindaian-sendiri……laporan output selesai.


FCE mulai reboot dengan berkala.



Part 19[edit]


(10November – Oahu – Pusat Perbelanjaan Coral Street – Di depan pengunci koin – Diambil dari kamera keamanan)


Kamijou Touma dan Accelerator telah melompat ke tempat yang sama, di dekat area merokok. Secara bersama, mereka telah mendorong sandera ke area yang sama dengannya.


“Apa yang terjadi dengan Hamazura!!??” Tanya Kamijou.


“Dia melompat ke pintu keluar yang lain. Dia bersama-sama dengan keluarga sandera. Lebih pentingnya, apa sih itu tadi!!?? Betapa bodo si idiot yang ikut campur semua ini!!”


Suara laogam digaruk bisa terdengar dari balik asap.


Kamijou mencoba menyibak asap itu, tetapi Accelerator mencengkram tengkuknya.


Segera setelah itu, suara tembakan terdengar.


Itu adalah suara tembakan pistol. Suara ledakannya lebih dalam dan berkesinambungan. Itu sepertinya berasal dari suara senapan serbu atau sejenisnya.


Yang berarti…………


“Ini bukan lagi peralatan dari sisi gaib….” Gumam Accelerator. “Ini adalah pekerjaan untukku. Kau bawa bocah-bocah itu dan keluar dari sini.”


“Hei……..!”


“Aku tidak berencana berkelahi dalam baku tembak senjata api dengan para bocah yang masih berada di sekitarku. Dan kekuatanmu tidak berguna menghadapi tembakan peluru, kan?”


Salah satu bocah yang diselamatkan Kamijou dan Accelerator mulai bertindak berbeda dari sebelumnya. Dia menatap kosong ke arah kekacauan ini seolah-olah tidak tidak paham apa yang sedang terjadi di sini. Kesadaran mereka tampaknya karena tangan kanan Kamijou yang menyentuh tubuhnya, sehingga beberapa mantra harusnya telah lepas.


Accelerator berkata tanpa menoleh.


“Aku sangat cocok dengan pertempuran macam ini, jadi kau, bergegaslah dan pergi dari sini.”


“…..Aku berhutang padamu. Jangan biarkan dirimu dikalahkan dengan mudah.”


Setelah mengatakan itu, Kamijou dengan enteng menyentuh dahi setiap sandera yang sebelumnya masih berada dalam pengaruh mantra si penyihir. Seketika itupun para bocah itu mendapatkan kembali kesadarannya. Bersama dengan mereka, Kamijou mulai meninggalkan tempat itu dan para penyerang yang dating dari balik dinding asap yang mencoba menangkapnya.


Namun, Accelerator lebih memilih berhadapan dengan mereka.


“Ini mungkin sedikit kurang adil, tapi kita di sini mencoba menggunakan orang yang tepat pada pekerjaan yang tepat.”



Part 20[edit]


(10 November – Oahu – Pusat Perbelanjaan Coral Street – Sisi sebelah timur lanyai 1 – Diambil dari kamera smartphone milik seorang turis)


Ledakan dan tembakan menyebabkan kepanikan luar biasa di dalam pusat perbelanjaan itu. Tak ada yang cukup bodoh untuk mencoba menengok apa yang sedang terjadi. Semua orang merasakan situasi krisis dan mencoba untuk pergi ke pintu keluar pada saat yang bersamaan. Namun, terlalu banyak orang, jadi ada tumpukan manusia di sekitar pintu keluar, semuanya saling berdesakan.


Mark, salah seorang bawahan Birdway yang mengenakan setelah serba hitam, menanyai tuannya suatu pertanyaan.


“Apakah kau piker semuanya baik-baik saja?”


“Di saat baku tembak tidak berhenti, tentu aja, pertempuran masih berlanjut. Yah, penyihir itu sudah menyeret orang lain untuk terlibat dalam upayanya sambil menganggap semuanya remeh. Itu sangat membuatku ingin menghajarnya. Tak mendapatkan laporan terbaru dari kawan-kawan memanglah sangat menyebalkan. Meskipun demikian, aku begitu berterimakasih pada teknologi yang dinamakan telpon seluler ini,” dia mengatakannya dengan ringan. “Alasan utama aku ingin menang di atas manusia biasa adalah untuk memberikan ide yang baik mengenai darimana asal penyihir itu, tetpai aku tidak pernah mengira jikalau dia juga berada di pusat perbelanjaan yang sama sepertiku. Untunya, tampaknya serangan dari berbagai penjuru cukuplah efektif, sehingga membuat semua ini lebih mudah.”


“Tetapi bahkan jika kau membuat orang-orang terkirim ke pintu – pintu keluar terdekat, masihlah ada peluang si penyihir ini terselip di antara kerumunan turis dan kabur begitu saja.”


“Aku hanya cukup mengikuti aliran hawa sihirnya. Dengan begitu, dia tak bisa lagi berbaur dengan kerumunan orang.”


“Dan jika dia menyamarkan kekuatan sihirnya?”


“Tak mungkin. Ini bukan merupakan area aman baginya, sehingga logikanya dia akan terus memasang kekuatan sihirnya untuk berjaga-jaga. Ketika suatu serangan kejut datang kapanpun, dia akan membentuk pertahanannya sehingga dia bisa berurusan dengan serangan-serangan itu. Bahkan jikalau dia tahu menyamarkan sihir akan berakibat fatal, dia akan lebih takut krtika tidak sama sekali terlindung dengan sihir.”


Menganggap bahwa penyihir yang hendak ditangkapnya ini adalah tipe yang bisa mengendalikan seseorang, Birdway mempertimbangkan bahwa dia akan tanpa ragu melarikan diri ketika penyerangnya menyerbunya.


Dengan demikian, Birdway menunggu di salah satu pintu keluar untuk menanti penyihir ini menampakkan batang hidungnya.


“Hm?”


Birdway mengerutkan keningnya ketika sepintas melirik ke salah satu orang di tengah kerumunan.


“Apa yang sedang dilakukan orang se-terkenal itu di sini?”



Part 21[edit]


(10 November – Oahu – Pusat Perbelanjaan Coral Street – Di depan pengunci koin – Diambil dari kamera pengawas)


Sebuah grup bersenjata yang terdiri dari 5 orang melangkah maju di hadapan Accelerator.


Mereka terbalut seragam militer khusus yang berwarna sepenuhnya perak dari ujung kepala sampai ujung kaki. Permukaan seragam itu berkilau seperti permukaan CD. Wajah mereka tidak bisa terlihat, tetapi Accelerator bisa menduka dari lekuk tubuh mereka bahwa 3 dari mereka adalah pria dan 2 sisanya adalah wanita. Mereka semua dipersenjatai dengan senapan serbu khusus. Tambahannya, yang pria memiliki senjata tanpa recoil yang menggantung dari pundaknya dan yang wanita peralatan pengumpul-intelegensi seperti mikropon yang sangat detail dan sekop fiber yang menggantung di pinggangnya.


“(….Cih, apakah mereka berasal dari GREMLIN? Seragam –seragam itu lebih mirip kostum untuk berkamuflase dari tangkapan sinyal radar, daripada kostum untuk melawan seseorang.)”


Mereka tak mengungkapkan sepatah kata pun.


Salah seorang pria menodongkan senapannya dan tanpa ragu menembakkannya.


Namun, Accelerator memiliki refleksinya.


Pria yang baru saja menembak malah terkena pelurunya sendiri dan begitu saja tersungkur di tanah, tetapi anehnya keempat lainnya sama sekali tidak menunjukkan rasa cemas atau iba melihat rekannya yang tumbang.


Mereka melakukan aksi yang terpisah, bukannya bekerjasama.


“(…..Apakah mereka hanya menguji, apakah aku bisa melakukan refleksi vector?)”


Dia telah mengabaikan kerusakan yang bakal mereka derita pada tingkatan perorangan dan membuat perhitungan dengan mengorbankan salah seorang diantara mereka untuk mengetahui kemampuan musuh sehingga kerusakan pada tahapan kelompok bisa dihindari.


Itu sungguh membuat Sang Nomor Satu jengkel, tapi itu tidak merubah apa yang dia harus lakukan.


Dia mengendalikan vector dari kekuatan di kakinya untuk menyerbu kedepan dengan meledak-ledak. Penyebuan telah dimulai. Tak peduli apa yang musuh pikirkan atau bagaimana pergerakan mereka, refleksi vector milik Accelerator terlalu efektif ketika melawan senjata yang berbasis peluru atau ledakan. Para penyerang ini tidak akan bisa melakukan sesuatu pun untuk melawan si Nomor Satu sembari dia melibas mereka.


Tetapi……….


Tak butuh waktu lama, kini tinggal seorang saja tersisa.


Seketika Accelerator hendak menggerakkan jarinya, darah merah segar terpancar dari lengan kanan pria berambut putih ini.


“……..Ah?”


Tak ada sebutir peluru pun yang luput dari refleksi Accelerator.


Accelerator seharusnya tidak bisa tergores sedikit pun walaupun musuhnya menggunakan gas atau bahkan bom senjata biologis.


Ini disebabkan oleh ganggunan non-eksternal.


Itu dia, tubuhnya sedang dihancurkan dari dalam, bukannya dari luar.


Penyerang yang terakhir melompat ke samping dan Accelerator tak mampu membenarkan gerakannya. Dia terbanting ke dinding. Darahnya mengecat tembok itu, sampai-sampai dia masih tak percaya jikalau warna tembok itu tadi tak berwarna merah.


Masih bersandar di tembok, Accelerator berkata, “Tidak…………mungkin…………..”


“Satu fakta terdapat pada setiap esper di dunia ini,” kata si wanita sembari dia mengacungkan senapannya. “Ketika esper yang diciptakan secara ilmu pengetahuan menggunakan sihir, mereka akan menderita suatu efek khusus.”


“……Kau……..adalah……….seorang……….penyihir………..”


Accelerator mencoba berteriak, namun gumpalan darah segar menghalangi tengoorokannya dan juga suaranya.


Pergerakan para penyerang. Cara mereka melarikan diri. Waktu dikala mereka diringkus.


Itu semua sudah diperhitungkan untuk memastikan aksi Accelerator – untuk dengan sengaja membuat si esper memakai sihir, walaupun dia tidak menyadarinya.


Spesifikasi sihir yang digunakan bukanlah masalah.


Sihirnya mungkin adalah sesuatu yang tidak beguna seperti mengeluarkan cahaya pucat dari ujung jari atau bahkan membuat sesuatu yang begitu sepele sehingga tak bisa disaksikan oleh mata. Selemah atau se-sepele apapun itu, sihir tetaplah sihir, dan ketika esper menggunakannya, maka fatal akibatnya.


Accelerator berhasil menyadari itu, tetapi kesadarannya juga semakin kabur.


Dia pernah menggunakan sesuatu seperti sihir tempo hari, tetapi di waktu itu dia memperhitungkan semuanya dengan detail sembari memeriksa batasan kemampuannya, dan kali ini, semuanya berbeda.


Dan kekuatan esper tertentu diciptakan semata-mata dari fungsi otak.


Kesadarannya yang semakin meredup menurunkan kemampuan perhitungannya yang akan berefek pada pengendalian dunia fisik makro yang dia bisa lihat.


Sederhananya……….dia mulai kehilangan kekuatannya.


Si wanita yang wajahnya tak terlihat menempatkan jarinya pada pelatuk senapan.


“Nama GREMLIN berasal dari cerita peri gaib yang menyebabkan kerusakan fungsi dari sebuah mesin ilmiah. Sudahkah kau memikirkan apa artinya itu?”


Segera setelah itu, sudara derang tembakan terdengar.


Aliran darah mengambang-ngambang di udara. Suara tumbukan tubuh yang roboh ke lantai bisa terdengar. Darah merah gelap menggenangi tubuh yang tergeletak di lantai itu.


Namun, itu bukan tubuh Accelerator.


Itu adalah tubuh si wanita yang tanpa sadar ditembak dari samping.


Bahkan ketika dia terbaring di lantai, dia masih menggenggam senapannya dengan satu tangan. Dia dengan membabi buta menembaki ke arah dari mana peluru yang menembus tubunya berasal.


Tapi……………


“Itu tidak akan menghentikannya, nona. Kau tidak akan mengenai sesuatu dengan menembak ngawur seperti itu. Kesetabilan adalah lebih penting daripada jarak. Tak peduli, seberapa bagus senjata yang kau punyai, kau masih bisa luput pada jarak 10 meter dengan keadaan yang menyedihkan seperti itu,” kata suara seorang pria yang begitu dalam.


Dua kali tembakan senjata api berderang dan lubang berwarna merah gelap terbentuk di pundak kanan si wanita. Senapannya akhirnya lepas dari tangannya dan perlawanannya hanya berakhir dengan rintihan.


“Bahkan kau tidak perlu memegang supucuk senapan jika kau tidak bisa mengenai targetmu dengan baik. Apakah kau sedang membiarkan dirimu sendiri terbunuh!!?? Ini adalah Negara terbesar yang memperbolehkan senjata api!!”


“Siapa……….kau……………ini?” Tanya Accelerator kepada si pria pembual.


“Itulah yang ingin kutanyakan kepadamu, wahai pria Jepang. Aku datang susah payah ke sini untuk menyelamatkan anak-anak, tetapi kau mencuri mangasaku itu.”


“Sekali…….lagi………..siapa…………sih…………kau………..ini.”


“Aku sungguh berharap setiap orang menonton berita pagi di TV,” si pria paruh baya ini mengatakannya sambil menghela nafas dan memegang pistolnya. “Aku adalah seorang presiden sialan.”



Part 22[edit]


(10 November – Oahu – Grup Golf Pantai Putih – Diambil dari kamera turis)


Para turis berhamburan keluar dari pusat perbelanjaan kemudian melarikan diri ke pantai dan area terdekat lainnya. Tidak seperti suatu kecelakaan ataupun bencana alam, orang-orang ini mencoba menghindari baku tembak, jadi mereka kebanyakan menuju ke bangunan terdekat untuk bersembunyi.


Normalnya, hanya anggota yang bisa memasuki Grup Golf Pantai Putih, tetapi bentakan para penjaga tidak bisa menghentikan serbuan gelombang manusia. Mereka ragu-ragu untuk menarik pistol mereka yang biasanya digunakan sebagai penanda peringatan dan alat untuk menyelamatkan nyawa orang yang berada dalam ancaman.


Bercampur dengan kerumunan, penyihir GREMLIN mengoperasikan ponselnya.


Setelah bordering beberapa kali, panggilannya akhirnya terhubung.


Tanpa menunggu orang lain di sambungan teleponnya berbicara, penyihir itu menyentak lewat teleponnya.


“Kenapa kau kirim mereka!!?? Mereka dipersiapkan untuk tahapan berikutnya!!”


“Di sisi lain, rencananya harusnya diberhentikan jika saja kau tertangkap tadi,” kata seorang wanita muda dari jalur telepon. “Dan aku mempunyai beberapa hal yang harus dilakukan sembari para musuh masih terfokus kepadamu.”


“Maka………….”


“Mereka sudah mengenali wajahmu. Jika waktu hanyalah satu-satunya permasalahan sebelum para pengejar itu menangkapmu, kita harus memproses bahkan lebih cepat dari rencananya. Dari sini, ini adalah blitzkrieg. Kita harus mengguncang mereka lebih cepat daripada respon mereka.” [Blitzkrieg merupakan suatu strategi militer di mana dengan terbatasnya kemampuan untuk mempersenjatai diri, menghindari suatu eskalasi konflik yang mengarah pada suatu peperangan total dengan meraih keberhasilan-keberhasilan operatif yang segera, Wikipedia]



Part 23[edit]


(10 November – Oahu – Diambil dari kamera kendaraan kereka listrik)


Karena dia tidak tahu kapan rekan-rekan musuh akan kembali dan melukai Accelerator lebih jauh, Presiden Roberto Katze tidak bisa meninggalkan Accelerator dalam posisi seperti itu. Malahan, dia menyeretnya ke bangku penumpang sejenis kereta listrik yang biasa digunakan pada lapangan golf. Dia sebetulnya ingin melihat pertemuan antara sandera dan keluarganya dan juga mengerjai si penyerang lebih lanjut, namun dia tak punya waktu untuk semua itu, jadi dia kemudian begitu saja keretanya.


Kebetulan, mobil sewaannya sudah sepenuhnya tidak bisa berfungsi lagi. Dia mulai mempertimbangkan dengan serius apakah dia harus membayar ongkos sewa, ataukah beli saja mobilnya.


“Ini adalah hal bagus di area turis. Kereta listrik adalah jauh lebih simpel daripada suatu mobil biasa. Kau seharusnya memasukkan angka 4 digit, tetapi kau bisa menjalankan benda ini hanya dengan membuka penutupnya dan menghubungkan kawatnya ke bagian yang terbuka pada circuit board-nya.”


Suatu perusahaan tertentu memiliki beberapa model berbeda dari kereta listrik dan setiapnya memiliki tipe keamanan yang berbed pula, tetapi semuanya menggunakan circuit board yang sama. Tergantung pada model keretanya, bagian elektronik yang berbeda terhubung ke circuit board dan yang lainnya terhubung ke beberapa tempat input. Itulah cara bagaimana setiap produk memiliki ke-khas-an sendiri.


Namun, lubang dari bagian elektrik dan bagian peng-input tidak lagi diperlukan bagi model yang masih ada.


Circuit board yang sederhana diperlukan untuk mengurangi biaya pembuatan, tetapi itu juga berarti sinyal bisa dikirimkan melalui rute mesin yang membuatnya sulit dikendalikan. Sehingga sangat mungkin terjadi kesalahan internal.


Karena hal-hal semacam inilah, si presiden beberapa kali pernah disebut sebagai penipu yang berada pada posisi tinggi, yang melampaui penipu-penipu lainnya sejawatnya. Jika dia tiak berhati-hati, tampaknya sangat mungkin bila Hollywood membuat suatu film berisikan kritik kepadanya.


Accelerator mendecakkan lidahnya sembali menarik nafas dalam-dalam.


“………Jika seandainya kita bisa menculik salah satu penyerang itu, maka harusnya kita sudah mendapatkan beberapa informasi berharga.”


“Itu sangat merepotkan. Aku bukan bintang laga film Hollywood, aku tidak bisa membawa dua orang sekaligus.” Si presiden memberikan senyuman ringan. “Lebih pentingnya, kau perlu melakukan sesuatu terhadap luka-lukamu itu. Aku hanya meminjam ini. Aku ingin benda ini berakhir menjadi kereta keberuntungan yang dirumorkan pernah dikendarai oleh seorang presiden, tapi jika seperti ini keadaannya benda ini hanya akan berakhir dengan menjadi kereta angker yang dilumuri darah sehingga tak satupun orang akan mau mengendarai benda ini lagi. Sebetulnya aku tidak ingin menyebabkan beberapa kesusahan pada pemilik benda ini.”


“Cih.”


“Jika kau membutuhkan sesuatu untuk dijadikan semacam perban atau kain kasa, ambil ini.”


Si presiden meminjaminya sapu tangan. Itu tidak terlihat seperti sapu tangan seorang pria, tetapi itu mungkin bagian dari strateginya agak penampilannya terlihat begitu elegan. Accelerator mengambilnya dengan wajah penuh amarah.


“……Lantas mengapa pakian dalam wanita terselip di dalam benda ini?”


“Ma’af, ma’af. Itu milik seorang wanita karir yang aku temui di bar dua hari yang lalu. Entah bagaimana caranya, dia menyelipkan benda keramat itu ke dalam sakuku.”


Accelerator mengenyahkan pakaian dalam wanita itu dan menatap si presiden dengan jijik.


“Seberapa terlibat dirimu dengan peristiwa ini?”


“Itulah yang ingin aku tahu darimu, wahai pria Jepang. Ini adalah negaraku. Apakah kau menyadari kau seakan-akan sedang berpesta barbekyu daging di halaman seseorang tanpa ijin?”


“………….”


“Baru – baru ini, hal-hal gaib sedang menggelayuti Gedung Putih dan Kongres. Tentakel-tentakel mistisnya telah tersebar sampai ke militer, polisi, dan agen intelejen Negara. Fenomena yang baru saja kau alami itu telah merebak bahkan sampai ke institusi umum. Pada beberapa kasus, itu telah mencapai orang-orang yang memiliki kekuasaan untuk menginvasi Negara orang lain. Bajingan – bajingan yang berada di balik semua kegiatan gaib ini menggunakan manusia hidup untuk secara paksa digabungkan dalam kekuatannya.”


“……..Lebih pastinya….sejauh mana peristiwa magis ini telah menyebar?”


"Siapa yang tahu. Bisa jadi beberapa ratus orang atau bisa juga beberapa ribu terlibat di dalamnya. Ini di luar titik di mana kita dapat memberitahukan hal semacam itu. Apa yang aku tahu adalah sesuatu yang tidak benar di negeri ini. Tidak ada tes yang mudah, sehingga bisa di katakan ini terlalu dibuat-buat sedangkan yang sebenarnya itu sangat sulit. Tempat yang aman sebelumnya, belum tentu akan aman di hari ini. "


"Itukah GREMLIN?"


"Apa itu?"


"Sebuah asosiasi penyihir ...yaitu,suatu kelompok yang menggunakan kekuatan gaib... bersembunyi di sini diHawaii. Sejujurnya, aku sendiri tidak tahu banyak tentang rinciannya. "


"Apakah seseorang dalam kelompok itu memiliki kekuatan untuk mengendalikan orang?"


"Ya."


"... Aku mengerti.Jadi kamu seorang anjing pemburu dari Jepang yang mengejar kelinci hingga ke sini dan kini kami juga mulai menangkap kilasan ekor musuh dari pemandangan kami. "


Tetapi jika apa yang Roberto katakan itu benar, ada kemungkinan pengaruh GREMLIN tidak terbatas di Hawaii.


Ini berarti mereka sudah terpengaruh di seluruh negeri.


Musuh mungkin bisa menggunakan kekuatan militer dan intelijen bangsa ini.


"(Sial… , Birdway. Apakah semua ini tentang kejadian yang mungkin akan terjadi? Jika kamu ingin menghentikan ini,harusnya kamu memulai pergerakan sebelum ini skak mat.)"


Presiden mengoperasikan kemudi saat dia melaju ke jalan bebas hambatan. Kereta elektronik tidak memiliki jendela ataupun dinding, sehingg aanginyang terasa kering berhembus ke mereka.


Accelerator dan Presiden Roberto Katze menghadapi musuh yang sama.


Semua dalam keadaan terhubung.


Accelerator mulai berpikir tentang fakta itu, tapi bergabung dengan presiden tentunya tidak juga akan memberikan mereka kekuatan Amerika itu sendiri. Setelah semuanya, negara itu sudah termakan oleh GREMLIN. Dia memutuskan bergabung dengan Roberto Katze sebagai individu karena itulah kemungkinan terbaik untuk keadaan mereka sekarang.


"Jadi para bajingan pengguna kekuatan gaib ini membentuk kelompok GREMLIN dan mengendalikan orang-orang penting di AS untuk mengambil alih pusat pemerintahan dan militer," kataRoberto.


"Mungkin."


"... Atau itulah yang aku pikirkan."


"Ahn?"


"Jika demikian, apa yang terjadi di sana adalah aneh. Apakah kamu ingat? Gadis itu mengendalikan orang dengankekuatan gaib menggunakan anak-anak sebagai tameng dan setelah itu mereka menargetkan orang biasa. "


"Apakah kamu berbicara tentang bagaimana sekelompok yang tampak seperti tentara profesional memotong jalan yang tengah dilalui? Peralatan merekapun juga aneh. Seragam sepeti-CD itu adalah kamuflase elektronik.Maksudnya itu digunakan untuk melawan sensor berteknologi tinggi, bukannya orang.Tapi aku pikir tidak ada militer yangbenar-benar akan menggunakannya karena mereka semua benci bagaimana bentuk tampilannya. "


"Jika mereka telah merencanakan untuk menggunakan tentara dari awal, tentu mereka akan melakukannya. Aku tidak mengerti mengapa mereka keluar dari jalur itu dan menggunakan orang-orang biasa yang mungkin bisa saja memberontak."


"Namun ternyatasi penyihir tetap menggunakannya."


"Ada sesuatu di sana. Hanya saja kami tidak melihatnya."




Part 24[edit]


(10 November – Oahu – Green Café Iwamaki – Dari terminal kamera tablet yang terpasang di atas meja)


"Kami akan pergi," gumam Birdway sambil menatap papirus. Itu adalah spiritual item otomatis yang dia gunakan untuk menganalisis mantra penyihir. Kamijou, Hamazura, dan Kuroyoru memandangi papirus, tetapi mereka tidak bisa memahami apa yang mereka lihat.


Birdway mengabaikan mereka.


"Dia memang benar dari Gereja Ortodoks Rusia. Mark, ringkaskan data analisis dari papirus dan segera kirimkan itu ke kontak kami ke Gereja Ortodoks Rusia. Tanyakan kepada mereka dengan Sopan jika mereka punya ide tentang apa yang harus kita lakukan. "


"... Apakah kamu sungguh berpikir mereka akan menjawab dengan jujur?"


"Sebagai tempat utama dari Perang Dunia III, Rusia sedang dalam proses pemulihan menggunakan teknologi Academy City dan dana Amerika. GREMLIN lah saat ini perusak hubungan baik mereka. Katakan kepada mereka keterlambatan di pihak kita kemungkinan besar bisa pengaruh pada pemulihan mereka. "


Kamijou memastikan untuk tidak menyentuh spiritual item itu dan bertanya, "Apakah kamu tahu cara kerja sihir…? Adakah titik lemahnya…? "


"Ugh, seseorang tolong jelaskan itu kepadanya."


"Ah, aku mendapatkan respon dari Gereja Ortodoks di Rusia. Ini sangatlah cepat. Bahkan jika ini Khusus untuk pekerja birokrasi, " potong Mark.


"Komentar terakhir itu tentu menyelesaikan tugasmu," kata Birdway sambil menyambar komputer tablet dari Mark. "Nama dia adalah Saronia A. Irivika. 14 tahun. Berasal dari Yekaterinburg. Dia bangga menganggap dirinya orang Eropa dan sangat membenci Rusia yang di sebut bagian dari Asia lebih dari apa pun. Nah, bagian terakhir itu adalah tentang stereotip Rusia seperti yang kamu dapatkan. "


Dia menggunakan jari telunjuk untuk menggulir ke bawah.


"Selama Perang Dunia III,dia dikirim ke Vladivostok untuk menghentikan pasukan Academy City yang mendarat, tetapi itu tidak ada kaitannya dengan invasi terutama yang dilakukan oleh supersonicbombers. Dia menghilang dalam kekacauansaatperang berakhir. Keberadaannya sejak saat itu pun juga tidak diketahui. "


"Mereka".


GREMLIN.


Mereka tercipta dari perang yang tidak di harapkan untuk berakhir.


"Jadi ini kah yang Saronia coba lakukan dengan membatalkan hasil perang sebagai seorang prajurit Rusia ...?" Tanya Hamazura


"Kemungkin begitu ," jawab Birdway sambil kembali mendorong komputer tablet ke Mark. "Setelah itu, apakah GREMLIN mengumpulan orang-orang yang kalah dalam perang ini dan ingin mencoba kembali? Apakah mereka hanya ingin mengulang perang? "


"Aku pikir tujuan pribadi dapat dibilang lebih memiliki prioritas daripada ideologi secara keseluruhan. Kelompok dan individu tentu tidak akan selalu selaras. Akan lebih baik memiliki beberapa tanggapan tentang mereka sebisa yang kita bisa. "


Tiba-tiba, ponsel Kamijou mulai berdering.


Dia menjawab panggilan dan menemukan bahwa itu dari Accelerator.


"Aku tahu apa yang dicari GREMLIN. Tapi aku tidak tahu apa tujuan akhir mereka, namun aku tahu salah satu cara untuk sampai ke sana adalah…. "


"Salah satu cara untuk sampai ke sana?"


Kamijou dengan cepat mengalihkan fungsi ponselnya ke speakerphone sehingga semua orang di sana bisa bergabung dalam percakapan.


Segera seperti yang dia lakukan, Accelerator sampai ke inti masalah.


"GREMLIN tampaknya berusaha mendapatkan ‘Trigger’."


"Trigger ...? Itu masih agak tidak jelas. Apakah itu benda dari sisi ilmu pengetahuan ataukah sisi sihir? "


"Secara teknis, ini disebut sebagai Induksi–Gaya Perangkat Pengontrol Gunung Berapi Aktif Berkala Kecil , bukan kah itu terlalu sulit untuk dikatakan, sehingga mereka menyebutnya ‘Trigger’. Perangkat ini sedang dikembangkan oleh pihak militer Amerika. "


"... Aku tidak suka mendengar nama itu."


"Seperti namanya, itu adalah perangkat yang digunakan untuk mengontrol kegiatan gunung berapi aktif.Benda itu tentu saja tidak bisa menghentikan letusan dari gunung berapi, tapi dengan mendistribusikan energi dari ledakan, kerusakan yang dihasilkan dapat terkontrol.Sederhananya, Kamu dapat menganggapnya sebagai sebuah perangkat yang menggunakan kombinasi khusus dari bahan peledak yang menerapkan srangsangan ke magma di bawah tanah yang secara rekayasa bisa menyebabkan letusan skala kecil. Dengan membiarkan tekanan terlepas bebas sebelum letusan besar terjadi, dengan begitu skenario terburuk pun dapat dihindari. "


Selain longsoran dan aliran piroklastik yang merusak langsung di daerah kaki gunung berapi, jalur udara juga terpotong oleh abu vulkanik dalam beberapa tahun terakhir. Mengingat betapa banyak kerusakan ekonomi dari bencana alam tersebut dan alat ini dapat mencegahnya, itu pasti layak untuk diteliti.


"Kamu mengatakan GREMLIN menggunakan semua itu?"


"Untuk lebih spesifiknya, orang-orang yang dikendalikan oleh GREMLIN tampaknya telah mencari data ‘Trigger’ ini," sembur Accelerator. "Tapi Trigger hanya benar-benar akan berkerja di rangsangan magma yang berada di bawah tanah dan hanya di tempat itu. Namun jika benda itu sengaja digunakan secara tidak benar, besar kemungkinan benda itu juga bisa digunakan sebagai penyebabkan dari letusan besar. "


Jika GREMLIN menggunakan ‘Trigger’, idapat dijamin bahwa mereka berencana untuk menyebabkan letusan besar di beberapa gunung berapi aktif. Karena bagi mereka, itu lah satu-satunya cara Trigger dapat digunakan.


Tapi di mana?


Manakah gunung berapi aktif yang akan diledakkan GREMLIN?


"Kilauea," jawab Accelerator. "Itu merupakan gunung berapi aktif terbesar di pulau Hawaii, sehingga ditempat itulah seharusnya."


"Kilauea, hm?" Gumam Birdway dengan tenang. " lubang bukaan pada puncaknya saja lebih dari satu kilometer dalam ukuran diameter dan tidak hanya lubang bukaan kecil lainnya juga terbaris antara 20 atau 30 kilometer."


"... Trigger adalah sebuah sistem buatan yang mampu menyebabkan letusan gunung berapi, kan?" Tanya Kamijou.


Accelerator mendecakkan lidah dan menjawab.


"Jika GREMLIN menggunakan Trigger, mereka bahkan dapat menyebabkan letusan yang tidak mungkin di sebabkan oleh alam. Dalam kasus terburuk, mungkin mereka bisa saja mengeluarkan lava yang meletus dari semua lubang bukaan secara sekaligus. "


"Kilauea berada di pulau Hawaii dan lebih dari 80% dari luas wilayahnya merupakan pegunungan. Jaringan jalan telah membawa dampak pembangunan ke pegunungan, namun sebagian besar penduduk masih terfokus di beberapa tingkat daerah. "


"Jadi jika Kilauea sampaimeletus dengan serius ... semua lava akan mengalir ke sana ...?"


"Itu hanya akan terjadi jika meletus dengan normal," kata Accelerator. "Jika letusan buatan disebabkan oleh penggunakan Trigger, maka tidak akan berakhir sampai di sana. Kemungkinannya, Kilauea akan memulai reaksi berantai yang akan menyebar melalui koneksi bawah tanah menuju Mauna Loa, Mauna Kea, dan Hualalai, menyebabkan pengununganitu pun ikut meletus juga. Jika itu terjadi ... "


"Yah, semua pulau Hawaii akan disapu bersiholeh lava," kata Birdway dengan mudahnya mengabaikan Kamijou dan Hamazura yang telah terjatuh tanpa mampu berkata-kata. "Jika kamu menambahkan warga dan wisatawan secara bersama-sama, aku kira jumlah korban tewas kemungkinan sekitar 500.000 jiwa.Tentu saja hal ini tidak menyenangkan untuk dipikirkan, akantetapi itulah skala yang mampu di lakukan mereka. "



Chapter 3: Target Dari Larva Yang Menghanguskan — Case_to_War.[edit]

Part 1[edit]


(10 November – Oahu – Jalan Utama – Diambil darikamera di bus umum)


Kamijou, Mikoto, dan Birdway naik ke sebuah bus yang besar.


Hamazura, Misaka WORST, dan Kuroyoru sudah berada di tempat lain.


Kelompok Kamijou dan Kelompok Accelerator saat ini sedang berusaha untuk mencegah penggunaan Trigger yang diambil dari Oahu, sedangkan kelompok Hamazura sedang menyiapkan sebuah garis pertahanan di dekat Kilauea untuk berjaga-jaga.


“Jadi mereka akan membunuh 500.000 orang ,di sebabkan oleh letusan buatan di Kilauea…’’


"... Nnn," erang Mikoto.


"Apakah kamu mempunyai pertanyaan," tanya Birdway sambil menatap ke luar jendela.


"Aku tahu teroris ini sedang merencanakan sesuatu yang sangat mengerikan." Mikoto masih tidak memiliki pemahaman tentang GREMLIN ataupun tentang sihir, jadi bagaimana dia akan mengartikannya. "Tetapi seperti yang kamu katakan bahwa Senat, Rumah Pemerintahan, dan segala macam pekerjaan di dalamnya sedang dikontrol hanya untuk mengumpulkan informasi tentang Trigger kan? Yah, aku kira mereka memiliki seseorang seperti halnya sie Nomor Lima kami..."


"Dia mampu mengontrol beberapa orang sekaligus. Apa pendapat mu?"


"Bukannya itu tampak sedikit tidak langsung? Kemungkinannya aku salah, tetapi jika orang-orang ini memiliki kekuatan untuk mengendalikan mayoritas Kongres AS, tentunya mereka mampu mengubah keadaan negeri tanpa menggunakan kekerasan? "


"Ya, jika ini hanya sekedar masalah tentang Amerika," Birdway menjawab. "Tapi GREMLIN adalah musuh dalam skala yang lebih besar. Jika pandangan mu melampaui Amerika Serikat, apa yang mereka dapatkan tentu jelas lebih daripada ini. "


"Apa yang kamumaksudkan, gadis kecil?"


"Perhatikan sekarang. Trigger itu sendiri dikembangkan di fasilitas penelitian Amerika dan insiden itu sendiri memanfaatkan sebagian besar anggota dari Kongres, militer, polisi, badan intelijen, serta organisasi pemerintah lainnya di Amerika. Jika serangan teror berskala besar ini dilakukan di mana untuk meledakan Kilauea, tentunya kemarahan rakyat tidak hanya ditujukan semata-mata pada teroris saja. Hal ini sangat memungkinkan bahwa mereka juga akan sangat kecewa dengan bagaimana tidak bergunanya aparat pemerintahan Amerika. "


"..."


"Selain itu, Hawaii juga memiliki lebih banyak wisatawan asing di bandingkan penduduk lokal. Sebagian besar korban dalam insiden ini tentunya adalah turis, sehingga masalah ini tidak lagi menjadi permasalahan nasional. Banyak negara, pemerintahan, dan politisi akan bersungguh- sungguh menyelidiki kejadian yang menyebabkan letusan ini, dengan kata lain, secara kasarnya Amerika lah yang disalahkan atas hasil kebenaran saat investigasi ini di temukan. Dan setiap negara tentunya membutuhkan uang setelah perang. ... Tapi Amerika tentu saja tidak memiliki uang yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan yang tak terelakkan untuk perbaikan yang mereka terima. Kekacauan kemungkinan akan terus berlanjut. "


"Jadi mereka berusaha untuk merusak seluruh sisi ilmu pengetahuan," sembur Kamijou.


"Dan apa yang semua mereka lakukan ialah menciptakan sebuah dorongan. Setelah Kilauea meletus, negara-negara dari sisi ilmu pengetahuan akan saling memulai pertempuran di antara mereka sendiri, efektif nya akan seperti memasukkan pasak ke gerigi dari sisi ilmu pengetahuan, " lanjut Birdway.


"... Bahkan jika Academy City adalah pusat perkembangan teknologi, Amerika tetaplah yang menjalankan perekonomian dunia. Jika Amerika ambruk, perekonomian akan ikut terhenti. Dan kemudian ... "


"Siklus pengangguran, kemiskinan, serta kelaparan akan menyebar secara membludak. Meski di tengah semua krisis itu, Amerika tidak akan terlalu terpengaruh jika dibandingkan dengan negara-negara yang tengah berkembang. Setelah negara-negara di sekitarnya merasa jauh lebih menderitadi bandingkan semua orang yang menyebabkan semua masalah ini, kemarahan mereka akan jauh lebih menumpuk lagi. Yang mana akan menghasilkan lingkaran setan yang sangat menghancurkan. "


"Jadi bahaya terorisme dan kerusuhan yang menyebar ke seluruh dunia, bahkan sama sekali tidak berhubungan dengan GREMLIN? Jika itu terjadi, semua orang akan terlalu sibuk berurusan dengan itu daripada mengejar jejak GREMLIN. "


"Tepat sekali," Birdway menyetujuinya. "Mereka membuat Amerika terjebak didalam kehancuran menggunakan kekuatannya sendiri. Hal itulah apa yang sangat penting di sini. Dan alasan mereka akan keluar dari jalur mereka adalah menggunakan metode tidak langsung seperti itu. " Birdway menyeringai. "Tentunya tekanan ini juga akan berlaku untuk negara-negara maju lainnya yang mendukung sisi ilmu pengetahuan."


"Apa maksudmu ...?"


"Ketika musuh baru muncul, normalnya, kebanyakan negara akan merespon dengan mengembangkan peralatan yang lebih kuat serta menyebar luaskannya. Namun, rencana ini tak lebih seperti halnya Amerika yang hancur di akibatkan oleh penggunaan perangkatnya sendiri. Itu berarti semakin banyak bangsa yang menambah kekuatan militernya, semakin besar risiko yang didapatkan. Jika mereka ingin mengurangi risiko itu, tentunya mereka tidak punya pilihan selain menyingkirkan peralatan yang seharusnya melindungi mereka. "


"Maksud mu ...?"


"Jika rencana ini berhasil dan Amerika benar-benar hancur, bangsa-bangsa maju lainnya akan mengalami ke macetan. Politisi jugalah seorang manusia. Setelah melihat seseorang gagal total di depan mata mereka, mereka akan menghin dari hal yang sama. "


"Akan tetapi mereka juga tidak akan mampu melawan jika mereka tidak mempersiapkan kekuatan militer!"


"Itu mungkin apa yang akan akal sehat katakan, tetapi mereka tidak akan ingin membawa semua risiko itu ke diri sendiri. Itulah bagaimana cara para politisi berpikir. Dengan demikian, tidak akan ada yang melakukan apa-apa sehingga tentunya tidak akan ada perubahan. Sebuah kemacetan, stagnasi, kekosongan politik, dan halangan dari kegiatan ekonomi ... semua itulah yang mungkin menjadi tujuan mereka atau mungkin tujuan mereka adalah untuk melepas penopang dunia, sehingga kerentanan akan menyebar dan menciptakan kerusakan yang bahkan lebih parah. Aku masih tidak yakin tujuan mereka secara keseluruhan, tetapi setidaknya ini akan membawa dunia ke dalam keadaan yang jauh lebih nyaman untuk kelompok seperti GREMLIN yang sangat membenci sisi ilmu pengetahuan yang memperoleh kemenangan setelah Perang Dunia III. "


Menyebabkan lima ratus ribu korban dan menghancurkan Amerika tidak lebih dari sebuah dorongan untuk GREMLIN.


Dengan hanya memikirkan hal itu saja membuat Kamijou Touma mengepalkan tangan kanannya.



Part 2[edit]


(10 November - Oahu – Diambil dari kamera di dalam sebuah kereta elektronik)



Roberto Katze mengemudikan kereta elektronik dengan satu tangan dan di saat bersamaan tangan satunya mengoperasikan stereo atau lainnya. Accelerator sempat berpikir bahwa dia sedang mencari program berita di radio untuk mendapatkan informasi dari situ, tapi radio hanya memainkan musik trance yang berisikan beberapa info yang berkaitan dengan ledakan peningkatan binatang kecil di saat terang dan memudarnya bulan. [musik trance adalah sejenis music tarian elektronik yang dikembangkan di Jerman pada tahun 1990, berisikan melodi yang diulang-ulang, Wikipedia]


"... Apa sih yang kamu lakukan?"


"Mencoba untuk bersantai. Roseline selalu menggangguku apabila aku melakukan hal ini. ... Sejujurnya, aku terkejut menyadari betapa banyak beban yang telah terangkat dari pundakku hanya dengan mencari seseorang yang aku yakin sedang tidak dikendalikan oleh para teroris itu. "


"Apakah kamu tahu di mana Trigger ini?" Tanya Accelerator yang mana keadaan kereta elektronik sedang berguncang.


"Hal ini tentu sering terjadi karena benda itu dikembangkan oleh marinir dan terkadang digunakan untuk bantuan bencana. "


"Aku tahu Kepulauan Hawaii adalah landasan garis pertahanan AS di Pacifik, tapi ada berapa banyak pangkalan yang berada di sini? "


"Jika kamu menghitung angkatan laut, angkatan udara, dan pangkalan laut, semua ada 52. ... Itu kemungkinan juga bisa lebih banyak jika kamu ikut menambahkan tempat di bidang-bidang pelatihan."


"... Bukankah itu lumayan banyak?"


"Keterburuan untuk membangun tempat sebanyak itu mungkin hanya diperuntukkan guna mengatasi Perang Dunia ke III. Akan tetapi perang berakhir lebih cepat dariada yang diharapkan, tentunya uang yang mendanai proyek itu tidak dapat diambil kembali ... atau lebih tepatnya, tidak akan berhenti. Banyak konstruksi yang tak berarti masih berlangsung. "


Accelerator mendecakkan lidahnya.


Presiden tersenyum dan berkata, "Hampir setengah dari 52 yang aku sebutkan tadi saat ini sedang berada pada tahap pembangunan. Dan beberapa dari pangkalan itu sudah berfungsi, jadi kita tidak mungkin menghapus proyek itu. "


"Lalu kita sedang menuju ke mana?"


"Bahkan aku cukup nekat untuk mencoba suatu pencarian buta. Dengan menggunakan otoritas ku sebagai presiden pada jaringan, aku dapat mengumpulkan sejumlah informasi untukku sendiri. "


"Tak usah berbelit, jadi kita mau ke mana?"


"Kita sedang menuju ke koleksi terbesar fasilitas militer Amerika di Hawaii ... dan karena itu sepenuhnya berada di Samudera Pasifik. Aku punya perasaan bahkan anak Jepang seperti mu pun jarang mendengar nama tempat itu. "


"Jangan membuatku mengulanginya. Katakan saja tempatnya. "


" Pearl Harbor. "



Part 3[edit]


(10 November – Oahu - Dekat Pearl Harbor di pangkalan marinir ke tiga – Diambil Dari kamera pengintai di lampu lalu lintas)


Tidak ada sesuatu tetapi terlihat seperti pagar kawat yang membentang beberapa kilometer.


Kamijou Touma, Misaka Mikoto, Leivinia Birdway bertemu dengan Roberto Katze dan Accelerator di dekat pagar itu.


Ketika Mikoto meliha tAccelerator, ekspresi kaget muncul di wajahnya seolah-olah dia mengingat beberapa trauma berdarah, tetapi saat ini mereka tidak punya waktu untuk mengkhawatirkan hal semacam itu.


"Trigger kemungkinan berada di dalam pagar itu," kata Presiden sambil menunjuk ke arah dasar dengan ibu jarinya. "Tapi seperti yang kamu tahu, meskijika kita tidak memiliki teknologi yang canggih, tempat ini adalah pangkalan dari marinir yang mana memimpin dunia dalam persenjataan murni. Jika kita mencoba memanjat pagar dan masukdengan menggunakan nyali saja, kita pasti akan ditembak hingga berkeping-keping. "


"... Anda presidennya, bukan? Tak bisakah anda memberikan perintah untuk membiarkan kita lewat? "Tanya Kamijou dengan bingung, tapi presiden hanya mengangkat bahunya dengan berlebihan.


"Perintah presiden kenyataannya tidak semudah seperti yang kau lihat difilm Hollywood. Ada banyak organisasi antara aku dan masing-masing tentara di sini dan perintahku mungkin tidak akan sampai ke organisasi-organisasi itu jika mereka sedang dikendalikan oleh pihak ketiga. "


Birdway berkata, "Saronia A.Irivika, dialah yang mengendalikan orang, mencoba untuk mendapatkan Trigger, sehingga tidak ada jaminan orang-orang di sini, di pangkalan ini akan mematuhi perintahmu bahkan jika perintah itu telah sampai ke sini."


"..."


Accelerator dan Misaka Mikoto bertukar pandangan tanpa kata-kata.


Keduanya hanya bisa saja memaksakan pandangan mata mereka ke arah pangkalan yang dipenuhi dengan senjata api itu pada umumnya.Namun...


"Memaksakan tujuan ke situ bukanlah rencana yang baik," Birdway memotong. "Ini sebuah pangkalan yang besar, sehingga tidak ada jaminan kita akan menemukan Trigger dengan cepat. Melakukan pertarungan sepanjang waktu akan menyulitkan dan tentunya bala bantuan akhirnya akan tiba dari pangkalan lain.Aku tidaklah mengatakan bahwa kita tidak akan menang, akan tetapi aku lebih suka tidak mengubah tempat ini menjadi lautan api. ...Jika rangkaian ledakan merubah fasilitas ini menjadi tumpukan puing, kita tidak akan memilikicara untuk mengetahuiapakah Trigger benar ada di sini atau tidak. "


"Jadi kita harus benar-benar yakin dan mengkonfirmasi keberadaan Trigger di sini sebelum menghancurkannya," Kamijou bergumam. "Tapi aku ragu, keamanan di sini tidaklah mudah untuk ditembus sehingga akan menyulitkan kita untuk menyelinap masuk."


Roberto dengan lembut membelai permukaan koper atase yang dia pegang. [atase adalah seseorang yang biasanya ditugaskan untuk menjadi perwakilan ambassador]


"Pangkalan ini adalah salah satu yang mengalami konstruksi untuk memperluas fungsionalitasnya. Itu berarti pekerja konstruksi akan terus-menerus masuk dan keluar. Saat ini lah kemungkinan mereka masuk ke sana, dan ini akan lebih mudah daripada di saat pangkalan ini benar-benar selesai dibangun, " jawabnya.


"... Aku punya pertanyaan. Rencana itu memang cukup meyakinkan sebagai pembukaan tapi tidak kah mencurigakan ketika remaja Asia berkeliling di sekitar? " Tanya Kamijou karena dia tak yakin ada pekerja konstruksi dari Jepang yang dipekerjakan di sana.


Ekspresi wajah Presiden berubah pahit.


Birdway dengan ringan menyilangkan lengannya sambil berkata, "Aku bisa saja mengumpulkan sekelompok orang berkulit putih tentunya dengan menggunakan bawahanku, tetapi aku beranggapan beberapa penyihir mungkin berada di sini karen Saronia juga terlibat. Ada kemungkinan dia akan melihat banyak kekuatan sihir yang berkumpul di sini. "


"Lalu apa yang kita lakukan?"


"Aku tidak akan mengatakan kalau aku tidak punya ide lagi."


"Kamu tahu bagaimana caranya kita dapat menyelinap ke dalam pangkalan marinir ini?"


"Tidak," Birdway berkata sambil menggeleng. " Tapi , aku tahu cara kita dapat masuk tepat melalui pintu masuk utama."



Part 4[edit]


(10 November - Oahu - Diamond Marine Harbor - Dari kamera pemantauan tingkat airpasang)


Hamazura Shiage, Misaka WORST, beserta Kuroyoru Umidori sampai ke pelabuhan kapal pesiar pribadi di Oahu. Tempat itu disebut sebagai pelabuhan kapal pesiar, tetapi yang di utamakan disana adalah kapal kecil yang menggunakan mesin bertenaga baling-baling, menggunakan gas, memiliki kamar tidur ber-AC, memiliki dapur sederhana, dan memiliki kamar mandi, yang hampir setingkat dengan villa ketika dibandingkan dengan perihal fasilitas dan harga.


"Aku bisa saja membobol kunci kapal-kapal ini," kata Hamazura dengan santai sambil memindahkan beberapa kabel yang melilit di tiang dermaga. "Tapi aku tidak tahu bagaimana cara mengemudikan sebuah perahu. Apakah salah satu dari kalian pernah melakukannya? "


"Misaka telah memilikisemua yang diperhitungkan didalam dirinya pada saat ‘Pewarisan’, tapi itu serasa merepotkan…. Sungguh, kamu akan baik-baik saja. Sebenarnya tidak ada hambatan di laut, sehingga kamu akan baik-baik saja, meski kamu sedikit sembrono seperti ini. Hanya pastikan untuk belajar dari kesalahanmu." [Pewarisan di sini maksudnya adalah transfer pengetahuan ke otaknya secara paksa ketika dia keluar dari tabung cloning dan sudah siap untuk “hidup”]


"Kamu cuma malas melakukannya, kan?"


"Ohh? Jika Misaka harus fokus di kapal, mengekang Kuroyoru-chan mungkin tidak sepenuhnya efektif. Akankah Akhir dari Century Emperor baik-baik saja di kemudian, nyahh? "


"Suatu hari, aku akan merobek kalian berdua menjadi delapan potongan,sialan!! Kamu mendengar ku, delapan!! Bukan tujuh atau sembilan!!Aku akan merobekmu menjadi delapan potong seperti pizza!! Grrrr!!!!!!" Kuroyoru memotong pembicaraan.


"Tidakkkkkkk!! Ini seperti kamu telah memprovokasi anjing militer yang terlatih!!"


"Cepatlah dan ambil kunci itu, sehingga Misaka bisa masuk ke dalam ruang ber-AC. Jika tidak, Misaka akan membiarkan Kuroyoru memperkosamu. "


Dengan gemetar, Hamazura tampak menjejalkan kabel pada lubang kunci di palka kapal.


Diamelihat sekeliling dan berkata,"Kunci itu sendiri adalah teknologi dari luar, sehingga akan sangat mudah memilihnya, tapi aku juga takut apabila ada seseorang yang melihatku. Terutama karena semua orang di sini tentunya memiliki senjata. "


Misaka WORST menepuk Kuroyoru di bagian atas kepalanya dan berkata," Jangan khawatir , Jangan khawatir. Kuroyoru-chan akan berjaga-jaga untukmu. "


"Kenapa aku harus melakukan hal itu-!?"


"Jika kita menambahkan bagian telinga kucing pada mu, tentu peningkatan besar dalam kemampuanmu untuk mengumpulkan informasi akan bertambah, kan?"


"FGH !? Meng…mengapa kamu memiliki bagian aksesoris seperti itu...!?"


"Heh hehheh…menolaklah jika kamu suka, tapi dapatkah kamu mencegah koneksi telinga kucing denganmu,ketika kamu tidak dapat menggunakan lenganmu,nyahh? Sekarang, sudah waktunya kamu menjadi lucu, seekor kucing pembunuh hitam yang lucu-nyaan, tidakkah kamu berpikir seperti itu? "


"Uuh ..."


Kuroyoru mencobauntuk mundur tapi di akhir dermaga, dia tidak punya lagi tempatyang tersisa untuk melarikan diri. Misaka WORST sebenarnya tidak terlalu peduli dalam mengubah penampilan, terutama tampilan Kuroyoru, tapi gadis cyborg ini mendekatinya dengan memegang telinga kucingdi tangannya, karena itu menghancurkan atmosfir kegelapan yang dimiliki Kuroyoru.


Merasa terpojok, Kuroyoru mengeluarkan isakan. Dan kemudian...

NT Index v03 155.png

"Waaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhh !!Mengapa? Mengapa hal semacam ini selalu terjadi padakuuuuuuuuuuuuu!?"


"Wah !?" teriak Misaka WORST kaget saat dia kembali mengambil langkah kecil.

Kuroyoru mungkin adalah Level 4 dengan kekuatan Bomber Lance, dia juga kemungkinan memiliki sebagian pikiran Accelerator yang ditanamkan ke dalam dirinya selama Dark May Project, dan kemungkinan dia juga telah memimpin generasi baru dari kegelapan bersama Freshmen, tapi pada dasarnya dia hanyalah seorang gadis yang berusia dua belastahun.


Dia memiliki ketahanan yang kuat dalam hubungan yang sederhana, dalam hal membunuh atau dibunuh. Namun,dia tidak pernah mendapatkan penghinaan semacam itu. Bahkan dia tidak memiliki banyak pengalaman dengan situasi seperti ini untuk melalui perjalanan bersama mereka.


Karena Kuroyoru menangis dan air matanya jatuh, MisakaWORST mengalihkan tatapannya dan tampak meminta bantuan Hamazura.Namun, Hamazura hanya melihat Misaka WORST dengan ekspresi yang mengatakan, "Ah, kamu membuatnya menangis..."


Tidak mendapatkan jalan keluar , Misaka WORST berpikir sedikit.


Akhirnya, dia berkata,"Tapi ini bahkan belum satun tahun penuh sejak Misaka diciptakan, jadi secara teknik umur Misaka hanyalah 1 tahun, maka tidaklah adil bagi yang muda untuk meminta ma’af kepada yang lebih tua."


"Bagaimana kamubisa mengatakan itu dengan begitu mudah, dasar kamu penjahat!?"


Dengan ketiganya berteriak, mereka akhirnya menaiki kapal pesiar kelas atas itu yang segera meninggalkan pelabuhan.



Part 5[edit]


(10 November – Oahu – Pearl Harbor pangkalan ke tiga mariner – Diambilo dari kamera pengintai gerbang barat)


Sementara hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk garnisun di luar negeri, tidak ada yang akan mencoba menyerang pusat pangkalan di negara ini. Dengan demikian, hal pertama yang harus dipelajari sebagai penjag aadalah bagaimana caranya untuk menghabiskan waktu...atau begitulah kebanyakan orang berpikir. Pada kenyataannya, para penjaga memang memiliki pekerjaan yang harus dilakukan. [GARNISUN = para tentara yang ditempatkan di benteng atau kota untuk mempertahankannya]


Pekerjaan ini tidak melibatkan kekerasan seperti tembak-menembak atau unsur berbahaya lainnya seperti menyerang sebuah pangkalan.Sebaliknya itu seperti mengontrol kelompok masyarakat yang berfungsi sebagai pengawas dalam penggunaan uang pajak, atau wartawan tingkat tiga yang tidak memiliki bahan yang bagus untuk minggu ini.


Di pangkalan, pekerjaan seperti itu juga dikenal sebagai "gagak pemusnah" yang dikategorikan pada tingkatan yang sama seperti pembersih toilet.


(... Dengan pengeboman bahan bakar pesawat di bandara dan penembakan dipusat perbelanjaan, aku berharap mereka akan memberikan kita perintah untuk menembak para bajingan itu. Aku tidak butuh senapan serbu untuk gagak pemusnahan ini. Sebuah plunger akan cukup.) [PLUNGER = sejenis alat penyedot atau pembersih yang biasanya di gunakan pada saluran pembuangan air yang macet]


Di laut Afrika-Amerika tampak Nike Canox sedang mengempaskan ke samping majalah gravure yang kemudian menggerakan kakinya turun dari meja ke tanah. Dia telah mendengar sesuatu di radio. Tampaknya orang-orang yang membantu pembunuhan di waktu itu sedang dalam perjalanan menuju mereka. [Gravure adalah sejenis pencetakan gambar dimana gambarnya dicetak dengan menggunakan foto negatif]


Senapan serbu menggantung dari bahu Nike, senjata itu sama sekali tidak populer dikalangan pasukan, tapi tidak ada yang berani mengatakan perihal itu kepada petinggi. Dia membuka pintujaga dan melangkah keluar. Dia tidak lagi merasakan manfaat penyemprot kabut dingin buatan Jepang diruang jaga itu dan kini sinar matahari mengganggu menusuk kulit cokelatnya.


"Stop! Berhenti di sana! Siapa kalian!?" Nike berteriak ke arah barisan orang yang melewati jalan itu .


"Aku presiden!! Aku akan memotong danamu, koboi!!!!Cepat keluarkan ID pembaca!!" teriak seorang pria paruh baya yang kokoh berdiri dengan tangisan di matanya.


Ketika Nike melihat lebih dekat, dia mengenali pria ini, yang sering tampil diberita. Dia adalah seorang legenda yang konon berusaha tampil hanya mengenakan speedo disebuah iklan untuk pengobatan ED, namun telah dihentikan oleh ajudan perempuan mengerikan itu. Dia adalah pria baya yang berada di asosiasi perempuan sebagai sebuah variasi program yang mana tidak mempunyai karakter untuk usulannya. Sebagai tanggapan, dia berkata sambil tersenyum bahwa dia akan mengusulkan Rancangan Undang Undang untuk mengembangkan sejumlah pantai yang dipenuhi orang telanjang, yang di anggap masuk akal oleh ajudan wanita itu, di sana, di ruang konferensi pers. [ED adalah singkatan dari Erectile dysfunction, atau yang lebih dikenal dengan kata “impoten”] [Sedangkan speedo adalah merek ternama dari suatu kostum renang]


Tapi siapa anak-anak di belakangnya?


Nike benar-benar tercengang,sehingga dia hanya mampu mengulurkan tablet. Pria paruh baya itu menekan nomor keamanan sosial dan menempatkan telapak tangannyadi layar. Nike telah mengasumsikan dia sebagai peniru, tapi nomor ID-nya benar-benar sah untuk suatu alasan.


Nike menarik tablet itu kembali dan berjabat tangan dengan ringan.


"... Apakah benda ini rusak?"


"Apa? Apakah kamu berpikir bahwa sistemnya akan begitu saja terjadi kesalahan yang 'kebetulan' dan membiarkan seseorang melewatinya dengan mudah dikarenakan sedikit debu atau pasir di dalamnya? Jika kamu melakukannya, mengirim keluhan ke pembuatnya, yaitu Muscat Computers. Dalam tiga jam, mereka akan menuntutmu untuk pencemaran nama baik. "


"E-eh? Tapi ...eh? kemudian ..."


"Aku adalah Presiden Roberto Katze. Tentunya Kau tahu bahwa aku menghilang dari pers konferensi di Oahu dua jam yang lalu. Ini mungkin belum terungkap ke publik, tapi berita telah menyebar melalui militer. "


"O-oh ..."


Nike tidak tahu apa yang sedang terjadi dan tidak yakin apakah ia harus memberi hormat atau tidak, tapi presiden hanya melanjutkan ocehannya.


"Kebenaran di balik semua ini adalah ada suatu rencana teroris yang sedang berlangsung yang hendak menculik aku. Orang-orang di belakangku adalah warga sipil yang menyelamatkan aku. Namun, bahaya belum berakhir. Aku ingin beberapa bantuan dan perlindungan, tetapi kita perlu masuk ke dalam dulu. "


"Tidak, tunggu. Tunggu sebentar. Apa yang harus aku lakukan? Oh, benar. Perintah kontak. Sekali pengolahan elektronik dilakukan, aku bisa mengeluarkan beberapa ID tamu dan kemudian ... "


"Apakah Kau benar-benar berpikir kita punya waktu untuk menunggu? Aku pikir aku tadi sudah bilang bahwa bahaya belum berakhir? Mereka sedang mendekat saat kita bicara. Hanya masuk ke dalam pagar tidaklah cukup baik. Kita perlu berpikir tentang menggunakan mortir dan setidaknya perlu mengungsi ke bangunan beton bertulang. "


"T-tapi ..."


"Koboi." Presiden menatap Nike tepat di mata. "Ketika Kennedy dibunuh, beberapa orang selain penembak, namanya diukir dalam sejarah sebagai penjahat. Bahkan setelah beberapa tahun belakangan ini, orang-orang yang memungkinkan kesalahan dalam keamanan, juga terlihat seperti itu. Apakah Kau ingin memiliki nasib yang sama dengan si penembak ini, koboi? "


"... Masuklah ..."


Sebagian dikarenakan ID pembaca mengatakan bahwa orang tersebut memiliki semua data yang dibutuhkan untuk mengatakan bahwa dia adalah benar-benar seorang Presiden AS, dan sebagian lainnya disebabkan Nike Canox dikuasai ketakutan mental sehingga membiarkannya lewat.


Ketika warga sipil menuju gerbang setelah Roberto Katze, Nike memiliki rasa yang cukup untuk mencoba menghentikan mereka, tapi ...


"Orang-orang ini sangat mungkin menjadi target incaran mereka karena mereka menyelamatkan aku. Koboi, kau akan membuang pahlawan-pahlawan ini dan membiarkan mereka mati? "


Nike tidak bisa mengatakan apa-apa sebagai jawaban.


Dia tidak ingat ada suatu petunjuk pun mengenai apa yang harus dilakukan jikalau ada seorang presiden muncul dengan tiba-tiba. Dalam keadaan linglung, Nike menepi dan membiarkan empat warga sipil masuk ke markas angkatan laut.



Part 6[edit]


(10 November - Markas Angkatan Laut Ketiga Pearl Harbor – Oahu - Diambil dari kamera pengontrol tambahan)


"Apa yang baru saja terjadi?" Tanya Kamijou beberapa waktu kemudian setelah mereka melewati melalui gerbang barat.


Roberto mengangkat bahu.


"Jangan tanya aku. Aku hanya dengan gugup melakukan apa yang si gadis kecil dari Inggris itu katakan kepadaku. Aku pikir markas ini seharusnya telah jatuh ke orang bernama Saronia ini. "


"Oh, memang sudah," kata Birdway dengan ekspresi acuh tak acuh. "Namun, invasinya belum mencapai ujung terendah. Kemungkinan besar, dia hanya mengendalikan secara langsung terhadap atasan-atasan yang berkuasa di sini. "


"Bagaimana kau bisa begitu yakin?"


"Karena apa yang terjadi di pusat perbelanjaan," Birdway menanggapi dengan terdengar bosan. "Menurut si Presiden, Saronia memiliki kendali, paling tidak pada Kongres AS dan mengontrol orang-orang dalam organisasi pemerintah dan militer lainnya. Kita tidak tahu seberapa banyak orang-orang yang dapat dikendalikannya sekaligus, tetapi ada sekitar 600 orang di Kongres. Untuk mempengaruhi mayoritas dari Kongres, dia membutuhkan setengah dari mereka. Jika dia cukup terampil untuk mengendalikan banyak orang sekaligus, tidakkah Kau berpikir adegan pada saat pertarungan di pusat perbelanjaan adalah sesuatu yang lebih dari bencana biasa? Misalnya, ia bisa saja membuat semua wisatawan menyerang kita seperti zombie dengan terus menerus tanpa henti. "


"... Sekarang yang Kau sebutkan itu ..."


"Namun, dia hanya mengendalikan empat sandera," kata Birdway sambil terus berjalan. "Dengan asumsi presiden mengatakan kebenaran, mantra Saronia harusnya membutuhkan beberapa waktu untuk mempersiapkan mantranya dan harusnya memiliki batas pada jumlah orang yang dikendalikan. Kita bisa menganggap dia sedang mengendalikan sepenuhnya orang-orang di pemerintahan dan karena sebab itu, dia tidak bisa mengendalikan terlalu banyak orang untuk melawan kita. Dalam hal ini, dia ingin mengurangi pengendalian pada markas ini. "


"Ada beberapa hambatan yang akan menghadang seseorang dari mengendalikan penuh orang-orang di pemerintahan, " kata Presiden sambil mendesah ringan. "Orang bernama Saronia ini perlu untuk menyebarkan tentakelnya untuk mengendalikan seluruh bangsa guna mengatasi semua itu. Aku bisa memahami betapa kesusahannya dia saat ini. "


"Jadi kau mengatakan bahwa orang ini akan jauh lebih efektif jika dia mengendalikan Komandan di bagian atas dan menggunakan perintah resmi untuk mengontrol bawahnya? " tanya Mikoto dengan nada yang mengatakan dia masih tidak paham dengan baik tentang konsep sihir.


Birdway mengangguk dan berkata, "Dan juga, kita dapat mengasumsikan bahwa kemampuan sihir Saronia untuk mengendalikan manusia adalah, entah bagaimana, suatu hal yang khusus. Biasanya sihir dapat digunakan oleh siapa saja yang tahu bagaimana cara menggunakannya, tapi ada beberapa pengecualian. Ini adalah salah satu dari mereka. "


"Atas dasar apa kau berasumsi seperti itu?" Tanya Accelerator.


"Kalau ada seseorang yang bisa menggunakan sihir, Saronia hanya perlu mengendalikan orang tersebut dengan menggunakan sihirnya. Dengan mengulangi itu, dia bisa mengendalikan sejumlah orang yang jumlahnya bisa semakin banyak. Namun, itu tidak terjadi. Saronia adalah satu-satunya yang menggunakan mantra dan dia jelas memiliki batasan pada apa yang dia sendiri dapat lakukan dengan itu. "


Dan Birdway berpikir bahwa Saronia hanya akan mengendalikan komandan pangkalan Amerika karena keterbatasan kemampuannya tersebut.


Roberto memiringkan kepalanya ke samping pertanda bingung.


"... Lalu aku kira kita masih punya kesempatan. Mereka akan memiliki perintah dari komandan mereka dan perintah dariku. Secara teknis, aku memegang posisi yang lebih tinggi, tapi aku ragu tentara yang normal pernah berpikir tentang situasi di mana mereka harus memilih antara perintah seorang presiden ataukah perintah seorang komandan yang harus dilaksanakan terlebih dahulu. Aku yakin tidak semuanya akan memihak aku, tetapi mereka akan bingung pada waktu yang sama. "


"Aku pikir aku akan memerlukan beberapa waktu untuk menjelaskan analisis papirus itu tentang mantra Saronia." Kata Birdway sambil melipat tangannya. "Sudah kuduga, mantranya berkaitan dengan peri hutan Rusia yang dikenal sebagai Leshy. Leshy mengatur alam hewan dalam hutan dan dia mengendalikan orang dengan metode yang sama dengan mengendalikan hewan-hewan. Aku sekarang tahu persyaratan khusus untuk menggunakan pohon ini. "


"Pohon?"


"Harusnya itu adalah pohon konifer Rusia. Bisa saja hanya berupa serpihan atau daunnya saja, tapi si target harus menyentuh bagian dari serpihan pohon itu untuk dianggap sebagai “penduduk hutan”, Dan jikalau seseorang sudah menjadi “penduduk hutan”, maka sihirnya akan komplet dan dia bisa mengendalikannya sesukannya. "


"... Apakah mereka memiliki sesuatu seperti itu?" Kamijou bertanya sambil berpikir kembali ke situasi di pusat perbelanjaan, karena dia tidak melihat sepucuk pun batang atau daun pohon pada korban-korban Saronia.


Birdway tersenyum tipis dan berkata, "Selama itu terbuat dari kayu, itu bisa apa saja memiliki fungsi yang sama. Bahkan kertas atau pecahan papan tulis akan bekerja. Akhir-akhir ini aku telah mendengar tentang kapasitor kertas tersebut. Jika Kau menyelipkannya menjadi sesuatu bentuk lain, tidak akan sulit untuk membuat seseorang membawanya ke sekitar tanpa mereka sadari. "


"Apa yang terjadi jika mereka melepaskan benda spiritual itu?"


"Dia akan kehilangan kontrol, itu saja. Namun, Saronia tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Setelah dia mengendalikannya, ia pasti akan memerintahkan mereka untuk tidak melepaskan itu tidak peduli apa situasinya. Bahkan, dia bisa menyuruh mereka untuk menelannya. "


"Ueh ..." Kamijou mengerang.


"Lebih penting lagi, gadis kecil, kau bilang Saronia ini hanya secara langsung mengendalikan komandan, kan? "potong Roberto.


"Ya. Bagaimana dengan itu? "


"Lalu bahaya terbesar saat ini adalah ..."


Dia terdiam di saat kendaraan off-road muncul di dekat sebuah bangunan yang jauh. Di bagian belakang MP-driven kendaraan duduk seorang pria tegap besar yang tampak persis seperti sosok dari seseorang yang memiliki jabatan tinggi. Seorang pengamat militer mungkin bisa memberitahu dengan tepat jabatan dari rincian tampilan seragamnya.


Dia adalah komandan pangkalan.


"Tuan Presiden. "


Ketika ia melihat orang itu sambil memarkir kendaraan off-road miliknya, tubuh Kamijou merasa menegang. Papan nama di dada pria itu bertuliskan Bax Silver.


Birdway mengatakan bahwa Saronia mengurangi bebannya dengan hanya langsung mengendalikan Komandan di bagian atas yang secara tidak langsung berarti mengendalikan sisa prajurit melalui perintah terstruktur.


Itu berarti mungkin tentara lain tidak akan mengikuti perintah untuk menembak Presiden. Tidak ada seseorang pun yang ingin dikenal sebagai orang yang membunuh presiden.


Namun, Bax Silver berbeda.


Dia sedang dikendalikan oleh mantra Saronia, jadi ada kemungkinan dia mengikuti perintah untuk menembak presiden tanpa memikirkan konsekuensinya.


Kehadiran pistol otomatis yang menggantung di pinggangnya tampak sangat berat.


Kamijou menelan ludahnya dengan keras.


Dengan tangan kanannya, ia mungkin bisa menghapus kontrol Saronia kepada komandan itu, tapi dia berada pada radius beberapa meter yang bisa dijangkau oleh peluru pria itu. Dan tentu saja tangan kanannya hanya akan ditembus oleh peluru itu tanpa ampun.


Di saat Kamijou mencoba untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, komandan mulai bergerak.


"Aku baru saja menerima kabar bahwa kau ada di sini. Aku sangat senang kau baik-baik saja! Aku akan memerintahkan seisi markas ini untuk melakukan segala yang kami bisa untuk melindungi Kau !! "


(... Huh?)


Alis Kamijou pindah naik sedikit dan pemikiran yang sama tampaknya terjadi pada kepala Mikoto. Kamijou mulai berpikir bahwa dia dan teman-temannya ini sedang diundang ke suatu perangkap, tapi ...


"Dia tidak bisa melakukannya," bisik Birdway.


Dia melangkah melewati presiden dan menuju Bax dengan cemooh di wajahnya.


"Kau bisa membunuh presiden sekarang, tetapi jika Kau melakukannya, Kau akan kehilangan kendalimu secara tidak langsung atas markas ini karena kekacauan yang disebabkan oleh insiden tersebut. Itulah mengapa Kau tidak dapat membunuhnya. Setidaknya, tidak untuk sekarang. Kau harus menunggu Trigger yang akan diambil dari markas. "


Tubuh Bax Silver gemetar sedikit.


Gemetar itu tampaknya lebih mirip seperti perasaan orang lain daripada konflik mental yang dialami komandan itu.


"Fakta bahwa dia tidak dapat menggunakan komandan sebagai alat sekali pakai membuktikan sesuatu hal yang lain. Aku sudah memberikan jawabannya, tetapi apakah Kau tahu apa itu? "


"... Trigger masih ada di sini?" Gumam Roberto sebelum berdeham dan mengambil nada suaranya yang lebih "resmi". "Komandan, aku ingin beberapa informasi mengenai penyimpanan Trigger. Di mana tepatnya Trigger sekarang? "


Tubuh Bax gemetar bahkan lebih kencang.


Seseorang sedang mempengaruhi jiwanya untuk menahannya mengatakan hal-hal yang tak perlu.


Mikoto dan Accelerator menurunkan pusat gravitasi mereka sedikit, tapi kemudian ...


"... Pe - Trigger adalah ..."


Bibir komandan mulai bergerak.


Dia terus berbicara sebagai keringat tak wajar yang muncul di wajahnya.


"... Di landasan. Telah diizinkan untuk dibawa ke pulau Hawaii dengan transportasi pesawat ... "


"Mari kita pergi," gumam Birdway. "Saronia kemungkinan sedang terlindung pada ‘tempat yang paling kita tunggu’. Karena GREMLIN ingin menggunakan Trigger di Kilauea, akan lebih cepat untuk mengangkut penggunanya bersamaan dengan perangkat itu. "


"Tapi ada tiga pesawat angkut? Yang mana yang terdapat Trigger ...? "Tanya Mikoto sembari ia menatap ke arah landasan.


Tiba-tiba, suara tembakan terdengar.


Kamijou dan yang lainnya dengan panik berbalik dan melihat komandan pangkalan itu telah menarik senjatanya. Namun, peluru tidak mengenai siapa pun. MP terdekat meraih dia dan menahannya ke tanah. Kemungkinan besar, MP telah melompat tepat pada sebelum dia menembakkan senjatanya. [Kemungkinan MP di sini adalah singkatan dari Military Police]


"Jangan khawatir tentang dia," kata presiden diam-diam. "Kami akan mengurus penyebabnya dan membuat semua ini berakhir. "



Part 7[edit]


(10 November - Oahu – Markas Laut Ketiga Pearl Harbor ini - Di dalam kargo dari pesawat transport – Diambil dari kamera kontrol pemeliharaan)


Kamijou berlari menuju salah satu dari tiga pesawat transportasi. Accelerator dan Birdway menuju ke arah dua lainnya.


Untungnya, pesawat transport itu belum lepas landas. Tampaknya kargo belum terisi penuh. Pintu kargo di bagian belakang duduk terbuka. Pintu itu dua kali lipat lebih miring dari pada pintu kendaraan pada umumnya, sehingga menjuntai ke landasan pacu aspal.


Kamijou, Mikoto, dan Roberto berlari ke arah dakian itu.


"Kenapa kau mengikutiku, Misaka !?" "Jika aku membiarkan Kau lepas dari pandanganku sekarang, aku punya perasaa Kau akan menghilang lagi !! ... Agh, aku tidak ingin percaya pada hal-hal yang tidak ilmiah, tapi mungkin aku harus meyakini perihal semacam itu sekarang! "


"Tuan Presiden, mengapa Kau tidak berlindung di markas saja !? "


"Ini adalah negaraku, bocah."


Tampaknya hanya ada tiga pesawat angkut, dan Accelerator serta Birdway kemungkinan menuju dua lainnya.


"Hei !! Apa yang kalian lakukan !? Dan siapa kau !? " teriak seorang tentara Amerika Indian yang sedang menggunakan mesin pengangkat barang militer untuk memindahkan kontainer berbentuk kubus.


"Aku presiden !! Jika seseorang membuat aku mengulanginya lagi, aku akan mengambil liburan Natal-ku lebih awal untuk perawatan jantung! Hentikan apa yang Kau lakukan dan ikutlah denganku! Aku punya pekerjaan untuk benda yang dikeluarkan pemerintah, yang tergantung di pinggangmu! Pesawat ini tidak lepas landas. Aku ulangi, pesawat ini tidak lepas landas !! "


Sopir mesin pengangkat barang mulai panik karena pikirannya berkecamuk dalam kepalanya, "Tapi ini bukan perintah langsung dari komandanku ... tapi sementara itu, bukankah Presiden adlah komandan tertinggi dalam kemiliteran? Dan juga, aku belum pernah sebelumnya mendapat sebuah perintah seperti ini, yaitu yang langsung dari bosnya atasanku, seakan seperti bola terbang saja. Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku meminta komandanku untuk memutuskannya? "


Kamijou dan lain mengabaikannya dan menyerbu ke dalam kargo.


Dalamnya cukup luas. Itu tampak seperti bus wisata besar sehingga kita bisa dengan mudah masuk ke dalam. Wadah berbentuk seperti kubus yang diangkut mesin pengangkat barang, isinya berserakan.


Kamijou melihat sekeliling dan berkata, "Dimana itu? Di mana Trigger-nya? Atau masih ...? "


"Apakah kita tidak harus menemukan orang bernama Saronia itu dulu? Jika kita menangkap orang di balik semua ini, kita bisa- !? "


Kata-kata Mikoto terpotong ketika lantai di bawah kaki mereka gemetar dengan sangat.


Sebuah suara seperti dengung lebah yang diperkeras beberapa ratus kali menusuk telinga mereka. Pada saat Kamijou menyadari suara itu berasal dari empat baling-baling yang mulai berputar, pesawat itu sudah mulai mempercepat.


Dan pintu kargo belakang masih terbuka.


Roberto Katze kehilangan keseimbangan dan mulai meluncur menuju pintu keluar yang miring. Ujung pintu kargo memukul aspal, membuat bunga api oranye beterbangan.


"Ah !!" teriak Mikoto sambil mengulurkan tangannya dan meraih tangan Roberto seperti ia akan jatuh.


"Nak, aku benar-benar berterima kasih, tetapi Kau mungkin hanya membuat hal-hal ini bertambah semakin buruk."


"Apa yang kamu bicarakan? Cepat dan- !! "


"Jika aku jatuh sebelum pesawatnya lebih dipercepat, aku hanya akan mengalami sedikit goresan. Namun, aku minta maaf untuk mengatakan bahwa aku akan tercabik-cabik jika aku jatuh keluar sekarang. "


"Maka melepaskan koper atase itu dan raih kedua tanganku segera !!"


"Karena akan berdampak langsung terhadap pertahanan nasional, aku harus menolak. Meskipun aku benar-benar berharap bahwa aku bisa melakukannya !! "


Sementara itu, pesawat kargo terus mempercepat gerakannya.


Persis seketika akan melebihi kecepatan 300 km per jam, lantai di bawah mereka bergetar lagi. Itu adalah pintu kargo terbuka yang diturunkan ke bawah, membuat kemiringan yang lebih landai.


Pesawat itu lepas landas.


Pada saat itu, tingkat bahaya seseorang yang jatuh akan berubah dari "sangat buruk " menjadi " kematian langsung ".


Kamijou sangat menyadari fakta itu, tapi ia tidak bisa mengulurkan tangan untuk Mikoto.


Alasan untuk ini adalah jelas.


"Saronia ... !!"


Seorang gadis perlahan berjalan keluar dari belakang salah satu kontainer. Dia adalah penyihir GREMLIN. Dia adalah satu penyihir yang menggunakan metode pengendalian orang bermarkaskan legenda dari Peri Rusia yang dikenal sebagai Leshy.


Pakaian serba hijau, sepatu bot kulit setinggi lutut, rambut pirang, dan kulit putih membuatnya tampil begitu mencolok, sehingga seseorang bisa melihatnya dari kejauhan sekalipun. Dia mungkin berpakaian bagaikan seseorang yang mengaku sebagai penguasa penduduk hutan, tetapi aspek realistisnya tampaknya cocok dengan ide peri yang dikenal sebagai Leshy.


Namun, dia benar-benar tidak cocok di dalam pesawat kargo penuh dengan bahan bukan logam.


Dia seakan-akan adalah seorang pawing binatang yang dilindungi seperti buaya atau kalajengking di dalam kota.


Sekarang dia telah muncul, Kamijou tidak bisa membantu Mikoto.


Apapun sihir dia digunakan, ia akan menyerang Kamijou dari belakang jika ia terfokus pada penyelamatan Presiden. Dia juga hanya akan dibunuh atau dikendalikan seperti zombie, dan dia tidak bisa hal – hal itu terjadi.


Tanpa berbalik, Kamijou berbicara kepada Mikoto yang masih memegang tangan presiden.


"Dapatkah aku menitipkan nyawa Presiden kepadamu !?"


"Aku akan menyelamatkannya entah bagaimana caranya! Sialan ... Apakah mereka melepas semua bagian logam ketika mereka membuat versi baru dari benda ini? Hampir tidak ada benda yang bisa aku kendalikan menggunakan kekuatan magnetku ... !! "


Saat bunyi langkah kaki mendekat, Kamijou dengan erat mengepalkan tangan kanannya.


Saronia khusus dalam sihir yang bisa mengendalikan orang, tapi dia tidak punya orang-orang yang dikendalikannya di sana. Jika Kamijou, Mikoto, dan presiden bisa menghindari kendalinya, kemungkinan besar dia bisa melewati dengan tangan kanannya.


Tapi kemudian dia menggunakan tangan kanannya untuk dengan ringan menjentikkan jarinya.


Segera setelah itu, tubuh Kamijou dengan paksa terbanting ke dinding terdekat.


Dia tidak hanya tersandung dan menabrak dinding. Kakinya telah benar-benar meninggalkan lantai. Setelah punggungnya menabrak pusat dinding seperti peluru, pernapasan Kamijou benar-benar berhenti selama beberapa detik.


"Gah ... bah ... !?"


Untuk sesaat, ia berpikir Saronia telah menggunakan beberapa jenis serangan magis.


Tapi dia tidak.


Mikoto dan presiden juga berada sekitar. Jika kaki Mikoto tidak trlilit silinder tebal yang membuka dan menutup pintu kargo, dia dan presiden sudah dilambungkan ke langit.


"... Aku paham ... Jadi Kau mengendalikan pilot ... !!"


"Apakah Kau tahu bahwa bahkan pesawat kargo besar seperti ini dapat melakukan akrobat?" Saronia menjentikkan jarinya lagi. "Sebetulnya, tidak ada pilot waras mereka yang akan mencobanya walaupun hanya sekali."


Kamijou tidak tahu tindakan apa yang pesawat kargo hendak lakukan, tapi ia dilemparkan kebelakang dan kedepan. Bahkan ketika ia akan datang guncangan lainnya, ia tidak bisa hanya mengukuhkan kedudukan kuda-kudanya untuk melawan ini semua. Arah gravitasi seakan berubah ke semua penjuru.


Saronia menjaga keseimbangan tubuhnya sendiri dengan membungkus lengannya di kawat tebal yang menjulur di antara dinding dan langit-langit. Itu mungkin merupakan bagian yang digunakan untuk menghubungkan kontainer bersama-sama.


Dia meletakkan tangannya yang lain di punggungnya.


"Apa yang kami, GREMLIN, rencanakan untuk melawan tangan kananmu adalah suatu hal yang senderhana. "


Dia menarik sesuatu dari turtleneck nya. Itu adalah produk yang dapat dengan mudah ditemukan berjajar di supermarket di negara senjata utama seperti Amerika. [turtleneck adalah pakaian dengan kerah yang panjang menutupi leher]


"Kami akan membunuh Kau menggunakan metode yang normal, metode sehari-hari yang tidak melibatkan kekuatan supranatural sama sekali. "


"!!"


Kamijou tidak memiliki kekuatan yang memberinya kemampuan untuk membelokkan atau menghindari peluru.


Itulah sebabnya ia malah mengayunkan kaki kanannya naik dari posisinya di lantai, di mana ia mendarat setelah menghantam dinding. Dia menendang tuas yang tertempel di salah satu kontainer berbentuk kubus di lantai, untuk kemudia membuka isinya.


Segera setelah itu, suara tembakan terdengar.


Akrobat pesawat itu menciptakan dunia yang seakan-akan mengabaikan gravitasi bumi. Kontainer itu melayang-layang dan bunga api oranye terbang karena kontainernya bertindak sebagai perisai untuk Kamijou.


Namun, gravitasi normal tidaklah konstan.


Untuk sesaat, kontainer itu telah membantu Kamijou, tetapi kemudian "jatuh" ke arahnya. Masih runtuh di lantai, Kamijou dengan panik berguling ke samping. Massa logam mendarat di sampingnya dan pecah berkeping-keping. Benda – benda kokh itu seharunya kini telah rusak.


Sekali lagi Saronia mengacungkan pistol ke arahnya dengan tangan kanannya.


Namun, Kamijou tidak dapat menggunakan kontainer-kontainer itu lagi sebagai pelindung. Tidak ada tuas terdekat baginya untuk diraih dan tidak ada jaminan bahwa kontainer lain akan melindungi dia dari peluru Saronia bahkan jika ia bisa melepaskannya.


Namun, dia tidak menembak lagi.


Suatu fenomena fisik yang lebih kuat yang berbeda, menembus pesawat kargo.


Secara khusus, itu adalah listrik bertegangan satu miliar volt.


Mendengar gemuruh berderak, Saronia dengan panik berlindung di balik sebuah kontainer tetapi secara cepat menyadari kontainer logam mungkin bukanlah perisai terbaik terhadap serangan listrik.


Dia meringis.


Dengan satu kaki terlilit silinder, satu tangan meraih lengan presiden, dan tangan lainnya menunjuk ke arah Saronia, Mikoto tersenyum tanpa rasa takut meskipun jelas dia berada pada situasi sulit saat itu.


"... Aku tidak bisa berbuat banyak ketika harus melawan tangan kanan aneh si idiot itu, tapi kekuatanku membuat aku hampir tak terkalahkan jikalau menghadapi serangan-serangan normalmu itu. "


Saronia menyeringai kembali padanya. Dia melihat silinder tebal yang melilit kaki Mikoto.


"(... Apakah dia berencana untuk menutup pintu kargo, itu akan menjepit kaki Misaka dan menghancurkan tulangnya !?)"


Setelah menebak maksud musuh, Kamijou berteriak.


"Jangan khawatir tentang Saronia !! Hanya menerbangkan setiap kontainer di sini !! "


"!?"


Dengan ekspresi kaget, penyihir itu tidak bisa memutuskan apakah akan mengarahkan pistol ke Kamijou atau Mikoto.


Segera setelah itu, sejumlah tombak listrik melesat dari poni Mikoto.


Suara ledakan yang luar biasa dan kilatan cahaya meledak. Baut bukan logam yang digunakan untuk mengurangi berat badan pesawat meleleh dan kontainer runtuh begitu saja. Selain kerusakan langsung itu, arus listrik juga merusak peralatan halus di dalamnya.


Kamijou tidak yakin apa sebenarnya Trigger tersebut, tapi ia meragukan benda itu akan tetap tanpa kerusakan setelah menerima ledakan bertegangan tinggi seperti itu.


"Ap - !?" Saronia A. Irivika menjerit saat dia melihat sisa-sisa kontainer mereka meledak, telah diratakan, hancur, dan telah hangus menghitam.


Namun, itu bukanlah Trigger yang dihancurkan di depan matanya.




Part 8[edit]


(10 November - Hawaii - Taman Nasional Gunung Berapi – Daimbil dari kamera pengamat burung)


Hamazura dan orang lain yang telah berpisah dari grup Kamijou telah mendarat di Pulau Hawaii dan meninggalkan kapal pesiar kelas atas yang mereka telah mencuri. Gunung berapi yang merupakan pusat permasalahannya ini, yaitu Kilauea, adalah salah satu penarik perhatian wisata terbesar di Hawaii. Gunung itu sendiri dan kawah gunung berapi di dekatnya adalah bagian dari taman nasional.


Kawah terbesar ada di puncak, namun puluhan kawah kecil ada di sisi gunung dan dekat kaki gunung. Mereka, para turis, bisa mencium bau gas belerang mirip dengan di air panas.


Hamazura dan yang lainnya seharusnya menggunakan kendaraan curian untuk sampai ke Kilauea sebelum kedatangan GREMLIN dan menghentikan mereka jika mereka mencoba untuk menggunakan Trigger.


Tampaknya Kamijou dan yang lain memiliki kesempatan berhasil yang lebih besar, sehingga ada kemungkinan bahwa kelompok Hamazura itu tidak harus benar-benar melakukan apa-apa.


Namun ...


"Apa itu ...?"


Hamazura perlahan berbaring di tepi kaldera besar yang radiusnya lebih dari 10 km.


Beberapa orang laki-laki berada di sana.


Mereka terlalu dekat dengan kawah bagi wisatawan yang hanya melihat-lihat. Kawah itu tidak besar seperti Kilauea di Halemaumau Crater yang terkenal, tetapi masih memiliki retakan yang tampak berbahaya yang panjangnya beberapa puluh meter dan bersinar oranye.


Dan orang-orang tampaknya menyiapkan beberapa jenis perangkat besar. Itu tampak seperti Drum raksasa dengan empat kaki. Keempat kakinya menyebar seperti salib dan orang-orang yang membubuhkan itu dengan pasak khusus yang didorong menggunakan tenaga listrik dan kompresi gas.


"... Aku punya firasat buruk tentang ini. Ini mengingatkan aku sewaktu di Rusia. "


Seakan membuat keadaan menjadi lebih buruk, perangkat itu bukanlah satu-satunya di sana.


Beberapa lusin perangkat drum seperti mengelilingi kawah besar.


Dia tidak memiliki bukti nyata, tetapi ada semacam firasat yang dengan otomatis melayang-layang di benak Hamazura.


"Apakah itu ... Trigger?"


"Sepertinya begitu."


"Tapi bagaimana? Mengapa !? Aku pikir benda itu belum di bawa ke sini! "


"Misaka hanya bisa memikirkan satu kemungkinan," kata Misaka WORST sambil mengangkat jari telunjuknya. "GREMLIN itu ... kumpulan penyihir, kan? Pokoknya, unsur berbahaya yang mereka cari adalah “ketidaksadaran kita akan rencana asli mereka”. Trigger selalu akan dibawa melalui rute yang berbeda, dan elemen berbahaya tidak tahu akan hal itu. Itulah sebabnya yang lain tidak dapat menemukan di mana Trigger disimpan dengan hanya mengejar si penyihir pengendali manusia itu. "


"Ini buruk. Ini sangat, sangat buruk," Hamazura mengerang. "Jika benda itu diaktifkan, Kilauea akan meletus. Ini bukan hanya masalah kita. Jika lava mengalir keluar, 500.000 warga dan wisatawan akan menjadi korban. Dan jika hal ini bertindak sebagai penyebab yang dengan cepat bisa merusak hubungan antara Amerika dengan negara-negara lain ... "


"Situasi ini sudah cukup tidak stabil karena dampak Perang Dunia III. Banyak negara dan wilayah yang tidak puas dengan kurangnya dukungan keuangan untuk restorasi kerja yang dipimpin oleh Academy City. Meskipun mereka mungkin tidak menyatakan perang terhadap Amerika, beberapa politisi mungkin akan mendapatkan argumen dan memulai semacam “persaingan dalam memproduksi uang”. "


"... Jadi kita akan lakukan ini atau tidak?" Tanya Kuroyoru yang masih kesal. Dia mungkin menerima semacam luka batin ketika Hamazura dan Misaka WORST melihat dirinya yang ber-image kejam…..menangis.


Namun, Hamazura menggelengkan kepalanya dan berkata, "Memerangi mereka dengan langsung akan menjadi ide buruk. Ternyata Trigger ini bekerja dengan memberikan rangsangan untuk magma dengan meledakkan berbagai jenis bahan peledak secara bertahap, tapi kita tidak tahu apa spesifikasinya. Jika itu adalah suatu proses yang sensitif, kita harusnya tidak memulai pertempuran di sekitar alatnya. Dan juga, kita tidak tahu betapa dahsyatnya kekuatan musuh. Aku ragu mereka akan ingin ikut terbakar oleh letusan yang mereka sendiri sebabkan, sehingga harusnya ada beberapa jeda waktu antara ketika mereka mulai meninggalkan tempat dan ketika mereka meledakkan perangkatnya. Kita tidak punya pilihan selain mengenyahkan Trigger itu dan menetralisirnya tepat waktu. "




Part 9[edit]


(10 November – Di atas Lanai - Di dalam kargo dari pesawat transport – Diambil dari Kamera pengawas)


Serangan kilat Mikoto terbang dan menghancurkan kontainer kubus pada pesawat transportasi satu demi satu. Dia mencoba untuk menghancurkan Trigger yang seharusnya berada di salah satu kontainer – kontainer itu.


Namun, hanya benda yang tampaknya seperti peralatan perbekalan militer muncul dari dalam. Benda yang seperti wajan dengan gagang yang dilipat dan lampu kecil tersebut berserakan. Kamijou mungkin tidak tahu tampak seperti apakah Trigger yang dia cari ini, tapi ia tahu bahwa benda-benad yang dilihatnya saat ini tidak lebih dari peralatan dapur biasa. Dia tidak bisa memikirkan cara yang mereka lakukan untuk mengontrol aktivitas gunung berapi tersebut secara buatan.


"(... Apa yang terjadi?)"


Kamijou memikirkan beberapa kemungkinan.


Misalnya, ada total tiga unit pesawat di sana. Mungkin saja Trigger ini berada di pesawat yang lain, tapi Saronia telah mengendalikan komandan pangkalan yang memutuskan di mana benda itu akan dimuat. Dia harusnya tahu pesawat mana yang mengangkut Trigger dan dia harusnya berada di pesawat yang sama, yang mengangkut Trigger untuk terus menjaganya, karena bagaimanapun juga itu adalah benda penting untuk rencana mereka.


Dan juga, pesawat itu lepas landas sebelum semua kontainer dimuat. Adalah tidak mungkin jika pesawatnya diterbangkan sebelum Trigger terangkut, tapi Saronia pasti sudah tahu jumlah kontainer di sana.


Itulah sebabnya dia bersedia untuk lepas landas sebelum semua kkontainer dimuat dan mengapa dia tidak tampak khawatir ketika Kamijou telah membuka salah satu kontainer untuk digunakan sebagai pelindung. Jika tidak, dia seharusnya khawatir bahwa benda itu bisa jatuh dari kargo yang pintunya terbuka.


Yang berarti ...


"Kau tidak tahu ...? Anda baru saja diberitahu bahwa kontainernya adalah salah satu dari benda-benda ini?"


Organisasi itu adalah GREMLIN, yang tanpa ragu akan menggunakan penyihir sehebat Saronia dalam rangka mewujudkan rencana mereka secara keseluruhan. Mereka telah memanipulasi dia dengan informasi palsu, membuat dia tampak seperti orang bodoh.


Cendrillon dan Saronia A. Irivika bukan satu-satunya di balik insiden itu.


Orang lain ada di sana.


Kemungkinan besar, orang ini tersembunyi lebih dalam.


"..."


Untuk sementara, Saronia tetap tanpa gerak.


Dia harusnya menganalisis apa yang telah terjadi padanya.


Namun, baik Kamijou atau Saronia tidak memiliki banyak waktu untuk berpikir.


Saronia menyadari Mikoto sedang menyesuaikan bidikannya dan penyihir segera memindahkan pistolnya. Namun, dia tidak menujukan ke arah Mikoto. Sebaliknya, ia membidik depan pesawat dan menembak setiap peluru terakhirnya.


"Pilotnya !!" Roberto Katze berteriak.


Kamijou dan Mikoto tersendat sedikit karena menyadari apa maksud si presiden. Sementara itu, Saronia meraih benda seperti tas yang tergantung di dinding. Itu adalah parasut darurat. Pesawat mulai memiring dan Saronia segera menuju ke arah pintu kargo belakang untuk bergegas menuju pintu keluar.


Tepat sebelum dia melewati Mikoto, Nomor Tiga dengan susah payah menembakkan tombak petir yang telak mengenai Saronia. Tubuh Saronia sedikit melemas dan kesadarannya tampaknya menjadi kabur, tapi dia masih tanpa ragu melompat dari tepi pesawat yang miring tersebut untuk menuju pintu kargo dengan senyum di wajahnya.


Mikoto mendecakkan lidahnya dan mengutuk.


"Tidak ada gunanya memperhatikan dia lagi! Utamakan Pak Presiden !! "


Kamijou menuju Mikoto di sebelah pintu kargo dan meraih lengan Roberto. Satu salah langkah saja dapat mengirimkan mereka bertiga jatuh ke udara terbuka, tetapi mereka berhasil menarik Pak Presiden ke pesawat.


"... Be-Berapa berat anda? Aku pikir Anda sudah makan terlalu banyak burger. "


"Aku mungkin tidak melakukannya dengan sengaja, tapi aku bahkan tidak lebih berat dari 90 kilogram. Aku hanya menggunakan burger untuk memberikan kesan diriku yang masih muda dan sehat. Roseline selalu mengatakan aku akan mendapatkan suara lebih banyak jika aku kehilangan berat badan, tapi aku pikir aku cukup ramping jika dipandang dari segi tinggi tubuhku. "


Setelah menyesuaikan nafasnya, Kamijou mengingat situasi mereka.


"Misaka, periksa untuk melihat apakah ada parasut lagi."


"Bagaimana denganmu?"


"Aku akan memeriksa pilot. Jika pelurunya berhasil melewati dinding, ia mungkin terluka. "


"Aku akan pergi juga," tambah presiden. "Aku ragu Kau akan dapat berkomunikasi dengan baik dengan hanya berbicara bahasa Jepang. "


"Pilot mungkin menyerang Kau atas perintah Saronia itu."


"Jika si pilot masih bisa memberikan perlawanan seperti itu, maka berarti lukanya tidak serius, dan aku lebih senang seperti itu."


Kamijou dan Roberto melangkahi puing-puing kontainer dan menuju kokpit.



Part 10[edit]


(10 November – Di atas Lanai – Diambil dari catatan video recorder pesawat kargo box)


Seperti yang Kamijou harapkan, pistol itu ditembak langsung melalui dinding tipis yang memisahkan kokpit dari kargo. Tidak hanya beberapa butir peluru yang telah melewati kokpit dan mengenai pilot, tetapi beberapa dari peluru – peluru itu telah merusak kanopi.


Mungkin karena kurangnya perubahan tekanan sebab pintu kargo terbuka, sehingga kanopi tidak berhamburan keluar.


Dan ...


Orang kulit putih yang tampak berusia sekitar 30-an berdarah dan bersandar di konsol. Tidak jelas apakah dia masih di bawah kendali Saronia ataukah tidak, tapi itu benar-benar bukan masalah sekarang.


Kamijou berlari dan berteriak pada pilot sembari meraih bahunya dengan tangan kanan tangan.


"Om, kau baik-baik saja !?"


"Dia tampaknya sadar, tapi ia tertembak langsung di punggungnya tiga kali. Semua peluru itu menembus tubuhnya, dan ini bukanlah luka yang bisa disembuhkan hanya dengan menggunakan obat-obatan P3K. "


"Semua yang aku bisa lakukan hanyalah menutup lukanya. Apakah ada cara lain? "


"Itu sudah cukup. Bagi sebagian anggota tubuhnya, kita bisa mengikatnya untuk mencegah darah yang terus merembes keluar, namun bagi anggota tubuh secara keseluruhan, itu hanya akan menghancurkan organ-organ dalamnya. "


Mereka mencoba untuk merobek jaket pilot yang sudah dilepas untuk melihat luka-lukanya, tapi seragam militer tangguh tidak akan sobek begitu mudah. Mereka berhasil menyiapkan beberapa potongan dari kain yang mereka bisa digunakan untuk pertolongan pertama dengan memotongnya menggunakan pisau yang tergantung di pinggang pilot di samping pistolnya.


Saat itulah Mikoto masuk.


"Aku menemukan beberapa parasut!"


"... Itu bisa menjadi sulit baginya," kata Presiden dengan pelan sambil menatap luka pilot. "Tumbukan saat parasut dikembangkan memiliki rasa sakit yang sama ketika seseorang jatuh dari ketinggian beberapa meter. Itu hanya seperti pukulan ringan bagi orang yang sehat secara fisik, tapi itu tidak akan menjadi ide yang baik untuk seseorang yang memiliki luka seperti ini. "


"... Aku ... tidak keberatan ..." kata pilot saat masih bersandar konsol, sambil menggerakkan bibirnya yang lengket dengan darah. "Kalian semua pergi ke depan dan melompat. Aku akan setidaknya pastikan untuk mengarahkan pesawat ke laut ... "


Kamijou dan dua lainnya saling melirik.


Mikoto menghela napas dan melemparkan parasut ke tanah.


Mata pilot diisi dengan keraguan yang samar-samar.


"Apa yang kau ...?"


"Kita akan membantu Kau," kata Presiden sambil meletakkan tangannya di bahu si pilot. "Namun, kita tidak membantumu untuk menabrak laut. Mari kita berusaha untuk mengemudikan pesawat ini sedikit lebih tinggi dan mencoba untuk melakukan pendaratan darurat. "




Part 11[edit]


(10 November - Hawaii - Taman Nasional Gunung Berapi – Diambil dari kamera pengamat burung)


Sudah 20 menit mereka terjebak dalam keadaan yang penuh misteri ini.


Meskipun dia tahu menunggu mereka meninggalkan lokasi adalah strategi terbaik, menonton perangkat yang akan mengambil nyawa 500.000 kepala penduduk tidaklah benar-benar baik untuk kesehatan jantung Hamazura. Dia tidak bisa percaya bagaimana Misaka WORST dan Kuroyoru Umidori bisa santai menghadapi semua ini.


Setelah ia melihat kelompok yang mungkin berhubungan dengan GREMLIN meninggalkan suatu kendaraan 4WD, Hamazura meluncur ke sisi kaldera dan mendekati kawah di pusatnya. Dia bisa mencium gas sulfur dan bisa merasakan kenaikan suhu secara tiba-tiba. Itu adalah Kelompok GREMLIN pasti memakai semacam jas khusus di bawah pakaian mereka.


"Bagaimana menurutmu !?"


"Ini mungkin dibentuk untuk mengirim getaran kuat di bawah tanah dari berbagai sudut sekaligus untuk mengatur tekanan magma. Tidak ada kabel yang menghubungkan suatu perangkat pun dan tidak ada sinyal wireless, sehingga detonatornya pasti dikendalikan oleh semacam timer dan setiap bagian dari alatnya pasti dikendalikan dengan terisolasi. "


"Jadi kita tidak bisa menghentikan semua itu dengan hanya menghancurkan satu sistem pusatnya." Hamazura melihat ke sekitar. "Sepintas, aku melihat lebih dari 20 unit dan kita tidak tahu berapa lama batas waktunya. Jangan bilang satu-satunya pilihan kita hanyalah membuka penutup dan memotong kabel seperti dalam sebuah film, dan kita harus melakukannya satu-per satu! "


"... Ada cara yang lebih sederhana," kata Kuroyoru sambil menunjuk ke arah salah satu dari peralatan itu secara acak. "Mereka berpindah-pindah dari suatu posisi ke posisi lainnya untuk menancapkan pasaknya. Kemungkinan besar, ledakannya sangat terarah dan mengirimkan gelombang kejut yang langsung ke bumi seperti tombak. Dan itu berarti ... "


"Kita hanya harus melepaskan pasaknya atau menghancurkan kaki-kaki alat itu dan kemudian menjatuhkan drumnya!"


"Nah, Misaka akan terburu-buru jika dia adalah kamu," kata Misaka WORST sambil menyeringai. "Bahkan jika ini dimaksudkan untuk mengendalikan aktivitas gunung berapi, pada dasarnya, alat-alat ini masihlah sebuah bom. Kita tidak tahu kapan mereka akan meledakkannya dan Misaka lebih suka tidak terjebak dalam ledakan itu. Dan itu berlaku untuk ledakan sederhana dari bahan peledak maupun ledakan terbesar gunung berapi aktif di Hawaii ini. "




Part 12[edit]


(10 November - Perairan dekat Lanai – Diambil dari rekaman video kargo kotak perekam pesawat)


Pilot transportasi pesawat itu melakukan yang terbaik untuk melaksanakan tugasnya, tapi ia hampir tidak bisa bergerak. Kamijou, Mikoto, dan presiden mengikuti instruksinya dan berurusan dengan semua pengontrol selain kolom kontrol.


"... Pertama tutup kembali palka kargo. Gunakan tombol itu. Jika pesawat tertutup, udara di dalam akan bertindak seperti pelampung. Itu diperlukan untuk pendaratan darurat di laut ... "


Kamijou dan yang lainnya menekan tombol ketika mereka diperintahkan, tetapi mereka tidak benar – benar merasakan efek dari tindakan yang mereka lakukan di pesawat tersebut. Namun, mereka bisa dengan jelas mengatakan bahwa ketinggian mereka sedang berkurang. Meski begitu, mereka tidak stabil. Lantai meluncur di bawah kaki mereka dan perubahan yang tidak menyenangkan di gravitasi mengancam untuk mengeluarkan semua isi perut mereka.


Itu terlalu berbahaya situasi untuk menyebutnya perjalanan melalui langit.


Ancaman terhadap kehidupan mereka menunjukkan mereka betapa tidak wajar situasi seseorang ketika berada di alam tanpa gravitasi.


"... Tidak ada pengulangan kembali untuk pendaratan darurat di laut. Kita hanya memiliki satu kesempatan. Jika Kau ingin menyerah, sekarang adalah waktunya. Setelah ketinggian kita turun di bawah titik tertentu, parasut – parasut itu tidak akan ada gunanya. Apakah Kau yakin ingin melakukan ini ...? "


Kamijou tersenyum setelah ia menerima terjemahan kalimat itu dari Mikoto.


Dia mengabaikan angka cepat yang bergulir pada altimeter dan berkata, "Aku sudah memutuskan akan hal ini jadi, anda hanya perlu beritahu aku apa yang harus aku lakukan untuk mendarat. "


"Kau punya nyali." Pilot berdarah mengangkat bagian atas tubuhnya sekali lagi. "Tapi melindungi presiden adalah tugas aku. "



Part 13[edit]


(10 November - Hawaii - Taman Nasional Gunung Berapi – Diambil dari kamera pengamat burung)


Kuroyoru Umidori dan Misaka WORST benar – benar merupakan suatu bantuan besar bagi Hamazura.


Tombak raksasa yang terbuat dari nitrogen mengiris langsung melalui kaki yang menopang drum. Misaka WORST mempercepat paku besi di tangannya dan dengan itu dia meledakkan kaki penopang drum yang lain. Dengan dukungan mereka, bahkan Level 0 seperti Hamazura bisa dengan mudah menghancurkan drum – drum itu. Dengan begitu, Trigger tidak bisa melakukan fungsinya dengan tepat.


Namun, ada banyak drum di sana.


Dan mereka tidak punya banyak waktu.


Sembari Misaka WORST menonton, lampu merah muncul di tengah sisi salah satu drum yang terguling. Sambil menebak apa arti cahaya yang tidak mengenakkan pandangan itu, ia dengan panik melihat sekeliling. Tepat berada di bawah drum yang setengah roboh. Semuanya memiliki lampu merah yang sama.


"Tidak baik ..." Misaka WORST bergumam sebelum berteriak ke Hamazura dan Kuroyoru yang masih bekerja. "Tidak baik !! Kita tidak akan berhasil! Mereka akan meledakkannya !! "


"Masih ada beberapa lagi yang tersisa di sisi lain kawah !!"


"Jika kita tetap tinggal di sini kita akan terjebak gelombang kejut dari bahan peledak atau lava dari gunung berapi !! "


"500.000 nyawa dipertaruhkan! Apakah Kau mengatakan kita hanya membiarkan mereka mati !?" Hamazura berteriak kembali.


Namun, lengan Kuroyoru turun ke bawah lemas seolah-olah telah dimatikan. Misaka WORST telah melakukan sesuatu padanya.


Gadis itu mengangkat bahunya yang hampir tak bergerak dan berkata, "Jika Kau ingin tetap bekerja, maka terserah kau saja. "


"Sialan ... !!"


Kaki dan pasak yang menopang drum di tempat hanya bisa dihancurkan dengan paku milik Misaka WORST atau kekuatan nitrogen Kuroyoru Umidori. Hamazura saja tidak bisa mengubah situasi, tidak peduli seberapa gigih dia.


Itu kemungkinan merupakan niatan Misaka WORST.


Misaka WORST mendengar langkah kaki. Pipinya berkedut sedikit ketika ia menyadari itu adalah dari Hamazura yang tengah berlari kembali menuju ke Trigger.


"Hei! Misaka benar-benar akan meninggalkan Kau di sini !! Dia tidak memiliki kewajiban untuk bertahan dalam situasi seperti ini !! "


"Kau tidak akan meyakinkan dia," kata Kuroyoru yang lengannya tidak bergoyang lagi sedikitpun. "Hantam saja dia dengan sengatan listrikmu agar tenang. "


Suara kejutan listrik keras terdengar.


Setelah dia meyakinkan bahwa Hamazura telah runtuh ke tanah, Misaka WORST membuat Kuroyoru bisa menggerakkan lengannya sekali lagi.


Dia menunjuk ke arah Hamazura dengan dagu dan berkata, "Bawa dia. Jika kita tidak bisa keluar dari sini segera, kita akan dikelilingi oleh lava !! "


"Tidak bisakah kau melihat bahwa ukuran tubuhnya beberapa kali lebih besar dariku?"


"Lenganku sedang rusak, jadi aku tidak bisa melakukannya."


Setelah memastikan Kuroyoru membawa Hamazura di bahunya seperti sekarung beras, Misaka WORST melihat kembali pada Trigger yang masih berfungsi.


"Mereka mendirikan lebih dari 20 unit untuk mendapatkan hasil yang mereka inginkan. Dengan sekitar setengah dari dari drum – drum itu yang sudah kita robohkan, seharusnya hasilnya tidak persis seperti yang semula diharapkan!! "


"Bagaimana kalau kita berjalan daripada berbicara? Aku tidak tahu di mana tepatnya lava tersebut akan mengalir, tetapi kaldera ini akan menjadi sebuah danau lava! "


Kedua gadis mulai melarikan diri.


Untuk keluar dari kaldera, mereka harus memanjat lereng.


Mereka berlari secepat yang mereka bisa, tapi meloloskan diri dari kaldera yang jaraknya lebih dari 10 kilometer akan menjadi sesuatu yang sulit bahkan untuk seorang pelari maraton profesional. Kuroyoru mendecakkan lidahnya, melepas lengan kanannya, dan menembakkannya pergi seperti roket dengan menggunakan tombak nitrogen sebagai pendorongnya. Setelah memastikan lengannya tertancap cukup kuat di tanah di mana ia mendarat jauh ke depan, Misaka WORST digunakan magnet nya untuk menarik mereka bertiga ke lengan yang sudah berada di ujung sana.


"Bagaimana kalau kita bergabung sebagai combo gadis penjahat?"


"Jika Kau terus mengacaukan kinerja lengan cyborg milikku dengan menggunakan kekuatan bajinganmu itu, aku benar-benar akan mengiris otakmu bersama – sama dengan tengkorakmu!! "


Dengan mengambil lengannya dan kemudian mengulangi cara itu beberapa kali, mereka akhirnya mencapai tepi kaldera.


Tapi itu adalah batas kekuatan mereka.


Ada suara ledakan yang mendalam yang dimulai dengan getaran di dalam perut bumi.


Segera setelah itu, semuanya ditutupi oleh ledakan angin dan panas yang luar biasa yang membuat hawa panas tropis Hawaii menjadi sesuatu yang tidak ada apa–apanya jika dibandingkan.

NT Index v03 192-193.png



Part 14[edit]


(10 November – Perairan di dekat Lanai – Diambil dari kamera patrol)


Pesawat transportasi kemiliteran itu mengapung di lautan yang tenang.


Namun, Arc Daniels merasakan sesuatu yang lebih ke perasaan bosan daripada lega sembari dia menggenggam helm perahu patrol angkatan laut. Dia sudah mengemudikan pesawatnya ke mana saja dari Markas Angkatan Laut Pearl Harbour Ketiga di Oahu. Normalnya, suatu pangkalan di Lanai harusnya bisa mengatasinya.


“Itu dia!! Seperti yang dilaporkan, Si Tuan Skandal dan yang lainnya berdiri di atas pesawat transportasi!!” teriak salah seorang dekannya di dek kapal.


Kemungkinan besar, kegembiraan serupa juga terjadi pada kapal patroli lain di dekatnya. Hanya mereka yang mengenakan helm, yang masih merasa khawatir.


“Itu benar-benar sesuatu yang ngawur. Apakah dia tahu betapa bahayanya mengadakan pendaratan darurat di perairan seperti itu?”


“Ini mungkin salah satu akal bulusnya untuk mendapatkan simpati ketika ada pemilu nanti. Masyarakat tampaknya akan memanggilnya dengan sebutan “Lelaki yang Dicintai Dewi Keberuntungan” atau sejenisnya.”


Para marinir itu tampaknya akan mengatakan hal-hal tersebut, tapi mereka mendadak diam ketika menyadari si presiden sudah berada pada jarak yang cukup jelas untuk mendengar apa yang mereka katakan. Sekitar sebagian dari pesawat itu telah tebggelam ke perairan, tetapi bagian atasnya masih mengapung beberapa meter di permukaan air. Sedikit lebih tinggi daripada perahu motor kecil yang biasa digunakan untuk patroli. Mereka mengirimkan tambang untuk menggapai si presiden dan memberikan beberapa peralatan untuk pertolongan pertama.


Rencana awalnya adalah menuju kembali ke Oahu, tetapi ada pilot yang tertembak di sana. Mereka tak punya pilihan selain berhenti di rumah sakit terdekat di Lanai.


Pesawat ransportasi itu berada pada kejauhan 40 meter dari teluk Lanai. Jika itu berada sedikit lebih dekat, bagian diafragma pesawat akan terkoyak oleh beberapa batuan karang yang tajam dank eras, sehingga hasil pendaratannya akan berakhir dengan petaka.


Pilotnya benar-benar berada dalam bencana, tetapi dia terselamatkan akibat tindak cepat dari para regu penyelamat.


Pertolongan darurat yang tepat dan cepat itu sendiri adalah hal yang patut mereka rayakan.


Namun, si presiden dan dua orang bocah Asia yang sudah bersamanya sejak tadi sama sekali tidak tampak bahagia karena sudah mengakhiri semua terror di ketinggian itu dengan selamat. Mereka tidak melihat pesawatnya yang sudah mendarat dengan aman atau Lanau tempat mereka dibawa. Mereka menatap ke suatu arah dengan raut muka tegang terpasang pada wajah mereka.


Dan menolehkan kepala mereka ke suatu arah dan kemudian mereka pun memahami sesuatu.


Langit biru telah berubah menjadi gelap.


Sesuatu yang terlihat sangat pekat dan berhamburan di udara adalah abu vulkanis. Itu datang dari suatu arah di kepulauan Hawaii. Satu kata yang pertama kali muncul di kepala Arc adalah Kilauea.


“Itu sungguh……………….meletus.”


“Kau pasti sedang bercanda. Kita tidak dapat menghentikan Triggernya….? Apakah nyawa 500,000 jiwa sedang dipertaruhkan saat ini?”


“Tidak.” Si presiden mulai berkata sesuatu dalam bahasa Jepang. “Kilauea adalah tipikal gunung berapi yang mengirimkan larva halus ketika meletus. Menyebabkan kerusakan terhadap wilayah di dasar gunung, mereka hanya perlu menyebabkan erupsi seperti itu tetapi pada skala yang lebih besar. Sesuatu agaknya aneh pada kasus ini. Harusnya tak ada abu sebanyak itu di udara.”


“Jadi kau sedang mengatakan bahwa letusan gunung berapinya tidak sama seperti yang GREMLIN rencanakan?”


“Aku tidak tahu……..Kopral!! Kapal ini bisa mengakses internet demi tujuan untuk terhubung ke sistem pintar untuk unit yang terhubung, kan?? Setelah semua uang yang kuberikan padamu, aku harap kau tidak berkata “tidak”. Aku ingin menghubungkan dengan Imperial Package milikku dan mendapatkan beberapa……”


Si presiden tiba-tiba terhenti berbicara karena adanya bekas asap putih di langit seperti jejak pesawat jet.


Sesuatu seperti jejak asap yang berbentuk tombak sedang mendekat dari arah teluk Lanai. Namun, itu tidak berasal dari titik terdekat teluk. Malahan, itu datang dari titik yang berjarak sekitar 10 kilometer di sisi sebelah kanan Arc.


Arc langsung paham benda apa yang terbang dan meninggalkan jejak asap seperti itu.


“Se-se-sebuah rudal anti – udara??”


“Sial!! Segera loncat ke laut!!” Seseorang berteriak.


Sedetik kemudian, rudal itu tanpa ampun menghantam sisi perahu patroli yang terdapat Arc dan rekan-rekannya. Dengan ledakan, perahu itu terbang di atas kepala Arc yang sudah membenamkan sebagian tubuhnya di laut.


Para marinir yang sudah berhasil terjun ke air, mengeluarkan kepalanya ke permukaan untuk mendapatkan sedikit oksigen.


Fakta bahwa mereka bisa kabur tanpa lecet sedikitpun berarti…………


“Tuan Presiden!! Itu tadi kemungkinan besar Narwhal yang telah dikembangkanoleh EU!! Itu adalah rudal anti-udara yang didisain semata-mata untuk melubangi sisi kapal yang tangguh sekalipun. Kekuatan dan ukurannya dibuat seminimum mungkin untuk menekan harga dan biaya transportasi. Tapi gelombang kejut yang dihasilkannya akan menyengat bagai tombak, sehingga dampaknya masih akan terasa walaupun kita sudah berada beberapa meter dari ledakannya!!”


“Tetapi siapa yang sedang menyerang kita…..? Apa yang sedang terjadi…?”


“Ada lebih banyak lagi sedang datang!! Loncat ke lautan!! Segera!!”


Lebih panjang, jejak berupa asap seakan membelah langit biru. Kapal patroli mereka bisa bergerak dengan cepat, tetapi tidak bisa bergerak lebih cepat untuk lolosan dari bidikan sebuah rudal.


Si presiden dan dua remaja Asia yang sudah menemaninya dari tadi melakukan perintah sang marinir untuk terjun ke perairan. Dengan luka seriusnya, pilot tidak bisa bersentuhan dengan asinnya air laut, jadi Arc dan rekannya membungkus oran itu pada suatu kotak karet dan kemudian menyeretnya ke lautan. Tak ada waktu untuk mengkhawatirkan apakah kotak tersebut muat ataukah tidak.


Setelah memastikan semuanya lolos, Arc Daniels langsung mengikuti mereka.


Segera setelah itu, beberapa rudal anti – udara menghantam sisa pesawat yang setengah tenggelam dan menghamburkannya bagaikan bubur bayi.


“Apakah pembombardirannya sudah selsai…..?” tanya Arc.


Dengan menggunakan nada bicara diplomatisnya, sang presiden membalas, “Aku ragu mereka mempunyai sensor untuk mengetahui keberadaan seseorang. Mereka akan mengirimkan suatu unit untuk memastikan apakah kita semua sudah mati, jadi kita perlu berterimakasih pada bintang keberuntungan kita karena kita masih bernafas sampai saat ini.”


“Me-mengirimkan unit? Apa yang sedang terjadi di sini!!??”


“Jangan tanya aku,” kata si presiden.


“I-Ini berarti perang….. Aku tak tahu negara mana yang berada di balik semua ini, tapi jika mereka mencoba membunuh presiden kita dengan serangan berskala sebesar ini, kita harus balas……!!!”


“Tuan marinir, selama mereka tak membunuhku, tak ada masalah, aku tak akan membuang sejumlah nyawa tentaraku untuk membalas sesuatu yang tak penting seperti itu.”


Rudal anti-udara itu adalah model yang dikembangkan oleh EU, tetapi membalas Eropa dengan tindakan serupa merupakan sesuatu yang lebih parah dari kebodohan. Walaupun kemungkinan merekalah yang menyerang, buktinya masihlah sangat lemah. Jika ini semua hanyalah politik adu domba, maka AS akan membalas dendam kepada suatu pihak yang benar-benar tak bersalah.


“Tuan, kau tadi mengatakan bahwa itu adalah Narwhals, kan?”


“Me-memangnya kenapa?”


“Apakah kau tahu modelnya secara spesifik? Apakah itu Ds ataukah Rs?”


“A-Aku mohon ma’af pak. Aku sudah mendengar suara lesatan macam-macam rudal, dan beda rudal, beda suara lesatannya, tetapi aku tak benar-benar paham jenis rudal apakah itu……”


“Narwhals tidak hanya mudah digunakan bagi negara-negara lain yang turut serta dalam proyek pengembangannya, tapi juga model D ini secara khusus dirancang sebagai model eksport untuk memperoleh beberapa kurs negara asing. Namun, harganya cukup mahal dan perawatannya terlalu khusus, jadi negara-negara yang tak tergabung dalam EU sudah membeli beberapa…… Hanya beberapa Gray Flags sudah membelinya.” [Oke EU adalah singkatan dari European Union atau yang biasa disebut Uni-Eropa dalam Bahasa. Sedangkan Gray Flags adalah kumpulan beberapa negara yang menggunakan warna abu-abu pada benderanya,seperti : Malta, Uganda, dll. Yang biasanya merupakan negara berkembang.]


“….Gray Flags?” Arc menelan ludahnya dengan suara keras. “Anda sedang mengatakan bahwa prajurit bayaran PMC adalah dalang dibalik semua ini?” [PMC adalah kepanjangan dari Private Military Company, yaitu suatu organisasi yang memiliki tentara yang bisa digunakan untuk beberapa kepentingan pribadi dengan imbalan sejumlah fiinansial tentunya.]


“Mungkin saja. Aku tidak bisa menapih kemungkinan bahwa itu adalah milik negara lain, tetapi pastinya akan ada suatu resiko yang lebih besar dan tidak menguntungkan jikalau kita membalas dendam kepada mereka, seperti saranmu tadi. Ini tampaknya bukanlah suatu hal yang dikerjakan pihak-pihak yang mengatasnamakan rasa nasionalisme mereka.” Sembur si presiden. “Namun siapapun yang berada di balik semua ini, identitaasnya belumlah diketahui. Sehingga ini semua belum akan berakhir. Tampaknya, mereka akan memulai suatu serangan udara besar-besaran.”


“J-Jadi mereka mendeklarasikan perang terhadap kita?”


“Ini akan menjadi jauh lebih mudah jika kita secara jantan menghadapi orang seperti itu satu lawan satu,” Roberto mengatakannya sambil mengacungkan jarinya ke langit. “Bahkan jika belum lengkap, Kilauea masihlah meletus dan debu vulkasinya akan menutupi langit. Apakah kau tahu apa itu artinya, kopral?”


“Pesawat udara tidak bisa terbang melaluinya?” potong seorang gadis Asia berwarna rambut seperti teh dalam bahasa Inggris.


“Ya. Itu berarti tidak ada bala bantuan tambahan dari pusat dalam bentuk pesawat tempur atau bomber. Dan,” tambah Roberto Katze, “jika rudal-rudal anti udara itu dilancarkan melalui kepulauan Hawaii, dan juga Lanai, maka kita tidak bisa mengharapkan suatu pemborbardiran dari kapal laut atau kapal induk. Menghindari rudal anti pesawat dengan menggunakan pesawat tempur yang bisa mengimbangi kecepatannya adalah cukup sukar, jadi tidak ada cara untuk menghindari suatu rudal kecuali dengan menggunakan suatu pesawat yang bisa terbang beberapa kali lebih kencang dari kecepatan rudal tersebut.”


“Jadi kepulauan Hawaii benar-benar sudah terisolasi….?”


“Karena mereka menunggu untuk melancarkan suatu serangan tanpa ampun setelah meledakkan gunung berapi, menurutku, mereka dengan sengaja menciptakan suatu isolasi ini. Isolasi ini sepertinya adalah tahapan awal dari rencana mereka lainnya, yaitu agar mereka dengan bebas bisa melakukan suatu hal pada kepulaian Hawaii ini tanpa adanya campur tangan dari pihak luar.”


“Te-tetapi kepulauan Hawaii memiliki lebih banyak pangkalan perang daripada daerah di Pasifik! Tembakan-tembakan yang kita terima disini, harusnya sudah cukup untuk….!!”


“Kau seakan mengasumsikan ini sebagai tembakan-tembakan yang sederhana, kopral,” kata si presiden dengan ekspresi wajah pahit. “Tetapi musuh kita memiliki kekuatan yang jauh melebihi akal sehat kita. Aku telah menyaksikannya dengan mata – kepalaku sendiri. Dan serangan rudal ini seakan juga menunjukkan bahwa mereka juga mampu untuk melancarkan serangan yang berbasis pada ilmu pengetahuan….. Mereka memiliki kekuatan yang mendukung kekuatan AS.”


Si presiden berkata sambil menyusun beberapa informasi di kepalanya.


Apa yang terjadi jika kekuatan yang tidak bisa diterangkan dan bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan ini berpadu?


Seberapa parah dampak akan terjadi?


Dia menggertakkan giginya dan berkata, “Jika begini terus, rencana mereka akan terus berkembang samapai ke suatu titik tertentu, dan membuat mereka bisa memperoleh semua yang mereka mau.”



Chapter 4: Pengasingan Dan Runtuhnya Suatu Peraturan — Trident.[edit]

Part 1[edit]


(10 November - California – Pangkalan Udara Grand Arrow – Ruangan Kontrol Pusat - Diambil dari kamera untuk merekam kegiatan militer)


Keributan di Kepulauan Hawaii telah menyebar sampai ke markas angkatan udara terbesar di pantai barat. Keributan itu adalah terbesar bagi mereka yang dalam perintah daripada bagi pekerja pemeliharaan yang melakukan pemeriksaan akhir pada pesawat tempur atau pilot yang menunggu perintah.


Alfred Thirdman, komkaun pangkalan, melirik dokumen tebal dan melemparkannya ke samping. Dia menginjak potongan kertas tak terpakai dengan sepatunya dan berteriak marah.


"Kau bodoh !! Kita bisa mengetahui siapakah dibalik kekuatan musuh ini nanti! Saat ini, keselamatan presiden menjadi prioritas utama, jadi kita hanya perlu untuk membunuh semua musuh! Apa kau tidak mendengar aku sedang memerintahkanmu untuk menghitung apakah kita bisa menyerang ataukah tidak !? Bagaimana situasi mengenai penyebaran, ketinggian, dan kepadatan abu vulkanik !? "


Citra satelit menunjukkan sesuatu yang membingungkan.


Sejumlah besar tentara mendarat di delapan pulau utama yang membentuk Kepulauan Hawaii. Tampaknya beberapa kapal tanker dan kapal penumpang lepas pantai telah menyamar sebagai kapal pendaratan. Sejumlah besar hovercrafts yang membawa tentara dan senjata seperti kendaraan off-road, kendaraan lapis baja, dan bahkan unit rudal anti-kapal. [hovercrafts adalah kendaraan militer yang bisa berjalan di perairan dan daratan]


Perkiraan mengatakan ada tak lebih dari 7.000 tentara.


Namun, di samping para prajurit untuk bertempur di garis depan, ada kemungkinan pekerja pemeliharaan dan petugas komunikasi untuk dukungan logistik. Dengan orang-orang tersebut, mungkin jumlahnya mencapai 10.000 jiwa.


Itu adalah kekuatan yang terlalu besar untuk berfungsi sebagai satu divisi.


Alfred merasa pembuluh darah di pelipisnya berdenyut dengan tidak nyaman saat ia memikirkan tentang fakta bahwa mereka telah, entah bagaimana, mengabaikan begitu besar kekuatan musuh dan mereka telah diizinkan untuk menyerang daratan Amerika.


Salah satu bawahan Alfred memberi laporan sambil tampak takut karena perkembangan situasi dan raut wajah komandannya sendiri.


"D-Debu vulkanis telah tersebar di daerah yang cukup luas di sekitar Kilauea dan dengan kepadatan yang sangat tinggi. Kami menggunakan laser milik scanning satelit, tetapi jarak jarak pandangnya pun tak terlihat karena kepekatan asap. Jika sebuah pesawat diluncurkan ke abu yang padat ini, hampir dijamin mesinnya akan bermasalah ... "


"Apakah karena lalu-lintas angin? Jika demikian, abu harusnya menyebarkan sebagian besar dalam satu arah saja. Wilayah barat seperti Guam atau Yokosuka mungkin tidak termasuk, tapi pasti kita bisa memberikan dukungan udara dari sini di daratan! "


"Meskipun sebagian besar abunya terbang ke satu arah, masihlah terdapat beberapa abu yang menyebar ke segala arah. Ki-kita tidak bisa lebih dekat dari jarak 300 kilometer. "



Alfred mendecakkan lidahnya dan menendang konsol tak berguna sekeras yang dia bisa dengan ujung sepatu botnya.


Kepulauan Hawaii memiliki kekuatan militer Amerika yang lebih jika dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya di Pasifik, tapi fakta itu bahkan tidak memberinya harapan tentang perkembangan krisis ini. Bahkan kemudian, kapal Aegis berlabuh di pelabuhan angkatan laut, sedang diledakkan satu demi satu. [Aegis adalah kapal perang yang bisa menembakkan rudal untuk menghalau serangan udara]


Seakan-akan merupakan suatu keberuntungan bahwa kapal induk bertenaga nuklir Hubble Lotus kini tengah berada di Laut Cina Selatan.


"Presiden ada di sini. Apakah Kau mengatakan kita harus duduk di sini tidak melakukan apa-apa sementara kapal anti rudal yang sedang digunakan di seluruh Kepulauan Hawaii dan kekuatan militer gabungan yang tak dikenal itu sedang menyerang? "


"Ti-tidak, tapi ..."


"Tampaknya dukungan dengan kapal perang adalah satu-satunya pilihan kami."


"Kapal-kapal anti rudal itu bisa menghempaskanmu dengan seketika. Dengan teknologi saat ini, sulit untuk menghindari rudal yang terbang hanya beberapa meter di atas permukaan…………."


Tanpa membiarkan bawahannya selesai berbicara, Alfred menendang konsol itu sekali lagi.


Setelah beberapa saat, ia berkata, "Buka koneksi ke Dirty Lance di Texas. Mereka mungkin berpikir hal yang sama di sana. "


"K-Ke peluncur rudal balistik tanah itu!? Tapi presiden ada di sini, belum lagi semua orang lain ... !! "


"Aku tidak punya niat untuk menggunakan rudal nuklir dan tidak akan menembakkan jenis rudal seperti itu di negara kita sendiri. Dan pada tahap ini, aku tidak punya niat untuk menyarankan kita pergi berperang. " Alfred menatap proyektor. "Kita akan memantik hulu ledak normal pada ketinggian tertentu untuk menerbangkan abu vulkanik yang tersebar di langit. Bahkan jika dukungan udara dari dekat Guam tidak memungkinkan, kita mungkin dapat membuat celah yang cukup pada gumpalan asap itu untuk kemudian melewatkan sesuatu padanya, dan melewati bagian gumpalan yang tidak terlalu terkompresi. "


"T-tapi bisakah kita bahkan melakukan itu? Aku meragukan wakil presiden akan mensetujui rencana ini dan tidak ada hukum khusus mengenai penggunaan rudal balistik pada daerah di Amerika ... "


"Dalam beberapa kemungkinan, kenyataan seperti itu hanya menghalangi rencana kira," kata Alfred sambil menghela napas. "Tetapi mengingat situasi yang seperti sekarang ini, aku ingin banyak kartu yang dapat digunakan sebanyak yang aku bisa. Aku ingin bisa bergerak secepat mungkin walaupun dalam situasi yang sempit kemungkinan berhasilnya. "




Part 2[edit]


(10 November - Oahu – Pangkalan Laut Blackport – Diambil dari kamera pada helm tentara)


Tentara bayaran berseragam militer yang berkilauan seperti permukaan CD memanjat pagar pelabuhan angkatan laut Amerika. Raymond Kalman adalah salah satu dari mereka. Mendapatkan jarak 20 kilometer dari pangkalan itu adalah suatu mukjizat, jadi menginjakkan kaki di dalamnya adalah suatu hal yang bahkan lebih khayal. Tapi mereka melakukannya. Sepatu bot militer berujung baja menginjak-injak daerah itu.


Bahkan, tentara bayaran melakukan sesuatu yang lebih dari sekedar memasuki pangkalan.


Beberapa dari frigat dan kapal Aegis berlabuh di pelabuhan memuntahkan asap hitam. Ledakan terjadi. Berbagai bahan peledak dalam kapal terbakar menyebabkan lebih dan lebih ledakan.


"Oh, mantab anjeng !! Lambang bintang-bintang dan garis-garis kekuasaan 'sudah tenggelam! Kapal Aegis yang sombong itu tenggelam! "


"Hentikan perayaan tak berguna itu, Eater 8! Ini belum berakhir !! "


Tembakan terus-menerus terdengar. Bahkan di saat Raymond panik dan menurunkan tubuhnya ke bawah kemudian melompat di belakang traktor militer yang terguling, ia memiliki senyum di wajahnya. Serangan balik dari angkatan laut Amerika masih terus berlanjut, tapi itu berlangsung dengan sporadis. Rentetan peluru kecil tertembakkan dan gelombang serangan yang tak terorganisir maupun terorganisir datang dari segala penjuru. Jelas sisi militer komando Amerika tengah berada di kekacauan. Mereka kurang lebih telah menang.


"Dimana itu? Di mana kapal induknya? Aku pikir adalah hal yang mengerikan mengingat sang presiden seharusnya berada di sini. "


"Ada di Laut Cina Selatan, ingat? ... Kau tahu, aku sedikit khawatir tentang seberapa baik dan terorganisir serangan mereka. "


Tentu saja alasan yang mengapa ini semua serangan ini bisa berlangsung dengan baik.


Sulit bagi Raymond untuk percaya tentang semua ini yang berlangsung dengan begitu tiba-tiba. Mereka yang menyangkal okultisme selalu mengatakan bahwa mereka hanya akan percaya terhadap apa yang mereka lihat dengan mata kepala sendiri, tetapi semua peristiwa ini, yang berjalan dengan sangat lancar dan baik, melampaui akal sehat mereka. Dia benar-benar melihat apa yang terjadi, tapi dia masih tidak mau percaya.


Beberapa jenis bayangan hitam raksasa melompat dari kapal perang ke kapal perang.


Tentara musuh bersembunyi di balik penutup yang dengan akurat terhantam sejumlah serangan kilat yang datang dari debu vulkanis.


Api yang dimuntahkan dari kapal perang berubah bentuk dan mengecam bangunan - bangunan padat seolah-olah memiliki pikiran sendiri.


Namun, penaklukan itu tidak dilakukan semata-mata oleh hal-hal "gaib yang tidak diketahui". Raymond dan yang lainnya memerangi angkatan laut Amerika dengan peluru normal dan bahan peledak. Okultisme seakan merebak diantara peperangan ini dan hal-hal berbau gaib disisipkan diantara peluru-peluru yang ditembakkan oleh senjata ilmj pengetahuan. Suatu kesetaraan antara penggunaan sihir dan ilmu pengetahuan dikuasai betul oleh musuh. Seakan hampir tak mungkin betapa mudahnya mereka mengambil alih kendali dari medan perang.


Dan kemudian ...


"Jangan berlebihan ..." kata, suara yang tajam dan sedingin es, yang menusuk masuk ke telinga Raymond.


Suara itu milik seorang wanita dewasa yang mengenakan pakaian yang sama seperti yang lain. Namun ada sesuatu pada dirinya yang membedakan dari penampilan orang lain yang mengenakan seragam perak. Dia jelas berbeda. Dia adalah salah satu dari orang-orang yang telah membawa kekuatan baru ke medan perang.


Dia adalah bagian dari GREMLIN.


Dia adalah seorang penyihir.


Wanita itu memegang kekuatan yang benar-benar membuat seseorang merubah pikirannya tentang definisi kuno dari okultisme, yaitu suatu kekuatan yang hanya berdasar pada berbagai macam hal tidak rasional, menjadi konsep baru yang bisa cocok dengan segala macam teknologi terbaru pada medan perang.


"Tujuan kita adalah merebut Amerika untuk diri kita sendiri, bukan untuk menghancurkannya. Mereka akan menjadi kekuatan kita di waktu dekat, jadi kita tidak harus melakukan kerusakan lebih dari yang diperlukan. "


"Tunggu, kau menyuruh kita untuk menahan diri dan hanya melumpuhkan mereka !? Apakah Kau idiot !? Semua orang di medan perang memiliki senjata dan semua orang yang dapat menggerakkan jari mereka untuk menarik pelatuk adalah musuh. Dalam perang, semua yang kau butuhkan hanyalah mengambil nyawa seseorang atau nyawamu yang diambil! Bagaimana kita bisa menang jika kita tidak membunuh mereka ketika kita memiliki kesempatan !? Iya kan !? " teriak Raymond Kalman yang mood-nya kini lebih tinggi karena ledakan berulang dan kilatan cahaya. Semua serangan itu sungguh memberikannya kemudahan dalam berperang yang tidak dia duga sebelumnya.


Wanita dengan suara tajam lembut itu membungkus tangan Raymond dengan telapak tangannya seakan hendak menghentikan dia.


Hanya itu yang dibutuhkan.


Dengan suara seperti wajan yang memanas, tangan kanan dan pergelangan Raymond berubah menjadi abu hitam.


"Gh ... gyaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh !? A-ah? "


Jeritannya berakhir dan berubah menjadi suara kebingungan karena, setelah dia membakarnya habis hingga tak menyisakan bahkan tulang benulangnya, secara ajaib dia mendapatkan kembali daging dan kulit di tangannya seakan dia bisa beregenerasi lagi. Setelah hanya dalam sepuluh detik, tangan dan bahkan sarung tangan perak di atasnya sudah kembali normal.


Rasa sakit dan cedera telah pergi, tapi rasa takut tetap berada dalam otaknya.


Dia diserang oleh rasa yang ekstrim dari kegelisahan karena ketidaksesuaian antara apa yang ia rasa dan bagaimana kondisi fisiknya.


Kemudian, suara tajam wanita berlanjut dalam bisikan yang jelas.


"Jangan berlebihan."


Okultisme menguasai medan perang ini.


Tidak membedakan antara teman dan musuh.


Meskipun berada di sisi dengan keuntungan yang luar biasa, Raymond dan yang lainnya tersiksa oleh rasa intimidasi yang kuat seolah-olah mereka ditodong dengan pisau dingin yang ditekan pada dada mereka.


Namun, runtutan kejadian aneh tersebut tidak berakhir di sana.


"Oh, ayolah. Bukankah cara seperti itu terlalu berlebihan untuk mengancam seorang amatir? "


Hal berikutnya yang Raymond tahu, seorang pria dengan pakaian resmi berdiri di tengah dermaga militer.


Raymond tidak tahu bagaimana atau kapan orang itu sudah ada di sana.


Sebuah kartu tunggal melayang di udara seperti daun.


Seseorang dengan mata yang baik mungkin dapat melihat bahwa itu bergambar jagoan berpedang, yaitu sebuah kartu tarot dari arcana minor.


Dia adalah salah satu dari para penyihir yang telah memasuki Kepulauan Hawaii bersama dengan Leivinia Birdway.


Dia adalah anggota dari Dawn-Colored Sunlight.


Dia adalah Mark Space.


"..."


Salah satu prajurit dalam seragam perak, yaitu wanita dengan suara yang tajam, memeriksa sesuatu melalui radio nya. Rinciannya tidak jelas, tetapi pertempuran antara penyihir juga dimulai pada Lanai dan Hawaii.


Dia menajamkan suaranya lagi dan berkata, "Jadi kau bersembunyi di seluruh tempat untuk mengumpulkan informasi. "


"Kurang lebih demikian."


Seperti tukang sihir, sejumlah besar kartu terbang dari tangan kanan pria itu.


Bahkan jika militer Amerika dan Dawn-Colored Sunlight bergabung, mereka bisa tidak melakukan lebih dari apa yang GREMLIN sudah lakukan. Perbedaan luar biasa itu terletak pada berapa banyak penyihir yang dimiliki oleh suatu kubu.


"Aku ragu kita benar-benar bisa membalikkan keadaan ini, tapi setidaknya kita bisa membeli menunda waktu bahkan jika memungkinkan….. menyerah adalah cara yang jauh lebih efektif, " kata pria itu.


"Apakah Kau benar-benar berpikir seorang penyihir yang hanya dilatih oleh seorang gadis kecil dapat menandingi tingkatan GREMLIN? "


"Untungnya, aku memiliki banyak arcana minor penuh di sakuku untuk menghiburmu."



Part 3[edit]


(10 November - Oahu – Jalan Utama - Kendaraan Pemerintah – Diambil dari kamera untuk proses rekaman)


Kendaraan Pemerintah hitam membelok bolak-balik.


Di dalamnya, ada ajudan presiden, Roseline Krackhart, melihat belakang dengan tatapan tajam sembari tubuhnya bergetar.


Sebuah kendaraan militer off-road mendekati mereka.


Seorang pria yang tubuh bagian atasnya mencuat dari atap menembakkan peluru yang tak terhitung jumlahnya menggunakan senapan serbu gaya bullup dan bunga api berwarna oranye terbang dari permukaan kendaraan pemerintah. [Bullpup adalah konfigurasi senjata api, dimana mekanisme dan magazennya terletak di belakang pelatuk. Konfigurasi seperti ini meningkatkan perbandingan panjang laras terhadap panjang total senapan, yang memungkinkan membuat senapan yang larasnya sama dengan laras senapan biasa, tapi total panjang senapan lebih pendek. Keuntungannya selain lebih pendek, juga relatif lebih ringan. Konsep konfigurasi seperti ini sudah muncul sejak sebelum Perang Dunia I, tapi baru dipakai secara luas pada tahun 1970-an, Wikipedia]


"Bagaimana mereka bisa melakukan hal ini di tengah-tengah mata banyak orang dan di siang bolong ... !?" seru Roseline.


Dia menggertakan giginya menanggapi situasi di seluruh Kepulauan Hawaii yang benar-benar berubah selama satu jam terakhir. Bahkan kemudian, polisi berseragam hanya menonton dengan syok sembari kendaraan militer Roseline terus diberondong peluru.


Mereka berada di Amerika, tapi suasananya jelas tidak tampak seperti itu.


Di saat dia mulai menerima kenyataan tersebut, Roseline segera memotong pemikirannya itu.


Sebagai orang yang ditakdirkan untuk mendukung pemimpin bangsa, dia tidak bisa membiarkan dirinya menerima kenyataan itu.


Dia memandang polisi dan berteriak, "Gunakan radio atau ponselmu atau apapun sejenisnya. Cukup gunakan namaku untuk membuat semua petugas polisi mundur !! Jaket anti pelurumu tidak bisa menghentikan peluru senapan !! "


"Dan lebih penting lagi, apa yang akan kita lakukan !? Kita tidak memiliki pasokan tak terbatas bensin bensin yang tak terbatas!! "


"Markas terdekat adalah markas laut Pearl Harbor ketiga! Kita perlu masuk ke dalamnya bahkan jika kita harus memaksa dan kemudian mendapatkan perlindungan di sana. Sudah waktunya kita menunjukkan mereka kekuatan polisi dunia !! "


Beberapa benda dengan jelas menonjol dan melonjak oleh dengan kecepatan tinggi.


Hovercrafts hitam raksasa yang tak terhitung jumlahnya yang mendarat di pantai, seakan menodai pasir putih yang murni. Puluhan tentara mengenakan seragam perak dan kendaraan off-road lapis baja keluar dari kumpulan hovercrafts tersebut. Ada bahkan yang tampak seperti wadah raksasa. Itu adalah benda yang berbentuk seperti “lengan” pengangkut yang berfungsi untuk menjaga seimbang pada ketinggian sangat rendah.


(Ini konyol. Ini melampaui tingkatan sekelompok teroris. Kekuatan mereka setara dengan satuan batalyon tentara. Dan itu berarti….pada dasarnya ini adalah permulaan suatu perang ...)


"Gray Flag ... T-tapi dari mana ...?"


"Tidak ada keseragaman pada gerakan mereka. Kemungkinan besar, mereka bukanlah tentara nasional yang dilatih bersama-sama dari awal. Kemungkinan besar mereka adalah tentara bayaran PMC yang dikumpulkan dan sudah memiliki tingkat pengalaman tertentu. Tapi itu bukan masalah sebenarnya di sini. "


"?"


"Siapa yang mempekerjakan mereka dan untuk alasan apa?"


Di saat Roseline mengertakkan giginya, kendaraan pemerintah itu meluncur ke markas angkatan laut.


Namun, dia tidak mendapatkan harapan yang ia kehendaki.


Kendaraan pemerintah datang dan berhenti mendadak di depan pangkalan. Mereka tidak diminta untuk berhenti oleh para tentara. Bahkan tidak ada tentara di sana yang menghentikan mereka.


Sebaliknya, lautan api menyebar di depan mata mereka.


Koleksi terbesar kekuatan militer polisi dunia di Pasifik habis terbakar. Tidak ada lagi garis pertahanan di sekitar pangkalan. Pengeboman jarak jauh telah meluluh-lantahkan pagar pertahanan yang sangat panjang dan tentara musuh mulai menyerang masuk.


"Mereka" yang terdiri dari lima tim.


Mereka semua mengenakan seragam berwarna perak seperti CD yang membuat mereka semua tampak identik, tetapi penampilan pemimpin dari kelima kelompok ini jelas-jelas berbeda.


Dalam bentrokan senjata, marinir Amerika adalah yang terbaik. Mereka mungkin kalah dengan Academy City perihal perkembangan teknologi, tetapi dalam hal normal, Amerika jelas memerintah dunia baik dari segi kualitas dan kuantitas.


Bahkan demikian, tentara utama sekarang sedang kewalahan.


Mereka kewalahan oleh tentara bayaran yang mengalir ke markas seperti longsoran salju dalam lima kelompok.


Sumber keberhasilan para tentara bayaran ini adalah orang-orang “yang menjadi pusatnya”.


Mereka sendiri tidak bergantung pada senjata. Api bertiup dari tangan mereka, es tombak diluncurkan seperti hujan, petir melompat-lompat di sekitar seperti makhluk hidup, dan retak terbuka pada tanah yang menyebabkan barikade pertahanan roboh total.


Fenomena yang mereka gunakan untuk melawan kekuatan Amerika tidak mengikuti hukum fisika atau kimia.


Api membakar baja yang seharusnya tahan panas dan serangan petir melewati benda yang sehakrusnya bersifat isolator seperti beton. Serangan-serangan misterius itu saja seharusnya sudah cukup untuk melumpuhkan pasukan Amerika, tetapi ketika para marinir dengan panik melarikan diri dari balik barikade, mereka terpojok oleh senapan serbu tentara bayaran 'dan peluncur granat.


Itu bukan hanya senjata normal.


Itu bukan hanya okultisme.


Kombinasi mereka yang seperti itu adalah sesuatu yang tidak terlihat bahkan dalam Perang Dunia III. Jika kedua metode ini, yakni sihir dan teknologi, digabungkan dalam suatu kelompok tunggal, seharusnya perdamaian dunia bukanlah lagi hal yang mustahil untuk diwujudkan. Namun, yang mereka inginkan adalah sebaliknya.


Sementara Roseline duduk tertegun, sesuatu yang lebih membingungkan terjadi.


Beberapa ratus meter di depan, salah satu tentara berseragam perak memandang ke arahnya. Segera setelah itu, ia melompat ke arahnya seperti suatu lemparan panjang dalam olahraga bisbol. Ia mendarat di kap kendaraan pemerintah dan diam-diam mengulurkan tangan ke arah mobil.


Sesuatu tertembakkan dari tangannya dan sebelum Roseline mampu memahami apakah itu api atau es, sosok baru tampaknya terbang dari samping dan menendang tentara perak itu.


Sosok baru memiliki rambut putih dan mata merah. Roseline tidak punya ide untuk mengetahui sipakah dia, tapi ia adalah Level 5 yang dikatakan sebagai yang terkuat bahkan di Academy City, Jepang.


"Cih. Mereka tak ada habisnya. Birdway! Tidak bisakah kau mengenyahkan mereka dengan menggunakan beberapa sihir yang lebih nyaman !? Ini hanya membuang-buang kekuatan bateraiku !! "


"Kau tahu, penyihir menggunakan bagian dari tubuh mereka untuk menggunakan sihir. Hal ini tidak seperti kemampuanmu yang relatif tidak membutuhkan pengorbanan apa-apa untuk menggunakannya. ... Itu sebabnya pasukan GREMLIN mengkombinasikan serangannya dengan senjata biasa untuk mengurangi semua kerugian itu. "


"Kombinasi ilmu pengetahuan dan sihir ..."


"Ya, dan dengan berbagai jenis konstruksi pada aliansi Roma / Rusia selama Perang Dunia III. "


Sebuah lautan api menyebar.


Semua orang melarikan diri dalam ketakutan, tetapi hanya mereka berdua sajalah yang tampak terpisah dari semua orang.


Gadis kecil dengan santai menunjuk tongkatnya pada dinding api yang membakar markas dan menelannya dengan ledakan putih yang lebih besar. Para tentara bayaran yang bersembunyi di balik sebuah kendaraan lapis baja tertiup pergi bersama dengan itu. Lebih banyak ledakan putih muncul. Kilatan cahaya itu dengan mudah melewati markas dan memperkuat serangan dari para pasukan Amerika yang sudah babak belur.


"Aku suka melakukan hal-hal dalam skala besar seperti ini. Aku pikir aku hanya akan menyerang habis-habisan tanpa khawatir tentang mengatur output-ku. "


"Jangan berpura-pura, kau bahkan menyerang dengan membabi-buta. Jangan kau kira aku tak melihat seranganmu yang juga mengenai tentara-tentara Amerika yang berada pada pihak kita, " jawab Accelerator.


"Tenang saja, tak satupun dari mereka akan mati ketika terkena seranganku ... selama tubuh mereka dilatih untuk kondisi yang lebih ekstrim dari kebanyakan orang. Aku sudah memastikan itu. "


Saat itulah Roseline menyadari sesuatu.


Marinir Amerika didorong kembali dan terpojok oleh tentara bayaran. Cukup banyak dari mereka yang telah tertembak dan terluka, tapi sejauh yang dia bisa melihat, tidak ada mayat. Mereka nyaris berhasil untuk melindungi garis akhir.


"... Sepertinya kita telah mengamankan beberapa potongan kotoran tak berguna," kata si monster berambut putih dengan terdengar sangat jengkel.


"Ya, tapi Kau tidak punya niat untuk meninggalkan mereka di belakang, kan, pahlawan?"


"Jangan bertindak seperti Kau tahu apa yang akan aku lakukan."


"Baik, baik. Pergi ke depan dan berpura-puralah tidak menyukainya. Kita hanya perlu untuk menyelamatkan kekuatan militer yang cukup untuk membalikkan situasi ini. Untuk saat ini, kita perlu menghabiskan cukup waktu untuk membuat tentara Amerika mundur dan meringkus beberapa orang tentara bayaran sialan atau penyihir saat dibutuhkan. "



Part 4[edit]


(10 November - Molokai – Diambil dari kamera keamanan di “Motel Udang”)


Saronia A. Irivika berdiri di depan sebuah motel. Dia bersandar di pintu tipis sementara meminum air mineral dari botol. Rambutnya basah seolah-olah dia baru saja mandi. Dia benar-benar berada di tengah laut setengah jam yang lalu.


Dia bisa mendengar ledakan yang berselang dan tembakan dari posisinya sekarang.


Selama Perang Dunia III yang hanya dua minggu sebelumnya, mereka telah mendengar suara di mana saja di seluruh dunia. Dan kemungkinan besar orang di seluruh dunia termasuk Kepulauan Hawaii memutuskan untuk tidak pernah ingin mendengar suara-suara itu lagi.


Dia adalah satu-satunya tamu motel pinggir pantai yang berjajar seperti perumahan. Bahkan manajer motelnya melarikan diri. Di saat Saronia melihat sekeliling, ia benar-benar tidak bisa menyalahkan semua orang untuk melarikan diri karena parahnya situasi di sana.


Pantai putih tidak lagi sebagai lokasi wisata.


Daerh itu sekarang tertutup dengan hovercrafts militer yang besar, kendaraan off-road, tentara berseragam perak, dan kontainer berbentuk unit rudal anti-kapal. Hijau hitam dan lumut menyebar di sekitar seakan mengingatkan salah satu dari bau kematian. Jejak asap berbentuk seperti tombak yang panjang dan sempit di angkasa berasal dari unit rudal anti-kapal menyebabkan reruntuhan frigat yang berhasil lolos dari pelabuhan militer. Senjata perang di pantai bukan hanya pajangan di sana dan bukan hanya alat untuk menakut-nakuti preman kampung. Itu benar-benar digunakan dan benar-benar menyebabkan kerusakan. Tak salah lagi, semua suasana ini merupakan suasana kembalinya perang setelah hanya jeda selama 2 minggu.


Saronia berbalik ke arah salah satu tentara perak yang berjalan di dekatnya dan berkata, "Kita akhirnya mendekati skala yang kita inginkan. Sampai saat ini, ukuran ini hanya terlalu kecil untuk dilihat dengan layak. "


"Kita bisa memiliki kontrol penuh dari pulau-pulau dalam sekitar 5 jam ke depan, tetapi tidak perlu menunggu. Kita harus melakukan tujuan kita secepat mungkin. "


"Aku punya demonstrasi yang bagus dari rudal anti-kapal sekarang, tapi apa yang bisa kita gunaka untuk menanggulangi kapal selam? "


"Kita menyiapkan torpedo yang diluncurkan dari ketinggian rendah. Setelah terbang selama sekitar 100 meter, itu akan memasuki laut, dan dari sana, akan meluncur seperti torpedo normal. Model ini dirancang untuk melakukan serangan kapal selam dari daratan. "


"Pastikan untuk memperkuat pertahanan anti-personil milikmu. Selalu ada kemungkinan datangnya unit khusus “pasukan katak”, aku pikir mereka akan didatangkan untuk menyerang dari perairan dengan berenang. "


"... Apakah Kau benar-benar berpikir beberapa orang dapat mengatasi semua keuntungan kita ini? Ini seakan seperti melawan kesebelasan tim sepak bola dengan seorang diri. "


"Berhati-hati sajalah. Jangan lupa tujuan kita sesungguhnya di sini. "


Tiba-tiba, ponsel prajurit perak mulai berdering.


Setelah percakapan singkat, ia menyerahkan telepon ke Saronia.


"Ini dari Knowledge 12."


"Siapa itu?"


"Seseorang yang menggaji kita."


"Oh, dia. Berikan padaku. " Cara Saronia berbicara tiba-tiba berubah menjadi lebih sopan. "Halo. Fase ini akan berlangsung dengan cukup baik. Apakah kau mempunyai beberapa masalah? "


"Kurangnya masalah malah membuatku menjadi khawatir, jadi aku putuskan untuk mengecek-dan-re-cek segala sesuatu."


"Oh, jadi tidak ada masalah. Bagaimana pengaruh pada pusatnya?"


"Apa yang dapat aku lakukan dengan jangkauan kekuatanku tidaklah ada masalah, tetapi Kau tahu betul itu tidaklah cukup. Itulah alasan mengapa aku ingin kau untuk membantuku. "


"Kata-katamu cukup ambigu bagiku, namun bahkan GREMLIN membutuhkan sedikit waktu persiapan untuk menguasai seluruh Amerika Serikat. Kita hanya harus bersabar. " dari perkataannya yang terkesan berat ini, nada Saronia berbicara masihlah sangat enteng. "Omong-omong, kita memiliki wakil presiden, sehingga tidak dapatkah kita dengan bergegas mengatakan bahwa presiden telah hilang dan tidak dapat melanjutkan tugas resminya? "


"Sayangnya, tidak," kata orang tersebut melalui telepon dengan nada tidak tertarik. "Apakah Kau tahu apa itu Air Force One? "


"Jet pribadi milik presiden. Minimal, benda itu memiliki peralatan yang dibutuhkan presiden untuk melaksanakan tugas-tugasnya dan dia dapat memerintahkan semua pasukan bersenjata dari sana jika keadaan berubah menjadi darurat. "


" Imperial Package yang Roberto Katze miliki adalah benda yang kurang lebih berkemampuan sama. Itu memberinya otoritas lengkap di atas awan pemerintah dan memungkinkan dia untuk mengirimkan perintah presiden dari mana saja dia berada. Hanya membuat dia keluar dari Gedung Putih tidaklah cukup. Selama dia memiliki Imperial Package, dia mampu melaksanakan tugas resminya sebagai presiden. "


"Kemudian kita hanya perlu mengikuti rencana tanpa mencari jalan pintas. Berhati-hatilah dengan semua tujuan rencanamu. Aku kira aku akan mengurus beberapa persiapan akhir sebelum hal-hal ini benar-benar dimulai, " kata Saronia dengan santai. "Oh, satu hal lagi."


Prajurit perak gemetar sedikit.


Tampak emosi negatif memancar dari tubuh Saronia melalui perangkat elektronik dan mencapai orang di ujung saluran telepon itu.


"Aku menyadari bahwa Kau hanya berusaha untuk membuatku tetap berada dalam keadaan yang sulit sambil terus terlibat dengan pertempuran demi pertempuran, dan aku sangat mungkin terbelit dalam suatu kerusuhan yang jauh lebih berbahaya karena peranku adalah melindungi Trigger-nya, maka jika kau mencoba untuk menipuku dan menggunakanku sebagai umpan sekali lagi ... Maka akan ku-koleksi kepalamu bersama-sama kepala presiden mesum itu. "



Part 5[edit]


(10 November - Lanai - Star Lounge Shot Bar – Diambil dari rekaman kamera keamanan)


Kamijou Touma, Misaka Mikoto, dan Roberto Katze membuka paksa pintu bar yang kosong dan bersembunyi di dalamnya. Setelah mendarat darurat di lapngan transportasi, yang dipulihkan oleh militer Amerika, dan diserang oleh rudal anti-kapal, mereka entah bagaimana berhasil sampai ke pantai. Mengabaikan semua hukum lalu lintas, kendaraan off-road yang diperlengkap dengan senapan mesin berani berpatroli di jalan-jalan utama.


Pakaian mereka tertutup air laut dan pasir, tapi bukanlah waktu untuk mengeluh tentang itu.


"... Aku harusnya menyadari hal itu," kata Presiden sambil duduk langsung di lantai dan menempatkan koper atase di sampingnya. "Aku harusnya menyadari itu ketika aku diberitahu ada seseorang yang mengendalikan orang lain melalui okultisme tapi orang ini memiliki pembatasan pada jumlah orang-orang yang bisa dikendalikannya. "


"Menyadari apa?"


"Aku pikir okultisme kini juga tengah menelan keseluruhan pemerintah. Aku pikir Senat, DPR, dan segala sesuatu dikendalikan oleh beberapa macam kekuatan aneh, tapi aku salah. "


"Eh, lantas apa ...?" tanya Kamijou denga gagap.


Dia pikir itu semua pasti ulah Saronia.


Itulah mengapa dari tadi presiden telah merasakan bahaya, melarikan diri dari para body-guard-nya sendiri, dan menuju keluar sendirian. GREMLIN telah menggunakan orang-orang di militer dan pemerintah untuk mencari informasi tentang Trigger dan telah digunakan pada Kilauea.


Tapi ...


"Hanya sedikit orang yang sedang dikendalikan," sembur Roberto. "Ini sama seperti yang terjadi pada tentara. Kau dapat mengontrol orang tanpa bergantung pada beberapa kekuatan aneh. "


"Ma-maksudmu ...?"


"Ada seseorang di luar sana dengan kekuatan untuk mengendalikan orang dengan paksa, tapi itu tidak sesuai dengan apa yang terjadi di sini. Di sini okultisme hampir tidak digunakan sama sekali. Kau dapat mengontrol orang dengan menggunakan perintah tanpa bergantung pada semua hal gaib itu. Ini adalah hal yang sama, yang biasanya aku lakukan sebagai Presiden! "


Kata-katanya mengalir dengan nada kecewa atas pembalikan semua keadaan ini dan penyerangan terhadap dirinya serta fakta bahwa bawahan dan pasukannya sendiri telah dengan jelas mengkhianatinya.


Namun, Kamijou hanya tidak bisa mengikuti jalan pikirannya.


Apa yang sebenarnya terjadi di Hawaii ... tidak, di Amerika Serikat?


"Tunggu sebentar. Birdway menggunakan analisis mantra otomatis untuk membongkar mantra apa yang digunakan Saronia. Dia benar-benar tidak mungkin untuk mengendalikan sejumlah besar dari- "


"Sekarang, aku ini benar-benar orang awam ketika berbicara masalah okultisme," kata Presiden, memotong perkataan Kamijou. "Tapi apakah Kau benar-benar yakin tidak ada kemungkinan analisis otomatis yang disengaja untuk mengarah pada hasil palsu? "


"Tunggu, maksudmu ...?"


"Kedua orang ini, yakni Birdway dan Saronia, adalah ahli dalam bidang ini, jadi ini bukan perkelahian antara seorang pro dan amatir. Itu berarti peluang suksesnya adalah 50/50. Bukankah mungkin jikalau Birdway ditipu? "


"Tapi bagaimana dengan Imperial bla bla bla bla bla milikmu itu? Apakah Kau tidak menggunakan data dari sana untuk menyimpulkan bahwa Saronia sedang mengendalikan sejumlah besar orang untuk mengumpulkan informasi tentang Trigger !? Dan Trigger benar-benar berada dalam markas Pearl Harbor, jadi- "


"Memang benar bahwa orang yang mengakses informasi tidak terkait dengan tugas-tugas mereka selama ini, pada database pemerintah pusat….ternyata juga mengakses data tentang Trigger. Dan ada kemungkinan bahwa informasi yang mereka dapatkan segera ditransfer ke kelompok perempuan Saronia itu. " kata Presiden sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi semua aku lihat hanyalah aliran data. Sangatlah mungkin mereka mengikuti perintah kelompok Saronia sementara kelima indra mereka masih dalam hipnotis penuh. "


"Tapi bagaimana dengan Cendrillon? Sebelum kita bertemu denganmu, kita melawan seorang penyihir bernama Cendrillon di bandara! Untuk membungkamnya setelah kita menangkap dia, Saronia mengendalikannya bahkan untuk melakukan bunuh diri !! "


Bahkan saat ia berbicara, argumen terhadap kata-katanya sendiri datang ke pikiran Kamijou.


Cendrillon dirinya mungkin telah diberikan suatu peran khusus.


Mereka mungkin memang telah mendengar suara Saronia, tapi itu bisa jadi mantra komunikasi sederhana. Kamijou tidak bisa menyangkal kemungkinan bahwa Cendrillon sendiri telah berusaha untuk bunuh diri untuk mematuhi apa yang Saronia telah katakan.


Itu adalah tindakan yang tidak terpikirkan oleh seseorang yang waras, tapi itu berhasil membodohi Kamijou dan penilaian yang lain '.


Adalah suatu hal yang mungkin bila Cendrillon berhasil untuk mengumpulkan semua informasi yang ia harus berikan kepada GREMLIN sehingga memberikan kesempatan yang lebih baik untuk membalas terhadap mereka. Jika itu benar, mereka harus memikirkan kembali semuanya dari awal.


"Aku meragukan anak-anak di pusat perbelanjaan dan pilot yang bekerja sama dengan Saronia memiliki kehendak sendiri yang bebas, tapi mungkin saja jumlah orang-orang yang dapat dikendalikannya lebih sedikit dari yang kita duga selama ini dan perintah yang dia bisa berikan adalah jauh lebih sederhana dari yang kita pikirkan. Bahkan, kemampuan untuk mengendalikan orang mungkin tidak lebih dari efek samping beberapa serangan yang dilakukan Saronia sebelumnya. Kekuatan sejatinya mungkin saja adalah sesuatu yang benar-benar berbeda. Kekuatan khusus Saronia A. Irivika yang sebenarnya mungkin bukanlah mengendalikan seseorang. "



Part 6[edit]


(10 November - Oahu - Puing-puing pesawat pada Markas Angkatan Laut Ketiga Pearl Harbor – Diambil dari kamera bantu pengontrol)


Birdway sedang bersandar di sisi pesawat angkut yang miring ke samping karena porosnya rusak. Dia sedang ditembaki oleh senjata mesin ringan milik kelompok bersenjata misterius. Setelah mendengar sesuatu dari telepon selulernya, dia secara sihir memanipulasi papirus di tangannya, memeriksa beberapa informasi, dan kemudian melemparkannya jatuh ke aspal yang retak.


"... Sialan, Balbina. Bagaimana Kau bisa menjual potongan barang tak berharga seperti ini padaku !? "


Seorang wanita berpakaian hitam yang telah Birdway temui ketika Trident muncul mengatakan, "Keahliannya adalah menjual bahan secara individu, sehingga semua yang terjadi tidak sepenuhnya merupakan kesalahannya, bos. Aku akan mengatakan bahwa kesalahan terletak kepadamu karena tidak membuat benda spiritual versimu sendiri karena Kau merasa itu adalah hal yang cenderung lebih merepotkan. "


"Ini berarti aku memiliki tugas lain," kata Birdway, mengabaikan bawahan nya. Dia dengan ringan mengayunkan tongkat di tangannya dan meledakkaan cahaya untuk meniup sekelompok tentara yang menggunakan kendaraan lapis baja sebagai perisai. "Aku harus memeriksa kembali spesifikasi Saronia itu. Aku perlu untuk menganalisis metode, efek, dan berbagai mantra yang dia gunakan. Aku harus mengulang analisis yang sebelumny aku sepenuhnya pasrahkan pada benda spiritual. "


"Dapatkah Kau benar-benar menyelesaikannya sebelum Kau menuju tempatnya untuk mengakhiri semua ini?"


"Seperti biasa, aku hanya harus menariknya keluar entah bagaimana caranya."



Part 7[edit]


(10 November - Lanai - Star Lounge Shot Bar – Diambil dari kamera dalam Sistem permainan genggam yang tersisa di meja)


Tidak semua orang telah dikendalikan oleh sihir Saronia itu.


Kamijou terkejut mendengar Presiden Roberto Katze mengatakan itu, tapi dia juga dengan serius menanggapi kemungkinan itu.


Seseorang mengendalikan pemerintah Amerika untuk keuntungan mereka sendiri.


Orang ini telah menggunakan berbagai metode untuk mengendalikan politisi dan pegawai pemerintahan.


Namun, ada beberapa orang yang bertindak semata-mata untuk negara mereka dan dengan keras kepala menolak untuk digunakan sebagai pion.


Dalam kasus itu ...


"Jadi siapa pun yang berada di balik semua ini, dia menggunakan metode realistis sebanyak yang dia bisa dan kemudian menggunakan sihir untuk dengan paksa mengurus sisanya? Jadi mereka menggerogoti Amerika baik di atas maupun dari bawah permukaan….seperti itu? "


"Mungkin."


Mungkin saja sihir utama Saronia bukanlah mengendalikan orang.


Jika itu terjadi, berarti kekuatannya memiliki efek agar terlihat demikian ketika digunakan dengan cara tertentu.


Itu mirip seperti dengan sembarangan menggunakan panas yang dihasilkan oleh motor sebagai alat pemanas ruangan.


Namun, apapun kekuatannya, itu masihlah sebuah ancaman. Dan telah digunakan untuk mengambil alih seluruh Amerika. Hal ini seakan menjadi tanda tanya besar, yaitu begaimana suatu negara yang digadang-gadang sebagai polisi dunia dan menyokong sisi ilmu pengetahuan dengan sumber financial yang begitu besar, bisa dengan mudah jatuh ke tangan hanya sekelumit orang yang menamai diri mereka penyihir.


Dan ada satu target tunggal yang sangat terlibat dengan pemerintah Amerika dan tidak bisa dikendalikan oleh metode yang realistis.


Ini tentu saja adalah Roberto Katze.


Sebagai presiden, ia telah merasakan pengaruh okultisme pada pemerintah dan penyalahgunaan Trigger. Dia kemudian memutuskan untuk keluar dan melihat ini semua dengan mata dan kepalanya sembari menolak bahkan melarikan diri dari orang-orang yang seharunya menjadi bodyguard-nya. Untuk seseorang yang mencoba mengontrol negara dari balik layar, ini tentunya merupalan suatu masalah yang sangat besar.


Apakah musuh berusaha untuk mendapatkan presiden dalam situasi di mana mereka bisa mengendalikan dirinya untuk memenuhi kepentingan mereka?


Ataukah mereka hanya akan membunuhnya sehingga kekuatan kepemerintahan akan dialihkan kepada seseorang yang lebih mudah untuk dikontrol?


Orang itu adalah target terbesar, tapi ia memiliki senyum yang berani di wajahnya.


Dia mengatakan, "Dan dalam beberapa kasus, okultisme dapat digunakan hanya sebagai contoh. Kau tahu, seseorang bisa saja menyekapku saat ini dan mengatakan : ‘Lakukan apa yang aku perintahkan kepadamu stau kau hanya akan berakhir menjadi seonggok mayat’. Atau mungkin saja aku hanya akan digunakan sebagai alat kesenangan mereka. Jika pemberontakan ini terbongkar dan itu membuat orang-orang yang terlibat di dalamnya harus bertanggung jawab akan aksinya, para penyihir cukup menggunakan kekuatan gaib mereka untuk mengendalikan para pemberontak dan membuat mereka terlihat seperti korban linglung tak berdosa yang hanya dikendalikan sebagai alat. "


Mereka tidak tahu kondisi khusus yang diperlukan untuk sihir.


Bahkan jika Saronia hanya bisa mengendalikan paling tidak selusin orang dan mengendalikan mereka tidak lebih baik daripada robot mainan anak-anak, masihlah tidak ada yang bisa membuktikan semua itu.


Keseluruhan dari Kongres AS akan bersikeras untuk tidak mau disalahkan, dan mereka cukup membuat alasan bahwa mereka dikuasai oleh suatu kekuatan okultisme yang aneh, walaupun itu tudak masuk akal.


Semua yang mereka butuhkan adalah bukti bahwa beberapa kekuatan aneh telah terlibat sampai batas tertentu.


Orang-orang yang hanya percaya dengan apa yang mereka lihat akan tertipu mentah-mentah dengan semua okultisme ini sampai akhirnya itu akan merebak dengan mudah dan cepat ke seluruh penjuru kepemerintahan.


"Eh? Tapi ... itu okultisme, kan? Kita tidak berbicara tentang kekuatan esper ilmiah di sini. Hal apa yang begitu konkret, yang bisa dipergunakan sebagai kesaksian atas peristiwa ini? "


"Sebelum perang, tidak banyak hal-hal seperti ini. Tetapi segala macam fenomena misterius terdeteksi selama Perang Dunia III. Dunia mulai mengakui keberadaan hal gaib. Bahkan jika tidak diterima sebagai bukti resmi di pengadilan, kesaksian orang-orang seperti aku masihlah lebih tinggi daripada pengadilan dan karena aku sudah mulai bersentuhan dengan kegelapan dunia ini…..mungkin aku bisa mengambil simpati beberapa korban dari okultisme ini. Dalam beberapa kasus, orang semacam itu memiliki langkah-langkah khusus yang dapat diambil. "


"Seperti pengampunan dari presiden ...?"


"Aku meragukan argumen yang bersifat emosional seperti itu akan cukup untuk meyakinkan seseorang, tetapi itu pastinya akan cukup untuk membantu membuka ide mereka. Itu seharusnya sudahlah cukup. Bagaimanapun juga, mereka tidak perlu untuk benar-benar membuat suatu jaminan pada janji-janji mereka. " kata Roberto Katze samnbil mendesah. "Ketika aku berpikir tentang hal itu, adalah aneh ketika Roseline dan aku melihat ada yang tidak beres. Kami berdua adalah benar-benar sepenuhnya seorang amatir ketika berbicara masalah okultisme. Kami bukanlah seorang spesialis seperti Birdway itu, jadi akankah kita benar-benar dapat mengatakan apakah seseorang sedang dikendalikan oleh okultisme atau tidak? Aku ragu akan sesederhana itu. Kekuatan magis? Mantra? Aku tidak tahu apa-apa tentang hal-hal itu, tapi aku yakin Kau harusnya memiliki setidaknya sedikit pengetahuan tentangnya untuk kemudian memberitahuku."


"Lalu apa yang kau sadari?"


"Tindakan. Jaminan. Berpura-pura. Orang-orang yang bergabung pada kubu Saronia melalui metode yang realistis ingin terlihat seakan-akan mereka adalah korban dari okultisme ketika mereka tertangkap. Itu sebabnya seorang amatir seperti aku bisa melihat perubahan tingkah mereka. Bahkan, jika seorang ahli seperti Birdway melihat mereka, ia harusnya akan mengatakan bahwa mereka tidak bertingkah layaknya seseorang korban yang dikendalikan dengan menggunakan suatu kekuatan magis. "


"Siapa itu?" Tanya Kamijou dengan hati-hati. "Jika ada beberapa musuh lain yang bukan penyihir seperti Saronia, namun bergabung dengan GREMLIN, siapa itu? "


"Melihat cara realistis yang digunakan untuk menyusup masuk ke pemerintahan, mereka harusnya merupakan musuh dengan jenis kekuatan yang lebih condong ke arah ilmu pengetahuan, " kata Roberto sambil meletakkan kotak atase-nya pada meja bar. Lounge ini tampaknya memiliki LAN wifi karena komputer dalam koper ini mampu mendeteksi sinyal. "Petunjuk utamanya adalah mereka berseragam tentara dengan warna pakaian perak bergemerlipan mirip CD. " [Lounge berarti ruang tunggu.]


"Dari negara mana mereka berasal?"


"Kemungkinan besar, mereka adalah prajurit bayaran tidak memihaki kepada negara manapun. Mereka dikenal sebagai PMC. Mereka akan melakukan hal-hal kecil seperti pekerjaan pengawalan, melakukan penyiksaan saat tentara biasa tidak ingin mengotori tangannya, dan bertindak sebagai pemandu dalam hutan atau daerah pegunungan, tetapi mereka juga dapat bertindak sebagai tentara yang tepat pada divisi atau tingkatan brigade ketika suatu pihak yang independen memerlukan kekuatan militer. " kata Roberto Katze sambil mendesah lagi. "Kekuatan mereka sangatlah efektif bila dipekerjakan dengan cara seperti itu, tapi tarifnya terlalu mahal. Kau mendengar tentang kapal tanker yang diserang oleh bajak laut sepanjang waktu, tapi Kau tidak pernah mendengar tentang ketenaran suatu kekuatan prajurit bayaran yang disewa untuk bertindak sebagai armada pelindung, kan? Tentu saja ada isu-isu politik ayng mencegah hal itu terjadi, tetapi biaya yang tak masuk akal mahalnya untuk mempekerjakan mereka adalah kendala yang lebih besar. "


"Tapi itu berarti musuh kita mampu membayar mereka."


"Para prajurit di sini mungkin berasal dari Trident, perusahaan tentara bayaran yang cukup aktif di Eropa Timur. Mereka memiliki D Model Narwhals, mereka menggunakan kamuflase elektronik, mereka bisa menyebar dalam skala besar, dan gerakan mereka menunjukkan bahwa banyak dari mereka merupakan mantan tentara Amerika. Itulah satu-satunya PMC yang bisa dicurigai. Itu adalah salah satu yang terbesar dan memiliki tentara, angkatan laut, dan angkatan udara. "


"Seberapa besar itu?"


"Estimasi yang aku dengar adalah sekitar 50.000 tentara. Rupanya, mereka telah mampu mengurangi jumlah mereka sedikit dengan pembaruan perangkat lunak pada kapal perang milik mereka. "


"Jumlahnya mencapai seperti penduduk pada suatu kota yang kecil, bukan !? Mereka tentara yang ahli, kan? Bagaimana mereka mendapatkan orang sebanyak itu !? "


"Mereka lebih suka merekrut para tenaga yang sudah berpengalaman daripada amatiran. Dan juga, 150.000 tentara di seluruh dunia pensiun setiap tahun dan sekitar 2/3 dari mereka memutuskan pension sebelum waktunya. Belum lagi, statistik tersebut berasal dari keadaan sebelum Perang Dunia III. "


"..."


"Mereka memiliki banyak alasan untuk berhenti dan kehidupan setelah pensiun tidak selalu baik untuk mereka. Trident memiliki lebih banyak mantan tentara Amerika dari tentara dari kebangsaan yang lain. Aku sudah mencoba merayu mereka dengan meningkatkan jaminan sosial bagi mereka setelah mereka pensiun, tetapi tampaknya beberapa orang berpikir pengeluaran terus menerus akan membuat terlalu banyak tekanan pada perekonomian. " kata Presiden sambil mendesah lagi. "Yah, apa pun rinciannya, mereka ini merupakan kumpulan dari mantan profesional. Mereka mungkin akan pensiun, tapi Trident menempatkan mereka melalui program pelatihan khusus untuk melatih mereka dan meningkatkan nilai mereka seolah-olah mereka mengganti gigi-gigi mesin yang sudah berkarat. Selama Perang Dunia III, NATO mempertimbangkan untuk mempekerjakan mereka, tetapi negosiasi batal karena harga yang mereka minta tidak bisa kita berikan. Jumlah dana yang dibutuhkan untuk membuat kesepakatan dengan mereka pasti akan membuat suatu perubahan rekenin yang cukup mencolok di bank dunia. Tidak ada Bank yang ingin uangnya mengalir keluar dari tempat penyimpanan mereka, sehingga mereka akan mengeluarkan peringatan. "


"Sudahkah Kau menemukannya?"


"Sayangnya, tidak, tapi itu masih memberi kita petunjuk. Imperial Package hanya dapat memeriksa hal dalam rentang kekuatan Amerika. Itu berarti siapa pun di balik ini, sengaja membuat kesepakatan di luar batas kemampuan Imperial Package sehingga mereka tidak bisa dilacak. " si Presiden mengetik pada keyboard Imperial Package itu, melihat lebih banyak informasi rahasia. "Seharusnya mereka adalah seseorang yang akan memperoleh keuntungan dari intervensi di Amerika bahkan jika mereka mengeluarkan banyak uang. Seseorang dengan sejumlah besar uang yang dialirkan ke luar Amerika. Seseorang dengan koneksi tersembunyi pada Pemerintah Eropa Timur atau bank. Seseorang yang bisa menyewa Trident. Seseorang dengan sistem yang memungkinkan mereka untuk memantau pergerakan kita di sini, di Hawaii. "


"Bisakah Kau mempersempit kemungkinannya ke satu orang saja?"


"Tidak. Pertama-tama, ada lebih dari 30 orang di Amerika saja yang terkenal karena memiliki aset lebih dari Amerika Serikat. Perusahaan multinasional Gabungan adalah sesuatu yang menakutkan. Mereka tidak dibedakan oleh kebangsaan suatu negara. Mereka malah membedakan diri mereka berdasarkan kekuatan perekonomian dan financial, " si presiden mengagumi mereka dengan sangat. "Namun, beberapa kekuatan besar yang terus menggerakkan AS dipengaruhi oleh orang tertentu lainnya. Orang-orang seperti Flack Kateman si raja mobil dan Douglas Hardbell si bintang rock….sebenarnya berada di bawah orang lain ini tertentu. Banyak orang bisa menjadi sosok di belakang layar ini, tapi yang umum di atas tampaknya yang paling mencurigakan bagi aku. Kalau begitu…..... "


Dia menekan tombol sehingga lebih sedikit jawaban akhirnya muncul di layar.


Imperial Package menampilkan sebuah foto tunggal yang besar.


"Olay Blueshake si ratu media. Harusnya dia orangnya. "



Part 8[edit]


(10 November - Hawaii - Taman Nasional Gunung Berapi – Diambil dari kamera pengamat burung)


Adalah aneh jika dia tidak terbunuh.


Itulah yang Hamazura Shiage benar-benar rasakan.


Pulau Hawaii telah menjadi neraka lava. Kaldera raksasa yang jaraknya lebih dari sepuluh kilometer telah dipenuhi lava berwarna oranye dan beberapa telah meluap dan mengalir di sisi gunung seperti sirup yang tumpah.


Mungkin karena efek yang tidak lengkap dari Trigger, lava itu tidak menuju ke arah setiap kota. Hamazura dan yang lainnya juga belum ditelan oleh lava, tapi udara di sekitar mereka telah dikukus seperti di sauna dan bau gas belerang begitu tebal, Hamazura khawatir itu akan membunuhnya. Abu vulkanik yang menutupi langit membuat daerah itu gelap gulita seperti sebelum fajar menyingsing. Abu halus terus-menerus menghujani daerah itu dan potongan batu seukuran jari mendarat dan menusuk ke bumi.


Namun, situasi yang berbeda berkembang sehingga membuat mereka hampir lupa tentang hal itu Bentuk memutar kemarahan alam. Bahkan, Hamazura merasa senang karena dia begitu dekat dengan kaldera yang telah menjadi lautan lava.


Di balik abu yang menghalangi pemandangan seperti kabut tipis, tembakan dan ledakan terdengar dari dasar gunung yang pendek. Hamazura juga bisa melihat tentara berseragam perak menghiasi pemandangan di daratan itu serta beberapa hovercrafts dan kendaraan lapis baja.


"... Olay Blueshake?" Katanya kepada ponselnya saat ia berbaring di abu putih.


Dia sedang melakukan semacam rapat singkat melalui posel bersama-sama dengan Kamijou, Accelerator, dan yang lainnya.


Dia tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan, tapi ia bisa mendengar ledakan di tempat Birdway sembari dia menjawab telponnya.


"Dia adalah ratu media Amerika memperlajari betul keterampilan ayahnya dan mewarisi jaringan usaha milik kakeknya. Dia mulai berkembang dari sana dengan membuat saluran berita khusus dan mengukuhkan statusnya sebagai orang berpengaruh dengan membeli semua surat kabar di negara itu dan perusahaan ponsel besar. Dia juga terkenal sebagai pemilik liga divisi utama dan tim sepak bola profesional. Dia adalah monster dari dunia ekonomi yang seseorang akan mengatakan bahwa dia bisa menaklukkan empat olahraga terbesar sekalipun seandainya dia juga menguasai olahraga basket, "kata Birdway dengan santai. "Dia sangat terampil mendapatkan bidang yang tidak terkait dengan informasi bisnis pada umumnya. Dengan memperkenalkan sebuah rumah ramah lingkungan yang menggunakan komputer untuk mengelola pembangkit listrik tenaga surya dan penggunaan peralatan rumah tangga elektrik, ia berhasil membuat terobosan baru dalam dunia bisnis konstruksi real estate. Dengan mengembangkan hal-hal seperti : mobil listrik dan program untuk secara otomatis mengatur jarak antara kendaraan, dia sekarang berada di belakang salah satu produsen mobil terbesar di negara ini. Dia terdaftar dalam sebuah artikel majalah pada 100 orang yang membuat Amerika tetap berjalan, tetapi perkembangan bisnis grup-grup yang dia kendalikan, secara rakus menelan 99 orang berpengaruh sisanya. "


Olay bahkan telah membuat raja mobil dan raja kereta api berlutut di bawah kakinya sendiri. Dia sudah tidak mirip dengan ratu, melainkan permaisuri. Bahkan raja-raja yang memerintah beberapa wilayah berada di bawah kendalinya.


Birdway melanjutkan evaluasi mengenai penguasa kerajaan itu.


"Orang-orang bilang dia adalah warga sipil pertama yang paling mungkin untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa dengan terus menerus. Mereka mengatakan dia mungkin memiliki akses ke pemerintah mengenai informasi terlarang macam UFO. Mereka mengatakan dia menguasai 30% dari perminyakan dunia. ... Meskipun tidak ada yang memiliki bukti dari semua hal itu,. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah mengambil kontrol mesin pencari internet yang palin gunggul sekalian beserta bisnis jejaring sosial, jadi dia sekarang memiliki kendali penbuh hampir di seluruh jaringan informasi Amerika. "


"Dan ada sedikit kecurigaan mengenai mesin pencari tersebut," kata Roberto Katze dengan suara tenang sembari dia menduga ada yan dengan sengaja menyamarkan beberapa data yang dikeluarkan oleh mesin pencari tersebut. "FCE ...atau yang merupakan kepanjangan dari Free Compound Eyes. Itu adalah layanan internet yang memungkinkan orang untuk dengan mudah mengatur kamera, menghubungkannya ke internet, dan membangun jaringan kamera keamanan tanpa membeli produk yang mahal dari sebuah perusahaan keamanan. Namun, white hat hacker menunjukkan bahwa siapa pun bisa melihat gambar yang dihasilkan oleh kamera tersebut hanya denagn memasukkan nomor pendaftaran dan, yang lebih penting, mesin pencari utama yang bertindak sebagai tuan rumah bisa melihat melalui semua kamera di seluruh Amerika. Tentu saja, Komite Fair Trade menyarankan mereka untuk memperbaiki masalah itu dan layanan itu seharusnya berakhir ... " [White Hat adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada peretas yang secara etis menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara umum lebih melindungi sebuah sistem daripada melancarkan aksinya, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut. Wikipedia Bebas]


Sambil mengerang, Kamijou mengatakan, "Jadi, karena orang di balik ini semua dapat memantau tindakan kita, FCE ini pastinya masih aktif? "


"Bahkan jika pengguna biasa tidak bisa lagi menggunakannya, perangkat lunak FCE harusnya masih ada pada server. Bahkan, tingkat kontrol atas kamera kemungkinan telah meningkat. Olay juga telah banyak berinvestasi dalam tiga penyedia internet terbesar, jadi jika alat FCE dipasang secara rahasia, mungkin dia bisa mengendalikan semua kamera yang terhubung ke jaringan mereka. "


"Sialan. Itu akan memberikannya akses untuk ponsel dan kamera video dan bahkan sistem permainan portable yang menggunakan Wi-Fi," tambah Accelerator.


"Tapi apa yang Olay ini cari? Tidakkah dia adalah tipikal manusia yang kebingungan untuk menghabiskan uangnya? " tanya Hamazura.


Untuk seseorang dengan kemakmuran seperti itu, Hamazura meragukan ada sesuatu yang membuat hidupnya tak nyaman sehingga dia melakukan semua hal kotor ini. Atau apakah mungkin kekayaannyalah yang membuat dia ingin selalu mencari masalah?


Presiden menjawab dengan nada pahit, "Olay Blueshake dikatakan 'rumah ketiga' Kongres. "


"Apa?"


"Dia hanya memiliki pengaruh yang banyak. Seseorang yang dimuat di media secara langsung terkait dengan pengumpulan suara ketika pemilu dan dia menggenggam setiap jenis media massa di tangannya. Sejujurnya, bahkan pemilihan presiden tidak bisa benar-benar bisa lepas dari pengaruhnya. Bahkan kampanyeku….. sebagian didukung oleh Olay. "


"Jadi Anda tidak bisa menang dalam pemilihan jika Anda tidak berada di sisi sang ratu media, hm? "


"Aku paham. Dia mulai dengan mempengaruhi para anggota Kongres yang perintahnya dapat mempengaruhi militer dan organisasi pemerintah lainnya. Bagaimanapun juga sirkulasi informasi jauh lebih baik daripada uang. Dan kemudian sihir Saronia digunakan untuk mengontrol para politisi yang keras kepala yang terus melayani negara mereka untuk cita-cita pribadi, " komentar Birdway.


"Dia mencoba untuk mengambil alih kendali AS untuk cita-cita sendiri dan mempengaruhi semua orang yang diperlukan untuk menuju terpilihnya dia sebagai wakil rakyat selanjutnya, " kata Roberto Katze dengan suara rendah. "Namun Amerika tidak menujua ke arah yang ia inginkan. Atau mungkin akan lebih baik untuk mengatakan bahwa, pada waktu itu, negara berada dalam situasi di mana ia tidak bisa lagi menyerahkannya kepada orang lain. "


"?"


"Perang Dunia III," kata presiden dengan sederhana. Keheningan seketika meningkatkan ketegangan semua orang. "Sejujurnya, sulit untuk mengatakan bahwa perang tersebut mengarahkan dunia ke keadaan yang Amerika inginkan. Pada kenyataannya, kurang lebih, kita benar-benar ditinggalkan. Ada kemungkinan hal ini menyebabkan Olay meninggalkan metode lamanya dan mencoba mengendalikan AS dengan cara yang lebih langsung. "


"Jadi dia menghubungi Gremlin dan Trident?" Gumam Hamazura dengan erangan. "Jika Anda tahu semua itu, kenapa Anda tidak tangkap saja dia? "


"Karena tidak ada yang tahu di mana dia berada. Bagaimanapun juga, dia memiliki banyak musuh. Tempat tinggalnya secara resmi terdaftar berada di Washington DC, tapi aku akan percaya padamu bahkan jika Kau mengatakan kepadaku kalau dia telah membangun basis di Mars untuk tempat tinggal. "


Dengan selesainya percakapan itu, Hamazura menutup dan meletakkan ponsel kembali ke sakunya.


Misaka WORST berbicara dari sampingnya.


"Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?"


"Bertemu dengan bos dan presiden, tentu saja. Kami tidak mendapatkan apa-apa dengan tetap terisolasi seperti ini. "


Kuroyoru mengerutkan kening pada saat itu dan berkata, "Apakah Kau serius? Apakah mereka tidak memiliki rudal anti-kapal ayng dikerahkan di seluruh kepulauan ini? Jika kita menuju keluar dengan menggunakan kapal pesiar, kita akan ditenggelamkan dengan seketika. "


"Maka kita hanya perlu mendapatkan perahu yang tidak akan bisa ditenggelamkan." Hamazura menunjuk ke arah salah satu dari hovercrafts militer yang mendarat. "Kita hanya harus berbaur dengan mereka entah bagaimana caranya. Jika jumlah mereka adalah ribuan, mereka akan lalai ketika harus mengecek anggotanya satu per satu. Jika kita berdandan seperti mereka dengan menggunakan seragam yang seperti CD itu, wajah kita akan tersembunyikan juga, jadi mereka bahkan tidak akan dapat tahu bahwa kita adalah orang Asia. "


"Misaka berpikir mereka akan menyadari keberadaan kita jika kita membunuh beberapa dari mereka dan mencuri seragam mereka."


"Ini adalah negara yang memperbolehkan kepemilikan senjata terbesar di dunia. Mereka menjual pistol di supermarket. " Hamazura menyeka keringat dari alisnya. "Sebuah toko biasa sekalipun dipersenjatai dengan sejenis pistol di sini. Aku cukup yakin mereka mengatakan bahwa para tentara mengenakan kombinasi peralatan dari berbagai negara, tapi hal itu memberi kita lebih banyak kesempatan daripada jika harus menggunakan peralatan asli. ... Dan bahkan jika kita tidak dapat menemukan model yang sama persis dengan milik mereka, kita mungkin masih bisa lolos dengan mengatakan bahwa kita mengubah peralatan kita sedikit secara pribadi. "


"Hmm. Kau dan Misaka mungkin bisa pas, tapi orang sekecil Kuroyoru-chan akan terlihat mencurigakan bahkan dalam seragam militer itu. "


"Maka kita hanya perlu untuk menyisipkannya dalam sebuah tas atau sesuatu sejenisnya. Dia memang terlahir sebagai seorang yang berbadan kecil dan lengan-lengannya pun bisa dibongkar-pasang. Kita bisa membuat dia cukup kompak jika kita perlu. "


"... Jangan berani melakukannya, bajingan," geram Kuroyoru.


"Itu berarti satu-satunya masalah adalah FCE. Jika mereka melihat kita melakukannya, menyamar hanyalah akan sia-sia. "


"Menurutmu, ada berapa banyak kamera yang ada di pulau ini saja? Ini akan menjadi mustahil untuk menyingkirkan itu semua. "


"Begitu kita berganti pakaian, mereka tidak bisa membedakan kita, jadi kita hanya perlu untuk menghancurkan kamera sampai saat itu, " kata Misaka WORST sambil menarik paku dari sakunya dan mulai memanipulasi magnet. "Benar?"


(Informasi)


Camera ID 119a0e19 not responding. Using last known location data to search for a usable camera in the same area.

[Sengaja tidak diterjemahkan karena bukan merupakan kalimat percakapan maupun kalimat sudut pandang ketiga.]



Part 9[edit]


(10 November - Oahu - Puing-puing Markas Angkatan Laut Ketiga Pearl Harbor – Diambil dari kamera untuk merekam proses)


Begitu Accelerator mengakhiri panggilan di ponselnya, ledakan raksasa terjadi di dekatnya. Trident PMC telah menembakkan senapan tanpa recoil. Accelerator menyerang langsung melalui tengah sementara Birdway melompat ke samping untuk menghindari efek gelombang kejutnya. Dari sana, mereka menuju kepada target mereka berikutnya.


Saat itulah ponsel pembantu presiden Roseline Krackhart mulai berdering.


"Aku kira Kau sudah tahu," kata suara wanita yang tak asing melalui telepon.


"... Kau punya nyali untuk menelepon aku langsung setelah menonton kami sepanjang waktu ini, Olay Blueshake."


"Tidak ada masalah bagiku jika kalian semua mengamuk saat Hawaii terisolasi. Amerika akan sepenuhnya berada dalam genggamanku hanya dalam beberapa jam ke depan. Ini mungkin tampak gila, tetapi sekali itu terjadi, itu akan menjadi seperti sebuah saklar yang dihidupkan. Pada saat itu, Kau akan dianggap sebagai pasukan anti-pemerintah yang berbahaya. "


"Apakah Kau benar-benar berpikir itu akan terjadi semudah itu?"


"Oh, itu akan terjadi. Jika kami bisa menguasai presiden dengan okultisme, selesailah semua. Dan jika pun kami tidak bisa, aku cukup menembak mati dia sehingga otoritasnya dapat ditransfer ke wakil presiden.... Dan kau tahu apa yang terjadi dengan wakil presiden, bukan? "


"... Ada apa dengan negeri ini…..sehingga Kau bersedia untuk merubah tatanannya begitu jauh?"


"Pengetahuan 12."


Istilah yang Olay ucapkan itu seperti kata-kata kutukan untuk Roseline.


"Sebelum Perang Dunia III, pendanaan digunakan untuk penelitian UFO yang digunakan untuk melaksanakan 12 percobaan dalam okultisme. Dengan kesempatan untuk memperoleh informasi rahasia Kau yang bisa kau dapatkan selama berada di sisi presiden, aku yakin Kau tahu apa yang aku maksud. "


"... Percobaan-percobaan itu dimulai tanpa sepengetahuan presiden."


"Kebetulan, apakah Kau tahu siapakah investor utamanya?"


"Presiden tahu tentang rencana tujuh percobaan dan telah menghentikannya seketika !! "


"Ya, tapi yang 5 lainnya tetap dilakukan. Dua percobaan seperti itu adalah Liberal Arts City di Pasifik dan laporan gagal pada Gemstones dengan kekuatan psikis alami di seluruh dunia. Para peneliti termotivasi oleh kemungkinan pengembangan espers kita sendiri, tapi selalu ada suatu set hukum yang berkerja dan mendasari itu semua. ... Setelah apa yang terjadi dalam perang, pasti Kau bisa menebak apa yang aku ingin kembangkan ini. "


"..."


"Amerika Serikat memiliki pertahanan yang terlalu lemah terhadap okultisme," kata Olay Blueshake dengan nada penuh kepercayaan diri. Tidak jelas apakah kepercayaan dirinya kali ini nyata dari dalam dirinya ataukah hanya keterampilannya yang secara alami muncul karena kebiasaannya berbicara di depan publik. "Pada kenyataannya, Amerika lebih - kurang menjadi tertinggal akibat perang tersebut dan terhubung begitu dalam dengannya. Itu sebenarnya suatu keberuntungan. Jika orang-orang yang berada di balik perang itu benar-benar ingin mendapatkan Amerika Serikat, para pemimpin dan militer negara ini hanya akan berakhir dengan disembelih tanpa ada harapan untuk menolak. Bahkan di dalam tempat penampungan berlapis baja yang tebal, sihir dan kutukan yang aneh dan tidak bisa dijelaskan dengan logika itu akan tetap mampu memotong mereka. "


"Dan itulah mengapa kau-?"


"Pengetahuan 12 tidak memiliki hasil yang jelas, tapi itu mungkin disebabkan karena hanya 5 percobaan yang benar-benar dijalankan. Jika semua 12 percobaan lengkap dilakukan, teknik Amerika mungkin sudah setara dengan standar tertinggi dunia internasional. "


"Jadi Kau mengatakan bahwa presiden tidak punya hak untuk melindungi negara ini dengan bekerja untuk menghentikan percobaan berdasarkan rasa etikanya? Kau hanya memaksa pengorbanan pada rakyat negara kita. Dapatkah Kau dengan jujur mengatakan bahwa adalah suatu hal yang benar ketika beberapa agen rahasia negara ini menculik kemudian menjebloskan korbannya ke dalam suatu laboratorium percobaan untuk kemudian diiris-iris tubuhnya untuk dijadikan sampel hanya karena orang itu memiliki sedikit “ketidak-normalan”!? Apakah kau tidak sadar kalau kau sedang menghancurkan idealisme dibalik berdirinya Negara ini !? "


"Aku akan menata ulang negara ini menjadi teokrasi." [Teokrasi adalah sistem pemerintahan dimana Pendeta atau Pemuka Agama mengatur segalanya atas nama Tuhan, Kamus Besar Oxford]


Jika wakil-wakil dari sisi ilmu pengetahuan dan sisi sihir telah mendengar pernyataan itu, mereka mungkin akan kehabisan kata-kata.


Dia berbicara tentang konversi pada suatu bangsa yang besar.


Dia berbicara tentang perubahan yang jelas dalam persatuan sebuah bangsa, sementara mereka berada pada posisi yang lebih rendah dari Academy City dalam hal teknologi, namun apa pun itu, mereka adalah negara nomor satu dalam perihal kekuatan militer dan kekuatan ekonomi.


Tak terkira berapa banyaknya efek yang akan mengganggu keseimbangan kekuasaan atau berapa banyaknya kekacauan yang akan disebabkan.


"Pada saat sumpah kerja presiden selama persidangan, sumpah tersebut dibuat dengan tangan berada di atas Alkitab. Dan itu berarti, upacara Protestan telah berakar pada inti pemerintahan bangsa ini. Semua presiden dalam sejarah Amerika adalah orang Kristen. Dan dengan seiringnya waktu, bangsa ini dapat memiliki perlawanan yang sangat kuat terhadap serangan gaib. ... Dan aku mulai semua revolusi itu dengan menjadikan GREMLIN sebagai penasihatku untuk membangun semua pertahanan sihir itu."


"Saat Kau menggunakan Trigger, hubungan internasional kita telah tercabik-cabik."


"Itu bisa diperbaiki dengan kemajuan kita dalam bidang okultisme."


"..."


"Kau pikir mengapa aku memberitahukanmu semua hal ini?" Tanya Olay, tapi dia terus mengoceh sehingga Roseline tidak punya waktu untuk merespon. "Pertama, hal ini sebentar lagi tidak harus kusembunyi-sembunyikan lagi. Dalam beberapa jam, Amerika Serikat akan benar-benar direformasi dan semua okultisme ini hanya akan menjadi pengetahuan umum tidak hanya bagi Amerika tapi juga bagi seluruh dunia. Sungguh, aku tidak perlu lagi untuk menyembunyikan ini semua. " Dia berhenti sejenak. "Kedua, aku telah memutuskan bahwa Kau akan mati. Jangan ragu untuk mengambil itu sebagai pengakuan terhadap ancaman kriminal. "


"Kh ..."


"Jika Kau tidak dapat menemukan sesuatu untuk menjawab pernyataanku ini, maka diskusi kita berakhir. Aku akan memesan Trident untuk memastikan Kau tidak menderita ketika mereka mencabut nyawamu. Aku pikir aku akan memberikan bonus kepada orang yang menembakmu mati. "


Olay menutup telepon.


Roseline Krackhart terdiam sebentar.


Tapi kemudian ...


"... Olay Blueshake," kata Roseline dengan kepala menggantung ke bawah.


Ketika bawahannya dengan kamera video melihat itu, awalnya ia mengira Roseline sedang gemetar ketakutan.


Tapi dia tidak benar.


Dia memang gemetar, tapi senyum yang jelas adalah di bibirnya.


"Jika Kau adalah seorang di belakang semua ini, aku masih memiliki jalan keluar !!"


"A-apa maksudmu ...?"


"Olay ... tidak, seluruh anggota keluarga Blueshake tersembunyi di Kauai," kata Roseline dengan cepat sebelum meraih peta dari kendaraan pemerintahnya. Dia menyebarkannya pada kap mesin. "Lindy Blueshake, seorang gadis berusia delapan tahun, adalah satu-satunya yang tersisa untuk melanjutkan Garis Keluarga Blueshake. Bagi keluarga yang menghargai keturunannya dengan sangat tinggi dan mewariskan jaringan bisnisnya ke generasi berikutnya dari keluarganya, gadis ini memiliki nilai yang tak tergantikan. Olay kecil ini masihlah sangat suci, sehingga menculik anak itu akan sama seperti menggenggam keseluruhan inti dari Keluarga Olay!! "


"Tapi ... itu gila !! Bagaimana ia bisa memulai suatu perang berskala besar di tempat putrinya hidup!? "


"Karena Olay tidak tahu," kata Roseline sambil tersenyum. "Karena masalah kekerasan dalam rumah tangga, Olay bercerai, tapi dia lah yang melayangkan tinju ke suaminya. Namun, dengan menggunakan kemampuannya untuk memanipulasi informasi dan menyewa pengacara yang mahal, ia berhasil memutar-balikkan kebenaran. Dia memenangkan hak asuh Lindy, tapi penyelidikan setelah menyatakan bahwa Olay-lah yang merupakan ancaman sesungguhnya pada keluarga, sehingga pemerintah membawa Lindy. Tentu saja, Olay menggunakan kendali media-nya untuk memastikan masyarakat tidak pernah mendengar hal ini. "


"Pemerintah membawanya? Maksudmu ... seperti seseorang dalam perlindungan saksi pengadilan!? "


"Tepat. Nama dan identitas dirinya benar-benar berubah dan dia diberi kehidupan kedua di tempat lain. Itulah sebabnya Olay tidak benar-benar tahu dimanakah dia berada. Ada kemungkinan bahwa ia membangun sistem FCE menggunakan mesin pencari dan penyedia internet utama dalam rangka untuk mencari Lindy. "


Dia melakukannya dengan alasan yang jelas, baik karena cinta seorang ibu atau untuk menurunkan jaringan media yang diwarisinya dari kakeknya.


Dan bahkan dengan kemampuan untuk memata-matai kantor eksekutif presiden dan fasilitas militer, Olay belum dapat menemukan Lindy Blueshake.


"Karena kebencian media yang Lindy dapatkan dari ibunya, dia sekarang tinggal di suatu kehidupan primitif di sini, di Hawaii. Itulah mungkin mengapa Olay tidak pernah bisa menemukannya. "


Dan itu sebabnya Roseline punya kesempatan.


Dia punya kesempatan terakhir yang terletak pada celah di mana jaringan digital tidak bisa capai.


Dia memberikan instruksi kepada bawahannya untuk mengumpulkan para anggota dinas rahasia dan marinir yang masih bisa digunakan dan kemudian dia tersenyum tipis, senyum yang sangat tipis.


Rasanya seperti senyum seorang penjahat.


"Aku akan menunjukkan kepada Kau bahwa, jika Kau berjalan menyusuri jalan yang tidak lazim, Kau akan bertemu dengan perlawanan yang tidak lazim pula. "



Part 10[edit]


(10 November - Lanai - Star Lounge Shot Bar – Diambil dari kamera dalam Sistem permainan genggam yang tersisa di meja)


"Tunggu, tunggu, tunggu. Sial !! Sialan, Roseline, jangan menggila hanya karena kita terpojok !!" teriak Presiden sambil menatap layar Imperial Package dan memukul keras bagian luarnya dengan telapak tangannya.


Kamijou dan Mikoto memandang dengan heran.


"A-apa?"


"Apakah komputernya rusak?"


Melihat mereka berdua yang tampak kebingungan, presiden mendecakkan lidahnya dan berkata, "Ajudan kepresidenan-ku kehilangan akal sehatnya dalam menanggapi semua peristiwa ini, tapi dia tidak membicarakannya dengan aku. Putri Olay bernama Blueshake tersembunyi di Kauai. Ajudanku mengumpulkan semua prajurit yang dia bisa dapatkan untuk menculik gadis itu dan mepergunakannya sebagai alat negosiasi terhadap Olay. "


Sembari presiden melanjutkan penjelasannya tentang Lindy dan marinir, wajah Kamijou dan Mikoto memucat.


"Apakah Kau serius ...? Gadis bernama Lindy ini tidak tahu apa-apa! Apakah para prajurit benar-benar pergi untuk melakukan hal itu? Bahkan jika itu dalamkeadaan darurat, itu merupakan suatu kejahatan! " Teriak Kamijou.


"Aturan seperti itu tidak berfungsi lagi sekarang dan marinir merasa cukup haus darah. Musuh bergerak cepat dan militer Amerika yang seharusnya unggu…Kini berhasil dipukul mundur. Api perang tidak dapat dikendalikan dan perang bisa merambat ke wilayah yang padat penduduk. Jika itu terjadi, lebih banyak warga sipil akan diseret ke dalam peristiwa ini. Mereka ingin mencegah hal itu terjadi. ... Jika ajudanku memiliki rasa keadilan seperti itu, mereka akan kehilangan semua rasa bersalah atas penculikan putri wanita di balik semua ini. "


Sebuah sisi gelap dari tindakan yang diambil karena rasa keadilan kadang-kadang bisa terlihat ketika memandang dari sudut yang berbeda.


Dan seringkali, orang yang mengambil tindakan tidak bisa melihat sisi gelap.


"... Berapa banyak orang yang setuju dan memutuskan untuk bergabung dengannya?"


"Sekitar 200. Kemungkinan besar, mereka adalah kelompok yang telah ditunjuk langsung oelh Roseline….dan dia memutuskan mereka sebagai orang-orang yang 'aman' dan bisa dipercaya. Tiga atau empat divisi ditempatkan di Hawaii, jadi itu hanyalah sebagian kecilnya, tapi kita harus menganggap mereka benar-benar sudah meninggalkan unit mereka. Sejujurnya, aku tidak tahu seberapa jauh mereka akan bertindak demi demi hal yang mereka sebut ‘keadilan’ tersebut. "


Pasukan yang telah kehilangan semua aturan main sekarang telah muncul.


Mengambil sandera untuk mengumpulkan informasi mungkin masih bisa dibenarkan, tetapi mereka ini kemungkinan besar merupakan tentara yang bertindak hanya karena kebencian terhadap Olay Blueshake si ratu media. Itu berarti keselamatan putrinya tidak dapat dijamin. Dia bisa terluka dalam proses "negosiasi". Bahkan, mungkin saja kebencian mereka bisa seketika merubah mereka dari prajurit baik hati yang seharusnya melindungi warga sipil, menjadi monster haus darah yang membabi buta dan mereka akan mengambil tindakan yang tidak diinginkan bahkan sebelum negosiasi bisa dimulai.


Ajudan presiden membesarkan suaranya dan memimpin mereka, tapi akankah dia benar-benar mampu mengontrol tentara?


Bisakah dia mengatakan dengan yakin bahwa kekerasan tidak akan terjadi dalam kelompok setelah mereka bertemu dengan hal yang menjadi kelemahan musuh yang sangat mereka benci?


Kamijou berpikir sebentar dan akhirnya berdiri dari lantai bar.


"... Kau bilang Lindy Blueshake ada di Kauai, kan? Bisakah Kau menampilkan gambar dirinya pada komputer itu? "


"Kau mau melakukan apa?"


"Kita akan menyelamatkannya," jawabnya singkat. "Jika kita bisa sampai ke Kauai sebelum marinir, kita bisa membantunya melarikan diri. Tidak peduli ke mana kita akan pergi, tapi kita hanya harus memindahkan Lindy ke suatu tempat di mana para prajurit tidak bisa menemukannya. "


"T-t-t-t-t--tunggu! Gadis Lindy ini adalah putri dari orang di belakang semua ini, kan? Bukankah berjuang untuk menyelamatkannya berarti kita bersekutu dengan kelompok yang menaklukkan Hawaii ini!? " protes Mikoto.


"Terus kenapa?" sembur Kamijou kembali. "Olay Blueshake mungkin berada di balik semua ini dan kita perlu menyelesaikan semua urusan ini dengan dia, tapi gadis itu punya salah apa? Adalah kejahatan bila kita merampas keamanan gadis itu bahkan jika dia merupakan kelemahan dari musuh dan sangat mungkin diperguanakan sebagai alat untuk mengalahkannya !! "


Kata-katanya mengandung sebuah keyakinan.


Dia tidak membuat keputusan hanya karena dia terbawa dengan situasi kacau ini. Dia menentukan apa yang akan dia lakukan semata-mata karena daya juangnya.


"Lindy ini sudah pernah merasakan pahitnya kenyataan hidup karena kekerasan dalam rumah tangga dan akhirnya berhasil mendapatkan kehidupannya yang damai. Dia hanya berusia delapan tahun, tapi sudah mengalami realita kehidupan yang berbeda dari kebanyakan orang, umumnya gadis seusianya hanya harus duduk di bangku sekolahan dan bermain dengan teman sebaya. Apakah kita punya hak untuk menangkap dia, mengancamnya dengan senjata dan pisau, dan memaksanya untuk berdiri di hadapan Olay sekali lagi? Tentu saja tidak !! Jika Kau ingin melindungi Hawaii dari GREMLIN, jangan lupa bahwa dia adalah salah satu dari warga Hawaii juga. Bukankah kau seharusnya melindunginya juga !? "


"... Kau benar," kata Presiden sambil menghela napas. "Karena pemerintah mengambil hak asuh dia, adalah tugas kita untuk melindungi Lindy Blueshake dari Olay. Itu berarti aku harus berjuang juga. "


Membuat keputusan itu mudah.


Namun, bahaya nyata ada di depan di jalan mereka. Di satu sisi ada kekuatan GREMLIN, termasuk Saronia dan Olay yang mencoba untuk menaklukkan Hawaii. Di sisi lain ada juga para marinir yang dipimpin oleh ajudan presiden yang mencoba untuk menangkap Lindy. Ada dua pihak yang seharusnya mereka bela salah satunya, namun kini mereka menjadi musuh semuanya.


Selain itu, musuh memiliki banyak senjata api tanpa sihir yang siap untuk membuat lengan kanan Kamijou tidak berarti apa-apa dan sasaran prioritas tertinggi mereka adalah presiden.


Sebetulnya mereka tidak dalam posisi untuk mengkhawatirkan tentang keselamatan orang lain.


Kehidupan mereka sendiri berada dalam bahaya yang jauh lebih parah daripada Lindy.


Namun ...


"Apa yang akan Kau lakukan, Misaka? Ini adalah keputusan kita. Aku tidak akan memaksa Kau untuk ikut. Kau cukup bersembunyi di sini sampai semuanya kembali aman. "


Apa yang membuat semua keputusannya sampai saat ini?


Di saat Mikoto memikirkan tentang itu, dia sampai ke suatu jawaban.


Bocah jabrik itu melakukan hal yang sama ketika ia menyelamatkan Misaka Mikoto.


Mikoto pernah diselamatkan dengan cara yang sama.


Dia tidak berdiri di sisi keadilan.


Dia tidak mengambil keputusan setelah menimbang-nimbang antar yang pro dan yang kontra.


Dia hanya menyelamatkan orang karena dia ingin.


Seseorang yang tidak terpengaruh oleh dampak negatif sejak pertama kali tidak perlu membuat alasan yang jelas untuk melakukan sesuatu.


Jawabannya mengenyahkan semua hal yang tidak penting dan sekaligus meluruskan pemikiran tentang pembenaran suatu tindakan yang sebenarnya adalah salah.


"... Baiklah, aku mengerti. Jujur, mereka yang menodongkan senjata kepada bocah bernama Lindy ini seakan mencerminkan betapa emosional dan sempitnya pola pikir mereka, dan itu membuatku kesal. "


Tidak peduli berapa banyak orang khawatir tentang hal itu secara internal, kesimpulan yang diucapkannya adalah sederhana.


Apapun keadaannya, si bocah jabrik ini pasti akan melakukan hal yang sama berulang-ulang kali.


"Bukanlah pekerjaan seorang gadis kecil unruk mempertaruhkan hidupnya guna membawa perdamaian kembali ke Hawaii. Pekerjaan semacam itu adalah untuk kita. "



Part 11[edit]


(10 Nopember - Di laut dekat Kahoolawe – Diambil dari UUV Cannibal Shark # 443)


Sebuah hovercraft militer besar berlayar melalui laut dekat Kepulauan Hawaii di mana jaringan rudal anti-kapal didirikan. Hovercraft itu sendiri mirip dengan khusus sejenis perahu karet, tapi itu terlalu besar. Untuk membawa kendaraan militer yang besar, ukurannya disesuaikan menjadi sekitar sebesar ukuran kolam sekolah berdiameter 25 meter.


Dua baling-baling raksasa mendorong hovercraft dengan kecepatan lebih dari 50 KPH.


Orang-orang di atas kapal mengenakan seragam militer berwarna perak, tapi mereka bukan bawahan Saronia ataupun Olay.


Mereka adalah kelompok Hamazura.


Seperti halnya dengan kapal sebelumnya, ini adalah pertama kalinya Hamazura mengemudikan sebuah hovercraft, tapi kurangnya hambatan dan fakta bahwa itu mengapung di permukaan memberinya rasa keamanan yang tak berdasar dan percepatan mendadak membuat dingin kulit arinya. Pada kenyataannya, hal-hal seperti terumbu karang membuat permukaan laut yang tenang menjadi tampak berbahaya dan setiap batu tajam yang menonjol di atas permukaan akan merobek bagian bawah karet dari hovercraft berkeping-keping, tapi kebodohan mendorong Hamazura dengan nekad tetap mengemudikannya.


Saat ia meraba-raba tuas kontrol kapal, Hamazura menempelkan ponselnya ke telinga.


"... Eh? Target yang paling dicari menuju ke medan perang dengan kehendaknya sendiri untuk menyelamatkan putri dari salah satu musuh mereka? "gumamnya dengan shock sembari membayangkan betapa gilanya tindakan anak berambut jabrik itu.


Tapi kemudian ia tersenyum.


Jika dia bersikap jujur, konsepan menaklukkan Amerika dan ratu media serta melawan GREMLIN adalah sesuatu yang terlalu mustahil untuk menjadi kenyataan baginya.


Dia akhirnya menemukan sesuatu yang cukup layak dan mungkin untuk dijadikan alasan mengorbankan hidupnya.


"Kau akan membutuhkan suatu metode untuk sampai ke Kauai, kan? Tunggu sebentar. Kau berada di Lanai, kan? Kita akan bertemu denganmu di sana. "


Sementara itu, Misaka WORST dan Kuroyoru Umidori seperti biasa, menyikapi ini dengan tidak bijaksana.


Atau lebih tepatnya, Misaka WORST sedang bermain-main dengan Kuroyoru.


"Kuro-nyaaahhn. Misaka bosan, jadi tunjukkan terseksi berpose yang dapat Kau lakukan! "


"Kenapa kau-! Jangan mengambil mengendalikan listrik di tubuhku untuk omong kosong seperti in-gyah gyah gyah gyah !! "


"Hei, kau menunjukkan tatapan nakal di matamu !! Hentikan itu. Kau akan membuat Kuroyoru menangis lagi !! "


"Jika Kau mencoba untuk membantu aku seperti itu, Kau hanya akan membuatku semakin kesal gwaaaaaaaaahhhhh !! "


Dengan kedua lengannya dikontrol oleh Misaka WORST, Kuroyoru kehilangan keseimbangan dan jatuh di dek hovercraft itu. Dari sana dia (dengan enggan) melakukan pergerakan yang aneh.


Ketika Misaka WORST dan Hamazura Shiage melihatnya, semacam kegembiraan terlihat di mata mereka.


"... Itu pertama kalinya Misaka telah melihat seseorang benar-benar mengatakan 'uffun'. 25 poin untukmu. "


"Kau mungkin tidak pernah lepas dari kegelapan dan semua omong kosong itu, tapi kau secara mengejutkan adalah seorang yang murni. 30 poin untukmu. "


"Be-Betapa ... Betapa berani Kau mengejek aku ... !!" kata Kuroyoru sementara menggertakkan gigi, tapi dia itu terlalu buruk sehingga cocok dengan Misaka WORST.


Listrik esper tersebut dengan santai melirik ke arah permukaan laut dan berkata, "Apakah Kau pikir kita benar-benar berhasil menipu mereka?"


"Tentu saja tidak," sembur Kuroyoru Umidori menanggapinya dengan wajah masih memerah sedikit. Di saat dia juga melihat ke arah permukaan laut, ia menatap langsung ke lensa kamera. "Mereka membiarkan kita pergi untuk membuat mereka menuju ke titik lemah mereka."



Part 12[edit]


(10 November - Oahu - Puing-puing pesawat Pangkalan Laut Ketiga Pearl Harbor ini – Diambil dari kamera pengontrol tambahan)


Sebagian besar markas telah hancur, hampir tidak berfungsi, dan tentara yang ditempatkan di sana telah selesai mengevakuasi.


Sementara itu, Saronia dan Trident PMC milik Olay memutuskan bahwa mereka tidak mendapatkan apa-apa dengan menyerang lebih jauh daerah tersebut. Mereka dengan cepat pergi menuju target mereka selanjutnya.


"... Cih. Ajudan itu telah menghilang juga. "


"Jadi dia berangkat untuk menyerang seorang gadis berusia 8 tahun. Ternyata dia juga tidak layak untuk diselamatkan. "


Accelerator dan Birdway telah berkumpul kembali setelah pertempuran mereka usai.


Mereka memahami situasi umum ketika berbicara dengan Kamijou dan yang lainnya via telepon.


Leivinia Birdway mengistirahatkan tongkat di atas bahunya dan tersenyum tipis.


"Namun, ini bisa menjadi kesempatan kita."


"..."


"Jangan menatapku seperti itu. Kau selalu bisa bersemangat ketika terlibat dengan gadis kecil, kan? " katanya sambil mengangkat bahu. "Bahkan sekarang, Olay Blueshake mendengarkan percakapan kita.


Itu berarti dia pasti sedang membuat pergerakannya selanjutnya. Dia akan mencoba untuk sampai ke sana sebelum kelompok kita atau si ajudan presiden dan relawan marinirnya berhasil mencapai Lindy. "


"Tapi aku ragu si ratu media akan menuju langsung ke sana. Bahkan, apakah dia saat ini benar-benar sedang berada di Hawaii? "


"Kalau dia berada di suatu tempat kita bisa dicapai, maka dia cukup bodoh," kata Birdway sebelum memutarkan tongkatnya. "Itu sebabnya, sebagai salah satu pemimpin utama, Saronia akan memerintahkan sebagian pasukan untuk menjemput Lindy. Mereka tidak akan memfokuskan semua pasukannya. Bagaimanapun juga, Hawaii memiliki koleksi terbesar dari pasukan militer di Pasifik dan mereka perlu fokus untuk mengurus itu. Namun, pasukan yang dipimpin oleh Saronia - Serta GREMLIN secara umum - tidak akan selalu melakukan seperti yang diinginkan Olay.".


"... Benarkah?"


"Menurut laporan Kamijou Touma, Saronia sendiri dimasukkan ke dalam posisi yang sedikit berbahaya selama pengangkutan Trigger karena ia digunakan sebagai pengalih perhatian tanpa adanya peringatan. Dia sekarang harunya memiliki beberapa ketidakpercayaan kepada Olay. Sudah sewajarnya dia akan menginginkan kartu truf dapat digunakan untuk mengontrol Olay dengan mudah. "


"Tapi bukankah rencana GREMLIN untuk menaklukkan Amerika Serikat berdasarkan kekuasaan ekonomi Olay dan dilengkapi dengan sihir Saronia itu? "


"Bagi mereka, 'perang' di Hawaii ini tidak lebih dari bagian dari persiapan mereka. Apa yang mereka benar-benar ingin lakukan adalah mengambil kendali Amerika, menciptakan situasi di mana mereka dapat memanipulasi berbagai hal sesuka hati, dan memastikan situasi berlangsung dengan terkendali. Itu berarti mereka harusnya bekerja sama untuk jangka waktu yang panjang. Sekarang, mereka berdua ingin menjalankan rencana pada tahap awal ini bahkan jika harus berhadapan dengan beberapa risiko. "


"Tapi itu juga berarti kita hanya harus mengalahkan salah satu dari Saronia ataupun Olay. Jika salah satu bisa melakukannya rencananya tanpa yang lain, mereka tidak akan pernah bergabung bersama-sama sejak pertama. Jadi sekarang kita hanya harus mengalahkan Saronia ketika dia muncul sendirian di tempat Lindy. "


"Ya, yang akan menyebabkan rencana mereka gagal. Kita akan menang. Dengan demikian, aku yakin Kau tahu apayang kita harus lakukan. "


"Hm .... Bahkan ketika aku meninggalkan Academy City, aku akhirnya harus juga yang membersihkan semua kotoran ini. "


"Jujur saja dan sebut tindakanmu ini ‘menolong nyawa orang’, hey pahlawan."



Chapter 5: Untuk Tujuan Apa Kekuatan Itu Seharusnya Digunakan? — The_Old_Glory.[edit]

Part 1[edit]


(10 November - Kauai – Diambil dari kamera pemantauan tingkatan air pasang)


Kamijou Touma, Accelerator, Hamazura Shiage, Misaka Mikoto, Misaka WORST, Kuroyoru Umidori, Leivinia Birdway, dan Roberto Katze mencapai Kauai dengan menggunakan hovercraft milik Hamazura yang telah disediakan.


"Sepertinya marinir yang belum datang."


"Tidak seperti kita, Olay tidak memiliki alasan untuk membiarkan mereka sampai di sini. Mereka harus berusaha untuk menemukan jalan melewati rudal anti-kapal yang dikerahkan di seluruh pulau. "


"Tapi Saronia harusnya sudah mulai bergerak. Dalam semua kemungkinan, unit PMC dikirim ke Kauai saat ini dimulai. Mereka hanya perlu saru panggilan radio tunggal dari mulai melakukan beberapa tindakan, " kata Accelerator.


"Trident dan Saronia tidak tahu lokasi yang tepat dari putri Olay itu. Mereka akhirnya kemungkinan akan menemukannya, jika mereka melakukan pencarian menyeluruh, tetapi mereka mungkin mennginginkan setiap petunjuk yang mereka bisa dapatkan. Mereka sekarang mungkin saja mendapat perintah saat kita benar-benar berada di sini. "


"Untuk saat ini, berarti hanya ada kita dan mereka," kata Mikoto sambil meledakkan tangannya ke dagu. "Aku lebih suka jika kita menemukan gadis Lindy ini sebelum marinir tiba dan memperumit semua ini. Kau tahu di mana dia, kan? Dimana dia sebenarnya? "


Birdway meletakkan jari telunjuknya ke bibirnya dan berkata, "Seperti yang aku katakan sebelumnya, Olay dan Saronia tidak tahu di mana Lindy berada. Melihat bagaimana mereka mencoba untuk menghancurkan angkatan laut, mereka cenderung berencana untuk menemukannya dengan memantau gerakan kita. ... Tentu saja, dengan banyaknya tentara, mereka selalu saja bisa untuk melakukan pencarian langsung. Pada akhirnya, ini berarti gerakan kita akan bertindak sebagai pemicu yang akan mengirimkannya ke tempat Lindy. "


"..."


"Persiapkan diri kalian sebelum menuju ke tempatnya. Untuk menyelamatkannya, pertama kita harus membawa bahaya kepada dirinya. Dengan bertindak hanya sekali, Kau telah menerima ini semua dengan kejairdway memandang mata semua rekannya sebagai responnya, bukan hanya Mikoto.


Setelah tidak ada yang menyuarakan keberatan, dia berbalik ke arah presiden.


Memegang Imperial Package, Roberto merespon sembari mengetahui betul, bahwa musuh yang tak terlihat sedang mendengarkan.


"Lindy Blueshake berada pada Sunny Watcher 44-19. ... Pelatuknya telah ditarik. Sudah waktunya untuk memulai baku tembak dengan ilmu gaib yang dilengkapi dengan PMC. "



Para pahlawan mulai bergerak.


Mereka bergerak untuk menyelamatkan Lindy Blueshake. Mereka bergerak untuk memancing keluar Saronia A. Irivika.


Rencana men-teokrasi-kan Amerika telah dimulai di Hawaii dan akan menyebar ke seluruh Amerika Serikat serta sisi ilmu pengetahuan secara keseluruhan jika dibiarkan. Pertempuran terakhir untuk memutuskan nasibnya dimulai.



(Tidak diketahui waktunya – Tidak diketahui lokasinya – Tidak diketahui ID kamera-nya – Diambil dari rekaman dengan Video yang diubah dan audio)


Olay Blueshake mengenakan setelan mencolok yang pas dengan bentuk tubuhnya dengan baik, sehingga jelas bahwa pakaian itu tidak mungkin dijual di mana saja dan itu benar-benar dibuat dengan biaya hampir sama dengan penyewaan pesawat jet penumpang menengah. Dia juga mengenakan topi koboi dan sepatu koboi yang dilengkapi dengan gerigi runcing di tumitnya yang tidak sesuai sedikitpun dengan penampilannya. Dia tidak memakainya karena selera sendiri ataupun karena alasan kepraktisan. Itu adalah murni untuk memberikan citra tertentu kepada publik. Amerika Serikat selalu menyukai semangat yang terdepan. Penampilan itu adalah langkah pertahanan terhadap kritik umum dalam bisnis internet yang sudah dianggap menjadi sebagai suatu hal yang "terlalu radikal".


Dia berada di sebuah kamar hotel kelas atas ... atau seperti itulah kelihatannya. Itu bisa saja suatu tempat yang sama sekali berbeda dan hanya dirancang untuk terlihat seperti hotel mewah. Itu bisa saja berada di dalam bawah tanah, di fasilitas militer, pada kapal laut mewah, atau di pesawat besar. Sedikitnya informasi tentang keberadaannya membuat berbagai spekulasi menyebar luas.



Seorang sekretaris laki-laki muda menuangkan wiski ke dalam gelas dan bertanya, "Apakah anda benar-benar ada perluan untuk mem-film-kan diri anda sendiri? "


"Sangat penting untuk melihat segala sesuatu secara obyektif. Menempatkan diriku di mesin pencari membantu mengingatkan aku bahwa aku merupakan bagian dari permainannya juga. "Olay meraih gelas yang disodorkan padanya. "Berada di daerah aman membuat orang lupa pada fakta yang mendasar. Itu membuat seseorang berpikiran bahwa hanya dialah pemainnya. ... Aku tidak harus bertindak dengan begitu sombong. Papan permainan dunia ini sepenuhnya terhubung satu sama lain, sehingga seseorang pada akhirnya dapat mencapai bagian lain jika mereka mencoba memikirkan cara itu. Keselamatan adalah suatu hal yang jauh lebih efektif dari yang kau pikirkan. "


Apa pun yang dikatakannya, kata-katanya yang tenang menyatakan bahwa ia begitu yakin pada keselamatannya sendiri. Seseorang dalam situasi yang benar-benar berbahaya akan memaksa diri untuk mengadakan pemikiran optimis untuk membantu menjaga hati yang stabil.


Sekretarisnya sangat menyadari itu, tapi dia tidak menunjukkan pemikirannya itu.


"Aku paham jikalau Anda berhasil memperbaiki kecocokan antara FCE dan Trident dengan menggunakan kamuflase elektronik. "


"Kamuflase itu begitu tidak disukai karena sangat tidak efektif."


"Apa yang akan Anda lakukan dengan Nona Lindy?"


"Aku akan membawanya kembali ke pelukanku." Nada Olay menegang saat dia mengatakan kalimat itu. "Jaringan media Blueshake dimulai sebagai kumpulan informasi dari keluarga dengan darah keturunan makmur pada zaman kejayaannya. Jaringan ini dibuat pada publik selama generasi kakekku, tapi tidak ada yang peduli seberapa jauh jenis-jenis bisnis yang meliputinya telah memperluas, itu pasti telah diturunkan melalui garis keturunan keluarga Blueshake. "


"Aku ragu Saronia A. Irivika dan Trident PMC akan melakukan hal ini ketika Kau meminta mereka."


"Ada alasan mengapa mereka mampu berpikir, mengambil tindakan dan mendapatkan keuntungan yang tidak penting. ... Alasan tersebut adalah kelonggaran waktu. Karena penaklukan Kepulauan Hawaii berjalan dengan begitu baik, mereka dapat berpikir tentang hal yang lebih rumit dan hal-hal yang merepotkan seperti mengambil jalan memutar yang membuka lebih banyak kesempatan bagi mereka. "


"Dan apa yang akan Anda hendak lakukan dengan hal ini?"


"Tentu saja aku akan memastikan mereka tidak dapat berpikir tentang cara yang lebih rumit dan hal yang merepotkan. Aku akan menyudutkan mereka, merampok kelonggaran mereka, dan memastikan mereka hanya bisa memikirkan hal-hal sederhana. Apa hal yang paling mendasar yang dilakukan bagi seorang prajurit? Bukankah itu adalah bekerja dan melayani majikannya sampai ke tahap dimana mereka tak lagi bisa memikirkan apa-apa? "sembari Olay berbicara, ia mengetik pada gadget tipisnya, jari lentur nya berlari di keyboard komputernya. "Sehingga aku harus membuat Nona Roseline dan relawan marinirnya mendorong Saronia dan Trident sehingga tersudut. "


"Apakah mereka benar-benar bertindak berdasarkan informasi yang diterima dari kita?"


"Aku tidak akan hanya memberikan perintah. Aku akan memberikan mereka beberapa petunjuk. Jika mereka berpikir mereka memiliki ide mereka sendiri, mereka akan segera bertindak untuk melaksanakannya. "



Part 2[edit]


(10 November - Kauai - Lokasi pegunungan di Anahola – Diambil dari kamera di dalam kendaraan)


Hamazura Shiage, Leivinia Birdway, dan Roberto Katze sedang berkendara melalui daerah pegunungan di sisi timur Kauai. Mereka tentu saja menggunakan kendaraan curian.


Rupanya, Lindy Blueshake berada di sebuah daerah di utara Kauai yang dikenal sebagai Napali Coast. Kamijou dan yang lainnya telah mendarat di sisi tenggara pulau dan keadaan tengah pulaunya terlalu berbukit, sehingga mereka harus memutar di sekitar pulau untuk mencapai Lindy. Hal ini mengharuskan mereka untuk mengikuti garis pantai di mana terdapat rudal anti-kapal Trident yang mereka atur.


Karena kesulitan yang medan, Hamazura dan yang lainnya telah dibagi menjadi beberapa kelompok yang menuju Napali Coast dengan menggunakan rute yang berbeda. Kelompok Hamazura mengambil rute yang berlawanan arah jarum jam dengan lingkar pulau.


Presiden menatap keluar jendela dan di pantai terpampang di balik permukaan gunung. Dia menyipitkan matanya saat melihat tentara bayaran menyiapkan berbagai potongan peralatan.


"Bahkan jika mereka menghadapi kita sampai batas tertentu untuk menemukan Lindy, itu hanya untuk kepentingan orang-orang di atas mereka. Jika mereka benar-benar melihat kita, baku tembak akan dapat dihindari. "


"Satu-satunya keberuntungan yang tersisa padamu adalah ajudan dan para relawan mariner laut yang melambat untuk sampai di sini," gumam Birdway di kursi belakang.


Saat mengemudi, Hamazura mengerutkan kening dan berkata, "Apakah tidak sebaliknya? Mereka dengan jelas bertempur melawan Gremlin dan Trident, juga. Jika kedua belah pihak saling berbentrokan satu sama lain, tidakkah itu malah mempermudah kondisi kita? "


"Kaulah yang terbalik. Mereka menghadapi kita karena Olay dan Saronia memiliki kontrol penuh. Jika marinir berhasil sampai ke Kauai dan pecah pertempuran, bos mereka mungkin akan kehilangan kendali atas pasukan mereka. Tanpa kekuasaan untuk memberi kita beberapa gangguan seperti ini, kita akan terjebak di tengah-tengah huru-hara yang tak terpikirkan sebelumnya. "


"Tidak baik," gumam Roberto. Dia masih menatap ke luar jendela. "Roseline telah membuat pergerakannya. Nak!! Hentikan mobil ini sekarang! Kita akan terdorong ke samping !! "


"Ahn?"


Dengan ekspresi bingung, Hamazura menoleh ke arah yang sama dengan Presiden ... dan kemudian dengan panik menginjak rem.


Ban berdecit saat tergores dengan aspal dan sesaat kemudian bahkan kebisingan telah lenyap.


Hal ini disebabkan karena beberapa lusin rudal anti-udara yang ditembakkan dari arah laut.


Dua puluh pesawat tempur siluman canggih datang melonjak hanya beberapa puluh sentimeter dari permukaan laut dengan kecepatan lebih dari 400 KPH. Mereka mungkin datang dari Oahu. Letusan Kilauea diduga telah membuat pesawat tidak dapat digunakan, tetapi pembatasan itu dielakkan dengan terbang pada ketinggian yang sangat rendah.


Namun, sepenuhnya tidak terlalu pas untuk menyebut apa yang mereka lakukan adalah "terbang".


Di tempat di mana roda biasanya terpasang, para pesawat tempur mengapung dengan menggunakan peralatan yang mirip dengan ski. Dengan mengorbankan fungsi aerodinamis dan siluman, mereka bisa sekarang "menjelajah" permukaan lautan. Para pesawat tempur itu tidak hanya terbang di lepas permukaan. Itu lebih seperti mereka didorong ke depan saat mereka melayang di permukaan.


Trident telah membangun pertahanan mereka dari rudal anti-kapal, sehingga mereka tidak bisa menangani penyusup yang bisa bergerak begitu cepat.


Para pesawat tempur terbang melewati beberapa rudal anti-kapal yang ditembakkan dan kemudian menembakkan rudal mematikan mereka di pantai.


Dinding ledakan berwarna oranye muncul ssekitar dua belas kilometer di pantai putih.


Dinding dibuat dari api dan gelombang ledakan.


Meskipun lebih dari lima kilometer jauhnya dari situ, mobil Hamazura tergelincir ke samping.


Sabuk pengamannya pasti menjeratparu-parunya bersama dengan tulang rusuknya karena Roberto Katze terlihat sedang termegap-megap dari kursi penumpang.


"... Sialan Roseline !! Apakah Kau tidak menyadari aku di sini !? Atau apakah Kau tahu, tapi Kau masih saja tetap menembak !? "


"Ini belum berakhir. Sekarang jaringan anti-rudal telah ditutup, sesuatu yang lain akan datang untuk menyelesaikan ini! " Birdway memperingatkan.


Dan itu persis seperti apa yang terjadi.


Dengan berakhirnya pemboman tahap awal, para pesawat tempur siluman berputar-putar tanpa arahan. Dari belakang mereka, mendaratlah kapal-kapal yang membajak pantai bagai perompak. Kapal-kapal itu dilengkapi dengan hydrofoils dan mereka bisa bergerak dengan kecepatan 100 KPH. Kapal-kapal baja meluncur ke tanah sekaligus seperti paus yang terdampar. [Hydrofoils adalah semacam material yang membuat suatu benda bisa mengambang di permukaan air, biasanya ditempatkan di bagian bawah pesawat agar bisa meluncur di perairan, Wikipedia]


Pintu di bagian belakang dibuka dan tentara-tentara tumpah darinya.


Para prajurit yang diperlengkapi oleh peralatan yang berbeda dari Trident. Mereka menggunakan peralatan yang sama seperti yang biasa dipakai oleh angkatan Amerika. Sekelompok lebih dari 150 tentara tersebut menyerbu Kauai.


"Ini akhirnya datang juga," gumam Hamazura sambil memutar kunci sekali lagi untuk me-restart mobil yang mogok. "Dalam medan perang yang tak terkendali, pertempuran tiga arah dimulai untuk mendapatkan Lindy Blueshake. "



Part 3[edit]


(10 November - Kauai - Blue Energy Gas Station – Diambil dari kamera spion dalam pada mobil sedan yang ditinggalkan pemiliknya)


Dia telah gagal untuk melarikan diri.


Weck Lunasand bersembunyi di sebuah pompa bensin yang ditinggalkan. Dia terengah-engah sembari berjongkok di belakang salah satu mesin penjual otomatis di satu sisi bangunan.


Hanya 70 cm jauhnya dari sisi mesin penjual otomatis, ia bisa mendengar orang lewat yang tak terhitung jumlahnya. Dia hanya bisa mendengar suara kaki di pasir putih. Jika ia ditemukan, ia tamat. Tangannya tidak di dadanya, tapi dia bisa merasakan betapa kencang degub jantungnya.


Nama ID perusahaan yang tergantung dari lehernya mengatakan bahwa dia berprofesi sebagai instruktur selancar anak-anak.


Dia terjebak dalam pekerjaaan profesionalnya terlalu dalam dan telah gagal.


Dia telah gagal dalam hidupnya.


Segera setelah keributan itu pecah, Weck telah mengumpulan anak didik kelasnya pada SUV-nya dan menuju sebuah bangunan yang ditinggalkan di Chinatown. Bangunan itu tidak berisi apa-apa kecuali debu dan kecoak, tapi ia tahu itu memiliki penampungan nuklir sipil. Ruangan itu hanya beberapa meter lebarnya, tapi itu cukup untuk bersembunyi. Sebuah hotel peristirahatan berkelas tinggi penuh dengan barang-barang mahal mungkin adalah pilihan yang akan sangat menyenangkan, tapi ia meragukan para tentara itu dengan baik hati menggiringnya ke tempat seperti itu. Semua yang harus mereka lakukan saat ini hanayalah menunggu di balik pintu tebal ini untuk adanya peluang keluar dengan aman. [SUV adalah kependekan dari Sport Utility Vehicle atau yang lebih dikenal sebagai kendaraan wagon. Kendaraan ini memiliki ketangguhan tersendiri karena bisa berfungsi untuk berpetualang di medan yang berat, Wikipedia.]


Tapi kemudian salah seorang dari murid-muridnya mengatakan kepadanya bahwa salah satu dari mereka hilang.


"Aku harusnya meninggalkan dia saja. Sialan. Dua ribu dolar per bulan tidak layak untuk semua resiko ini. "


Meski telah meninggalkan daerah aman, ia tidak menemukan anak yang hilang.


Tentara yang pakaiannya berkilauan seperti CD berada di seluruh tempat dengan jenis senapan serbu yang sering terlihat di film-film yang berbentuk sedikit seperti gergaji. Yang membuatnya sulit untuk pergi ke mana pun. Peralatan mereka berbeda dari tentara Amerika yang dilihatnya di bar atau menjalani pelatihan publik. Dan jika mereka bukan tentara Amerika, maka siapakah mereka sebenarnya? Setelah semua pengamatan yang dia lakukan terhadap pasukan-pasukan misterius tersebut, dia menyimpulkan adalah hal yang buruk jikalau dia ketahuan. Mereka tidak menemukannya, tapi itu hanya masalah waktu. Setiap rute sudah diblokir.


"..."


Dia merasakan tangannya begitu berat.


Rasa berat itu pasti karena adanya senjata .38 revolver yang berada di dashboard sedan, yang ia telah ditinggalkan seseorang di depan pompa bensin. Namun, ia meragukan dia bisa mengubaj keadaan dengan menggunakan benda seperti itu. Sebuah tembakan hanya akan menjadi seperti panggilan kepada sekawanan anjing liar bahwa di sini ada sekotak daging segar yang siap dicabik-cabik oleh taring-taring mereka. Dan juga, ia tidak yakin ia bisa mengenai orang dengan tembakan pertama dan ia berada di sebuah pompa bensin. Dia tidak bisa menyangkal kemungkinan adanya cukup bensin yang menguap dan mengambang di sekitar tembakan, yang akan menyebabkan ledakan raksasa.

\

Pistol itu lebih mirip seperti jimat keberuntungan.


Dia membutuhkannya untuk memastikan dia tidak panik dan melakukan sesuatu yang bodoh.


"Bagaimanapun, aku harus bertahan hidup, entah bagaimana caranya. Aku harus keluar dari sini. Tunggu, ada bensin di sini. Jika aku meletakkannya dalam beberapa jenis wadah dan mengirimkannya keluar, aku bisa menarik perhatian mereka di tempat lain. Tidak ada yang salah dengan itu jika untuk menyelamatkan hidupku. "


Dia telah berbicara dengan kencang agar membuat dirinya bisa menerima apa yang dia katakan tadi. Dengan kata lain, bahkan kemudian, kekukuhan hati lembut Weck Lunasand masih tidak berubah.


Dan hal sepele lainnya pun mengganggu pria berhati lembut ini.


Dia mendengar jeritan anak kecil.


Weck mengerutkan kening, bersandar di mesin penjual otomatis, dan menutupi wajahnya dengan tangannya.


"Sial ... Apakah itu Steve ... !?"


Steve adalah murid terakhir yang telah terpisah dari kelompok.


Weck merangkak ke depan, sepanjang beton berbau minyak untuk mengintip keluar dari balik sudut mesin penjual otomatis. Dia melihat selusin pria dan wanita berjalan di pantai putih. Mereka dipimpin oleh empat atau lima tentara perak dengan senapan.


Di tengah kelompok itu adalah anak berusia sepuluh tahun.


Tingkat kesulitannya baru saja meningkat.


Pertanyaan yang timbul pada benaknya saat ini adalah: haruskah aku meninggalkannya atau tidak?


"Bahkan, aku bisa melakukan apa ...?"


Napasnya pun semakin tidak menentu. Dia merasakan tekanan besar di perutnya. Namun, tekanan itu tidak hanya merupakan rasa takutnya untuk hidupnya sendiri. Tekanan itu disebabkan oleh keputusannya untuk meninggalkan dan membiarkan nyawa orang lain yang tengah berada di ujung tanduk.


"Itu saja. Aku sudah muak. Hanya $ 2.000 per bulan, dan menyelamatkan tujuh anak dalam sekelompok bocah yang sejatinya bukan sanak keluargaku sudahlah sangat terpuji. Aku tidak perlu serakah, kan? "


Setelah menyadari ia mengatakan kalimat dengan keras, Weck berhenti bernapas untuk sesaat. Mengatakan dengan keras adalah ritualnya untuk dengan paksa membuat dirinya menerima apa yang ia katakan.


Namun, artinya malah sebaliknya. Yaitu, dia tidak benar-benar menerima apa yang dikatakannya.


"... Aku hanya akan dibunuh ..."


Setelah mengatakan satu hal yang ia tidak bisa terima, Weck Lunasand melihat sekeliling daerah.


Dia berada di sebuah pompa bensin. Ada ton-tonan bensin di sana. Dia bisa membaginya menjadi wadah kecil. Angin akan membawa bensin menguap dan tersebar pada pantai. Tergantung pada bagaimana ia menggunakannya, ia mungkin bisa sementara bermain-main dengan tentara perak.


Di saat metode itu mulai memasuki pikirannya, ia mendengar suara logam sedikit.


Salah satu tentara perak telah mendekat tanpa Weck sadari di dan ia memegang senapan dengan laras yang dibidikkan pada belakang kepala Weck.


Merupakan suatu kesalahan untuk mengintip keluar.


Situasi telah diperburuk oleh fakta bahwa ia memegang pistol. Adalah bodoh jikalau tentara perak itu menganggap pistol yang ditangannya hanyalah jimat keberuntungan. Kini dia sudah memiliki alasan yang lengkap untuk dibunuh.


"Sialan. Aku tidak ingin mati ... !! "


Dia berbicara dengan suara keras, tapi ia tidak meyakinkan apa pun pada tentara itu.


Di saat Weck Lunasand meremas matanya sampai tertutup, ia mendengar suara keras.


Pria memegang senapan serbu tiba-tiba terbang beberapa meter ke samping.


Untuk sesaat, Weck mengira pria itu telah ditabrak oleh truk sampah.


Bahkan setelah berbalik dan melihat dengan mata kepalanya sendiri, ia tidak percaya bahwa pria itu benar-benar telah terkena tendangan seorang pria berkaki ramping.


Tumbukan tubuh prajurit perak menghancurkan mesin penjual otomatis sehingga membuat kegaduhan dan seluruh perhatian rekan-rekan si tentara perak itu kini tercurah ke arahnya. Namun, orang yang telah memberikan tendangan tampaknya tidak peduli.


Dia memiliki rambut putih dan mata merah.


Penampilannya memberi kesan bahwa dia lebih mirip binatang daripada manusia.


"... Betapa menyusahkan."


Dua gadis menemaninya. Mereka berdua memiliki wajah yang sama, namun sorot mata mereka berbeda. Yang satu lebih mirip anak SMP biasa, tapi yang tampak lebih tua memiliki tampilan seperti penjahat pada poster-poster kantor polisi.


Berbicara kepada pria berambut putih, yang mirip seperti gadis SMP berkata, "Kita bisa mulai di sini. Sekali kita hack ke perintah Trident, kita bisa menghancurkan jaringan pertahanan rudal anti-udara milik mereka. Maka bala bantuan angkatan laut bisa dipanggil. Aku punya seribu pertanyaan kepadamu, jadi aku lebih suka tidak terjebak di sini. "


"Aku berniat untuk membayar hutangku ke saudari-saudari perempuanmu, tapi aku tidak punya niat untuk meminta maaf kepadamu. Kau belum lupa bahwa kau adalah salah seorang yang harus bertanggung jawab pada eksperimen itu, kan? "


"Aku tentu saja berniat untuk menebus semua itu, tapi yang membuatku kesal adalah mendengar itu semua dari orang yang sudah membantai setengah dari saudari-saudariku. "


Sementara menciptakan suasana yang sangat mengancam, mereka berdua perlahan-lahan menuju pantai. Mereka tentu saja menuju ke sana untuk menyelamatkan para wisatawan yang ditodongankan senjata.


Weck benar-benar terkejut dan gadis dengan tampilan nakal di matanya mengedipkan mata dan berkata, "Pada dasarnya, kedua tsundere di sampingku ini sedang mengatakan bahwa semuanya akan menjadi oke. "

NT Index v03 275.png

Dengan tak terhitung jumlahnya ledakan, dua monster memerintah medan perang.


Mereka adalah nomor satu dan nomor tiga.


Kedua Level 5 telah sendirian melintasi medan Perang Dunia III dan sekarang tornado kerusakan mengelilingi mereka.



Part 4[edit]


(10 November - Kauai - Diambil kamera helm untuk satuan perintah)


Saronia A. Irivika berada pada kapal hovercraft. Lindy diduga berada di Napali Coast yaitu daerah yang tidak dapat diakses dan sulit dijangkau dengan kendaraan biasa. Sehingga lebih cepat untuk menggapainya dari jalur laut.


Trident telah diperintahkan oleh klien mereka untuk membentuk sebuah tim guna mendapatkan Lindy, tapi penyertaan Saronia di tim tersebut tidak sesuai dengan keinginan klien.


Anggota Trident yang bertugas mengemudikan hovercraft berbicara kepada Saronia.


"Kita akan fokus pada penghentian kekuatan lain. Bisakah kau yang menangkap targetnya? "


"Itulah pilihan yang terbaik. Dengan pembunuh profesional seperti Kau, ancaman bisa berakhir dengan sedikit pertumpahan darah. "


"... Klien kita akan membunuh kita. Apakah Kau tahu siapa yang mempekerjakan kita? "


"Olay Blueshake. Tapi itu tidak masalah, " kata Saronia dengan siap sementara wajahnya diterpa angin laut yang sejuk. Dan dia tidak berhenti berkata hanya dengan satu pernyataan menghina seperti itu. "GREMLIN pun tidak mempermasalahkannya. Tentu saja, Trident juga tidak masalah. Tidak juga untuk pen-teokrasi-an Amerika Serikat atau runtuhnya keseimbangan antara sisi sihir dan sisi ilmu pengetahuan. Tak satu pun dari hal-hal tersebut yang penting. "


"Per-percakapan kita sedang dipantau oleh FCE ..."


"Ya, aku yakin dia mendengarkan. Tapi itu berlaku juga untukmu, bukan? Trident memiliki tujuannya sendiri dan Kau memiliki tujuanmu sendiri. Pada akhirnya, semua orang memutuskan untuk mengutamakan segala sesuatu berdasarkan hal mana yang paling bermanfaat bagi mereka."


Saat ia berbicara, Saronia menarik kotak pil plastik berbentuk segiempat dari sakunya.


Pada kotak tersebut terdapat beberapa ruang yang memiliki sekat satu sama lainnya, dan masing-masing ruang tersebut berisi benih pohon.


"Negaraku terkoyak karena Perang Dunia III."


"..."


"Namun ada beberapa negara dan daerah yang diuntungkan dari perang itu. Contoh paling utamanya adalah Academy City dan Amerika Serikat. Di atas semua itu, mereka membentuk negaraku seperti yang mereka mau dengan mengendalikan aliran uang yang dikirim dalam nama restorasi perang. "


"A-aku dengar sebagian besar dari dana itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur ..."


"Musim dingin datang. Mereka telah mengambil alih jaringan pipa gas alam, mereka mengklaim bahwa mereka dapat memperbaiki jaringan itu, tetapi mereka menunda pekerjaan dengan alasan pembangunan konstruksi yang tidak penting. Mereka tahu betul bahwa pemanasan adalah garis hidup di negaraku pada musim dingin, tapi mereka membuat beberapa saudara senegaraku untuk menyumpahkan kesetiannya terlebih dahulu agar bisa memperoleh semua itu. "Senyum tipis muncul di wajah Saronia. "Kita tidak bisa membiarkan mereka melakukan itu, bukan? "


Sama sekali tidak ada duri dalam nada bicaranya dan bahkan terdengar nada bicara manis seperti yang biasa digunakan seorang wanita untuk memikat pria, tapi veteran tentara Trident ini menyadari bahwa tubuhnya gemetaran seketika mendengarkan perkataannya.


"Itu sebabnya aku akan mengembalikan hal-hal ke tempat-tempat yang semestinya."


Dia mengambil salah satu benih dari kotak pil dan meletakkannya di telapak tangannya. Kemudian dia gulung benda itu, mengendusnya, dan menggigitnya sedikit dengan giginya.


Dengan tampilan di matanya seperti dia teringat sesuatu, Saronia terus berbicara.


"Hal ini adalah sesuatu yang wajar dibayar oleh Academy City dan Amerika Serikat. Adalah wajar bagi uang-uang mereka untuk benar-benar bertindak dalam mendukung Rusia. Karena mereka menolak untuk membuat persiapan awal, aku akan memaksa mereka untuk melakukannya. Bagaimanapun juga, mereka memperoleh begitu banyak uang selama perang itu. Memberikannya kembali kepada orang-orang yang mereka gunakan sebagai batu loncatan tampak seperti hukuman yang layak bagiku. "


Biasanya, Trident sudah mencoba untuk menghentikan Saronia dengan kekuatan militer untuk melindungi kepentingan klien mereka.


Tapi mereka tidak bisa.


Meskipun terbiasa membuat seseorang menjadi mayat, tentara bayaran ini membeku di tempat karena katakutannya akan okultisme aneh yang bisa dengan bebas dipergunakan oleh gadis di sampingnya ini.


"Oh, dan Olay Blueshake. Kuingat namamu berada di daftar orang-orang yang memperoleh begitu banyak uang selama perang itu berlangsung. "


Dia tidak pernah berniat untuk hanya patuh kepada wanita itu sejak awal.


Penyihir cenderung menempatkan kepentingan pribadinya di atas segala hal. Sifat itu tiba-tiba muncul dengan sendirinya.


Saat ia melanjutkan untuk mencari Lindy Blueshake, hawa bengis ditampilkan pada Wajah Saronia.



Part 5[edit]


(10 November - Kauai - Napali Coast – Diambil dari UAV Lesser Emperor # 300)


Napali terdaftar sebagai taman nasional, tapi daerah yang lebih dalam pada taman nasional itu hanya bisa dicapai dengan melewati sepanjang beberapa kilometer tebing berbatu setajam gergaji di mana tidak mobil normal yang bisa melakukannya. Sebuah rumah kayu berdiri di daerah berbukit dalam.


Harzak Lolas, seorang pria besar yang menjulang tinggi di atas dua meter, yang cenderung lebih suka berkebun sayuran di dekat rumah kayu. Yang pada awalnya digunakan untuk menumbuhkan bahan panganan, tapi kekacauan telah mengambil alihnya sejak pemilik yang lain mulai menumbuhkan bunga di atasnya. Maka Harzak juga tidak bisa menumbuhkan bahan panganan di atasnya. Berlawanan dengan tubuh besarnya, ia sedang menanam kembali bibit kecil dari perkebunan ke dalam tanah taman dengan gerakan halus tangannya.


Tiba-tiba, pintu kayu rumah dibuka.


Tanpa berbalik, Harzak berbicara dengan gadis yang meregang dan memutar kenop pintu dengan kedua tangannya.


"Jika Kau tidak hendak berenang, Kau tidak perlu memakai baju renang."


"Ini panas. Generator listrik dan panel surya tidak cukup untuk menjaga temperatur udara sepanjang hari. Dan malam ini akan sangat panas, jadi aku harus menabung kekuatan di baterai. Dan juga, aku akan pergi memancing lagi malam ini. "


Percakapan seperti itu adalah kebiasaan mereka, sehingga Harzak tidak benar-benar mencoba untuk memperbaiki tabiat si gadis. Dia mengubah topik pembicaraan dan berkata, "Buku diktatmu ada di kotak surat."


"Kaulah yang membawa surat itu, sehingga Kau tidak perlu hanya meninggalkannya di kotak surat, Harzak. "


"Ini adalah rumahmu, Lindy. Aku hanya di sini untuk membantu. Lebih penting lagi, Kau perlu memeriksa buku-buku pelajaran untuk memastikan tidak ada yang hilang. Aku akan membuat perjalanan panjang sebanyak yang dibutuhkan. "


"... Aku tidak suka buku-buku pelajaran."


"Tidak ada yang suka belajar."


"Aku lebih suka mendengarkan ceritamu."


"Sayangnya, itu tidak akan berguna bagimu," kata Harzak sambil menyesuaikan tanah di mana ia baru saja menanamkan bibit kecil. "Apakah Kau akan memperoleh pengetahuan dari warga negara Amerika Serikat atau Hawaii yang asli? Keduanya memiliki nilai. Aku memperhitungkan keduanya. Kau bisa tahu hanya dengan mendengar namaku. Orang tuaku melakukan pekerjaan yang buruk dengan adanya naturalisasi, jadi aku tidak memiliki pemahaman yang baik dari bahasa ataupun budaya. Namunku tidak bisa digunakan untuk hidup di Amerika yang modern ini. "


"Mhh ..." Gadis bernama Lindy menggembungkan pipinya. "Tapi aku masih menyukai ceritamu."


Setelah mengatakan apa yang ingin dia katakan, gadis itu meraih buku diktatnya yang dibungkus plastik dan kembali ke rumah kayu.


Harzak benar-benar berpikir dia adalah seorang yang baik, gadis murni, tapi itulah mengapa ia tidak bisa membiarkan idiot seperti dirinya mempengaruhi si gadis terlalu banyak.


Dia telah mendengar bahwa seorang raja yang asli masih tinggal di suatu tempat di Kepulauan Hawaii, tapi dia bahkan belum pernah melihat itu sebagai suatu kenyataan. Apakah raja ini di berada beberapa lahan yang belum dijelajahi atau bercampur dengan kota? Harzak telah kehilangan bahkan sedikit pun keinginan untuk mencari dia dan menjadi anggota kerajaannya. Ia sudah muak dengan kelelahan ketika harus mendaki gunung dan menuruninya kembali ke bawah.


Setelah menyelesaikan pekerjaannya di taman, Harzak berdiri, menyeka keringat dari wajahnya dengan lengannya, dan mendongak ke langit biru yang tipis tertutup oleh abu vulkanik.


Itu adalah abu yang jarang terlihat pada sepanjang jalan menuju Kauai. Dia mulai bertanya-tanya apakah dia harus menutupi taman dengan plastik jika itu akan berlanjut lebih lama lagi.


Saat itulah ia melihat sesuatu yang aneh.


Dia melihat apa yang tampak seperti capung sepanjang dua puluh atau tiga puluh sentimeter.


Tapi bukan itu.


Itu adalah benda yang tubuhnya terbuat dari polycarbonate dan sayap yang terbuat dari resin ABS, bergerak di sekitar menggunakan motor, dan itu dilengkapi dengan pemancar dan kamera, sehingga hampir tidak bisa disebut capung. [ABS merupakan kependekan dari Acrylonitrile butadiene styrene adalah senyawa kimia yang merupakan komposisi dari material buatan. Material ini memiliki sifat keras, tahan tumbukan, dan tahan panas.biasanya digunakan untuk campuran plastik untuk membentuk mutu yang lebih tinggi.]


"... Sebuah lensa kamera ... ..." gumam Harzak.


Dia kemudian ingat mengapa Lindy Blueshake tinggal di tempat seperti itu. Dia mengingat suatu hal yang benar-benar dia benci. Dia ingat mengapa pekerja pemerintah telah memperkenalkan dia dengan "Tanah yang belum dijelajahi" ini, yang sama sekali tidak tersentuh keberadaannya oleh media massa.


"Tidak baik ... Lindy, Lin……….!!" Harzak mulai berteriak-teriak sambil berbalik ke arah rumah kayu, tapi sepasang tangan menggapainya dari belakangnya dan menutup mulut besarnya.


Dia tidak tahu kapan, bagaimana, atau dari mana orang tersebut tiba di sana.


Masih tidak tahu apa yang sedang terjadi, Harzak didorong ke sisitaman seolah-olah lawannya telah menggunakan beberapa jenis trik sulap. Karena silau matahari, ia tidak bisa melihat wajah penyerangnya, tapi dari penampilan sosoknya, sudah cukup untuk mengatakan bahwa dia menggenggam pistol.


Harzak akan ditembak.


Dia merasakan sakit seperti hatinya terikat pada sesuatu seperti tali layang-layang, tapi suara tembak tak pernah sampai ke telinganya.


Dia tidak tahu apa yang sedang terjadi.


Sedikit demi sedikit, ia menyadari bahwa penyerang yang duduk di atas dirinya sedang gemetaran, penyerang itu memiliki tombak transparan yang ditempelkan pada tenggorokannya, dan pemilik tombak itu telah mendekati diam-diam dari belakang penyerang.


Seorang anak Asia dan perempuan berdiri di sana.


Anak itu memiliki rambut runcing dan gadis muda itu tampak memiliki pandangan jahat di matanya yang membuatnya tak sebanding sdengan wajah tanpa dosa milik Lindy.


Mereka mulai mengatakan hal-hal dalam bahasa Jepang.


"Kau dari Trident, bukan?" Pembicara meneruskan perkataannya tanpa menunggu penyerang untuk merespon. "Apakah Kau lebih suka terkena tombak nitrogen atau tinju?"


Untuk sesaat, penyerang menatap pistol yang ia acungkan ke arah Harzak dan dengan cepat berbalik ke arah dua orang Asia.


Namun, sebelum dia benar-benar bisa menggunakannya, tombak gadis itu memotong laras pistol serta bagian depan helmnya. Detik berikutnya, tinju anak itu membanting wajah penyerang. Tentara perak runtuh mundur dan anak itu berbicara kepadanya dalam bahasa Jepang.


"Kau harus berterima kasih padaku. Aku benar-benar menyelamatkan hidupmu. "


"Aku melakukan sebagian besar pekerjaan. Semua orang yang runtuh di sana adalah perbuatanku, " kata gadis itu.


"Kuroyoru mengerjakan segala sesuatu dengan terlalu serius. Jika aku tidak di sini untuk menghentikannya, dia mungkin akan menebas kepalamu juga. "


"Di mana yang lain? Apakah kita yang pertama di sini? "


Harzak tidak mengerti apa yang mereka katakan, tetapi empat tentara perak lainnya yang berbaring runtuh ke arah gadis itu menunjuk ke suatu arah.


Sembari Harzak berbaring dengan shock, anak itu menoleh ke arah laut yang melampaui tebing dan mengatakan sesuatu.


Harzak tidak bisa memahami kata-katanya, tapi fenomena aneh mengikuti mereka.


Fenomena itu datang dari sebelah kanan gadis dengan tampilan yang jahat di matanya.


Gerakan ini mirip dengan gerakan mengetik pada keyboard, tapi itu secepat mesin jahit listrik. Suara jari jemarinya yang bergerak berulang kali membentuk semacam ketukan gelombang bunyi dan menggema. Anehnya, ketukan itu terdengar seperti pernyataan dalam bahasa Inggris yang bisa dimengerti oleh Harzak. Ini sungguh seperti perempuan berwajah buronan tersebut memiliki suatu mesin penerjemah, tapi itu semua hanya dilakukan dengan gelombang bunyi yang dikeluarkan oleh jari-jarinya. Betapa mengagumkan.


"Pasukan yang disewa Olay Blueshake mulai bergerak untuk mengambil Lindy kembali. Jika Kau adalah orang berkewajiban menjadi walinya, Kau pastinya lebih atau kurang memahami situasi ini. Jangan biarkan dia jatuh ke tangan Olay. Ambil Lindy bersamamu dan melarikan diri-lah! "


"A-apa ...?"


Harzak benar-benar bingung, tapi gadis itu tidak akan membiarkan dia berdebat.


"Cepat! Mereka datang dari laut !! Kau tidak punya waktu !! "


Harzak menoleh dan melihat hovercraft besar mendekati dasar tebing yang tampak seperti mata gergaji.


Namun, ia tidak punya waktu untuk hanya santai sambil menonton.


Beberapa tentara perak mendaki tebing sembari mengarahkan senapan serbu-nya ke arah mereka . Di saat tembakan bernada tinggi terdengar, anak laki-laki dan perempuan berbaring di tanah dan Harzak dengan panik menuju ke rumah kayu.


"Apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya gadis itu.


"Kita harus setidaknya membiarkan Lindy dan walinya melarikan diri. Kemudian kita hanya harus berjuang sampai kita bisa menghentikan Saronia. "


"Kau terdengar santai ketika hendak menghadapi seseorang dengan senapan serbu, Tuan Jepang."


"Sejujurnya, aku pikir aku akan takut untuk melakukan apa pun jika mereka memiliki pistol. Namun, ini semua berlangsung pada skala besar sehingga hal itu tidak tampak nyata. "


Mereka berdua mendengar suara-suara dari Harzak dan Lindy yang melarikan diri dari pintu belakang rumah kayu. Setelah memastikan keduanya pergi, mereka mulai bergerak melingkar di sekitar sambil menuju ke samping rumah untuk menggunakannya sebagai perisai.


Tapi kemudian anak itu tiba-tiba mencium bau bunga.


Segera setelah itu, lengan kiri anak itu tiba-tiba turun.


Jatuh lurus ke bawah. Lemas. Persendiannya masih terhubung, tapi lengannya turun ke bawah dan bergoyang seakan-akan tidak ada kekuatan di dalamnya. Dia tidak bisa memberikan kekuatan apapun dari ujung jari sampai ke bahunya. Ia tidak merasakan sakit, panas, atau dingin. Ia juga merasakan mati rasa yang aneh pada bagian kiri wajahnya. Dia tidak yakin apa ekspresi yang ditampilkan oleh wajahnya.


"Gh !?"


Dia dengan panik meraih lengan kirinya dengan tangan kanannya, tapi tidak ada respon. Itu ternyata bukan sesuatu yang bisa diperbaiki dengan hanya menggunakan Imagine Breaker.


"Lengan kiriku ...?"


"Apa? Aku tidak mendeteksi senjata kimia apapun, " kata gadis itu sambil membuat aksi dengan tangan kanannya seolah-olah ia dengan lembut menggenggam sesuatu.


Gadis itu pasti merasakan kulit gemetaran di wajahnya, tetapi anak laki-laki meragukan bahwa itu adalah suatu fenomena yang lain.


Mereka melawan pengguna sihir yang telah memodifikasi mantranya sehingga akan bekerja melawan anak tertentu dan membuat dia menderita.


Masih memegang lengan kiri yang melemas dengan tidak wajar, anak itu melihat kembali ke arah tebing dari sekitar dinding luar rumah kayu. Dia melihat wajah familiar di gerombolah tentara perak.


"Saronia A. Irivika !!"



Part 8[edit]

(10 November - Kauai - Batas Utara Area Napali Coast - Dari UAV Lesser Emperor # 210)


Daerah yang lebih dalam dari Napali Coast yang terdiri dari tebing bergerigi seperti gergaji dan mobil normal tidak bisa melintasi jalur berbahaya tersebut.


Tetapi tentu saja ada pengecualian bagi kendaraan yang tidak biasa.


Misalnya, ada kendaraan semacam truk raksasa.


Di Jepang, mainan dengan radio kontrol adalah lebih dikenal daripada truk yang asli. Dengan empat ban sangat yang besar dan per suspensi setebal pilar, mereka adalah kendaraan off road yang sebenarnya. Saat kendaraan itu dengan mudah melambung melalui udara dengan menggunakan lereng bersudut empat puluh lima derajad sebagai batu pijakan untuk melompat, itu benar-benar layak disebut sebagai kendaraan monster.


Dan tentu saja itu adalah barang curian.


Mereka meminjamnya dari beberapa wisatawan yang melarikan diri di tengah-tengah pesta barbekyu.


"Itu dia !! Ini adalah gadis yang ada di foto! Mengapa dia tidak menunggu di rumah kayu? " teriak Hamazura Shiage saat ia melajukan kendaraan curiannya di atas lereng curam dengan mesin yang meraung-raung.


Di kursi penumpang, wajah presiden telah memucat sampai ke suatu titik tertentu sehingga seseorang bisa mengatakan bahwa beliau bisa muntah setiap saat. Di kursi belakang, Birdway dengan arogan duduk sambil melipat tangannya tanpa sabuk pengaman sementara mengalami guncangan akibat pergerakan truk yang seakan melawan gaya gravitasi ini.


Meskipun Hamazura mengeluh, menemukan target begitu cepat membuat segalanya lebih mudah.


Hamazura mulai memarkirkan truk rakasa curiannya di sekitar Lindy dan orang besar di samping si gadis menarik lengannya untuk menyelimuti tubuh kecilnya seakan dia berani mempertahurkan nyawa karena jelas ada bahaya di depan matanya.


Tiba-tiba, Hamazura mendengar hantaman dan penglihatannya berubah menjadi putih murni.


Atau lebih tepatnya ...


"Kaca depannya ... !?"


Sebuah proyektil lembut berbentuk bola yang digunakan untuk mendisiplinkan kerusuhan telah ditembakkan dari sebuah peluncur granat. Alih-alih gelombang kejut yang menusuk, kekuatan akibat tumbukannya tersebar di seluruh kaca depan.


Dengan pandangan yang terhalangi, Hamazura segera menginjak rem, namun ia menyadari sesaat kemudian bahwa penyerang telah menunggu tindakannya itu.


"Sial ... tidak baik! Keluar, Hamazura !! Bahkan jika Kau mempercepat sekarang, kita tidak akan tepat waktu !! "


Roberto Katze meluncur dari kursi penumpang dan Hamazura mengikutinya setelah memutar kunci pintu truk. Pertama, kaca depan benar-benar hancur oleh tembakan dan kemudian sebaran tembakan berfokus pada presiden dan mengejarnya. Bergulir sepanjang tonjolan tebing tajam dan tergelincir dari atas tebing, Roberto dengan cepat memulihkan posisinya dan meraih beberapa benda untuk dijadikan perisai.


Dalam keadaan ragu apakah tembakannya mengenai Lindy, tentara perak yang menggunakan senapan serbunya untuk mengalahkan orang besar yang dari tadi mengawal si gadis, dan bukannya menembaknya. Dia kemudian meraih lengan gadis itu dan melemparkannya ke kursi belakang truk rakasa. Dia naik di kursi pengemudi dan memutar kunci yang masih dalam lubang kontak.


Segera setelah itu, tubuh tentara perak ini membungkuk ke belakang dengan suara berderak.


"Itulah yang terjadi ketika seseorang telah mengacaukan sistem pengapiannya," kata Hamazura saat ia dengan tenang kembali ke truk dan membuka pintu. "Tidak peduli seberapa banyak Kau berlatih, Kau tidak bisa menang dalam pertarungan melawan arus listrik tinggi, dengan tegangan 300 volt. "


Suara tumbukan benda keras yang berulang bisa didengar.


Setelah prajurit perak bisa benar-benar tidak bergerak, Hamazura mengambil pistol dan senapan serbunya kemudian melemparkannya dari kursi pengemudi. Hamazura melepaskan perangkap yang sudah dia pasang pada kendaraan curiannya dan memutar kunci seakan-akan dia adalah pemilik truk itu yang sudah mengerti setiap bagian dari kendaraannya.


Tak lama kemudian, presiden naik ke kursi pengemudi, berbalik, dan wajahnya terlihat syok.


"Nona Birdway! Kau tidak meloloskan diri dari truk!? "


"Tidak perlu," kata Birdway sembari dia mengayunkan belati kecilnya.


Setelah dilemparkan ke sebelah Birdway, Lindy Blueshake melonjak dari kursi tempatnya bersandar dan memeluk kursi pengemudi dengan ketakutan karena melihat pisau.


"U-um, Bapak Presiden !!"


"Oh !! A-akhirnya ... Akhirnya aku bertemu seseorang yang mengakui aku sebagai presiden dengan sekali pandang! "


"Ja-jangan terharu seperti itu! U-Um ... Masalahnya adalah ... !! "


"Huh? Tapi aku pikir gadis ini membenci media dan tidak membaca koran atau menonton TV. Bagaimana dia begitu akrab dengan penampilanmu? "Potong Hamazura.


Untuk suatu alasan, Roberto membusungkan dadanya dan berkata, "Kembali ketika kecurigaan tentang FCE sedang diselidiki, Olay Blueshake mendapat bantuan dari kelompok pengacara menyebalkan dan nyaris berhasil melarikan diri semua tanggung jawab hukum, tetapi saat itulah lingkungan rumah tangga Lindy terungkap. Pada dasarnya itu adalah bentukan gila dari program anak-anak berbakat. Orang tuanya adalah jenis manusia yang menunjukkan kasih sayang dengan memberikan kebebasan sebebas mungkin kepada anaknya, dan mereka hanya akan menganggap anaknya tidak patuh atau bahkan menghianatinya jika akhirnya si anak tumbuh tidak seperti yang mereka inginkan. Roseline mengatakan akan sulit untuk mencampuri keluarga yang seperti itu dan jika aku terus melakukannya, maka media akan memberitakan hal-hal yang buruk padaku, tetapi ternyata aku adalah sosok yang terlalu ke-ayah-an, jadi aku harus membantunya tidak peduli apa dampaknya kepadaku berikutnya. Bukankah aku hebatr? "


"Jadi ini bukan pertama kalinya dia bertemu dengan anda. Tentu saja, dia mengenali anda! "


"Biarkan aku menyelesaikan perkataanku! Kumohon !! Apa yang akan terjadi pada Harzak !? Dia dulu adalah orang yang jauh jauh begitu kecil !! "


"Nak, aku mengerti bagaimana perasaanmu, tetapi Kau dan aku adalah target mereka." Presiden menyambar bahu kecilnya dan dia mendorongnya kembali ke kursi. "Aku berjanji akan membawa dia kembali, tapi sekarang, cara yang paling aman baginya adalah jika Kau tidak bersamanya. "


"..."


Lindy Blueshake menyusut di kursi belakang.


Dia tidak lenyap dalam kebingungan karena dia tidak tahu apa yang sedang terjadi.


Dia memiliki wajah yang seakan sudah siap dengan kedatangan semua kekacauan ini.


"... Apakah ibuku sudah mendekati tempat ini?"


"Ya," Presiden mengakui. "Waktu untuk mengatasinya, mendekat lebih cepat."



Part 7[edit]


(10 November - Kauai - Napali Coast – Diambil dari UAV Lesser Emperor # 300)


Dengan lengan kirinya yang tidak dapat digunakan, Kamijou Touma bersembunyi di belakang rumah kayu bersama dengan Kuroyoru Umidori. Bahkan kemudian, unit campuran Trident dan GREMLIN masih terus mendarat.


Para prajurit perak mendarat dari hovercraft pada tebing dengan mudahnya bergerak di sekitar daerah yang berbahaya tersebut dan membidikkan senapan serbu mereka ke arah Kamijou beserta Kuroyoru.


Seiring dengan suara yang keras, kayu yang membentuk bangunan itu robek menjadi serpihan oleh peluru.


"Si Nomor Satu sialan itu benar-benar tidak berguna! Dia tidak bisa memukul mundur kawanan tentara perak itu dari kita! Apa sih yang harus kita lakukan? Kalau begini terus, tak lama lagi mereka akan mengepung kita !! " sembur Kuroyoru.


"Koleksi senjata biasa, hm?" Kamijou menatap lengan kirinya yang masih tak bergerak. "Ini tidak hanya berlaku untukku. Ini adalah cara untuk melawan kekuatan gaib pada umumnya. Orang-orang seperti Birdway dan Misaka tidak bisa dikalahkan dengan peluru, tapi mereka masihlah seorang manusia. Jika peluru terbang ke arah mereka, mereka harus menggunakan kekuatan supranatural mereka untuk melawan. Sementara mereka sedang disibukkan oleh tembakan-tembakan peluru itu dan tidak dapat menggunakan kekuatan mereka secara penuh untuk sesuatu hal yang lain, Saronia dan penyihir GREMLIN dapat mengepungnya di sekitar dan melancarkan serangan fatal lainnya. "


"Terima kasih atas penjelasannya, tapi itu tidak menjawab pertanyaan sialanku! Kita disini hanya memiliki senjata berupa tangan kananmu dan kedua lengan cyborg-ku. Bagaimana kita bisa keluar dari ini semua!?"


"Mereka harusnya berpikir bahwa kita akan takut terhadap hujan peluru mereka dan mencoba untuk menghindar untuk menerobos melalui pusat. Tentu saja, para penyihir akan memblokir jalan melarikan diri kita yang lainnya. "


"Dan?"


"Jika kita melakukan apa yang mereka tidak harapkan dan langsung menuju ke pusat, kita akan memisahkan Trident dan GREMLIN satu sama lain. "


"Apakah Kau gila? Kita tidak memiliki senjata untuk melakukan itu semua !! "


"Hanya untuk memastikan, Kau adalah seorang cyborg dan Kau dapat membuat sebanyak mungkin tombak nitrogen yang Kau mau dengan lengan-lenganmu itu, kan? "


"Bagaimana mungkin itu bisa membantu kita !? Kalian melucuti setiap lengan ekstra milikku waktu masih di Academy City, jadi aku hanya memiliki dua sekarang!! "


"Jika Kau tidak memiliki cukup lengan, kita hanya perlu untuk mendapatkannya lebih banyak."


"... Serius?"


"Teknologi bukanlah bakat yang diberikan hanya kepada orang-orang pilihan tertentu. Ini bukan Academy City, jadi kita tidak akan mampu membuat lengan yang terlihat sesempurna manusia. Tetapi jika kita fokus pada sesuatu yang berfungsi untuk menghasilkan tombak nitrogen, maka bahan di luar Academy City sekalipun mungkin cukup bisa melakukannya. "


"Keh, jadi kau pikir dengan semakin kita menyembunyikan lengan tambahan, semakin besar kemungkinan kita berhasil pada serangan kejutan? "


"Apakah Kau memiliki data pada diagram atau sesuatu sejenisnya? Sejujurnya, bidang perteknikan bukanlah keahlianku. Aku harus mengandalkanmu dalam urusan ini. "


"... Aku bisa melakukannya, tapi apa yang akan Kau lakukan?"


"Musuh memiliki lebih dari hanya senjata konvensional biasa." Kamijou Touma mengeluarkan ponselnya. "Kita perlu menyesuaikan cara untuk berurusan dengan Saronia."


Dia memanggil Leivinia Birdway.


"Birdway! Apakah Kau membuat kemajuan pada analisis mantra Saronia gunakan? Leshy-Leshy….apalah itu namanya! "


"Analisis otomatis yang dilakukan oleh papirus itu benar-benar palsu. Mark dan yang lainnya mengumpulkan data saat membantu marinir melawan Trident di Kepulauan Hawaii, tapi mereka belum mendapatkan hasil yang nyata. "


"Bahkan jika hasilnya palsu, tidak bisakah kita menggunakan hasil dari papyrus itu?"


"?"


"Kita dituntun kepada informasi palsu oleh Saronia, sehingga itu berarti kita memikirkan tentang hal yang sama persis dengan yang dia manipulasikan. ... Jika aku jadi dia, aku akan memberi musuh informasi palsu yang akan menuntun mereka menjauh dari pengtahuan tentang kelemahanku. Contohnya adalah informasi yang mengatakan bahwa Imagine Breaker adalah senjata proyektil. Kita mungkin tidak bisa melakukan secara mendalam analisis psikologisnya atau apalah itu, tapi setidaknya tidak bisakah kita mencoba untuk melihat apa yang dia coba untuk sembunyikan dengan informasi palsu yang diberikannya? "


Dengan lengan tambahan dan menggunakan informasi palsu dari papirus yang telah dimanipulasi oleh Saronia, kepintaran anak itu harusnya melampaui norma. Mungkin karena dia mempunyai banyak pengalaman dari pertarungan-pertarungannya di masa lalu.


"Aku paham. Itu adalah saran yang menjanjikan. Aku akan meneruskan informasi tersebut kepada bawahanku. "


Kamijou menutup telepon dan kemudian mendengar Kuroyoru berteriak padanya, dibarengi oleh suara tembakan.


"Hei, pahlawan! Berhenti mengandalkan orang lain dan bantu aku membongkar pembangkit transformator ini dan pemanas air panas ini !! "


"... Kau bisa mendapatkan bagian cyborg-mu dari sana?" Kata Kamijou setengah shock tapi dengan cepat dia harus bekerja.


Mereka tidak punya waktu lagi untuk berdebat.




Part 8[edit]


(10 November - Kauai - Batas Utara Area Napali Coast - Diambil UAV Lesser Emperor # 210)


Untuk melindungi Lindy, truk rakasa meraung, meninggalkan seumlah besar manusia pingsan di belakangnya.


"Hei, Pak Presiden. Anda bilang kita perlu menaruh dia di suatu tempat yang aman, tetapi di mana tempat yang memungkinkan kita bisa melarikan diri kejaran FCE milik Olay itu !? "


"Aku tidak tahu, tetapi dengan mobilitas truk rakasa ini, kita harus menuju ke pusat daerah pegunungan pulau! Setelah kita hilang daripantauan mereka, kita bisa memikirkan cara untuk meloloskan diri dari pulau !! "


Mereka tidak memiliki cara yang pasti untuk melarikan diri.


Kepulauan Hawaii memiliki pusat komando bawah tanah darurat jikalau ada peristiwa krisis yang terjadi di daratan, tapi bahkan empat penampungan tebal tidak bisa dikatakan benar-benar aman bagi mereka pada situasi seperti ini.


Sebuah fasilitas tetap yang sudah terdaftar dalam database tidaklah bernilai apa-apa.


Terus bergerak dan terus mengubah keberadaan mereka akan menurunkan kemungkinan bahaya diserang.


Bahkan melakukan itu saat ini, seperti berjalan di atas tali, tapi dengan Trident dan GREMLIN yang semakin mendekat dari belakang, Hamazura dan yang lain tidak punya pilihan selain untuk tetap berjalan.


Sementara itu, Roberto Katze memeriksa Imperial Package dan mengeluarkan suara terkejut.


"Wow ..."


"Apa itu?"


"Peringatan dikirim dengan menggila melalui jaringan angkatan laut. Kedua rekanmu itu, kau katakana bahwa mereka adalah Level 5 Academy City, kan? Mereka menetralkan setiap pasukan yang mereka temui tanpa memperdulikan apakah itu angkatan laut ataukah Trident. "


"Mereka adalah Si Nomor Satu dan Nomor Tiga. Sulit untuk percaya bahwa mereka secara resmi masih dikenal sebagai pelajar, " kata Birdway dengan gembira.


Bahkan kemudian, tanda – x - merah muncul satu demi satu pada peta. Puluhan tanda - x membentuk dua baris yang menunjukkan rute yang mereka ambil.


Napali Coast kaya dengan alam yang tak tersentuh dan daerah tersebut terlalu berbahaya untuk dimasuki dengan menggunakan mobil biasa, tapi daerah yang relatif belum terjamah itu difungsikan sebagai lokasi wisata. Dua baris tanda - x berserakan terutama pada bidang-bidang di mana orang berkumpul.


"Mereka monster sialan. Apakah mereka mencoba memanggil Hollywood untuk membuat film tentang mereka? "


"Ada satu yang datang. Ah! Ada gadis fantastis lewat tepat di atas kita !! "


"Hah?" Kata Hamazura sambil mendongak.


Pada saat yang sama, ia mendengar suara tumbukan benda tumpul berasal dari atap truk rakasa. Itu terdengar seperti seseorang telah mendarat di atasnya setelah jatuh dari langit.


Atap dibuka dengan paksa dan kepala Mikoto terjulur ke dalamnya dengan terbalik.


"Apakah kalian semua baik-baik saja !?"


"Aku pikir kau sedang berpesta bersama-sama dengan Accelerator dan Misaka WORST, kau sedang membuat mereka berdua dalam kebingungan? "


"Aku melakukan apa yang perlu dilakukan. ... Apakah gadis ini adalah Lindy-chan? "


"Kita nyaris meloloskan diri dari semua ini, gadis."


"Itu bagus. ... Apakah si idiot tidak bersama dengan kalian? Ugh, dan aku masih belum bisa memberinya tag cincin Cupid Arrow, "gumam Mikoto.


"Apakah Kau mencari seorang anak yang kau sukai?" Tanya Lindy dalam bahasa Inggris.


"Bwoh !? Uhuk uhuk uhuk!!! Bagaimana bisa kau mengetahui apa yang aku bicarakan dengan akurasi seperti itu !? "


"Umm ... Terhadap anak laki-laki, Kau hanya perlu membuang bra milikmu padanya dan kemudian memeluknya tanpa bra pada saat dia terkejut. Setelah itu, dia akan menjadi seperti seekor anak anjing yang hanya minta diberikan makanan. "


"Apakah Kau tahu apa yang Kau katakan !? Tolong katakan padaku bahwa Kau tidak mengerti apa artinya itu semua! " Mikoto berteriak dan menambahkanperkataannya dengan pelan," Dan aku yakin seseorang seusia Kau bahkan tidak memakai bra. "


"Itulah apa yang presiden katakan kepada aku ketika aku bertemu dengan dia sebelumnya, sehingga semua itu harusnya benar."


"Dia benar, gadis. Jika Kau ingin mendapatkan seorang pria, Kau perlu mengubah penampilanmu dengan mengenakan baju renang yang minim dan minum bir dengan satu tangan. Yang harus Kau lakukan adalah tekan dadamu padanya dan lepaskan bikinimu. Hasratmu bahkan akan menjadi lebih jelas jika Kau melakukannya di dekat sebuah motel tepi pantai. "


"Bahkan jika anda adalah seorang presiden, aku masih berani untuk menampar anda !! Jika anda mencoba untuk mengatakan bahwa itu adalah cara Amerika, itu akan menjadi sebuah penghinaan bagi rakyat Amerika !! "


"Gadis, Kau tidak perlu khawatir. Ketika aku memberikan uang untuk mendanai pengembangan string bikini, rating persetujuanku naik sedikit. Populasi Amerika Serikat sedang dalam penuaan dan beberapa masalah timbul terkait dengan jaminan sosial, sehingga beberapa langkah-langkah drastis yang diperlukan untuk meningkatkan angka kelahiran. "


"Ini tidak ada hubungannya dengan Amerika !! Ada sesuatu yang salah dengan orang-orang ini !! "


"Roseline menutupi wajahnya dengan telapak tangannya atas beberapa alasan juga. Aku hanya tidak paham mengapa semua orang terlalu khawatir pada suatu masalah sederhana. "


Tiba-tiba, dengan suara semak yang hancur, semassa baja menuju arah mereka. Itu adalah tank berwarna khaki dengan banyak armor anti ledakan setebal buku telepon yang terpasang di sana Di saat massa besar iu maju, ancaman itu tampak seperti aliran air pada batu sungai, tetapi itu jauh lebih cepat. Benda itu menyusul truk rakasa dengan kecepatan lebih dari 80 KPH. [Khaki adalah warna campuran antara kuning dan coklat. Nama khaki diambil dari satuan keamanan dari India, Wikipedia Bebas]


Dengan syok, presiden berteriak, "Itu berasal dari perusahaan Eropa Utara yang memasuki industri tank ketika negara mereka ingin menjadi seperti Jerman! Aku pikir mereka kalah dari kompetisi di Uni Eropa dan menghilang, tapi sepertinya mereka malah menjadi berada pada level ini !! "


"Jadi itu dari Trident?"


"Ya. Aku ragu mereka akan menembakkan meriam utama pada kita, tetapi senapan mesin ringan saja sudah cukup untuk menjadi masalah bagi kita!! "


"Birdway! Tak bisakah kau melakukan sesuatu dengan sihirmu !? "


"Yah, aku bisa, tapi kalau begini keadaannya, sihirku juga akan menerbangkan truk raksasa kita juga."


"Maka aku hanya harus melakukan sesuatu," kata Mikoto.


Dia menarik kepalanya kembali diikuti oleh suara keras. Hamazura meriksa di kaca spion dan melihat tanah yang akan menjadi tempat mendarat Mikoto bagaikan kumpulan batu setajam gergaji yang tertata dengan rapi.


Jika manusia normal berada pada kecepatan setinggi ini dan mendarat pada tanah dengan keadaan seperti itu, maka itu sudah cukup untuk membuatnya menjadi daging giling.


Dia berdiri tepat di jalur tank yang bergerak dengan kecepatan lebih dari 80 KPH. Adalah jelas apa yang dia lakukan, tapi tank tiba-tiba berhenti seolah-olah mengalami sebuah benturan terhadap dinding tak terlihat.


"... Dia itu seberapa mirip dengan monster?" Gumam Hamazura dengan shock setelah gadis itu menghilang dari pandangannya.


Tapi bahaya belum berakhir. Sebuah bencana baru menunjukkan dirinya.


Dimulai dengan suara.


Pada awalnya itu terdengar seperti suara kembang api yang ditembakkan atau seperti kebisingan peluit bernada tinggi yang terus menerus bersautan di atas mereka. Hal yang sama terjadi 10 s/d 30 kali.


Ketika presiden menyadari apa itu, wajahnya langsung memucat.


"Siapkan dirimu!! Ini dia !! "


Hamazura bahkan tidak punya waktu untuk bertanya apa yang akan terjadi.


Dengan suara ledakan, puluhan atau bahkan ratusan ribu pisau menghujani mereka turun dari langit.


Itu adalah jenis bantalan senjata klaster yang disebut Cutters. Kekuatan membunuh dari pistol berkaliber 180 mm ditingkatkan dengan pisau yang dibungkus dalam shell seperti pegas atau coil. Cutter pisau yang sengaja dibuat untuk memotong dengan mudah itu, tak terhitung banyaknya, dan tersebar setelah terjadi ledakan kemudian menghujani musuh.


Bahayanya menyebar sampai tujuh puluh meter dari area peledakan.


Dengan 10 s/d 30 potong cutter tersebut, pecahan tajam tersebar di wilayah yang luas hampir tidak ada sela diantaranya. Benda-benda itu ditembakkan oleh senjata yang diproduksi massal, tetapi lintasannya belum tentu sama. Perbedaan kecil seperti suhu, kelembaban, arah angin, dan gas yang mudah terbakar bisa mengubah lintasan tembaknya.


Fakta bahwa begitu rata persebaran pisau-pisau itu menunjukkan betapa terampil mereka menembaknya.


Cabang-cabang pohon-pohon di daerah pegunungan terpotong dan atap truk rakasa tertutup bunga api berwarna oranye.


Ban truk yang tercabik-cabik dan kendaraan 4WD raksasa itupun meluncur ke amping.


"!! Trident lagi !? "


"Tidak, aku menandatangani RUU untuk mengadopsi senjata berkaliber 180 mm. Kecuali jika itu adalah hasil curian ... "


"Jadi itu berasal dari senjata para relawan marinir laut !?"


Mereka tidak punya waktu untuk menganalisa senjata musuhnya dengan teliti.


Beberapa sosok diam-diam mendekati dan sekaligus menyerang sisi pengemudi dan sisi penumpang dari truk raksasa yang sudah setengah hancur. Tanpa membuka pintu, Hamazura dan Roberto ditarik keluar melalui jendela hancur. Seorang pria lain mengintip ke kursi belakang melihat Birdway dan Lindy. Anehnya, pria itu tampak mengabaikan fakta bahwa Birdway memegang belati di tangan kanannya saat melintasi lengannya.


"Tiga puluh satu. Aku telah menemukan lokasi Lindy Blueshake dan sekarang akan membawanya. Siapkan untuk 'Negosiasi', "kata pria itu ke radionya.


"Tunggu ..." potong presiden setelah ia jatuh telentang setelah diseret keluar dari jendela truk. "Aku ... tidak mengesahkan ... penggunaan metode seperti ini. Sebagai Presiden ... dari Amerika Serikat ... Aku memerintahkanmu untuk ... "


"Apa yang kau katakan? Presiden telah hilang, " sembur si marinir. "Siapa yang akan menaati Presiden yang tidak akan melakukan apa pun untuk melindungi negaranya sendiri? Kau memiliki kewajiban untuk setidaknya melindungi orang-orang yang telah memilihmu dalam pemilu. Jika Kau bahkan tidak akan melakukan itu, maka berhenti memanggil diri sendiri dengan sebutan presiden. " Pria itu mengangkat senapan serbu-nya. "Tugasmu yang seharusnya kau lakukan telah diserahkan kepada kita. Jika Kau mengganggu, maka tidak ada harapan bagi Kau. ... Untungnya, aku belum mengatakan apa-apa tentangmu ketika aku melaporkan keberadaan Lindy Blueshake. Bahkan tidak ada yang akan merasa curiga jika Kau tidak datang kembali bersama kita. "


Marinir tanpa ragu menatap wajah presiden dan tersenyum.


"Apakah kau idiot?"



Part 9[edit]


(10 November - Kauai - Dari UAV Lesser Emperor # 113)


Di suatu tempat di pulau itu, suara tembakan terdengar.



Part 10[edit]


(10 November - Kauai - Batas Utara Area Napali Coast - Dari UAV Lesser Emperor # 210)


Roberto Katze tidak menutup mata di saat terakhirnya.


Bau asap tercium dan waktu terhenti. Dalam keheningan yang aneh, Lindy gemetaran dengan keras dalam truk raksasa yang setengah hancur. Tembakan jaak dekat cukup mengejutkan baginya.


Namun, ada sesuatu yang hilang.


Bau darah jelas tak tercium.


Hal ini karena presiden tidak tertembak.


Suara tembakan barusan adalah tembakan peringatan yang ditembakkan oleh marinir lain dan ditembakkan ke arah tanah sebelah kaki dari mariner yang hendak menangkap presiden.


Hal berikutnya yang diketahui oleh pria yang akan menangkap Roberto Katze, ia dikelilingi oleh marinir lainnya dengan senapan serbu.


"Kau idiot," sembur salah satu marinir yang mengepung marinir penghianat itu.


"K-Kau pasti bercanda. Aku bagian dari militer AS, juga! "


"Lucuti dirimu. Sekarang !! "


Seperti yang diperintahkan, laki-laki itu melemparkan semua senjatanya ke tanah. Setelah mengikat tangan pria itu di belakang punggungnya dengan kabel, salah satu marinir memberi hormat kepada presiden.


"Maafkan tindakan kasar kita sampai saat ini. Kita menganggap ini metode tercepat bertemu dengan anda, Pak. "


"Tuan, siapakah kamu ...?"


"Aku Kopral Martin Flowers." Marinir itu mengatakan sambil menunjuk dadanya dengan jempolnya. Dia kemudian menunjuk sebelah bahunya. "Mulai dari kanan, mereka adalah Sersan Elusi Lux, Tamtama Xiaolong Harvard, dan ... "


"Bisakah aku menganggap kalian sebagai militer yang bisa dipercaya?"


"Itu akan menjadi penghormatan yang sangat tinggi bagi kami."


"Terima kasih atas kerja samanya," kata Roberto Katze dengan terus terang. Dia kemudian beralih nada suara “resmi”-nya. "Tapi persiapkan diri kalian. Saat ini, berpihak dengan aku hanya akan memisahkan kalian dari kelompok utama. Kalian bahkan mungkin akan ditembak oleh sesama tentara Amerika. "


"Sejujurnya, aku berharap untuk Amerika yang kuat yang hidup atas namanya sebagai polisi dunia apa yang Ajudan Presiden Roseline Krackhart dan relawan marinir laut lainnya lakukan mungkin menjadi jalur terpendek dari cara kita. "Martin Flowers kemudian melihat presiden dengan tatapan serius. "Tapi itu bukan sesuatu yang kita harus dapatkan dengan mengorbankan anak yang pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Bahkan, aku percaya Amerika yang kuat yang hidup atas namanya sebagai polisi dunia harus melindungi orang-orang seperti itu. Kita rasa anda adalah salah satu yang melambangkan idealism terbaik dan itulah sebabnya kita ingin membantu anda. "


Roberto tersenyum dan berkata, "Dengan demikian, kita menjauhkan diri dari jalan kehidupan yang lebih mudah "


"Mungkin, tapi kita akan menjadi orang-orang yang pada akhirnya bisa tertawa dengan lebih lantang."


Amerika Serikat telah mulai bergerak.


Hal itu didukung oleh orang-orang dengan kehendak sekokoh besi yang tidak mungkin untuk kehilangan perintahnya selama krisis.



Part 11[edit]


(10 November - Kauai - Napali Coast – Diambil dari UAV Lesser Emperor # 300)


Mengikuti instruksi Kuroyoru, Kamijou berada di balik rumah kayu yang ditutupi oleh lakban di sekitarnya dan menyambung dan memodifikasi beberapa bagian dari generator transformator dan pemanas air panas. Saat ia melakukannya, ponselnya berdering.


"Birdway?"


"Beberapa kemajuan telah terjadi pada hasil analisis yang kau minta. Yang mengatakan bahwa kita masih belum tahu segala sesuatu tentang mantra Saronia itu. "


"Aku membutuhkan semua jenis petunjuk yang bisa kau dapatkan. Dia akan berada di sini kapanpun dia mau! "


"Baiklah," kata Birdway dengan suara puas. "Analisis palsu dari papirus mengatakan ia harusnya menggunakan beberapa jenis tanaman Rusia, tetapi tampaknya itu adalah salah satu informasi yang dimaksudkan untuk membuat kita semakin bingung akan kemampuan dia sebenarnya. Itu berarti tanaman lain dapat digunakan sebagai dasar sihirnya juga. "


"Apakah dia benar-benar kuat ...?" Tanya Kamijou dengan ragu sambil melihat sekeliling.


Tanaman ada di mana-mana karena sejatinya lokasi itu adalah hutam yang tak terjamah. Tanaman-tanaman adalh pendukung seluruh rantai makanan dari bawah. Jika dia bisa menggunakan semua itu untuk sihirnya yang bisa mengendalikan orang atau membuat lengan seseorang tidak bisa berfungsi, ia tidak punya kesempatan untuk menang kecuali ia melarikan diri ke padang pasir atau Kutub Selatan.


"Dengarkan aku," kata Birdway, memotong keraguan Kamijou itu. "Agar lebih akurat, mantra Leshy sihir mampu memberikan kontrol penuh terhadap hutan kecil di Rusia. Namun, pengecualian dapat dibuat dengan menciptakan 'wilayah'.


"Sebuah wilayah?"


"Jika burung yang bermigrasi secara teratur datang dan pergi melalui daerah tertentu, maka tempat itu dapat dibuat menjadi semacam wilayah. Dan hasil yang sama kemungkinan bisa terjadi dengan melepas dan menempatkan hewan peliharaan pada pesawat dan membawanya ke tempat lain. Tapi yang lebih penting, hewan yang berlalu-lalang pada daerah itu haruslah memiliki koneksi amagis untuk tanaman lokal tersebut. "


"... Bisakah Kau menjelaskan dengan sedikit lebih sederhana? Apa yang Kau maksud dengan koneksi magis? "


"Leshy mengontrol penduduk hutan. Hewan-hewan yang dianggap bagian dari hutan ketika mereka sudah membuat semacam kontak dengan hutan. Jika dia ingin membuat beberapa tanaman Hawaii menjadi wilayah, ia harus membawa hewan dari Rusia dan memberikan suatu tanaman local padanya. "


"Seperti makan buah-buahan atau menjatuhkan menyelipkan benih pada bulu binatang?"


"Dugaan aku adalah lebih sederhana dari itu. Sesuatu yang begitu sederhana sehingga hampir tidak ada hewan atau tanaman yang tidak mengambil bagian darinya. Tanaman tidak hanya mendukung rantai makanan. Tanaman memiliki peran penting lain yang memberikan bumi kehidupan. "


"..." Kamijou berpikir sejenak. "Pertukaran oksigen dan karbon dioksida ...?"


"Tepat. Sebuah laporan mengatakan bahwa Saronia sering terlihat di hutan konifer. Konifer adalah tanaman yang tidak digunakan sebagai bahan makanan. Jika suatu hewan mendapatkan kontaknya dengan tanaman dari konifer, maka seharusnya itu adalah kontak melalui udara. "


"Jadi jika hewan melakukan pernafasan dengan saling menukar oksigen dan karbondioksida dalam wilayah Leshy, maka hewan tersebut sudah bisa dianggap sebagai “penduduk hutan”. Dan ketika penduduk hutan pergi ke tempat lain dan menciptakan siklus oksigen dan karbon dioksida dengan tanaman lokal, maka seketika, tempat itu juga menjadi wilayah yang bisa dikendalikan Leshy . " Kamijou mengatur semua informasi dalam pikirannya. "Tapi kalau dia bisa mengontrol semua benda hidup di wilayah ini, bukankah berarti kita sudah berada dalam kendalinya sejak tadi !? "


"Bukankah aku memberitahumu bahwa kita masih belum tahu detail cara kerjaanya? Dan ingat bahwa kita masih tidak tahu dengan pasti apakah sihir Saronia benar-benar memungkinkan dia untuk mengontrol orang. Jika dia punya sesuatu kekuatan seenak itu, pasti ia akan mampu membuat strategi yang menjadikannya seorang tokoh sentral pada Perang Dunia III lalu. "


"... Lalu apa?"


"Apakah tidak tampak aneh bahwa ia bisa mereproduksi efek dari Leshy, peri yang bisa mwngatur penduduk hutan? Makhluk dengan struktur otak sederhana seperti serangga atau reptil mungkin masuk akal untuk dikendalikan dengan mudah, tapi bagaimana dengan manusia? Mungkin dia tidak bisa benar-benar mengendalikannya makhluk hidup yang kompleks dan hanya mengalihkan penglihatan mereka akan hal-hal tertentu atau mengubah hasrat mereka menjadi lebih lemah. "


"Apakah Kau hanya menebak?"


"Aku menggunakan orang yang kita ditangkap di Oahu dan anak ayng sandera di pusat perbelanjaan sebagai contohnya. Bagiku mereka tampak seperti Voodoo zombi. Tujuan Saronia dan Olay adalah untuk mengendalikan Kongres AS secara mayoritas dan wilayah pemerintah serta militer lainnya. Setelah mendapatkan jumlah tertentu dengan menggunakan kendali penuh dari akuratnya informasi dari Olay pada pemilu yang akan datang, Saronia hanya harus memanipulasi orang yang tersisa, yaitu yang tidak akan memberikan suaranya kepada Olay karena suatu alasan tertentu agar mereka tidak hadir pada hari pemungutan suara. "


"Tapi kemudian tidakkah semua orang di lingkupan efek sihirnya menjadi lemah-hasrat juga? Jika demikian, daerah di Hawaii seharusnya berubah seperti taman zombie atau sesuatu sejenisnya. "


"Seperti yang aku katakan, kita tidak tahu kondisi yang sebenarnya. Dugaan aku adalah dibutuhkan waktu untuk membangun siklus oksigen dan karbon dioksida. Mungkin memakan waktu selama tiga atau empat hari. Seminggu adalah waktu yang mungkin paling masuk akal, tapi aku meragukannya karena itu terlalu lama. Jika butuh waktu yang lama, penyihir tidak akan benar-benar cocok dengan cara tersebut. Lagi pula, itu akan menerangkan mengapa kita belum melihat efek apapun setelah berada di sini selama kurang dari satu hari. "


"Jadi jika targetnya meninggalkan wilayah sebelum tiga atau empat hari, mantranya tidak bisa diselesaikan ... Dan wilayahnya mungkin saja hanya sekecil taman lingkungan. "


"Jika dia tahu jadwal pergerakan targetnya, dia mungkin bisa membuat wilayah-wilayah kecil di setiap tempat sehingga ia akan pergi ke sana untuk menyiapkan waktu yang diperlukan. "


Itu mungkin terkait dengan cara mengendalikan hewan dan manusia.


Tapi kemudian Kamijou menatap lengan kiri yang tak bergerak itu.


"Jika seperti itu keadaannya, aku ragu Saronia akan maju ke garis depan medan perang. Dia tidak bisa melakukan itu tanpa persiapan tiga atau empat hari sebelumnya, jadi dia harusnya memiliki mantra yang disiapkan beberapa waktu terlebih dahulu, sehingga lawannya seakan melihat dia memiliki kekuatan mengendalikan orang secara langsung. "


"Aku setuju, tapi aku tidak tahu persiapan macam apa yang dia telah lakukan."


"Aku paham." Kamijou dengan ringan menggosok lengan kirinya. "Sepertinya aku hanya harus menyerang dan mencari tahu saat aku melakukannya. "


"Selesai !!" teriak Kuroyoru sambil memasang "lengan" yang dibungkus lakban pada persendian di sisi kanannya.


Pada dasarnya itu adalah sejumlah pipa logam yang disatukan dengan paksa dalam bentuk lengan. Itu bahkan tidak memiliki jari yang lengkap.


Tercengang, Kamijou menatap lengan yang sedikit demi sedikit bergerak dengan kaku, tapi ia akhirnya menghentikan dirinya yang melongo.


"Kau hanya membuat satu? Kalu aku hitung, berarti kita hanya memiliki tiga tombak nitrogen! "


Kemudian, kekuatan gabungan Trident dan GREMLIN perlahan mendekat.


Kemungkinan, mereka sedang dalam kondisi ekstra hati-hati sembari terus mendekat, mereka sepertinya akan terus melakukan tembakan untuk menyegel pergerakan Kamijou dan Kuroyoru karena keduanya berasal dari Academy City, yang berarti sejatinya mereka memiliki pengetahuan akan teknologi yang lebih daripada rekan-rekan tentara peraknya. Trident dan GREMLIN juga takut mereka memiliki kartu as yang disembunyikan. Mereka memojokkan Kamijou dan Kuroyoru dengan peluru sehingga mereka akan mengusahakan apa yang bisa mereka lakukan. Para tentara menekan lebih jauh seketika mereka yakin langkah berikutnya dari kaki mereka adalah aman.


Kamijou sendiri berencana untuk menyerang kedepan dan mengumpulkan informasi tentang mantra Saronia itu dan kemudian mencoba untuk menemukan cara melewati mereka semua.


Bagi mereka yang mengandalkan kekuatan supranatural, jumlah informasi yang diperoleh bisa jadi penentu antara hidup dan mati nanti.


Mereka cenderung lebih mengkhawatirkan Kuroyoru daripada Kamijou, tapi Kamijou tidak tahu berapa lama kesiap-siagaan mereka akan bertahan. Jika mereka merasa pergerakan kedua orang ini sudah semakin terbatas, mereka akan menganggapnya sebagai “kesunyian” dan itu berarti serangan langsung akan segera dilakukan, tetapi jika para tentara itu tidak paham akan situasinya dan memutuskan untuk tidak melakukan pergerakan yang berbahaya, maka seketika tiba giliran para penyihir dan mereka akan menyerbu bagai salju longsor.


Dan di tengah situasi putus asa ini ...


"Aku tidak pernah berniat untuk mengandalkan Bomber Lance."


"Mengapa tidak?"


"Sebuah lengan Academy City buatan dapat bergerak sendiri dan aku bisa menggunakannya sebagai senjata independen, tapi kita tidak akan mendapatkan fungsi semacam itu dari material yang kita temukan tergeletak di sekitar. Ketika aku menyadari itu, aku mengubah rencanaku. " Kuroyoru menyeringai. "Ketika Kau mengingat kuliah tentang sihir tempo hari di Academy City, aku kan juga ada di sana. Aku sepertinya ingat si bocah Inggris itu bilang bahwa sihir adalah suatu kekuatan yang diperuntukkan bagi seseorang tanpa bakat, tanpa pengecualian yang khusus, dan juga tidak diperlukan suatu sifat yang khusus. "


"Tidak, dasar idiot. Aku bukan ahli sihir, tapi sihir itu tidak seperti yang kau pikirkan! Kecuali Kau adalah semacam orang jenius, Kau tidak akan dapat membuat beberapa teknik sihir dengan tiba-tiba tanpa persiapan yang matang. Belum lagi bahwa espers seperti kita mengalami efek samping jika kita menggunakan sihir !! "


"Tidak apa-apa," kata Kuroyoru. "Tidak peduli apa jenis sihir itu. Tidak harus memiliki kekuatan merusak yang nayata dan aku ragu aku bisa dengan sempurna membuat sihir setelah hanya sedikit yang aku dengan tentangnya. Itu seperti melihat seseorang melakukan operasi jantung dan kemudian mencoba untuk melakukan hal yang sama pada dirimu sendiri. Aku akan gagal, tapi itu tidak masalah. Jika gagal mengarah ke keberhasilan, itu tidak masalah sama sekali. "


"Apa yang kau katakan ...?"


"Aku mengatakan bahwa aku akan dengan sengaja menyebabkan efek samping akibat sihir tersebut. " Dengan suara “dung” yang keras, Kuroyoru Umidori menurunkan lengannya yang terbungkus lakban ke tanah. "Aku cyborg. Perpanjangan bagian yang dianggap sebagai tubuhku sangatlah jelas. Sekarang, bagaimana jika aku benar-benar bisa memikirkan benda yang aku hubungkan ke tubuhku sebagai bagian dari tubuhku? " Dengan kata lain Kuroyoru mencoba untuk memaksakan efek samping sihir yang biasanya diderita seorang esper pada bagian tubuhnya yang bisa dibongkar pasang.


Kamijou mendengar suara seperti benda keras berderit di bawah tekanan.


Pada awalnya ia pikir itu berasal dari "lengan" Kuroyoru, tapi ternyata tidak.


"Bukankah itu berarti aku bisa memaksakan efek samping tersebut pada objek-apa pun dan bagian tubuh mana pun yang aku inginkan untuk kemudian menghancurkannya? "


Itu datang dari tanah.


Lebih tepatnya lagi, itu berasal dari salah satu tebing yang tajamnya seperti gergaji.


Sebagai tebusan "efek sihir", Kuroyoru Umidori, seorang esper, telah mengaktifkannya, seketika penolakan berupa efek samping itu muncul di lengan buatannya dan kemudian menyebar ke tanah di bawahnya.


Seperti yang dikatakannya tadi, dia pun bisa menghancurkan bagian tubuhnya yang sudah “tidak diperlukan” lagi tersebut. Akibatnya, seluruh tebing runtuh.


Rumah kayu nyaris tertinggal di belakang garis retakan tebing, tetapi segala sesuatu di luar garis tersebut runtuh. Tentara bayaran berseragam perak dan penyihir di tebing ditelan dan disapu ke dalam laut di bawahnya.


Longsoran itu begitu jelas dan berbeda sehingga hampir tampak seperti beberapa jenis dari wahana roller coaster di taman bermain.


Namun, roler coaster yang tidak memiliki standar keselamatan.


"Gah ... !?"


"Kuroyoru !!"


Mendengar teriakan singkat, Kamijou melihat kembali dari dasar tebing dan menyaksikan tubuh kecil Kuroyoru yang gemetaran.


Lengan tambahan yang terbungkus lakban telah benar-benar hancur dan kulit pada dua lengan ramping lainnya telah robek dari dalam, menampakkan "isi" lengannya.


"Tch ... Efek samping ini terlalu parah."


"Apakah Kau gila !? Di mataku, kau tidak terlihat seperti hanya sekedar menahan rasa sakit ringan!! "


"... Aku paham. Jadi ini gila, bukan? Sayangnya, otakku telah ditanami rasa nekad ofensif dari Si Nmor Satu, jadi aku tidak memiliki suatu insting yang benar-benar konsisten. Aku merasakan bahaya ketika aku merasakan cubitan-cubitan rasa sakit, tapi aku hampir tidak memiliki rasa takut akan suatu luka yang fatal. Aku tidak terbiasa dengan perawatan-perawatan psikologi pada suatu bimbingan konseling, itulah mengapa aku cenderung berbeda dengan kepribadian orang normal dan lebih memilih untuk hidup di suatu alam tersendiri. "


Seorang amatiran dalam hal medis seperti Kamijou tidak punya cara untuk mengetahui apakah kerusakan hanya dipengaruhi oleh bagian mekaniknya. Namun, ia merasa tidaklah pantas untuk meminta Kuroyoru terus berjuang setelah melihat betapa gemetaran tubuhnya.


Dan Kuroyoru tidak memberikan Kamijou waktu untuk berpikir.


"Ini bukanlah waktu untuk melongo. Pemimpin musuh ada di sini. "


"!?"


Pada bagian bawah dari ujung tebing, Saronia A. Irivika sajalah yang masih berdiri. Dia pasti telah melompat langsung ketika tanah runtuh. Ketika dia menyadari semua tentara PMC telah jatuh ke laut, dia memberi perintah melalui radio nya.


"... Ke West Napali Coast. Aku ulangi, mengirim bala bantuan ke Napali Coast! ... Sialan, satuan perintah mereka telah sepenuhnya diambil. "


Saronia mendecakkan lidahnya, dibuanglah radio miliknya, melihat Kamijou, dan tersenyum.


Untuk beberapa saat, semua diam.


Mereka berhadapan, satu lawan satu, seolah-olah ada badai di mata mereka.


Jika Kamijou bisa mengalahkan Saronia di sana, ia secara efektif akan menghancurkan GREMLIN dan rencana Olay Blueshake.


"Oke, kalau begitu !! Aku akan memberikanmu hak istimewa untuk bermain-main denganku sementara aku menunggu pesanan pizza-ku tiba!! "


"Maaf, tapi satu-satunya hal yang akan kau cicipi adalah kekalahan !!"

NT Index v03 318.png



Part 12[edit]


(10 November - Kauai - Waimea Valley – Diambil dari kamera untuk proses perekaman)


Waimea Valley adalah sebuah lembah raksasa di daerah pegunungan Kauai. Pemandangan tebing demi tebing setiap puluhan meter membuatnya menjadi daya tarik wisata yang berharga, tapi itu adalah tempat yang tidak nyaman untuk berkeliling. Itu adalah salah satu rute yang menuju ke Napali Coast di mana Lindy Blueshake diduga berada, tapi beberapa jalan dibuat pada daerah yang begitu berbahaya dan itu menjadikan sulit ketika garis pertahanan dibangun padanya.


Ajudan presiden, Roseline Krackhart terjebak di sana.


Jalan sempit melalui pegunungan diblokir oleh beberapa kendaraan lapis baja Tridentlah yang telah membawa. Untungnya, kekuatan musuh telah dieliminasi dengan rudal anti-tank dan tentara bayaran mereka telah mundur, tapi reruntuhan kendaraan lapis baja tetap berada di sana. Mereka tidak bisa maju sampai puing-puing tersebut diangkut keluar.


Roseline mendecakkan lidahnya dan kemudian melihat kamera video rekaman dirinya.


"Apakah kau masih merekam ini?"


"J-jika aku tidak fokus pada pekerjaanku, aku merasa seperti akan pingsan ..."


"Kamera itu terputus dari internet, kan?"


"Ya, aku mengalihkannya ke mode manual. Semua jenis layanan online telah dimatikan. "


"Apakah Kau yakin?"


"Lihat, layarnya bilang off."


"Hm, okelah."


Saat Roseline mengalihkan perhatiannya dari kamera, seorang pekerja yang berbeda memanggilnya.


"Nona! Um ... "


"Apa?"


"Kau ditelepon seseorang."


Roseline mengambil ponsel yang disodorkan padanya dan meringis saat melihat huruf yang ditampilkan di layar. Dia mengangkat teleponnya dan mendengar suara laki-laki yang akrab.


"Hei, Roseline! Aku pikir sudah saatnya aku berbicara denganmu. "


"Akulah yang perlu berbicara denganmu !!" Roseline menggertakkan giginya, berpikir bahwa pria yang diajaknya bicara ini pasti memiliki bakat khusus untuk membuat orang lain naik pitam. "Mengapa kamu mempengaruhi beberapa marinirku untuk memisahkan diri dan membentuk kelompok mereka sendiri !? Kita berada di posisi yang kurang menguntungkan melawan Trident. Kita tidak perlu menurunkan kekuatan kita lebih jauh dengan memisahkan-misahkan jumlah pasukan kita!! "


"Sudah kukira kau akan mengatakan itu. Dan itu sebabnya aku datang untuk membuat kesepakatan denganmu. "


"Sebuah kesepakatan !?"


"Aku tidak menjaga perlawanan ini karena aku ingin para marinir terpecah satu sama lain. Itu benar-benar murni kebetulan sehingga aku berhasil mendapatkan bantuan mereka, tapi karena aku memiliki mereka, aku ingin menggunakannya untuk mereka sepenuhnya. "


"Ini tidak tampak seperti salah satu omong kosong-omong kosongmu sebelumnya. Bagaimana Kau berniat untuk mengalahkan Trident? "


"Aku tidak berniat mengalahkan mereka."


Dia mengatakan itu dengan begitu lancar sehingga membuat pikiran Roseline benar-benar menjadi kosong.


Akhirnya, dia kembali ke kesadarannya.


"Aa-apa !? Kau ... tapi ... !!!? "


"Kau tahu, aku pikir Kau memiliki bakat untuk menjadi tsundere seperti gadis-gadis di Jepang, Roseline. Kau biasanya begitu sempurna dalam segala hal, tetapi Kau tidak memiliki kemampuan untuk serta-merta berurusan dengan perkara yang datang tiba-tiba dan tidak kau perkirakan sebelumnya. "


"Cukup dengan leluconmu !! Dan aku pikir itu memenuhi syarat sebagai pelecehan seksual! "


"Aku kira aku perlu menjelaskan dengan caraku sendiri. Bahkan jika aku tidak membagi marinir menjadi dua, mereka akan terjebak dalam panjang, pertempuran berlarut-larut dengan unit Trident yang mencoba untuk mengambil Lindy. Aku presiden, jadi aku harus melakukan yang terbaik untuk menghindari situasi di mana kehidupan warga negara akan sia-sia terbuang. Bagaimana menurutmu? "


"... Jadi Kau sengaja membagi kekuatan dan menganggap aku hanya mengganggu?"


"Mereka adalah pasukan AS, bukan milikmu," koreksi Roberto Katze. "Saat ini ada dua masalah di Kauai. Yang pertama adalah kelompok Trident berusaha untuk menculik Lindy dan yang kedua adalah Kau, Roseline. Aku ingin menyelesaikan masalah tersebut satu per satu. Ini terlihat begitu rumit karena aku sedang berusaha untuk memecahkan keduanya sekaligus. "


"Apakah Kau mencoba untuk mengatakan Kau bisa mengatasi ini jika Kau memiliki perintah penuh terhadap relawan marinirku? "


"Bahkan orang sepertiku pun berpikir sebelum aku mengambil tindakan."


"Maaf, Bapak Presiden, tapi aku tidak bisa percaya apa yang Kau katakan. Aku akan menutup telepon. "


"Begitu sedikitnya kah kau percaya padaku !? Tetapi orang-orang menunjukkan begitu banyak kepercayaan yang mereka miliki kepadaku selama pemilu berlangsung! "


"The Washington Streaming mengatakan Kau memiliki lebih banyak ide fantastis yang konyol daripada politisi lain tetapi ide-ide gila-mu mungkin bisa membantu loncatan awal pada perekonomian yang macet. "


"Dengarkan saja. Ada cara untuk mengalahkan Trident. "


"Selain Lindy Blueshake?"


"Ya, selain Lindy Blueshake."


Mendengar itu, Roseline mendesah.


Dia mengertakkan gigi saat ia bisa merasakan hati nuraninya runtuh dalam dirinya setelah dia bekerja sangat keras untuk dalam perlombaan mendapatkan Lindy.


Dia dengan ringan menendang ban mobil off-road dan berkata, "Jadi apa yang akan Kau lakukan? Kita akan mempertimbangkannya, jadi katakan padaku. "


"Terima kasih, tsundere-chan. Pertama, sumber keuangan mereka adalah Olay Blueshake. Kita bermaksud untuk berurusan dengan otak rencananya dengan menangkap Saronia A. Irivika. Hanya dengan mengalahkan dia, semua rencananya akan berantakan. Tapi itu masih menyisakan satu masalah. Apakah Kau tahu apa itu, Roseline? "


"... Bahkan jika Olay menyerah, Trident belum tentu akan berhenti. Mereka berjuang di bawah asumsi bahwa semua kejahatan mereka di Amerika akan dibersihkan dengan pengaruh politik Olay. Jika mereka menarik diri, mereka tidak akan hanya menjadi pengkhianat, tapi penjahat kelas berat yang memulai perang dengan Amerika. Lebih dari hukuman mati akan diberikan pada mereka, yaitu hukum terberat pertama dalam sejarah Amerika. "


"Dan mereka tahu bahwa polisi dunia akan mengejar mereka bahkan jika mereka meninggalkan negara. Bagaiamanapun juga, mantan tentara Amerika adalah anggota mayoritas dari Trident. Itulah sebabnya Trident tidak akan berhenti dan kita perlu melakukan sesuatu tentang itu. Jika kita bisa mengatasi masalah itu, semuanya akan berakhir. Aku ragu bagi anggota GREMLIN yang dicampur dengan pasukan PMC akan terus berjuang sendirian. Jika mereka bisa, mereka akan melakukannya dari awal. Itulah sebabnya kita membutuhkan metode untuk berurusan dengan Trident. "


"Dan bagaimana kita menariknya keluar?"


"Paling tidak, itu seharunya adalah metode yang tidak menggunakan Lindy Blueshake sebagai perisai. Itu hanya bekerja sebagai kartu truf terhadap Olay, sehingga itu tidak akan membantu melawan PMC yang dia sewa. "


"Sekali lagi, bagaimana kita melakukannya?"


"Seperti yang Kau katakan, penggerak utama di belakang mereka adalah kenyataan bahwa mereka akan dieksekusi jika mereka mundur. Aku tidak tahu apakah mantan tentara Amerika ingin mendapatkan sesuatu yang bisa membuat mereka menjadi penghianat negeri ini atau jika hadiah itu terlalu menggoda, tapi itu adalah satu-satunya cara kita bisa membuat mereka untuk mundur. "


"... Jika Kau tidak punya niat untuk mengatakannya, aku hanya akan menutup telepon."


"Kita mulai dengan komandan Trident. Atau dalam hal ini, apakah dia menjadi manajer mereka?" kata Presiden. "Pokoknya, dia harusnya berada di sini, di Kauai. Aku menduga dia ,sama seperti Saronia, ingin menggunakan Lindy sebagai sarana untuk mencegah Olay dari mengkhianati dia atau dia ingin menunjukkan bahwa dia menyelamatkannya secara 'pribadi' untuk mendapatkan dukungan Olay itu. Di sisi lain, dia akan mendapatkan banyak. ... Dan juga, satuan komando mereka menggunakan bahkan radar dan satelit warga sipil untuk memungkinkan dukungan intelijen berkecepatan tinggi. Server utama mungkin di luar negeri, tetapi jaringan informasi data dikirim menggunakan internet di Amerika. Itu memungkinkan Olay untuk memata-matai mereka dengan menggunakan jaringan pengawasan FCE dan memungkinkan untuk mengganggu Imperial Package milikku. "


"Kau tahu di mana komandan berada ?!"


"Aku punya pertanyaan untukmu, Roseline. Akan sulit untuk mengalahkan pasukan Trident dikerahkan di seluruh Kauai dan Kepulauan Hawaii lain hanya menggunakan marinir yang kita miliki. Tapi bagaimana kalau kita hanya harus berurusan dengan peleton yang melindungi komandan? "



Part 13[edit]


(10 November - Kauai - Napali Coast – Diambil dari UAV Lesser Emperor # 300)


Kamijou Touma menyerang di tanah kasar dan lurus ke arah Saronia A. Irivika. Senjata terbaiknya sampai saati ini adalah tangan kanannya. Mempersiapkan situasi di mana titik awal adalah bagian serangannya paling efektif adalah strateginya.


Tapi ...


"(... Apa? Aku sangat goyah ...!)"


"Ya, ya. Kau tidak dapat mengontrol berat badanmu sendiri, kan? " Saronia menyeringai. "Lenganmu adalah penyeimbang yang digunakan untuk mengontrol berat badan dan lengan kirimu saat ini tidak dapat digunakan. Seseorang yang tanpa lengan selama bertahun-tahun mungkin tidak mendapatkan masalah keseimbangan, tapi dengan salah satu lengan yang mati rasa secara tiba-tiba seperti itu, kau tidak bisa mengendalikan diri dengan baik. "


"!!"


"Dan berat badanmu adalah kekuatan sesungguhnya di balik tinjuan tanganmu." Saronia mengunakan logika petinju yang diklasifikasikan berdasarkan berat badannya, yaitu mulai dari kelas bulu sampai kelas berat.


Suara tumbukan benda tumpul meledak keluar.


Saronia telah menusukkan kakinya ke arah dada Kamijou. Dia baru saja nyaris tidak berhasil membendung tendangan dengan tangan kanannya, tetapi itu masih mengirimnya ke belakang. Setelah terguncang dua atau tiga langkah, ia akhirnya berhasil mendapatkan kembali control keseimbangannya.


Dia memang terlatih, tapi Saronia masihlah seorang gadis kecil.


Mungkin hanya karena kurangnya kendali Kamijou atas berat badannya sendiri sehingga dia dapat mengirimnya mental jauh ke belakang.


"Gh ..." erang Kamijou


Sementara bersenandung, Saronia melanjutkan dengan tendangan nya. Yang berikutnya mengelilingi arah sisi kiri Kamijou.


Dia tidak bisa menggerakkan lengan kirinya.


Serangan tajam menusuk langsung ke dalam celah di pertahanannya.


"Gaaaaaaahhhhh !?"


"GREMLIN mulai putus asa untuk melakukan tindakan balasan melawan Imagine Breaker. Kau pikir mengapa kami merusak leylines untuk mengirim benteng itu guna melihat apakah Kau masih hidup ataukah sudah mati, nyaaahn !? "Saronia tersenyum tipis saat ia memperkirakan kerusakan ia harus buat dengan serangan selanjutnya pada tubuh Kamijou setelah dia merasakan kekokohan tubuh Kamijou dengan telapak kakinya. "Berkat itu, bahkan jenis gadis rumahan sepertiku harus pergi ke gym dan bekerja dengan keringat untuk mendapatkan kondisi fisik yang prima! Aku sudah memiliki beberapa otot yang indah pada kakiku ☆ "


"Tch!"


"Ya, dan sekarang Kau akan mencoba untuk membuat beberapa jarak antara kita."


Kamijou memaksakan lengan kanannya untuk menahan sisi kiri tubuhnya dan mencoba untuk mundur kembali, tapi lengan ramping Saronia mencengkeram kerahnya.


Dia menariknya ke depan sambil mengayunkan kepala ke bawah.


Dengan suara tumbukan benda tumpul, tubuh Kamijou itu membungkuk ke belakang.


"(Ini bukan tipe perlawanan yang dilakukan seseorang yang hanya bisa mengendalikan orang lain !!)" Kamijou beranggapan demikian karena biasanya, seorang musuh yang bisa mengontrol orang lain akan cenderung lebih suka untuk duduk dengan aman di suatu tempat sambil menyuruh boneka-bonekanya bekerja keras untuk melawan musuh. Sehingga seharusnya lawan seperti ini tidak memiliki fisik yang kuat untuk digunakan dalam suatu pertempuran langsung seperti apa yang terjadi pada Saronia.


Saronia terus melancarkan tendangan, dengan fokus pada setengah bagian kiri tubuhnya sementara Kamijou terus merintihkan beberap erangan pertanda kesaktan.


"(Tapi dia tidak menggunakan sihirnya. Ini adalah tanda lain dari kegelisahan mereka atas Imagine Breaker seperti Radiosonde Castle !?) "


"Lebih atau kurang." Dengan mentargetkan bagian sisi kiri tubuhnya, Saronia meyakinkan agar Kamijou bisa tidak meraih bagian kakinya. "Tapi semuanya memiliki kegunaannya. Bahkan jika aku tidak bisa langsung menyegel Imagine Breaker, aku bisa menurunkan kekuatannya dengan mematikan lengan kirimu. "


Tidak dapat mendukung berat badan sendiri, Kamijou berguling di tanah saat terkena tendangan tiba-tiba dari Saronia. Saronia kemudian memindahkan jempol kanannya seolah menjentikkan sesuatu lurus ke atas.


"(... Ini dia !!)"


Masih di tanah, Kamijou mengulurkan tangan kanannya, tapi dengan mengejutkan, tidak ada yang terjadi.


Keheningan terjadi beberap menit di sana.


Masih tidak yakin apa maksud tindakan lawannya, Kamijou berguling ke samping untuk membuat beberapa jarak antara mereka. Sol sepatu Saronia seakan-akan mengejarnya.


Dia tidak punya alasan untuk membuat gerakan tipuan dalam situasi itu, jadi ...


"Gagal!?"


"Sepertinya begitu, nyahn."


Dia menghantam Kamijou dengan gerakan seperti dia berusaha untuk menendang bola dengan sepakan sekeras yang dia bisa.


Dengan udara tersingkir dari paru-parunya dan sambil keinginannya untuk muntah, Kamijou bergumam, "... Apa yang ... kau lakukan ...?"


"Ahn?"


"Perang itu akhirnya berakhir dan semua orang mulai berjalan menyusuri jalan baru ..."


"Oh, kau bertanya mengapa aku mengacaukan semua ini?" Ekspresi Saronia mengendur, tapi sorotan cahaya menusuk tetap ada di matanya. Kamijou telah menanyakan sesuatu yang seharusnya tidak boleh disinggung. "Ya, perang berakhir. Kau memainkan peran penting untuk memastikan bahwa kekacauan berakhir dan negara-negara di dunia membangun kembali infrastrukturnya. "Saronia berhenti sejenak. "Tapi negaraku digunakan sebagai batu loncatan untuk melakukan semua itu. "


"..."


"Ini tidak lucu. Ini benar-benar tidak lucu. Anak-anak kelaparan dengan sia-sia dan lansia menggigil kedinginan dengan sia-sia. Negara-negara besar mengendalikan aliran sumber daya dan uang. Mereka cuma membagikan apa yang benar-benar mereka harus bagikan dan hanya dengan melakukan itu mereka sudah menyebut diri mereka pahlawan. Rasanya seperti keadilan yang dijual di suatu rumah bordil. "


Kamijou tidak tahu apa itu semua benar atau mungkin Saronia hanya menceritakan kebenaran dari sudut pandangnya saja.


Tapi apakah dia jujur atau tidak, ia seharusnya sudah bisa menduga hal itu.


Bahkan kemudian, sesuatu berkembang.


Dia bisa melihat sekilas bayangan sosok yang serakah.


Dia bukan nabi, jadi itu tidak mungkin baginya untuk mengetahui efek kelamnya kepribadian seseorang yang terpancarkan dari auranya. Tapi kali ini setidaknya, tindakannya jelas telah berubah setelah menanggapi beberapa pertanyaan Kamijou.


"Saronia ..."


"Aku kira satu kesialan bagimu adalah bahwa Kau tidak memiliki tumpukan uang di dalam pundi-pundimu. "


Penyihir berbaju hijau tersenyum.


Itu adalah senyum peri.


Itu senyum penguasa hutan.


Itu adalah senyum aneh orang yang membawa kematian bagi mereka yang tersesat dan yang akan mendistribusikan kekayaannya dari hasil berjudi menurut kehendaknya sendiri.


"Namun demikian, aku masih punya cukup alasan untuk membunuhmu."


"..."


Tidak peduli apa yang akan ia lakukan sejak saat itu dan tidak peduli bagaimana ia menghadapi efek kedengkian yang ditimbulkan oleh perang itu, pertama-tama ia harus bertahan dalam situasi saat ini.


Dia harus menemukan kebenaran di balik serangan Saronia dan mantra yang dia digunakan.


Apa aturan di balik itu dan proses apa yang serangannya gunakan?


Apa yang bisa ia menangkis semua itu dengan tangan kanannya seperti biasa?


Dia membutuhkan informasi yang jelas.


"(Apa yang harus aku hancurkan untuk mengembalikan fungsi lengan kiriku? Aku perlu mencari tahu !!)"


"Mari kita mulai lagi," kata Saronia sambil dengan enteng mengepal tangannya dan menyerang maju. "Mari kita mulai berjudi ala Leshy, si penguasa hutan !!"


Dia memindahkan kedua ibu jari seakan menjentikkan sesuatu lurus ke atas.



Part 14[edit]


(10 November - Kauai - Pelabuhan Nohili – Diambil dari kamera pemantauan tingkat air pasang)


Dalam pelabuhan sipil di sisi barat Kauai, Cinesic Evers, komandan Trident PMC, mengangkat tangannya ke udara. Dia mengenakan seragam militer untuk para pejabat tinggi bergaya Perancis kuno tapi populer. Bahkan setelah meninggalkan militer dan bergabung dengan sebuah perusahaan, orang-orang tua ini tampaknya tidak kehilangan keinginan mereka untuk kekuasaan.


Alasan ia mengangkat tangannya cukuplah sederhana. Marinir Amerika menyebar di sekitar dermaga, senapan mereka ditujukan padanya, dan komando kendaraan lapis baja yang tertangkap dalam antenna radar telah diledakkan.


Di tengah semua itu, Roberto Katze menerobos melewati marinir, melindunginya dan mendekatinya dengan senyum yang jelas di wajahnya.


"Hei sini. Jika aku harus menebak, aku akan mengatakan bahwa Kau adalah seorang mantan perwira angkatan laut Prancis yang kehilangan posisinya setelah kegagalan Inggris Halloween. Kau tidak bisa bekerja untuk menaikkan pangkatmu secara cepat, dengan menggunakan cara yang normal, jadi apakah Kau berhasil mengambil kendali selama kekacauan perang? "


"... Mengapa Kau ingin tahu?"


"Aku hanya bertanya. Jadi, apakah Kau sedang didukung oleh Uni Eropa? Mereka memiliki masalah ekonomi mereka sendiri dan mereka hancur oleh perang tanpa bisa mendapatkan keuntungan. "


"Konyol. Tidak ada yang bisa membuktikan Uni Eropa berhubungan dengan cara apapun kepada kami. "


"Seperti yang aku katakan, aku hanya bertanya. Tapi aku rasa aku tahu kebenaran fakta bahwa Kau berbicara untuk membela Uni Eropa daripada Trident. Dan ketika aku berpikir tentang hal itu, aku bisa melihat niat politik pada kenyataan bahwa wilayah utama aktivitas Trident yang berada di Eropa Timur bukanlah merupakan bagian dari Uni Eropa. Pasti ada hubungan bahkan sebelum Kau mengambil alih. ... Nah, itu tidak terlalu penting," kata Presiden sebelum mengubah topik pembicaraan."Jujur saja, kita punya masalah sulit di sini."


"Apakah ada benar-benar ada masalah yang mudah di dunia ini?"


"Benar, tapi yang satu ini berbeda. Kejahatan menyatakan perang terhadap Amerika Serikat begitu belum pernah terjadi sebelumnya dan aku bahkan tidak yakin ada undang-undang yang berhubungan dengan itu. Itu artinya, jika kita menangkap Kau, kemungkinan Kau yang akan dilemparkan di penjara cukuplah tipis. "


"..."


"Dan itu adalah masalah." Roberto Katze mengangkat bahu. "Jika kita tidak bisa mendakwamu di bawah suatu dasar hukum yang jelas, kita mungkin tidak punya pilihan selain untuk berurusan denganmu hanya sebagai penyerbu asing. Dan ingat, jika Kau tidak dapat dinilai oleh hukum, Kau tidak dapat dilindungi oleh hukum juga. Kita menutupinya dengan perang perkataan, namun pada kenyataannya tidak berbeda dari membantai orang tanpa pengadilan. "


"... Sudah terlambat. Setelah Olay Blueshake dan Saronia A. Irivika menguasai pemerintahan sampai ke intinya, semuanya akan berbalik. "


"Maaf, tapi itu tidak akan terjadi." Roberto mengangkat bahu. "Pak, aku yakin Kau sudah menyadari bahwa Saronia bukan prajurit normal dan dia tidak menggunakan senjata normal. Dia menggunakan teknik-teknik yang seorang putri Inggris sadis tertentu (yang pantasnya disebut seorang tsundere) tunjukkan pada kita selama Inggris Halloween dan kita melihat juga terlalu banyak hal-hal semacam itu selama Perang Dunia III. Aku mungkin tidak melihatnya secara langsung, tapi aku hanyalah seorang yang pernah putus sekolah, jadi aku memasrahkan hal-hal yang sulit dinalar seperti sihir tersebut kepada ahlinya. " [Inggris Halloween adalah peristiwa pemberontakan yang dilakukan Putri Ketiga Inggris Carissa kepada ibunya sendiri Ratu Elizard, baca To Aru Majutsu No Index Original Testament Vol 18]


"Para ahli ...? Jangan-jangan ... !! "


"Pak, mereka mungkin menjadi sasaran terbesar dari kebencianmu, tetapi yang terbaik adalah memasrahkannya kepada ahlinya. Aku telah mengambil langkah yang tepat dan Saronia akan segera dikalahkan. Begitu itu terjadi, Kau dan Olay tidak memiliki peluang untuk meraih kemenangan sedikitpun. ... Kau tampaknya tidak mengerti, jadi biarkan aku menjelaskannya dengan segamblang-gamblangnya." Roberto berbicara perlahan sambil menatap langsung ke mata Cinesic untuk menekankan superioritasnya. "Ini bukan negosiasi untuk melihat siapa yang menang dan siapa yang menghasilkan. Kekalahanmu dan Trident adalah hal yang pasti. Sehingga sesuatu yang bisa kau usahakan saat ini adalah mengurangi kesalahanmu sebanyak mungkin. Jadi seriuslah tentang hal ini. Saat ini juga, Kau dan seluruh Trident akan membayar hutangmu dengan disembelih sebagai musuh perang. Saat ini, letusan Kilauea telah menutup berbagai keuntungan kita, tetapi jika masalah ini berkepanjangan dan pasukan kita terus berbentrokan, apakah Kau benar-benar berpikir Trident dengan 50.000 tentara dapat mengalahkan 5.000.000 tentara dari empat cabang militer kami serta tentara dari berbagai sekutu kami? Akan sangat merepotkan jikalau aku hanya harus menyembelih kalian semua tanpa pengadilan ... tapi tidak ada undang-undang untuk situasi seperti ini. Kau harus serius berpikir tentang bagaimana Kau bisa bertahan dalam kondisi ini. "


"Jadi kau mengatakan kepada kami untuk membatalkan kontrak kami dengan Olay dan dengan cepat menarik semua pasukan kami? "


"Jika itu adalah pilihanmu, maka Kau harusnya melakukannya. Aku akan membiarkan Kau menilai situasinya dan membuat keputusanmu, tapi ingat bahwa waktu adalah kuncinya. "


"..."


Roberto Katze mengambil radio militer dari marinir di dekatnya dan menekankannya pada dada Cinesic.


Memegang radio, Cinesic berpikir sebentar dan kemudian menghela napas.


Dia mengatur frekuensi dan menempatkan radio ke mulutnya.


Dengan nada seperti dia telah menyerah pada sesuatu dan ia pun berkata, "Untuk semua pasukan yang dikerahkan antara Kepulauan Hawaii. Semua daerah manapun. Tidak peduli berapa banyak tanah Amerika dipulihkan. Semua kekuatan dialihkan untuk membantu Saronia A. Irivika di Napali Coast Kauai. "


Wajah Roseline Krackhart memucat saat mendengar kata-katanya.


Wajah Roberto Katze menegang dan ia bertanya, "Apakah Kau serius, bajingan?"


"Aku cukup serius."


"Keputusan itu tidak hanya akan mempengaruhi masa depan Kau sendiri. Ini mempengaruhi masa depan dari semua 50.000 bawahanmu termasuk orang-orang yang tidak di Amerika. "


"Jika Kau ingin menembakku, lakukan saja," gumam Cinesic sambil mengenyahkan radio. "Selama Saronia aman, kita bisa mengubah situasi ini. Target aku adalah di sini dan Lindy Blueshake, alat yang bisa aku gunakan untuk menangani klien kita, adalah dirinya. Saronia dengan kekuatan gaib miliknya, dan personil anti-okultisme milikmu akan berhadapan. Pemenang akan menunjukkan kepada kita siapakah yang benar-benar perlu untuk mundur. "



Part 15[edit]


(10 November - Kauai - Napali Coast – Diambil dari UAV Lesser Emperor # 300)


Sihir Saronia A. Irivika diinspirasi dari Leshy, peri Rusia yang dikatakan bisa mengatur seluruh penduduk hutan.


Identitas serangan itu tidak diketahui, tetapi ada sesuatu telah melumpuhkan setengah dari tubuh Kamijou yang berpusat pada lengan kirinya.


Saronia dengan longgar mengepalkan tinjunya dan memindahkan ibu jarinya seolah-olah menjentikkan sesuatu lurus ke atas dan Kamijou berguling ke samping untuk membuat beberapa jarak.


Tapi ...


"Apakah sihirmu macet lagi, ini yang kedua kalinya !? "


"Chehh. Tidak akan kena !! "


Tampak tidak peduli bahwa tidak ada yang terjadi, Saronia mencoba terus menyerang Kamijou dengan tendangannya. Namun, dia hanya sedikit terlalu lambat. Kamijou berhasil dengan efektif mendapatkan beberapa jarak dan berdiri.


Dia menggunakan lengan kanannya untuk menghentikan kaki yang terbang ke arahnya seperti palu dan mencoba spekulasinya.


"Apakah itu sesuatu seperti ranjau atau jebakan? Apakah serangan yang harus menungguku untuk melangkah ke dalamnya dan bukannya menembakkan seperti peluru !? "


"Aku kira itu hanya masalah waktu sebelum Kau menemukan jawabannya. Tapi sebuah ranjau juga dapat digunakan sebagai granat jika Kau mendapatkan jarak yang cukup dekat untuk membuangnya. "


Kamijou bisa melihat Saronia memegang sesuatu di tangannya.


Ukurannya hanya sekitar milimeter secara keseluruhan.


Objek yang terlihat seperti pasir itu adalah ...


"Benih tumbuhan !?"


Kamijou segera memutar tubuhnya ke samping dan berhasil menghindari hujan benih yang dilemparkan ke arahnya seperti semprotan.


Namun ...


"Sayang sekali," kata Saronia dengan sinis. "Pollen cukup baik untuk membuat efek." [Pollen adalah serbuk tumbuhan yang sangat lembut, yang berisikan sel kelamin dari tubuh induk tanaman, yang biasanya digunakan untuk penyerbukan melalui udara. Benda ini juga sering kita sebut dengan nama “serbuk sari”, Wikipedia bebas]


Tubuh Kamijou jatuh lurus ke bawah.


Tidak dapat mendukung berat badan sendiri, ia jatuh ke tanah.


Itu masalah sepele dari penyihiran. Saronia secara terbuka mengadakan benih untuk menarik perhatiannya sembari menggunakan tangannya yang lain untuk melepaskan kabel yang mengikat tas kecil.


"Gh ... gh ..."


"Sepertinya aku mendapatkan seluruh tubuh bagian kirimu sekarang. Aku harus mengatakan bahwa kau melakukan perlawanan. Biasanya, Kau akan mengalami kegagalan organ berkelanjutan dengan hanya bernapas dalam-dalam. "


Serangan pertama ketika Kamijou dan Kuroyoru bersembunyi di balik rumah kayu pasti karena serbuk sari dari angin.


"Ini sedikit seperti senjata kimia, sehingga bisa sangat berbahaya, tapi bisa menjadi sedikit sulit untuk digunakan setelah triknya terungkap. Maka musuh hanya harus mempertahankan posisinya yang melawan arah angin atau bahkan menghasilkan angin sendiri. Itu sebabnya hanya ada dua cara untuk menggunakannya. Kau juga bisa mendapatkan serangan pertama sebelum musuh memiliki waktu untuk menganalisis atau menemukan waktu yang tepat seperti yang baru saja aku lakukan. ... Sangat jarang bagi seseorang terkena serangan ini dari kedua jenis metode yang aku sebutkan tadi."


Bibit tanaman.


Atau serbuk sari.


Peri Leshy yang merupakan dasar dari sihir Saronia seharusnya menguasai hutan. Peri Leshy menguasai semua makhluk hidup di zona itu, dia memberi atau mengambil berbagai hal dengan coba-coba. Itulah yang Birdway telah katakan kepada Kamijou.


Yang berarti ...


"Jadi ini adalah hukuman terhadap seseorang yang merusak tumbuh-tumbuhan ... pada zona hutan yang dikuasainya?"


"Aku tidak punya niat untuk memberikan jawaban," kata Saronia sambil membawa benih ke telapak tangannya sekali lagi.


Namun, dia mungkin juga telah memberinya jawabannya. Itu kemungkinan besar hukuman bagi mereka yang menghambat perkembangan tanaman. Itu adalah dasar dari mantra Saronia. Penghalang yang menginjak benih atau menganggu penyebaran serbuk sari yang mengalir melalui udara.


Tapi ...


"(Aku masih tidak tahu di mana serangan itu berasal dari sekali aku menginjak benih. Aturan apa yang ada di baliknya? Dari mana kerusakan itu berasal?) "


Beberapa bayangan terbang pada pemikiran Kamijou.


Dia berbicara sementara tidak dapat bangun.


"Penguasa hutan, hm?"


"Ya, tapi aku bukan gadis hutan."


"Jika Kau bisa membuat hewan menyerang aku, Kau harusnya sudah melakukannya."


"... Yah, aku tidak sekuat itu."


Saronia tampaknya mencoba menjawab tanpa gemetaran, tapi Kamijou melihat sedikit keragu-raguan dibalik ucapannya.


Kecurigaan Kamijou itu terkonfirmasi.


Untuk seseorang yang mengaku sebagai penguasa hutan, hanya memiliki pengendalian ke tanaman adalah sesuatu hal yang terlalu lemah. Dia mungkin bisa memanipulasi serangga dan hewan lainnya dalam daerah kekuasaannya. Seperti yang telah Birdway sebutkan, bahkan jika dia tidak bisa langsung mengendalikan manusia, hewan dengan struktur otak yang lebih sederhana seperti serangga dan reptil adalah sesuatu hal yang lebih simpel.


Jadi apakah Kamijou sudah diserang oleh beberapa jenis serangga beracun?


Tidak, ia akan merasakan sakit jika itu terjadi.


Satu-satunya petunjuknya adalah ...


"(Dalam serangan pertama dengan serbuk sari, aku terpukul tapi Kuroyoru tidak.)"


Apakah itu karena dia cyborg? Apakah itu tidak berpengaruh pada lengan mekanis?


Tidak.


Hanya Kamijou yang telah menerima serbuk sari ke lengan kirinya. Kuroyoru berdiri di sampingnya, sehingga dia akan cenderung terhindar serbuk sari karena tertiup angin di tempat lain. Dan belum ada efek-efek yang telah ditunjukkan. Selain lengan dan bagian tubuh atasnya, Kuroyoru tidak berbeda dari manusia normal.


Fakta bahwa dia cyborg seharusnya tidaklah penting.


Sesuatu selain itu pastinya membuat Kuroyoru Umidori menjadi suatu contoh kasus yang khusus.


Dia memiliki sebagian dari pola pikir Si Nomor Satu yang secara buatan ditanamkan di dalam otaknya.


Dia memiliki inkonsistensi di tingkatan insting. Dia tidak bisa bekerja dalam standar psikologi berkelompok.


Sembari Kamijou berbaring di tanah, dia melihat kembali ke arah lengan kirinya yanh tak bergerak itu.


Dia pikir ada masalah dengan "hardware"-nya yaitu lengannya, tapi ia telah salah.


"Hardware" dikirimi perintah oleh "software" yaitu pikirannya. "Software"-nyalah tempat gangguan itu terjadi.


Namun, pikiran Kamijou itu tidak langsung jatuh di bawah kendali Saronia. Jika itu telah terjadi, ia akan mengalami lebih banyak kerusakan. Itu hukuman untuk menginjak pengembangan tanaman. Hukuman yang sedang dilakukan sendiri oleh pengendalian sekelompok serangga atau hewan kecil.


Kamijou berpikir sedikit.


"!!"


Dia tiba-tiba meraih ponselnya dengan tangannya yang masih bergerak dan dengan cepat menekan beberapa tombol.


"Aku pikir aku sudah bilang kepadamu bahwa aku tidak punya niat untuk memberikan jawaban!"


Saronia menerbangkan tendangannya.


Tendangan melanda pergelangan tangan kanannya dan satu lagi menusuk ke sisi tubuhnya sehingga ia melepaskan teleponnya.


"Gh ... gah ... !!"


"Memanggil Birdway dari Dawn-Colored Sunlight lagi? Berhenti berpikir Kau dapat menanyainya segala sesuatu kemudian dengan mudah memperoleh jawaban! Mesin pencari apapun tidak memiliki informasi yang kau minta. "


Kamijou melirik ka arah telepon yang telah terbang pergi dan kemudian melihat kembali ke Saronia.


"Ini merupakan pengecualian dari 'hutan' yang telah Kau buat di zona ini. Dengan mengumpulkan hewan kecil, seperti serangga dan reptil, Kau dapat mengontrol pikiran mayoritas makhluk di daerah ini. Dengan begitu, Kau selalu menang dalam perihal kekuasaan mayoritas. 'Penduduk' hutan tersebut secara paksa dihubungkan oleh sesuatu seperti psikologi kelompok dan ini memungkinkanmu untuk memfokuskan kebencian dan permusuhan mereka pada satu titik. Sehingga menghasilkan apa yang terjadi di sini. Kau secara eksternal dapat mengganggu dan merusak pikiran yang biasanya berada di dalam seseorang. "


Hukuman itu mengesampingkan unsur tidak teratur untuk menjaga stabilitas masyarakat.


Itu adalah penindasan minoritas oleh mayoritas.


Saronia lah yang me-reproduksi serangan, tapi ia tampak terkejut.


"Aku bisa paham mengapa Kau perlu bergantung pada teleponmu. Psikologi berkelompok hanya ada di antara manusia. Meskipun begitu, idemu tentang “penolakan oleh warga hutan” masihlah lumayan benar." Saronia mengejek. "Dengan mantraku, pertaama-tama aku menjaga pikiran semua makhluk hidup dalam zona tertentu. Tidak ada perbedaan antara manusia dan kumbang, tapi ada pembagian antara orang-orang dalam zona atau di luar zona. Hanya dengan begitulah, sesuatu seperti psikologi berkelompok dapat digunakan. "


Identitas mantranya membuat semuanya menjadi jelas.


Kamijou memiliki informasi yang diperlukan untuk menemukan cara melewati itu.


Tapi ...


"Jadi kau tahu kelemahannya?" Dengan masih mencibir, Saronia mendekatinya. "Bahkan jika Kau tahu, apakah Kau bisa mengalahkanku dengan setengah bagian kiri tubuhmu yang sudah benar-benar lumpuh itu? Seperti yang aku katakan sebelumnya, kontrol berat badanmu secara langsung terkait dengan kekuatan di balik kepalan tanganmu. Sekarang Kau tidak dapat menguatkan kakimu, Kau perlu otot pada tingkat grizzly untuk menghantam seseorang sampai tak sadarkan diri dalam kondisimu yang seperti sekarang ini. " [Grizzy adalah nama dari spesies beruang yang sangat besar, Wikipedia Bebas]


"... Belum tentu."


"?"


Saronia bahkan tidak punya waktu untuk menaikkan suaranya dalam kebingungan.


Tubuh Kamijou Touma tiba-tiba berdiri setelah benar-benar roboh di tanah. Ituadalah tindakan yang tidak mungkin bagi manusia. Seolah-olah tumitnya bertindak sebagai engsel, ia berdiri seperti pintu ruang bawah tanah pada pembukaan lantai.


"!? Ap-"


Saronia benar-benar terkejut, tapi kemudian dia menyadari apa yang terjadi.


Dua lengan ramping yang melilit pinggang Kamijou itu. Telapak dari lengan-lengan itu menghasilkan sesuatu seperti tombak yang terbuat dari udara yang meluncurkan tubuh Kamijou bergerak maju.


Di saat Saronia melihat, kedua lengan dengan gemulai melilit kaki kiri Kamijou dan memperkuatnya seperti gips.


Tidak, itu lebih seperti powered suit yang menambahkan kekuatannya secara mekanis.


"Lengan………mekanis? Jadi Kau menggunakan telepon untuk………… !? "


"Aku tidak pernah mengatakan aku menelepon Birdway. Bahkan, aku tidak pernah mengatakan aku sedang menelepon seseorang pun !! "


Itu mungkin sedikit memerlukan improvisasi, tapi dia sekarang memiliki kontrol kaki kirinya.


Saronia begitu terhentak ketika dia secara semberono dan tanpa sadar sudah berada pada posisi yang cukup dekat dengannya, yaitu posisi yang cukup dekat untuknya melayangkan tinju dengan sepenuh tenaga.


Itu adalah serangan yang dia – sebagai anggota GREMLIN - begitu khawatirkan.


Imagine Breaker menabraknya dan suara tumbukan benda tumpul meledak.


Tubuh kecil Saronia A. Irivika yang membungkuk ke belakang.


Tapi itu saja.


Dia memegang tanah. Bibirnya robek dan jejak darah menetes ke bawah, tapi ia tidak terperosok ke tebing.


"Aku sudah bilang!" Dia meludahkan kata-kata itu keluar sambil meraih sejumlah besar biji di tangan kanannya. "Bahkan jika Kau dapat menggunakan kakimu, lengan kirimu lumpuh, sehingga Kau tidak dapat mengontrol berat badan sialanmu!! "


Dia melemparkan benih ke Kamijou seolah menghamburkan garam.


Menerima siraman benih secara langsung, Kamijou runtuh ke tanah sekali lagi. Seluruh tubuhnya mengejang. Dia tidak tahu apa ekspresi di wajahnya dan ia bisa merasakan pembuluh darahnya berdenyut dengan tidak wajar. Dia tidak bisa menggerakkan apa-apa kecuali bagian lengan kanannya setelah siku.


"... Chehh. Jadi organmu masih berfungsi. Aku kira benar-benar terbaik untuk menempatkan serbuk sari secara langsung di mulut target. "


"... Gh ... Khah ..."


Kamijou bahkan tidak bisa bernapas jika tanpa berkosentrasi penuh.


Dia memindahkan tangan kanannya dan perlahan-lahan merangkak, menggesekan dirinya di tanah yang keras.


"Kau adalah orang yang mengakhiri perang. Ada satu hal yang aku ingin tanyakan padamu jika aku pernah bertemu denganmu. "


Kamijou sekarang tahu rincian sihir Leshy milik Saronia A. Irivika.


Tapi dia masih punya pertanyaan.


Dia hanya bisa menggunakan sihir setelah menciptakan banyak "wilayah" yang terhubung pada hutan kecil di Rusia. Birdway telah menduga waktu persiapan untuk men-setting wilayah-wilayah ini adalah beberapa hari yang panjang.


Namun, Saronia mengetahui bahwa Lindy Blueshake berada di tempat ini hanya dalam kurun waktu kurang lebih setengah jam yang lalu.


Saronia tidak akan punya waktu untuk mempersiapkan wilayahnya.


"Kenapa kau mengakhiri perang dengan caramu sendiri? Daerah seperti Rusia dibawa ke kehancuran oleh perang dan sedang menjalani proses rekonstruksi, tetapi apakah Kau tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana? "


"Academy City dan Amerika ..."


"Mereka bermain-main dengan negara orang lain seakan mereka hanya bersenang-senang." Saronia tersenyum, tapi itu benar-benar tanpa sukacita. "Dalam pertukaran untuk semua uang yang mereka habiskan, mereka mengganggu struktur pemerintah, merebut kontrol infrastruktur seperti listrik dan air, dan memutuskan siapa yang akan diselamatkan dan yang tidak akan diselamatkan. Namun mereka adalah bagian dari kelompok yang menarik pemicu dimulainya perang itu sendiri. Mereka membagi-bagi orang seperti jeruk yang dikemas ke dalam kotak dan kemudian membuang kotak yang mereka tidak sukai. "


"..."


"Bahkan hutan kecilku dipangkas habisa dan kini ditutupi aspal. Jika aku tidak bergabung dengan GREMLIN, aku tidak akan mampu mentransfer kekuatan yang membuatku menjadi seorang penyihir. "


Apakah dia mulai dengan membuat semua Hawaii atau setidaknya Kauai menjadi wilayahnya? Bukan itu. Jika dia melakukan itu, dia akan membuat Lindy menjadi tidak sadarkan diri sebelum mencoba untuk dengan paksa menculiknya. Bahkan jika dia melawan amatiran, akan lebih baik untuk menghilangkan semua kemungkinan melarikan diri atau perlawanan.


"Aku tahu duniamu telah berakhir dan tidak bisa dikembalikan, tapi kita bisa hidup bahkan setelah duniamu berakhir. Aku ingin membuat persiapan untuk itu. Dan kehidupan ini tidak akan Menjadi sesuatu yang dipaksakan oleh Academy City atau Amerika. "


Itu berarti pasti ada alasan.


Harus ada semacam trik yang memungkinkan dia untuk membuat wilayah di sini tanpa menunggu beberapa hari.


"Tampaknya GREMLIN secara keseluruhan dan Olay mencoba untuk menghancurkan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan sihir dengan menciptakan Amerika Serikat yang ber-teokrasi, tapi itu tidak lebih dari tugas sepele bagiku. Aku tidak peduli apa itu selama itu mengarahkan Rusia dan Eropa mereka, menggunakan nama keadilan, menuju kepada keuntungan. "


"Kita ..." Kamijou memaksakan keluar kata-katanya bahkan saat napasnya serasa akan berhenti. "Kita tidak ... mengakhiri perang itu ... untuk terjadi lagi. Kita ... "


"Tapi itulah hasilnya."


"Lalu ... itu adalah tugasku ... untuk melawan orang-orang yang ... membuat Kau menderita dengan ... nama keadilan. Tidak ... perlu bagi Kau untuk ... melakukan hal-hal semacam ini ... yaitu hal-hal yang akan membuat dunia ... menyalahkan Kau. "


"Betapa naif. Kau hanya mampu mengakhiri perang itu karena semua persiapan yang dilakukan oleh yang lainnya. Apa yang bisa pion lakukan ketika berhadapan dengan orang-orang yang membuat persiapan? "


Saronia membutuhkan dua hal untuk mantra Leshy-nya.


Tumbuhan dan hewan.


Ketika Saronia memiliki tanaman dan hewan yang menciptakan siklus oksigen dan karbon dioksida, ia mengubah daerah itu menjadi "hutan", yang berarti itu juga “wilayah”-nya. Dalam zona itu, ia memerintah organisme-organisme di dalamnya dan menyerang Kamijou dengan hukuman yang berdasarkan peraturan “merusak hutan”.


"Dan kau lemah. GREMLIN telah bekerja sama untuk memerangi pemenang perang dunia. Bagaimana pecundang yang bahkan tidak mampu mengalahkan satu dari kami bisa mencapai sesuatu yang besar, yang seperti yang Kau usulkan? "


Dalam hal ini, tidak bisakah dia menggunakan sejenis suplemen?


Alih-alih menggunakan siklus oksigen dan karbon dioksida untuk membuat wilayah dari tanaman lokal selama beberapa hari, dia bisa membawa salah satu tanaman asli dan menanamnya langsung ke tanah. Itu akan mempersingkan waktu persiapan mantranya. Jika dia juga membuka kandang yang berisi serangga dan hewan kecil yang sudah berada di bawah kendali tanaman Rusia tersebut, Saronia akan mampu untuk mengontrol dari sebagian besar penduduk hutan.


Dan sebagai petunjuk tambahan, Kamijou Touma telah melihat seseorang membawa tanaman ke daerah itu.


"Maka aku pikir sudah saatnya aku mengirim pukulan terakhirku kepada jantungmu."


"Saronia ... !!"


"Jika Kau akan membuat beberapa argument yang ideal, aku berharap Kau masih memeiliki beberapa kekuatan bersamaan dengan itu. Bagaimanapun juga, itulah yang menyebabkan kami diinjak-injak selama perang. "


Harzak Lolas.


Pria besar yang menjaga Lindy Blueshake. Tepat sebelum serangan itu, ia telah menanam benih. Kamijou meragukan Harzak bekerja untuk Saronia, tapi semua bunga di toko atau mesin penjual yang mampir untuk membeli bibit, mungkin saja bisa diserang dan ditukar barangnya. Dengan begitu dia tanpa sadar melakukan peran Saronia.


Itu juga benar bahwa Trident telah menunggu sampai dia selesai menanam bibit untuk menyerang.


Dalam hal ini, itu pastilah asal sihir Saronia.


Bibit telah ditanam di taman kecil di sisi rumah kayu !!


"Ah ...?" Kata Saronia A. Irivika dengan tanda tanya.


Dia terkejut karena Kamijou masih bernafas bahkan setelah ia menyebar biji yang tak terhitung jumlahnya di atasnya.


Dan kemudian dia menyadari sesuatu.


Di beberapa titik dimana Kamijou menggunakan tangan kanannya untuk menyeret dirinya di tanah, ia telah berhasil menggapai kebun. Dan dia telah menggunakan satu-satunya bagian tubuhnya yang masih bisa bergerak, yakni tangan kanannya, untuk menarik keluar bibit yang telah ditanam di dalam tanah lunak.


Bibit yang merupakan asal mantra yang mengambil namanya dari peri pemerintah hutan.


Biasanya, benih pohon yang tak terhitung jumlahnya seperti itu akan tetap ada di dalam zona, tapi tanaman tunggal itu adalah inti dari pembangunan zona di sana.


Dan ia menariknya keluar menggunakan tangan kanan yang memiliki efek mutlak meniadakan sihir.


"Tak ... mungkin ..."


"..."


Kamijou Touma perlahan berdiri.


Tubuhnya tidak lagi terikat oleh apa pun. Semua anggota tubuhnya bergerak saat ia inginkan. Dia sekali lagi memiliki segala sesuatu yang diperlukan untuk memusatkan semua berat badan pada tinjunya.


Kamijou memutarkan bahu kanannya ke sekitar untuk memeriksa lengannya dan Saronia hanya bisa berdiri menonton tanpa menyerang karena kehilangan kartu truf mutlaknya. Dia memiliki teknik tendangan kaki yang kuat namun, itu bisa diandalkannya selama Kamijou kehilangan kendali akan pusat keseimbangan tubuhnya karena lengan kiri yang tak berfungsi.


Seseorang mendapatkan kembali kartu truf-nya.


Sedangkan yang satunya lagi malah kehilangan kartu truf-nya.


"... Maaf, Saronia."


"Ohh ..."


"Kini aku sudah berdiri pada posisi yang sama tingginya dengamy dan sekarang aku bisa melihat apa yang Kau lihat. Tetapi jika apa yang Kau katakan benar, maka Kau bukanlah satu-satunya orang yang harus mempertaruhkan hidupmu di pertempuran ini. "


"Oooooooooooohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh !?"


Setelah itu, suara baku hantam kekerasan fisik berlangsung sejenak.



Part 16[edit]


(10 November - Kauai - Nohili Pelabuhan – Diambil dari kamera pemantauan tingkat air pasang)


Setelah menerima laporan itu, Presiden Roberto Katze mengambil radio militer yang komandan Trident, Cinesic Evers, telah buang.


"Ambil itu, Kau bajingan," kata Presiden.


"Jadi Saronia A. Irivika sudah dikalahkan."


"Mimpimu telah hancur. Sudah waktunya untuk melihat kebenaran yang dingin dan pahit, tuan. "


Cinesic bisa menyuruh semua pasukannya berjuang untuk mengambil kembali Saronia, tetapi semuanya kan berakhir seketika militer AS menyandera wanitaitu. Jika memang mungkin Trident benar-benar bersikeras membawanya kembali, militer AS hanya akan membunuhnya. Pada saat itu, Saronia dan Olay yang berencana untuk menaklukkan Amerika Serikat akan gagal.


Sekarang kejahatan Trident ini tidak bisa lagi dibersihkan, melanjutkan pertarungan akan tidak berbeda dengan mempersiapkan leher mereka masing-masing di tiang gantungan. Isolasi Kepulauan Hawaii akibat erupsi Kilauea yang tidak akan bertahan selamanya.


"... Hukuman apa yang akan dilayangkan padaku?"


"Bagaimana kalau kita mulai dengan 300 tahun di fasilitas penahanan rahasia di Kutub Utara dan Alaska, dengan tidak ada kesempatan untuk masa uji coba. Jika Kau secepatnya menarik semua pasukanmu, dan mengakhiri kekacauan ini, serta mengungkapkan semua informasi yang Kau miliki di organisasimu yang berurusan dengan organisasi lain bernama GREMLIN, aku akan mempertimbangkan untuk mengurangi hukumanmu itu. ... Jadi pada dasarnya, usir semua pasukan sialanmu itu keluar dari tempatku, dan beberkan semua yang kau ketahui. "



Epilog: Birdway Yang Dapat Dipercaya — Queen_Period.[edit]

Part 1[edit]


(10 November - Oahu - Honolulu International Hotel – Diambil dari kamera ruang keamanan)


Beberapa jam telah berlalu sejak Kepulauan Hawaii diselamatkan dari ancaman PMC yang dikenal sebagai Trident dan komplotan rahasia sihir yang dikenal dengan GREMLIN. Kamijou dan yang lain telah berkumpul di hotel yang sering digunakan presiden untuk kegiatan konferensi pers dan skandal.


Lindy Blueshake ada di sana bersama mereka.


Sembari terus diperhatikan oleh seorang gadis muda, Roberto Katze menoleh ke arah Kamijou dan yang lainnya kemudian berbicara.


"Trident telah dikonfirmasi melucuti senjatanya sendiri dan menyerah. Untuk saat ini, masalah di Hawaii telah terpecahkan. "


"... Kau malah lebih nampak sedih ketika mengumumkan berita sebaik ini."


"Hanya Trident yang tersisa," kata presiden dengan napas berat. "Orang-orang yang memiliki kekuatan gaib di antara mereka yang mengenakan seragam perak yang serupa. Dan jumlah mereka ada banyak. Jika mereka berkumpul, akan ada beberapa ratus dari mereka, tapi kita tidak dapat menemukan tanda-tanda mereka di antara pasukan Trident yang kita tangkap. "


Beberapa penyihir berbaur dengan Trident telah dikalahkan pada awal invasi, tetapi mereka telah menghilang di beberapa titik juga.


Mereka pasti telah menggunakan kekacauan di Hawaii untuk melarikan diri.


Mengingat jumlah dan peran mereka, penyihir GREMLIN hampir hanya tampak seperti "orang lain" yang telah membantu Trident. Mereka mungkin kurang diperhatikan daripada Cendrillon atau Saronia, tapi bisa menghilang sepenuhnya seperti itu masihlah sebuah prestasi yang bisa dibanggakan.


Hilangnya hampir seluruh anggota mereka seakan mengalahkan dampak dari pemain utama seperti Cendrillon atau Saronia.


Mereka adalah musuh Kamijou yang juga dihadapi oleh yang lainnya.


Penyihir-penyihir itu bukan hanya "orang lain". Masing-masing individu sangat berbeda dan mereka telah muncul di Hawaii sehingga mereka bisa berkumpul bersama-sama sebagai sebuah organisasi.


"GREMLIN ..."


"Kita memiliki hanya memusatkan perhatian pada Saronia A, Irivika dan gadis bernama Cendrillon karena tambahan penjaga yang kita tempatkan pada mereka. Namun, yang lain dari kelompok ini mungkin mencoba untuk menghancurkan apa pun atau siapapun yang bisa memberi kita petunjuk tentang keberadaan mereka. "


Kapan GREMLIN mundur dan ke mana mereka pergi?


Sisi sihir memiliki aturan dan formalitas sendiri, tetapi mereka bertindak begitu efisien sehingga hampir membuat Kamijou lupa.


Dengan ekspresi pahit, Kamijou mengatakan, "Dan kita masih belum menemukan orang lain di balik ini. "


"Olay Blueshake," kata Roberto Katze dengan mendesah kesal.


Hamazura mengerutkan kening dan berkata, "Tapi tidakkah kau mengatakan bahwa tidak ada yang tahu di mana dia berada? Pencarian tidak hanya di Amerika tapi di seluruh dunia tidak akan berakhir hanya dalam satu atau dua hari, kan? "


"Wanita itu memiliki banyak musuh. Sejujurnya, aku ragu dia akan menunjukkan wajahnya selama lebih dari satu dekade. Namun, kita dapat menggunakan hilangnya dia untuk keuntungan kita. "


"?"


Kata-kata presiden membuat Kamijou dan yang lain kebingungan.


Roberto mengabaikan mereka dan menunjuk ke arah Lindy dengan ibu jarinya.


"Menemukan Olay akan sulit, tetapi dengan kerja sama gadis ini, kita dapat melucuti semua kekuatan Olay yang spesial. "


(Waktu yang tidak diketahui - Lokasi yang tidak diketahui - ID Kamera yang tidak diketahui – Diambil dari rekaman dengan pengubahan Video dan audio)


"Trident telah gagal."


Mendengar kata-kata itu dari ajudannya, Olay Blueshake mendesah.


"Bagaimana dengan GREMLIN?"


"Hotline telah terputus. Pada akhirnya, mereka cenderung memotong hubungan kerja sama dengan kita. " [Hotline adalah saluran telepon yang diatur untuk keperluan tertentu, khususnya untuk keadaan darurat atau komunikasi antar kepala negara, Oxford]


"... Jadi mereka sudah menyerah," gumam Olay. "Para orang bodoh itu. Satu atau dua rencana gagal tidak akan bisa mengalahkan kekuatan ekonomiku. Tinggalkan saja mereka. Lihat saja, mereka akan datang kembali kepadaku, dengan menangis-nangis agar aku kembali jadi sekutu mereka. "


"Apakah Kau memiliki rencana alternatif untuk menaklukkan Amerika Serikat?"


"Dengan kontrol Saronia yang hilang, kendaliku pada Kongres telah hancur sedikit, tapi aku masih memiliki banyak bidak yang bisa kumanipulas menggunakan kendali informasiku untuk pemilu. Bahkan Jika aku tidak bisa mengendalikan mayoritas, aku masih dapat menyebabkan kebingungan. Pertama aku membuat kekosongan politik untuk menghabiskan beberapa waktu. Selama waktu jeda itu aku menghubungi GREMLIN atau organisasi lain dan membuat persiapan untuk membangun kembali kekuatanku. "


Tiba-tiba, sesuatu di TV yang dari tadi dia abaikan, kini mengambil perhatian Olay Blueshake itu.


Bahkan di luar negeri, Olay biasanya memiliki pengaruh seperti apa yang ditampilkan pada berita, sehingga dia biasanya tidak terlalu memperhatikan TV. Dia hanya memiliki TV untuk memeriksa informasi yang dia sendiri telah dibuat.


Tapi ini berbeda.


Si penyiar wanita mengatakan sesuatu yang Olay tidak harapkan.


"Breaking news."


"?"


"The American Bar Association baru saja menggelar siaran pers. Sesuai dengan keinginan warisan dari Olay Blueshake, yang dikenal sebagai Ratu Media yang Amerika, pengelolaan kelompoknya telah mengalihkan seluruh aset dan fondasi ekonomi untuk putrinya semata wayang, Lindy Blueshake. "


Untuk sesaat, pikiran Olay benar-benar menjadi hampa.


"Apa ...? Aku tidak pernah mengatakan itu !! "


Tapi segera setelah itu, ia membuka komputer notebook-nya untuk mengecek rekening bank internet.


Namun, ia tidak bisa melakukannya.


Ketika dia memasukkan ID dan password-nya, pesan sederhana ditampilkan : Nomor ID atau password yang anda masukkan salah atau anda tidak memiliki izin untuk melihat halaman ini.


"Ini account-ku !!" Olay meneriakkan suara selantang pendemo.


"Lindy Blueshake baru berusia delapan tahun, jadi wali hukumnya, Harzak Lolas, sementara akan diberi mandat. Namun, telah diisukan bahwa Olay mungkin sangat terlibat dalam insiden di Hawaii. Jika tuduhan ini ternyata benar, kemungkinan sebagian besar asetnya akan hilang untuk mengimbangi kerusakan yang dilakukan. "


Itu semua menghilang.


Asetnya, pondasi ekonominya, jaringannya, kekuatannya.


Kekuatan itu telah memungkinkan dia untuk menyewa PMC, membuat kontak dengan asosiasi rahasia sihir, dan kontrol terhadap jaringan informasi Amerika.


Dan jika dia kehilangan kekuatan itu, semua orang di sisinya akan hilang juga.


Peluangnya menghilang.


"Sial !! Panggil pengacara dari Holdings! Aku tidak akan membiarkan kekuatanku dicuri oleh lelucon seperti ini !!!!!!!!! "


"Aku tidak bisa ..."


"Lakukan saja! Semakin lama kita menunggu ... !! "


"Ini bukan cara yang lazim !! Ini bukan hanya sedikit cacat; ini penuh dengan lubang !! Dan masih saja cara-caramu itu dilegalkan menurut hukum!! Presiden dan orang-orang di sekelilingnya kemungkinan membuat beberapa jenis gerakan. Ini bukan sesuatu yang bisa diselesaikan dalam sidang biasa !! "


"Likuidasi anak perusahaan, perusahaan publik, real estate, seperti yang sudah biasa aku lakukan, tapi tampaknya ini merupakan cara untuk meminimalkan kerusakan pada pemegang saham. Nilai pasar kelompok menurun dan kepercayaan setelah mentransfer kepemilikan baru ..." berita masih berlanjut.


"Aku tidak bisa menangani hal ini di sini ..." kata Olay.


Singgasananya.


Kerajaan-Nya.


Sementara semua yang dia telah bangun runtuh di depan matanya, Olay mengertakkan gigi dan meraih mantel di dinding.


"Ke-Kemana Kau pergi !?"


"Aku akan keluar. Perwakilan hanya akan menyampaikan kata-kataku secara tidak langsung. Jika aku menunjukkan diri kepada pemerintah ... !! "


"Setelah lokasimu diketahui, Kau akan dibunuh !!"


"!!"


"Kau telah membuat terlalu banyak musuh dan tidak ada jaminan bahwa Kau akan mendapatkan kembali aset yang Kau butuhkan untuk melindungi dirimu sendiri. Dan bahkan jika Kau tidak dibunuh, berita di TV jelas-jelas menyebutkan bahwa Kau sedang dinyatakan sebagai tersangka utama. Jika Kau membuat penampilan di publik, Kau akan ditangkap !! "


"Ini mungkin berisiko, tapi selama aku bisa mendapatkan kembali uangku ... kekuatanku ... !!"


"Beberapa di antaranya akan kembali ke Nona Lindy, tetapi jika perusahaan tersebut melakukan reorganisasi dan semua dana dikirim ke sana, uang yang akan ditransfer dari Miss Lindy kepadamu bisa hilang! Dan karena mereka berusaha untuk melucuti kekuatanmu, mereka pasti akan memastikan bahwa inilah yang akan terjadi !! "


"Lalu ... lalu ... apa yang aku bisa lakukan ...?"


Ajudannya tidak segera menjawab.


Sekarang hubungannya dengan uangnya hilang sudah, ajudannya tidak punya alasan untuk tetap berada di sisinya. Bahkan, ruangan tempatnya berpijak sekarang akan segera tidak lagi menjadi miliknya.


Dia tidak memiliki cara untuk mengetahui apa yang akan terjadi pada Olay Blueshake setelah itu.


Satu-satunya hal yang tersisa setelah uangnya hilang adalah musuh-musuhnya.


Bahkan, setelah mereka tahu uang Olay hilang, kemarahan mereka yang telah dibendung selama ini akan meletus. Itu mungkin merupakan kemarahan yang bahkan tidak akan bisa dia bayar walaupun semisal uang-uangnya masihbersamanya dan mereka yang telah bersekutu di pasar gelap kemungkinan juga akan meninggalkannya. Dan dengan riwayat penyalahgunaan antara Olay dan Lindy, Lindy dan "hadiah mendadak kaya"-nya yang baru saja diterima akan melawan dia juga.


"A-A-Aku punya ide," kata ajudannya.


Seperti yang diperintahkan, ajudannya memberinya pilihan terbaik yang tersedia baginya.


Adalah takdir yang telah membuatnya kehilangan semuanya.


"Ti-Tidakkah lebih baik jikalau kau dengan sengaja menunjukkan dirimu dan bersedia untuk dipenjara demi keselamatanmu sendiri? " ajudannya sedang membicarakan pilihan yang lebih baik daripada dibunuh.


"Ma-maksudmu aku tetap akan bangkrut ...?


"Ya."


"D-dan masuk penjara ...?"


"Ya! Tak lama, tempat kita ini akan segera diketahui, jadi sekarang adalah satu-satunya kesempatan bagimu untuk bertindak !! "



Part 2[edit]


(Informasi)


Manual % “Knowledge12” has disconnected the circuit.


Manual % “Unknown” has connected.


FCE restarting.


Username “Unknown” has reconstructed the FCE surveillance network. [Sengaja tidak diterjemahkan]



Part 3[edit]


(10 November - Oahu - Hotel International Honolulu – Diambil dari kamera ruang keamanan)


Kamijou dan yang lainnya sedang menonton berita di televisi yang besar di ruang tunggu.


Namun, kabar ini bukan tentang Lindy Blueshake.


Sepotong berita berganti dari tampilan.


"Dua puluh tujuh lembaga koperasi Academy City telah membuat deklarasi bersama."


Sebuah suara yang keren dan mantap mulai berbicara.


"Kami sangat prihatin atas kemungkinan intervensi personel Academy City dalam isu terbaru di Kepulauan Hawaii. Kami tidak ingin memegang kekuasaan yang dapat dengan mudah mempengaruhi aliran peristiwa seluruh bangsa, terutama yang negara yang cukup besar, yang dikenal sebagai polisi dunia. Kami mulai bekerja sama dengan Academy City untuk meningkatkan manfaat bagi kedua belah pihak, namun akar kami tetap bertahan di negara kami masing-masing. Pengiriman personil untuk mengubah sejarah ke negara-negara lain seperti ini bukanlah apa yang kami sebut dengan 'kerjasama'. Kami dapat bekerja untuk Academy City, tapi kami bukan budaknya. " Suara berhenti sejenak. "Sebagai salah satu dari dua puluh tujuh lembaga koperasi terbesar, kami sekarang mengakhiri semua kerjasama dengan Academy City. Ini merupakan langkah penting untuk melindungi negara kami sendiri. "


Wajah Kamijou Touma memucat.


Dia baru saja menunjukkan tindakan untuk menyelamatkan seseorang yang dilihat sudut pandang yang berbeda.


Atau mungkin itulah yang menjadi tujuan dari peristiwa di Hawaii selama ini.


"Apakah Olay Blueshake bukan satu-satunya yang melihat melalui FCE miliknya? Apakah lembaga koperasi memaksa masuk ke jaringan juga? "


Dan kemudian dia teringat sesuatu.


Dia ingat siapa yang telah telah mengatakan kepadanya tentang GREMLIN yang berada di Hawaii dan telah mengundang mereka mengambil tindakan untuk menghentikan rencana mereka.


Dan orang ini adalah seorang penyihir.


Dia adalah seorang penyihir yang tidak di sisi keadilan dan melindungi perdamaian seperti Gereja Anglikan.


"Birdway ..."


Dia melihat ke sekeliling, tapi dia tidak terlihat.


"Birdway !!"


Kamijou melihat pada ruang tunggu dan lobi hotel, tapi Birdway dan bawahan berpakaian hitamnya sudah pergi. Dia mengeluarkan ponselnya. Dia tahu bahwa tidak ada yang menjamin dia akan menjawab, tapi herannya dia menjawab.


"Jadi, bahkan sekarang Kau tidak bisa menyimpulkan sendiri tanpa bantuanku?"


"Apakah Kau membuat kiami datang ke sini dengan mengetahui bahwa semua ini akan terjadi?"


"Dua puluh tujuh cukuplah banyak. Pengambilan keputusan membutuhkan waktu dan masing-masing perusahaan adalah terlalu khusus untuk berfungsi secara independen. Kemungkinan besar, mereka akan berkumpul menjadi tiga atau empat kelompok besar tak lama kemudian. "


"Jawab pertanyaan aku, Birdway! Apakah Kau ... kau ... "


Dua puluh tujuh lembaga koperasi utama memisahkan diri dari Academy City.


Perang sipil dalam sisi ilmu pengetahuan dimulai.


Yang akan menempatkan GREMLIN dalam posisi yang baik untuk mendapatkan lebih banyak kekuatan.


"Apakah Kau adalah bagian dari GREMLIN !?"


Kamijou takut mendengar jawaban atas pertanyaan itu.


Tetapi tanggapan Birdway adalah sederhana.


"... Jawab saja dengan menggunakan imajinasimu."


Itu saja.


Dia menutup telepon.


Di saat Kamijou meremas telepon erat-erat di tangannya, ia mendengar penyiar berita.


"Teknologi lembaga koperasi yang membuat deklarasi ini tidak sampai pada tingkatan Academy City, tapi mereka dipinjamkan sejumlah besar senjata tak berawak terdepan selama Perang Dunia III yang masih digunakan setelah perang demi menjaga perdamaian. Jika senjata ini tidak dikembalikan, mungkin konflik militer dalam skala besar akan pecah dengan Academy City yang membuat senjata di kedua sisi. "



Part 4[edit]


(10 November - Oahu - Hotel International Honolulu – Diambil dari kamera ponsel tamu di lobi)


"Apakah Kau bagian dari GREMLIN !?"


Mikoto mendengar kata-kata itu ketika dia mengejar Kamijou setelah memperhatikan perilakunya yang aneh.


Dia tidak bisa mendengar rincian dari apa yang ia katakan.


Dan tak lama kemudian pembicaraan itu berakhir.


Untuk sementara waktu, Kamijou Touma hanya menatap layar kecil telepon. Dia menatap dengan pandangan kosong. Ekspresi bergairahnya tidak seperti yang biasa terlihat pada biasanya.


Mikoto setengah naluriah menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat, sangat salah.


Dia mengenali ekspresi itu. Misaka Mikoto sempat terbungkus dalam insiden besar yang melibatkan klon. Pikiran dan tubuhnya telah didorong sampai ke batas dan dia telah memutuskan untuk mencoba untuk menghancurkan satu di belakang insiden itu, walaupun dia tahu benar bahwa dia akan hancur. Ekspresi wajah anak itu adalah sama ketika saat itu.


Apa yang anak itu ketahui?


Ke mana ia menuju?


Mikoto tidak tahu detailnya, tapi dia bisa membuat suatu tebakan. Seseorang dengan ekspresi seperti itu tidak memiliki tujuan. Bahkan jika ia memiliki ratusan jalur yang tersebar di depan matanya, masing-masing jalan tersebut hanya akan berujung pada kegagalan dan neraka yang dalam.


Dia berada di persimpangan jalan.


Dia tahu bahwa kesalahan sekecil apapun bisa sangat mengubah jalan yang dituju anak itu.


Tapi ...


"(... Aku masih di sini.)"


Mikoto menekan hatinya yang mengancam untuk memarahinya sambil menuju ke depan.


Dia mengambil satu langkah.


Dia dengan jelas menuju anak itu.


"(Aku tidak akan hanya menonton. Aku tidak akan hanya belajar dari apa yang terjadi setelah semua ini. Aku ada di sini. Aku di tempat di mana aku bisa mengubah kenyataan yang aku lihat di depan mataku !!) "


Bagaimana jika itu terjadi untuk anak itu?


Anak itu telah berdiri di depannya saat kejadian klon ketika dia bertekad untuk menuju ke kehancuran sendirian. Keyakinan hati macam apa yang membuat dia bisa bertahan dan berdiri di bawah tekanan yang bahkan serasa membengkokkan atmosfer seperti itu?


Dia tidak peduli jika dia tidak memikirkan hal yang sama dengannya pada saat itu.


Selama dia bisa membawa bocah itu kembali, dia tidak peduli.


"(Aku meraih tangan si idiot itu dan melakukannya sampai sejauh ini.)"


Dia akan menggapainya.


Dia bisa menggapainya.


"(Aku melakukan itu karena aku ingin dengan adanya kesempatan, aku bisa menyeretnya kembali ke tempat ia berada sebelumnya !!)"


Tapi kemudian anak itu tiba-tiba memindahkan ibu jarinya, mematikan ponselnya.


"... Aku salah," bisiknya.


Suaranya seakan retak. Amplitudo suaranya rendah, sehingga sulit untuk didengar. Namun, kalimat pendek sudah cukup untuk membuat Mikoto merasa seperti kakinya dijahit ke lantai. Kata-kata dari seorang pria yang kalah sudah cukup untuk menusuk melalui pikirannya seperti semacam kutukan.


"Aku salah !! Dia mengatur semuanya dari awal! Mengapa aku tidak melihatnya? Aku punya begitu banyak kesempatan untuk melihat. Semua informasi tentang GREMLIN dan tindakan kita didasarkan pada perintah dari Dawn-Colored Sunlight, jadi mengapa tidak aku memikirkan kemungkinan mereka memiliki beberapa motif tersembunyi !? "


"Dawn-Colored Sunlight...?"


"Birdway. Leivinia Birdway. Dia dan bawahannya menggunakan insiden di sini, di Hawaii. Dia menciptakan konfrontasi antara Academy City dan lembaga koperasi untuk merusak sisi ilmu pengetahuan !! ... Tidak ada jaminan bahwa lembaga koperasi independen yang baru akan mengikuti aturan sisi ilmu pengetahuan. Jika GREMLIN ingin memperoleh teknologi dan kekuatan sisi ilmu pengetahuan, mereka sekarang memiliki kesempatan yang sempurna !! "


Keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan sihir telah hancur.


GREMLIN-lah yang mencabik-cabiknya.


"... Misaka. Aku tidak akan kembali ke Academy City. "Anak itu dengan jelas menyatakan niatnya untuk menginjakkan kaki sekali lagi di dunia yang aneh. "Aku akan menebus kegagalan ini. Aku tidak akan kembali sampai aku melakukannya. Sampai aku menyelesaikan segala sesuatu yang berhubungan dengan hasil mengerikan ini, aku tidak punya hak untuk kembali ke kehidupan normal aku! "


"Ini bukan ..."


Pikiran Mikito yang lumpuh mulai gemetar.


Itu adalah guncangan yang mempengaruhi kekuatan.


"Ini bukanlah kegagalan."


Kali ini, dia berbicara dengan jelas.


Tidak peduli seberapa ia merasa kewalahan, ada sesuatu yang harus dia sangkal.


"Tidak peduli siapa yang memperalat kita, kita masih ... Kau masih melindungi orang di Hawaii dari GREMLIN !! Aku tidak akan membiarkan Kau menyangkal fakta itu. Aku tidak akan membiarkan Kau mengatakan bahwa menyelamatkan orang-orang itu adalah suatu kegagalan !! "


"Diselamatkannya orang-orang itu adalah bagian dari rencana Birdway. Sekarang, jika konflik antara Academy City dan lembaga koperasi semakin berkembang, orang-orang akan diselamatkan pasti merasa bahwa orang lain menjadi terluka karena mereka diselamatkan. Aku tidak bisa membiarkan orang-orang untuk menanggung beban itu. Sebagai salah seorang yang diselamatkan oleh Sunlight Dawn-Colored di Kutub Utara dan diperalat oleh mereka, aku sendiri harus menanggung beban itu !! "


Ada perbedaan antara membuat keputusan dengan kemauan sendiri untuk terlibat dalam suatu masalah dan terlibat dalam suatu masalah dengan hanya kebetulan.


Kali ini, Kamijou Touma telah menjadi salah satu dari orang yang telah membuat keputusan di mulai. Dan dia jelas telah gagal. Itulah sebabnya ia berencana untuk membawa menanggungnya sendirian. Dia akan memastikan mereka yang tidak ada pilihan, tidak akan dituduh sebagai penjahat. Dia akan memastikan bahwa mereka yang diselamatkan di Hawaii tidak akan disebut penyebab semua ini.


Ide itu sendiri mungkin tidak salah.


Mungkin tidak ada sesuatu yang bisa dikalahkan dengan bantahan dadakan.


Dan ...


"... Kalau begitu aku akan menanggung beban itu juga."


"Mi ... saka?"


"Kau mengatakan keputusanmu di sini, di Hawaii adalah salah, tapi aku dari awal sudah bersedia untuk mengikutimu, kan! Kalau sejak pertama aku sudah menolak untuk bertarung di Hawaii, ini mungkin akan berbeda. Dan aku punya kesempatan untuk berbicara dengan gadis Birdway itu, jadi aku juga seharusnya disalahkan karena tidak sama sekali menaruh curiga padanya sejak dulu!! Aku mengabaikan itu semua, jadi aku tidak akan membiarkan Kau menanggung ini sendirian. Hanya karena Kau salah tentang sesuatu tidak berarti Kau harus menanggungnya sendirian !! "

NT Index v03 373.png

Karena itu, Mikoto merasa sedikit lega.


Mungkin sebagian juga karena ekspresi tercengang anak itu.


Mikoto menambahkan satu hal sebagai pukulan akhir.


"Kau dan aku menuju ke jalan yang sama. Jangan lupakan itu. "



Part 5[edit]


(10 November – Oahu – Bandara Internasional Honolulu – Diambil dari kamera dalam sistem game genggam yang ketinggalan di sofa ruang tunggu)


Secara kebetulan, Misaka Mikoto melupakan satu hal.


Dia akhirnya ingat ketika ia merasakan sesuatu di telapak tangannya. Namun, dia menutup tangannya untuk menyembunyikan apa yang ada di sana.


Itu adalah dua cincin.


Itu adalah cincin panah Cupid berpasangan.


Itu terbuat dari titanium sehingga sepasang cincin tersebut dapat diwarnai menggunakan elektrolisis yang akan menciptakan pola yang unik untuk pasangan. Rumor tahayul mengatakan bahwa itu bekerja sebagai jimat untuk mencegah kekasih yang selingkuh.


Sebenarnya, Mikoto tidak percaya fenomena tahayul.


Karena hal-hal aneh terjadi di depan matanya selama Perang Dunia III dan selama peristiwa di Hawaii, dia mengerti bahwa ternyata beberapa hal yang tak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan benar-benar ada di dunia. Namun, bahkan ketika dia melihat itu, dia tidak akan dengan mudah mengidentifikasinya sebagai "Okultisme".


Dan itulah sebabnya, saat ia meletakkan cincin kembali ke sakunya, ada beberapa pertanyaan yang ia bahkan tidak pertimbangkan sebelumnya.


Apa artinya bahwa dia belum memberinya cincin? Sudahkah sesuatu terjadi sehingga membuat dia tidak dapat memberikan bendanya itu ke si jabrik?



Part 6[edit]


(10 November - Oahu – Hotel Internasional Honolulu – Diambil dari kamera tablet di meja yang digunakan untuk menempatkan pesanan di ruang tunggu)


Kamijou Touma akhirnya diseret di sekitar bandara oleh Mikoto.


Sejujurnya, Kamijou bersyukur atas apa yang dikatakan Mikoto.


Namun, ia memiliki pemikiran berikut.


Aku tidak bisa membiarkan seseorang yang akan terlibat sejauh ini untukku sehingga dia terjebak dalam semua masalah ini.


Aku benar-benar perlu untuk menyelesaikan ini sendirian.


Beberapa puluh sentimeter.


Sebuah tindakan kecil tidak dilakukan.


Itu semua yang dibutuhkan masa depannya untuk berubah.



Part 7[edit]


(10 November - Oahu - Diamond Beach – Toko Ponsel – Diambil dari kamera dalam ponsel di toko counter)


Amerika telah menyederhanakan bisnis ponsel lebih jauh daripada di Jepang, sehingga toko dipenuhi dengan model prabayar. Beberapa ponsel contoh berbaris pada toko yang terbuka. Seorang gadis dengan menggunakan jari telunjuknya memainkan beberapa contoh smartphone.


Sering kali contoh ponsel hanyalah benda palsu, tapi bisa menguji bagaimana rasanya menggunakan adalah salah satu nilai jual utama untuk smartphone itu. Mungkin ada beberapa hal yang sulit untuk dibayangkan hanya dengan mendengar penjelasan si sales.


Gadis itu memiliki rambut perak dan kulit coklat.


Dia mengenakan overall langsung di atas kulitnya yang telanjang dan memakai kacamata. [overall di sini artinya adalah pakaian yang terbuat dari bahan celana jeans, tanpa lengan, terhubung bagian atasnya dan celana panjangnya, yang biasanya dipakai sebagai pelapis oleh tungkang cat, Wikipedia Bebas]


"Benda ini menyenangkan, tapi aku tidak yakin kesenangan sudah cukup untuk menjamin seseorang untuk membeli ponsel bekas ..."


"Ini bukan hanya ponsel biasa. Kau dapat menganggap itu sebagai terminal internet kecil. Membawa komputer di sepanjang waktu sungguh merepotkan, bukan? "


"Meskipun bentuknya cukup kecil."


"Ini hal yang sama seperti AC, telepon seluler, dan toserba. Kau tidak akan merindukan benda-benda itu ketika Kau tidak pernah menggunakannya, tetapi sekali Kau mulai menggunakannya, Kau tidak bisa hidup tanpanya. Sebuah smartphone adalah salah satu dari barang-barang yang bisa mempermudah hidupmu. "


"... Kau membuatnya terdengar seperti aku akan lebih baik jika terus menggunakannya tanpa jauh darinya. Kedengarannya seperti sesuatu yang mirip dengan obat PSA. " [PSA adalah kependekan dari Prostate-specific antigen, yaitu semacam enzim yang diproduksi ketika seorang pria melakukan ejakulkasi. Bersamaan dengan sperma, enzim ini dilepaskan ketika horny dan memberikan efek tenang dan nyaman bagi pikiran pria.]


Gadis cokelat dan petugas terus bertukar pendapat normal yang bisanya dilakukan seorang sales dan calon pembeli.


Gadis itu kemudian membuat menggesek-gesekkan slide tampilan smartphone itu dengan jarinya dan tertarik oleh beberapa aplikasi yang terdapat di sana.


"Hehh. Kau dapat memunculkan peta. "


"Kau bisa melakukan apa saja. Jika Kau tersesat bersama benda ini, maka seharusnya ada yang tidak beres dengan otakmu. " Suatu sindiran yang agak kasar memang.


"Sangat menakjubkan bahwa sebuah perangkat kecil ini dapat terhubung dengan satelit di ruang angkasa," kata gadis itu saat ia berulang kali mengusap jari telunjuknya di peta.


Dan kemudian sesuatu yang aneh terjadi.


Layar peta secara tiba-tiba kabur dan ketika petugas mencoba untuk memperbaikinya, layar demi layar tidak kunjung muncul. Itu bukan kerusakan biasa. Beberapa jenis kode yang berbeda telah ditulis ulang ke dalam perangkatnya.


"Oke, jika ini perangkat berteknologi tinggi, mungkin aku bisa menghubungkannya dengan benda spiritualku. Dan menggunakan emas dalam chip-nya. "


"Apa yang kau?"


"Siapkan dirimu," kata gadis itu perlahan sembari cahaya putih cemerlang jatuh dari langit.


Itu menghantam beberapa kilometer jauhnya, tapi gelombang kejut menyerang mereka seperti dari serangan petir. Atap terbuka toko itu tertiup angin dan menabrak pohon-pohon palem. Petugas itu terguling, tapi bukannya takut, ekspresinya seperti seseorang yang dihadapkan dengan kesulitan.


"Aku akan mengambil ini."


"Hah? ... Hah? "


"Aku bilang aku akan mengambilnya. Oh, dan aku tidak perlu kontrak. Aku telah mengubah pengaturan sehingga aku dapat menggunakannya tanpa itu. "


Pada saat itu, suara bernada tinggi seperti kristal disambar terdengar.


Gadis cokelat menoleh untuk melihat objek yang tidak wajar mendekat. Itu tampak seperti drum Yang terbuat dari batu hitam.


Tidak mungkin ada orang lain di sana yang menyadari bahwa itu adalah hasil dari renovasi tubuh manusia.


Gadis cokelat berbicara dengan ringan seolah-olah berbicara kepada teman masa kecilnya.


"Hei, kau benar-benar dimanjakan, bukan? Jika Kau terus mengikuti aku seperti ini, “kelelahan Dvergr tertentu” mungkin hanya perlu duduk dan menyerahkan semuanya padamu. "


Tanpa menunggu persetujuan darinya, gadis cokelat duduk di atas drum.


Dia segera menempatkan jarinya ke layar smartphone dan mulai mengoperasikannya dengan ekspresi gembira. Tindakan seseorang setelah mendapatkan benda baru seperti itu adalah serta-merta sama seperti seorang anak kecil yang memperoleh mainan baru.


Namun, apa yang dia katakan setelah dia membuat panggilan pertamanya dengan menggunakan ponsel barunya itu, jelas bukan suatu hal yang normal.


"Hei. Saronia A. Irivika telah gagal. Seperti yang diharapkan. Sekarang, mereka mungkin bernapas lega atas selamatnya Amerika Serikat. Tak satu pun dari mereka akan membayangkan bahwa kita mencapai tujuan kita ketika Kilauea meletus, " bisik gadis coklat dengan senyuman. Dia lebih tampak berbicara sendirian daripada menghubungi seseoran dengan ponsel barunya. "Kau akan berpikir bahwa mereka akan merasa aneh. Trigger seharusnya menyebabkan letusan buatan di Kilauea, tetapi jenis lavanya berubah juga. Biasanya, lava tebal seharusnya dimuntahkan, tapi untuk beberapa alasan abu vulkanik halus keluar sebagai gantinya. Biasanya, Kau akan berpikir ada beberapa trik lain yang mengganggunya, bukankah demikian? "


"Bagaimana dengan output-nya?"


"Masih dalam tingkat yang dapat diterima kurasa. Sejauh apa yang bisa dilakukan oleh suatu reactor alami, itu berada di atas Islandia. Energi yang diperlukan diekstraksi dan dipadatkan, jadi urusan kita sudah selesai di sini. Aku kira Kau bisa mengatakan tahap 1 selesai. "


"Ini adalah proses yang panjang."


"Fakta bahwa aku yang dipanggil untuk bergabung, jelas berarti bahwa ini tak akan mudah. Lagi pula, bagaimana dengan blue-print-nya? "


"Aku mendapat laporan dari Valkyrie alami ... Brunhild Eiktobel kan? Tampaknya hanya sepucuk tombak, tetapi jika dia bisa menggunakannya, maka semuanya akan jelas. "


"Aku paham. Maka mari kita lakukan ini. " seringai si gadis cokelat. "Kita memiliki jalur yang mantap untuk Gungnir, Odin. "


"Ya, Dvergr."


Gadis itu mengakhiri panggilan dengan ketukan jari telunjuknya dan silinder hitam tempat dia duduk mulai berputar-putar.


"Hentikan itu. Betapa tak sopan. Aku tidak berat. Selanjutnya kita perlu berpikir tentang apa yang harus dilakukan kepada lembaga koperasi Academy City yang telah memisahkan diri. ... Hm? "


Gadis coklat tiba-tiba mendongak karena dia melihat seorang penyihir penuh luka mendekat.


"Umm, siapa kamu?"


"... Cendrillon ..."


"Hm ...? Oh, benar, benar. Aku ingat sekarang! Kau penyihir Perancis yang dengan mudah dikalahkan di bandara. Apa yang terjadi padamu setelah itu? Aku pikir kepalamu sudah pecah. "


"Aku berhasil melarikan diri selama semua kebingungan saat Kilauea meletus dan Trident menyerang. tapi yang lebih penting ... " Dia meludahkan beberapa darah. "Untuk apa semua hal itu?"


"Untuk apa semua itu?"


"Semua hal tentang gagalnya rencana yang sudah disekenariokan, Kilauea sebagai reaktor, dan Gungnir !!"


"Kau tidak tahu tentang semua itu karena kami tidak pernah bilang."


"Bukankah kita mencoba menjatuhkan Amerika dengan menggunakan Trident untuk memutar keseimbangan antara sisi sihir dan sisi ilmu pengetahun…..dan menjadikan Amerika Serikat sebagai negeri ber-teokrasi !? "


"Tentu saja tidak," kata gadis coklat yang masih duduk di atas silinder. "Bahkan, GREMLIN bukanlah kumpulan pecundang dalam perang itu. "


Sesaat, pikiran Cendrillon itu benar-benar kosong.


Sementara itu, gadis cokelat terus berbicara.


"Aku tidak akan menyangkal bahwa kita diciptakan oleh perang itu, tapi tujuan kita terletak di tempat lain. Ampun deh, kalian semua hanyalah pekerja sementara. Kita tidak ingin kehilangan salah satu anggota yang sebenarnya, tapi ini tidak bisa diselesaikan tanpa beberapa pengorbanan. Cara termudah untuk mewujudkan ini semua adalah dengan mendapatkan beberapa rekrutan dan mengatakan apa saja yang bisa membuat mereka bergabung dengan kita. Cara itu benar-benar bekerja dengan baik. Itu adala bagaimana cara kita mendapatkan Trident, Saronia, dan Kau. Kau berhasil berkontribusi terhadap organisasi, jadi Kau boleh bangga dalam hal itu. "

NT Index v03 383.png

"Kau…..Sialan….. !!"


Menggunakan sihirnya yang memberinya kecepatan luar biasa, Cendrillon mencoba untuk mendapatkan si gadis coklat.


Gadis coklat turun dari silinder seolah-olah dia telah jatuh ke belakang pada saat yang sama waktu bunga api putih kebiruan tersebar dari depan silinder.


"Gyah !?"


Itu dengan cepat menembus tubuh Cendrillon, membuatnya jatuh ke bawah.


Gadis cokelat mengangkat bagian atas tubuhnya dari tanah dan berkata, "Ayo sekarang. Jika Kau mengajak berkelahi seseorang dengan pertarungan menggunakan proyektil, maka pertama-tama Kau perlu mencari pelindung. Kau bahkan tidak bisa mendekati metode untuk mengalahkan Mjolnir, ciptaanku yang berharga. Output kita cukup besar untuk memanggang ular yang melilit seluruh dunia. Aku tidak akan mengatakan bahwa otak adalah segalanya ketika kau berurusan dengan sihir, tetapi jika Kau mengalami kesulitan dengan perhitungan, Kau seharusnya tidak berada di lini depan. "


Sementara menyeringai, ia menempatkan tangannya ke sisi terbuka overall dan mengeluarkan beberapa alat.


Dia punya palu, obeng, gergaji, bor tangan, pengasah, talenan, dan lain-lain.


Selain fakta bahwa semua peralatan itu terbuat dari emas, tidak akan mengejutkan jikalau menemukan salah satu dari benda-benda itu di toko perangkat keras.


"Nah, Marian Slingeneyer, salah satu Dvergr yang sangat langka, memiliki pertanyaan untuk Cendrillon, mantan penyihir elit Perancis yang tidak hanya pecundang tetapi juga mulai suka mengeluh dan menjadi cukup menjengkelkan, " kata gadis cokelat saat ia mengambil alat-alat yang pasti tidak terlihat seperti benda-benda yang bisa mengubah bentuk manusia, yang berbaris di atas silinder "manusia". "Kamu akan kehilangan bentukmu saat ini. Sembari masih hidup, kau lebih suka direnovasi menjadi bentuk benda apa, meja apa lemari? "



Part 8[edit]


(10 November - Oahu - Bandara Internasional New Honolulu – Diambil dari kamera pintu masuk gerbang keamanan)


Leivinia Birdway datang ke bandara.


Salah satu dari banyak bawahannya yang mengenakan setelan hitam, Mark Space, dengan lembut berbicara kepadanya.


"Apakah meninggalkannya benar-benar merupakan cara yang terbaik?"


"Mengingat apa yang aku lakukan, itu wajar baginya untuk mengkritik aku."


"Aku pikir Kau harus mengatakan kepadanya niatmu yang sebenarnya."


"Bagaimana bisa itu membantu?" Birdway tersenyum dengan sinis. "Jadi kau bilang agar aku mengatakan kepadanya bahwa kita tidak akan dapat melihat sepenuhnya organisasi hanya dengan mengalahkan Saronia A Irivika, yang merupakan hal penting untuk membawa para penyihir lebih dekat ke pusat GREMLIN, dan untuk melakukan itu kita perlu untuk membagi sisi ilmu pengetahuan menjadi setengah kemudian membuat lembaga koperasi sebagai umpan? "


"Ini merupakan metode yang efektif. GREMLIN akan terus bertindak selama aktifitasnya itu bisa membawa aspek sisi ilmu pengetahuan kepada pembangunan sihir. Tidak akan mudah bagi mereka untuk menemukan sebuah organisasi yang cukup besar untuk menggantikan Trident dan si Ratu Media Amerika. Dan kelompok lembaga koperasi memiliki senjata tak berawak dari Academy City. Tujuan tertinggi GREMLIN mungkin belumlah jelas, tetapi jika mereka membutuhkan campur tangan kekuatan ilmiah untuk mencapainya, tidak ada umpan yang bisa lebih menggoda dari ini. "


"Tapi itu bukanlah hal yang pasti. Jika mereka mencurigainya sebagai perangkap, maka itu semua akan sia-sia. "


"Bahkan jika mereka mencurigainya sebagai perangkap, mereka akan mengambil tindakan berdasarkan kecurigaan itu. GREMLIN menginginkan struktur anti-Academy City untuk berada di pihak mereka. Mereka tidak ingin diganggu oleh kelompok lembaga koperasi yang bisa mengganggu dan merusak pengaruh keseimbangannya. Apakah mereka saling bekerja ataukah malah saling bermusuhan, tindakan berikutnya dari GREMLIN pastilah akan tertuju pada kumpulan lembaga koperasi. Itu berarti sama saja mereka berfungsi sebagai umpan. "


"Jadi kau mengatakan bahwa tindakan kita adil? Jangan bodoh, " kata Birdway tanpa ragu-ragu. "Apa pun alasannya, kita mengarahkan ke-dua puluh tujuh lembaga koperasi untuk meninggalkan Academy City dan menyimpang dari sisi yang melindungi dunia. "


"..."


"Mereka mungkin sudah memiliki keinginan tersebut dalam hati, tapi akulah orang yang dengan sengaja menarik keinginan itu keluar. Mereka sekarang akan dikritik oleh orang lain sebagai pihak-pihak yang menghancurkan perdamaian dunia dan jika mereka langsung menyerang, akan ada banyak korban. Dan mungkin tidak hanya berakhir di sana. Aku hanya tidak melihat itu sebagai sesuatu yang bisa dibilang adil. "


Birdway berhenti sejenak pada saat itu.


Seolah-olah ia mengatur kembali posisi di mana ia berdiri.


"Aku tidak ingat pernah mengatakan bahwa aku berdiri di sisi keadilan, bocah."



Kata Penutup[edit]


Bagi mereka yang telah membeli volume satu per satu: selamat datang kembali. Bagi mereka yang membeli semuanya sekaligus: selamat datang.


Ini adalah Kamachi Kazuma.


New Testament telah mencapai volume yang ketiga! Latar untuk buku ini adalah Kepulauan Hawaii. Aku meletakkan sedikit pembatasan pada bagaimana berbagai hal disajikan, tapi semua diperlukan untuk menyelaraskan dengan beberapa tipuan yang terjadi di dalam ceritanya.


Kata kunci okultisme adalah orang yang mengendalikan sihir.


Namun, seperti yang juga ditunjukkan dalam volume ini, aku tidak berpikir ini adalah jenis okultisme yang akan membuat investigasi menjadi suatu hal yang sangat menyusahkan. Bahkan jika seseorang bertindak sesuai dengan petunjuk pengguna mantra, tidak jelas apakah itu sebenarnya adalah okultisme atau tipuan dari perencanaan bersama-sama sebelumnya. Masalah ini mungkin mirip dengan pertanyaan apakah anjing yang jenius benar-benar melakukan perhitungan dalam kepalanya ketika ditanyai tentang angka.


Karena aku berurusan dengan sisa-sisa yang ditinggalkan oleh Perang Dunia III, aku tentu saja menyertakan Rusia lagi. Dan itu berarti aku harus melibatkan Gereja Ortodoks Rusia, sehingga aku menggunakan peri. Namun, aku rasa sesuatu seperti Lorelei adalah terlalu terang-terangan, jadi aku melakukan beberapa penelitian untuk melihat apakah ada hal yang bisa lebih dialihkan. Apa yang aku temukan adalah Leshy. Seperti banyak peri lainnya, Leshy memiliki sisi menakutkan yaitu tidak ragu-ragu untuk membunuh, tetapi memiliki sedikit pesona juga.


Dan tentu saja Cendrillon menggunakan metode yang sama seperti Vasilisa dari Gereja Ortodoks Rusia, jadi aku kira Kau dapat memeriksanya juga.


Kita telah benar-benar mulai menggunakan Imagine Breaker sebagai penanggulangan sekarang.


Aku pikir Kau akan dapat merasakan nuansa yang berbeda bagi mereka yang muncul pada akhir cerita daripada mereka yang tersisa dari perang di Rusia.


Aku mengucapkan terima kasih aku kepada ilustratorku, Haimura-san, dan editorku, Miki-san. Cerita ini mungkin merepotkan karena memiliki begitu banyak tokoh di dalamnya. Aku benar-benar bersyukur bahwa mereka telah cocok denganku sejauh ini.


Aku juga mengucapkan terima kasih kepada semua pembaca. Ini semua berkat kalian semua sehingga aku diizinkan untuk menulis cerita-cerita yang merepotkan ini. Aku benar-benar bersyukur.


Ini adalah waktu untuk menutup halaman sambil berdoa bahwa halaman buku berikutnya akan dibuka.


Dan aku membaringkan penaku untuk saat ini.


Nama Dewa Sihir akhirnya muncul.


-Kamachi Kazuma