High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 16 Life.0

From Baka-Tsuki
Revision as of 04:35, 17 December 2013 by Ravelive (talk | contribs) (Created page with "==Life.0== Kediaman Hyoudou telah mengalami renovasi menjadi rumah mewah dengan 6 lantai keatas dan 3 lantai kebawah. Yah, sejak disini terdapat banyak kamar ditiap lantain...")
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Jump to: navigation, search

Life.0

Kediaman Hyoudou telah mengalami renovasi menjadi rumah mewah dengan 6 lantai keatas dan 3 lantai kebawah.


Yah, sejak disini terdapat banyak kamar ditiap lantainya, jadi masih banyak tempat kosong jika ada orang yang datang untuk tinggal disini.


Salah satu dari kamar itu, aku-Hyoudou Issei, berada didalamnya!


Didalam kamar ini pada dasarnya tidak terdapat apa-apa, satu-satunya orang yang berdiri didepan laptop yang diletakkan diatas lantai adalah Xenovia.


Semuanya baik-baik saja sampai Asia dan Irina memintaku untuk datang kekamar ini dengan berkata “Bisakah kamu masuk kesini bersama kita sebentar?”, Tapi mereka langsung mengunci pintu sesaat Aku melangkahkan kaki disini dan aku sekarang mendapati diriku terkunci didalam.


Sambil membiarkan Asia dan Irina yang menunjukan ekspresi dimana mereka seperti merasa bersalah, Xenovia mengatakan ini kepadaku.


“Hey, Ise. Senang kamu mau datang ke dalam sini. Ini ada sesuatu yang ingin aku tunjukan padamu hari ini Ise.”


“Se-sesuatu yang ingin kau tunjukan kepadaku…?”


Aku bertanya sambil merasakan hal ini mencurigakan.


Aku tak tahu mengapa, tapi untuk alasan tertentu Xenovia menatapku dengan matanya berkilau-kilau. Aku tak bisa berbuat apa-apa selain bersiap-siap untuk apa yang akan terjadi semenjak Xenovia biasanya membawa sesuatu yang tidak baik ketika ia dalam kondisi seperti itu.


Xenovia menganggukkan kepalanya sekali, dan kemudian mengeluarkan sesuatu yang dia sembunyikan dibelakangnya.


-Itu adalah kotak video game.


“Yeah, Aku dapatkan ini “Eroge”* setelah bertanya pada Kiryuu.” (*Game Porno)


Kotak permainan yang Xenovia bawa adalah…Tampilan depannya adalah Gadis Erotis yang sedang membusungkan badannya maju kedepan! Yeah, apapun itu yang aku lihat, itu benar-benar sebuah “Eroge”!


Xenovia menunjukannya kepadaku dengan sangat gembira.


“Dan judul permainan ini adalah “Biarawati Fallen Angel ~Diantara Batas keyakinan dan nafsu~”! seperti yang digambarkan oleh judulnya, sepertinya “Eroge” ini melibatkan dirimu untuk mempermalukan biarawati yang sangat berbakti. Ya ampun, inilah kenapa Jepang itu tidak-beragama. Biarawati adalah pelayan Tuhan yang harus kamu jadikan panutan.”


Kali ini dia menyemburkan ketidakpenghargaan terhadap Jepang sambil melihat kotak permainan itu…


Aku bertanya kepadanya sambil membuat mataku setengah menutup.


“…A-Aku mengerti. ….Jadi,kenapa aku harus dikurung diruangan ini dan mengharuskan diriku melihat sesuatu seperti itu? A-apakah kau berencana untuk memainkannya dengan semua orang….?”


Ini hal yang tidak dapat ditolong jika aku mencapai pada sebuah kesimpulan seperti itu.


Sebelumnya, Anak-anak perempuan ini bermain Eroge yang dibeli oleh Xenovia, Asia, dan Irina didepanku dan itu adalah suatu hal yang sangat sulit ditahan oleh anak laki-laki sepertiku…


Bahkan disaat itu–


“Hey, Ise. Apa maksudnya ini?”


“Ara Ara, ya ampun, Ise-kun, jadi kamu sangat menyukai hal yang beginian.”


“Kyaa! …Ise-san, jadi kau mengidamkan hal beginian juga!”


“Yeah, Ini benar-benar berguna. Jadi memang banyak teknik dan langkah-langkah untuk membuat anak.”


“Aku akan jatuh! Aku, Aku akan jatuh jika aku terus melihat sesuatu seperti iniiiii! Ta-tapi, Aku yakin harus melihatnya~!”


“….Ini memang erotis. Tapi ini, Aku yakin ini pasti ada juga jalan rahasianya. Jika aku benar, sekali kau menyelesaikan pemainan ini dengan beberapa karakter, pasti ada suatu pilihan baru yang muncul selama permainan-”


Anak-anak perempuan ini melengkapi semua rute dan menyelesaikan setiap ending cerita dari eroge itu sembari merasa malu, tetapi mereka tetap saja mencermatinya.


…Kau tau, permainan erotis adalah sesuatu yang dimainkan anak laki-laki ditengah malam sambil menyeringai,kan? Tapi memainkannya dengan sekumpulan anak perempuan cantik itu…. Aku yakin ini lebih berat daripada menonton video porno dengan pacarmu!


Y-Yah, mungkin Aku bisa menonton video prono dengan pacarku… …Ah, Aku teringat Aku menontonnya sembari Rias menanyaiku pertanyaan sewaktu dia menemukan koleksi rahasiaku. Itu… pastinya susah sekali untuk ditahaaaaan!


Aku mulai teringat pengalaman masa laluku.


Tanpa menyadari kalau aku sedang mengingat hal itu, Xenovia mengangguk kegirangan.


“Seperti yang kuduga dari Ise. Ini membuat segalanya mudah. Aku berpikir untuk mencari tentang hal ini dengan memainkan ini bersamamu dan kita bertiga. Aku dapat menyimpulkan kalau ini adalah kesempatan kita ketika Rias-buchou tidak ada disini karena pekerjaannya!”


…Aku tahu itu.


Aku menundukan kepalaku ditempat. Kenapa kamu melibatkanku pada hal ini!? Bermainlah cukup dengan kalian bertiga saja! Aku tidak dapat bermain eroge bersama kalian semua akibat rasa malu! Dan itu yang terjadi ketika kalian anak perempuan menanyaiku bagaimana pendapatku tentang itu,kan!? Tidak, Ini tidak bisa!


“Permainan eroge adalah wilayah yang belum dijelajahi anak laki-laki, tau!? Biarkan aku memainkannya sendiri!”


Aku bersikap demikian! Akan tetapi, Xenovia terlihat murung dan mengatakan ini.


“Belakangan, kita telah ketinggalan jauh dari Rias-buchou dan Akeno-fukubuchou. Tembok diantara mereka dan kita sungguh tebal, dan kita mulai merasa kalau jalan kita untuk menggapaimu semakin jauh. Lalu kita memutuskan kalau kita bertiga akan bersatu dan maju untuk memastikan kalau kita dapat menggapaimu, Ise! benarkan, Asia, Irina?”


Asia yang ditanyai menjawab ini sambil sedikit ragu-ragu.


“Aku, Aku……..tidak masalah selama Aku bisa berbicara dengan Ise-san sambil bersenang-senang…”


Irina juga melanjutkan setelah mukanya terlihat memerah.


“Aku juga sama seperti dia sejak Aku hanya ingin bersenang-senang sembari meminum teh dan berbagi pengalaman masa lalu~kiranya semacam itu.”


Seperti biasanya, mereka berdua memiliki sisi lugu yang kuat. Akan tetapi, Xenovia menguatkan suaranya!


“Naif, kalian berdua! Karena kalian berdua bersikap seperti itu, kita tidak bisa mengejar mereka berdua yang lebih tua dan selalu berakhir dengan direbut oleh yang muda seperti Koneko dan Ravel! Kalian berdua menyadari kalau Koneko melamarnya? Aku bahkan mendengar kalau Ravel membuat janji dengan Ise terkait masa depan mereka. Terutama Ravel yang mulai selalu berdiri disampingnya setiap saat.”


Setelah tes kenaikan pangkat, Aku mendapat lamaran dari Koneko-chan… Biarpun kupikir aku memberinya jawaban yang samar-samar dimana aku mengatakan padanya “Begitu kamu besar”, Koneko-chan terlihat sangat senang.


Jika Koneko-chan tumbuh seperti Kuroka itu… Itu pastinya akan sangat indah!


Dan, dengan Ravel…. Aku berjanji padanya kalau ia akan menjadi manajerku dimasa depan… Y-Yah, memang benar kalau aku ingin dia tinggal disampingku selamanya, dan Aku juga ingin menjaganya.


Xenovia hari ini menjadi seperti itu daripada biasanya. Lalu Irina mengatakan ini padanya.


“Untuk bermain game mesum dengan Ise-kun… Seperti yang kupikirkan, Ini tidak sehat! Aku yakin pasti ada jalan lain untuk memperkuat hubungan kita dengan Ise-kun!”


Ya Ya, Apa yang Irina katakan itu benar!


Akan tetapi, Xenovia mengatakan ini sambil menunjukan matanya bersinar tajam.


“Seperti yang kau katakan, Irina, tapi Aku tahu tentang itu, kau tau?”


“A-Apa maksud dari pembicaraanmu itu…?”


Kepada Irina yang menelan air liurnya, Xenovia menunjukan senyum tanpa takut.


“Fufu, sepertinya kau menanyakan hal itu di Surga. -Metode untuk tidak jatuh sembari melewati garis batas dengan Iblis. Aku dengar Michael-sama juga memperhatikan hal ini dan berpikir kalau ini amatlah berat untukmu.”


Mendengar itu, Telinga Irina menjadi merah saat itu juga.


“Aku, Aku, Aku, Aku!”


Suara Irina semakin meninggi! Jadi Irina bertanya hal macam itu di Surga! Dan Michael-sama juga menyetujui itu dan mencarikan jalan untuknya, hah!


Asia terkejut mendengar hal itu.


“Ja-Jadi Irina-san telah berpikir jauh kedepan! Hauu, Aku tak pernah berpikir kalau aku bakal jadi yang terakhir!”


Xenovia kemudian melanjutkan setelahnya.


“Itu benar, Asia. Irina telah berpikir untuk membuat anak. Kenyataanya adalah, semua orang putus asa mengasah dirinya sendiri lebih jauh. Bahkan membidik lebih jauh dengan menggunakan “eroge” seperti ini!”


Segera setelah ia mengetahui itu, Asia juga memperlihatkan ekspresi kebulatan tekatnya.


“Aku mengerti! Aku juga akan memulai penelitianku dengan bermain “eroge”! Aku tidak akan kalah oleh Rias-oneesama, Akeno-san, Xenovia-san, dan Irina-san! Tentu saja ini termasuk Koneko-chan dan Ravel-san!”


“Seperti yang diduga dari Asia. Sepertinya temanku ini mempunyai mental yang kuat.”


Xenovia juga gembira melihat kebulatan tekat temannya.


….. Aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali berpikir kalau ada yang salah disini! Untuk siswi SMU berbicara soal membuat anak dengan bermain sebuah “eroge” sebelumnya! Apakah ini tidak apa-apa, kalian semua!?


Tatapan Xenovia mengarah pada Irina.


“Apa yang akan kau lakukan, Irina? Apakah kau hanya akan berdiri disana dan melihat sambil menggigit jarimu? Akankah orang yang mengproklamirkan-sendiri sebagai teman kecil mengakhiri perannya dengan diam sebagai orang yang mengproklamirkan-sendiri sebagai anak perempuan? Kiryuu mengatakan kalau tidak ada lawan jenis yang bisa lebih dekat ke anak laki-laki daripada orang lain, tapi karena mereka terlalu dekat maka hubungannya tidak akan berjalan jauh. Fufufu, dalam kondisi ini, itu pastinya akan berakhir seperti ini.”


Kata-kata “mengproklamirkan-sendiri” itu pada dasarnya seperti hal tabu bagi Irina, jadi ia tiba-tiba menggembungkan pipinya dan mulai mengeluarkan kata-kata kekecewaan.


“Ya ampun! Xenovia, akhir-akhir ini kau kebanyakan memanggilku “mengproklamirkan-sendiri” ini dan “mengproklamirkan-sendiri” itu! Aku ini beneran teman kecil Ise-kun dan seorang Malaikat!”


“Kau benar, kau memang teman kecil malaikat yang memproklamirkannya-sendiri.”


“Jangan menggabungkan kata-kata itu bersamaan! Baiklah! Aku juga akan bermain “eroge” dan membuat Ise-kun mengakui kalau aku adalah teman kecilnya!”


Haduuhh, bahkan Irina akhirnya terpengaruh oleh Xenovia.


Sejak Trio-Gereja menerima ajarannya sebagai pengikut Tuhan dari awal usia, mereka sangat tidak peduli tentang bagaimana lingkungan bekerja. Itulah mengapa mereka memanas kepada sesuatu yang mungkin tidak bisa dimengerti dan berakhir dengan membentuk kesatuan seperti ini.


…….Ini melukaiku sejak Asia mulai berjalan menuju arah yang sedikit aneh setelah ia mulai berteman dengan Xenovia dan Irina! Hmm, mungkin aku perlu berbicara dengannya mengenai cara berinteraksi dengan orang lain nanti….. Asiaku….. Asiaku!


Ketika aku mulai risau terhadap masa depan Asia, Xenovia melepaskan pakaiannya.


Xenovia mengatakan ini kepada Asia dan Irina sambil membiarkan Branya terlihat.


“Ngomong-ngomong, apakah kalian tau ini? Rupanya kalian harus bermain “eroge” sambil telanjang bulat. Ini juga informasi yang aku dapat dari Kiryuu.”


–!


O-omong kosong macam apa yang Kiryuu katakan kepada anak ini!? Bermain eroge sambil telanjang bulat!? Tidak, Aku tentunya mendengar tentang bermain sambil telanjang bulat! ada juga saat aku pernah berpikir untuk melakukannya!


Tapi untuk anak perempuan bermain eroge sambil telanjang bulat! Ayo hentikan ini! Apapun ituuuuu!


Asia juga terkaget akan kata-kata Xenovia.


“Tapi kita tidak pernah melakukan seperti itu ketika kita memainkannya bersama-sama dengan yang lain terakhir kali!?”


“Asia, itu terjadi karena kita kurang informasi waktu itu. Mungkin alasan kenapa Ise tidak asik memainkannya dengan kita adalah karena kita tidak telanjang. Dikatakan awal mula dari sisi keindahan adalah perasaan akan keindahan oleh orang jepang.”


Kau salah! Sisi Keindahan seperti itu tidak pernah ada di Jepang!


Irina mulai gemetar setelah mendengar kata-kata Xenovia.


“B-benarkah itu!?……O-Oke! Ini semua demi membuat kalian menarik kata-kata yang memanggilku sebagai orang yang mengaku-sendiri! Aku akan mulai melepas baju!”


Mungkin karena dia telah melampauinya, jadi Irina melepaskan pakaian dan roknya tanpa berpikir dua kali!


“Seperti yang diduga dari Irina, Kau menjadi sangat pasti di saat paling akhir. Lalu sekarang, apa yang akan kau lakukan, Asia?”


Xenovia bertanya kepada Asia sembari melepas kait branya dan memperlihatkan payudaranya yang besar.


“Hauu! A-Aku tidak akan kalah juga!”


Bahkan Asia mulai melepas pakaian!


Mereka bertiga melepas pakaiannya didepanku dan sekarang dalam kondisi dimana mereka baru lahir!


“Ayo cepat, kau lepas juga pakaianmu Ise.”


Xenovia mendatangiku dengan sangat cepat melepas pakaianku langsung! Mungkin itu karena dia adalah prajurit, jadi tangannya bergerak sangat cepat!


“Hiyaaaaaaaa!”


Aku mulai berteriak seperti anak perempuan! Itu karena aku ditelanjangi oleh anak perempuan!


Aku mengatakan ini sambil mati-matian melindungi celanaku untuk tidak dilepas!


“Ti-Tidak, melakukan permainan itu sambil telanjang! Aku bisa paham hal macam itu, tapi itu adalah sesuatu yang dilakukan laki-laki sendirian–”


Irina membuat gerakan dimana dia memegangiku dari belakang dan menempelkan dirinya sendiri dipunggungku! Sensasi lembut seorang Malaikat mulai menyembuhkan seluruh tubuhku!


“Aku tidak akan membiarkan Ise-kun sendirian! Aku akan bersamamu!”


O-oppainya semakin menekan kepunggungku….. jadi Aku tidak bisa menahan diriku lebih lama! Irina, Payudara luarbiasa seperti apa yang kau miliki itu!?


Orang yang mulai memegang tangan kananku adalah Asia! Untuk Asia yang masih dalah tahap pertumbuhan, dia mendapati tubuhnya menjadi seorang wanita dewasa tiap berganti hari….. jadi payudaranya menguat dalam artian elastis, kelembutan, dan hal lain seperti sensasi!


“Ya! Tidak perlu bermain “eroge” sendirian!”


Sambil Asia dan Irina menarikku, mereka membuatku duduk didepan laptop yang diletakan diatas lantai.


……Xenovia mulai memelukku dari belakang. Ini mungkin memastikan agar aku tidak lari.


……P-Payudara Xenovia dipunggungku….!miliknya juga sebesar Irina, jadi Aku tidak bisa menahan sensasi itu! Tidak seperti punya Irina yang kenyal, Aku pikir miliknya bisa dibilang penuh dengan substansi erotis, dan bagaimana aku mengatakannya, itu adalah sensasi elastis segar!


Xenovia memegang tanganku dari belakangku dan membuatku memegang mouse.


“Baiklah. Ise, kau tau cara menginstallnya,kan?”


“I-Iya, Aku tau….!”


Aku memasukan disknya kedalam BD/DVD drive dan mulai menginstallnya. …..Waktu dimana kita menunggu sampai itu terinstall terasa seperti tak berakhir.


Itu karena Asia dan Irina duduk disampingku dengan membuat tubuhnya menyentuhku sedangkan Xenovia membuat dirinya menempel dipunggungku…… Aku bisa meresakan detak jantung dan nafas Xenovia dengan punggungku, jadi aku dapat merasakan perasaaan yang tidak dapat dijelaskan ini mengalir diseluruh tubuhku!


Menginstallpun selesai, jadi Aku bertanya kepada mereka sekali lagi.


“……Baiklah, sudah selesai. Kalian bisa bermain ini kapanpun.”


“Kalau begitu ayo mulai.”


Xenovia menunjukan mukanya dari pundakku.


“Kau berencana untuk menonton dari situ?”


“Iya, ini adalah tempat duduk spesial. ….Tapi, bagaimana aku melakukannya.”


sambil meletakan mukanya di pundakku, Xenovia membuat ekspresi penuh dengan suka cita. Ini benar-benar kesempatan langka untuk melihatnya membuat wajah seperti itu! Aku tidak mau mengakuinya tapi dia terlihat manis!


“…..Ise….. punggung laki-laki, kulitmu terasanya nyaman seperti yang aku pikirkan. Aku berharap aku bisa melakukannya setiap hari. Oh Iya, Ise. Ijinkan aku melakukan ini bersamamu setiap hari setelah pulang sekolah sambil telanjang. Aku tak tahu kenapa, tapi dengan melakukan ini rasa lelahku menghilang jadi Aku rasa seperti sedang disembuhkan. Daripada itu, bisakah kau memeluku dari depan? Aku mulai merasakan seperti perasaan bahagia menjadi seorang wanita dengan cara ini.”


B-Begitukah…..? Ini sesuatu yang anak laki-laki sepertiku tidak bisa mengerti.


Namun, Irina mulai menggenggam tanganku mendengar hal itu!


“Jika begitu, lalu aku juga harus mendapat perlakuan yang sama!….. Sampai dimana aku tidak akan jatuh!”


Lalu Asia memeluk tanganku yang lain!


“Aku adalah orang pertama yang dipeluk oleh Ise-san pertama kali!”


Dengan membuat diriku tidak dapat bergerak karena mereka bertiga, Aku bahkan tidak bisa memulai bermain game!


Ti-Tidak, ini adalah situasi terbaik dimana tiga orang gadis benar-benar telanjang bulat memelukku, tapi awal dari eroge telah dimulai, jadi Aku membuat diriku dalam situasi dimana aku tidak dapat melakukan apa-apa!


“Ya ampun, kalian semua! Kalian ingin melihatku bermain atau tidak, yang mana!?”


Aku berteriak! Aku tidak bisa menunjukan pemandangan seperti ini ke Rias yang sedang bekerja keras di Romania! Oh, Rias! Orang yang paling penting untukku! Maafkan aku! Aku membuat diriku dikuasai oleh anak-anak perempuan ini akibat eroge!


Aku sungguh-sungguh minta maaaaaaaf!


Sambil aku meminta maaf ke Rias yang berada disisi lain samudra, pintu terbuka.


Orang yang muncul dari sana dengan rambut ekor-kembar yang menggulung–Ravel.


“Ise-sama, semuanya, kalian berada disini–”


Pemandangan yang dia saksikan adalah seorang laki-laki dan tiga perempuan saling berpelukan sambil bermain eroge dengan telanjang. Sial, itu adalah pemandangan dimana semua alasanku tidak akan bekerja!


Ravel menunjukan muka tercengang beberapa detik, tapi dia mengatakan ini setelah mengangkatkan kepalanya lurus kedepan.


“A-Aku datang terlambat!”


Kau datang terlambat!? Apakah Ravel juga mau bermain eroge sambil telanjang!? Maafkan aku!


–Lalu, Ravel mengubah perilakunya sekali lagi dan melanjutkan setelah membuat dehaman.


“Tidak, Bukan itu! Ise-sama, semuanya, kita mendapat pesan langsung dari Azazel-sensei. –Tampaknya Situasi telah berubah.”


Ketika kita melakukan eroge ini dan eroge itu, sepertinya sesuatu terjadi disana–.