High School DxD (Indonesia):Jilid 21 Life.2

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life.2 Tim [DxD] Serang[edit]

Bagian 1[edit]

Berdiri di kamar pasien, aku—Hyoudou Issei, saat ini aku berganti pakaian menjadi seragam Akademi Kuoh yang selalu kupakai. Toh, seragam sekolah ini bisa dianggap sebagai pakaianku. Meski aku punya pakaian yang khusus disiapkan untuk tim [DxD], kalau aku berada di formasi dengan kelompokku sendiri, aku akan lebih memilih untuk memakai ini. Kondisi fisikku… tidaklah terlalu gawat. Selain ketika berencana untuk mengatakan itu atau memikirkan itu, tubuhku akan mengalami sakit parah, tapi semuanya seperti biasa dan tanpa perubahan sama sekali. Ddraig juga bilang bahwa mundurnya Dragon Deification masih tersisa, tapi Sacred Gear-ku bisa berfungsi secara normal, memasuki Balance Breaker, dan True Queen tidak masalah pula. Menggunakan wyvern dan [Penetrate] juga boleh. Bahkan Longinus Smasher bisa digunakan. …Dengan kata lain, hanya Dragon Deification—[Diabolos Dragon] itu tidak mungkin. Juga, kalau aku menggunakan itu lagi, aku akan mati lagi. Karena aku bisa menggunakan Longinus Smasher, yang seharusnya lebih dari cukup. Aku juga bisa bertarung. Tapi, dokter, orangtuaku dan teman-temanku semuanya bilang untuk beristirahat dan memulihkan diri. Setidaknya sampai efek samping dari Dragon Deification mereda, dan gejalaku berkurang, aku tidak perlu bertarung. …Itulah yang mereka bilang. Tapi, seluruh dunia tengah menghadapi krisis, bahkan Rias dan Asia sudah pergi untuk bertarung, jadi bagaimana mungkin aku tetap tinggal dan tidur? Aku juga dipenuhi dengan rasa bersalah pada kenyataan bahwa aku tidak bisa bergabung dengan pertempuran bertahan di Dunia Norse. Pada saat itu, suara anak-anak terdengar dari televisi. Mereka sepertinya anak-anak yang sudah dievakuasi tengah diwawancarai.

[Hei, kalian. Bagaimana jika monster datang ke Dunia Bawah, apa yang akan terjadi pada kita?]

Menghadapi pertanyaan onee-san, anak-anak tersenyum saat mereka menjawab tanpa jejak ketakutan.

[Nggak usah khawatir! Oppai Dragon akan datang untuk mengalahkan mereka!]

[Lion-san juga! Mereka pasti akan mengalahkan para naga hitam jelek dengan cara yang keren!]

[Pada saat itu, Darkness Knight Fang akan bergabung dengan Oppai Dragon, dan mereka pasti akan mengalahkan semua monster-monster!]

[Aku juga, menurutku orang-orang seperti Switch-Princess juga bisa membantu semuanya. Beam yang menakjubkan.]

[Malaikat-oniisan juga sangat kuat. Karena dia teman Oppai Dragon, dia pasti kuat.]

[Butt Dragon adalah yang terkuat! Televisi juga bilang bahwa dia rival Oppai Dragon, dengar, Oppai Dragon merah dan Butt Dragon putih akan muncul. Dengan itu, kita nggak lagi takut.]

…….

…Anak-anak tidak merasa takut sama sekali. Melihat mereka, mau tak mau aku bersorak. Tim [DxD] sudah menjadi terkenal di seluruh Dunia Bawah, dan anggota grupnya sudah akrab dengan anak-anak. Semuanya juga percaya bahwa kita akan bergandengan tangan untuk melawan musuh jahat bersama-sama. Meskipun situasi sekarang seperti ini, anak-anak yakin bahwa kita akan selalu menang pada akhirnya. Terlepas dari apakah itu selama [Kerusuhan Demonic Beast], pertempuran di negara Vampir, Akademi Auros, atau pertempuran bertahan di Surga, mereka percaya bahwa kita akan mampu mengalahkan orang-orang jahat. …Kita juga mendapatkan kegagalan, tidak, itu penuh dengan kegagalan. Meskipun ada banyak kemenangan, ada banyak hal yang tak bisa kita lindungi. Aku juga bisa mendengar suara menyalahkan pada kita. —Bahkan demikian, selama ada satu orang yang percaya padaku, tidak, itu akan baik-baik saja biarpun tidak ada yang percaya padaku. Selama masih ada harapan untuk menyelamatkan orang-orang, aku pasti akan mengulurkan tangan membantu. Argh, hanya dari mendengar namaku sendiri, tubuhku terasa sakit dengan menyedihkan…. Tapi, ini bisa dianggap sebagai keberuntungan dalam musibah, aku bisa bertahan.

Pokoknya, situasi saat ini adalah salah satu tubuh Trihexa yang sudah dibagi itu datang ke arah Jepang. Tepat sebelum ini, aku bertanya pada Rias dan yang lainnya tentang keadaan tertentu. Awalnya, untuk membiarkan aku beristirahat, informasi itu tidak akan mencapaiku di sini. Tapi, karena aku berada di rumah sakit, biarpun aku tidak mau, aku akan mendengarkan berita Trihexa berada di dunia manusia. Selain itu, berita itu menjadi berita utama di semua stasiun televisi dan surat kabar di Dunia Bawah. Perawat dan pasien yang dirawat juga membicarakan berita ini, jadi itu hanya masalah waktu sampai aku tahu tentang itu. Sejak itu terjadi, aku hanya bisa mendengar langsung dari kelompokku sendiri, jadi aku biarkan Rias memberitahuku tentang berita mengenai pendekatan Trihexa ke Jepang. Setelah mendengarkan dan memahami informasi, Rias mencoba membujukku

"Kuharap kamu akan tinggal diam dan beristirahat."

—Tidak hanya itu, Rias mencoba membujukku, bahkan Asia juga sama…. Tapi, karena aku sudah mendengarkan berita krisis ini, aku tidak bisa hanya tinggal diam dan terus tidur. Untungnya, orangtuaku tidak di Jepang, karena mereka telah dipindahkan ke rumah sakit ini. Ophis, yang tengah beristirahat di rumah, juga diam-diam dipindahkan ke ruang bawah tanah istana Gremory sehingga ia bisa beristirahat. Lilith dan teman Kiba, Tosca, mengikuti Azazel-sensei dan juga dipindahkan ke Istana Gremory. Kini, seluruh anggota rumah berada di tempat yang aman. Tapi, di Jepang juga ada nenek dan teman-temanku… Matsuda, Motohama, Kiryuu, teman sekelasku, Kunou dan yang lain yang kutemui di Kyoto, serta banyak kenalan dan teman-teman yang tinggal di sana. —Aku tak bisa mengabaikan mereka. Aku mungkin tak bisa melakukan itu! Ini adalah negara dimana aku lahir dan dibesarkan! Aku orang Jepang. Biarpun bagian tubuhku adalah Iblis atau Naga, hatiku adalah Jepang. Jiwaku adalah Jepang! Tanah airku, aku pasti ingin melindunginya! Itu sebabnya aku harus pergi! Ada banyak hal yang menungguku di Jepang. Aku pasti akan lulus dari Akademi Kuoh. Aku akan bergabung dengan komunitas dan Akademi Kuoh sebagai titik awal, bersama dengan Asia, Xenovia, Irina, Kiba, Saji, Matsuda, Motohama, Kiryuu, dan yang lain! Rias, Akeno-san dan Sona-zenkaichou akan lulus segera. Aku ingin menjadi seperti biasanya, dan pergi ke sekolah dengan semuanya! Aku selesai mengenakan seragamku, lalu meninggalkan kamar pasien. Beberapa teman-temanku seharusnya masih ada di sekitar di rumah sakit ini. Aku ingin pergi bersama dengan mereka. Aku harus pergi! Sama sepertiku keluar kamar pasien, aku melihat seseorang bersandar di dinding menungguku. —Itu adalah Vali. Kehadirannya tak terduga sedikit mengejutkan diriku… Vali tertawa ketika dia melihatku.

"Fu, aku ingin melihat wajahmu sebelum aku hendak pergi, sepertinya kau sudah bersiap. Aku akan menunggumu di sana. —Kau juga, kan?"

"Oh, tentu saja."

Usai mendengar jawabanku, Vali tertawa tanpa rasa takut… tapi tatapannya melewatiku dan pergi menuju tempat lebih jauh di koridor. Aku menoleh—ayah dan ibu berdiri di sana. Ibu memegang sekeranjang buah, dan ayah membawa majalah manga. Mereka mungkin ingin membawa itu padaku. Setelah melihat sosokku, ekspresi mereka terkejut juga dicampur dengan kemarahan dan kesedihan. Aku berkata pada orangtuaku

"Tou-san, Kaa-san, aku ada sedikit pekerjaan yang harus kulakukan, jadi aku harus pergi."

Ibu tersenyum dipaksakan sambil berkata

"…Kamu harus pulang sebelum makan malam, paham?"

"……Tentu!"

Itu respon yang sedikit buruk. Aku pasti berencana untuk pulang, tapi aku tidak tahu apakah aku akan bisa berhasil dengan makan malam…. Dengan kejadian tidak berjalan dengan baik, aku mungkin harus terus bertarung selama beberapa hari…. Dari dadanya —ibu mengambil jimat tua. Dia meletakkannya ke tanganku.

"Ini adalah jimat pelindung. Kaa-san menolak untuk berpisah dengan itu, sehingga kamu harus memegangnya dengan baik. Tidak peduli apa yang terjadi, Kaa-san akan melindungimu dari tangan orang-orang jahat."

"Ah, ya. Makasih."

Walaupun aku tak tahu apakah itu sungguh akan efektif, aku akan bisa menerima keberuntungan ibu. Tiba-tiba, ayah memandang ke arah Vali.

"Kamu… teman Ise, kan? Apa kamu datang untuk bermain di rumah kami sebelumnya?"

Vali agak terkejut mendengar kata-kata ini. Tentu, Vali itu kadang-kadang datang ke kediaman Hyoudou… jadi ayah melihatnya dan ingat.

"…Cuma beberapa kali, dengan melihat wajahku saja, Anda ingat aku…?"

Setelah mendengarkan jawaban Vali, ayah tertawa ringan.

"Itu wajar saja. Karena kamu salah satu teman Ise, aku tidak akan lupa. Terima kasih sudah menjaga anakku."

"Ya. Aku juga ingat rambut perakmu cukup baik."

Ibu juga mengikuti dari samping. Vali bertindak agak aneh, karena ia tidak punya rencana untuk memperkenalkan diri. Dari kelihatannya, dia agak malu.

"Bagaimana aku harus mengatakan ini, rival… nya mungkin cara yang lebih baik untuk menggambarkannya…"

Rival. Ayah menjadi lebih bahagia saat mendengar itu.

"Rival… begitu ya! Tentu saja, kamu temannya!"

Ibu juga mengakui dia sebagai temanku dan cukup senang.

"Yah baik! Anak tampan itu sebenarnya teman Ise-ku! Kiba-kun juga, mendadak, Ise-ku memiki teman-teman pria tampan!"

Mendadak huh…. Y-Yah, aku punya hubungan panjang dengan Matsuda dan Motohama, jadi aku punya banyak jenis teman. Bahkan, aku punya sejumlah besar teman-teman mengejutkan seperti itu. Tapi, Vali menggeleng.

"Ini bukan apa yang kalian pikirkan. Aku serius ingin mengalahkan dia. Untuk tujuan ini, aku juga membuatnya marah—aku berencana untuk membunuh kalian, sehingga ia bisa menjadi penuntut."

—Apa! …Aku heran dengan pengakuan mendadak tersebut. M-macam hal yang terbaik tak terucapkan sekarang, eh? Percakapan itu tentang kali pertama Vali dan aku bertarung. Itu ketika Tiga Golongan berencana untuk membentuk aliansi perdamaian. Pada saat itu, untuk menghasut kekuatanku meledak, Vali mengatakan hal-hal seperti itu. Tapi ketika ia mengatakan itu tepat di hadapanku, aku sangat terkejut!

"H-Hei. Vali, bisakah kamu tidak mengatakan itu sekarang?"

Banyak hal yang awalnya terjadi antara aku dan dia, tapi sekarang, itu tidak terlalu penting… Tapi apakah pria itu sungguh peduli tentang hal-hal itu? Sungguh tak terduga. Vali menyelaku, dan bertanya pada orangtuaku lagi

"'Aku akan membunuh orang tuamu'. Itulah yang kukatakan padanya. Dapatkah kalian memperlakukan seseorang yang mengatakan itu sebagai teman anak kalian?"

Orangtuaku berdiri di sana tertegun dan kehabisan kata-kata tentang apa yang dikatakan Vali, meskipun aku tidak yakin apakah mereka mengerti…. Orangtuaku saling memandang, lalu mereka berdua tertawa. Ayah dengan riang berkata pada Vali

"Jadi kalian sudah bertarung sebelumnya. Apa, semuanya telah memiliki pengalaman di masa muda mereka ketika mereka tidak mengerti apa-apa dan bertarung dengan teman-teman mereka. Untuk alasan ini, mereka juga mungkin mengatakan beberapa hal yang mengerikan. Tapi tidakkah hubunganmu saat ini cukup baik? Lihat, kalian berdua membicarakan hal-hal ini cukup normal, kan?"

"Tidak, bukan berarti itu hubungan baik… bisa dibilang bahwa saat ini kami hanya dalam tim gabungan…"

Aku maupun Vali tak tahu bagaimana merespon atau apa yang harus dikatakan, dan hanya bisa menjawab seperti itu. Vali sangat bingung dengan respon orangtuaku, dan bertanya lagi

"Apakah Anda memaafkanku?"

"Apa maksudmu dengan memaafkan, kamu sendiri merasa menyesal dan kamu sendiri yang mengatakan itu kepada kami, kan? Nah, karena kamu telah mempertimbangkan itu, bukankah itu baik-baik saja? Benar, kan, Kaa-san?"

Setelah ditanya oleh ayah, ibu juga tersenyum dan mengangguk.

"Ya. Tampaknya Ise tidak marah, jadi tidak apa-apa kalau kalian berdua bergaul mulai sekarang."

Mendengar jawaban orangtuaku—Vali sangat tercengang dan tak tahu harus berkata apa.

"………"

Dia pasti berpikir bahwa orangtuaku akan marah lalu menolaknya. Tapi, orangtuaku mudah memaafkan apa yang dikatakan selama pertarungan antara dua anak laki-laki. Segera setelah itu, Vali tertawa. Seperti anak muda, dia tertawa polos. Aku juga menatap. Jadi orang ini juga bisa tertawa seperti orang seusianya.

"Haha, aku tidak tahu kenapa. Hyoudou Issei, bagaimanapun juga, aku sangat iri padamu."

Setelah menenangkan diri, Vali mengatakan kepada orangtuaku

"Omong-omong, pada waktu itu, dibandingkan dengan ketika anak kalian mendengarkan bahwa aku akan membunuh kalian, sebenarnya dia lebih marah ketika aku menyatakan bahwa aku akan membagi dua ukuran payudara Rias Gremory."

Pada saat itu, orangtuaku langsung berubah dari ceria menjadi marah!

"Apa!? Dibandingkan dengan kita, oppai membuatmu semakin marah, dasar nakal!?"

Ayah meraih bahuku, dan mengguncangku dengan keras! Hah!? A-Apakah itu tidak baik!?

"Yah, um, bagaimana harus kukatakan… ah. Ke-Kepalaku sakit lagi!"

Saat aku mau mengatakan kata itu, rasa sakit mulai membengkak lagi! Ibu juga menjadi marah dan mengguncang tubuhku!

"Ise kecil! Apa yang sedang terjadi, berikan penjelasan dengan benar!"

"Oh, seperti itu ya, kepalaku… ah! Vali, kamu mengatakan beberapa hal yang tak perlu!"

Melihat interaksi orangtua-anak, pria itu Vali—

"Fufu, wahahaha"

Ia tertawa keras sungguh-sungguh seperti anak kecil—.


Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada orangtuaku, Vali dan aku berjalan di koridor rumah sakit, bahu-membahu. Wajah Vali muncul akan diterangi oleh cahaya bersinar.

"…Kali pertama aku tak menahan jenis perasaan ini."

Benarkah? Kamu yang mengganti selamat tinggalku! Orangtuaku mengatakan 'Kami akan ceramahi kamu sungguh-sungguh saat kamu kembali!' dengan kemarahan sampai akhir! Saat aku ingin mengeluh tentang beberapa hal kepadanya, Vali tiba-tiba melanjutkan untuk mengatakan

"—Bukankah kau juga berpikir tentang pembentukan timmu sendiri?"

—Hmm. …Apa yang ia katakan entah dari mana? Toh, kami juga membicarakan hal ini di masa lalu. Aku menggaruk pipiku ketika aku menjawab

"Aku belum akan memutuskan budak-budakku. Aku memiliki kehidupan panjang Iblis. Aku ingin memutuskan perlahan. Aku juga mendengar bahwa kalau kamu memutuskan budak-budakmu terlalu dini, kamu akan bosan selama sisa hidupmu."

Mendengar jawabanku, Vali menggeleng.

"Maksudku bukan itu. Kesampingkan budak-budak, tidakkah menyenangkan untuk membentuk 'tim' yang berbeda? Timku bukanlah budak-budakku. Tapi sebagai Iblis kelas tinggi, itu juga mungkin untuk punya penjaga pribadi selain budak-budakmu."

"…Tidak tergabung di budak-budak, tapi cuma tergabung di timku…"

Juga, itu tidak hanya terbatas pada budak-budak iblis, itu bisa dibentuk untuk tujuan tertentu seperti [DxD]. Tentu, selain dari budak-budak, takkan jadi ide buruk untuk membentuk sebuah tim. Pertanyaannya adalah, untuk tujuan apa….kalau untuk penjaga pribadi, apakah mereka perlu alasan untuk dipekerjakan? Tetapi, jika mereka dipekerjakan, aku tak tahu apa yang akan mereka lakukan saat ini. Untuk melindungi keselamatan kediaman Hyoudou? Hmm, ketika tiba-tiba dihadapkan dengan itu, aku tak bisa memikirkan apapun. Sementara aku memfokuskan pikiranku pada itu, Vali melanjutkan

"Kalau kau bertanya padaku sisi mana aku ingin bertarung, dibandingkan dengan tim yang mengarah Rias Gremory, aku lebih ingin melawan tim yang dibentuk dirimu. Kau bisa menyebutnya keinginan egois seorang rival."

Yah, ketika kamu mengatakan hal itu. Alasan Rias dan Vali untuk melawan… sangat sedikit. Bagi Rias, Vali hanya rival dari anggota budaknya. Di sisi lain, Vali berpikir bahwa Rias hanyalah majikan dari rivalnya. Menggunakan itu sebagai alasan untuk bertarung juga…. Dalam hal ini, aku akan membentuk timku sendiri setelah aku menjadi mandiri, lalu bertarung dengan Vali, tidak akan ada masalah seperti itu.

"…Tapi, kita perlu menyeberangi jembatan di depan kita dulu."

—Percakapan dengan Vali lalu terhenti. Mengatakan apapun yang ia inginkan, lalu mengakhirinya kapan saja ia mau, ia sungguh seorang pria merepotkan. Tapi, aku juga mengangguk setuju.

"Ya, kita harus bisa melewati ini."

"Jangan mati, Hyoudou Issei."

"Kamu juga, Vali."

Kami berdua mendorong tinju kami, dan pada saat itu, kami melihat Azazel-sensei di depan kami.

"Oh, jadi kalian berdua datang."

Belakang Sensei, aku bisa melihat para anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib, Tim Vali, dan Tim Slash Dog Ikuse Tobio; itu kumpulan sangat mewah.

"Sensei dan semuanya!"

"Azazel huh."

Ketika Vali dan aku tiba—anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib berlari ke arahku.

"Ise! Apakah itu berarti kamu akan bertarung!? Apakah kamu sungguh baik-baik saja!?"

"Tunggu, kamu serius, darling!?"

Xenovia dan Irina menyentuh seluruh tubuhku untuk memastikan. Aku mengatakan kepada semuanya

"Aku juga akan bertarung! Trihexa juga telah menuju ke Jepang, jadi tidak mungkin aku melanjutkan tidur!"

Mendengar pernyataanku, Rias agak tak berkata-kata, dan mendesah tak berdaya.

"…benar-benar tak ada yang akan menghentikanmu."

"Benar. Kalau kita pergi, maka kita semua akan pergi sama-sama. Tentu saja, kita akan mengatasinya bersama-sama."

Akeno-san juga tertawa pelan. Dia dengan cepat menyetujui permintaanku untuk bertarung. Tapi, mereka berdua menunjukku dengan jemari mereka, dan mengatakan kepadaku dengan tegas

""Tapi, pastikan kamu tidak boleh sembrono!""

"A-Aku mengerti!"

—Aku menjawab mereka! Ini akan menakutkan kalau aku membuat keduanya marah, dan aku tidak ingin membuat mereka sedih. Asia mengangguk dan menambahkan

"Ya, mustahil bagi Ise-san tidak menghentikan krisis di Jepang…. Aku juga sangat khawatir, tapi aku akan berada di sana untuk membantu Ise-san."

Ini adalah perubahan dari Asia yang masa lalu, yang akan mengatakan 'Jangan pergi!' untuk menghentikanku kalau aku masih memulihkan diri… tapi akan lebih baik untuk dikatakan, Asia sudah mengerti tekadku, dan tahu bahwa aku akan mengatakan itu jadi dia memutuskan untuk membantuku dengan pengobatan dan pemulihan. Azazel-sensei juga tersenyum masam sambil mendesah, dan menepuk kepalaku.

"Yah, aku sudah tahu bahwa kamu tidak akan patuh tinggal di tempat tidur. —Tapi, pastikan kamu tidak boleh sembrono, mengerti?"

"Ya!"

Seperti yang diharapkan dari Sensei! Dia benar-benar tahu aku! Dragon Deification… Aku tidak akan menggunakannya. Pada saat itu, Ravel mengambil langkah maju dan menyerahkan botol kecil padaku.

"Ini Air Mata Phoenix Ise-sama. …I-ini adalah hasil kerjaku, tahu?"

Ooh, Ravel membuatnya sendiri! Nah, efeknya tentu menakjubkan!

"Terima kasih, Ravel."

Usai aku mengucapkan terima kasih pada Ravel, giliran Rossweisse-san untuk memberikan jimat. Itu adalah jimat ala Jepang.

"Aku mengubah jimat Norse menjadi jimat ala Jepang. Walaupun tidak akan ada kegunaan pada efek Dragon Deification, itu bisa melindungi terhadap bencana atau kemalangan lain."

Ini adalah jimat buatan tangan Rossweisse-san! Ah! Ini disulam dengan kasih sayang! Usai melihat reaksiku, wajah malu-malu Rossweisse-san berubah merah seperti apel! Terima kasih untuk reaksi lucunya! Lalu Koneko-chan. …Ah, hanya Koneko-chan yang bisa kulihat dengan jelas…. Dia tampaknya telah memperhatikan tatapanku, jadi Koneko-chan menusuk perutku dengan ketidakpuasan.

"…Aku akan menjadi dewasa selama pertempuran. Agar kamu tidak terluka, jangan melihatku sering-sering."

"B-Baiklah!"

"…Kalau kamu tidak cepat sembuh, kamu tidak akan bisa melihatku ketika aku dewasa, jadi jangan sembrono."

—Mendengar kata tulus Koneko-chan, aku menepuk kepalanya saat aku membalasnya dengan

"Jangan khawatir, aku tidak berencana untuk mati."

Setelah itu, Kiba memberiku sebotol minuman. Itu susu.

"Ise-kun, susu ini ada beberapa tetes Air Mata Phoenix. Ini lumayan efektif kalau kamu meminumnya."

Usai mendengarkan dia, aku meneguk semuanya. …Ahh, rasanya tubuhku telah menjadi jauh lebih ringan. Apakah ini efek dari Air Mata Phoenix, ataukah efek dari susu? Setelah mendengar bahwa kondisi tubuhku akan membaik setelah minum susu, aku pun tertegun. Aku hanya berpikir bahwa segelas susu lumayan lezat sehabis mandi. …Ya ampun, mau menjadi apa mereka berusaha untuk mengubahku? Aku ingin bicara dengan Gya-kun nanti, jadi aku mengalihkan pandanganku terhadap dirinya… sementara aku tengah mencari dirinya, aku terkejut untuk menemukan orang yang tidak aku harapkan terlihat di sini di sebelahnya.

"Eh, Valerie!? Kenapa kamu di sini!?"

Tentu, si vampir cantik Valerie ada di rumah sakit ini! Aku berteriak kaget! Valerie hanya tertawa

"Ufufu."

"Ufufu, itu adalah Malaikat Jatuh Oji-sama yang memanggilku. Ya kan, Gasper?"

"Ya. Ise-senpai, seperti itu. Belum lama ini, Valerie memperoleh kebebasan untuk pergi keluar."

Apa yang Gasper katakan…. dibebaskan, dan diizinkan untuk pergi keluar…. Bolehkah bagi Valerie datang ke sini? Dia bisa bergerak di tempat yang ditunjuk, tapi tidak seharusnya dia bisa bergerak lebih jauh dari itu…. Sensei menghilangkan keraguanku.

"Bahkan, saat ini, selama pertempuran melawan Trihexa dan pasukan Evil Dragon, bantuan Valerie akan menjadi penting. Dengan bantuan dari berbagai Golongan, dia bisa membantu sementara. Tapi, ada batas waktu. Itu sebabnya sudah diatur sehingga ia akan masuk pada titik kritis selama pertempuran."

Ah, dengan kata lain, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan Valerie berada di sini, itulah sebabnya mereka membawanya ke Dunia Bawah. Sepertinya Vali memikirkan sesuatu berdasarkan apa yang baru saja Sensei katakan, jadi dia bertanya

"Apa kau mengetahui teknik bagaimana untuk mengontrol Holy Grail?"

"Kurang lebih seperti itu. Kebetulan saja kami menemukan beberapa informasi tersembunyi tentang Holy Grail di negara Vampir. Dengan ini, mungkin kami bisa mencegah mereka dari menggunakan Holy Grail untuk pulih."

—Apa! Benarkah ada sesuatu seperti itu!? Informasi yang tersembunyi… Aniki Valerie, Marius memiliki kartu yang tersisa. Tapi, sudah ditemukan oleh Sensei.

"Orang yang menemukan ini adalah seseorang yang bekerja sama dengan kami di sisi lain."

Sensei menatap ke arah tertentu. Aku menatap juga—dan melihat seseorang dengan tubuh mungil mengenakan tudung. Setelah membuka tudung—dia vampir bishoujo pirang, Elmenhilde! Ooh, dia juga datang ke Dunia Bawah! Selama Tahun Baru, kami, keluarga Hyoudou pergi ke tempat Sobo-chan-ku, dan akhirnya menabraknya….

"Lama tak jumpa, Sekiryuutei Hyoudou Issei-sama."

Dia menerima kerusakan bencana di tanah airnya, dan melakukan perjalanan bolak-balik ke seluruh dunia untuk mengumpulkan hal-hal yang diperlukan untuk kebangkitannya. Terkadang itu bahan untuk rekonstruksi, dan terkadang itu bantuan asing untuk negaranya. Dia sangat menginginkan pemulihan tanah airnya, dan sikapnya telah sangat melunak dibandingkan dengan sikap sombong sebelumnya. Pada awalnya, ia terus menolak bantuan dari negara-negara lain, dan Golongan-Golongan lainnya, tapi kini, dia meminta berbagai tempat tanpa menahan diri. Itu sungguh luar biasa. …Hal ini juga menunjukkan betapa parahnya pukulan penghancuran tanah air tersebut. —Sementara aku terkejut oleh kemunculan Elmenhilde, Valerie mengambil sesuatu dari dadanya. —Itu adalah salib ungu. Sensei berkata padaku

"Itu adalah salib yang sedikit dimodifikasi dari Longinus Incinerate Anthem yang belakangan ini pulih. Awalnya itu salib relik suci—jadi aku biarkan tersinkronisasi dengan Holy Grail milik Valerie."

—Apa!

Penyihir jahat itu—Longinus yang Walburga punya! Aku mendengar bahwa Tiga Golongan pulih, tapi aku tidak berharap bahwa itu adalah dalam bentuk salib. Menggunakan itu…untuk melakukan sinkronisasi dengan Sacred Gear milik Valerie? Jadi itu sebabnya mereka membutuhkan bantuan Valerie dalam pertempuran ini. Apa respon Holy Grail, selain Holy Cross hasilkan…? Vali bertanya pada Sensei

"Sejak awal Holy Grail-nya tidak stabil, dan juga kudengar bahwa Sacred Gear Holy Cross berbahaya karena memilih majikannya sendiri. Kau tidak mungkin tahu apa yang akan terjadi kalau kau membiarkan keduanya disinkronkan. …Tapi, sepertinya informasi tersembunyi itu adalah terobosan untuk masalah ini, kan?"

Sensei menjawab pertanyaan Vali

"Kakak Valerie—itu ditulis di dalam catatan penelitian Marius. Sekali memasuki sebuah keadaan yang sangat berbahaya sambil meneliti tentang Holy Grail tengah dilakukan, dan pada saat itu, Golongan Tepes menggunakan fragmen dari Holy Nail, yang mereka sembunyikan sebagai harta rahasia, dan mampu melewati krisis itu. Aku sudah mampu menjelaskan teknik yang digunakan pada saat itu berdasarkan informasi yang diperoleh."

Holy Nail, yang juga relik suci? Biarpun itu hanya sebuah fragmen, negara Vampir memiliki benda seperti itu…. Juga, di negara tertutup tersebut, tentu ada banyak harta tersembunyi. Elmenhilde melanjutkan

"Kita Vampir telah menyelidiki agama Kristen yang sudah bermusuhan dengan kita untuk waktu yang lama. Di antara semua penelitian itu, Golongan Tepes mampu mendapatkan sebuah fragmen dari Holy Nail melalui saluran mereka sendiri. Kurasa hanya keluarga kerajaan bisa menyerahkannya, tapi itu tidak akan tercatat dalam sejarah ataupun sastra."

Pokoknya, itu dan informasi itu ditemukan kembali dan diserahkan kepada Tiga Golongan… itu rahasia di antara rahasia. Tapi, selama itu digunakan, Holy Grail milik Valerie bisa ditekan. Itu sebabnya informasi mengenai itu disimpan. Sensei tertawa

"Pengiriman fragmen Holy Nail untuk Vatikan membuat mereka sangat senang. Sejak awal, selama perang antara Tiga Golongan dan perang melawan Gereja Kristen, relik suci menghilang di tengah-tengah banyak hal yang terjadi. Biarpun itu hanya fragmen, mereka sangat menjaga itu. …Golongan lain bahkan mungkin punya beberapa."

Sensei berkata begitu sambil dia mengangkat bahu. Aku juga mengerti itu, dan mendorong tangan kananku terhadap telapak tangan kiriku sambil mengatakan

"Dengan membiarkan relik suci untuk disinkronkan, Holy Grail akan berhenti berfungsi. Dalam hal ini, Holy Grail yang Evil Dragon punya juga tidak akan bisa berfungsi."

Sensei menyeringai, lalu melanjutkan

"Benar. Selain itu, Holy Cross yang dipegang Valerie sudah disesuaikan. Dalam keadaan ini, jika Valerie dan Holy Cross dapat melakukan sinkronisasi dengan baik, maka Holy Grail yang Apophis miliki akan berhenti berfungsi. Dalam hal ini, Evil Dragon diproduksi secara massal juga akan berhenti mengalikan. Itu juga akan berpengaruh pada Sekiryuutei palsu dan Trihexa."

Seluruh kejadian ini dapat dikatakan telah terjadi sebagai akibat dari eksploitasi Holy Grail milik Valerie. Jika kita mampu menghentikan Holy Grail, maka seharusnya kita dapat mengambil kembali! Kita berjanji bahwa kita akan mendapatkan semuanya lagi untuk Valerie. Sensei melanjutkan

"Untuk ini, Valerie sendiri akan perlu mendekat dengan Trihexa. Kita juga tidak tahu mana kepala Trihexa yang ada Holy Grail-nya…tapi, ada kemungkinan besar bahwa Holy Grail itu dengan kepala yang Aži Dahāka atau Apophis berada."

Dalam hal ini, itu akan menjadi misi yang sangat berbahaya bagi Valerie. —Tapi, untuk menghentikan mereka dari melanjutkan kehancuran mereka, bantuannya diperlukan…. Gasper menampilkan sosok seorang pria berani.

"Aku akan bertugas membawa Valerie ke Trihexa. Aku pasti akan membawa Holy Grail milik Valerie, dan aku akan mengakhiri semuanya!"

Itu adalah kata-kata yang penuh dengan tekad. Itulah tipe pria yang budak-budak Gremory miliki! Tapi, Valerie memegang Holy Cross dan tenang. Dia baik-baik saja karena dia adalah pengguna Holy Grail. Kalau itu aku, atau orang lain yang menyentuh Holy Cross, mereka pasti akan menderita luka yang tak terbayangkan…. Hanya melihat itu menyebabkan seluruh tubuhku menggigil. Sensei berbicara lagi.

"Ah ya, aku lupa mengatakan ini sebelumnya. Selain Valerie, Iblis, Vampire dan Youkai tidak boleh menyentuh salib ungu ini, paham? Biarpun sudah disesuaikan sehingga tidak akan terjadi bahaya, siapapun selain Valerie yang menyentuh itu akan mati."

Jangan mengatakan hal-hal mengerikan itu dengan santainya! Salib itu sangat berbahaya! Hanya manusia murni dan Malaikat takkan terluka oleh itu…. Irina juga memegang salib di tangannya saat ia berdoa…. Azazel-sensei lalu mulai menjelaskan rincian spesifik dari operasi ini.

"Sampai saat ini, Trihexa telah muncul di wilayah mitologi Yunani, Hindu, Celtic, dan Mesir, serta area pegunungan Eropa dan lepas pantai Jepang di dunia manusia; total enam lokasi. Tampaknya ia telah terpecah menurut jumlah kepalanya. Di dalam mitologi Hindu, Indra mampu menghadapinya—konon, akan cukup bagi mereka di Gunung Meru untuk menerimanya. Ini mungkin menjadi obat bagus untuk Indra. Sementara aku tengah membicarakan hal ini, pertempuran telah dimulai, dan sudah ada kerugian parah di mana-mana. Beberapa makhluk sekelas Dewa telah tereliminasi untuk sementara. Meski kematian penuh telah terhindari… cukup banyak iman manusia diperlukan untuk membawa mereka kembali ke dunia ini lagi. Ini juga menunjukkan bahwa setelah Trihexa membagi dirinya, kekuatannya tetap di atas level makhluk sekelas Dewa."

Bahkan makhluk sekelas Dewa sudah dikalahkan!? Sial! Trihexa sungguh seekor monster di antara monster! Seekor makhluk yang mampu melawan Dragon God ~ Great Red dengan setara jauh melampaui imajinasi kita.

"…Ini adalah adegan video belum lama ini."

Sensei membuat lingkaran sihir kecil di tangannya, dan memproyeksikan video yang direkam. Semua yang tersisa tak bicara—.Trihexa yang muncul di dekat garis pantai Jepang meludahkan bola api besar di luar imajinasi seseorang, dan menghancurkan seluruh pulau. Trihexa yang muncul di Eropa juga melenyapkan pegunungan, danau dan hutan dengan napas apinya. …Itu pemusnah massal hingga akan mengubah peta dunia. Sambil video melanjutkan, jet tempur, dan kapal perang dari berbagai negara terlihat menghadapi Trihexa… tapi mereka jatuh dengan kejam atau tenggelam oleh pasukan Sekiryuutei palsu dan Evil Dragon…. Brengsek, mereka sudah mulai untuk menyerang dunia manusia…. Sampai saat ini, mereka mengabaikan dunia manusia, dan hanya pergi mengejar kami, tapi kali ini… seluruhnya mereka melibatkan dunia manusia dalam hal ini. Skala ini sudah jauh melampaui apa yang terjadi dengan Golongan Old Maou, Golongan Pahlawan, atau serangan teroris yang menujukan keberadaan supranatural. —Kebencian dari Rizevim telah menyebar ke dunia manusia. Trihexa memiliki tujuh kepala ketika menyerang mitologi Norse, dan kini hanya ada satu. Makhluk ini juga hanya punya satu ekor. Tapi, kepala dan ekor Trihexa yang muncul di wilayah berbagai mitologi semuanya berbeda. Mereka mungkin dibedakan oleh kepala mereka. Trihexa yang muncul di perairan pesisir Jepang, kepalanya adalah kepala naga…. Menyaksikan adegan ini, Asia mulai menangis dan pada saat yang sama, menjadi marah.

"Sangat mengerikan…!"

Tangan Xenovia dan Irina menggenggam Asia, dan setuju dengannya.

"Ya, kita harus melakukan sesuatu."

"Kita harus mengakhiri mereka!"

Rossweisse-san tampaknya telah memikirkan sesuatu setelah menonton video tersebut.

"…Setelah dunia manusia sadar akan Sekiryuutei palsu, Ise-kun takkan bisa berubah dengan bebas mulai sekarang. Pertempuran ini akan menciptakan kesalahpahaman yang tak perlu."

Be-Begitu ya! Apa yang Rossweisse-san katakan itu benar! Kalau setiap negara sadar akan Sekiryuutei palsu, aku akan masuk pada kesalahpahaman serius yang tak bisa dijelaskan seperti aslinya…uwah…aku tak bisa berubah di dunia manusia dengan bebas….Ravel bicara dengan ekspresi muram

"Mungkin saja ini salah satu trik Rizevim Livan Lucifer. Dia lumayan tertarik pada Ise-sama…"

Benarkah ini rencana si bajingan Rizevim…? Tentu, jika si bajingan itu, maka ia pasti bisa melakukan hal begitu…. Di dunia manusia, kemungkinan masa depan dan kegiatanku… semua itu hancur! Sensei juga mengenakan ekspresi pahit, tapi dia tetap tenang dan terus menganalisis situasi.

"—Dia keluar. Ada kemungkinan Aži Dahāka atau Apophis memiliki Holy Grail dan mungkin dengan Trihexa yang telah muncul di Eropa atau di lepas pantai Jepang. Yang muncul di Jepang saat ini bertempur dengan Youkai Jepang dan Dewa-Dewa dari mitologi Jepang. Adapun satu di Eropa, pihak Surga, para prajurit Gereja dan Vampir telah bergabung dalam pertempuran. …Walau negara-negara di seluruh dunia manusia telah mengirimkan pasukan mereka sendiri, mereka pasti tidak akan bisa menghentikan kemajuan Trihexa. Kalau ini terus berlanjut, satu dari mereka akan mencapai Jepang, dan yang lainnya akan mendatangkan kehancuran yang serius ke kota-kota Eropa."

Youkai Jepang, Malaikat, prajurit Gereja, dan Vampir serta manusia pun meluncurkan serangan mereka, tapi masih belum bisa menghentikan gerakan Trihexa. …Meski jelas ada makhluk sekelas Dewa membantu dalam pertempuran, dan kekuatan tempur kita lebih dari sepuluh kali selama [Kerusuhan Demonic Beast], kita masih belum bisa menghentikan musuh; jelas, kekuatan musuh jauh melebihi waktu itu. Sensei mengangkat dua jari.

"Biasanya, untuk melaksanakan operasi menghentikan Holy Grail, Valerie perlu bersama dengan [DxD]; jadi kita harus bekerja dalam dua kelompok terpisah, di mana satu kelompok pergi ke Jepang, dan lainnya ke Eropa."

Bikou dari tim Vali bertanya pada Sensei

"Apakah kita masih tidak tahu apakah itu Aži Dahāka atau Apophis yang memegang Holy Grail? Kalau kita tak bisa mencari tahu, itu bukan ide bagus untuk membagi pasukan kita."

Tentu saja, itu seperti yang Bikou katakan, akan jauh lebih efisien dalam pertempuran kalau kita tahu itu. Kalau kita tidak tahu sisi mana itu dan membawa Valerie bersama kita, itu hanya akan menambah bahaya. Ikuse Tobio-san berkata

"Mantan Gubernur Azazel telah membicarakan hal ini denganku, dan teman-temanku sedang menyelidikinya. Sudah hampir waktunya untuk laporan mereka…"

Seperti yang diharapkan dari Sensei! Ia menugasi tim Slash Dog dengan menemukan Holy Grail sedari awal. Sensei melanjutkan

"Valerie dan Gasper akan bersama-sama, dan mungkin saja mereka bergerak di antara kedua belah pihak. Begitu mereka menemukan bahwa satu sisi tidak memilikinya, mereka akan segera dipindahkan ke sisi lain dengan lingkaran sihir teleportasi. Dalam situasi terburuk, masih akan menjadi dua kali lebih berbahaya."

Meski Valerie memiringkan kepalanya dengan bingung, Gasper mempertahankan ekspresi tenang. Kalau Valerie tidak ada di sini, Gasper mungkin sangat takut sampai-sampai ia tidak akan bisa bergerak sekalipun. Lagi pula, aku pribadi… ingin menghentikan Trihexa yang bergerak menuju Jepang! Tempat itu adalah di mana aku lahir dan dibesarkan. Itu juga merupakan tempat di mana orang-orang membutuhkan bantuanku! Sementara memiliki pikiran yang sama, Rias menatap mataku, dan kemudian tertawa pelan. Rias sungguh-sungguh bertanya pada Sensei

"Bolehkah anggota [DxD] yang bertanggung jawab untuk membantu Jepang itu Klub Penelitian Ilmu Gaib?"

Sensei tertawa

"Yah, aku tahu kamu akan mengatakan itu. Pokoknya, Gasper, Valerie, Rias, dan yang lain akan tetap sama-sama dulu. Setelah laporan berikutnya, kita harus memutuskan pergi ke sisi mana. Pertama, kita akan menuju ke pertempuran dengan anggota yang kita miliki saat ini."

Nah, sisi yang Holy Grail miliki…. Lalu, Rias bertanya pada Vali

"Vali, sisi mana kalian?"

Vali menjawab

"Aku akan ke Trihexa yang muncul di Eropa."

Bikou, Kuroka, Arthur, Le Fay dan Fenrir juga sepakat saat mereka mengangguk.

"Dalam hal ini, kita akan pergi ke sisi sana juga."

Ikuse-san akan bersama dengan Vali dan yang lain. …Aku menoleh, dan melihat seorang wanita pirang yang belum pernah kutemui sebelumnya…. Onee-saan itu teramat cantik! Ah, dia mendongak, dan tersenyum padaku! —Ouch, Uh, Owww! Kepalaku sakit lagi! Sialan, aku hanya memikirkan hal itu secara naluriah, dan masalahku mulai lagi! Kalau ini berlangsung selamanya, aku bisa berakhir! Aku harap aku segera sembuh! Kiba mengatakan kepadaku

("Wanita itu adalah seorang penyihir yang mengikuti Mephisto-kaichou, Lavinia Reni-san, pengguna dari Longinus [Demise Absolute], serta anggota tim Slash Dog…. Omong-omong, keberadaannya seperti Onee-san Vali.")

Mustahil!? Seorang pengguna Longinus! Tentu, aku pernah mendengar bahwa Mehphisto-kaichou punya orang seperti itu yang mengikutinya. Aku kaget bahwa itu adalah Onee-san cantik! Dan dia juga seperti Onee-san Vali!? Brengsek, ia jelas-jelas mengatakan bahwa ia tidak tertarik pada wanita, tapi ia punya Onee-san cantik!? Serta, karena ia sudah punya seorang wanita cantik, secara alami dia takkan melihat tubuh wanita di sisinya…. Pada saat itu, Ravel mengangkat tangannya, dan bertanya tentang strategi.

"Kalau membelah diri sesuai dengan jumlah kepala, seharusnya ada tujuh kepala, kan? Tapi, hanya enam saja yang sudah muncul…. Jadi di mana yang terakhir?"

Trihexa saat ini telah muncul di enam tempat yang berbeda. Ada juga satu lagi yang kita tidak tahu keberadaannya…? Sensei menjawab

"Ternyata di Celah Dimensi. Ia pasti melihat kondisi Great Red, atau mungkin mencari aspirasi yang ditunggu-tunggu mereka, gerbang ke dunia lain. Bagaimanapun, tingkat bahayanya belum berubah, dan masing-masing Golongan telah mengerahkan pasukan mereka untuk memulai pertempuran."

Sisanya berada di Celah Dimensi…. cukup beruntung bahwa ia tidak muncul di Dunia Bawah di mana Iblis berada…. Mungkin membaca pikiranku, Sensei melanjutkan

"Kalau hal ini berlangsung, Trihexa juga akan muncul di Dunia Bawah. Untuk saat ini, penghalang yang melarang penggunaan sihir teleportasi telah diaktifkan di tempat di mana Trihexa telah muncul. Aku tak tahu berapa lama penghalang itu akan tetap efektif, dan kalau tidak mampu menghentikannya, Trihexa pasti akan muncul di sekitar Dunia Bawah."

…Hanya kebetulan saja bahwa ia tidak muncul di sisi Iblis. Benar juga, ada tujuh kepala, jadi kalau ketujuhnya dipindahkan lagi, salah satu dari mereka pasti akan muncul di Dunia Bawah. Kami tidak boleh ceroboh dalam situasi saat ini. Rossweisse-san juga menambahkan sesuatu untuk pengarahan operasi. Rossweisse-san adalah penyumbang utama penelitian untuk menyegel Trihexa.

"Ini adalah strategi untuk menghentikan Holy Grail. Ketujuh dari Trihexa yang telah muncul di berbagai wilayah dan Celah Dimensi akan terikat oleh penghalang penahanan khusus yang telah Azazel-sensei dan aku kembangkan secara bersamaan. Meskipun ada batas waktu, pastinya itu akan bisa menghentikan monster itu. Awalnya hanya untuk dua yang berada di dunia manusia. Tapi, tidak diketahui apa yang tersisa akan lakukan. Untuk mencegah mereka dari membuat gerakan apapun, kami telah memutuskan untuk menghentikan semuanya pada waktu yang sama. …Tapi…"

Melihat Rossweisse-san jeda dalam sambutannya, Sensei mengambil alih dari mana ia berhenti

"Saat ini, penghalang itu hanya akan bekerja sekali sebelum menjadi sia-sia. Kalau harus digunakan lagi, kita akan perlu untuk membangun kembali penghalang baru dari awal. Hal ini juga akan mengembangkan daya tahan terhadap penghalang. Juga, penghalang itu hanya efektif melawan Trihexa, penghalang itu tidak punya efek terhadap pasukan Evil Dragon diproduksi secara massal atau Sekiryuutei palsu, yang membuatnya sangat berbahaya."

Hanya akan menjadi satu pertempuran. …Tidak ada ruang untuk kegagalan. Mendengar itu, mau tak mau aku menjadi gugup…! Vali berkata

"Pertempuran asli dimulai setelah Trihexa dihentikan, kan?"

Azazel-sensei mengangguk.

"Itu benar, kita akan menghentikan gerakan Trihexa dulu, menghabisi Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu, lalu menghentikan Holy Grail. Akhirnya, kita akan menghabisi mereka sekaligus."

Arthur dari tim Vali mengangkat tangannya dengan pertanyaan.

"Lalu bagaimana kita akan berurusan dengan Trihexa yang telah ditahan? Katanya tadi penghalang itu punya batas waktu…."

Sama seperti yang Arthur katakan, Trihexa bisa dikendalikan sesaat, tapi menurut penjelasan dari Rossweisse-san dan Sensei, ada batas waktu. Jika Trihexa bebas lagi, maka apa yang akan kita lakukan? Akankah kita terus bertarung? Harapan kita hanya itu saja…. Sensei tertawa fasih.

"…Aku, kita punya rencana kita sendiri. Ini merupakan strategi yang luar biasa. Ini juga merupakan rencana yang hanya VIP ketahui… juga, kami pasti akan membuatnya berhasil."

Cara Sensei mengatakan itu agak memprihatinkan, tapi setiap kali Sensei mengatakan sesuatu seperti itu, hal-hal itu selalu berakhir dengan hasil yang baik. Setelah aku mengambil napas dalam-dalam, aku merevitalisasi sendiri.

"Karena Sensei memiliki alasan tersendiri, itu akan baik-baik saja selama kita ikut! Sensei selalu menyarankan beberapa rencana sembrono, tapi itu juga berhasil!"

"Oh—Ise, itu kata-kata yang bagus. Akan baik-baik saja dengan kata-katamu. Dan lagi, kamu sungguh-sungguh tidak akan menggunakan Dragon Deification, kan? Apalagi mengambil keperawanan Rias, kamu bahkan tidak akan mampu menyentuh payudara sebelum mati…"

Mendengar lelucon Sensei, wajah Rias menjadi merah cerah, dan tampak terkejut untuk sementara.

"…Ya ampun, apa yang kamu katakan pada saat seperti ini…"

Akeno-san juga tertawa seperti biasa.

"Tapi, itu juga benar… hubunganku dengan Ise-kun belum jadi seperti itu. Aku akan terganggu kalau beneran begitu."

Asia juga tersipu saat ia setuju.

"Y-Yang original, Ise-san yang sehat adalah yang terbaik!"

Kemudian Xenovia dan Irina juga menimpali.

"Ya, itu tidak bisa lakukan kalau kita tidak punya anak."

"Aku akan kesal kalau tidak bisa bermain bersama dengan darling."

Kuroka dan Koneko-chan juga mengangguk setuju.

"Betul. Kamu belum punya anak dengan Shirone dan aku juga!"

"A-Aku, itu, ~nya ~nya…"

…Apa yang semuanya katakan benar-benar membuatku sangat bahagia, tapi rasa sakit menyengat parah menyerang seluruh tubuhku! Nyeri ini akan membunuh naga! Semuanya, meskipun semuanya mengatakan hal-hal yang menyenangkan padaku, yang bisa kulakukan adalah berdiri di sini dan menderita sakit!

"Wuah! …Sensei, semuanya, kalian tidak perlu mengatakan hal-hal seperti itu di depanku… Aku mulai sakit lagi…"

Sensei tertawa keras.

"Maaf maaf. Ahahaha. Oppai Dragon sungguh menderita oppai, nih!"

"Guah! Kepalaku sakit! Kubilang, Anda tidak perlu mengatakan itu!"

Aku mencengkeram kepalaku dengan kesakitan! Astaga, bagaimana bisa begitu dalam situasi serius seperti ini!? …Ini, benarkah, bisa disembuhkan…? Kalau ini terus berlanjut, aku bisa saja dengan sopan menolak undangan tersebut…. Meski sedikit lebih baik daripada mati, bagianku yang paling penting akan tak berguna! Buku ero-ku di rumah, DVD ero, dan koleksi majalah berharga asliku semuanya berubah menjadi racun mematikan! Ya! Kalau kita tidak menghentikan Trihexa yang mendekati Jepang, karya ero berharga yang disimpan di rumahku akan benar-benar hancur! Sial! Trihexa harus dihentikan! Untuk mengatasi hal ini, kita harus menyelesaikan tugas di sana! Sementara aku bertekad dengan sikap itu, Ikuse Tobio-san mengenakan ekspresi serius dan memakai headset untuk mendengarkan informasi yang baru saja diterima. Lalu, mengatakan kepada kami

"Informasi telah masuk. —Holy Grail telah muncul bersama Trihexa yang dekat Jepang."

—Apa! Setelah mendengar laporan itu, semuanya menjadi lebih tegang. …Itu di Jepang! Sempurna! Sekarang pertempuran bertahan! Ekspresi Sensei berubah, dan menjadi serius saat ia menatap kami.

"[DxD] akan dibagi menjadi dua tim sesuai dengan apa yang baru saja dikonfirmasi. Tapi, kekuatan tempur pada dasarnya akan terkonsentrasi sebanyak mungkin ke Jepang. Setelah aku selesai memberikan instruksi kepada bawahanku, aku akan melihat pihak yang dalam keadaan lebih kritis dan pergi untuk men-support-nya. Sebelum itu, jangan mati. Yah, semuanya, bersiaplah!"

[Paham!]

Kita semua menjawab tegas!

—Pertempuran sudah tiba!

Bagian 2[edit]

Setelah menatap anak mereka, Issei pergi, orangtuanya tengah beristirahat di lantai. Sesosok pada saat tersebut. —Itu kepala Keluarga Gremory saat ini, ayah Rias. Kepala keluarga saat ini—setelah berurusan dengan tindakan kontra-terorisme di wilayahnya sendiri, Zeoticus Gremory menempuh beberapa saat untuk pergi ke rumah sakit. Baginya, putra tertua dari keluarga Hyoudou adalah menantu pentingnya. Dia juga pernah menjaga orangtuanya sekali, sehingga ia berpikir bahwa setidaknya ia harus keluar dan menemui mereka sekali. Akhirnya dia bisa melakukan hal ini. Setelah melihat Zeoticus, orangtua Hyoudou Issei menyambutnya lalu bertanya dengan cemas

"U-Umm, anakku bilang bahwa dia punya sesuatu yang harus dilakukan dan pergi…. Tapi, dia bilang bahwa dia akan pulang sebelum makan malam…"

Walau mereka telah mengucapkan selamat tinggal pada anak mereka, orangtua Issei masih sangat khawatir tentangnya. Wajar saja. Dia adalah anak mereka yang paling penting. Walau mereka tahu bahwa ia telah bereinkarnasi sebagai Iblis, mereka tidak punya pemahaman yang mendalam tentang situasi ini, tapi mereka juga menyadari betapa berbahayanya tempat yang anak mereka pergi. Ayah Issei bersorak sedikit.

"K-Kalau mereka anak laki-laki, mau bagaimanapun juga akan selalu ada pertarungan! Selain itu, ini adalah pertarungan untuk melindungi kita, dan untuk melindungi orang lain! B-bukankah itu benar?"

Ayah Ise bertanya pada Zeoticus. Ibu Ise juga menunggu balasan Zeoticus.

—Pasangan dari orangtua biasa. Mereka ditemukan di mana-mana, orangtua sangat biasa yang khawatir tentang anak-anak mereka. Orangtua biasa seperti ini melahirkan pemuda yang membawa beban masa depan Dunia Bawah. Memang, justru karena mereka adalah orangtua seperti ini, anak yang punya pendidikan seperti itu. Anak itu juga buru-buru ke tempat yang sangat berbahaya. Zeoticus memegang tangan kedua orangtua Issei, dan amat, sangat menundukkan kepalanya.

"…Hyoudou-san, anakmu, Ise-kun adalah—pahlawan sejati. Harap bangga akan hal ini…anak yang telah kalian besarkan adalah pahlawan yang berjuang untuk menyelamatkan Dunia Bawah, dan untuk melindungi kita. Selain itu, ia pasti akan kembali ke sini. Tidak peduli apa yang terjadi, ia akan datang kembali kepada kita, dan kembali ke sisi kalian."

Orangtua Issei memegang tangan Zeoticus, dan tersenyum meyakinkan.

"Marilah kita mempersiapkan makan malam sama-sama. Ketika anak-anak kita pulang, mereka pasti lapar."

Orangtua yang tidak khawatir tentang anak-anak mereka sendiri tidak ada—. Terlepas dari apakah itu Rias, atau Sirzechs—. Zeoticus memperbolehkan orangtua Issei untuk merasa lebih nyaman, sementara ia juga berharap di dalam hatinya untuk dua anaknya sendiri menjadi selamat—.

Bagian 3[edit]

Berangkat dari rumah sakit di ibukota Lilith, aku, Hyoudou Issei dan teman-temanku dipindahkan ke dunia manusia—perairan pantai Jepang, dan mulai persiapan untuk mencegat Trihexa. Tempat kami saat ini adalah sebuah pulaul kecil tak berpenghuni. Di tepi pantai, dan di tengah malam, semua orang yang berpartisipasi dalam pertempuran telah berkumpul di sini. Para anggota yang akan berpartisipasi dalam operasi melawan Trihexa termasuk Klub Penelitian Ilmu Gaib, budak-budak Sitri, budak-budak Seekvaira Agares-san, dan [Brave Saint] dari tim [DxD]. Sairaorg-san… karena Bael telah diserang, ada banyak hal yang ia tangani, karena itulah ia tiba sedikit terlambat. Meski kemalangan Keluarga Great King berlanjut, aku telah mendengar dari Saji bahwa kerenggangan antara Sairaorg dan keluarganya sendiri sudah sedikit membaik, yang mana patut disyukuri. Tentu saja, orang-orang yang datang ke sini untuk membantu tidak hanya mencakup kita; ada juga Iblis Kelas Atas yang mengurus wilayah di Jepang dan budak-budak mereka yang datang untuk bergabung dalam pertempuran. Grup pengguna kemampuan khusus Jepang—mereka juga telah muncul, dengan Lima Keluarga Besar mendukung mereka. Mayoritas dari mereka adalah berpenampilan spesialis sebagai Onmyouji. Orang-orang ini dipimpin oleh sepupu Akeno-san, kepala klan Himejima saat ini, Suzaku. Kami baru saja bertemu dengannya belum lama ini, dan dia teramat cantik… kepalaku mulai sakit lagi! Terlalu memalukan untuk sepupu Akeno-san menemuiku dalam keadaan tidak berharga…. Selain mereka, ada juga orang lain yang datang—.

"Kami juga datang, Ise!"

Itu adalah suara yang terdengar sangat familiar; itu gadis rubah berambut pirang Kunou, serta ibunya, Yasaka-san!

"Kunou! Yasaka-san juga!"

Yasaka-san membungkuk.

"Sekiryuutei-dono, dan semuanya, kerabatku para Youkai yang tinggal di Jepang juga di sini untuk bertarung. Karena rumah kami telah hancur, kami sudah cukup bermasalah."

Menyusul di belakang Yasaka-san adalah legiun Youkai tak berujung yang bahkan bisa menutupi seluruh permukaan pulau kecil ini. Para sesepuh Youkai pun muncul di antara mereka. Mereka sudah berjuang melawan Trihexa sekali. Meskipun mereka tak bisa dilihat dari sini, Dewa utama mitologi Jepang juga membantu di belakang. Aku serahkan melindungi Jepang pada kalian. Karena Dewa utama kami mengatakan itu, kita hanya bisa mengikutinya. Untuk menghadapi krisis Jepang, semua orang telah keluar untuk berdiri di atas sebuah front persatuan. Di saat-saat kritis, aku akan merasa agak sedih kalau kita tak bisa bekerja sama …kurasa semuanya harus bekerja sama selama masa seperti ini, seperti itu, masa depan akan cerah!

Setelah kami memastikan rincian pertempuran kami secara singkat, kami memiliki masa terakhir istirahat kami sebelum pertempuran dimulai. Sambil semuanya pergi menghabiskan waktu dengan cara mereka sendiri, aku memanjat batu sendirian, dan melihat ke arah di mana Trihexa akan mendekat. …Segera setelah kami tiba di pulau ini, aku bisa merasakan menggigil dingin yang luar biasa di udara. Tekanan yang tak terlukiskan datang dari arah Trihexa. Langit juga mendung. Itu juga karena pengaruh Trihexa. …Makhluk itu sangat tangguh. Itu alami, toh, itu adalah makhluk yang mampu mengubah medan dengan mudah. Ia adalah makhluk yang bahkan mampu mengalahkan Dewa. Bisakah aku mengalahkannya…. Pertama-tama yaitu menghentikan fungsi Holy Grail. Lalu… kita akan bergantung pada rencana yang disebutkan oleh Azazel-sensei yang hanya VIP ketahui. Sejujurnya, aku ingin tahu tentang itu. Tentu saja, kita tidak hanya akan menunggu dengan bodoh pada rencana itu. Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk melindungi, Jepang…itu pasti akan dilindungi! Tapi kalau begitu, maka kita harus melawan Trihexa… itu di kelas yang sama sekali berbeda dari kami… sialan itu, pada akhirnya, apa yang harus kulakukan? Sensei, aku berharap sekali bahwa Anda berhasil melaksanakan rencana itu!

"Ufufu, apa yang orang ini pikirkan sementara kepalanya sakit?"

Sebuah suara memanggilku—itu Rias. Dia menatapku dengan heran.

"Bukan apa-apa, aku hanya ingin tahu bagaimana kita akan mengalahkan Trihexa."

Rias berdiri di sampingku, dan menatap langit.

"…Memang. Ini akan sulit. Tapi, aku tidak mau menyerah. Bagiku, dunia manusia… Jepang adalah rumah keduaku."

Dengan mata yang penuh dengan tekad, Rias berkata begitu. Aku mengatakan

"…Ini akan menjadi waktu untuk kelulusan segera. Aku juga akan menjadi kelas tiga."

"Ya. Aku ingin lulus di sekolah itu. Aku, Akeno, Sona, dan Tsubaki semuanya berharap untuk menjadi mahasiswi, lho?"

"Aku juga merasakannya. Ke mana kalian semua berencana pergi untuk kelulusan kalian?"

"Sona berencana mengadakan perjalanan. Kami belum memutuskan Okinawa atau Hokkaido. Mungkin lebih baik untuk pergi ke kedua tempat selagi kami bisa. Akan lebih baik untuk makan di Osaka juga."

"Jadi kalian berencana untuk melakukan itu! Tidak, tapi, kalau kalian menggunakan lingkaran sihir transportasi, maka akan mudah untuk dicapai."

"Kami ingin melakukan perjalanan dengan pesawat. Setidaknya, perlu menjadi seperti manusia, bukan?"

Rias memberiku kedipan mata. Terbang di pesawat huh. Dalam hal ini, jadwal perjalanan akan menjadi cukup merepotkan… tapi bagus juga karena mereka akan melakukan perjalanan bersama-sama. … Aku memegang tangan Rias. Tangannya… gemetar. Itu mungkin gemetar karena takut, tetapi juga dari kegembiraan sebagai prajurit. Rias selalu tetap tenang, tapi dia juga memiliki saat-saat ketika dia bertindak seperti seorang gadis seusianya. …Selain itu, tanganku juga gemetar gugup. Pada saat ini, dapat dikatakan bahwa kita pasangan cocok lucu yang berbagi keadaaan pikiran yang sama, kan? Rias mendadak mengungkapkan apa yang sebenarnya dia rasakan.

"…Sebenarnya, aku tidak mau kamu berpartisipasi dalam pertempuran ini. Biarpun kamu tidak menginginkannya, aku ingin kamu tinggal dan beristirahat di Dunia Bawah bersama dengan Ogifu-sama dan Ogibo-sama. Itulah yang aku pikirkan. Teman-teman di Klub Penelitian Ilmu Gaib juga berpikir begitu…. Tapi, terlepas dari semua itu, kamu akan tetap datang ke sini tanpa kecuali. Jadi akan lebih baik kalau kita menghadapinya bersama-sama. Kita tidak datang ke sini untuk mati bersama-sama, tapi denganku, dan orang lain bersama-sama, kita akan bisa meningkatkan peluang kita bertahan hidup. Saat itu, Akeno juga mengatakan bahwa kita telah mengatasi berbagai kesulitan bersama-sama sampai saat ini."

Apa yang Rias katakan itu benar. Dalam situasi ini, biarpun aku diposisikan di belakang, aku akan menyerang paksa. Memikirkan hal itu seperti itu, tinggal berdekatan dengan teman-teman yang telah berjuang bersama dari awal akan menjadi pilihan yang lebih baik. Itu benar, selama kita semua berjuang bersama-sama, tidak peduli seperti apa medan perang itu, kita akan mampu bertahan. Itu semua harus kita lakukan! …Aku hanya memikirkan hal-hal yang rumit seperti itu, tapi kita semua pulang hidup-hidup sejauh ini. Jadi kali ini, kita juga harus pergi untuk sebuah serangan habis-habisan! Sementara kita saling menggenggam tangan dengan erat, aku berkata

"Ya, semuanya pasti pulang hidup-hidup!"

Rias tertawa.

"…Ise, kamu benar-benar merasa dapat diandalkan, tetapi sebaliknya, aku menyadari sesuatu akhir-akhir ini. Tidak, akan lebih baik untuk menyebutnya sebuah harapan. Kamu akan bangkit lebih jauh. Itu sebabnya, kupikir kamu dan aku ini berbeda…. …Atur pikiranmu dan bersiap-siap."

"A-Apa maksudmu dengan itu—"

Aku sangat prihatin tentang apa yang dikatakan Rias dan bertanya segera.

"Aku ingin tur kota-kota setiap negara. Aku sangat suka kota. Bahkan membuat model dari mereka."

—Rias mengubah topik lagi. Dia ingin memoles masa lalu topik sebelumnya. Yah, aku mengerti apa maksudnya.

"Kamu benar, Rias dan aku, serta yang lain belum pergi jalan-jalan sebelumnya. Karena aku sudah bereinkarnasi sebagai Iblis dengan kehidupan yang hampir abadi, kita harus melakukan perjalanan ke seluruh dunia setidaknya sekali."

"Ya, itu bagus. Kita akan pergi ke luar negeri setelah ini. Karena—"

Kami saling memandang.

"Ini bahkan belum dua puluh tahun sejak kamu dan aku dilahirkan. Semakin lama kita hidup, semakin banyak hal yang akan kita nikmati."

"Itu juga apa yang aku pikirkan. Aku ingin bersama Rias selamanya."

"Ya, bersama dengan semuanya, kita akan hidup damai selama sepuluh ribu tahun lagi."

Setelah menuangkan hati kita, Rias dan aku menekan bibir kita bersama-sama.

……Nyeri lebih intens dari sebelumnya mengaliri tubuhku, tapi aku harus bertahan saat ini, setidaknya! …Yah, lalu aku akan jatuh ke dalam dilema karena harus menjalani perawatan Asia lagi! Tubuhku benar-benar telah menjadi begitu tidak berguna! Ini benar-benar perlu disembuhkan. Tapi, aku punya energi lagi. Aku memperoleh keberanian untuk bertarung dari Rias. —Jepang, Mari kita melindungimu! Setelah itu, kami bersiap-siap untuk terlibat dengan Trihexa!


Pasukan gabungan melawan Trihexa diam-diam terbang ke langit dari pantai pulau tak berpenghuni. Eksistensi supranatural dengan mengepakkan sayap mereka dan terbang ke udara. Para ahli manusia menunggang di atas Shikigami bersayap atau punggung Youkai. Aku menatap sekilas di pasukan gabungan—itu benar-benar spektakuler. Iblis, Malaikat, manusia, semuanya berasal dari wilayah yang berbeda, ras yang berbeda dengan nilai-nilai dan budaya yang berbeda berkumpul untuk tujuan yang sama. Youkai yang memiliki jumlah terbesar, karena mereka berjumlah lebih dari sepuluh ribu. —melindungi Jepang. Menghentikan Trihexa. Itu adalah tujuan yang sederhana dan mudah dimengerti. Hei, Rizevim. Kau bajingan yang menerjunkan dunia ke dalam kekacauan. Tapi, apakah kau pernah berharap untuk melihat adegan kita bekerja erat bersama-sama? Apakah kau pernah berpikir bahwa kita akan mengakhiri kebingungan? Maaf saja, kita tidak selalu akan menjadi idiot yang bisa dimain-mainkan olehmu. Kita tidak akan kalah dengan bajingan seperti kau! Selama aku memikirkan itu, atmosfer jahat melayang ke arah kami dari langit. Menyipitkan mataku untuk melihat—aku melihat awan sangat gelap di kejauhan. Tidak, itu bukan awan. Sebaliknya, hampir menutup langit, pasukan Evil Dragon dengan sisik hitam! Kita melihat Evil Dragon tak terhitung jumlahnya! —Mereka disertai dengan armor merah dari Sekiryuutei palsu, dan sosok Imperial Beast of the Apocalypse muncul! …Untungnya, kekuatan Pasukan Pertahanan Jepang tidak dikerahkan. Pihak surga dan para Dewa utama mitologi Jepang telah bernegosiasi, dan memutuskan untuk meninggalkan pada kami dulu. Pasukan Pertahanan tetap siaga dan dalam keadaan siaga di sepanjang garis pantai. Jika kami gagal, maka mereka akan masuk pertempuran…. Trihexa telah muncul di Jepang, dari semua tempat di dunia. Setelah ini, apa yang akan terjadi…. Sementara aku masih khawatir tentang hal ini, pertempuran sudah dimulai—. Aku tidak tahu siapa yang meraung di tengah-tengah kerumunan, tapi itu menjadi sinyal untuk awal pertempuran.

"Lindungi negara yang kita tinggali ooooooooooooooouuuuu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"

Lalu, semuanya—.

[Uuuuuuuuuuuuooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooohhhhh!!]

Meraung, dan menyerang Trihexa! Yang pertama menghadapi Evil Dragon adalah Youkai.

[Evil Dragon! Rasakan apiku!]

Di tengah gerombolan Youkai, Yasaka-san berubah menjadi rubah emas berekor sembilan besar! Api yang ia keluarkan dari mulutnya menyapu gerombolan Evil Dragon sekaligus! Kita tak boleh kalah dengan mereka!

"Ayo pergi!"

"Yeah!"

Xenovia dan Irina adalah anggota pertama [DxD] yang mengambil tindakan! Mereka mengeluarkan gelombang dari pedang suci mereka, dan menyerang Evil Dragon sekaligus! Evil Dragon hitam yang sedang tertimpa di kiri, kanan dan tengah menutupi lautan dengan hitam. Begitu Xenovia pergi ke depan, ia tak berpikir tentang konsekuensi, dan hanya mengayunkan teknik terbaik dengan Durandal dan Excalibur menyilang—Cross Crisis. Tapi berkat dia, jumlah Evil Dragon itu langsung berkurang.

"Kalian berdua, berhati-hatilah dengan kecepatan kalian saat bertempur!"

Membantu mereka berdua adalah kakak Xenovia, Sister Griselda.

"Aku tidak akan kalah juga!"

Kiba memegang Gram di tangannya, dan disebut Dragon Knight yang mengalahkan banyak Evil Dragon. Dengan Kiba memegang kekuatan penghancur dari Gram sebagai barisan depan, Knight itu memegang pedang Iblis sambil menunjukkan teknik pedang yang luar biasa.

"Aku akan membakar Evil Dragon di balik pedang Yuuto-senpai!"

Membantu Kiba di sampingnya adalah Koneko-chan dalam Shirone mode-nya. Dia melemparkan kasha menuju Evil Dragon, dan menghabisi mereka.

"Ara, api adalah salah satu favoritku!"

Ravel juga bergabung dalam pertempuran (dia tidak mendengarkan aku saat ini, dan mengikuti kita juga), sambil dia menyebarkan sayap apinya dan mengeluarkan penyembur api ganas. Kolaborasinya dengan Koneko-chan bisa digambarkan sebagai sempurna. Kiba adalah barisan depan, Koneko-chan adalah barisan belakang, dan Ravel juga cocok sebagai support.

"Ise!"

"Mengerti!"

Mendengar sinyal Rias, aku juga memanggil wyvern-ku. Aku memulai persiapan untuk [Crimson Extinct Dragonar]. Aku membiarkan wyvern menutupi tubuh Rias, sambil mereka menutupi tubuhnya dengan armor; dan segera setelah Rias sepenuhnya mengenakan armor

[Boost!!]

—Suara penguatannya bergema, mendua kali lipatkan Power of Destruction-nya sendiri, dan ia segera menghabisi lebih dari lima puluh Evil Dragon dalam satu serangan. Rias dan aku menghabisi Evil Dragon. Jika mereka Evil Dragon diproduksi secara massal, maka mereka bisa dikalahkan dengan satu serangan mode True Queen! Rossweisse-san membuat persiapan untuk mengaktifkan penghalang agar dapat menahan Trihexa yang dibahas sebelumnya. Ada ratusan lingkaran sihir di tangannya, sambil ia maju ke persiapan untuk aktivasi penghalang. Setelah persiapan itu selesai, Trihexa akan berhenti bergerak. Di sisi lain, Gasper berubah menjadi Dark Beast dan membawa Valerie, sementara Evil Dragon yang mendekatinya dikalahkan.

<<Jangan sentuh Valerie!>>

"Ufufu, Gasper, tampannya."

Ara, ia tampak seperti seorang pria! Bahkan nadanya berat… kemarahan Gasper dalam keadaan Balor-nya akan sangat menakutkan.

[Bakar menjadi kehampaan!]

Saji juga menggunakan api hitam untuk menghabisi Evil Dragon.

"Hah!"

Sona-zenkaichou memanipulasi sihir air kebanggaannya, saat ia mengeluarkan gelombang kuat dari permukaan air, dan memanipulasi laut dengan bebas. Air laut menjadi seekor ular raksasa yang menjerat Evil Dragon, lalu menyeret mereka ke kedalaman laut. Evil Dragon yang menuju Sona-zenkaichou ditangani oleh Shinra-zenfukukaichou. Para anggota yang tersisa dari budak-budak Sitri saling dukung dan bekerjasama sebagai tim yang sempurna. Budak-budak Seekvaira Agares-san yang terdekat bertindak dengan cara yang sama. Berikutnya adalah Akeno-san. Akeno-san dan sepupunya Suzaku-san terbang ke udara. Suzaku-san berdiri di atas Shikigami-nya, di punggung besar, burung merah.

"Akeno!"

"Ya, Suzaku-anesama!"

Suzaku-san—dia menyihir bola api besar. Secara bertahap mengambil bentuk burung api! Itu bukan phoenix. Itu binatang suci klan Himejima [Suzaku]! Itu binatang suci yang diturunkan dari generasi ke generasi ke kepala klan, bersamaan dengan namanya. Akeno-san memanggil Raikouryuu-nya. Binatang suci [Suzaku] dan Raikouryuu yang telah mereka berdua panggil menyerang pasukan Evil Dragon! Sepupu Akeno menampakkan kekuatan penuh kekuatan mereka bersama-sama. Tapi, akhirnya musuh membiarkan Sekiryuutei palsu untuk bergabung pertempuran. Mereka menembakkan Dragon Shot yang sama denganku, dan menghabisi banyak Youkai! Sekiryuutei palsu semuanya dikelompokkan, sehingga kita akan harus berurusan dengan kelipatan dari mereka secara bersamaan. Sial! Bagaimana kita bisa ditekan oleh kalian! Hanya ketika aku menyerang untuk menghabisi mereka, aura emas menyilaukan menyelimuti kami. Aura yang dikirimkan kepada kami adalah lembut. Segera, luka dari Youkai yang terluka secara bertahap sembuh. Dan mereka yang terkena serangan musuh…yang terluka. Melihat ke arah asal aura tersebut, itu Asia, yang bersinar dengan cahaya keemasan brilian. Aura yang membungkus tubuhnya telah menjadi sebuah armor.—[Twilight Saint Affection], Balance Breaker subspesies Asia. Kekuatan yang ia capai dengan menjadi lebih lembut daripada orang lain, itu penuh dengan lebih banyak cinta dari Sacred Gear yang lain, itu adalah area perlindungan—. Aura menyerupai Fafnir juga terpancar dari belakang Asia.

"Jangan khawatir, semuanya! Aku akan menyembuhkan luka semuanya! Jadi, silakan lakukan yang terbaik!"

Suara Asia penuh keberanian! Aku sangat ingin membiarkan ayah dan ibu mendengarkan itu! Putri kalian sudah mampu menunjukkan keberanian seperti itu! Pertempuran juga membaik, dan pada saat itu, seorang laki-laki terbang keluar! —itu adalah pemimpin [DxD], Dulio Gesualdo! Dulio menyebarkan sayap berbulu sepuluhnya, dan langsung mengangkat energi sucinya!

"Semuanya, baik-baik saja. Jadi sebagai kapten, aku juga perlu membuat pertunjukan yang bagus untuk kalian lihat!"

Auranya naik, dan membengkak; cahaya suci dipancarkan dari Dulio menutupi seluruh langit!

"—Balance Break!"

Dengan teriakan itu, auranya meningkat keras, dan langit menerangi pada saat yang sama! Sayap Dulio—kini ia punya dua belas sayap mirip dengan Seraph, dan mereka juga bersinar dengan cahaya keemasan. Dia juga punya empat lingkaran cahaya di atas kepalanya. Dengan tangan terbuka, Dulio bergerak ke depan! Semua Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu di depannya terjebak dalam ratusan gelembung. Gelembung itu kemudian berubah! Api intens berputar-putar muncul dalam gelombang, bersama dengan badai ganas, pembekuan udara dingin yang membekukan segalanya, dan halilintar seperti murka Tuhan; berbagai macam fenomena alam terjadi dalam gelembung itu! Dulio terus membuat semakin banyak gelembung, sampai seluruh bagian dari langit dipenuhi dengan gelembung-gelembung milik Dulio. Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu terjebak di dalam, dan menghadapi serangan yang tak tertandingi. Awalnya, ada ribuan Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu yang menderita serangan Dulio sementara terjebak dalam gelembung! Tapi area efek itu masih berkembang! Itu karena gelembung itu tengah diproduksi tanpa henti! Dulio membentang lehernya, dan berani menyatakan

"Ini adalah Balance Breaker of Zenith Tempest, [Flagello di Colori del Arcobaleno, Speranza di Briscola]. Gelembung ini adalah kebalikan dari gelembung yang menghentikan pertempuran. Mereka gelembung yang akan memberikan berbagai hukuman ilahi! Maaf kalau namanya terlalu panjang! Aku tidak tahu bagaimana menjadi plus α subspesies semakin aku menggunakannya!"

Itu sungguh nama yang bertele-tele! Apa itu bahasa Italia? Tapi, itu sungguh punya efek yang luar biasa! Longinus tingkat atas Dulio, bisa mengubah cuaca dan iklim suatu negara selama ia mau… Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu dibantai dengan mudahnya, sehingga tampak dia benar-benar mengatakan yang sebenarnya! Itu Balance Breaker, setelah disesuaikan kekuatannya, itu benar-benar menyapu bersih semua musuh di sekitarnya, tetapi, kalau tidak dikontrol, itu pasti bisa menghasilkan gelembung cukup untuk menutupi seluruh Jepang, atau bahkan mungkin…. Itu juga Balance Breaker subspesies yang dia dapatkan sesudahnya, itu benar-benar mirip Dulio! Ah, pemimpin kami sangat mampu! Dengan kekuatan tempur Dulio dan semua sekutu dari berbagai ras, Evil Dragon diproduksi secara massal dan Sekiryuutei palsu yang mengelilingi Trihexa telah dibantai dengan kecepatan menakutkan! Untuk menghentikan fungsi Holy Grail, kami mulai maju ke arah Trihexa. Ketika kami hampir sampai

<<Itu adalah pertarungan yang mengesankan. Tapi, kalian masih terlalu naif.>>

—Berdiri di atas kepala Trihexa adalah seorang pemuda berkulit coklat yang mengenakan jubah, Apophis. Holy Grail di tangannya mengeluarkan cahaya terang, dan menerangi area sekitarnya. Setelah cahaya pudar, Evil Dragon diproduksi secara massal dan Sekiryuutei palsu muncul disekitar Trihexa lagi! Langit tertutup oleh kegelapan lagi. Semuanya terperangah.

"……Bagaimana ini bisa terjadi?"

"…Ini pasti bohong, tidak ini…semua Evil Dragon ini…!"

…Setelah menghabisi begitu banyak bala bantuan Evil Dragon, mereka telah menghasilkan itu begitu mudahnya, sangat frustasi! Tidak hanya itu, akhirnya, akhirnya! Trihexa juga mulai bergerak—! Ia membuka mulutnya lebar-lebar, dan meludahkan sebuah bola api besar! Orang-orang yang berada di depan bola api langsung ditelan oleh bola api tanpa bisa melakukan apapun. Tidak ada yang tersisa dari mereka—. Bola api besar terbang menuju pulau tak berpenghuni di belakang kami—. Hampir seketika, suara ledakan dan gelombang kejut yang dihasilkan dikirimkan kepada kami, dan seluruh pulau hancur. Hanya satu bola api sudah menghancurkan pulau kecil seutuhnya—. Kalau itu telah mengenai kita, kita semua akan terluka fatal.

"Serang monster itu!"

Aku tidak tahu siapa yang memberi perintah itu, tapi semuanya mulai menyerang Trihexa. Tapi, serangan kami hanya bisa menggaruk bagian luar Trihexa, dan tidak melukai dengan signifikan. Biarpun ia terluka, ia akan segera pulih seakan itu tidak pernah terjadi. Aku juga menggunakan Crimson Blaster dan Solid Impact untuk menyerang…tapi luka Trihexa segera sembuh. …Begitu ya, tidak heran semua Golongan mempunyai begitu banyak kesulitan dalam melawan Trihexa! Rasanya seperti mustahil untuk mengalahkannya! Biarpun aku menggunakan Longinus Smasher untuk menyerang… itu hanya akan mengakibatkan luka sementara. Ia akan pulih dalam sekejap mata! Dengan situasi seperti itu, kami bermasalah pada apa yang harus dilakukan! Makhluk itu juga dikelilingi oleh Evil Dragon diproduksi secara massal dan Sekiryuutei palsu! Saat kekuatan tempur kami melemah secara bertahap, tidak diketahui berapa lama lagi akan sampai pada kekalahan kami!

"Haaaaaaahhh!"

Xenovia mengeluarkan Cross Crisis lagi… tapi luka berbentuk silang pada tubuh Trihexa segera sembuh.

"Oryaah!"

Dulio juga menggunakan Balance Breaker untuk menghasilkan gelembung yang cukup besar untuk memuat Trihexa…. Tapi di tengah jalan, gelembung itu bisa didengar hancur.

"…Ini adalah kali pertama gelembung itu hancur. Trihexa sangat kuat sampai-sampai Balance Breaker-ku pun tak bisa mengalahkannya."

Dulio pun tersenyum masam. Trihexa terus maju. Semuanya masih terus bertarung.

"…Kalau begini terus, Trihexa akan mencapai Jepang!"

Seseorang meneriaki itu dengan putus asa. Pada saat itu—. Ada suara 'boom' dan auman kera. Trihexa, yang terbang di udara, melambat. Aura suci besar segera mendekat, dan melonjak seperti pilar cahaya. Pilar cahaya terbang ke arah Apophis. Apophis sudah melarikan diri dari tempat di mana awalnya ia berdiri…. Kita semua dikejutkan dengan terjadinya tiba-tiba. Orang yang mengeluarkan pilar cahaya dan menghentikan sejenak Trihexa muncul di depan mata kita.

"—Apa Itu, kau hanya menghadapi sesuatu setingkat ini, tapi kau sudah mengatakan hal-hal mengecewakan seperti itu?"

"Fufu, tidak mungkin. Pertunjukan dimulai sekarang. Bukankah itu benar, Hyoudou Issei?"

Terbang di langit itu seorang pria yang mengenakan jas hitam—Crom Cruach dan pengguna Holy Spear, Cao Cao!

"…Crom Cruach! Kau juga, Cao Cao!"

Aku tidak berharap bahwa kedua orang ini akan muncul tepat pada titik kritis saat ini! Crom Cruach meretakkan buku-buku jemarinya dengan keras.

"Aku harus membayar kembali kebaikan yang Tannin tunjukkan. Dan bila kau atau Vali Lucifer yang jatuh dalam situasi seperti ini, aku akan sangat bermasalah."

Usai mengatakan itu, Crom Cruach mengubah lengan kanannya menjadi cakar naga, dan mengumpulkan jumlah besar aura di tangannya. Dengan sapuan horisontal ganas, ribuan Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu hancur! Cao Cao juga memasuki keadaan Balance Breaker-nya, saat cincin cahaya bersinar di belakangnya, dan ia berdiri di atas sebuah bola saat ia terbang di udara. Dengan hanya satu ayunan Holy Spear, sebagian besar dari Evil Dragon dimangsa! Crom Cruach terbang setelah ia melirik ke arahku, dan Cao Cao menyandarkan tombak di bahunya, setelah mereka berdua mengatakan padaku pada saat yang sama

"—Aku belum selesai menonton kalian. Jadi aku juga datang untuk membantu."

"Orang yang akan mengalahkanmu dalam duel adalah aku. —Jadi aku akan terganggu bila kau mati."

……Sial! Aku sangat tersentuh sampai-sampai aku pun tidak bisa menahannya! Lawan yang pernah menyebabkan kita menderita datang untuk membantu kita saat-saat dibutuhkan! Itu sangat menyentuhku! Tapi, bukan hanya mereka yang datang untuk membantu!

"Lihat ke sana!"

Seseorang meneriakkan itu, dan ketika aku menoleh, naga oriental kolosal terbang di udara. Aku mengakui naga oriental memanjang ini! —itu adalah salah satu dari Five Great Dragon King, Yu-Long! Di atas punggungnya adalah sosok yang familier!

"Tidak baik untuk melupakan orang-orang tua."

"Sun Wukong generasi pertama Jisan!"

Pria tua itu melompat ke Jīndǒu Yun-nya dengan Jingu Bang di tangannya, dan terbang di udara. Lalu memperpanjang Jingu Bang, dan menyapu Evil Dragon dengan cepat!

"Aku belum pergi ke garis depan sampai saat ini. Yah, aku akan menggunakan kesempatan ini dan melakukan sesuatu yang baik."

Seiring dengan dukungan dari Jisan, orang lain juga turun dari punggung Yu-Long!

"Ini sangat berlebihan. Sungguh, aku tidak tahan padanya bahkan di usia tua ini."

"Benar sekali, si bodoh Wukong, dia menyeret kita meski kita sudah lama pensiun."

Itu seorang pria tua yang gemuk dengan kepala babi dan seorang biarawan tua berjenggot dengan kalung yang terbuat dari tengkorak di lehernya. Mereka berdua mengeluh saat mereka terbang di udara. Pria tua berkepala babi meludahkan bola api besar dari mulutnya, sementara pria tua berjenggot menggunakan air laut untuk membuat berbagai makhluk! Segerombolan besar Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu dikalahkan oleh mereka! Melihat ini, generasi pertama Jisan tersenyum.

"Jangan seperti itu, Wujing, Bajie. Katakan padaku lagi? Siapa yang dulu biasanya mengeluh bahwa mereka tidak boleh kalah dengan pemuda-pemuda ini?"

—Apa! Aku mengerti secepat yang generasi pertama Jisan katakan! Pria tua berkepala babi dan pria tua berjenggot adalah Zhu Bajie generasi pertama, Cleaner of the Altars dan Sha Wujing generasi pertama, Golden-bodied Arhat. Jadi mereka! Sekelompok orang yang sangat luar biasa datang! Aku kaget melihat orang-orang dari Perjalanan ke Barat di sini! Mereka bertiga menyinkronisasi gerakan mereka untuk bertindak sebagai tim yang sempurna, saat mereka menghabisi Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu dalam sekejap! Mereka juga mulai menyerang Trihexa, mereka sangat energik! Menyusul tindakan dari tiga orang tersebut, Yu-Long menghela napas api saat ia mengatakan

[Jadi, tidak ingin pergi mengamuk sebenarnya bohong!]

""Diam kau, naga tak berguna!""

Kombinasi dari Dragon King muda sederhana, Zhu Bajie generasi pertama dan Sha Wujing generasi pertama ini sangat mengejutkan.

"Hei, sang pangeran bahkan datang kali ini. Yu-Long, kau harus bekerja lebih keras, oke?"

Melihat ke arah tatapan Sun Wukong generasi pertama—seorang anak lelaki dengan pakaian mengingatkan bunga teratai terbang di udara. Dia berdiri di atas roda yang menyemprotkan api, saat ia memegang tombak panjang menyala di tangannya. Anak itu mengeluarkan sebuah aura suci, saat ia dengan tenang berbicara kepada tiga generasi pertama dan Yu-Long

"Wukong, Wujing, Bajie, Yu-Long, kalian harus tahu kapan berhenti mengejek. Dunia kini tengah menghadapi krisis. Sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan prestasi yang telah kalian peroleh."

Kata-kata dari anak lelaki itu menyebabkan semua generasi pertama Jisan fokus pada berurusan dengan musuh, tanpa mengangkat satu pun keluhan. Cao Cao menggunakan Holy Spear-nya untuk memusnahkan Evil Dragon, saat meratapi

"…Nezha Prince, murid asli Xuanzang pun datang, sehingga kekuatan tempur utama dari Gunung Meru asli datang ke sini, yang berarti Indra juga menjadi serius."

Dia adalah… Nezha Prince yang legendaris! Ini benar-benar barisan seperti mimpi. Aku tak bisa percaya! Aku tak bisa menahan perasaan gembira! Tapi, kalaupun mereka terus melenyapkan Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu, jumlah mereka masih terus berkembang!

"Kuh! Mereka masih meningkat!"

Sama seperti seseorang mengatakan itu, gelombang demi gelombang melonjak. Bahkan Evil Dragon sangat mirip dengan Grendel dan Evil Dragon dibentuk oleh pohon-pohon seperti Ladon muncul dalam kemasan! Aku tahu bahwa Grendel telah diproduksi secara massal, tapi aku tidak berpikir bahwa Ladon pun telah diproduksi secara massal! Tapi, aliran bala bantuan di pihak kita juga meningkat! Evil Dragon seperti Grendel muncul di depan kita diserang ke laut oleh seseorang yang memakai armor singa—.

"Akhirnya kesusul juga. Maaf aku telat."

Itu Sairaorg-san dan budak-budaknya.

"Sairaorg-san!"

Hanya ketika aku bersukacita pada kemunculan kepala Keluarga Great King berikutnya, seorang pendekar yang sangat kuat juga muncul; ia dengan mudah memotong Evil Dragon mirip Ladon yang menyebar di hadapan kita, bersamaan dengan penghalang yang mereka bentuk. Mencermati—itu adalah pria yang melayang di udara melalui penggunaan sihir dan bisa digambarkan sebagai perwujudan dari otot; ia memegang pedang suci seperti Durandal di tangannya saat ia menebas kerumunan Evil Dragon. Bahkan tendangan sederhananya sudah cukup untuk menyapu Evil Dragon! Mataku bertemu dengan orang itu. Wajahnya berkerut juga memiliki banyak otot kukuh—.

"Aku penasaran siapa itu… jika itu bukan bocah Sekiryuutei."

Orang itu adalah orang yang memicu pemberontakan prajurit Gereja beberapa waktu lalu, nama besar dari Gereja sudah datang ke Jepang bersamaan dengan prajurit, Yang Mulia Vasco Strada.

"Yang Mulia Strada! Bahkan Anda juga datang?"

Aku sangat terkejut! Aku terkejut ketika kelompok generasi pertama Perjalanan ke Barat muncul, tapi aku juga terkejut ketika pria tua ini datang! Yang Mulia Strada tertawa gembira.

"Fufufu, anak-anak muda yang mempertaruhkan hidup mereka di garis depan dalam menghadapi krisis dunia, kalau aku tidak menyeret tulang tuaku ke garis depan demi dunia, maka aku tidak akan bisa menghadapi Tuhanku. Meski aku sudah pensiun, aku kembali ke medan perang untuk sementara pada munculnya krisis dunia."

Usai mengatakan itu, Yang Mulia Strada mengayunkan replika Durandal dan membagi Evil Dragon mirip Grendel menjadi dua. Para prajurit Gereja yang dipimpin oleh Yang Mulia juga terbang ke udara dan melawan Evil Dragon yang juga terbang di udara! Astaga! Semua bala bantuan orang-orang itu mengejutkanku! Bahkan air mata sukacita mengalir dari mataku! Pada saat itu, Rossweisse-san, yang seharusnya mempersiapkan penghalang mengungkapkan ekspresi sedih.

"…Persiapan untuk teknik sudah selesai, tapi kita harus mengurangi jarak dari Trihexa agar bisa bekerja, jadi kita perlu memikirkan cara…. Aku juga sangat prihatin tentang gerakan Apophis."

Begitu ya, begitulah situasinya! Sangat yakin bahwa Apophis, yang berdiri di atas kepala Trihexa akan menghambat aktivasi penghalang ini! Tapi, ia harus lebih dekat dengan Trihexa dulu agar bisa bekerja. Aku terbang ke sebelah Rossweisse-san, dan pada saat itu, Cao Cao juga datang.

"Aku akan membersihkan jalan. Dihitung sebagai salah satu layanan spesialku."

Setelah mengatakan itu, ia memutar Holy Spear, dan melafalkan mantra kekuatan!

"O Spear, Holy Spear sejati yang menembus Tuhan! Menyerap ambisi King of Domination yang tidur di dalam diriku, dan menembus celah berkat dan kehancuran! Engkau, mengumumkan kehendak, dan berubah menjadi cahaya!"

Cincin cahaya di belakang Cao Cao bersinar lebih terang, dan aura yang menyelimuti Holy Spear juga meningkat sampai batasnya. Bagi kami Iblis, hanya melihat cahaya ini dan sesuatu yang bersinar terang ini cukup untuk menyebabkan kulit kami tersengat kesakitan seperti dibakar. Aku bahkan bisa merasakan itu melalui armorku, jadi itu jelas aura suci yang sangat kuat. Cao Cao meneriakkan bagian terakhir!

[—Truth Idea!]

Seakan tombak tengah diberkati, itu mengeluarkan cahaya menyilaukan, dan gelombang suci terpancar dari tombak itu. Gelombang suci dikeluarkan oleh tombak yang tersebar di seluruh langit. Seketika, Evil Dragon tampaknya takut akan sesuatu yang tak terlihat, dan bergerak agak jauh dari Trihexa. Apophis, yang berdiri di atas kepala Trihexa, juga terpengaruh; Holy Grail jatuh dari tangannya, saat ia tiba-tiba menjerit kesakitan.

<< …I-ini, otoritas… Tuhan dalam Injil! …Bila ini terus berlanjut…Aku bahkan mungkin kehilangan kesadaranku…!>>

Apophis melarikan diri dari tubuh Trihexa! Menggumkan! Meskipun aku tidak mengerti, apakah itu kekuatan yang mampu mengusir hal-hal jahat? Aku juga pernah mendengar tentang Truth Idea milik Holy Spear. Efek ini didasarkan pada kehendak Tuhan dalam Injil yang berdiam di dalam Holy Spear…. Kali ini, apakah itu kekuatan untuk mendorong mundur sejumlah besar Evil Dragon dan Sekiryuutei palsu, dan menyebabkan rasa sakit untuk Apohis…?

"…Kali ini, sepertinya kehendak dalam tombak ini telah menanggapiku. Nah, sekarang giliranmu."

Rias dan Rossweisse-san saling menatap saat keduanya mengangguk setuju. Rossweisse-san mendekati jaraknya dengan Trihexa. Dia kemudian menciptakan sebuah lingkaran sihir raksasa yang cukup besar untuk menutupi area sekitarnya, dan berteriak!

"Aku menghentikan Trihexa!"

Setelah Rossweisse-san menyentuh lingkaran sihir dengan tangannya, penghalang diaktifkan. Detik berikutnya, medan energi yang tidak diketahui menutupi seluruh area. Banyak penghalang sihir kemudian muncul di seluruh tubuh Trihexa, dan menutupi Imperial Beast of the Apocalypse seutuhnya. Trihexa mengeluarkan jeritan kesakitan, tapi lingkaran sihir penghalang membuka satu demi satu, dan Trihexa terjebak di bawah beberapa lapisan. Akhirnya—. Kita semua lalu menegaskan bahwa Trihexa lumpuh.

…….

…Trihexa tidak bergerak!

[BEERRRRHHHAASSSIIILLL!]

Semuanya meletus! Mereka bersorak keras setelah melumpuhkan Trihexa! Tapi, pertempuran belum berakhir! Kalau kita belum menghentikan Holy Grail, Evil Dragon diproduksi secara massal dan Sekiryuutei palsu masih akan mampu bergerak. Penghalang itu hanya mampu menahan Trihexa! Berikutnya adalah untuk tetap waspada pada gerakan Trihexa, memusnahkan semua Evil Dragon, dan memberikan Holy Grail ke dua orang itu. Aku berkata kepada Gasper dan Valerie

"Aku akan meninggalkan Holy Grail pada kalian, Gasper dan Valerie!"

<<Mengerti! Aku pasti akan menghentikan Holy Grail!>>

"Ufufu, mari kita lakukan yang terbaik. Jangan tertinggal."

Gasper dan Valerie terbang ke arah kepala naga dari Trihexa untuk menghentikan Holy Grail yang tersisa di atasnya. Sisanya terserah kepada mereka. —Nah, aku kira aku akan bertarung. Aku melihat bahwa Apophis telah pindah dari kepala Trihexa. Dia mendarat di pulau tak berpenghuni lain yang berada di dekatnya. Evil Dragon yang menyerupai Grendel dan Ladon masih mengalikan pada tingkat yang lumayan. Dibandingkan dengan Evil Dragon diproduksi secara massal yang biasa, kemampuan mereka lebih unggul, dan mereka amat sangat kuat. Tapi, Apophis jauh lebih berbahaya daripada mereka! Setelah menyiapkan tekad untuk melawan Apophis dalam pertandingan kematian, aku terbang menuju pulau ia mendarat—.