Shin High School DxD (Indonesia):Jilid 1 Life.1

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life.1 Iblis Kelas Atas Hyoudou Issei[edit]

Bagian 1[edit]

Beberapa hari kemudian—.

Kami pergi ke dunia Iblis, Dunia Bawah, selama liburan sekolah kami. Walau Dunia Bawah berbeda dari dunia manusia, keluasannya kurang lebih sama, tapi tak ada samudra karena hanya daratan luas yang tersebar di seluruh dunia. Sebelumnya Dunia Bawah dibagi menjadi dua bagian, wilayah Iblis dan Malaikat Jatuh (Malaikat yang diusir dari Surga ketika mereka memiliki perasaan jahat). Namun, karena semua mitologi, termasuk Malaikat, mulai membentuk aliansi tahun lalu, mereka semua mulai berinteraksi dan perasaan ketegangan yang disebabkan oleh melintasi perbatasan nasional juga hampir menghilang.

Tempat dimana kami berada adalah wilayah Gremory di Dunia Iblis. Itu adalah wilayah yang dikelola oleh bangsawan feodal Iblis Kelas Atas keluarga Gremory. Konferensi pers pertunangan diadakan di hotel paling indah di kota kastil itu. Dan ketika korps pers di seluruh Dunia Bawah berkumpul di aula yang disiapkan untuk konferensi pers, aku dan — gadis cantik yang duduk di sampingku di kursi konferensi, Rias Gremory, tersilau dari kilatan cahaya kamera. Seorang gadis berambut crimson dengan mata biru penuh dengan keanggunan! Seorang wanita cerdas yang unggul dalam menggunakan kekuatan Iblis. sihir, dia memang wanita jenius yang dicapai dalam seni sastra dan militer! Ditambah lagi, dia memiliki mode tiada taranya dan oppai besar!

Ya, gadis cantik berambut crimson yang duduk di sebelahku adalah majikan Iblisku, juga kepala keluarga Gremory berikutnya, seorang putri, Rias Gremory. Saat ini dia adalah seorang mahasiswa dan telah pensiun secara alami dari Klub Penelitian Ilmu Gaib, memberikan posisinya sebagai ketua pada Asia setelah dia lulus dari Akademi Kuoh musim gugur ini. Rias dan aku berbaris dan memulai konferensi pers sambil kami berkata kepada korps pers—.

“—Dengan begitu, saya ingin melaporkan bahwa saya, Rias Gremory, bertunangan dengan pria ini, Hyoudou Issei.”

Saat konferensi pers dimulai, dia mengumumkan berita pertunangan di samping perkenalan ringan. Dalam sekejap, Rias dan aku tersilau oleh kilatan simultan yang meningkat. Karena konferensi pers ini diadakan untuk memberitahu publik bahwa aku bertunangan secara resmi dengan Rias, aku juga...

“Saya akan ikut serta dalam perkenalan juga... Uhm, tapi saya duga semua orang sudah kenal soal saya...”

Aku memulai percakapanku seperti itu dan melanjutkan dengan [Saya bertunangan dengan Rias Gremory]. Rias adalah seorang selebriti karena dia adalah seorang putri Iblis Kelas Atas, dan kakaknya juga adalah Maou Lucifer. Menjadi budaknya, serta reputasi yang kuperoleh melalui pertempuran melawan organisasi teroris [Khaos Brigade] yang telah melukai Iblis dan mitologi lainnya, aku tidak hanya dikenal oleh Dunia Bawah tetapi juga mitologi lain. Digabungkan dengan kekuatan Naga legendaris, [Welsh Dragon], Sekiryuutei Ddraig, yang berdiam di dalam tubuhku, minat eselon atas terhadapku terus meningkat. ...Dan yang paling penting, alasan mengapa aku populer adalah...itu ketika sang reporter memberikan pertanyaannya. Reporter pertama bertanya.

“Ini adalah pertanyaan yang ditujukan untuk selebriti Dunia Bawah, Oppai Dragon, atau dikenal sebagai Hyoudou Issei. Saya ingin bertanya tentang dimulainya kehidupan romantis Anda dengan Switch Princess, Rias Gremory—”

—Oppai Dragon, Switch Princess. Kata-kata konyol seperti itu muncul entah dari mana... [Oppai Dragon] adalah program SFX superhero dengan nama resmi [Chichiryuutei Oppai Dragon]. Setiap kali aku mengalami masalah, aku akan selalu bilang [Oppai! Oppai!], Dan karena kekuatan misterius yang kuperoleh sebagai hasil dari oppai itu, orang-orang mulai memanggilku [Oppai Dragon], dan bahkan dibuat menjadi program TV. Berkat itu, aku menjadi populer di kalangan anak-anak di Dunia Bawah. Dan alasan Rias dipanggil [Switch Princess] adalah karena oppai-nya menjadi pemicu untuk kekuatanku. Aku akan memperoleh kekuatan jika aku...uhm, menyentuh dan menekan oppai Rias. ...Memikirkannya dengan tenang, aku pasti tak tahu apa yang kukatakan. Tapi berkat itu, aku berhasil melepaskan diri karena mencubit beberapa kali, serta membuat kemajuan dalam hal kekuatan, jadi aku rasa itu tak bisa dihindari! Apa caraku berubah karena permintaan berlebihanku pada oppai juga?

Dan karena ada hal-hal semacam itu, kenyataan bahwa Rias dan aku mengalami berbagai keadaan hingga kini membuat kami terkenal tidak hanya di Dunia Bawah, tetapi juga di antara mitologi lainnya. Yah, mungkin juga karena pertunangan kami sehingga kami menarik banyak perhatian ini dalam konferensi pers. Ketika aku menjawab pertanyaan para reporter, aku memikirkan hal-hal semacam itu. Namun, para reporter terus bertanya satu demi satu.

“Ada desas-desus yang mengatakan bahwa pernikahan akan terjadi segera setelah Putri Rias lulus dari universitas. Apakah ini benar?”

“Hyoudou-san! Tolong beri tahu saya seperti apa kalimat lamaran Anda! Sementara lamaran Anda kepada gadis-gadis lain di turnamen itu sangat populer, saya ingin Anda memberitahu saya lamaran Anda kepada Putri Rias karena belum dipublikasikan!”

“Saya dengar Hyodou-san juga bertunangan dengan gadis-gadis lain, tapi apakah tanggal untuk pernikahan sudah diputuskan?”

“Putri Rias, bagaimana urutan pertunangan para gadis?”

“Ada juga desas-desus yang mengatakan bahwa ada kemungkinan untuk menikahi putri keluarga Phoenix, Putri Ravel. Apa pendapat Anda tentang masalah ini?”

“Apakah Anda akan tinggal di Dunia Bawah setelah menikah? Ataukah Anda akan tinggal di rumah orangtua Hyoudou-san di dunia manusia?”

Baik Rias dan aku menjawab dengan jawaban yang kami ingat sebelumnya seperti ‘Etto, sebenarnya—’ atau ‘Kami belum bisa memberi Anda jawaban apapun’. Tapi, karena kami tidak dapat menjawab semua pertanyaannya, kami memberi isyarat kepada panitia pada waktu yang tepat.

[Sekarang, kita akan mengakhiri konferensi pers pertunangan ini.]

Saat panitia menutup acaranya, Rias dan aku berdiri dari tempat duduk kami dan meninggalkan tempat itu.

“Hyoudou-san!”

“Putri Rias!”

Di belakang kami, badai kilatan berlanjut, dan sejumlah pertanyaan dilontarkan. Yah, pertunangan dengan seorang putri memang merepotkan, huh...atau begitulah perasaanku, tapi aku menarik napas dalam-dalam dan menatap Rias segera setelah kami melangkah ke koridor dan pintu-pintu ke tempat ditutup di belakang kami.

“Hahaha.”

“Fufufu.”

Seolah-olah kegugupan kami benar-benar menghilang, kami berdua tertawa terbahak-bahak. Dengan ini, konferensi pers berakhir dengan aman. Omong-omong, soal kalimat lamaran yang ditanyakan dalam salah satu pertanyaan...lupakan, aku akan berhenti mengungkitnya, itu terlalu memalukan!

Rias dan aku diantar oleh teman-teman kami saat kami kembali ke ruang ganti. Aku duduk di kursi dengan kelelahan.

“Ah, selesai juga...ini sangat melelahkan.”

“Kerja bagus di luar sana.”

Ravel lalu memberiku segelas teh. Wah, aku bersyukur bahwa manajerku sangat bijaksana. Rias tersenyum masam sambil dia berkata.

“Kita tidak punya pilihan karena aku adalah kepala keluarga bangsawan Gremory berikutnya dan kamu adalah pria yang sangat terkenal di Dunia Bawah. Wajar jika kita mengadakan konferensi pers, itu akan menjadi seperti ini. kita tidak punya pilihan selain beradaptasi. Kehidupan Iblis ini kan panjang.”

Aku sampai pada suatu kesadaran. ...Kalau seseorang menjadi selebritas di Dunia Bawah, orang itu harus melakukan sesuatu seperti ini setiap kali sesuatu terjadi...omong-omong, seperti kata Rias, jangka waktu Iblis itu panjang. Katanya selama sepuluh ribu tahun, atau bahkan lebih lama. Kalau aku harus melakukan hal semacam ini setiap tahun, apakah itu berarti aku harus melakukannya sepuluh ribu kali lagi? ...Hanya memikirkannya, aku menjadi kesal. Xenovia tengah melihat smartphone miliknya sambil berkata.

“Lihat, [Oppai Dragon] dan [Switch Princess] menjadi tren sekarang di media sosial Dunia Bawah.”

Xenovia lalu menunjukkan kepada kami layar ponselnya...ini asli, sepertinya semua orang ribut-ribut soal konferensi pers pertunangan kami. Rias tersenyum.

“Fufufu, kita harus hati-hati, ya? Kita diikuti oleh media dan banyak orang.”

...Yeah, itu seperti kata Rias. Kita harus berhati-hati untuk tidak membiarkan rumor buruk menyebar. Nah, kegiatan kami saat ini terpusat di dunia manusia juga, jadi aku kira media tidak akan mengejar kami sejauh itu, dan itu berarti aku bisa tenang karena tidak akan ada liputan langsung. Tiba-tiba, seolah-olah Xenovia mengingat sesuatu, dia berkata.

“Mungkin akan lebih baik jika kita mengadakan konferensi pers pertunangan juga?”

Asia menanggapi ini dengan panik.

“Hauu! Sepertinya a-aku tidak akan bisa bertahan dengan sesuatu seperti itu...”

Xenovia dan Asia takut pada konferensi pers pertunangan. Sebenarnya, ada pertanyaan yang ditanyakan selama konferensi pers tadi, tapi...aku bertunangan dengan gadis selain Rias!

Asia Argento, Himejima Akeno-san, Toujou Shirone (Koneko)-chan...dan kakaknya Kuroka, serta Xenovia Quarta, Shidou Irina, dan Rossweisse-san! Sampai sekarang, aku telah menjanjikan masa depan dengan delapan gadis. Atau haruskah kukatakan, aku melamar mereka (ada juga aku dilamar?) Hehehe, aku memutuskan untuk membuat semua gadis yang menyukaiku menjadi pengantinku. Toh, mereka menemaniku melalui berbagai hal sejauh ini seperti kehidupan sehari-hari, dan juga dalam pertempuran. Apalagi, kami membicarakan aku, orang yang tujuannya jadi Harem King, lho! Jika ada seorang gadis yang bilang padaku bahwa dia menyukaiku, dan aku juga menyukainya...aku juga ingin membuatnya bahagia! Karena sah-sah saja Iblis menikah dengan banyak orang dari lawan jenis, masalah itu sudah jelas. Sebagai pacar pertamaku, dan juga tunanganku, Rias sangat menyadari hal ini. Karena Rias adalah Iblis berdarah-murni yang mengerti poligami, dia setuju serta memberinya izin untuk memiliki lebih dari satu pengantin. Faktanya, Rias yang punya keberanian untuk mengatur gadis-gadis itu sendiri. Rias berkata pada gadis-gadis itu.

“Aku yakin bahwa ada orang-orang yang perlu dan yang tidak perlu melakukannya. Asia dan Xenovia, kalian tidak perlu melakukannya. Hal yang sama untuk Akeno, Shirone, dan Kuroka.”

Ah, jadi tidak masalah apakah aku melakukannya atau tidak. Meskipun aku berpikir demikian, konferensi pers berikutnya akan dilakukan dengan Asia atau Akeno-san...jadi tidak apa-apa jika aku tidak melakukannya, huh. Onee-sama Jepang dengan rambut hitam panjang mengkilap, (sungguh mode yang luar biasa!) Himejima Akeno-san, kecewa.

“Ara, ara, tidak melakukan konferensi pers dengan suamiku...Ise-kun, meskipun aku menantikannya.”

“...Aku baik-baik saja apakah kita melakukannya atau tidak karena kenyataan bahwa aku pengantin Ise-senpai tidak akan berubah.”

Orang yang duduk di pangkuanku sambil makan camilan selagi bicara adalah junior loli kecilku yang setahun di bawahku, Toujou Shirone-chan. Meskipun sekarang, semua orang memanggilnya [Shirone-chan] dibanding nama lamanya, [Toujou Koneko]. Akeno-san adalah [Queen], sementara Shirone-chan alias Koneko-chan adalah [Rook] dari budak-budak Rias. Asia, Xenovia, dan Rossweisse-san juga budak Rias pada awalnya, tapi ketika aku dipromosikan, pertukaran terjadi dan sekarang mereka menjadi budakku. Ada seorang gadis yang mengangkat tangannya. Seorang gadis lugu dengan rambut coklat muda diikat menjadi twintail — teman masa kecilku, Shidou Irina. Irina, yang merupakan Malaikat Reinkarnasi, berkata.

“Ah, aku mungkin akan melakukannya. Ini untuk para pejabat Surga. Aku menerima penjelasan dari atasan.”

Para Malaikat saat ini tidak dapat menghasilkan Malaikat yang baru sebagai hasil dari Perang Besar yang terjadi antara Tiga Golongan di masa lalu. Ketika mereka membentuk aliansi, para Malaikat menggunakan teknologi yang disarankan oleh Iblis dan Malaikat Jatuh untuk menciptakan sistem yang membuat orang yang ditargetkan menjadi terlahir kembali sebagai Malaikat. Irina adalah Ace Michael-san (pemimpin di Surga). Karena para Malaikat meniru sistem reinkarnasi Iblis, [Evil Piece], mereka menggunakan kartu remi sebagai bentuk reinkarnasi mereka. Dan ketika Irina menerima kartu Ace dari Michael-san, dia menjadi Malaikat Reinkarnasi.

“Sungguh! Yah, benar juga...Irina kan Ace Michael-san...”

Ketika Irina mengatakan itu padaku, aku mengangguk ketika mencoba untuk menunjukkan persetujuan. ...Konferensi pers pertunangan dengan Irina dipimpin Surga? Ataukah gereja Kristen? Sebuah konferensi pers yang memiliki atmosfer suci itu...seperti menakutkan dari sudut pandang Iblis, atau terasa seperti sesuatu yang baru...ada seorang lagi yang mengangkat tangannya. —Itu Rossweisse-san.

“Karena aku dilahirkan sebagai Valkyrie, apakah lebih baik bagiku untuk memberitahu Norse?”

Rossweisse-san adalah mantan Valkyrie yang lahir di mitologi Norse. Jika itu masalahnya, haruskah kita menghubungi kampung halamannya Asgard dan mengadakan konferensi pers di sana...? Karena teman-teman kami berasal dari banyak tempat, kami akan banyak memikirkan hal-hal ini. Itu sama untuk upacara pernikahan, di mana akan diadakan di masing-masing tempat, dan aku yakin bahwa akan ada banyak pendapat dari sini dan seterusnya. Meskipun itu adalah sesuatu yang jauh, lebih baik untuk mempersiapkannya secepat yang kami bisa.

“Hahaha...sepertinya aku benar-benar tidak punya pilihan selain terbiasa dengan ini.”

Aku tertawa canggung sambil menggaruk pipiku. ...Meskipun itu hanyalah kerja keras, itu penuh dengan kebahagiaan. Aku bersyukur sekali bahwa aku disukai oleh banyak gadis. Benar-benar suatu berkat.

Satu setengah tahun ini, aku hampir mati beberapa kali...tidak, aku bertarung dalam pertempuran sengit yang akan menghancurkan tubuhku, tapi ketika aku berpikir bahwa aku berjanji pada teman dan pacarku, ‘Layakkah untuk mati?’ ...Sudah jelas bahwa hidup lebih baik. Namun, insiden yang menimpaku tidak lain hanyalah kesulitan yang bisa membunuhku!

“Menjadi calon Harem King masa depan adalah kerja keras.”

Orang yang mengatakan itu dari belakang adalah si pangeran tampan Kiba Yuuto! Orang ini adalah [Knight] Rias dan sahabatku. Dia menjadi sahabatku saat dia selamat melalui kematian beberapa kali bersamaku. Aku tertawa pahit sambil aku berkata sebagai tanggapan atas kata-kata temanku.

“Yah, entah bagaimana aku akan mengurusnya.”

Ya, aku tidak punya pilihan selain mengurusnya.

Dibandingkan dengan pertempuran di mana aku bisa mati, hal semacam ini tidak ada apa-apanya. Juga, hari tanpa pertempuran seperti ini sangat penting bagi kami. Jika itu untuk kebahagiaan masa depan, pria ini, Hyoudou Issei, akan berdiri untuk melakukan yang terbaik! —Dan, pada saat aku menyemangati diri. Manajerku alias Ravel membuka buku catatannya saat dia berkata padaku.

“Dan sekarang, Ise-sama, saatnya untuk pekerjaan kita selanjutnya. Aku telah mencocokkan beberapa permintaan yang masuk dengan perjalanan kita ke Dunia Bawah. Uhm, akan ada wawancara sebagai Oppai Dragon dari majalah anak-anak dalam dua jam. Dan setelah itu, kamu akan syuting untuk iklan berikutnya—”

...Ketika aku menjadi terkenal, kehidupan pribadiku menjadi tidak ada. Setelah menjadi Iblis Kelas Atas dan bergerak selangkah lebih dekat untuk mencapai mimpiku menjadi Harem King, kenyataan tetap membuatku kewalahan—.

Bagian 2[edit]

Keesokan harinya—.

Aku di sekolah. menatap langit sambil duduk di bangku di kampus SMA Akademi Kuoh.

“Ahh—, aku ingin meraba oppai...”

Kataku dengan bingung.

Aku memiliki sedikit waktu untuk mengobrol dengan gadis-gadis serta jadwalku dan banyak hal menjadi sangat sibuk. Peristiwa ecchi menjadi semakin jarang karena aku harus bekerja sebagai Oppai Dragon dan berpartisipasi dalam Rating Game World Tournament. Sial! Aku sangat merindukan saat-saat dimana Gereja Trio Asia, Xenovia dan Irina akan mengejutkanku dengan melakukan hal-hal ecchi!

...Meskipun awalnya aku merasa bingung, sekarang aku merindukan tawa Asia dan yang lainnya karena banyak hal yang begitu mendadak.

Ah, Rating Game adalah kompetisi untuk para Iblis. Ini adalah kompetisi di mana seseorang memerintahkan budak mereka sebagai bidak catur untuk terlibat dalam pertarungan melawan budak lawan, dan masing-masing pertandingan ini mengikuti seperangkat aturan tertentu.

Meskipun di Dunia Bawah semua orang menggunakan turnamen ini untuk mencapai puncak, itu juga merupakan salah satu ambisi untuk Iblis Kelas Atas. Berpartisipasi dalam Rating Game secara aktif juga merupakan salah satu impian Rias.

Saat ini, ada turnamen yang disebut sebagai Rating Game World Tournament [Azazel Cup]. Itu semua mitologi yang berpartisipasi. Aku juga membuat timku sendiri dan berpartisipasi dalam turnamen. Rias memasuki turnamen dengan timnya sendiri juga. Baik timku dan tim Rias adalah dua dari enam belas tim yang berhasil mencapai babak utama setelah berjuang melawan berbagai musuh yang kuat.

Dan karena ada hal-hal itu, aku berada dalam kondisi di mana aku harus memikirkan [Pekerjaan Iblis], pekerjaanku sebagai [Oppai Dragon], konferensi pers pernikahan pribadi, dan juga pelatihan khusus untuk mempersiapkan turnamen. Selain itu, aku juga memiliki kehidupan murid yang biasa.

...Menghabiskan waktu dengan Rias telah menjadi sesuatu yang berharga karena Rias memiliki timnya sendiri dan [Pekerjaan Iblis] miliknya. Sial, meskipun hanya sampai beberapa waktu yang lalu, aku pasti sudah tidur dengan Rias dan Asia di samping tempat tidurku! Meskipun aku bisa mengubur wajahku ke oppai Rias dan tidur nyenyak!

...Tapi, ada juga waktu dimana aku tidak bisa. Dan sekarang, itu adalah salah satu dari saat-saat itu.

Jadi, aku memiliki keinginan yang tak tertahankan untuk meraba oppai Rias.

Oppai Rias... Wah, aku beneran merindukan sensasi menyentuh oppai terbaik yang licin dan halus...Aku ingin meraba-raba oppai-nya dengan semua jariku sambil membenamkan wajahku ke dalamnya! Aaaaaaaaaaaaaaaaah! Aku sangat ingin menyentuh oppaiiiiiiii itu! Tidak bisakah aku melupakan semuanya untuk sesaat ketika ditelan oleh oppai indah itu sesekali?!? Tidak bisakah kamu membiarkan aku melakukannya? Itu adalah momen ketika aku meratap di dalam hatiku.

Gedebuk!

Kepalaku dipukul dari belakang. Saat aku menoleh ke belakang — ada seorang lelaki yang terlihat mesum dengan kepala botak dan yang lainnya memakai kacamata berdiri di sana. Ketika aku mengenali mereka, aku mengeluh kepada mereka.

“Sakit, tahu! Apa yang kalian lakukan Matsuda, Motohama!?”

Cowok dengan kepala botak, Matsuda, yang tampak marah, semakin dekat denganku.

“Diam! Kurang ajar kau! Jangan mengatakan hal-hal iri seperti itu di senja begini!”

Kali ini adalah orang yang mengenakan kacamata, Motohama, yang berteriak dengan wajah penuh kebencian.

“Betul! Kamu satu setengah tahun yang lalu biasa bilang ‘Aku ingin meraba oppai’ bersama kami!”

Matsuda yang marah mendadak mulai meneteskan air mata.

“Tapi...kamu meninggalkan kami untuk menikmati kehidupan yang menyenangkan...!”

Motohama juga meletakkan tangannya di bahu Matsuda saat dia berkata dengan air mata dan penyesalan.

“Aku yakin bahwa setiap malam dia selalu menyentuh, meraba-raba, menjepit, dan sudah terbiasa dengan payudara Rias-senpai dan melakukan itu sesuka hatinya! Kita kan membicarakan cowok ini.”

—Dua bajingan yang tiba-tiba muncul di hadapanku sambil terisak-isak adalah Matsuda dan Motohama. Mereka adalah teman-teman anehku yang sudah kukenal lama. Termasuk aku, kami bertiga terkenal di akademi sebagai trio mesum. Kami akan menonton film porno dan membicarakan eroge bersama-sama, kamu tahu? Kami bahkan menyelinap ke ruang klub untuk mengintip dan memperoleh beberapa info soal gadis-gadis dengan mode bagusnya. Namun, sebagai hasil dari memberitahu mereka bahwa aku berpacaran Rias sejak musim gugur tahun ini, setiap kali sesuatu terjadi, mereka akan menyulutku dengan ‘Mati sana, riajuu!’ ...Sampai satu setengah tahun yang lalu kami akan berteriak ‘Mati sana, riajuu!’, mereka harus berpikir bahwa aku adalah pengkhianat saat aku pacaran. ...Yah, meskipun satu setengah tahun yang lalu kami bertengkar soal hal yang sama juga. Tapi kurasa itu apa boleh buat karena ingatan mereka waktu itu terhapus...karena tanggapan mereka sama dengan waktu itu, jadi bagaimana aku harus mengatakannya...Ini seperti nostalgia, atau rumit...

Namun, karena mereka menjaga fakta bahwa Rias dan aku berpacaran dengan rahasia dari murid-murid lain, aku bisa merasakan bahwa mereka benar-benar peduli padaku. Rias yang sudah lulus dulunya adalah idola akademi. Jika kenyataan bahwa aku, salah satu dari tiga orang mesum yang terkenal, sedang berpacaran dengan Rias yang dikenal oleh murid-murid lain... Sangat jelas bahwa akan ada hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dan juga kehidupan sekolahku yang berbalik 180 derajat. Seolah-olah mereka mengerti ini, Matsuda dan Motohama menyimpan fakta ini dari murid-murid lain meskipun mereka terkadang akan memarahiku. ...Terima kasih, Matsuda, Motohama. Omong-omong, aku belum terbiasa, kamu tahu. Juga, fakta bahwa aku dan Rias adalah Iblis adalah rahasia untuk saat ini. ...Jika mereka tahu tentang keberadaan makhluk supranatural, ada kemungkinan mereka masuk ke situasi berbahaya saat kami melakukan sesuatu yang tidak perlu. Meskipun rasanya canggung untuk menyembunyikan identitas asliku sampai hari ini, ini juga demi Matsuda dan Motohama. Matsuda menjadi marah sambil berkata.

“Selain itu, kamu bukan cuma berpacaran dengan Rias-senpai, kamu juga dekat dengan Asia-chan, Xenovia-chan, dan Irina-chan juga...! Asal tahu saja, Asia-chan jelas masih punya perasaan padamu...!”

Ucap Matsuda seolah-olah menekan suaranya.

“Meskipun kami juga... ingin meraba oppai...!”

Aku menjawab sambil tidak yakin bagaimana menanggapi.

“Tidak, yah, meskipun aku pacaran dengan Rias, sejujurnya sangat sulit untuk menyentuh oppai dengan mudah saat ini.”

Matsuda semakin dekat denganku saat aku mengatakan itu.

“Dan kenapa itu terjadi padamu!? Apakah ini soal universitasmu? Atau ini pertengkaran sepasang kekasih?”

“Y-Yah, yang pertama kurasa?”

Aku menjawab dengan aman. Saat aku berbicara dengan Matsuda dan Motohama, tiba-tiba ada suara.

“Apa yang dilakukan ketiga mesum di sini? Apa mereka mendiskusikan rencana mengintip berikutnya?”

Saat kami menoleh ke sumber suara, ada seorang gadis yang mengenakan kacamata yang tertawa sambil bercanda.

Kiryuu Aika — dia berada di kelas yang sama dengan kami dan juga teman Asia. Aku bersyukur dia mengajari Asia, Xenovia, dan Irina tentang hal mesum... Nggak, nggak, dia adalah gadis yang merepotkan! ...Gadis ini tahu tentang identitas kami yang sebenarnya. Meskipun itu suatu kebetulan, berkat itu, dia menjadi seseorang yang mengerti Asia dan yang lainnya. Matsuda menjawab Kiryuu.

“Diam, Kiryuu! Kami hanya mencari oppai di kehidupan nyata! Jangan menilai kami hanya karena kami tidak populer!”

Motohama menambahkan.

“Betul! Ini adalah sifat manusia!”

“Baiklah, baiklah. Yah, tidak masalah. Matsuda, kamu ada tamu.”

Kiryuu membalas Matsuda dan yang lainnya saat dia melanjutkan percakapan, matanya setengah tertutup. Matsuda menunjukkan jarinya pada dirinya sendiri dan menekuk lehernya.

“Apa? Aku ada tamu?”

Kiryuu lalu melakukan jempol ke seseorang di belakangnya. Saat dia melakukan itu, seorang gadis cantik dengan rambut dikepang yang belum pernah kami lihat sebelumnya muncul. Kiryuu lalu berkata.

“Dia Hase-san dari kelas 3-D. Hase-san, kemarilah”

Sambil Kiryuu memberi isyarat, Hase-san berjalan mendekati kami dengan malu-malu. Wajahnya merah cerah dan dia gelisah. Setelah melihat kami sejenak, dia mempersiapkan diri dan berkata.

“U-Umm, Matsuda-kun... Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu. Bisakah kita melakukannya di sana?”

Dengan tangan gemetar, dia mengarahkan jarinya ke suatu tempat yang pribadi.

“Huh? ...B-Baik...”

Matsuda menjawab seakan-akan ada tanda tanya di atas kepalanya.

“Maaf, aku akan pergi sebentar.”

Dia lalu pergi bersama Hase-san.

......

...Motohama dan aku tercengang karena itu sangat mendadak... Karena penasaran, aku bertanya pada Kiryuu.

“Apa dia, kamu tahu, ‘itu’?”

Kiryuu mengangguk sambil tersenyum.

“Benar, ‘itu’. Sepertinya Matsuda menyelamatkan Hase-san ketika dia sedang digoda di liburan musim panas. Makanya, benar.”

Apakah kamu bercanda!? Karena hal-hal seperti itu terjadi di liburan musim panas...

Orang itu, meskipun dia mesum, hebatnya dia melangkah ke garis depan, huh... Yah, itu sebabnya aku berteman dengannya, kurasa. Motohama menjadi pucat karena anggapan kami. Kiryuu lalu berkata sambil bercanda.

“Sekarang Matsuda sudah tidak masalah, yang tersisa hanya kamu. Kacamata mesum-kun.”

Motohama tidak bisa menanggapi perkataan Kiryuu—.

“...”

Dia lalu meletakkan kedua tangannya di atas kepalanya dan berteriak ke atas.

“...B-BOHOOOOOONG!”

Sepertinya sekarang kami sudah menuju semester kedua kelas 3 kami, ada juga beberapa perkembangan di sekitarku. ...Yah, aku kira itu tidak akan aneh jika ada beberapa perubahan pada kondisi mental kami saat kami mencari kelulusan juga di semester ini. Masa muda terakhirku di kehidupan SMA. Sepertinya hal-hal tak terduga masih bisa terjadi dengan tenang.

Bagian 3[edit]

Saat hari berubah menjadi senja dan berakhir, kegiatan malam kami menunggu di depan. Ketika kami melakukan [Pekerjaan Iblis] kami di malam hari, para anggota budak Hyoudou Issei berkumpul di kantor dekat rumahku untuk memulai bisnis. Pekerjaanku tidak hanya menangani dokumen. Ketika pelanggan tetapku sedang menunggu, aku mengayuh sepedaku untuk pergi ke tujuan dengan sungguh-sungguh. Berbicara tentang pemanggilan Iblis, mereka muncul dari lingkaran sihir. Aku juga bisa menggunakan lingkaran sihir yang ditempatkan di dalam kantorku untuk teleport ke tempat klienku. —Namun, ketika aku memulai pekerjaanku di bawah bimbingan Rias, sihirku sangat rendah sehingga aku bahkan tidak bisa teleport. Aku adalah Iblis yang sama sekali tidak berguna. Sejak itulah, aku harus pergi ke tempat yang ditentukan dengan kakiku. Maka, aku pergi ke tempat klien dengan mengayuh sepedaku sambil panik. Dan kepada pelangganku sejak saat itu, mereka mengenalku sebagai ‘Aku = akan naik sepeda’, jadi meskipun aku sudah bisa berteleport, mereka tetap memintaku untuk datang ke tempat mereka dengan mengayuh sepeda.

Aku akan mengabulkan keinginan klien tetapku yang telah mempercayaiku. Meskipun sekarang aku telah menjadi Iblis Kelas Atas, terkadang aku masih menggunakan sepeda. Dan pelanggan reguler malam ini adalah—. Ketika aku tiba di apartemen yang kukenal, aku membunyikan bel kamar klienku. Orang yang keluar saat aku melakukan itu adalah seorang lelaki kurus jelek, Morisawa-san.

“Ah! Ise-kun! Aku sudah menunggumu!”

Morisawa-san menyambutku dengan hangat. Morisawa-san sudah bersamaku sejak aku masih pemula dan melakukan pekerjaanku di bawah bimbingan Rias. Apalagi, dia klien pertamaku. Dan sejak saat itu, kami saling bergaul dan dia akan memanggilku setiap kali terjadi sesuatu. Morisawa-san, yang membiarkanku masuk, bertanya padaku dengan penuh semangat.

“Tentang hal itu, itu berkembang, kan?”

Aku mengangguk.

“Ya, baik, untuk sekarang, itu. Aku sudah mendiskusikannya dengan seorang ahli.”

Morisawa-san menjadi sangat bersemangat sampai dia melompat ketika aku mengatakan itu.

“Yes! Sekarang aku mungkin bisa punya pacar juga! Plus, itu orang asing!”

Aku ditanya ini oleh Morisawa-san dalam pemanggilanku sebelumnya.

—Perkenalkan aku pada seorang gadis.

Kalau kamu bertanya bagaimana keadaannya begini...Morisawa-san juga memanggil Iblis lainnya selain aku...atau lebih tepatnya, kamu bisa bilang bahwa dia adalah pelanggan setia dari sisi Gremory saat dia memanggil teman-temanku juga. Suatu hari, Morisawa-san bertanya pada Koneko-chan yang dipanggil.

[Oh benar, Koneko-chan! Tolong jadilah pacarku! Hehe, nggak apa-apa, itu cuma bercanda.]

Meskipun sepertinya dia mengatakannya dengan setengah bercanda, jawabannya adalah—.

[...Aku tidak bisa melakukan itu. Aku sudah punya pacar.]

[...Apa, kamu serius? Kapan kamu...?]

[Ya, dia Ise-senpai.]

Dan hari berikutnya, aku dipanggil oleh Morisawa-san dan ditanya tentang informasi itu... Terus, dia memanggil Xenovia juga. Sekali lagi, Morisawa-san dengan setengah bercanda, berkata.

[Benar juga, Xenovia-chan. Kali ini permintaannya, aku ingin kamu pacaran denganku. Bagaimana menurutmu?]

[Maaf, Morisawa-san. Aku sudah punya pacar. Sebenarnya, aku pacaran dengan Ise-kun. Kami sudah berjanji tentang masa depan kami juga. Aku adalah wanitanya.]

Seperti yang kamu duga, keesokan harinya dia memanggilku lagi untuk menanyakan tentang informasi itu... Dan lagi, selanjutnya, Rossweisse-san dipanggil—.

[Rossweisse-san, kamu bilang, suatu hari, kamu ingin punya pacar, kan? Bagaimana hari ini? Ah, betapa cerobohnya aku. Maaf kalau itu terasa seperti pelecehan seksual bagimu.]

[...Aku sudah punya p-p-pacar...]

Rossweisse-san menjawab sambil gelisah.

[Apa!? Sungguh!?]

Morisawa-san terkejut ketika dia merasa kasihan pada Rossweisse-san yang cantik itu, yang tidak pernah punya pacar mengingat usianya. Rossweisse-san menjawab Morisawa-san yang terkejut sambil wajahnya merona.

[...Dia Ise-kun.]

Tentu saja, hari itu, aku dipanggil dan ditanya tentang informasi itu juga. Dan pada saat itu, Morisawa-san mendekatiku.

“Jika semuanya terus berlanjut seperti ini, Asia-chan akan berakhir menjadi pacarmu juga, benarkah itu!?”

“Ah... uhm, i-itu benar. Tapi, punya banyak istri itu bukan masalah karena aku adalah Iblis.”

Morisawa-san mulai menangis dan memelintirku sambil berteriak.

“Dasar pengkhianaaaaaat! Pasti ada yang salah! Tidak mungkin bocah mesum sepertimu bisa punya gadis-gadis itu sebagai pacarmu! Bukankah kamu menggunakan semacam teknik hipnosis iblis atau sesuatu yang memungkinkanmu memanfaatkan kelemahan mereka dan memaksa mereka untuk menjadi pacarmu!? Nggak, pasti itu! Kamu melakukan itu! Kamu mesum!”

“AKU NGGAK MELAKUKAN ITUUUUUUU!”

Aku menyatakan pada Morisawa-san sambil melepaskan pelintir cobra-nya dengan paksa.

“Asal tahu saja, aku benar-benar melamarnya satu persatu! Dan juga, aku menghadapi situasi di mana aku bisa mati beberapa kali! Karena hal-hal itu, hubunganku dengan gadis-gadis itu menjadi bagus! Meskipun aku Iblis, aku harus menghadapi situasi yang mengancam jiwa juga!”

Saat aku menjawab itu, Morisawa-san yang tersiksa mulai berbicara seolah ada sesuatu yang membebani pikirannya.

“...Heh, aku rasa itu benar. Toh, kamu menerima permintaan egoisku, dan bahkan kami, klienmu, dapat melihat bahwa kamu bekerja keras melakukan pekerjaan Iblismu. Itulah kenapa aku senang ketika aku mendengar bahwa kamu menjadi Iblis Kelas Menengah, dan benar-benar tersentuh oleh fakta bahwa kamu menjadi Iblis Kelas Atas dan menjadi independen... Tapi... TAPI!”

...Morisawa-san, meskipun dia aneh, dia sebenarnya orang yang baik.

Seperti katanya, dia keliru ketika aku dipromosikan menjadi Iblis Kelas Menengah sampai dia membeli kue dari toko terkenal untukku. Bahkan setelah aku independen, dia masih tetap sebagai klienku. Meskipun dia tampak seperti orang mesum, dia adalah cowok sejati ketika berurusan dengan perempuan. Morisawa-san tenggelam dalam kesedihan.

“Ugh... aku ingin menjadi Iblis... aku ingin dikelilingi oleh perempuan...”

Aku tidak tahu bagaimana menjawabnya. Morisawa-san berdeham dan benar-benar berubah saat dia tersenyum dan berkata kepadaku.

“—Dan, baiklah, aku akan menghentikan kesedihannya di sini. Mari kita lanjutkan ke pembicaraan yang sebenarnya. —Aku ingin kamu mengenalkanku pada seorang gadis cantik, Riajuu-kun!”

“G-Gadis cantik?”

Dia semakin dekat denganku dan mendesak.

“Kalau kamu punya banyak pacar, tidak akan aneh kalau kamu kenal seorang gadis yang masih lajang, kan? aku tidak keberatan apakah dia Iblis atau Malaikat! Dan ketika kita membicarakan soal Youkai dan monster, aku tak masalah bahkan dengan gadis-gadis itu! Aku tertarik pada gadis yang bukan manusia!”

...Dan pertukaran kata-kata seperti itu terjadi antara aku dan Morisawa-san.

Jadi, aku menghubungi seorang senior tertentu yang memiliki hubungan dengan gadis-gadis ‘itu’ dengan koneksiku sendiri. Namanya adalah Abe Kiyome-san, lulusan SMA Akademi Kuoh, serta seorang senior yang memiliki silsilah seorang ahli monster dari keluarga. Aku sudah menerima daftar gadis monster yang cocok dengan permintaan Morisawa-san yang sudah Abe-senpai daftar sebelumnya, jadi aku menyerahkannya pada Morisawa-san. Permintaan Morisawa-san adalah... Yah, meskipun ada beberapa hal yang rewel, poin yang dia tekankan adalah:

  • Punya kekuatan manusia super sehingga dia bisa menggendong ala putri padaku.
  • Kalau Yuki-Onna ada, maka aku akan milih itu saja.

Dua poin ini. ...Kedua poin itu benar-benar keterlaluan! Sial, itu seperti menemukan jarum di tumpukan jerami.

Untuk saat ini, aku memperingatkannya ‘Daripada mereka yang memiliki kekuatan manusia super, mungkin yang lebih cantik lebih baik, kamu tahu?’ atau ‘Kamu mungkin mengalami kesulitan punya seorang Yuki-Onna sebagai pacarmu, tahu?’. Namun—.

“Nggaklah! Kalau ada Yuki-Onna, maka aku milih Yuki-Onna saja! Aku selalu terpesona oleh legenda Yuki-Onna sejak kecil! Dia bisa menjadi pengantinku, kan? Itu berarti, selama aku tetap diam tentang identitas aslinya, aku bisa hidup dengan perempuan cantik selama sisa hidupku! Tidak ada yang lebih baik dari itu!”

—Dan, dia menekankan pada legenda Yuki-Onna.

“Juga, Yuki-Onna salah satu entri dalam daftar ini, dan namanya Christie, bukan! ...Namanya terdengar seperti orang asing meskipun dia lahir di Jepang. Tapi oh, aku yakin dia campuran! Aku ingin bertemu dengannya! Bagaimanapun juga, aku ingin bicara dengannya! Seorang ekstrovert sepertimu mana mungkin mengerti perasaan seorang pria sepertiku!”

...Kalau kamu sudah begitu, untuk saat ini, aku kira memintamu mencoba bertemu dia bukanlah ide yang buruk, dan jadi aku menghubungi Abe-senpai. Aku segera disetujui untuk memanggilnya. Saat aku memberitahu Morisawa-san, dia sangat senang sampai dia melompat.

“Yessssssss! Entah dia akan menjadi pacarku atau tidak, itu akan diputuskan di masa depan. Yah, ini yang terbaik! Aku akan menunjukkan padamu bahwa aku akan berhasil!”

Morisawa-san bersemangat. Aku segera menempatkan selembar lingkaran sihir tertentu di lantai, dan mempersiapkan pemanggilannya. Lingkaran sihir merespon sihirku ketika kami memasuki persiapan teleportasi. Cahaya menyilaukan terpancar dari pola lingkaran sihirnya. ...Di sampingku, mata Morisawa-san berkilauan... Cahaya teleportasi menjadi terasa lebih besar, dan kemudian meledak! Saat cahayanya menghilang, sesosok manusia muncul. Yuki-Onna yang dipanggil — meraung!

“Uhooooooooooooooooooo!”

Yang muncul di ruangan itu — gorila berbulu putih! Ya, Yuki-Onna yang ada di dunia ini — memiliki penampilan gorila berbulu putih! Siapa yang tahu itu akan menjadi Yeti itu sendiri! Pertama kali aku melihat ini, aku mengutuk dunia. Lihat, itu gorila. Itu adalah gorila salju dengan spesialisasi bernapas es.

“Uhoho.”

Saat melihat Morisawa-san dan aku, Dia menyambut kami dengan teriakan gorila. Morisawa-san melepas kacamatanya, membersihkan lensanya untuk sesaat, dan memakainya sekali lagi. Tidak peduli seberapa buruk matanya, tidak mungkin Yuki-Onna yang cantik di depan matanya bisa berubah menjadi gorila putih!

“Pergi—”

Morisawa-san meraung!

“ITU GORILAAAAAAAAAAAAAAAAAA!?”

Aku mengikutinya dalam sekejap.

“Ini Yuki-Onna! Ini Yuki-Onna!”

“Itu gorila!”

“Dia Christie! Perempuan!”

“Itu gorila betina, kan!”

“Ini Yuki-Onna! Yuki-Onna favoritmu yang punya kekuatan luar biasa!”

Morisawa-san meneguk begitu dia melihat tangan tegap Christie. Aku yakin bahwa alih-alih permintaannya, dia berpikir tentang hidupnya yang dalam bahaya. Demi Tuhan, aku tidak tahu apakah Abe-senpai hanya orang jahat atau dia hanya lupa, karena tidak ada foto yang terlampir pada daftar itu! Seperti yang diduga, itu terlalu mengejutkan bagi orang normal! Nggak, nggak, aku pun, yang Iblis, cukup kaget pada kontak pertamaku! Tatapan Morisawa-san bertemu dengan Christie si gorila. Karena aku terganggu oleh bagaimana aku harus menangani ini, ada panggilan di teleponku. Sepertinya permintaan lain baru saja masuk... Yah, kurasa aku akan pergi saja di sini malam ini? Aku diam-diam menjauhkan diri dan berlari ke arah pintu sekaligus!

“Aku akan meninggalkan sisanya pada kalian!”

Sambil aku berkata itu, aku lari dengan gagah dari tempat itu! Dari belakang—

“Kamu merencanakan ini ya, dasar pengkhianaaaaaat!”

Aku bisa mendengar ratapan Morisawa-san—.

Nantinya, aku menerima laporan mengejutkan bahwa mereka tiba-tiba menjadi teman baik, tapi aku akan menyimpan cerita itu untuk nanti!


Aku dalam perjalanan pulang mengayuh sepedaku saat aku menyelesaikan beberapa permintaan setelah masalah Morisawa-san.

“...Akhirnya.”

Aku menarik napas panjang saat mengayuh. Dibandingkan masa-masa pemulaku, semuanya menjadi jauh lebih sulit. Aku harus memeriksa permintaan baru, pekerjaan untuk budak-budakku, dan memberi perintah ketika aku pergi ke tempat-tempat permintaanku.

Khususnya tingkat kecemasan, itu bukan lelucon. Tubuhku sendiri tidak ada lagi. Aku harus berpikir tentang masa depan budak-budakku dan bertindak juga. Apakah ini yang mereka sebut kesulitan dari Iblis Kelas Atas? Tapi! Setelah semua ini berakhir, aku akan punya waktu luang! Aku membayangkan hal-hal mesum.

“Yah, kurasa malam ini aku bisa santai setelah waktu yang lama, dan jika jadwal kita bertemu, aku mungkin bisa mandi dengan Rias...”

Tahun lalu, berkat Keluarga Gremory, rumahku direnovasi menjadi sebuah rumah berlantai enam dengan tiga lantai dasar. Dan pada saat itu, tempat pemandian besar yang terlalu besar dibuat di ruang bawah tanah. Malam ini, pasti, aku akan telanjang dengan Rias dan...aku duduk di kursi mandi sambil membanjiri diriku ke oppai-nya sembari didorong oleh Rias. Rias lalu membolak-balik handuk tubuhnya.

“Sekarang, aku akan mencuci punggungmu.”

Akeno-san lalu muncul entah dari mana!

“Ara, ara, aku juga akan bergabung denganmu. Dia kan suamiku.”

Akeno-san juga melepas handuk mandi dan mereka mulai berdebat, “Aku akan mencucinya!”, “Nggak, itu aku!” sambil mereka mengayunkan oppai besar mereka di punggungku. Lalu, Asia, Xenovia dan Irina juga bergabung!

“A-Aku akan mencucinya juga!”

“Betul, semuanya harus melakukannya sama-sama!”

“Kalau sudah begitu, maka aku akan mencuci kaki darling!”

Asia di tangan kananku, Xenovia di tangan kiriku, sementara Irina di kakiku! Sekarang, Koneko-chan dan Kuroka juga muncul!

“Aku ke perutmu.”

“Ufufu ♪, aku akan mencuci setiap inci dari tubuhmu, nyan ♪”

Rossweisse-san ke rambutku!

“A-Apakah kamu merasa gatal di suatu tempat?”

Kiri, kanan, depan; entah aku melihat ke belakang atau bahkan ke atas, aku bisa melihat oppai di mana-mana! Ada begitu banyak oppai di sana! Akan sangat bagus jika manajerku Ravel juga ada di sini!

“Manajer akan bergabung dalam pertarungan!”

Aku masuk ke kamar mandi bersama gadis-gadis yang telah menjanjikan masa depan denganku! Pada saat seperti inilah aku merasa ingin mengalaminya lagi! Aku memiliki pikiran liar seperti itu ketika aku membuat wajah mesum dan mengayuh sepedaku dengan kecepatan tinggi.

“Gufufufu! Akhirnya, aku bisa bersantai sebentar setelah hari-hari sibuk ini!”

Saat itulah aku merasa ingin kembali ke rumah dengan cepat setelah menyelesaikan pekerjaanku. Ketika aku melewati sebuah taman tanpa satu tanda kehidupan, aku dapat mendengar suara nyanyian yang bagus. Secara spontan, aku menghentikan sepedaku dan melihat ke arah taman.

“...Lagu di larut malam?”

Karena penasaran, aku memarkir sepedaku di depan dan memasuki taman. Itu adalah taman yang sering kulewati...dan juga tempat di mana aku terbunuh untuk pertama kalinya.

“—♪ —♪”

Aku masih bisa mendengar lagu itu. Seolah-olah tertarik, aku berjalan ke arah dari mana lagu itu berasal. Aku tiba di depan air mancur. Dan di sana — berdiri seorang gadis asing yang memiliki aura aneh. Dia memiliki rambut panjang berwarna ungu. Ada beberapa butir ungu muda pucat yang mengambang di sekelilingnya dan tampak menari bersama dengan suara nyanyian yang indah tersebut.

“—♪ —♪”

Aku tidak familier dengan lagu itu. Tapi, hanya dengan mendengarnya, aku merasa disembuhkan atau seolah-olah hatiku hangat. Aku penasaran apakah dia seumuran denganku? Mengenakan gaun putih, dia memiliki rambut ungu yang bagus dan suara nyanyian yang bagus. Ditambah lagi, hanya dengan melihat pakaian atasnya, aku tahu bahwa dia memiliki oppai besar. Meskipun demikian, aku terpesona olehnya. —Tiba-tiba, dia berhenti bernyanyi seolah-olah dia menyadari kehadiranku.

“....Ah.”

Gadis itu terkejut. Wow, tidak ada keraguan dia benar-benar cantik! Meskipun wajahnya tampak sedikit mengantuk, fitur di wajahnya seolah-olah itu sebuah lukisan. Aku tertangkap oleh mata oranyenya. ...Sepasang mata oranye dipasangkan dengan rambut ungu...umumnya, tak ada manusia di dunia ini yang memiliki warna rambut dan mata kecuali mereka memakai lensa kontak. Butir-butir yang melayang di sekelilingnya juga merupakan bukti bahwa ia memiliki kekuatan khusus — sebuah kekuatan super.

Kota tempat aku tinggal, Kota Kuoh, adalah tempat yang ditahbiskan di mana makhluk supranatural selain mereka yang memiliki hubungan dengan kami tidak dapat dengan mudah masuk. Itu dilengkapi dengan penghalang yang kuat. Namun, ada gadis non-manusia berada di sini di taman ini, itu berarti...aku berjalan lebih dekat dengannya sambil tertawa dan menghembuskan napas.

“Ah, um, maaf. ...Aku tidak bermaksud menyelamu, tapi aku mendengar suara nyanyian yang bagus di larut malam ini, jadi ya.”

Dia memalingkan kepalanya dengan curiga ketika berkata.

“...Apa kamu...Naga...Merah?”

—.

...Aku terkejut. Sepertinya dia tahu tentang aku. Ada satu dari dua Heavelny Dragon legendaris yang ada di dalamku. Meskipun aku tidak perlu waspada...aku tidak bisa merasakan permusuhan yang datang dari gadis yang terlihat mengantuk ini.

“...Kamu tahu tentang aku—.”

Pada saat aku berhenti berbicara. Aku bisa merasakan niat membunuh di seluruh tubuhku. Orang yang memiliki niat membunuh bukanlah gadis di depanku. Lantas aku melihat ke arah sumber niat membunuhnya. Itu datang dari bayang-bayang pepohonan di taman. Itu tidak hanya satu atau dua saja. Aku bisa merasakan cukup banyak haus darah.

Ingvild Leviathan at the fountain (6).jpg

Ketika mereka merasakan kehadiranku, beberapa sosok yang mencurigakan mulai muncul dari tempat persembunyian mereka dalam kelompok. ...Makhluk yang berbentuk manusia mengelilingiku dan gadis di dekat air mancur. Meskipun penampilan mereka adalah manusia, kekuatan, aura yang membalut tubuh mereka, bukan manusia. Dilihat dari karakter aura itu, mereka mungkin...Iblis? Tidak, tidak ada Iblis selain kami.... Jumlah mereka sekitar sepuluh dan mereka semua laki-laki... Tidak, sekitar ada dua yang Iblis perempuan. ...Demi Tuhan, kenapa semua orang melakukan tawa jahat? Masalahnya adalah kepadatan aura mereka. ...Mereka bukan hanya Iblis Kelas Menengah. Jangan bilang kalau mereka semua Iblis Kelas Atas dan berhasil masuk ke kota ini? Salah satu dari mereka melangkah maju dan meminta kami dengan berani.

“Kau adalah...Iblis, kan? Aku merasakan aura Naga juga...Tidak, aura Nagamu lebih dominan.”

Setelah aku menghembuskan napas, aku berbicara dengan gadis berambut ungu itu.

“Berdiri di belakangku. Jangan cemas, aku sudah terbiasa dengan hal-hal semacam ini, kamu tahu.”

Pertama, aku akan melindungi para gadis! Karena itu motoku. Sekali lagi, aku mengajukan pertanyaan kepada para Iblis misterius.

“...Kalian bukan dari sini, kan?”

Mereka tersenyum menanggapi pertanyaanku.

“Ya, kami bukan dari sini.”

Aku dengan cepat memastikan jumlah mereka. Menebak dari aura mereka, sepertinya tidak ada yang masih bersembunyi. Semua orang keluar di depanku. Itu bagus.

“...Tiga belas orang, ya? Dari kualitas aura kalian, kalian adalah Iblis. Tapi tidak terlihat seperti kalian berasal dari Golongan Old Maou juga...”

Salah satu Iblis misterius menjawab pertanyaanku.

“Kau juga, aku menganggap kau adalah Iblis Kelas Atas dari menilai auramu itu.”

...

Aku menyadari sesuatu sebagai tanggapan atas kata-kata mereka. Meskipun mereka adalah Iblis, mereka tidak tahu tentangku...aku tidak bermaksud menyombongkan diri, tapi berkat [Chichiryutei Oppai Dragon], aku cukup terkenal di Dunia Bawah. Tapi jika mereka adalah Iblis yang tinggal di daerah terpencil di Dunia Bawah dan menolak untuk berhubungan dengan dunia luar, tidak akan aneh jika mereka tidak mengenalku. Namun, setiap kali sesuatu muncul di Dunia Bawah atau mitologi lainnya, aku dan teman-temanku akan selalu muncul di TV, radio, dll. Aneh bila mereka tidak membaca atau mendengar satu hal pun tentang kami. Mengesampingkannya, aku harus melakukan sesuatu bila aku tidak ingin terbunuh karena sekarang mereka melakukan permusuhan terhadap kami.

“Lagipula, aku tidak bisa membiarkan kalian melakukan apa yang kalian suka setelah kalian memiliki niat permusuhan seperti itu. Maaf saja tapi aku harus ta—”

Saat mereka mempersiapkan kuda-kuda mereka, salah satu Iblis misterius tiba-tiba terbang dan menembakkan aura dari tangannya!

“Matiiiiiii!”

Aku menutupi gadis itu di punggungku dan langsung melompat mundur dari tempat itu. Gumpalan aura yang Iblis misterius tembakkan menembus langit dan menciptakan ledakan besar di tanah! Sialan! Jika suaranya terlalu besar, mungkin tidak hanya mengganggu orang-orang di dekatnya, tapi mereka mungkin ingin tahu dan datang untuk melihat apa yang terjadi juga!

“Jadi kalian memulai serangan mendadak, ya! Kalau itu mau kalian, aku tidak akan menahan diri!”

Aku membuat gauntlet merah tua muncul di tangan kiriku. [Boosted Gear]. Itu adalah Sacred Gear, salah satu kekuatan super paling ekstrem yang jarang berdiam di dalam tubuh manusia. Itu persis karena aku terlahir kembali dari manusia menjadi Iblis sehingga aku memiliki gauntlet ini. Saat gauntletku muncul, Iblis misterius datang untuk menyerangku sekaligus! Selagi aku menyelinap melalui serangan mereka dan mencoba melakukan serangan balik di waktu-waktu tertentu, aku meneriakkan mantera yang kuat!

“—Aku, yang akan bangun, adalah Sekiryuutei yang memiliki kebenaran raja tinggi-tinggi!”

Pada saat yang sama, aura merah...crimson yang luar biasa menutupi seluruh tubuhku!

“Memegang harapan tak terbatas dan mimpi yang tidak bisa dipecahkan dan berjalan di jalur kebenaran! Aku akan menjadi Kaisar Naga Crimson—”

Lalu, aku menyelesaikan bagian terakhir dari mantranya!

[Dan aku akan menuntunmu ke Jalan Surga, bersinar dalam cahaya crimson tua!]

[Cardinal Crimson Full Drive!!!!]

Suara permata itu bergema! Aura mempesona langsung meledak. Setelah cahayanya tenang, apa yang membalut tubuhku adalah armor plat crimson. —Cardinal Crimson Promotion. Itu adalah bentuk pertarunganku! Sacred Gear adalah sesuatu yang dapat meningkatkan kekuatan dan menyebabkan perubahan dramatis terjadi pada tubuh dan pikiran pengguna, menembus wilayah baru. Itu, Balance Breaker. Balance Breaker dari [Boosted Gear] yang aku miliki adalah armor crimson ini. ...Yah, Balance Breaker [Boosted Gear] yang asli adalah bentuk sebelum ini, tapi setelah banyak hal terjadi, aku memperoleh bentuk armor crimsonku yang diperkuat ini.

Sejujurnya, aku bersyukur bahwa mantra saat ini telah disederhanakan, dan meskipun ini mungkin hanya menjadi hal yang sentimental, ada saat-saat di mana psikisku tidak akan meningkat jika aku tidak mengucapkannya. Jadi kapanpun ada kesempatan, aku akan melakukan merapalnya. Ketika mereka merasakan auraku naik seperti orang gila, mereka meningkatkan kewaspadaan mereka dan benar-benar mengubah wajah mengejek mereka menjadi serius.

—Aku secara spontan menutup jarak dan mengirimkan rentetan pukulan ke salah satu Iblis yang membiarkan menurunkan kewaspadaannya. Namun, musuh sepertinya dia tidak dapat merespon karena aku dengan mudah menghancurkan pertahanan musuh dan terhempas jauh. Setelah aku mengalahkan salah satu dari mereka, aku melihat kelompok Iblis misterius.

“Aku akan mengalahkan kalian seperti ini.”

Setan gemetar ketakutan. Salah satu dari mereka kemudian berbicara dengan suara khawatir.

“Hanya dengan satu pukulan!? Mustahil! Meskipun kita tidak akan kalah oleh Iblis Kelas Atas!”

“—Iblis Kelas Ultimate, huh. Kau tidak terlihat seperti itu.”

Ada sistem untuk menentukan peringkat kekuatan Iblis ...Iblis Kelas Rendah, Iblis Kelas Menengah, Iblis Kelas Atas, Iblis Kelas Ultimate, Iblis Kelas Maou, dan Transendental...Aku ingin tahu apa tingkat kekuatanku saat ini? Pemerintahan Iblis menilaiku sebagai Iblis Kelas Atas. Naga yang tinggal di dalam diriku, Sekiryuutei Ddraig, tertawa sambil berkata.

[Kukuku, sudah lama sejak kamu dipandang rendah, partner. Mereka pikir kamu paling tinggi adalah Iblis Kelas Atas atau Kelas Ultimate.]

Yah, aku tidak akan menyalahkan mereka karena aku biasanya terlihat seperti anak SMA normal.

Omong-omong, Ddraig, seberapa kuat menurutmu aku sekarang?

[Dengan kondisi seperti itu, aku akan mengatakan bahwa kamu bisa memberikan perkelahian Kelas Maou. Tapi, jika kamu menggunakan bentuk itu, kamu bahkan bisa melawan Kelas Transendental. Aku yakin bahwa orang-orang ini tidak menduga bahwa mereka akan bertemu dengan Iblis sekelas ini.]

Yah, mana pun itu, siapa saja yang memiliki niat jahat dan mendatangiku, meski mereka Kelas Maou atau Kelas Transendental, aku akan menyerang mereka. Kelompok Iblis misterius mengintensifkan haus darah mereka dan mendatangiku. Kali ini, itu adalah serangan serentak. Aku melakukan pukulan dan tendangan dengan pasti sambil menghindari serangan mereka pada saat yang bersamaan.

“Kau terbuka!”

“Mati!”

Ups, karena ada Iblis perempuan yang mendatangiku, aku akan menggunakan kekuatan Iblis yang hanya kugunakan saat aku terjepit. Aku memberkati tanganku dengan sihir dan menghitung waktu untuk melepaskan keterampilanku. Saat aku menghindari serangan Iblis perempuan, aku menyentuh mereka. Aku melepaskan sihir tanpa jeda sedikitpun, bersama denganku menjentikkan jariku.

“Dress Break!”

Pada saat yang sama setelah aku menyemburkan nama keterampilannya, pakaian gadis-gadis itu dilucuti! Tubuh mereka yang benar-benar telanjang pastilah pesta bagi mataku! Ini adalah salah satu kemampuanku sebagai Iblis, [Dress Break]!

Itu adalah keterampilan yang dihaluskan dari pikiran mesumku yang memungkinkan aku untuk menanggalkan pakaian perempuan saja, mengubahnya telanjang bulat. Itu juga bisa melucuti hambatan sihir dan juga kutukan atau sejenisnya yang diterapkan pada tubuh perempuan. Sederhananya, itu adalah keterampilan yang mampu menghancurkan apapun yang dikenakan oleh perepuan, baik itu pakaian atau sihir. Aku bisa melucuti mereka dari kejauhan bila aku menginginkannya, tapi...aku yakin itu tidak diperlukan saat ini. Gadis-gadis normal akan berhenti menyerang karena mereka akan malu bila pakaian mereka dilucuti. Namun—.

“Orang ini!”

“Ha!”

Para gadis terus menyerang tanpa goyah! Seolah-olah mereka tidak keberatan telanjang! Ooh, apa kalian bercanda denganku!? Apa ini berarti bahwa mereka memiliki tekad yang kuat sehingga mereka dapat bergerak? Sambil terkejut atas tindakan Iblis perempuan, aku melihat seorang Iblis laki-laki tertentu yang mengangkat sihirnya dengan eksplosif dan hendak menembakkannya ke arahku.

“Inilah akhirnya!”

Saat dia mengatakan itu, dia melepaskan tembak bertubi-tubi sihir super besarnya padaku. Aku juga tidak bisa menghindar! Serangan sebesar itu akan merusak tidak hanya taman ini! aku sengaja menerima serangan musuh! Saat itu memukulku, suara ledakan besar bergema saat kejutan menyebar! Sekitarnya lalu dipenuhi awan debu. Iblis laki-laki tertawa keras saat serangannya memukulku.

“Hahaha, bagaimana itu!? Dengan satu langkah ini, bahkan Iblis Kelas Atas—”

Musuh mungkin kehabisan kata-kata setelah melihat keadaanku yang tidak terluka ketika awan debunya pergi. Aku menerima serangannya secara langsung, tapi dengan meningkatkan aura di tubuhku, aku benar-benar menahan serangannya. Yah, serangan selevel ini, aku masih bisa menjaga diriku melawannya bahkan tanpa menggunakan salah satu kemampuan [Boosted Gear], [Boost], untuk meningkatkan pertahananku. Tapi hasil ini sepertinya cukup mengejutkan bagi kelompok Iblis—.

“...Jangan bercanda.”

Orang-orang yang dengan berani datang padaku sekarang membuat perubahan total saat mereka gemetar ketakutan. Orang yang menembakkan serangan sihir bertubi-tubi itu, aura dan suasananya memang terlihat seperti yang terkuat dalam kelompok. Dia pasti yang terkuat di sana. Dia pasti menyadari seberapa besar perbedaan kekuatan yang kami miliki di antara kami karena serangannya tidak memberikan kerusakan pada diriku. Aku berkata kepada kelompok Iblis misterius.

“Maaf saja. Kalau kau ingin mengalahkanku, tolong bawa Tuhan bersamamu. Toh, Dewa jahat hanya akan berada di belakang juga. Tapi, yah, membiarkan kalian lolos akan sia-sia, jadi aku akan mengalahkan kalian sama sekali!”

Aku mengeluarkan sihir dengan kuat dari punggungku menggunakan boost dan terbang dengan kecepatan tinggi! Aku menghempaskan orang-orang yang bertarung satu demi satu dengan pukulan, tendangan, dan peluru sihirku — Dragon Shot.

Orang-orang ini kuat. Mereka berjumlah banyak juga. Iblis biasa akan tidak berdaya melawan mereka. Namun, selama satu setengah tahun ini, aku melewati hari-hari pertempuran yang mengerikan, mengalami situasi hampir mati beberapa kali, dan terpisah dari guruku dan orang-orang berharga yang masih belum kubalas jasanya untuk mendapatkan kekuatan ini. aku tidak menurunkan kewaspadaanku. Dan aku tidak akan membiarkan mereka pergi juga. Aku mengalahkan semua musuh dalam beberapa menit. Kelompok Iblis misterius tergeletak di tanah dekat air mancur setelah mereka kehilangan kesadaran karena terluka. Aku harus menghubungi Rias dan yang lainnya segera untuk menangkap orang-orang ini, dan kemudian memperbaiki taman ini.

—Oh, benar juga. Aku memeriksa gadis dengan rambut ungu. Aku khawatir padanya saat bertarung sementara tidak membiarkan serangan musuh mencapai tempat gadis ini, tapi... Gadis itu baik-baik saja... atau itulah yang kupikirkan, tapi ternyata ada beberapa tetes darah di pakaiannya! A-Apakah aku menyakitinya!? Apa aliran peluru sihirku mengenainya!? Tidak, jika itu yang terjadi, dia seharusnya menderita luka yang lebih berat. Berjalan mendekat dan melihatnya dengan hati-hati, sepertinya itu adalah darah Iblis misterius. Darah yang tersebar mencemari gaun putihnya di sana-sini, tapi yang terburuk adalah darahnya juga masuk ke pipinya! Wajah cantiknya sekarang rusak! Ketika aku mencoba mengeluarkan saputangan dari saku dadaku...aku ingat bahwa aku masih mengenakan armorku dan tidak dapat segera mengeluarkannya.

“Maaf! Darah mengalir ke wajahmu...”

Pertama, aku minta maaf. Namun, gadis itu tidak menunjukkan emosi karena dia hanya menyeka darah di pipinya. ...Dia tidak bingung meskipun dia diserang oleh makhluk supernatural yang disebut Iblis dan melihatku mengenakan armor crimson. Dan karena itu, aku sepenuhnya mengerti bahwa gadis ini...dia bukan manusia normal. Gadis berambut ungu itu kemudian meletakkan tangannya yang berlumuran darah di depan mata oranyenya. Saat dia membuka mulutnya dengan lemah, dia bergumam.

“...Cantik...Itu bahkan lebih merah daripada raspberry, warna crimson...”

Lalu, sambil melihat armorku, dia melanjutkan.

“—Armormu, warnanya sama dengan ini.”

—.

...Ekspresi itu sangat familier bagiku. Sekitar satu setengah tahun yang lalu, aku dibunuh oleh Malaikat Jatuh di taman ini dan berlumuran darah. Orang yang muncul di sana adalah Rias berambut crimson yang cantik—. Pada saat itu, aku merasa seperti darah yang menutupi tanganku sama seperti rambut Rias yang crimson. Aku melepaskan armorku dan menyerahkan saputanganku usai meraih saku dadaku.

“Bersihkan itu dengan itu. Buruk bagi seorang gadis untuk memiliki darah di pipinya, kan?”

Itu yang aku katakan sambil menyerahkan saputangan padanya. Namun...

“...?”

Dia hanya curiga mengambil saputangan itu. ...Gadis ini memberi respon aneh.

Aku memalingkan wajah darinya sejenak dan cepat-cepat menghubungi Rias dan yang lainnya tentang kami diserang oleh Iblis misterius di taman, dan saat ini aku sedang melindungi seorang gadis misterius.

[Aku mengerti situasinya. Aku akan segera kesana.]

Setelah aku menerima balasan seperti itu, aku menutup ponselku.

“Aku sudah menghubungi teman-temanku, tapi siapa—”

Saat itulah aku melihat sisi gadis itu. —Tidak ada siapapun di sana. ...Aku tidak merasakan kehadirannya pergi, tapi...ada apa ini? Aku melihat sekelilingku tapi tidak dapat menemukan gadis berambut ungu itu. Bahkan kehadirannya sudah hilang. Seolah-olah aku sedang membayangkan sesuatu atau menemukan hantu...Ddraig yang tinggal dalam diriku berkata.

[...Gadis itu, meskipun aku dapat mengatakan bahwa dia bukan manusia, dia memiliki aura seorang manusia lho, partner.]

Ini adalah pertemuan pertamaku dengan gadis berambut ungu. Itu adalah semester kedua kelas tigaku—. Masih banyak hal yang terjadi di sini tanpa sepengetahuan kami.