Suzumiya Haruhi ~ Indonesian Version:Jilid2 Catatan Penulis

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Catatan Penulis[edit]

Karena toko keperluan sehari-hari di sekitar terus gulung tikar satu demi satu, sekarang aku harus menghabiskan 15 menit hanya untuk berjalan ke toko terdekat. Di tengah jalan, terbaring sebuah kolam besar yang akan terisi oleh burung migran di musim dingin.

Sudah musim panas, tapi untuk beberapa alasan, ada seekor bebek liar jantan berenang dengan malas di permukaan kolam.

Kupikir, mengapa bebek liar ini menjauhi kawannya dan memilih untuk sendirian? Kubayangkan dia terbangun di suatu pagi di musim semi tampak kebingungan sewaktu sadar kalau dia sendirian, ditinggal pergi begitu saja. Aku merasa kasihan padanya. Namun beberapa hari yang lalu saat aku pergi untuk membel beberapa barang, aku melihat bebek liar ini berjalan santai di dekat tengah kolam sambil membebek pergi. Aku menghela nafas lega tanpa alasan. Ternyata bebek ini hanya bebek yang eksentrik!

Seperti halnya ada manusia eksentrik yang menghindari masyarakat tanpa alasan, bebek ini berjenis sama dengannya. Mungkin ia telah menolak tawaran kawan-kawannya untuk terbang ke utara bersama mereka, bersikeras, “Tidak terima kasih, aku ingin tinggal di sini. Tidak ada alasan tertentu, sungguh.” Lalu memilih untuk menyimpang dari niche-nya. Disebabkan dia adalah bebek aneh yang suka berkeliaran di waktu malam, kusimpulkan secara naluriah bahwa ini adalah bebek yang tidak keberatan untuk hidup sendiri di kolam yang luas, bebek yang cinta kesendirian.

Aku berpikir dan setuju dengan deduksiku sendiri, namun kemudian sebuah riset telah menemukan bahwa semakin banyak burung migran yang tetap tinggal di sini bukannya terbang ke utara begitu musim semi datang. Dengan kata lain, karena sering ada orang memberi mereka makan di kolam, mereka tak perlu khawatir kelaparan, dan mulai merasa nyaman tinggal di sini. Artinya ini bukan bebek eksentrik, tapi bebek berwatak sederhana yang tidak suka bersusah payah. Fakta ini membuatku kecewa, seakan mimpiku telah dihancurkan, dan jadilah aku menulis hal ini, tapi kukira bebek itu tidak akan peduli.

Masuk ke topik utama, jilid selanjutnya adalah kompilasi dari cerita pendek yang dimuat dalam majalah Sneaker (saat ini untuk musim panas 2003). Yang berjudul “Kebosanan Suzumiya Haruhi,” sepertinya? Namun masih bisa berubah. Dikarenakan aku cuma menghabiskan kurang dari tiga detik untuk memberi judul “Kemurungan Suzumiya Haruhi,” jadi aku tak punya ide bagaimana menamai sisa seri ini. Sebenarnya, aku tak pernah menyangka ini akan menjadi novel berseri, maaf.

Berganti topik lagi, terima kasih banyak untuk mereka yang tinggal untuk bermain mahjong yang sangat lama denganku. Aku berterima kasih atas kemurahan hati kalian…… Enggak, bukan apa-apa.

Terakhir, aku ingin berterima kasih pada Mr. S yang telah menyunting buku ini dan Ito Noizi-sensei atas ilustrasinya. Juga kepada semua orang yang terlibat dalam penerbitan buku ini, dan pada para pembaca yang membaca buku ini, kuberikan rasa terima kasihku yang sebesar-besarnya. Aku menantikan saat dimana kita akan bertemu lagi.


—Tanigawa Nagaru


Balik ke Epilog Kembali ke Halaman Utama Lanjut ke Ilustrasi Berwarna