Sword Art Online 16.8.5

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Catatan Terjamahan Sword Art Online 16.8.5, sebuah cerita pendek yang diberikan sebagai bonus dari pengecer ketika membeli volume ke 15.

Sword Art Online 16.8.5[edit]

“Eh, Kirito-kun, kamu tidak menggosok gigimu sebelum tidur?”

Setelah ditanyai secara mengejutkan oleh Asuna yang mengenakan piyamanya, aku mengangguk sambil seolah berpikir jika aku telah berubah menjadi orang barbar mengerikan.

“Maksudku, tak ada perlunya, kan? Ngomong-ngomong, ini tak seperti kita akan mendapatkan plak pada gigi kita.”

“Jangan berpikir secara logis, masalahnya adalah sensasinya!”

“Atau… yang lebih penting, apakah mungkin untuk memperoleh sikat gigi dalam Aincrad?”

“Eh, jika kamu tidak tahu akan hal itu, berarti kamu tidak pernah menggosok gigimu semala ini? Tak pernah sekalipun selama dua tahun ini?”

Aku mengangguk sekali lagi, aku merasa seperti telah berubah dari seorang barbar menjadi seorang manusia gua.

Atas hal itu, Asuna dengan gesit memanipulasi jendela miliknya dengan wajah yang cocok ketika berperan sebagai wakil ketua Knights of the Blood. Apa yang muncul kemudian, adalah sebuah gagang kayu yang memiliki bulu-bulu tersusun rapi—sebuah sikat gigi.

Asuna berkata seperti ini sambil menyodorkannya kedepan.

“Ini adalah sebuah masterpiece yang diciptakan seorang pemahat! Gosok gigimu dengan sikat ini setiap malam mulai hari ini! Juga di pagi hari jika mungkin!”

“Eeh~~”

Memiringkan wajahku limapuluh lima derajat kesamping, aku mengerang.

Itu tak seperti aku ingin mengerang karena terganggu. Aku mengerang karena bertanya-tanya apakah sikat gigi memiliki alasan untuk ada disini karena sikat gigi telah kehilangan fungsinya untuk melindungi kerusakan gigi dan gusi, jadi…

“Aku tak akan berciuman dengan seseorang yang tak pernah menggosok giginya.”

“Aku akan menggosok gigiku tiga kali sehari!”

Memberikan jawaban singkat, aku langsung memasukkan sikat gigi ke mulutku dan menggosknya dengan penuh semangat.

—Well, sejujurnya, aku mungkin tidak memiliki banyak prasangka atas hal ini. Rambut pendek dan kaku yang ada di mulutku, membangkitkan perasaan menyegarkan dan perasaan berkenang.

Ketika sikat gigi menyentuh gigi atas disebelah kanan bagian dalam, aku tiba-tiba merasakan perasaan aneh tak enak. Ketika aku mulai bertanya-tanya akan hal tersebut, aku menyadarinya.

“Ah… Aku kehilangan sebuah gigi.”

“Eh, apa sih maksudmu?”

Aku membuka lebar mulutku ketika menjelaskan pada Asuna yang menggosok giginya disebelahku.

“Sebenarnya, aku memiliki gigi wisdom[1] di bagian kanan atas. Tetapi rasanya agak aneh karena gigi itu tidak ada di avatar milikku.”

“Hmm, jadi seperti itu. Aku sih tak memilikinya, itu berarti aku lebih berkembang daripada kamu, Kirito-kun.”

“Iya, iya, aku hanya orang barbar primitif!”

Berteriak seperti itu, aku membungkam mulut Asuna yang terbuka dengan mulutku.

Catatan Penerjemah dan Referensi[edit]