Sword Art Online Bahasa Indonesia:Jilid 2 Catatan Pengarang

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Catatan Pengarang[edit]

Lama tak jumpa; atau mungkin akan lebih tepat untuk memanggil ini pertemuan pertama. Aku Kawahara. Terima kasih banyak untuk membaca <Sword Art Online 2: Aincrad>.

Setelah jilid pertama terbit, aku menerima banyak nasehat mengenai "Bagaimana aku bisa melanjutkan ini dari akhir seperti itu?" Bagaimanapun kamu melihatnya, permainannya sudah benar-benar selesai, dan dunianya telah runtuh. Bahkan ketika aku sendiri membacanya, aku merasa kalau benar-benar tak ada faktor yang bisa kulanjutkan lebih jauh.

Lalu, ada lanjutan yang menyakiti otakku, namanya, buku ini. Maafkan aku, waktunya kembali ke masa lalu. Dan selain itu, ini adalah koleksi dari cerita pendek. Aku benar-benar minta maaf.

Sebelumnya, aku juga sudah bermain di beberapa game online. Tapi, tak peduli di game apa, aku tak pernah menjadi bagian dari kelompok tingkat tinggi. Aku hanya iri pada pemain-pemain yang selalu kuat dengan peralatan terbaik dan reputasi itu, dengan mudahnya mengalahkan monster satu per satu, dan setelah itu merasa kalau mereka "Sangat hebat! Sangat kuat!" (haha)

Oleh karena itu, aku mau menulis tak hanya tentang tokoh utama di jilid satu, Kirito dan Asuna dan tipe <Game Clearer> mereka seperti pemain kelas atas, tapi lebih mau menulis sesuatu tentang cerita dari pemain-pemain tingkat menengah biasa; dan empat cerita pendek dari jilid kedua ini, benar-benar mempunyai isi seperti itu. Tanpa memperhatikan cerita siapa, mereka pada dasarnya tentang Kirito memulai debutnya dan menyebabkan masalah besar; dan perasaan kalau dia "Sangat hebat! Sangat kuat!" seperti yang Silica dan Lizbet rasakan, adalah benar-benar apa yang kurasakan setiap tahun sejak menjadi pemain MMO. Sekali saja cukup, aku benar-benar mau tahu bagaimana rasanya memamerkan ke orang lain sebuah senjata yang hanya ada tiga buah di seluruh server.

Selain itu, ada satu hal lagi yang aku harus minta maaf ke semua orang. Walaupun keempat karakter perempuan di buku ini berbeda, pasangan laki-laki mereka, seperti yang didiskusikan sebelumnya, selalu Kirito-san. Walaupun aku benar-benar tak bisa menjelaskan ke semua orang tentang ini dengan semestinya, aku akan menarik diriku dan menyuruh semuanya untuk tolong menggunakan pola pikir "walaupun kriminal dan korbannya selalu berganti, sang detektif selalu orang yang sama" yang kau punya ketika membaca seri novel detektif... kamu bisa melakukannya, kan? Maaf, maaf.

Pada akhirnya, kepada Abec-sensei yang menggambar semua pahlawan perempuan yang terus bermunculan dengan kepribadian dan kecantikan, dan kepada Miki-san yang memberiku banyak ide yang berkaitan dengan semua keadaan dan pengaturan sistem permainan yang kompleks dan aneh: kamu lagi-lagi sudah mengurusku.

Dan kepada kalian yang membaca buku ini sampai akhir, aku benar-benar berterima kasih.

26 Mei 2009 -Kawahara