High School DxD (Bahasa Indonesia):Dragon Magazine 2013-01

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

25(Duapuluh Lima) Di Ruang Klub Dengan Rias-buchou![edit]

Suatu hari di ruang klub sesudah sekolah .

“ Hey, Ise. Ini mungkin mendadak, tapi bisakah kita mengatakan 25 hal baik mengenai diri kita masing – masing? “

“ A-apa yang terjadi padamu, semuanya tiba – tiba ?”

“ Dengarkan saja aku , dan katakan 25 hal baik mengenaiku. Aku mulai duluan . Baiklah , kau adalah pekerja keras , Ise . Sekarang giliranmu . Apakah aku……punya sisi baik ? “

“ I-itu tak adil karena kau bertanya denganku dengan muka yang sedih seperti itu! Rias , kamu adalah seorang yang cantik dengan begitu banyak bakat!”

“ Sekarang giliranku. Ise, kamu adalah pria yang sangat berani. “

“ Rias , kamu baik, tapi kadang – kadang keras. Tapi kamu baik kok . “

“ Kamu adalah pria yang bergairah yang bisa kuandalkan. “

“ Aura manis dan ningratmu sangat hebat!”

“Ise , sikap jantanmu mulai cocok untukmu. “

“ Rias, kau punya sifat keibuan yang membuat semua anggota grup dan aku ingin dimanjakan olehmu!”

“Oh ya, Ise sebenarnya baik dalam mengawasi orang – orang.”

“Kamu juga, Rias . Ah, masakanmu juga enak!”

“Sisi baikmu yang lain adalah dimana kamu memakan makananku dengan lezat. “

“Apakah itu juga sisi baik? Itu hanya aku yang sedang makan….”

“Ufufu, untukku itu adalah sesuatu yang menyenangkanku. Ah, dan sisi baikmu yang lain adalah kau memiliki mata yang bergairah. “

“Rias , kau punya mata biru yang cantik!”

“Aku juga suka rambut hitammu, Ise.”

“Rias , rambut crimsonmu cantik!”

“Aku juga suka sensasi telapak tanganmu. Itu membuatku merasa tenang ketika menyentuhnya. “

“Ah, aku juga merasa tenang ketika pipku dielus oleh tanganmu!”

“……Geez, kamu sudah memperhatikan dadaku sejak awal kan? Ufufu, Ise bodoh. “

“Ma-maaf! Aku juga ingin menyatakannya, tapi aku tak tau bagaimana mengatakannya……”

“Tak apa. Jika kau pikir bahwa dadaku adalah sisi bagus, aku merasa puas.”

“Ya! Oppai Rias adalah yang terbaik!”

“Sekarang giliranku. Ise, dadamu yang semakin tebal hari – kehari membuatku merasa aman.”

“Oh ya! Jari Rias! Kupikir jari langsing dan flexiblemu cantik sampai keujung jarimu.”

“Jari Ise……Ufufu, itu telah melakukan banyak hal padaku.”

“Y-ya. Aku juga merasa bahwa jariku melakukan banyak hal……… Aku mencapai Balance Breaker dengan menekan dadamu, dan bahkan membuatku mencapai fase kedua….. Benar – benar jari yang hebat!”

[…..Haa haa…… apakah kau mencoba melakukan sesuatu dengan jari – jari itu lagi ……?”]

“D-Ddraig!?”

[…….Apakah kau mencoba melakukan sesuatu kepadaku lagi dengan menekan…….dada…..Rias Gremory?] Aku mohon padamu…..biarkan aku tidur dengan tenang……..!]

“Aku tak punya maksud untuk melakukan apapun! Umm…..Ddraig adalah Naga Langit dan sangat kuat! Aku mohon Rias! Biarkan selanjutnya dengan titik bagus Ddraig!”

“Kau benar! Ise menjadi kuat karena Ddraig dan bahkan nyawanya terselamatkan!”

“Ddraig adalah penyelamat yang menyelamatkan nyawaku!”

“Jika kau tak bersama kami , tim Gremory pasti sudah dihancurkan saat pertarungan hebat!”

[……….]

“Re-responnya lemah! Kekuatan untuk menggandakan dan mentransfer adalah karena kau, Ddraig-sama!”

“Sekiryuutei power up…… melibatkan dadaku dan…..tidak, aku tak bermaksud demikian!”

[………….Gufu.]

“Responnya dari sinyal menghilang!? Ddraaaaaaig! Hidup naga!”

“Bertahanlah! Bukankah kamu satu dari Dua Naga Langit yang bahkan ditakuti Tuhan!?”

“Kamu juga mempunyai sisi dimana kamu baik, lucu, dan bertingkah seperti manusia!”

“Ya,mempunyai seekor Naga yang dapat dimengerti di sisi Iblis merupakan bantuan besar!”

Ketika kami berdua terus mengatakan ini dan itu ke permata itu-

“……A-apakah sesuatu terjadi?”

Angota dari Klub Penelitian Ilmu Gaib, Kiba dan yang lainnya memasuki ruang klub!

“Waktu yang tepat Kiba, semuanya! Ddraig tidak bernafas! Dia menjadi seperti ini saat aku berbicara dengan Rias! Katakan sesuatu yang dapat memberikan kehidupan kepadanya!”

Xenovia kemudian saat itu menyadari itu hebat.

“Jadi Ise dan Buchou, mereka hanya butuh kata – kata untuk mengalahkan seekor Naga legendaris huh.”

Uwaaaaa! Bukan itu! Ddraig! Kembaliiii!