High School DxD (Bahasa Indonesia):Volume 19 Sangat Rahasia

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Sangat rahasia[edit]

Menonton rekaman video setelah kejadian, hanya sedikit orang yang melihat berkas sangat rahasia ini. Ini adalah rating game Dieahuser Belial. Video <<10 Pertandingan Sang Juara>> sedang diputar. Mempertontonkan pertandingan ketiga. Musuh Diehauser Belial adalah putra ketiga dari keluarga Phoenix—Raiser Phoenix. Lokasi pertempurannya adalah reruntuhan bawah tanah. Beberapa bagian video beruntuk dan tidak jelas, jadi mohon maaf. Setelah 30 menit rating game berlangsung, para bidak sudah banyak yang kalah, jadi Raiser Phoenix memutuskan untuk memasuki pinggiran reruntuhan, sebuah gua berbentuk kubah. Karena kamera biasa tidak bisa menjangkau ke semua sudut area, kamera itu tidak digunakan untuk sekarang, tapi sebuah kamera pengawas tersembunyi. Raiser Phoenix memasuki gua itu bersama adiknya, sang bishop Ravel Phoenix. Setelah mencapai tengah gua, dan berada di ruangan terbuka, mereka menunggu sang juara Diehauser Belial. Setelah berhadapan dengan Belial, dia berkata

“Diehauser-dono, aku sangat berterimakasih padamu karena telah menunjukan permainan bagus, bidakku yang tersisa hanyalah [Bishop] yang sebenarnya adikku ini. Kekalahanku sudah tak bisa dihindari. Walau agak lancang, aku ingin bertarung satu lawan satu sesama raja disini.”

Raiser tidak menunjukan rasa takut.

“Onii-sama, kau berpikiran seperti Ise-sama. Sepertinya dia memberi pengaruh buruk padamu.”

“Shh, diamlah! Pertempuran antar raja bisa membuat penonton tertarik! Sedikit hiburan untuk penonton!”

“Baiklah, terserah.”

Percakapan biasa antar saudara. Tapi, sang juara tersenyum lebar.

“Pertandingan menarik...huh. Raiser Phoenix-dono, pertandingan menarik...apa yang kau maksud?”

Raiser terlihat terkejut. Sang Juara melanjutkan

“Dari awal hingga akhir, menggunakan taktik cerdas untuk mengungguli musuh, atau serangan balik penuh di akhir untuk kemenangan, atau bertarung habis-habisan. Kurasa...selama pengalamanku bermain rating game, aku telah mengalami itu semua.”

Sang juara menggelengkan kepalanya.

“...Tidak, itu bohong. Aku, walau berada dalam tekanan, aku memenangkannya persis seperti yang aku inginkan. Jika kau tahu apa itu pertandingan yang seimbang atau membalik keadaan, itu adalah sesuatu yang kubiarkan agar game ini terlihat menarik.”

Raiser terlihat bingung.

“Diehauser-dono, apa yang sebenarnya ingin kau katakan?”

“...Raiser-dono, aku tidak pernah kalah sejak aku lahir. Aku telah melakukan semuanya. Aku telah menerima semua penghargaan. Aku tidak pernah merasakan kekalahan di rating game.”

“Diehauser-dono, aku tidak tahu tujuanmu... Tapi, bolehkah aku bertanya satu hal. Kenapa kau memberi tahuku hal ini? Apa kau ingin membuka rahasiamu padaku di game ini?”

“...Sederhana, aku hanya ingin. Tidak, ini benar-benar tidak keren. Untuk pemain berbicara yang tidak perlu di permainan suci ini; mereka tidak lain hanya mencemooh lawannya. Aku melakukannya hal ini sebagai seorang juara; juara yang menyedihkan.”

Sang juara menggelengkan kepalanya. Seluruh tubuhnya melepaskan sejumlah besar energi. Tangan Sang Juara direntangkan dihadapannya saat dia siap untuk melepaskan energi demonc yang sangat besar. Menyadari sesuatu, Ravel Phoenix berdiri dihapan kakaknya untuk melindunginya, sang [Raja].

“Onii-sama! Cepat pergi dari sini! Serangan orang ini—”

Tombak energi tiba-tiba muncul dari samping dan menusuk perut Ravel Phoenix. Sepertinya energi sihir yang ada di tangan sang juara adalah tipuan. Ravel Phoenix yang menerima luka serius mengalami pendarahan di perutnya. Tapi, sistem mekanis penarikan darurat game saat seseorang menerima luka serius tidak aktif. Kemampuan spesial Phoenix juga tidak muncul, dan adiknya hanya terbaring begitu saja di tanah; Raiser mengangkatnya.

“Ravel?”

Dia memanggil naman-nya tapi tidak ada tanggapan, dan dia tetap terdiam. Sang juara menggelengkan kepalanya.

“...Bahkan jika dia abadi, dihadaban kemampuan [Worthless] milikku, sepertinya itu sia-sia. Dan ada pelindung spesial di gua ini. Transportasi tidak akan terjadi, dan situasi di sini tidak akan diperlihatkan ke luar.”

Kemampuan spesial keluarga Belial adalah [Worthless], dan seperti namanya, itu akan membuat kemampuan spesial musuh tidak berguna untuk sementara waktu. Dalam hal ini, kemampuan spesial keluarga Phoenix [Immortality] menjadi sia-sia, jadi regenerasi Ravel Phoenix terhalang. Sebaga tambahan, saat ini, seperti yang dikatakan sang juara, gua ini dipasang pelindung khusus. Jadi saat ini, tidak seorangpun tahu terjadi situasi yang ganjil.

“……”

Raiser terdiam. Kemarahan membuat tubuhnya bergetar.

“…Berengsek.Berengsek, Diehaaauuusserrrrrrrr!!!!!”

Sang Juara tanpa ekspresi melihat ke arah Raiser yang berteriak penuh amarah. Sang juara berkata pada Raiser

“Raiser Phoenix-dono, apa kau pikir ini aneh? Kenapa didalam [Evil Pieces]. [—-] dari [————]? Delapa pion, dua ksatria, bishop, benteng, dan juga satu ratu. Sebenarnya harusnya juga ada [—-], bidak ini diberi [——–] didalamnya.” Sang Juara mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Karena itu sangat rahasia, bagian itu dikaburkan. Benda yang dikeluarkan oleh sang Juara telah ditutupi. Alasannya karena itu sangat rahasia.

“—Itu!”

Sang Juara menunjukan benda ditanganya yang ditanyakan Raiser sambil berkata

“—[—-] dari [—-], [Evil Pieces], Maou yang membuatnya, Ajuka Beelzebub, bujan aku. Dia yang membuat ini. Metode untuk membuat ini telah dihapus saat ini dibuat. Benda [—-] ini belumlah diketahui siapapun. Cerita rakyat, rumor [—-] tentang [——–] sedikit disukai oleh Iblis pecinta gosip. Diantara sepupuku, ada salah satu yang memercayai rumor ini, tipe gadis yang suka berbicara. Kebetulan, sepupuku itu punya wilayah di Jepang [————], dia menemukan rahasia Ajuka Beelzebub dalam sebuah kebetulan. Jadi dia—”

Bagian suara disini disensor karena sangat rahasia. Bahkan ‘dia’, suaranya telah banyak dimodifikasi

“Hanya ada satu dari [——–].orang yang menerima benda ini, bisa melakukan hal seperti [————] dan [————]. Jadi mereka [————] dan [————]. Ajuka Beelzebub-sama benar-benar luar biasa.”

“Apa yang ingin kau lakukan dengan itu?”

Raiser bertanya.

“Kau tidak perlu tau.”

Sang Juara melepaskan energi sihir ke arah Raiser. Videonya tidak terlihat jelas dibagian ini, dan gambarnya tidak karuan untuk beberapa saat. Saat situasinya sudah bisa dilihat kembali, Raiser dan Ravel Phoenix telah terbaring di tanah. Keduanya sama sekali tidak bergerak. Saat ini, perubahan terjadi di dalam gua. Diikuti dengan gemerlapan cahaya, sebuah lingkaran sihir muncul. Dan makhluk hiduo yang sangat besar muncul dari lingkaran sihir. Setelah melihat itu, sang Juara berbicara dengan nada menghormati

“—Aku mendengar isu. Ketika situasi tak terduga muncul dalam rating game, atau saat permainan dilakukan secara curang, akan ada tindakan yang dilakukan secara diam diam.”

<< Kau berbiara hal yang mengejutkan. Apa kau sengaja memanggilku ke sin? >>

Makhluk hidup itu memiliki sisik biru—sang Juara bertanya pada sang naga.

“—Sang Ratu Naga dengan sisik biru, Chaos Karma Dragon, Tiamat. Juri dibalik pertandingan rating game, dan juga salah satu pengurus asli...”

Diantara aturan atau kejadian spesial dalam rating game, ketika situasi terburuk terjadi, sebuah alarm bahaya tertentu akan diaktifkan. Contohnya, ketika pemain dipaksa berhenti dengan sihir transportasi, tapi tidak berhasil, wasit dalam hal spesial akan memasuki permainan untuk menangani situasi tersebut. Dimulai sekitar lima ratus tahun yang lalu, peran itu dipegang oleh salah satu dari lima Raja Naga—Chaos Karma Dragon Tiamat. Namun, situasi seperti itu sangatlah jarang, dan itu hanya pernah terjadi dua kali sampai saat ini. Naga Tiamat memasang posisi bertarung menghadapi sang Juara.

<< Jangan salahkan aku. Aku melakukan ini karena perjanjianku dengan Ajuka Beelzebub, untuk membereskan hal yang salah dalam permainan. >>

“Dikenal sebagai Raja Naga terkuat, ini sedikit memalukan.”

<< Diam, ini hanya balas budiku terhadap Ajuka. Aku tidak melayani siapapun dan tidak menerima perintah siapapun. >>

“Benar sekali. Dia adalah salah satu orang yang menduduki posisi penting dalam permainanku, Juara Belial-dono.”

Suara orang ketiga menggema di gua saat cahaya lingkaran sihir transportasi bersinar. Orang yang muncul dari lingkaran sihir adalah Maou Ajuka Beelzeebub. Tiamat berbicara dengan nada terkejut terhadap kemunculan Ajuka

<< —Kau juga datang langsung ke sini. Sepertinya ini masalah yang cukup serius. >>

“Yah, ini sesuatu yang tidak bisa dilihat Sirzechs atau pria tua Bael itu.”

Sang Juara menyapanya

“Kehormatanku bisa bertemu denganmu. Penerus—Maou Ajuka-sama. Aku tahu alasan kau datang ke sini, Ajuka-sama, itu pasti—”

Ditengah kalimat Diehauser Belial, dalam sekejap Ajuka Beelzebub membuka mulutnya, videonya tiba-tiba berakhir. Ya, videonya rusak di sini