High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 14 Life 3

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life.3 Penyihir Sesat[edit]

Bagian 1[edit]

Beberapa hari telah berlalu sejak para tamu Vampir datang.

Rencananya Rias akan meninggalkan Jepang larut malam hari ini. Aku dengar tujuan mereka itu jauh di dalam pegunungan Romania.

Setelah menyelesaikan sekolah, aku berpikir untuk melakukan latihan otot di ruang pelatihan yang terletak di ruang bawah tanah tempat tinggal Hyoudou sampai Rias selesai berkemas. Aku pikir aku harus berlatih bahkan sedikit saat aku punya waktu.

Para Gadis membantu Rias mempersiapkan barang-barangnya, jadi aku akan jadi gangguan karena aku seorang pria. Karena aku bosan, aku lalu berpikir untuk melakukan beberapa latihan.

Latihanku dengan Kiba dan yang lainnya terhenti sejak pertemuan dengan Vampir. Karena situasi jadi seperti ini, akan lebih sulit untuk melanjutkan pemilihan penyihir.

...... Man, kami benar-benar sibuk. Di atas semua itu kami masih punya sekolah. Kami punya jadwal ketat. Tapi aku setidaknya harus melakukan beberapa latihan otot jadi aku tak akan tumpul.

Sebenarnya, aku berpikir untuk berlatih dengan famiiarku juga. Pesawat sihir yang terbang di sekitarku, Skithblathnir!

Aku baru-baru ini sudah memberinya nama. Fufufu, kau tahu aku memberikannya nama yang keren?

Dan, saat aku memasuki ruang pelatihan, Kuroka dan Le Fay sudah ada sebelum aku.

Keduanya lagi duduk di lantai, dan membuka buku-buku tebal.

“Apa yang, kalian ada di sini?”

Aku berkata.

Kedua nya benar-benar sering muncul di kediaman Hyoudou sejak hari itu. Dia membuka kulkas tanpa izin kami dan minum susu dan yang lainnya!

Ibu terkejut, Rias marah, dan itu berubah jadi berantakan sepanjang waktu......Setiap kali Kuroka apa yang dia suka, Le Fay selalu menunduk ke bawah putus asa dan meminta maaf.

“Halo, permisi kami sudah ada di sini.”

Le Fay, yang bisa menyapa orang dengan benar, itu pastilah seorang gadis yang baik!

“Nyahaha, permisi kami di sini-nyan.”

Ini bukanlah nyahaha ...... rumahku benar-benar tempat sarang warga gelap. Ada begitu banyak variasi dari ras yang berbeda termasuk jenis iblis, seorang malaikat, dan Dewa-Naga-sama. Ini terlalu kacau ......

Aku mendekati mereka berdua, dan apa yang aku amati adalah buku-buku yang terbuka, dan ada diagram dari tubuh manusia yang memancar di tangannya tampak seperti aura.

“Apa ini?”

Saat aku bertanya, Kuroka mengatakan ini sambil tersenyum.

“Ini buku tentang kehidupan. Ini mengenai aura, senjutsu, touki, dan semacamnya.”

Hmm, jadi ini buku seperti itu. Tapi kenapa dia membacanya? Kuroka itu kan pakar yang kayak ginian, jadi bukankah itu tak berarti kalau membaca itu sekarang ......

Aku memiringkan kepalaku dan Le Fay mengatakan ini selagi cekikikan.

“Dia lagi meneliti agar dia bisa mengajarkan itu kepada apa yang dia sebut adiknya dengan lebih efisien.”

Oh, apa itu! Jadi dia melakukan perannya sebagai kakak!

Kuroka mengatakan ini selagi membelai sampul buku.

“Dasar dari senjutsu adalah memahami kebiasaan diri mu sendiri, orang lain, dan ki alam. Pertama-tama dia harus mengkonsentrasikan pikirannya, membuat postur zazen[1] secara diam-diam untuk melepaskan ki nya, dan lalu mengkonfirmasi ki di sekitarnya. Itu adalah yang paling dasar dari yang terdasar, dan ini cara terbaik untuk berkembang lebih lanjut. Itulah kenapa aku suruh dia membuat postur zazen lebih dahulu~. ”

“Aku pikir kau akan membuat dia melakukan hal-hal yang gak masuk akal karena itu kan kau yang lagi kita bicarakan, tapi kau melakukannya lebih serius daripada yang aku harapkan.”

Saat aku menggodanya, Kuroka membuat wajah tidak senang.

“Boo, kau begitu kasar-nya. Aku kan seorang wanita yang melakukan hal-hal serius pada waktu yang tepat.”

“Lihat siapa yang bicara, kau kan mencoba menjatuhkan aku dan Koneko-chan dengan kabut racun sebelumnya.”

Kejahatan nya sudah cukup saat aku pertama kali bertemu dengannya di Dunia bawah. Dia mencoba mengalahkanku, Rias, dan Koneko-chan, tanpa belas kasihan.

Kuroka mengedipkan mata oleh tuntutanku, dan dia mencoba menghindarinya dengan bertingkah imut.

“Kau tahu, aku jadi nakal karena aku lagi reunian dengan Shirone ♪ Oops, menjilat, nyan ♪ Kau tahu orang akan berdegup kencang dengan sekejap saat karakter yang buruk menunjukkan kebaikan hatinya? Jadi, jadi, jadi, apa Sekiryuutei-chin berdegup kencang oleh aku~?”

...... Aku tak akan menyangkal hal itu, tapi kau pasti lah kucing nakal!

Dan itu bukan "Oops, menjilat, nyan" ...... kau tahu kau ber-niat membunuh saat itu? Nggak, masalahnya, mengatakan ini padanya itu sia-sia. Sebenarnya, itu membuatku berpikir dia bertindak seperti aliran dan atmosfer.

“Kau pasti sudah memperbaikki hubunganmu dengan Koneko-chan.”

Kuroka membuat mata sedih mendengar kata-kata ku. ...... Hentikan itu, kau jadi si cantik yang normal saat kau memasang wajah serius kayak gitu dan itu membuat hati ku bedegup......

“Kau benar ...... Tapi, mungkin mustahil. Bahkan jika itu sesuatu yang aku lakukan karena perhatian ku untuknya, Shirone terpojok ke dinding sebagai hasil nya karena apa yang aku lakukan.”

Sama seperti yang Kuroka katakan, Koneko-chan menerima kesalahan dari kejahatan kakaknya yang membunuh tuannya. Akibatnya, bahkan ada saran untuk mengeksekusi dirinya. Masalah itu diselesaikan karena Sirzechs-sama membela Koneko-chan tapi setelah itu, ...... Aku dengar butuh waktu lama baginya untuk menyembuhkan mental dan baginya untuk melanjutkan hidup normal.

Koneko-chan yang punya bekas luka di hatinya pasti berpikir kalau "Aku dikhianati oleh kakak ku, dan aku disalahkan oleh banyak orang dewasa". Dan setengah itu tepat.

“Aku nggak tahu hal-hal yang sulit. Tapi kalo saat itu tiba, aku akan membantumu untuk memperbaiki hubungan mu dengannya.”

Mereka hanya punya diri mereka sebagai dua saudara perempuan di dunia ini. Kalo mereka bisa kembali bersama-sama, yah aku tak akan menahan diri untuk membantu mereka.

Lagian, aku pikir Koneko-chan tersenyum adalah yang paling penting.

Kuroka menatapku heran saat aku mengatakan pemikiranku padanya.

“…………”

Dia tertawa seolah-olah dia menemukan itu lucu.

“Nyahahaha. Yup yup, Aku mengerti sekarang. Aku rasa aku mengerti sekarang-nya. Tentu saja semua orang akan jatuh hati padamu. Sekiryuutei-chin, kau lebih menarik daripada orang normal tampan, tahu?”

“Yah, terima kasih untuk itu. Meskipun, aku lebih suka menjadi seorang pria tampan yang normal. Apa kau tahu kalau cukup sulit menjadi seorang Sekiryuutei?”

Seperti melalui pengalaman kematian karena begitu banyak musuh yang kuat menyerang kami. Tidak, aku benar-benar sudah kehilangan tubuhku sekali karena itu.

Le Fay bertanya seolah-olah dia berusaha mengalihkan pembicaraan.

“Bagaimana negosiasi mu dengan penyihir berlanjut?”

“Yah, jadi-jadi, kurasa. sepertinya ada sejumlah besar dari mereka, dan aku menyeleksi beberapa dari mereka dengan memilih mereka melalui dokumen mereka.”

“Aku dengar Sekiryuutei-sama sangat populer.”

Rias sepertinya jadi sibuk, tapi dia terus melakukan hal mengenai Vampir dan penyihir saat melakukan pekerjaan yang biasa, urusan sekolah, dan perannya sebagai [Raja] kami.

...... Aku benar-benar tidak bisa menang melawan Rias. Orang yang membawa paling banyak dan beban terbesar dari kami semua.

Menjadi Iblis Kelas Tinggi dan [Raja] adalah hal yang sama seperti membawa semua masalah budakmu di punggung mu. ......Apa aku bisa mengelolanya saat aku jadi Iblis Kelas Tinggi? Aku merasa tak enak tentang hal itu, tapi aku hanya dapat mendukung Rias, dan melangkah ke depan untuk saat ini.

Berbicara tentang rencana ke depan, ada satu hal tentang Skithblathnir

“Hei, jika aku belajar sihir dari kamu, Le Fay, akan kah aku bisa memperoleh kemampuan untuk menggunakannya?”

Aku bertanya pada Le Fay. Familiar ku, Skithblathnir, adalah kapal sihir. Aku juga harus tahu beberapa pengetahuan tentang sihir di kepalaku walaupun itu hanya sedikit. Bahkan kalau aku punya hubungan dengan seorang penyihir.

Le Fay mengangguk.

“Aku nggak tahu jenis sihir apa yang akan kamu gunakan, tapi jika kamu itu Iblis, Kamu bisa beradaptasi dengan menggunakan kekuatan khusus lebih dari orang rata-rata, jadi aku pikir itu mungkin saja bagi kamu untuk bisa begitu tergantung pada seberapa keras kamu bekerja. ngomong-ngomong itulah dasarnya, tapi kamu tahu perbedaannya kan antara kekuatan iblis dan sihir, ya kan?”

“Ya, kekuatan iblis itu sesuatu yang kau gunakan untuk mengubah imajinasimu ke dalam bentuk yang sebenarnya, dan sihir adalah sesuatu di mana kau menggunakan persamaan untuk membuat fenomena supranatural terjadi, kan?”

“Jika kamu memisahkannya secara sederhana, ya, itu benar. kekuatan iblis membutuhkan kekuatan untuk menggunakan imajinasi dan kekuatan untuk menciptakan, dan itu membutuhkan akal yang bagus. Sihir itu pengetahuan untuk mengontrol persamaan, dan kamu perlu menggunakan kepala kamu dan membutuhkan kalkulasi, jadi mereka berbeda meskipun mungkin tampak serupa.”

“Ah, untuk idiot sepertiku, itu akan sulit.”

Aku tidak bisa meng-kalkulasi sama sekali! Punya kontrol persamaan cukup tinggi untuk mengontrol fenomena supranatural akan jadi sesuatu yang aku buruk dalam itu karena aku hanya mampu mengendalikan kekuatan iblis ku dengan menggunakan Dress Break dan Bilingual.

Le Fay meneruskan.

“Aku pikir itu mungkin saja untuk mendapatkan sesuatu yang nggak membutuhkan banyak kalkulasi. Sebagai contoh, sihir untuk menghangatkan kopi dingin, dan juga sihir sederhana penglihatan tembus pandang.”

——!

Sihir tembus pandang!? I-Itu sesuatu yang membuatku sangat tertarik!

Jika Aku belajar dengan itu, aku bisa liat dalaman pakaian wa-wanita!?

Kepalaku dipenuhi dengan penglihatan tembus pandang pakaian dan Kuroka menambahkan informasi tambahan.

“Dengan kata lain. Sihir adalah sesuatu di mana kamu perlu pengetahuan dan kalkulasi untuk mengetahui "Jika aku melakukan ini, ini akan terjadi"-nya. Itulah fenomena yang bahkan aku sendiri nggak ngerti, dan kamu nggak bisa membuat hal-hal seperti yang dudah terjadi menggunakan sihir-nya. Meskipun ada spell caster yang dapat menggunakan sihir yang nggak bisa diselesaikan dengan indera mereka dan bakat. Mereka itu orang-orang khusus di mana kamu perlu menambahkan kata "super" sepuluh kali di depan kata "langka". ”

Jadi alasan mengapa Rossweisse-san menggunakan sihir diatas kekuatan iblis sebagai prioritas utama adalah karena lebih mudah baginya untuk menghitung ketimbang membayangkan. Tentu saja dia kan tampak seperti tipe orang kayak gitu.

Unng, sepertinya aku bisa belajar dari mereka lebih dari yang aku harapkan.

Aku tidak akan bisa menggunakan sihir tingkat tertinggi. Tapi, aku mungkin bisa memperoleh satu atau dua hal!

Mungkin aku harus serius belajar tentang sihir dengan mendengarkan kata-kata Rossweisse-san dan Le Fay.

Sebagai hasil dari itu, itu akan jadi luar biasa jika aku bisa mengerti lebih banyak tentang Skithblathnir.

Melihat Skithblathnir yang terbang di sekitar ku, Kuroka bertanya.

“Ngomong-ngomong, nama untuk anak ini sudah di putuskan belum?”

Oh! Aku senang kau bertanya!

“Ya, nama orang ini adalah Ryuuteimaru! Kau tahu bagaimana kapal memiliki nama seperti itu? Dan melihat hal ini di sini!”

Aku membuat keduanya melihat bendera. Itu bertuliskan nama "Ryuuteimaru" di atasnya. Ya, aku menulisnya dengan menggunakan kuas! Bagaimana itu, mengagumkan kan!?

“Nggak memuaskan.”

Kuroka segera menolak!

Siiiiaaaaallllllll! Aku berpikir keras tentang hal itu! tidak , nama orang ini adalah Ryuuteimaru! aku sudah memutuskan ini! Inspirasi pertama itu penting!

Ini terjadi tepat sebelum aku akan kembali berdebat. Asia datang ke ruangan pelatihan.

“Ise-san.”

“Oh, ada yang salah Asia?”

“Sepertinya Rias-oneesama akan meninggalkan Jepang sekarang.”

——!

Ini beberapa jam lebih awal dari yang aku harapkan. Aku dengar kalau mereka akan berangkat malam ini, tapi aku tidak pernah berpikir itu akan terjadi dengan cepat. Ini masih sore.

“Sepertinya cuaca lagi baik, dan pesawat jet kecil bisa terbang sekarang.”

Oh, begitu. Jadi itu sebabnya mereka akan pergi lebih awal.

Aku berkata pada Kuroka dan Le Fay, "Aku akan pergi sebentar", dan meninggalkan tempat itu bersama dengan Asia.

Lingkaran sihir Teleportasi raksasa yang terletak di ruang bawah tanah tempat tinggal Hyoudou.

Semua anggota Klub Penilitian Ilmu Gaib dan Sona-kaichou berkumpul di sini.

Untuk mengirim keluar Rias, Kiba, dan Azazel-sensei.

Untuk mengunjungi Vampir, keluarga Vladi, mereka pertama harus melalui banyak lingkaran sihir di Jepang dengan memulai dari kediaman Hyoudou, dan lalu mereka harus terbang ke Eropa. Kemudian mereka harus menyewa sebuah pesawat jet kecil.

Para Vampir penghalang aktif tersendiri, dan sepertinya mereka harus menggunakan beberapa metode transportasi untuk masuk ke Kerajaan mereka.

Dari apa yang aku dengar, mereka akan menggunakan lingkaran sihir untuk pergi ke Eropa, Romania. Dari sana mereka akan menggunakan pesawat jet kecil, dan lalu mereka harus diangkut menggunakan mobil untuk berkendara dalam gunung.

Itu pasti terletak di tempat yang sangat terpencil. Jadi itu dunia tersembunyi dari kota milik manusia.

Alasan kenapa mereka pergi lebih awal karena cuaca sebelumnya buruk dan oleh karena itu tak mungkin untuk menerbangkan pesawat jet, tapi cuacanya bagus sekarang. Karena cuaca jadi lebih baik lebih awal dari yang di harapkan, mereka memutuskan untuk terbang selagi itu masih baik.

Berbeda dengan lingkaran sihir yang dapat digunakan untuk melakukan perjalanan segera, cuaca akan mempengaruhi pesawat. Jadi ini tidak bisa membantu kalau pesawat jet tidak bisa terbang karena itu.

Rias, Kiba, dan Azazel-sensei, berjalan ke tengah lingkaran sihir selagi membawa barang-barang mereka. Orang-orang yang akan mengunjungi keluarga Vladi secara langsung adalah Rias dan Kiba. Orang yang akan pergi ke sana setelah menghubungi sisi Carmilla adalah Sensei.

Rias memeluk Gasper.

“...... Aku akan menjadi orang yang akan melindungi kamu, jadi kamu nggak perlu khawatir tentang apa pun. aku juga akan menyelesaikan masalah ini dengan keluarga Vladi.”

“Ya, Buchou .....…”

Gasper melemas oleh pelukan Buchou.

——Keibuan! Sifat Keibuan Rias lagi bekerja!

Rias melihat Akeno-san.

“Akeno, aku akan meninggalkan sisanya padamu.”

“Ya, Rias”

Aku bertukar tinju dengan Kiba.

“Aku serahkan Rias padamu.”

“Tentu saja.”

Ya, ini bukan masalah jika aku menyerahkannya pada orang ini. Bahkan jika mereka terseret dalam sesuatu yang merepotkan, dia pasti akan melindungi Rias.

Sensei di sisi lain, memberikan senyum kepada Sona-kaichou dan Rossweisse-san.

“Lalu, aku akan meninggalkan sekolah pada kalian berdua. Presiden Sona ♪ Ms Rossweisse ♪ ”

“ “Tolong cepat kembali karena kita sedang sibuk. ” ”

“Man, reaksi membosankan.”

Azazel-sensei tampaknya tidak puas dengan respon membosankan dari keduanya.

Ini hampir akhir tahun, dan jadwal sekolah dikemas untuk akhir tahun juga. Karena salah satu guru akan hilang selama beberapa waktu, mungkin bagi mereka berdua yang sangat berhubungan dengan urusan sekolah, mereka tak akan senang mengirim keluar Sensei walaupun itu untuk alasan diplomatik.

Dan ini mantan Gubernur yang kita bicarakan. Ada kemungkinan kalau ia akan bersenang-senang selagi dia pergi ......

Sensei memberitahu kami semua.

“Para Penyihir yang menargetkan orang-orang yang terkait dengan Phoenix tampak mencurigakan. Berhati-hati lah.”

[Ya!!]

Kami membalas ucapannya. Ya, kami akan berhati-hati tentang itu!

“Asia, Ophis.”

Sensei memanggil Asia dan Ophis.

“Asia, ini tentang hal itu, tapi apa yang tersisa itu tergantung padamu. Lalui lah itu dengan saran dari Ophis. Ophis, aku akan menyerahkan ini padamu. Jika kamu sang Dewa Naga di sampingnya, pasti akan baik-baik saja. Aku akan serahkan apa yang di maksud dengan berkah dari Dewa Naga, oke?”

“Ya, aku benar-benar malu tentang hal itu, tapi aku akan melakukan yang ter-terbaik.”

“Aku, tentang Asia, akan lihat ini dengan hati-hati.”

Asia dan Ophis merespon kembali kata-kata Sensei. Ada apa ini? Asia, wajahmu benar-benar merah, tahu? Aku benar-benar cemas tentang hal itu!

Setelah itu mereka bertiga, Rias, Kiba, dan Sensei, menge-cek semua orang dan mengucapkan perpisahan mereka, dan mereka akhirnya pergi—.

Orang yang lagi saling memandang itu aku dan Rias.

Rias mengambil langkah maju, dan medekatiku.

“......Yah Aku akan pergi.”

“Ya, aku akan tunggu kabar baiknya. Jika sesuatu terjadi, aku pasti akan datang membantumu.”

“Ya. Aku tahu.”

Kami saling memandang, berpegangan tangan, dan menghabiskan beberapa detik bersama sebelum terpisah.

Tapi kami segera tersenyum, dan melepaskan tangan kami. Tidak peduli di mana Rias dan aku, jiwa kami akan selalu terhubung—

Mereka bertiga, yang berbaris di pusat lingkaran sihir teleportasi. Cahaya dari lingkaran sihir semakin kuat.

Setelah Akeno-san membuat pemeriksaan terakhir pada ingkaran sihir teleportasi, cahaya teleportasi menyebar ke seluruh ruangan, dan berikutnya—

Rias dan dua lainnya hilang saat aku membuka mataku. Teleportasi berhasil.

...... Rias, Kiba, Sensei, Semoga berhasil.

Selagi tiga dari mereka hilang, sisa dari kita yang tinggal akan terlihat setelah ini!

“Uuu, aku sangat kesepian.”

Walaupun aku mengatakan itu sebelumnya, tidak lihat Rias di tempat tidurku............sangat menyakitkan!

Waktunya tidur, dan aku lagi melawan rasa kesepian di atas tempat tidurku!

Aku mengirimnya keluar baru saja, dan aku sudah mulai punya hasrat kehilangan Rias!

Itu karena aku selalu, selalu, tidur dengan kami bertiga aku, Rias, dan Asia! Dan Rias tak ada di sini ......!

“Rias ...... uu, aku rindu oppai.”

Itu sumber penyembuhanku untuk tidur dengan menenggelamkan wajahku dalam oppai menggairahkannya. Rias juga menyambutku dengan mengatakan "Kemarilah" dan tidur dengan merangkulku!

Aaah, oppai Rias! Aaah, Rias oppaaaai ~!

Aku sangat sedih jadi aku memeluk Asia.

“……Asia, untuk malam ini apa aku bisa tidur seperti ini untuk sementara waktu?”

“Ya, Ise-san benar-benar anak manja.”

Benar. tidak apa-apa. Asia-ku denganku. Aku bisa menanggungnya karena Asia denganku! Aaah, Asia-chan! Aku selalu mengganggu Asia, tapi aku bisa buat dia memanjakanku kadang-kadang, kan? Aku tidak bisa tidur sendiri lagi! Aku seperti orang lemah! Tapi! Hal ini sudah tidak tertolong!

Karena aku tahu rasa tidur bersama dengan Rias dan Asia, aku tidak bisa lagi tidur sendiri!

Saat aku tidur sambil memeluk Asia, ada ketukan di pintu.

Asia dan aku melihat itu. Lalu, orang yang masuk dengan membuka pintu—.

“Ufufu, aku ingin diriku sendiri ada di sini yntuk malam ini.”

Itu Akeno-san yang mengenakan daster!

“A-Akeno-san! A-Ada yang salah?”

“Aku pikir aku harus mengganti Rias, jadi aku datang ke sini.”

Mengganti Rias!? A-Apa itu berarti dia akan tidur dengan Asia dan aku?

Akeno-san berjalan menuju tempat tidur—,

“Kalau begitu, mari kita mulai—”

dan mulai membuka baju daster selagi mengatakan ituuu!

“...... I-Ini pertama kalinya untukku, T-tapi tolong bersikap lembut ............ memalukan melakukannya di depan Asia-chan, tapi aku senang jika kamu mematikan lampu ......”

Akeno-san yang sepenuhnya telanjang! Dan apa yang kau katakan selagi wajahmu me-merah!? A-Apa yang terjadi!? Apa ada sesuatu yang akan terjadi!?

“Tu-tunggu dulu, Akeno-san! Apa yang membuatmu jadi serius begini!?”

Akeno-san memiringkan kepalanya curiga saat dia lihat aku panik.

“Eh? Itu karena aku akan menggantikan Rias malam ini, jadi.....apa itu salah?”

Dia benar-benar salah paham tentang sesuatu!

Asia juga terkejut akan tindakan Akeno-san.

“Hauuu! Akeno-san! Apa yang kamu coba lakukan!?”

“Tapi, Asia-chan. Jika seorang pria dan seorang wanita tidur bersama di tempat tidur ..... itu kan hanya berarti satu hal, benar kan?”

Aku tahu itu! Dia ngambil makna tidur bersama ke arah itu! Tidak, itu hal normal biasanya! Walaupun aku lebih suka kalau dengan cara itu dan ...... Tidak tidak!

“Ng-ngak! nggak, itu mungkin biasanya, tapi Rias, Asia, dan aku, tidur bersama dengan damai, tahu!?”

Tiba-tiba Akeno-san memasang tatapan bingung. Seberapa siap kah kau melakukan ini!?

“Ara ara, ini merepotkan. Aku suadah nunggu hari ini dengan mempersiapkan diri dan siap untuk itu.......dan aku sudah gak sabar untuk malam pertama ku yang berharga.”

“Ma-Malam pertama ......?”

I-Itu kata kata yang mengagumkan! Aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya, tapi itu adalah bahasa yang menggema ke seluruh tubuh dan pikiranku ......!

Selagi mengabaikan aku yang lumpuh oleh kata-kata Jepang yang indah di kepalaku, Akeno-san memasuki tempat tidur sambil telanjang!

Kualitas terbaik dari tubuh wanita tepat di depanku! Payudaranya terpental ke segala arah tepat di depan mataku! Aku tak bisa menahan diri tapi mengikuti gerakannya dengan mataku!

Akeno-san masuk kedalam tempat tidur, dan lalu membuat postur menyambutku ke pelukannya dengan menyebarkan lengannya!

“Lalu, bisa kah kita tidur normal♪”

Kamu tidak berencana untuk tidur normal kan, Akeno-san!? Jadi aku akan melakukannya dengan Akeno-san saat Rias tidak di sini.......dan selagi Asia melihat! A-Apakah ini yang kau sebut selingkuh!? Aku sudah menyatakan perasaanku pada Rias, tapi aku berpikir menggali tepat ke tubuh wanita yang ada di depanku!

Akeno-san meraih tanganku seolah-olah dia sedang menikmatinya, dan bergerak ke arah dadanya!

Munyuu ~, tanganku tersedot ke dadanya!

Ya, Ini sesuatu! Payudara Akeno-san! Tanganku berada dalam kegembiraan oleh sensasi yang berbeda dari Rias! Ini bekerja dengan baik di otakku!

Tiba-tiba Akeno-san memasang mata sedih.

“...... Saat aku pikir kamu mati, aku merasa kalau semuanya berakhir. Pikiranku kosong ...... dan aku terus mengingat Ise-kun yang tetap ada dalam ingatanku, aku melarikan diri dari kenyataan ......”

Aku udah di kasih tahu situasi ini dari Kiba. Sepertinya dia dalam keadaan yang mengerikan. Aku dengar kalau dia dalam keadaan yang lebih serius daripada Rias, dan dia mungkin tidak akan sadar kalo ayahnya, Barakiel-san, tidak datang.

...... Aku membuat Akeno-san menjadi tertekan hanya karena aku mungkin sudah mati.

Aku senang jadi seorang pria, tapi aku tidak akan tahan melihat Akeno-san dalam situasi kayak gitu.

Aku lalu teringat kata-kata Azazel-sensei.

[Setelah dia menghapus topeng Onee-samanya, apa yang tersisa adalah sisi yang sebenarnya dari "tergantung" pada seorang pria. Itu bisa Barakiel ayahnya, dan kamu. Jika bahaya muncul pada kalian berdua, dia akan jadi tertekan sekali lagi. Tapi, kau juga dapat berkata kalau hal itu dapat digunakan untuk menaikan ketegangannya. kau harus menunjukkan kejantananmu. Dengar, ini adalah apa yang harus kau katakan].

Umm, aku pikir Sensei berkata—

“A-Akeno.”

“——! Y-Ya.”

Sepertinya dia terkejut karena aku tiba-tiba memanggil namanya.

Aku tidak yakin apa aku benar-benar diizinkan mengatakan ini dan aku merasa takut. Sensei, aku akan percaya padamu, oke?

“...... A-Aku pasti gak akan mati. Aku pa-pasti akan kembali ke sisimu. Bisakah kamu percaya padaku dan Rias, dan hidup demi aku?”

...... Aku sudah mengatakan itu, Sensei! Aku sudah mengatakan itu meskipun jadi super malu dan berani!

Dan dari sini bukanlah kata-kata Sensei tapi kata-kataku sendiri! Aku harus mengatakan perasaanku yang sebenarnya! Aku mengambil tanganku dari oppai nya, dan meletakannya di bahunya!

Aku ambil napas dalam-dalam, dan lalu mengatakan ini!

“Ayo kita bersama-sama jadi lebih kuat! Ayo kita hidup bersama-sama dengan aku dan semua orang!”

Dia berasal dari kelompok yang sama, dia adalah seniorku yang penting, dan dia adalah Akeno-san yang aku benar-benar suka. Jika kami lemah, jika ada bagian dari kami yang lemah, maka kami harus mengatasinya! Aku........masih benar-benar lemah! Itulah sebabnya, aku pikir kami hanya bisa jadi lebih kuat bersama-sama dan hidup terus!

Sekarang, apa jawabannya!?

Akeno-san, banyak air mata jatuh dan—

“...... Ya. Ya, aku baik-baik saja sekarang. Aku akan hidup demi kamu, Rias, dan semua orang. Aku akan jadi lebih kuat dengan kamu, Ise. Aku akan bersama kamu selamanya.”

—Dia mengangguk! Karena dia memecah kan sikap dan suara Onee-sama seperti ini, dan karena dia berubah menjadi seorang gadis normal seperti ini, Akeno-san ...... Lucu nya mematikan ......!

Aku lalu teringat apa yang Azazel-sensei katakan!

[Tapi, kau harus bertanggung jawab sampai akhir kalau kau mengatakan itu, oke? Akeno yang halus dan mudah depresi, jadi setelah kau mengatakan itu, kau tahu hubungan akan jadi lebih kokoh? Jika kau benar-benar mati ini, dia akan berakhir. Itulah kenapa kau nggak bisa mati apapun biaya nya, oke? Jika kau mati, itu akan jadi bencana, tahu? Tapi jika kau nggak mati, Akeno akan jadi lebih kuat.]

............ Aku punya tanggung jawab besar sekarang! Aku tidak diizinkan untuk menghadapi situasi di mana aku akan mati sekarang! Jika orang ini melihat itu.....apa dia akan hancur!?

Sepertinya aku jadi terpojok sendiri ...... tapi ya! Aku harus melakukannya! Aku sudah menghancurkan jalan memutar untuk kembali!

Akeno-san menyeka air matanya, lalu memasang senyum yang biasanya. Dia lalu ini mengatakan dalam keadaan itu.

“Ya. Sekarang, aku serahkan tubuhku padamu, Ise-kun ♪”

——!

A-Apa apaan kata kunci itu!? Dia akan menyerahkannya padaku!? Dia akan mengizinkan aku menyentuh payudaranya dan aku akan mengurus tubuhnya selagi Rias tidak ada di sini!? Ha-Hal seperti itu mungkin!? Tidak, itu sesuatu yang mungkin terjadi sekarang!

A-Apa yang harus aku lakukan!?

Iblis dan iblis yang lain dalam diriku mengatakan "Ayo maju" dan "Nggak, Ambil Asia juga!"! Gufufu, aku begitu hilang kendali sekarang!

Ini terjadi saat aku lagi berpikir apa yang harus aku lakukan. Pintu terbuka sekali lagi.

“……Hello.”

Kali ini Koneko-chan muncul! Dia dalam mode maniak fashion dimana dia hanya mengenakan kemeja putih!

“K-Koneko-chan? A-Ada apa?”

“……Aku juga akan tidur dengan Ise-senpai dan semua orang.”

——!

Koneko-chan berjalan ke arahku dan lalu memelukku.

“...... Karena Ravel sudah mencuri posisi punyaku di pangkuan Ise-senpai, aku akan melindungi posisi diangkat oleh Senpai apa pun biaya nya.”

Astaga! Bahkan Koneko-chan bertingkah kayak gini!

Apa yang kalian semua lakukan saat tuanmu tidak ada di sini ......!? Meskipun aku bukan dalam posisi di mana aku bisa katakan itu!

“Ini gak adil kalo Koneko-chan satu-satunya yang diperlakukan seperti ini!”

Bahkan Asia memelukku dari belakangku!

“……Nya.”

Lalu keduanya muncul saat otakku lagi terpengaruh oleh suara manis Koneko-chan.

“Dan aku pikir harus ambil tindakan selagi Rias-buchou nggak ada di sini .....”

“A-Aku diseret ke sini oleh Xenovia secara paksa! Me-Menyelinap ke kamar anak laki-laki untuk bercinta itu sesuatu yang Tuhan gak akan ampuni!”

“Itu salah, Irina! Kita harus ambil tindakan selagi Rias-buchou gak ada di sini!”

Itu Xenovia dan Irina! Mereka masuk ke kamarku selagi mengenakan piyama! Dan keduanya kebetulan berdiri di dekat pintu sambil membuat pose aneh! Apa apaan dengan gaya pose benar-salah dari satu skuadron pahlawan!? Apa mereka mencoba untuk melawak pada seluruh dunia dengan itu!?

Kenapa semua orang tiba-tiba datang ke kamarku setelah Rias pergi!?

Tidak, mereka biasanya seperti ini juga, tapi apa mereka tidak terlalu agresif hari ini!?

Aku merasa seperti aku akan pergi bersama aliran pada tingkat ini! Sepertinya dengan absennya master kami, [Raja] Rias, itu akan jadi liar karena tak ada yang mengontrol dalam hal ini!

Aku lalu berpikir untuk memulai pembicaraan.

Ah, benar. Ada satu hal yang telah menggangguku sejak waktu yang lama. Bagaimana bisa Irina yang selalu menghadapi situasi jatuh mengatakan hal-hal seperti membuat bayi denganku? Itulah apa yang telah menggangguku.

“Aku sudah berpikir tentang hal itu untuk sementara waktu, tapi bagaimana bisa seorang malaikat membuat bayi dengan manusia tanpa jatuh? Apa adda orang orang tertentu? Setengah Malaikat.”

Ya, seperti bagaimana seorang anak bisa lahir diantara manusia dan Malaikat jatuh, orang mengatakan kalau seorang anak dapat lahir diantara malaikat dan manusia juga. Selama prosedur itu, para malaikat tidak akan jatuh, dan anak yang lahir diantara mereka bukanlah Malaikat jatuh.

Xenovia dan Irina saling memandang. Xenovia membuka mulutnya. –Dan pada saat yang sama ia membuka piyama atasnya ~!

“Ya, jumlahnya sangat sedikit dari mereka, tapi setengah malaikat itu ada.”

“Yup, pasti ada. Aku juga sudah bertemu dengan mereka.”

Sama seperti yang aku pikirkan, Irina mulai melepas piyama nya oleh kata-kata Xenovia!

“Tapi, aku yakin ada banyak pembatasan untuk Malaikat saat mereka membuat bayi. Bukankah begitu?”

Xenovia yang melepas piyama bawahnya mencoba untuk mendapatkan konfirmasi dari Irina. Irina mengatakannya selagi melepas semua piyama nya!

“Yup. Dalam rangka untuk memulai prosedur itu, ada cukup banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. kamu harus menempatkan penghalang di lokasi tersebut, Kamu juga harus berdoa malam sebelum melakukannya untuk memurnikan tubuhmu, dan tentu saja salah kalau punya pikiran bejat saat melakukannya. Kamu harus ingat pengajaran setiap saat, dan Kamu harus melakukannya selagi punya pikiran Suci. Kamu akan tahu apa kamu tertarik pada keserakahan bahkan sekali. Dan itu harus jadi kasih yang murni!”

Situasi ini benar-benar mustahil bagiku! Aku yakin sisi manusia akan penuh dengan nafsu jika mereka tahu mereka dapat berhubungan seks dengan Malaikat yang cantik. Bahkan jika di sisi Malaikat, aku pikir mereka juga akan jatuh seperti bagaimana Sensei lakukan, jika mereka mengetahui mereka dapat berhubungan seks dengan seorang wanita manusia manis. Aku bisa mengatakannya dengan keyakinan!

Daripada itu, Kalian berdua mengenakan pakaian dalam kalian! Situasi seperti apa yang kalian berdua buat saat berbicara tentang sesuatu yang serius!?

Aku berterima kasih, tapi saat ini aku tidak mampu menangani 5 anak perempuan sekaligus!

“...... Entah bagaimana, Nggak punya nafsu saat jatuh cinta, dan membuat bayi selagi punya pikiran Suci......terdengar sangat mustahil jadi itu tampaknya sulit”

Saat aku bergumam selagi menyeka hidung, Xenovia mengangguk.

“Itulah kenapa hanya orang terpilih yang bisa menjadi satu dengan Malaikat. Pada saat yang sama, Malaikat juga harus menyelesaikannya sampai akhir tanpa menarik keserakahan mereka. Mereka akan jatuh saat mereka tertarik dalam keserakahan mereka.”

Jadi itu berarti seks yang punya arti dalam tingkat kesulitan yang tinggi. Oh man, itu mustahil bagiku. Aku akan hyped saat aku lihat payudara mereka. Aku senang aku bukan malaikat atau seorang yang beriman! Sepertinya Iblis yang terbaik!

Ah, jadi sepertinya akan sulit untuk Irina. Itu karena dia berada dalam bahaya jatuh saat ia bertemu situasi yang berhubungan dengan seks. —Meskipun demikian, Malaikat-san ini hanya mengenakan celana dalamnya!

“Jadi nggak mungkin untukmu, Irina?”

Xenovia mengatakan itu pada Irina seolah-olah dia lagi bicara denganku.

Irina memasang wajah tidak senang.

“……Ka-Karena kita itu teman masa kecil, aku yakin bisa melewati rintangan bersama!”

“Oh yeah, benar juga, aku lupa kalian berdua itu teman masa kecil.”

“Ya ampun, Xenovia! Aku memutuskan untuk menantang batas Malaikat!”

“Untuk memulai, kenapa kamu mendekati Ise? Sejak pertemuan perdamaian dari Tiga Kekuatan Besar, aku memutuskan dalam hatiku kalau orang ini adalah satu satunya. Dia berbicara dengan Michael-sama secara langsung agar aku bisa berdo'a! Kamu tahu itu sesuatu yang gak akan ada yang bisa lakukan oleh pria normal, kan?”

“A-aku……!”

“Irina, Kamu gak akan menyangkal kalo kamu mulai menyukainya karena aliran dan pengaruh, kan?”

“I-Itu bukan! Itu karena dia terlihat keren!?”

“Alasan mu lemah! Aku hanya bisa berpikir kalau kamu mulai menyukai pasangan temanmu!”

“Aku ingat baru-baru ini! Saat kami masih kecil, Ise-kun berjanji padaku!”

Aku memasang "?" Di atas kepalaku saat Irina mengatakan itu. Apa aku berjanji sesuatu ......?

“Bagaimanapun, Irina, aku ingin kamu untuk memancarkan kekuatan cahaya di belakangku dan Ise! Aku akan melakukan hal ini dengan menunjukkan payudara kananku, dan lalu juga payudara kiriku!”

“Xenovia kamu bodoh! Aku bukan bola lampu! Kali ini berbeda dibandingkan dengan saat di perjalanan sekolah!”

Ah ah, keduanya mulai lagi ......

“Ufufu, aku Iblis dan Malaikat jatuh. Jadi kamu gak perlu khawatir tentang apa pun.”

Akeno-san! Tolong berhenti mengambil tanganku ke payudaramu lagi! Aku tidak akan mampu menanggungnya lebih lamaaaaaaa ~!

“Koneko-san! Aku tahu kamu akan datang ke sini!”

Bahkan Ravel akhirnya datang! Dia berjalan menuju tempat tidur dan aku bisa merasakan kemarahan di jejaknya.

“……Permisi!”

Dia lalu tidur di sudut tempat tidurku! Hey hey hey, Ravel!?

“...... Aku mungkin belum berpengalaman, tapi aku akan diam di sudut tempat tidur! Lagian Aku manajermu! Aku harus melindungi Ise-sama dari kucing itu!”

Ravel, yang mengancam Koneko-chan selagi membuat wajah tegang. Koneko-chan yang punya mata berkilau seolah-olah dia lagi balik melawan! Sialan! Tidak peduli apa yang mereka lakukan, Kedua junior ini lucu!

“……Gadis Burung.”

“……Kucing pencuri.”

...... Ini bukan situasi di mana ini tentang seks atau membuat seorang anak, kan? Kamarku terlalu kacau!

“Ise-senpai! Aku datang karena aku terlalu kesepian ~!”

Orang terakhir yang masuki ke dalam ruanganku selagi matanya berkaca-kaca adalah Gya-suke! Dia tampil selagi membawa kotak! Aku mengerti, jadi ia kesepian karena Kiba yang hidup dengannya pergi!

“Seperti yang kau lihat, tempat tidurku sudah penuh! kalau sudut ruangan gak apa-apa, tidur lah di sana!”

Saat aku mengatakan itu, Gasper justru membuat basis di sudut kamarku dan membuka kotaknya! Vampire Danball bisa tidur di mana saja asalkan dia punya kotak!

Akeno-san juga mengambil tanganku dari oppai nya seolah-olah dia telah menyerah. Ah, sangat di sayangkan!

“Ara ara, tampaknya tempat tidur Ise-kun penuh dengan orang sekarang. Pada tingkat ini, aku nggak akan bisa punya urusan untuk sementara waktu.”

...... Ya, itu sangat disesalkan tapi ...... itu tidak akan mungkin dalam situasi ini..........Sebenarnya, aku tidak berpikir malam ini akan jadi satu-satunya hari dimana ini akan menjadi seperti itu .....

Lalu lemari terbuka dengan kasar. Ophis muncul seolah-olah itu adalah bagian terakhir dari malam.

“Aku, muncul dari lemari. Ehem.”

Ada apa dengan kata-kata penuh dengan keyakinan!? Sebenarnya, sejak kapan kau bersembunyi di sana!?

……Haa. Ini diselesaikan dengan penampilan Ophis sama-kita.

Jadi aku akan tidur damai dengan semua orang hari ini juga....

Bagian 2[edit]

Beberapa hari setelah Rias meninggalkan Jepang―.

Kehidupan sekolahku tidak berbeda dari biasanya.

Rupanya, Rias dan yang lainnya tiba di Romania dengan selamat, dan saat ini menuju ke tujuan mereka.

Kecuali, wilayah di mana Vampir hidup terletak jauh dari daerah manusia hidup seperti yang aku prediksi, dan aku dengar sangat sulit melakukan perjalanan ke lokasi tersebut. Aku menerima telepon secara berkala dan tampaknya akan memakan banyak waktu untuk sampai ke sana.

...... Kita hanya bisa percaya pada Rias, dan menunggu kabar baik selagi menunggu di sini.

“Napa kau masang wajah serius?”

Kepala ku di sodok oleh Matsuda.

...... Sudah waktunya untuk kelas pendidikan jasmani kami, jadi aku sudah merubah jerseyku dan aku menuju ke arah lapangan olahraga.

Ini sudah musim dingin. Jadi menggerakkan tubuhku di lapangan olahraga jadi lebih melelahkan. Tidak, aku juga benci musim panas karena panas!

“Akhirnya kelas pendidikan jasmani dimulai apa kau mau sendiri, Ise. Oke-oke saja aku segrup denganmu, tapi aku benci kalau aku harus membawamu.”

Motohama berkata seperti itu selagi mendesah.

Maafkan aku. Karena aku Iblis, staminaku dan yang lainnya meningkat karena latihan dan melawan musuh yang kuat. ...... Jika aku tidak nahan diri aku pasti akan melampaui tingkat manusia, jadi kau sadar kalau aku nahan diri saat kelas pendidikan jasmani?

kekuatanku meningkat karena tubuhku diperbaharui, jadi bukan hanya aku, tapi juga orang-orang akan terkejut karena kekuatan berlebih keluar saat-saat aku tidak mengharapkannya. ...... Karena aku Naga humanoid, cara menekan kekuatanku berbeda dari sebelumnya.

Aku terkejut dengan tingkat kemampuan manusiaku saat aku pertama kali jadi Iblis, tapi aku punya perasaan yang rumit begitu aku berpikir kalau "Aku jadi makhluk yang berbeda dari Matsuda dan Motohama".

...... Berapa lama aku bisa tetap berteman dengan mereka? Jika mungkin, aku ingin tetap berteman dengan mereka selama sisa hidupku.

Tapi hidup Iblis itu panjang dan mereka dapat mengontrol penampilan umur mereka. Saat Matsuda dan Motohama menjadi orang tua, apa aku harus membuat diriku terlihat seperti orang tua meskipun punya penampilan seorang pemuda saat aku memenuhi hidupku sebagai Iblis? Sepertinya berteman dengan mereka akan lebih sulit. Ya-Yah, tidak ada gunanya mikirin itu sekarang. Aku harus berkonsentrasi pada kelas pendidikan jasmani.

Matsuda lau mengatakan ini saat kami hendak mencapai lapangan olahraga.

“Tau gak kalo ada pria yang di panggil Taoka waktu SMP?”

“Ah, pria yang punya nafsu berlebih sama tubuh rambut perempuan. Dia pasti seorang maniak.”

Aku ingat dia. Yeah yeah, dia tergerak karena rambut. Dia rupanya suka rambut sisa cukuran. ...... Agak sulit bagiku untuk mengerti perasaan itu. Apa ini berarti aku masih muda?

Matsuda meneruskan.

“Sepertinya saudaranya akan jadi mandiri dan punya toko sendiri. Dan rekannya lagi berbisnis bersama dengannya adalah manajer klub yang selama bertahun-tahun berteman dengannya sebagai pelajar.”

“Hmm hmm, jadi dia punya toko sendiri bersama dengan manajer perempuan? Kau pasti bisa liat hubungan antara seorang pria dan seorang gadis dari cerita itu.”

Motohama mengatakan itu dengan wajah bejat. Yah, itu wajar kalau dia berpikir seperti itu.

Matsuda mengangkat bahunya.

“Yah, aku gak yakin tentang itu. Tapi sepertinya dia mendukungnya sejak mereka masih pelajar. Rupanya dia membujuknya saat mereka masih pelajar dengan mengatakan, "Aku akan jadi mandiri dengan punya toko sendiri suatu hari, jadi aku ingin kamu ikut denganku". Sepertinya manajer yang mampu melakukan banyak hal dan Beberapa orang juga sudah memintanya datang bersama mereka, tapi dia memutuskan untuk mengikuti kakak Taoka sejak mereka punya kepercayaan kuat di antara mereka.”

“Hmm, jadi dia sudah berpikir tentang punya toko sejak dia masih pelajar. seperti punya gairah sendiri.”

Jadi itu sesuatu seperti bagaimana Ravel menempatkan dirinya dalam bisnisku.

...... Memulai bisnisku sendiri ya. Menjadi mandiri. Jadi itu perlu punya pasangan. Dengan kata lain, punya seorang manajer adalah suatu keharusan.

Matsuda mengangguk oleh komentarku.

“Benar kan? Tapi punya janji tentang masa depan pasti tampak bagus. Aku juga ingin seorang manajer kayak gitu yang bisa aku buat janji dengannya!”

Aku punya satu. Itu Ravel.

Bahkan sekarang dia menyeleksi penyihir bersama denganku.

Membuat janji tentang masa depan dengan Ravel? Jadi saat aku menjadi Iblis Kelas Tinggi dan menjadi mandiri, aku harus mengatakan padanya untuk mengikutiku sebagai manajerku?

...... Tidak buruk juga. Sebaliknya, kedengarannya bagus. Aku benar-benar bisa merasa seperti itu saat aku lihat bagaimana Ravel melakukannya sekarang.

“Kau benar. Dan kalau mungkin, manajernya seorang gadis.”

“Pastinya!”

“Tentu saja!”

Membuat janji dengan manajer yang cakap ya. Ini sesuatu yang tidak bisa kau nyatakan kepada seseorang kecuali kalau kau punya ambisi yang cukup, kekuatan, dan keyakinanmu.

Itu karena kau harus hidup bersamanya dengan membawa kehidupan dan cara hidupnya di tanganmu. ...... Jadi ada resiko kalau kau mungkin menghancurkan hidup seseorang. Dan itu adalah sesuatu yang sangat sangat penting.

Aku juga punya seorang gadis yang ingin ku penuhi impiannya .......Hidup bersamaku. Aku diberkahi.

Aku sudah mulai berpikir kalau kau ingin bekerja bersama Ravel lebih serius. Itu karena dia dapat diandalkan saat aku lihat dia mendukungku yang masih kekurangan. Aku juga ingin dia menjadi manajerku dari sekarang.

Ini terjadi saaat aku berpikir tentang hal itu.

“……Hei, lihat. Ada orang-orang ber-cosplay.”

Matsuda menunjuk arah tertentu.

“Oh oh, apa itu? Apa mereka seorang penyihir?”

Mendengar kata-kata Motohama, aku melihat ke arah itu sesegera.

............

...... Aku pikir kehidupan sehari-hariku adalah sesuatu yang tidak akan hancur di suatu tempat dalam hatiku.

Misalnya, kediaman Hyoudou akan aman dan damai, dan siang hari akademi Kuou adalah sekolah yang aku bisa hadiri dengan normal.

Aku pikir tidak akan berbeda. –Dari kehidupan sehari-hariku yang tidak normal.

Ada beberapa orang mengenakan jubah penyihir di depanku, dan tangan mereka menunjuk ke arahku. ...... Sebuah lingkaran sihir bersinar di bawah kaki mereka. Mereka melepas kerudung mereka. Tiga orang! Mereka terlihat seperti orang asing.

...... Mereka jelas mengirimkan hawa permusuhan terhadapku.

“Matsuda, Motohama, lari.”

Keduanya memasang ekspresi serius oleh saran seriusku.

“Ah, ada apa?”

“Kau tampak pucat, Ise. Apa ada yang terjadi antara kau dan kelompok cosplayer?”

Mereka berdua tidak bisa memahami situasi ini! Situasi ini pasti bercanda! Mereka sudah mengaktifkan lingkaran sihir di tangan mereka!

Pada tingkat ini, mereka akan melemparkan serangan sihir dengan cara ini!

Aku berlari dari lokasi jadi aku bisa mengubah arah yang akan mereka serang!

“Matsuda, Motohama! Lari! Pergi di belakang bangunan! Cepat!”

Aku berteriak selagi berlari, jadi aku bisa memikat para penyihir ke daerah di mana tidak ada orang!

Beruntung kalau target mereka itu aku, jadi mereka datang padaku!

Matsuda dan Motohama meneriakan sesuatu dari jauh ...... tapi ini bukan waktunya untuk itu! Aku harus melakukan sesuatu pada orang-orang ini...... atau teman-temanku akan terluka!

“Jadi kau membela rekanmu, Sekiryuutei!”

“Haha! Seperti apa yang tertulis di laporan! Kau lembek!”

“Tapi peringkat kekuasaannya dalam iblis muda yang diberikan asosiasi itu SS! Dia bukan hanya luar biasa!”

Jenis omong kosong apa yang mereka katakan!?

Asosiasi? Sihir? Apakah Mephisto Pheles-san? Bukan, bukan itu. Aku hanya bertemu sekali, tapi aku tak habis pikir kalau orang periang seperti itu akan mengirim penyihir dengan hawa permusuhan begitu banyak ke sekolah ini!

――!

......Penyihir Sesat. Aku ingat kalau aku mendengar cerita tentang orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang tidak diakui oleh asosiasi dan yang telah mengulangi tindak pidana dengan menghancurkan sesuatu.

Tapi mengapa para penyihir sesat di sini!? Siang hari di Kuou Academy! Daerah ini berada dalam wilayah aliansi Tiga Kekuatan Besar. Sebuah penghalang yang kuat dibangun di sini, dan itu dibuat agar orang-orang jahat tidak bisa masuk dengan mudah!

Dalam rangka untuk melewatinya, perlu kualifikasi tingkat tertentu dan juga dengan melewati pemeriksaan!

Tidak, Pada dasarnya ... tidak ada orang yang akan membiarkan teroris datang!

Aku entah bagaimana berhasil memikat mereka ke dalam kawasan hutan dalam kampus sekolah selagi punya banyak keraguan.

Beberapa penyihir dan aku berhadapan satu sama lain.

Mereka mengaktifkan lingkaran sihir sekali lagi, dan mereka punya aura sihir berkumpul di tangan mereka.

Sekarang, karena tidak ada siapa pun di sini, aku akan memunculkan gauntletku!

“Boosted Gear!”

Sebuah gauntlet warna merah muncul di lengan kiriku!

.......Namun tidak ada respon. Permatanya ...... tidak bersinar!

...... Oh man. Sepertinya aku membuatnya muncul pada waktu saat Ddraig tidak enak badan.

Oh man. Dengan ini, satu-satunya caraku menggunakan gauntletku ini adalah bertahan!

Para penyihir yang menatapku curiga karena aku belum pernah menggunakan kemampuanku meskipun membuat gauntletku muncul.

“……Bukankah dia akan mengaktifkan Sacred GearNya?”

“Bukan, mungkin dia tidak bisa mengaktifkannya.”

“Hey hey, kita datang ke sini untuk menantang kekuatan Sekiryuutei, tahu?”

Mereka mengobrol seperti itu. Tantangan? Mereka datang ke sini untuk alasan seperti itu?

“Kalian, apa motif kalian datang ke sini?”

Aku bertanya. Mereka hanya tertawa bahagia.

“Asosiasi dari ketua Mephisto telah memberikan peringkat kepada kalian Iblis muda.”

Aku tahu tentang itu. Kalau mereka sudah memberikan peringkat kepada kelompok yang mereka sebut "Empat Pemula". Untungnya, aku juga diberi pangkat. Dan itu adalah peringkat sangat tinggi. Mereka menilai prestasiku yang mengalahkan para teroris.

...... Nah, fakta yang sebenarnya adalah kalau aku bukan yang paling populer sejak penyihir mengirim permintaan mereka dibandingkan sejarahku dengan bagaimana gunanya aku untuk penelitian sihir mereka.

Salah satu penyihir menunjukkan senyum takut.

“Itu sebabnya kami rasa ingin ngetes kau selagi berjalan dengan rencana.”

Rencana? Rencana untuk apa?

Aku jadi penuh dengan keraguan dan lalu kau dengar suara ledakan. ...... Itu datang dari gedung sekolah baru! Tanah juga bergoyang kecil, dan membuat aku sadar betapa seriusnya situasi ini! Apa ini berarti mereka serangan sihir besar-besaran!?

Gedung baru sekolah! Apa seseorang menangani penyihir!? Baik cowok dan cewek dari kelas kami lagi belajar jasmani sekarang. Semua orang berada di lapangan olahraga dan gadis-gadis di gimnasium. Jadi Akeno-san yang merupakan tahun ketiga atau Rossweisse-san yang adalah seorang guru. Atau itu adalah anggota dari Dewan Mahasiswa.

――!

Lalu firasat buruk datang ke pikiranku setelah aku berpikir tentang hal itu!

...... Ruang kelas tahun pertama. Koneko-chan, Gya-suke, dan Ravel.

Para penyihir ...... yang terikat dengan Phoenix. Rencana yang mereka bicarakan......

“Kalian! Jadi kau mencari Ravel!”

Mereka bertiga tertawa setelah mendengar teriakanku.

“Yah, begitulah.”

“Sebagai permulaan, Aku ingin kau bermain bersama dengan kami jadi kami bisa mengulur waktu.”

Mereka mengaktifkan lingkaran sihir dalam tangan mereka, dan mereka merilis serangan api padaku!

Aku menghindar dengan lompat ke belakang, dan lalu melompat ke depan saat mendaratkan kakiku ke tanah!

“Kau gak mungkin!”

Aku berpromosi ke [Ratu] segera, Aku lalu memperpendek jarakku, dan lalu maju menyerang ke arah salah satu penyihir! Aku masih bisa mengalahkan kalian semua dengan tangan kosong walaupun Sacred Gearku tidak diaktifkan!

Seranganku dihentikan oleh lingkaran sihir pertahanan yang muncul tepat sebelum mengenainya. Dampak besar terasa dalam tinjuku. Sial ......! Aku tidak bisa menembus pertahanan sihir dengan hanya pukulan! Sepertinya aku bisa mengalahkan mereka dengan tangan kosong jika seranganku mendarat di wajah mereka!

“Kau terlalu terbuka!”

Dari samping, banyak batu berukuran es dirilis dari lingkaran sihir!

Aku memblokir mereka dengan gauntletku........tapi itu tidak bagus! Memblokir semua itu akan sulit! Pecahan es yang kena kedalam berat seluruh tubuhku! Seluruh tubuhku sakit, tapi itu bukan waktu untuk itu!

Juniorku lagi di incar! Aku tidak bisa tinggal di sini seperti ini!

Aku ...... lau mengkonsentrasikan pikiranku pada lengan kananku. Aura terkumpul di kepalan tangan kananku. Bukan, ini bukan pukulan yang punya aura terkonsentrasi di dalamnya.

Lengan kananku mengental, dan menunjukkan dirinya selagi merobek jerseyku.

―Lengan kananku mengalami Dragonified.

Dengan tubuhku yang baru disetel, sekarang mungkin saja untuk punya bagian dari tubuhku ke dalam bentuk Naga tergantung seberapa banyak pikiran aku masukkan ke dalamnya.

Dragonification merubah pikiranku ke dalam modus bertempur, dan aku tidak ingin menggunakannya sebanyak mungkin karena tubuhku bisa tumpul kalau aku menggunakan ini.............Tapi aku dalam situasi seperti ini. Karena aku lagi dalam situasi di mana aku tidak bisa menggunakan Sacred Gearku, ini satu-satunya pilihanku!

Dan juga dengan dragonifying, bagian dari tubuhku juga akan ditingkatkan! Aku tidak bisa men-dragonify seluruh tubuhku, tapi aku sudah belajar bagaimana membuat salah satu bagian tubuhku seperti lengan dan kaki berubah!

Aku membuat sikap dengan lengan kanan dragonifiedku, Aku mengambil langkah ke kanan, dan maju memukul penyihir yang berdiri di sana.

Lawan mengaktifkan pertahanan lingkaran sihir di depannya―

HANCUR!

―Tapi itu dihancurkan dengan pukulanku selagi membuat suara putus asa.

Ya! Aku bisa melakukannya dengan lengan ini!

Aku menggunakan momentum untuk menindaklanjuti dan memukul penyihir tepat di wajahnya!

“Guwaa!”

Penyihir itu pergi terbang mundur, dan dia ambruk di tanah setelah punggungnya membentur pohon.

Masih ada suara ledakan yang berasal dari gedung sekolah baru. ...... Sepertinya aku tidak bisa membuang-buang waktuku di sini!

“Kau sungguh sesuatu. Aku nggak pernah berpikir kau akan menyerang dengan lengan Naga.”

“Yah, gak apa-apa. Ini dimulai dari sini.”

Dua yang tersisa masih punya semangat menyerang dalam diri mereka. Sial! Aku tidak bisa membuang waktuku melawan kalian!

Tapi saat aku hendak melompat pada mereka, lingkaran sihir kecil muncul di belakang kedua penyihir.

...... Apa itu jenis komunikasi? Keduanya mendengarkan informasi yang diberitahukan pada mereka, dan mematahkan sikap mereka saat memasang senyum mengganggu.

Mereka lalu membawa penyihir yang ada di tanah, dan mengaktifkan lingkaran sihir di bawah kaki mereka.

―Mereka berencana untuk lari!

“Tunggu!”

Aku mencoba menangkap mereka, tapi mereka hilang dalam cahaya teleportasi selagi meninggalkan kata-kata mengganggu, "Mari kita bermain lagi!"――.



Setelah pertempuranku dengan para penyihir berakhir, aku pergi berlari menuju gedung sekolah baru. Karena kekuatan nagaku harus dihamburkan oleh Akeno-san untuk memperbaiki lengan nagaku, Aku membungkus jersey di sekitar lenganku dan menyembunyikannya. ...... Lagian Aku tidak bisa menunjukkan lengan seperti ini kepada siswa.

...... Aku memeriksa saat datang ke sini, tapi beberapa lokasi bangunan telah hancur. Sisi Jendela bangunan sudah hancur, dan ada lubang di taman sekolah. ...... Aku hanya punya perasaan buruk tentang ini!

Aku menoleh ke arah kelas tahun pertama,―ke tempat Koneko-chan dan lain-lain.

Di koridor, di depan kelas. Sudah hancur parah, ada lubang di sisi jendela bangunan, dan berubah begitu banyak sampai bisa lihat ke luar. Angin angin masuk

Ada satu gadis yang tampaknya sekelas sama Koneko-chan duduk di lantai. Pelajar tahun pertama lain melihat situasi di koridor dari pintu kelas ketakutan.

Aku berjalan menuju salah satu pelajar tahun pertama yang duduk di lantai koridor, dan lalu berbicara.

“Apa kau baik-baik saja?”

Gadis ini lagi linglung seolah-olah dia baru saja mengalami momen yang sangat menakutkan, dan dia tubuhnya kaku.

Sepertinya kata-kataku belum sampai ke telinganya. ...... Dia pasti telah melalui pengalaman menakutkan dengan diserang penyihir.

Aku mengguncang bahunya, dan lalu melihat ke arah kelas ...... tapi aku tidak lihat Koneko-chan, Gasper, dan Ravel. Mereka melarikan diri? Ini akan jadi bagus kalau mereka melakukan itu.......Tapi, mungkin bukan begitu. Anak-anak yang teralu berpikir tentang rekan-rekan mereka. Mereka akan mengambil tindakan untuk melindungi rekan-rekan mereka.

Meskipun dia bukan dalam indranya, Pelajar tahun pertama itu bergumam.

“...... Aku tertangkap oleh orang mencurigakan......dan Koneko-san, Gasper-kun, dan Ravel-san, ......menyelamatkanku dan ......”

――! Koneko-chan, Gasper, Ravel! Jadi gadis ini disandera dan ......!

“Koneko-chan dan dua lainnya ditutupi oleh cahaya bersama dengan orang-orang aneh yang bercosplay sebagai penyihir, dan lalu menghilang!”

Seorang pelajar yang lagi mengamati situasi di koridor dari pintu ruang kelas itu memberitahuku.

...... Jadi mereka menyelamatkan sandera dan dibawa pergi ......!

BANG!

Aku meninju koridor dengan lengan kiriku selagi merasa sakit.

...... Sial. Melindunginya pantatku ......! Aku bahkan tidak bisa melindungi Ravel selagi Rias tidak ada ......!

Aku menggigit gigiku dengan frustrasi ......!

Setelah beberapa saat, teman-temanku dan anggota Dewan Mahasiswa muncul. Sepertinya semua orang selain trio tahun pertama aman.

Mereka ...... penyihir, apa yang mereka berencana lakukan pada juniorku!? .........


Catatan Penerjemah dan Referensi[edit]

  1. Di sebut juga Meditasi Zen selengkapnya sini