High School DxD (Bahasa Indonesia):Volume 19 Akhir Kata

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Akhir kata[edit]

Hai semua, aku Ishibumi. Seperti yang dijanjikan, empat sequel adalah tentang Ravel → Gasper → Rossweisse → Irina → dan Xenovia sebagai heroine (+α). Akhirnya aku bisa mendeskripsikan sesuatu yang dalam dari kelompok ini. Aku berpikir dia bisa menjadi heroine utama. Aku mohon maaf karakter yang aku kenalkan beberapa tahun lalu membutuhkan beberapa tahun untuk dikembangkan. Aku dengan tulus dari dasar hatiku berterimakasih kepada para pembaca yang telah setia hingga saat ini. Sekarang, aku akan membahas tentang volume 19.

Tentang Xenovia

Aku ragu untuk membuatnya imut atau keren. Tapi kupikir akan memilih yang terakhir. Tidak hanya dia berperan sebagai Ketua OSIS, dia juga melampaui pengguna Durandal sebelumnya, jadi ini solusi bagi gayanya. Aku sangat senang menuliskan hubunganya dengan Griselda. Editorku juga memuji hubungan mereka yang seperti saudara. Tapi bagian yang paling sulit adalah mengisi percakapan mereka. Berhubungan dengan kehidupannya, aku membutuhkan gaya pidato Xenovia, yang aku pikirkan dalam waktu lama, tapi itu bukan pemilihan politik jadi aku membuat sesuatu yang cocok dengan gayanya. Tapi apa yang terjadi adalah Xenovia menjadi Ketua OSIS baru; bahkan penulisnya sendiripun sedikit terkejut.

Kiba, Gasper dan Dulio

Yang membuatku suram dan bermasalah sebelum akhirnya adalah Kiba dan Gasper. Membuat hal seperti tadi tanpa merusak klimaks, aku sedikit cemas sebagai penulis. Keduanya mempunyai suatu hubungan dengan Gereja, jadi akan ada penengah menggunakan Yang Mulia Strada. Lelaki dari keluarga Gremory harus dilindungi oleh perempuan. Dan juga Dulio. Sama seperti sebelumnya, dia berada di garis depan sebagai pemimpin. Dia pria yang lebih naif daripada Issei. Aku selalu berpikir sifatnya akan cocok dengan gelembung sabun, jadi aku berusaha membuat salah satu kemampuannya selaras dengan sifatnya.

Dua monster dari Gereja

Kali ini, tiga pemimpin Gereja tampil, diantara mereka, Ewald Cristaldi dan Vasco Strada mungkin terasa sedikit terlalu kuat. Volume ini mengangkat tema pedang suci, jadi wajar saja, pengguna Excalibur dan Durandal harus disebutkan. Dua pengguna pedang suci muncul di sini. Tema kali ini adalah untuk membuat Tim [DxD] menghadapi masalah serius/berat tentang kemanusiaan, tapi karena terlalu serius, itu tidak cocok dengan gaya buku ini, jadi diubah menjadi [Tantangan dari pengguna pedang suci sebelumnya yang sangat hebat] yang mudah dimengerti. Setelah itu, karakter/peran Yang Mulia Strada dibuat. Kalimat [Chikara[1] adalah kekuatan] benar-benar cocok dengan pria itu. Jika Cristaldi dan Strada menggunakan pedang suci yang sungguhan...atau mereka masih dalam masa keemasan, lalu... aku rasa plotnya akan berantakan karena mereka hanyalah karakter sampingan.

Kebenarannya adalah, karena volume ini berpusat pada Gereja, aku sebenarnya mempunyai ide agar Freed dibangkitkan menggunakan Holy Grail dan membuatnya bersama dengan Naga Jahat untuk menciptakan kehancuran. Tapi karena dia sudah meninggalkan cerita dengan mulus, aku membuatnya tetap begitu tanpa mengusiknya.

Tentang Sangat Rahasia

Bab terakhir volume ini adalah tontonan permainan dari rekaman video...dan seperti yang semua orang lihat, ini mengandung banyak sekali rahasia. Raja Naga terakhir Tiamat akhirnya muncul. Apa yang akan terjadi dengan Ravel dan Raiser? Peran Diehauser, dan kemunculan Ajuka juga merupakan petunjuk, jadi kau bisa menikmati membayangkan apa yang akan terjadi sambil menunggu buku selanjutnya rilis.

Empat bab berikutnya akan menjadi klimaks, dengan mulainya pertarungan final. Petunjuk/sudah banyak yang muncul, musuh kuat yang tersisa, dan naga jahat legendaris juga akan muncul, jadi tetap siga. Karena isinya akan berhubungan dengan Rizevim, Vali akan menjadi pemeran utama laki-laki di volume berikutnya. Namun, volume sebelumnya membahas Surga, dan volume ini membahas Gereja sebenarnya ingin dibahas di volume enam sampai tujuh setelah aliansi Tiga Faksi terbentuk di volume empat, tapi sekarang 18 dan 19 telah rilis....

Disini, aku berterimakasih pada semua orang yang telah membantuku. Miyama Zero, editor H. Mungkin karena dampak dari beban pekerjaan yang bertambah, itu selalu di waktu malam saat aku selesai menulis jadi memberi kalian masalah setiap hari. Aku dengan tulus meminta maaf pada para rekanku. Setelah ini, aku akan bekerja keras dalam menulis.

Sekarang, kita akhirnya memasuki volume 20 di pertemuan selanjutnya—tapi sebelum itu, serial baru, 'High School DxD DX', akan hadir! Serial ini adalah kumpulan dari cerita pendek DxD dan itu dipisahkan berkat kalian semua, para penggemar. Jadi rencana sekarang adalah melanjutkan jalan cerita utama DxD dan DX (Cerita pendek selingan. Dengan ini, cerita pendek yang terpisah akan banyak dikurangi. Jadi dika kau ingin ada cerita pendek yang diterbitkan, tolong utarakan pendapatmu pada staf editor karena itu akan menjadi pertimbangan.

Merujuk pada volume DX 1 yang kalian semua penasari. Itu akan termasuk perjalanan ke Onsen (mandi bersama dengan Grayfia) sebagai fokus utama cerita dan juga memperkenalkan Suster Griselda dan cerita pendek orisinil lainnya. Karena cerita utama akan memasuki tahap klimaks dan menjadi serius, akan hebat jika kau membaca Volume DX yang berisi romance-comedy dan kehidupan sehari-hari sebagai penyeimbang.

Begitulah, akan hebat jika kau bisa membantu jalan cerita utama High School DXD dan volume DX.

Catatan Penerjemah dan Referensi[edit]

  1. kekuatan dalam bhs Jepang