High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 2 Life 5

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life.5 Pujian Ditengah Pertarungan Sengit[edit]

Bagian 1[edit]

Itu terjadi ketika aku sedang dalam perjalanan ke halaman olahraga di mana Kiba sedang menungguku.

[3 "Pion" Raiser Phenex-sama kalah]

Itu pengumuman! Tiga dari "Pion" Raiser dikalahkan!? Siapa yang melakukannya? Akeno-san sedang bertarung dengan "Ratu", Buchou dan Asia sedang dalam perjalanan ke sini .........Kiba! Dengan ini, tujuh bidak mereka dikalahkan. Dengan ini, mereka memiliki 9 orang termasuk Raiser. Kami hanya memiliki 5 anggota tersisa dengan Koneko-chan pergi. Kami masih tidak bisa membiarkan pertahanan kami turun!

! Seseorang menarik lenganku selagi aku sedang dalam berjalan ke halaman! Musuh!? aku membuat sikap siagaku, tapi itu Kiba yang menarik lenganku. Dia tersenyum menyegarkan seperti biasa.

"Oh, itu kau."

"Yup."

Kiba menatap halaman olahraga dari belakang ruang penyimpanan yang merupakan blind spot dari halaman.

"Maaf, Kiba. Koneko-chan ...... "

"Aku mendengar pengumumannya jadi aku tahu itu juga. Dia pasti menyesal. Aku tidak pernah tahu apa yang ia selalu pikirkan, tapi untuk pertandingan ini dia menunjukkan banyak perhatian. Dia juga bekerja keras ketika kami memasang perangkap di hutan. "

".... Mari kita menang."

"Tentu saja, Ise-kun."

Kami beradu tinju kami bersama. Di sekolah aku tidak menyukai Kiba karena ia seorang pria tampan, tetapi dalam hal pertempuran ia adalah sekutu yang paling diandalkan. Pasangan laki-laki klub penelitian ilmu gaib! Jika kita tidak menunjukkan nyali, maka kita akan benar-benar terlihat tidak keren di depan gadis-gadis.

"Juga kau kan yang mengalahkan "Pion" musuh?"

Kiba mengangguk oleh pertanyaanku.

"Ya. Ruang klub yang terletak di klub olahraga merupakan lokasi penting. Jadi wajar ada banyak musuh. Aku entah bagaimana berhasil memikat "Pion" di sekitar sini dan membawa mereka ke bawah. Tetapi penanggung jawab lokasi ini cukup tenang dan belum terprovokasi olehku. Nah, sepertinya dia menggunakan "Pion" untuk melihat seranganku. Sepertinya Raiser Phenex suka pertempuran dengan mengorbankan budaknya. Ini sesuatu yang hanya dia mampu lepaskan karena keabadian dan jumlah budak yang ia miliki. "

Mulut Kiba tersenyum, tapi matanya tidak.

"Para musuh yang bertanggung jawab di sini adalah 1 "Kuda", 1 "Benteng", dan 1 "Peluncur". Jumlahnya 3 orang. "

"Itu ..... pertahanan yang parah."

"Itulah betapa mereka menjaga penjagaan tempat ini, intrusi kkita di sini. Karena kita menghilangkan gym, mereka akan menempatkan kekuatan lebih lanjut di sini. "

Dua rute yang dipandang sebagai jalan menuju basis. Rute dari gym dan rute dari lapangan olahraga. Buchou memilih untuk menghancurkan satu jalur, sehingga satu-satunya tempat yang kami butuhkan adalah menjaga halaman olahraga. Jadi jelas mereka akan meningkatkan kekuatan di sini. Karena rencana kami sebelumnya, itu berakhir dengan membuat "Ratu" mereka datang ke garis depan ..... Sepertinya pertempuran di tempat ini akan lebih hebat dari pada yang di gym. Uuu ...... Aku sedikit gugup!

"Apa kau gugup?"

Kiba bertanya padaku dengan senyum. Itu membuat wajahku merah.

"O. .. tentu saja! Pada dasarnya aku tidak memiliki pengalaman bertempur! Dan sekarang aku di sini dalam pertempuran yang sebenarnya. aku akan gugup di sini dibandingkan dengan kau yang penuh pengalaman bertempur. "

Aku memiliki Boosted Gear. Itu akan cukup bagiku untuk menjadi ancaman. Tapi pemiliknya, aku, masih pemula. Ini seperti membuang-buang harta. Tapi aku masih ingin berjuang untuk Buchou. Aku ingin melakukan sesuatu untuk Buchou. Bahkan jika aku lemah di medan ini, aku tidak akan menyerah tanpa perlawanan. Jika aku jatuh, aku akan setidaknya mengambil banyak lawan untuk kalah bersamaku.

"Lihat."

Sementara aku berusaha untuk membuat tekadku yang kuat, Kiba menunjukkan tangannya.

.....! Tangan Kiba gemetar.

"Ise-kun. Kau bilang aku punya banyak pengalaman pertempuran. Itu memang benar. Tapi ini pertama kalinya aku berpartisipasi dalam Ranting Game. Sebuah pertempuran serius diantara iblis. Bahkan jika pertandingan ini kasus khusus, itu tidak mengubah fakta bahwa itu adalah pertarungan yang serius. Kita terlibat dalam pertarungan iblis, kita suka atau tidak. Dan ini adalah pertandingan pertama kita. Kita tidak bisa menunjukkan kepada mereka bahkan membuka sedikit di celah kita. Ini adalah pertandingan di mana kita harus memberikan semua yang kita punya sebagai iblis budak Buchou. Ini adalah sesuatu yang penting, bahkan di masa depan. Aku merasa senang dan juga takut. Aku tidak ingin melupakan perasaan gemetar tangan ku Ini perasaan gugup. Suasana hebat. aku ingin merasakan segala sesuatu dan membuat pengalamanku. Mari kita menjadi kuat bersama-sama, Ise-kun. "

Kiba ..... Dia telah berpikir banyak tentang pertandingan ini ...... Seperti yang aku pikirkan, dalam pertempuran dia .......

"Kalau begitu mari kita melakukan kombinasi yang akan membuat anak-anak terangsang."

"Hahaha! berarti akulah yang pergi dari "Belakang"? "

"Tolol! Jika itu mencuat ke dalam, maka itu pekerjaanku! Maksudku tidak! Matilah Casanova! "

Omong Kosong. aku benar-benar diseret ke langkahnya! Uuu ... apa yang aku lakukan? Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari perempuan pemberani.

"Aku adalah "Kuda" Raiser Phenex-sama, Carlamaine! Aku bosan untuk mengendus strategi masing-masing! "Kuda" Rias Gremory! Aku menantang mu berduel! "

Di tengah lapangan bisbol, ada seorang wanita yang berdiri memakai baju besi. seorang ksatria perempuan yang berani! Dia tidak akan mengeluh jika seseorang menembak dia dari belakang! Fu Fu. Kiba tertawa di sampingku.

"Karena dia memperkenalkan dirinya, aku tidak bisa menyembunyikan diri sebagai "Kuda"dan pemain pedang."

Setelah dia mengatakan ia, ia menghilang. Dia kemudian langsung pergi ke lapangan bisbol secara langsung.

"bodoh."

Bahkan aku mengeluh, aku juga mengikuti Kiba. Dia keren. Itulah yang aku pikir setelah melihat kembali Kiba.

"Aku adalah "Kuda" dari Rias Gremory, Kiba Yuuto."

"Aku adalah "Pion", Hyoudou Issei!"

Kiba dan Aku memperkenalkan diri kami kepada"Kuda" Raiser, Carlamaine. Ksatria perempuan kemudian membuat wajah gembira.

"Aku senang ada prajurit seperti kalian berdua dalam kelompok Rias Gremory. Datang langsung dari depan. Itu sesuatu orang dengan kewarasan normal tidak akan lakukan. "

Jadi kita tidak memiliki kewarasan normal, ya.

"Tapi aku cinta idiot seperti kalian berdua. Kemudian, mari kita mulai. "

Carlamaine menarik pedangnya keluar dari sarungnya nya. Kiba juga bersiap-siap untuk menarik pedangnya keluar.

"Pertandingan antara "Kuda". Aku telah menunggu untuk ini. Secara pribadi aku ingin bertarung dalam sebuah pertarungan pedang yang hebat. "

Kata-kata agresif Kiba. Oh. Kiba membuat senyum yang benar-benar hidup!

"Yah seperti katamu! "Kuda" Rias Gremory. "

Carlamaine mulai menebas seolah-olah dia sedang menari.

[Katchin]

Pedang saling beradu yang membuat percikan! Mereka memiliki kecepatan tuhan karena mereka berdua "Kuda"! Mereka telah mulai! Pertarungan pedang yang aku tidak bisa ikuti dengan mataku. Mereka berdua terus muncul dan menghilang! Jadi apa yang harus aku lakukan? Hmmmm ....... Aku akan di anggap brengsek jika aku membantu Kiba. Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, itu adalah satu-satu pertarungan. Atau aku harus memberinya sorakan seperti, "Ayo Kiba!" Atau "Kamu bisa melakukannya Kiba"?

"Kau tampak bosan."

Ketika aku melihat ke arah mana suara itu berasal, ada seorang wanita mengenakan masker yang hanya menutupi wajahnya. Jika aku ingat, wanita ini adalah "Benteng". Kemudian datang orang lain sambil mengeluh.

"Ya ampun. Dia hanya berpikir tentang pedang, pedang dan pedang. Pertandingan mereka tampak seperti melawan lumpur. Carlamaine membuat wajah pahit ketika "Pion" dikorbankan. Apakah dia benci strategi pertempuran tuannya, "Raja"? Tapi ketika aku pikir aku menemukan anak laki-laki yang lucu, dia juga penggila pedang. Ya ampun, apa nasibku buruk. "

Ada juga Bishoujo mengenakan gaun seperti pakaian putri Barat. Aku pikir dia adalah "Peluncur" Raiser. Dia memiliki gaya rambut berbentuk bor pada kedua belahnya. Dia tampak seperti seorang putri sejati. Wow! Aku dikelilingi oleh bidak yang bertanggung jawab atas tempat ini! Putri "Peluncur" itu menatapku dengan mata aneh. Ap. .. apa itu?

"Ummm. Jadi anak ini adalah budak "Pion" Rias Gremory. Apakah orang itu punya selera buruk dalam memandang pria? "

Dia kemudian mulai mengatakan hal-hal kasar. Ku! Dia memiliki lidah yang buruk meskipun dia memiliki wajah manis! Aku melompat dari tempatku berdiri dan membuat sikap pertempuran melawan dua orang tersebut.

"Boosted Gear siaga!"

[Boost!!]

Kekuatan Sacred Gear mulai di gandakan. Aku harus meninggalkan "Kuda" itu untuk Kiba, dan mengurus kedua oran itu! Tapi gadis "Peluncur" hanya membuat desahan.

"Aku tidak akan menjadi lawan. Izabella. Mengapa Kau tidak menjadi lawannya? "

Wanita dengan topeng, Izabella, mengangguk. Gadis mengenakan gaun menjauh dari kami setelah dia mendapat konfirmasi dari Izabella, dan memandang kami dari kejauhan. Huh!? Gadis berambut bor-roll tidak melawan!?

"Aku berencana untuk di tempat pertama. Mari kita bertarung karena kita berdua bosan. "

"Umm, ya. Tidak apa-apa, tetapi tidak apa-apakah "peluncur" itu tidak melawan? "

Aku menanyainya. Karena ini seharusnya menjadi laga penting. Bahkan aku tidak tahu bagaimana harus bereaksi jika dia memutuskan untuk menarik diri dari perkelahian ...... Wanita masker, Izabella, menaruh tangannya di dahi dan membuat wajah bermasalah.

"Ah, jangan khawatir tentang dia. Gadis yang khusus. Dia hanya akan menonton pertarungan secara keseluruhan. "

"A...apa-apaan Itu!?"

Aku menyelinapkan kata-kataku. Maksudku, "menonton"!? Ini merupakan pertempuran penting!

"Dia .... Tidak, orang itu adalah Ravel Phenex. Adik Raiser-sama. Dia menjadi budak Raiser-sama dengan menggunakan metode khusus, tapi dia adalah adik yang sebenarnya dari Raiser-sama. "

.......... Hah? Bishoujo-chan itu? Orang burung itu? Hah? Appppppppppaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!! Adik bajingan burung melambaikan tangannya sambil tersenyum padaku seolah-olah dia menyadari aku terkejut menemukan identitasnya. ...... Oi, oi ..... kau dapat melakukan itu? Dia menaruh adiknya dalam kelompoknya dan membuatnya berpartisipasi dalam pertempuran!?

"Nah menurut Raiser-sama ........"

[Setelah adikmu ada di harem mu itu memiliki arti yang signifikan. Kau tahu pandangan seberapa signifikannya memiliki kerabat dekat dengan mu? Kau tahu bagaimana ada orang yang melihat ke atas untukmu dan juga cemburu tentang hal itu? Yah, aku bukan tipe adik-moe, jadi aku memiliki dia dalam kelompokku sebagai fashion.]

"Itu yang dia katakan."

..... Orang burung itu sebenarnya mesum dan juga tolol!? Tapi aku pikir aku tahu perasaan memiliki adik kecil ada di haremmu! Adik yang baik! Aku juga ingin satu! Tidak, bukan itu! Maka itulah bagaimana hal itu! Jadi gadis itu adalah adiknya, dan dia tidak akan melawan ku!

"Sekarang, aku datang! Rias Gremory "Pion"! "

SWIFT

Ketika aku berpikir itu "Benteng", Izabella, maju ke depan, pukulan yang benar-benar tajam melewati pipiku! Wow! Beruntung aku menghindar serangannya dengan insting!

"Ya. Sehingga kau dapat menghindari pukulan seperti ini. Maaf. Aku sedang meremehkanmu sedikit. Aku akan menaruh satu gigi .... tidak, aku akan meningkat dua gigi! "

Izabella membuat langkah yang mencurigakan sambil menggerakkan tubuhnya. Tapi ....

SWISH! SWISH!

Dia mulai menyerang dari sudut tak terduga dan tempat! Wow! Ketika aku berpikir aku menghindari serangan itu, ia kembali lagi seperti cambuk! Apakah ini salah satu pukulan tinju!? Jika aku terkena, itu pasti akan sakit! Aku tidak bisa menyerang kecuali aku punya boosted gear pada tingkat tertentu! Untuk saat ini aku harus menghindarinya! Aku menghindari serangan gila ini dan ....

[KICK]!

"..... Gah!"

Aku merasakan rasa sakit di perutku. Itu tendangan. Aku ditendang! Aku terlalu fokus pada pukulan nya jadi aku tidak memperhatikan kakinya ......! Aku menjadi tidak seimbang, dan pukulannya lagi datang di wajahku! dia banyak memukul wajahku! Sungguh menyakitkan! Ini buruk!

[Boost!!]

Ku! Aku yakin itu adalah dorongan ku yang ke 5! Ini akan cukup jika lawanku adalah "Pion", tapi tidak cukup untuk mengalahkan "Benteng"! Dalam hal bidak nilai, itu adalah yang tertinggi berikutnya setelah "Ratu"! Setengah serangan tidak akan bekerja! Aku melipat tanganku dan bertahan dari pukulannya. Pukulannya yang berat bahkan dengan pertehananku! Jika aku terus terkena serangan ini, aku akan "kalah" dengan segera! Aku melangkah mundur ketika dia menarik pukulannya! Serangan musuh berhenti. Tapi dia masih bergerak. Aku tidak akan tahu kapan dia akan menyerang lagi. Aku sangat senang bahwa aku bertarung dengan Kiba dan Koneko-chan. Itu terbukti sangat berguna karena memberiku arti untuk mengetahui kapan lawan akan berhenti menyerang. Buchou juga mengatakan kepadaku bagaimana menjalankannya jadi aku bisa menghindari serangan barusan. Kemudian "Benteng", Izabella, tersenyum.

"Aku menganggap mu terlalu remeh ...... Sejujurnya aku pikir aku mengalahkanmu ketika tendanganku mengenaimu .... Sepertinya Rias Gremory telah melatihmu dengan baik. Terutama stamina luar biasa. "

Stamina .....? Apakah aku melakukan sesuatu yang luar biasa?

"Dalam pertempuran serius, hal yang paling penting adalah stamina. Bahkan idiot bisa melawan. Tapi kau perlu stamina untuk terus terjaga selama beberapa menit. Pertempuran mengkonsumsi banyak stamina dan konsentrasi. Hanya menghindari serangan itu membutuhkan cukup jumlah usaha. Jadi mampu melakukannya sampai sekarang berarti kau telah banyak melatih tubuhmu. "

..... Hatiku menjadi penuh. Pelatihan pahit. Teriakan yang membuat Buchou tampak seperti iblis. Aku dipaksa untuk berjalan dari pagi, dan bahkan harus membawa batu di punggungku di jalur pegunungan. Aku pikir aku akan mati. Aku bahkan berpikir itu tidak perlu. Tapi Buchou tinggal di sisiku dari pagi sampai fajar. Kemudian mataku berkaca-kaca. Aku mulai meneteskan air mata seberapa menyedihkannya aku di depan musuh. Buchou! Buchou! Aku mampu melawan! Aku berdiri! Segala sesuatu yang telah kau lakukan untukku menunjukkan hasilnya! Aku tidak bisa kalah. Aku tidak akan kalah! Aku pasti akan membuat Buchou menang! Wanita ini! Aku akan mengalahkan "Benteng" yang ada tepat di depanku!

"Sepertinya aku mengatakan sesuatu yang tidak perlu ........Aku rasa tekananmu meningkat. "

"Benteng, Izabella. Aku paling lemah dan anggota yang paling tidak berpengalaman dalam kelompok Rias Gremory-sama. Tapi tetap saja aku akan mengalahkanmu! "

Itu ketika aku membuat tekadku.

[BUZZ!]

Aku mendengar suara angin di potong. Ketika aku melihat, aku melihat pedang kegelapan Kiba menyebar.

Holy Eraser. Sebuah pedang kegelapan yang menelan cahaya. Sebuah Sacred Gear. Ini Sacred Gear Kiba, tapi tampaknya bagian dari itu telah mempesona "Kuda" musuh.

"Sayangnya, Sacred Gearmu tidak akan bekerja pada ku."

Pedang Carlamaine tertutup dalam api. Sebuah pedang api? Jadi Holy Eraser dipukul oleh itu. Tapi Kiba tidak tampak terganggu, dan bukannya menjadi aneh.

"Kemudian aku juga akan memberitahumu ini. Sayangnya, ini bukan segalanya dari scred Gearku. "

"Apa? Omong kosong. "Kuda" dari Gremory. Ini tak sedap dipandang untuk ksatria ......... "

"..... Freeze."

Ketika Kiba mengatakan dengan suara kecil, ada sesuatu yang berkumpul di bilah pedang. Hah? Rasanya seperti itu telah mendingin ..... Aku merasa menggigil di sekitar sini. Ketika aku merasakan sesuatu seperti itu, pedang Kiba mulai membeku. Es mulai menumpuk dan mengambil bentuk pedang.

[BREAK!]

Pada saat yang sama dengan suara melanggar es, pedang Kiba dibentuk menjadi bilah es.

"Dengan pedang ini, "Flame Delete", semua jenis api akan hilang."

Pedang es!? Hey, hey, hey! Pedang kegelapan itu bukan satu-satunya senjata dari Kiba!? Semua orang kecuali Kiba memiliki ekspresi kaget. Itu jelas. Apakah mungkin!?

"Tidak. .. masuk akal! Apakah kau mengatakan kau memiliki dua Sacred Gear!? "

Carlamaine mengayunkan pedang api ke samping! Dia memiliki tampilan sabar.

BREAK BREAK-BREAK ........

Pedang Carlamaine instan menyentuh pedang Kiba, pedang api mulai membeku dan berubah menjadi padat. Kemudian membuat suara dan pecah. Kemudian menghilang. Tapi dia tidak berhenti menyerang. Segera setelah dia membuang pedangnya, ia mengambil pedang pendek dari pinggulnya. Dia kemudian meletakkan pedangnya dan berteriak.

"Kami adalah anggota keluarga Phenex, yang menguasai api dan angin! Rasakan! Angin puyuh api! "

Guuuuuuu!

Ada angin api di sekitar lapangan baseball dengan Carlamaine dan Kiba di tengah-tengah itu. Angin panas membakar kulitku.

"Carlamaine itu! Apakah dia lupa sekutu-sekutunya di sini juga!? "

Izabella berkomentar, sementara menggunakan lengannya untuk menjaga wajahnya. Pedang es Kiba mulai mencair setelah menerima angin api. Meski begitu Kiba masih tampaknya tidak terganggu.

"Aku lihat ..... Kau mencoba untuk membakar kita dengan angin puyuh api Tapi. ....... "

Kiba menaruh bilah pedangnya di depannya. Ia kemudian berkata dengan suara yang kuat,

".... Berhenti."

[SUCK!]

Angin tersedot ke pedang Kiba sambil membuat suara yang besar. Angin berhenti, dan tanah bisbol menjadi terdiam.

"....."Replenish Calm". Sudah lama sejak aku terakhir menunjukkan lebih dari dua pedang iblis untuk satu pertempuran. "

Ada bilsh tampak unik dalam pedang Kiba. Ada angin puyuh misterius di tengah Bilahnya. Angin yang tersedot di sana? Dia bahkan dapat membuat jenis pedang juga!?

".....Beberapa Sacred Gear. Apakah kau seorang pemilik Sacred Gear yang mengambil senjata pengguna Sacred Gear lainya dan membuatnya sendiri? "

Kiba menggeleng oleh pertanyaan Carlamaine.

"aku tidak punya banyak Sacred Gear. Aku juga tidak mengambil Sacred Gear orang lain dan memakainya. Aku menciptakannya. "

"Dibuat ... itu?"

"Ya. "Sword Birth". Aku bisa membuat pedang iblis. Itu adalah nama Sacred Gearku dan kemampuan yang sebenarnya. "

Beberapa pedang muncul dari tanah ketika ia meletakkan tangannya ke bawah! Mereka semua berbentuk berbeda. Bahkan bilahnya berbeda! Dari kata-kata Kiba, mereka semua pedang iblis!

[Boost!!]

Ini dia! 150 detik yang tepat! Sekarang aku juga siap!

[Ketika kau membentuk blok sihir, menembak dengan bentuk yang kau bayangkan sangatlah paling.]

Aku ingat apa yang dikatakan Buchou. Cara termudah untuk menembak blok sihir bagiku adalah bagaimana karakter utama dari "Dragon Ball", Son Goku, "Kamehameha"!

"Boosted Gear! Meledaklah! "

[Explosion!!]

Sebuah beban besar gelombang energi berkumpul di kedua tanganku. Aku merentangkan lenganku menemukan dan menempatkan mereka bersama-sama! Aku membayangkan bagaimana aku akan menembakan itu, dan menembak keluar dengan merasakan energi yang mengalir dalam diriku! Tapi aku harus menahan diri. Kekuatan yang menghancurkan gunung. Jika aku menghancurkan gedung sekolah, mungkin mempengaruhi strategi Buchou. Aku menembak sebanyak yang aku bisa menahan kekuatan. pergerakan spesialku "Dragon shot"! Aku menjeritkan nama pergerakankhususku dalam tubuhku karena mereka akan tahu apa yang aku lakukan.

DON!

Sebuah blok energi sihir melesat keluar dari tanganku.

"Guwaa!"

Aku terdorong kembali karena kekuatannya. Aku terus melihat "Dragon Shot" meskipun aku terdorong kembali! besar! Bahkan jika kau membandingkannya dengan tubuhku, itu adalah sekitar 5 kali ukuran tinggi badanku. Dan yang menuju lawanku dengan cepat. Targetku adalah "Benteng" Raiser. Buchou mengatakan kepadaku dalam sebuah "Ranting Game", "Benteng" adalah yang paling merepotkan. Serangan dan pertahanan bisa lebih tinggi. Ini adalah sifat "Benteng" dan itulah apa yang paling menakutkan. normal untuk memberikan peran "Benteng" kepada seseorang dengan serangan dan pertahanan tinggi, tetapi juga digunakan dengan cara yang berbeda. Kau juga dapat memberikan peran "Benteng" kepada seseorang dengan kecepatan tinggi atau sihir tinggi. Orang-orang yang melawan menggunakan sihir cenderung memiliki fisik yang lemah. Jadi mereka menggunakan sifat tersebut untuk mengatasi kelemahan mereka. Jadi jika kau memberikan peran "Benteng" untuk seseorang dengan kaki yang cepat, mereka akan berubah menjadi seseorang dengan kaki yang cepat, pertahanan tinggi dan serangan tinggi. Serba-jenis. Selanjutnya, "Benteng" memiliki kemampuan khusus mirip dengan "promosi" dari "Pion". "Castling". Mereka dapat mengubah posisi mereka dengan "Raja". Buchou bilang ini adalah teknik yang paling merepotkan. Ia tidak melakukan apa-apa setelah "Checkmate", tapi bertukar posisi "Raja" dan "Benteng". Meningkatkan kekuatan mereka atau menutupi titik lemah mereka sampai ke master. Ada begitu banyak cara untuk menggunakan Bidak-bidak. Itu sebabnya aku akan memilih Izabella "Benteng".

"Izabella! Jangan di terima! menghindar! "

"Kuda" Raiser, Carlamaine beriak. Izabella yang mencoba untuk mengambil serangan sebelumnya pindah untuk menghindari serangan.

PASS

Izabella hanya menghindari seranganku. Dragon Shotku yang meleset dari target pergi jauh. Itu menuju lapangan tenis.

Saat berikutnya.

[BANNNNG!!]

Suara gemuruh tanah! Sebuah cahaya merah dan angin puyuh memukul kami! Aku menatap tembakan naga yang melanda lapangan tenis dan tidak bisa percaya apa yang aku lihat. Itu hilang! Tenis bersama dengan lapangan olahraga sekitarnya sudah pergi! Apakah itu bisa terpesona!? Dengan seranganku!? Bahkan jika itu replika, sekolah tampak benar-benar berbeda dari sebelumnya! Bahkan tidak ada jejak tersisa dari lapangan tenis! Sebaliknya ada kawah! Aku menahan Namun demikian, kekuatan destruktif!? Sku menyadari itu lagi. Boosted Gearku tidak normal!

"Izabella! Kelahkan "Pion"! Anak itu! Boosted Gear itu memiliki kekuatan untuk mengubah hasil pertempuran! "

Dengan mengikuti teriakan Carlamaine, "Benteng" Raiser Izabella terkunci-padaku.

"Mengerti! Boosted Gear! Ini akan menjadi ancaman besar jika kita membiarkan dia untuk menggunakan "promosi"! Aku akan mengalahkanya sebelum itu terjadi! "

Ini berbeda dari sebelumnya, Izabella! Kekuatan seranganku saat ini adalah dari Iblis kelas tinggi! Musuh datang terburu-buru ke arahku, memulai tendangan dan pukulan. Aku telah mengira itu, dan menempatkan kekuatan di lengan kiriku!

"Daa!"

Jariku menyentuh Izabella. Dia menyilangkan lengannya dan menjaganya tapi ......

BANG!

Pukulan beratku memecahkan pertahanannya dan mengirim "Benteng" bertopeng itu terbang! Ya! Aku menyentuhnya! Aku bisa menggunakannya sekarang!

"Meledaklah! Dress Break! "

[POP!]

Saat itu, pakaian Izabella musnah. Tubuh telanjangnya menjadi terlihat. Wow, itu payudara besar! Ini benar-benar bagus karena tubuhnya ketat! Aku telah menyimpannya dalam memori otakku!

"Ap! Apa ini!? "

Izabella bereaksi dengan menyembunyikan bagian-bagian pribadinya. Nah tentu saja kau akan bereaksi seperti itu! Ini dia! Aku tidak membuang-buang waktu dan mengedepankan blok kecil sihir yang aku buat dengan tangan kananku! aku membayangkan blok peluncuran sihir dari tanganku! Aku menembak ke arah musuh!

"Ayo!"

[SHOOOOOT!!]

Blok sihir yang telah didukung secara signifikan pergi ke depan!

"Ku! Dengan langkah seperti ini! "

Gelombang sihir menutupi tubuh telanjang Izabella.

[BANG!!]

Sebuah penyebaran shock-gelombang besar di seluruh daerah. Ketika sudah tenang, Izabella yang berada di tanah mulai ditutupi dengan cahaya. Dia mulai memudar dan menghilang dari tempat ini.

[Reset]

Pengaruh Boosted Gear musnah. Kemudian .....

["Benteng" Raiser Phenex-sama, kalah.]

Aku mendengar pengumuman Grayfia-san.

"oohhh yeaaaaaah!!"

Aku berteriak dengan sukacita karena aku mengalahkan "Benteng". Aku bisa melawan! Aku bisa melawan karena kau, Buchou!

Bagian 2[edit]

Aku mencoba untuk menghirup sedikit udara setelah bertarung dengan Izabella....... Aku menggunakan banyak stamina dan kekuatan sihir. Dari segi kekuatan sihir, Aku menggunakan energi potensial dalam diriku, jadi semakin kuat seranganku maka membuatku semakin lelah, Kalau aku bisa membuat dua tembakan energi sihir seperti tadi, itu sudah bagus. Tidak. Setelah tembakanku yang kedua ada kemungkinan kekuatan sihirku habis dan aku bisa pingsan, Aku harus berpikir kalau aku hanya punya satu tembakan lagi. "Kuda" Raiser, Carlamaine, menyeringai setelah kehilangan Izabella.

"Sepertinya aku dan Izabella sudah meremehkan "Pion" itu dan Sacred Gearnya. Seperti yang kukira, aku seharusnya tidak menganggap dia seperti "Pion" biasa."

Aku dipuji oleh musuh. Rasanya tidak terlalu buruk. Aku merasa sedikit senang.

"Tapi itu serangan yang mengerikan. Tidak, Aku harusnya mengatakan itu serangan yang menakutkan. M... melucuti pakaian perempuan......"

"Ya, maafkan kami. Aku juga akan minta maaf. Maafkan kami kalau Ise-kun kami seorang yang cabul."

Seperti itu, Kiba minta maaf ke Carlamaine..... Kenapa kau minta maaf? Aku jadi serba salah. Carlamaine mengatakannya sambil memegang pedang pendek dengan tangan yang lainnya.

"Tapi untuk pemilik pedang setan..... benar-benar keberuntungan. Aku sepertinya punya takdir untuk bertemu pendekar pedang yang memiliki pedang istimewa."

Kiba sepertinya tertarik setelah mendengar itu.

"Hmmm, jadi ada seseorang selain aku yang menggunakan pedang setan?"

"Bukan, itu bukan pedang setan, tapi pedang suci."

“...!”

Semuanya disini tahu bagaimana ekspresi Kiba berubah setelah mendengar itu. Dalam sekejap muncul keinginan membunuh yang kuat dari Kiba. Wow. Benar-benar niat membunuh yang hebat! Semuanya serasa sangat dingin. Seluruh tubuhku serasa dingin. Kiba bertanya dengan suara rendah sambil memandang dingin.

"Katakan padaku tentang pemilik pedang suci itu."

.....Benar-benar kekuatan yang hebat. Dia punya tingkat kebencian yang setara dengan Buchou ketika ia marah. Pedang suci? Apa hubungannya hal itu dengan Kiba?

"Hmmmm, sepertinya pendekar itu punya suatu hubungan denganmu. Tapi karena kita adalah pendekar, mengobrol itu tidak sopan. Akan kujawab kau dengan pedangku!"

".....Benar juga...... kalau mulutmu bisa bergerak maka membuatmu diambang kematian pun tak masalah."

CHILLS

Ada niat membunuh diantara mereka berdua. Niat membunuhnya sangat kuat sampai-sampai membuatku bergetar juga. Kiba! Apa yang terjadi denganmu!? Senyum menyegarkanmu yang biasa lenyap!? Seseorang mendekatiku ketika aku mengalami kegugupan pada perubahan Kiba.

"Jadi disini ya."

"Hah? Dimana Izabella-nee-san?"

"Jangan katakan kalau dia kalah?"

Budak-budak perempuan Raiser mulai berkumpul. Aku hafal wajah-wajahnya. Ada 2 "Pion", 1 "Peluncur", dan 1 "Kuda"...... Ha!? Ini adalah perkumpulan dari budak-budak yang tersisa! Apa mereka mau membuat pertarungan sengit disini!? Disini hanya ada aku dan Kiba di grup kami!? Akeno-san mungkin masih bertarung dengan "Ratu" musuh, karena masih ada petir dilangit. Buchou dan Asia.... Ya, apa yang terjadi dengan mereka berdua? Mereka seharusnya bergerak dari markas....

"Hei. "Pion"-kun yang ada disitu."

Aku dipanggil oleh perempuan Raiser. Ada apa?

"Raiser-sama bilang kalau dia akan bertarung dengan puterimu. Lihat disana."

Perempuan itu menunjuk ke langit. Ketika aku melihat ke arah itu, ada bayangan dengan sayap api dan sayap hitam. Bagaimanapun aku melihatnya, orang yang mempunyai sayap hitam memiliki rambut merah tua! Itu Buchou!

[Ise-san! Kau bisa mendengarku, Ise-san!?]

Suara Asia keluar dari pemancar.

"Asia! Apa yang terjadi? Apa ini tentang Buchou?"

[Iya. Sekarang aku bersama Buchou-san di atap sekolah. Musuhnya, Raiser-san, menantang Buchou untuk duel dan Buchou-san menerima tantangannya! Karena itu kami bisa masuk ke gedung sekolah tanpa masalah.....]

.....Apa yang sebenarnya terjadi? Aku membuat ekspresi tak mengerti, dan adiknya Raiser mulai bicara padaku dengan senyuman sinis.

"Sepertinya Oni-sama membuat tantangan karena Rias-sama tidak disangka bertarung dengan bagus. Kalau kita bertarung secara normal tentu saja akan menjadi kemenangan kami, jadi ia mengasihaninya. Kalau seperti ini Rias-sama akan dikalahkan sebelum kau bertarung dengan Oni-sama. Ohohoho."

Adik perempuannya itu mulai tertawa dengan meletakkan tangannya di dekat mulutnya. Aku jadi mulai kesal!

"Buchou itu kuat! Akeno-san juga akan datang setelah dia mengalahkan si "Ratu"! Kiba juga akan mengalahkan semua budak-budak disini dengan kombo pedang setannya! Aku juga akan menggunakan Boosted Gear dan....."


"The" Crimson-hair Ruin-princess", "Pendeta petir", "Sword Birth", dan “Boosted Gear”. Hanya mendengar nama itu membuatku merinding. Tapi lawannya adalah "burung abadi". Tidak peduli jenis kekuatan apa yang kau miliki, itu tidak berarti apa-apa terhadap burung abadi. "

"Tapi "Phoenix" juga memiliki titik lemah!"

Adiknya menertawakan argumenku dengan hidungnya.

"Apa kau akan memukulinya sampai ia kehilangan keinginan untuk melawan? Atau apa kau akan mengalahkan dia dengan serangan yang menyaingi Tuhan? Apa kau coba memenangkan pertandingan ini? Itu lucu. "

"Kenapa!?"

"karena tidak ada kesempatan untuk Rias-sama untuk menang dari awal. Itulah betapa putus asanya hal "abadi" untukmu. "

Adik Raiser meng-klik jari-jarinya. Budak Iblis mengelilingiku.

"Carlamaine. Aku akan meninggalkan "Kuda" itu untukmu, tapi jika kau kalah kita tidak akan bertarung satu lawan satu. Kita akan mengalahkannya bersama-sama. Atau kau coba tuk menurunkan nama Phenex? "

Carlamaine menyetujui kata-kata saudara perempuan Raiser.

"Sieris."

"Baiklah."

Orang yang melangkah maju adalah seorang wanita dengan penampilan liar. Dia membawa pedang di punggungnya.

"Dia "kuda" Oni-sama lainya. Berbeda dengan Carlamaine di sana, dia tidak memiliki 'kehormatan ksatria'. Dia akan mengalahkan lawannya. Begitu saja. "

Wanita yang disebut Sieris menarik pedang dari punggungnya ...... Itu pedang besar. benar-benar lebar. Apa aku akan mati jika aku dipotong oleh itu?

"Tapi dia bisa melakukan finishing. Ni dan Li. "

"Nya."

"Nya-nya."

Orang yang menanggapi kata-katanya adalah dua gadis dengan telinga binatang. Aku pikir mereka "Pion".

"Mereka adalah prajurit binatang perempuan. Tangan mereka adalah tangan tempur yang luar biasa kau tau. "

SWISH.

Kedua gadis binatang menghilang dari pandanganku! Lalu aku menerima pukulan di perut dan kepalaku!

"Guhaa!"

Tanpa waktu untuk mengeluh, aku mulai menerima pukulan di kaki, lengan, bahu, punggung. Di mana-mana di dalam tubuhku! Aku tidak bisa melihat tinju mereka! cepat!

"B. ..Boosted Gear!"

[Boost!!]

Men-Dua kali lipatkan kekuatan dimulai! Namun serangan musuh meningkat.

"Ni! Li! Boosted Gear adalah Sacred Gear yang menggandakan kekuatan setiap 10 detik! Dari bagaimana kembar gergaji, Eel dan Nel, dikalahkan, kau tak akan dapat mengalahkannya setelah dia mendapat boost ketiganya! Selesaikan pertarungan dalam waktu kurang dari 30 detik. Karena kemampuan Sacred Gear, ia tidak bisa melawan ketika ia meningkatkan boostnya! Dia hanya akan lari! arah kakinya! Juga jangan sentuh tangannya! Orang ini memiliki langkah yang tak tahu malu memusnahkan pakaian dengan menyentuh lawan-lawannya! "

Setelah mendengar itu, si kembar membuat ekspresi ketakutan.

"rendahan!"

"Binatang!"

Diam! Apa yang salah dengan itu!? Apa yang salah dengan mendapatkan menelanjangi gadis!?

"Itu vulgar berpikir dengan tubuh mu rendahan!"

"Apa yang salah berpikir dengan tubuhku rendahan! Aku seorang pria! "

Yah mungkin ada gunanya berbicara kembali pada mereka. Tapi adik Raiser ini, dia sangat memahami kelemahanku!

BANG!

Aduh! Sial! Mereka mulai mengarah kakiku! Mereka menendang betisku! Apa tendangan gadis binatang itu sangat sakit!? Apa tubuh dasar fisik mereka tinggi karena mereka adalah binatang!? aku tidak bisa sembarangan menyerang selagi Boosted Gear men-dua kali lipatkan kekuatanku! Ini akan menjadi yang terburuk mulai dari 1 dalam situasi terburuk seperti ini! aku harus lari dan menghindar....

BANG!

"Aduh!"

Tendangan rendah lainnya! Sungguh menyakitkan! Ini bukan hanya itu! Kakiku gemetar karena sakit! Dengan ini aku tidak bisa lari .....!

"Guhaa!"

Aku menerima pukulan berat di wajahku. Darahku terbang. Darah. Darah! Dari mulut dan hidung! Air mata mulai keluar karena sakit!

"Ise-kun! Sial! "

Ketika Kiba melihat situasiku, ia memegang pedang dengan dua tangan dan mulai menebas sehingga ia bisa mengalahkan Carlamaine dengan cepat!

"Carlamaine! Tahan selama 10 detik! Aku tau ka tidak bisa menang melawan "Kuda" itu! Tapi kita akan mampu mengalahkan pengguna naga sesegera! Jauhkan "Kuda" itu! "

Adik Raiser tertawa dengan kenikmatan. Apa kau hanya mengamati seperti raja!? Dia benar-benar menyebalkan!

STOMP

Akhirnya kakiku tidak bisa bergerak. Lututku menyentuh tanah ...... Sial. Aku tidak memiliki kekuatan yang tersisa di kakiku. Kepalaku mulai berat juga. Aku terlalu banyak menerima serngan .... Sial! Jika aku pingsan sekarang, aku akan kalah! Aku tidak mau itu! Aku tidak ingin kalah selagi aku tidak membantu Buchou!

BAAAAANG!!

Sebuah gelombang kejut mengguncang seluruh bidang! Aku mendongak karena aku pikir mungkin, dan itu pertempuran Buchou dan Raiser. Mereka melawan satu sama lain dengan menggunakan sihir mereka di udara. Sebuah energi sihir merah dan energi api. Raiser bahkan tidak tergores. Bahkan pakaiannya tidak robek. Dan Buchou di sisi lain memiliki beberapa bagian seragamnya terbakar. Aku pikir dia terengah-engah juga.

[Itu karena tidak ada kesempatan Rias-sama untuk menang dari awal. Itulah betapa putus asanya hal "abadi" untukmu.]

Itu apa yang adik Raiser katakan sebelumnya terlintas dalam pikiranku ...... Kalah? Kami? Buchou? Apa yang akan terjadi jika kita kalah? Kemudian Buchou akan ...... dengan dia ..... Itu! Aku tidak akan memaafkannya! Aku harus berdiri. Aku harus berdiri bahkan jika tubuhku berubah menjadi daging. Apa karena aku menyukainya? Itu bagian dari itu. Cinta adalah bagian dari itu. Tapi lebih dari itu, aku harus melindunginya. Ini bukan tentang kontrak atau kondisi. Dia bisa berdiri dengan bangga melambaikan rambut merah nya. Itu Buchou. Itulah Buchou yabg Aku kagumi. Buchou bilang dia tidak ingin dia. Buchou mengatakan kepadaku untuk melawan. Kemudian Aku. ... Aku hanya harus berjuang.

Hey Sekiryutei (Red Dragon Emperor). Jawab aku jika kau bisa mendengarku.

"Berikan aku kekuatan! Boosted Gear! "

[Dragon Booster!!]

Sacred Gearku bercahaya merah. Ini tidak cukup. Ini tidak cukup! Aku ingin lebih banyak kekuatan!

"Lebih! Waktu itu Asia! Sekarang Buchou! Jawablah perasaanku! Boosted Gear!! "

[Dragon Booster second Liberation!!]

Gauntlet membuat suara yang belum pernah aku dengar sebelumnya, dan ada perubahan pada lengan kiriku. Aura merah menutupi lengan kiriku, dan itu berbentuk menjadi sesuatu. Gauntlet mulai berubah bentuknya. Ketika aura menghilang, Boosted Gear....

"...... Berubah?"

Gauntlet, yang dikatakan sebagai kristalisasi kekuatan yang gila, berubah menjadi bentuk baru. Permata yang berada di bagian tangan gauntlet juga muncul di lenganku. Oleh karena itu berubah. Huh .....? Apa ini? Aku bertanya-tanya tentang hal itu, dan permata mengirim informasi ke kepalaku.

.............

......................... Jadi itu bagaimana aku menggunakan kekuatan baruku ....... Aku menyeringai. Aku bisa, kita masih ..... bisa lebih kuat.!

"Kiba!!"

Aku menaruh semua kekuatanku pada kakiku dan bangun! Hahaha, aku bisa mendengar jeritan dari berbagai tempat dari tubuhku! Tapi terus bergerak sedikit demi sedikit, tubuhKU! Dan ...! Aku berlari! Aku berlari ke arah Kiba!

"Lepaskan Sacred Gearmu!"

Kiba tampak bingung mendengar teriakanku. Tapi dia meletakkan pedangnya di tanah dan berteriak!

“Sword Birth!”

PING!

Tanah bersinar dan banyak pedang iblis muncul. Ada di sini! Aku mendorong kepalan tangan ke tanah bercahaya dan berteriak!

"Boosted Gear! Kemampuan kedua! "

Dengan kekuatanku yang meningkat dengan Sacred Gear, Aku mengirimkan kekuatan ke tanah! Hanya ada satu target! Kemampuan Kiba untuk membuat pedang iblis!

[Sebuah paket dari Sekiryutei (Red-dragon emperor), “Boosted Gear Gift”."]

[Transfer.]

[PING!!]

Suara gemuruh dari logam keras bergema melalui area. Semua lapangan olahraga menjadi lautan pedang. Ada berbagai bentuk pedang di berbagai tempat di mana bilahnya diarahkan menuju langit. Seluruh daerah menjadi seperti area tampilan pedang iblis. Semua dari mereka adalah pedang iblis yang diciptakan oleh Kiba.

Kekuatan kedua, Boosted Gear Gift. Efeknya adalah mengirim kekuatan yang aku gandakan dengan gauntlet kepada orang lain atau benda dan meningkatkan kekuatannya secara drastis. Aku mengirim kekuatan pada pedang iblis Kiba di tanah. Dan ini hasilnya. meningkatkan kekuatan ciptaan pedang iblis dan daerah sekitar kita menjadi bidang blah pedang.

"...... Mustahil."

"Apa kau mengatakan padaku ini juga merupakan kekuatan naga?"

Bidak Raiser itu berseru dengan penderitaan mereka. Itu tidak bisa membantu. Tubuh mereka yang ditembus oleh pedang yang mencuat keluar dari tanah. Kemudian tubuh mereka mulai bersinar dan menghilang dari medan perang. Mereka kalah!

[2 Raiser Phenex-sama "pion", 2 "Kuda", dan 1 "Peluncur", Kalah.]

"Ya!"

Aku membuat pose setelah mendengar pengumuman Grayfia-san. Dengan serangan itu, menurunkan sejumlah besar pelayan mereka! Aku bisa melakukannya! Kita bisa melakukannya! Dengan kekuatan baru ini, "Gift", Buchou, Akeno-san dan kekuatan Kiba akan meningkat! Ya, dengan kemampuan baru ini kita dapat mengalahkan Raiser!

"Ise-kun. Aku heran. Kekuatan ini ..... "

Kiba memandang sekeliling pada pedang iblis dengan tampilan terpesona. Dia tampak terkejut karena kemampuannya melakukan efek lebih dari pikirnya.

"Ya, Kiba. Aku menggunakan Gauntlet untuk memperkuatmu ...... "

[Rias Gremory-sama "Ratu" Kalah.]

"..!?"

"Apa!?"

Kiba dan aku tidak bisa percaya apa yang kita dengar. Tentu saja-! Aku tidak percaya itu! A.-Akeno-san ...... Itu tidak bisa! Akeno-san adalah yang terkuat dari kita ......

[BANG!]

Tanah bergetar keras dan aku mendengar suara akrab. Suara itu datang dari Kiba. Ketika aku melihat ke arah itu dengan takut, aku kehilangan kata-kataku. Kiba .... "Kuda" kami berada di tanah dengan asap yang keluar dari tubuhnya. Ada darah di sekelilingnya. Bahkan tanpa waktu aku mencapai dia, tubuhnya ditutupi dengan cahaya dan menghilang.

[Rias Gremory-sama "Kuda" Kalah. "]

Pengumuman lain mungkin bergema melalui lapangan. Aku hanya bisa berdiri di sana dalam keadaan linglung dengan hasil lanjutan dari kejadian tak terduga .......

Bagian 3[edit]

Hanya aku yang tertinggal di tempat olahraga yang dibanjiri oleh darah kawan dan musuh.

[BREAK].....

Tanah yang berubah menjadi dunia pedang setan. Tapi dengan kehilangan tuannya, pedang-pedang setan mengeluarkan suara dan mulai hancur satu per satu. Pecahan-pecahan pedang setan bersinar keperakan dan melayang disekitar tempat olahraga. Itu membuat suasana mistis. Dalam beberapa detik semua pedang setan lenyap dari tempat olahraga.

! Dengan seketika, aku melihat ada bayangan di udara. Ketika kutengok keatas, disana ada penyihir dengan tudung. Itu "Ratu"nya Raiser. Dia seharusnya bertarung dengan Akeno-san! Tapi hanya Akeno-san yang kalah!? Kelihatannya musuh terlihat tidak terluka sama sekali! Apa yang terjadi! Itu mustahil kalau Akeno-san kalah sia-sia.

"Sang "Kuda", ter eliminasi."

"Ratu"nya Raiser tertawa mengejek sambil mengatakan dengan dingin. Saat itu juga aku tersentak.

"Apa kau yang melakukan itu kepada Kiba dan Akeno-san!?"

Ledakan itu! Ya, Koneko-chan juga kalah karena sihir itu! Sialan! Dia bahkan mengalahkan Kiba!

"Sini kebawah! Akeno-san! Koneko-chan! dan Kiba! Akan kubalas dendam mereka! Ayo turun! Akan kukalahkan kau dengan Sacred Gearku jadi turunlah!"

Kukepalkan tanganku keatas dan memprovokasi si "Ratu". Si "Ratu" melihat kearahku dengan senyuman licik dan terbang ke arah atap bangunan sekolah baru dengan sayap hitamnya seolah-olah sudah kehilangan minat padaku.

"Tunggu! Aku bilang tunggu sialan!"

Aku mengejar "Ratu" dengan kemarahanku! Takkan kubiarkan kau pergi! Takkan mungkin kubiarkan! Buchou disana! Asia juga ada disana! Takkan kubiarkan kau melukai teman-temanku lagi! Takkan kubiarkan!

SLIP

“Agaah!”

Aku jatuh ketanah karena tidak ada kekuatan lagi dikakiku. Aku mencoba untuk bangkit kembali, tapi sudah tidak ada kekuatan lagi di tubuhku....! Tubuhku tidak bisa bergerak karena bergetar dengan kencang....! Bahkan aku tahu. Staminaku sudah diambang batas. Aku bisa bertahan sejauh ini karena Buchou melatihku, tapi ini hasil untuk seorang sepertiku, yang tidak punya pengalaman bertarung, bertahan sampai sekarang. Detak jantungku juga sangat cepat. Aku juga susah bernafas. Lukaku semakin memburuk dan kelihatan gawat. Aku hampir kehilangan kesadaran karena muka, tangan, kaki, dan perutku sakit. Aku juga tidak bisa berpikir jernih karena aku kehilangan kawan didepan mukaku. Ini mungkin karena aku baru saja melihat situasi yang membuat hatiku serasa tercabut dari tubuhku. Tapi aku harus berdiri. Meskipun di situasi seperti ini, yang membuatku harus pergi ke tempat Buchou berada.

“Ngaaa!!”

Aku berteriak kencang supaya aku bisa mengumpulkan kekuatanku. Sepertinya masih tersisa sedikit energi di kakiku. Aku bisa berdiri! Aku berdiri pelan-pelan dan bisa menghadap ke gedung sekolah. Ya, aku harus pergi ke atap. Ketika aku berpikir untuk pergi, seseorang berbicara padaku.

"Apa kau masih mau melanjutkan pertarungan?"

Ketika aku berbalik, adik perempuan Raiser turun dari langit dengan sayap apinya. Dia tidak tereliminasi oleh pedang-pedang setan.....? Apakah dia menghindar dengan terbang? Kalau kupikir tentang itu, pengumuman hanya bilang satu "Peluncur" kalah. Aku membuat kuda-kuda untuk melawannya tapi dia menggelengkan bahunya.

"Aku takkan bertarung lagi. Karena bagaimanapun kau pikirkan, ini adalah kekalahan grupmu."

"Berisik. Aku dan Buchou masih belum kalah."

"Kekuatan naga yang tadi. Memang itu sesuatu yang luar biasa. Untuk mentransfer kekuatan yang kau lipatgandakan ke orang lain. Kupikir itu adalah kekuatan yang tidak normal dan berpikir tentang kekuatan penghancur Rias-sama dan kekuatan "Lighting Priestess" meningkat membuatku takut. Kekuatan itu akan menjadi bahaya untuk iblis tingkat tinggi di rating game dikemudian hari. Tapi ini adalah kekalahanmu untuk pertarungan ini."

"..... Karena Phenex itu abadi?"

"Itu adalah salah satunya tapi juga karena kau dan Rias-sama sudah hampir tidak punya stamina lagi. Benar kan? Walaupun kau bisa menyembuhkan segala luka, kau tidak bisa menyembuhkan stamina. Di situasi seperti ini kau akan kalah karena kau akan lebih lelah lagi. Selain itu..."

Adik perempuan Raiser mengeluarkan botol kecil..... Apa itu? Apa itu air suci? Mustahil.

"Air mata phoenix. Pernah dengar? Inilah itu. Air mata kami bisa menyembuhkan segala jenis luka."

Air mata phoenix!? Buchou mengatakannya di perkemahan di gunung. Tapi apa itu dibolehkan!?

"Jangan bilang itu curang.... Grup mu juga punya seseorang yang memiliki "Twilight Healing"."

Dia mengatakannya seolah-olah dia membaca pikiranku.

"Dan bahkan di buku pertarungan ada "Hanya dua orang yang berpartisipasi di Rating game bisa menggunakannya". Itu dilarang karena terlalu sakti. Yah itu sudah natural. Dalam kasus kami itu diberikan kepada "Ratu" kami. Karena itu "Ratu" kami bisa mengalahkan "Lighting Priestess". Lalu air mata kami juga dijual dengan harga tinggi. Karena itulah, keluarga Phenex menjadi sangat kaya. Hanya nasib baik yang terjadi semenjak permainan diciptakan. Abadi dan air mata penyembuh. Itulah nasib kami."

Adik perempuan Raiser mulai berkata sombong...... Tidak..... kalau musuh bisa menyembuhkan diri dalam pertarungan bahkan Akeno-san akan.... Itu tidak akan kemana-mana kalau aku terus berpikir jelek. Aku membuat keputusan lagi dan berjalan kearah gedung.

"Tu....tunggu dulu! Apa kau mengabaikanku!? Kau akan kalah bagaimanapun juga jadi lebih aman kalau diam disini bersamaku!?"

"Berisik. Bicara sendiri saja disana perempuan-burung. Kalau kau dekat-dekat denganku akan kutelanjangi kau."

Adik perempuan Raiser membuat kuda-kuda untuk melindungi dirinya. Ya, karena dia adalah perempuan maka itu adalah respon yang benar. Aku mulai bergerak menuju gedung. Setelah beberapa lama aku mendengar suara melengking dari belakang.

Bagian 4[edit]

Aku masuk ke bangunan dari pintu belakang dan berlari didalam koridor. Tujuanku adalah atap! Ke sisi Buchou!

[HEARTBEAT]

Ada sesuatu yang berubah didalam diriku. Aku sudah memenuhi kriteria karena aku masuk ke markas musuh!

"Promotion, "Ratu"!"

Aku merasakan kekuatan didalam tubuhku. Aku berlari lagi di dalam koridor! Tapi....

SLIP

Aku jatuh terjengkang di koridor. Aku kehilangan rasa sentuhan dikakiku. Sudah kukira. Staminaku sudah mencapai batasnya kan? Walaupun aku mendapatkan kekuatan baru. Aku tidak memiliki stamina untuk menggunakannya. Walaupun begitu aku harus tetap berdiri. Aku harus pergi ke atap walaupun harus merangkak. Akeno pergi. Koneko pergi. Kiba pergi. Seluruh teman seperjuanganku sudah lenyap dari pertarungan ini. Aku hanya satu-satunya member yang tersisa untuk melindungi Buchou! Aku harus berusaha pergi ke atap! Aku tak ingin kalah! Aku tak boleh kalah! Buchou! Akan kubuat Buchou menang! Aku berdiri dan jatuh. Aku berdiri dan jatuh lagi..... Aku tetap pergi ke atas mengulanginya. Aku pergi menuju Buchou sambil meneteskan air mata, keringat, dan darah. Aku melihat pintu ke atap! Kubuka pintunya dengan keras tanpa mengambil nafas!

....! Buchou dan Raiser sedang saling berhadapan. Asia melihat mereka dari jauh sambil kegugupan. Bagus, mereka masih selamat. Tapi Buchou bernafas kesakitan. Rambut merah indahnya kusut dan seragamnya sudah sobek-sobek. Aku menghirup udara yang banyak.

“Buchouuuuu! Hyodou Issei sudah datang!”

Aku berteriak dengan kencang supaya semuanya bisa mendengarku. Pandangan mereka semua menuju ke arahku.

“Ise!”

“Ise-san!”

Buchou dan Asia berteriak senang. Hehehe, sekarang aku disini! Aku tak bisa membiarkan perempuan menunggu!

"Bocah naga, huh. Reyville, dia membiarkannya lewat?"

Raiser mengeluarkan suara dengan lidahnya. Sepertinya adik perempuannya sedang dalam masa puber. Karena itu aku bisa kesini dengan selamat. Kemudian "Ratu" Raiser datang ketempatnya.

"Raiser-sama. Haruskah aku membereskan bocah "Pion" dan "Peluncur" itu? Dan juga kekuatan dari bocah "Pion" itu bisa merepotkan. Jurusnya yang bisa melenyapkan pakaian musuhnya....."

Raiser menghentikan "Ratu"nya yang maju kedepan dengan tangannya.

"Akan merepotkan kalau dia melenyapkan api yang menutupi tubuhku? Apa benar begitu? Dari jurus dan kepribadiannya "Pion" Rias, itu mungkin hanya berlaku untuk wanita saja. Aku akan melawan mereka. Lalu mereka pasti akan menjadi yakin.

.....Apa-apaan itu? "Ini adalah bagian terakhir jadi akan kubiarkan mereka bertindak sesuka hati". Apa itu yang ingin dia katakan? Lalu dia tahu tentang kekuatan "Penghancur Pakaian" ku. Ya, itu hanya berlaku untuk perempuan saja. Aku membuatnya dengan membayangkan seperti itu. Aku tidak mau melihat tubuh laki-laki telanjang ataupun menyentuhnya. Yah, itu jelas punya kekuatan untuk mengupas kulit buah dan sayuran, tapi tidak berpengaruh apa-apa kalau bukan perempuan.

"Jangan main-main Raiser!"

Buchou yang marah menembakkan bola sihirnya ke muka Raiser! Dia bahkan tidak menghindar dan menerimanya ke wajahnya. Ahh, mukanya hancur lebur! Bagus! Ketika aku sedang membuat ekspresi senang, api muncul dari bagian mukanya yang hancur dan mulai membentuk. Wajah Raiser kembali seperti sedia kala. Raiser menggerakkan lehernya seolah tidak terjadi apa-apa.

Abadi. Ini adalah kemampuan regenerasi yang dimiliki oleh burung api, phoenix.....

"Rias, menyerahlah. Kau akan membuat Ayahmu dan Sirzechs-sama yang melihat dari tempat lain menjadi buruk. Kau tidak punya banyak pilihan. Semuanya sudah meramalkan hasilnya. Ini skakmat, Rias."

Raiser mengatakannya seperti ia sudah melihat hasil akhirnya. Tapi Buchou hanya memelototinya.

"Tutup mulutmu, Raiser. Aku takkan menyerah! Mereka tahu hasil akhirnya? Aku tak punya pilihan lain? Aku, sang "Raja", saat ini masih aktif tahu?"

Buchou tertawa tanpa takut.

Ya! Kalau Buchou berkata seperti itu aku bisa terus berjuang! Ini belum selesai! Kita akan membalikkan keadaan sekarang! Aku pergi ke sisi Buchou dan berdiri diantaranya dan Raiser.

“Asia!”

Ketika aku memanggil Asia, dia melihat ke Raiser dan "Ratu"nya dengan gugup, lalu dia bergerak kearahku. Raiser dan "Ratu"nya tidak mencoba untuk menyerang Asia. Aku tahu itu akan terjadi, tapi untuk sampai punya keyakinan seperti itu! Asia mulai menyembuhkanku dan luka Buchou. Ketika tangan Asia menyentuhku dan Buchou, tubuh kami mulai dikelilingi oleh cahaya hijau pudar. Rasa sakit lenyap dari tubuhku seperti rasa sakit yang tadi itu cuma imajinasiku saja..... Mukaku yang bengkak mulai sembuh dan kakiku yang mati rasa kembali ke semula. Tapi staminaku tidak kembali. Walaupun luka-luka sembuh tapi stamina tidak......

"Asia, mundurlah setelah kau menyembuhkan kami."

“!”

"Kalau Asia tetap dibelakang kau bisa menyembuhkanku dan Buchou. Kau seperti sumber hidup kami."

Asia membuat ekspresi sedih dan sepertinya dia hendak berkata sesuatu. Tapi dia menutup mulutnya dan melangkah mundur. Ini langkah yang benar. Kalau Asia aman....

“Kyaaaa!”

Apa!? Aku mendengar teriakan Asia. Yang kulihat didepan mataku adalah lingkaran sihir asing dibawah kaki Asia. Sepertinya itu menghalangi Asia untuk bergerak.

"Maaf tentang itu. Kalau terlalu lama bisa membuat kalian terlihat menyedihkan. Aku bisa saja mengalahkan gadis itu tapi.... Aku hanya membuat kalian tidak bisa disembuhkan lagi. Lingkaran sihir itu hanya bisa hilang kalau "Ratu" ku dikalahkan."

Raiser mengatakannya dengan jelas. Musuh, sang "Ratu" memperlihatkan tangannya ke depan dan jari-jarinya bersinar. Jadi si "Ratu" ini menghalangi Asia..... Sialan! Asia salah satu dari senjata pamungkas terakhir kami! Tapi aku tak punya waktu untuk mengeluh! Pertarungan terakhir!

"Buchou, pertarungan masih berlanjut kan?"

"Ya tentu saja."

Buchou terdengar seperti dia masih belum menyerah! Ya! Kita masih sanggup melakukannya!

"Tapi hanya aku, Buchou dan Asia yang tersisa. Dan Asia tertangkap. Di sisi yang lain dia abadi. Dia juga mempunyai dua budak. Situasi kita sangat jelek."

Aku tersenyum dan berkata dengan keras.

"Tapi aku takkan menyerah. Aku bodoh sehingga aku tidak tahu apapun tentang "ramalan" atau "skakmat". Tapi aku masih bisa bertarung. Aku masih bisa bertarung selama aku bisa menggerakkan tanganku."

"Kata-kata yang bagus! Ise, ayo kalahkan Raiser bersama-sama!"

"Ya, Buchou!"

Buchou memerintahku dengan bangga seperti biasa. Kau dengar kan, Boosted Gear!? Masterku memberikan perintah! Mudah saja. Aku hanya perlu mengalahkan orang didepanku. Ya, hanya itu!

"Ayo!"

[Burst]

Itu suara yang seharusnya tidak aku dengar. Ketika permatanya mengeluarkan suara, tubuhku serasa berat seketika dan terasa seperti berhenti bekerja..... Kesadaranku memudar..... Tidak! Apapun asal jangan itu! Aku jatuh ke lantai dan memuntahkan apa yang ada di mulutku. Itu ternyata muntah darah. Ketika aku melihatnya aku tersadar. Aku tersadar bahwa didalamku sudah mencapai batasnya juga.... Cahaya sudah lenyap dari permata. Itu karena, aku, pemiliknya, sudah mencapai batas sehingga berhenti berfungsi..... Aku tidak punya.... luka sedikitpun..... Aku masih bisa berjuang...... Raiser mengatakan kepadaku yang tergeletak dilantai:

"Kemampuan Boosted Gear menguras tenaga pemiliknya lebih dari yang kau bayangkan. Melipat gandakan kekuatanmu itu sesuatu yang tidak normal. Beban yang diberikan ke tubuh beberapa kali lebih tinggi dari Sacred Gear biasa. Kau sudah berlari di pertempuran bertarung dengan budak-budakku dan terus menggunakan Boosted Gear. "Pion" Rias, kau sudah mencapai batasmu dari tadi."

..... Belum. Walaupun kau bilang itu.... Walaupun itu benar..... Aku masih..... Buchou yang ada disampingku membuat wajah sedih. Maaf telah membuatmu khawatir. Ini bukan masalah. Aku akan berdiri sekarang. Aku akan. Akan kuberikan kekuatan di kakiku dan bediri. Sudah berapa kali aku jatuh dan bangun lagi sekarang?

"Buchou, ayo!"

Aku berlari menuju Raiser.

Bagian 5[edit]

“Guhaa!”

Rasa sakit menyerangku. Sudah tak terhitung berapa kali aku mendapatkan rasa teramat sakit hari ini.... Aku jatuh ke lantai tak terhitung kalinya. Aku kelihatan begitu memalukan..... Buchou..... Ayo menang.... Aku pasti akan menang..... Buchou sudah jatuh berlutut dan tidak mencoba untuk bangun lagi.... Buchou sudah kehabisan energi sihir. Dia menyerang Raiser tak terhitung kalinya, tapi Raiser terus bangkit kembali sambil menyebar apinya, seperti tidak terjadi apa-apa. Aku perlu melindungi Buchou dan Asia..... Aku.....

[BANG!]

Pukulan Raiser mendarat di perutku dengan dalam, dan ia mencabutnya dengan memutar kepalannya

[COUGH!]

Ada darah keluar dari mulutku.... Aku memuntahkan banyak darah sebelumnya dan sekarang masih ada darah didalam diriku huh...... Pandanganku jadi kabur..... Aku menggelengkan kepala supaya pandanganku jadi jelas..... Tidak apa-apa..... Aku akan menang.... Akan kukalahkan orang ini, Raiser.... dan akan kupersembahkan kau dengan kemenanganku..... Lalu kau akan tertawa senang kan.....? Kalau kau dan Asia tertawa maka aku..... Yeah..... Buchou...... Terima kasih sudah melatihku..... Aku masih bisa berdiri karenamu...... Aku akan menang..... Aku adalah "Pion"...... Aku akan menjadi "Pion" istimewa..... Yeah, istimewa.....

[BANG!]

Pukulannya mendarat diwajahku...... Ketika terkena, serasa seperti lambat sekali..... Aku masih bisa bertarung..... Buchou...... Aku akan menepati janjiku....... Aku akan menang......