High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 10 Indra

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Indra[edit]

Setelah menyelesaikan komentar dalam Game, aku, Azazel, tengah berjalan menuju ruang VIP. Aku tak bisa meninggalkan kursiku karena sejak tadi terus memberikan komentar. Tapi aku menerima panggilan dari bawahanku kalau “Orang tertentu” menunjukkan dirinya di ruang VIP. Semua ruang VIP adalah ruang pribadi dan jumlahnya ada banyak di stadium ini. Sepertinya mereka semua digunakan untuk Game ini. Si Tua Bangka Odin ada di ruang VIP untuk “Valhalla”. Zeus dan Poseidon berada di ruang untuk “Olympus”. Mereka semua berada di ruang tersendiri dengan dikawal Bodyguard masing masing. Aku tengah berjalan menuju salah satu ruang VIP.

Dan si “Orang tertentu” keluar dari ruangan yang sedang kutuju dengan para pengawalnya. Dia memiliki gaya rambut potong-samping dan ia mengenakan kacamata hitam bundar, kaos aloha, dan berlian disekitar lehernya. Si “Orang tertentu” tengah mengenakan busana santai yang umumnya takkan dikenakan seseorang di posisi penting...........Tapi aku bukan orang yang berhak mengomentari selera berpakaian orang lain. Aku kemudian berbicara pada si “Orang tertentu” Sakra.

“Ternyata Sakra-dono. Bagaimana menurutmu “Game” nya?”

“Oh? Hei, Brother Malaikat Jatuh dari keadilan! Tadi sungguh pertandingan menegangkan! Sampai Brother Malaikat Jatuh berpihak dengan Golongan Maou saat ini, sungguh bagus karena “Murid” mu memenangkan pertandingan kan? Tim Gremory. Tim itu memiliki anggota yang melampaui akal sehat. Tim normal takkan kuat bertanding melawan mereka.”

........Dia berbicara dengan nada sindiran seperti biasanya. Dia adalah orang dengan level kekuatan-ultimate diantara seluruh Golongan di dunia ini. Sang Kaisar Surga. Dewa Prajurit, yang mengalahkan Dewa Perang, Ashura.......ada sesuatu yang ingin kutanyakan pada Sang Kaisar Surga ini. Tentang insiden di Kyoto melibatkan teror yang dilakukan oleh Golongan-Pahlawan.

“Ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu.”

“HAHAHA! Ada apa, brother Malaikat Jatuh dari keadilan!? Kalau aku yang kau inginkan, aku akan dengan senang hati menjawab.”

“........Pemilik Longinus. Kau lebih mengenal Cao Cao ketimbang kami kan?”

Aku menerima laporan dari Ise kalau Son Goku yang melayani Sakra mengenal Cao Cao. Ya. Pria ini mengenal Cao Cao sejak dia masih anak anak. Ia pernah menjalin hubungan dengan pria pemilik tombak terkuat. Entah dimana di tempat yang sama sekali tak kami ketahui. Sakra kemudian memasang senyum bahagia seolah ia menyembunyikan sesuatu.

“Memangnya kenapa? Apa urusanmu dengan itu? Apa kau merasa tidak puas hanya karena aku mengenalnya sejak masih bocah? Apa karena aku tak melaporkannya? Atau karena..........aku pernah menjalin hubungan dengannya?”

........Si brengsek ini benar benar congkak..........! dia mengakuinya sendiri........!

“Indra.......!”

Aku melafalkan nama itu dengan suaraku yang terisi amarah. Sakra kemudian tersenyum tipis.

“HAHAHA! Kau benar benar tahu cara menghiburku dengan menyebut nama itu! Jangan buat wajah seram begitu, Aza-boy. Kalau kau kesal hanya karena hal tak bermutu seperti itu, lantas apa yang Dewa Kematian, Hades, tengah lakukan sekarang bisa mengubah peta semua Golongan kekuatan, tahu?”

Dia tahu soal Hades........sebenarnya berapa banyak yang dia ketahui.......? Sakra kemudian mengacungkan jarinya ke arahku.

“Kukatakan satu hal padamu, anak muda. Semua golongan memang mengatakan “damai” dan “negosiasi”. Namun didalam pikiran mereka berpikir bahwa “Mitologi kami adalah yang terkuat! Mitologi lain tinggal dilenyapkan saja, dasar sialan!”. Si tua bangka, Odin, dan si orang tua, Zeus, adalah satu satunya yang tak berpikir seperti itu dan mereka sangat naif. Apalagi, sangat mudah mengumpulkan kepercayaan manusia kalau Tuhan yang mereka percayai sudah tidak ada! Cukup masuk akal untuk berpikir kalau kepercayaan lain tinggal membusuk saja, tahu? Kau pikir berapa banyak Tuhan (Dewa) yang sudah jatuh begitu rendah karena religimu menyerang wilayah kami dan membawa pergi semua pemuja kami dan merendahkan kepercayaan yang mereka miliki pada kami dengan membuat kami berubah menjadi “Mitos”? kau seharusnya melihat balik tiap tiap Mitologi. Tuhan adalah makhluk yang lebih jujur dengan dendam dan perasaan mereka ketimbang manusia, tahu?”

........Aku tahu itu. Bahkan kalau setiap Mitologi dan Tuhan mengambil pilihan bernegosiasi, kita tak bisa tahu apa isi pikiran mereka. Tidak, sudah jelas kalau mereka berpikir untuk membuat gerakan kalau ada kesempatan. Tapi posisi resmi itu adalah yang penting sekarang! Kalau keseimbangan kekuatan berubah, maka Dunia Manusia akan hancur dengan mudah........! Sakra menghela nafas panjang.

“Yang jelas, aku akan bekerjasama dari “Luar”. Ophis dan antek anteknya sungguh menyusahkan.”

Ophis dan antek anteknya. Hei Sakra, apa Cao Cao juga termasuk dalam “antek antek” itu......?

“Juga kirimkan pesan ini pada Chichiryutei. [Itu tadi pertarungan hebat. Kalau kau menjadi ancaman bagi Dunia ini, maka aku akan melenyapkanmu bersama Rohmu. Orang yang bisa menggunakan nama “Surga” sudah cukup bersama kami].”

Sakra pergi setelah mengatakan itu.

.........Sakra........Hades...........sepertinya dunia ini masih akan terus berguncang. Ophis. Ular hitam yang kau berikan mengumpulkan kekuatan, memperkuat kekuatan mereka, dan membuat mereka terlena kekuatan mereka sendiri, hingga akhirnya akan menjadi ancaman bagi Dunia. Impianmu adalah.......membawa dunia dalam kekacauan.





Jilid 10 New Life

Part 1

"Silakan berbaris dalam satu baris!"

Asia yang mengenakan pakaian pelayan yang lucu sedang membuat siswa berbaris di koridor. Ini adalah antrian yang sangat panjang untuk kafe.

"Y ~ a, ini ruangan meramal nasib, serta ruangan pemurnian. Toujou Koneko-chan dan Himejima Akeno-senpai akan melakukan peramalan nasib dan pemurnian. "

Irina di sebelah pelayan dan dia melakukan promosi untuk setiap ruangan.

Pada hari festival sekolah, kegiatan klub penelitian ilmu gaib yang menggunakan seluruh gedung sekolah tua sukses besar! Bukan hanya orang-orang yang ingin melihat Bishoujo dari klub kami, tetapi banyak juga gadis yang datang. Bahkan orang-orang lokal di sini. Man, gadis-gadis di klub kami super populer!

"Katakan cheese."

-Dan orang yang mengambil foto adalah Buchou yang mengenakan kostum pelayan.

Ketika kami membuat sebuah sistem di mana kamu dapat mengambil gambar bersama anggota klub, hal itu segera menjadi topik yang hangat. Mengambil gambar dengan anggota klub menjadikanmu sangat populer. Ya, aku tidak ditunjuk sekalipun ... Aku hanya seorang siswa mesum sih!

Lebih dari itu, Buchou dalam kostum pelayan tampak begitu luar biasa sampai air mata mengalir dari mataku! Tentu saja, Buchou juga merupakan satu-satunya yang dapat berfoto denganmu.

"Ise-kun, jangan hanya melihat dan bantu aku."

Kiba menunjukkan diri dari kelas yang menjadi rumah hantu. Ya, saat ini, aku harus menjadi Frankenstein untuk rumah hantu. Aku bahkan mengenakan make up untuk itu. Gasper memiliki peran Dracula, tapi bukannya menakutkan, ia tampak imut.

"Aku harus pergi dan membantu café, jadi aku tinggalkan perangkap padamu."

"Ya ya."

Ini bagus bahwa setiap ruangan populer, tetapi kami semua akan membantu berbagai tempat. Jika kami memiliki beberapa waktu luang, kami harus membantu ruangan yang sibuk.

Sekarang, aku harus bekerja keras sebagai Frankenstein. Oh, pelanggan wanita!

"Gaa ~!"

Aku mencoba untuk menakut-nakuti mereka dan melompat ke depan mereka, tapi ...

"Kyaaa! Itu Hyoudou hentai! Kita akan diperkosa! "

SLAP! Dan aku ditampar seperti itu.

"Waa ~, aku Dracula~. Aku akan menggigit ~. "

"" "Kyaa ~! Gasper-kun begitu imut ""! "

Gasper yang Dracula super populer dengan gadis-gadis. Sial! ...

"Ah, aku menemukan Hyoudou! Bunuh dia sebelum dia mengejar kita! "

SLAP! Aku ditampar lagi oleh seorang pelanggan perempuan. Dan kali ini terjadi sebelum aku menakut-nakuti mereka!

... Mengapa hanya aku ...?

Dengan ketidakadilan ini, aku menerima 10 tamparan hari ini.

Part 2

"... Tidak mungkin ... Jadi semua petinggi yang mendukung Sairaorg-san mundur? "

Pada penjualan tiket yang terletak di ujung lantai pertama. Menggunakan waktu luang, aku berbicara dengan Sensei.

Ini tentang Sairaorg-san.

Sairaorg-san kehilangan koneksi pentingnya dalam mimpinya ke puncak setelah kalah dari kami.

"Ya, tentu saja. Ini berarti bahwa mereka bukan orang baik yang bisa terus berkumpul di sekitar pecundang. Bukankah aku sudah memberitahumu bahwa iblis secara alami adalah orang yang logis? Jika tidak ada nilai di dalamnya, mereka akan membuangnya. "

Itu kejam. Mereka benar-benar meninggalkan dia seperti itu ...

"... Untuk seseorang yang bertarung sehebat itu ..."

"Jangan merasa menyesal, oke? Bagimu mengkhawatir seseorang seperti dia yang mampu bertarung hanya dengan tangan kosong adalah sesuatu yang kamu tidak perlu lakukan. Kamu mencapai hal yang terbaik. Itulah dunia iblis. Itu adalah dunia di mana hanya kekuatanlah yang memiliki nilai. Jika kamu pergi ke dunia seperti itu, kamu dan Rias harus menguatkan pikiran kalian. "

"Bagaimana dengan kursi untuk pewaris berikutnya dari keluarga Great King?"

"Itu belum berubah. Aku tidak tahu bagaimana keluarga Great King akan bergerak, tetapi walaupun ia tidak memiliki the power of destruction dia seseorang yang berkaliber tinggi, jadi mereka tidak akan menolaknya begitu saja karena masyarakat akan melihat hal itu juga. "

Jadi begitu, jadi kursi untuk pewaris berikutnya dari keluarga Great King belum berubah. Aku merasa sedikit lega.

... Kami menang. Kami menaklukkan pertandingan permainan pemuda.

Apa yang kita dapatkan adalah sesuatu yang besar. Tetapi mereka yang kalah akan kehilangan sesuatu.

Jadi inilah dunia iblis itu ...?

Ah, ya. Ada sesuatu yang aku ingin tanyakan pada Sensei.

"Sensei, aku menemukan satu kemungkinan ini...meskipun aku tidak bisa mencobanya saat ini."

"Sacred Gear Kiba ... Apakah itu sesuatu yang ada hubungannya dengan Balance Breaker baru? "

"Ya. Aku juga memiliki kekuatan yang aku peroleh setelah ... kekuatan Hakuryuukou, jadi mungkin saja ... "

Ya, kupikir ada kemungkinan untukku juga. Aku juga mampu mendapatkan percakapan dengan Albion-senpai dari pertandingan itu.

"... Itu adalah sesuatu yang bertentangan dengan kemampuanmu. Itu juga kemampuan langsung untuk mengurangi hal menjadi setengah, namun mengkhususkan diri dalam kekuatan itu akan membuat hidupmu berada dalam bahaya sekali lagi. Dan jika kamu mengaktifkannya, kamu mungkin tidak dapat menggunakan kekuatan Sekiryuutei. "

Sacred Gear akan merespon semakin kuat jika perasaanmu semakin kuat juga. Jadi itu berarti akan bergantung pada pelatihan dan imajinasiku huh. Ini akan menjadi hal yang negatif jika aku tidak dapat menggunakan kekuatan Sekiryuutei selagi aku menggunakan kekuatan Hakuryuukou. Teknik baru Kiba juga seperti itu. Mungkin melakukan sesuatu tentang hal itu akan bergantung pada imajinasi dan kemampuanku beradaptasi.

Ada juga pilihan untuk membuat sub-spesies. Tapi bisakah aku melakukannya? Aku merasa gelisah tentang hal itu. Tapi Kiba mampu mengubahnya ke Balance Breaker sub-spesies, jadi aku akan berpikir ada kemungkinan! Lain kali, aku akan melanjutkan pelatihanku dengan Kiba!

"Hanya saja tingkatkan itu dengan hati-hati bersama dengan imperfect True-Queen mu. Sepertinya kamu masih memiliki ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut. "

Ya, hal itu dimulai dari sini. Pintu telah dibuka, dan hal-hal di dalamnya dibebaskan. Aku akan terus mewujudkan kemungkinan-kemungkinanku!

Ketika aku memikirkan hal itu, dua idiot Matsuda dan Motohama muncul.

"Hei, Ise! Kita tidak bisa masuk ke satu mansion gaib pun! "

"Sialan ... Semua ruangan peramalan nasib, pemurnian, dan kafe memiliki antrian panjang! Ise, sebagai temanmu, tidak bisakah kamu memberi kami sesuatu seperti tiket VIP!? "

Keduanya datang kepadaku.

Ya, mansion gaib untuk festival sekolah masih penuh dengan orang-orang. Berkat itu, antrian tidak pernah berakhir. Nah klub kami penuh dengan wanita cantik dan si pria tampan Kiba. Begitu banyak pria dan perempuan yang datang.

Saat ini, aku sudah menjual habis tiket. Banyak tiket yang telah aku siapkan langsung terjual habis, dan dengan dukungan Ravel kami sedang mempersiapkan lebih banyak dengan segera!

Sensei juga pergi setelah mengatakan "Lakukan yang terbaik kalau begitu". Meskipun ia adalah seorang pengawas untuk festival ini, aku hanya bisa berpikir bahwa ia akan bersenang-senang!

"Ise-sama, tiket baru sudah dibuat."

"Aaah, terima kasih Ravel."

Saat aku melepas tag "habis" untuk loket tiket, pelanggan datang dan mengatakan "Tolong Satu tiket!". Dimana kalian semua bersembunyi!?

"Ya, itu untuk meramal kan?"

Nah, karena Ravel juga menikmatinya, jadi tidak apa-apa.

"... Ise-sama."

Ravel mengatakan itu selagi menjual tiket.

"Aku sangat tersentuh dengan pertandingan itu ... Ketika aku melihat Ise-sama memeluk lawan di akhir, aku akhirnya menangis ... "

Pipinya berubah merah. M-Mengapa dia bertindak seperti ini tiba-tiba ...

"Y-Ya, hahahaha, aku juga memanas saat itu...aku merasa malu ketika aku berpikir tentang hal itu lagi."

"Aku tidak berpikir begitu! I-Itu benar! Aku sedang berpikir untuk membuat kue jika hari ini sudah selesai! "

"Oh, snack Ravel rasanya enak. Aku akan menunggu untuk itu. "

Ketika aku mengatakan itu, Ravel menempatkan tangannya di dagu dan mengatakan itu dengan berani.

"T-Tentu saja! Itu spesial soalnya! "

Ya, itulah seharuanya Ravel bertindak.

Selagi aku berpikir seperti itu, jumlah pelanggan meningkat.

"Umm, bisakah aku memiliki tiket untuk pemurnian?"

Aku juga harus menjual tiket dengan benar!

"Ise, apakah ada yang seperti toko rahasia atau sesuatu!?"

"Sahabatku, di mana aku harus pergi untuk mendapatkan foto ecchi!?"

Aku mungkin harus memukul Matsuda dan Motohama dulu.

Part 3

"Jadi kelompok Sitri melakukan pertempuran bendera?"

"Ya. Jadi kami harus berlari-lari di lapangan ... Dan aku masih tidak bisa menyingkirkan kelelahanku ..."

Saji dan aku melakukan percakapan seperti itu sambil berjalan di dalam gedung sekolah baru.

Sepertinya Saji sedang berjalan di sekitar gedung sekolah untuk melihat bagaimana semuanya berjalan sesuai pekerjaannya sebagai anggota OSIS, dan ia akhirnya bertemu aku dan Koneko-chan yang berjalan di sekitar melihat toko-toko selama waktu istirahat.

Lalu akhirnya kami berbicara tentang pertandingan kami masing-masing tanpa menyadarinya.

Tampaknya seperti kelompok Sitri melakukan pertandingan melawan Agares pada saat yang sama dengan kami, sebuah Rating Game yang memiliki aturan untuk mengambil bendera lain.

"Sepertinya pertandingan Bilangan Dadu mu juga sulit, Hyoudou."

"Ya, kita tidak harus pergi berlari mengellingi lapangan, tapi masalahnya siapa yang harus kita kirim pada pertandingan tertentu. Man, Rating Game sangat sulit. "

Ini adalah ambisi kelompok Sitri untuk membangun sebuah sekolah untuk Rating Game, dan mimpi Saji adalah menjadi guru di sana. Nah, itu berarti tidak ada yang berjalan dengan mudah.

"Dan hasilnya?"

Kami keluar dari gedung sekolah. Aku bertanya pada Saji saat membeli frankfurter dari salah satu toko.

"Kami menang dengan margin yang tipis. Karena itu pertempuran untuk mengambil bendera lain, menjadi kuat tidak diperlukan untuk itu. Tapi saat akhir, aku berubah menjadi Dragon-King dan mengamuk...medan berubah menjadi keadaan yang mengerikan, dan mereka berkata bahwa kami mendapat peringkat buruk untuk itu ... Aaah, aku membuat masalah untuk Kaichou ... "

Saji jatuh di tanah sambil menahan kepalanya.

Ah, jadi kamu mengamuk. Karena aku tidak ada di sana untuk mengontrol dia, pasti sulit untuk menghentikan Saji yang mengamuk jika ia akhirnya menggunakannya setelah terdesak.

"Haa ... jadi tidak mungkin bagiku untuk menjadi Dragon King tanpa Hyoudou kalau begitu ... Aaah! Para siswa laki-laki di sana! Bukankah itu dikatakan untuk tidak duduk di taman bunga!? Maafkan aku, Hyoudou! "

Mengatakan itu, Saji menuju siswa yang tidak taat aturan. Dia benar-benar bekerja keras.

"... Senpai, mari kita melakukan beberapa permainan menembak."

Koneko-chan mengatakan itu dan menarik kakiku. Ya ya. Mari kita lakukan.

"Oke, Koneko-chan. Jika kamu mengalahkanku dalam permainan menembak, maka aku akan membelikanmu sesuatu. "

"... Jangan lupa kata-kata itu oke? Aku tidak akan menahan diri. "

Yah, akhirnya aku kalah melawan Koneko-chan begitu mudahnya, dan aku akhirnya membelikannya banyak hal ...

Part 4

Festival sekolah berada pada kondisi klimaks dan ada api unggun di lapangan sekolah di mana semua orang melakukan "mixer Oklahoma". Benar bahwa sekarang cowok dan cewek sedang menari dengan senang! Aku entah bagaimana berhasil menjual semua tiket dan kembali ke ruang klub dengan tubuh lelah. Aku masih belum bisa menghilangkan semua kelelahanku dari pertandingan-Bael. "True-Queen" baru saja terbangun dan jadi masih blank untuk meningkatkannya. Ddraig mengatakan bahwa penyetelan akan dimulai dari sekarang. Pada titik ini, penggunaan "Triaina" akan mengarah pada keseluruhan peningkatan kekuatan untuk "True-Queen". Nah, mulai sekarang, aku harus terbiasa dengan hal itu.

Oh ya. Sirzechs-sama dan Leviathan-sama juga di sini hari ini. Mereka menunjukkan wajah mereka dan kemudian diseret oleh Grayfia-san dan Kaichou ... Aku masuk ke ruang klub. Kami tidak menggunakan ruang klub terlalu banyak, jadi itu tampak sama seperti biasanya. ... Ada seseorang di dalam. Ada seseorang yang duduk di kursi Buchou. Itu Buchou. Dia telah mengganti pakaian pelayannya dengan seragam sekolah.

"Ise ..."

Buchou bergumam setelah melihatku.

"... Kerja bagus."

"Ah, ya."

"Karena aku di tahun ke-3, ini akan menjadi tahun terakhirku. Itu sebabnya aku ingin datang kembali ke sini sebentar. "

"J ... Jadi begitu ..."

"..."

"..."

Buchou dan aku terdiam. Setelah pertempuran itu, baik Buchou dan aku merasa gelisah. Tentu saja alasan itu karena... Aku mengakui perasaanku di depan orang banyak. Aku masih belum mendapatkan balasan. Bahkan aku merasa tidak enak karena kami menjadi seperti ini setiap kali kami melihat satu sama lain. Man, itu sangat memalukan ketika aku mencoba untuk mengingatnya! Bahkan walaupun aku terbawa arus, aku tidak percaya aku benar-benar berteriak bahwa dia adalah "wanita yang kucintai"! Setelah itu, hal itu tampaknya muncul di surat kabar di Dunia Bawah.

[Oppai-Dragon dan Switch-Princess! Cinta yang melampaui Majikan dan Budak!?]

Sepertinya kami tidak bisa kembali ke Dunia Bawah untuk sementara waktu. Jika kami kembali, maka media di sana akan mengejar kami. Hmmmm, itu agak merepotkan. Lalu aku teringat apa yang Sairaorg-san katakan padaku.

[Bagaimana jika kamu memberitahu perasaanmu padanya sekali lagi?]

... Yah tidak ada jalan kembali sekarang. Bersemangatlah, Ise. Memang benar bahwa aku mencintai orang ini! Lebih seperti ... Aku akan mengatakan itu. Hal yang ingin kukatakan sepanjang waktu. Aku harus memanggilnya dengan itu. Kali ini pasti! Aku menelan air liurku, mengambil napas dalam-dalam dan berkata dengan suara keras!

"... Ri ... Rias ..."

"... Eh?"

Buchou menjadi blank sejenak dan bertanya lagi. Aaaah! Aku akan mengatakannya lagi kalau begitu!

"... A ... Aku ingin melindungi Rias ... Aku ingin melindungi Rias hingga akhir hidupku... Aku jatuh cinta padamu! Aku mencintaimu Rias! "

"!"

Buchou tampaknya telah kehilangan kata-kata. Saat berikutnya, dia mulai mengalirkan banyak air mata. Oh sial! Aku membuatnya menangis! "A ... Apakah aku gagal ...?" Wajahku menjadi sedih. Buchou menggelengkan kepalanya dan menyeka air matanya.

"... Bukan, bukan itu. A ... Aku hanya sangat senang ... "

Buchou berjalan ke arahku dan mulai menepuk pipiku.

High school dxd v10 373.jpg

"Kamu akhirnya memanggilku dengan namaku ... Aku telah menunggu untuk ini sepanjang waktu. Aku benar-benar menantikannya... Tapi aku tidak memiliki keberanian untuk memberitahumu ... ... Jadi aku berpikir hal itu tidak akan pernah terjadi ... Tapi ketika aku mendengar perasaanmu waktu itu ... Aku sangat senang ... Aku sangat senang hingga aku hampir menangis selama pertandingan ... "

... Setelah mendengar itu aku memasang wajah aneh. Maka itu berarti!

"... Maka itu berarti ..."

Buchou mengangguk pada pertanyaanku. !... Apakah kamu serius! A ... Aku akan menjadi ... orang ini...!

"Ise. Aku mencintaimu ... Aku mencintaimu lebih dari siapapun ... "

Buchou. Tidak ... bibir Rias semakin dekat padaku.

"Rias ..."

"Ise ..."

Tepat saat kami hendak berciuman.

[BANG].

Sebuah suara datang dari pintu.

"He... Hei, jangan mendorongku Xenovia!"

Itu suara Irina. Ketika aku melihat, semua orang di klub mengintip dari pintu! Apa yang kalian lakukan! Mereka mengintip!? Mereka melihat apa yang baru saja terjadi!?

"Se ... selamat Ise, Buchou! Sekarang, aku bisa memukulmu tanpa perlu khawatir tentang apa pun! "

Xenovia mengatakan itu dengan suara kaku.

"U ... um, selamat kalian berdua! Dengan ini aku bisa mengikuti setelah Onee-sama! "

Kamu juga melihat Asia!?

"Ara ara. Dengan ini, sekarang aku bisa serius melakukan perselingkuhan dengan Ise-kun. "

Bahkan Akeno-san!

"... Bagian bagus akan dimulai sekarang, benar?"

Apa yang kamu katakan Koneko-chan!?

"Maaf, aku juga melihatnya."

"Aku begitu tersentuh!"

Bahkan Kiba dan Gya-suke!? Jangan main-main!?

"Aku bisa mengijinkan hubungan seksual yang terlarang hanya untuk hari ini, tahu?"

Itu bukan urusanmu Rossweisse-san! Maksudku, kamu bertindak sebagai guru!?

"Saya meminjam dapur jadi saya telah selesai membuat kue!"

Ravel masuk ke ruang klub sambil membawa sebuah kue besar. Dari aksinya, dia adalah satu-satunya yang tidak mengintip.

"Huh? Apa terjadi sesuatu semuanya? "

Ravel mengejangkan lehernya dan menatap kami dengan wajah cemas. Rias yang ada disebelahku mulai gemetar.

"Ya ampun! Kalian semua! Hal ini seharusnya menjadi adegan yang paling penting dalam hidupku! Apa yang akan kalian lakukan tentang hal itu!? Ini semua salahmu, Ise! Ini terjadi karena kamu mengatakannya padaku di sini! "

"Eh!? Ini salahku!? "

[MARI KITA ANGGAP SEPERTI ITU.]

Semua orang juga setuju dengannya! Omong kosong! Dengan ini, festisal sekolah yang berantakan dan pertempuran melawan Sairaorg-san berakhir. Ini

berakhir. Sekarang. Berapa lama pengakuanku akan bertahan ...