High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 11 Life 3

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life 3 : Pahlawan Pemberontak[edit]

Bagian 1[edit]

“Jadi selamat untuk Tes kalian. Bersulang!”

Sensei meneguk minumannya setelah mengatakan itu.

Berapa banyak yang sudah diminum si Gubernur pemabuk ini sejak siang.........kami berempat berpindah ke Hotel dan kami diberi kelegaan dari rasa lelah setelah Tes di restoran yang sudah dipesan. Di restoran, semua orang selain Gasper dan Rossweisse-san sudah berkumpul. Semuanya sudah menyantap hidangan mereka. Jadi aku segera mengganyang makanan segera setelah melihat banyak hidangan lezat di hadapanku.

“Jadi bagaimana?”

Aku ditanya oleh Rias yang duduk di sampingku.

“Umm ya. Kedua Tes lancar lancar saja. Ini semua berkat semua orang yang sudah membantuku. Tapi untuk praktikal rasanya aku sudah berlebihan.........”

Aku menghajar lawanku dengan kekuatan Sekiryuutei. Dan aku sudah melubangi dinding Stadium.

“Kamu tak perlu mencemaskan itu karena kami akan membayar kerusakan dinding. Tapi kamu tak perlu serius melawan Iblis Kelas Menengah kalau kamu kebetulan berargumen. Oke? Ada perbedaaan kekuatan besar di antara kekuatanmu dan mereka pada poin saat ini.”

........Aku diperingatkan oleh Rias. Ya, aku bercermin pada tindakanku. Aku kaget karena aku tak pernah membayangkan kalau perbedaan diantara aku dan Iblis Kelas Rendah lain begitu besar. Kalau dilihat dari kekuatan, aku sudah Iblis Kelas Tinggi rupanya. Aku tak terlalu merasa begitu. Tidak, aku memang menyadari kekuatanku. Tapi aku masih tak merasa punya kekuatan yang sebanding dengan para Iblis Bangsawan. Aku menghajar Iblis Kelas Tinggi macam Raiser dan Diodora dengan mengandalkan situasi, jadi aku tak pernah membayangkan betapa kuatnya aku diantara para Iblis. Aku hanya berlatih dengan gila supaya tak kalah menghadapi musuh yang melawanku dan agar bisa mengejar Vali. Ddraig kemudian tertawa di dalamku.

[Kukuku. Dalam kasusmu kau sudah abnormal dengan memiliki aku dan targetmu adalah Hakuryuukou terkuat sepanjang masa. Targetmu itu terlampau tinggi. Namun kau terus saja memakai kekuatanmu, jadi sudah alami kau bisa melampaui para Iblis lain tanpa menyadarinya. Di akhir musim panas, kau sudah melampaui majikanmu, Rias Gremory. Wanita itu juga tidak lemah—tingkat pertumbuhan Sekiryuutei sungguh pesat.]

Biarpun begitu, tingkat pertumbuhanku masih lamban dibanding para pemilik sebelumnya kan? hanya bagian itu yang membuatku mau menangis.

[Memang lamban. Tapi membandingkan kau yang menunjukkan proses pertumbuhan berbeda dibanding Sekiryuutei sebelum dirimu itu sedikit........biarpun kunci untuk itu adalah payudara.......Haaaa..........]

......Sekiryuutei-dono lagi lagi mendesah. Mungkin aku harus hentikan diskusi ini disini. Kemudian aku melihat adegan yang membuatku tersenyum.

“Ini Koneko-san. Kamu harus makan ini dan ini.”

“.......Aku bisa makan sendiri biarpun kamu tidak mengambilkannya untukku.”

“Aku tidak mengurusmu karena aku mau. Ise-sama akan sedih kalau kamu tidak enerjik.”

“.......Aku mengerti. Aku akan makan. terima kasih.........”

“Tidak, terima kasih juga. kalau kamu tidak enerjik, aku takkan bisa bersaing denganmu.”

Aku melihat percakapan seperti itu diantara Ravel dan Koneko. Mereka saling terbuka biarpun sering berantem. Itu hal yang bagus.

“.......Aku mau melihat Ddraig.”

........Di sudut restoran, terdapat Ophis yang tengah menatapku. Dia menjejalkan mulutnya dengan pasta.

......Kalau staf restoran memergoki kalau dia adalah boss para teroris, hal serius akan terjadi. Sudah jelas ini dirahasiakan.

Sepertinya Kuroka dan Le Fay juga tengah memakan hidangan manis di sudut restoran. Fenrir tidak kelihatan, tapi mungkin bersembunyi dibalik Le Fay. Sungguh serigala hebat. Soalnya dilarang membawa piaraan ke dalam Hotel. Tunggu.......makhluk terburuk yang menjadi piaraan itu.......

Kuroka adalah Iblis buangan dan ada dalam daftar dicari di Dunia Bawah, jadi dia menyembunyikan telinga dan ekor kucingnya dan mengenakan jubah yang sama dengan Le Fay. Meski warnanya berbeda. Dia juga mengenakan kacamata hitam. Dia juga mengubah aliran ki nya, jadi orang orang yang bisa melihat mereka takkan menyadari mereka dan mereka takkan tertangkap semudah itu. Dia juga menggunakannya pada Le Fay dan Ophis, dan itulah alasan kenapa mereka tidak tampak seperti orang mencurigakan.

.....Tapi karena itu Kuroka dan mereka yang belum tertangkap sampai sekarang, mereka pasti takkan tertangkap disini juga. tapi kupikir aku bisa paham sekarang. Alasan kenapa mereka sering muncul di tempat tak terduga adalah kemampuan mereka menyelinap seperti ini. Kalau kupikir lagi, teman temanku sama sekali tak ada yang menyadari ketika mereka muncul di rumahku.

......Jadi dalam area itu, mereka lebih hebat dari kami. Saat aku memikirkan itu, sensei yang mabuk mengatakan ini pada Kiba.

“Ise. Kiba. Kalian berdua sangat melebihi kewajaran di antara anggota kelompok Gremory.”

“Anda bilang kami........diluar kewajaran?”

Azazel-sensei mengangguk oleh ucapan Kiba.

“Aku berkata kalau kalian adalah Iblis muda yang memiliki potensial menakjubkan. Ise tak punya bakat, namun dia memiliki Sekiryuutei. Dia memperkuat dirinya dengan cara berbeda dari para Sekiryuutei sebelumnya dan akhirnya berhasil membangkitkan kekuatan yang sangat berlawanan dari [Juggernaut Drive]. Biarpun Kiba mendapatkan kekuatan lebih setelahnya, bakatmu sangat tinggi. Dan kalian berdua masih akan terus tumbuh. Sungguh bakat tak terbayangkan sampai bisa membangkitkan dua Balance Breaker. Di samping itu kalian terus saling berlatih dan menjadi kuat sepanjang waktu.........Mungkin kalian akan menjadi Iblis Kelas Tertinggi bahkan sebelum Rias bisa melakukan debut profesionalnya.”

Menjadi Iblis Kelas Tertinggi sebelum pertandingan profesional......Aku sudah kaget dengan pembicaraan tentang promosi Kelas Menengah, jadi kalau itu terjadi maka aku akan pingsan dan mengeluarkan busa dari mulutku dan kebingungan selama 10 hari. Dengan budakmu menjadi Iblis Kelas Menengah sebelum debut profesionalmu adalah hal yang langka, jadi dari segi itu kami mungkin bisa menjadi status baik bagi Rias. Kiba lalu mengatakannya dengan malu malu.

“Aku sangat diberkahi. Berada di sampingku adalah Sang Naga Langit, Ise-kun, berada. Untuk lawan latihan aku tak perlu meminta partner yang lebih baik. Dan kami masih terus tumbuh. Latih tanding dengan Ise-kun sendiri sudah suatu kehormatan.”

Bagaimana dia bisa mengatakan hal memalukan itu dengan santai!

“Jangan katakan hal memalukan dengan wajah tersenyum........! Astaga, aku juga mendapat banyak hal karena lawanku adalah Tipe Teknik jenius sepertimu. Karena titik lemahku adalah Tipe Teknik.”

Saat aku mengatakan itu, sensei menggeleng kepalanya.

“Tidak. Kamu juga punya kelemahan lain. Lebih tepatnya pemborosan. Kelemahan Triaina yang sangat tangguh dan [True-Queen] adalah stamina itu sendiri. Menggunakan keduanya akan menghabiskan stamina dan auramu dalam jumlah besar. Ise. Saat ini, berapa lama kamu bisa mempertahankan mode [True-Queen]?”

“......Sebenarnya, kekuatannya masih belum stabil jadi terkadang mode itu hilang setelah sekali menyerang. Mengendalikannya sangat sulit.”

Ya. [True-Queen] sangat sulit dikendalikan. Yang diperlukan untuk menstabilkan [True-Queen] adalah meningkatkan tahana sepanjang bentuk Triaina. Kalau aku mau meningkatkan output tenaga dan pertahanan [True-Queen], maka aku harus terus memakai [Triaina-Rook] dan membiasakannya. Kalau kecepatan dari [True-Queen], maka [Triaina-Knight]. Kalau meriam maka [Triaina-Bishop]. Itu menjadi dasar meningkatkan [True-Queen] sehingga aku perlu meningkatkan tahana tiap tiap mode. Itulah caraku melakukannya. Untuk meningkatkan kekuatan [True-Queen], aku harus melatih tiap tiap bidak Triaina. Kebangkitan Triaina di Kyoto. Kebangkitan [True-Queen] sepanjang pertarungan Bael. Berkat itulah, kekuatan orisinal Naga Langit bisa dilepaskan dan sepertinya batas Sacred Gearku meningkat beberapa kali lipat. Yang tersisa bagiku adalah terus dan terus berlatih. Biarpun batas Sacred Gearku meningkat, karena pemiliknya yaitu aku ini lemah, aku harus mencapai sana langkah demi langkah.

“Aku harus membiasakan tiap tiap bentuk Triaina, dan di saat yang sama meningkatkan kekuatannya. [True-Queen] adalah bentuk keseluruhan.”

Hasil yang ditingkatkan akan tercermin pada mode [True-Queen]. Alasan kenapa masih tak stabil saat ini adalah aku masih kurang latihan. Aku mungkin harus meningkatkan bentuk Balance Breaker yang biasa dan Triaina. Itulah yang kusadari setelah pertarungan melawan Sairaorg-san. Itu artinya aku masih kurang latihan untuk kemampuan tiap tiap bentuk. Mungkin memahaminya akan menurunkan penggunaan stamina? Itulah yang kupikirkan, namun sensei mengatakan sesuatu yang mementahkan ideku itu.

“Biarpun kamu mampu menstabilkan kekuatanmu, itu mungkin tak menyelesaikan konsumsi stamina. Itu kekuatan baru yang tak melukai tubuh atau jiwamu, sehingga konsumsi staminanya sangat drastis. Itu pasti mengonsumsi lebih banyak stamina dan aura karena tak mengambil sisa umurmu dan tak menyebabkan bahaya pada tubuhmu.”

Jadi ia punya konsumsi tinggi karena tak memiliki harga yang akan mengurangi sisa umurku? Ini jawaban yang kutemukan dengan memiliki kekuatan selain [Juggernaut Drive]......

Hmmm, aku harus mencari cara untuk menanggulangi konsumsi ini. Kalau terus begini akan mustahil bagiku bertarung dalam Triaina atau [True-Queen] dalam pertarungan jangka panjang. Semua lawanku adalah makhluk legendaris. Takkan masalah kalau pertarungannya singkat, namun lawan takkan membiarkanku mengalahkan mereka dalam sekejap jadi wajar saja kalau aku berpikir tentang pertarungan jangka panjang.

Waktu penggunaan Balance Breakerku meningkat banyak. Ia takkan lenyap kecuali hal yang terlalu ekstrim terjadi. Meski masalahnya adalah Triaina itu sendiri. Kalau aku memakai combo, staminaku akan tersedot dengan cepat. Kelelahan yang kudapatkan setelah pertarungan juga tidak normal. Tapi jauh lebih baik dari [Juggernaut Drive] yang akan terus lepas kendali sampai aku mati!

Kemudian aku memikirkannya. Jadi aku bertanya pada sensei.

“Oh iya. Longinus independen yang dibawah Sairaorg-san bernama Regulus, juga bisa melakukan sesuatu seperti [Juggernaut Drive] kan? anda pernah bilang kalau Sacred Gear dengan makhluk kuat atau Naga disegel kedalamnya bisa melakukan hal yang serupa dengan [Juggernaut Drive]?”

“Menilai dari sistemnya, mungkin saja. Kalau itu Regulus Nemea atau Sacred Gear tipe-makhluk tersegel, namanya adalah [Breakdown the Beast] yang tertulis sebagai “dominasi” dalam bahasa Jepang. Meski [Juggernaut Drive] milik Naga Langit lebih tangguh. Itu istimewa. Namun itu berbahaya jadi sebisa mungkin jangan menggunakannya. Sama halnya [Juggernaut Drive], itu akan menyedot sisa umurmu dan akan membunuhmu setelah lepas kendali.”

Ah, ternyata sama. Berarti akan sulit menggunakannya.

“Longinus perlu dilaporkan pada petinggi dari Tiga kekuatan saat ditemukan karena aliansi kan? tapi sensei tak tahu kalau Singa itu ada dibawah Sairaorg-san. Bukankah itu pembohongan aliansi yang dilakukan pihak Bael?”

Aku cukup ragu soal itu. Petinggi dari Surga dan Dunia bawah yang mencari dan memiliki data tentang para pemilik Longinus. Singa itu, “Regulus Nemea” ada di pihak Iblis sehingga kupikir wajar kalau Sirzechs-sama dan sensei menerima laporan tentang itu. Aku tak berpikir Sairaorg-san akan terus diam dengan sengaja. Aku mulai berpikir kalau ada sesuatu di balik itu. Sensei kemudian mengatakannya setelah mendesah.

“Nampaknya Sirzechs juga tak tahu apa apa soal itu. Kurasa orang orang dari golongan Great-King itu menyuruh Sairaorg untuk menyembunyikan identitas [Pion]nya. Tapi Sairaorg bersikeras menceritakan hal itu pada para Maou. Kalau dia pewaris selanjutnya dari keluarganya, maka tindakannya akan dibatasi oleh kepala saat ini. Selain itu orang orang golongan Great-King menyuruhnya untuk benar benar menyembunyikan identitas [Pion]nya bahkan dalam Game. Biarpun harus dikirim bertarung, mereka menyuruhnya tak menunjukkan identitas sejatinya.”

“Tapi akhirnya dia muncul, dan memperlihatkan identitas sejatinya.”

“Nampaknya Sairaorg sudah mencapai batasnya dalam menyembunyikannya. Mungkin dia berencana memakainya saat ada kesempatan. Tak ada yang menyangka kalau pertarungan terakhir akan jadi seperti itu, tapi akhirnya ketahuan juga. berkat itulah, orang orang golongan Great-King terus diinterogasi oleh golongan Maou, tahu? Meski Grigori dan Surga juga melayangkan protes pada pihak Iblis karena adanya aliansi.”

! Jadi hal semacam itu terjadi dalam pertandingan. Sampai atasan golongan Great-King menyuruh Sairaorg-san tak menggunakan Singa itu........tapi Sairaorg-san tak berpikir panjang saat memakai Singanya dalam pertarungan melawanku. Aku hanya bisa berharap supaya dia tak kena masalah seperti yang terjadi dengan golongan Maou-lama. Jadi bukankah itu artinya aku di bawah golongan Maou? Lebih tepatnya, pemilik Longinus yang berada di pihak Lucifer. Ini semua sungguh memusingkan! Ah, ada satu hal lagi yang kuingat setelah mendengar tentang Longinus dan kemampuan.

“......Sensei, bagaimana dengan [Truth Idea] pada [True Longinus]? Apa itu juga memiliki fenomena serupa [Juggernaut Drive] atau [Breakdown the Beast]? Apa juga terdapat makhluk yang disegel di dalamnya?”

“......Bukan makhluk yang disegel dalam tombak itu. Yang tersegel di dalamnya adalah kehendak dari “Tuhan dalam Injil”.”

......Kehendak. itu juga memberi image luar biasa bagiku. Hmmm, jadi tombak terkuat juga memiliki hal yang sulit dipercaya tersembunyi di dalamnya?

“----Tombak yang mampu membunuh makhluk seperti Tuhan. Longinus paling pertama. Tuhan dalam Injil meninggalkan itu di Dunia saat ini. Dan sebagai kemampuan manusia, Sacred Gear. Meski alasan untuk itu masih diperdebatkan dalam organisasiku. Sesuatu seperti kalau Tuhan mati, para umatnya bisa menyebarkan ajarannya dan senjata yang ditinggalkannya bisa membunuh Tuhan dari Agama yang lain. Juga seperti senjata untuk mempertahankan diri bagi semua umatnya kalau Tuhan dari Agama yang lain menyerang. Atau hanya keisengan Tuhan dalam Injil saja. Ada banyak sekali opini tentang itu. Surga sendiri tak tahu apa alasannya. Yang jelas Sacred Gear tangguh lain ditemukan setelah tombak itu, dan hal bernama [Longinus] mulai digunakan.”

Jadi Longinus paling pertama ya...........Longinusku diketemukan setelah tombak itu.

“Di zaman ini, tiap tiap Longinus menunjukkan perubahan berbeda dari sebelumnya. Kita di zaman dimana tidak aneh kalau di samping ke-13 Longinus, akan ditemukan Longinus ke-14 atau ke-15.”

Sensei mengatakan hal seperti itu.

.....Longinus baru mungkin terlahir.......sebagai orang yang memiliki Longinus, aku bisa paham kalau itu sangat berbahaya. Sejak awal memang berbahaya, jadi akan menyeramkan kalau muncul lebih banyak lagi........dari diskusi sampai sekarang, nampaknya mereka akan muncul sebagai musuh jadi aku cukup takut.

“................”

Nampaknya Asia yang duduk di dekatku tengah memikirkan sesuatu. dia juga belum makan banyak. Dia hanya meminum beberapa teguk jus.

“Ada apa Asia?”

Saat aku bertanya padanya, Asia menjawab dengan tenang.

“......Kupikir aku harus memahami lebih dalam tentang Sacred Gearku.”

“Apa itu untuk meningkatkan..........kemampuan penyembuhnya?”

Saat kutanyakan itu, dia mengangguk.

“Kudengar Gasper-kun datang ke tempat penelitian Azazel-sensei untuk mengetahui lebih banyak tentang Sacred Gear. Jadi kupikir aku harus datang kesana setelahnya.”

---------!

Setelah pertandingan melawan Bael, semua orang mulai menghadapi kekuatan mereka dan bahkan Gasper yang selalu penakut pergi ke Grigori seorang diri. Namun kemampuan penyembuh Asia sudah cukup hebat. Ia menunjukkan support kuat baik dari jarak dekat dan jauh. Sudah berapa kali kami tertolong olehnya. Biarpun begitu, Asia nampaknya masih belum puas. Dia memasang wajah lebih serius dari biasanya. Asia yang selalu tersenyum lembut memiliki tatapan kuat saat ini.

“Sensei, aku ingin mengajukan dua pertanyaan. Mungkinkah [Twilight Healing]ku mencapai Balance Breaker? Apa aku juga bisa mencapai Balance Breaker? Aku ingin tahu kedua jawaban ini.”

Mendengar pertanyaan Asia, sensei meneguk alkoholnya lalu membuka mulutnya.

“Untuk pertanyaan pertama, ada. Sudah diprediksi kondisi Balance Breaker untuk Twilight Healing. Juga “ya” untuk pertanyaan kedua. Kalau kamu dekat dengan Sekiryuutei Ise yang memunculkan banyak fenomena ganjil, maka dengan latihan kamu akan bisa mencapainya tergantung seberapa keras usahamu. Juga masih mungkin menjadikannya Balance Breaker sub-species tergantung pada seleramu—Tapi Asia, kemampuanmu sudah mendekati kesempurnaan.”

Asia nampaknya merasa ragu oleh pernyataan sensei.

“Apa maksud anda?”

“Seperti kataku tadi. Kemampuan penyembuhmu sudah tinggi dan terlatih. Seperti yang kamu bisa lihat, karena kemampuanmu Ise dan yang lain sudah berkali kali lolos dari situasi berbahaya. Aku hanya bisa bilang kalau pemakaian Sacred Gearmu sudah bagus. Bahkan dibanding para pemilik Twilight Healing sebelumnya, level penyembuhannya, waktu yang diperlukan untuk penyembuhan dan sebagainya sudah level top. Bahkan penyembuhan dari jarak jauh menunjukkan hasil yang melampaui rata rata. Biarpun kamu mencapai Balance Breaker, paling hanya sedikit menambah aspek itu.”

Sensei memberi pujian besar bagi Asia. Aku juga berpikir sama. Kemampuan Asia sudah tinggi bahkan pada saat ini. Selama Asia tidak diserang, kita bisa bertarung dengan bebas. Itu karena biarpun kita terluka, kami akan bisa kembali ke medan tempur sesegera mungkin setelah dipulihkan oleh Asia. Dipuji oleh sensei, Asia memasang ekspresi rumit seperti ingin menjadi lebih kuat lagi.

“Asia. Kamu adalah kunci dalam kelompok ini. Anggota penyembuh sangat penting dan berharga. Dari semua anggota Gremory.........Tidak, dari semua orang disini, kamulah yang paling penting dalam pertarungan. Kamu akan mengetahuinya kalau menanyakan itu pada semua orang, dan kamu sendiri pasti sudah menyadari hal itu kan?”

Asia mengangguk oleh ucapan sensei.

“Lalu apakah kamu tahu kelemahanmu?”

“.....Apakah fakta kalau aku tidak berguna selain penyembuhan?”

“Bukan. Itu sedikit berbeda. Kamu hanya perlu berkonsentrasi pada penyembuhan. Serahkan saja pertarungan pada Ise dan yang lain. Tapi kamu pasti akan diincar. Kita akan mendapat pukulan berat kalau kehilangan support penyembuh kita. Kalau itu terjadi, kita memerlukan penyerang yang bisa melindungimu atau penjaga belakang yang menjagamu. Namun itu bisa merusak formasi dan mengacau ritme pertarungan—Kelemahanmu adalah kamu belum punya cara melindungi dirimu. Jadi yang harus kamu tingkatkan adalah kemampuan untuk melindungi diri........Ya. Mungkin akan cocok untukmu kalau memakai metode seperti perisai, ilusi, kekuatan Iblis untuk memanggil, atau bahkan sihir. Kalau kamu membuat kontrak dengan makhluk yang bisa bertindak sebagai perisaimu dan memanggil mereka, maka Ise dan yang lain tak harus melindungimu. Rias. Asia membuat kontrak dengan “Sprite Dragon” yang susah dijinakkan kan?”

Rias mengangguk oleh pertanyaan sensei.

“Ya. Dia sudah menjadi familiar Asia.”

Bayi Naga level atas yang Asia dapatkan di hutan familiar. Ia sering bermain dengan Asia di rumah. Kalau dia tumbuh, ukurannya bisa sebesar paman Tannin. Jadi akan menyeramkan karena dia bisa tumbuh sampai 10 meter tingginya.

......Bagaimana kita akan mengurus makanannya nanti?

“Tanpa diduga, mungkin Asia punya bakat untuk menjinakkan makhluk. Itu sesuatu yang hebat. Bagaimana kalau kamu mulai menemui banyak makhluk legendaris dan mencoba membuat kontrak dengan mereka? Mungkin akan berjalan lancar? Asal itu makhluk yang bisa bertindak sebagai perisai.......”

Sensei mulai berbicara sendiri dengan nada girang tentang peningkatan kemampuan Asia. Tapi aku setuju kalau Asia memanggil makhluk yang bisa menjadi perisainya akan sangat berguna. Dalam pertarungan terakhir melawan Bael, alasan kami tak mengizinkan Asia ikut serta adalah karena kami tak punya waktu untuk melindunginya. Karena Asia yang bisa menyembuhkan kami pasti akan diincar, dan kami takkan sanggup menyerang sekaligus melindunginya jadi resikonya tinggi. Kalau Asia bisa memanggil makhluk yang bertindak sebagai perisainya, maka.......hasil pertarungan terakhir akan sangat berbeda. Entah kenapa saat kami sampai disini, rencana peningkatan semua orang dalam kelompok mulai dibuat. Meski masih ada anggota yang merahasiakan rencana peningkatan mereka, namun pencerminan yang kami dapat dalam pertandingan lawan Bael akan sangat mempengaruhi pertumbuhan kami. Bahkan Gasper dan Rossweisse-san yang tak berada disini akan kembali dan lebih kuat dari sebelumnya.

......Aku juga tak boleh kalah dengan mereka! Aku harus jadi lebih kuat lagi. Karena semua rivalku sangat kuat. Berjuanglah, aku!----Kemudian itu terjadi saat aku memantapkan hatiku.

......!.......Perasaan tidak enak menyerangku. Sensasi gatal yang menggelitik tubuhku. Atmosfir di sekitarku berubah dengan cepat, dan aku merasakan halusinasi dimana aku dipindahkan ke tempat berbeda dengan cepat meskipun pemandangan sekitar masih sama.

“...........”

Sensei juga merasakan hal yang sama denganku, dan memasang wajah serius dan melihat sekeliling restoran. Kiba juga sama. Kemudian terdapat bayangan yang semakin mendekati kami.......Itu Kuroka. dia mengeluarkan telinga dan ekor kucingnya, dan telinganya bergerak gerak. Penampilannya berubah ke kimono yang biasanya. Nampaknya dia memasang senyum sarkastis.

“Arya-rya. Sepertinya Vali dicuekin—nya. Nampaknya “bingo” akan datang kesini.”

.......Vali? Bingo? Momen ketika Kuroka mengatakan hal hal yang sama sekali tak kupahami.......

Kabut familiar mengelilingi kami dan mulai menutupi seluruh restoran.

Bagian 2[edit]

Kami meninggalkan restoran di dalam hotel. Semua orang disini termasuk Ophis, Kuroka, dan rekan rekannya. Aku memulai penghitungan untuk Balance Breaker sambil berlari!

.......Tak ada orang sama sekali di dalam bangunan! Tak peduli bagaimana aku memikirkannya, pasti fenomena itu! Itu kabut yang sama yang pernah kualami di Kyoto! Kami dipindahkan secara paksa! Dia menciptakan hotel yang sama persis sebelumnya di dimensi buatan dan memindahkan hanya kami! Xenovia yang ada di sampingku berteriak.

“Ise! Jangan jangan ini.......”

“Ya Xenovia. Pasti itu. Kabut yang tak bisa kulupakan biarpun aku mau!”

Satu satunya yang bisa melakukan ini hanyalah si pengguna-kabut yang muncul dalam kepalaku.

Kami sampai di lobi yang luas. Di lobi dimana tak ada sedikitpun jejak orang, ada dua pria duduk di sofa hitam terdekat.

...! Kemudian dua bola api terbang menuju arah kami! Itu mengincar Asia dan Irina! Namun bola api tak mengenai keduanya! Ophis bertindak sebagai tameng dan membuat bola api lenyap dengan enteng.

.......Ophis melindungi Asia dan Irina?

“T-Terima kasih banyak.”

“...............”

Ophis tak bereaksi pada ucapan terima kasih Asia, namun.......aku melihat kembali arah sofa.

Pemuda yang mengenakan jubah di atas seragam sekolah familiar, dan pemuda berambut hitam yang mengenakan pakaian China di atas seragam sekolah yang sama tengah menatap kami. Si pemuda berpakaian China tengah mengetuk ngetuk tombak di bahunya sambil duduk dan berkata pada kami.

“Lama tak jumpa Sekiryuutei. Dan Gubernur Azazel. Terakhir kali kita bertemu di Kyoto. Aku juga memberimu sapaan waktu itu. Ternyata si Durandal yang sebelumnya kembali lagi.”

“.......Cao Cao.”

Aku melafalkan nama si pria itu. Pria pengguna tombak suci yang memiliki Longinus terkuat! Pemimpin golongan Pahlawan dari Khaos Brigade! Tersangka utama yang menyerang kami di Kyoto! Luka yang kuberikan di matanya sudah lenyap.

.........Itu adalah luka dimana takkan aneh baginya untuk kehilangan daya pandangnya.

.......Pasti dia melakukan sesuatu. aku harus ingat itu baik baik. Namun mereka menembakkan bola api pada Asia dan Irina tiba tiba! Apa itu untuk membalas serangan Irina di Kyoto!? Cao cao bertepuk tangan.

“Pertandingan melawan Bael tempo hari sangat menakjubkan. Pertandingan tinju menegangkan diantara dua orang mengenakan armor Balance Breaker. Itu adalah pertarungan dimana orang orang yang suka bertarung akan kegirangan. Jadi aku akan memberikan pujianku pada Tim Gremory. Selamat menjadi Tim Iblis Muda nomor 1. Mereka semua budak yang baik Rias Gremory. Benar benar mengerikan.”

“Haruskah aku merasa terhormat dipuji oleh salah satu pemimpin teroris? Entah aku harus menjawab apa. Bagaimana kabarmu Cao Cao?”

Rias memasang senyum sarkastis sambil terus waspada.

“Yeah aku baik baik saja. Belum lama sejak aku melihatmu di Kyoto, jadi ini mungkin pertemuan pertama kita. Aku begitu tercengang dengan pemanggilan tiba tiba saat itu. Sungguh penampilan yang menstimulasi.”

“Jangan katakan itu!............Itu membuatku malu hanya dengan mengingatnya!”

Rias meletakkan tangannya di depan karena kata kata Cao Cao dan menyuruhnya untuk “berhenti”! ya! Biarpun itu salahku, dia muncul di Kyoto dengan cara menggelikan! Pasti sangat buruk karena itu pertemuan pertama mereka!

“Jadi apa alasanmu membuat medan ini di dimensi lain dan memindahkan kami? Itu pasti bukan plot yang baik dan menyenangkan kan?”

Saat sensei menanyakan itu, Cao Cao melihat ke belakang kami. Dia melihat ke arah Ophis.

“Yo Ophis. Aku penasaran kemana kau pergi dengan Vali, tapi ternyata kau ada disini. Aku sungguh tak bisa mengantisipasinya.”

Kuroka berdiri di hadapan Ophis.

“Nyahahaha. Kami juga kaget nya. Kupikir kau akan menuju ke arah Vali.”

“Kami mengirim tim berbeda kesana. Mereka mungkin sedang melawannya saat ini.”

...........? Apa yang mereka katakan? Aku tak bisa memahami percakapan mereka. Aku tahu kalau Tim Vali dan Cao Cao saling bermusuhan. Selagi kami curiga denga situasi, Le Fay mendadak mengangkat tangannya. Dia terbatuk batuk dan menjelaskan pada kami dengan riang. Di saat yang sama serigala abu abu muncul dari bayangannya dan melotot pada Cao Cao.

“Yah, penjelasannya ada dua. Pertama adalah Ophis yang tertarik dengan Sekiryuutei, [Oppai Dragon]-san. Vali sama menyadari hal itu sehingga dia menawarkan pertemuan diantara keduanya melalui koneksi pribadinya.”

Aku tahu soal itu. Karena itu Ophis membuat kunjungan mengejutkan ke rumahku. Le Fay mengangkat satu jari, dan menurunkan jari keduanya.

“Alasan kedua adalah Vali-sama menyadari beberapa informasi yang mengatakan kalau seseorang sedang mengejar Ophis-sama dari bayangan. Untuk mencari tahu soal itu, kami memutuskan untuk memancing mereka. Kalau kami beruntung maka kami bisa bertarung langsung dengan orang orang yang menghalangi Tim kami dengan memakai Ophis-sama sebagai umpan.......Jadi artinya itu—“

Le Fay dengan malu malu menunjuk Cao Cao.

“Orang orang disana sedang mengejar Ophis-sama dan kami, jadi kami berpikir mereka akan mengambil tindakan kalau Vali-sama membawa Ophis-sama keluar dari markas pusat, dan kami bisa menghabisi mereka kalau mereka datang mengejar kami. Tapi tak ada alasan menaruh Ophis-sama dalam bahaya, jadi Vali-sama membawa Bikou-sama yang menyamarkan dirinya sebagai Ophis-sama palsu. Dan kami membawa Ophis-sama asli ke rumah [Oppai Dragon]-san.”

.......Tu-Tunggu dulu! Mendengar Le Fay, aku menatap Cao Cao, Ophis, dan sensei! Tunggu tunggu tunggu tunggu! Aku tahu kalau Tim Vali dan golongan Pahlawan saling bermusuhan! Aku juga tahu kalau Ophis sedang diincar!

Tapi orang yang mengejar Ophis adalah........Cao Cao!? Jadi bukankah berarti golongan pahlawan juga mengejar Ophis!? A-Apa artinya ini!? Bu-Bukankah mereka sesama Khaos Brigade.......lebih tepatnya, bukankah Ophis boss mereka!?

Kami semua disini, kelompok Gremory dan yang lain sangat terkejut! Yang masih tampak tenang adalah sensei, Kuroka, Le Fay, Cao Cao, dan Georg! Cao Cao mulai menganggukkan kepalanya mendengar ucapan Le fay, dan mengetuk ngetuk tombak di bahunya.

“Itu Vali yang kita bicarakan. Aku tahu kalau dia takkan pergi seenaknya sambil membawa Ophis dengannya. Jadi kami sadar kalau dia akan memakai Ophis sebagai umpan untuk memancing kami. Tapi kami juga tahu kalau Vali takkan memakai Ophis sekedar untuk umpan. Kami tahu kalau Ophis sangat tertarik pada perubahan pada generasi Hakuryuukou dan Sekiryuutei saat ini. Jadi kami berpikir mungkin hal semacam ini akan terjadi sehingga kami berpencar menjadi dua kelompok. Seperti dugaan kami, Ophis ada disini. Jadi kita akhirnya saling bertemu seperti ini.”

......Aku masih bingung tapi menilai dari ceritanya, Vali mencoba memancing Cao Cao tanpa memakai Ophis asli namun Ophis palsu. Dan Cao Cao yang curiga pada gerakan Vali dan datang kemari berpikir kalau Ophis bersama kami! Dugaannya benar dan Ophis tengah berdiri disana!

“Cao Cao mengejarku?”

Ophis bertanya sambil memiringkan lehernya.

“Yeah, Ophis. Kami membutuhkan Ophis, namun kami memutuskan kalau kami tak memerlukan kau yang “sekarang”.”

“Aku tak paham. Aku takkan kalah pada Cao Cao.”

“Aku tahu pasti akan begitu. Kau terlalu kuat. Jujur saja, aku tak tahu apa yang akan terjadi kalau aku langsung menghadapimu----Jadi mari bertarung sedikit.”

Cao Cao berdiri dan memutar mutar tombaknya dengan handal.

PIIIIIIIN!

Pucuk tombaknya terbuka, dan bilah cahaya yang terang tercipta!........Itu memiliki cahaya menyilaukan yang membuatku merinding seperti biasanya. Bagi kami Iblis, itu adalah tombak suci terkuat.

FU!

Cao Cao lenyap!---Cepat! Dia lenyap bahkan tanpa membuat sedikitpun gerakan!

STAB!

Saat dia muncul, tombak Cao Cao sudah menusuk kedalam perut Ophis!

....! Serangan kritikal! Kalau itu Iblis, tusukan itu akan membunuhnya seketika! Cao Cao kemudian berteriak sambil memusatkan kekuatan pada tombak yang dipegangnya!

“—Bersinarlah, tombak yang memusnahkan Tuhan!”

KAAAAAAAA!

Di saat yang sama ia menusukkan tombaknya, cahaya yang sangat menyilaukan terpancar.

“Ini buruk nya. Le Fay.”

Saat Kuroka mengatakan itu, baik dia dan Le Fay mulai bergumam sesuatu. kemudian kabut kegelapan tercipta di sekeliling kami!

“Itu kabut yang dapat menjatuhkan jumlah pancaran cahaya. Itu sangat pekat, jadi mohon jangan bernafas! Itu beracun untuk tubuh kita! Tapi kami takkan bisa mengurangi cahaya dari tombak suci kecuali dengan melakukan ini!”

“Juga itu lapis ganda karena dibuat oleh aku dan Le Fay nya.”

Momen ketika Kuroka dan Le Fay memberi kami penjelasan seperti itu, kilatan cahaya menyilaukan yang tercipta dari pedang suci menyebar sepanjang hotel!

......Aku paham kalau cahaya yang diciptakan dari tombak suci masih terang benderang bahkan di dalam kabut! Kalau tak ada kabut ini, aku tak tahu berapa banyak luka yang kami, Iblis, akan terima hanya oleh kilatan cahayanya? Cahaya dari tombak suci berhenti, kabut kegelapan juga berhenti, dan aku menatap Cao Cao dan Ophis. Ophis masih dengan tombak ditusukkan ke perutnya. Namun tak ada darah mengalir dari perutnya dan dia tak memiliki ekspresi sakit di wajahnya! Cao Cao mencabut tombaknya dengan perlahan, perut Ophis berlubang namun tak ada jejak darah. Lubang itupun lenyap seolah tak terjadi apa apa.

.......Jadi dia tak terluka sama sekali? Bahkan dengan cahaya tombak suci.......? Cao Cao lalu mengatakannya dengan wajah tercengang.

“Akan jadi serangan pembunuh seketika kalau itu Iblis. Aku bahkan memusatkan kekuatanku sehingga bahkan makhluk apapun akan lenyap.........juga akan mengambil setengah dari kekuatan Tuhan yang lemah melawan tombak ini.”

Cao Cao lalu memandangku.

“Apa kau lihat itu Sekiryuutei? Inilah Ophis. Kau tak bisa memberinya luka kritikal bahkan dengan Longinus terkuat. Serangan hanya menembusnya----Namun untuk menjatuhkan kekuatan ketidakbatasan, mustahil bahkan dengan tombak ini.”

Karena Ophis sendiri adalah ketidakbatasan, apa itu berarti serangan seperti apapun yang dilancarkan dengan tombak itu tak berguna.......! Jadi inikah Naga yang mewakili ketidakbatasan. Cao Cao melanjutkan sambil mengetuk ngetuk tombak di bahunya.

“Dia bahkan tak mau menyerang balik aku yang baru saja menyerangnya. Alasannya sederhana----Itu karena dia bisa membunuhku kapanpun dia mau. Karena itu dia tak mau melakukannya, biarpun aku melakukan hal seperti ini. Dia tak tertarik pada apapun selain Great Red. Dari 5 makhluk terkuat di dunia tidak termasuk Great Red, yang terkuat adalah Ophis, dan terdapat celah lebar diantara dia dan terkuat kedua sampai bisa dikatakan kalau levelnya sangat berbeda. Inilah arti dari perwujudan ketidakbatasan.”

Orang orang ini.........Cao Cao mengejar Ophis kan? kalau kupikir lagi........lantas apa yang mereka rencanakan dengan si “Ketidakbatasan”? Biarpun itu Cao Cao, akan mustahil untuk mengalahkan Ophis kan? atau bisakah dia mengalahkannya kalau memakai Balance Breaker atau yang bernama [Truth Idea] itu......? Tidak, menilai dari cara Cao Cao berbicara, dia pada dasarnya berkata kalau dia tak bisa mengalahkan Ophis.

Kemudian sesuatu yang nampak seperti lingkaran sihir tercipta dibawah Kuroka dan Le Fay! Apa itu lingkaran sihir yang mereka ciptakan!? Kuroka lalu mengatakannya sambil tersenyum.

“Nyahaha. Kami sudah menghubungkannya selagi kalian curhat dari tadi.----Mari kita lakukan Le Fay, sudah waktunya kita memanggil “dia”.”

Ketika si serigala abu abu, Fenrir, memposisikan dirinya sendiri di lingkaran sihir, lingkaran sihir membuat kilau cahaya menyilaukan dan bereaksi!

Saat cahaya berhenti, bukan Fenrir, namun “pria itu” yang berdiri disana! Bishonen dengan rambut perak gelap dan mata biru........

Vali! Saat kupikir lingkaran sihir transportasi diaktifkan, bukannya Fenrir, justru Vali yang muncul!

“Kerja bagus, Kuroka, Le Fay.----Lama tak jumpa secara langsung, Cao Cao.”

Cao Cao yang menantang Vali menyeringai melihat penampilannya.

“Vali. Sungguh pemanggilan yang mengejutkan.”

Le Fay kemudian mengatakannya sambil menggambar lingkaran di udara dengan tongkatnya.

“Aku sudah memanggil Vali-sama kemari dengan menukar posisinya dengan Fenrir-chan.”

Vali kemudian melanjutkan.

“Aku membuat Fenrir bertarung melawan kelompok golongan Pahlawan lain dengan Bikou dan yang lainnya menggantikanku. Aku sudah memprediksi kalau Cao Cao akan datang kemari. Jadi aku memastikan aku punya jaminan.---Sekarang, mari selesaikan urusan diantara kita. Tapi datang kesini hanya dengan Georg, sungguh pahlawan nekat.”

Ah, jadi ada metode transportasi seperti itu juga. ini pertama kali aku mengetahuinya. Jadi itu pasti lingkaran sihir istimewa yang diaktifkan oleh Kuroka dan Le Fay? Tapi pria ini Vali, dia juga memprediksi kalau Cao Cao akan datang kemari. Cao Cao lalu menyeringai.

“Bukannya nekat, aku hanya berpikir sudah cukup hanya dengan aku dan Georg.”

“Nampaknya kau percaya diri Cao Cao, apa itu artinya kau memiliki yang namanya [Pemakan Naga] itu sebagai kartu as-mu? Aku menduga itu pasti pemilik Sacred Gear yang terspesialisasi dalam membunuh Naga atau pemilik Longinus baru?”

Cao Cao menggeleng kepalanya ke samping mendengar ucapan Vali.

“Tidak. Bukan itu Vali. [Pemakan Naga] adalah nama kode yang kami berikan pada makhluk yang sudah eksis. Kami tak menciptakannya. Dia sudah diciptakan.—“Tuhan dalam Injil” yang menciptakannya.”

Mendengar itu, pemuda yang mengenakan juba, Georg, berbicara.

“Tak apa apakah Cao Cao?”

“Ya, sudah waktunya Georg. Vali ada disini. Ophis ada disini. Sekiryuutei juga disini. Dewa Naga ketidakbatasan dan kedua Naga Langit. Kombinasi yang tak perlu kita minta lebih.----Mari memanggilnya. Waktu untuk membuka kuali dari Neraka telah datang.”

“Aku paham.---jadi waktu untuk memangsa sang ketidakbatasan sudah datang.”

Georg yang tersenyum membuat lingkaran sihir raksasa muncul di belakangnya dalam lobi yang luas.

ZUOOOOOO.............

Guncangan keras menggetarkan seluruh hotel! Aura yang sangat mengerikan memancar dari dalam lingkaran sihir.

.......Udara dingin yang membuatku merinding. Tekanan kuat yang belum pernah kurasakan sebelumnya datang dari lingkaran sihir! Tekanan yang membekukan tubuh dan jiwaku........aku merasa seperti kodok yang dipelototi oleh ular..........!

[Hawa kehadiran ini........! Hasrat jahat luar biasa yang hanya diarahkan pada Naga......!]

Ddraig juga nampaknya merasakan sesuatu dan suaranya bergetar. Ddraig ketakutan......? Makhluk macam apa yang ada disana yang bahkan bisa membuat takut Naga Langit yang merupakan perwujudan keberanian.........?

Kemudian benda besar mengerikan mulai muncul dari dalam lingkaran sihir.......! Kepala......tubuh.....sayap hitam. Salib.....?

Seseorang tengah disalib. Alat alat pengekang dipasang secara sadis pada tubuhnya. Ada begitu banyak alat pengekang ditempatkan di sekujur tubuhnya dan ada aksara aksara menjijikkan tertulis pada alat alat itu! Ada sesuatu yang ditancapkan pada matanya dan ada air mata darah yang menetes darinya.

.....! Momen ketika seluruh tubuhnya muncul dari lingkaran sihir, nafasku berhenti karena disuguhi pemandangan memilukan. Tubuh bagian bawahnya........Ular! bukan. Ada sisiknya.....Penampilan kurus seperti Naga Asia! Tubuh bagian atasnya seperti Malaikat Jatuh dan tubuh bagian bawahnya seperti Naga! Di kedua tangan, ekor, dan sepanjang tubuhnya, ada tak terhitung pasak pasak yang ditancapkan! Bahkan pada sepasang sayap hitamnya!

Hanya melihat penampilannya membuatku ngeri seberapa rasa sakitnya!.......Naga Malaikat Jatuh tersalib.......atau sedang disiksa.......?

Itu penyaliban yang dilakukan pada kriminal yang sudah melakukan kejahatan yang sangat serius.......Nampak seperti perwujudan kemarahan bagi orang yang mengadilinya.......

[OOOOOOOOOOOO...........]

Suara mengerikan yang diteriakkan dari mulut si kriminal menggema sepanjang lobi. Dari mulutnya yang tertutupi gigi gigi taring, darah dan air liur terus menetes.

Rasa sakit. Kecemburuan. Penderitaan. Pelecehan. Suara yang berisi semua macam emosi negatif. Anggap saja kalau dia diadili oleh seseorang yang memiliki amarah sangat besar padanya. Ada aura dan kabut hitam muncul dari tubuh si Naga-Malaikat Jatuh yang menyebar sepanjang lobi.

.......sensasi dimana kulitku dirajam dengan jarum......sensasi menjijikkan menutupi seluruh tubuhku.......

Mata sensei berubah dan ekspresinya berubah menjadi kemarahan.

“.....M-Makhluk ini kan.......sampai membawa makhluk seperti ini.......jadi kalian melepas segel di Cocytus........!”

Cao Cao bergerak selangkah ke depan dan mulai berbicara seolah sedang melantunkan puisi.

“—Dikatakan kalau itu adalah Racun dari Tuhan. Dikatakan kalau itu adalah niat jahat dari Tuhan. Makhluk terlarang yang membuat orang orang di Eden memakan buah pengetahuan. Kejahatan pertama yang diadili oleh almarhum Tuhan dalam Injil dan masih terus berlangsung sampai sekarang. [Pemakan Naga] Samael. Malaikat yang menerima kutukan oleh Tuhan yang membenci Naga dan Ular. Naga. Ya. Naga yang eksistensinya dimusnahkan dalam sejarah.”

“----!”

Mendengar nama Naga yang disalib, semua orang selain aku memasang wajah terkejut.

“.......Sensei. Apa itu.......? Bahkan aku tahu seberapa bahayanya itu hanya dengan melihatnya.”

Aku bertanya pada sensei.

“Apa kau tahu cerita tentang Adam dan Hawa?”

“Y-Ya. Setidaknya aku tahu soal itu.”

Bukankah mereka laki laki dan perempuan pertama? Orang orang yang tinggal di gerbang Eden atau apalah itu. Sensei mulai melanjutkan.

“Seorang yang berubah menjadi ular dan membuat Adam dan Hawa memakan buah pengetahuan adalah “itu”. Tindakan itu memicu kemarahan “Tuhan dalam Injil”. Jadi Tuhan mulai membenci ular dan Naga secara ekstrim. Itulah alasan kenapa Naga dianggap sebagai makhluk jahat dalam banyak teks dari Gereja. Dia adalah Makhluk yang dibuat oleh niat jahat Tuhan. Secara alami mustahil bagi Tuhan, yang sangat suci, memiliki niat jahat. Karena itu ia memiliki racun mengerikan. Bukan hanya mampu melenyapkan Naga namun bisa mempengaruhi hal selain Naga, sehingga ia disegel di kedalaman Cocytus. Kutukan yang ia terima dari Tuhan adalah pembunuh-Naga terkuat. Itu sendiri menjadikannya eksistensi yang merupakan pembunuh-Naga brutal......!”

......Malaikat Jatuh......ular.......Naga.......Yang dibenci oleh Tuhan.......! Racun Tuhan......! Niat Jahat Tuhan........!

Aku paham kalau makhluk itu sangat berbahaya hanya dengan mendengar penjelasannya!

......Monster macam apa yang dia bawa!? Niat jahat Tuhan dan racun mengerikan yang merupakan kebencian terhadap Naga! Bukankah dia adalah eksistensi yang sangat berbahaya bagiku!? Sensei lalu berteriak.

“Apa yang Dewa Olympian yang mengurus Dunia Kematian pikirkan......?----! J-jangan jangan.......!”

Cao Cao tersenyum oleh dugaan sensei.

“Ya. Kami bernegosiasi dengan Hades-dono. Aku diizinkan memanggilnya meski harus diberi beberapa lapis pembatasan padanya.”

“.......Si brengsek itu! Bukankah dia menyukai fakta kalau Zeus bekerjasama dengan golongan yang lain!?”

Sensei menumpahkan kebenciannya. Jadi Dewa Tengkorak itu meminjamkan bantuannya pada golongan-Pahlawan! Dipikir seperti apapun, itu adalah masalah serius yang akan mengacaukan aliansi! Dia nampaknya membenci Malaikat Jatuh dan Iblis, tapi sampai membantu teroris! Cao Cao memutar mutar tombak sucinya lalu mengacungkannya pada kami.

“Jadi begitulah Azazel-dono, Vali, dan Sekiryuutei. Kutukan yang dia miliki akan memangsa dan membunuh Naga. Dia yang pasti bisa membunuh Naga. Dan levelnya melebihi pedang suci pembunuh Naga. Kalian bahkan tak bisa membandingkannya. Ascalon seperti tusuk gigi baginya, Hyodou Issei.”

Ascalon seperti tusuk gigi!? Tidak, menilai dari kebencian luar biasa yang kurasakan ini, Samael itu adalah pembunuh naga yang levelnya benar benar melebihi Ascalon milikku!

“Apa yang kau rencanakan dengan menggunakannya!? Apa kau mencoba melenyapkan Naga!?.....Tidak, kalian akan mencoba...........Ophis.......?”

Cao Cao menyeringai dengan senang oleh ucapan sensei. Dia kemudian menjentikkan jarinya.

“-Mangsa dia.”

GYUN!

Sesuatu yang sangat cepat melewati kami! Kemudian..........

GULP!

Aku mendengar suara aneh, terdengar seperti sesuatu sedang ditelan!

Saat aku melihatnya, ada blok hitam tercipta di tempat dimana Ophis tengah berdiri! Ukurannya cukup besar untuk menelan seseorang! Jadi itu yang terjadi! Dari blok hitam, ada tentakel yang menyembul keluar. Saat aku melihat ke arah tentakel bergerak, ia terhubung pada si Naga malaikat Jatuh yang tengah disalib! Ada tentakel yang sangat gelap, lidahnya, tumbuh dari dalam mulutnya!

-Samael menelan Ophis!?

Aku kebingungan melihat betapa cepatnya situasi ini! Tapi aku bisa tahu kalau orang orang itu pasti merencanakan hal buruk dengan menyuruh Samael menjebak Ophis dengan lidahnya!

“Hei Ophis! Jawab aku!”

Aku berbicara pada blok! Namun tak ada jawaban dari Ophis! Ini buruk! Ini sangat sangat buruk!

“Yuuto! Potonglah itu!”

Dengan perintah Rias, Kiba menciptakan Pedang Suci Iblis di tangannya dan maju menyerbu ke arah blok hitam!

-Namun, blok hitam itu memangsa Pedang Suci Iblis dan membuat bilahnya lenyap! Hanya setengah Pedang Suci Iblis yang tersisa di tangan Kiba!

“........ia menghapus Pedang Suci Iblis!? Mungkinkah blok hitam itu menghapus serangan itu sendiri!?”

Kiba menciptakan Pedang Suci Iblis lain dan menebaskannya ke arah tentakel, lidah Samael! Namun hasilnya sama seperti sebelumnya! Saat dia mencoba menebasnya, bagian pedang yang menyentuhnya terhapus, dan ujung pedangnya terbelah menjadi dua!

[Half Dimension!]

Saat Vali memunculkan sayap cahayanya, Divine Dividing, sekelilingnya mengecil dan semua hal menjadi terbagi dua sambil mengeluarkan suara Sacred Gear di saat yang sama. Itu kemampuan pembagi dua Vali! Namun tetap tak memberi efek pada blok hitam dan lidah Samael! Apa dia mempelajari cara menggunakan kemampuannya tanpa berubah kedalam Balance Breaker!?

“Bagaimana kalau begini!?”

Kemudian Vali menembakkan hembusan kekuatan Iblis dari tangannya, namun itu juga dimangsa oleh blok hitam seolah bukan apa apa. Ia sama sekali tak merusak blok hitam! Tak menyisakan goresan ataupun retakan sama sekali! Itu tak berguna bahkan bagi Vali!

“Lantas bagaimana dengan [Power of Destruction]!”

Rias menembakkan kekuatan Iblisnya untuk membuat targetnya lenyap, namun tetap tak berguna juga! apa dia memang sangat keras atau punya kemampuan untuk menghindari semua macam serangan!?

GULP GULP

Sambil membuat suara menjijikkan, tentakel yang melekat pada blok semakin membesar dan membawa sesuatu ke mulut Samael. Nampaknya dia menyerap sesuatu dari Ophis yang berada di dalamnya.......Tunggu, itu dia! Cao Cao berkata “mangsa” sebelumnya! Kalau begitu aku hanya perlu memakai kekuatan Balance Breakerku dan—

Aku membuat Boosted Gear ScaleMail muncul segera dan mengenakannya dengan cepat! Aku juga berpromosi menjadi [Ratu] yang biasa! Saat aku hampir bermaksud menyerbu ke arah Ophis, sensei mendadak menghentikanku.

“Ise! Jangan kau urusi itu! Dia adalah musuh alami terbesarmu! Dia tak bisa dibandingkan dengan Vali! Naga itu punya kekuatan untuk membunuh Naga dengan mudah! Maksudku, situasi sudah buruk karena Ophis bahkan tak bisa lolos darinya! Musuhnya adalah Naga tapi jangan pakai Ascalon! Kita tak tahu apa yang akan terjadi jika melawan Pembunuh-Naga Terkuat!”

“Biarpun anda bilang begitu, hal mengerikan akan terjadi kalau Ophis ditangkap oleh mereka kan!?”

Aku berteriak. Kemudian Xenovia segera maju dan menebaskan Durandalnya pada Samael! Gelombang absolut dari Pedang Suci menyerbu ke arah Samael.......

BANG!

Ada sesuatu yang menghantamnya dari sisi.......itu adalah tombak Cao Cao!

“Kau melakukan serangan bagus dari awal lagi, Xenovia sang pemakai Durandal. Tapi tak ada yang kedua kalinya.”

Cao Cao menjentikkan jarinya.

“Kupikir aku menyerang di saat yang tepat........Apa serangan pertamaku dengan Durandal mudah dibaca!?” Xenovia bertanya.

“Aku juga berpikir itu waktu yang tepat. Tapi sejak dia menyerang paling awal dengan Durandal di Kyoto, wajar kalau mereka akan siaga. Cao Cao menghentikannya dengan mudah. Tapi kau sungguh suka memberi serangan sapaan bukan, Xenovia? Aku takkan berkata lebih dari ini.” Kemudian Vali mengaktifkan armornya sambil memancarkan cahaya putih.

“Jadi lawanku adalah Samael. Di samping itu dua pemilik Longinus. Aku tak perlu memprotes.”

Dengan ucapan Vali, Kuroka dan Le Fay juga membuat kuda kuda bertarung. Aku tak meniru Vali namun aku juga membuat kuda kuda bertarung. Para anggota Gremory juga melakukan hal yang sama. Sensei juga menyelimuti tubuhnya dengan armor Fafnir! Pokoknya ada satu hal yang kuketahui. Kalau serangan tak bekerja pada blok atau lidah Samael, maka kita harus menyerang tubuhnya! Sangat berbahaya kalau Ophis sampai diambil oleh orang orang ini yang tak kami pahami apa maksud mereka sebenarnya!

“Ravel. Kamu adalah tamu dan Manajerku yang berharga. Aku tak mau kamu ikut terlibat, jadi tolong mundur.”

Ravel mengangguk dan bergerak mundur oleh permintaanku. Baguslah itu. Istri dari keluarga Phenex meminta kami mengurus Ravel baik baik tapi itu tak termasuk pertarungan yang bisa membahayakan nyawanya. Aku berjanji padanya kalau aku akan “melindungi Ravel”. Dalam skenario terburuk, aku harus memastikan kalau Ravel bisa kabur. Tentu saja aku tak berencana membiarkan aku atau yang lain mati juga! melihat kuda kuda bertarung kami, Cao Cao memasang senyum kebahagiaan.

“Dengan kalian semua sebagai lawanku, akan berbahaya kalau aku tak menjadi serius. Karena Hades hanya mengizinkan kami memakai Samael satu kali. Rencana kami akan gagal kalau kami tak putuskan disini. Georg! Aku akan serahkan pengendalian Samael padamu. Aku akan mengurus orang orang ini!”

Georg mengatakannya sambil mengendalikan Samael.

“Bisakah kau mengurus dua Naga Langit, Gubernur malaikat Jatuh, dan Tim Gremory seorang diri?”

“Akan kubuat itu terjadi. Kalau aku tak bisa melakukan hal sesederhana itu, maka aku tak punya hak untuk memegang tombak ini.”

Tombak Cao Cao lalu membuat cahaya menyilaukan!

“----Balance Breaker!”

Mengatakan itu, sesuatu pada tubuh Cao Cao berubah! Cincin cahaya yang memunculan cahaya terang muncul di belakangnya dan 7 bola seukuran bowling yang mengapung di udara muncul! Itu adalah Balance Breaker yang sunyi! Sampai sekarang aku sudah melihat banyak tipe Balance Breaker, namun ini pertamakalinya aku melihat sesuatu yang begitu tenang dan simpel. Bahkan tombaknya masih nampak sama. Cao Cao bergerak selangkah kedepan. Di saat yang sama, 7 bola cahaya disekitarnya juga bergerak.

“Inilah [Balance Breaker] dari [True Longinus]ku, [Polar Night Longinus Chakravartine], ----meski masih belum sempurna.”

Melihat Cao Cao, sensei berteriak.

“---! Sub-Spesies! Balance Breaker yang [True Longinus] sebelumnya gunakan sampai sekarang adalah [True-Longinus Geta Demelung]! Dari namanya, apa kau mengatakan kalau kau adalah penguasa ideal? Sial! Bahkan aku tak tahu apa 7 bola cahaya itu!”

“Aku sebenarnya ingin menyebut diriku penguasa Surga. Itu terdengar lebih keren kan?”

Aku tak paham apa yang Cao Cao katakan. Namun sub-spesies dari tombak suci terkuat! Kemampuan macam apa yang dimilikinya!? Vali kemudian mengatakannya setelah berdiri di sampingku.

“Hati hatilah. Balance Breaker itu memiliki kemampuan bernama [Seven Treasures] dan memiliki 7 kemampuan Sacred Gear berbeda. Jadi ada kemampuan berbeda pada tiap tiap bola cahaya.”

Aku terkejut mendengar ucapannya!

“Tujuh!? Bukan dua atau tiga!?”

“Yeah tujuh. Tiap tiap kemampuannya sangat mematikan. Meski aku baru tahu tiga darinya. Karena itu ia disebut Longinus-Terkuat. Tak diragukan kalau dia adalah yang terkuat dari manusia murni......Ya. Diantara manusia.”

.....Bahkan Vali berkata seperti itu......Namun tekanan yang datang dari tubuhnya lebih rendah dibandingkan Samael......aku lebih gugup dalam pertandingan melawan Sairaorg-san.......Tapi aku tak boleh lengah. Aku nyaris dibunuh olehnya di Kyoto. ---dengan kondisi tombak suci normalnya. Cao Cao lalu menggerakkan satu tangannya ke depan.---salah satu bola cahaya bereaksi dan maju ke depan tangannya.

“Satu dari [Seven Treasures], Cakka Ratana.”

Mengatakan itu, bola cahaya lenyap dan.......

BREAK!

Suara sesuatu yang hancur berkeping keping menggema sepanjang lobi.

Saat aku melihat ke arahnya, aku melihat ex-Durandal yang dipegang oleh Xenovia musnah!

“......! ex-Durandalku......!”

Xenovia juga tak bisa bereaksi dengan hal yang sangat tiba tiba, dan pedangnya hancur! Excalibur yang dijadikan sarung pedang Durandal patah!

Tu-Tu-Tunggu dulu!? Hancur begitu saja!? Apa yang bola cahaya yang lenyap tadi lakukan........dan kenapa ex-Durandal dihancurkan dengan tiba tibaaaaaaa!?

Tak seorangpun bisa bereaksi dan semua orang dibuat tercengang oleh hancurnya ex-Durandal.

“---Itu yang pertama. Kemampuan Cakka Ratana adalah menghancurkan senjata. Orang yang bisa melawan kemampuan ini pasti sangat kuat.”

Cao Cao mengatakannya. Pada saat berikutnya......

SPLASH!

Ada darah mengucur dari tubuh Xenovia.......itu karena ada lubang di perutnya.

“Gough..........”

Xenovia memuntahkan darah dari mulutnya dan terjatuh! Aku bisa tahu kalau itu luka kritis dengan sekali tatap!

“Aku juga membuat Chiyatsu Calathana berubah menjadi bentuk tombak dan menerjang perutnya dengan itu. Kalau kau tak bisa melihat itu, maka itu berarti kau tak bisa mengalahkanku, pengguna Durandal.”

Mendengar Cao Cao, semua orang menyebar di lokasi ini.

“Lekas sembuhkan Xenovia! Asia!”

Rias segera bereaksi dan memerintahkan Asia untuk menyembuhkan. Asia hanya terpaku menatap Xenovia yang terjatuh, dia kemudian menyadari situasinya dan menghambur ke arah Xenovia!

“Xenovia-san! Tidaaaaak!”

Asia memulai penyembuhan sambil menangis keras!

...........! Brengsek! Si keparat itu! Kau melukai Xenovia! Kau melukai temanku! Aku sedang mengamuk dan........Kiba melaju ke arah Cao Cao! Seperti aku, Kiba juga mengamuk.

“Cao Caoooooooo!”

“Takkan kumaafkan kau!”

Serangan bertubi tubi oleh aku dan Kiba! Namun Cao Cao mengelak dengan mudah dengan tombak sucinya dan membuat bola cahaya lain muncul ke tangannya!

“----Itsutei Ratana!”

FU!

Bola cahaya melewati kami dan melaju ke arah Rias dan Akeno-san! Rias dan Akeno-san bereaksi dengan mencoba menyerang, namun........

“Meledak!”

Bola cahaya bereaksi pada ucapan Cao Cao dan ia mulai memancarkan cahaya yang menyelimuti Rias dan Akeno-san!

“Ku!”

“Dengan yang seperti ini!”

Mereka berdua mencoba menyerang meski mereka diselimuti oleh cahaya.

......Namun Rias dan Akeno-san hanya mengacungkan tangan mereka ke depan.......

Keduanya melihat tangan mereka dengan tatapan curiga. Mereka mencoba menyerang lagi dengan menaruh tangan mereka kedepan.---Namun tak ada apapun terjadi!.....A-Apa ini mungkin......!

“Itsutei Ratana mampu menyegel kekuatan unik yang wanita miliki secara sementara! Ini juga memerlukan level kekuatan tertentu atau kau takkan bisa menembusnya.----dengan ini, tiga sudah jatuh.”

Rias, Akeno-san, dan aku terkejut oleh ucapan Cao Cao! Dia bisa menyegel kekuatan wanita!? Kalau orang orang dengan kekuatan Rias dan Akeno-san tak bisa melawannya, maka itu berarti Xenovia, Irina, dan Asia juga takkan bisa! Dan kalau Asia yang bisa menyembuhkan diserang, habislah kita! Xenovia saat ini sedang disembuhkan! Kalau Asia disegel, maka Xenovia akan mati! Cao Cao lalu tertawa keras keras! Dia menampakkan ekspresi menikmati pertarungan ini.

“Fufufu. Mengalahkan kalian dalam ruang terbatas ini.----serangan berlebihan akan memberi efek negatif pada Samael yang susah sekali dikendalikan. Aku akan melindungi Georg dan Samael dengan pergerakan sekecil mungkin sambil aku maju menyerang sendirian! Sungguh misi yang sangat menyulitkan! Namun.......”

Tangan Kuroka dan Le Fay bersinar oleh kekuatan Iblis dan sihir dan mengarahkannya pada Georg dan Samael! Mereka mengincar serangan saat pertahanannya kendur! Kemudian bola cahaya lain Cao Cao menuju ke arah mereka!

“Kau menghalangi—nyan!”

Kuroka mencoba menjatuhkan bola cahaya dengan tangannya!

“---Atsusa Ratana. Mampu memindahkan orang yang aku pilih.”

Setelah Cao Cao mengatakan itu, Kuroka dan Le Fay menghilang dari tempat mereka berada. Saat kulihat dari arah lain Kuroka dan Le Fay ada disana! Jadi inikah maksudnya dengan memindahkan!? Aku melihat hal mengerikan saat mengetahui kemampuannya! Kuroka dan Le Fay juga mengacungkan tangan mereka ke depan! Tangan mereka diarahkan pada........Asia dan Xenovia! Serangan yang awalnya mereka lakukan pada Georg dan Samael. Namun karena kemampuannya, serangan mereka dialihkan! Tembakan yang mereka lancarkan tak bisa dihentikan tiba tiba......

“Jangan bercanda! [Welsh Sonic Booster Knight]!”

[Change Star Sonic!!!!]

Aku mengubah evil piece di dalamku! Aku memodifikasi armor dan melaju ke arah Asia dengan armor untuk kecepatan tinggi! Takkan kubiarkan! Dia adalah Asia ku yang berharga! Dengan serangan seperti itu! Menjatuhkan Asia bukan dengan seranganmu namun serangan tim Vali......!

Aku menuju ke depan Asia dengan kecepatan tinggi dan bertindak sebagai tamengnya! Asia sangat berkonsentrasi untuk menyembuhkan Xenovia sampai dia tak sempat bereaksi! Yeah, itu bukan masalah! Aku akan melindungi Asia! Meski aku ragu bisa menahan serangan Kuroka dan Le Fay dengan armor tipis ini.....! Biarpun begitu, aku akan melindungi Asia dengan nyawaku!

DOOOOOOOOOOON!

Disertai suara keras, kedua serangan mereka menghantamku tanpa ampun! Dampak serangan dan rasa sakit menjalar ke seluruh tubuhku!

.....Armor tipisku hancur berantakan oleh serangan kuat mereka.......aku memuntahkan darah karena serangan luar biasa yang kuterima......

“Gaha........”

Aku memuntahkan banyak darah.

......Sial. “Sakit”.......itu tak cukup mengungkapkan perasaanku saat ini.......karena serangan mereka, armorku hancur dan memberi luka kritis pada tubuhku! Dadaku mengalami luka bakar hitam sampai perutku. Dagingku terkoyak dan darah mengucur di sepanjang tubuhku.

.......sialan......kelemahanku adalah kondisi telanjangku.......dan hanya ada darah dan daging dibalik armor......aku jatuh tak berdaya. Sambil jatuh, aku bisa melihat Cao Cao yang nampaknya tersenyum lebar.

“Sekiryuutei. Aku sudah tahu kekuatanmu. Nampaknya kau membangkitkan kekuatan yang tak stabil namun lebih tangguh selama pertandingan Bael.......meski ada banyak cara untuk melawannya. Combo Triaina memang hebat, namun ada sedikit jeda waktu saat kau mengubah evil piecemu. Kalau aku menyerang di saat yang tepat, aku bisa menjatuhkannya. ---aku bisa menjatuhkanmu dengan sedikit gerakan asal aku bisa menemukan metode strateginya.”

.........Brengsek.....! Dia benar benar memahami Triaina dan kelemahanku.......! kalau serangan tak terduga ditembakkan pada Asia yang lengah, maka aku akan datang menolongnya dengan Triaina [Kuda] yang bisa bergerak pada kecepatan tinggi. Dan kelemahan Triaina [Kuda] adalah.......armor tipis.

Mengetahui itu, ia memindahkan Kuroka dan Le Fay yang memiliki serangan sihir tinggi di depan Asia. Dia juga menghitung kalau aku akan muncul disana.......

Dia melihat semua kelemahanku hanya dengan melihatnya sekali.........!

.......Aku bahkan sama sekali bukan lawannya.........itulah perbedaan kekuatan yang jelas diantara kami........!

“Ise-san!”

Asia menyadari kalau aku dalam kondisi kritis, dan dia mencoba mengirimkan aura penyembuh sambil menyembuhkan Xenovia. Tapi aku ingin dia terus melanjutkan penyembuhan Xenovia.

“Jangan, Asia! ......Aku masih tak apa apa. Sembuhkan Xenovia dulu...........”

“Tapi! Ise-san.....perutmu.......!”

Jangan menangis Asia. Darahnya hanya tak mau berhenti.......ini takkan membunuhku........! aku tergeletak di tanah namun aku melihat armor emas dan armor putih berkilau.

“Valiiiiiii! Ayo serang denganku!”

“Astaga. Aku hanya ingin menyerangnya sendiri!”

Vali memprotes namun melaju ke arah Cao Cao dengan sensei! Itu kecepatan tinggi! Mereka dalam sekejap menutup jarak dari Vali! Tombak cahaya yang sensei bawa dan tinju terlapisi kekuatan Iblis Vali diluncurkan ke arah Cao Cao di saat yang sama!

“Kontes pertunjukan diantara Gubernur malaikat Jatuh dan Hakuryuukou! Aku bisa meningkat lebih tinggi lagi kalau bisa menangani ini!”

Cao Cao menerima situasi ini dengan bahagia! Dan mengelak dari serangan berkecepatan tinggi sensei dan Vali dengan jarak setipis kertas! Dia bisa menghindari itu!? Cao Cao, apa dia manusia? Dia melampaui manusia dan makhluk super lainnya!

“Balance Breaker tipe armor yang merupakan perwujudan kekuatan sebagai jalan menyebarkan kekuatan ke seluruh tubuh. Namun......karena mode perkuatan yang terlalu dramatis, banyak aura yang bocor dari armor! Sebagai hasilnya, mudah memprediksi kemana serangan akan meluncur kalau aku bisa membaca aliran auranya! Lihat! Kalau kau meningkatkan serangan dari senjata atau tinjumu, aura akan berpusat pada area itu!”

Cao Cao mengatakan itu sambil menghindar!—Kelemahan tipe armor!? Dia bisa memahami hal itu!? Berapa banyak strategi yang dia miliki untuk melawan kami!? Kemudian Cao Cao yang menghindari serangan mereka mata kanannya bersinar keemasan!

“Apa kalian tahu tentang [Evil Eye]!? Ya, kekuatan spesial yang berada di dalam mata ini! Aku juga menanamkan itu kedalamku! Ia menggantikannya dengan mata yang dihancurkan oleh Sekiryuutei! Ini mata baruku!”

Cao Cao yang menghindari serangan sensei dan Vali melihat ke bawah. Kemudian kaki sensei mulai berubah menjadi batu!

“-----Mata Medusa!”

Sensei nampak berteriak kebingungan setelah menyadari identitas matanya! Bahkan idiot sepertiku juga tahu! Monster wanita yang mengubah siapapun menjadi batu dengan rambutnya yang terbuat dari ular! Dia menanamkan mata itu pada dirinya!? 7 kemampuan, tombak suci, dan Mata Medusa! Berapa banyak kekuatan yang si brengsek, Cao Cao ini miliki!?

STAB!

Tombak suci menusuk perut sensei disertai suara tak menyenangkan! Armor emasnya remuk dengan mudah dan tubuh sensei memuncratkan banyak darah!

“.......Guha!.....kekuatan gila macam apa yang dia miliki.....!”

Sensei jatuh ke tanah dengan batuk darah. Cao Cao mengatakannya sambil mencabut tombaknya.

“Soalnya aku pernah bertarung sekali denganmu jadi aku tahu cara menanganimu.---kelemahan Sacred Gear buatan itu adalah tak bisa mencerminkan kekuatan Fafnir padamu.”

“Azazel! Sialan kau Cao Caooooo!”

Vali yang mengamuk karena sensei dijatuhkan melepaskan blok raksasa kekuatan Iblis ke arah Cao Cao.

“Kau ditelantarkan oleh orang tuamu karena mereka menganggapmu monster, dan orang yang memungut dan mengajarimu cara menggunakan kekuatanmu adalah Gubernur Azazel kan!? apa kau mengamuk karena penyelamat hidup yang sudah membesarkanmu jatuh!?”

Kekuatan Iblis raksasa ditembakkan oleh Vali! Biarpun itu Cao Cao, kalau dia sampai mengenainya secara langsung.......! Tapi salah satu bola cahaya terbang ke arah tembakannya!

“---Mani Ratana. Ia bisa meluncurkan serangan yang diarahkan padaku ke orang lain. Vali. Kekuatan Iblismu sangat besar. Kalau sampai kena, aku akan mati. Bertahan darinya juga sulit. ---namun ada cara untuk menanganinya.”

Kekuatan Iblis Vali diserap oleh pusaran angin yang tercipta di depan bola cahaya!

Pusaran angin lenyap setelah menyerap semuanya, dan pusaran angin baru muncul di depan Koneko-chan! Tunggu dulu! Dari penjelasan Cao Cao sebelumnya dia bisa membelokkan serangan yang diarahkan padanya ke orang lain........! Itu artinya........

Sial! Bergeraklah! Bergeraklah, tubuhkuuuuu! Sambil meneteskan darah aku memusatkan kekuatan di kakiku. Namun.......Gough!

Aku memuntahkan darah dari mulutku dan jatuh! Dari pusaran angin baru, kekuatan Iblis Vali yang ditembakkan sebelumnya diluncurkan! Kekuatan Iblis kuat dialihkan ke arah Koneko-chan!

“Idiot! Kenapa kamu tidak bergerak, Shirone!”

High school dxd v11 203.jpg

Kuroka berteriak dan melaju diantara Koneko-chan dan serangan Vali, untuk menjadi tamengnya.....

BAAAAAAAAAAANG!

Suara ledakan menggema sepanjang lobi! Kuroka menerima serangan langsung dari tembakan Vali yang dialihkan oleh Cao Cao ke arah Koneko-chan! Kuroka jatuh sambil berdarah dan asap mengepul dari tubuhnya. Koneko-chan segera memeluk tubuhnya.

“.......Ke-Kenapa kamu hanya berdiri sambil diam saja........”

Kuroka mengatakan itu dengan suara yang hampir terdengar akan menghilang.

“.......Nee......Nee-sama!”

“Cao Cao, kau menjatuhkan anak buahku dengan tanganku sendiri.......!”

Tubuh Vali diselimuti oleh aura yang terisi kemarahan! Nampaknya kemarahannya akan makin meningkat! Ini pertamakalinya aku melihat dia semarah ini! Dan penyebab itu adalah sensei dan Kuroka yang dihajar habis habisan!

“Vali. Kau terlalu mempedulikan rekan rekanmu. Kau jadi terlihat sama dengan Sekiryuutei disana yang hanya bisa berbaring di lantai.---sejak kapan kedua Naga Langit menjadi selemah itu? Juga aku tahu kalau kau tak bisa memahami kemampuanku karena kau hanya melihat sedikit kemampuanku sebelumnya----karena itu aku menyerang dengan kemampuan [Seven Treasure] yang sengaja tak aku perlihatkan padamu. Kau harusnya senang. Dengan ini, satu satunya yang mengetahui ketujuh kemampuanku adalah kau.”

“Kalau begitu akan kutunjukkan juga padamu! Seorang yang segera akan bangkit! Kedua Naga Langit yang.......”

Si brengsek Vali itu! Apa dia mau memakai [Juggernaut Drive]?. Cao Cao kemudian berteriak pada Georg seolah sudah menyadarinya!

“Georg. [Juggernaut Drive] bisa menghancurkan ruang buatan ini!”

“Aku tahu.-------Samael!”

Georg meletakkan tangannya ke depan dan menciptakan lingkaran sihir. Bereaksi pada itu, pengekang di tangan kanan Samael lepas.

“OOOOOOOOOOOOOOOOO!”

Sambil membuat teriakan memilukan, tangan kanan Samael diarahkan pada Vali!

BUUUUUUUUUN!

Vali diselimuti oleh benda hitam di saat yang sama dengan suara udara yang meledak! Nampaknya itu adalah blok hitam yang juga menyelimuti Ophis!

“OOOOOOOOOOOOOOOOO!”

Ketika Samael meraung, blok hitam itu meledak!

BASHUUUUUN!

Di saat yang bersamaan dengan ledakan blok hitam, Vali juga dilepaskan.---Namun armornya juga meledak bersama blok, dan tubuhnya dipenuhi oleh banyak darah!

“........Gough!”

Vali jatuh di lantai lobi!

Kau pasti bercanda! Vali itu.......! Hakuryuukou itu.........! rival terkuatku dijatuhkan tanpa bisa berbuat apapun! Apa seperti itukah bahayanya sang [Pemakan Naga] Samael itu!? Melihat Vali yang menggelepar di lantai, Cao Cao hanya mendesah.

“Bagaimana Vali!? Rasa dari racun Tuhan!? Itu sesuatu yang menyakitkan bagi Naga kan!? kalau kau menggunakan Juggernaut Drive dan mengamuk disini, itu akan mempengaruhi kendali Samael jadi aku harus menghabisimu saat itu juga. Aku hanya manusia lemah, jadi aku hanya bisa melakukan serangan pada titik lemah.----Sayang sekali, Vali.”

“........Cao Cao......!”

Vali menatap Cao Cao dengan kebencian!

“Bahkan Ophis itu tak bisa melakukan apa apa melawan Samael. Samael adalah musuh alami bagi Ophis. Sepertinya prediksi kami sangat tepat.”

Cao Cao mengatakannya sambil mengetuk ngetuk bahunya dengan tombaknya. Blok hitam yang menyelimuti Ophis. Tentakelnya masih terlihat seperti menghisap sesuatu dari Ophis!

“Ummm, jadi berapa yang sudah dijatuhkan dengan ini? Dengan Sekiryuutei, Hakuryuukou, dan Gubernur Azazel kalah, ancaman besar sudah lenyap. Aku bisa katakan kalau yang tersisa hanya Kiba sang Pedang Suci Iblis, Malaikatnya Michael, dan Le Fay.”

“.............”

Le Fay tak tahu harus berbuat apa di depan kekuatan luar biasa Cao Cao. Irina juga meneteskan air mata kemarahan sambil memegang pedang cahayanya.

“........Beraninya kau! Xenovia! Rekan rekanku!”

“Jangan Irina! Kalau kamu ceroboh, kamu hanya akan terbunuh!”

Rias menghentikan Irina yang sepertinya akan menyerbu maju tanpa pikir panjang.

“Kalau kita tak lakukan sesuatu dengan [Seven Treasures], maka semua serangan kita akan dibalikkan pada kita. Ketujuh bola cahaya memiliki bentuk dan ukuran yang sama, jadi sulit mengetahui mana yang dia akan gunakan dan akan lebih sulit lagi kalau dia memakai lebih dari satu. kalau dia menggunakan kemampuan di waktu yang sama maka........Ini pertamakalinya aku menemui kemampuan yang susah dibaca seperti ini. Kalau dia menciptakan kemampuan termasuk itu, maka dia adalah jenius yang ditakuti.----Dia seseorang yang bisa menjatuhkan Ise dan yang lain dengan mudah. Dia benar benar lawan kuat yang meneliti kita yang membuat kita jadi begini panik.......”

Rias sepertinya sedang menimbang nimbang situasi. Ya, kami dikalahkan oleh bola cahaya dengan kemampuan unik itu. Di samping itu masih ada kemampuan fisik Cao Cao dan mata Medusa, dan menunjukkan combo yang melampaui mengerikan.

“Ise-san! Penyembuhan Xenovia-san sudah selesai! Berikutnya Ise-san!”

Asia datang padaku tapi aku menyuruhnya “Urus Kuroka dulu!”. Awalnya dia ragu, namun dia menganggukkan kepalanya dan menuju ke arah Kuroka.

........Si brengsek itu. Dia bahkan tak mencoba menyerang Asia yang menyembuhkan orang lain. Dia tahu kalau kemenangannya takkan berubah.

GIIIIIIN!

Kemudian suara logam bertumbukan menggema sepanjang lobi! Saat aku melihat, Kiba tengah menyerang Cao Cao dengan Pedang Suci Iblis! Cao Cao dengan mudah memblokir Pedang Suci Iblis Kiba dengan tombak sucinya!

“Kau terlalu kuat! Namun bisa menebasmu meski hanya sekali adalah harga diriku sebagai [Kuda]!”

“Pedang bagus Kiba Yuuto. Bakat yang mendekati Siegfried. Jujur saja, satu satunya yang bisa bertarung melawanku tanpa mendapat efek hanyalah kau seorang. Ia tak memiliki kekuatan absolut, namun Pedang Suci Iblis yang bisa digunakan dalam beragam situasi akan merepotkan kalau dilatih dengan baik.----Tapi kalau itu adalah kau yang masih tumbuh, maka aku bisa mengalahkanmu dengan mudah.”

Cao Cao mengibaskan tombaknya ke sisi. Kiba melompat ke belakang dengan cepat. Dia membuat Pedang Suci Iblisnya lenyap dan justru membuat Pedang Iblis! Dia sekejap membuat sepasukan Ksatria Naga dan membuat mereka menyerang ke arah Cao Cao!

“Balance Breaker baru! Biarkan aku melihatnya! Itu akan jadi data yang baik!”

Cao Cao yang nampak begitu kegirangan mulai menghancurkan pasukan Ksatria naga dengan mengendalikan bola cahayanya! Itu seperti bola cahaya kehancuran yang Sirzechs-sama gunakan! Efeknya berbeda namun dia mengendalikannya dengan sama dengan memutar mutarnya dan menyerang lawannya! Kiba membuat kuda kuda seolah ia melindungi kami!

.......Maaf sobat. Satu satunya orang kuat tersisa yang masih bisa bergerak hanya kau saja. Cao Cao memasang kuda kuda dengan tombaknya melawan Kiba. Namun ia menggeleng kepalanya dan menurunkan tombaknya.

“-Tak ada artinya. Aku sudah paham kemampuanmu segera. Kesampingkan kecepatanmu, ia tak bisa mencerminkan teknikmu kan? itu jurus yang bagus. Kau harus meningkatkannya lagi.”

Cao Cao mengatakannya sambil mendesah! Mendengar itu, Kiba memasang ekspresi kemarahan! [Kuda] yang memegang pedangnya untuk melindungi rekan rekannya. Namun musuhnya sama sekali tak mempedulikannya. Adakah penghinaan yang lebih buruk dari ini? Rasa malu yang Kiba terima sebagai [Kuda], itu sesuatu yang mungkin takkan bisa kupahami. Aku juga kesal. Pria itu sudah mempermainkan temanku.......[Kuda] kami!

“Berapa banyak yang bisa kau ambil?”

Cao Cao bertanya pada Georg.

“.......Lebih dari tiga perempat. Anggap saja sebagian besarnya. Aku takkan bisa menghubungkan Samael ke dunia saat ini lebih dari ini.”

Dibelakang Georg yang mengatakan itu, lingkaran sihir yang membuat Samael muncul mulai kehilangan cahayanya.

......Jadi ada batas waktu untuk memunculkan monster itu disini?

Cao Cao mengangguk oleh laporan Georg.

“Bagus sekali. Itu sudah cukup.”

Cao Cao menjentikkan jarinya sekali lagi. Kemudian blok hitam yang melingkupi Ophis meledak. Lidah yang menghubungkannya dengan mulut Samael. Samael tenggelam kedalam lingkaran sihir seolah sudah memenuhi tugasnya.

“OOOOOOOOOOO............”

Pembunuh Naga Terkuat yang bahkan menjatuhkan Vali dengan mudah lenyap kedalam lingkaran sihir sambil membuat teriakan memilukan. Lingkaran sihir kemudian lenyap.

Ophis yang dilepaskan darinya kelihatannya sama seperti sebelumnya. Berarti serangan oleh Samael itu bukan untuk melenyapkan Ophis.

Lantas apa yang terjadi di dalam blok? Ophis menatap Cao Cao.

“Kekuatanku diambil. Inikah yang Cao Cao inginkan?”

.......A-Apa!?......Kami menjadi terkejut oleh kalimat sukar dipercaya namun Cao Cao hanya tersenyum dengan senang.

“Yeah, itu benar. Ophis. Kami ingin meletakkanmu dibawah kami dan memakai kekuatanmu. Tapi membuatmu mematuhi semua kemauan kami itu sulit. Jadi kami berubah pikiran.”

Cao Cao mengacungkan ujung tombaknya ke langit.

“Kami akan mengambil kekuatanmu dan menciptakan “Uroboros” baru.”

Sensei kemudian mengatakannya sambil memuntahkan darah.

“....!......begitu! kalian memakai Samael untuk merampok kekuatan Ophis dan melahirkan “dia” dengan memakai kekuatan yang kalian ambil.......Ophis yang baru.”

Cao Cao mengangguk oleh pernyataan sensei.

“Itu sangat benar, Gubernur. Kami menginginkan Uroboros yang mematuhi semua perintah kami. Kebenarannya adalah Great Red itu bukan makhluk yang penting bagi kami. Rencana ini dimulai karena kami lelah terus membuat senang Ophis. Dan kami mampu menantang dan menguji ideal golongan Pahlawan tentang menantang makhluk superior “Bisakah kita mengalahkan makhluk ketidakbatasan dan mendapatkannya?”.”

“.......Mencengangkan. sampai kalian menjatuhkan makhluk ketidakbatasan dengan cara seperti ini.”

“Tidak, Gubernur. Ini berbeda dari menjatuhkannya. Sebenarnya kami memerlukan simbol untuk mengumpulkan kekuatan. Dalam bagian itu, Ophis sangat dibutuhkan. Dia menjadi propaganda dan mengumpulkan mereka dengan kekuatan yang berfungsi membentuk pasukan. Namun memakai Dewa Naga yang tak bisa kami baca jalan pikirannya sebagai boneka kami tidaklah bagus.”

“........Terdengar seperti ucapan manusia. Itu memang cara berpikir negatif layaknya manusia.”

“Aku sangat terhormat oleh pujianmu.----Ya, aku memang manusia.”

Cao Cao tersenyum oleh ucapan sensei.

......Ophis baru? Menciptakan Ophis baru......dengan kekuatan yang Samael ambil dari Ophis......?

Georg menatap kami yang tengah babak belur.

“Cao Cao, dalam kondisi ini, tak bisakah kau menghabisi Vali dan Hyodou Issei?”

“Kau benar. Akan bagus untuk menghabisi mereka selagi kita bisa.......Keduanya meningkatkan kekuatan dengan cara yang mustahil. Di masa depan, mereka akan menjadi Naga yang lebih menyusahkan dari Ophis. Namun belakangan aku menganggap itu sia sia saja.......aku bisa paham kenapa pemimpin tiap tiap golongan ingin memiliki kedua Naga Langit----Hanya pada generasi ini, pertumbuhan mereka tidak normal. Itu juga termasuk orang orang yang berhubungan dengan mereka.......mereka adalah makhluk yang sangat langka dari segi data. Mungkin orang orang yang akan meluncurkan kekuatan penuh didalam Sacred Gear bukan kita, namun justru mereka.”

Cao Cao mengatakan itu......dia kemudian membuat bola cahaya dan cincin di belakangnya lenyap. Dia berbalik dan mencoba pergi. Dia tak berada dalam mode Balance Breakernya lagi!

“Tapi, aku hentikan untuk kali ini saja. Dimana kekuatan Ophis yang diambil oleh Samael akan dipindahkan?”

“Aku membuat perhitungan sepanjang pemanggilan jadi itu akan dikirim ke fasilitas penelitian di markas pusat Cao Cao.”

“Begitu. Maka aku akan kembali lebih dulu.”

-! Dia berniat untuk kembali!? Vali berdiri sambil menumpahkan darah di sekujur tubuhnya!

“.......Cao Cao.....kenapa kau tak membunuh kami.....? Kalau itu kau dalam Balance Breaker, kau bisa melenyapkan semua orang disini......Kalau kau memakai kemampuan untuk menetralkan kekuatan wanita dan memakainya pada Asia Argento, maka itu akan benar benar menghabisi Tim Gremory.”

Cao Cao berhenti dan berujar.

“Aku sejak awal membuat rencana untuk mengalahkan kalian tanpa harus membunuh.......Apa kau tak puas dengan itu? Jujur saja, Balance Breaker dari tombak suci masih perlu banyak penyetelan. Karena itu aku memakai kesempatan ini untuk melihat titik kuat dan titik lemahnya.”

“......Kau benar benar merendahkan kami.”

“Vali, bukankah itu sama denganmu? Kau juga suka melakukan hal semacam itu.”

Cao Cao lalu menunjuk jempolnya pada dirinya.

“Hyodou Issei sang Sekiryuutei. Tak peduli berapa tahun berlalu. Bangkitlah menuju level dimana kau bisa melawanku. Di masa depan ada sedikit orang yang bisa memiliki Sacred Gear terkuat bisa bertarung termasuk kau dan Vali.---Tak peduli di zaman kapanpun, orang orang yang Pahlawan ingin tantang dalam pertarungan sengit adalah Maou atau Naga Legendaris.”

......!Tak masalah......Tak peduli sebesar apapun celah yang ada diantara kita sekarang, aku akan mencapai levelmu suatu hari nanti! Cao Cao lalu mengatakannya pada Georg.

“Georg. Panggil kelompok Grim Reaper. Hades mengejar Ophis yang sudah lemah.......Juga pertukaran transportasi yang dilakukan oleh orang orang dari Tim Vali sebelumnya. Bisakah kau mencoba itu? Bisakah kau memindahkanku dan menukar posisiku dengan Siegfried? Akan kuserahkan sisanya pada Siegfried.”

“Aku baru melihatnya sekali jadi aku takkan tahu apa bisa berjalan lancar. Tapi akan kucoba.”

“Itulah yang kuharapkan dari keturunan sang profesor, Georg Faust, yang membuat kontrak dengan Iblis Legendaris Mephistopheles.”

“.......Leluhurku memang sangat hebat sampai memberiku banyak beban. Pokoknya, aku paham Cao Cao........Juga tentang informasi yang kudapatkan sebelumnya........”

Georg menyerahkan selembar kertas pada Cao Cao dengan wajah serius. Mata Cao Cao menjadi tajam setelah melihat itu.

“.......Begitu. Jadi ini cara berterima kasih golongan Maou lama karena menolongnya......Tidak, aku tahu dari sejak awal. Yah, tapi dia sudah cukup bekerjasama dengan kita.”

.......Apa sesuatu terjadi? Dari atmosfir mereka nampaknya sesuatu yang tak mereka prediksi terjadi......setelah percakapan itu, Georg pergi entah kemana menggunakan lingkaran sihir. Cao Cao kemudian menoleh pada kami.

“Georg pergi keluar hotel. Dia mempersiapkan pertukaran transportasi diantara aku dan Siegfried.”

Pertukaran transportasi. Transportasi yang digunakan pada fenrir untuk bertukar tempat dengan Vali. Apa Georg mencoba melakukannya sendiri setelah melihat Le Fay dan Kuroka melakukannya bersama sekali.......? Cao Cao lalu mengatakannya pada kami.

“Baiklah, mari memainkan Game Tim Vali dan Tim Gremory. Setelah ini kelompok Grim Reaper akan datang kemari oleh perintah Hades untuk membawa Ophis yang sudah lemah kesana. Aku juga akan menyuruh Siegfried dari Timku untuk ikut serta. Poin kunci dari Game ini adalah apakah kalian semua bisa keluar dari sini dengan aman. Kita takkan tahu apa yang terjadi saat Hades menangkap Ophis—sekarang.....bisakah kalian keluar dari sini sambil melindungi Ophis dengan nyawa kalian? Mohon tantanglah itu. Aku ingin kedua Naga Langit bertahan hidup namun aku tak punya niat memaksakannya pada Grim Reaper dan rekan rekanku. Aku pikir lebih cocok untuk bertarung melawan mereka yang bisa lolos dari krisis.”

Hanya mengatakan itu, Cao Cao lenyap.

.......Game?......Dia sungguh pandai melawak......! Aku tak bisa menahan kemarahanku terhadap Cao Cao yang memandang rendah kami.


Bagian 3[edit]

“Ada Grim Reaper di tempat parkir. Dan jumlah mereka cukup banyak.”

Kiba yang pergi untuk melihat lihat sudah kembali ke hotel dimana kami semua tengah standby.

“........Si brengsek Hades itu! Dia benar benar mulai bergerak!”

Sensei mengamuk dengan nada jijik.

Setelah pertarungan dengan Cao Cao, kami Tim Gremory yang memiliki banyak orang terluka, Irina, sensei, Vali, Kuroka, Le Fay, dan Ophis berada di lantai atas hotel di dimensi buatan ini.

Hotel ini terdapat enam puluh lantai. Kami berpindah ke tengahnya yang merupakan lantai ke-30 dan memasang seluruh lantai dengan banyak perisai pelindung Le Fay dan menjadikannya basis kami. Kalau dia mau, dia bisa menaruh perisai pelindung di sepanjang area, namun jika menginginkan perisai yang kuat maka hanya satu lantai saja batasannya. Orang orang yang terluka sudah diistirahatkan di kamar lain di lantai yang sama menunggu penyembuhan Asia. Aku, Xenovia, dan sensei yang terluka sudah disembuhkan. Kuroka sedang disembuhkan saat ini dan beristirahat di ruangan lain. Koneko-chan dan Ravel tengah merawat Kuroka. Luka Luka Vali sudah disembuhkan namun tidak dengan kutukannya, jadi dia masih mengerang kesakitan di ruangan lain.

.......Menurut Le Fay, dia memakai penetralan dalam mantranya, namun kutukan Samael terlalu kuat, sehingga tak bisa dicabut dengan mudah. Dia menerima penetralan yang terbaik, sehingga dia harus menunggu sampai kutukan hilang secara alami. Sehingga untuk sementara Vali harus menahan rasa sakit kutukannya.

.....Bahkan Vali sampai seperti itu. Kalau aku menerima kutukan......Kupikir aku pasti mati. Asia tengah tertidur di ruangan di sebelahku karena dia nampaknya kelelahan setelah menyembuhkan begitu banyak orang. Bahkan dalam situasi seperti ini kami ingin dia beristirahat. Tapi nampaknya kami perlu membuat rencana untuk kabur dari sini.

Menurut sensei, dimensi ini diciptakan oleh Georg yang memiliki [Dimension Lost]. Balance Breaker dari [Dimension Lost], “Dimension Create”, bisa memakai kabut untuk menciptakan perisai. Saat Asia diculik oleh Diodora, dia membuat hal yang sama. Termasuk hotel ini, dia juga membuat tempat parkir dan pemandangan disekitar sini. Kudengar kalau ruang yang dibuat ulang di Kyoto dimana memasukkan panorama Arashima dan memasukkan Nijoujou di pusatnya juga disebabkan oleh Balance Breaker itu. Tentu saja dia mencuri teknologi Iblis dari bidang seperti Rating Game dan memakainya untuk menciptakannya. Cukup hebat bagaimana dia bisa mereplika interior hotel sampai begitu terperinci. Sensasi ranjangnya nyata. Namun objek bertenaga listrik seperti TV tidak bekerja. Air juga tak mengalir dari keran dan kulkasnya juga kosong. Jadi ada hal hal yang dia bisa dan tidak bisa ciptakan. Selain para anggota yang beristirahat dan tengah mengurus mereka, semua orang tengah berkumpul di ruangan. Le Fay menghela nafas.

“Pengumuman resmi datang dari markas pusat. Kalau dijelaskan secara singkat, “Tim Vali mencoba melakukan kudeta dengan mengelabui Ophis dan membuat organisasi menjadi milik mereka. Ophis telah diselamatkan oleh golongan-Pahlawan. Lenyapkan setiap Tim Vali yang tersisa saat ditemukan.” Jadi seperti itulah.”

Kami terkejut mendengar laporan Le Fay. Apa kau serius! Jadi mereka diberitahu kalau Vali menipu Ophis! Dan dia telah diselamatkan!? Tidak, tidak, yang asli masih ada disini!

........Mungkin yang diserap oleh Samael adalah yang “asli” bagi mereka, dan yang berada disini dianggap tak berguna atau palsu. Mereka sungguh mengerikan..........!

“Ternyata jadi seperti itu. Tim Vali tidak hanya diincar oleh golongan Pahlawan, namun hal hal berubah jadi seperti ini saat mereka mencoba mengabulkan harapan Ophis. Sungguh situasi sulit.”

Sensei juga mendesah. Jadi Tim Vali dianggap sebagai pengkhianat, dan sekarang tengah diincar. Mungkin harga untuk semua perbuatan yang mereka lakukan akhirnya datang, meski aku tak bisa memaafkan ulah dari golongan Pahlawan.

Le Fay kemudian mengatakannya dengan sikap murung.

“Kami mengecek misteri dari permulaan dunia dari Great Red-san, mencari orang orang kuat legendaris, dan kadang kadang mengabulkan permohonan Ophis........Namun nampaknya golongan Pahlawan menganggap kami pengganggu karena kami memiliki kekuatan. Juga Siegfried-sama nampaknya sangat benci pada kami. Khususnya karena dia merasa kesal lantaran mantan rivalnya, adikku Arthur, masuk ke kelompok ini........”

Jadi ada perpecahan dalam kelompok seperti itu. Jadi Arthur awalnya berasal dari golongan Pahlawan. Tunggu, Tim Vali melakukan hal hal seperti itu sambil mengumpulkan kekuatan?

“Ada apa dengan misteri dunia? Aku juga tak memahami apa yang kalian lakukan tentang orang orang kuat legendaris.”

Aku menanyai Le Fay. Apa yang si pria itu Vali lakukan bersama kroco kroconya?

“Ya. Kami memulai dengan mencari rahasia Great Red yang berenang di celah dimensional. Peradaban yang sudah punah, teknologi dari benua hilang seperti tanah Mu dan Atlantis. Juga mencari semesta paralel. Kami juga pergi mencari Yggdrasil dari Mitologi Norse. Juga anekdot tentang orang orang kuat legendaris dan mencari para Pahlawan atau makhluk yang statusnya, entah hidup atau mati, tak diketahui. Kadang kadang kami sekedar mengacau saja.”

“........Kalian seperti petualang.”

“Ya! Kami mengalami petualangan hebat setiap hari! Kami juga melawan orang orang kuat. Vali-sama juga mencoba menemukan dari mana makhluk bernama Naga berasal. Juga dia mencari alasan pertarungan besar diantara dua Naga Langit. Juga mencari kemungkinan adanya Longinus baru. Itu juga salah satu hal yang kami cari!”

Le Fay mengatakannya dengan senang.

......Kutarik kata kataku kembali. Mereka bukan petualang. Mereka hanya orang orang kurang kerjaan! Mungkin melawan Great Red adalah target terakhir Vali, namun disamping itu mereka hanya berkeliaran mencari hal hal sesuka hati mereka. Apa dia seorang petualang yang mencari lawan lawan kuat?

“Kupikir selera Vali-sama dalam menemukan hal hal adalah pengaruh dari Gubernur-sama.”

Le Fay menambahkan itu di akhir. Mendengar itu sensei mendesah dan memasang wajah malas. Wajahnya nampak seperti seorang Ayah yang mendengar keluhan tentang putranya yang nakal. Le Fay tersenyum.

“Ngomong ngomong Gubernur-sama, belakangan jadi parade Longinus bukan!?---Apakah orang yang memiliki Longinus [Canis Lykaon] yang berada di Grigori baik baik saja?”

Sensei yang diberi pertanyaan itu menatap ke arah langit langit.

“.......[Canis Lykaon] Slash Dog rupanya. Dia sedang menjalani misi berbeda. Itu juga masalah yang cukup merepotkan. Dia benci Vali.”

“Ya. Aku pernah dengar.”

Le Fay tertawa kecil, perasaanku jadi melunak melihat senyum lembutnya. Aku kemudian menanyai sensei.

“Ngomong ngomong sensei. Kalau Cao Cao memiliki Longinus terkuat, berarti ada seseorang yang memililiki Longinus terkuat kedua kan?”

“Yeah. [Zenith Tempest]. Itulah Longinus terkuat kedua. Longinus level top adalah empat dari [True Longinus], [Zenith Tempest], [Annihilation Maker], dan [Dimension Lost]. Pemilik dari Zenith Tempest sudah diketahui dan Surga yang memiliki orang semacam itu.......jadi Irina. Bagaimana kabar dia......bagaimana kabar si “Joker” dari Brave Saint itu?”

Irina yang diberi pertanyaan oleh sensei memiringkan kepalanya.

“Maksudnya Dulio-sama? Kudengar dia sedang berkeliling dunia untuk mencicipi hidangan lezat....”

Sensei menjadi diam membisu oleh jawaban itu.

“Apa......dia adalah Malaikat tereinkarnasi jenius yang mungkin terpilih sebagai kandidat [Seraph]! Dia adalah Joker (Kartu trump)!? Apa yang Michael dan orang orang Seraph lakukan!?”

Mendengarkan pertanyaan sensei Irina bergumam “Bi-Biarpun anda berkata begitu......” sensei juga sudah memberi petunjuk tentang Joker Malaikat tereinkarnasi sebelumnya. Sepertinya dia dipilih pada posisi itu.

“Apa orang itu sangat kuat?”

Aku bertanya pada sensei, namun yang menjawab adalah Le Fay.

“Dia adalah seseorang yang Vali masukkan dalam daftar “Orang yang harus dilawan”. Dia adalah Exorcist terkuat dari Gereja.”

Exorcist terkuat Gereja!?

Jadi dia pasti memiliki kekuatan besar. Dia adalah pemilik Longinus terkuat kedua, dia adalah Exorcist terkuat, dia Malaikat tereinkarnasi, juga seorang Joker......dia seseorang yang memiliki begitu banyak kriteria “terkuat” di dalamnya! Xenovia yang juga mantan Exorcist menimpali.

“Dulio Gesualdo. Dia juga sangat terkenal di kalangan Gereja. Aku belum pernah menemuinya, namun ia umumnya diterjunkan dalam misi menghabisi Iblis Kelas Tinggi dan makhluk spiritual jahat meski dia hanya seorang manusia.”

........Dia menghabisi Iblis Kelas Tinggi meski hanya seorang manusia........Dia mirip sekali dengan Cao Cao. Dia pasti bisa melakukan itu karena dia adalah pemilik Longinus........sensei lalu mendesah.

“Pemilik Longinus ternyata. Ada 13 Longinus : [True Longinus], [Sephiroth Graal], [Boosted Gear], [Divine Dividing], [Regulus Nemea], [Innovate Clear], [Absolute Demise], [Dimension Lost], [Zennith Tempest], [Incinerate Anthem], [Annihilation Maker], [Canis Lykaon], and [Telos Karma]. Catatlah itu baik baik dalam memo, Ise.”

“Y-Ya!”

Padahal aku tidak bawa apa apa untuk menulis!

-13 tipe......Yang sudah kutemui baru......setengahnya. Hanya berpikir kalau masih ada setengah lagi dari Sacred Gear dengan kekuatan abnormal itu membuatku bergidik. Sensei bangkit tiba tiba seolah dia menyadari sesuatu. Oh, apa anda mendapat rencana bagus untuk bisa keluar dari sini!?

“Ah! Aku menemukan poin yang serupa diantara para pemilik Longinus saat ini.---Masing masing dari mereka sangat sulit diprediksi! Kita punya otak-oppai dan maniak bertarung dan mereka adalah orang orang egois yang memiliki motif aneh! Aku akan menulis itu dalam catatanku nanti! Sialan!”

.......Aku sungguh bodoh karena mempercayaimu. Namun sensei melanjutkan.

“Aku juga menemukan satu poin kemiripan.---Cara mereka menggunakan Longinus tidak sama dengan pemilik terdahulu. Kebanyakan pemilik mendapatkan cara berbeda untuk memakainya dan meningkatkan kekuatan mereka........Mungkinkah anak anak zaman sekarang sudah melampaui generasi kami........? Tidak, tapi tetap saja......”

Aaah, dia mulai berpikir sendiri lagi. Sekali dia masuk ke dunianya sendiri, sensei takkan kembali dengan mudah.......Itulah yang kupikirkan dan dia nampaknya sudah selesai berpikir sendiri. Itu karena Ophis kembali ke ruangan ini.

“Aku-Aku akan berkeliling lantai ini.”

Ophis hanya mengatakan itu sebelum pergi tadi. Dan dia akhirnya kembali.

“Jadi bagaimana perasaanmu, Ophis?”

“Aku sudah menjadi lemah. Saat ini, aku hanya dua kali lebih kuat dari dua Naga Langit di saat terkuat mereka.”

“Itu......Ya, soalnya kau sudah melemah.”

“......Tidak, tidak. Dia masih dua kali lebih kuat dari Ddraig dan Albion sebelum mereka disegel kan? dan dia menjadi lemah sambil masih memiliki kekuatan sebesar itu? Berapa kuat dia sebelumnya.......”

Aku membalas ucapan sensei yang mengatakan dia sudah “melemah”. Kalau dia dilemahkan seperti itu, maka tak ada tempat bagiku sebagai seorang Naga Langit.

“Karena dia adalah makhluk terkuat dari setiap golongan.”

Ya, anda benar sekali! Jadi Ophis yang asli jauh lebih kuat lagi. Juga, dia tak memiliki Cao Cao di pikirannya bahkan ketika dia adalah lawannya.

“Hei Ophis. Ada sesuatu yang ingin kutanyakan. Kenapa kau menolong Asia dan Irina saat itu?”

Bola api yang Georg luncurkan ke arah Asia dan Irina saat kami sampai di lobi segera. Ophis bertindak sebagai dinding mereka dan melindungi mereka. Kenapa Ophis menolong keduanya? Aku penasaran soal itu. Bukankah dia tak tertarik pada siapapun selain Great Red dan Ddraig? Ophis menjawab dengan satu kalimat.

“Mereka memberiku teh dan bermain kartu denganku.”

....! Apa dia berbicara soal yang terjadi di rumahku!? Aku menanyainya dengan tatapan tak percaya.

“I-Itu saja?”

Ophis mengangguk oleh pertanyaanku.

..........Mungkin dia bukan orang jahat......?

“Terima kasih banyak Ophis-san.”

Irina memberinya terima kasih. Mendengar kondisi Ophis, sensei meletakkan tangannya di dagunya.

“.......Tapi hanya dua kali lebih kuat dari kedua Naga Langit. Itu aneh. Cao Cao berkata kalau dia sudah menghisap semua kekuatanmu namun kau masih memiliki kekuatan sebesar itu.”

Ucapan sensei memang benar sekali. Nampaknya para Grim Reaper dan Siegfried sudah sampai disini, namun kalau Ophis memiliki kekuatan sebesar itu tersisa maka aku jadi lega. Ophis mengangkat tangannya tanpa emosi.

“Samael mengambil kekuatanku, aku meluncurkan kekuatanku dalam bentuk ular ke ruang lain. Itu semua, yang tadi baru saja kuambil. Jadi aku hanya dua kali lebih kuat dari kedua Naga Langit.”

-! Semua orang menjadi terkejut oleh pengakuan Ophis! Sensei berteriak.

“Jadi alasan kenapa tadi kau berkeliling di lantai ini sehingga kau bisa mengambil kembali kekuatan yang kau lepaskan ke ruang lain!?”

Ophis mengangguk. Melihat itu sensei mulai tertawa keras keras.

“Kukuku. Cao Cao itu. Dia bilang dia mengambil hampir semua kekuatan Cao Cao, namun Ophis melepaskan kekuatannya di dimensi berbeda saat kekuatannya tengah diambil. Dia mengambil semuanya sekarang dan sejumlah kekuatannya sudah kembali. Dan dia dua kali lebih kuat dari Naga Terkuat d saat terkuat mereka. Nampaknya golongan Pahlawan sudah meremehkan Ophis!”

Melihat kembali sensei, Ophis menciptakan ular hitam dengan ujung jarinya.

“Kekuatanku berubah seperti ini. Ini, inilah yang kulempar ke ruang lain. Itu, itulah yang kuambil kembali. Tapi aku, tak bisa pergi dari sini. Disini, ada sesuatu yang mengekangku.”

Jadi begitu rupanya. Sensei berhenti tertawa dan menarik nafas panjang.

“Tapi kalau ada Grim Reaper disini, maka mereka sudah memprediksi tipe perlawanan tertentu dari Ophis. Juga Ophis yang saat ini bukan ketidakbatasan. Dia terbatas. Mereka pasti memiliki cara untuk menyegel Ophis selain memakai Samael. Sudah pasti kita harus teliti dan hati hati.”

Sensei kemudian bertanya pada Le Fay.

“Le Fay, kau berbakat dalam memakai sihir pemindah ruang seperti Kuroka kan? adakah cara untuk mencari bantuan dari dunia luar? Atau setidaknya adakah cara untuk mengeluarkan beberapa anggota kita dari sini?”

“Ada sih.---Tapi karena Kuroka-san masih sakit, jadi ada batasnya kalau kulakukan sendiri. Ada sihir dimana orang lain bisa meninggalkan ruang ini bersamaku.......Tapi jumlah orangnya paling banyak hanya dua. Karena kami memakai pertukaran transportasi dengan Vali-sama dan Fenrir-chan, kupikir perisai di ruang ini akan menjadi lebih kuat. Aku cukup yakin kalau akan mustahil memakai sihir pertukaran transportasi lagi. Kupikir Georg-sama paham sebagian besar rumus dari sihir kami, jadi hanya ada satu kali kesempatan lagi dimana aku bisa memakai teknik transportasi sangat spesial dari sini.”

Kami bisa lolos. Tapi hanya tiga orang termasuk Le Fay, dan hanya ada satu kesempatan.

“Apa kita akan membawa Ophis kabur sambil bertarung melawan semua Grim Reaper?”

Aku menanyai sensei. Sensei menggeleng kepalanya ke sisi.

“Itu akan mustahil. Menilai dari yang Ophis katakan tadi, ruang ini dipasangi perisai khusus yang menjebak Ophis di dalam sini. Aku ingin bertanya pada mereka bagaimana mereka membuat hal semacam itu, tapi Ophis adalah satu satunya yang tidak bisa pergi dari sini. Pokoknya kita perlu menghancurkan perisainya dan kabur dari sini bersama. Dan Grim Reaper itu lebih berbahaya dari dugaan kalian. Kupikir dari segi potensial, kalian lebih kuat namun akan buruk kalau kalian ditebas sabit mereka. Grim Reaper mencuri batas umur selagi memberi kalian luka. Kalau Ise yang saat ini masih memulihkan batas usianya diserang oleh itu, maka kau akan mati karena batas usiamu akan turun menjadi nol. Ophis juga terbatas saat ini, jadi kalau dia ditebas berkali kali oleh itu maka dia akan semakin melemah. Jadi kita harus melindungi Ophis apapun yang terjadi. Kalau kekuatan kita diambil lagi melebihi ini, maka masalah kita akan meningkat secara drastis. Khususnya kalau lawan kita adalah Hades.”

Jadi itu artinya kami harus memastikan musuh tak bisa mengambil Ophis. Aku juga harus hati hati dengan sabit Grim Reaper. Aku akan benar benar mati kalau tertebas oleh itu.......nampaknya hari ini akan jadi hari dimana aku akan terbunuh oleh hal hal kecil! Ini aneh! Urusanku sudah puyeng dengan Ujian Kelas Menengah! Dan sekarang situasi berubah dimana nyawa kami berada dalam bahaya! Sensei kemudian melanjutkan.

“Tapi kita juga harus memilih anggota yang harus pergi dari sini untuk mencari bantuan dari dunia luar!”

Tatapan sensei berhenti pada Irina.

“-Irina, kamu akan pergi lebih dulu. Pergi dan ceritakan kebenaran tentang golongan Pahlawan dan kudeta Hades pada Sirzechs dan Surga.”

“T-Tapi! Kupikir Ravel-san yang harus pergi terlebih dahulu!”

Sensei melanjutkan ucapannya tanpa jeda pada Irina yang mencoba memprotesnya.

“Ravel sudah berkata sebelumnya kalau kita tak harus menjadikan dia prioritas pertama kalau kita akan kabur.---Kondisi kita sangat tidak diuntungkan disini. Mereka pasti akan datang untuk menjatuhkan Ise, Vali, dan Ophis. Dewa Naga dan kedua Naga Langit adalah hal hal yang pasti ingin mereka habisi. Kalau Hades sampai menangkap Ophis “ini” untuk tujuan jahatnya, kita takkan tahu apa yang terjadi pada dunia ini!”

Irina seperti ingin memprotes pada sensei, namun dia tetap diam dan menganggukkan kepalanya.

......Gadis ini sangat peduli pada rekan rekannya, jadi dia pasti ingin bertarung bersama kami sampai saat terakhir. Namun dia memahami posisi dan perannya, sensei lalu menatap Xenovia.

“Bawa Xenovia sebagai pengawalmu. Fungsi ex-Durandal sudah hancur, tapi Durandal sendiri masih bisa digunakan. Ada kemungkinan kalau pasukan bantuan dari golongan Pahlawan atau Grim Reaper ada diluar ruang ini.”

“......Pengawal ya?”

Xenovia menyipitkan matanya.

Seperti ucapan sensei, ex-Durandal hancur. Bagian bagian Excalibur yang diubah menjadi sarung pedang hancur menyisakan enam inti dari Pedang Suci orisinal. Ada juga goresan kecil pada bilah Durandal. Kemampuan Cao Cao adalah sesuatu yang bisa menghancurkan Pedang Suci Legendaris dengan enteng. Dalam situasi ini, Xenovia tak bisa bertarung dengan kekuatannya yang biasa. Xenovia juga memahami itu. Meski begitu, dia masih memasang wajah frustasi.

“Mengawal seseorang juga misi yang berharga.---Juga sudah waktunya hasil untuk penelitian “itu” akan selesai. Pergi dan konfirmasi itu juga. juga memperbaiki Durandal. Aku mengirimmu kesana karena hal itu juga. nampaknya masalah takkan berakhir hanya dengan pertarungan ini, jadi pergi dan perbaikilah secepatnya.”

Dengan sensei mengatakan itu, Xenovia mengangguk perlahan. Seperti ini Xenovia dan Irina akan pergi dari sini dengan Le Fay sehingga mereka bisa memperingatkan krisis. Le Fay pergi ke ruangan lain sehingga dia bisa mengubah rumus lingkaran sihir pemindahan. Karena dia ingin memasukkan informasi dasar dari Xenovia dan Irina kedalam rumus, mereka juga pergi bersamanya. Sebelum meninggalkan ruangan ini, Le Fay memberi sebilah pedang pada Irina.

“I-Ini!”

Le Fay tersenyum pada Irina yang nampak terkejut.---Itu adalah pedang Excalibur terakhir yang merupakan milik Arthur Pendragon. Kalau tidak salah namanya [Excalibur Ruler].

“Mohon bawalah ini. Ini sesuatu yang kakakku minta untuk membawanya bersamaku. Aku tak bisa menemukan waktu yang tepat untuk memberikannya padamu, tapi kurasa ini saat yang tepat. Pedang itu adalah sesuatu yang sudah tak berguna lagi bagi kami.”

“Tak apa apakah?”

Le Fay mengangguk oleh respon Irina.

“Kami sudah memiliki Fenrir-chan. Kekuatan Fenrir-chan sudah sangat dikurangi sehingga kami bisa mengendalikannya, tapi meskipun begitu tak ada makhluk lain yang lebih kuat darinya.---bagaimana kalau kalian memakai semua Excalibur untuk memperbaiki Durandal?”

Irina membungkukkan kepalanya.

“.......Te-terima kasih banyak! Le Fay-san! Kupikir orang orang yang membawa darah Pahlawan itu menyeramkan, ternyata ada orang orang baik di antara mereka.”

“Fufufu. Aku merasa terhormat. Meski aku dipanggil orang aneh oleh kakakku sendiri.”

Le Fay membuat senyuman pahit seperti itu dan menuju ke ruangan lain bersama Irina dan Xenovia. Namun Ex-Durandal yang disertai semua Excalibur kedalamnya!? Sampai sekarang hanya dilengkapi oleh enam darinya! Bahkan aku tak bisa membayangkan akan jadi sekuat apa nanti! Sensei lalu mengetuk lututnya.

“Sekarang Rias. Kita akan pikirkan rencana untuk kabur dari sini. Tujuan kita adalah kabur dari sini membawa serta Ophis dan mengeluarkan kita semua dari sini hidup hidup.”

“Ya. Itu sangat jelas.”

Kedua ahli strategi tersenyum dan saat ini menjadi waktu strategi. Ya. Kami pasti akan kabur dari sini dengan kita semua hidup hidup!

Bagian 4[edit]

Ketika Rias, sensei, dan Akeno-san tengah membuat rencana di ruangan tempatku sebelumnya, aku tengah menuju ke ruangan Kuroka untuk melihat kondisinya. Lukanya sudah sembuh namun dia masih beristirahat di ranjang. Menurut Le Fay, Kuroka diminta menjadi pengawas untuk memastikan tak seorangpun mengejar Ophis sehingga dia harus bersiaga sepanjang waktu. Karena itu stamina dan pikirannya lebih lelah melebihi dugaannya. Karena itu dia masih belum pulih meski semua lukanya sudah sembuh. Saat ini Ravel tengah merawat Kuroka. alaminya seharusnya Ravel, yang merupakan tamu, untuk kabur dari sini lebih dulu. Namun dia memilih tetap disini karena dia khawatir dengan Koneko-chan dan Kuroka.

“Aku juga anggota keluarga abadi Phenex. Aku takkan mati semudah itu.”

Itulah jawabannya. Karena itu akhirnya Xenovia dan Irina yang kabur dari sini. Sudah kuduga dari seseorang dari keluarga abadi. Dia sungguh punya nyali. Karena itu kami harus melindungi gadis ini bersama dengan semua orang.

“......bagaimana kondisimu?”

Aku bertanya pada Kuroka yang masih terbaring di ranjang. Kuroka memasang senyum nakal.

“Ara. Sekiryuutei-chin, kamu begitu baik hati sampai mau menengokku-nyan.”

“Soalnya kamu sudah menolong temanku, Koneko-chan.”

“Itu hanya kebetulan—nyan.”

Kebetulan itu adalah tindakan yang kau ambil sebelum kau meneriakkan nama adikmu. Dia menolong Koneko-chan dari bahaya dengan mengorbankan dirinya. Di samping ranjangnya, Koneko-chan tengah duduk di kursi sambil menunduk.

“........Kenapa?”

Koneko-chan bergumam lalu mendadak bangkit kemudian berteriak.

“Kenapa kamu menyelamatkanku!? Aku seharusnya hanyalah alat bagimu, Nee-sama!”

“Entahlah. Aku sendiri tak tahu—nyan.”

“Tolong jangan permainkan aku.......! Waktu itu kamu menelantarkanku. Apa kamu tahu betapa banyaknya hal mengerikan yang orang orang sekitarku katakan padaku.......Bahkan sepanjang pesta di Dunia Bawah kamu mencoba menculikku dengan paksa......”

Koneko-chan yang biasanya tidak banyak bicara sedang melepaskan semua hal hal yang selama ini dia tahan.

“Aku tak bisa memahamimu Nee-sama.......!”

Mengatakan itu, Koneko-chan meninggalkan ruangan.

“Koneko-chan!”

Aku mencoba mengejarnya namun Kuroka menghentikanku dengan menarik lengan bajuku.

“Santai saja. Biar aku yang mengejarnya.”

Hanya mengatakan itu, Ravel mengejar Koneko-chan. Aku jadi merepotkan Ravel dengan banyak hal, namun kupikir ada hal hal yang hanya dia bisa lakukan karena mereka satu kelas. Aku duduk di kursi dimana Koneko-chan duduk sebelumnya dan bertanya pada Kuroka.

“........Hei Kuroka. Apa yang terjadi pada majikanmu yang sebelumnya?”

“Bukan apa apa. Aku hanya membunuhnya karena dia seorang bajingan—nyan.”

Mengatakan itu, Kuroka berhenti tersenyum dan memasang wajah serius.

“Nekoshou........dia menjadi pengganggu karena dia begitu tertarik pada kekuatan kami. Kesampingkan aku, kalau majikan bodohku sebelumnya memaksa Shirone untuk menggunakan senjutsu, dia akan menggunakannya tanpa keraguan dan kekuatannya akan lepas kendali.---Apalagi dia adalah gadis yang jujur.”

Kuroka yang baru mengatakan itu menampakkan sedikit kelembutan di matanya.

“Yang jelas majikan bodohku itu hanya berfokus meningkatkan kemampuan para budaknya, dan membuat kami melalui banyak hal dengan paksa. Memaksa budaknya dengan kejam dan dia juga mencoba memperkuat keluarga dari budaknya—nyan.”

Alasan kenapa Kuroka menjadi orang dicari. Itu karena dia membunuh majikannya. Kenapa dia melakuka itu. Itu karena........

“......Apa kamu menyelamatkan Koneko-chan dari dia? Alasan kenapa kamu mencoba menculiknya di Dunia Bawah secara paksa adalah supaya dia bisa menjauh dari “kekuatan”.......itu karena aku adalah Sekiryuutei yang mampu menarik kekuatan...........”

Dia memiliki niat jahat. Dia memiliki hati seperti anak nakal. Aku bisa tahu kalau dia orang yang melakukan hal hal sesuka hatinya. Namun aku mulai berpikir kalau itu bukan satu satunya sisi darinya setelah menghabiskan waktu bersamanya beberapa hari.

“..........Aku suka bermain main, tahu? Aku juga suka memakai kekuatanku. Aku juga suka hiburan. Apalagi aku hanyalah kucing liar—nyan. Lebih baik berkeliaran kemana mana bersama dengan rekan rekanku yang bisa kupercaya. Namun Shirone itu berbeda. Dia lebih cocok jadi kucing rumahan. Karena itulah Sekiryuutei-chan.......”

Kuroka mengatakannya padaku dengan mata serius.

“Aku tak peduli biarpun kamu menjadi massa kekuatan, tapi aku ingin kamu menjadi Naga Langit yang amat sangat jujur seperti Vali. Kalau itu terjadi, kujamin Shirone juga pasti akan amat sangat bahagia.”

........Begitu. Kamu adalah kucing liar yang tak bisa dijinakkan. Kucing nakal dari Tim Vali. Ada bagian darinya yang mabuk dengan kekuatan senjutsunya sendiri. Dia juga suka bertarung. Namun adik perempuannya.........kamu sebenarnya sangat menyayangi Koneko-chan kan?

“........Kamu lebih kikuk dariku.”

Saat aku mengatakan itu dengan tersenyum pahit, Kuroka membuat wajah aneh dan melihat ke samping.

“Aku tak mau mendengar itu dari idiot kekuatan sepertimu—nyan. Biarpun aku kelihatan begini, aku adalah tipe-Wizard yang sudah mengkonsumsi dua bidak [Peluncur] tahu?—Oke, kita akhiri saja diskusi ini. Aku mau tidur—nyan. Atau kamu ingin membuat bayi denganku saat ini—nyan? Kamu sungguh Naga Langit nakal yang secara paksa membuat bayi dengan wanita yang tengah terluka—nyan.”

“Aku sebenarnya mau! Tidak, bukan itu maksudku idiot! Istirahatlah dulu. Sekarang bukan waktunya untuk itu.”

Aku akan membuatnya istirahat sampai pertarungan dimulai. Kemampuan Kuroka akan sangat berguna dalam pertarungan ini. Aku bangkit dari kursi dan mencoba meninggalkan ruangan.

“........terima kasih, Sekiryuutei-chan.”

Aku menoleh setelah dia mengatakan itu, namun dia bersikap seolah olah tidak berkata apa apa dan tertidur pulas.


Setelah mengecek ruangan Kuroka, aku berjalan menuju ruangan dimana “pria itu” tengah beristirahat. Saat aku masuk dalam ruangan, nampak bagian tubuh atas Vali sambil berbaring. Lukanya sembuh berkat Asia, namun wajahnya nampak sangat menderita. Dia bernafas tersengal sengal dan terlihat menahan rasa sakit hebat. Kutukan Samael pasti mengalir sepanjang tubuhnya......ini pertamakalinya aku melihat dia seperti ini dan aku tak ingin melihat dia seperti ini juga.

“........Aku tak pernah menduga kalau kau akan jadi begini hanya karena satu serangan.”

Saat aku mengatakan itu, dia memasang senyuman pahit.

“Nampaknya aku menunjukkan hal memalukan. Aku datang kemari untuk menghabisi Cao Cao. Namun aku malah berakhir begini.”

“Itu artinya kutukan Naga yang dibawa oleh Samael itu sangat gila. Aku tak berpikir kau akan jatuh begitu saja tanpa melakukan apapun.”

Memang sama sekali tak ada yang kami bisa lakukan. Dikalahkan sekali membuat pria ini, yang pada dasarnya adalah peruwujudan kekuatan, menjadi tak berdaya. Adegan itu tertempa dalam memoriku. Pasti ada alasan kenapa Cao Cao memakai Samael dalam situasi itu. Itu pasti menjadi satu satunya cara untuk menghentikan Vali yang hampir menggunakan [Juggernaut Drive].

“Sepertinya kau mencoba membelaku.”

“Aku mulai menyadari betapa kuatnya dirimu kapanpun aku semakin kuat. Aku frustasi karena nampaknya aku masih belum bisa mengejarmu.”

“.......Aku sangat menantikan itu. Kejarlah aku dengan cepat.”

“Kau sungguh penuh percaya diri yang membuatku sangat muak. Jadi apa kau mendapatkan kekuatan yang melampaui [Juggernaut Drive]?”

“Lantas kenapa kalau iya?”

“Aku merasa lega. Karena aku merasa kau takkan tinggal diam setelah dikalahkan oleh Cao Cao kan?”

Vali mengangguk perlahan sambil berkata “Kau benar” melawan sindiranku.

“........Cao Cao melindungi Georg dan Samael. Dia mencuri kekuatan Ophis tanpa melakukan serangan besar besaran. Dia melakukan semua itu seorang diri dan menyerang kita tanpa membunuh kita. Dia memenuhi keempat persyaratan ini sambil mengalahkan kita dengan serangan minimal. Biarpun kekuatan Samael terlibat, kau pasti juga menyadari kekuatannya.---Itulah pemimpin orang orang yang mengarahkan taring mereka pada makhluk makhluk superior meski hanya manusia biasa.”

Ya aku tahu. Dia memblokir serangan Iblis dan sihir dari Tim Gremory dan Tim Vali sambil mempermainkan kau dan sensei. Bahkan aku sendiri........

Aku pikir bisa membayarnya kembali dengan Triaina di Kyoto. Tapi aku begitu frustasi karena tak bisa apa apa di depan pria itu hari ini.........! aku meremas tanganku dengan depresi. Vali kemudian mengatakannya.

“Mereka mengobservasi lawan mereka dengan sangat hati hati dan meneliti kelemahan lawan mereka tanpa titik buta. Di samping itu mereka sangat mendalami ciri senjata mereka. Itulah golongan Pahlawan. Seorang di pusat mereka adalah pria bernama Cao Cao yang membawa tombak suci. ingatlah Balance Breaker pria itu dengan teliti. Itu adalah Balance Breaker sub-spesies yang dia kembangkan dengan penelitian dan masih terus melakukan penelitian lebih jauh sehingga dia bisa menjatuhkan makhluk makhluk superior seorang diri.”

“Dan ada hal bernama [Truth Idea] kan? berapa kuat pria itu sebenarnya......”

“......[Truth Idea] adalah sesuatu yang mirip [Juggernaut Drive]. Namun juga yang paling jauh dari itu.......dia bisa mendapatkan kekuatan luar biasa meski itu akan membuatnya lepas kendali. Aku tak berpikir dia bisa mengendalikan [Truth Idea] karena dia tak memiliki kekuatan Iblis.......bukan, kekuatan sihir yang besar sepertiku......”

Dia mencoba menggunakannya saat melawanku di Kyoto. Apa dia mencoba mengaktifkannya karena dia dijatuhkan olehku dan juga karena atmosfir pada waktu itu? Atau apa dia punya metode untuk mengendalikannya........?

Vali melanjutkan.

“Kalau soal pertahanan, baik kau dan aku punya pertahanan melebihi dia. Kekuatan sihirnya juga tidak tinggi. Kalau serangan kita mengenai Cao Cao, dia pasti mati. Namun tekniknya terlalu tinggi. Dia juga menyadari kalau dia hanyalah “manusia” melebihi siapapun.........dalam Rating Game, dia akan menjadi seseorang yang disebut Tipe-Teknik Tertinggi. Juga kalau dia mau, dia bisa mengumpulkan aura luar biasa dari tombaknya untuk melenyapkan seluruh area.”

Tipe Teknik Tertinggi......teknik dan kemampuan yang terspesialisasi dalam menyerang titik lemah lawan. Serangan yang digunakan setelah menganalisa lawannya. [Triaina-Rook]ku bisa melukainya di Kyoto. Aku pasti bisa mengalahkannya kalau bisa mengenainya. Itu juga sama untuk hari ini. Tapi Cao Cao sudah memahami semua kemampuanku dan nampaknya seranganku tak bisa mengenainya sama sekali.........Cao Cao sangat berkebalikan dari Sairaorg-san. Dia terlalu mengerikan. Dan sulit ditebak apa yang dia pikirkan.

......Eksistensi yang sama sekali tak bisa kupahami. Itulah Cao Cao. Oh iya! Ada satu hal yang ingin aku konfirmasi.

“Hei Vali. Kenapa kau mengirim Ophis ke tempat kami? Bukankah kau hanya mencoba menggunakannya?”

“Aku? Pada Ophis?”

Vali membuat reaksi seolah dugaanku sangat meleset. Apa ucapannya memang benar?

Dia memakai Ophis sebagai umpan untuk memancing Cao Cao. Namun dia juga memikirkan harapan Ophis. Dia juga mencoba melepaskan Ophis dari serangan Samael. Kalau dia hanya mengejar Cao Cao, dia pasti membiarkan Ophis begitu saja dan langsung menyerang Cao Cao.

“........Aku hanya seseorang yang Ophis bisa ajak bicara. Dia terkadang nampak kesepian........Tidak, bukan apa apa. Aku mengatakan hal tak perlu. Lupakan saja.”

Begitu. Jadi bukan apa apa ya. Tak masalah. Anggap saja seperti itu. Tapi aku bisa paham dengan maksud ucapannya kalau Ophis kesepian. Dia berinteraksi dengan Irina dan Asia dan menolong mereka, orang orang yang memberi perhatian padanya. Itu sendiri membuat Ophis seseorang yang akan kulindungi dengan nyawaku. Itu sesuatu yang sudah pasti bagiku.

“Ophis adalah boss dari orang orang jahat. Bukan. Dia “pernah” jadi boss mereka. Biarpun begitu, aku akan membawanya kabur dari sini.”

“Yeah. Katakan saja kalau hal hal gila akan terjadi kalau Ophis sampai ditangkap oleh Hades.”

“Setelah ini aku akan ikut serta dalam rencana untuk kabur. Vali. Apa kau mau beristirahat?”

“........Sebetulnya aku mau beristirahat, namun aku adalah [Hakuryuukou] jadi apa boleh buat.---Biarpun tubuhku lemah karena kutukan, aku takkan kalah oleh Grim Reaper biasa. Sejak awal tak ada pilihan bagiku untuk duduk dan diam saja.”

......Perwujudan dari kehormatan. Aku merasa sangat lega mendengar sesuatu yang biasa dia katakan. Yeah. Dengan ini kita bisa bertarung. Persiapan kami sudah selesai.

“Vali. Mari selesaikan pertarungan kita suatu hari nanti. Mengalahkanmu adalah salah satu tujuanku.”

“Yeah, aku sangat menantikannya Hyodou Issei. Kita berdua tak boleh mati di tempat seperti ini.”

Rencana untuk kabur dari sini semakin dekat.