High School DxD (Bahasa Indonesia):Volume 19 Life.2 Berbagai Pertarungan Sengit!

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life.2 Berbagai pertarungan sengit![edit]

Bagian 1[edit]

Malam itu—

Anggota [DxD] sedang berkumpul di ruangan VIP di kediaman Hyoudou. Yang sudah berkumpul di tempat yang juga menjadi markas kita ini adalah Klub Penelitan Gaib, OSIS, Suster Griselda, Dulio, dan lainya.

[…Aku sungguh meminta maaf.Untuk membuat kalian berulang kali terlibat kedalam masalah kami…]

Michael-san sedang berkomunikasi dengan proyeksi 3D dari lingkaran sihir. Hal pertama keluar dari mulut Michael-san adalah permintaan maaf. Itu karena pastinya insiden di surga dan pemberontakan Gereja.

[Keinginan mereka adalah bertarung dengan [DxD]. Dan khususnya mereka sangat ingin bertarung dengan kalian di Kota Kuoh.]

Kata Michael-san.

“Kenapa mereka menuju kesini…?”

Azazel-sensei menjawab pertanyaanku.

“…Ini adalah tempat kelahiran aliansi diantara orang-orang dari berbagai faksi. Mereka pastinya memiliki perasaan yang rumit di tempat ini. Dan, kalian punya hubungan tidak langsung dengan masalah ini. Ini sedikit seperti pembalasan dendam, tapi, dari sudut pandang mereka, [DxD] pastinya musuh yang sangat rumit dan dibenci.”

Jadi artinya jika tidak ada aliansi, pekerjaan Excorcists pastinya tidak akan hilang. Kita telah berkaitan dengan insiden dengan Kokabiel dan juga Perjanjian Perdamaian diantara Tiga Faksi, dan terlebih lagi, kita anggota [DxD] merupakan simbul dari aliansi. ...Aku paham, jadi itulah mereka bilang tidak ada musuh yang cocok bagi para pemberontak Gereja selain kita.

Suster Griselda berkata.

“...Orang-orang yang terlibat dalam pemberontakan ini pastinya...yang keluarga mereka telah dibunuh oleh Iblis atau Vampir, atau mereka yang kehidupannya telah dihancurkan oleh Iblis dan Vampir. Dulu, mereka ingin membalas dendam untuk mencegah tragedi yang sama yang telah menimpa para prajurit Gereja—. Ketika Ketiga Faksi membentuk aliansi, sekarang musuh terbesarnya berasal dari mereka atau para petinggi Gereja yang mendukung mereka.”

...Mereka yang melihat kehidupan yang mereka cintai diambil oleh Iblis atau Vampir, mereka tidak bisa menerima aliansi. Pemberontakan ini dimulai karena masalah persepsi itu. ...Ada perasaan yang tidak bisa dijelaskan didalam hatiku...

Irina berkata dengan ekspresi sayu

“Walaupun beberapa mereka membelot untuk bergabung dalam organisasi, banyak dari mereka masih taat sebagai umat kristiani. ...Walaupun mereka percaya pada Tuhan, mereka masih tidak puas.”

“...Sepertinya ketidak puasan mereka akhirnya meledak. Itu alasan dibalik pemberontakan ini…”

Irina mengangguk setelah mendengar apa yang kukatakan.

Sensei berkata sambil menghela nafas.

“...Kasarnya, insiden ini adalah sebuah perselisihan internal. Walaupun aku ingin memanggil semua anggota [DxD], Seekvaira Agares dan Sairaorg Bael untuk membantu, melindungi wilayah mereka adalah kewajiban mereka. Bisa dikatakan jika berhadapan dengan Qlippoth, dan kita harus memanggil pewaris keluarga Great King dan Archduke, maka orang-orang tua yang berdiri di atas akan mulai menyebabkan masalah lagi...”

Itu...mungkin saja. Walaupun aliansi telah dibentuk, Fraksi Dunia Bawah mungkin tidak akan berhenti menyalahkan Fraksi Surga dalam insiden ini, dan walau pewaris keluarga Great King dan Archduke dikirim ke sini, orang-orang tua bodoh itu tidak akan senang. Menjelaskan dengan sederhana situasi ini pada mereka, Seekvaira Agares, dan Sairaorg Bael pastinya akan datang membantu, tapi seperti apa yang dikatakan Sensei, menjaga wilayah mereka adalah hal yang sangat penting. Mereka juga harus berjaga-jaga terhadap Qlippoth yang mungkin mengambil keuntungan dari pemberontakan ini.

Michael-san berkata dengan tatapan serius.

[...Alasan paling dasar dari hal ini karena pengelolaan kami yang payah. Aku akan menggunakan kekuatan kami—.]

“Tunggu, jangan bertindak terburu-buru.”

Sensei menyela Michael-san.

“Micahel, kau adalah simbol dari Surga. Kupikir memberi perintah langsung juga merupakan tanggung jawab pemimpin. —Tapi, masalah ini yang kau sebut konflik. Bahkan jika ada alasan yang kuat, menggunakan kekerasan untuk memaksa seseorang tidak akan menyelesaikan masalah. Karena terlanjur seprti ini, insiden ini harus ditangani dengan bersih.”

[Tapi, Azazel. Menyerahkan semua masalah ini pada [DxD]...]

“Aku sedikit meragukannya. Aku tidak berpikir Strada atau Cristaldi akan memberikan semua beban kepada murid mereka yang memulai pemberontakan ini. Begitulah, mereka menggunakan banyak orang yang sudah terlatih menjadi prajurit, siapa yang bisa berpikiran seperti itu. Sebagai seseorang yang menjadi panutan, berapa banyak yang kau curigai?

[...Aku sudah melihat mereka berkembang, dan aku yakin mereka masih mempercayai iman mereka. Mereka adalah orang yang tidak berdosa, dan sangat peduli dengan umat manusia. Itulah mengapa aku percaya bahwa pikiran mereka lurus ke depan, mereka tidak ingin berputar dalam lingkaran...]

...Mereka bilang pemberontakan ini dipimpin oleh petinggi Gereja. Sepertinya Azazel-sensei dan Michael-san mengerti apa yang dipikirkan oleh orang-orang ini. Jadi, ini adalah argumentasi yang tidak bisa disimpulkan dan sedikit tidak wajar.... Juga ada anak itu—. Untuk berada di posisi tinggi dengan usianya yang masih muda pastinya mengejutkan, tapi disaat bersamaan, fakta bahwa dialah yang menjadi otak dibalik pemberontakan ini sedikit membingungkan.... Mungkin, dia adalah kunci dari situasi ini?

Lalu, Micahel-san berbicara seperti dia tahu apa yang ada dalam pikiranku.

[...Ada juga Kardinal Muda, Teodoro Legrenzi, yang memiliki bakat paling baik diantara ‘Anak Ajaib’. Itulah alasan kenapa dia berada di posisi itu di usianya yang masih muda.]

...‘Anak Ajaib’? Semua orang selain aku sepertinya telah mengetahuinya. Sensei menjelaskan untukku.

“...‘Anak Ajaib’, mereka separuh manusia separuh malaikat.”

—!...Jadi itu. Campuran antara manusia dan malaikat adalah sesuatu yang dipikir tidak memungkinkan. Jika malaikat memiliki hawa nafsu, mereka akan jatuh. Berhubungan dengan manusia, sejumlah besar malaikat akan terbenam dalam kenikmatan, dan berubah menjadi Malaikat Jatuh. Mayoritas Malaikat Jatuh di Grigori yang telah jatuh kebanyakan akibat hawa nafsu mereka. Tapi itu hanya bisa dilakukan melalui upacara spesial dan beberapa persyaratan agar malaikat bisa bercinta dengan manusia. Pada saat itu juga, keduanya tidak boleh memikirkan hawa nafsu mereka, tapi hanya kemurnian cinta XXOO[1]. ....Aku dulu pernah berpikir, jika itu diriku, aku pastinya akan berpikir sesuatu yang mesum, jadi itu membuatku bertanya-tanya, tapi apapun itu, campuran manusia dan malaikat benar-benar ada.

Michael-san tiba-tiba melihat ke arah Irina dan bertanya

[...Walaupun ini sedikit tidak sopan, apa kau menggunakanya? Ruangan itu. Aku tidak pernah membayangkan akan teringat oleh hal itu...]

——!Be-bertanya sesuatu yang tidak sopan dalam waktu seperti ini, Archangel-sama! Baik aku dan Irina seluruh muka kami berubah menjadi merah. Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan, Arcangel-sama!?

Tapi Irina menahan rasa malunya dan menjawab pertanyaan tuannya!

“Ha-hanya masalah waktu!”

Apa yang kau katakan!? Kau memberi tahuku itu hanya masalah waktu!? Darimana kepercayaan dirimu itu berasal!? A-apa dia memikirkan tentang apa yang akan dia lakukan padaku sejak Natal kemarin!? Si gadis Irina itu, sejak dia menerima gagang pintu itu, dia terus memperkirakan semua pergerakanku! Contohnya, sebagai perumpaman ketika aku pergi ke ruangan kosong di lantai atas kediaman Hyoudou, ketika aku berjalan melewati pintunya, entah bagaimana aku berada diruangan pembuat-bayi![2] Irina telah memperkirakan pergerakanku sebelumnya, dan mengganti gagang pintunya menjadi ‘gagang pintu ruangan pembuat-bayi’! Dan Irina berkata hal seperti ini setelah aku memasukinya!

“Ara, Ise-kun. Apa ini? Jika kau punya masalah, aku akan membantumu! ...I-ini pastinya bukan masalah kan? Kupikir jika kita berada disni, Michael-sama tidak akan bisa melihat.... ...Ki-kita adalah teman masa kecil, ja-jadi berciuman adalah hal yang wajar...melangkah lebih jauh, tidaklah aneh bukan? Ka-karena, kita adalah teman masa kecil...”

Ada hal lain selain berbicara seperti itu, dia terkadang menggunakan pakaian renang, terkadang pakaian olahraga, dia akan menyuruhku untu mendekat! Wa-walaupun aku menghargainya..., karena terkejut, terkadang aku berteriak dengan keras [Waa!] ketika gagang pintu itu yang berada. Akhirnya, bahkan jika aku di kamar mandi, aku harus mulai memasang mataku pada gagang pintu kamar mandi! Setidaknya berikan aku kebebasan untuk menggunakan toilet!

Seringkali, Asia dan Xenovia mulai meminjam ruangan ‘pembuat-bayi’, membuat benda itu menjadi bahan pinjaman. Terkadang, jika aku membuka pintu itu ketika pertahananku turun, aku akan melihat Trio Gereja menggunakan berbagai macam kostum, dengan minuman dan snack tersedia seperi bar cosplay yang telah menungguku! Disaat bersaman, sambutan mereka terdengar [Irasshaimase!][3]

Karenanya, aku akan selalu memeriksa gagang pintu sebelum memasuki pintu mulai dari sekarang. ...Namun aku sangat menghargai mereka melakukan hal itu, ketika Trio Gereja membuat situasi dan menggunakan metode untuk menggodaku, aku tidak tahu bagaimana harus bereaksi! Itu sangat sulit bagi pria muda tak berpengalaman sepertiku!

[Itu bagus.]

Setelah mendengar laporan Irina, Michael-san mengangguk dengan tanda dia puas! Itu adah topik antara Archangel dengan As-nya!

Mengabaikan kebingunganku, Sensei berkata

“Itulah situasinya. Maafkan aku, tapi tolong terima tantangan mereka. Pada dasarnya, itu akan membantu membereskan masalah dengan Surga dan Gereja. Maafkan aku membuat kalian menggunakan sedotan pendek[4]

Tidak hanya Sensei, bahkan Michael-san juga menunjukan permintaan maaf sedalam-dalamnya [Aku sungguh minta maaf.]. Melihat orang-orang yang berdiri di kursi pemimpin menujukan ekspresi seperti itu untuk meminta hal kami melakukanya, itu membuat kami tidak mempunyai pilihan lain.

Rias dengan tenang tersenyum.

“Waktu itu, kami tidak hanya bertarung dengan Kokabiel, kami juga terlibat dalam masalah ini. Bahkan jika kita tidak dibantu oleh Seekvaira Agaren atau Sairaorg Bael, itu bukan masalah. Hal yang paling penting adalah, sejak kita menerima sebuah tantangan, kita perlu menerimanya.”

Sona-zenkaichou mengganguk disamping Rias, dan berkata

“Kita juga menerima tantangan ini. Karena kita juga belajar di sekolah yang berada di kota ini, ini bukanlah hal yang bisa diabaikan. Terlebih lagi, kita juga terlibat dalam pertarungan dengan Kokabiel dan pertemuan antara Tiga Faksi.”

Irina juga mengangkat tangan dengan ekspresi sedikit takut.

“Micahel-sama, apa aku boleh bergabung? Sebagai salah satu teman Rias-san—.”

[Tentu saja. Kau juga harus bekerja keras, Irina. Salahkan aku karena menjadi tidak berguna...]

Micahel-san sepertinya benar-benar merasa malu, tapi Dulio tertawa keras dan menganggukkan kepalanya.

“Ah, kurasa kau tidak perlu cemas Michael-sama. Hal seperti ini bisa saja terjadi. Untuk mengubah sebuah arti, disaat bersamaan, akan ada sebuah pengorbanan, jadi pastinya ada orang-orang yang tidak senang.”

Mendengar ini, Suster Griselda tidak tahan untuk berkata

“Kau telah mengatakan sesuatu yang pantas sebagai pemimpin.... Kau sudah besar, Dulio.”

“Nee-san, jika kau berkata sesuatu yang lebih baik tentangku aku pastinya akan sangat senang...”

Dulio berkata dengan suram. Tidak-tidak, kupikir opinimu menunjukan kualitasmu sebagai seorang pemimpin!

“Jadi tidak hanya Irina, tapi Dulio dan Griselda-san juga?”

Mendengar pertanyaanku, baik Dulio dan Suster Griselda menunjukan persetujuan mereka.

“Itu benar, denganku dan Dulio bergabung, sisi surga yang bekerja disni, dan semua orang dari sisi Gereja juga mendukung kita. Ini juga menunjukan masih ada banyak orang yang mendukung aliansi.”

——.

...Kata-kata itu terdengar menyenangkan. Ya, masih ada orang yang mendukung aliansi bahkan dari sisi Gereja! Ada juga orang-orang dari Iblis dan Malaikat Jatuh..., jadi masih ada banyak orang yang mendukung dan setuju dengan perdamaian dengan faksi lain! Pastinya karena hal ini, kita membentuk [DxD]!

Mulai sekarang, aku sudah mengerti bagaimana pentingnya hal ini.

“Azazel, bagaiman dengan Tim Vali?”

Rias bertanya pada Azazel tentang keadaan Vali.

“Tidak bisa dihubungi. Mereka bertindak atas kemauan mereka sendiri. Tapi dengan situasi seperti ini, jika mereka turut terlibat, ini akan menjadi lebih bermasalah.”

“Hmmm, aku bertanya karena cemas. Jika dia juga datang, ini mungkin akan berubah menjadi pertarungan sungguhan.”

“Kuroka dan Le Fay ada di tempatmu, jika kau mau menggunakan mereka, tinggal beritahu mereka saja. Jangan biarkan mereka menjadi lintah.”

Itu benar. Disamping Le Fay yang membantu pekerjaan rumah tangga di kediaman Hyoudou, si pengangguran total Kuroka tidak membantu apapun jika sesuatu terjadi! Kucing nakal itu, setiap kali aku memperingatinya, dia berkata [Jadi kau bisa menggunakan tubuhku sebagai bayaranya nya♪] dan melepas bajunya untuk memelukku.... Walaupun itu membuatku sangat senang! Kali ini aku akan membuatnya bekerja keras! ...Walaupun aku berkata seperti ini, aku sangat ingin dia membayarnya dengan tubuhnya itu!

Sensei menyimpulkan masalah ini di tanganya.

“Ya, biar aku simpulkan. Kali ini, orang-orang yang akan menerima tantangan dari kelompok pemberontak adalah kelompok Rias, kelompok Sona, dan kelompok [Brave Saint] [DxD]. Pastinya tidak akan ada masalah dengan ini. Aku akan pergi ke sisi lain untuk memberi tahu situasi sekarang ini kepada Seekvaira Agares dan Sairaorg Bael.”

Ini mudah dimengerti. Kita akan menggunakan anggota yang berada dekat dengan Kota Kuoh untuk menangani masalah ini.

“Juga, aku akan mengirim Slash Dog untuk bergerak di balik layar. Ya, jika itu dia lalu dia akan menyelesaikan tugasnya dengan baik.”

—Sensei berkata. Oh, Ikuse-san akan bertanggung jawab dalam pekerjaan di balik layar. Jadi jika bahkan Qlippoth muncul di tengah-tengah situasi ini, itu tidak akan berubah menjadi situasi yang berbahaya.

Setelah semuanya tenang, Suster Griselda berkata

“Walaupun berkata seperti ini sedikit tabu, kekuatan sejati Yang Mulia Strada dan Yang Mulia Cristaldi adalah dua kali kekuatan Dulio.”

...Informasi itu tidak akan membuat orang senang! Pria tua itu dan paman itu dua kali lebih kuat dari Dulio! Mereka dihormati sebagai mantan pengguna Durandal dan Excalibur, mereka juga dikenal sebagai yang terbaik, tapi aku tidak menyangka hal seperti ini.

Dulio tersenyum dan menepukku dari belakang.

“Ah, hahaha. Ise-kun, pria tua dan paman itu sangatlah kuat, kita harus berhati-hati.”

...Aw [DxD] benar-benar tidak beruntung. Walaupun, bertarung bersama-sama, aku masih merasakan keraguan. ...Harga diri yang berbeda antara spesies. Efek dari perselisihan internal. Walaupun aku sekarang seorang iblis, dulunya aku seorang manusia. Mungkin pada saat aku berubah menjadi spesies lain. ...Dalam sudut pandang mereka, aku menjadi seseorang yang seharusnya tidak pernah ada.

...Aku melihat ke arah Trio Swordsman yang sedang sangat khawatir. Siapapun itu Xenovia, Irina atau Kiba, muka mereka menunjukan ekspresi yang rumit.

Setelah menerima tantangan, kita mulai untuk menentukan hari.

Tantangan itu dilaksanakan — dalam tiga hari lagi.

Bagian 2[edit]

Sepertinya, walau hanya beberapa hari, banyak hal terjadi di antara anggota Gremory.

Dua hari kemudian, seseorang mengunjungi kita — Dia adalah Tannin-ossan! Itu tamu yang tidak diduga!

Tannin-ossan dalam bentuk mini-dragon datang ke ruang bawah tanah kediaman Hyoudou menggunakan lingkaran sihir. Saat dia tiba dia berkata

“Faktanya, aku datang ke sini untuk meminta bantuan kalian.”

Itu benar, ossan yang jarang terlihat datang ke sini meminta bantuan kami. Aku mendengar itu tentang hal yang berhubungan dengan spesies naga langka.

Ossan menjelaskan pada kami

“Tugas utamaku adalah untuk kelangsungan hidup para naga dari dunia manusia yang mencari kedamaian. ...Dan ada salah satunya yang dipanggil [Spectre Dragon] yang merupakan spesies langka. Dia telah menghasilkan telur.”

Oh, menghasilkan telur. Itu perlu dirayakan.

—Ketka aku sedang menganggung dengan perkataanya, seseorang di sampingku terkejut. Lalu semua orang juga menjadi terkejut.

Rias dengan panik berkata

“—Spectre Dragon!? Aku dengar hanya beberapa yang tersisa dari mereka.”

Dengan kata lain, itu adalah spesies naga yang sangat langka.

Tannin-ossan menunjukan persetujuanya.

“Itu benar. Itulah mengapa telur itu memberikan harapan besar. ...Namun, inkubasi dan menetaskan telur [Spectre Dragon] sangatlah sulit. Sebenarnya, lingkungan Dunia bawah memberi dampak buruk bagi telur [Spectre Dragon]. Jika ini terus berlangsung, telur itu akan membusuk sebelum sempat menetas.”

Itu bukan hal baik. ...Ah, kurasa aku tahu kenapa paman datang kesini.

Paman melanjutkan

“Aku memintamu Rias, untuk meminjamkan dan memberikan area di Kota Kuoh.”

Oh, aku mengerti. Tapi disini sering sekali terjadi penyerangan, jadi aku tidak bisa mengatakan ini tempat yang damai.

“Apa akan baik-baik saja? Qlippoth mungkin telah mengawasi tempat ini,kan?”

Mendengar pertanyaanku, ossan menggaruk pipinya dengan jarinya.

“Hmm, itu karena aku tidak bisa menemukan tempat di dunia yang lebih cocok daripada di sini. Jika ada tempat lain, lalu aku tidak menjamin Qlippoth tidak akan mencari telur itu. Artinya, kupikir sejak kita mengetahui bahayanya, sampai telur itu menetas, akan sangat baik jika menaruh telur itu di tempat rahasia jauh di dalam tanah, dilindungi oleh beberapa lapis sihir.”

Rias lalu bertanya

“Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menetas?”

“Jika berada di dunia manusia, pastinya akan lebih cepat dari yang diperkirakan. Telur Spectre Dragon telah berada di tempat yang tidak seharusnya.”

Artinya, akan sangat baik jika memindahkan telur itu ke sini secepatnya. Dengan kata lain, lingkungan Dunia Bawah mungkin menyebabkan pengaruh buruk bagi anak-anaknya.

Setelah mendengar hal ini, Rias berbicara tanda dia setuju

“Aku mengerti. Lalu aku akan melakukan yang terbaik untuk melindunginya.”

“Maafkan aku. Terima kasih banyak.”

Setelah kami semua setuju, yang tersisa hanyalah menunggu orang yang membawa telur itu kesini.

Setelah menunggu beberapa lama, siluet seseorang muncul diantara cahaya lingkaran sihir, memegang telur besar yang bekilauan.

“….”

Pria yang mengenakan jaket hitam, dengan tenang memegang telur. Kita terkejut melihatnya!

“—! Crom Cruach! Kenapa kau!?”

Aku menunjuk pria itu dengan jariku sambil meneriakan namanya! Aku tidak pernah membayangkan seseorang yang membawa telur [Spectre Dragon] ke sini adalah naga jahat legendaris! Sesaat setelah orang ini terlihat, semua orang bersiap untuk bertarung!

Namun, Tannin-ossan berteriak [Tenanglah] dan berpindah diantara kita. Paman menegangkan mukanya dan memberitahu kami sesuatu yang sangat mengejutkan.

“...Hmm, itu cerita yang panjang ...tapi Com Cruach adalah muridku.”

“Eeeeeeeeeeeeeeehhh!?”

Aku berteriak sangat keras! Si-siapa yang akan mengira! Na-naga jahat ini, sebenarnya berada di bawah perintah ossan!

Naga jahat itu tidak peduli dengan keterkejutan kami, dan berkata dengan tenang

“...Aku pernah dirawat oleh Tannin. Ini adalah salah satu balas budi untuk itu.”

...Ti-Ti-Ti-Tidak. Ayolah, semua yang keluar dari mulut pria ini adalah keanehan! Tannin-ossan memberi dia makan, memberi pakaian dan perlindungan, dan sebagai balas budi dia membawa telur itu, dan datang ke tempat kami! Ini semua seperti kebohongan!

Tannin-ossan kembali berbicara

“Com Cruach adalah naga jahat. Dia dulu juga melayani Dewa Jahat Balor. Tapi dia jua seorang naga murni. Aku pikir semenjak dia juga seorang naga, maka akan ada jalan untuk saling mengerti.”

Com Cruach perlahan mengangguk. ...Ara, itulah mengapa dia terbang dari Surga ke Dunia bawah, lalu bertemu dengan Tannin-ossan, dan mereka berdua bisa saling mengerti?

[Walaupun sepertinya dia lebih baik dari para naga jahat lainya, kau harus tetap berhati-hatu.]

Ddraig mengingatkan Tannin.

“Hmm, Aku akan mengingatnya. Tapi—.”

Tannin-ossan mengarahkan pandanganya pada Crom. Lalu Crom Cruach — berbicara sesuatu yang mengejutkan, dia datang ke tempat kami untuk maskot kami, untuk menghadapi Ophis!

Aaaaaaaaaaaahhh! Ini bisa berubah menjadi bencana! Tida ada sesuatu yang lebih menakutkan selain pertemuan antara naga jahat tak tertandingi dengan Dewa Naga murni di dunia ini! Jika semuanya tidak dapat dikendalikan dengan baik, rumah ini akan hancur berkeping-keping aaaaaaahhh!

Crom Cruach mengabaikan kami dengan ekspresi datarnya, menaruh telur itu dilantai, lalu membuat kuda-kuda untuk menghadapi Ophis.

“Ophis. Bertarunglah denganku.”

Dewa Naga-sama memegang pisang di satu tanganya dan berbicara padanya

“Aku membuat janji dengan Ise aku tidak akan bertarung. Tidak mungkin.”

Crom Cruach tidak menyangka dia telah ditolak dengan sangat cepat, dan dia membuka matanya karena terkejut.

“...Benarkah? Lalu, apa yang harus diperbuat untuk membuatnya mungkin?”

“Tidak tahu.”

“...Sungguh.”

Setelah berbicara, Crom Cruach terdiam, dan mengambil telur itu lagi. Ophis dengan keheranan terus menyentuh telur itu.

...Ba-bagaimana, apa yang telah terjadi di tengah-tengah situasi yang membingungkan ini. ...Naga jaha muncul, menantang apis, ditolak, dan dia menerima itu...?

Tannin-ossan merasa ini sangat lucu dan tertawa [Kukuku]...

“Lihatkan, tidak ada yang perlu dicemaskan.”

...Ini, aku tidak tahu harus berkata apa. Aku sangat tidak mengerti jalan pikiran naga jahat Crom Cruach! Jalan pikiran pria ini bahkan lebih sulit dimengerti daripada Ophis!

—Berbicara mengenai itu, Tannin-ossan nampaknya tidak terkejut ketika melihat Ophis.

“Paman, kau mengenal Ophis...”

Aku ingin memastikan, lalu paman dengan cepat mengangguk.

”Hmm. Maou-dono memberitahunya kepadaku. Aku tidak akan mengatakanya pada siapapun. Hanya mengetahui Dewa Naga disini bersamamu, aku bisa mendapatkan istirahat.”

Itu sedikit membuat lega. Semaksimal mungkin, aku tidak ingin Ophis berhubungan dengan sesuatu yang lain. Dia sangat berbahaya jika tidak dikendalikan, jadi aku tidak ingin dia terlalu mencolok.

Lalu Tannin-ossan mulai berbicara mengenai Crom Cruach.

“...Mata Crom Cruach, telah melihat terlalu banyak hal yang terjadi di dunia manusia. Aku juga belum tersegel, dan bahkan sekarang aku masih melihat dunia. Aku merasa bisa mengerti perasaanya. Saat waktu mulai berubah, perabadan manusia berubah, baik dan jahat telah berubah, bersamaan dengan perubahan para Iblis.... Setelah melihat beberapa tahun, bahkan jika kau seorang naga yang kuat, sikapmu akan berubah.”

...Kata-kata itu sedikit meyakinkan. Faktanya, seperti Ophis yang hanya berhubungan sedikit dengan kita, dia telah berubah menjadi seperti sekarang ini. ...Semua yang disebut naga, tak peduli seberapa kuat mereka, seberapa murni mereka. Namun, ada juga yang seperti Grendel, naga yang telah membusuk sampai intinya.

Tannin-ossan melanjutkan

“Ngomong-ngomng, Crom Cruach sepertinya tertarik dengan observasi-ku tentang naga selama ini. Aku telah mengamati banyak spesies naga yang aku tentukan. Maafkan aku, Hyoudou Issei, anggota kelompok Gremory, aku harap kalian tidak memplubikasikan masalah ini. Aku ingin melanjutkan mengamatinya beberapa waktu lagi.”

...Mungkin Tannin-ossan ingin mencari sesuatu dari naga jahat ini. Bahkan sampai paman mengatakan hal seperti ini, satu-satunya yang bisa kutebak adalah di berharap mendapat sesuatu dengan melakukan itu. Paman adalah mentorku. Setelah saling menjalin ikatan, aku tidak akan meragukanya

“Aku tahu. Aku mempercayaimu paman. Pada akhirnya paman, kau adalah Raja Naga yang ideal bagiku.”

Mendengar apa yang kukatakan, dia dengan malu-malu menggaruk mukanya.

Rias mengikutiku dengan berkata

“Mengerti. Tolong percayakan telur Spectre Dragon pada kami. Jika kami menemukan tanda-tanda dia akan menetas lalu kami akan langsung menghubungimu.”

Mendengar apa yang dikatakan Rias, paman menjawab

“Aku sangat senang.”

Seperti itulah, kunjungan yang tidak terguga bisa diselesaikan dengan damai. Lokasi pengamanan telur itu dipilih berada di bawah tanah Kota Kuoh yang sangat sulit untik diakses. ...Namun, hanya mengetahui ada harapan bagi kami untuk saling mengerti dengan naga jahat adalah sebuah penghargaan. Namun kupikir aku harus berterima kasih pada ide Tannin-ossan.... Bahkan jika, memungkinkan untuk berbicara dengan Crom Cruach. Aku percaya kita juga dapat saling mengerti dengan prajurit yang memberontak pada Gereja.

Kejadian ini membuatku percaya akan hal itu.

Bagian 3[edit]

Hari berikutnya—.

Pertarungan antara prajurit Gereja dilaksanakan besok. Hari ini, Xenovia menggunakan salah satu ruangan di gedung sekolah lama, dimana dia memilih topik pidato tentang Hari Pemilihan.

Setelah berdiskusi dengan Klub Penelitian Gaib baru, Asia dan aku entah bagiamana juga berakhir di ruangan ini.

“Um—, alasan aku mengikuti Pemilihan OSIS adalah…”

Xenovia perlahan membaca pidatonya, dia hampir menyelesaikanya. Irina dan Kiryuu berada disampingnya dan masing-masing memegang kertas pidato untuk memberikan opini mereka untuk didiskusikan.

“Aku pikir, digabungkan dengan percakapan yang biasanya, mungkin sedikit tegas, mengunakan lawakan juga cukup layak.”

“Kupikir melakukan gerakan aksi lebih baik daripada lawakan. Menyiapkan target, dan Xenovia akan dengan sempurna memotongnya menjadi setengah! Pastinya itu bisa mendapat perhatian orang!”

...Kiryuu dan Irina keduanya membicarakan sesuatu. Xenovia mengabaikan mereka dan mulai membaca pidatonya.

Asia juga bergabung dengan percakapan mereka, sementara percakapan ini berubah menjadi diskusi tentang pemilihan yang menyenangkan. Pokok dari pidato hari ini, pentingnya sebuah komitmen, pembicaraan yang ditentukan untuk ini, semuanya berbuat yang terbaik untuk melaksanakan ide-ide mereka. Setelah semuanya hampir telah ditentukan, kita beristirahat.

Aku berjalan ke arah Kiryuu yang sedang menyiapkan teh, dan berbicara padanya.

“Hey, Kiryuu.”

“Apa, kau serius sekali. Tidak seperti dirimu.”

Kurasa sekarang dia telah mengetahui kebenaranya, jadi aku ingin bertanya padanya.

“...Iblis ada di sekolah ini dan sebagai Ketua OSIS, apakah itu tidak sedikt aneh?”

Sekolah dimana iblis yang menjadi Ketua OSIS—. Itu adalah Akademi Kuoh. Mayoritas yang menjalani kehidupan mereka disini tidak tahu sedikitpun mengenai hal ini. Tiba-tiba aku ingin mengetahui apa yang dipikirkan Kiryuu setelah dia mengetahui kebenarannya.

Dan juga, dia sekarang membantu Xenovia untuk kampanye pemilihan Ketua OSIS. Ini artinya bahwa ketua berikutnya kemungkinan juga seorang iblis.

Kiryuu menghela nafas.

“Berbicara mengenai hal itu, kau tahu, eksistensi Iblis sendiri dianggap sesuatu yang bertentangan. Benar, hal- hal mengenai sihir terlalu berlebihan.”

Itu...adalah apa yang telah dikatakan. Dari apa yang dikatakannya, pastinya dia tidak tahu harus berbicara apa.

Kiryuu menopang dagunya dan setelah berpikir sejenak dia berkata

“Tapi, hal ini.... Tidak alasan bahwa itu tidak mungkin kan? Ada satu atau dua di Iblis di sekolah seperti Hanakai dan Xenovia tapi mereka tidak ingin memenjarakan atau memakan kita, mereka tidak menguasai sekolah, juga mereka tidak membawa kita ke dalam kegelapan kan? Itulah mengapa, tidak ada perbedaan antara kita dan semua murid extraordinary lainya? Manusia dan iblis mungkin spesies yang berbeda, tapi mereka pada dasarnya tetap memiliki prinsip dan harga diri yang sama dengan peradaban manusia. Kita seharusnya bilang kita harus lebih kuat, atau kita harus berterima kasih. Apapun itu, mungkin iblis yang lebih kuat dari manusia akan datang melindungi kita dalam situasi yang buruk. Kupikir itu memiliki kesempatan besar untuk terwujud”

——.

...Jadi itu yang berada dalam pikirannya, dari apa yang telah dikatakannya...membuatku sangat terkagum-kagum.

Kiryuu melanjutkan.

“Terlebih lagi, baik Xenovia dan Asia adalah temanku. Bahkan jika aku mengetahui identitas mereka, tidak akan ada yang berubah. Aku hanya berpikir seperti itu. Disamping itu, aku juga tetap menganggapmu mesum. Ini bukanlah masalah, aku akan tetap berada disini sebagai pelajar.”

Dia pastinya telah mengatakan apa yang ada di dalam hatinya. Walaupun kau harus mengingat dia bisa menerima kenyataan untuk tetap melanjutkan jalan hidupnya. Tapi aku pikir tidak ada keraguan dari apa yang telah dia katakan.

Karena ini. Aku percaya dari apa yang diucapkannya adalah ungkapan bahwa dia menerimaku dengan baik, artinya kami...

...Ini buruk, mataku berair. Itu arena aku sering berpikir alasan eksistensi seorang iblis, dan sudah terlalu banyak pertentangan yang telah terjadi.

Aku tidak tahu jika Kiryuu menyadari penampilanku, tapi dia membuat senyum nakal dan menusuk mukaku dengan tanganya.

“Apa kau masih meragukanya. Ini bukan seperti dirimu. Jadi aku akan mengatakan ini padamu. Aku menerimamu dan Asia.”

“Ah, terima kasih.”

“Kau terlalu memikirkannya. Manusia bisa menjadi baik atau jahat, Iblis juga sama, bukankah begitu? Semuanya sama tidak peduli kau berada di dunia apa, benar? Aku tidak ingin berkata seperti ini padamu sebagai orang Jepang, tapi kau melihat sesuatu dengan terlalu pesimis.”

Kiryuu berbicara dengan normal, tapi bagiku sekarang, hanya kata-kata yang tulus membuatku sangat merasa damai. Aku termotivasi karena fakta bahwa dia memanggilku orang Jepang.

“Untuk itu, terima kasih banyak. Aku merasa kau membantuku bangkit kembali.”

“Itu terlalu berlebihan.”

Kiryuu tersenyum kecut. Aku membuat satu permintaan lagi padanya.

“Lalu Xenovia akan ku serahakan padamu.”

Kiryuu membusungkan dadanya dan mengangkat jempolnya.

“Serahkan padaku. Aku akan melakukan yang terbaik.”

Ah, dalam hal ini kau sangat antusias. Itulah kata-kata yang dikatakan Kiryuu padaku.

—Aku adalah mantan manusia yang sekarang menjadi Iblis. Aku tinggal di Kota Kuoh, aku murid Akademi Kuoh, dan yang paling penting, aku mencari kedamaian. Aku hanya ingin hidup dengan damai. Hanya itu.

Aku ingin menjaga perasaan ini di dalam hatiku, sampai aku melakukan pertarungan esok hari.

•••

Malam di hari itu, aku sendirian berada di kolam renang bawah tanah kediaman Hyoudou.

Pertarunganya besok, jadi aku datang ke kolam renang untuk membuat persiapan terakhir.Aku tidak menggunakan armor, dengan bertelanjang dada, aku mengeluarkan sayap nagaku dan aku terbang di atas kolam renang. Aku berada di tengah-tengah udara, dengan tenang membiarkan energi berkumpul di sekitar tubuhku.

Ini hal yang sering aku lakukan, pemurnian mental. Walaupun melatih tubuh bukanlah hal buruk, melatih pikiran tidak seharusnya ditinggalkan. Ini karena bisa membuat orang dengan tenang memikirkan banyak hal. Meditasi sambil berada di tengah-tengah udara akan lebih baik. Aku meredupkan lampu ruangan ini sampai batas maksimal, karena suasana ini membuatku lebih mudah berkonsentrasi.

...Dulu terbang adalah hal yang cukup sulit, tapi sekarang aku bisa melakukanya tanpa menggunakan armor. Berbicara mengenai itu, yang kumaksud bukanlah sayap Iblisku, itu adalah sayap nagaku. Walaupun aku bisa mengeluarkan sayap Iblisku, kecocokanku dengan sayap naga jauh lebih baik, sejak aku berpikir aku tidak akan bisa terbang dengan mudah.

...Sekarang aku bisa menggunakan sayap nagaku tanpa menggunakan armor. Artinya tubuhku sekarang tidak sama dengan tubuhku yang dulu. Ini, aku sudah mengerti dengan baik.Tapi setiap kali aku menyadari bahwa tubuhku telah berubah tanpa aku sadari, aku tidak bisa tidak memikirkanya.

...Tubuh lamaku telah dihancurkan oleh racun Samael. Tubuhku yang sekarang terbuat dari potongan daging Great Red. Tentu saja, Ophis juga membantu membuat fungsi tubuhku seperti manusia...tapi tetap saja ini masih tubuh seekor naga. Setelah itu aku bereinkarnasi menjadi Iblis lagi.... Walaupun tubuhku telah berubah, tapi tidak dengan pemikiranku, ini benar-benar membuat perasaan yang aneh. Walaupun Azazel-sensei mengganti satu bagian tubuhnya dengan peralatan mekanik, aku tetap merasa itu tidak terlalu berguna. Sekarang, satu-satunya perubahan dalam tubuhku yang bisa kurasakan adalah sayap naga di punggungku.

Ddraig berbicara

[Tubuhmu dibuat oleh Gread Red, dan juga mewarisi kekuatan Ophis. Itu pastinya membawa perubahan yang tidak terduga, dan juga itu bisa mengandung potensi tersembunyi yang luar biasa.]

Dengan kata lain, bahkan seekor naga tidak tahu apa yang akan terjadi dengan ini di masa depan.

[Ah, ya. Hal ini, walaupun ini tidak berbahaya, ini juga menarik. Tidak, biarkan saja. Sampai hari ini, kita telah berhadapan dengan krisis yang tak terhitung jumlahnya.]

Aku mendengarkanya ketika dia berbicara. ...Tidak, tapi kedamaian yang harus datang pertama. Pastinya lebih baik jika semua orang bisa saling mengerti satu sama lain...

[Tak peduli apa itu manusia, Iblis atau naga, ajaran mereka pastinya berbeda, dan juga harga diri dan pengalaman. Pastinya akan selalu ada perbedaan pendapat. Kau hanya bisa berharap dendam diantara spesies tidak bertumbuh besar.]

Hmm, walaupun kau berkata seperti itu, kita selalu berhadapan dengan orang lain. Memikirkan tentang hal yang tak terelakan. ...Walaupun kedamaian dan aliansi telah tercapai, tetap saja masih ada tempat dimana kekacauan terjadi, dan itu tidak bisa diperkirakan kapan itu akan selesai. ...Dan kupikir dalam beberapa basis, Faksi Maou Lama [Khaos Brigade], Faksi pahlawan, Qlippoth, dan situasi seperti ini mempunyai kesamaan…

“Hal yang kau sebut kedamaian, tapi ada beberapa orang yang menderita karena hal itu...”

Apa yang dikatakan Vali padaku telah terngiang dalam kepalaku. Itu mungkin sesuatu yang harus aku terus renungkan...

Aku dengan cepat menpuk wajahku. ...Aku harus bersemangat. Pada akhirnya, pertarunganya terjadi esok hari.

“Kita menerima tantangan itu. Sederhananya, ini sebuah konflik. Aku — tidak ingin semua yang telah kuperbuat hingga saat ini adalah sesuatu yang salah, jadi kita menerima tantangan mereka!”

Ya, itu dia! Apa yang telah kita perjuangkan tidaklah salah! Aku harus meneruskan kepercayaan ini ketika aku menerima tantangan itu besok!

[Tidak apa-apa, terlalu cepat bagi anak kecil sepertimu mula meragukan apa yang kau perjuangkan. Katakan itu setelah kau telah hidup seratus tahun lagi. Jika kau mempunyai pertanyaan tentang apa yang kau perjuangkan, tidaklah terlambat untuk menanyakanya nanti.]

Oh yeah, Ddraig. Aku harus terus maju tanpa keraguan. Aku harus mengambil jalan yang aku percaya sampai akhir! Karena aku akan menjadi raja harem!

Setelah aku membuat tekad baja, aku bergerak ke sisi kolan. Lalu, sepertinya ada sesorang yang memasuki kolam renang.

“Huh? Ise?”

Itu adalah Xenovia yang hanya mengenakan kaos.

“Jadi itu kau. Apa yang kau lakukan disini di larut malam begini?”

Xenovia membuat senyum kecut ketika dia mendengar pertanyaanku.

“Tidak ada, aku hanya ingin kesini. Aku ingin pergi berenang. Apa aku menganggumu?”

“Tentu saja, aku akan segera pergi.”

“Ya.”

Setelah dia mengatakanya, Xenovia pergi ke papan loncat — Lalu dengan cepat membuka kaosnya! Dia tidak memakai kaos dalam jadi dia benar-benar telanjang bulat! Bahkan dia tidak memakai celana dalam!

Tubuh ketat dan montoknya, dimana itu sangat proposional , dapat terlihat di lampu yang redup! Bentuk payudaranya sangat indah!

“—Hey, kau berenang sambil bercinta!?”

Walaupun aku berkata dengan sarkasme, Xenovia sama sekali tidak peduli, dan menaiki kembali papan loncat untuk membuat posisi menyelam! Pandanganku menuju pada pantatnya, dan kemudian Xenovia melompat!

Dia berenang dengan gaya bebas berenang sepanjang kolam. Lalu Xenovia berkata padaku

“Berenang dengan telanjang terasa sangat leluasa kau tahu? Terkadang aku datang kesini sendirian pada larut malam untuk berenang!”

Xenovia berenang sekitar tiga putaran di kolam yang luas, dan kemudian mengangkat kepalanya di tengah-tengah kolam.

“…Ise.”

“Hmm?”

Dia tiba-tiba bertanya padaku dengan serius

“…Aku bisa melampaui mereka, kan? Melampaui Sona-kaichou, dan melampaui Yang Mulia Strada, kan?”

Musuh yang harus dikalahkan Xenovia. Keduanya merupakan musuh yang kuat.

Xenovia melanjutkan

“A…Aku selalu berpikir seperti itu, itu akan terjadi seperti itu, lalu aku bisa melampaui pendahuluku. Tidak peduli sebagai seorang prajurit, atau sebagai murid Akademi Kuoh.”

Walaupun dia berkata sesuatu yang membuatnya kesulitan, matanya menunjukan kebulatan tekad. Ini membuktikan bahwa dia memiliki mental ‘jika aku melakukanya, aku akan menang’.

“Itu mengingatkanku, aku belum bertanya. Apa alasanmu ingin menjadi Ketua OSIS.”

Walaupun sudah sampai sejauh ini, aku masih bertanya pertanyaan ini. Karena gadis itu bukan tipe orang yang berbicara dengan pemikiran. Dia tipe yang tidak ingin mendiskusikan sesuatu sebelum bertindak, tipe orang yang memutuskan seuatu tanpa kau sadari.

Xenovia terdiam sebentar, lalu dia menjawab

“…Ini adalah sekolah pertama yang aku hadiri sejak aku laihr. Sejak aku mulai berada di sekolah ini, aku tidak pernah merasa bosan. Mengobtol dengan teman sekelas selama pelajaran, istirahat, kegiatan klub, kegiatan kelas, tur sekolah, semuanya hal yang sangat baru dan mengagumkan bagiku, aku benar-benar senang. Ise, aku, sangat menyukai sekolah ini. Aku berpikir mungkin bisa menemukan tempat yang sangat damai di dunia ini. Jadi, aku…ingin melakukan sesuatu untuk mewujudkanya. Tidak, aku ingin mewujudkanya di sekolah ini. Itulah mengapa aku berpikir untuk menjadi Ketua OSIS, untuk memberikan semua yang kupunya untuk sekolah.”

…Aku paham. Dia sangat menyukai Akadem Kuoh. Sesungguhnya, gadis ini sangat aktif di sekolah. Dia menikmati semua yang dia lakukan. Tidak peduli itu menghadiri kelas, melakukan aktivitas atau mengobrol selama istirahat. Xenovia selalu melakukan yang terbaik untuk menikmati semua ini.

Berbicara mengenai hal itu, Xenovia sepertinya mengerti tentang sesuatu.

“…Oh, sekarang aku mengerti. Pastinya bagus memberi tahu hal ini pada semua orang. Pada dasarnya tidak ada yang sulit untuk memahami situasi sekarang ini. Diluar apa yang kukatakan, masih ada sebuah pertarungan—.”

Xenovia melihat kearah langit-langit. Sepertinya dia telah mencapai sebuah kesimpulan.

Tiba-tiba, Xenovia merentangkan tanganya kedepan dan berkata padaku

“Ise, tarik aku.”

Aku mendesah, berkat pada diriku “Benar” dan merentangkan tanganku juga. —Dalam sekejap! Xenovia menggenggam tanganku dan menarikku sekuat tenaga!

“H-Hey! Apa—.”

Aku membiarkan pertahananku turun dan tertarik kedalam kolam! Ketika aku berusaha keluar dari air, ketika aku ingin menghindari Xenovia, mulutku tiba-tiba terhalang

——Xenovia memeluk dan menciumku.

Aku terdiam di posisiku, dan tidak menolak—. Xenovia memberi senyum aneh ketika dia memindahkan bibirnya dariku.

“…Ahahaha, itu ciuman kedua. Ise, aku serius. Tidak peduli untuk Ketua OSIS, untuk pertarungan, dan tentu saja untuk cinta.”

Xenovia terus memelukku didalam air. Karena dia sedang telanjang bulat, sensasi dari tubuhnya langsung diterima oleh tubuhku…sensasi payudaranya sangat mengagumkan! Hey, apa yang kulakukan di kolam larut malam begini!? Tidak, walaupun aku sangat senang, aku tidak bisa membiarkan gadis lain melihat ini! Itu tidak terlihat seperti kami mempunyai tempat pertemuan rahasia!

Xenoavia melihatku dengan mata lembab dan berkata

“Alasan kenapa aku memilih jalan hidup ini, karena rasa terima-kasihku pada Rias-zenbuchou, Asia, Irina, dan juga teman-teman dan orang-orang lain. Tapi ada banyak hal yang ingin aku lakukan, itu karena aku memilikimu di sisiku, Ise. Aku bisa bahagia dalam hidup ini karena bersamamu. Dan aku hampir mencapai keinginanku. Kau yang pertama, dan kau juga pria terakhir yang bisa membuatku seperti ini. —Ketika kau menjadi [Raja], Ise.Aku akan mengikutimu.”

——.

…Gadis ini, dengan jelas dia mengatakan sesuatu yang bisa membuat orang senang.

“Hmm, aku pastinya akan menjadi [Raja] suatu hari nanti. Jika kau mau mengikutiku kau bebas melakukanya. Tapi, aku tidak memilik kemampuan seperti Rias, jadi pasti itu akan menyulitkanmu, kau tahu?”

“Itulah yang kuinginkan. Untuk memulai dari awal dan menjalani setiap langkah. Kedengaranya itu sedikit menarik.”

Tetap seperti apa yang kau katakan, Xenoiva! Sejak kau berkata seperti itu, pastinya akan bagus jika aku membawa Asia, kau dan Ravel, kita berempat akan terus bersama, denganku ketika aku menjadi independen.

Xenovia memegang mukaku dengan kedua tanganya. Dia sebenarnya sedang meniru Suster Griselda saat dia sedang diceramahi.

“...Ya. Ise,kau telah menemukan jalanmu, untuk melampaui Juggernaut Dribe. Aku juga harus menemukan jalanku sendiri...”

Setelah Xenovia bergumam kepada dirinya sendiri sebentar, sepertinya dia kembali menyadari sesuatu, dan dia kembali berenang.

“Aku merasa termotivasi. Aku akan berenang satu putaran lagi. Kau pergi duluan, Ise.”

H-H-Hey, memaksa menariku ke kolam dan memaksa untuk menciumku—.

Tapi, melihat dia senang, aku akan membiarkanya. Sepertinya Xenovia telah memperluas sudut pandangnya, dan mulai membiarkan semuanya mengalir secara alami seperti yang aku lakukan.

Tapi, Xenovia. Tentang yang kau katakan, aku sangat senang. Karena kau berkata kau senang hidup bersama denganku.

Lihatlah, Vali. Ada juga orang yang merasa senang karena kedamaian yang kubuat, kau tahu?

Setelah aku naik dari kolam, aku berteriak pada Xenovia

“Het, pertempuranya dilaksanakan besok! Berlakulah lebih pantas!”

Xenovia melambai padaku dari kolam sebagai jawaban.

“Kalian berdua sedang melakukan pertemuan rahasia! Ini terlalu rahasia!”

Setelah mendengar kata kata itu, tiba-tiba aku dipeluk dari belakang oleh seseorang — dia adalah Irina! Aku merasa seperti marsmallow lembut menekan punggungku! Oppai! Dan perasaan ini...mereka telanjang! Irina merangkulku dan berpindah ke depanku — dia membiarkan rambutnya tergerai, dan dia hanya mengenakan celana dalam!

Irina menggembungkan pipinya dan berkata

“...Aku melihat kamu dan Xenovia melakukan sesuatu.”

“Ah! Uh, I-itu….”

“Kau ingin membawa Xenovia bersamamu?”

Dia menguping percakapan kami. Aku menggaruk pipiku dan berkata...

“I-itu belum pasti.”

“Lalu, apa aku bisa bersamamu di masa depan, Ise-kun?”

“Irina, kau itu malaikat kan? Ka-kau tidak seharusnya, sepertinya setelah ratusan tahun kau akan mendapat posisi yang dihormati, pada waktu itu sepertinya tidak akan mudah untuk saling berhubungan...”

Pada akhirnya, dia adalah As Michael-san. Di masa depan, Irina pastinya akan menjadi seseorang yang memiliki kemampuan hebat.

Irina sedikit bergerak ke belakang, tapi membuat wajahnya semakin dekat. Dia berkata padaku dengan mata sedih

“Dalam beberapa hal, teman masa kecil lebih penting daripada pacar atau para budakmu...”

“Pa-pacar...Kau bilang lebih penting daripada Rias?”

“Walaupun kau tidak berpikiran sama Ise-kun, kupikir teman masa kecil lebih penting daripada pacar. Jadi aku akan melakukan apapun yang dilakukan Rias, dan aku akan bertindak lebih jauh dari itu.”

Dia memeluku lagi, dan dia berkata sesuatu yang merangsang! Sayapnya juga mulai berkedip saat dia berkata seperti itu! Apa hal ini juga dihitung sesuatu yang dapat membuatnya jatuh!? Payudara Irina yang menekan dadaku berubah bentuk, dan aku berada dalam situasi sangat berbahaya! Sensasi dari kulit halus Malaikat menempel di tubuhku — perasaan sensual ini membuatku tak sadarkan diri.

Irina menaruh kepalanya di dadaku dan berkata

“...Hmm, apa kau ingin pergi ke ruangan itu seperti ini? Aku ingin membantu meningkatkan semangatmu sebelum pertarungan, Ise-kun...”

…Aku *gulp* menelan ludahku. …Irina kau! Sejak Natal kemarin, kata-katamu sangat merangsang aaaaaah! Aku sangat ingin! Aku ingin pergi ke ruangan itu! Aku ingin membawamu ke sana seperti ini!

Tapi ketika pikiranku dipenuhi pikiran seperti itu, Xenovia tiba-tiba muncul dari kolam dan muncul dihadapanku! Xenovia datang dari sisi kolam, dan langsung menuju ke arah kita.

“Aku juga ingin meningkatkan moral kami! Irina! Pinjamkan ruangan itu padaku! Aku memesan Ise lebih dulu daripada kau!”

Apa maksudmu dengan memesan!? Maksudmu!? Me-melakukan hal itu!?

Muka Irina sekali lagi merengut ketika dia mendengar ini!

“Tidak—mungkin! Itu adalah benda yang diberikan Michael-sama padaku! Itu sarang bercinta bagiku dan sayangku! Tidak apa-apa jika aku menggunakanya untuk Ise-kun bersama-sama dengan kau dan Asia, tapi jika itu dirimu sendiri, pastinya kau akan tinggal di dalamnya selama seminggu dan tidak akan mengembalikanya padaku Xenovia!

“Tentu saja! Pinjami aku Ise selama sepuluh hari! Aku ingin menemukan semua kemungkinan yang ada di sana!”

“Aku bilang tidak mungkin jadi tidak mungkin!”

Irina menggenggam erat tanganku, dia tidak berencana untuk melepaskanya! Xenovia, tidak berharap untuk mengalah, dia memeluk tanganku yang lain! Ahh, kedua tanganku secara bersamaan merasakan sensasi lembut tubuh wanita! Payudara bergelombang, lembut, dan empuk mereka membungkus kedua tanganku, aku dipenuhi oleh kebahagiaan yang tak terhingga!

Keduanya memiliki payudara yang sangat besar, aku bisa merasakan tekstur luar biasa mereja, ini benar-benar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata!

“Ise-kun menjadi milikku sebagai teman masa kecli! Dia sayangku, sayangku!”

“Tidak —Dia orang yang telah kupesan! Hanya aku yang boleh memanggilnya sayang!”

Keduanya memelukku sambil terus terjadi percikan api diantara mereka! Lalu, ketika aku tidak tahu harus berbuat apa, seseorang lainya memelukku dari belakang.

“…Ise-san, kau membutuhkan istirahat~.”

...Itu Asia yang kebingungan dan ngantuk. H-hey, kau datang kesini setengah tertidur...? Di depan Asia yang seharusnya tidak ada disni, aku memutuskan kalau aku membutuhkan Xenovia dan Irina.

Aku melerai Xenovia dan Irina, kemudian membopong Asia seperti putri tidur

“Tidur yuk? Aku tidak bisa meninggalkan Asia di sekitar kolam.”

Setelah mengatakan itu, Asia mengiggau padaku

“...Basah, tidak mungkin tanpa air ...Ise-san, menyipratkan-ku~.”

“Baiklah, ayo kembali.”

“...Menyipratkan-ku~berenang bersama~.”

Ah, Asia-chan-ku sangat imut. Asia yang sedang tidur sangat menarik. Aku berjanji akan mendukung Buchou baru! Dari Rias-buchou yang cantik menjadi Asia-buchou yang imut, itu benar-benar kemajuan besar!

Xenovia dan Irina melihat ke arah Asia yang tertidur kemudian mereka berdua saling menatap —lalu tertawa “Heehee”

“Yah. Sejak Asia-buchou berkata seperti itu jadi, tidak ada jalan lain.”

“Hmm. Perintah Asia-buchou harus dipatuhi.”

Keduanya saling setuju. Bisa dengan cepat berdamai adalah salah satu kelebihan mereka berdua. — Tapi, mereka melekat pada tubuhku lagi.

“Yah, aku akan tidur di ruangan Ise-kun malam ini. Berhati-hatilah agar tidak membangunkan Rias-zenbuchou ketika kau sedang tertidur.”

“Tentu! Lalu kita akan pergi dan tidur bersama Ise dan Asia dalam kasur yang sama!”

Tidak mungkin! Aku harus tidur bersama dengan Rias, Asia, Xenovia dan Irina! Ta-tapi, mereka pastinya tidak akan mendengarkan jika aku berkata sesuatu...

“Baiklah, tapi ada satu catatan, kita harus menang besok. Kita bisa melakukanya.”

Mendengar apa yang kukatakan, Xenovia dan Irina keduanya membuat senyum percaya diri.

Okelah, walaupun beberapa hal telah terjadi di kolam renang, aku juga harus bersiap.

Aku memiliki perasaan baik tentang pertempuran besok.

...Walapun itu seperti yang telah kupikirkan, aku bangun di lantai dekat dengan kasurku. Tidak hanya Xenovia, tapi bahkan Irina juga berguling di sekitar kasur, sehingga aku tertendang keluar—.

Catatan Penerjemah dan Referensi[edit]

  1. Kiss, kiss, hug,hug/cium, cium, peluk, peluk (Saya juga ngak tau pasti apa artinya ini.)
  2. Ini merujuk pada ruangan pembuat-bayi yang diperkenalkan di Jilid 18, yang juga bisa disebut ‘ruangan erotis’.
  3. Kata yang biasa digunakan oleh restoran atau toko untuk menyambut pelanggan. Artinya bisa “Selamat datang” atau “Ada yang bisa kubantu?”
  4. Pribahasa yang berarti Acak/Tidak beruntung/Tidak adil untuk melakukan sesuatu yang tidak di inginkan.