High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 12 Life.-1

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Life -1 : Aliansi para Iblis muda[edit]

Bagian 1[edit]

Kami, kelompok Gremory, telah kembali dari persembunyian Ajuka Beelzebub dan berada di istana Gremory untuk bersiap siap menuju ke ibukota. Setelah beberapa saat, kami berkumpul lagi dengan Xenovia dan Irina-san.

“Maaf. Kami datang terlambat.”

Mereka berdua mengenakan kostum tempur mereka yang biasanya. Xenovia memegang senjata yang terbungkus dalam kain. Kain itu diukir dengan sejumlah aksara sihir serta aksara dari Surga.—Senjata di dalam kain itu pasti Ex-Durandal, yang baru diperbaiki.

Irina-san juga membawa senjata baru di pinggangnya.......Aku bisa merasakan aura kuat dan abnormal padanya. kemungkinan itu adalah hasil penelitian yang Surga lakukan yang sensei pernah sebutkan sebelumnya.

“Buchou, bagaimana kabar Ise? Aku dengar semua rinciannya dari orang orang yang bekerja disini. Apa yang Maou Beelzebub katakan?”

“Ya, dia bilang Ise tak berada dalam skenario terburuk.—Ophis dan Ddraig masih bersamanya, jadi aku merasa ingin menghubunginya.......”

“Ya. Tapi kalau itu dia, dia pasti akan kembali selama dia masih hidup. Pada saat ini, dia mungkin sedang merindukan dada Buchou dan fuku-Buchou.”

Xenovia juga mempercayai kembalinya Ise-kun. Tapi sampai dia merindukan dada mereka......Ya, itu sangat masuk akal.

“Jadi apa yang kita akan lakukan sekarang?”

Kali ini Irina-san bertanya pada Buchou. Buchou menoleh pada layar televisi raksasa. Yang muncul di layar adalah para monster raksasa yang tengah mengamuk di tiap tiap ibukota Dunia Bawah. Menilai dari jumlah waktu yang sudah berlalu, tak akan aneh kalau monster monster itu sudah sampai di lokasi lokasi penting.

Namun yang muncul di layar adalah para Iblis dan aliansi dari golongan lain yang berusaha baik dalam bertarung melawan “Bandersnatch”.

Wartawan melaporkannya dengan senang dari helikopter. Salah satu Bandersnatch menerima kerusakan kritis dari para prajurit yang datang dari aliansi. Beberapa jam telah berlalu sejak Ajuka Beelzebub-sama mengembangkan metode untuk menjatuhkan monster, dan pertarungan mulai berbalik arah. Anti-Monster yang diciptakan ternyata sangat keras. Ajuka Beelzebub-sama dan para budaknya menciptakan rumus teknik lingkaran sihir yang bekerja pada monster dan mereka memberitahu orang orang di aliansi yang bertarung di garis depan.

“.......Ajuka-sama mulai menciptakan teknik ketika para monster pertamakali muncul dimana melakukan kontak dengan Falbium Asmodeus-sama. Kudengar kalau dia sudah selesai membuatnya saat kita mengunjunginya di dunia manusia.”

Buchou mengatakan itu sambil menatap ke arah layar.

Dari informasi yang kuterima, Falbium Asmodeus-sama adalah yang mengurus strategi bertarung. berkat kedua Maou yang menggunakan kecerdasan mereka, semua Bandersnatch sekarang berhasil ditahan dan menerima serangan.


[Itu monster raksasa vs Levia-tan!]

Saat saluran diganti, Serafall Leviathan-sama muncul di televisi. Kudengar kalau dia tak mau duduk santai ketika Dunia Bawah sedang dalam krisis, sehingga ia meninggalkan wilayah Maou untuk memulai pertarungan dengan Bandersnatch seorang diri. Es es yang sangat tebal muncul di layar televisi. Itu adalah teknik favorit Serafall Leviathan-sama.—Tanah gersang berubah menjadi dunia es. Bandersnatch tentu saja tak akan aman dari serangan seperti itu, dan lebih dari setengah tubuhnya saat ini membeku.......perbedaan kekuatan Iblisnya terlalu besar. Kekuatan Iblis yang bisa mempengaruhi daratan itu sendiri......inilah kekuatan dari Maou Leviathan......

Di saluran lain, Tannin-sama dan para budaknya baru saja menyudutkan salah satu Bandersnatch. Mereka saat ini menerima teknik yang bekerja pada mereka, tak ada banyak orang yang bisa bertahan dari embusan nafasnya, yang dikatakan memiliki level yang sama dengan Maou.

[Hahaue[1]! Berjuanglah!]

Di saluran lain, seorang Kyuubi[2] menembakkan bola api pada Bandernsnatch.—Itu Yasaka-san dari Kyoto! Seorang di punggungnya adalah si pendeta kecil, Kunou-chan. Mereka tengah mengamuk sambil memimpin banyak Youkai dalam pertarungan. Kelihatannya golongan Youkai dari Kyoto datang membantu sepanjang krisis para Iblis. Ise-kun akan senang kalau dia melihat ini. Dari informasi yang kuterima sebelumnya, golongan Maou lama yang mengamuk di sepanjang tiap kota saat ini tengah dipukul mundur.

[Ah! Akhirnya! Salah satu Bandersnatch telah dihentikan!]

Teriakan dari wartawan bisa terdengar dari layar. Orang pertama yang menjatuhkan Bandersnatch adalah........pasukan aliansi yang dipimpin oleh Kaisar Belial! Bandersnatch humanoid itu tergeletak di tanah dan kalah. Hampir sebagian besar tubuh raksasanya hancur dan nampaknya dia sudah tak lagi bisa bergerak. Aku bisa mendengar teriakan kemenangan sepanjang layar. Dalam situasi menguntungkan ini, nampaknya seluruh Bandersnatch akan dijatuhkan dalam setengah hari. Masalahnya adalah.......

“Masalah yang tersisa adalah Jabberwocky yang menuju ke ibukota dari wilayah Maou.”

......aku bisa mendengar suara familiar dari belakangku. Saat aku menoleh terdapat seorang Valkyrie, Rossweisse-san, yang berdiri di sana!

“Rossweisse!”

“Aku sudah kembali, Rias-san.”

Dia sudah kembali dari Eropa Utara!

Kemudian Rossweisse-san mengatakannya dengan ekspresi serius!

“Aku sudah dengar tentang Ise-kun tadi. Yah, dia seorang yang memiliki kerinduan besar terhadap dada Rias-san dan Akeno-san, jadi dia pasti akan segera kembali.”

........Dia mengatakan hal yang sama dengan Xenovia, Ise-kun! Mungkin saja semua gadis di kelompok Gremory memiliki opini yang sama. Begitu juga aku. Pokoknya, kalau Ise-kun dan Gasper-kun kembali maka kelompok Gremory akan menjadi bersama kembali! Kupikir itu harapan yang tak bisa terkabul, namun saat ini berbeda. Kami pasti bisa mengumpulkan semuanya bersama lagi! tak mungkin kelompok Gremory bisa dipisahkan semudah itu! kami sudah melalui banyak pertumpahan darah dan aku yakin kalau itu tak akan berubah dari sini dan seterusnya.

Semua orang tahu kalau kelompok ini........Klub Penelitian Ilmu Gaib akan berkumpul sekali lagi dan mereka akan memiliki kepercayaan diri tinggi!

“Semua orang! Ini darurat!”

Seorang yang datang kemari dengan panik adalah Ravel-san. Dia tadi pergi untuk membawakan kami teh namun dia tak kembali juga sampai sekarang.......dia kemudian memberitahu kami dengan ekspresi serius.

“.......Kelompok Sitri yang melindungi para penduduk sipil telah........memulai pertarungan dengan orang orang dari Khaos Brigade!”

Itu menjadi sinyal bagi kelompok Gremory untuk maju!


Bagian 2[edit]

Ibukota dari wilayah Maou di Dunia Bawah (pihak Iblis), Lilith. Area ini kira kira sama luasnya dengan ibukota Jepang, Tokyo. Dari segi budaya, tak ada bedanya, dan ada banyak gedung tinggi dan transportasi umum tersedia. Ini mungkin sedikit berbeda dibandingkan negara negara berkembang lainnya, namun itu memang sebuah kota. Namun kota itu tengah dilanda krisis. Itu karena monster raksasa irreguler, Jabberwocky, tengah semakin mendekat. Kalau dia datang, ibukota akan menerima serangan sangat dahsyat dan ibukota akan menjadi mati. Kalau ibukota jatuh, tak ada keraguan kalau seluruh area sepanjang Dunia Bawah juga akan terpengaruh. Saat ini kelompok Lucifer, Grayfia-sama dan para budak Sirzechs-sama lainnya, tengah menghadapi Jabberwocky. Itu adalah kelompok yang dikatakan sebagai yang terkuat diantara seluruh Iblis. Saat ini kondisi mereka seimbang, dan biarpun mereka tak menimbulkan serangan kritikal pada Jabberwocky, mereka masih mampu mengulur pergerakannya.

.......Melihat pertarungan mereka dari berita, pertandingan mereka bahkan lebih mencolok daripada Serafall-sama, dan mereka mengulur Jabberwocky sambil juga mengubah area di sekelilingnya.

.......Ini pertamakalinya aku melihat mereka dari televisi, namun kekuatan Iblis yang dilepaskan oleh Grayfia-sama bahkan lebih dahsyat dari yang kubayangkan dan mereka memiliki kekuatan penghancur besar sampai menghancurkan daratan itu sendiri. Jadi inikah kekuatan sejati [Ratu] terkuat yang juga merupakan istri Maou Sirzechs Lucifer..........mungkin wajar kalau Buchou memandangnya sebagai figur kakak perempuan yang bisa dia kagumi. Namun monster yang bahkan tak bisa dikalahkan oleh kelompok Lucifer pimpinan Grayfia-sama adalah Jabberwocky......berapa banyak kebencian yang seseorang miliki untuk menciptakan monster sekuat itu.....? Namun kudengar kalau berkat kelompok Lucifer, evakuasi dari kota sudah hampir selesai. Para Iblis muda seperti kelompok Sitri telah diluncurkan untuk mengkonfirmasi apakah ada orang orang yang masih tertinggal. Aku juga dengar kalau Sairaorg Bael tengah mengurus para Iblis golongan Maou lama yang tengah mengamuk di ibukota. Kami, kelompok Gremory, dan Irina-san baru saja sampai di distrik barat daya ibukota menggunakan lingkaran sihir yang terletak di basemen istana Gremory. Kami meninggalkan Ravel-san di istana Gremory. Dia terseret kedalam pertarungan kami di dimensi buatan pada tempo hari, namun dia adalah tamu. Kami tak bisa membuatnya terlibat dalam pertarungan kami. Kami dan Ravel-san memahami itu, meski dia nampaknya sangat kesal karena tak bisa berguna namun dia masih menerima permintaan kami. Kami muncul di gedung tertinggi di distrik saat kami muncul dari lingkaran sihir. Sekarang, kami harus menyusul kelompok Sitri. Kemudian seseorang memanggil kami.

“Se-semuanya! Syukurlah!”

Itu adalah Gasper-kun!

“Orang orang dari kelompok Malaikat Jatuh memberitahuku kalau kalian semua akan datang kemari, tapi aku kesepian karena tak ada siapa siapa disini.”

Gasper-kun nampak menangis. Kami akhirnya berkumpul lagi dengannya. Satu satunya yang tersisa adalah Ise-kun! Saat dia kembali, kelompok Gremory akan bangkit sekali lagi!

“Gasper, aku sangat ingin melihat hasil dari latihanmu!”

Buchou mengatakan itu pada Gasper-kun, tapi......matanya nampak gelap dan warna di wajahnya terlihat tidak bagus.

“.....Y-Ya, aku akan berjuang demi memenuhi harapan kalian semua.......Umm? Dimana Ise-senpai?”

Gasper-kun melihat kesana kemari untuk mencari Ise-kun......apa dia belum menerima informasi tentang Ise-kun?

“Ise-kun sebenarnya.....”

Hal itu terjadi saat aku hampir memberikan rincian padanya.

“.......Disana!”

Koneko-chan menunjuk pada arah tertentu. Saat kami menoleh, kami melihat Naga hitam besar terselimuti dalam api hitam tengah mengamuk.—Itu Saji-kun!

Kami terbang ke langit setelah melihat itu.


Kami sampai di lokasi dimana kami melihat Saji-kun dalam wujud Dragon-King nya. Tempat ini punya banyak bangunan dan kami berada di jalan. Tempat ini dikelilingi oleh api dimana bangunan dan jalanan hancur.

......Aku bisa melihat kota ini yang sudah berubah menjadi lautan api dari angkasa. Beruntung kami tak merasakan kehadiran siapapun disini. Tak ada mobil melaju di jalan dan tak ada seorangpun yang berjalan juga. Sepertinya seluruh evakuasi di tempat ini sudah selesai.

“Kelompok Gremory!”

Aku mendengar suara familiar dan saat aku menoleh, aku melihat gadis gadis dari kelompok Sitri tengah melindungi sebuah bis yang kehilangan salah satu rodanya.—Ada banyak anak anak di dalam kendaraan.

“Bagaimana situasinya?”

Buchou bertanya pada [Kuda], Meguri-san, dari kelompok Sitri.

“Kami menjumpai golongan Pahlawan selagi kami bepergian di jalan ini........mereka segera mulai menyerang kami setelah mereka mengetahui kalau kami kelompok Sitri. Bis itu menerima serangan kecil yang menghentikannya bergerak sehingga kami hanya bisa melawan balik......dan Kaichou, Fuku-Kaichou, dan Gen-chan sudah.......!”

Meguri-san mengatakan itu dengan suara bercampur tangis.........Apa yang terjadi pada Saji-kun!?

“Lihat itu!”

Rossweisse-san menunjuk ke arah kanan. Kami kemudian melihat Saji-kun dengan lehernya dicengkeram oleh pria besar dari golongan Pahlawan, Heracles, di jalan dimana terdapat banyak toko! Tubuh Saji-kun berlumur darah dan sepertinya dia hampir kehilangan kesadarannya. Kami juga melihat Sona-Kaichou yang tergeletak di tanah dan Shinra-FukuKaichou yang tengah bertarung dengan Jeanne. Heracles melempar Saji-kun setelah menganggapnya membosankan, dan kemudian menginjak injak punggung Sona-Kaichou yang tergeletak di tanah.

“Guu!”

Sona-Kaichou berteriak!

.....Sampai menginjak injak wanita yang tergeletak di tanah....! Sungguh tindakan tak termaafkan! Heracles tertawa dengan keras.

“Apa ini!? Aku mengharap lebih karena kalian memenangkan pertandingan Rating Game melawan Arch-Duke, Agares. Apa hanya ini saja!?”

“Jangan bicara omong kosong! Kau hanya memfokuskan incaranmu pada bis yang terisi anak anak! Kaichou dan Saji tak bisa bertarung secara penuh karena melindungi mereka! Kaulah yang membuat mereka melakukan itu!”

Shinra-FukuKaichou mengatakan itu dengan kemarahan sambil menangis. Ekspresinya penuh amarah dan frustasi. Sampai Shinra-FukuKaichou menampakkan ekspresi itu.....dia pasti sangat tertekan. Dan alasan untuk itu adalah Heracles yang mengincar bis berisi anak anak.....? Dia menyerang Kaichou dan Saji-kun dengan cara pengecut itu.....! Aku terisi kemarahan setelah mendengar tindakan pengecut itu........Kalau Ise-kun mendengar itu, dia pasti akan maju dan menghajar Heracles tanpa ampun.......satu satunya musuh disini adalah Heracles dan Jeanne. Aku tak melihat Cao Cao atau Georg dimana mana. Apa mereka bertindak terpisah? Jeanne mendesah setelah menekan Shinra-FukuKaichou dengan Pedang Sucinya.

“Sudah kukatakan padanya untuk tak melakukan itu, tahu? Meski aku tak menghentikan Heracles sama sekali!”

Jeanne menciptakan tak terhitung Pedang Suci di tanah untuk menghancurkan pijakan FukuKaichou! Jeanne menyerang FukuKaichou dengan pedangnya yang kehilangan keseimbangannya! Aku segera berlari ke arahnya! Aku menutup jarakku dan memblokir serangannya dengan Gram.

“Bisa tolong berhenti?”

Aku mengatakannya dengan suara rendah. Jeanne nampak tercengang saat dia melihat senjata di tanganku.

“.......Gram!? Jangan jangan Siegfried sudah.......”

Aku mempunyai Gram dan pedang pedang yang Siegfried punya lainnya di dalam sarung di pinggangku. Setelah aku mengalahkannya, semua Pedang Iblis ini juga menerimaku sebagai majikan baru mereka. Aku tak pernah menduga kalau aku akan menjadi Pemilik Pedang Iblis seperti itu. Aku benar benar tak bisa memprediksi apa yang akan terjadi saat aku berada dalam kelompok ini.

“Heh! Pria itu sangat menyedihkan karena sudah kalah melawan orang orang itu!”

Heracles hanya tertawa......sepertinya mereka sama sekali tak punya tenggang rasa pada rekan rekannya sendiri.

“......Jadi para anggota golongan Pahlawan sudah dijatuhkan satu persatu. Kita mungkin saja akan lenyap kalau kita terus berurusan dengan kelompok Gremory.”

Suara lain.—seorang yang muncul dengan kabut adalah Georg, si pengguna kabut.......terus menerus dijatuhkan? Mungkin si anak laki laki pemilik [Annihilation Maker] itu sudah tak bisa bertarung lagi. sepertinya dia dipaksa melakukan hal berbahaya saat berada di dimensi buatan oleh Shalba Beelzebub. Georg kemudian berkata.

“Maaf, Heracles, Jeanne. Api hitam Vritra disana lebih padat dari dugaanku, jadi perlu waktu sebelum aku bisa membuangnya ke dimensi lain. Sudah lama sejak aku membuat dimensi untuk tempat membuang.—Seperti kata legenda, ia memang memiliki kemampuan dengan kutukan dan kobaran kuat. Vritra sialan.”

“Ha! Biarpun dia masih tak berpengalaman, kau sudah mengalahkan salah satu Dragon-King! Seperti yang kuduga dari pemilik Longinus, aye Georg!”

Heracles memujinya. Begitu. Jadi mereka mengalahkan Saji-kun dengan Georg mengambil kendali pertarungan. Aku bisa memahami Saji-kun sebagai Dragon-King dikalahkan oleh pemilik Longinus yang juga handal dalam sihir........di atas semua itu mereka juga menyerang bis yang berisi anak anak. Aku membawa Gram di tangan kananku dan Pedang Suci Iblis di tangan kiriku, dan membawa dua pedang. Aura serangan melesat ke arah Heracles dan Jeanne. Keduanya mengelak dengan mudah, namun aku berhasil membuat mereka lengah! Aku memungut Shinra-FukuKaichou dengan cepat dan segera menuju ke tempat Sona-Kaichou berada.

“Kau sungguh cepat!”

Lingkaran sihir yang digunakan untuk sihir muncul di telapak tangan Georg! Takkan kubiarkan dia melakukannya! Aku membuat Pedang Suci Iblis lenyap dan aku membuat perintah.

“Pasukan Ksatriaku!”

Para Pasukan Ksatria Naga bermunculan di sekelilingku. Aku memerintahkan mereka untuk membawa Sona-Kaichou, Saji-kun, dan Shinra-FukuKaichou menjauh. Ya! Ini bagus! Yang tersisa sekarang adalah........

Georg melepaskan bola api besar! Sihir api! Aku memegang Gram dengan kedua tanganku dan memotong bola api menjadi dua! Dengan ketajaman Gram, hal ini sangat mudah! Aku tak mau mengakuinya, namun dari setiap aspek ketahanan, kekuatan penghancur, dan ketajaman mereka lebih superior dari pedang pedang yang kuciptakan. Melihat tindakanku, Georg membuat komentar kekaguman.

“......Kuat. Sampai bisa menolong semua rekan rekanmu sambil mengurus kami bertiga.......Jadi inikah pengguna Pedang Suci Iblis, Kiba Yuuto. Kau sedikit dibayang bayangi oleh Sekiryuutei, namun Rias Gremory sungguh memiliki [Kuda] yang mengerikan.”

“Terima kasih untuk pujiannya........Itukah yang harus kukatakan? Aku tak masalah menjadi bayangan. Ise-kun adalah pahlawan, aku hanya perlu menjadi pedang bagi Rias Gremory.”

Ya, itu saja sudah cukup untukku. Seorang yang layak mendapat fokus di panggung seharusnya adalah majikanku, Buchou, dan teman terbaikku, Ise-kun. Aku hanyalah pedang. Tidak lebih, tidak kurang.

“Apa kamu baik baik saja?”

Asia-san mulai menyembuhkan Kaichou dan Saji-kun. Aura hijau dipancarkan darinya, dengan dia di pusatnya. Aura penyembuh yang memiliki jarak luas. Karena kepribadian Asia-san, ia menyembuhkan baik kawan maupun lawan, namun karena ada cukup jarak dari golongan Pahlawan maka aku tak perlu mencemaskan itu. Biarpun mereka mencoba menyerangnya, aku dan rekan rekanku akan menghentikan mereka.

“......Seorang anak tengah memegangnya dengan sangat berharga........boneka Oppai Dragon.......kalau......aku membiarkan anak anak terluka.......aku tak akan bisa mengejar dia lagi.......”

Saji-kun, yang hanya sedikit sadar, mengatakan itu sambil disembuhkan. Dia meneteskan air mata penyesalan.

-Saji-kun! Kamu.......menahan sampai sejauh ini.........hanya untuk melihat itu........!

“Tsubaki. Kami akan mengurus mereka. Bisakah kuserahkan evakuasi anak anak di dalam bus padamu?”

Buchou mengatakannya pada Shinra-senpai. FukuKaichou menatap kami, musuh, dan anak anak.

“.......Tapi.”

“Tolong, FukuKaichou. Kami akan membayar mereka kembali untuk yang mereka lakukan pada kalian. Kami telah mewarisi perasaan dari Saji-kun.”

Aku mengatakan itu. Ya, hal yang ingin Saji-kun lindungi adalah hal sama yang kami ingin lindungi. Kami tak bisa mengampuni golongan Pahlawan yang menyerang mereka.—Kami akan menghabisi mereka disini.

“.......Kiba-kun. Ya, aku paham.”

Shinra-Fukukaichou membalas seperti itu. Ini bagus. Dengan ini, anak anak akan selamat. Yang tersisa bagi kami adalah mengalahkan mereka.

“Kiba-kun menggunakan kekuatan pria tampan pada Fuku-Kaichou-san! Kamu jelas jelas tak boleh berbicara buruk tentang Ise-kun!”

Irina-san nampak berbicara dengan riang........Tapi kubiarkan saja untuk sekarang. Xenovia mengambil satu langkah maju.

“Baiklah, mari lakukan. Durandalku sudah ditempa sekali lagi. Tak akan bagus kalau aku tak mengamuk dengannya.”

Xenovia melepas kain pembungkus senjatanya. Yang muncul adalah Ex-Durandal yang nampak masih sama. Dan itu seharusnya sudah ditempa ulang dengan menambahkan “Excalibur Ruler” ke dalamnya. Aku tak melihat perbedaan pada bentuknya......Kecuali aura di sekitarnya benar benar berbeda dari sebelumnya.

-Aura sunyi dari Pedang Suci yang sudah ditekan saat ini menyelimuti bilahnya. Kenyataannya itu adalah hibrida dari True-Excalibur, formasi dari ketujuh Excalibur, dan Durandal. Kemampuannya pasti sangat luar biasa.

“Aku juga menerima benda yang bagus!”

Irina-san mencabut senjata di pinggangnya.—Oh waw, aku tak menyadarinya sampai dia mencabut pedang itu. Pedang yang Irina-san sedang pegang adalah.......Pedang Suci Iblis!

Irina-san tersenyum saat melihat reaksiku.

“Ya. Ini adalah Pedang Suci Iblis produksi massal yang dihasilkan dari Pedang Suci Iblis yang Kiba berikan pada Surga sepanjang waktu dimana aliansi tengah terbentuk diantara tiga kekuatan besar! Ini adalah salah satu tipe uji! Ini menerima banyak penyetelan sehingga Malaikat bisa menggunakannya. Ini memang tak sekuat dan tak memiliki banyak variasi seperti Kiba-kun, namun sudah cukup untuk dipakai oleh Malaikat.”

Jadi pihak Surga sedang menciptakan hal semacam itu. karena karakteristik dari Pedang Suci Iblis yang berdampak dari ketiadaan Tuhan, ia hanya jelas tak akan bisa digunakan oleh Vatikan dan Surga. Namun hal itu sungguh menjadi dukungan bagus. Aku merasa seperti orang tua yang baru menyaksikan pertumbuhan anak mereka. Kelihatannya pedang Suci Iblisku menjadi sangat berguna bagi aliansi. Xenovia mengacungkan pedangnya pada Jeanne.

“Aku punya hutang untuk dibayar pada Siegfried, namun apa boleh buat kalau Kiba dan yang lain sudah mengalahkannya.—Jadi aku akan membantu Irina untuk membayarkan hutangnya!”

Irina-san setuju pada ucapan agresif Xenovia.

“Ya ya! Aku akan membayar hutangku kembali untuk Kyoto! Kamu sama sekali tidak baik biarpun kamu seseorang yang sudah mewarisi jiwa Saint.”

Irina-san juga meniru Xenovia dan mengacungkan pedangnya pada Jeanne........kupikir mereka akan jadi tim bagus.

“Ara ara. Kalau begitu apa aku boleh bergabung?—Dia mungkin memiliki “itu” jadi akan lebih baik melawannya dengan lebih banyak orang.”

Sepertinya Akeno-san juga akan mengurus Jeanne. Akeno-san pasti turun tangan karena berpikir tentang keberadaan “Chaos Drive”. Kami tak akan tahu peningkatan macam apa yang Jeanne akan dapatkan kalau dia menggunakannya. Itu keputusan yang bagus untuk menghadapinya dengan beberapa orang. Enam sayap membentang dari punggungnya setelah gelang di pergelangan tangannya bersinar keemasan.

-Itu transformasi Malaikat Jatuh yang sebelumnya. Akeno-san berkata kalau dia butuh dukungan dari gelang itu untuk bertransformasi, namun dia ingin mampu bertransformasi tanpa hal itu di masa depan. Kekuatan yang tertidur di dalamnya pasti sudah bangkit sepenuhnya. Jeanne memasang senyum penuh percaya diri pada tantangan yang dia terima dari mereka bertiga.

“Hee, jadi tiga orang akan menghadapiku. Juga Onee-san disana sepertinya cukup mengetahui tentang “itu”. Menarik! Balance Break!”

Saat dia mengatakannya dengan suara kuat, Naga yang tercipta dari Pedang Suci muncul di belakangnya. Itu adalah Balance Breaker Sub Species dari Jeanne [Blade Blacksmith]. Ia memiliki tekanan padat seperti sebelumnya. Ia bukan lawan yang bisa kalian hadapi dengan kelengahan. Meskipun begitu, Xenovia memasang kuda kudanya.

“Ex-Durandal ini memiliki kemampuan dari ketujuh Exalibur. Kalau aku menguasainya, aku akan mendapatkan kekuatan yang bahkan lebih hebat lagi.”

Seperti ucapannya. Ia memiliki tiap tiap dari kemampuan ketujuh Excalibur di dalamnya. Kalau dia terbiasa dalam memakainya, ia akan memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi Balance Breaker Cao Cao. Itulah yang aku pikirkan........namun Xenovia mengucapkannya dengan tegas.

“Sayangnya aku ini bodoh. Biarpun aku mendapatkan lebih banyak teknik, aku tak akan bisa menggunakannya dengan sangat baik. Karena itu aku akan menggunakan ini.”

Xenovia mengayunkan Ex-Durandal. Kawah besar tercipta ditanah disertai suara ledakan yang sangat keras.

“-Sudah akan cukup dengan menggunakan kekuatan penghancur dari Excalibur dan Durandal.”

Pernyataan Kekuatan penghancur yang absolut!

.......Xenovia, bisakah kamu cukup memperhatikan teknik karena kamu juga [Kuda]........dengan cara dia menggunakannya, sepertinya dia bisa menampilkannya lebih baik dariku. Xenovia memasang wajah tak senang setelah dia menyadari aku tengah menatapnya.

“Muu, Kiba. Kamu pikir aku adalah idiot kekuatan barusan, kan? Namun aku harus katakan kalau satu satunya yang terspesialisasi dalam teknik cukup hanya kamu saja. Karena itu aku hanya perlu mengincar kekuatan penghancur!”

Tolong dengarkan aku! Bisakah kamu juga memberi perhatian pada teknik!? Kelompok kita terisi oleh tipe-kekuatan dan kita kekurangan tipe-teknik! Itu sangat salah untuk formasi “Party”[3] kita kalau hanya aku satu satunya yang tipe-teknik! Kurangnya tipe-teknik dalam kelompok Gremory adalah masalah serius! Aku hanya bisa merasakan ketidaknyamanan untuk Game di masa depan!........Aku seharusnya mengatakan ini secara serius pada Buchou lain kali.—Bahwa aku ingin dia mendidik tipe-teknik yang lain.

“.......Pria yang melalui banyak kesulitan terbanyak. Kiba Yuuto.”

Terima kasih Koneko-chan! Kalau begitu aku akan berjuang lebih lama lagi!

“Ayo ikuti aku! Iblis, Malaikat, dan Malaikat Jatuh! Aku sungguh populer!”

Jeanne mengatakan itu dengan senang dan naik ke atas Naganya. Naga itu naik ke bangunan tinggi di dekatnya dengan menggunakan kakinya setelah majikannya naik di atas punggungnya. Xenovia, Irina-san, dan Akeno-san membentangkan sayap mereka dan terbang mengejarnya! Dentuman keras segera terjadi di angkasa! Mereka bertiga pasti lebih diuntungkan dalam pertarungan melawan Jeanne. Jadi satu satunya yang tersisa hanyalah Heracles dan Georg. Aku kemudian bertanya pada Georg.

“Kenapa kalian mengincar bus? Selain itu kenapa kalian ada di ibukota?”

Aku tak bisa memahami alasan mereka menyerang anak anak. Aku tak berpikir kalau mereka sekedar mengincar bus saja. Dan kenapa mereka berada disini di kota ini? Apa mereka datang untuk merampok setelah orang orang dievakuasi dari sini karena para monster? Itu terdengar wajar......

“Aku akan jawab pertanyaan kedua lebih dulu.—ini hanya sekedar cuci mata. Cao Cao berkata dia ingin melihat seberapa jauh para monster raksasa itu bisa pergi dengan matanya sendiri.”

-Georg menjawab.........alasan mereka datang kemari hanya untuk cuci mata. Atau mengawal Cao Cao yang ingin melihat lihat.

.......Namun Cao Cao sendiri tak ada disini.........apa dia tengah menonton seperti VIP di suatu tempat? Dia sungguh pria menjijikkan seperti biasanya.

“Lantas kenapa kalian mengincar bus?”

Aku bertanya padanya sekali lagi. Georg hanya menghela nafas.

“Kami hanya kebetulan menemui bus itu. kemudian kami menemui Saji Genshirou sang Vritra dan kelompok Sitri tengah menaiki bus. Mereka juga mengenal wajah kami. Jadi apa boleh buat kalau kami harus bertarung kan?”

.......Jadi itu hanya pertemuan karena keberuntungan rupanya? Namun Heracles memasang senyum provokatif.

“Itu juga karena aku membuatnya kesal, tahu? Kami kebetulan menemui si Vritra itu. Rasanya kurang kalau hanya menonton invasi para monster. Jadi aku berkata “Lawan aku kalau kau tak mau anak anak itu ikut terlibat!”.—Jadi seperti itulah pertarungan dimulai.”

-!........Kau yang memulai pertarungan.......dengan alasan bodoh seperti itu......? Saji-kun menerimanya untuk melindungi anak anak.........! Dimana kemarahan berkumpul dalam diriku......

“Aku sudah dengar kalau golongan Pahlawan tengah mengumpulkan semua Pahlawan yang ingin bertarung melawan para abnormal........namun kelihatannya ada cecunguk di antara mereka.”

Seorang pria muncul di hadapan kami. Seekor Singa raksasa yang terselimuti bulu emas. Dan seorang yang membawa singa itu adalah pria yang memiliki kekuatan absolut. Perwujudan murni dari “kekuatan” itu sendiri. Pria yang menghadapiku, Xenovia, Rossweisse-san, dan Ise-kun dan seorang yang membangkitkan [True Queen] hanya dengan keahlian bela dirinya.

“........Sairaorg!”

Buchou memanggil nama pria itu.—Ya, dia adalah Sairaorg Bael.


Bagian 3[edit]

Aku tak bisa mengingat hari apa itu, namun Azazel-sensei membuat komentar tertentu.

“Kalau ada seseorang diantara para Iblis muda, termasuk kelompok Rias, yang bisa menghadapi Ise secara langsung dan semakin jauh meningkatkan kekuatannya, maka hanya ada satu orang.”

Sairaorg Bael. Pria yang hampir mengalahkan Ise-kun dan menimbulkan kebangkitan [True Queen]. Dia muncul sambil membawa seekor singa besar, Regulus. Dia mengambil langkah maju sambil menyuruh Regulus tetap di tempatnya. Dia hanya mengatakan satu kalimat singkat.

“-Aku akan maju.”

Sairaorg Bael melepas pakaiannya. Tubuhnya yang telah dilatih secara mengagumkan mulai kelihatan. Semangat bertarung murni, Touki, memancar dari tubuhnya.

“Aku baru selesai menghabisi sisa sisa golongan Maou lama yang membuat kekacauan di ibukota. Kemudian aku melihat ada Naga hitam.......Saji Genshirou dari jarak jauh. Aku hanya melihat dia di video yang direkam dalam Game tapi aku segera sadar kalau itu adalah dia.—dan bahwa yang dia lawan adalah sesuatu yang hebat.”

Sairaorg Bael menatap Heracles. Heracles memasang senyum senang setelah melihat semangat bertarung dari Sairaorg Bael.

“Pewaris selanjutnya dari keluarga Bael huh. Aku mengetahuimu. Pewaris selanjutnya tanpa bakat yang terlahir tanpa [Power of Destruction] yang menjadi ciri keluarga Bael. Aku dengar kau hanya bisa bertarung dengan tubuhmu biarpun kau seorang Iblis. Hahaha, ini pertamakali aku mendengar Iblis tak beralasan seperti itu!”

Sairaorg Bael tak mengubah ekspresinya bahkan dengan hinaan Heracles. Hinaan kecil semacam ini sama sekali tak ada artinya dibanding hinaan yang telah dia terima untuk setengah waktu dalam hidupnya.

“Seorang yang telah mewarisi jiwa pahlawan Heracles.”

“Yeah, itu benar Bael-san.”

Sairaorg Bael menolak Heracles sambil perlahan mendekatinya.

“Sepertinya aku sudah salah paham. Orang selemah dirimu tak mungkin bisa menjadi pahlawan.”

Mendengar itu, wajah Heracles berubah. Harga dirinya pasti telah muncul setelah mendengar itu.

“Hee, kudengar kau sudah melakukan kontes memukul dengan Sekiryuutei. Sungguh pecundang. Kalau kau Iblis, maka pakailah kekuatan Iblis. Kau bisa berkata kalau perwujudan kekuatan Iblis dan fenomena supernatural memakai kekuatan Iblis adalah cara Iblis. Jadi bagaimana aku harus menyebut kau dan Sekiryuutei?”

Tak peduli seberapapun Heracles menghinanya, ekspresi Sairaorg Bael tetap tak berubah. Namun hinaan Heracles masih berlanjut.

“Kudengar kau memiliki Sacred Gear bernama Singa Nemean yang dikalahkan oleh Heracles yang asli.—sungguh ironis kalau kau menemuiku, kau tak bisa mengalahkanku kecuali kau menggunakan itu, tahu?”

Sairaorg Bael menjawab Heracles dengan satu kalimat.

“Tak akan kupakai.”

“Ha?”

“Aku tak akan mengenakan armor singa melawan orang macam dirimu. Tak peduli bagaimana aku melihatmu, aku tak bisa berpikir kalau kau lebih kuat dari Sekiryuutei.”

Sairaorg Bael hanya mengatakan itu. Heracles tertawa dengan keras setelah mendengar itu.

“Hahaha! Tak ada yang tak bisa kuledakkan dengan Sacred Gearku! Biarpun kau terlapisi oleh touki, namun itu saja! Itu bukan apa apa melawan Sacred Gearku!”

Heracles melompat ke atas.

Tangannya terlapisi oleh aura berbahaya! Dia menggenggam kedua lengan Sairaorg.......dan memulai serangan ledakan! Kemampuan Sacred Gear Heracles membuatnya mampu meledakkan apa saja sambil menyerang di saat yang sama.—Namun Sairaorg-san hanya mengatakan satu hal ini.

“Begitu. Jadi hanya ini?”

Ekspresinya tetap tak berubah meskipun dagingnya sobek dan darah mulai menetes. Heracles nampaknya sangat marah dan aura di kedua tangannya meningkat!

“Hehehe, kau sungguh pandai berbicara. Lalu bagaimana dengan ini?”

Dia kemudian menusukkan tinjunya ke jalan! Kemudian jalan itu sendiri meledak dan menyelimuti seluruh tubuh Sairaorg Bael!

Asap, debu, dan abu benar benar menutupi sekeliling kami! Jalan dimana mereka berdua berdiri saat ini benar benar hancur dan telah menjadi puing puing. Heracles tertawa keras keras di atas sebuah puing.

“Hahahahahahahaha! Lihat itu!? Dia mati tanpa melakukan apa apa! Karena itu Iblis yang tak bisa memakai kekuatan Iblis adalah sampah! Memangnya apa yang bisa kau lakukan hanya dengan teknik bela diri........”

Heracles menghentikan ucapannya disana. Ekpresinya berubah menjadi ketidakpercayaan. Itu karena terdapat pria yang berdiri di tengah tengah jalan seolah tak ada apapun terjadi!

Sairaorg Bael yang hanya mendapat luka kecil dengan darah mengucur masih memasang ekspresi yang sama.

“-Ini saja?”

Heracles tergerak mundur setelah melihat touki dari Sairaorg Bael yang bahkan belum berkurang sedikitpun!

“........Jangan remehkan aku kau Iblis sialaaaaan!”

Dia mengatakan itu, namun dia masih percaya diri seperti sebelumnya. Sairaorg Bael akhirnya mulai bergerak ke arah Heracles. Sambil memancarkan tekanan kuat, dia menutup jarak dengan Heracles langkah demi langkah.

“Aku mengharapkan lebih karena kudengar kau membawa jiwa dari pahlawan Heracles.......sepertinya harapanku terus menerus dikhianati.”

Heracles membuat kuda kuda dengan kedua tangannya, namun Sairaorg Bael menghilang! Dia cepat! Dia muncul tepat di depan Heracles! Ia sengaja muncul secara langsung di hadapan lawannya! Aku hanya bisa terkejut melihat cara dia menghadapi lawannya!

“Ini giliranku.”

DON!

Tinju yang berat, tajam, dan akurat menghantam perut Heracles. Serangan tunggal itu menembus tubuh Heracles dan menghancurkan bangunan di belakangnya.

“......--!!”

Karena kekuatan penghancur yang tak dia duga, ekspresinya berubah menjadi kebingungan dan kemudian rasa sakit yang ekstrim.

“......--!!”

Dia berlutut di tanah sambil memegangi perutnya dengan kedua tangannya. Dia memuntahkan darah dari mulutnya. Dia pasti menerima rasa sakit hebat yang tak bisa diungkapkan dalam kata kata. Aku tahu itu karena aku juga pernah menerima tinju itu sebelumnya. Tak ada seorangpun yang tak akan terluka setelah menerima pukulan itu. sudah pasti dia menerima kerusakan kritis. Situasi berubah hanya dengan satu pukulan......

.........Sihir Rossweisse-san bahkan tak bisa memberikan kerusakan kritis pada Heracles, namun tinju Sairaorg Bael melakukan itu dengan mudah. Ia kemudian mengatakannya sambil memandang rendah Heracles.

“Ada apa? Serangan barusan hanya tinju normal. Sekiryuutei yang sudah kau jelek jelekkan bahkan tak bergeming sedikitpun dari pukulan itu, tahu?”

Mendengar itu, Heracles membuat tawa menjijikkan. Dia kemudian berdiri dengan ekspresi kemarahan.

“.......Jangan main main denganku.........! Dasar kau Iblis biasa! Kau tak memiliki kekuatan Iblis! Kau bahkan tak menggunakan Sacred Gear! Dengan hanya tinju normal........”

Seluruh tubuh Heracles bersinar! Cahaya yang mengelilingi tubuhnya membentuk wujud misil. Itu Balance Breaker! Dia menembakkan misil misil itu di Kyoto dan membuat Rossweisse-san sangat kerepotan! Senjata yang berada dimana mana di tubuhnya yang memiliki kekuatan penghancur tinggi!

“.......Kau tak akan bisa mengalahkan aku.”

Sambil membuat raungan, ia menembakkan semua misil ke segala arah! Kami juga merasa kalau itu berbahaya sehingga kami memasang kuda kuda untuk menghindarinya. Banyak misil menghantam berbagai tempat dan dengan keras menghancurkan banyak bangunan, jalan, dan fasilitas umum! Salah satu misil menuju ke arah Sairaorg Bael secara langsung!

“Hmph!”

HIT!

Sairaorg Bael bahkan tak menghindari misil yang tercipta dari Sacred Gear, dan dia hanya memukulnya jauh jauh dengan tinjunya! Tinju macam apa yang dia punya? Dia memukul misil itu dengan begitu enteng........! Sekali lagi aku menjadi terkejut oleh kekuatan pukulan dari pria ini yang merupakan pewaris selanjutnya dari keluarga Great King. Semua misil yang diarahkan padanya bisa ditangkis dengan tinjunya. Misil yang dipukul menjauh menabrak bangunan dan jalan. Salah satu misil yang ditembakkan terbang ke arah anak anak berada! Ini gawat! Kalau sampai kena.......

Namun kecemasanku berakhir disana. Itu karena Rossweisse-san berdiri di depan anak anak! Rossweisse-san memblokir misil dengan sempurna dengan memasang lingkaran sihir pertahanan di depannya! Perisainya yang remuk ketika bertarung di Kyoto saat ini nampak lebih kuat!

“Ini adalah sihir pertahanan baru. Aku adalah [Benteng], jadi kupikir aku harus tingkatkan pertahananku yang menjadi ciri dari [Benteng]. Aku mempelajari banyak sihir pertahanan di kampung halamanku. Dengan memakai ciri pertahanan dan serangan sihirku, aku masih mampu bertahan melawan Balance Breaker yang terspesialisasi dalam kekuatan penghancur.—Heracles. Kekuatanmu tak akan bekerja padaku lagi. akan kutunjukkan padamu kalau aku bisa memblokir 10 kali kekuatan serangan barusan!”

Alasan Rossweisse-san kembali ke kampung halamannya adalah karena ia bisa meningkatkan cirinya. Ia meningkatkan pertahanannya dengan mempelajari sihir pertahanan kuat. Rossweisse-san telah sekali lagi meningkatkan cirinya sebagai [Benteng]. Kelompok Gremory menjadi lebih kuat lagi, Ise-kun! Selagi aku merasa senang dengan kekuatan rekan rekanku, aku kemudian melihat anak anak.

“Singa-san! Berjuanglah!”

“Singa! Jangan kalah!”

Itu adalah sorak sorai pada Sairaorg Bael yang tengah menghadapi Heracles. Sairaorg Bael memasang wajah tak percaya karena dia tak menduga ini. Anak anak itu pasti mengetahui Sairaorg Bael sepanjang pertarungan dengan Ise. Dia kemudian tertawa dengan senang.

“Fuhahahahaha!”

Touki Sairaog Bael meningkat semakin pesat!

“Anak anak itu memberitahuku untuk “berjuang yang terbaik” dan “jangan kalah”. Ini benar benar terasa bagus, bukan begitu Hyodou Issei? Jadi inikah kekuatan yang kau terima dari anak anak.—bahkan tak ada sedikitpun kesempatan kemenanganmu, pahlawan Heracles.”

“Jangan langsung senang hanya karena anak anak mengatakan hal itu padamuuuuuuuu! Dasar Great King tak berotak!”

Sebuah tinju diluncurkan ke wajah Heracles yang tengah berteriak. Heracles berlutut di tanah dengan darah mengucur dari semua lubang di wajahnya.

“......Apa ini.......hanya tinju ini........”

Semakin dia dipukul oleh sang Great King, semakin takut ia jadinya. Itu hanya pukulan. Namun pukulan itu menggali lubang pada jiwa dan raganya.—begitu dalamnya sampai terukir dengan dalam ke jiwanya.

“Seorang yang bahkan tak mendapat dukungan dari anak anak tak berhak menyebut dirinya pahlawan........”

Sairaorg Bael menatap Heracles dengan ekspresi penuh tekanan. Heracles memasang ekspresi keputus asaan seolah menyadari kalau dia tak bisa menang baik secara fisik dan mental. Namun dia mengeluarkan sesuatu dari sakunya.

-Suntikan berbentuk pistol dan air mata Phoenix.

Itu [Chaos Break]! Ada kemungkinan kalau pertarungan akan berbalik arah jika dia menggunakan itu! tidak, Sairaorg Bael akan mampu menjatuhkannya kalau dia memakai Balance Breaker. Namun peingkatan kekuatan penghancur akan mampu memusnahkan seluruh daratan yang mengelilingi tempat ini! Dan dia juga memiliki air mata Phoenix! Kami tak tahu seberapa kuat Heracles jadinya setelah dia pulih dan memakai [Chaos Break]!

“Si-sialan kau!”

Heracles mengatakan itu sambil menempelkan ujung suntikan ke lehernya. Namun aku bisa melihat kalau dia ragu ragu untuk melakukannya. Sairaorg Bael memberinya pertanyaan.

“Ada apa? Bukankah kau akan menggunakannya? Menurut penilaianku, itu bisa memperkuat tubuhmu kan? kalau kau mau memakainya, pakailah saja. Kalau kau menjadi kuat dengan benda itu, maka aku akan menerimanya dengan senang hati! Aku masih akan mengalahkanmu biarpun kau menggunakan itu!”

Heracles memasang wajah frustasi. Ada sedikit air mata di matanya karena frustasi.

“Sialaaaaaaaaaaaaaaan!!”

Dia melempar [Chaos Break] dan air mata Phoenix ke tanah sambil berteriak dengan menangis! Dia kemudian maju menyerbu ke arah Sairaorg.

.......Dia benar benar membuang [Chaos Break]......! Ini perubahan situasi yang sangat tak terduga! Sairaorg Bael membuat kuda kuda untuk yang pertamakalinya setelah melihat lawannya.

“Sepertinya kau mengembalikan harga dirimu sebagai Pahlawan di saat terakhir.—Tidak buruk. Namun.....”

Sairaorg Bael menggunakan tinju kirinya untuk memukul wajah Heracles dan kemudian melapisi tangan kanannya dengan touki.

“-Jatuhlah dengan pukulan ini!”

Dia memukulnya di perut! Suara pukulan yang hebat menggema sepanjang area ini. Heracles benar benar jatuh sambil kehilangan kesadarannya. Aku kemudian mengingat apa yang Ise-kun katakan. Dia mengatakan hal ini setelah pertandingan melawan Bael.

“Hei Kiba. Sairaorg-san benar benar orang yang misterius. Kupikir sangat bodoh untuk memukulnya secara berhadap hadapan dan menghindari serangannya adalah hal yang paling tepat.—Biarpun aku memikirkan itu dalam kepalaku, aku menyadari kalau aku melawannya berhadap hadapan. Itulah orang macam apa dirinya. Dia membuatmu ingin melakukan kontes pukulan dengannya. Dan tak ada alasan dibalik itu.”

Tinju Sairaorg Bael mengembalikan harga diri dari cecunguk yang telah jatuh begitu rendah. Sairaorg Bael yang baru mengalahkan Heracles nampak begitu hebat di mataku sekarang.


Bagian 4[edit]

Sairaorg Bael mengalahkan Heracles dan Akeno-san dan yang lain saat ini tengah mengurus Jeanne. Jadi satu satunya musuh sekarang adalah Georg. Meski kami tentu tak tahu kapan Cao Cao akan menunjukkan dirinya........

Aku bisa melihat Halilintar Suci dahsyat dan aura suci meledak di dekat bangunan tinggi. Sepertinya pertarungan melawan Jeanne masih berlangsung. Alasan kenapa para gadis yang telah menjadi lebih kuat tak kembali mungkin karena Jeanne memakai [Chaos Break]. Akeno-san dan dua yang lain pasti akan bisa mengalahkan Jeanne kalau dia berada dalam bentuk Balance Breaker. Pertarungan berlangsung lebih lama dari dugaanku. Kami memiliki cukup banyak kekuatan orang kalau kami juga memasukkan Sairaorg Bael. Biarpun Georg memakai [Chaos Break], kami masih memiliki kesempatan menang yang besar. Georg tersenyum setelah melihat Heracles.

“Kuat. Jadi inikah kekuatan para Iblis muda saat ini. Sairaorg dari Bael, dan kelompok Gremory pimpinan Rias Gremory. Aku menemui kalian beberapa hari lalu, namun aku tak pernah menduga kalian akan menjadi jauh lebih kuat........kalau sudah begini, Vampir dan nekomata disana mungkin juga memiliki kekuatan melebihi yang data kami katakan.”

Georg melihat Koneko-chan dan Gasper-kun. Kesampingkan Gasper-kun, Koneko-chan tak mendapat peningkatan kekuatan khusus sejak kami meninggalkan dimensi buatan. Peningkatan kekuatannya akan bermula sekarang. Aku dengar kalau kakaknya Kuroka, akan mulai mengajarinya cara memakai Senjutsu dan Youjutsu. Dia bahkan tak keberatan diajari oleh kakaknya, yang hubungannya sangat rusak, sehingga keyakinannya pasti sangat kuat. Gasper-kun menjadi pucat setelah dilihat oleh Georg.

“........Gasper. Ada apa?”

Buchou nampaknya curiga dengan ekspresi aneh budaknya.......ekspresi Gasper-kun mulai berubah drastis dan dia akhirnya meneteskan air mata.

.......Apa yang terjadi pada Gasper-kun?

“.......Maafkan aku semuanya.......aku......aku.......! Aku tak bisa menjadi lebih kuat........biarpun aku pergi ke institut Grigori!”

-! Semua orang menjadi kaget oleh pengakuan Gasper-kun. Dia berbicara sambil menangis.

“Aku ingin jadi lebih kuat........jadi aku bisa membantu semuanya!......aku diberitahu kalau aku tak bisa jadi lebih kuat dari ini oleh orang orang di Grigori.......!”

“......Aku bahkan tak bisa melindungi seorangpun gadis.......aku sungguh memalukan bagi kelompok Gremory........!”

Gasper-kun menangis tersedu sedu.......jadi tetap mustahil bagi Gasper-kun untuk jadi lebih kuat bahkan di Grigori? Georg menghela nafas kebosanan untuk menanggapi Gasper-kun.

“Almarhum Sekiryuutei tak akan senang setelah melihat Kouhai[4]nya dalam kondisi menyedihkan seperti ini.”

Gasper-kun yang menangis kemudian menatap ke depan, dengan tercengang.

“.......Almarhum........Sekiryuutei........”

Dia melempar pandangan ke segala arah. Sekeliling kami. Dia masih tak mengetahui alasan kenapa Ise-kun tak berada disini.

“......Dimana Ise-senpai......? Apa Ise-senpai tak ada disini karena dia pergi untuk menghentikan monster raksasa.......?”

“Gasper, Ise sudah........”

Buchou mencoba menceritakan kebenaran pada Gasper-kun yang belum diberitahu, namun Sairaorg Bael menatap Buchou dan menggeleng kepalanya. Buchou melihat itu dan menutup bibirnya. Jadi mereka tak akan menceritakan kebenaran itu dengan sengaja......? Apa yang Sairaorg Bael dan Buchou ingin lakukan.......? Georg tak menyadari reaksi kedua Raja, dan mulai berbicara sambil menyeringai.

“Begitu. Jadi kau masih tak tahu apa apa soal itu. Sekiryuutei tewas saat melawan golongan Maou lama......Bukan, kurasa tak ada artinya membuat alasan sekarang. Dia tewas saat melawan Chaos Brigade. Lebih tepatnya karena menerima racun Samael yang disebut sebagai Pembunuh Naga Terkuat. Yah, kami tak ada disana untuk menyaksikannya jadi kami tak tahu rincian tepatnya, namun kalau Sekiryuutei tewas maka pasti itulah alasannya.”

Golongan Pahlawan masih tak tahu kalau roh Ise-kun tengah melayang layang di celah dimensional dalam kondisi itu. normalnya naga akan mati setelah menerima kutukan Samael. Koneko-chan, Asia-san, dan Rossweisse-san menyadari kalau Buchou tak menceritakan kebenaran itu dengan sengaja. Tentu saja sepertiku, mereka tak tahu alasannya kenapa........bukan, dia mungkin tak.......aku mulai memahami kenapa dia tak menceritakan kebenaran itu. Apa Sairaorg Bael mungkin mencoba membangkitkan Gasper-kun.......

Georg terus berbicara. Semakin Gasper-kun mendengarnya, semakin pucatlah ekspresinya........sangat menyakitkan untuk melihat kouhaiku memasang ekspresi dengan penuh keputus asaan......

“Kau tak perlu mencemaskan hal itu. Bahkan Ophis dan Hakuryuukou Vali itu juga dikalahkan oleh Samael. Bahkan Sekiryuutei takkan mampu bertahan melawan kutukan itu.”

Georg tertawa kecil setelah mengatakan itu.

“.....Ise-senpai.......mati.......?”

Setetes air bening menetes di mata Gasper-kun. Seluruh tubuhnya mulai bergetar, dan matanya mulai berkabut. Pikirannya pasti terisi oleh keputus asaan setelah mendengar kalau senpai yang dia sangat kagumi terbunuh. Dia melihat ke bawah dan menjadi terdiam.

Gasper-kun tengah mengalami pengalaman keputus asaan yang sama seperti yang kami rasakan sampai saat ini. Sebuah momen kesunyian. Kami semua tak tahan melihatnya dalam kondisi semacam itu, dan hal itu terjadi ketika Koneko-chan mencoba untuk mendekatinya.

Dia mulai mengangkat tubuhnya yang berguncang. Sedikit demi sedikit, dia juga mulai melihat ke atas. Gasper-kun memiliki ekspresi yang tak ditemukan pada orang hidup.......aku sadar kalau aku merasa merinding di punggungku. Dia membuka mulutnya dan mengucapkan sepatah kata. Suaranya rendah, dan terdengar seperti kutukan.

High school dxd v12 177.jpg

<MATI!>

Momen setelah dia mengatakan itu, sekeliling menjadi tertutupi oleh kegelapan sempurna. Tanah. Langit. Pemandangan. Semuanya terselimuti dalam kegelapan. Begitu dingin dan gelap sampai cahaya bahkan telah lenyap. Kegelapan memancar dari tubuh Gasper-kun, dan hal itu melukis semua disekitarnya menjadi hitam.

“.....Apa ini.....?”

Georg menjadi terkejut oleh perubahan mendadak dan mulai melihat ke sekitarnya. Kegelapan. Kegelapan. Kegelapan. Kegelapan.......bangunan yang sebelumnya ada disana sebelumnya telah hilang seolah hanya halusinasi, dan semuanya kecuali kami berubah menjadi kegelapan.

“......Dia lepas kendali? Atau itu Balance Breaker......? Bukan, bukan itu! Kekuatan Vampir......? Namun ini.......levelnya benar benar berbeda.......!”

Bahkan Rossweisse-san yang terspesialisasi dalam sihir terkejut oleh pemandangan ini.......ini juga pertamakalinya aku melihat kejadian seperti ini! Ini pasti berbeda dari Balance Breaker!

.....Dimensi apa ini yang tertutupi dalam kegelapan....!? Di dalam wilayah yang tertutupi oleh kegelapan, humanoid aneh muncul dan mendekati Georg. Ia memutar kepalanya ke arah yang aneh dan mulai memperpendek jaraknya dari si pengguna kabut dengan menyeret kakinya dan memutar bahunya. Matanya merah. Mata sangat merah yang bersinar dengan menakutkan......

<AKU AKAN MEMBUNUHMU......! AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN SEMUA SAMPAI TAK ADA YANG TERSISA........>

Itu bukan suara Gasper-kun......! Ini suara berbahaya yang menyertakan semua emosi kemarahan, dendam, dan kutukan! Sairaorg Bael mengatakannya dengan mata terbuka lebar.

“......Kupikir dia akan berubah kalau didorong oleh kematian Sekiryuutei. Itu karena Gasper Vladi memiliki mata dari seorang dengan penghinaan masa lalu. Kupikir kalau dengan memaksanya kita bisa menyebabkan pelepasan kekuatannya yang Grigori bahkan gagal lakukan. Aku tak bisa percaya kalau organisasi Gubernur itu telah gagal untuk membangkitkan kekuatannya tanpa berbuat apa apa.”

Seperti yang dia katakan. Sangat aneh kalau Grigori yang melakukan begitu banyak eksperimen tak mampu melakukan apa apa pada Gasper-kun. Seperti ucapan Sairaorg Bael, dia pasti membangkitkan sesuatu namun kembali karena tak ada katalis untuk menyempurnakan kebangkitan itu. Sairaorg Bael mengatakan ini pada Buchou dengan tatapan serius.

“Rias. Kekuatan yang tertidur di dalam Gasper Vladi adalah sesuatu yang melebihi bayangan kita. Ini adalah.......sejenis monster........makhluk macam apa yang kau jadikan budakmu.......?”

“.....Alasan kenapa keluarga bangsawan Vampir, keluarga Vladi, membuang Gasper......bukan karena [Forbidden Balor View], namun karena mereka tahu tentang kekuatan ini.......? Mereka membuangnya dari istana karena..........mereka takut padanya.......?”

Buchou mengatakannya dengan suara bergetar. Gasper-kun yang berubah menjadi benda hitam......mengacungkan tangannya ke depan. Georg menyadarinya, dan mengaktifkan lingkaran sihirnya. Namun lingkaran sihirnya ditelan oleh kegelapan.

“.....! Apa ini!? Ini bukan sihir! Ini juga bukan kekuatan Sacred gear! Bagaimana bisa kau menghancurkan lingkaran sihirku!?”

Georg ketakutan oleh tindakan Gasper-kun, dan mengaktifkan banyak lingkaran sihir serangan setelah melangkah mundur! Banyak mantra berbeda dengan atribut berlainan jatuh pada Gasper-kun! Bahkan orang yang fisiknya sangat kuat akan menerima luka kritis kalau sampai mengenai itu!

Tak terhitung jumlah mata merah muncul di kegelapan, dan mereka membuat sinar misterius. Kemudian semua sihir yang ditembakkan di udara membeku. Itu [Forbidden Balor View].......dia menghentikan semua serangan itu dengan mudah! Dan dia membuat banyak mata muncul di berbagai tempat.....! Serangan sihir yang dibekukan mulai dimangsa oleh kegelapan. Seorang yang paling kaget oleh hal ini adalah Georg. Wajahnya mulai berubah menjadi seorang yang sangat ketakutan. Benda humanoid kegelapan mulai berjalan sekali lagi........ia memiliki kehadiran dan pergerakan seperti makhluk yang tak ada di dunia nyata, dan ia semakin mendekati Georg. Georg kemudian mengumpulkan kabut di tangannya. Longinus [Dimension Lost]! Apa dia mencoba mengalahkan Gasper-kun dengan itu!? Ia mengendalikan kabut untuk membungkus Gasper-kun! Namun sekali lagi, kabutnya dimangsa oleh kegelapan di sekitarnya......

<......MANGSA.......MANG.......SA.....AKU TELAH MEMANGSANYA........SIHIR DAN KABUTMU TAK AKAN BEKERJA.......AKU MEMANGSA SEMUANYA......>

.......Suaranya bukan suara Gasper-kun yang kami kenal.......kami bisa menganggap kalau dia sudah berubah menjadi makhluk yang benar benar berbeda......bahkan Longinus kelas tinggi tak bisa menghentikan Gasper-kun yang menjadi kegelapan tanpa akhir. Lebih dari itu, pengguna kabut Georg bahkan tak bisa melawannya sama sekali.......! [Mutation Piece] yang digunakan pada Gasper-kun, kupikir aku bisa memahami alasannya sekarang. Dia memiliki kekuatan sebesar ini di dalamnya........! Dari segi potensi kemampuan, dia pasti yang tertinggi dalam kelompok kami. Pertandingan melawan Bael telah mengubahnya. Dan ini muncul berkat shock oleh kematian Ise-kun.......dan bentuk itu adalah perwujudan dari kegelapan.

......Ise-kun, mungkin seorang dengan potensi pertumbuhan terbesar adalah Gasper-kun......ini......penampilannya berada pada level yang melampaui pikiran kami. Dia bukan Iblis atau Naga.......aku bahkan tak tahu kalau kita bisa mengklasifikasinya sebagai Vampir juga......

-Ya. Itu adalah makhluk yang benar benar berbeda. Georg melepaskan semua serangan sihir dan kemampuan kabut yang dia miliki pada Gasper-kun. Semuanya dihentikan oleh semua mata, dan kemudian dimangsa oleh kegelapan. Biarpun serangannya dihapus, dia mulai membuat lingkaran sihir yang digunakan untuk menciptakan perisai dimensi, namun itu kehilangan bentuknya karena itu juga dimangsa oleh kegelapan. Kegelapan disekitar Georg bergerak dan mulai berubah menjadi bentuk binatang. Mereka nampak seperti serigala, burung raksasa, dan bahkan Naga. Namun tak satupun dari mereka dengan bentuk teratur. Serigala satu mata, burung bersayap lima, Naga bermulut dua, Laba laba dengan kaki melebihi sepuluh......mereka semua nampak seperti makhluk yang telah melampaui makhluk yang sudah eksis. Semua monster abnormal ini berkumpul di sekitar Georg. Apa Gasper-kun juga yang menciptakan semua itu.......!

“Ku! Kabutku.......! Sihirku tak bekerja! Siapa dia!? Siapa dia sebenarnya!?”

Ekspresi Georg menjadi keputusasaan. Tak peduli bagaimana kalian melihatnya, ini adalah kemenangan sempurna Gasper-kun. Tidak, bisakah kita menyebut ini sebagai pertarungan........? Bukankah dia diserang oleh eksistensi yang melampaui eksistensi normal? Itulah betapa hebatnya dirinya.

“........Ini kekuatan sejati dari Gya-kun........”

Koneko-chan yang hanya berdiri disana dan menonton dengan berat mengatakan itu. Perubahan pada temannya pasti sudah melampaui banyak hal.

“Ku......! Aku harus segera mundur!”

Georg menyerah untuk melawan Gasper-kun yang kekuatan dan kemampuannya telah melampaui pikiran siapapun, dan dia membuat lingkaran sihir muncul di bawah kakinya.

-Dia mencoba untuk kabur!

Namun hal itu terjadi saat tubuhnya disinari oleh cahaya transportasi. Api hitam muncul dari tubuhnya!

-Ini!

Aku kemudian melihat Saji-kun. Dia sudah memulihkan kesadarannya, dan memelototi Georg sambil mengangkat tubuh atasnya ke atas.

“.......Takkan kubiarkan kau lolos. Kalian sudah membunuh temanku.—Tak mungkin kubiarkan kau lepas begitu saja!”

Saji-kun mengacungkan tangannya ke depan dengan suara dalam. Api hitam disekitar Georg berubah menjadi bentuk ular raksasa, dan menyelimutinya. Api Black Dragon King Saji-kun. Dikatakan kalau api itu akan terus melekat sampai nyawa lawannya benar benar habis. Georg mengeluarkan botol kecil, air mata Phoenix, dari sakunya. Namun api hitam juga memangsa botol kecil itu.

“......Kutukan......Vritra......!”

Georg mengatakan itu. kutukan yang dia pikir sudah ia lepaskan ternyata belum lenyap sama sekali. Kemudian monster monster abnormal yang tercipta dari kegelapan mulai menyerangnya.......

Penyihir yang sangat kuat, yang memiliki Longinus kelas Tinggi, tengah dimangsa oleh kegelapan dalam kesunyian.


Saat kegelapan reda, kami telah kembali ke ibukota, Lilith, dimana tempat kami berada sebelumnya. Gasper-kun tergeletak di tanah. Georg tak kelihatan dimana mana......apa dia benar benar dimangsa oleh kegelapan?

Aku berjalan ke arah Gasper-kun dan melihat wajahnya. Dia sedang tidur dengan damai. Aku bahkan tak bisa merasakan sedikitpun bahaya darinya saat ini.......dia pasti pingsan setelah menggunakan kekuatan itu. Buchou memegangnya di tangannya dan membelai lembut rambutnya.

“......Begitu banyak hal terjadi sampai aku sekarang perlu mempertanyakan para Vampir. Namun Vampir benci Iblis. Aku tak tahu apakah keluarga Vladi akan menjawabku.....saat aku meminta untuk bicara dengan mereka sebelumnya, mereka menolakku.”

Vampir. Mereka mementingkan kelas bahkan melebihi para Iblis, dan mereka digolongkan diantara Vampir murni dan orang orang di bawah mereka dengan pemisahan. Sederhananya, pada dasarnya tak ada Vampir yang mempedulikan rekan rekan mereka seperti Gremory. Mereka juga tak memberi kesempatan pada mantan manusia seperti yang pemerintahan Iblis lakukan saat ini. Darah murni absolut. Masyarakat aristokrat. Klan para abadi. Pemimpin malam hari. Ada banyak orang orang kuat diantara mereka. Khususnya para DayWalker yang bisa berjalan di siang hari, ada sedikit sekali cara untuk mengalahkan mereka, dan para Iblis tak bisa menganggap remeh mereka.

“Aku mendengar kisah menarik saat aku kembali ke Valhalla.—Bahwa keluarga bangsawan Vampir tertentu menangkap seorang pemilik Longinus dan pertarungan diantara Vampir dimulai.”

Rossweisse-san mengatakan itu.....jadi hal semacam itu terjadi.......? Banyak hal terjadi ketika Dunia Bawah berada dalam bahaya.

“.......Itu benar. Namun kalian juga harus waspada dengan para penyihir mulai dari sekarang.”

Sona-kaichou yang sudah bangun mengatakan itu.

“Apa maksudmu?”

Buchou bertanya. Sona-Kaichou melanjutkan setelah membetulkan posisi kacamatanya.

“.....Prinsip Penyihir tentang bakat dan kekuatan. Diantara mereka Georg, yang baru kalian kalahkan, adalah penyihir kelas top. Jadi takkan aneh kalau Dewan Sihir akan tertarik pada kelompokmu karena sudah mengalahkannya. Kelompokmu sejak awal sudah terkenal karena kekuatannya.—Para Penyihir......orang orang yang memakai mantra pemanggilan, membuat nama mereka sendiri dengan membuat kontrak dengan Iblis berkekuatan tinggi. Khususnya para Iblis muda yang memiliki masa depan cemerlang akan dipanggil untuk negosiasi. Para Iblis terkenal sudah membuat kontak dengan seseorang atau memiliki harga tinggi kalau mereka membuat kontrak. Jadi ada banyak Penyihir yang membuat kontrak dengan para Iblis muda yang masih belum tersentuh.—di masa depan, mereka pasti akan datang dan menghubungi kalian.”

Penyihir. Mereka juga eksistensi merepotkan dalam cara mereka sendiri. Meski hubungan diantara Iblis dan Penyihir sudah ada sejak zaman kuno........Jadi kami akan dipandang sebagai target kontrak oleh mereka........?

Kemudian aku merasakannya, aku merasakan hawa itu di belakangku!

“Ara ara. Nampaknya Heracles sudah dikalahkan. Dan juga Georg.......? Ini buruk.”

Seorang yang muncul adalah Jeanne! Tubuhnya penuh luka dimana mana, dan dia kelihatan sangat lelah. Dia memegang seseorang.......? Saat kulihat lebih teliti, ia memegangi anak laki laki kecil!

“Tunggu! Jeanne!”

“Itu tidak adil! Memakai anak kecil sebagai sandera!”

“......Dia benar benar membodohi kita. Aku tak pernah menduga kalau orang tua dan anaknya yang belum dievakuasi.”

Menilai dari ucapannya, Akeno-san dan yang lain lebih unggul......namun Jeanne kabur dengan membawa sandera anak kecil? Kami berhadapan dengan Jeanne. Dia mengacungkan bilah Pedang Suci ke leher anak itu........Itu bukan sesuatu yang aku, Iblis, bisa katakan. Namun itu tindakan pengecut!

“Sungguh pengecut.”

Sairaorg Bael mengatakan apa yang juga kupikirkan. Jeanne kemudian tertawa seolah menganggapnya lucu.

“Itu bukan sesuatu yang Iblis bisa katakan kan? Meski ini terdengar seperti seseorang seperti dirimu yang memiliki prinsip kuat, Shishiou[5] dari keluarga Bael.—Pokoknya, aku akan segera memanggil Cao Cao. Kalian terlalu kuat bagiku untuk hanya melarikan diri. Jadi anak ini akan jadi sanderaku sampai Cao Cao datang, Ok?”

Jeanne mengatakan itu........akan jadi sulit kalau Cao Cao datang kemari. Namun dengan adanya Sairaorg Bael disini........tapi kami masih tak tahu apakah dia bisa mengalahkan pria dengan tombak suci itu.

“Ara. Kau sepertinya lebih tenang dari dugaanku nak. Tak bisa berkata apa apa karena kau terlalu takut?”

Jeanne mengatakan itu setelah melihat si anak laki laki yang ia jadikan sanderanya. Seperti ucapannya, anak itu nampaknya tidak ketakutan. Anak itu kemudian tersenyum dan berkata.

“Tidak. Aku sama sekali tidak takut. Karena Oppai Dragon akan segera datang kemari.”

.....Kata katanya tak berisi ketakutan sama sekali dan justru terdengar lega.

“Fufufu. Sayang sekali, nak. Oppai Dragon sudah mati. Teman kakak ini yang mengalahkannya. Karena itu Oppai Dragon tak akan datang kemari lagi.”

Jeanne mengatakan itu, namun si anak masih tersenyum........Kenapa? Bagaimana bisa dia masih tersenyum bahkan dalam situasi ini.......?

“Tak apa apa. Aku membuat janji dalam mimpiku. Saat aku tidur karena takut pada monster raksasa, dia muncul dalam mimpiku.”

......Mimpi? Dia melihat mimpi tentang Ise-kun? Anak itu mengatakannya dengan senang dan riang.

“Dia bilang dia akan segera datang kemari jadi aku tak boleh menangis. Dia bilang dia pasti akan kembali saat kami membuat mantra sihir.”

Dia kemudian memakai jari telunjuknya untuk menggambar lingkaran di udara.

“Aku harus menggambar lingkaran seperti ini, dan menekan tengahnya seperti ini! Zoom Zoom Iyaaan! Dia bilang dia pasti akan kembali saat aku melakukan ini! Semua temanku juga melihat mimpi yang sama! Ferrer-kun dan Tullas-chan juga bermimpi sama denganku! Anak anak di kelas lain juga melihat mimpi yang sama! Semua orang melihat mimpi yang sama!”

Semua orang melihat mimpi yang sama? Semua anak melihat mimpi yang sama? Mimpi tentang Ise-kun? Aku merasa ragu, dan anak itu melihat ke langit dan bernyanyi.—Lagu itu adalah lagu yang dibuat untuknya dan anak anak yang menyayanginya.

ADA NAGA PECINTA OPPAI TINGGAL DI SUDUT SUATU NEGARA!

Kemudian itu terjadi. Sebuah suara terdengar dari langit ibukota. Saat aku melihat ke atas, retakan dimensional terlihat di angkasa. Kemudian “itu” muncul dari retakan. Aku merasakan aura dari “dia” yang sangat kurindukan.

Ini sungguh........kembalinya sang Pahlawan anak anak.

Catatan Penerjemah dan Referensi[edit]

  1. Cara sangat formal dalam memanggil Ibu.
  2. Rubah berekor sembilan. Naruto banget........
  3. Referensi Game yang berarti “Kelompok”.
  4. Junior
  5. Raja Singa.