High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 18 Boss x Boss

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Boss × Boss.[edit]

“Azazel, Aku tidak akan menggunakan jalur komunikasi biasa untuk menghubungimu untuk seterusnya. Mengenai rahasia Agreas, Aku rasa akan lebih baik kalau membuatnya jadi jelas.”


“…..Tampaknya masalahnya menjadi semakin buruk, Sirzechs?”


“Didalam Agreas terdapat teknologi yang digunakan untuk membuat [Evil Pieces] yang mana mengandung kristal-kristal dengan intisari berkualitas tertinggi. Semenjak Agreas saat ini sudah dicuri, oleh karena itu pembuatan [Evil Pieces] yang baru tidak dimungkinkan. Saat ini jumlah paket Evil Pieces yang belum digunakan yang ada padaku kurang dari seribu.”


“…Jika itu masalahnya, maka jumlah yang bisa bereinkarnasi menjadi Iblis akan terbatas. Benar sekali, situasi ini telah membuat semuanya berubah menjadi yang terburuk. Membicarakan itu, para [Royal Users / Brave Saints] juga menggunakan material yang sama tapi mereka hanya bisa menggunakan material yang ada di inventaris mereka saat ini…. Meskipun jika kita dapat menjaga sistem reinkarnasi, tanpa material untuk membuat hal itu maka itu akan menjadi tidak bermanfaat…. Para Malaikat memang tangguh. Sistem reinkarnasinya tidak disediakan untuk waktu yang panjang, jadi itu tidak akan menjadi sebuah masalah jika hal tersebut dimusnahkan. Masalahnya sekarang adalah—.”


“Tepat sekali. [Evil Pieces] sangat dalam melekat pada kehidupan, budaya, dan merupakan nilai yang sangat penting untuk Underworld. Jika itu disingkirkan—.”


“…Pondasi dari dunia Iblis akan tergoyahkan. …Tapi Aku tidak berpikir kalau tujuan [Qlippoth] itu tidak lebih dari hal ini.”


“Intisari dari reinkarnasi ada pada Agreas. Terlebih dari itu lagi terdapat Holy Grail dan para Naga Jahat–. …Kartu yang mereka pegang sekarang ini telah melebihi tahap bahaya. Jadi dugaannya, dia ingin membangkitkan 666 dan menginvasi dunia lain…..”


“…..Kegelisahan pada Gereja perlahan telah muncul kepermukaan. Tidakkah kau mendengar tentangnya? Para pengusir setan yang telah bertanya-tanya tentang alasan dibalik perjanjian ketiga fraksi. Kedamaian, yang berarti itu tidak akan diperlukannya lagi perburuan para iblis. Para Vampir juga tampaknya mulai menerima perdamaian. Ada diantara mereka yang menaruh perhatian pada nilai-nilai tentang ‘apa yang sedang terjadi’. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi jika mereka mulai tidak puas dan kecurigaan mulai mencapai pada para petinggi-petinggi Surga.”


“Hmm. Jadi kau mengatakan kalau setiap organisasi yang bertentangan sedang mengembangkan isu dengan Vatikan. Aku dengar orang yang menjadi dalang dibalik itu merupakan pemegang Durandal yang sebelumnya.”


“….Durandal yang asli telahlah berasimilasi….. Ini buruk. Kecocokan orang itu dengan Durandal sangatlah tinggi. Jika dia dapat meletakkan tangannya pada Ex-Durandal maka—.”


“…..Qlippoth memberikan dukungan mereka dari balik bayangan.”


“Sirzechs. Rizevim berpikir sederhana. Bisa dikatakan kalau dia itu naif yang mana tidak akan berpendapat berlebihan. —Tapi tampaknya para Vampir memandangnya sebagai sebuah sekutu. pihak jahat kecil yang lain juga melihatnya sebagai sekutu, dia itu seorang penghasut yang langka. Bisa dianggap, keberadaannya didunia manusia itu, Aku bisa katakan lebih mengancam daripada Dewa Perang dan Dewa Penghancur yang legendaris, dia adalah orang yang paling bermasalah.”


“….Dia merupakan sebuah contoh yang berlawanan dengan Ise-kun yang tersayang, Rizevim orang yang menghasut konflik dibalik punggung kita.”


“….Apakah kau menemukan tentang para Iblis yang mendukung Rizevim?”


“Tidak, Belum kutemukan. Tidak ada yang didapatkan dari menanyai Euclid, dan tampaknya Rizevim tidak memberitahu pendukung Euclid mengenai menghilangnya Euclid. Qlippoth harusnya tahu, setelah mengambil Agreas.”


“Tapi investigasinya masih berlanjut kan?”


“…..Kita telah mengerucutkan kepada beberapa orang. …..Tapi satu diantara mereka adalah seseorang yang mana Aku tidak ingin membayangkannya.”


“…..Mengingat pencapaian hidup dan statusnya, Aku mendapatkan sebuah perasaan buruk mengenai hal ini. Fraksi Maou Lama akan benar-benar ingin melihat nafsu mereka menjadi kenyataan. Fraksi Pahlawan juga melakukan kehendaknya sendiri. …..Qlippoth sedang melakukan sesuatu yang jahat. —Tidak, itu adalah sifat dari orang-orang yang telah mereka kumpulkan.”