High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 12 Satan

From Baka-Tsuki
Jump to: navigation, search

Satan[edit]

Alam kematian.

Terletak di strata terbawah dari Dunia Bawah dan tempat dimana roh roh orang mati dikumpulkan. Aku, Azazel, tengah mendatanginya.

Alam kematian adalah milik Dunia Olympus.......Dewa dari golongan-Yunani Hades yang menguasainya. Memang tidak sebesar Dunia Bawah dan itu adalah Dunia Kematian, yakni tanah gersang dimana tak bisa ditinggali makhluk hidup apapun.

Kuil Yunani kuno nampak seiring aku berjalan ke dalamnya. Ini adalah tempat dimana Grim Reaper dari dunia ini tinggal begitupun istana Hades, “Kuil Hades”.

Aku melangkahkan kaki bersama beberapa orang. Momen ketika kami masuk, para Grim Reaper berkumpul dan menatap kami dengan permusuhan. Kami datang kemari tanpa diundang. Jadi bagi mereka, pasti nampak seperti serangan. Alasan kami datang kemari simpel saja. Yakni untuk membuat komplain pada si brengsek itu, Hades, dan untuk menghentikan si Tua-tengkorak itu berbuat seenak perutnya pada Dunia Bawah sepanjang krisis saat ini. Si keparat itulah yang terobsesi menyingkirkan Iblis dan Malaikat Jatuh. Dia pasti berencana menyerang di saat yang tepat, dimana monster monster raksasa dari [Annihilation Maker] tengah mengamuk di Dunia Bawah. Jadi kami datang kemari untuk memastikan dia tak melakukan hal hal menyebalkan lagi.

Tempat kami datang, adalah sesuatu yang nampak seperti area ritual. Ornamen seperti emas digunakan sebagai interiornya dan nampak sangat mewah sampai tidak cocok berada di Dunia Bawah. Ada pahatan di dinding yang melambangkan Dewa Trinitas Olympus—Zeus, Poseidon, dan Hades yang terpahat padanya. Kemudian dari dalamnya kuil, Tengkorak-sama mengenakan jubah yang biasa dikenakan oleh Pendeta, Hades, mendekat sambil membawa beberapa Grim Reaper bersamanya. Dia sungguh dikelilingi oleh aura menjijikkan.

Para Grim Reaper yang bersamanya nampaknya sangat tangguh. Menilai dari aura yang mereka pancarkan, mereka pasti Grim Reaper level top atau Grim Reaper level tertinggi.

......Meski Grim Reaper level Tertinggi dari tempo hari, Pluto, tak ada disini jadi itu sedikit menggangguku.......

Melihat Hades, pria di sampingku mengambil langkah ke depan.

“Lama tak jumpa. Ini aku, Maou-Lucifer dari Dunia Bawah, Sirzechs datang berkunjung. Dewa dari Alam Kematian, Hades-sama. Maaf karena kunjungan yang begitu tiba tiba.”

Ya, salah seorang yang datang bersamaku adalah Sirzechs. Setelah aku kembali dari dimensi buatan, kuceritakan segalanya pada pria ini termasuk Ophis dan Ise. Aku tahu aku bukan dalam posisi untuk dimaafkan, tapi aku masih berkata “maafkan aku” pada Sirzechs. Pria ini mendengarkan penjelasanku tanpa mengubah ekspresinya dengan tenang. Dia nampaknya tak menyalahkanku.......Aku bahkan sudah siap dipukul olehmu karena membuat Rias dan Ise berakhir seperti itu. Seperti itulah dosa yang sudah aku lakukan.......

Setelah memerintahkan bawahannya sebagai penyerang balik untuk Monster Monster raksasa yang terus bergerak dan anggota golongan Maou lama yang mengamuk di tiap tiap area, Sirzechs mengatakan ini padaku “Aku berniat menuju Alam Kematian. Aku ingin kau ikut denganku.”

Sirzechs memprediksi kalau Hades akan mulai bergerak sepanjang kekacauan ini. Bagaimana kami harus menangani Hades yang bahkan tak mau mendengar kami? Jawaban itu adalah Sang Maou sendiri harus datang menyambangi Hades. Dan aku juga menerima informasi tentang Ise sebelumnya. Aku juga mengatakannya pada Sirzechs. Sirzechs juga merasa lega. Dia pasti sangat khawatir.

Pokoknya, asal Ophis bersamanya dan Ddraig masih selamat, pasti dia bisa kembali. Apalagi dia adalah Oppai Dragon-sama yang tak terkalahkan.

Pihak Iblis juga mulai mencarinya di celah dimensional, jadi cepat atau lambat dia akan kembali. Yang tersisa hanya membuatkan tubuh baru untuknya.......Kesampingkan Rohnya, aku tak yakin kalau menaruh kembali Sacred Gearnya akan berjalan lancar........aku hanya ingin mengembalikannya tanpa efek samping. Hades tertawa.

<<Sampai kalian semua datang kemari......Fafafa. Aku benar benar tak menduga ini.>>

Meski nampaknya kau cukup percaya diri. Kekuatannya juga tidak main main. Dia tahu kalau dia bisa mengalahkan kami biarpun dia bertarung melawan aku dan Sirzechs. Michael juga bilang kalau dia ingin ikut, namun aku menghentikannya karena pemimpin Malaikat yang menginjakkan kakinya di Neraka bisa jadi masalah. Hades kemudian melihat orang orang di belakang kami.

<<Jadi siapa Malaikat palsu yang disana? Aku bisa merasakan hawa kehadiran abnormal darinya>>


Orang yang berdiri di belakang adalah pemuda mengenakan jubah pendeta dan ia memiliki rambut pirang dan mata hijau.—dari punggungnya, 10 sayap putih membentang. Pria muda itu membuat perkenalan singkat.

“Hello. Namaku adalah Dulio Gesualdo, Joker dari [Brave Saint]. Aku disini sebagai pengawal Lucifer-sama dan Azazel-sama. Meski nampaknya mereka tak memerlukannya. Namun Michael-sama berkata “buat jaga jaga”. Ini pekerjaan Malaikat, pekerjaan.”

Dia nampaknya sangat santai.......seperti kata rumor. Joker aneh, Dulio. Pemilik [Zenith Tempest] dan [Brave Saint] yang mengendalikan langit.

<<……Kartu trump dari Surga yang ada dalam rumor itu. Kudengar kalau Longinus di dalammu bisa mengendalikan cuaca dunia.......Fafafa. Michael itu. Aku tak pernah menyangka dia akan mengirim Jokernya kemari.>>

Itulah seberapa besar ancaman yang kau punya. Juga diluar, pemilik Longinus [Canis Lykaon] yang kubawa kemari tengah standby. Buat jaga jaga kalau terjadi sesuatu.

<<Bos Bos dari kelelawar dan Gagak, ditambah dua Longinus.......bukankah itu sudah berlebihan membawa orang orang semacam itu pada orang tua sepertiku?>>

Lihat siapa yang bicara! Kau punya kekuatan untuk menghadapi kami bahkan dengan anggota ini......Jadi Slash Dog yang disiagakan diluar juga sudah dia ketahui. Seperti yang kuduga dari Dewa-sama Alam Kematian.

<<Mungkin tidak buruk untuk mengobrol sambil minum teh........Tapi aku akan bertanya pada kalian. Ada urusan apa kalian disini? >>

.......Kau sudah tahu jawabannya! Berapa kali kau harus membuat kami kesal untuk memuaskan dirimu......! Sirzechs menjawab dengan normal.

“Beberapa hari lalu terdapat insiden di Dunia Bawah yang bertempat di wilayah Glasya Labolas. Adik perempuanku, budak budaknya, dan Azazel yang berada disana menerima serangan dari Khaos Brigade di hotel dekat stadium promosi Iblis Kelas Menengah.”

<<Ah, itu. Aku sudah menerima laporan tentang itu.>>

“Dan kudengar kalau Gubernur dan yang lainnya juga diserang oleh para Grim Reaper.”

<<Kudengar kalau Adik perempuanmu dan Azazel-dono mencoba menyentuh “Uroboros” Ophis secara diam diam. Jadi aku ingin menginvestigasinya. Apalagi semua golongan berpikir untuk membentuk aliansi. Hubungan diantara semua golongan akan runtuh kalau ada pengkhianatan seperti itu. Dan akan lebih buruk kalau tindakan ini dilakukan oleh Gubernur Azazel yang selalu bicara soal kedamaian lebih dari siapapun. Jadi aku ingin tahu apa yang ada dalam pikiran Gubernur yang aku kagumi. Jadi aku menyuruh bawahanku memeriksanya. Aku menyuruh mereka memberi peringatan kecil kalau pengkhianatan semacam itu terjadi.>>

Hades menjelaskan dengan menambah nada hormat dan cara bicaranya.......kata katanya membuatku muak. Aku jadi ingin menggorok leher orang ini dengan tombak cahayaku......

Keparat ini. Dia berkata kalau hal hal yang Pluto ucapkan hanya lelucon! Kau bilang itu semua peringatan kecil!? Kau mengirim Grim Reaper sebanyak itu dan juga Grim Reaper legendaris......! Dia melanjutkan sambil menyentuh dagunya yang tak memiliki daging sama sekali.

<<Meski nampaknya itu adalah kesalahpahamanku. Kalau kalian mendapat korban jiwa maka aku akan minta maaf. Kalau kalian ingin permohonan maaf maka akan kuberikan. Aku bisa memberikan apa saja pada kalian selain nyawaku.>>

.......Berbicara dengan sikap dan cara seolah dia sedang merendahkan kami semua. Dia pasti sengaja melakukannya. Tapi hal itu memang membuatku sangat kesal. Karena aku berada di tempat itu, kemarahanku semakin memuncak. Tapi ada alasan kenapa aku tidak terseret kedalam kata katanya.

.......Itu karena ada seseorang disini yang mengeluarkan tekanan mengerikan......aku tak pernah tahu kalau ekspresi tenangmu akan jadi seseram ini Sirzechs. Kau biasanya tak membiarkanku merasakan auramu sama sekali, tapi aku bisa merasakan banyak aura memancar dari dalam dirimu. Mendengar Hades, Sirzechs mengangguk sekali.

“Begitukah. Jadi itu adalah kesalahpahamanmu..........Begitu. Aku juga datang kemari karena mendengar rumor yang sepertinya sangat tidak bagus.”

Jadi kau mau langsung to the point, aye Sirzechs. Sirzechs mempertanyakan sekali lagi.

“Hades-sama, aku menerima laporan kalau kau berhubungan dengan Khaos Brigade dibalik layar. Aku dengar kau juga membantu golongan Pahlawan dan golongan Maou lama. Kudengar mereka juga menggunakan Samael. Kalau ini benar, maka tindakanmu akan dipandang sebagai pengkhianatan serius. Biarpun kita berdiri di posisi berbeda, semua golongan setuju untuk tak mengeluarkan “itu”. Aku tak ingin bertanya apakah kau bersalah atau tidak, namun hanya untuk konfirmasi bisakah kami melihat situasi pada segel Samael?”

Kita bisa mengetahui apakah Hades menggunakan Samael dengan mengecek berapa lama segel telah digunakan untuk menyegel Samael. Kalau dia tak bersalah, maka segel pasti sudah diterapkan sejak dulu sekali. Kalau dia bersalah, maka segel pasti sudah dilepas akhir akhir ini. Kalau kita bisa mengkonfirmasi itu, maka kami akan mendapat alasan untuk menyalahkannya. Nampaknya Hades mendesah oleh pertanyaan Sirzechs.

<<Ini sangat bodoh. Aku sibuk. Aku tak punya waktu dituduh dengan hal semacam itu.>>

Hades mencoba pergi setelah mengatakan itu! Hei hei hei! Si brengsek ini mengabaikan hal yang menyudutkannya! Aku mencoba mengejarnya namun Sirzechs menghentikanku dengan tangannya.

“Aku paham. Maka aku akan berhenti mengajukan pertanyaan. Tapi adalah kebenaran kalau kau tertuduh. Jadi mari lakukan satu hal saja? Aku ingin kau tetap berada disini sampai insiden monster selesai di Dunia Bawah.”

Sirzechs membuat saran untuk membuat Hades tetap disini. Ide untuk terus mengawasi Hades oleh Maou sendiri, jadi Hades takkan mampu ikut campur dengan Dunia Bawah.

Inilah siasat terakhir kita. Meski kami tahu kalau akan seperti ini sejak awal. Aku juga menyarankan untuk menyegel kuil Hades sampai semua monster dilenyapkan. Namun Sirzechs bilang dia justru ingin berbicara dengannya. Bukannya dia tak bisa menahan dirinya, namun kepribadian ramah tamah Sirzechs yang membuatnya melakukan hal hal untuk membuat korban jiwa sekecil mungkin. Hades berhenti dan menoleh.

<<Kau mengatakan hal yang bagus, anak muda. Ya.......bagaimana kalau begini?—aku tak keberatan menerima saran itu kalau kau menunjukkan “bentuk” sejatimu.>>

.........

Aku dibuat membisu oleh ucapan Hades.

......Si brengsek ini akhirnya meminta hal seperti itu.

Hades melanjutkan.

<<Aku dengar rumor tentang itu. Alasan kenapa Iblis bernama “Sirzechs” menjadi makhluk yang dinamakan Lucifer. Alasannya adalah karena kau sudah melampaui makhluk bernama Iblis.>>

.......Momen ketenangan.

Sirzechs mengangguk.

“-Dengan senang hati. Asal itu bisa membuatmu tetap berada disini, maka itu harga yang murah. Tapi kusarankan orang orangmu itu mundur.—Karena mereka akan lenyap seketika.”

<<Hou, sungguh menarik. Orang orang disekitarku bukan hanya Grim Reaper Level Tinggi namun juga ada Grim Reaper level Tertinggi diantaranya. Biarpun begitu, aku tak berpikir ada kebohongan dalam ucapanmu.>>

Oleh ucapan Sirzechs, para Grim Reaper disekitar Hades menunjukkan hawa permusuhan kuat. Sirzechs melepas pakaiannya dan menyuruh aku dan Dulio untuk mundur.

........Apa kau benar benar akan melakukannya, Sirzechs!? Selagi aku dan Dulio mundur, Sirzechs meningkatkan kekuatan Iblisnya. Gelombang [Power of Destruction] memancar dari tubuhnya, dan tubuhnya mulai berubah merah.

Kemudian.........

Seluruh kuil berguncang keras.......pasti disebabkan oleh kekuatan Iblis Sirzechs. Ini membuktikan kalau kuil yang dibangun sangat padat ini mulai bergeming. Retakan muncul dimana mana di dalam area ritual yang termasuk langit langit, dinding, dan lantai. Dari guncangan ini tidak hanya kuil, namun seluruh area berguncang hebat oleh kekuatan Iblis Sirzechs........?

Sekeliling Sirzechs musnah tanpa menyisakan secuilpun debu, karena [Power of Destruction] luar biasa yang dipancarkannya. Momen ketika aura berwarna crimson menyelimuti Sirzechs, aura menengangkan menyelimuti seluruh area.


Guncangan berhenti. Kemudian muncul kesunyian di dalam kuil. Yang muncul di tengah tengah adalah [Power of Destruction] dalam bentuk manusia. Bentuk baru [Power of Destruction] itu menatap Hades.

[Dalam bentuk ini, [Power of Destruction] menyebar tanpa perintahku. Tanpa perisai pelindung apapun, akan mengubah segalanya menjadi ketiadaan—Cukup beruntung kalau kuil ini dibuat sangat kuat. Sepertinya tempat ini akan bertahan lebih lama lagi.]

Bentuk baru [Power of Destruction] itu tiada lain adalah Sirzechs sendiri.

Jadi inikah bentuk baru dari Sirzechs........

Apa kau mau berkata kalau kuantitas gila dari seluruh [Power of Destruction] itu menekan dirinya menjadi bentuk manusia........? Tapi kuantitas aura yang bisa kurasakan di kulitku.......! Dari jumlah aura yang kurasakan saat ini.......bukankah sepuluh kali lebih kuat dari Lucifer sebelumnya?

Saat aku berada di kediaman Gremory, Ayah Sirzechs, kepala keluarga Gremory saat ini, berkata seperti ini padaku.

“Gubernur Azazel. Terkadang aku berpikir dan keheranan apakah putraku berbeda dari Iblis dan aku terkadang penasaran apakah dia memang seorang Iblis.”

Waktu itu aku menanyainya dengan berkata “Apa maksud anda?”. Kepala saat ini mengatakan ini sambil menyipitkan matanya.

“Tak ada keraguan kalau dia adalah mutasi Iblis. Kenapa itu bisa terjadi? Adakah sesuatu dalam darahku? Atau itukah ciri khusus di dalam darah Bael? Kami tak tahu apa apa tentang itu—kecuali sudah pasti kalau Sirzechs dan Ajuka adalah satu satunya Iblis-Super di Dunia Bawah saat ini. Mungkin memang takdir mereka untuk menjadi Maou. Selain itu tak ada posisi lain yang pantas untuk mereka. Itulah seberapa kuatnya Sirzechs.”

........! Sekarang aku paham apa maksudmu Lord Gremory. Aku bisa paham kenapa Sirzechs adalah pemimpin dalam pertarungan melawan pemerintahan Maou-lama........kalau orang sepertinya yang memiliki kekuatan Iblis diluar bayangan berada, maka situasi bisa berbalik. Dan ada dua Iblis dengan kekuatan diluar bayangan. Sirzechs dan Ajuka. Memang sangat wajar kalau golongan anti Maou saat itu menang.

........Meski ada satu orang lagi yang bisa kalian sebut sebagai Iblis-Super.......meski dia menyembunyikan dirinya entah dimana. Kalau dia sampai keluar, maka akan jadi berbahaya.

“..........Hahahaha. Sepertinya dia tak memerlukan pengawal!”

Di belakangku, si Joker Dulio membuat tawa sarkastis. Ya. Sangat wajar berpikir seperti itu saat kau melihat ini.

[Apa ini memuaskanmu Hades-dono?]

<<Fafafa. Dasar monster. Begitu. Kau benarbenar sudah melampaui Lucifer sebelumnya. Kau bahkan sudah melebihi kategori seorang Maou. Tidak, aku bisa merasakan kekuatan yang membuatku ragu apakah aku bisa menyebutmu seorang Iblis—Siapa kau sebenarnya?>>

[Itulah yang aku sendiri ingin tahu. Meski sudah pasti kalau ini terjadi karena mutasi—yang jelas, aku yang sekarang mampu untuk melenyapkanmu.]

<<Fafafa. Tak terdengar seperti lelucon sama sekali! Kalau kita bertarung, maka Alam Kematian pasti akan lenyap.>>

Ya. Kalau itu Sirzechs yang sekarang, maka itu bukan lelucon lagi. Salah hitung ini membuatku tak senang. Dalam kondisi terburuk kupikir kami harus menangani Hades dengan paksa, namun kekuatan Sirzechs saat ini bisa mengurusnya dengan mudah.

Wow! Ise! Rias! Kakak kalian sungguh edan!

Satu Grim Reaper mendekati Hades. Si Grim Reaper membisikkan sesuatu padanya. Hades yang sudah menerima laporan mengacungkan tangannya pad api yang terletak di area ritual. Sebuah pandangan muncul dari dalam api. Yang muncul dalam pandangan adalah kelompok tertentu yang tengah mengamuk melawan pasukan Grim Reaper dalam jumlah besar.

[Ora! Ora! Ora! Sampai seberapa kuat kalian bisa bertahan melawan tongkatku Grim-Reaper-san!]

Itu Bikou yang memutar mutar nyoi-bou (Ruyi Bang)nya. Di sebelahnya ada golem raksasa, Gogmagog, dan menggilas sepasukan besar Grim Reaper dengan lengan raksasanya. Kemudian salah satu lengannya berubah menjadi senapan mesin. Aku juga melihat serangan sihir Kuroka dan Le Fay. Arthur membawa Pedang Raja-Sucinya dan melenyapkan ratusan Grim Reaper. Seorang yang bergerak dalam kecepatan dewa dan mengoyak ngoyak para Grim Reaper adalah Fenrir.—Ternyata Tim Vali!

Mereka menunjukkan dirinya di Alam Kematian dan mulai bertarung melawan semua Grim Reaper. Ya, aku sudah tahu kalau ini akan terjadi. Tak mungkin mereka akan diam saja setelah dikalahkan. Kalau mereka ingin balas dendam maka mereka akan memilih golongan-Pahlawan, golongan Maou-lama, atau Hades sebagai mangsa mereka. Mereka datang di saat yang tepat. Aku belum menghubungi mereka atau membuat rencana dengan mereka, namun kerja bagus orang orang idiot! Juga eksistensi Fenrir yang memiliki taring yang mampu membunuh Tuhan juga akan banyak berkontribusi. Meski aku tak melihat Vali dimana mana........karena itu dia, dia pasti sedang merencanakan sesuatu.

<<..........Apa ini semua ulahmu, Gubernur para gagak?>>

Hades bertanya dengan suara tidak senang. Yeah, itulah reaksi yang ingin kulihat. Aku ingin melihat sisi ini darimu. Aku tak bisa mengendalikan diriku dan mengatakan ini padanya sambil menyeringai.

“Hah, mana kutahu.”

<<........!!>>

Aura disekitar Hades berubah menjadi warna kemarahan. Oh oh. Nampaknya kau sangat kesal. Kau akan melukai dirimu kalau memandang rendah Tim Vali yang sangat kuat, Tengkorak-sama. Mereka adalah perkumpulan para monster yang terus bertahan dari pengejaran semua golongan.

“Kau takkan mampu menjatuhkan semua anggota Tim Vali kecuali kau mengirim seluruh pasukan Grim Reapermu. Kau mungkin hanya perlu diam disini dan perintahkan mereka untuk lakukan itu.”

Dengan ini, Hades takkan mampu ikut campur sepanjang krisis Dunia Bawah. Dia tak punya waktu melakukan hal hal mencurigakan saat Tim Vali mengamuk di Alam Kematian, dan juga saat Sirzechs sedang serius. Sirzechs setuju oleh ucapanku.

[Ya. Karena itu kami akan membuatmu tetap tertahan disini.]

Sirzechs mengangkat satu jarinya ke atas.

[Satu hal. Ini hanya perasaan pribadiku. Maka biarkan aku mengatakannya.]

Perwujudan dari [Power of Destruction] menatap Dewa Alam Kematian dengan mata tajam. Rasa permusuhan yang dipancarkan oleh tatapannya bisa membuat tubuhmu membeku.

[Dewa dari Alam Kematian, Hades. Niat jahat yang kau arahkan terhadap adik perempuanku Rias dan adik iparku Hyodou Issei harus dibalas dengan kematianmu. Aku akan membuatmu bersiap siap kalau kita harus bertarung.—Aku akan melenyapkanmu dari dunia ini dan aku takkan menahan diri atau ragu ragu.]

Kalau ada satu kesalahan yang Hades buat, maka itu adalah membuat pria ini marah. Tidak, sebenarnya ada dua kesalahan. Aku juga menggenggam tombak cahaya dengan tanganku.

“Dewa Tengkorak-sama. Jangan lupa kalau aku juga kesal. Sebenarnya ini hanya kebencian pribadiku terhadapmu, tapi biar kukatakan.—Jangan buat murid muridku menangis......!”

Bahkan dengan hasrat permusuhan kami diarahkan padanya, Hades tak menunjukkan tanda mengubah situasinya.

Dengan ini setidaknya kami bisa menyelesaikan persoalan dengan Hades.

Akan kuserahkan sisanya pada kalian, para Iblis muda sekarang.

-Juga.

Lekaslah kembali Ise. Kamu bisa kehilangan semua panggung ini tahu!?