High School DxD (Bahasa Indonesia):Jilid 13 Life 4

From Baka-Tsuki
Revision as of 18:48, 24 September 2012 by Arka (talk | contribs)
Jump to: navigation, search

Life 4: Phoenix Yang Tidak Bangkit

Bagian 1

Musim gugur. Seorang yang jarang berkunjung pada hari libur tertentu datang ke rumahku.

"Apa kabar"

Seorang Bishoujo dengan rambut bor-seperti roll pada kedua sisi kepalanya datang mengunjungi rumahku.

Aku agak terkejut dengan kedatangan mereka ketika aku berhadapan dengannya di pintu masuk. Juga tampak sepertinya Buchou di sampingku juga terkejut.

"Apa kabar juga, Ravel. Apa sesuatu terjadi untukmu datang ke rumah ini? "

"Ya, Rias-sama. Aku sangat menyesal untuk kunjungan mendadak ini. "

Ya, gadis yang baru saja disambut Buchou adalah putri dari keluarga iblis kelas tinggi Phenex, Ravel Phenex.

aku melihatnya di saat ketika aku pergi ke Dunia Bawah, tapi aku tidak pernah berpikir aku akan bertemu dengannya di dunia manusia, terutama di rumahku.

Dilihat dari sikap Buchou, sepertinya dia tidak diberitau akan kunjungan ini. Benar-benar tampak seperti kunjungan tak terduga.

Ravel mengenakan gaun one-piece yang terlihat lucu. Setelah ia menggoyang-goyangkan tubuhnya malu-malu, dia berbicara seolah-olah dia telah membulatkan tekad.

"Yang benar adalah, aku ingin berkonsultasi denganmu tentang saudaraku ...."

Ketika Buchou dan aku mendengar itu, kita melihat wajah satu sama lain.

Sepertinya ini akan menjadi sedikit rumit.


Adegan berpindah ke ruang tamu. Akan menjadi aneh kalau berbicara dengannya di pintu masuk. Tampaknya akan menjadi diskusi yang rumit sepertinya.

Akeno-san memberikan teh untuk Ravel.

"Tentang Raiser?"

Ketika Buchou bertanya, Ravel mengangguk.

"Ya. aku yakin Anda telah mendengar kakakku depresi setelah kejadian itu ..... "

Selama semester pertama, kami terlibat dalam masalah tentang masalah pertunangan Buchou. Karena perjodohan diputuskan oleh orang tua mereka, Buchou dan saudara Ravel, Raiser Phenex bertunangan.

Tapi Buchou berusaha memiliki cinta pada orang yang dia inginkan, dan memutuskan untuk menghentikan hubungannya dengan Raiser dengan bertarung dalam Ranting Game .

Banyak yang terjadi, dan lamaran dicabut. Jadi pertunangan Buchou dibuat seolah-olah itu tidak pernah terjadi.

........ Cerita itu menjadi topik di kalangan eselon atas masyarakat Dunia Bawah, dan itu meninggalkan kesan yang cukup rumit pada mereka. Karena terlibat hal penting diantara iblis kelas tinggi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, itu menjadi skandal bagi iblis murni yang mengambil pentingnya tradisi mereka.

Aku juga sangat terlibat dalam insiden itu. Setelah semuanya, aku adalah orang yang menampar Raiser dan membawa Buchou denganku dari pesta pertunangan!

Mengenai itu, aku tidak menyesal akan tindakanku. Sejak Buchou yang aku sangat suka sangat tidak menginginkan hal itu, aku bisa menghentikannya dengan hidupku. Bahkan sekarang aku bisa berdiri tinggi untuk menyelamatkan Buchou ...... tapi dari keluarga Phenex aku mungkin menjadi musuh bebuyutan mereka aku harus menerima kenyataan itu. ......

Sebuah ketegangan aneh naik antara Buchou dan Ravel. Sejak pencabutan pertunangan telah diselesaikan oleh orang tua mereka yang merupakan kepala saat ini, mereka harus mampu berbicara normal tapi kali ini diskusi itu rumit.

Karena ini tentang Raiser yang aku pukuli.

Phoenix yang memiliki kemampuan regenerasi burung abadi. Aku menggunakan kekuatan yang tertidur dalam diriku........... kekuatan Sekiryuutei untuk mengalahkannya.

Setelah itu, Raiser depresi serius karena kalah dariku dan kehilangan Buchou. Dan tampaknya sepertinya itu tidak berubah bahkan enam bulan setelah kejadian.

Seiring dengan mencicipi kekalahan pertama dalam hidupnya, wanitanya juga meninggalkannya. Untuk seorang pria, mungkin tidak ada sesuatu yang lebih menyedihkan dari ini.

Aku mengawasi percakapan mereka dengan Asia dan yang lainnya dari sudut ruangan.

"Raiser huh. Aku telah mendengar cerita tentangnya ...... "

"Orang macam apa dia?"

Xenovia dan Irina tidak pernah bertemu dengannya.

"Umm, dia dari keluarga Phenex dan ....."

Asia mulai menjelaskan kepada mereka berdua. Oh yeah, insiden yang terjadi tepat segera setelah Asia bergabung dengan kami.

"Dunia antara iblis kelas tinggi pasti rumit. Tapi aku takjub pada masyarakat kelas atas. ..... Aku ingin tahu apakah aku bisa menemukan orang kaya. "

Rossweisse-san merencanakan sesuatu.

".......Adik kecilnya datang jauh-jauh mengunjungi rumah milik Gremory......... Mungkin mereka benar-benar mengalami kesulitan dengan itu. "

Kau benar, Koneko-chan. Mungkin itu benar-benar seperti itu.

Aku tidak tahu bagaimana bisa jadi seperti ini, namun Ravel datang ke sini setelah banyak hal yang terjadi huh.

Ravel menyembunyikan sikap tsun-tsun[1] ketika ia biasanya bertemuku. Ketika aku pertama kali bertemu dengannya, bukan hanya dia tsun-tsun tapi dia gadis-kaya dengan sikap tegang. Tapi hari ini dia tenang.

Buchou berbicara untuk memecah suasana diam.

"Jadi Raiser .... belum pulih sejak saat itu."

Ravel mengangguk mendengar kata-kata Buchou. Ini tidaklah aneh Ravel mengatakan "Ini salahmu!" Dalam hal posisi kita berada, tapi tidak tampak seperti dia akan mengatakan itu.

Nah, itu adalah sesuatu yang aku telah pikirkan setiap kali aku bertemu dengannya di Dunia Bawah, tapi rasanya seperti Ravel tidak menyalahkan kita untuk itu. Sebaliknya, dia bahkan mengatakan kepadaku itu adalah pelajaran yang bagus untuk kakaknya Raiser. Meskipun ia mengatakan itu, itu adalah hal yang jelas untuk menghawatirkan keluargamu.

Ravel kemudian mengatakan itu setelah minum teh.

"........ Tentu, itu mungkin salah bagiku untuk datang ke sini. Tapi ketika aku bertanya pendapat di tempat yang berbeda untuk setiap saran yang baik, ada pendapat aku harus berkonsultasi dengan Rias-sama. Bahkan ketika aku mencoba pengobatan tertentu, itu tidak memberikan hasil yang besar ...... "

"Denganku? Apa maksudmu? "

Ravel menjawab dengan jelas pertanyaan Buchou.

"Untuk memperbaiki hati kakakku ......... mental kakakku, aku menerima saran itu ...... "Mungkin lebih baik untuk mempelajari hal yang disebut 'nyali' dari budak yang Rias-sama memiliki "."?

Kita semua dan Buchou membuat wajah bodoh sejenak ketika kita mendengar jawaban "nyali", tapi segera ada beberapa tawa di ruang tamu.

Hahaha ..... Nya.. Nyali huh. Tentu saja termasuk aku, semua orang dalam kelompok kami semua memiliki nyali.

Tunggu, semua orang menatapku. Yeah yeah, aku hanya bergerak maju dengan hanya nyaliku tersisa!

Dalam suasana yang meringankan, Ravel meludahkan keluar semua hal yang dia terus tanam dalam dirinya.

"Faktanya, kakakku menyedihkan! Baginya untuk tetap tertekan selama enam bulan setelah kekalahan tunggal .....! Sepertinya dia takut naga kau tahu? Dia tidak berpartisipasi dalam Ranting Game sejak saat itu, dan dia sudah tertulis di sebuah majalah gosip di mana mereka menulis hal-hal yang mereka inginkan! Dia memiliki trauma setelah dikalahkan oleh Ise-sama, dan dia tidak berbicara tentang apapun yang berhubungan dengan naga. Aku mengerti jika ia memegang dendam sebagai gantinya. Tapi dia takut kau tahu? Jika dia seorang pria, ia harus menggunakan kekalahan itu sebagai kekuatan dan melanjutkannya! Dan dia hanya benar-benar menyedihkan dan menyedihkan! "

....... Semua orang membuka mata mereka lebar oleh perkataan machinegun Supernya.

Dia memiliki begitu banyak stres huh. Jadi Raiser adalah pria dalam keadaan buruk seperti itu?

"..........Padahal, dia masih kakakku."

Pada akhirnya, Ravel mengatakan itu. Jadi dia benar-benar khawatir tentang dia jauh di dalam hatinya huh.

Tapi untuk Buchou yang sedang berkonsultasi dengannya, dia pasti merasa rumit. Hal pertama yang dia tidak akan bisa tolaknya, dan Ravel juga tidak datang untuk mendorong tanggung jawab pada kami, dan dia hanya datang murni khawatir tentang kakaknya.

........ Ya. Seperti yang aku pikirkan, itulah satu-satunya cara. Aku memutuskan untuk berbicara apa yang ada di pikiranku.

"Serahkan saja padaku, Ravel. Aku akan melakukan sesuatu tentang hal itu. "

Ravel dan orang lain menatapku.

Aku meneruskan sambil menggaruk pipiku.

"Y-Yah, itu adalah sesuatu yang aku lakukan, jadi Aku pikir aku harus memperbaikinya juga. Dan kau ingin 'nyali' kan? Serahkan saja kepadaku. Jika kau mengatakan nyali, maka aku pria yang tepat. Meskipun aku setan, saya melakukan hal-hal seperti hidup di pegunungan dan aku sudah melalui banyak hal yang keras. aku sudah terbiasa dengan hal-hal semacam itu. "

"......Dia perwujudan dari nyali baik dalam cara yang baik dan cara yang buruk."

Itu tepat, Koneko-chan!

"Ise, itu aku ..."

Itu terdengar seperti Buchou akan mengatakan "Aku akan melakukannya", jadi aku menghentikannya dengan tanganku.

"Tidak apa-apa. Aku punya rencana. "

Ini bukan gertakan. Aku benar-benar punya ide. Ada sesuatu yang terlintas di pikiranku yang dapat membuat "nyali" dalam dirinya dan juga melatih baik tubuh dan jiwanya. Hahaha, karena aku hanya berlatih, pikiranku telah mengadaptasi untuk berpikir seperti itu. Tidak memiliki apapun bakat dapat berguna.

Ketika aku melihat Ravel, ia memiliki ekspresi yang sangat terang, tapi dia membuat batuk setelah dia menyadari itu.

"Aku.. Aku.. Hal ini tidak dapat menolong. Lalu aku tidak keberatan meminta Ise-sama kemudian. Jadi tolong bekerja keraslah untuk iblis kelas tinggi itu. .......aku... aku akan memberikan terima kasihku untuk berjaga-jaga. "

Yeah yeah. Aku akan melakukan yang terbaik saat itu. Buchou mengambil napas, dan menganggukan kepalanya.

"Aku mengerti. Kita akan memulai strategi untuk membuat Raiser berdiri lagi dengan Ise bertindak sebagai tokoh utama. "

Seperti itu, diputuskan kami akan memperbaiki Yakitori-bajingan itu.

Bagian 2

"Haaa .......... Ini tingiiiiiinyaaaa~."

Aku kewalahan oleh kastil besar yang berdiri tepat di depan mataku.

Sekarang kita, "Kelompok Gremory + Irina", datang mengunjungi kediaman keluarga Phenex.

Ketika kita ditransfer ke wilayah-Gremory dari dunia manusia, kami tiba di sini melalui lingkaran sihir dengan melakukan banyak lompatan ..... Dan kastilnya besar! Rumah Buchou juga besar tapi tidak ada bedanya.

Aku mendengar mereka membuat banyak keuntungan dengan item penyembuhan "Air Mata Phoenix", tapi menilai dari ini mereka pasti telah mendapatkan banyak uang!

Pintu gerbang kastil terbuka selagi membuat suara berat dan kita semua masuk ke dalam.

Ketika kami pergi melewati taman kastil, kami datang ke daerah perumahan di mana orang-orang dari keluarga Phenex hidup. Di depan pintu yang tampak cantik, Ravel yang mengenakan gaun dan beberapa pelayan sedang menunggu kami.

"Apa kabar, selamat datang di rumah keluarga Phenex."

"Apa kabar juga, Ravel. Jika aku ingat, Raiser tinggal di sini kan? "

Buchou bertanya padanya. Aku mengerti, sepertinya Buchou datang ke sini ketika dia masih kecil, jadi dia akrab dengan bagian dalam kastil.

"Ya, kita bisa pergi langsung ke kamarnya dari sini."

Dengan bimbingan Ravel, kita pergi ke dalam melewati pintu.

Oh, langit-langit yang begitu tinggi! Dan lampunya tampak luar biasa! Dan ada furniture dan lukisan yang tampak mahal di mana-mana! Itu pasti tidak kalah dari rumah Buchou.

"Apa itu Rias-sama. Sudah cukup lama. Dan itu sudah cukup lama sejak terakhir kali kita bertemu, Sekiryuutei. "

Sebuah suara baru. Ketika aku lihat, orang yang aku kenal tengah berdiri di depan tangga.

Itu adalah wanita yang memiliki topeng setengah wajahnya, Isabela-san. Dia budak Raiser.

"Sudah lama. Isabela-san. "

"Aku dengar banyak rumor. Bahkan jika aku bertarung lagi dengan serius, aku tidak akan bisa menang."

Bukankah dia mengatakan hal yang sama sebelumnya? Orang ini adalah satu-satunya di antara budak-budak Raiser yang memiliki kesan baik tentangku.

"Tuanku ada di sana. Silakan ikuti aku. "

Isabela-san dan kami berjalan menaiki tangga dan memasuki bangunan yang luas.

"Jadi, apa Raiser .....-san biasanya lakukan?"

Aku bertanya selagi kita berjalan. Isabela-san selagi berdesah.

"Dia menyembunyikan diri di kamarnya, dan dia juga memainkan Ranting Game virtual, atau ia memanggil beberapa rakyat jelata yang pandai catur ke sini jadi dia bisa bertanding catur melawan mereka."

Jadi dia seorang hikikomori.

Untuk Pria tampan menjadi hikikomori. Aku benar-benar tidak bisa membayangkan itu.

Kami berjalan selama sepuluh menit. Ini sangat besar. Ini terlalu besar! Aku juga berpikir hal yang sama di rumah Buchou, tapi rumah-rumah iblis kelas tinggi terlalu besar! Dan jumlah kamarnya gila! Aku bahkan tidak memiliki keyakinan kecil bahwa aku bisa menemukan jalan kembali setelah aku tersesat di sini!

Ketika aku berpikir seperti itu, Isabela-san dan Ravel berhenti di depan pintu tertentu.

Pintu besar. Relife burung api indah terukir di atasnya.

KNOCK KNOCK

Ravel mengetuk pintu.

"Onii-sama, aku punya beberapa tamu untukmu."

Tidak ada respon. ....... Apa dia tidur? Ketika aku berpikir seperti itu, aku mendengar suara dari dalam.

[...... Jadi kau Ravel. Aku tidak ingin bertemu siapa pun hari ini. Aku melihat mimpi buruk ..... Aku lagi tidak mood untuk bertemu siapa pun.]

Mendengar itu, Ravel berdesah. Lalu ia mengatakan kepadanya.

"Ini-Rias-sama."

Setelah jeda GASHAAAAN! ...... Sebuah suara sesuatu yang jatuh di lantai bergema dari dalam ruangan.

[-! ........ Ri ..... Rias ...... Kau katakan ......?]

Dia benar-benar panik. Pasti tamu tak terduga baginya.

Buchou berdiri di depan pintu dan dia berbicara kepadanya.

"Raiser. Ini aku. "

[..... Apa yang kau inginkan dariku sekarang, Rias? Apa kau datang untuk menertawakanku? Atau apa kau datang untuk memberitahuku tentang hubungan intim mu dengan Sekiryuutei?]

Nada suaranya rendah. Sebaliknya, kedengarannya seperti dia memegang dendam.

"...... Mari kita bicara sebentar. Biarkan aku melihat wajahmu. "

Setelah Buchou mengatakan itu, kami mendengar langkah kaki kasar mendekat dan pintu terbuka keras.

Orang yang keluar adalah Raiser yang memiliki rambut berantakan dan pakaian berantakan.

"Apa yang kau ingin berbicara dengan pria yang kau tolak ........?"

Matanya berkaca dan ada kemarahan di dalam gaya bicaranya. –Tapi berubah ekspresi ketika ia melihatku.

"Se, Se, Se, Sekiryuuteeeei!"

Dia menunjuk ke arahku dan berjerit.

"H-Hei, halo."

Aku memasang senyum, dan menyambutnya dengan mengangkat tanganku.

"...........Hii"

Hii?

"Hiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!"

Raiser menjerit dan lari ke dalam kamarnya! Apa kau serius!? Apa yang terjadi!?

Dia kemudian berteriak ketika ia berlari di dalam tempat tidur yang mahal yang dilengkapi dengan kanopi.

"To ... Tolong pergiiiiiiiiilah~ ! Aku tidak ingin mengingat tentang saat itu! Aku tidak ingin lagi! Aku tidak ingin mengalami perasaan lusuh seperti itu lagi ~! "

................

Semua orang jelas terkejut tapi juga bingung pada sikap Raiser.

........ I.. Ini. ....

Orang yang memandang rendahku dengan sikap tinggi dan perkasa menjadi takut saat dia melihatku dan dia bersembunyi di dalam tempat tidur.

"Raiser-sama ~"

"Tidak apa-apa ~"

Budak Raiser, si kembar gergaji, yang menenangkan Raiser.

Tapi Raiser hanya menggeleng takut dalam tempat tidurnya.

"Raiser belum pernah kalah dalam pertarungan sejak ia lahir."

Buchou mengatakan itu. Ravel juga mengangguk.

"Ya. Sepertinya kalah dari Ise-sama memberi bekas luka yang dalam di kedua tubuh dan jiwanya. "

"Tapi, Raiser-san juga kuat. Jika itu sekarang....... aku tidak tahuaku tidak tau mana yang lebih kuat di antara kita? "

Kiba menjawab pertanyaanku.

"Jika itu Ise-kun yang sekarang, maka kau akan sebanding dengan Raiser Phenex-sama bahkan dalam kekuatan penuh. Tidak, kemungkinan besar kau dapat mengalahkannya. Dalam hal semangat ... nyali, kau lebih unggul darinya dan tekanan dari Heavenly dragon akan menguras semangatnya dan juga akan menghambat ciri-ciri dari burung abadi. Menjadi abadi adalah faktor besar bagi kekuatan Phoenix, sehingga memiliki penghalang akan memberikan pukulan besar baginya. "

Ho, jika pria ini mengatakan itu, maka itu pasti benar. Dalam hal pertempuran, Kiba mengkalkulasi dengan tenah setelah semua.

".........Apa menakutkan melawan aku?"

Aku bertanya pada Kiba sekali lagi dengan menunjuk diri sendiri. Kiba menganggukan kepalanya selagi membuat senyum pahit.

"Ini cukup menakutkan dengan titikmu menjadi naga legendaris dan juga karena kita tidak tahu apa yang akan kau lakukan."

Apa begitu? Ya-Yah, bahkan aku juga takut dengan faktor yang tidak di ketahui akan menyebabkan sesuatu terjadi juga. Tapi abadi juga menakutkan. Menakutkan untuk melihat seseorang yang akan meregenerasi lagi setelah kau mengalahkan mereka.

"Onii-sama. karena Rias-sama dan kelompoknya sudah datang jauh-jauh datang ke sini, tolong keluar dari tempat tidur! "

Ravel bekerja keras untuk mengambil selimut darinya dengan membuatnya meninggalkan tempat tidurnya.

"Pu...Pulanglah.! Tolong pulanglaaahhh ~! "

Raiser hanya berteriak seperti itu.

"Umm, untuk mulai, mari kita keluarkan Raiser-san dengan kekerasan."

Setelah itu, kami bekerja sama dengan budak Raiser dan berhasil menarik Raiser keluar dari kamarnya dengan paksa ke taman kastil. ........ Meskipun butuh banyak waktu untuk melakukan itu.



Aku mengemasi barang-barangku di kebun. Baiklah, dengan ini semua diatur.

"Jadi, apa rencananya?"

Pada pertanyaan Buchou, aku menunjuk langit.

"Dia akan segera datang."

Ketika aku memanggilnya sebelumnya, dia mengatakan dia akan berada di sini segera.

-Kemudian bayangan besar datang terbang dari jauh.

"Ah, dia ada di sini."

Ada bayangan raksasa di atas kami!

ZUUUUUUUUUUUN!

Naga raksasa mendarat di taman sementara membuat getaran besar ke bumi.

"Belumlama sejak terakhir kali kita bertemu, kalian semua."

Naga raksasa ...... mantan Dragon King Tannin!

"Paman, terima kasih sudah datang."

Aku mengucap terimakasihku, dan Raiser menjerit.

"Ta, Ta, Ta, T-T-T-T-T-T-T-Tannin! Iblis kelas tertinggi ...... Na ... naga legendaris! "

...... Ah, jadi dia tidak bisa bahkan melihat seekor naga ya? Dia benar-benar takut ya ..... Nah, {aman tampak seperti "Naga" setelah semua.

Mata raksasa paman merengut melihat Raiser.

"Raiser Phenex, ya. Aku telah melihat beberapa pertandingan Ranting Gamemu. Aku punya perhatian padamu karena potensi [Raja] di game masa depan, tapi...........melihatmu sekarang, sepertinya kau memiliki beberapa masalah."

Aku memberikan penjelasan sederhana pada Paman. Bahkan Paman hanya berkata "menyedihkan".

"Apa kau pikir kau dapat melakukan sesuatu tentang hal itu seperti hal yang kau lakukan denganku? Keluarganya mengatakan mereka ingin dia mendapatkan beberapa nyali. "

Paman membuat senyum lebar mendengar kata-kataku.

"Aku mengerti. Nyali huh. Boleh juga. lalu kau mengatakan kau ingin pergi ke gunung itu? "

"Ya. Aku berpikir ini akan menjadi baik. Aku sudah berkemas barang-barangku dan barang-barangnya. "

"Sepertinyah Kau sudah siap."

"Sebaliknya, ini adalah satu-satunya yang datang ke pikiranku. Jadi seperti itulah, Buchou. Aku bawa orang ini denganku, dan aku akan pergi ke pegunungan dengan paman dan kereta api. "

Ini adalah rencanaku. Aku akan mengesampingkan semua hal-hal sederhana. Aku pikir kita bisa melatihnya dengan memaksanya untuk pergi ke pegunungan dan mengubah lingkungannya.

Aku juga dibawa ke pegunungan dengan paksa selama musim panas dan dilatih cukup banyak ...... uuu, aku mendapatkan kilas balik kenangan yang keras ....

"Pegunungan cukup baik. Ya, entah bagaimana akan berhasil. "

"Ini seperti sebuah fantasi untuk naga dan phoenix berlatih di pegunungan!"

Xenovia dan Irina mengatakan hal-hal seperti itu. Tidak, ini sebenarnya cukup mengganggu kau tahu? Tapi ini semua untuk Buchou dan Ravel. Jadi aku akan membawa orang ini ke gunung denganku.

"Ti...Tiiiiidaaaaakkkk!."

Raiser menyebarkan sayap apinya dan mencoba untuk pergi, tapi—

PEGANG

Paman dengan cepat menangkap Raiser dengan tangannya yang besar.

"Jangan lari. Jika kau seorang pria, lalu siapkan dirimu. "

"Hiiiiiiiiiii ~!"

Jika kau meli dari sisi lain, ia terlihat seperti seekor burung yang akan dimakan seekor naga!

"Buchou, Asia, aku pergi!"

Aku naik punggung paman dengan cepat, dan memberikan selamat tinggalku pada Buchou dan Asia.

Buchou kemudian bertanya padaku sambil melihat ke arahku.

"Ise, aku bisa benar-benar meninggalkan ini kepadamu?"

"Tentu saja!"

"Tolong hubungiku jika kau berada dalam masalah."

"Ya, Buchou!"

"Tolong jangan memaksakan diri!"

"Oke, Asia!"

"Aku juga akan pergi denganmu!"

Ketika aku memberikan perpisahanku pada kawan-kawanku, Ravel melangkah maju dan mengatakan itu dengan suara yang sudah ditentukan. Apa, dia ingin ikut denganku!? Tapi aku merasa tidak enak untuk mebawa seorang gadis ke pegunungan denganku.

Aku bingung, dan Ravel memberitahuku.

"Saudaraku .... Aku ingin memperbaikinya bersama dengan mu!"

"-!"

Dia memiliki mata yakin. Dia benar-benar khawatir tentang kakaknya.

"Dia memiliki mata yang bagus. Hyoudou Issei, itu tidak masalah jika kau melindunginya. "

Paman membuat senyum hidup dan mengatakan itu.

"Tentu, oke. Mari kita pergi bersama-sama, Ravel. "

Ravel menanggapi kata-kataku dan dengan senang hati mengatakan "Ya!" Dia menggunakan kekuatan iblisnya untuk mengubah pakaiannya menjadi sesuatu yang ia dapat dengan mudah bergerak. Dia berpakaian seperti seorang petualang dan dia mengenakan jaket safari.

"Ise, rawat Ravel juga."

"Ya, Buchou!"

Di sisi lain, kakaknya itu .....

"Ti.. Tidak! Mengapa aku harus pergi ke gunung!? "

Raiser sudah gila dalam tangan Paman...... Bagimu untuk menunjukkan sikap yang menyedihkan ketika adikmu hanya menunjukkan sisi berani nya .......

"Ini semua untukmu. Buang jauh sikap bocah kaya dan mari kita pergi ke gunung. Keduanya, tubuh dan jiwa akan dibersihkan ketika kau menghirup udara segar. "

Aku mengatakan itu, tapi dia menatapku sangat kuat. Agak menatapku dengan ketakutan, yang tampaknya lebih sepertinya.

"Budak-Ku! Selamatkan aku! Ini adalah perintah! "

Raiser meminta bantuan kepada gadisnya yang berada di bawahnya .....

"Raiser-sama, mohon tanggung itu."

"" Lakukanlah! ""

Mereka hanya bersorak sambil melambaikan tangan mereka. Melihat itu, Raiser menjadi begitu terkejut matanya hendak muncul keluar.

"K-Kalian! Kalian tidak punya hati semua! "

KEPAK!

Akhirnya, Paman terbang dari kebun. Ravel memegang erat-erat.

"Toloooooooong!"

Ketika aku melihat Raiser, aku pikir itu tampak seperti déjà vu dariku saat kembali di musim panas.

Ya. Dibawa pergi oleh naga menakutkan!

Azazel-sensei memikirkan perencanaan ini dulu. Seperti yang ku pikir, Kau kejam!

"Hyoudou Issei, jika kita akan pergi ada tempat yang baik. Bagaimana kalau kita pergi ke sana? "

Paman memberiku saran. Hmm, di mana itu?

"Kita mau kemana?"

Ketika aku bertanya, Paman menjawab dengan sedikit suara bahagia.

"Wilayahku."

Bagian 3

"Wow, menakjubkan."

Aku keheranan dengan adegan di depanku.

Ada banyak monster seperti naga di depanku!

Tempat Paman membawaku, Ravel, dan Raiser adalah wilayah di mana terdapat banyak naga besar!

Di tebing ngarai tertentu, ada lubang besar berbagai bagian dari tebing, dan ada naga yang melebihi 10 meter memunculkan kepala mereka keluar dari itu. Dan ada banyak naga menyebarkan sayap mereka dan terbang lembah. Sepertinya banyak naga hidup dalam lembah ini.

Aku, Raiser, dan Ravel dijatuhkan pada bagian tebing di mana itu hanya mungkin bagi seseorang untuk berdiri.

Jurang yang luas yang berada tepat di depan mataku! Untuk orang sepertiku yang tidak bisa terbang sendiri, maka akan berbahaya jika aku jatuh dari sini.

Su Naga menatap kami dari lubang sarang mereka seolah-olah kami langka. Menakjubkan, rasanya seperti ada monster begitu banyak di sini! Aku dengar naga juga tinggal di Dunia bawah, tapi itu pertama kalinya aku melihat habitat mereka.

"Ini adalah sarang naga di mana orang-orangku tinggal. Daerah ini hanya bagian dari habitat kami, tapi kau bisa mengatakan ini adalah batas untuk iblis humanoid seperti kalian mampu bertahan. Dan juga suku-suku naga adalah orang-orang yang mampu berkomunikasi dengan orang lain. "

Paman menjelaskan.

"Na ...Na ... Naga ......"

Raiser yang berada di sampingku wajahnya membiru setelah melihat kawanan naga di depannya. Dia benar-benar trauma besar naga ya ......

"Tannin-sama."

Seiring dengan suara yang pernah ku dengar, dua naga muncul di depan kami.

"Apa kau memanggil kami?"

Seekor naga bersisik biru dan naga bersisik biru muda muncul di depan kami.

"Ya. Hyoudou Issei, keduanya adalah naga tingkat tinggi yang melayaniku. Aku berpikir untuk meninggalkan Raiser Phenex pada mereka berdua. "

Mengatakan itu, paman menjelaskan situasi itu kepada dua naga.

"Roger."

"Ini serius oke ~ ."

Keduanya menjawab segera. Sepertinya naga bersisik biru menjawab cukup ringan hati meskipun ......

"Raiser Phenex."

Paman berkata satu kalimat setelah memanggil Raiser.

"Kami akan melatih tubuh dan jiwa di canyon naga!"

"...... Uuu, bagaimana ini bisa terjadi ...."

Raiser menggelengkan kepalanya sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Tolong selesaikan. Bukan apa-apa, bahkan jika kau seperti mendapatkan pengalaman-kematian kau tidak akan mati karena kau abadi! Ketika aku menganggukan kepalaku seperti itu ....

"Hyoudou Issei, Kau juga harus berlatih. Pertama Pergi dan larilah. "

Paman bahkan mengatakan itu padaku.

Aku tahu kau akan mengatakan itu ....... Aku juga membulatkan pikiranku dan merubahnya untuk aku siap mendaki gunung.


"Hei, hei, Kau terlalu lambat!"

"Uwaaaaaaaaaaah! Ini dingin! Apiku akan membeku! "

BUUUUUN!

Pada bagian gunung bersalju, Yakitori-san lagi dikejar oleh seekor naga. Naga biru muda bernapas es dari mulutnya, dan mengejar Raiser yang mendaki gunung.

"Sialan!"

"Raiser-dono! Teriakan yang harus kau keluarkan saat latihan ini adalah [Naga]! Ulangi setelahku, naga! "

"Na.. Naga!"

Aku berlari di gunung bersalju agak jauh darinya di belakang. Tempat kami berlarian tidak tertumpuk dengan salju, dan itu tidak begitu dingin yang akan membuat kita gemetar. Ini siang hari jadi tidak turun salju yang lebat.

Naga bersisik biru muda adalah spesies tingkat tinggi yang disebut "Blizzard Dragon".

Tapi, man ~. Tolong lihatlah. Sepertinya tragedi itu kembali lagi. Setelah semua, ia hanya terlihat seperti seorang petualang yang sedang dikejar oleh naga besar di pegunungan.

"Onii-sama! Bagaimana kau bisa membuat keributan dengan sesuatu seperti ini!? "

Ravel, di atas naga biru muda, yang menempatkan semangat dalam Raiser tinggi-tinggi.

Pertama pelatihan dimulai dengan melakukan beberapa lari.

Cukup sulit untuk berlari karena aku harus melangkah ke salju yang aku tidak terlalu akrab. Tapi tampaknya seperti ini akan melatih banyak kaki dan pinggulku. Sulit, tapi aku bisa berlari dengan berpikir ini semua latihan.

Di atasku adalah naga bersisk biru. Terbang di langit sambil bermain-main dengan monitor layar sentuh super-raksasa dan dia bernyanyi dengan hidungnya. ....... Dia berbeda dengan naga biru muda di depanku. Mungkin prasangka, tapi melihat seekor naga besar yang bermain dengan perangkat modern yang pasti tidak membuat imajinasiku runtuh.

Sementara aku berpikir seperti itu, naga biru di atasku berbicara padaku.

"Sekiryuutei-dono, bagaimana bisa anak laki-laki kaya dari keluarga Phenex seperti itu?"

"Eh? Ah, Nah, ia tampaknya memiliki waktu yang sulit. "

"Tapi itu gila ~ . Dia benar-benar lemah. Aku pikir anak-anak kaya iblis kelas tinggi sedikit lebih elegan, tapi mereka tampaknya cukup lemah daripada yang aku pikir. Ini super gila. "

........ Dia berbicara dengan cara yang ringan. Mengapa dia begitu mencolok!? Sepertinya dia seorang ace dari suku naga yang disebut "Naga Bidadari". Familiar Asia, Naga-chibi, juga merupakan bagian dari suku ini. Apa itu juga akan menjadi naga mencolok seperti ini di masa depan ......?

Setelah berjalan selama satu jam, kami beristirahat, dan aku meminum air. Di sebelahku, Raiser berada di tanah bernapas berat.

"........ Aku akan mati ......"

Suaranya juga lemah. Hei, hei, bahkan sku masih bisa berlari lebih. Dia tidak memiliki stamina apapun.

"Kau tahu itu masih elum berlari sejauh itu?"

Ketika aku mengatakan itu, dia menjawab dengan suara yang tidak menyenangkan.

"D-Diam! Melakukan latihan dengan hidup di pegunungan adalah hal yang barbar lakukan! Itu sebabnya iblis reinkarnasi tidak tahu apa-apa! "

"Apa yang kau katakan? Bahkan iblis bisa menjadi lebih kuat dengan latihan, jadi tidak ada ruginya dengan melakukan ini kau tau? "

"Aku iblis kelas tinggi murni kau tahu? Iblis Kelas tinggi harus hidup seperti bangsawan dengan mengambil pentingnya darah dan bakat kami! Dan keluargaku begitu besar aku dapat mengambil seseorang dari keluarga Gremory, yang menghasilkan Maou, menjadi tunanganku! Dan bagiku untuk melakukan sesuatu yang begitu kotor seperti ini .......! "

Ah, itu pasti adalah sikap anak kaya asli. Ini masih hari pertama kau tahu? Ini masih terlalu dini bagi mu untuk merengek. Nah, aku juga terganggu dan takut ketika aku mulai hidup dengan naga seperti ini.

Seperti ini, pelatihan di pegunungan dimulai.

..... Sepertinya ada banyak masalah yang menunggu di depan.


(to be continue)

Catatan Penerjemah dan Referensi

  1. berarti membuang muka dengan jijik